Freeport dan PSSI Kembali Gelar Freeport Grassroots Tournament di Gresik

Freeport Grassroots Tournament Gresik

Sebanyak 300 anak-anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik mengikuti Freeport Grassroots Tournament (FGT) yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) di Stadion Gelora Joko Samodro, Gresik, pada tanggal 24 dan 25 April 2026. “Saya mengapresiasi PT Freeport Indonesia yang selalu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. FGT Gresik 2026 diikuti 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB U-12. Berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini penyelenggara menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. Sepanjang turnamen, para peserta menunjukkan semangat dan kegembiraan, menciptakan suasana kompetisi yang positif. Ajang ini menjadi bagian bukti nyata PTFI dalam mendukung transformasi sepak bola Indonesia dari tingkat akar rumput, sekaligus melanjutkan pelaksanaan FGT yang sebelumnya telah berlangsung di Jayapura, 17-18 April 2026. Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengatakan PTFI telah menyelenggarakan Freeport Grassroots Tournament sejak tahun 2024. Di tahun ketiga penyelenggaraan, turnamen ini semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper. Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. Selain kompetisi, FGT 2026 juga menyalurkan dukungan berupa 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Choirul Ashar, penjaga gawang SSB Mengare peraih Best Goalkeeper U-10 mengaku senang dapat berpartisipasi dan termotivasi untuk berlatih lebih giat, sekaligus bangga menerima sepatu baru. Pada kesempatan ini hadir juga Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, anggota Komite Eksekutif PSSI, Muhammad, dan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Selain itu, hadir pula legenda timnas Indonesia, Evan Dimas dan Benny Wahyudi, mereka hadir untuk memberikan motivasi bagi para peserta FGT. Evan Dimas menilai keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi, karena sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini. “Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan.

DBL Camp 2026 Resmi Bergulir, Jadi Laboratorium Sports Science Usia Dini

Kopi Good Day DBL Camp 2026

DBL Indonesia kembali menggelar Kopi Good Day DBL Camp 2026 di Jakarta, mulai Selasa, 28 April 2026. Program tahunan ini menjadi pemusatan latihan bagi ratusan student athlete terbaik dari seluruh Indonesia yang sebelumnya tersaring melalui kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 di 31 kota dan 22 provinsi. Memasuki tahun penyelenggaraan ke-17, DBL Camp kali ini diikuti lebih dari 250 peserta yang memperebutkan kesempatan belajar dan bertanding basket di luar negeri. Tahun ini juga menjadi kali keempat DBL Camp digelar di Jakarta, sekaligus pertama kalinya menggunakan venue baru di DBL Academy Jakarta, kawasan Genova Asya Commercial, Jakarta Timur. Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki nuansa berbeda karena peserta berlatih di tiga lapangan berstandar FIBA level 1, lengkap dengan fasilitas pengukuran performa fisik berbasis sports science. “Pelaksanaan Kopi Good Day DBL Camp tahun ini istimewa karena peserta akan menjalani serangkaian latihan di tiga lapangan di DBL Academy East Jakarta yang semuanya berstandar FIBA level 1. Yang lebih penting lagi, pelaksanaan tahun ini jadi riset sport science,” ujar Azrul. Konsep “laboratorium olahraga” yang dimaksud Azrul hadir lewat penggunaan perangkat measurement test dari VALD Performance. Peralatan tersebut meliputi Nord Bord, Force Frame, dan Force Decks. Nordbord digunakan untuk mengukur kekuatan otot hamstring kanan dan kiri, sekaligus mendeteksi ketidakseimbangan otot. Sementara Force Frame dipakai untuk mengukur kekuatan isometrik kaki dan melihat perbedaan kekuatan tubuh sisi kanan maupun kiri. Adapun Force Decks berfungsi mengukur tinggi lompatan, tenaga saat mendarat, hingga durasi melayang di udara. Kehadiran perangkat ini melengkapi metode tes fisik DBL Camp yang sebelumnya lebih berfokus pada tinggi lompatan dan kecepatan. “Data-data dari pengukuran itu akan menjadi acuan untuk melihat sejauh mana kekuatan fisik pemain, kebutuhan metode latihan berdasarkan data yang dihasilkan, potensi cedera, hingga efektivitas gerakan. Seperti sebuah laboratorium olahraga,” lanjut Azrul. Selain perangkat baru, DBL Camp 2026 juga mengganti metode Beep Test dengan Yo-Yo Test. Tes ini dinilai lebih relevan dengan karakter permainan basket modern karena mengandalkan lari interval disertai jeda pemulihan, menyerupai ritme pertandingan saat pemain berganti dari fase menyerang ke bertahan. Banyaknya pendekatan baru tersebut mendapat apresiasi dari Keegan Crawford, salah satu pelatih tamu di DBL Camp 2026. Crawford merupakan asisten pelatih Tim Nasional Australia pada FIBA Asia Cup Qualifiers 2025 dan dikenal sebagai pelatih pengembangan ketangkasan individu di klub Perth Wildcats. Menurut Crawford, perkembangan DBL Camp terlihat nyata dari tahun ke tahun, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas peserta. “Saya beruntung ini menjadi kamp kedua saya bersama DBL dan sangat senang bisa diundang kembali. Fasilitas di sini luar biasa. Lapangannya sangat bagus dan menyenangkan untuk digunakan,” kata Crawford. Ia juga menilai para peserta tahun ini tampil lebih siap dibanding kunjungan sebelumnya. Menurutnya, para pemain muda Indonesia kini lebih atletis, lebih tenang, dan memiliki kemampuan individu yang semakin baik. “Setiap tahun saya kembali, para pemain terlihat sedikit lebih berbakat, lebih atletis, dan lebih terkontrol. Saat Anda harus menyaring lebih dari 200 pemain menjadi kelompok terbaik, keterampilan individu akan sangat menentukan,” ujarnya. Crawford secara khusus menyoroti penggunaan tes hamstring, vertical jump, hingga agility test di DBL Camp. Ia menyebut metode seperti itu bahkan belum umum digunakan secara luas di basket dunia beberapa tahun lalu. “DBL melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mengikuti tren terbaru basket dunia. Dengan mesin shooting, perangkat tes fisik, dan sumber daya yang ada, DBL termasuk salah satu yang paling mutakhir di negara ini,” ucapnya. Ia menambahkan, pendekatan latihan di DBL Camp memiliki kemiripan dengan standar pembinaan di Australia, terutama dalam aspek sport science, fisioterapi, serta strength and conditioning. Meski demikian, Crawford melihat karakter pemain muda Indonesia memiliki ciri tersendiri. Ia menilai Indonesia memiliki banyak guard yang cepat dan lincah, sehingga tantangan berikutnya adalah mengembangkan pemain berpostur besar agar memiliki keterampilan modern. “Saya melihat banyak guard yang cepat dan lincah di Indonesia. Tantangannya adalah membantu mengembangkan pemain post atau forward agar memiliki skill yang lebih lengkap,” katanya. Selama pelaksanaan DBL Camp, Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia juga memantau langsung perkembangan para peserta. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu pencarian talenta terbaik dari berbagai daerah. Manajer Timnas Basket Indonesia Ronny Gunawan turut hadir dalam pembukaan camp. Pada edisi kali ini, total terdapat 135 pemain putra, 135 pemain putri, serta 54 pelatih terbaik yang terpilih melalui jalur First Team dan Second Team di masing-masing kota. DBL Indonesia juga membuka peluang tambahan melalui seleksi Road to DBL Camp 2026 dan DBL Play Road to DBL Camp 2026. DBL Camp 2026 nantinya akan menjadi ajang seleksi pembentukan Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Tim elite tersebut akan mendapat kesempatan belajar basket di luar negeri. Menariknya, tahun ini kuota wildcard ditambah dari empat menjadi enam slot. Penambahan tersebut membuka peluang lebih besar bagi campers yang belum masuk daftar utama untuk tetap menembus skuad All-Star melalui jalur wildcard.

Aldila/Janice tersingkir dari Madrid Open

Aldila Sutjiadi/Janice Tjen

Ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen tersingkir pada babak perempat final turnamen tenis bergengsi Madrid Open. Aldila/Janice menyerah 7-5, 5-7, 8-10 kepada pasangan Jerman Laura Siegemund/Vera Zvonareva, demikian catatan turnamen WTA 1000 itu. Bermain di Park Manzanares, Janice/Aldila memimpin 2-1 pada set pertama, sampai kemudian memenangkan set ini dengan 7-5. Pada set kedua, Aldila/Janice tampil percaya diri sampai unggul 5-4, namun Siegemund/Zvonareva memberikan perlawanan hingga balik mengalahkan Aldila/Janice dengan 7-5. Pada set ketiga, kedua pasangan bermain ketat sampai kedudukan 3-3, tetapi akhirnya dimenangkan Siegemund/Zvonareva dengan 10-8 untuk mencapai semifinal Madrid Open. Pada babak 16 besar Aldila/Janice menyingkirkan Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez (Spanyol/Amerika Serikat) dengan 6-4, 6-2.

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

MilkLife Festival SenengMinton 2026

Purwokerto menjadi kota pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, ajang pengenalan bulu tangkis usia dini yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi regenerasi atlet sejak level akar rumput. Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis. Program ini diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah. “Kami percaya atlet hebat berawal dari rasa senang saat menjalani olahraga,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis. Menurut dia, pembinaan atlet tidak bisa dimulai ketika usia sudah matang, melainkan harus ditanam sejak kecil agar kecintaan terhadap olahraga tumbuh secara alami dan berkelanjutan. MilkLife Festival SenengMinton 2026 selanjutnya digelar di empat kota lain di Jawa Tengah, yakni Magelang pada 24 September, Solo pada 1 Oktober, Semarang pada 28 Oktober, serta Kudus pada 31 Oktober hingga 1 November. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Yuni Kartika menyebut penyelenggaraan di Purwokerto menunjukkan perluasan pembinaan ke daerah yang selama ini belum tersentuh optimal. “Pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Harus berkesinambungan agar minat tumbuh menjadi bakat, lalu bakat berkembang menjadi prestasi,” ujar Yuni. Ia mengatakan makin luas basis partisipasi di daerah, maka peluang muncul talenta-talenta baru juga semakin besar. Karena itu, PBSI Jawa Tengah menyiapkan jalur pembinaan lanjutan melalui pemetaan potensi atlet muda, penguatan klub, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Peserta ditantang menyelesaikan sejumlah permainan berbasis keterampilan dasar bulu tangkis dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing the Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang menjadi tercepat di kategori putri dengan waktu 1 menit 00,73 detik. Pada edisi sebelumnya, Gita finis di posisi ketiga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih serius bersama ayahnya yang juga hobi bermain bulu tangkis.

Veda Ega pecahkan rekor top speed Moto3 di Jerez

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama memecahkan rekor top speed tertinggi pada ajang Moto3 di Sirkuit Circuito de Jerez yang berlangsung 26 April 2026 dengan kecepatan mencapai 222,2 km per jam. Berdasarkan data kecepatan tertinggi dan kecepatan rata-rata yang dirilis MotoGP, Veda menjadi pembalap dengan catatan kecepatan puncak tertinggi dalam balapan tersebut, mengungguli Eddie O’Shea dan Adrian Cruces yang masing-masing mencatat 221,7 km per jam. Sebelumnya, rekor top speed Moto3 di Jerez dipegang oleh Daniel Holgado pada 2024 dan Adrian Fernandez pada 2025 yang sama-sama mencatat kecepatan 221,3 km per jam. Dalam catatan Top Speed & Average yang dirilis MotoGP, Veda yang mengendarai motor Honda NSF250RW mencatat kecepatan terbaik di kisaran 219,0 hingga 222,2 km per jam. Pada GP Spanyol 2026, Veda finis di posisi keenam dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik setelah memulai balapan dari posisi ke-17. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil impresif dengan merangsek naik ke posisi ke-14 pada lap pembuka. Memasuki putaran kedua, Veda menembus 10 besar setelah mendahului tiga pembalap sekaligus dan sempat membayangi pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang merupakan rivalnya sejak RedBull Rookies Cup. Meski sempat turun ke posisi ke-11, Veda kembali ke urutan ke-10 dan secara bertahap masuk ke persaingan lima besar pada fase akhir lomba. Sayang, Veda kehilangan posisi kelima di tikungan terakhir sebelum garis finis. Hasil tersebut menempatkan Veda di peringkat keenam klasemen Moto3 2026 dengan 37 angka, dari hasil tiga balapan yang menghasilkan poin dalam empat seri pembuka. Hasil ini membuka peluang bagi pembalap Indonesia itu untuk bersaing dalam perebutan gelar pendatang baru terbaik atau “Rookie of The Year”.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Desak Made/Kadek Asih pecahkan rekor dunia di China

Desak Made Rita Kusuma Dewi & Kadek Adi Asih

Pasangan atlet panjat tebing disiplin speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih, berhasil memecahkan rekor dunia (world record) kategori speed women’s relay, saat mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026, di China, pada Rabu malam WIB. “Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena hanya fokus tampil maksimal,” kata Desak seusai perlombaan. Keduanya berhasil keluar sebagai juara, setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Jimin Jeong/ Hanaerum Sung dalam babak final (big final). Namun pemecahan rekor terjadi bukan saat mereka menjuarai turnamen. Tetapi dalam momen semifinal melawan pasangan China, Yafei Zhou/Lijuan Deng. Pasangan tuan rumah awalnya memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 13,178 detik. Namun sesaat kemudian, pasangan Merah Putih membukukan catatan waktu 13,174 detik alias lebih cepat 0,04 detik. Momen pemecahan rekor tersebut mengantarkan Desak/Kadek melaju ke big final dan akhirnya juga mengalahkan pasangan Korsel. “Saya persembahkan medali ini untuk Indonesia,” ujar dia. Bagi Kadek Adi Asih, keberhasilan itu menjadi titik balik setelah gagal di nomor individu. “Medali emas Ini sangat berarti bagi saya. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan,” tambah dia. Sementara itu, pasangan atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia, Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi, harus puas dengan perolehan medali perak kategori speed relay dalam Asian Beach Games Sanya 2026. Keduanya kalah melawan wakil tuan rumah, Jianguo Long/Yicheng Zhao, dalam babak final (big final). Wakil Indonesia itu mengemas waktu 9,80 detik, sedangkan lawannya lebih cepat 0,05 detik alias mencatatkan waktu 9,75 detik. Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total delapan atlet disiplin speed yang terbagi atas masing-masing empat putra dan putri. Mereka adalah Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, dan Ramaski Aswin Kristanto. Sedangkan sektor putri diperkuat Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Puja Lestari, dan Amanda Narda Mutia. Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni speed (individu) dan speed relay (tim). Para wakil Tanah Air itu bersaing dengan peserta dari negara lain, di antaranya China, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. Dalam lomba panjat tebing speed relay (estafet), perhitungan dilakukan berdasarkan total waktu tim dari awal hingga pemanjat terakhir menyelesaikan lintasan. Atlet memanjat secara bergantian (relay). Atlet pertama memulai dari start. Setelah mencapai puncak dan menekan tombol timer, atlet berikutnya langsung memulai. Waktu dihitung terus-menerus dan tidak di-reset setiap pergantian atlet. Jadi yang dihitung adalah waktu kumulatif sejak start pertama sampai atlet terakhir finis. Tim tercepat atau mencatatkan waktu paling rendah dinyatakan sebagai pemenang.

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Kiandra Juara di Jerez Usai Comeback dari Posisi Bawah

Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis pada Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dilansir dari Red Bull Rookies Cup, pembalap berusia 16 tahun itu tampil luar biasa dengan melakukan comeback spektakuler dari posisi ke-17 hingga finis di posisi pertama. Kiandra langsung menunjukkan agresivitas sejak awal balapan dengan menyalip banyak pembalap dalam beberapa lap pertama. Ia kemudian bergabung dengan rombongan terdepan dalam balapan yang berlangsung sangat ketat. Menurut laporan Red Bull, persaingan di depan diwarnai pergantian posisi yang intens, dengan nama-nama seperti Beñat Fernández dan Yaroslav Karpushin saling berebut posisi teratas. Momentum penentuan terjadi di lap terakhir. Kiandra melakukan manuver krusial di tikungan terakhir dengan menyalip Beñat Fernández untuk mengunci kemenangan dramatis. Laporan dari MCNews juga menegaskan bahwa balapan berlangsung sangat rapat hingga garis finis, dengan banyak perubahan posisi yang membuat hasil akhir tidak bisa diprediksi hingga detik terakhir. Kemenangan ini menjadi salah satu momen penting bagi Kiandra di musim 2026, khususnya karena diraih di Race 2 Jerez dengan cara yang sangat impresif. Red Bull menyebut penampilan tersebut sebagai bukti bahwa Kiandra adalah “bintang baru Indonesia”, berkat keberanian dan kemampuannya membaca momen di lintasan. Selain hasil akhir, cara ia meraih kemenangan dari posisi ke-17 ke posisi pertama menjadi sorotan utama dalam balapan ini.

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12

Madrid Open 2026: Janice/Aldila ke perempat final

Janice Tjen-Aldila Sutjiadi

Ganda putri Janice Tjen/Aldila Sutjiadi melangkah ke babak perempat final turnamen tenis bergengsi WTA 1000 Madrid Open 2026. Kepastian ini didapat setelah pasangan Indonesia itu menyingkirkan Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez (Spanyol/Amerika Serikat) dengan 6-4, 6-2. Laman WTA menyebutkan, bertanding pada 16 besar di Lapangan 5 La Caja Magica, Madrid pada Minggu malam WIB, duet Indonesia ini tampil percaya diri dan konsisten mendikte lawan sejak awal laga. Pada set pertama, Janice/Aldila memimpin cepat 2-0. Meski Bucsa/Melichar-Martinez memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan, mereka menjauh hingga 5-2. Tapi Busca/Melichar-Martinez ua gim beruntun menjadi 5-4. Namun, Janice/Aldila bangkit untuk menutup set pertama dengan 6-4. Pada set kedua, Janice/Aldila kembali melesat 2-0, walau pasangan Spanyol-AS menekan balik. Tampil solid, duet Indonesia itu menjauh 3-1, kemudian 4-2, sebelum mengakhiri set ini dengan 6-2 oleh servis keras Aldila. Pada perempat final mereka akan menghadapi ganda putri Laura Siegemund/Vera Zvonareva (Jerman/Rusia), yang menyingkirkan unggulan pertama Sara Errani/Jasmine Paolini.

Uber Cup 2026: Indonesia Menang Tipis Atas Kanada

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tim Uber Indonesia menang 3-2 atas Kanada pada laga pertama Grup C Uber Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Pada laga pembuka, Putri KW harus mengakui keunggulan Michelle Li usai pertandingan sengit selama 3 gim. Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang meyakinkan atas lawannya Jackie Dent/Crystal Lai. Tim Uber Indonesia mampu balik unggul usai Thalita Ramadhani Wiryawan menang atas lawannya, Wen Yu Zhang. Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang unggul atas sang lawan, Catherine Choi/Josephine Wu. Sementara itu, wakil terakhir Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, kalah dari Rachel Chan di partai penutup. Tim Uber Indonesia selanjutnya akan melawan Australia pada laga kedua Grup C. Australia sebelumnya kalah telak 0-5 dari China Taipei dan berada di dasar klasemen. Group C – Matchday 1: Indonesia 3-2 Kanada: WS1: Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li 21-16, 11-21, 16-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jackie Dent/Crystal Lai 23-21, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11 WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Rachel Chan 21-13, 19-21, 11-21

Thomas Cup 2026: Ubed bawa Indonesia kandaskan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah membawa tim Thomas Indonesia menghajar Thailand dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Minggu, Ubed, sapaan akrabnya menghajar tunggal Thailand, Tanawat Yimjit, dua gim langsung 21-11 dan 21-12. Di gim pertama, Ubed langsung tampil agresif dengan memainkan permainan tempo cepat. Poin demi poin terus diraih Ubed untuk unggul jauh sepuluh angka, 13-3. Terus tampil menekan, Ubed akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Ubed masih memegang kendali tempo permainan. Meski demikian Yimjit mencoba untuk meladeni permainan agresif Ubed. Di pertengahan gim kedua, Ubed mencatatkan empat poin beruntun untuk unggul 13-7. Terus menekan, Ubed terus tampil agresif hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-12. Sebelumnya, Jonatan Christie mengakui ketangguhan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber gim. Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Sedangkan Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan Panitchaphon Teeraratsakul. Lalu Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit Peyeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat drama rubber gim. Hasil ini membuat tim Thomas Indonesia telah mengunci dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair.

Veda Ega finis keenam Moto3 Spanyol 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama membukukan hasil positif pada seri keempat Moto3 Spanyol 2026 setelah finis di posisi keenam dengan mencatatkan 33 menit 29,064 detik di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu. Memulai balapan dari posisi ke-17, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil impresif dengan menembus barisan depan dan mengamankan salah satu hasil terbaiknya musim ini. Veda langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam dengan merangsek naik tiga posisi ke urutan ke-14 pada lap pembuka. Memasuki putaran kedua, laju Veda semakin menjanjikan. Ia menembus 10 besar setelah mendahului tiga pembalap sekaligus dan sempat membayangi pembalap Malaysia Hakim Danish dalam perebutan posisi depan. Meski sempat terdorong ke posisi ke-11 setelah disalip Mateo Morelli menjelang putaran keempat, Veda mampu merespons cepat dengan memanfaatkan kemunduran Danish untuk kembali ke urutan ke-10. Konsistensi Veda terus terlihat sepanjang balapan. Dengan ritme kompetitif dan manuver agresif namun terukur, ia perlahan memperbaiki posisi hingga masuk persaingan enam besar pada fase akhir lomba. Finis di posisi keenam menjadi pencapaian penting bagi Veda, terlebih ia memulai balapan dari baris belakang dan mampu melakukan pemulihan impresif di salah satu lintasan paling menantang dalam kalender Moto3. Hasil di Jerez sekaligus mempertegas perkembangan positif pebalap muda Indonesia itu dalam musim debutnya, serta menambah kepercayaan diri menghadapi seri-seri berikutnya. Sementara itu, Maximo Quiles tampil dominan sepanjang balapan dan keluar sebagai pemenang Moto3 Spanyol 2026. Pembalap muda Spanyol itu mampu menjaga ritme di barisan depan hingga bendera finis dikibarkan. Adrian Fernandez finis di posisi kedua, sedangkan David Munoz melengkapi podium setelah mengakhiri balapan di urutan ketiga.

Madrid Open 2026: Janice terhenti di tangan unggulan

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen terhenti pada babak kedua Madrid Open 2026 setelah kalah dari unggulan ke-20 Liudmila Samsonova dengan skor 6-2, 6-1 di Lapangan 8 Caja Magica, Jumat. Janice tak mampu menghalau Samsonova yang bermain solid dalam laga pembukanya pada ajang WTA 1000 tersebut. Berbekal servis kuat, petenis asal Rusia itu menciptakan satu ace, memasukkan 82,6 persen servis pertama, lalu mencatatkan 84,2 persen poin pada servis pertama. Permainan solid Samsonova berlanjut pada set kedua. Tidak seperti set pembuka yang diwarnai dua kesalahan ganda, ia bermain tanpa catatan double fault, dan mengkonversi tiga dari empat peluang break point. Petenis berusia 27 tahun yang saat ini berada di peringkat ke-20 WTA tersebut mencatatkan 81,8 persen poin pada servis pertama, dan 80 persen untuk membukukan kemenangan. Pada babak ketiga, Samsonova menunggu pemenang laga antara unggulan ke-13 asal Ceko Linda Noskova atau petenis Kolombia Emiliana Arango. Meski mengalami kekalahan, Janice berhasil memecah kebuntuan setelah kandas pada babak pertama dalam empat turnamen sebelumnya. Ia terhenti pada babak pertama WTA 500 Merida Open di Meksiko, lalu kalah pada laga pembukanya di Indian Wells dan Miami Open. Ia kemudian mengikuti WTA 500 Charleston Open tetapi lagi-lagi belum mampu membuahkan kemenangan. Janice masih memiliki satu nyawa lagi untuk tetap berada di Madrid. Berpasangan dengan seniornya di timnas Indonesia Aldila Sutjiadi, ganda putri peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu akan bertanding di babak 16 besar Madrid Open 2026. Janice/Aldila, yang meraih gelar WTA 250 Chennai Open di India pada November 2025, menunggu pemenang dari laga babak pertama duo Asia Jepang-Taipei Eri Hozumi/Fang-Hsien Wu atau unggulan keenam pasangan Spanyol-AS Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez.

Mandalika Racing Series perkuat pembinaan pembalap Indonesia

MRS 2026

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan, Kejuaraan Nasional (kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 25-26 April 2026, memperkuat pembinaan pembalap muda Indonesia, . “Ajang ini untuk mendukung perkembangan dunia motorsport nasional dalam rangka meningkatkan potensi dan prestasi para pembalap Indonesia,” ujar Direktur Utama MGPA Priandi Satria di Lombok Tengah, Sabtu. PRIDE Motorsport, MGPA didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai penyelenggara Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026, telah merancang agar gelaran di tahun keempat ini meningkat kualitasnya dari berbagai aspek dengan dukungan berbagai pihak. “Perjalanan Mandalika Racing Series sejak dirintis tahun 2023 terus memperlihatkan hasilnya yang ditandai prestasi para pembalap Indonesia di ajang balap internasional,” kata Priandi. Dia mengatakan, keberlangsungan MRS tidak terlepas dari dukungan ITDC sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata terintegrasi, kemudian konsistensi Pertamina hingga musim 2026 termasuk para sponsor lain menjadi bukti bahwa Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series telah menjadi kompetisi bergengsi balap motor nasional. “Keikutsertaan pembalap Indonesia di tingkat internasional termasuk beberapa prestasi yang diraih lahir dari lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dalam tiga tahun terakhir,” tutur Priandi. Sementara itu, CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam kemasan MRS termasuk konsep kompetisi agar mengikuti pola penjenjangan sistematis dalam upaya mencetak prestasi pembalap Indonesia yang mendunia. “Konsistensi adalah kunci kami mempertahankan ajang ini agar tetap berlangsung serta meningkatkan mutu penyelenggaraan mulai dari branding, aktivasi, hingga tayangan live streaming termasuk digitalnya,” kata Eddy, Dia menambahkan, satu hal yang menjadi perhatian adalah pembinaan usia muda agar bisa terus lahir bakat-bakat baru potensial yang siap tampil dan kompetitif di tingkat lebih tinggi. “Tahun ini, kami membuka kelas pendukung baru yakni Junior Sport 250 U-18 bagi pembalap junior berusia 13-18 tahun sebelum mereka naik ke kelas profesional,” ujar Eddy.

Bikin Bangga! Dinov Kibarkan Merah Putih di Uzbekistan

Nusrtdinov Zayan Fatih

Nusrtdinov Zayan Fatih, sukses mengharumkan nama bangsa di ajang AEF/Mantena Cup CSI1*-B Tashkent 2026 yang berlangsung di Universal Horses Stable, Tashkent, Uzbekistan, pada 23–24 April 2026. Ia finis di posisi ketiga dalam kompetisi yang diikuti 10 peserta dari sembilan negara Asia. Dinov menghadapi tantangan besar sejak awal. Ia tiba di Uzbekistan pada 22 April dini hari dan langsung menjalani undian kuda keesokan harinya. Dengan sistem borrow horse (kuda pinjam), ia hanya memiliki waktu adaptasi yang sangat terbatas: satu sesi latihan selama 30 menit dan enam kali lompatan sebelum turun bertanding. Kondisi tersebut membuat proses penyesuaian menjadi tidak mudah. Beruntung, Dinov mendapat bantuan dari pelatih lokal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov, yang membimbingnya beradaptasi dengan kuda hasil undian. Meski minim persiapan, Dinov mampu tampil solid di kelas open—kategori yang mayoritas diisi atlet senior, termasuk dari negara-negara Timur Tengah. Dari sedikit peserta junior, Indonesia menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Saat berlaga, Dinov yang berpasangan dengan kuda Jangcy L mencatatkan clear round dengan waktu 56,96 detik. Hasil itu cukup untuk mengamankan podium ketiga. Posisi pertama dan kedua ditempati atlet tuan rumah Uzbekistan, Dilshod Shokirov dan Anna Sigidina, yang juga mencatatkan clear round dengan waktu lebih cepat. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Dinov, yang sebelumnya harus melalui seleksi ketat di ajang Patriot Equifest & Kartini Cup 2026 di Indonesia. Podium di Tashkent sekaligus menjadi bukti bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mewakili Indonesia tidak sia-sia. Dinov pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya hingga tampil di kejuaraan internasional tersebut.