Putri Smansa Tuntaskan Misi Merebut Gelar Three-peat DBL West Java-West

SMAN 1 Bogor

Sejarah baru untuk tim putri SMAN 1 Bogor (Smansa). Mereka resmi dinobatkan sebagai juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West setelah mengalahkan SMAN 5 Bogor (Fivers) dengan skor akhir 53-44. Ini merupakan gelar ketiga Smansa secara beruntun sejak 2024. Menariknya, dalam kurun tersebut, mereka juga berhadapan dengan Fivers untuk merebut takhta tertinggi DBL West Java-West. Kedua tim langsung memberikan pertarungan yang intens sejak awal pertandingan. Kayyisah Ukel Batari dan Vaira Valessa Ramadhani membuka penyerangan untuk masing-masing tim. Fivers kemudian berhasil memimpin hingga empat poin (6-2). berkat tripoin sang kapten, Khalyca Almanda Saputra. Momentum pada kuarter pertama akhirnya nyaman dipegang oleh Fivers. Bahkan, mereka sempat unggul hingga delapan poin (11-3) dengan sisa waktu 3 menit 48 detik. Setelah itu, Smansa akhirnya menemukan ritme permainannya. Mereka berhasil membalas dengan mencetak delapan poin beruntun untuk menyamakan skor. Fivers berhasil memasukkan tiga poin tambahan untuk menutup kuarter pertama (14-11). Kendali pertandingan kemudian direbut oleh Smansa pada kuarter kedua. Lewat tripoin Vaira, Smansa akhirnya unggul tiga poin (20-17) dengan sisa waktu 6 menit 38 detik. Fivers terus mengejar. Setiap tembakan Smansa berhasil mereka balas di possession berikutnya. Saat kuarter kedua berakhir, Smansa unggul tipis 27-26 atas Fivers. Persaingan menjadi semakin panas pada kuarter ketiga. Saat Fivers berhasil mengambil alih kedudukan, Smansa langsung merebut kembali dengan penyerangan yang kuat. Saat Smansa telah unggul 34-30 dengan sisa waktu 4 menit 11 detik, Fivers berhasil membukukan lima poin beruntun untuk tetap bertahan. Kuarter ketiga akhirnya berakhir dengan skor 38-37 keunggulan Smansa. Kedua tim sama-sama mencetak 11 poin pada 10 menit tersebut. Kuarter empat akhirnya menjadi faktor penting dalam kemenangan Smansa di partai puncak ini. Dengan sisa waktu 4 menit 18 detik, Kayyisah Ukel Batari berhasil memperkecil keunggulan Smansa menjadi satu poin (45-44). Sayang, ternyata itu menjadi poin terakhir Fivers di laga ini. Setelah itu, Vaira langsung mencatat empat poin beruntun untuk menguatkan momentum Smansa. Setelah mengambil timeout, performa Smansa di sisi bertahan juga semakin kuat. Mereka sukses membangun benteng yang kokoh dan tidak bisa ditembus oleh Fivers. Di sisi lain, Smansa juga tetap produktif di sisi menyerang. Mereka menutup pertandingan dengan delapan poin beruntun tanpa balasan. Layaknya seorang kapten, Vaira berhasil memberikan permainan terbaik untuk Smansa dengan 12 poin, 8 rebound, 3 steal, dan 3 blok. Shaqila Nevazia Vinotti menyusul dengan 11 poin, 6 rebound, dan 4 steal. Vanya Kuswinanggi Putri juga turut berkontribusi dengan 5 poin dan 10 rebound. Dari bangku cadangan, Sharleen Putri Audrey tampil impresif dengan 9 poin, 3 rebound, dan 4 steal. Dari kubu Fivers, Kayyisah Ukel Batari dan Kezwa Chiara masing-masing menorehkan 10 poin. Shakila Nindita Putri juga mencatat 12 rebound untuk Fivers. Smansa berhasil menjadikan free throw sebagai salah satu senjata utama mereka. Akurasi mereka sebesar 53 persen, jauh lebih tinggi dari catatan Fivers (36 persen).

Cerita di Balik Medali Asian Games 2026: Ada Pesan Persatuan dan Lingkungan

Medali Asian Games 2026

Medali menjadi simbol pencapaian tertinggi bagi atlet di ajang olahraga. Namun, medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 memiliki cerita yang lebih luas. Di balik desainnya, terselip pesan tentang persatuan Asia dan kepedulian terhadap lingkungan. Medali tersebut terinspirasi slogan ‘Imagine One Asia’ yang menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman melalui olahraga. Desainnya mengambil inspirasi dari kepingan keramik yang dipecahkan dan kemudian disusun menjadi bentuk yang alami. Konsep ini menggambarkan perjalanan atlet yang penuh tantangan, usaha, dan perjuangan hingga akhirnya mencapai sebuah prestasi. Karena itu, medali tidak hanya menjadi tanda keberhasilan di arena pertandingan. Setiap keping juga membawa cerita mengenai proses panjang yang dilalui atlet untuk mencapai podium. Pesan keberlanjutan juga menjadi bagian dari medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Melalui Proyek Medali Daur Ulang, sebagian logam untuk pembuatan medali berasal dari perangkat elektronik kecil yang dikumpulkan melalui sumbangan dari berbagai kota madya. Penggunaan material daur ulang tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan semangat keberlanjutan dalam penyelenggaraan Asian Games 2026. Konsep ini juga dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan ekonomi sirkular. Dengan demikian, medali Aichi-Nagoya 2026 membawa makna lebih dari sekadar hasil pertandingan. Di dalamnya terdapat pesan tentang perjuangan atlet, persatuan Asia, serta kepedulian terhadap lingkungan. Saat medali dikalungkan kepada para atlet, yang bersinar bukan hanya pencapaian di arena, tetapi juga cerita tentang perjuangan dan semangat membangun masa depan yang berkelanjutan.

Balas Dendam Tuntas! Putri BSI Rebut Kembali Takhta DBL South Sumatra

SMA BSI Palembang

Srikandi SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang berhasil merebut kembali takhta tertinggi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sumatra sektor putri. Setelah musim lalu harus merelakan gelar juara berpindah tangan ke SMAN 2 Lahat (Smandala), BSI sukses menuntaskan misi revans lewat kemenangan telak 70-44 pada partai final yang berlangsung di GOR Jakabaring, Palembang, Sabtu, 19 September 2026. Hasil manis ini tak sekadar membawa trofi Ratu Sumatra Selatan kembali ke pelukan BSI, tetapi juga menggagalkan ambisi back-to-back champion yang diusung skuad Smandala. Kemenangan dominan ini sekaligus mempertegas kembalinya dinasti kejayaan BSI di panggung basket pelajar paling bergengsi se-Sumatra Selatan. Kendati mengakhiri laga dengan selisih poin mencolok, BSI sejatinya sempat mendapatkan perlawanan sengit di awal pertandingan. Pada kuarter pertama, Smandala mampu mengimbangi permainan cepat BSI hingga kuarter awal ditutup dengan keunggulan tipis BSI, 16-12. Momentum kebangkitan BSI baru tercipta saat memasuki kuarter kedua. Bermain lebih agresif sekaligus memperketat tembok pertahanan, BSI sukses membendung skema serangan Smandala. Gelombang serangan BSI menghasilkan tambahan 24 poin, sementara Smandala hanya membalasnya dengan delapan angka. Paruh pertama pun ditutup dengan keunggulan jauh BSI, 40-20. Loncatan poin di kuarter kedua ini yang menjadi titik balik BSI untuk melesat dan meninggalkan perolehan angka lawan. Meski Smandala sempat berupaya memangkas jarak di kuarter ketiga, BSI kembali menunjukkan mental juara di kuarter pemungkas. Kombinasi serangan mematikan membuat BSI terus menjauh hingga mengunci kemenangan akhir 70-44. Kemenangan BSI tak lepas dari meratanya dominasi para pemain bintang. Syafira Dwita Meydianti, yang juga merupakan penggawa Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, impresif dengan mencatatkan double-double lewat torehan 13 poin dan 11 rebound. Shaffana Ramadhanty Vaniera memimpin perolehan angka tim dengan 16 poin, disusul Aqila Sabita yang menyumbang 12 poin dan 7 steal, serta Rinda Anggraini yang mengemas 10 poin. Di kubu Smandala, perlawanan gigih ditunjukkan oleh Andini Maharani yang mengukir double-double dengan 12 poin dan 17 rebound. Penampilan solid juga ditunjukkan Afiyah Nazifa Putri dengan sumbangan 11 poin, serta Nadila Adelia Azzahra yang mengumpulkan 6 poin dan 9 rebound. DBL South Sumatra 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

NSL siapkan jalur talenta basket pelajar hingga level internasional

Nextgen Student League

Nextgen Student League (NSL) menyiapkan jalur pembinaan berjenjang bagi pebasket usia pelajar mulai dari kompetisi antarsekolah, Nextgen Camp, hingga NSL All Star yang membuka kesempatan mendapatkan pengalaman latihan tanding di luar negeri. Founder NSL, Sudiantowi Limanauw mengatakan kompetisi tidak hanya menjadi tempat bagi pemain mengejar gelar juara, tetapi juga membuka kesempatan bagi talenta muda untuk terus berkembang. “Kami ingin NSL menjadi tempat anak-anak bukan hanya bermain basket, tetapi juga menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh. Kompetisi adalah awalnya. Setelah itu, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk terus berkembang,” kata Sudiantowi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu. Pada musim keempat bertajuk Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027, NSL akan digelar di Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tangerang, dan Jakarta dengan melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, serta lebih dari 8.000 peserta. Kompetisi yang mencakup jenjang SD hingga SMA itu selanjutnya menjadi pintu menuju Nextgen Camp bagi pemain dan pelatih terbaik dari setiap seri. Program tersebut memadukan latihan basket dengan pengembangan kepemimpinan, kerja sama tim, ketangguhan mental, pendidikan, dan karakter. “Trofi adalah bentuk apresiasi atas pencapaian hari ini, sementara Nextgen Camp adalah investasi untuk perkembangan mereka setelah pertandingan selesai,” ujar Sudiantowi. Dari proses kompetisi dan pembinaan tersebut, pemain terbaik berpeluang terpilih menjadi NSL All Star dan memperoleh kesempatan mengikuti latihan tanding di luar negeri. Menurut Sudiantowi, konsep tersebut membuat jalur pembinaan NSL tidak berhenti setelah kompetisi selesai, tetapi berlanjut dari sekolah, kompetisi, Nextgen Camp, NSL All Star, hingga pengalaman internasional. Rangkaian NSL musim 2026-2027 akan dimulai melalui East Java Zone pada 3-25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall, Surabaya. NSL yang pertama kali digelar di Surabaya pada 2023 kini memasuki penyelenggaraan keempat dan memperluas jangkauan kompetisinya ke lima kota.

Garuda Muda Pastikan Tiket ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di Tiongkok setelah meraih kemenangan 2-0 atas Australia pada laga terakhir Grup H babak kualifikasi. Bermain di New Laos Stadium, Minggu 6 September 2026 sore, Garuda Muda tampil disiplin dan efektif untuk mengamankan tiga poin penting sekaligus memastikan tiket ke putaran final. Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung mencoba memecah kebuntuan. Namun, duel-duel ketat lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga peluang bersih belum banyak tercipta pada 15 menit pertama. Indonesia beberapa kali mencoba membangun serangan melalui pergerakan Zahaby Gholy dan Arkhan Kaka. Sejumlah tusukan sempat mengancam pertahanan Australia, tetapi masih mampu dimentahkan barisan belakang lawan. Peluang kembali hadir pada menit ke-27. Tendangan sudut yang dieksekusi Zahaby Gholy berhasil disambut tandukan Ibra Ohorella. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Australia. Satu menit berselang, Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Umpan lambung Zahaby Gholy berhasil melepaskan Theodore Evan Leeming dari jebakan offside. Evan kemudian melakukan chip untuk melewati kiper Australia. Dalam situasi bola yang masih berada di udara, ia memenangkan duel dan menyelesaikannya dengan sundulan ke gawang. Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, kepala pelatih Nova Arianto melakukan perubahan dengan memasukkan Rafi Rasyiq untuk menggantikan Arkhan Kaka. Indonesia kembali mendapatkan peluang pada menit ke-52. Theodore Evan Leeming menerima bola liar setelah sundulan pemain belakang Australia. Berdiri tanpa pengawalan, Evan melepaskan sontekan dengan kaki kiri, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Pada menit ke-65, Aleandro Alam mengirimkan umpan terobosan yang kembali menemui Evan Leeming. Namun, Evan membutuhkan dukungan dari rekan-rekannya sehingga momentum serangan Indonesia perlahan hilang dan bola berhasil direbut pemain Australia. Di sisi lain, Australia sesekali mencoba meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Indonesia yang dipimpin I Putu Panji dan rekan-rekan membuat Australia kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-87, Nova kembali melakukan pergantian pemain. M. Isfandyar Abdillah dan Reno Salampessy masuk menggantikan Theodore Evan Leeming serta Zahaby Gholy. Saat Australia terus berusaha mencari gol, Indonesia justru berhasil menambah keunggulan melalui serangan balik pada menit 90+2. Amar Brkic sukses menuntaskan serangan Garuda Muda dengan sepakan mendatar yang tidak mampu dihentikan kiper Australia. Indonesia pun memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Tidak ada lagi gol tercipta hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan di Grup H. Dengan raihan tersebut, Timnas Indonesia U-20 resmi melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung di Tiongkok.

Kejurnas Hockey Indoor 2026 Resmi Digelar

Kejuaraan Nasional Hockey Indoor 2026

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 resmi digelar di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Banten, Minggu (23/8). Ajang tersebut diikuti 24 tim dari 12 provinsi di Indonesia dan berlangsung hingga 30 Agustus. Gubernur Banten, Andra Soni membuka langsung kejuaraan tersebut. Turut hadir Ketua Umum PP FHI, Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Sekjen FHI Yasser Arafat Suaidy, Ketua Pengprov FHI Banten HM Ali Hanafiah, serta Wali Kota Tangerang Sachrudin. Andra Soni menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembinaan hockey secara berkelanjutan. Ia menargetkan pembangunan lapangan hockey yang representatif di Kota Tangerang pada 2027 sebagai bagian dari persiapan Banten menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Lampung. “Kami berharap prestasi olahraga hockey di Indonesia, khususnya di Banten, terus berkembang. Hockey merupakan olahraga olimpiade yang populer di dunia, dan tugas kita bersama untuk makin mempopulerkannya di Tanah Air,” ujar Andra Soni. Pemprov Banten juga berencana melengkapi Banten Sport Center dengan Stadion Hockey Field berstandar internasional. Fasilitas tersebut akan berdampingan dengan sarana akuatik, atletik, beladiri, dan futsal yang telah direncanakan dalam RPJMD. Sementara itu, Budi Sulistijono mengapresiasi pelaksanaan Kejurnas Hockey Indoor 2026. Menurut dia, kejuaraan tersebut menjadi tolok ukur pembinaan prestasi hockey di berbagai daerah. “Kejurnas ini sangat strategis sebagai tolak ukur pembinaan prestasi di daerah-daerah. Kami berharap seluruh atlet tampil maksimal mengeluarkan performa terbaik dari hasil latihan selama ini,” kata Budi. Budi juga menilai Banten memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet muda hockey indoor yang dapat dibina untuk level nasional. Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai Kejurnas Hockey Indoor memiliki arti penting dalam perhitungan poin prestasi atlet. Menurut dia, ajang National Championship memiliki bobot poin tinggi sebagai bagian dari perjalanan menuju kualifikasi Olimpiade. “Hockey Indonesia bukan kaleng-kaleng. Kita sudah punya delapan atlet yang bermain di liga profesional luar negeri. Kejurnas ini adalah fondasi penting, dan kami siap melihat lahirnya atlet-atlet kelas dunia dari ajang ini,” ujar Okto. Ia menyebut saat ini terdapat delapan atlet hockey Indonesia yang telah bermain di liga internasional. Kejurnas tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet yang mampu bersaing di level dunia. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menjadi tuan rumah Kejurnas Hockey Indoor 2026. “Ini merupakan kebanggaan bagi Kota Tangerang dipercaya menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional. Olahraga membina semangat disiplin dan sportifitas, sekaligus mengukur kemampuan para atlet,” ujar Sachrudin. Menurut dia, penyelenggaraan Kejurnas juga memberikan dampak terhadap sport tourism dan perekonomian masyarakat. “Kejuaraan ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memutar roda ekonomi masyarakat serta meningkatkan omzet UMKM di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Indonesia raih 15 medali dari Kejuaraan MMAAsia

GAMMA Asian Championships 2026

Tim mixed martial arts (MMA) amatir Indonesia meraih 15 medali dan menempati peringkat keempat pada GAMMA Asian Championships 2026 pada 29 Juli hingga 2 Agustus di Putrajaya, Malaysia. Indonesia mengoleksi lima medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu dari kategori junior, U21, dan senior. “Lebih dari sekadar jumlah medali, kami melihat keberanian, disiplin, dan daya saing yang kuat dari para atlet ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara,” kata Ketua Umum Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB PERTACAMI), Tommy Paulus Hermawan dalam keterangan tertulis, Selasa. Kelima medali emas dipersembahkan oleh Dominic Gabriel Vincentio, Mutiara Pricilia Rori, Delvi Nurfadillah, Yusni Nurhayati Hutasoit dan Jon Setiawan. Sedangkan kelima medali perak diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak, Bumi Magani Abraar Himara, Rangga Dika Mahendra, Novia Pesik, dan Maydelse Sitepu. Lima medali perunggu disumbangkan oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian, Vannezcia Steven Cuthberth, Yosua Pratama Purba, Panca Julian Saputra dan Dwi Ani Retno Wulan. Pada kategori junior, Indonesia mendapatkan satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara dari kategori U21 dan senior, Indonesia meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Hasil pada GAMMA Asian Championships 2026 menjadi bekal bagi PERTACAMI menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Antusias Tinggi, 100 Klub Bulutangkis Ikuti Sirnas B Sumut 2026

HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sumatera Utara, Anton, mengapresiasi tingginya antusiasme para pebulu tangkis muda dari berbagai daerah yang ambil bagian dalam HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumut 2026. Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi wadah penting bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kualitas permainan di level nasional. HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026 digelar di GOR PBSI Sumut, Medan, pada 20–25 Juli 2026. Turnamen ini diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi salah satu agenda pembinaan nasional bagi atlet-atlet kelompok usia. Anton mengatakan, Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet yang berasal dari berbagai klub binaan di daerah. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia dalam berbagai nomor pertandingan. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta pada HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026. Sebanyak 100 klub dari berbagai provinsi ikut ambil bagian, sementara Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet. Seluruh pertandingan digelar di empat lapangan GOR PBSI Sumut,” ujar Anton. Menurutnya, mayoritas wakil Sumatera Utara yang tampil di ajang tersebut merupakan atlet-atlet muda hasil pembinaan klub yang sebelumnya telah melewati proses seleksi dan evaluasi melalui Sirkuit Provinsi (Sirprov) Sumut. Sirprov, kata Anton, menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan PBSI Sumut karena menjadi ajang untuk memantau perkembangan atlet sebelum mereka diterjunkan ke kompetisi nasional. “Sebelum tampil di Sirnas B ini, para atlet Sumut telah kami persiapkan melalui Sirprov. Ajang tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan mereka sekaligus menentukan kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional,” katanya. Anton menjelaskan, HYDROPLUS Sirnas B bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding melawan pemain-pemain terbaik dari berbagai provinsi. Meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh, Anton optimistis para pebulu tangkis Sumut mampu memberikan penampilan terbaik. Pasalnya, sebagian besar atlet yang diturunkan telah memiliki pengalaman tampil di berbagai seri Sirnas di daerah lain. “Atlet-atlet muda Sumut ini sudah mengikuti berbagai Sirnas B maupun Sirnas C, seperti di Samarinda dan Kutai Timur. Mereka juga mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan di sana,” ungkapnya. Anton menambahkan, perkembangan prestasi bulu tangkis Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Atlet-atlet muda binaan klub mulai mampu bersaing dengan pemain dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan tidak sedikit yang berhasil meraih prestasi di ajang nasional. Karena itu, Pengprov PBSI Sumut terus mendorong seluruh klub untuk memperkuat sistem pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, target pembinaan tidak boleh berhenti pada prestasi tingkat daerah, melainkan harus mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di level nasional hingga menembus Pelatnas. “Itulah sebabnya kami terus berupaya menghadirkan turnamen-turnamen seperti Sirnas di Sumatera Utara. Harapannya, semakin banyak atlet kita yang meraih prestasi di tingkat nasional dan pada akhirnya mendapat kesempatan bergabung dengan Pelatnas,” pungkasnya.

Haddan raih perak disiplin speed dalam kejuaraan remaja di Italia

World Climbing Youth Championship Arco.

Atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia, Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali perak dalam World Climbing Youth Championship Arco di Italia, Rabu. Pelatih timnas panjat tebing disiplin lead Indonesia, Amri, yang turut mendampingi perjuangan Haddan menyatakan pemanjat muda itu menjadi runner-up dalam nomor speed under 19 (U19) putra, setelah kalah melawan wakil dari China Yanze Shi. “Haddan sudah berusaha maksimal, ke depannya masih cukup waktu bagi kami tim pelatih untuk menggemblengnya,” kata dia. Amri menjelaskan dalam babak final, Haddan membukukan waktu 6,21 detik sedangkan lawannya mencatatkan 6,07 detik. Sementara medali perunggu diperebutkan atlet asal Swiss Gilles Meili dan Ruifeng Wang dari China. Gilles Meili menang dengan catatan waktu 4,90 detik sedangkan Wang terjatuh (fall) saat memanjat. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan dua atlet muda untuk berkompetisi di World Climbing Youth Championship Arco, Italia, pada 18-25 Juli 2026. Kedua atlet yang bertanding yakni Ardana Cikal Damarwulan dan Haddan Malik Baqmuhyibar. Cikal turun di dua disiplin yakni lead under 17 (U17) putra dan boulder U17 putra. Sementara, Haddan dalam nomor speed individual U19 putra. FPTI berharap dengan dikirimnya atlet muda ke ajang internasional mampu menambah pengalaman berharga bagi para atlet. Dengan mengikuti kompetisi internasional, akan mampu menambah jam terbang yang diperlukan atlet untuk berkembang dan menguatkan mental.

Tiga atlet muda Indonesia rebut tiket Kejuaraan Atletik Dunia U20 2026

Shava S. Warangga

Tiga atlet muda Indonesia memastikan tiket menuju Kejuaraan Atletik Dunia U20 2026 di Oregon, Amerika Serikat, setelah menembus limit kualifikasi dunia melalui Indonesia Open Athletics Championship serta Kejuaraan Nasional U16, U18, dan U20 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, pada 27-30 Juni. Ketiga atlet tersebut adalah Shava S. Warangga dari Jawa Tengah pada nomor 100 meter putri, Hoshi Fatihah Azharah dari Jawa Timur pada nomor 200 meter putri, serta Anugrah Setiawan Pujo dari Jawa Timur pada nomor 110 meter gawang putra. “Capaian ini menjadi bukti pembinaan usia muda kita mulai menyentuh standar internasional. Namun, saya ingin agar para atlet jangan cepat puas, karena ini baru langkah awal,” kata Sekretaris Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Jodi Mahardi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa. Jodi menegaskan PB PASI akan menyiapkan program persiapan lanjutan agar ketiga atlet tersebut tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing di level tertinggi kelompok usia muda dunia. “Fokus kita sekarang adalah mematangkan persiapan teknis dan mental mereka, agar nanti kita tidak sekadar berpartisipasi, tetapi berani bersaing dan kompetitif melawan atlet-atlet elite dunia,” ujar Jodi. Lolosnya tiga atlet tersebut menjadi salah satu capaian penting dari penyelenggaraan Indonesia Open dan Kejurnas U16, U18, dan U20 2026 yang diikuti sekitar 1.000 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah peserta mancanegara. Kejuaraan Atletik Dunia U20 tersebut dijadwalkan berlangsung di Eugene, Oregon, Amerika Serikat, pada 5-9 Agustus 2026. PB PASI berharap keberhasilan Shava, Hoshi, dan Anugrah dapat menjadi pemantik motivasi bagi atlet-atlet daerah untuk terus mengejar standar internasional. Selain itu, keikutsertaan mereka di panggung dunia juga dinilai penting untuk memperkuat kesinambungan pembinaan atletik nasional, terutama dalam menyiapkan lapisan atlet muda menuju agenda multievent dan kejuaraan internasional pada masa mendatang.

Keren, Indonesia Raya berkumandang di Estoril

Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa baru berusia 16 tahun ketika berdiri di podium tertinggi Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6). Bersamaan dengan itu, Indonesia Raya menggema di lintasan yang sama, tempat setahun sebelumnya ia hanya mampu meraih podium ketiga di lintasan basah sebagai pembalap tamu European Talent Cup. Kini situasinya berbeda. Ramadhipa datang ke Estoril bukan lagi sebagai pembalap tamu, melainkan peserta penuh FIM Moto3 Junior World Championship. Ia pun pulang dengan pencapaian yang lebih besar: kemenangan pertamanya dan gelar juara di Estoril. Balapan sepanjang 16 lap itu tidak menawarkan jalan mudah. Ramadhipa memulai dari posisi ketujuh, bukan barisan terdepan yang biasanya menjadi sweet spot untuk mengunci kemenangan di kelas junior. Namun, sejak lampu start padam, ritme yang Ramadhipa tunjukkan berbeda. Di tikungan pertama ia sudah merangsek ke posisi kelima, di lap ketujuh ia sempat memimpin. Meski Travis Borg dan Carlos Cano bergantian merebut posisi terdepan di lap-lap akhir, Ramadhipa belum terlempar dari kalkulasi juara. Drama sesungguhnya terjadi di lap terakhir. Memasuki sektor penutup Estoril, ia melewati dua pembalap sekaligus menjelang garis finis. Total waktunya 27 menit 55,32 detik. Dalam wawancara singkat seusai balapan, remaja asal Sleman Yogyakarta itu mengaku kesulitan akibat cuaca yang sangat panas. Ban adalah yang pertama dipikirkannya untuk selalu dijaga, baru setelah itu konsentrasinya. Kemenangan di Estoril bukanlah titik awal bagi Ramadhipa. Ini justru merupakan titik kulminasi dari perjalanan panjang yang telah ditempuh selama lebih dari satu dekade. Semua berawal dari lintasan motocross saat usianya baru lima tahun. Dua tahun kemudian ia beralih ke aspal melalui MiniGP, lalu menapaki setiap jenjang pembinaan dengan kesabaran dan konsistensi. Dari Juara Nasional MotoPrix 2022, runner-up Asia Road Racing Championship 2023, meraih podium dan kemenangan di Idemitsu Asia Talent Cup 2024, hingga menjalani debut yang menjanjikan di European Talent Cup pada 2025. Setiap langkah menjadi batu pijakan menuju level berikutnya. Catatan prestasi yang terus menanjak itu pula yang membuat program pembinaan Honda semakin yakin untuk memberi perhatian dan kepercayaan lebih besar kepadanya. Di musim 2025 itu pula Ramadhipa pertama kali mengenal Estoril, tentunya bukan sebagai turis, tapi sebagai pembalap yang berjuang di lintasan basah dan pulang membawa podium ketiga. Pengalaman itu mungkin tidak terasa besar saat itu. Tapi dalam dunia balap, hafalan karakter tikungan, titik pengereman, dan perilaku motor di trek lurus panjang Estoril adalah modal yang tidak bisa dibeli secara instan. Ketika ia kembali ke sirkuit yang sama tahun ini, memori teknikal itu ia keluarkan kembali dan menjadi bekal yang sangat berguna. Hal yang membuat Estoril 2026 terasa berbeda adalah konteks psikologisnya. Dua bulan sebelumnya, di Jerez, Ramadhipa memenangkan Race 2 Red Bull Rookies Cup setelah memulai dari posisi ke-17. Bukan kemenangan dari barisan depan, tapi kemenangan yang dibangun dari bawah, lap demi lap, menyalip satu per satu hingga 16 posisi terlampaui. Pola yang persis ia ulangi di Portugal, dengan versi yang lebih dramatis di tiga lap terakhir. Pola seperti ini tidak muncul dari bakat semata. Ia muncul dari pengulangan, dari ratusan sesi latihan, dari kekalahan yang dicatat, dari kemenangan yang dianalisis. Kiandra Ramadhipa bukan lahir dari keberuntungan sesaat. Ia adalah produk dari rantai pembinaan yang terbangun dengan sabar dan berjenjang. AHRS menempa fondasinya, Asia Road Racing Championship mengasah ketangguhannya, Idemitsu Asia Talent Cup menguji kualitasnya, dan European Talent Cup mematangkan hingga melahirkan seorang pembalap yang mampu berdiri sejajar dengan talenta-talenta terbaik dunia. Ketika akhirnya naik ke FIM Moto3 Junior World Championship musim ini, Ramadhipa bukan lagi seorang debutan yang masih canggung menghadapi atmosfer balap Eropa. Ia datang sebagai pembalap yang sudah pernah merasakan memimpin balapan di benua itu, sekaligus memahami pahitnya kehilangan posisi di lap terakhir.

Dua atlet triatlon Indonesia sabet emas-perak kejuaraan Asia junior

Asia Triathlon Junior Cup 2026

Dua atlet triatlon Indonesia, Keanan Roland dan Mauriska Azizah, berhasil membawa pulang medali emas dan perak kejuaraan Piala Asia Junior Triatlon 2026 di Kampar, Perak, Malaysia, Sabtu. Keanan meraih medali emas nomor Sprint Thriatlon Elite Putra, sedangkan Mauriska mengamankan perak Sprint Triathlon Elite Putri, demikian lansiran KONI. Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat, Marciano Norman mengapreasi keberhasilan kedua atlet triatlon Indonesia meraih medali kejuaraan tersebut, serta kerja keras Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia Armand van Kempen atas prestasi itu. “Saya berharap prestasi yang diraih hari ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet triatlon Indonesia lainnya untuk meraih prestasi di kancah internasional, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pola pembinaan demi pencapaian yang lebih membanggakan,” kata Marciano. Keanan meraih medali emas di nomor yang ia ikuti mengungguli wakil Filipina Darell Bada yang memperoleh perak dan peraih perunggu asal Arab Saudi, Feher Moussa. Sedangkan Mauriska menaiki podium kedua Sprint Triathlon Elite Woman bersama dua atlet Rusia Elizaveta Polianskaia dan Anatasiia Romanenko yang masing-masing meraih medali emas dan perunggu.

Jonatan Christie dan Regenerasi Tunggal Putra di Polytron Indonesia Open ’26

Polytron Indonesia Open ’26 berlangsung sejak 2 sampai 7 Juni 2026 di Istora Senayan. Acara tersebut berhasil menghidupkan gairah ribuan pecinta bulutangkis Indonesia dan manca negara. Mulai dari test drive mobil listrik Polytron, apparel Victor yang sold out, panggung musik, dan berbagai macam kuis terlihat megah dan dipadati pengunjung. Apalagi pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil menembus final. Walau Jonatan Christie dikalahkan wakil Kanada Victor Lai dengan skor 19-21;8-21 ia tetap atlet kebanggaan pecinta olahraga bulutangkis Indonesia. Terbukti dengan bergemuruhnya Istora Senayan di tiap smash dan poin yang didapatkan oleh Jonatan Christie. He is still pride of our nation. Tidak dipungkiri prestasi Jonatan menginspirasi banyak pemain muda calon bintang bulutangkis Indonesia mendatang. Dalam sesi wawancara setelah pertandingan Jonatan menyebutkan bahwa dirinya sekarang menatap kejuaraan dunia dan Asian Games. Menurutnya regenerasi pemain bulutangkis tunggal putra banyak yang kualitasnya sangat baik. Sekarang Jonatan merasa perlu kerja lebih keras lagi karena negara yang dulunya tidak diperhitungkan sekarang telah menjadi kandidat juara yang baik.

Piala AFF U19: Indonesia Bantai Myanmar Di Laga Pertama

Arkhan Kaka

Timnas U-19 Indonesia meraih hasil positif pada laga perdana Grup A ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 1 Juni 2026. Tiga poin ini membawa Garuda Muda menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin, berada di bawah Vietnam yang juga meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya atas Timor Leste dengan skor 3-0. Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia berupaya mengambil inisiatif serangan. Meski demikian, Myanmar mampu memberikan perlawanan yang membuat pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama sepanjang babak pertama. Peluang pertama Indonesia hadir melalui sepakan jarak jauh Zinadein Zidan Ardiansyah. Namun, upayanya masih belum menemui sasaran. Pada menit ke-34, Garuda Muda kembali mengancam lewat sundulan Arkhan Kaka yang memanfaatkan umpan lambung Reno Salampessy. Bola masih membentur tiang gawang sehingga skor belum berubah. Usaha Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Arkhan Kaka berhasil memaksimalkan umpan yang mengarah ke kotak penalti dan menuntaskannya menjadi gol. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum. Menjelang akhir babak pertama, Myanmar sempat memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Thura Min Thant. Namun, bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Indonesia. Memasuki babak kedua, Myanmar tampil lebih agresif dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Indonesia. Salah satu peluang terbaik mereka tercipta pada menit ke-66 ketika Sai Bo Bo Kyaw melakukan penetrasi dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan dari jarak dekat. Kiper Dafa Al-Gasemi tampil sigap untuk mengamankan gawang Indonesia dari kebobolan. Di tengah meningkatnya intensitas serangan Myanmar, Indonesia berhasil menambah keunggulan pada menit ke-79 melalui Dimas. Gol tersebut berawal dari tekanan yang dilakukan terhadap kiper Myanmar, Sai Khant Min Nyo. Bola yang gagal diamankan dengan sempurna kemudian dimanfaatkan Dimas untuk mencetak gol kedua Indonesia. Dimas kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Menerima bola di dalam kotak penalti, ia mampu menyelesaikan peluang dengan baik untuk membawa Indonesia unggul 3-0. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skuad asuhan Nova Arianto pun menutup laga pembuka dengan kemenangan meyakinkan dan mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup A.

Aldila Sutjiadi Runner-up Maroko Open 2026

Aldila Sutjiadi, Vera Zvonareva, Eudice Chong, Magali Kempen - Morocco Open 2026

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan pasangan ganda putrinya, Vera Zvonareva, menjadi runner-up Maroko Open 2026 seusai kalah pada babak final ajang WTA 250 Rabat, Jumat. Aldila/Vera yang menjadi unggulan teratas bangkit menyamakan kedudukan namun tak mampu menghalau Magali Kempen/Eudice Chong pada super tie-break hingga terpaksa menyerah dengan 3-6, 6-2, 6-10, demikian WTA. Sukses mendapatkan satu ace dengan catatan bersih dari kesalahan ganda tidak cukup bagi Aldila/Vera untuk menaklukkan Kempen/Chong yang sedang dalam performa terbaik mereka. Pasangan Belgia/Hong Kong itu memasukkan 81,8 persen servis pertama mereka, menyelamatkan lebih banyak break point untuk merebut set pertama. Aldila/Vera bangkit pada set kedua dengan memenangi tiga gim beruntun. Memimpin dengan 4-1, mereka sempat tercuri satu gim tetapi mampu mengambil alih permainan untuk memaksa ke super tie-break. Laga berjalan sengit ketika kedudukan imbang 4-4. Namun, Kempen/Chong, yang unggul dari segi servis pertama dengan catatan 87,5 persen, kemudian memimpin dengan 7-5, lalu menuntaskan pertandingan dengan kemenangan. Perjalanan Kempen/Chong dalam meraih gelar terbilang mulus tanpa menjalani super tie-break, termasuk saat berhadapan dengan unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva pada semifinal. Sementara itu, sebagai unggulan pertama Aldila/Vera melakoni tiga laga sengit super tie-break selepas babak pertama untuk menjadi runner-up ajang lapangan tanah liat pemanasan Roland Garros tersebut. Bagi Aldila, menjadi finalis Maroko Open 2026 merupakan langkah terjauh musim ini. Ia mencapai perempat final WTA 250 Auckland dan WTA 250 Hobart pada awal tahun, juga perempat final WTA 1000 Madrid akhir bulan lalu. Menjadi runner up WTA 250 Rabat memperpanjang daftar capaian Aldila sebagai empat kali finalis ajang WTA Tour, yakni di WTA 500 Guadalajara 2025 bersama Giuliana Olmos, WTA 500 Strasbourg 2024 bersama Asia Muhammad, WTA Elite Trophy Zhuhai 2023 dan WTA 250 Hamburg 2022 bersama Miyu Kato.

Desak Made bawa pulang satu-satunya medali dari Wujiang

World Climbing Series Wujiang 2026

Atlet panjat tebing disiplin speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tampil sebagai pelipur lara alias menjadi satu-satunya atlet yang membawa pulang medali bagi Merah Putih dari World Climbing Series Wujiang 2026, China. Dalam putaran final yang diselenggarakan pada Minggu, dia berhasil merebut medali perunggu dalam perebutan tempat ketiga (small final) nomor speed individu putri setelah mengalahkan wakil Polandia Natalia Kalucka. Perempuan asal Bali itu mencatatkan waktu 6,17 detik, sedangkan lawannya 6,39 detik. Sementara medali emas diraih oleh atlet Polandia Aleksandra Kalucka seusai menundukkan Elizaveta Ivanova dalam babak final (big final). Ivanova merupakan atlet netral individu (AIN) yang diizinkan bertanding secara netral, tanpa mewakili negaranya. Atlet itu tidak menggunakan bendera atau lagu kebangsaan negaranya. AIN mayoritas berasal dari Rusia dan Belarus, yang bertanding tanpa identitas nasional. Sementara itu, setelah lolos dari babak kualifikasi, Desak berjuang dalam putaran final atau babak 16 besar dengan melawan rekan senegara yakni Rajiah Sallsabillah. Desak berhasil menang setelah mencatatkan waktu 6,36 detik sedangkan Rajiah 6,53 detik. Perjuangan berlanjut ke perempat final. Saat itu dia melawan wakil Amerika Serikat (AS) Isis Rothfork. Atlet berumur 25 tahun itu kembali menang dengan mencetak 7,61 detik, sedangkan lawannya tercatat fall atau tidak berhasil menorehkan waktu. Perjuangan dia berlanjut ke semifinal. Namun justru babak itu menjadi langkah terakhir Desak di turnamen tersebut. Dia kalah melawan wakil Polandia Aleksandra Kalucka. Desak memperoleh 6,33 detik, sedangkan lawannya 6,09 detik. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing (PP FPTI) mengirim sebanyak sembilan atlet disiplin speed untuk mengikuti World Climbing Series Wujiang 2026. Sembilan atlet itu terbagi atas lima di sektor putra dan empat putri.

HSBC jadi ajang pembinaan dan pengembangan bola basket pelajar

High School Basketball Championship

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi), Ratana Arya menyatakan High School Basketball Championship (HSBC) 2026 menjadi wadah untuk pembinaan pengembangan bola basket pelajar SMA di Tanah Air. Menurut dia, ajang itu memberi kesempatan atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding guna memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Bola Basket Asia Pasifik U18 di Singapura, karena mempertemukan tim-tim atau sekolah terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. “HSBC ini bagus karena memberikan kesempatan kepada seluruh pebasket di SMA untuk bermain dan menambah jam terbang,” kata Ratana dalam konferensi pers persiapan penyelenggaraan HSBC 2026, di Media Centre Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Jakarta, Senin. Dia menjelaskan, semakin sering atlet muda tampil dalam turnamen berkualitas, maka semakin besar peluang mereka berkembang dan siap bersaing pada level internasional. Ajang itu, lanjut dia, juga bisa menjadi bagian dari pembinaan berjenjang yang mempertemukan atlet potensial dengan atmosfer pertandingan yang lebih kompetitif. Sekretaris Jenderal Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Bayu Rahadian menambahkan organisasinya mendukung penuh penyelenggaraan HSBC, sebagai wadah bagi pebasket muda untuk mengukir prestasi dan membawa nama Indonesia. “Bapopsi mendukung penuh penyelenggaraan HSBC karena ini kegiatan yang menjadi wadah pebasket muda membela Indonesia di ajang internasional,” ujar dia. HSBC 2026 Road to Asia Pacific akan berlangsung di MS Sport Arena BSD, Tangerang Selatan, pada 13-17 Mei, dengan melibatkan 10 tim dari delapan sekolah pada kategori putra dan putri. Tim juara putra dan putri akan mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Bola Basket Asia Pasifik di Singapura, pada 22-28 Juni 2026 yang diikuti total 24 tim u-18. Total tim tersebut terbagi atas masing-masing 12 tim putra maupun putri, yang berasal dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Madrid Open 2026: Janice/Aldila ke perempat final

Janice Tjen-Aldila Sutjiadi

Ganda putri Janice Tjen/Aldila Sutjiadi melangkah ke babak perempat final turnamen tenis bergengsi WTA 1000 Madrid Open 2026. Kepastian ini didapat setelah pasangan Indonesia itu menyingkirkan Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez (Spanyol/Amerika Serikat) dengan 6-4, 6-2. Laman WTA menyebutkan, bertanding pada 16 besar di Lapangan 5 La Caja Magica, Madrid pada Minggu malam WIB, duet Indonesia ini tampil percaya diri dan konsisten mendikte lawan sejak awal laga. Pada set pertama, Janice/Aldila memimpin cepat 2-0. Meski Bucsa/Melichar-Martinez memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan, mereka menjauh hingga 5-2. Tapi Busca/Melichar-Martinez ua gim beruntun menjadi 5-4. Namun, Janice/Aldila bangkit untuk menutup set pertama dengan 6-4. Pada set kedua, Janice/Aldila kembali melesat 2-0, walau pasangan Spanyol-AS menekan balik. Tampil solid, duet Indonesia itu menjauh 3-1, kemudian 4-2, sebelum mengakhiri set ini dengan 6-2 oleh servis keras Aldila. Pada perempat final mereka akan menghadapi ganda putri Laura Siegemund/Vera Zvonareva (Jerman/Rusia), yang menyingkirkan unggulan pertama Sara Errani/Jasmine Paolini.

Futsal Championship 2026 Kudus Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Futsal Championship 2026

Turnamen Futsal Championship 2026 di GOR Bung Karno Kudus resmi dibuka sebagai ajang pembinaan atlet muda sekaligus kompetisi bagi pelajar dari berbagai jenjang. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjaring dan mengembangkan bakat futsal usia dini di Kabupaten Kudus. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Kabupaten Kudus, Sulistiyanto menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai keterlibatan pihak swasta dalam kegiatan olahraga merupakan langkah positif dalam memperkuat pembinaan generasi muda. “Ini langkah positif, ketika perusahaan turut berkontribusi dalam olahraga, khususnya futsal, maka dampaknya akan luas. Tidak hanya sekadar hobi, tetapi bisa menjadi jalan menuju prestasi,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis, 23 April 2026. Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pihak swasta, khususnya RAINAFA Coffee, yang berani mengambil peran dalam mengembangkan potensi anak muda. Ia menilai langkah tersebut sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan ruang kreatif sekaligus jalur pembinaan prestasi bagi generasi muda di Kudus. Turnamen ini diikuti oleh berbagai kelompok usia, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Sebanyak enam tim kategori SD, 24 tim SMP, dan 30 tim SMA ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Puluhan tim itu akan bertanding memperebutkan gelar juara dalam suasana kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat karakter dan mental bertanding para peserta. Sulistiyanto menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan di tengah kompetisi. Menurutnya, turnamen tidak hanya soal menang dan kalah, tetapi juga sebagai sarana membangun kebersamaan. “Semangat bertanding itu penting, tetapi yang lebih utama adalah sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai pemersatu, bukan sekadar persaingan,” ucapnya. Pembukaan turnamen juga dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan Asosiasi Olahraga Kabupaten(Askab) Kudus, Asosiasi Futsal Kabupaten(AFK) Kudus, hingga komunitas dan pegiat futsal. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dalam mendukung perkembangan olahraga futsal di daerah. Sementara itu, Ketua Event, Sultan Wahyu Ashar, menyebut turnamen ini tidak hanya berorientasi pada pertandingan. Akan tetapi, juga pembinaan jangka panjang bagi atlet muda. Hal senada disampaikan General Manager HBM Crop sekaligus pimpinan RAINAFA Coffee, Emawan Hadi Prasetiyo. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong aktivitas positif bagi generasi muda. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan membangun. Futsal menjadi salah satu sarana efektif untuk menyalurkan energi anak muda ke arah yang lebih produktif,” katanya.

Pembalap Indonesia Raih Podium di Sepang

podium kelas SS600 ajang ARRC

Pembalap Indonesia yang memperkuat Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus meraih podium di Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah merebut posisi ketiga pada balapan pertama Supersport 600 (SS600) Asia Road Racing Championship (AARC), Sabtu. Dikutip dari siaran pers AHRT, Herjun tampil konsisten dalam menjaga ritme posisinya di rombongan pertama bersaing dengan enam pembalap lainnya. Memasuki dua lap terakhir, dia terlibat persaingan ketat untuk podium dan berbuah manis dengan finis di peringkat ketiga. “Saya senang bisa meraih podium ketiga. Besok kami akan mencoba beberapa peningkatan. Ini menjadi hasil yang baik untuk awal musim balap 2026 dan poin awal yang sangat penting,” kata Herjun seusai balapan. Herjun sendiri start dari posisi keempat pada balapan tersebut, sementara rekannya Fadillah Arbi Aditama ada di urutan start ke-10. Namun, Fadilah Arbi menutup balapan tersebut di posisi keenam, sebuah catatan yang cukup baik mengingat itu debutnya di kelas SS600. Sementara itu, pada kelas Asia Production 250 (AP250), pembalap Indonesia lainnya Rheza Danica Ahrens menduduki start terdepan (pole position) dan rekan senegaranya Muhammad Badly Ayatullah memulai balapan dari baris keenam. Saat balapan, Rheza yang terus bersaing untuk podium menunaikan balapan di posisi kelima. Badly terjatuh ketika bersaing untuk tiga besar. Kemudian di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M Adenanta Putra menempati posisi kelima pada sesi kualifikasi, yang menjadi modal positif untuk tampil kompetitif pada seri perdananya. Pada debutnya di ASB1000, dengan menunggangi CBR1000RR-R, dia menunjukkan performa yang apik dengan berhasil finis di posisi ketujuh dari total 15 pembalap yang turun di kelas ASB1000.