Piala AFF U17: Garuda Muda Kalah di Laga Kedua

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-1 dalam laga lanjutan Grup A ASEAN U-17 Boys’ Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis 16 April 2026 malam. Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Indonesia langsung menunjukkan inisiatif serangan melalui situasi bola mati pada menit awal. Eksekusi tendangan bebas Pandu Aryo sempat mengarah ke gawang, namun berhasil diamankan penjaga gawang Malaysia. Upaya berikutnya dari Pandu melalui sepakan jarak jauh juga belum menemui sasaran. Malaysia merespons dengan serangan balik yang cukup berbahaya. Pada menit ke-18, Aniq Thaqif melepaskan tembakan yang memaksa kiper Indonesia, Noah Leo, melakukan penyelamatan penting. Intensitas permainan tetap terjaga hingga pertengahan babak pertama. Gol penentu pertandingan tercipta pada menit ke-33. Berawal dari skema sepak pojok, Muhammad Fareez berhasil menyambut bola dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi lini pertahanan Indonesia. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Malaysia. Menjelang turun minum, Indonesia sempat memperoleh peluang dari jarak dekat melalui Sean Rahman Kastor. Namun penyelesaian akhirnya belum cukup kuat untuk mengubah kedudukan. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan. Memasuki paruh kedua, Garuda Muda tampil lebih agresif. Peluang langsung tercipta hanya beberapa detik setelah kick-off melalui pergerakan Sean Kastor yang menusuk dari sisi kiri. Meski berhasil melepaskan tembakan, kiper Malaysia kembali sigap mengamankan situasi. Tekanan terus dilancarkan Indonesia sepanjang babak kedua. Sejumlah peluang tercipta, termasuk dari percobaan jarak jauh Muzakif dan beberapa situasi terbuka yang kembali melibatkan Sean Kastor. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Malaysia juga tetap memberikan ancaman, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Ahmad Yusuf yang nyaris menggandakan keunggulan. Sementara itu, peluang emas Indonesia hadir pada menit ke-64 lewat Ichiro Akbar yang menyambar umpan silang di depan gawang, tetapi bola masih melambung. Di pengujung pertandingan, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali memiliki kesempatan setelah terjadi kesalahan antisipasi dari kiper lawan. Bola sempat mengenai tubuh penyerang Indonesia, namun arah bola belum mengarah ke gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Indonesia harus menerima kekalahan tipis dalam laga ini. Dengan hasil tersebut, Indonesia mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A. Malaysia juga mengantongi tiga poin, sementara Vietnam memimpin klasemen dengan enam poin. Timor Leste berada di posisi terbawah tanpa poin. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Vietnam dalam pertandingan krusial untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.

Piala AFF U17: Garuda Muda Tekuk Timor Leste

Timnas U-17 Indonesia

Timnas U-17 Indonesia membuka kiprah di ajang ASEAN U-17 Boys’ Championship 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi Timor Leste di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin 13 April 2026, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menang dengan skor meyakinkan 4-0. Sejak awal pertandingan, Garuda Muda langsung tampil menekan. Hasilnya terlihat cepat ketika pada menit keenam, Indonesia membuka keunggulan melalui sang kapten, Putu Ekayana. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, ia sukses mencetak gol dan membawa Indonesia unggul 1-0. Indonesia terus mendominasi permainan dengan gaya umpan pendek dari kaki ke kaki, sementara Timor Leste lebih banyak bertahan dan menunggu peluang melalui serangan balik. Pada menit ke-18, kombinasi serangan rapi dari sisi kanan berbuah gol kedua. Umpan dari Peres Akwila Tjoe diteruskan oleh Dava Yunna kepada Putu Ekayana, yang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Indonesia unggul 2-0. Memasuki pertengahan babak pertama, Timor Leste sempat mencoba keluar dari tekanan melalui bola-bola direct. Namun, lini pertahanan Indonesia tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman. Gol ketiga Indonesia lahir pada menit ke-37 melalui Ridho. Ia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper lawan. Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-42, Indonesia menambah keunggulan menjadi 4-0. Kali ini, Dava Yunna mencetak gol indah melalui tendangan salto setelah menerima umpan sundulan dari rekannya. Skor 4-0 bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Indonesia tidak menurunkan intensitas serangan. Sejumlah peluang kembali tercipta, salah satunya melalui Keanu yang beberapa kali mengancam pertahanan lawan. Pada menit ke-64, peluang emas didapatkan oleh Made Arbi. Namun, tembakan kaki kirinya dari posisi terbuka masih melambung di atas mistar gawang. Enam menit kemudian, Ichiro Akbar juga mendapatkan kesempatan emas. Sayangnya, tembakannya tanpa pengawalan masih mampu ditepis oleh kiper Timor Leste. Memasuki menit ke-73, tempo permainan sedikit menurun. Meski demikian, Indonesia tetap memegang kendali permainan. Timor Leste sempat beberapa kali mengancam, tetapi kiper Noah Leo Duvert tampil sigap di bawah mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Indonesia meraih tiga poin perdana di fase grup, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya di Grup A yang juga dihuni Vietnam dan Malaysia.

Apresiasi Menpora untuk Youth Football Tournament Bali 7s 2026

Youth Football Tournament Bali 7s 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, memberi apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi usia muda Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang sudah berjalan hingga tahun ketiga. Apresiasi tersebut diberikan Menpora Erick saat menghadiri pembukaan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (3/4) sore. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga,” ujar Menpora. “Turnamen ini mampu hadir secara konsisten dari tahun ke tahun, menjaga kesempatan talenta kita untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pesepakbola profesional di masa depan.” Menurut Menpora, ajang ini menjadi tempat bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi dan prestasi. “Di sini mereka bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer pertandingan di lapangan, tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya,” kata ET. Turnamen ini juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional dan berkualitas. “Yang tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan dampak bagi perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, sektor pariwisata, serta ekonomi kreatif,” ujarnya. “Kami meyakini bahwa ajang seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia. Oleh karena itu, Kemenpora mendukung penuh penyelenggaraan Bali7s sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan memaksimalkan potensi sektor wisata olahraga tanah air, serta membina generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing global.” Youth Football Tournament Bali 7s 2026 diikuti 500 tim peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda dengan total peserta sebanyak 8.000 pemain. Keseluruhan pemain tersebut tersebar dalam beberapa kelompok usia yang berkompetisi mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, hingga Pro dan Women. Lebih dari sekadar turnamen sepak bola, Bali 7s juga menawarkan pengalaman festival keluarga dengan menghadirkan area Food & Beverages booth UMKM sebanyak 42 tenant yang menjadikan turnamen ini sebuah perayaan olahraga dan hiburan yang menyenangkan untuk seluruh keluarga. Sementara Direktur Turnamen Internasional Bali 7s 2026, Yabes Tanuri, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Menpora dan para sponsor pada pelaksanaan Bali 7s tahun ini. “Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan, salah satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” kata Yabes Tanuri.

Rampung 2027, Stadion Sudiang Siap Jadi Pusat Latihan Atlet Muda

Stadion Sudiang Makassar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan, pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar rampung pada 2027, sebagai fasilitas olahraga baru untuk mendukung pembinaan atlet muda dan peningkatan prestasi olahraga nasional. Stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut mengusung konsep full single seat dan dirancang tidak hanya sebagai tempat pertandingan, tetapi juga pusat kegiatan olahraga sekaligus ikon baru kota. Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan infrastruktur olahraga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet berkelanjutan. “Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan infrastruktur olahraga berkualitas dan berstandar internasional. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Dody dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 2 April. Stadion Sudiang dirancang memenuhi standar FIFA dengan berbagai fasilitas modern. Fasilitas tersebut antara lain lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED dengan tingkat terang 1.500 lux, ruang ganti atlet hingga sistem penyiraman otomatis dan sistem drainase dirancang optimal untuk mencegah genangan. Pembangunan Stadion dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan, dengan kontaktor pelaksana Waskita–Adhi (KSO). Proyek tersebut didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp637,15 miliar. Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan struktur, arsitektur dan mekanikal elektrikal plumbing (MEP) pada bangunan utama stadion yang meliputi tribun utara, barat, selatan dan timur.

Pertama Sejak 95 Tahun, PSSI Awards 2026 Sukses Digelar

PSSI Awards 2026

PSSI Awards 2026 merupakan kali pertama digelar sejak 95 tahun berdirinya kepengurusan sepak bola Indonesia ini. Ajang penghargaan ini dihadiri para pelaku olahraga sepak bola Indonesia, termasuk para legenda sepak bola Tanah Air. Ada 17 kategori penghargaan yang diberikan, terbagi dalam performance awards dan special recognition awards. Di antara penerima penghargaan yaitu Jay Idzes sebagai Men’s Player of the Year. Para pemain sepak bola lainnya yang menerima penghargaan di antaranya Maarten Paes sebagai Men’s Goalkeeper of the Year, Marcelino Ferdinan sebagai Men’s Young Player of the Year, hingga Safira Ika Putri sebagai Women’s Player of the Year. Selain pemain sepak bola, para pelaku olahraga sepak bola lainnya juga mendapatkan penghargaan seperti Thoriq Alkatiri sebagai Referee of the Year, Fuad Qohar sebagai Assistant Referee of the Year, hingga almarhum Mas Katon sebagai Supporter of the Year. Sementara untuk kategori Legend of the Year, diberikan kepada Tan Liong Houw, pemain sepak bola kenamaan Indonesia di era 1950-an. PSSI Awards 2026 juga memberikan penghargaan atas upaya-upaya pengembangan sepak bola nasional. Di antaranya melalui kategori Provincial Association of the Year yang diberikan kepada PSSI Jawa Timur, Football Development Program of the Year untuk Gala Siswa yang diterima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, juga Grassroots Development Program of the Year kepada MilkLife Soccer. Diketahui, PSSI Awards menjadi ajang penghargaan pertama di Indonesia yang secara khusus memberikan pengakuan bagi insan sepak bola. Penghargaan ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tetapi juga tentang siapa yang memberikan dampak, menginspirasi, dan terus mendorong sepak bola kita untuk melangkah maju. Ajang penghargaan ini diharapkan menjadi tolok ukur prestasi bagi talenta-talenta terbaik di olahraga sepak bola indonesia.

FIFA Series 2026: Ini Dia Pengganti Mauro Zijlstra Yang Cedera

Mauro Zijlstra

Jens Raven dipastikan masuk skuad Timnas Indonesia untuk lanjutan FIFA Series 2026 menggantikan Mauro Zijlstra yang mengalami cedera akibat benturan saat melawan Saint Kitts and Nevis. Pergantian ini telah disetujui oleh FIFA karena Raven tercatat dalam 41 pemain yang didaftarkan sebelumnya. Jens Raven pun langsung bergabung dalam sesi latihan tim pada Minggu 29 Maret 2026. Penyerang berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk Bali United tersebut dipastikan tersedia untuk pertandingan final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, yang akan digelar pada Senin 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kesempatan ini juga membuka peluang bagi Raven untuk mencatatkan debut bersama Timnas senior. Sebelumnya, Mauro Zijlstra turut berkontribusi dalam kemenangan Timnas Indonesia dengan skor 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada Jumat 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan mencetak gol penutup pada menit ke-74.

FIFA Series 2026: Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia Melaju ke Final

Selebrasi Pemain Timnas Indonesia

Timnas Indonesia membuka FIFA Series 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 27 Maret 2026, skuad Garuda sukses mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0. Empat gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak oleh Beckham Putra Nugraha (15’, 25’), Ole Romeny (53’), dan Mauro Zijlstra (74’). Sejak awal pertandingan, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Lima menit pertama, Jay Idzes dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dan memaksa tim tamu bermain lebih dalam. Permainan sabar dari kaki ke kaki menjadi kunci untuk membongkar pertahanan rapat Saint Kitts and Nevis. Peluang pertama hadir pada menit ke-8 melalui situasi sepak pojok. Dony Tri Pamungkas mengirimkan bola yang disambut sundulan Jordi Amat, namun masih melambung di atas mistar. Lima menit berselang, Beckham Putra Nugraha mengirimkan umpan terobosan dari sisi kanan yang disambar Kevin Diks dengan sepakan first time, tetapi bola hanya mengenai sisi luar jaring. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Umpan terobosan akurat dari Ole Romeny sukses membebaskan Beckham Putra dari jebakan offside. Dengan tenang, Beckham melakukan solo run, mengecoh kiper, dan menceploskan bola ke gawang. Kombinasi keduanya kembali membuahkan hasil di menit ke-25. Lagi-lagi melalui umpan terobosan Romeny, Beckham berhasil menuntaskannya dengan sepakan kaki kanan untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Sepanjang sisa babak pertama, Indonesia terus menekan. Saint Kitts and Nevis kesulitan keluar dari tekanan dan hanya mengandalkan umpan-umpan panjang yang dengan mudah dipatahkan lini belakang Indonesia yang dikomandoi Jay Idzes. Menjelang turun minum, Indonesia mendapat peluang dari tendangan bebas setelah Ramadhan Sananta dilanggar di area berbahaya pada menit ke-44. Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor masih belum mampu mengarahkan bola tepat sasaran. Skor 2-0 bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, tim asuhan John Herdman tetap tampil agresif. Pada menit ke-51, Dony Tri kembali membangun serangan lewat kombinasi dengan Beckham, namun upaya placing Beckham masih bisa ditepis kiper lawan. Dua menit kemudian, Indonesia menambah keunggulan. Berawal dari sepak pojok yang berujung kemelut di kotak penalti, bola jatuh di kaki Ole Romeny yang langsung melepaskan tendangan mendatar untuk mengubah skor menjadi 3-0. Herdman kemudian melakukan sejumlah rotasi pada menit ke-58 dengan memasukkan Yakob Sayuri, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy, menggantikan Jay Idzes, Kevin Diks, Jordi Amat, serta Calvin Verdonk. Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-65 dengan masuknya Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders menggantikan Elkan Baggott, Beckham Putra, dan Ole Romeny. Sementara itu, Mauro Zijlstra masuk pada menit ke-71 menggantikan Ramadhan Sananta. Indonesia semakin menjauh pada menit ke-74. Umpan terobosan dari Joey Pelupessy membebaskan Mauro Zijlstra dari jebakan offside. Dalam situasi satu lawan satu, Mauro dengan tenang menaklukkan kiper untuk mencetak gol keempat. Saint Kitts and Nevis sempat mendapat peluang terbaiknya pada menit ke-84 ketika sepakan pemain depan mereka membentur tiang gawang yang dikawal Maarten Paes. Indonesia sendiri hampir menambah gol di menit ke-88 lewat Yakob Sayuri, namun dianulir karena offside. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-0. Hasil ini menjadi awal positif bagi John Herdman dalam pertandingan perdananya bersama Timnas Indonesia. Dengan kemenangan tersebut, Indonesia melaju ke final dan akan menghadapi Bulgaria yang sebelumnya menang 10-2 atas Kepulauan Solomon. Laga final dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 30 Maret 2026.

Elkan Baggott Kembali! Ini Skuad Final Indonesia Untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Kembali Perkuat Timnas

Elkan Baggott benar-benar kembali memperkuat Timnas Indonesia. Bek berdarah Inggris-Indonesia itu telah bergabung dengan skuad Garuda, bersama dengan para pemain lain yang sudah kumpul di Jakarta jelang FIFA Series 2026. Nama Elkan Baggott jadi satu dari 24 pemain yang masuk dalam skuad final Timnas Indonesia. Dia berada di barisan pemain belakang skuad Garuda untuk FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27-30 Maret 2026 di Jakarta. Masuknya nama Baggott menghadirkan keriuhan di kalangan penggemar Timnas Indonesia. Sebab ia kembali bergabung dengan skuad Garuda lagi setelah terakhir pada Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024. Kebahagiaan pun bukan hanya dirasakan oleh penggemar Timnas Indonesia. Elkan Baggott tampaknya merasakan perasaan serupa. Hal itu terlihat dari unggahan media sosial Instagram resmi Garuda, di mana penggawa Ipswich Town itu sudah tiba dan datang ke hotel tempat tim menginap. Sembari mengenakan kaus putih dan tas ransel, Elkan Baggott datang dengan senyum semringah. Dia datang bersama dengan para pemain lain seperti Beckham Putra, Ivar Jenner, Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Eliano Reijnders, Cahya Supriadi, dan Ramadhan Sananta. Kedatangan para pemain Timnas Indonesia tersebut disambut hangat oleh para staf pelatih Timnas Indonesia. Termasuk John Herdman sebagai pelatih kepala yang tak ragu menyapa dan menyalami pemain yang tiba. Khusus Elkan Baggott, kemunculannya mencuri perhatian. Sebab bek berpostur jangkung 196 sentimeter itu mendapat pelukan hangat dari asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto. Pelukan Nova Arianto dan Elkan Baggott ini terasa lebih dari sekadar sambutan. Pertemuan keduanya bisa dibilang reuni mengingat sang bek untuk pertama kalinya kembali dipanggil ke Timnas Indonesia setelah absen lama. Nova Arianto sendiri satu-satunya tim kepelatihan Timnas Indonesia era John Herdman, yang sebelumnya juga ada dalam struktur kepelatihan Garuda era Shin Tae-yong. Sehingga tak mengherankan jika Baggott sangat disambut oleh Nova. Kini, Elkan Baggott dan para pemain Timnas Indonesia tinggal menunggu waktu jelang FIFA Series 2026. Skuad Garuda dijadwalkan melakoni dua pertandingan dalam rangkaian kompetisi mini tersebut pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pertama FIFA Series 2026 pada 27 Maret. Sementara laga kedua bakal dimainkan tiga hari kemudian, melawan antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Kiper: Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) Emil Audero (US Cremonese) Maarten Paes (AFC Ajax) Nadeo Argawinata (Borneo FC) Bek: Dean James (Go Ahead Eagles) Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) Elkan Baggott (Ipswich Town) Jay Idzes (US Sassuolo) Justin Hubner (Fortuna Sittard) Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach) Nathan Tjoe-A-On (Willem II) Rizky Ridho (Persija Jakarta) Sandy Walsh (Buriram United) Tengah: Calvin Verdonk (LOSC Lille) Eliano Reijnders (Persib Bandung) Ivar Jenner (Dewa United) Joey Pelupessy (Lommel SK) Jordi Amat (Persija Jakarta) Depan: Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung) Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) Ole Romeny (Oxford United) Ragnar Oratmangoen (FCV Dender) Ramadhan Sananta (DPMM FC) Yakob Sayuri (Malut United)

PSSI Pilih Sumatera Utara Gelar ASEAN U19 Championship 2026

Stadion Teladan

Sepak bola Indonesia terus bergerak menuju pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan komitmen PSSI untuk membawa atmosfer kompetisi internasional ke lebih banyak wilayah di Tanah Air. Kali ini, Provinsi Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN U19 Championship 2026 (AFF U19) yang dijadwalkan berlangsung pada 1–14 Juni 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi PSSI bernomor 1057/UDN/623/III-2026 yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Penunjukan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PSSI untuk memperluas pusat kegiatan sepak bola nasional agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. “Sepak bola adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Kami ingin memberikan kesempatan bagi berbagai daerah untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan event internasional. Sumatera Utara menunjukkan kesiapan dan dukungan yang baik,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/3/2026). Penunjukan Sumatera Utara bukan tanpa alasan. Sebelumnya, provinsi ini sukses menggelar Piala Kemerdekaan 2025 yang diikuti tim U-17 dari Indonesia, Tajikistan, Mali, dan Uzbekistan. Turnamen tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA U-17 World Cup 2025 di Qatar. Menurut Erick, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa daerah memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah turnamen internasional dengan dukungan infrastruktur dan antusiasme masyarakat. “Keberhasilan sebelumnya menjadi referensi penting. Kami melihat adanya kesiapan dari sisi fasilitas dan dukungan masyarakat,” kata Erick. Untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan turnamen yang akan diikuti 11 negara anggota ASEAN Football Federation (AFF), PSSI telah melakukan inspeksi stadion dan fasilitas latihan di Sumatera Utara pada 25–27 Februari 2026. Inspeksi tersebut dipimpin oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga. Sejumlah stadion yang diusulkan sebagai venue pertandingan antara lain: Stadion Utama Sumatera Utara Stadion Teladan Stadion Mini Pancing Sementara itu, beberapa lapangan latihan yang disiapkan meliputi: Stadion Mini Pancing Stadion Madya Sumatera Utara 1 Stadion Madya Sumatera Utara 2 Lapangan PPLP Sumatera Utara Lapangan Cadika Medan PSSI juga menyampaikan bahwa inspeksi lanjutan dari AFF dijadwalkan berlangsung pada April 2026 untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar penyelenggaraan turnamen internasional. PSSI berharap penyelenggaraan ASEAN U19 Championship 2026 dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sepak bola di daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. “Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi momentum bagi daerah untuk terus meningkatkan fasilitas olahraga serta mendorong tumbuhnya ekosistem sepak bola yang lebih luas,” ujar Erick. Dengan persiapan yang terus berjalan, Sumatera Utara diharapkan dapat menyelenggarakan ASEAN U19 Championship 2026 dengan baik sekaligus menunjukkan bahwa berbagai daerah di Indonesia siap menjadi tuan rumah kompetisi internasional.

Kelme Luncurkan Jersey Terbaru Tim Nasional Indonesia

Kelme Luncurkan Jersey Terbaru Tim Nasional Indonesia

Produsen apparel olahraga, Kelme, resmi meluncurkan jersi baru timnas Indonesia di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis. Acara peluncuran itu dihadiri oleh sejumlah petinggi PSSI yakni Ketua umum Erick Thohir, Sekretaris jenderal, Yunus Nusi, anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga, serta pelatih timnas Indonesia, John Herdman dan pelatih timnas U17, Kurniawan Dwi Yulianto. Pada acara itu, Kelme memperlihatkan jersi kandang, jersi tandang, jersi untuk timnas putri, jersi kiper kandang, dan jersi kiper tandang. Untuk jersi kandang, Kelme menggunakan paduan kaus merah, celana merah, dan kaus kaki merah. Sedangkan untuk jersi tandang digunakan paduan kaus putih, celana putih, dan kaus kaki putih. Untuk jersi kiper, Kelme menyediakan dua perpaduan. Perpaduan pertama untuk jersi kiper kandang adalah kaus hijau, celana hijau, dan kaus kaki putih, sedangkan untuk jersi kiper tandang adalah kaus biru, celana biru, dan kaus kaki biru. Pada kerja sama apparel kali ini, Kelme bukan hanya menyediakan jersi untuk timnas sepak bola, namun juga akan menyuplai jersi untuk timnas futsal. Hal ini berbeda dengan kerja sama sebelumnya, ketika jersi timnas sepak bola berbeda dengan jersi timnas futsal. PSSI telah mengumumkan bahwa Kelme akan menjadi sponsor apparel timnas yang baru pada akhir Januari silam. Kerja sama dengan Kelme sekaligus mengakhiri kemitraan jersi PSSI dengan Erspo yang telah menjadi sponsor apparel PSSI sejak Januari 2024.

Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Usai 2 Tahun Absen

Elkan Baggott

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberi kesempatan Elkan Baggott untuk comeback. Elkan dipastikan masuk masuk daftar panggil Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026. “Iya, Elkan dipanggil ke Timnas Indonesia,” kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Timnas Indonesia, Sumardji, soal pemanggilan Elkan Baggott. Saat ini PSSI sebenarnya belum merilis skuad full ‘Garuda Calling’ untuk ajang FIFA Series. Namun beberapa pemain tentunya sudah masuk daftar panggil, termasuk Elkan Baggot. Untuk diketahui, bek Ipswich Town itu sudah hampir 2 tahun terpinggirkan dari Timnas Garuda. Dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert tidak pernah menggunakan jasanya. Terakhir kali Elkan dipanggil saat Timnas U-23 akan melakoni playoff Olimpiade kontra Guinea pada Mei 2024. Saat itu Elkan mangkir dari playoff Olimpiade untuk berlibur. Sejak saat itu, Shin Tae-yong tidak pernah memanggilnya lagi. Hal serupa terjadi ketika Skuad Garuda ditangani Kluivert. Adapun Timnas Indonesia akan bertanding di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada akhir Maret. Timnas Indonesia akan jumpa Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret, lalu jumpa Bulgaria/Kepulauan Solomon pada 30 Maret.

28 Pemain Dipanggil Untuk Pemusatan Latihan Timnas U20 di Surabaya

Nova Arianto

Pelatih Timnas Indonesia U20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF U19 2026 yang akan berlangsung pada 11-14 Juni mendatang, serta Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada 29 Agustus hingga 6 September nanti. Pemanggilan ini menjadi fase penting dalam proses pembentukan kerangka tim menuju dua agenda internasional tersebut. Surabaya dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan untuk memaksimalkan fokus, intensitas latihan, serta membangun kekompakan antarpemain yang datang dari latar belakang klub dan daerah berbeda. Dalam hal komposisi pemain yang dipanggil, terlihat perpaduan menarik antara wajah lama dan generasi yang naik kelas. Sejumlah jebolan Timnas Indonesia U17 juga mendapat kepercayaan untuk menembus skuad U-20, sebut saja Dimas Adi Prasetyo, Evandra Florasta, Fabio Azka Irawan, Algazani Dwi Sugandi, dan I Putu Panji Apriawan. Selain itu, skuad kali ini juga merupakan kombinasi para pemain muda potensial. Ada pemain yang datang dari berbagai klub profesional seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Bali United, dan terdapat juga akademi sepak bola seperti ASIOP yang menyumbang talenta. Sebagai informasi, pemusatan latihan di Surabaya ini bukan sekadar ajang seleksi, tetapi juga menjadi momentum membangun identitas permainan. Dengan jadwal kompetisi yang padat dan waktu persiapan yang relatif singkat, efektivitas TC akan sangat menentukan kesiapan tim ketika memasuki turnamen resmi. Berikut daftar 28 pemain pada pemusatan latihan Timnas U20 di Surabaya: Kiper Dafa Al Gazemi Setiawarman – Dewa United Rendi Razzaqu – Madura United Fasya Nur Fauzi – Persib Bandung Erdeva Aulia – Persis Solo Belakang I Putu Panji Apriawan – Bali United Muhammad Rafa Raditya Abdurahman – Pekanbaru FC Algazani Dwi Sugandi – Adhyaksa Farmel Ahmad Showwam Ilham – Bhayangkara Presisi Lampung FC Radityo Raharjo – Persija Jakarta Muhamad Ibra Ardiansyah Ohorella – Persija Jakarta Ergun Firlansyah Arif – Persikutim Kutai Timur Ghifari Azhari – Semen Padang Fabio Azka Irawan – Persija Jakarta Fadly Alberto Hengga – Bhayangkara Presisi Lampung FC Pahri Almuzaki – Asiop Tengah Isfandyar Abdillah – Persiba Balikpapan Kevin Muhamad Islami Pasha – Persib Bandung Evandra Florasta – Bhayangkara Presisi Lampung FC Aleandro Alam Maulana – Persebaya Surabaya Mochamad Ichsas Baihaqi – Persebaya Surabaya Nazriel Alvaro – Persib Bandung Theodore Evan Leeming – Persija Jakarta Dimas Wicaksono Putra Rahman – Persebaya Surabaya Irpan Abadi Siregar – Persija Jakarta Reno Salampesy – Persipura Jayapura Ahmad Mujadid – Persija Jakarta Depan Dika Adi Nurdiansyah – Borneo FC Dimas Adi Prasetyo – PSM Makasar

John Herdman berharap menemukan pemain muda potensial di Liga 2

John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengatakan tujuannya menonton pertandingan Liga 2 Indonesia atau Championship adalah berharap dapat menemukan pemain muda potensial. Hal ini dikatakan oleh Herdman setelah ia menonton secara langsung pertandingan Championship Grup A antara Garudayaksa menghadapi Persekat Tegal di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu. “Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama (Super League) di sini. Penting untuk mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul. Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya,” kata Herdman. Laga itu dimenangkan oleh tuan rumah Garudayaksa dengan skor 2-1. Diawali oleh gol Alfin Kelilaw (24’), Garudayaksa memastikan kemenangannya pada menit-menit akhir melalui gol sundulan Adittia Gigis (89’), setelah tim tamu sebelumnya memaksa skor imbang sejak menit ke-78 berkat gol Hamdi Sula. Kemenangan ini membuat Garudayaksa menjaga puncak klasemen Grup A dengan 37 poin, selisih satu poin dengan Adhyaksa yang menempel di posisi kedua. Pertandingan antara Garudayaksa melawan Persekat adalah laga Liga 2 pertama yang disaksikan oleh Herdman setelah sebelumnya ia memantau beberapa laga Super League atau Liga 1. “Jadi, saya pikir di 10 tahun awal karier Anda penting untuk melihat segalanya. Setiap level di kompetisi dan untuk memahami strukturnya seperti apa, fasilitasnya seperti apa, intensitasnya seperti apa. Jadi, ini adalah pengalaman yang bagus,” kata pelatih asal Inggris tersebut. Sementara itu, pemain Garudayaksa Andik Vermansah mengaku kaget melihat kedatangan Herdman. Ia mengaku, tak mungkin pelatih timnas Indonesia itu sedang memantau aksinya, mengingat usianya sudah tak muda dan juga sangat lama tak masuk panggilan tim Garuda. “’Wah, lihat siapa ini? Tidak mungkin saya,” kata pemain 34 tahun itu. Lebih lanjut, ia berharap Herdman dapat menemukan pemain muda potensial dari timnya untuk ke depan membela tim nasional. Dalam hal ini, Andik menyebut nama salah satu pencetak gol kemenangan, Alfin Kelilauw. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun yang musim ini sudah mengemas satu gol dan tiga assist itu layak dicoba untuk bermain di tim Garuda. “Saya berharap dari tim Garudayaksa, terus terang banyak pemain-pemain muda yang berbakat. Semoga bisa dicoba begitu. Seperti contohnya, maaf, Alfin Faiz Kelilauw sangat mempunyai prospek yang sangat bagus menurut saya. Insya Allah ingin saya Alfin bisa ke timnas suatu saat nanti,” kata Andik.

Juara baru warnai MilkLife Soccer Challenge Seri 2

MilkLife Soccer Challenge Seri 2

Sejumlah juara baru mewarnai gelaran MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 musim 2025-2026 yang berlangsung pada 10–15 Februari 2026. Di Jakarta, SDN Cilangkap 01 B merebut gelar kategori usia (KU) 10, sementara SDN Mampang 3 menjadi kampiun KU 12. Adapun di Solo, MIN 9 Sragen keluar sebagai juara KU 10 dan SD Kristen Manahan SKA mempertahankan gelar di KU 12. Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem sepak bola putri sejak usia sekolah dasar. “MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan yang konsisten,” ujar Teddy dikutip dari keterangan tertulis. “Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, terlihat tren yang sangat positif,” lanjutnya. Ia menambahkan, peningkatan kualitas permainan dan jumlah peserta terlihat nyata pada seri Jakarta dan Solo musim ini. “Di seri Jakarta dan Solo terjadi peningkatan kualitas yang signifikan, begitu pula dari jumlah peserta yang terus bertambah. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia, dan kami sangat gembira melihat tren yang terus meningkat ini,” tambahnya. MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2025-2026 digelar di Lapangan Sepak Bola Kota Barat dan Lapangan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, dengan melibatkan 1.618 siswi dari 90 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Mereka terbagi dalam 64 tim KU 10 dan 85 tim KU 12. Pada final KU 10 Solo, MIN 9 Sragen menundukkan SDN 02 Malangjiwan dengan skor 3-0 melalui tiga gol Salsabilla Mustika Prasetyo yang membuka keunggulan pada menit keenam. Pada KU 12 Solo, SD Kristen Manahan SKA kembali mengamankan gelar juara setelah mengalahkan MIN 9 Sragen di partai final. Striker Ika Wonda mencetak enam dari tujuh gol timnya dalam laga tersebut. Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026 berlangsung di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur, dengan partisipasi 2.319 siswi dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Jakarta dan sekitarnya. Di final KU 10 Jakarta, SDN Cilangkap 01 B menang 3-2 atas SDN Pondok Kacang Timur 04. Gol cepat dicetak Lu’lu Faujiyah dan Aqilah Shafiya Azzahra pada menit pertama, ketiga, dan ke-20. Untuk KU 12 Jakarta, SDN Mampang 3 memastikan gelar juara setelah menang adu penalti 3-2 atas SDN Kebayoran Lama Selatan 19, menyusul skor imbang 1-1 pada waktu normal. Gol SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dicetak Maura Jihan Athifa pada menit keenam, sedangkan penyama kedudukan SDN Mampang 3 lahir dari eksekusi penalti Celsin Jumei Darwati Hulu pada menit ke-18. Asisten Pelatih MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026, Rici Vauzi, mengatakan seleksi pemain difokuskan pada teknik dasar, insting permainan, dan mental bertanding. Ia menyebut kehadiran juara baru di Jakarta menunjukkan persaingan yang semakin merata. “Hadirnya juara baru di Seri Jakarta membuat turnamen lebih seru, karena tim yang sebelumnya mendominasi kini tergantikan. Ini menjadi pemacu semangat bagi semua tim, bahwa siapa pun bisa meraih gelar selama menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” tutupnya.

28 Pemain Timnas U17 Disiapkan untuk Hadapi Tiongkok

Suasana Latihan Timnas U17 Indonesia

Sebanyak 28 pemain Timnas U17 disiapkan untuk menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pada dua laga uji coba internasional tersebut, Nova Arianto masih akan bertindak sebagai pelatih. Menurutnya, laga nanti menjadi bagian dari proses pematangan tim sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang dipanggil. Sebagai informasi, pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Sementara pertandingan kedua dijadwalkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Mayoritas pemain yang dipanggil dalam daftar kali ini merupakan wajah baru hasil pemantauan dari berbagai klub Liga Indonesia, akademi, hingga klub luar negeri. Namun, terdapat pula pemain yang telah memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U17 sebelumnya. Sebut saja M. Mierza Firjatullah (Persik Kediri), yang tercatat pernah menjadi bagian dari skuad Garuda Muda pada Piala Dunia U17 2025. Melalui dua laga uji coba internasional ini, tim pelatih akan menguji kesiapan pemain dari berbagai aspek, mulai dari teknik, fisik, pemahaman taktik, hingga mental bertanding di level internasional. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kerangka tim menuju Piala Asia U17 2026. Berikut daftar 28 pemain Garuda Muda untuk hadapi Tiongkok: Kiper (GK) Syahdan Caesar – ASIOP Moh. Fahrizal – Persib Bandung Noah Leo Duvart – Bali United Pemain belakang (CB) Waliyuddin Shofa A – Persib Bandung Putu Ekayana Yoga P – Bali United Farik Rizqi – Madura Uninted Shoyyo Himawan P – Persis Solo Zidane Raditya Chandra – Persis Solo Bek kanan (RB) Farrel Luckyta W – PS Sleman Made Arbi Ananta – Bali United Handri Dimas Sulityo – Persik Kediri Bek kiri (LB) Real Alvaro Salim – Bali United Pandu Aryo – Persik Kediri Peres Akwila Tjoe – Persija Jakarta Gelandang (MF) Fardan Faras Prawita – Borneo FC M. Azhar Muzzaki – Persebaya Surabaya Girly Andrade Guevara – Persik Kediri Chico Jerichoy – ASIOP Keanu Sanjaya – Bali United M. Rain Rizki Pamungkas – Bhayangkara Presisi Miraj Riski Sulaiman – Madura United Gelandang Sayap (WFW) Mohammad Albar Firdaus – Persik Kediri I Komang Semadi – Bali United Dava Yunna Adi – Persebaya Surabaya Sean Rahman Castor – Persik Kediri Penyerang (CF) Fardhan Ary – Madura United M. Mierza F – Persik Kediri Nicholas Indra – Rosenborg BK

Inilah Para Pemenang Milo National Championship 2026

Palembon FC Bojonegoro

Sebanyak 20 tim kategori U10 dan 24 tim kategori U12 dari tiap kota penyisihan Milo National Championship 2026 berlaga untuk menjadi yang terbaik. Rabbani FC Malang berhasil menjadi juara pertama kategori U-10. Sementara Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur menjadi yang terbaik pada kategori U-12. Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur telah menjadi finalis MILO National Championship selama tiga tahun berturut-turut. “Setiap pertandingan mengajarkan kami untuk bermain disiplin, saling percaya, dan bekerja sama sebagai tim. Kami menghadapi lawan-lawan yang kuat dari berbagai daerah, sehingga kami dituntut untuk fokus dan konsisten. Hingga akhirnya perjuangan ini berhasil membawa kami meraih juara MILO National Championship 2026 kategori U-12,” ujar Favian Falzaneti, Kapten tim U12 Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur. “Selain bertanding, kami juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang menambah pengalaman dan membuat kami semakin termotivasi untuk terus berlatih dan berkembang mengejar prestasi yang lebih tinggi di masa depan, serta mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya. Lebih dari lima dekade, Nestlé MILO telah mengajak 50 juta anak Indonesia di 300 kota/kabupaten untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dan berkarakter tangguh dengan berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga, seperti MILO Sports Development di sekolah, MILO National Championship, MILO ACTIV Indonesia Race, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), dan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball.

MILO National Championship 2026 Perluas Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Milo National Championship 2026

Ada yang berbeda dari gelaran Milo National Championship 2026. Kali ini ajang menggandeng Yayasan Garuda Anak Nusantara (GAN). Milo National Championship 2026 juga semakin memperluas daerah pelaksanaannya dengan melibatkan lebih dari 10 ribu peserta dalam dua kategori usia, U10 dan U12. Hasilnya, ajang ini sudah menjangkau lebih dari 50.000 anak sebagai bagian dari upaya mencari bibit pesepak bola berbakat di Tanah Air. Milo National Championship 2026 menggelar seleksi di Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka, dan Manado. Tim yang lolos kemudian berkompetisi pada putaran final Milo National Championship 2026 yang berlangsung 31 Januari-1 Februari 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. “Melalui kompetisi ini, Milo terus mendorong kecintaan terhadap olahraga sejak dini serta mendukung kebutuhan energi dan gizi anak agar dapat aktif bergerak dan turut membentuk bibit-bibit pesepak bola dengan karakter dan mental juara,” kata Marketing Manager Nestle Milo Indonesia Alaa Shaaban. “Kami percaya bahwa olahraga merupakan guru terbaik yang dapat mengajarkan nilai-nilai seperti sportivitas, percaya diri, pantang menyerah dan kerja sama tim,” sambungnya. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat turut hadir pada kesempatan ini. Dia mengapresiasi inisiatif Milo yang selama lebih dari 50 tahun terus konsisten dalam menghadirkan berbagai acara olahraga bagi masyarakat Indonesia. “Kemenpora memandang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan federasi olahraga adalah kunci untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan berkelanjutan. Program olahraga seperti Milo National Championship menjadi contoh nyata sinergi positif yang patut didukung dan kembangkan bersama,” ungkapnya. Sebagai bagian dari rangkaian babak final, Nestle Milo juga menyelenggarakan sesi coaching clinic bagi para peserta Milo National Championship 2026, menggandeng Andritany Ardhiyasa, penjaga gawang Persija Jakarta sekaligus mantan pemain Tim Nasional Indonesia. Sesi coaching clinic ini menghadirkan berbagai pelatihan dasar sepak bola, mulai dari passing, ball control, dribbling, hingga aktivitas berbasis permainan dengan melakukan tendangan penalti ke gawang.

Persiapan Piala Asia 2026, Timnas U17 Akan Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U17 akan menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda uji coba internasional ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Timnas Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026 dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Ini menjadi salah satu langkah awal bagi Garuda Muda untuk mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi level Asia. Selanjutnya, pertandingan kedua akan digelar pada Rabu, 11 Februari 2026. Pada laga kedua ini, Tiongkok U17 akan kembali menjadi lawan Indonesia U17, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Sebagai informasi, Timnas Indonesia U17 telah dipastikan lolos otomatis ke Piala Asia U17 2026. Kepastian tersebut didapat setelah Indonesia melangkah ke perempatfinal pada edisi tahun lalu, sehingga Garuda Muda tidak perlu mengikuti babak kualifikasi untuk turnamen tersebut. Nantinya, Piala Asia U17 2026 yang diikuti oleh 16 negara tersebut akan berlangsung pada 30 April hingga 17 Mei 2026 di Arab Saudi. Matchday 1 Minggu, 8 Februari 2026 Kick-off: 21.00 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang Matchday 2; Rabu, 11 Februari 2026 Kick-off: 18.30 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang

Ini Dia Akademi Sepak Bola Internasional Pertama di Jabar

Dedie Rachim meresmikan Borussia M’Gladbach Academy Indonesia

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim meresmikan Borussia M’Gladbach Academy Indonesia sebagai akademi sepak bola internasional pertama di Jawa Barat untuk memperluas akses pembinaan atlet muda agar tumbuh profesional, berkarakter, dan berprestasi. Peresmian tersebut dilakukan di Lorena Sport Hub sebagai langkah memperkuat ekosistem olahraga yang memberi peluang lebih besar bagi anak-anak Kota Bogor mengakses pelatihan berkualitas. Dedie Rachim menyampaikan fasilitas ini menjadi satu-satunya akademi sepak bola bertaraf internasional yang beroperasi di Kota Bogor. “Dari sini anak-anak akan diberikan pembelajaran teknik, metode sepak bola, dan pembentukan karakter untuk menjadi juara,” ucap Dedie. Dedie menjelaskan keberadaan akademi tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk membina pesepak bola Indonesia dari Kota Bogor. CEO and Co-Founder Borussia M’Gladbach Academy Saras Desch mengungkapkan akademi ini berasal langsung dari Jerman dan hanya memiliki dua lokasi di Indonesia, yakni di German School Jakarta BSD dan Kota Bogor. “Di akademi ini kami memberikan pelatihan terbaik agar anak-anak bisa menjadi pemain sepak bola profesional. Bismillah, kami berharap menemukan bibit muda dari Kota Bogor,” ucap Saras. Managing Director PT Lorena Properti Indonesia Dwi Ryanta Soerbakti menyampaikan kehadiran akademi ini merupakan realisasi komitmen yang telah disampaikannya tahun lalu. “Tahun lalu saya berjanji mendatangkan akademi berskala internasional ke Kota Bogor. Setelah perjalanan panjang, hari ini akhirnya terwujud,” ujar Dwi. Dwi menilai dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bogor, menjadi penguat agar akademi ini melahirkan kader pesepak bola masa depan. “Kami yakin bisa mencetak pemain yang berkontribusi bagi Kota Bogor,” ucapnya.

Piala Asia U23: Kalahkan Korsel Adu Penalti, Vietnam Finis Ketiga

Timnas Vietnam U23

Vietnam berhasil menuntaskan Piala Asia U-23 2026 dengan merebut tempat ketiga. Golden Star Warriors mengalahkan Korea Selatan dengan skor 7-6 di adu penalti. Vietnam vs Korea Selatan berlangsung di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (23/1/2026) malam WIB. Vietnam memimpin 1-0 di babak pertama pada menit ke-31. Nguyen Quoc Viet mencetak gol di menit ke-30 lewat skema serangan balik. Korsel menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-69. Gol Korsel dicetak oleh Kim Tae-won. Vietnam dengan cepat mencetak gol balasan untuk memimpin 2-1. Pasukan Kim Sang-sik memimpin berkat gol Nguyen Dinh Bac di menit ke-1 lewat tendangan bebas. Vietnam harus bermain dengan 10 orang di menit ke-86. Nguyen Dinh Bac, yang merupakan kapten tim, diganjar kartu merah akibat tekel keras ke lawan. Korsel mampu memaksakan laga waktu normal tuntas 2-2 berkat gol Shin Min-ha di menit ketujuh injury time. Pertandingan pun dilanjutkan ke tambahan 2×15 menit. Tidak ada gol selama waktu tambahan 2×15. Pemenang di laga ini harus dicari lewat adu penalti. Skor adu penalti terus imbang 5-5 setelah kedua negara menurunkan lima eksekutor. Vietnam pada akhirnya berhasil menang saat kedua tim sudah masuk penembak ketujuh. Vietnam finis ketiga setelah mengalahkan Korsel dengan skor 7-6. Pada laga final Piala Asia U-23 2026 ada duel China vs Jepang. Pertandingan bergulir di Prince Abdullah Al-Faisal Sports City Stadium, Sabtu (24/1/2026) malam WIB.