Lanny dan Ribka Cetak Sejarah di Swiss Open 2024

Pasangan ganda putri Indonesia mampu menyumbangkan gelar juara di Swiss Open 2024. Gelar tersebut dipersembahkan oleh Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto. Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final. Dalam pertandingan di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (24/3/2024) malam WIB, Lanny/Ribka menang lewat rubber game dengan skor 13-21, 21-16, 21-8. Ini jadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour Level Super 300. Mereka juga menjadi ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai Swiss Open sejak pertama kali ganda putri dipertandingkan pada 1957. “Gelar ini yang pertama pasti buat keluarga, buat pelatih, buat teman-teman ganda putri dan buat PBSI. Terima kasih sudah selalu mendukung. Semoga kami bisa terus konsisten mainnya dan bisa lebih baik lagi di setiap turnamennya mau di level mana pun,” ujar Ribka. “Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” timpal Lanny. Sementara itu, dari ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana harus puas jadi runner-up. Bagas/Fikri kalah dari Ben Lane/Sean Vendy lewat duel ketat 22-24, 26-28. Gregoria Mariska Tunjung juga meraih posisi runner-up di final tunggal putri. Gregoria harus mengakui keunggulan juara dunia tiga kali, Carolina Marin, lewat laga sengit tiga gim. Hasil Final Swiss Open 2024 MD: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Ben Lane/Sean Vendy: 22-24, 26-28 WD: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto vs Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching: 13-21, 21-16, 21-8 MS: Lin Chun-Yi vs Chou Tien Chen: 7-21, 22-20, 23-21 WS: Gregoria Mariska Tunjung vs Carolina Marin: 19-21, 21-13, 20-22 XD: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie: 16-21, 13-21

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Bekuk Vietnam

Timnas Indonesia membekuk Vietnam 1-0 pada pertandingan Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (21/3/2024) malam WIB. Egy Maulana Vikri jadi pahlawan lewat golnya di babak kedua. Hasil ini membuka peluang Indonesia melangkah ke putaran ketiga kualifikasi. Saat ini anak asuh Shin Tae-yong mengoleksi empat poin dari tiga laga. Mereka unggul satu angka atas Vietnam, dengan Irak menduduki puncak lewat raihan enam nilai. Indonesia dan Vietnam kembali bertemu di Hanoi, Selasa (26/3/2024). Pertandingan dimulai. Indonesia mengenakan seragam kandang merah-merah, dengan Vietnam memakai jersey putih-putih. Salman Falahi dari Qatar bertindak sebagai wasit. Laga sudah berusia 10 menit. Kedua tim masih meraba-raba kekuatan lawan, dengan Vietnam mengambil inisiatif penguasaan bola. Indonesia sesekali coba melancarkan serangan balik tapi sulit keluar dari tekanan. Vietnam tidak hanya mengancam melalui permainan terbuka. Anak asuh Philippe Troussier juga berbahaya lewat situasi bola mati, entah itu lemparan ke dalam, sepak pojok, atua tendangan bebas. Indonesia belum menunjukkan tajinya. Timnas Indonesia bermain lebih tenang dan mulai menguasai bola. Sementara Vietnam mulai bermain keras, meski wasit tidak memberikan kartu kuning. Merah Putih mendapat kesempatan pertama dari Rafael Struick di menit ke-30. Menerobos dari sisi kanan pertahanan lawan, dia melepas tembakan yang masih tepat ke arah kiper. Selanjutnya giliran Yakob Sayuri yang mengancam di sisi kiri pertahanan Vientam. Dia coba melepas umpan ke Hokky Caraka, sayang masih bisa dipotong. Dari sepak pojok, tendangan Marselino Ferdinan juga dapat diblok lawan. Ivar Jenner mendapat kartu kuning pertama di laga ini pada lima menit terakhir babak pertama. Dari sepak pojok, kiper Muhammad Adi Satryo melakukan kesalahan dengan menjatuhkan bola. Beruntung blundernya tidak berbuah gol. Skor tidak berubah di sisa waktu dengan pertandingan masih imbang. Babak kedua dimulai. Indonesia melakukan pergantian pemain dengan Pratama Arhan, Sandy Walsh, dan Egy Maulana Vikri masuk. Keluar Yakob Sayuri, Hokky Caraka, dan Nathan Tjoe-A-On. Masuknya Pratama Arhan membuat Indonesia memiliki senjata baru yakni lemparan ke dalam. Dari usaha pemain Suwon FC itu, bola muntah tiba di kaki Ivar Jenner. Sayang tendangan Ivar masih melenceng. Lemparan ke dalam Pratama Arhan kembali membahayakan. Pertahanan Vietnam kesulitan mengantisipasi dengan bola jatuh ke kaki Egy Maulana Vikri yang tidak kesulitan memasukkan bola di menit ke-52. Justin Hubner masuk catatan wasit dan diganjar kartu kuning. Namun, gol Egy membuat Indonesia lebih tenang. Lewat build up sabar, peluang didapat Jay Idzes. Vietnam merespon dengan melakukan pergantian pemain. Nguyen Dinh Bac dan Nham Manh Dung keluar. Nguyen Tien Linh dan Vu Van Thanh masuk. Namun, laga masih ketat hingga menit ke-65. Kolaborasi Witan Sulaeman dan Marselino Ferdinan berbuah peluang bagi Indonesia. Marselino melepas tendangan, sayang dalam sudut sempit sehingga eksekusinya tepat ke arah kiper. Vietnam kembali merombak personel. Masuk Le Pham Thanh Long dan Ho Tan Tai menggantikan Vo Minh Trong dan Do Hung Dung. Di 10 menit akhir, Rizky Ridho diganti Ricky Kambuaya. Sementara Vietnam menarik bek Bui Tien Dung dan memasukkan striker Nguyen Van Toan. Witan kemudian diganjar kartu kuning karena melakukan tekel. Indonesia melakukan pergantian terakhir dengan hadirnya Ramadhan Sananta sebagai pengganti Rafael Struick. Jelang berakhirnya waktu normal, Egy Maulana hampir memperbesar keunggulan timnas. Tidak ada tambahan gol di tambahan lima menit. Indonesia memetik kemenangan berharga di SUGBK. Susunan Pemain Indonesia: Muhammad Adi Satryo, Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Nathan Tjoe-A-On, Rafael Struick, Witan Sulaeman, Hokky Caraka Vietnam: Filip Nguyen, Vo Minh Trong, Bui Tien Dung, Pham Xuan Manh, Phan Tuan Tai, Bui Hoang Viet Anh, Do Hung Dung, Nguyen Hoang Duc, Nguyen Thai Son, Nham Manh Dung, Nguyen Dình Bac Sumber: Liputan 6

Mahasiswa Unesa Sabet Medali Emas di Rusia

Atlet Jawa Timur (Jatim), sekaligus Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), terus mengukir prestasi olahraga untuk Indonesia di tingkat international. Muhammad Daffa Golden Boy, meraih prestasi internasional cabang olahraga wushu. Daffa, panggilan Muhammad Daffa Golden Boy, tercatat sebagai mahasiswa S-2 Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa baru saja merebut medali emas dan perak pada ajang Moscow Wushu Stars 2024, di Moskow Wushu Palace, Moscow, Rusia, pada 28 Februari hingga 5 Maret 2024. Kejuaraan Moscow Wushu Stars 2024, diikuti 750 atlet wushu dari berbagai negara, Daffa salah satu atlet wushu asal Jatim ini menyabet 1 emas pada nomor jianshu putra dan perak pada nomor qiangshu putra. “Atlet Jatim atau Indonesia borong 13 medali dengan rincian 5 emas, 5 perak, 3 perunggu. Saya meraih satu emas dan satu perak,” terang Daffa, Senin (18/3/2024). Daffa menuturkan, dirinya punya tantangan saat turun di ajang Moscow Wushu Stars 2024. Ajang ini, dinilai memiliki perbedaan dan kesan tersendiri dari kejuaraan dunia pada umumnya. Selain banyak dan beragamnya peserta yang terlibat, juga kondisi tim Indonesia yang juga diperkuat atlet junior. “Banyak pengalaman dalam kejuaraan kali ini, selain kompetitif, juga dibutuhkan kekompakan dan saling memotivasi untuk mengharumkan Merah Putih di kancah dunia,” papar Daffa, yang juga alumnus S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Unesa ini. Ia mengungkapan, dirinya bekerja keras saat latihan untuk bisa tampil di Moscow Wushu Stars 2024. Ia harus berlatih selama 9 bulan sebelum mengikuti kejuaraan. “Kuncinya saya upayakan untuk konsisten berlatih dan rutin mengikuti kejuaran-kejuaraan lainnya. Sehingga kemampuan bisa terus saya ditingkatkan. Selain itu, disiplin juga sangat penting,” beber Daffa. Daffa mengatakan, para atlet Indonesia tampil perkasa saat tampil di arena pertandingan Moscow Wushu 2024. Dirinya dkk tidak gentar meladeni kemampuan atlet asal China. Setelah tampil di Moscow Wushu Starts 2024, Daffa akan mempersiapkan diri untuk menghadapi event internasional selanjutnya. Salah satunya, Asean University Games (AUG), pada akhir Juni mendatang yang akan digelar di Surabaya dan Malang. “Saya berharap bisa meraih medali emas karena kita sebagai tuan rumah,” harap Daffa. Daffa, merupakan atle wushu yang berkualitas. Sebelumnya, ia meraih 2 medali perunggu World Wushu Championships di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, pada November 2023, hingga medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. Sumber: Kanal Satu

Orleans Masters 2024: Rachel/Trias Juara

Kabar baik dari dunia bulu tangkis juga hadir dari Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose. Keduanya berhasil menjuarai Orleans Masters 2024. Trias/Rachel mengalahkan wakil Jepang, Rui Hirokami/Yuna Kato, di final dengan skor 21-12 dan 21-18. Trias/Rachel bersyukur bisa meraih gelar ini. Mereka merasa mendapat banyak pelajaran dan mendedikasikan gelar ini untuk keluarga, pelatih, dan senior mereka. “Puji Tuhan kami bisa memenangkan pertandingan dan menjadi juara Orleans Masters 2024. Kami senang dan sangat bersyukur kepada Tuhan, karena kalau bukan Tuhan yang membantu kami, kami tentu tidak akan bisa bermain dan juara,” ujar Rachel. “Kami berterima kasih kepada orangtua, pelatih, kakak-kakak ganda putri di Pelatnas PBSI, dan teman-teman dekat yang terus mensupport dan mendoakan kami sampai akhirnya bisa juara di Orleans Masters ini,” ungkapnya. “Kami bersyukur, senang, dan banyak pelajaran yang bisa kami ambil dari pertandingan di Orleans Maaters ini. Bukan hanya di partai finalnya saja, kami selalu bersyukur dengan hasil ini,” ujarnya. “Kunci kemenangan tadi, kami memainkan pola permainan yang tidak buru-buru mau menyerang. Kami sabar dan fokus pada setiap bola dan pukulan kami. Kami juga terus mengingatkan satu sama lain untuk stay focus, dan puji Tuhan akhirnya bisa menang,” tutupnya. Sementara itu, dua wakil Indonesia lain di partai puncak harus menerima kekalahan dari lawannya. Adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang harus mengakui keunggulan Cheng Xing/Zhang Chi dengan skor akhir 21-16, 18-21, 15-21. Kemudian, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang harus takluk atas Choong Hon Jian/Muhammad Haikal dengan skor 15-21, 21-18, 14-21.

All England 2024: Fajar/Rian Back to Back Juara!

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kembali mendominasi dan berhasil menutup perjuangan Indonesia di final All England Open 2024 dengan manis. Bertarung di partai penutup final All England Open 2024 pada Minggu (17/3/2024), Fajar/Rian tampil dengan baik. Duo asal Indonesia itu berhasil menumbangkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Dalam laga tersebut, Fajar/Rian berhasil tampil unggul sejak gim pertama. Fajar/Rian memang sempat kehilangan poin pertama lebih dulu. Tapi setelah berhasil menyusul di posisi skor 1-1, duo Indonesia itu terus memimpin hingga jeda interval dengan skor 11-6 Usai jeda, Fajar/Rian terus mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir gim pertama. Di gim kedua, Fajar/Rian kembali memimpin perolehan poin di awal gim. Namun, Aaron/Soh mulai menyamakan keadaan di skor 9-9. Aaron/Chia terus memepet ketat Fajar/Rian, walau akhirnya wakil Indonesia itu kembali memimpin di jeda interval gim kedua dengan skor tipis 11-10. Usai jeda interval, Fajar/Rian terus mempertahankan keunggulannya meski Aaron/Chia terus mengejuar. Duo Indonesia itu pun akhirnya menutup laga dalam dua gim dengan skor kembar 21-16, 21-16. Hasil ini memastikan Fajar/Rian juara dan Aaron/Soh harus puas dengan posisi runner-up. Kemenangan Fajar/Rian ini juga diiringi sejumlah fakta manis. Mereka menjadi ganda putra yang berhasil back-to-back juara All England setelah Ricky/Rexy dan Marcus/ Kevin. Selain itu, kemenangan Fajar/Rian ini juga memastikan Indonesia berhasil meraih dua gelar juara di All England Open 2024. Raihan ini menjadi kali pertama dalam satu dekade. Sumber: Juara.net

All England 2024: Jojo Juara, Sejarah 30 Tahun Kembali Terukir

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie sukses menjuarai ajang bulu tangkis tertua dunia All England 2024. Prestasi tersebut ia raih setelah menundukkan rekan senegara Anthony Sinisuka Ginting pada fase final, Minggu 17 Maret malam WIB. Jalannya pertandingan berlangsung menarik di Lapangan Minoru Yoneyama Utilita Arena Birmingham, Inggris. Ginting yang berstatus sebagai unggulan kelima malah kerap tertekan sebelum akhirnya kalah dengan skor 15-21, 14-21 dalam tempo 55 menit. Jojo–sapaan Jonatan sempat tertingggal 0-1 ketika memainkan gim pertama. Tapi setelah itu, dia merebut lima angka secara beruntun untuk membuat keunggulan 8-3 dan tidak membiarkan Ginting mendekati perolehan poinnya sampai gim pertama selesai. Sama seperti gim pertama, Ginting juga tampil cukup meyakinkan ketika unggul 2-0 lebih dulu saat memulai gim kedua. Sebab tidak lama kemudian, Jojo langsung membalikkan keadaan untuk menyabet empat poin secara beruntun dan tidak pernah membiarkan Ginting menyalip perolehan poinnya lagi. Meski hanya menjadi runner-up, Ginting tetap bisa berbangga karena turut terlibat untuk menciptakan All Indonesian Final di turnamen berlevel BWF World Tour Super 1000 ini yang terakhir terjadi pada 30 tahun silam. Sementara itu, Jojo masuk sejarah sebagai pebulu tangkis tunggal putra Indonesia yang pernah menjuarai All England selain Haryanto Arbi (1993, 1994), Ardy B. Wiranata (1991), Liem Swie King (1978, 1979, 1981), Rudy Hartono (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, 1976), dan Tan Joe Hok (1959). Selain itu, indonesia menjadi negara pertama yang melahirkan  pemain tunggal putra (Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting) yang pernah berjaya di level Super 1000, 750, 500, dan 300.

Pemkab Nunukan Gelar Kejuaraan Tinju Amatir Demi Temukan Talenta Muda

ilustrasi_tinju

Pemkab Nunukan sedang mengincar talenta-talenta baru di dunia tinju. Kejuaraan tinju amatir pun siap diselenggarakan demi tujuan tersebut. “Berdasarkan informasi dari para senior tinju Nunukan, pertandingan terakhir digelar pada sekitar 2011 atau 2012, atau kurang lebih 12 tahun lalu,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, Abdul Halid dikutip dari Antara, Minggu, 10 Maret. Menurutnya, kejuaraan ini adalah langkah maju dalam pembinaan mental dan spiritual generasi muda dan meningkatkan prestasi tinju amatir di Nunukan. Kejuaraan bertajuk “Boxing Day” ini berlangsung sejak 8 Maret 2024 ini mempertandingkan berbagai kelas seperti light flyweight, junior featherweight, lightweight, dan super middleweight. Abdul Halid mengatakan, turnamen ini dapat menjadi tanda kebangkitan kembalinya geliat tinju amatir di Nunukan setelah lebih dari satu dekade tidak diselenggarakan. Dia mengatakan, Boxing Day akan menjadi kejuaraan tahunan resmi dan dapat memperkuat persatuan para pecinta tinju. Ketua Panitia, Hendi mengharapkan agar pada musim kedua tahun depan, lebih banyak petarung yang bergabung, dan menekankan pentingnya dukungan dari keluarga. “Kami bersemangat untuk menghidupkan kembali tradisi tinju di Nunukan yang terakhir kali terjadi sekitar tahun 2011-2012,” kata Hendi. Turnamen Boxing Day ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia tinju amatir di Nunukan, membuka jalan bagi atlet-atlet muda berbakat untuk meraih mimpi mereka menjadi atlet tinju profesional. Lebih dari itu, ia optimistis Kabupaten Nunukan bisa menemukan bakat-bakat baru yang akan mengangkat prestasi tinju amatir nasional dan melahirkan petinju profesional yang akan membawa harum nama Nunukan dan Indonesia. Sumber; VOI

8 Pegolf Muda Indonesia Raih Prestasi di Malaysia

Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) memberikan laporan hasil dari U.S. Kids Cup Malaysian International Championship 2024, di Selangor, Malaysia. “Dari 12 atlet junior yang dikirim, beberapa nama pegolf mampu naik podium juara,” demikian keterangan PB PGI seperti dikutip dari akun resmi instagram @pb.pgi. Sebanyak delapan pegolf yang berprestasi yaitu Renoctoviana Ramadhiani Said dari DKI Jakarta yang berhasil menjadi 1st runner up. Lalu Caithlyn Ong dari Banten yang finis menjadi 2rd runner up di kategori usia 15-18 tahun. Pada kategori usia 13-14 tahun, pegolf Theodore Pradjoto Tan asal Semarang finis di posisi 4th runner up. Gelnfinan Patterson asal Batam mampu finis di posisi 3rd runner up pada kategori usia 11-12 tahun. Selain itu, dua wakil dari DKI Jakarta Amira Permadi dan Milanka Azwar yang tampil di kategori 8 tahun mampu menyudahi pertandingan masing-masing di posisi 2nd runner up dan 3rd runner up. Podium tertinggi juara berhasil diperoleh Annabella Leimena asal Surabaya yang bertanding di kategori usia 9-10 tahun. Setelah itu disusul Alletta Kahfi asal Bekasi yang finis menjadi 2nd runner up. PB PGI juga menyampaikan terima kasih kepada para atlet golf junior yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia pada ajang kompetisi internasional itu. “Indonesia bangga dengan kalian. Mari bersama terus berjuang mewujudkan prestasi golf Indonesia ke tingkat yang lebih mendunia,” tulis PB PGI. Kepala Bidang Kejuraan dan Prestasi PB PGI, Adi Saksoni, dikutip dari ANTARA, mengatakan bahwa federasi terus mendukung pegolf Indonesia untuk bisa berkompetisi di kejuaraan internasional. Semakin banyak kejuaraan yang diikuti maka akan semakin menambah jam terbang. Adi mengatakan, dari sisi pembinaan atlet, PB PGI juga telah menambah intensitas perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) dari sebelumnya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun mulai 2024. Semakin banyak kejuaraan yang diikuti maka akan semakin menambah jam terbang. Adi mengatakan, dari sisi pembinaan atlet, PB PGI juga telah menambah intensitas perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) dari sebelumnya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun mulai 2024. Sumber: ANTARA, PB PGI

PSS Sleman Rengkuh Juara EPA U-18

Jika di U-16 Borneo FC Samarinda berjaya, tidak demikian di U-18 Elite Pro Academy (EPA) Liga 1. Borneo takluk 1-2 dari PSS Sleman pada laga final di Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). Kemenangan PSS Sleman ini juga memutus catatan negatif kala bersua Borneo di EPA Liga 1 musim ini. Dalam empat pertemuan terakhir, PSS Sleman hanya mampu meraih dua hasil seri dan menelan dua kali kekalahan. Dua gol PSS Sleman dicetak oleh Fajar Akhmad Khusen pada menit ke-36 dan ke-60. Sedangkan satu gol Borneo FC dicetak oleh Muhammad Narendra Tegar pada menit ke-66. “Alhamdulillah kami diberi kemenangan. Di pertandingan Borneo mendominasi, kami sudah prediksi sebelumnya. Tetapi, kami bisa antisipasi dengan serangan balik,” kata pelatih PSS Sleman Anang Hadi. Menurut Anang, kehadiran suporter yang mendukung langsung anak asuhnya menjadi salah satu faktor yang mendorong tim Super Elja tersebut tampil maksimal. “Teman-teman suporter selalu mendukung baik di kendang maupun tandang. Ketika kami main di kandang ada 1.000 suporter. Itu cukup memotivasi pemain untuk menampilkan pemain terbaik,” imbuh Anang. Anang berharap dengan kehadiran Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri yang menyaksikan langsung pertandingan final, ada nama-nama pemain yang dipanggil ke tim Garuda Muda. “Semoga ada yang dilirik untuk bisa membela tim U-20,” ujar Anang. Pelatih Borneo FC, Mokh Fakhrudin mengaku hasil yang didapat oleh anak asuhnya di lapangan kurang maksima. Namun, ia akan melakukan evaluasi ke depannya. “Hasil tidak memihak kami, tapi itulah sepak bola. Kami akan evaluasi dan jalankan proses berikutnya dengan baik,” jelas Fakhrudin. Fakhrudin mengungkapkan seusai gelaran EPA, Borneo FC akan mengikat pemain dengan kontrak jangka panjang. Pemain ini akan dipersiapkan untuk pembinaan klub ke depan. “Banyak pemain yang kami kontrak jangka panjang, kami tingkatkan levelnya lebih tinggi,” ujar pelatih yang sempat bermain untuk Sriwijaya FC tersebut. Sumber: PSSI

Harapan Dika Adi Usai Bantu Borneo FC Juara EPA U-16

Striker Borneo FC, Dika Adi Nurdiansyah, menargetkan bisa masuk tim nasional Indonesia di kelompok usia setelah mengantarkan Borneo FC juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16. Borneo FC Samarinda merengkuh juara seusai menang 2-1 atas Persis Solo di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). “Alhamdulilah tadi di pertandingan mencetak gol. Gol itu untuk orang tua, tim dan masyarakat Samarinda. Targetnya saya ke depan bisa masuk timnas,” kata Dika. Dalam duel itu, Dika mencetak dua gol pada menit ke-33 dan 39. Persis hanya bisa membalas satu gol lewat gelandang Lockna Janu Syahriat pada masa perpanjangan waktu babak pertama. Dika mengatakan selama menjalani kompetisi EPA Liga 1 memperoleh pengalaman yang luar biasa untuk menambah pengalaman menuju jenjang kariernya ke depan. “Ini pengalaman luar biasa. Baru pertama kali ikut EPA juga dan mendapatkan juara di tahun ini. Terima kasih buat tim, pelatih, dan semua tim di Borneo sudah mau kasih kesempatan di sini,” ujar Dika Adi. Pelatih Borneo FC U-16, Furqon menilai EPA Liga 1 adalah kompetisi yang cocok buat pemain muda mengenal sistem liga. “Jujur ini baru tahun pertama saya ikut EPA dan melatih tim EPA. Itu bagus dengan sistem kendang tandang. Dengan pertandingan yang lebih banyak ini sangat bagus sekali untuk peningkatan kemampuan pemain,” jelas Furqon. “Jadi para pemain bisa terbiasa dengan sistem liga main dari minggu ke minggu, evaluasi,” tambahnya. Sumber: PSSI

Asiana Soccer School Juarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024

Setelah nyaris setiap pekan memimpin puncak klasemen, Asiana Soccer School akhirnya sukses menjuarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024. Mereka menikmati buah konsistensi yang sudah ditabur sejak pekan pertama. Konsistensi ini bermula dari standar tinggi pembinaan klub. Asiana keluar sebagai juara usai menahan imbang Intan Soccer Cipta dengan skor 4-4 di Lapangan Dewantara Sport Center, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (3/3/2024). Mereka membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-4 di paruh pertama. Asiana (39) pun unggul satu poin atas Intan (38) di klasemen akhir. Penyerang Asiana, Sean Rahman Kastor, menjadi pahlawan dengan sumbangan sepasang gol (brace), termasuk gol pamungkas di penghujung paruh kedua. Gol itu sekaligus memastikan Sean sebagai pencetak gol terbanyak Liga Kompas (23 gol). Asiana mengakhiri musim dengan rekor tidak terkalahkan, yakni 12 menang dan 3 seri. Raihan ini membuat Sean dan kawan-kawan tampak begitu bahagia seusai peluit panjang. Sebagian pemain langsung bersujud, berpelukan, dan bahkan berteriak sekeras mungkin. Mereka seolah tidak percaya bisa bangkit setelah masih tertinggal tiga gol dalam 15 menit sisa. “(Raihan) ini berkat kerja sama semuanya. Di pikiran kami (saat babak kedua), kami mau dan harus juara,” ujar Sean seperti diberitakan Kompas.id, Minggu (3/3/2024). Skuad Asiana tampak tegang pada awal laga. Mereka kecolongan tiga gol beruntun yang dicetak penyerang Intan, M Habil Gaza Maulidyan. Gol ini bermula dari situasi serangan balik. Asiana pun seperti menghadapi misi nyaris mustahil seusai turun minum. Selain tampil buruk, pertahanan Intan terkenal kokoh. Mereka hanya kemasukan satu gol dari 14 laga. ”Saat turun minum, saya berkata kepada pemain untuk tampil lepas sesuai kapasitas. Kami hanya butuh hasil imbang untuk juara. Apakah mereka mau melepaskan kesempatan itu setelah memimpin hingga pekan terakhir? Mereka punya kesempatan membalikkan di babak kedua dan berhasil melakukannya,” jelas pelatih Asiana Iskandar Makmur. Pada kompetisi usia muda, seperti Liga Kompas, gelar juara bukan segalanya. Namun, pencapaian Asiana patut dirayakan. Mereka layak mendapatkan prestasi tertinggi itu. Mereka sukses melewati segala rintangan selama lebih dari tiga bulan dengan tampil konsisten setiap pekan, termasuk bangkit di tengah ketidakpastian pada laga pamungkas. Asiana merupakan tim paling konsisten sepanjang kompetisi. Mereka memimpin klasemen selama 13 dari total 15 pekan. Selain tidak terkalahkan, permainan ofensif nan kolektif mereka juga selalu terpancar setiap pekan. Terbukti, tim asuhan pelatih Iskandar tampil impresif dalam selisih gol dan kemasukan, yaitu 70-6. Meski unggul kualitas pemain, tampil secara konsisten tiap pekan tetap tidak mudah bagi Asiana. Mereka diwaspadai tim-tim lawan. Mereka pun harus menghadapi blok rendah atau strategi sangat defensif lawan hampir di setiap minggu. Namun, para pemain selalu bisa menemukan jawaban di lapangan, seperti saat menghadapi pertahanan kokoh Intan. Prinsip pembinaan Kesuksesan Asiana tidak terlepas dari standar klub yang diterapkan oleh sang pelatih. Dengan pengalaman sebagai mantan pemain profesional dan pelatih terbaik Liga Kompas 2017-2018, Iskandar tidak sekadar menargetkan kemenangan. Dia ingin para pemain bisa selangkah lebih dekat ke level nasional. ”Kemampuan teknik individu dan fundamental sudah keharusan. (Hal) yang paling penting, mereka harus paham prinsip permainan sejak usia sekarang. Seperti saat kehilangan bola, (mereka) harus (memutuskan) menunggu atau mundur. Kemampuan berpikir itu penting untuk ke level nasional sekarang. Jika sudah paham dari sini, nanti akan lebih mudah,” kata Iskandar. Standar Asiana terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan pemain. Pekan lalu, tiga pemain klub kelahiran 2009 terpilih mengikuti seleksi tim nasional U-16, yaitu Sean, M Mierza Firjatullah, dan Hadri Dimas Sulistyo. Mereka merupakan sosok kunci yang membuat Asiana berjaya di pertandingan pamungkas. Menurut Sean, inspirasi kemenangan justru berasal dari seleksi timnas. ”Di sana sangat capek. Fisik kami benar-benar diuji selama tiga hari. Ternyata, itu membawa pengaruh hari ini. Saya tidak capek sama sekali bermain sepanjang laga. Jadinya masih bugar dan bisa mencetak gol di saat akhir,” jelas pemain yang mengidolakan Filippo Inzaghi itu. Asiana memang dominan, tetapi belum sempurna. Ada hal yang harus diperbaiki di jenjang selanjutnya. Seperti saat mendapatkan jadwal bermain paling pagi, pukul 07.00, mereka dua kali ditahan imbang karena kurang siap tampil di pagi hari. ”Dari situ mereka belajar tentang persiapan fisik, termasuk makan dan tidur,” kata Iskandar. Saat skuad Asiana berpesta, para pemain Intan berduka. Habil dan kawan-kawan tertunduk karena tidak kuasa menahan kekecewaan. Intan selalu membayangi Asiana sejak pekan pertama, tetapi tidak mampu menaklukkan sang raja terakhir. Dalam kekecewaan, mereka tetap menunjukkan sportivitas dengan memberikan tepuk tangan saat selebrasi tim lawan. ”Kami belajar banyak di kompetisi ini. Pemain belajar bagaimana mengatasi ketidakpastian setiap pekan. Mental dan fisik juga diuji untuk tampil konsisten. Tidak hanya pemain, saya sebagai pelatih juga banyak belajar. Hari ini, harus diakui, saya salah merotasi pemain. Itu akan jadi pelajaran berharga,” kata pelatih Intan Yani Muhammad Yamin. Meski demikian, hasil pertandingan itu bukanlah akhir, baik bagi Asiana maupun Intan. Itu hanya permulaan. Perjalanan mereka masih panjang untuk mencapai mimpi jadi pesepak bola profesional. Asiana harus tetap rendah hati dan melanjutkan momentum prestasi. Intan bisa menjadikan kesedihan untuk bangkit dan jadi bahan bakar di masa depan. Sumber: Kompas

Ini Dia Para Juara MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 1

Partai final MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 yang diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus Jawa Tengah, Minggu (3/3/2024) berlangsung penuh kejutan. Pada babak pamungkas kelompok usia U-10, SDN Jambean 02 Pati berhasil keluar sebagai juara. Sementara di kategori U-12, SDUT Bumi Kartini Jepara sukses merengkuh gelar kampiun usai mengalahkan wakil Kudus, SDIT Al Islam A. SDUT Bumi Kartini Jepara tidak meraih gelar juara dengan mudah. Pasalnya mereka menghadapi SDIT Al Islam A Kudus yang di semifinal berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan tim juara bertahan, SD 2 Rendeng. Namun, berkat penampilan impresif Rara Zenita Fatin yang bertatus pencetak gol terbanyak timnya, wakil Jepara tersebut berhasil menghentikan perlawanan Alesha Farzana Aznii Putri Aji dkk dengan skor 3-1. “Saya bangga sekali bisa membantu tim menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. Apalagi saya juga mampu menyumbang 26 gol di turnamen ini. Kemenangan ini mau saya persembahkan untuk orang tua, teman-teman, guru-guru, dan sekolah, saya juga berharap bisa lebih banyak lagi menjadi juara di turnamen-turnamen lainnya,” ucap Rara. MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 diadakan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2024. Sebanyak 1.712 peserta dari 101 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) datang dari Kudus, Pati, Jepara hingga Rembang ambil bagian dan saling uji kemampuan di atas lapangan hijau. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, lahirnya juara-juara baru dalam turnamen ini merupakan cerminan dari proses pengembangan sepak bola putri di level akar rumput melalui penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang rutin digelar. Tahun lalu, turnamen yang menyasar kelompok usia U 10 dan U 12 ini diselenggarakan sebanyak tiga kali di Kudus yakni pada Juni, September dan Desember 2023. “Dengan penyelenggaraan turnamen secara berkala ini, talenta-talenta pesepak bola putri usia dini mulai terlihat. Tentunya ini membangkitkan harapan suatu saat mereka menjadi pemain profesional dan mereka bisa membawa Indonesia di turnamen level dunia. Untuk itu, selain di Kudus, pada tahun ini kami juga akan mengadakan turnamen serupa di kota-kota lainnya agar kecintaan terhadap sepak bola putri semakin bertumbuh di berbagai daerah,” ujar Yoppy di sela babak final yang diadakan di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (3/3/2024). Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola putri, sepanjang 2024 Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife akan menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge di tujuh kota lainnya yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Di tujuh kota tersebut, turnamen yang melibatkan siswi SD dan MI ini akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Sementara di Kudus, MilkLife Soccer Challenge bakal dihelat empat kali. Sehingga total penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di tahun ini mencapai 18 kali. Yoppy menuturkan perluasan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut tak lepas dari hasil positif yang terjadi sepanjang 2023. Pada tahun lalu, MilkLife Soccer Challenge yang tiga kali diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, sukses mendongkrak kecintaan siswi SD dan MI untuk menekuni sepak bola. “Setelah tiga kali kami menyelenggarakan di Kudus, kami melihat antusiasme para peserta sangat tinggi. Sama seperti saat ini, mereka yang datang tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari kota-kota sekitar. Dari temuan tersebut, kami bersemangat untuk memperluas turnamen dalam rangka ‘jemput bola’ agar semakin banyak putri-putri Indonesia yang mencintai cabang olahraga ini,” tutur Yoppy. Yoppy melanjutkan, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut juga merupakan upaya menggerakkan ekosistem sepak bola putri di Indonesia agar semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas dan kelak menjadi pesepak bola profesional. “Melalui MilkLife Soccer Challenge yang menyasar level akar rumput ini, kami memiliki harapan dalam waktu dekat banyak bibit-bibit pesepak bola putri yang lahir sehingga cabang olahraga ini semakin berkembang. Tentunya, menggerakan ekosistem sebesar ini tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari banyak pihak seperti federasi, sekolah sepak bola, klub-klub sepak bola dan berbagai stakeholder lainnya sehingga bersama-sama kita bisa mengantarkan Indonesia berlaga di turnamen tertinggi yakni Piala Dunia Wanita,” Yoppy menjelaskan. Perluasan upaya pengembangan sepak bola putri ini juga didukung penuh oleh MilkLife. Sebagai produsen susu ternama di Indonesia, gelaran MilkLife Soccer Challenge yang akan diselenggarakan di delapan kota sepanjang tahun 2024 selaras dengan misi MilkLife yakni menyehatkan anak-anak Indonesia melalui asupan nutrisi yang bergizi dan disokong dengan kegiatan yang menyehatkan seperti olahraga. Untuk itu, pada turnamen ini MilkLife meluncurkan kampanye #BeraniCetakGol guna mendukung potensi anak-anak Indonesia di sektor olahraga, khususnya sepak bola putri. “Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk aktif berlolahraga khususnya di sektor sepak bola putri. Karena, ini adalah cabang olahraga yang berpeluang besar mendulang prestasi di masa mendatang. Selain itu, melalui olahraga, kami ingin mendukung lahirnya generasi muda yang tumbuh sehat dan kuat tentunya ditopang dengan asupan kaya nutrisi seperti susu Milklife,” ujar Adrian Tan selaku Brand Manager Global Dairi Alami selaku produsen susu MilkLife. Dukungan nyata terhadap pengembangan sepak bola putri usia dini juga ditunjukkan oleh KENKO. Sebagai produsen alat tulis terkemuka di Indonesia, KENKO berupaya memfasilitasi pelajar Indonesia mendulang prestasi, baik dari sisi akademis maupun non akademis seperti olahraga melalui gelaran MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. “Pelajar sekolah dasar merupakan anak-anak di usia pertumbuhan yang memiliki jalan panjang untuk menjadi sosok seperti apa di masa depan. Untuk itu, penting sekali menggali bakat dan potensi anak, selain dari sektor akademis maupun non akademis seperti olahraga. Kami berharap, melalui MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024, para pelajar memiliki banyak pilihan dalam mengembangkan dirinya sehingga bisa menjadi pribadi yang berprestasi,” tutur Marketing Manager KENKO, Jameson Halim. Setelah Kudus menjadi kota pertama penyelengaraan di tahun ini, pada Mei mendatang, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di tiga kota yakni Surabaya, Jakarta dan Tangerang disusul pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus). Tak hanya itu, dukungan pengembangan sepak bola putri melalui MilkLife Soccer Challenge juga diberikan oleh BCA yang akan memberikan tabungan pendidikan kepada para juara sepanjang 2024 dengan total Rp 320 juta. Kunjungi www.milklifesoccer.com dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge … Read more

Rio Waida Amankan Tiket Olimpiade Paris 2024

Atlet selancar muda Indonesia, Rio Waida berhasil mengamankan tiket Olimpiade Paris 2024. Peselancar berusia 24 tahun itu memastikan lolos ke pesta olahraga terakbar di dunia mengoleksi tiket dari ajang kualifikasi ISA Wolrd Surfing Games 2024 di Arecibo, Puerto Rico, Minggu (3/3/2024) dini hari WIB. Rio mendapatkannya setelah menyelesaikan babak Repechage 10 di urutan kedua dengan raihan 10,93 poin, yang membuatnya melaju ke babak Repechage 11. Kendati demikian, perjuangan Rio untuk mendapatkan tiket ke Paris 2024 harus melewati jalan yang terjal lebih dulu. Pasalnya, atlet kelahiran Jepang itu harus melalui babak Repechage usai keluar dari babak utama. Kondisi itu terjadi setelah Rio berada di urutan ketiga pada babak keempat sehingga dia terlempar ke Repechage 6. Selepas itu, dia berjuang keras melewati babak demi babak sampai akhirnya sukses mengamankan tiket ke Paris 2024 dari enam slot putra yang tersedia di Repechage 9. Ini menjadi kali kedua secara beruntun, Rio lolos ke Olimpiade di bawah bendera Tim Merah-Putih. Sebelumnya, pada edisi Tokyo 2020 dia berhasil menembus babak 16 besar. Meski sudah lolos ke Paris 2024, Rio masih akan melanjutkan perjuangannya di ISA World Surfing Games 2024. Pada edisi 2022 lalu di Amerika Serikat, dia mampu mendapatkan medali perak meski juga harus berjuang lewat babak repechage lebih dulu. Selain Rio, Indonesia juga mengirimkan tiga atlet selancar lainnya untuk mengikuti ajang kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Paris 2024 dari cabang olahraga surfing itu, yakni I Ketut Agus Aditya Putra, Dhany Widianto dan Jasmine Michelle Studder. Namun sayang, mereka gugur di babak awal. Sumber: Sindo News

PB Perkemi Buka Festival Shorinji Kempo Kids 2024

Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) membuka Festival ‘Shorinji Kempo Kids’ 2024 diikuti 206 atlet kempo usia 6-12 tahun dari berbagai wilayah di seluruh penjuru Tanah Air. Ketua PB Perkemi, Laksamana Madya TNI (Purn) Agus Setiadji mengatakan, festival ini merupakan bagian dari program awal pembinaan atlet usia muda menuju peningkatan prestasi di level internasional. “Awalnya kita hanya berpikir pembinaan terukur atlet usia dini hanya di Kabupaten Bekasi saja tetapi ternyata setelah melihat antusiasme peserta yang cukup besar, kejuaraan ini bisa menjadi benchmark, tolok ukur untuk dilaksanakan di daerah-daerah lain,” katanya usai pembukaan di Pollux Mall Cikarang, Sabtu. Dia mengatakan tinggi minat peserta pada kejuaraan ini bisa dijadikan acuan bagi pengembangan program pembinaan atlet usia dini di seluruh daerah guna melahirkan bibit atlet profesional yang berprestasi. “Kita akan kembangkan sedemikian rupa sehingga pilot project ini bisa berkembang lebih baik lagi dan kita sudah melaporkan kepada Ketua Umum KONI, beliau sangat mendukung untuk dikembangkan lagi,” katanya. Dirinya berpesan kepada atlet-atlet muda untuk terus berlatih demi meningkatkan prestasi sehingga program pembinaan usia dini berjalan optimal dan mampu menghasilkan prestasi bagi Indonesia di level dunia. Agus juga mengapresiasi jajaran panitia pelaksana dan segenap pengurus Perkemi Kabupaten Bekasi yang telah memfasilitasi festival ‘Shorinji Kempo Kids’ ini dengan sukses, termasuk pengelola pusat perbelanjaan yang bersedia menjadi lokasi kejuaraan skala besar nasional. “Fasilitas rekomendasi untuk event berikutnya, termasuk penginapan di sini akan digunakan untuk event berikutnya yang lebih besar lagi. Kita gunakan mall dan, apartemennya,” ucap dia. Ketua Perkemi Kabupaten Bekasi Ika Puspadewi mengatakan kejuaraan terbuka bagi atlet kempo usia dini ini diikuti sebanyak 206 peserta dari tujuh provinsi serta 24 pengurus kabupaten dan kota se-Indonesia. “Antusias yang begitu besar, peserta dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Kalimantan Timur. Festival ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan, memasalkan, serta mengembangkan cabang olahraga Shorinji Kempo kepada masyarakat,” katanya. Dia mengatakan kejuaraan ini memang sengaja digelar di salah satu pusat perbelanjaan terbesar wilayah Cikarang sebagai upaya memasyarakatkan cabang olahraga tersebut agar lebih dikenal secara luas oleh publik, termasuk pengunjung mal. “Para orang tua atlet yang kebanyakan ibu-ibu mengantar dan mendampingi putra-putrinya bertanding juga akan tidak merasa jenuh karena berkesempatan untuk berbelanja di mal tersebut,” kata dia. Sumber: ANTARA

1.868 Atlet Muda Berpartisipasi dalam Kejuaraan Pencak Silat SBCC

Pergelaran Silat Benteng Cisadane Championship (SBCC) ketiga kali ini ramai diikuti 1.868 atlet muda pencak silat dari berbagai daerah. Acara ini diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang di Tangerang Sabtu mengatakan SBCC ketiga dilaksanakan di Mall Balekota tanggal 1- 3 Maret 2024. “SBCC telah bertahun-tahun dikenal sebagai perhelatan pencak silat paling bergengsi di Kota Tangerang. Tidak hanya hadiah bergengsi, perhelatan ini telah terbukti menghasilkan banyak atlet muda pencak silat kebanggaan Kota Tangerang,” kata Kaonang, dikutip dari ANTARA, Sabtu, 2 Maret. Perhelatan SBCC 3 dinilai menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet muda pencak silat, khususnya di Kota Tangerang. Ajang ini berisi kategori perlombaan yang berjenjang mulai dari kategori umur Sekolah Dasar (SD), kategori umur Sekolah Menengah Pertama (SMP), kategori umur Sekolah Menengah Atas (SMA), sampai kategori umum yang diikuti perwakilan dari organisasi atau perguruan resmi anggota IPSI. “Alhamdulillah, antusiasme di perhelatan ini terlihat luar biasa. Bahkan, sudah terdapat ribuan atlet muda di berbagai kategori dari berbagai daerah yang siap bertanding dan menguji kemampuannya, mulai dari Tangerang Raya, Banten, Jakarta, sampai beberapa dari luar Jawa,” ujarnya. Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin mengapresiasi antusias para atlet dan perguruan silat yang berpartisipasi dalam kejuaraan yang juga dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Kota Tangerang. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat semakin menambah minat dan semangat serta motivasi masyarakat khususnya generasi muda untuk melestarikan seni dan budaya lokal terutama pencak silat yang merupakan budaya asli Indonesia. “Silat saat ini kan sudah ada di 71 negara dan ini bukti bahwa kebudayaan kita diapresiasi oleh negara lain. Oleh karena itu, kita harus terus mengembangkan semangat dan kebanggaan terhadap silat yang merupakan budaya asli Indonesia dengan event-event seperti ini,” katanya. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan menyemarakkan event-event yang diselenggarakan di Kota Tangerang. “Kemarin pada perayaan HUT Kota, Pemerintah Kota Tangerang telah meluncurkan Calendar Event Kota, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi event-event apa saja yang dapat dikunjungi termasuk salah satunya Kejuaraan SBCC ini,” pungkasnya. Sumber: VOI

UBL Gelar Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar, Pemenang Dapat Beasiswa

Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar kejuaraan UBL Open 2024 Tenis Meja Piala Rektor Tingkat SMA yang dengan hadiah beasiswa kuliah gratis bagi pemenang. Acara ini merupakan kerja sama Universitas Budi Luhur dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). “Persiapannya tidak sampai satu bulan, langsung kita eksekusi,” ujar Rektor Universitas Budi Luhur Agus Setyo Budi melalui keterangan tertulis, Sabtu, 2 Maret 2024. Agus Setyo menyampaikan para atlet muda ini merupakan bibit yang luar biasa. Dia meyakini jika calon mahasiswa sering ditempa sportivitas, mentalnya akan sportif. “Hal-hal yang curang tidak akan dilakukan oleh seorang atlet, yang mana sportifitas sudah menjadi faktor kebiasaaannya,” ujarnya. Ketua Panitia Dwi Prijono Soesanto menjelaskan ada dua kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan kali ini. Ada tunggal putra dan tunggal putri. Juara pertama sampai ketiga menerima uang pembinaan, piala, sertifikat, dan voucher beasiswa. Dwi Priyono mengatakan total jumlah peserta 116 atlet yang berasal dari Jabodetabek. “Putra 74 orang, putri 42 orang. Jumlah seluruhnya ada sekitar 116. Untuk asal peserta hampir rata (sejabodetabek). Bogor ada, Depok ada. Hampir merata,” katanya. Dwi menuturkan kejuaraan yang digelar hingga 3 Maret 2024 ini juga memperebutkan piala Rektor. Rencananya, kegiatan serupa bakal jadi agenda rutin UBL. “Bahkan nanti kita tingkatkan menjadi event seluruh Indonesia. Kita sudah ada jaminan dari Kemenpora, bahwa event ini akan jadi event nasional dan menjadi agenda persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia,” tegasnya. Ia berharap kejuaraan ini juga dapat membantu menjaring atlet muda berbakat untuk tim nasional. Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin kelak akan menyumbang prestasi di tingkat dunia. Sumber: Medcom.id

Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024

Piala Asia U-23 2024 berlangsung pada April mendatang. Berikut jadwal dan lawan Timnas Indonesia di ajang tersebut! Piala Asia U-23 2024 berlangsung di Qatar pada 15 April sampai 3 Mei. Indonesia masuk di Grup A. Skuad Merah-Putih tergabung bersama Qatar, Australia, dan Yordania. Melihat lawan-lawan tersebut, Indonesia menghadapi jalan terjal untuk lolos ke fase gugur. Indonesia di matchday pertama berhadapan dengan Qatar selaku tuan rumah. Australia kemudian menjadi lawan Indonesia kedua dan Yordania di matchday ketiga. Pelatih Shin Tae-yong berharap Indonesia bisa tembus ke semifinal dan meraih tiket ke Olimpiade 2024 yang berlangsung di Paris pada Juli mendatang. “Bahkan, Shin Tae-yong seperti yang disebutkan, malah mengatakan targetnya adalah empat besar Piala Asia U-23 2024,“kata Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, pada awal Februari. Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024: 15 April 2024 Qatar Vs Timnas Indonesia U-23 Venue: Jassim Bin Hamad Stadium, Al Rayyan Waktu: Pukul 22.30 WIB 18 April 2024 Timnas Indonesia U-23 Vs Australia Venue: Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha Waktu: Pukul 20.00 WIB 21 April 2024 Yordania Vs Timnas Indonesia U-23 Venue: Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha Waktu: Pukul 22.30 WIB Sumber: Detikcom

Pengkab PBSI Kabupaten Kudus Gelar Festival SenengMinton 2024

Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum menggelar “Festival SenengMinton 2024” untuk memperkenalkan bulu tangkis kepada siswa sekolah dasar (SD). “Sebetulnya, di masing-masing sekolah ada ekstrakurikuler salah satunya olahraga badminton. Kami melanjutkannya dengan menarik mereka lewat perlombaan ‘festival senengminton’ karena beberapa murid belum bisa bermain badminton,” kata Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, Yuni Kartika di Kudus, Minggu, 25 Februari 2024. Adanya “festival senengminton”, dia berharap, anak-anak SD dan sederajat bertambah senang. Karena selama ini tantangan untuk mengenalkan bulu tangkis di kalangan siswa SD mereka belum terlalu serius menekuni olahraga. Oleh karena itu, PBSI Kudus mengemas pengenalan bulu tangkis dengan memberikan pelatihan sederhana dan tidak membosankan melalui “Festival SenengMinton 2024” ini. Selain menggelar lomba, pelajar juga diajak ke GOR Jati, supaya mereka melihat GOR ini sebagai pusat pelatihan para pemain bulu tangkis hebat, agar mereka terinspirasi. “Kami ingin mencari juara dari Kudus biar bisa mengenalkan hingga ke dunia internasional. Kami juga ingin memberikan mimpi supaya tertarik main badminton dan tertarik masuk klub yang ada di Kudus. Apalagi, olah raga ini bisa menjadi profesi sangat menguntungkan dan membanggakan,” ujarnya. Ajang “Festival SenengMinton 2024” yang diikuti 360 siswa kelas 1-3 dari 20 SD di Kudus berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus. Setiap peserta akan mengikuti enam jenis lomba yakni service to target, throwing the shuttlecock, juggling shuttlecock, drive target, netting target between ropes dan shuttle run zig zag. Setiap SD diwakili satu regu berisikan tiga personel yang terdiri dari laki-laki dan perempuan sebagai upaya menumbuhkan kekompakan. Sedangkan hadiahnya berupa piala, piagam, dan hadiah dari sponsor yaitu alat tulis, es krim, dan susu. Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan menyambut baik diselenggarakannya “Festival SenengMinton 2024” untuk mengenalkan dan memassalkan bulu tangkis di Kota Kudus. “Kami juga berharap bisa menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru di arena bulu tangkis pada masa mendatang,” ujarnya. Rohman, guru SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus menganggap “Festival SenengMinton 2024” ini sangat positif untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap olahraga bulu tangkis. “Kami juga berharap nantinya muncul atlet berkelas dunia dari Kabupaten Kudus,” ujarnya. Sumber: Antara Jateng

Tenis Indonesia Juara Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024

Timnas tenis putri Indonesia U-14 baru saja mengukir prestasi membanggakan di kejuaraan tenis dunia. Tidak main-main, mereka berhasil menjuarai Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024 yang diselenggarakan di Kolombo, Sri Lanka. Capaian itu mengantarkan Tim Garuda berhak melaju ke fase kualifikasi berikutnya dalam ajang yang serupa pada Maret 2024 mendatang. Keberhasilan tim tenis putri Indonesia terwujud setelah menumbangkan Nepal pada partai final Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Mereka unggul dengan skor kemenangan 2-1, Sabtu (17/2/2024). Tim Garuda sendiri menang setelah para atlet junior yang beranggotakan Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa Putri Raga tampil begitu gemilang. Timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu melakoni perjuangan yang tidak mudah selama berlaga di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Pasalnya, mereka harus menghadapi beberapa lawan kuat dari seluruh dunia. Untungnya, Tim Garuda berhasil melewati adangan itu dengan catatan keluar sebagai juara. Tim tenis putri Indonesia U-14 tergabung dalam Pool A di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Dalam grup ini, mereka harus berjumpa Macau, Pacific Ocean, dan Kyrgyzstan. Tanpa diduga, Indonesia yang dibela tiga atlet bertalentanya mampu menggulung ketiga lawannya itu sekaligus menjadi juara group. Perjuangan timnas tenis putri Indonesia U-14 pun menembus ke babak semifinal Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Kali ini, mereka harus berhadapan dengan Myanmar. Meski begitu, lagi-lagi, Garuda terus menunjukkan ketangguhannya usai menang dengan skor 2-1 dari Myanmar.Selanjutnya, tim tenis putri Indonesia U-14 bertemu Nepal pada partai puncak Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Tren positif mereka rupanya terus berlanjut. Melawan Nepal, Sabtu (17/2/2024), Tim Garuda kembali unggul 2-1 sekaligus keluar sebagai kampiun. Atas hasil tersebut, Indonesia akhirnya menyegel tiket lolos ke Asia/Oceania Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Nantinya, babak terbaru ini akan diselenggarakan di Kuching, Malaysia, selama 18—23 Maret 2024. Momen ini tentu menjadi kesempatan bagi Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa untuk mengharumkan nama Indonesia lagi di kancah yang lebih tinggi. Pencapaian timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu tak lepas dari andil sang pelatih, Revel Yehezkia, atas keberhasilannya di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Sang pelatih pun mengatakan tidak membolehkan anak didiknya untuk berpuas diri walau telah juara. Menurutnya, langkah mereka belum berhenti lantaran akan menatap babak kualifikasi di Malaysia. “Kami sangat bahagia atas hasil ini. Itu memperlihatkan bila anak-anak selalu siap memberikan yang terbaik. Namun, kami tetap tidak boleh berpuas diri karena tantangan selanjutnya ada pada babak kualifikasi di Malaysia. Di sana, kami akan bertemu dengan lawan yang memiliki level lebih tinggi,” kata Revel merujuk laman media sosial Tennis Indonesia Official. Pencapaian-pencapaian seperti ini sudah selayaknya diberi apresiasi yang positif. Sebab, berkat mereka, cabang olahraga tenis Indonesia bisa menunjukkan kapasitasnya di dunia walau dalam kelompok usia 14 tahun. Terus berjuang Garuda Muda! Sumber: IDN Times

Sri Lanka International Series 2024: Ruzana Jadi Juara!

Pebulu tangkis tunggal putri muda Indonesia, Ruzana keluar sebagai juara turnamen Sri Lanka International Series 2024 yang diadakan di Indoor Stadium Galle, Sri Lanka, Minggu. Ruzana keluar sebagai juara setelah menang atas wakil Malaysia Siti Zulaikha pada babak final dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. “Senang pastinya karena ini gelar pertama saya sejak dua tahun lalu. Lawan bermain cukup bagus tapi saya berhasil memegang kendali permainan. Di poin-poin akhir saya juga lebih berani untuk menyerang dan menekan dia,” kata Ruzana, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI. Lebih lanjut, atlet berusia 18 tahun itu mengatakan kemenangan ini akan menjadi motivasi tambahan untuknya saat mengikuti turnamen-turnamen lain di masa depan. “Saya ingin lebih baik dari sebelumnya. Gelar ini tentunya menjadi tambahan motivasi tapi saya tidak mau terlalu membebani diri sendiri. Yang terpenting saya harus all out di setiap turnamen yang saya ikuti,” ujar Ruzana, tunggal putri yang kini menduduki peringkat 166 dunia tersebut. Perjalanan Ruzana, mencapai final pun diwarnai persaingan yang cukup berdinamika. Di semifinal, Ruzana yang merupakan unggulan ketiga tersebut bertemu dengan sesama tunggal putri Indonesia, Deswanti Hujansih Nurtertiati dan menang dengan skor 21-17, 21-15. Ruzana berpeluang untuk bertemu wakil Indonesia lainnya, Chiara Marvella Handoyo, tapi, Chiara harus menelan kekalahan setelah pertarungan rubber game ketat dengan Siti Zulaikha (Malaysia) dengan skor 13-21, 21-15, 14-21. Dengan ini, maka terdapat tiga tunggal putri muda Indonesia yang berdiri di podium Sri Lanka International Series 2024, dengan Ruzana yang merebut medali emas, dan Deswanti serta Chiara yang berhak atas medali perunggu. Di sisi lain, terdapat satu wakil Indonesia lainnya yang masuk di babak final Sri Lanka International Series 2024 hari ini, yaitu ganda putra Reza Dwicahya Purnama/Rian Canna Varo. Namun, pasangan Reza/Rian, yang merupakan unggulan kedelapan dalam turnamen ini, harus mengakui keunggulan wakil Thailand Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee, dengan skor 19-21, 7-21, dan pulang dengan medali perak dan status runnerup. Sumber: ANTARA