Ratusan Atlet Bulu Tangkis Ramaikan Polytron Kudus Cup 2024

Sebanyak 582 pebulutangkis cilik semarakkan kejuaraan bulu tangkis Polytron Kudus Cup 2024. Ratusan pebulutangkis itu terbagi menjadi tiga kelompok umur, yakni U-11, U-13, dan U-15. Mereka berasal dari sejumlah klub kenamaan di Jawa Tengah dan sekitarnya. Kejuaraan ini dimulai Senin (22/7/2024) dan berlangsung hingga Sabtu (27/7/2024) di GOR Djarum Kaliputu. Sekum PBSI Kudus Raventus Pongoh mengatakan, penggabungan Muria Cup dan Kretek Cup bertujuan untuk pembibitan atlet muda bulu tangkis. “Supaya banyak bibit pebulutangkis muda yang terjaring. Sehingga ke depannya bisa untuk stok pebulutangkis di masa depan,” katanya, Senin (22/7/2024). Sementara itu, Referee Polytron Kudus Cup 2024, Pujiasto menyampaikan, kejuaraan ini menggunakan aturan dari PBSI dan BWF. “Untuk seeding berdasarkan ranking nasional kemudian tidak ada pergantian pemain baik di nomor tunggal maupun ganda,” jelasnya. Pertandingan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, durasi pemanasan tiap-tiap atlet tidak lebih dari dua menit. Selanjutnya, untuk aturan jersey yang digunakan pemain harus terdapat nama pemain, nama klub. “Pemain harus bersalaman terlebih dahulu dengan lawan kemudian dilanjutkan dengan bersalaman ke wasit dan pelatih,” imbuhnya. Ia menyampaikan, pertandingan menggunakan score 3×21 dengan prinsip the best of three games. Kemudian apabila terjadi score 20-20, pemenangnya merupakan pemain yang mendapat angka dua secara berturut turut. “Apabila terjadi score 29-29, pemenangnya yakni pemain yang mendapat angka 30 lebih dulu,” terangnya. Sumber: RRI

Sri Lanka International Series 2024: Ruzana Jadi Juara!

Pebulu tangkis tunggal putri muda Indonesia, Ruzana keluar sebagai juara turnamen Sri Lanka International Series 2024 yang diadakan di Indoor Stadium Galle, Sri Lanka, Minggu. Ruzana keluar sebagai juara setelah menang atas wakil Malaysia Siti Zulaikha pada babak final dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. “Senang pastinya karena ini gelar pertama saya sejak dua tahun lalu. Lawan bermain cukup bagus tapi saya berhasil memegang kendali permainan. Di poin-poin akhir saya juga lebih berani untuk menyerang dan menekan dia,” kata Ruzana, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI. Lebih lanjut, atlet berusia 18 tahun itu mengatakan kemenangan ini akan menjadi motivasi tambahan untuknya saat mengikuti turnamen-turnamen lain di masa depan. “Saya ingin lebih baik dari sebelumnya. Gelar ini tentunya menjadi tambahan motivasi tapi saya tidak mau terlalu membebani diri sendiri. Yang terpenting saya harus all out di setiap turnamen yang saya ikuti,” ujar Ruzana, tunggal putri yang kini menduduki peringkat 166 dunia tersebut. Perjalanan Ruzana, mencapai final pun diwarnai persaingan yang cukup berdinamika. Di semifinal, Ruzana yang merupakan unggulan ketiga tersebut bertemu dengan sesama tunggal putri Indonesia, Deswanti Hujansih Nurtertiati dan menang dengan skor 21-17, 21-15. Ruzana berpeluang untuk bertemu wakil Indonesia lainnya, Chiara Marvella Handoyo, tapi, Chiara harus menelan kekalahan setelah pertarungan rubber game ketat dengan Siti Zulaikha (Malaysia) dengan skor 13-21, 21-15, 14-21. Dengan ini, maka terdapat tiga tunggal putri muda Indonesia yang berdiri di podium Sri Lanka International Series 2024, dengan Ruzana yang merebut medali emas, dan Deswanti serta Chiara yang berhak atas medali perunggu. Di sisi lain, terdapat satu wakil Indonesia lainnya yang masuk di babak final Sri Lanka International Series 2024 hari ini, yaitu ganda putra Reza Dwicahya Purnama/Rian Canna Varo. Namun, pasangan Reza/Rian, yang merupakan unggulan kedelapan dalam turnamen ini, harus mengakui keunggulan wakil Thailand Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee, dengan skor 19-21, 7-21, dan pulang dengan medali perak dan status runnerup. Sumber: ANTARA

BATC 2024: Langkah Tim Putra Terhenti di Perempat Final

Kabar kurang menggembirakan juga datang dari tim putra Indonesia yang berlaga di Selangor Badminton Asia Team Championships 2024. Mereka harus menghentikan perjuangannya setelah kalah dari Tiongkok dengan skor tipis 2-3 di babak perempat final yang baru saja berakhir, Jumat (16/2) di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia. Dua poin kemenangan bagi Indonesia sendiri dipersembahkan oleh ganda putra yang turun di partai kedua pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang turun di partai keempat. Sementar itu tiga wakil tunggal putra Merah-Putih yang diturunkan hari ini, Yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan dan juga Yohanes Saut Marcellyno gagal menyumbangkan poin usai kalah dari lawan-lawannya. Dengan demikian, pupus sudah harapan tim putra Indonesia untuk bisa melangkah lebih jauh di turnamen ini. Hasil inipun tidak lebih bagus dari pencapaian sebelumnya yang berlangsung dua tahun lalu Dimana tim putra Indonesia harus finis sebagai runner up setelah kalah di final oleh tuan rumah. Berikut hasil pertandingan Indonesia VS Tiongkok: Tunggal putra: Chico Aura Dwi Wardoyo VS Weng Hong Yang 11-21, 11-21 Ganda putra: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana VS He Ji Ting/Ren Xiang Yu 21-19, 21-19 Tunggal putra: Alwi Farhan VS Lei Lan Xi 14-21, 10-21 Ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin VS Chen Bo Yang/Liu Yi 21-14, 21-18 Tunggal Putra: Yohanes Saut Marcellyno VS Wang Zheng Xing 15-21, 22-24 Sumber: PB Djarum

BATC 2024: Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal

Perjuangan tim bulu tangkis putri Indonesia harus terhenti di babak semifinal pada ajang Selangor Badminton Asia Team Championships 2024, yang saat ini tengah berlangsung di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia. Kekalahan itu diterima setelah kalah 1-3 atas Thailand pada Sabtu (17/2). Satu-satunya poin yang didapat oleh tim Merah-Putih datang dari tunggal kedua yang turun di partai ketiga, Ester Nurumi Tri Wardoyo. Ia mampu menjadi penyumbang poin-satu-satunya pada turnamen ini setelah menang dari Busanan Ongbamrungphan dengan 25-23, 21-16, kemenangan Ester kala itu membuat kedudukan 1-2. Sayangnya pada partai keempat yang diwakili oleh ganda Putri racikan baru Amallia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose, tak mampu menembus perlawanan pasangan Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard. Amallia/Rachel kalah 22-24, 14-21. “Kami sebenarnya bisa tampil baik kendati baru pertama kali dimainkan sebagai pasangan. Meski tampil sebagai pasangan baru, sebelumnya kami sudah sering berlatih bersama di pelatnas. Jalannya pertandingan pada game pertama memang bisa berjalan ketat. Sampai terjadi setting. Sayang peluang bisa menang itu gagal kami dapatkan. Cuma di game kedua lawan sudah mengantisipasi,” Ungkap Amalia. “Tetap bersyukur walaupun hasilnya kami kalah. Kami sebenarnya juga tidak mau kalah. Kekalahan ini lebih banyak karena lawan bermain lebih baik dan juga lebih berpengalaman. Mentalnya lebih bagus dibanding kami. Banyak pelajaran yang bisa didapatkan dari sini,” jelas Rachel. Berikut hasil pertandingan Indonesia VS Thailand: Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani VS Supanida Katethong 17-21, 19-21 Ganda Putri: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto VS Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai 20-22, 14-21 Tunggal putri: Ester Nurumi Tri Wardoyo VS Busanan Ongbamrungphan 25-23, 21-16 Ganda Putri: Amallia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose VS Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard 22-24, 14-21 Tunggal putri: Komang Ayu Cahya Dewi VS Pornpicha Choeikeewong – tidak dimainkan Sumber: PB Djarum

Kejurkot Piala Wali Kota PBSI Jakarta Utara Asah Atlet Muda

Kejurkot Piala Wali Kota PBSI Jakarta Utara Asah Atlet Muda

Ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Piala Wali Kota Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara diikuti oleh ratusan atlet muda yang bertanding di Sarana Olah Raga (SOR) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/11/2022). Selain dapat mengasah bakat para atlet muda, ajang ini juga menjadikannya sebagai wadah pembinaan atlet muda dalam meraih prestasi gemilang di masa mendatang. Melalui ajang ini, diharapkan juga dapat melahirkan penerus atlet-atlet kebangaan Indonesia. Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mengatakan Kejuaraan Kota Piala Jakarta Utara menjadi wadah pembinaan para atlet muda. Dengan adanya ajang tersebut, kemampuan atlet muda akan semakin terasah sehingga diharapkan dapat masuk dalam Pelatihan Nasional (Pelatnas). “Saya berharap dari event (kegiatan) ini bisa lahir atlet Jakarta Utara yang mewakili Provinsi DKI Jakarta mewakili nasional dan Insyaallah juga sampai masuk Pelatnas untuk nanti mewakili Indonesia di kancah internasional,” kata Ali Maulana Hakim. Kejuaran ini juga mendapat dukungan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendukung pembinaan atlet muda bulu tangkis sedari dini. Ali bangga dan sangat mengapresiasi pengurus PBSI Jakarta Utara yang telah menyelenggarakan Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara. Ali menyampaikan apresiasinya dengan terus mendukung tiap kegiatan positifnya yang diselenggarakan di Jakarta Utara. “Kita akan mendukung terus kegiatan-kegiatan positif di Jakarta Utara dan mengajak stakeholder juga mendukungnya, seperti halnya olahraga bulu tangkis ini,” ujarnya. Ketua Panitia Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara, Andi Fajar Asti, menyebutkan terdapat 350 atlet muda yang mengikuti ajang Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara yang diselenggarakan selama tiga hari, Rabu (2/11) sampai dengan Jumat (4/11). Ratusan atlet muda ini terbagi dalam tujuh kategori pertandingan yakni Pra Usia Dini, Usia Dini, Anak-Anak, Pemula, Remaja, Taruna, dan Ganda Internal Walikota. “Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara ini sebenarnya kami gelar dalam rangka seleksi untuk menghadapi kejuaraan tingkat Provinsi DKI Jakarta pekan depan. Jadi para juara nanti akan kami ikuti mewakili atlet muda terbaik di Jakarta Utara untuk bertanding di sana,” kata Andi Fajar Asti.

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Pasangan Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana menorehkan catatan manis. Ganda tuan rumah ini meraih gelar kedua secara beruntun di Malang seusai meraih titel kampiun di ajang bulutangkis KB Financial Group Indonesia Masters 2022. Berlaga di Platinum Arena, Malang, Jawa Tinur, Minggu (23/10) petang, Rahmat/Pramudya menang dua gim langsung atas wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-18, 21-19. Pada laga final turnamen seri BWF World Tour Super 100 ini, pasangan yang memulai debut di Indonesia International Challenge 2022 itu mengaku sejatinya kewalahan menghadapi Ji Ting/Hao Dong. Dengan pengalaman He Ji Ting yang berstatus sebagai runner up Kejuaraan Dunia 2021 itu bermain taktis dan disiplin, sehingga sempat membuat Rahmat/Pramudya kewalahan. “Pada pertandingan ini kami kewalahan karena lawan punya permainan yang stabil sehingga sulit dipecah konsentrasinya dalam bermain,” sebut Pramudya kepada Tim Humas dan Media PBSI. “Kondisi fisik kami sempat goyah saat ditekan di gim kedua, maklum kami menjalani dua turnamen beruntun di sini dengan kondisi cuaca yang cukup dingin. Kami tetap fokus di sini dan berusaha mencari poin demi poin akhirnya bisa meraih kemenangan,” ungkap Pramudya. Senada dengan Pramudya, Rahmat sendiri senang dengan keberhasilan meraih gelar juara di level turnamen BWF level super 100. Baginya ini gelar juara yang spesial mengingat keduanya baru memulai debut pada pekan lalu. Rahmat sendiri nantinya setelah tampil bersama Pramudya Kusumawardana akan kembali berpasangan dengan Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Sama seperti Rahmat yang kembali dengan pasangannya, Pramudya juga akan bersanding bersama Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kemungkinan akan kembali debut pada awal tahun mendatang. “Kami bermain tanpa beban di laga ini. Sempat nervous mengingat lawan levelnya lebih tinggi, tapi kami tidak kenal menyerah sepanjang laga,” ungkap Rahmat, pemain kelahiran Batam, 17 Juni 2003 itu “Nantinya saya akan kembali lagi dengan pasangan lama saya dan akan bersiap menghadapi turnamen berikutnya,” tambah Rahmat. Kemenangan Rahmat/Pramudya diharapkan memberikan inspirasi untuk wakil Indonesia yang tampil di final Denmark Open 2022. Pada turnamen BWF level 750 dari sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan jumpa sesama wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. “Kami melihat final sesama wakil Indonesia di Denmark Open 2022 menjadi inspirasi kami ke depannya untuk bisa bersaing menyamakan level dengan para senior kami,” tambah Pramudya. Kemenangan di kejuaraan berhadiah total 81 ribu dolar AS ni menjadi gelar kedua bagi Rahmat/Pramudya seusai pada pekan lalu berjaya di Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge. Kala itu, mereka di final mengalahkan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang) lewat pertarungan rubber game 23-21, 16-21, 21-15.

Indonesia International Challenge 2022: Ester Raih Gelar Senior Pertama

Indonesia International Challenge 2022: Ester Raih Gelar Senior Pertama

Duel dua pebulutangkis tunggal putri penghuni Pelatnas PBSI di laga final turnamen bulutangkis Indonesia International Challenge 2022 dimenangkan Ester Nurumi Tri Wardoyo. Ester menang atas Komang Ayu Cahya Dewi lewat pertarungan rubber game 15-21, 21-14, 21-15. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Ester meraih gelar senior pertamanya. Atas hasil itu, Ester merasa sangat sennag. “Puji Tuhan rasanya sangat senang bisa jadi juara. Ini juga sebagai pengalaman saya dan motivasi semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan lebih berprestasi,” ucap Ester saat ditemui Tim Humas dan Media PP PBSI di GOR Among Raga, Yogyakarta, usai laga hari Minggu (2/10) siang. “Hari ini saya bermain nekat saja, tidak terlalu memikirkan pola terutama di gim ketiga. Kejar terus bola kemana saja, tidak mau kalah pokoknya,” tambahnya. Ester menganggap gelar juara ini merupakan modal sempurna untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Junior 2022. Ester yang dipatok target tinggi mengatakan rasa percaya dirinya bertambah. “Pastinya bertambah percaya dirinya. Ini modal saya untuk ke Kejuaraan Dunia Junior 2022 apalagi saya juga ada target kan,” sahut Ester. Adik kandung dari pebulutangkis Chico Aura Dwi Wardoyo ini juga mengaku ada peran sang kakak dalam pengembangan potensinya. “Kak Chico support terus. Dari kemarin dia bilang pokoknya mainnya harus maksimal dan tidak usah berfikir menang kalah. Kasih saja yang terbaik,” ujar Ester. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk keluarga saya, PBSI dan seluruh pendukung saya,” kata Ester. Sementara bagi Komang, ia tetap bersyukur dengan hasil runner up yang ia dapat. “Pertandingan hari ini saya sudah melakukan sekuat yang saya bisa. Tapi kondisi badan sudah lumayan capek. Selain itu, dia juga terus memberikan tekanan dan serangan kepada saya. Ada beban karena lawan adalah junior saya, tapi saya akui permainan Ester memang bagus,” ungkap Komang. “Saya tetap merasa senang dan cukup puas dengan hasil ini, setidaknya lebih baik dari pekan lalu di International Series,” lanjut Komang. Sementara itu, Indonesia sukses menjadi juara umum dengan raihan 3 gelar juara. Selain Ester, Indonesia meraih gelar pada sektor ganda putri melalui Anggia Shitta Awanda/Putri Larasati yang berhasil mengalahkan Sung Yu-Hsuan/Wang Szu-Min. Anggia/Putri menang dua game langsung dengan skor 21-19 dan 22-20. Kemudian di sektor ganda campuran, gelar juara didapat oleh Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami. Mereka menang susah payah atas sesama wakil Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Akbar/Marsheilla unggul melalui rubber game dengan skor akhir 21-17, 14-21, dan 21-16. Satu-satu gelar yang lepas adalah dari sektor ganda putra. Gelar juara direngkuh pasangan Jepang Takumi Nomura/Yuichi Shimogami setelah mengalahkan Berry Angriawan/Rian Agung Saputro 21-16 dan 21-15.

Mutiara Ayu Punya Modal Bagus Menuju Kejuaraan Dunia Junior

Mutiara Ayu Punya Modal Bagus Menuju Kejuaraan Dunia Junior

Pebulutangkis Mutiara Ayu Puspitasari bangga bisa menjadi juara di Indonesia International Series 2022. Gelar ini jadi modalnya menuju Kejuaraan Dunia Junior pada akhir Oktober ini. Mutiara seperti diketahui menyegel gelar juara tunggal putri usai mengalahkan rekannya, Stephanie Widjaja, di partai final Indonesia International Series 2022 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, pada Minggu (25/9/2022). Dia mengalahkan unggulan ketiga tersebut dalam pertarungan sengit tiga gim 15-21, 21-10, 22-20. “Bersyukur banget bisa juara di turnamen ini. Tadi game pertama pas kalah saya tidak memikirkannya dan berusaha untuk main aman di game kedua. Terus di game ketiga sempat ketinggalan dari lawan, saya berusaha untuk enggak menyia-nyiakan kesempatan,” kata Mutiara dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/9/2022). “Kunci kemenangan tadi bagaimana caranya saya untuk mengarahkan bola ke tengah saja, supaya tidak keluar dan enggak buru-buru ingin cepat matiin. Tadi lawan mainnya bagus, dan pertandingan ini cukup menyulitkan bagi saya,” ujarnya. Meski begitu, Mutiara mengaku hasil ini bisa menjadi bekalnya menjadi Kejuaraan Dunia Junior 2022 yang berlangsung di Santander, Spanyol, pada 17-30 Oktober mendatang. Ia tinggal memperbaiki apa yang menjadi kelemahannya di turnamen mendatang. “Banyak evaluasi yang harus saya tingkatkan lagi, terutama dari segi fokus dan ketahanan di lapangan,” tutur pebulutangkis kelahiran Ngawi, 17 Mei 2006 tersebut. Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, turut mengapresiasi pencapain Mutiara dkk. Bagaimana pun, Indonesia selaku tuan rumah sukses menjadi juara umum dengan menyapu bersih gelar juara. Dari pencapaian tersebut, tiga gelar di antaranya direbut oleh atlet-atlet PB Djarum. Selain gelar, posisi runner up juga diraih Moh. Reza Pahlevi Isfahani/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran), dan Ridya Aulia Fatasya/Kelly Larissa (ganda putri). “Dengan hasil ini tentunya cukup bangga dengan atlet-atlet binaan PB Djarum yang meraih gelar juara. Baik itu yang saat ini berlatih di klub ada Dejan/Gloria, maupun yang di Pelatnas Ikhsan dan Muatiara,” kata Yoppy. “Kalau menurut saya memang Dejan/Gloria dan Ikhsan sudah seharusnya juara di level itu, dan mereka mampu membuktikannya. Yang mengejutkan justru Mutiara, pemain muda yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya yang lebih di atasnya seperti di final tadi,” tuturnya. “Saya melihat progres Mutiara sendiri cukup pesat sekarang ini. Tetapi ujian sesungguhnya bagi Mutiawa sendiri nanti saat dia tampil di WJC (World Junr Championships) tahun ini, apakah dia mampu membuktikan jadi yang terbaik.” “Semoga hasil ini menjadi modal kepercayaan dia di WJC maupun turnamen lainnya yang akan Mutiara ikuti nanti,” kata Yoppy.

Indonesia Kirim Pemain Muda Untuk 5 Turnamen Bulu Tangkis

Indonesia akan menurunkan pebulu tangkis mudanya untuk bertanding di lima turnamen kelas junior mendatang. Empat diantaranya akan berlangsung di Indonesia. Gelaran Indonesia International Series 2022 menjadi turnamen pertama yang akan berlangsung di Indonesia dari rangkaian empat turnamen lainnya. Turnamen Indonesia International Series 2022 akan berlangsung di Yogyakarta pada 20-25 September 2022. Sederet pemain muda Indonesia dipersiapkan untuk turun pada turnamen ini. Kedua, turnamen BWF Super 100 Vietnam Open 2022 akan berlangsung di Hochiminh, Vietnam. Ajang ini diagendakan digelar pada 27 September hingga 2 Oktober 2022. Sejumlah atlet muda Indonesia juga akan diturunkan untuk berlaga pada turnamen ini. Nama tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, dikabarkan masuk dalam skuad Garuda. Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) juga mencoba memainkan ganda putri baru pada ajang ini, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari. Ketiga, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah pertama untuk gelaran Indonesia International Challenge 2022. Gelaran akan berlangsung pada 27 September hingga 2 Oktober 2022. PBSI menetapkan GOR Amongraga menjadi lokasi penyelenggaraan ajang tersebut. Ini bukan kali pertama GOR Amongraga menghelat turnamen bulu tangkis Internasional. GOR Amongraga pernah menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior pada 2017. Turnamen keempat, Internantional Challenge kedua yang akan berlangsung di Indonesia, yang bakal digelar di Malang, Jawa Timur. Ajang bertajuk Malang Indonesia International Challenge 2022 ini diagendakan berlangsung pada 11-16 Oktober 2022. Pramudya Kusumawardana akan dipasangkan sementara dengan Rahmat Hidayat, yang sebelumnya jadi partner Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay menjadi tunggal putra Indonesia terakhir yang memegang gelar juara dari ajang tersebut. Kala itu, Ikhsan memenangkan pertandingan yang berlangsung di Magelang, Jawa Tengah pada 2019. Terakhir, turnamen BWF Super 100 Indonesia Masters 2022 juga akan berlangsung di Malang, Jawa Timur, bertepatan dengan penyelenggaraan Denmark Open 2022 pada 18-23 Oktober 2022. Terakhir kali ajang serupa digelar pada 2019. Kala itu, Indonesia meraih gelar juara lewat ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Piala Presiden 2022: Jawa Tengah Jadi Juara Umum

Piala Presiden 2022: Jawa Tengah Jadi Juara Umum

Jawa Tengah keluar sebagai juara umum Piala Presiden 2022. Sebagaimana diketahui, Piala Presiden 2022 digelar pada 1 hingga 6 Agustus di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta Timur. Dari sebanyak 620 atlet yang mewakili 30 provinsi, Jawa Tengah menyabet sembilan gelar. Alhasil, Jawa Tengah pun menjadi juara umum. Seperti diketahui, kompetisi yang pertama kali terbentuk sepanjang sejarah PBSI sejak 1951 ini, mempertandingkan 11 kategori. Jawa Tengah menempatkan wakil-wakilnya di final hampir pada semua kategori. Pertama di kelompok umur anak-anak (U-13) terdapat juara di sektor tunggal putra atas nama Alif M. akbar. Dia menang atas wakil Jawa Tengah lainnya, Alvin Jefferson Kusuma, dengan skor 22-20 dan 21-16. Kemudian, di sektor tunggal putri U-13 terdapat wakil Jawa Tengah lainnya, Aqelatul Amaliyah Rahma. Unggulan kedua di turnamen ini menang atas rekan kompatriotnya, Shafira Atha Azzalia, dengan skor 21-19 dan 21-18. Untuk kelompok umur pemula (U-15), sektor tunggal putra dimenangkan Radithya Bayu Wardana (Jawa Tengah) yang mengalahkan Nazwan Abdillah dengan skor 13-21, 30-28, dan 21-19. Di tunggal putri, giliran wakil DKI Jakarta, Raisya Affatunisa yang juara setelah menang atas rekan seprovinsinya, Auberta Zerlina 21-17 dan 21-11. Masih di kategori umur yang sama, di sektor ganda putra, wakil Jawa Tengah lainnya, M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel, menang atas Muhammad Arya Bimasena/Revand Harianto dengan skor 21-19 dan 21-18. Adapun sektor ganda putri, Jolin Angelia/Shaafiya Yasmin Maitsaa (Jawa Tengah) menang atas lawannya Dian Ramadhani/Yasintha Ristyna dengan skor 21-19 dan 21-19. Pertandingan tak kalah seru datang dari kelompok umur kelompok remaja (U-17) yang mempertandingkan semua kategori dalam bulu tangkis. Lagi-lagi, wakil Jawa Tengah mendominasi kemenangan. Kategori tunggal putra dimenangkan Moh. Zaki Ubaidillah atas wakil DKI Jakarta Bismi Raya Oktora dengan skor 12-21, 21-19, dan 22-20. Tunggal putri, yang menjadi satu-satunya sektor tanpa wakil Jawa Tengah di partai final, dimenangkan Ni Kadek Dhinda dari Sumatera Utara atas Nimas Amirah Ayu (DKI Jakarta) dengan skor 21-17 dan 21-15. Selanjutnya, di sektor ganda putra, Dapa Lesmana/Pulung Ramadan yang menang atas Andhika Wirapati/Muhammad Firza Athallah dengan skor 21-16 dan 21-16. Lalu, ganda putri yang dimenangkan Bernadine Anindya Wardana/Titis Maulida Rahma atas Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine dengan skor 13-21, 21-18, dan 21-10. Terakhir, di sektor ganda campuran U-17, Darren Aurelius/Titis Maulida dari Jawa Tengah menang atas wakil DKI Jakarta Wahyu Agung Prasetyo/Tasya Khaerany Putrie dengan skor 21-14 dan 21-18. Itu pun menandai akhir dari Piala Presiden 2022.

Menpora Harap Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden Bisa Lahirkan Atlet Muda Nasional

Menpora Harap Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden Bisa Lahirkan Atlet Muda Nasional

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap, dari Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022 akan terjaring talenta atlet muda sebagai penerus tim nasional bulutangkis Indonesia di masa depan. Menpora Amali juga berharap cabor bulutangkis menjadi penyumbang medali terbanyak menuju mimpi Indonesia pada peringkat 5 dunia pada Olimpiade 2044 mendatang. “Mudah-mudahan dari kegiatan ini akan terjaring talenta-talenta dari berbagai provinsi untuk mengisi timnas bulutangkis kita di semua nomor putra dan putri,” kata Menpora Amali usai membuka Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022 di Gedung Olahraga (GOR) Nanggala, Kompleks Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Cijantung, Jakarta Timur, Senin (1/8). Menpora Amali juga menilai bulutangkis sebagai cabor yang tata kelola organisasinya baik serta konsisten dalam pembinaan atlet-atlet mudanya. “Organisasi cabor yang tata kelolanya bagus dan prestasinya selalu konsisten adalah bukutangkis. Secara konsisten juga membina, dan dibuktikan pada kejurnas ini di usia muda dan junior yang nantinya akan mengisi timnas bukutangkis dan hasilnya ada kelanjutannya di Cipayung,” urai Menpora Amali. Menpora Amali kembali berharap agar bulutangkis yang masuk dalam salah satu cabor prioritas DBON diharapkan menyumbang medali emas dalam setiap olimpiade. Hal itu menjadi harapan dan target dari mimpi besar bangsa yakni pada peringatan 100 tahun Indonesia Merdeka atau pada Olimpiade 2044 Indonesia berada di peringkat 5 dunia. “Bulutangkis menjadi andalan dan harapan terbesar bangsa bahwa medali emas akan disumbangkan dari cabor bulutangkis, saat mimpi bangsa Indonesia pada peringatan 100 tahun Indonesia Merdeka tahun 2045 atau pada Olimpiade 2044 Indonesia berada di peringkat 5 dunia,” harap Menpora Amali. Menpora Amali berpesan untuk para atlet agar tetap semangat karena perhatian pemerintah dan perhatian Presiden Joko Widodo terhadap bulutangkis dan olahraga nasional sangat luar biasa. “Tetaplah semangat berlatih karena perhatian pemerintah dan Bapak Presiden sangat luar biasa. Kita harus menyambut perhatian itu dengan prestasi dan kegotongroyongan kita,” ujar Menpora Amali. “Terima kasih PBSI, luar biasa. Saya sangat salut dengan kerja PBSI, walaupun di tengah pandemi masih mampu menggelar kejuaraan dunia akhir tahun lalu di Bali dan itu mendapat apresiasi dari negara-negara peserta. Terima kasih kepada Kopasus yang menyiapkan tempat ini semoga yang lain juga akan menyediakan tempatnya menjadi tempat untuk pembinaan sekaligus tempat kejuaraan,” harap Menpora Amali. “Terima kasih kepada PT Adaro Energi atas perhatiannya kepada bulutangkis dan olahraga pada umumnya. Perhatian ini sekaligus juga menjadi catatan sejarah yang membantu olahraga Indonesia menjuju posisi Indonesia di peringkat 5 dunia,” pungkas Menpora Amali. Piala Presiden 2022 berlangsung pada 1-6 Agustus di GOR Nanggala, Cijantung, Jakarta Timur. Diikuti 606 atlet dari 30 provinsi yang terbagi dalam tiga kelompok usia dan 11 sektor. Anak-anak U-13 (tunggal putra dan tunggal putri), pemula U-15 (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan ganda putri) dan remaja U-17 (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran).

PBSI Andalkan Pemain Muda di SEA Games Vietnam, Ini Daftarnya

PBSI Andalkan Pemain Muda di SEA Games Vietnam, Ini Daftarnya

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) sudah menyiapkan 20 atlet yang akan wakili Indonesia di SEA Games Vietnam 2021. Mereka terdiri dari 10 putra dan 10 putri. SEA Games 2021 yang akan berjalan di Hanoi, Vitenam digelar pada 12-23 Mei 2022. SEA Games tersebut ditunda setahun karena ada kenaikan kasus Covid-19 tahun lalu di Vietna, Untuk cabang olahraga bulu tangkis akan berjalan pada 16-18 Mei di nomor beregu dan 19-22 Mei untuk perorangan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Maninaky mengatakan atlet yang turun di SEA Games didominasi oleh mereka yang tampil di Kejuaraan Asia Beregu 2022. Menurut dia, mereka adalah yang para pemain yang terbaik. “Tim putra terlepas dari tim inti yang akan ke Piala Thomas, tim SEA Games ini juga adalah tim terbaik yang kami punya. Mereka kebanyakan adalah alumni Kejuaraan Asia Beregu kemarin dan bisa masuk ke final,” kata Rionny dalam rilis PBSI, Senin, 4 April 2022. Ia mengatakan pemain seperti Chcio Aura Dwi Wardoyo dan Christian Adinata sedang berada dalam penampilan terbaik. “Jadi saya harap mereka jadi motor tim putra,” ujarnya. Sementara di sektor putri, Rionny memastikan menurunkan pemain dengan kekuatan penuh. “Ini bukan berarti nanti di tim Piala Uber kami kirim pemain kelas dua, tapi pemain muda yang sudah siap bersaing di level atas,” kata Rionny. Dengan skuad tersebut, Rionny optimistis bisa menyumbangkan 3 medali emas. “Saya menargetkan tiga medali emas di SEA Games kali ini. Kalau bisa malah lebih. Intinya kami akan berjuang semaksimal mungkin,” tutur Rionny. Pada SEA Games 2019, Indonesia merebut 2 medali emas. Dua medali tersebut disumbangkan oleh ganda campuran dan ganda putri. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil meraih emas di ganda campuran. Sedangkan ganda putri diraih oleh, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Berikut susunan tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2021: Tim Putra: 1. Chico Aura Dwi Wardoyo 2. Christian Adinata 3. Bobby Setiabudi 4. Yonathan Ramlie 5. Pramudya Kusumawardana 6. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan 7. Leo Rolly Carnando 8. Daniel Marthin 9. Rinov Rivaldy 10. Adnan Maulana Tim Putri: 1. Gregoria Mariska Tunjung 2. Putri Kusuma Wardani 3. Saifi Rizka Nurhidayah 4. Stephanie Widjaja 5. Apriyani Rahayu 6. Siti Fadia Silva Ramadhanti 7. Ribka Sugiarto 8. Febby Valencia Dwijayanti Gani 9. Pitha Haningtyas Mentari 10. Mychelle Crhystine Bandaso

PBSI Panggil 17 Atlet Junior untuk Latihan Bersama di Pelatnas

PBSI Panggil 17 Atlet Junior untuk Latihan Bersama di Pelatnas Cipayung

Ada 17 atlet junior dipanggil untuk mengikuti latihan bersama dan pemantauan di pelatnas Cipayung oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Hal itu sebagaimana dilansir melalui instagram resmi @badminton.ina pada Rabu (23/02/22). 17 Atlet yang terpanggil akan memulai latihan di pelatnas Cipayung pada 28 Februari-12 Maret 2022 mendatang. Dari 17 atlet yang terdaftar, mereka adalah atlet junior di sektor ganda putra dan ganda campuran. Tidak hanya berasal dari satu klub saja, namun berbagai klub yang tersebar merata. Contohnya pasangan ganda putra asal PB Jaya Raya, Adrian Pratama/Johan Farell Gosal, menjadi bagian dari 17 atlet yang dipanggil oleh PBSI. Selain itu ada M. Fadel Ilyasa (PB Jaya Raya), Yahya Raska, (PB Jaya Raya), M. Putra Erwiansyah (PB Djarum), Patra Harapan (PB Djarum), Alif Attalah Juan (PB Jaya Raya) dan Muh. Nendi (PB Jaya Raya). Sedangkan pada sektor ganda campuran, ada 9 pemain yang dipanggil oleh PBSI. Mereka adalah Zaidan Arrafi (PB Exist), Felisha Alberta (PB Exist), Marwan Faza (PB Djarum), M. Faris (PB Djarum). Selain itu ada Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum), Ahmad Sastrariansyah (PB Exist), Farica Abela (PB Exist), Ghana Muhammad (PB Djarum), dan Jafar Hidayatullah (PB Rajawali). Menurut keterangan yang tertera, para atlet junior Indonesia itu dipanggil ke pelatnas PBSI hanya untuk latihan bersama. Namun belum diketahui secara pasti untuk apa pemanggilan latihan itu dilakukan. Setidaknya, melalui program ini, bisa saja menjadi kesempatan bagus bagi para pebulutangkis muda untuk kembali menunjukkan kualitas mereka kepada jajaran pengurus PBSI. Karena PBSI juga baru mengumumkan daftar atlet promosi dan degradasi melalui hasil seleksi nasional (Seleknas) pada 10-15 Januari 2022 lalu. Hasil seleknas mengumumkan bahwa ada 16 pebulutangkis diberikan kesempatan untuk menjadi penghuni baru pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Meski belum diketahui secara pasti maksud dari pemanggilan 17 pebulutangkis junior Indonesia ke pelatnas PBSI, namun agenda latihan bulutangkis bersama dan pemantauan itu langsung disambut positif oleh para warganet. Banyak yang berharap PBSI mampu mengorbitkan calon bintang baru sekaligus melanjutkan regenerasi bulu tangkis Indonesia.

Dapat “Golden Ticket”, Pebulutangkis Ini Masuk Pelatnas Tanpa Seleknas

Dapat "Golden Ticket", Pebulutangkis Ini Masuk Pelatnas Tanpa Seleknas

PBSI telah resmi mengeluarkan susunan pebulutangkis yang telah masuk dalam daftar atlet yang berada di naungan Pelatnas PBSI 2022. Susunan tersebut adalah hasil dari Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 di awal bulan Januari lalu, tercatat ada tujuh atlet asal PB Djarum yang sukses meraih gelar juara dan mendapat tiket masuk Pelatnas Cipayung tahun ini. Akan tetapi ada seorang pebulutangkis asal PB Djarum yang mendapatkan panggilan spesial untuk masuk Pelatnas tanpa melalui Seleknas, dia adalah Ruzana. Dengan masuknya Ruzana ke Pelatnas, menjadikan dirinya seorang pebulutangkis tunggal putri pertama asal Lubuk Linggau yang mampu menginjakkan sampai pada atlet Pelatnas. Pada bulan November 2021, di saat usianya masih 16 tahun, Ruzana mencetak prestasi sebagai juara, pada kejuaraan Yuzu Isotonic Akmil Open 2021. Ruzana menorehkan prestasi sebagai juara tunggal taruna putri. Di babak final, ia bisa mengalahkan unggulan kedua, Kyla Legiana Agatha. Tak hanya itu, Ruzana juga berani main rangkap di kelas dewasa putri. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Ia berhasil menembus babak semifinal. Dan pada kejuaraan khusus junior, tepatnya pada ajang Bangladesh Junior International Series 2021 bulan Desember lalu, Ruzana sukses memboyong gelar runner up. Di babak final, Ruzana hanya kalah dari pemain asal PB Djarum lainnya, Bilqis Prasista. Prestasinya yang cukup gemilang di usia muda mengingatkan kita kepada seorang legenda bulutangkis tunggal putri Indonesia Susi Susanti yang juga mampu membawa skuad Indonesia meraih gelar juara Piala Sudirman di ueianya yang terbilang belia. Secara spesial wanita kelahiran 22 Januari 2005 ini hadir dalam undangan Pelatnas PBSI pada 18-19 Januari lalu untuk melakukan serangkaian test bersama para juara Seleknas lainnya. “Iya, betul. Saya sudah memenuhi panggilan pelatnas untuk ikut test kesehatan,” kata Ruzana dikutip dari PB Djarum pada 28 Januari 2022. Ruzana bahkan tak menyangka dirinya akan dipanggil oleh PBSI guna mengisi Line Up Skuad di Pelatnas PBSI Cipayung. “Jujur nggak nyangka sih saya bisa masuk pelatnas tanpa harus ikut Seleknas. Padahal sebelumnya saya sudah melakukan persiapan yang cukup matang untuk Seleknas,” kata Ruzana. Meski pun begitu, nyatanya masuk dalam daftar atlet Pelatnas PBSI bukanlah target yang pokok yang ingin ia capai. Satu target utama yang ia miliki di tahun ini adalah bisa ikut turun dalam ajang World Junior Championships 2022. “Sebenarnya gak ada target mau masuk pelatnas atau gak tahun ini, gimana dikasihnya saja sama Allah, baiknya di mana. Karena target utama saya tahun ini tuh, ikut WJC di mana pun tempat saya berlatih,” ungkap Ruzana Yang lebih spesialnya Ruzana yang juga merupakan lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2015 menjadi atlet asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pertama kali yang menjadi atlet Pelatnas PBSI Cipayung. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Ruzana bertekad ingin membuat bangga kampung halamannya lewat bulutangkis. “Alhamdulillah, saya menjadi orang pertama yang masuk Pelatnas PBSI Cipayung dari Lubuk Linggau. Semoga selama saya bermukim di sini bisa membuat bangga kampung halaman lewat prestasi-prestasi yang saya torehkan di kancah internasional,” tutup Ruzana. Daftar Penghuni Pelatnas PBSI 2022 Tunggal Putra UTAMA Anthony Sinisuka Ginting Jonatan Christie Shesar Hiren Rhustavito Chico Aura Dwi Wardoyo Ihksan Leonardo Imanuel Rumbay Christian Adinata Yonathan Ramlie Syabda Perkasa Belawa Bobby Setiabudi PRATAMA Alvi Wijaya Chairullah Tegar Sulistio Yohanes Saut Marcellyno Alwi Farhan Alfito Pringgo Yudanto Bodhi Ratana Teja Gotama Muhammad Reza Al Fadjri Tunggal Putri UTAMA Gregoria Mariska Tunjung Putri Kusuma Wardani Stephanie Widjaja Saifi Rizka Nur Hidayah Asty Dwi Widyaningrum Nandini Putri Arumni Bilqis Prasista Siti Sarah Azzahra Komang Ayu Cahya Dewi Asiyah Sativa Fatetani PRATAMA Kyla Legiana Agatha Ester Nurumi Tri Wardoyo Tasya Farahnailah Ruzana Mutiara Ayu Puspitasari Ganda Putra UTAMA Marcus Fernaldi Gideon Kevin Sanjaya Sukomulyo Fajar Alfian Muhammad Rian Ardianto Bagas Maulana Muhammad Shohibul Fikri Pramudya Kusumawardana Yeremia Erich Yoche Yakob Rambitan Leo Rollycarnado Daniel Marthin Hendra Setiawan (Sparring) Mohammad Ahsan (Sparring) PRATAMA Teges Satriaji Cahyo Hutomo Christopher David Wijaya Rahmat Hidayat Muhammad Rayhan Nur Fadillah Gerardo Rizgullah Hafidz M.Gibran Arfiansyah Raymond Indra Daniel Edgar Marvino Ganda Putri UTAMA Greysia Polii Apriyani Rahayu Siti Fadia Silva Ramadhanti Ribka Sugiarto Nita Violina Marwah Putri Syaikah Ulima Hidayat Febriana Dwipuji Kusuma Amalia Cahaya Pratiwi Febby Valencia Dwijayanti Gani Lanny Tria Mayasari Melani Mamahit Tryola Nadia Jesita Putri Miantoro PRATAMA Kelly Larissa Savira Nurul Husnia Rachel Allesya Rose Meilysa Trias Puspitasari Nethania Irawan Febi Setianingrum Anisanaya Kamila Az Zahra Ditya Ramadhani Sofy Al Mushira Asharunnisa Ridya Aulia Fatasyah Ganda Campuran UTAMA Rinov Rivaldi Pitha Haningtyas Mentari Adnan Maulana Mychelle Crhystine Bandaso Zacharia Josiahno Sumanti Hediana Julimarbela Rehan Naufal Kusharjanto Lisa Ayu Kusumawati Amri Syahnawi Winny Oktavina Kandow Indah Cahya Sari Jamil PRATAMA Rafli Ramanda Aisyah Salsabila Putri Pranata Az Zahra Putri Dania Daftar Pelatih Atlet Utama Irwansyah (Tunggal Putra) Rionny Mainaky (Tunggal Putri) Herli Djaenudin (Tunggal Putri) Herry I.P (Ganda Putra) Aryono (Ganda Putra) Eng Hian (Ganda Putri) Prasetyo R.B (Ganda Putri) Nova Widianto (Ganda Campuran) Amon Sunaryo (Ganda Campuran)

Profil Alfito Pringgo Yudanto, Juara Tunggal Putra Seleknas PBSI 2022

Profil Alfito Pringgo Yudanto, Juara Tunggal Putra Seleknas PBSI 2022

Alfito Pringgo Yudanto menjadi juara sektor tunggal putra Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022. Fito, sapaan akrab Alfito, pun akan berlatih dua tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Pebulu tangkis asal Kalimantan Selatan, Alfito Pringgo Yudanto, tampil sebagai juara tunggal putra kelompok dewasa pada Seleknas PBSI 2022 yang digelar di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (15/1/2022). Pada pertandingan final tunggal putra dewasa, Alfito berhasil mengalahkan wakil DKI Jakarta, Iqbal Diaz Syahputra, lewat rubber game yang berakhir dengan skor 21-14, 7-21, dan 21-11. Hasil Seleknas PBSI 2022 tersebut membuat Alfito Pringgo Yudanto mengukir catatan bersejarah. Alfito menjadi wakil asal Kalimantan Selatan pertama yang mampu menjadi juara Seleknas PBSI. Alfito Yudanto Pringgo lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 25 Februari 2003. Ia merupakan pebulu tangkis binaan klub PB Berkat Abadi Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Keberhasilan Alfito menjuarai nomor tunggal putra dewasa Seleknas PBSI 2022 pun ia persembahkan kepada orang tua, klub, dan sang pelatih, Ayoda Lutfi. “Senang sekali (bisa mewakili Kalimantan Selatan). Saya senang karena bisa membanggakan orang tua, pemilik PB Berkat Abadi, dan pelatih. Saya sangat berterima kasih sudah membantu saya sampai ada di sini,” ucap Fito seusai laga. Tak hanya mengukir catatan bersejarah, kesuksesan Alfito menjuarai Seleknas PBSI 2022 juga membuatnya bakal bergabung dengan pelatnas PBSI. Kebahagiaan Fito semakin bertambah karena ia akan belatih dengan sosok-sosok senior seperti Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. “Senang sekali bisa latihan bareng mereka. Tidak menyangka juga karena sebelumnya hanya bisa melihat di televisi. Sekarang, sudah bisa lihat langsung dan latihan bersama,” ujar Fito. “Saya mengidolakan mereka, apalagi Ginting. Dia langkahnya cepat sekali,” kata Fito menambahkan. Alfito Pringgo Yudanto yang kini berusia 18 tahun telah menunjukkan potensi yang ia miliki. Pada ajang Djarum Sirkuit Nasional 2018, Alfito mampu menembus perempat final usai mengalahkan para pemain unggulan pada babak sebelumnya. Kemudian pada ajang Daihatsu Astec Regional Junior U13, U15, dan U17 2019 di Yogyakarta, Fito juga melaju hingga perempat final. Namun, pandemi Covid-19 membuat kiprah Alfito sedikit terganggu. Ia pun memanfaatkan masa pandemi untuk berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi Seleknas PBSI. “Selama dua tahun pandemi saya tidak ikut pertandingan. Namun, saya menggunakan momen itu untuk mempersiapkan diri dengan matang guna mengikuti Seleknas. Alhamdulillah sekarang bisa masuk pelatnas,” tutur Fito. Biodata Nama lengkap: Alfito Pringgo Yudanto Tempat, tanggal lahir: Samarinda, 25 Februari 2003 Sektor: Tunggal putra Pegangan raket: Kanan Klub: PB Berkat Abadi, Banjarmasin

PBSI Resmikan Pelatnas Wilayah Barat, Berharap Jaring Pemain Potensial dari Sumatera

PBSI Resmikan Pelatnas Wilayah Barat, Berharap Jaring Pemain Potensial dari Sumatera

Memasuki 2022, Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) terus berbenah guna memperbaiki pembinaan atlet. Salah satunya dengan membangun pemusatan latihan nasional (pelatnas) wilayah demi menjaring bibit-bibit potensial di daerah. Rabu (12/1/2022), pelatnas wilayah barat yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara, dibuka secara resmi oleh PP PBSI. “Hari ini, kami resmikan PBSI Sumatera Utara jadi pelatnas wilayah bagian barat Indonesia,” ujar Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna, dikutip dari Antara. “Rencana kami setidaknya ada tiga pelatwil (pemusatan latihan wilayah), yaitu di Indonesia bagian barat, tengah, dan timur,” lanjutnya. “Nantinya, ketiga pelatwil ini akan kami sebut dengan Pelatnas Desentralisasi,” pungkasnya. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di Gedung PBSI Sumut, Medan. Selain dihadiri Gubernur Eddy Rahmayadi, hadir pula Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, Wakil Ketua II Eduart Wolok, dan Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin. Agung menambahkan, gagasan untuk membentuk Pelatnas Desentralisasi sebenarnya sudah muncul sejak 12 tahun silam. Sayang, ide itu terkendala dengan berbagai alasan. Namun, akhirnya PBSI memberanikan diri untuk mewujujudkannya dengan dimulai dari wilayah barat. “Jadi kami punya pelatnas yang akan melakukan pembinaan dan pengembangan untuk atlet-atlet senior, kemudian diperluas sebagai bagian dari pelatnas junior untuk wilayah Indonesia Barat,” tuturnya. Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua BPK tersebut menyampaikan harapannya agar program ini bisa berjalan optimal dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah (pemda) juga sudah berkontribusi dengan memberikan lahan seluas dua hektar yang nantinya bisa dikembangkan jadi lapangan baru. Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin, mengaku sangat bahagia atas pembukaan program ini. Ia pun bertekad mencetak atlet-atlet andal dari Sumatera. “Ini mimpi saya selama 40 tahun di bulu tangkis. Terobosan ini saya rasa akan berhasil,” ujarnya. “Dengan penunjukan ini, saya yakin atlet-atlet Sumatera nanti bisa lebih bersaing lagi,” Suripno memungkasi.  

Diisi Pemain Muda, Tunggal Putri Ingin Berikan Yang Terbaik

Diisi Pemain Muda, Tunggal Putri Ingin Berikan Yang Terbaik

Ajang Piala Sudirman 2021 semakin dekat dengan hari penyelenggaraan. Turnamen yang menjadi lambang supremasi beregu campuran itu bergulir pada 26 September hingga 3 Oktober mendatang di Finlandia. Tim bulutangkis Indonesia terus mengejar persiapan demi usaha merebut gelar juara. Tidak terkecuali sektor tunggal putri yang menurunkan pemain-pemain muda, seperti Gregoria Mariska Tunjung (22 tahun), Putri Kusuma Wardani (19 tahun), dan Ester Nurumi Tri Wardoyo (16 tahun). Dari tiga nama tersebut, hanya Gregoria yang berpengalaman bermain di ajang beregu, sementara Putri dan Ester adalah seorang debutan. Asisten pelatih tunggal putri utama, Herli Djaenudin menyampaikan kondisi terkini anak asuhnya tersebut. “Persiapan untuk saat ini karena sudah mendekati ke hari pertandingan sudah lebih ke strategi permainan. Juga lebih mengasah senjata-senjata yang dimiliki tiga tunggal putri kita, Gregoria, Putri dan Ester,” kata Herli. “Kondisi mereka sudah 90% dan siap turun di Piala Sudirman nanti,” lanjutnya. Herli menambahkan bahwa program-program khusus terus diberikan agar tim tunggal putri bisa memberikan yang terbaik dan menyumbang angka untuk Merah-Putih. Herli juga berharap para pemain bisa bermain lepas. “Mereka dalam latihan sudah intens dan fokus. Sekarang kembali lagi mereka sudah lebih banyak ke strategi permainan, untuk fisik dan stamina sudah diberikan pada sebelum-sebelumnya. Programnya dengan satu lawan dua, juga sparring dengan tim putra sudah kita lakukan,” ungkap Herli. “Semoga tunggal putri ini terutama Putri dan Ester yang baru pertama kali ikut Piala Sudirman bisa bermain lepas dan luar biasa,” tutur Herli. Tidak hanya itu, Ester yang masih berada di tim pratama sekarang menjalani latihan bersama tim utama. “Saya dan Rionny (Mainaky) sudah sepakat untuk meminta Ester yang masih di pelatnas pratama untuk latihan dengan tim utama. Tujuannya selain untuk meningkatkan kualitas latihan seperti tenaga, pola main dan sebagainya, juga untuk membiasakan diri untuk bergabung dengan Gregoria dan Putri. Agar ia tidak canggung dan merasa ada di dalam tim,” jelas Herli. Sedangkan sang pemain yang merupakan adik kandung dari Chico Aura Dwi Wardoyo ini merasa senang sekaligus tegang usai terpilih masuk ke dalam tim Piala Sudirman. “Rasanya campur aduk. Senang sekaligus tegang. Senangnya karena saya masih muda tapi dipercaya oleh pelatih dan PBSI untuk masuk ke dalam tim. Saya ingin mengambil pengalaman untuk ke depan,” sahut Ester. “Tapi ada tegangnya juga karena saya kalau dipercaya turun ingin menyumbang poin untuk Indonesia. Ketegangan ini saya coba ubah jadi motivasi, bukan beban,” ucap pemain kelahiran Jayapura, 26 Agustus 2005 itu.

Piala Sudirman Jadi Ajang Pembuktian 4 Pebulutangkis Muda Ini

Ini Dia Empat Pebulutangkis Muda Indonesia di Piala Sudirman

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah memilih 20 atlet terbaik untuk mengisi skuad tim Piala Sudirman 2021. Diantara 20 nama tersebut, ada 4 pebulutangkis muda yang siap membuktikan kapasitas mereka untuk membantu tim Indonesia membawa pulang kembali Piala Sudirman. Adalah Ester Nurumi Tri Wardoyo (17 tahun), Pitha Haningtyas Mentari (22 tahun), Putri Kusuma Wardani (19 tahun), dan Rinov Rivaldy (21 tahun) yang berhasil membuktikan kualitas mereka selama latihan hingga simulasi pertandingan yang diadakan PP PBSI dalam rangka persiapan jelang Piala Sudirman, yang akan digelar di Vantaa, Finlandia, pada 26 September-3 Oktober. Dengan bekal penilaian itu, Putri dan Ester, yang turun di nomor tunggal putri, serta ganda campuran Rinov/Pitha, mengantongi kesempatan untuk berjuang bersama para atlet senior di Piala Sudirman. Keempat pemain tersebut, menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky, mampu menunjukkan kualitas permainan mereka pada simulasi beregu. Mereka juga dinilai dapat mengeluarkan perlawanan yang agresif. Sekadar catatan, Putri dan Rinov/Pitha telah membuktikan diri dengan menjuarai Spain Masters di Mei 2021. Secara teknis dan kemampuan, seperti dilaporkan Antara, PBSI menilai mereka sudah bermain bagus dan siap untuk turun pada ajang beregu. Sementara, Ester diturunkan karena punya tipikal bermain menyerang, yang diharapkan dapat menjadi kejutan, lantaran permainannya belum banyak diketahui lawan. “Saya tekankan mereka yang muda ini sudah latihan dengan baik, setiap hari ada evaluasi. Penilaiannya juga dari kedisiplinan, teknik permainan, dan karakter,” jelas Rionny. “Kami pilih yang terbaik, itu jadi dasar pemilihan mereka berempat,” lanjut Rionny. Pada kesempatan yang sama, Putri mengaku sudah tidak sabar untuk berlaga di Piala Sudirman. Atlet berusia 19 tahun ini mengklaim pernah berkhayal untuk bertanding pada ajang bergengsi ini, saat masih di level junior. Putri pun sempat tidak percaya karena di tahun ini dia bisa mewakili Indonesia berlaga di Piala Sudirman, meski usianya masih remaja. “Kalau saya tidak bisa menilai kenapa bisa dipilih, pelatih yang menentukan. Tapi dengan keterlibatan ini saya siap untuk bertanding,” jelas Putri. “Saya tidak merasa terbebani, justru termotivasi dan berterima kasih kepada pelatih sudah memilih saya,” pungkasnya. Selain keempat pebulutangkis tersebut, di skuad Piala Sudirman Indonesia juga diisi oleh beberapa nama yang tergolong masih muda. Seperti Apriyani Rahayu (23 tahun), Gregoria Mariska Tunjung (22 tahun), Ribka Sugiarto (21 tahun), dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (20 tahun). Berikut daftar lengkap skuad tim Piala Sudirman Indonesia: Putra: Anthony Sinisuka Ginting Jonatan Christie Shesar Hiren Rhustavito Marcus Fernaldi Gideon Kevin Sanjaya Sukamuljo Mohammad Ahsan Hendra Setiawan Fajar Alfian Muhammad Rian Ardianto Praveen Jordan Rinov Rivaldy Putri: Gregoria Mariska Tunjung Putri Kusuma Wardani Ester Nurumi Tri Wardoyo Greysia Polii Apriyani Rahayu Ribka Sugiarto Siti Fadia Silva Ramadhanti Melati Daeva Oktavianti Pitha Haningtyas Mentari

Coach Naga Api Beberkan Rahasia Gembleng Para Junior

Coach Naga Api merupakan julukan Herry Iman Pierngadi, pelatih bulu tangkis ganda putra Indonesia, membeberkan cara untuk mengembangkan permainan atlet-atlet muda. Menurutnya, cara terbaik ialah dengan melibatkan atlet senior untuk menggembleng selama fase latihan. Menurut pelatih berusia 58 tahun ini, teknik dan mental atlet muda akan lebih cepat terbentuk jika turut disisipi latihan bersama ganda putra senior yang sudah punya banyak pengalaman. “Senior sekarang juga harus ikut menggembleng yang pelapis muda. Mereka bisa tahu rasanya bertanding dengan pebulu tangkis kelas atas karena gaya main senior kan berbeda, selain itu biar junior ini ada rasa diperhatikan dari yang senior,” tutur Herry melalui diskusi virtual. Pola latihan seperti tersebut berbeda dari sebelumnya, katanya melanjutkan, karena cara ini dinilai lebih efektif membentuk karakter permainan atlet junior dibandingkan jika hanya mengandalkan arahan dari tim pelatih. Terlebih karakter permainan atlet muda biasanya belum solid dan masih mencari gaya permainan yang pas, sehingga akan lebih pas jika dihadapkan langsung dengan gaya permainan pebulu tangkis senior. “Pemain muda masih banyak PR-nya, masih banyak yang perlu diperbaiki. Beda dengan yang senior, mereka sudah matang dan mainnya solid,” pungkas Herry. Selain mengajari teknik, atlet muda juga akan dilatih berkomunikasi atau berkoordinasi di lapangan, baik antar atlet maupun dengan pelatih. Komunikasi yang tidak baik kerap menimbulkan kesalahan persepsi di lapangan, yang berdampak pada pengaturan strategi permainan. Hampir 30 tahun mengasuh atlet Pelatnas PBSI Cipayung, Herry kerap menemukan kendala dalam komunikasi dengan atletnya di lapangan. “Dukanya sebagai pelatih kadang kalau komunikasi tidak nyambung, itu masalah. Pelatih maunya seperti ini tapi atlet malah bertindak lain, seperti ini kita yang rugi,” ungkapnya. Oleh sebab itu ia berharap aspek komunikasi yang baik bisa dikuasai atlet pelapis muda sehingga tidak ada lagi kesalahan persepsi saat menjalani laga turnamen. Berkat sentuhan Herry IP, para ganda putra Indonesia mampu berbicara banyak di kancah internasional. Nama-nama seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, hingga M. Rian Ardianto/Fajar Alfian kerap kali menyumbangkan medali demi medali untuk Indonesia. Bahkan saat ini dua pebulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berada di peringkat pertama ranking dunia dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan ada di peringkat kedua. Selain terkenal dengan sentuhan emasnya, Herry IP juga terkenal memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Terbukti baru-baru ini ia mengaku jika ia mendapat tawaran untuk melatih negara lain. Namun, dengan tegas ia tolak. “Saya salah satu orang yang nasionalismenya tinggi. Saya kerja bukan hanya cari materi, itu suatu kebanggaan,” kata Herry IP dalam bincang-bincang bersama awak media melalui zoom, Rabu (3/3/2021). “Saya bisa berikan ilmu yang saya punya, kebetulan saya di bulutangkis. Jadi suatu kebanggaan. Kalau di luar negeri kan tetap kita asing, menurut saya di hati itu kerja, perasaan tak tentram, pasti kita diawasi dll. Di Indonesia ya gitu juga, tapi kan tidak asing, lebih enjoy,” jelasnya.

Mengintip Peluang Pemain Muda Untuk Menembus Tim Piala Uber Indonesia

Putri Kusuma Wardani Saat Melakukan Selebrasi. (Foto: PP PBSI)

Beberapa waktu lalu, Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sukses menggelar PBSI Home Tournament. Tunggal putri pun menjadi sektor terakhir yang dipertandingkan dan beberapa pemain muda sukses mencuri perhatian dengan memberikan kejutan sepanjang jalannya turnamen. Beberapa nama tersebut ialah Putri Kusuma Wardani dan Saifi Rizka Nur Hidayah yang mampu mencuri perhatian lewat permainan apiknya di sepanjang turnamen yang berlangsung di kompleks Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur ini. Secara luar biasa, Putri mampu keluar sebagai runner-up, sedangkan Saifi finis di posisi ketiga. Meski baru berusia 18 tahun dan menempati ranking 261 dunia, Putri mampu mengalahkan sang unggulan, Gregoria Mariska Tunjung di fase penyisihan Grup M dan Fitriani di babak perempat final. Sementara Saifi yang baru berusia 17 tahun mampu melangkah hingga babak semifinal. Pencapaian para pemain di PBSI Home Tournament menjadi bekal evaluasi PP PBSI untuk mempersiapkan diri ke Piala Thomas dan Uber yang direncanakan berlangsung pada 3-11 Oktober mendatang di Aarhus, Denmark. Untuk mempersiapkan Piala Thomas dan Uber tersebut, PBSI melakukan evaluasi secara menyeluruh, khususnya dari sektor tunggal putri. Kabid Binpres PP PBSI, Susy Susanti, mengatakan ada angin segar dari sektor tunggal putri setelah melihat hasil dari turnamen internal PBSI Home Tournament. “Hasil dari keseluruhan turnamen ini memang cukup baik. Perlawanan juga bagus antara junior dan senior,” kata Susy dikutip dari laman Bolasport.com. Lebih lanjut Susy mengatakan, pemain muda memang tampil menjanjikan, tapi peringkat pemain memang menjadi faktor penentu dalam perekrutan tim Piala Uber. Walaupun itu bukan yang utama. “Ada capaian prestasi, bagaimana perkembangan performa mereka, dan tentu saja mentalnya. Itu yang paling penting. Bisa main bagus tapi mental nggak mendukung, ya percuma,”  tutup Susy. Tim Uber Indonesia sendiri tergabung dalam grup b bersama Korea, Malaysia dan Australia. Saat ini, Korea jelas menjadi lawan yang cukup berat buat tim Uber Indonesia. Tapi peluang srikandi Merah Putih untuk lolos ke babak-babak selanjutnya masih terbuka lebar.