Hydroplus Sirnas A Jakarta 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 berakhir pada Sabtu (8/8) petang di GOR Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebanyak 15 pertandingan digelar untuk memperebutkan gelar juara pada lima nomor yang masing-masing terbagi dalam tiga kategori, yakni Remaja, Taruna, dan Dewasa. PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan enam gelar juara. Sementara itu, Exist Badminton Club menyusul dengan empat gelar. Selain kedua klub tersebut, ada Jaya Raya dengan raihan dua gelar, dan Pelatwil Tengah, Bayu Kencana, dan Mansion Sports Box masing-masing membawa satu gelar juara dari turnamen yang berlangsung sejak Senin (3/8). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Bengkulu pada 17–22 Agustus mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional B. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jakarta 2026: Lapangan 1 GRC Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Muhammad Bintang Samudra Sakti/Wilia Renasya (PB Djarum) 21-12, 21-12 TRI Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah) vs. Alysa Mukti Salsabiela (PB Djarum) 21-19, 24-22 TRA Kevin Maulana Pattirane (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum) 19-21, 17-21 TTI Shaafiya Yasmin Maitsaa (Jaya Raya Jakarta) vs. Hani Miftasari (PB Djarum) 18-21, 16-21 TTA Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) vs. Fardhan Rainanda Joe (Exist Badminton Club) 21-17, 19-21, 15-21 GTA Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Akmal Nurrahman/Revand Harianto (Jaya Raya Jakarta) 18-21, 18-21 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Calista Fakasyiffa Putri/Yulita Herlinda Ningtyas (Jaya Raya Jakarta) 21-11, 21-18 GRA Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta) vs. I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) 12-21, 14-21 Lapangan 2 GTC Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum) vs. Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum) 12-21, 13-21 GDC Gilang Krisandi Toyo Pramana/Violita Dewi (Bayu Kencana) vs. Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (Exist Badminton Club/Teratai) 14-21, 21-18, 21-18 TDI Ruzana (PB Djarum) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) 21-17, 21-17 GDA Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sports Box) vs. Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta) 21-18, 21-12 GDI Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Jaya Raya Jakarta) Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini (Jaya Raya Jakarta) 21-16, 12-21, 21-6 TDA Jason Christ Alexander (PB Djarum) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 27-25, 10-21, 10-21 GTI Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-14, 21-10

Hydroplus Sirnas B Sumut 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

HYDROPLUS Sirkuit Nasional B Sumatra Utara 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumatra Utara (Sumut) 2026 berakhir pada Sabtu (25/7) petang di GOR PBSI Sumut, Medan. Sebanyak 11 gelar juara diperebutkan, yang mencakup kategori Usia Dini Putra (UDPA), Usia Dini Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan empat gelar juara. Sementara itu, Mutiara Cardinal Bandung menyusul dengan dua gelar. Selain kedua klub tersebut, Exist Badminton Club, Satria Surabaya, Jaya Raya Solo, dan klub-klub lainnya, turut mewarnai persaingan sepanjang turnamen yang berlangsung sejak Senin (20/7). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Kota Jakarta pada 3-8 Agustus 2026 mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional A dan akan diikuti kelompok usia U-17, U-19, dan dewasa. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026: Lapangan 1 TAPI: Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma (TAQI Arena Badminton Academy) 21-18, 21-8 TAPA: Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Haydhar Al Zakhiri (Jaya Raya Solo) 21-17, 21-18 GPC: Milan Prodeus Gultom/Dinny Octalira Zendrato (Luluk Hadiyanto Badminton Club Jaksel) vs. M Farzan Ahza Aqila/Tarisa Kirana Mahiswari (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-23, 21-19, 21-19 UDPI: Azhalea Khaliqa Dzahin Salsabila (Jaya Raya Solo) vs. Steffi Laurentia Athalla Doda (Alamsyah Yunus Badminton Club) 21-9, 21-14 TPA: Marvel Mulyono (Champion Klaten) vs. Marcel Jhonatan (PB Djarum) 21-15, 21-10 GAPI: Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Nizma Qothrunadda Anako/Rya Alaysha Okka Putri (Jaya Raya Solo) 21-14, 21-6 GAPA: La Ode Muhammad Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Muhammad Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar (PB Djarum) 21-15, 19-21, 21-19 UDPA: Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Azka Al Fatih (Samudera Binjai) 21-11, 21-19 Lapangan 2 TPI: Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Syauqia Aisya Inara (PB Djarum) 21-6, 12-21, 21-9 GPI: Tiara Shaqeela Jasmine/Zhaafira Khoerunnisa (PB Djarum) vs. Alisha Artha Amara/Khanza Zulfanihayah (PB Djarum) 21-14, 22-20 GPA: Ahmad Hudzaifah/Muhammad Rizky Fadhillah (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Yasir Revansyah/Valdis Adlina Wiska Putra (Mutiara Cardinal Bandung) 21-15, 21-17

Piala Kapolri 2026 buka jalan pebulu tangkis muda menuju Pelatnas

Piala Kapolri 2026

Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolri 2026 menjadi salah satu jalur bagi atlet muda untuk mengumpulkan poin peringkat nasional hingga membuka peluang mengikuti Seleksi Nasional dan masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PP PBSI. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja mengatakan turnamen tersebut memiliki level persaingan tinggi karena diikuti pemain peringkat 32 besar nasional pada setiap sektor dalam kelompok umur pemula (U15), Remaja (U17) dan taruna (U19). “Kapolri Cup ini merupakan turnamen dengan level yang sangat tinggi, bisa dikatakan setara dengan kategori Premier dalam kalender nasional PBSI,” kata Ricky dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat. Piala Kapolri 2026 akan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu dengan mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran pada kategori kelompok umur. Menurut Ricky, turnamen tersebut juga memberikan poin peringkat nasional sehingga menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan para atlet muda. Para pemain akan dipantau oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI selama kejuaraan berlangsung. “Dalam beberapa tahun terakhir, banyak atlet yang tampil di Kapolri Cup kemudian mengikuti Seleksi Nasional dan akhirnya masuk ke Pemusatan Latihan Nasional,” ujar Ricky. Ia berharap capaian tersebut kembali terulang pada penyelenggaraan tahun ini mengingat kelompok umur U-15, U-17, dan U-19 merupakan tahap penting dalam pembinaan atlet. “Kami berharap para peserta, khususnya 32 pemain terbaik di setiap kategori, benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan mereka,” kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 bersama Rexy Mainaky tersebut. Selain kategori kelompok umur, Piala Kapolri 2026 mempertandingkan kategori Polri dan para-bulu tangkis yang diikuti 70 atlet disabilitas dari 10 provinsi. Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Ukun Rukaendi mengatakan kategori para-bulu tangkis akan melibatkan atlet Paralimpik, internasional, nasional, regional, hingga atlet pelajar potensial. Menurut Ukun, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi NPC Indonesia untuk memantau perkembangan pembinaan atlet di daerah. “Apabila nantinya ditemukan bibit-bibit atlet baru yang memiliki potensi, tentu akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengikuti proses pembinaan menuju pelatnas,” ujar Ukun. Piala Kapolri 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga dan secara keseluruhan melibatkan 1.219 peserta dari kategori umum, Polri, dan disabilitas.

10 Wakil Indonesia Berjuang di Perempat final

Malaysia Junior International Challenge 2026

Indonesia berhasil mengirimkan 10 wakilnya ke babak perempat final Malaysia Junior International Challenge 2026. Babak perempat final akan berlangsung di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur pada hari Jumat, 24 Juli 2026 mulai pukul 15.00 waktu setempat. Sementara itu, satu tempat semifinal sudah dapat dipastikan menjadi milik Indonesia setelah Hani Miftasar dan Frisca Adelia Arifah akan saling bertemu di babak perempat final. Berikut wakil Indonesia yang akan bermain di perempat final Malaysia Junior International Challenge 2026: Nomor Wakil Indonesia Lawan XD U-19 Muhammad Luthfi H / Dian Ramadhani M Ahmad Redzuan / Teh Si Yan (Malaysia) MS U-19 Alif Akbar M. Boon Le Lim (Malaysia) WD U-19 Nur Hafidzah Afifah / Shafira Atha Azzalia Nur Aina Maisarah / Teh Si Yan (Malaysia) XD U-19 Genta Restu Handika / Azka Ghani Putri W Isyraf Hafizin / Lee Joinne (Malaysia) WS U-19 Hani Miftasari Frisca Adelia Arifah (Indonesia) XD U-19 Faza Iwadh Kurnia R / Rachel Machalul Cahya A Ungku Ameer / Rachel Tan (Malaysia) MS U-19 Yudha Rendra W Wei Jie Tiew (Malaysia) WD U-19 Rachel Machalul Cahya A / Vica Velicia Chin Yu-Hsin / Lee Siou-Jin (Malaysia) WD U-19 Aqelatul Amaliyah R / Wilia Renasya Chantharat Marndakul / Pearploy Suttiwarayanon (Thailand) MD U-19 Muhammad Luthfi H / Faza Iwadh Kurnia R Damien Ling / Irfan M. Shazmir (Malaysia)

Antusias Tinggi, 100 Klub Bulutangkis Ikuti Sirnas B Sumut 2026

HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sumatera Utara, Anton, mengapresiasi tingginya antusiasme para pebulu tangkis muda dari berbagai daerah yang ambil bagian dalam HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumut 2026. Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi wadah penting bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kualitas permainan di level nasional. HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026 digelar di GOR PBSI Sumut, Medan, pada 20–25 Juli 2026. Turnamen ini diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi salah satu agenda pembinaan nasional bagi atlet-atlet kelompok usia. Anton mengatakan, Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet yang berasal dari berbagai klub binaan di daerah. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia dalam berbagai nomor pertandingan. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta pada HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026. Sebanyak 100 klub dari berbagai provinsi ikut ambil bagian, sementara Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet. Seluruh pertandingan digelar di empat lapangan GOR PBSI Sumut,” ujar Anton. Menurutnya, mayoritas wakil Sumatera Utara yang tampil di ajang tersebut merupakan atlet-atlet muda hasil pembinaan klub yang sebelumnya telah melewati proses seleksi dan evaluasi melalui Sirkuit Provinsi (Sirprov) Sumut. Sirprov, kata Anton, menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan PBSI Sumut karena menjadi ajang untuk memantau perkembangan atlet sebelum mereka diterjunkan ke kompetisi nasional. “Sebelum tampil di Sirnas B ini, para atlet Sumut telah kami persiapkan melalui Sirprov. Ajang tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan mereka sekaligus menentukan kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional,” katanya. Anton menjelaskan, HYDROPLUS Sirnas B bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding melawan pemain-pemain terbaik dari berbagai provinsi. Meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh, Anton optimistis para pebulu tangkis Sumut mampu memberikan penampilan terbaik. Pasalnya, sebagian besar atlet yang diturunkan telah memiliki pengalaman tampil di berbagai seri Sirnas di daerah lain. “Atlet-atlet muda Sumut ini sudah mengikuti berbagai Sirnas B maupun Sirnas C, seperti di Samarinda dan Kutai Timur. Mereka juga mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan di sana,” ungkapnya. Anton menambahkan, perkembangan prestasi bulu tangkis Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Atlet-atlet muda binaan klub mulai mampu bersaing dengan pemain dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan tidak sedikit yang berhasil meraih prestasi di ajang nasional. Karena itu, Pengprov PBSI Sumut terus mendorong seluruh klub untuk memperkuat sistem pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, target pembinaan tidak boleh berhenti pada prestasi tingkat daerah, melainkan harus mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di level nasional hingga menembus Pelatnas. “Itulah sebabnya kami terus berupaya menghadirkan turnamen-turnamen seperti Sirnas di Sumatera Utara. Harapannya, semakin banyak atlet kita yang meraih prestasi di tingkat nasional dan pada akhirnya mendapat kesempatan bergabung dengan Pelatnas,” pungkasnya.

Pupuk Kaltim dukung regenerasi atlet bulu tangkis lewat Sirnas C Open

Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2026

PT Pupuk Kalimantan Timur mendukung regenerasi atlet bulu tangkis melalui kejuaraan bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 guna mencetak talenta muda yang berprestasi hingga di tingkat internasional. “Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, dengan mendorong kompetisi yang sehat, kompetitif, serta profesional,” kata Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Rabu. Menurut Agung, berbagai prestasi yang telah diraih Indonesia di tingkat dunia menjadi bukti bangsa ini memiliki tradisi pembinaan atlet bulu tangkis yang kuat dari tahun ke tahun. Prestasi itu dapat terus berlanjut jika didukung kompetisi berkualitas dan berkesinambungan. “Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi bersama PBSI dalam penyelenggaraan Sirnas C, untuk jangka waktu dua tahun. Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Agung. Ia menegaskan kejuaraan itu bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara maupun poin peringkat nasional tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan disiplin yang akan menjadi bekal dalam perjalanan karir ke depan. “Melalui ajang ini kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ucap Agung. Mewakili PBSI Pusat, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur Risa Fahrizal menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pupuk Kaltim mendukung pembinaan bulu tangkis nasional. Menurutnya, Pupuk Kaltim memiliki peran penting dalam menghadirkan penyelenggaraan Sirnas C di Kalimantan Timur. Mengingat ajang itu pertama kali terselenggara di daerah tersebut pada tahun 2025. Kini, jumlah seri Sirnas di Kalimantan Timur telah berkembang menjadi lima seri pada 2026, yang terdiri atas empat seri Sirnas C dan satu seri Sirnas B. “Tahun ini sudah ada lima seri Sirnas di Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Risa. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris turut mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim mendukung pembinaan atlet bulu tangkis berbakat di Indonesia. Sirnas C itu juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Kota Bontang sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf nasional. Pemkot setempat memandang olahraga sebagai investasi pembangunan manusia, sejalan dengan visi untuk mewujudkan Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, serta berkelanjutan menuju sumber daya manusia yang berdaya saing. “Untuk itu, kami harap dari GOR Pupuk Kaltim ini akan lahir atlet muda untuk membawa Merah Putih di panggung dunia. Sebab setiap atlet hebat selalu memulai perjalanannya dari sebuah kesempatan. Dan hari ini, kesempatan itu dimulai,” kata Agus. Adapun turnamen resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu berlangsung di GOR Pupuk Kaltim pada 13–18 Juli 2026. Ketua Pelaksana Azwar Janur menyebutkan kejuaraan tahun ini diikuti 673 atlet perwakilan 89 klub dari 15 provinsi di Indonesia. Para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna, untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.

Jaya Raya Pertahankan Gelar Juara Umum

Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu klub pembinaan bulu tangkis terbaik di Indonesia. Pada penyelenggaraan Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026, yang berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, 7–12 Juli 2026, tuan rumah sukses mempertahankan gelar juara umum dengan meraih empat gelar juara dari 14 nomor yang dipertandingkan. Selain Jaya Raya yang tampil sebagai juara umum, klub Djarum Kudus meraih tiga gelar juara, Thailand juga mengoleksi tiga gelar, sedangkan Jepang dan Hong Kong masing-masing membawa pulang dua gelar. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa persaingan di turnamen ini semakin kompetitif dan menjadi tolok ukur perkembangan bulu tangkis junior internasional. Apresiasi datang dari PP PBSI. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menilai turnamen ini memiliki peran strategis dalam proses pembinaan atlet muda Indonesia. “Kejuaraan seperti ini harus terus didukung. Semoga ke depan semakin dikenal di seluruh dunia dan diikuti lebih banyak pemain dari Eropa maupun Amerika Serikat. Dari turnamen ini, PBSI melihat banyak bibit pemain potensial yang dapat dipersiapkan menuju Pelatnas.” ujarnya. Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa turnamen junior internasional seperti ini menjadi sarana penting dalam proses regenerasi atlet nasional. Menurutnya, selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini juga merupakan ajang pemantauan bakat bagi tim pencari bakat PBSI untuk melihat potensi pemain-pemain muda dari berbagai daerah maupun negara. “Semakin banyak peserta dari berbagai negara, kualitas persaingan akan semakin meningkat. Ini menjadi momentum bagi pelatih untuk mengevaluasi kebutuhan atlet serta mempercepat lahirnya generasi baru bulu tangkis Indonesia yang siap bersaing di level dunia,” ujar Eng Hian. Hasil Final Jaya Raya Junior International GP 2026 Pemula U15 Tunggal Putra: Tenka Hirashima (Jepang) vs Revie Israel Lumoindong (Indonesia) 21-18, 21-16. Tunggal Putri: Napatcha Choksakulporn (Thailand) vs Nadda Krirkkitaya (Thailand), 21-19, 21-19. Ganda Putra: M. Kenzie Iddo Kurniawan/Leo Kenzie Putra Pratama (Indonesia) vs Nopporn Chaipar/Rabchai Vongvai (Thailand), 21-17, 21-16. Ganda Putri: Nadda Krirkkitaya/Shanitzada Whantongkhum (Thailand) vs Orizae Ganesha Jofi/Laura Leydisya (Indonesia), 21-6, 21-9. Remaja U17 Tunggal Putra: Alvin Jefferson Kusuma (Indonesia) vs Taisei Kushima (Jepang), 24-22, 22-20. Tunggal Putri: Mau Masuda (Jepang) vs Kungkaek Kakanik (Thailand), 21-14, 16-21, 21-16. Ganda Putra: Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Indonesia) vs Darell Fayi Aflah/Han Liang Gunawan (Indonesia) 21-11, 21-15. Ganda Putri: Khongkwan Roensri/Pimnapha Thanatanantaphong (Thailand) vs Aura Nadin Gunawan/Afizzah Rahmadhani (Indonesia), 21-14, 21-15. Ganda Campuran: Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Indonesia) vs Rhama Madsuba Praduwartha/Willa Renasya (Indonesia), 21-17, 21-16. Taruna U19 Tunggal Putra: Radithya Bayu Wardhana (Indonesia) vs Boon Le Lim (Malaysia), 21-13, 21-9. Tunggal Putri: Ip Sum Yau (Hong Kong) vs Micah Genares Cruz (AS), 21-12, 25-23. Ganda Putra: Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (Indonesia) vs Faizal Pangestu/Anju Siahaan (Indonesia), 16-21, 21-17, 21-17. Ganda Putri: Adelia Nirul M./Yashinta Ristyana Putri (Indonesia) vs Au-Yeung Wing Chi/Chu Wing Chi (Hong Kong), 18-21, 21-18, 21-13. Ganda Campuran: Cheung Sai Shing/Chu Win Chi (Hong Kong) vs Cheng Ying Kit/Au-Yeung Wing Chi (Hong Kong), 21-14, 3-2 (ret).

PB Djarum mulai pencarian talenta muda dari Pekanbaru

Audisi Umum PB Djarum 2026

PB Djarum memulai rangkaian Audisi Umum 2026 dari Pekanbaru, Riau, sebagai upaya memperluas pencarian talenta muda bulu tangkis di luar Pulau Jawa. Sebanyak 306 peserta, terdiri atas 208 putra dan 98 putri, mengikuti audisi di GOR Angkasa, Pekanbaru, pada 8-12 Juli. Mereka bersaing pada kategori U-11, KU-11, dan KU-12 untuk memperebutkan Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. “Setelah dalam beberapa tahun terakhir Audisi Umum PB Djarum terpusat di Kudus, pada 2026 kami memperluas cakupan. Selain Pulau Jawa, Audisi kembali ke Sumatera dan Sulawesi. Pekanbaru menjadi kota pertama dari tiga rangkaian penyelenggaraan audisi,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta. Yoppy mengatakan perluasan wilayah audisi menjadi bagian dari komitmen PB Djarum untuk memberi kesempatan lebih besar kepada talenta-talenta muda daerah agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan mekanisme seleksi tetap mengacu pada format sebelumnya. Peserta menjalani fase screening sesuai kelompok usia sebelum melaju ke tahap turnamen. “PB Djarum mempertahankan standar seleksi di Audisi Umum 2026 dengan fokus pada U-11, KU-11, dan KU-12. Di Pekanbaru dipastikan juara dari setiap kelompok usia langsung masuk tahap karantina setelah rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dan Kudus selesai digelar,” ujar Sigit. Selain juara di tiap kelompok usia, Sigit mengatakan tim pencari bakat juga dapat memberikan Super Tiket kepada peserta yang dinilai memiliki potensi besar, daya juang tinggi, dan teknik permainan menonjol meski tidak keluar sebagai juara. Tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 September hingga 9 Oktober, dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober. Peserta yang lolos tahap akhir akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum. Audisi di Pekanbaru turut dipantau sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia, antara lain Sigit Budiarto, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Lius Pongoh, Maria Kristin Yulianti, Richard Mainaky, Hendrawan, dan Yuni Kartika.

Jaya Raya juara umum turnamen spesialis ganda Candra Wijaya

Gerardo Rizqullah Hafidz & Jonathan Farrell Gosal

Klub Jaya Raya Jakarta keluar sebagai juara umum Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya setelah mengoleksi enam gelar juara pada turnamen spesialis ganda yang berakhir di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu. Pada ajang yang berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre, 10-13 Juni, Jaya Raya unggul atas Djarum Kudus yang meraih empat gelar, sedangkan satu gelar lainnya menjadi milik Taqi Arena Badminton Academy. “Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan,” kata Legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya dalam keterangan tertulisanya, Sabtu. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu mengatakan turnamen yang memasuki edisi ke-14 tersebut digelar sebagai sarana latih tanding sekaligus penjaringan pemain muda di sektor ganda. Menurut Candra, nomor ganda selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di panggung dunia sehingga proses regenerasi harus terus berjalan melalui kompetisi yang berkelanjutan. “Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulutangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia. Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak termasuk klub-klub yang ada di Indonesia,” ujar Candra. Mantan pebulu tangkis spesialis ganda putri Indonesia Rosiana Tendean mengatakan Yonex-Sunrise Doubles Special Championships menjadi salah satu tolok ukur pembinaan sektor ganda nasional. “Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan untuk nomor ganda. Dari sini kita bisa melihat pemain-pemain yang memiliki potensi untuk menjadi andalan Indonesia di masa depan,” kata Rosiana. Rosiana mengatakan kejuaraan yang mempertandingkan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran itu memberi kesempatan kepada atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan melawan pemain dari berbagai klub. Ia optimistis sejumlah pemain yang tampil pada turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari kekuatan ganda Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. “Saya optimistis lima tahun ke depan akan ada pemain ganda Indonesia yang pernah turun di turnamen ini dan kemudian menjadi andalan di level yang lebih tinggi,” ujar Rosiana. Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok pemula, remaja, taruna, serta kategori dewasa.

Candra Wijaya Menyiapkan Penerus Juara Ganda Lewat Kejuaraan

Candra Wijaya

Komitmen legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dalam membangun kekuatan sektor ganda nasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships (YSDSC) 2026. Kejuaraan khusus nomor ganda tersebut, 10-13 Juni 2026, di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Memasuki tahun ke-14 penyelenggaraan, kejuaraan ini terus menjadi salah satu ajang pembinaan paling konsisten bagi pemain spesialis ganda di Indonesia. Sekitar 500 pasangan akan bersaing dalam 11 nomor pertandingan yang meliputi ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, kelompok usia U-15, U-17, dan U-19, serta nomor dewasa ganda putra dan ganda campuran. Tidak hanya diikuti atlet dalam negeri, kejuaraan ini juga menarik peserta dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Slovakia, Ukraina, dan Australia, ikut meramaikan persaingan. Kehadiran pemain internasional diharapkan semakin meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi atlet muda Indonesia. Bagi Candra, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda yang selama ini menjadi salah satu andalan “Merah Putih” di level dunia. “Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini, saya memberikan kesempatan kepada bibit-bibit pemain berbakat di kelompok ganda untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, serta menambah jam terbang pengalaman,” ujarnya, melalui siaran pers pihak penyelenggara YSDSC 2026. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu menilai, keberlangsungan turnamen selama lebih dari satu dekade tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor yang memiliki visi sama dalam pengembangan bulu tangkis nasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang mampu mempertahankan kejayaan Indonesia di sektor ganda. Candra menegaskan, sejarah telah menunjukkan betapa dominannya Indonesia di nomor ganda. Dari era ke era, Indonesia selalu melahirkan pasangan-pasangan berkualitas yang mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional. “Melalui kejuaraan ini saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulu tangkis sektor ganda Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa sektor ganda adalah permainan yang atraktif dan menarik, sehingga banyak diminati. Terbukti pula dari dulu hingga kini Indonesia selalu memiliki ganda-ganda andal dan melegenda,” tegasnya. Lebih lanjut Candra mengingatkan, kesuksesan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh bakat. Faktor disiplin, kerja keras, serta kesempatan bertanding secara berkelanjutan menjadi elemen penting dalam proses pembentukan juara. YSDSC 2026 diharapkan dapat menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru yang kelak memperkuat Indonesia di berbagai turnamen internasional, termasuk Kejuaraan Dunia hingga Olimpiade. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran para insan bulu tangkis dalam proses pembinaan atlet, tahun ini penyelenggara juga akan memberikan “Penghargaan Ganda Legenda Terbaik” versi DYSCWIBC. Penghargaan tersebut ditujukan kepada insan bulu tangkis yang dinilai berhasil melahirkan dan membina pemain-pemain ganda terbaik Tanah Air. Melalui kombinasi kompetisi berkualitas dan penghargaan bagi insan pembinaan, YSDSC 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi emas bulu tangkis ganda Indonesia di masa depan.

Hydroplus Sirnas B Kaltim 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026 telah selesai digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Rangkaian sirnas level B ini, diikuti sebanyak 519 peserta yang bertanding sejak Senin 18 Mei lalu hingga Sabtu 23 Mei 2026. Sebanyak 11 laga final HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 digelar mulai Sabtu (23/5) pagi, dengan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni Usia Dini, Anak, dan Pemula. Adapun nomor yang diperebutkan meliputi Usia Dini Tunggal Putra (UDPA), Usia Dini Tunggal Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 4 gelar juara. Disusul PB. Jaya Raya Jakarta, Taqi Arena Badminton Academy, Jaya Raya Satria, Exist Badminton Club, Mutiara Cardinal Bandung dan Jaya Raya Havana Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Berikut hasil pertandingan final HYDROLUS Sirnas B Kaltim 2026: Lapangan 1 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. (Berliana Rahma) Taqi Arena Badminton Academy) 21-13, 21-17 TAPA Muhammad Saepul Jalaludin (Exist Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 17-21, 17-21 UDPA Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) 25-23, 22-20 TPA Ghalib Ahnaf Dira (Jaya Raya Jakarta) vs. Benedictus Keefa Frandrico (Ardes Tangerang) 21-12, 21-12 GPI Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto (PB Djarum) vs. Laura Leydisya/Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum) 15-21, 21-18, 21-13 GPA Brian Aqila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon (PB Djarum) vs. Muhammad Rasya Adhyazka/Xavier Razqa Ramadinata (PB Djarum) 21-14, 12-21, 21-18 GAPI Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen (Taqi Arena Badminton Academy) 19-21, 17-21 GAPA Raihan Farid ‘Atha Mufida/Zhafran Almer Haq (Perkasa Ardana Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi/Muhammad Zahran Asyura (Jaya Raya Jakarta/Jaya Raya Hafana Academy) 9-21, 11-21 Lapangan 2 GPC Satria Pinandita Yudistira/Alisha Artha Amara (PB Djarum) vs. Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (PB Djarum) 21-13, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum) 8-21, 13-21 UDPI Amara Izzati Gunturputri (Jaya Raya Satria) vs. Anindita Nuur Varisha (Jaya Raya Satria) 21-18, 21-19

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus. Rangkaian sirnas ketiga tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 4 Mei lalu hingga Sabtu 9 Mei 2026. Pada sirnas berlevel A ini dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang terbagi dalam kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), dan dewasa. PB Djarum kembali menyandang status juara umum dengan raihan 10 gelar juara. Disusul kemudian PB. Jaya Raya, PB. Exist dan Gideon Badminton Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 18–23 Mei 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jateng 2026: GTC Erfan Al Bariy/Mellynda Dwi Octavya (Jaya Raya Jakarta) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum) 19-21, 17-21 GRC Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta) vs. Rizky Caesar Ramadhan/Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum) 21-19, 21-16 TRA Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta) vs. Mochammad Dafvansya Aldziekra Kurniawan (Mutiara Cardinal Bandung) 21-18, 21-17 TDI Sausan Dwi Ramadhani (PB Djarum) vs. Jolin Angelia (Pelatnas PBSI) 21-16, 10-21, 21-9 TRI Wa Ode Andita Julianti (PB AIC Kota Bekasi) vs. Kalia Rahmadani (PB Djarum) 17-21, 21-13, 14-21 TDA Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 12-21, 14-21 TTA Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum) vs. Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-19, 21-14 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum) 14-21, 14-21 GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) 21-4, 21-13 TTI Christabel Calista Purwanto (PB Djarum) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-10, 21-15 GTI Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-17, 21-16 GDA Adriel Ferdinand Leonardo/Sansan Herdiansyah (Gideon Badminton Academy) vs. Dwiki Rafian Restu/Muhammad Juan Elgiffani (Jaya Raya Jakarta) 21-12, 11-21, 21-15 GDI Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) vs. Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia (Jaya Raya Jakarta) 14-21, 21-23 GTA Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum) 21-14, 21-18 GRA I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) vs. Jonathan Harris Adrian Shallom Pratama/Maximilian Joachim (PB Djarum) 21-11, 21-13

PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Audisi Umum PB Djarum 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum memperluas jangkauan Audisi Umum PB Djarum 2026 hingga ke Sumatra dan Sulawesi sebagai upaya mencari lebih banyak talenta muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan tahun ini audisi akan digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus setelah dalam beberapa tahun terakhir dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah. “Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi,” kata Yoppy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7-12 Juli di GOR Angkasa, kemudian berlanjut di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-9 Agustus di GOR Dafest, sebelum ditutup di Kudus, Jawa Tengah, pada 8-13 September di GOR Djarum. Yoppy mengatakan keputusan memperluas lokasi audisi juga didorong permintaan dari orang tua atlet dan klub daerah agar proses pencarian bakat tidak hanya terpusat di Jawa. Ia berharap audisi tahun ini dapat menemukan talenta-talenta potensial yang selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto mengatakan proses seleksi tahun ini tetap dilakukan secara ketat guna menemukan pemain muda dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik. “Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara,” ujar peraih gelar juara dunia 1997 itu. Audisi tahun ini juga menjadi kali pertama bagi Hendrawan terlibat setelah bergabung dengan PB Djarum sebagai Technical Advisor Men’s & Women’s Singles pada tahun lalu. Menurut Hendrawan, penyelenggaraan audisi di tiga kota membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” ujar Hendrawan. Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka untuk kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Purwokerto Kota Pembuka Untuk Bangun Fondasi Cinta Pada Bulutangkis Sejak Usia Dini

MilkLife Festival SenengMinton 2026 kembali digelar dengan kota Purwokerto sebagai pembuka yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis (30/4). Para siswa dan siswi kelas 1-3 Sekolah Dasar (SD) melewati tantangan permainan bernuansa bulutangkis untuk mencatatkan waktu tercepat.

PURWOKERTO, 30 April 2026 – Upaya menanamkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis sejak usia dini terus digencarkan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026 yang digelar di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis (30/4). Sebanyak 480 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1–3 dari 16 sekolah ambil bagian dalam perlombaan bernuansa bulu tangkis yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation disponsori oleh MilkLife yang berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah tersebut. Kota Purwokerto menjadi pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026 yang juga akan diselenggarakan di empat kota lainnya di Jawa Tengah, yakni Magelang (24 September), Solo (1 Oktober), Semarang (28 Oktober), dan Kudus (31 Oktober–1 November). Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengungkapkan penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 merupakan sebuah komitmen untuk menanamkan nilai sportivitas sekaligus membangun fondasi rasa cinta terhadap olahraga bulu tangkis sejak dini. Melalui permainan yang didesain menyenangkan dan interaktif, diyakini mampu membuka jalan untuk proses pembibitan atlet secara terstruktur dan sistematis, sehingga nantinya menjadi salah satu penggerak roda regenerasi pebulutangkis handal Indonesia. “Melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026 kami ingin memberikan pengalaman yang menggembirakan sekaligus memotivasi siswa untuk menekuni bulutangkis. Kami percaya atlet yang hebat dan berprestasi berawal dari rasa senang saat melakoni suatu olahraga. Dengan demikian diharapkan Indonesia akan memiliki generasi penerus atlet badminton yang kompetitif dan membanggakan bangsa,” ujar Yoppy. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme para siswa serta sekolah yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan tepok bulu tersebut. Yuni menegaskan pentingnya konsistensi membangun pondasi ekosistem bulutangkis dari level grassroot. Hal ini akan berdampak signifikan terhadap prestasi di level atas, sehingga semakin luas basis partisipasi peserta akan selaras dengan peluang munculnya talenta-talenta unggul. “Dimulai dari kota seperti Purwokerto, kami melihat adanya perluasan jangkauan pembinaan ke daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh secara optimal. Konsistensi ini penting karena pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kesinambungan agar minat dapat tumbuh menjadi bakat, dan bakat berkembang menjadi prestasi. Dari sini, ekosistem pembinaan menjadi lebih terstruktur, mulai dari pengenalan, pembinaan dasar, hingga ke jenjang kompetitif,” ucap Yuni.  Yuni menambahkan, dengan tuaian animo positif dari peserta MilkLife Festival SenengMinton 2026, Pengprov PBSI Jawa Tengah akan memperkuat jalur pembinaan lanjutan sehingga potensi atlet dapat diakomodir dan dibina lebih lebih lanjut. Dalam jangka panjang, langkah tersebut dapat memperkuat jalur prestasi atlet menuju level provinsi, nasional hingga internasional. “Ini mencakup pemetaan potensi atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih di daerah, serta penguatan klub-klub sebagai wadah pembinaan. Selain itu, kami juga akan mendorong lebih banyak kompetisi berjenjang agar peserta yang sudah tertarik memiliki ruang untuk berkembang dan mengukur kemampuan. Kolaborasi dengan sekolah dan klub-klub setempat juga akan terus ditingkatkan agar pembinaan bisa berjalan berkesinambungan,” jelas Yuni. Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kabupaten Banyumas, Pujiono S.Pd mengapresiasi langkah pengenalan olahraga bulutangkis dengan konsep menyenangkan ini. Menurutnya, seluruh langkah regenerasi atlet bulutangkis harus terjaga baik dari jenjang usia dini hingga profesional. “Guru-guru PJOK di Kabupaten Banyumas mendukung proses pengenalan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026. Tak dipungkiri, prestasi yang telah diraih pebulutangkis Indonesia harus disambung oleh generasi mendatang. Sehingga pengenalan dan pembinaan menjadi sangat penting untuk menindaklanjuti regenerasi atlet baik di tingkat daerah maupun provinsi. Tentu ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus mendorong siswa mengembangkan bakat mereka bersama klub,” ucap Puji.  Penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 menerapkan sistem individu dengan penilaian pemenang berdasarkan catatan waktu tercepat untuk setiap kategori. Pada kategori kelas 3, para peserta harus melewati lima jenis tantangan yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target dan Zig Zag Run. Sedangkan bagi peserta kategori kelas 1 dan 2, tantangan Service to Target ditiadakan dari kelima perlombaan tersebut.  Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1 yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Sedangkan untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri. Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan 14 siswa yang terdiri dari  8 putra dan 6 putri. Semangat Jadi yang Tercepat Rasa cinta pada bulutangkis terpancar dari Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung yang menorehkan catatan waktu tercepat 01:00.73 di kategori putri. Pada edisi sebelumnya, Gita mampu finis di posisi ketiga. Hal itu menambah motivasi Gita untuk semakin tekun berlatih dengan sang ayah yang juga menjadi pemain bulu tangkis.  “Aku memang suka bulu tangkis sejak dulu, seringnya bermain dengan teman di depan rumah. Waktu Festival SenengMinton 2025 lalu, aku dapat hadiah raket karena juara tiga. Itu raket pertamaku, aku jadi tambah semangat untuk berlatih. Lalu kali ini aku membuktikan hasil latihan dengan jadi juara. Setelah ini aku akan berlatih lebih serius. Semoga nanti jadi atlet andal,” kata Gita. Dukungan sekolah juga menjadi faktor kuat dalam penyebaran virus positif olahraga bulu tangkis. Guru olahraga SDIT Harapan Bunda Purwokerto Gito Sugeng Ridhono yang tak henti ikut memberikan dukungan pada muridnya dari pinggir lapangan bercerita sekolahnya gencar melakukan pengenalan badminton melalui kegiatan ekstrakurikuler, bahkan telah memiliki fasilitas lapangan tersendiri. Ia berharap perlombaan maupun turnamen bulutangkis dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga dapat mengakomodir bakat-bakat para siswa. “Dengan adanya MilkLife Festival SenengMinton 2026 ini kami terbantu karena menjadi wadah para siswa mengenal keterampilan dasar bulu tangkis yang harapannya dapat meningkatkan kecintaan mereka terhadap olahraga ini. Sehingga bakat-bakat potensial dapat terlihat dan dibina lebih lanjut. Semoga melalui ajang ini sekolah kami dapat mengukir kemenangan dalam kejuaraan bulutangkis, oleh karena itu kami juga sangat serius mempersiapkan para atlet yang bertanding di ajang ini,” sebut Gito.  Para pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026 di tiap lomba mendapat piala, uang pembinaan, dan hadiah dari sponsor yaitu MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred dan produk Savoria. Selain itu, seluruh peserta dan guru yang ikut berpartisipasi juga mendapatkan goodie bag dari sponsor.

Seribu pebulu tangkis ramaikan Sirnas A Jawa Tengah di Kudus

Akhmad Khafidz Basri Yusuf

Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub akan bersaing dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026 di GOR Djarum, Kudus, pada 4-9 Mei. Seri ini mempertandingkan 15 nomor dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), serta dewasa. “Persiapan jelang Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 berjalan dengan baik,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu. Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kehadiran lebih dari seribu peserta menjadi sinyal positif bahwa kompetisi domestik tetap menjadi magnet bagi klub-klub dari berbagai daerah. “Kami berharap akan muncul atlet-atlet muda potensial yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di setiap seri Sirnas. Hasil dari ajang ini menjadi bagian penting untuk masa depan mereka sekaligus regenerasi atlet Indonesia,” kata Ricky. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf menyebut penunjukan Kudus sebagai tuan rumah sejalan dengan sejarah panjang daerah tersebut dalam mengembangkan bulu tangkis. Dia menilai turnamen ini penting untuk memperluas pemerataan prestasi, khususnya bagi atlet-atlet daerah yang ingin menembus level nasional. Pelatnas PBSI menurunkan sembilan wakil pada sektor dewasa. Ajang ini dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asia Junior Championships 2026 di Yatsushiro, Jepang, pada 26 Juni-5 Juli. “Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior. Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka,” kata Kepala Pelatih Ganda Putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas. Atlet pelatnas yang tampil adalah Denis Azzarya, Jolin Angelia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi, Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi, dan Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia.

Hydroplus Sirnas B Sulteng 2026: PB Djarum Juara Umum

PB Djarum

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Gelora Bumi Kaktus, Palu. Rangkaian sirnas kedua tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 27 April lalu hingga Sabtu 2 Mei 2026. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara. Disusul kemudian PB. Exist, PB. Mutiara Cardinal, PB. Champion Kudus, PB. Alamsyah Yunus & PB. Satria Surabaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 4–9 Mei 2026. Sirnas berlevel A ini akan digelar di Kota Kudus, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirnas B Palu 2026: UDPA Azka Luthfi Mahardika [MUTIARA CARDINAL] v Zayn Abdullah Rajendra [CHAMPION KLATEN] 21-16, 21-8 UDPI Calista Arrum Sujana [EXIST] v Ailsie Elaina Sembiring [CHAMPION KUDUS] 17-21 18-21 GPC Brian A. Daniswara/Tiara S. Jasmine [DJARUM KUDUS] v Satria P. Yudistira/Alisha A. Amara [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-18, 19-21 GAPA M. Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v La Ode M. Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 17-21 TAPA Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v Geralldy Mananggel [PB TALENTA] 21-12, 21-17 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi [EXIST] v Aisyah A. Safa Inara [DJARUM KUDUS] 21-18, 21-8 GPA M. Rasya Adhyazka/Xavier R. Ramadinata [DJARUM KUDUS] v Leo Kenzie P. Pratama/M. Kenzie I. Kurniawan [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-15, 19-21 TPA M. Farid Habibulloh [ALAMSYAH YUNUS] v Ghoffur D. Wicaksono [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang [DJARUM KUDUS] v Hafizah H. Zahra [DJARUM KUDUS] 17-21, 21-15, 16-21 GAPI Aqila Talita Shaki/Shallom Angelica Sari v Ayasha Machiko L. Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi [SATRIA SURABAYA/EXIST] 11-21, 21-15, 14-21 GPI Alisha A. Amara/Florence A. Sutanto [DJARUM KUDUS] v Hafizah H.  Zahra/Mikha R. Kasalang [DJARUM KUDUS] 21-19, 21-15

Rangkaian Sirnas Bulu Tangkis 2026 Akan Kembali Bergulir.

Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2026

Setelah sukses digelar pekan lalu di Kota Pahlawan, rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional 2026 akan kembali bergulir. Bertajuk Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah Tahun 2026, akan digelar di kota Palu. Seri pembuka Sirkuit Nasional B tersebut akan berlangsung di GOR GBK Andi Raga Pettalolo, Palu pada 27 April – 2 Mei 2026. Akan ada 11 kategori yang dipertandingkan pada Sirnas Palu 2026, yakni: Tunggal Anak-Anak Putra (TAPA) Tunggal Anak-Anak Putri (TAPI) Ganda Anak-Anak Putra (GAPA) Ganda Anak-Anak Putri (GAPI) Tunggal Pemula Putra (TPA) Tunggal Pemula Putri (TPI) Ganda Pemula Putra (GPA) Ganda Pemula Putri (GPI) Tunggal Usia Dini Putra (UDPA) Tunggal Usia Dini Putri (UDPI) Ganda Pemula Campuran (GPC) Sementara itu, untuk empat rangkaian Sirkuit Nasional B 2026 lainnya akan bergulir di kota Samarinda (Kalimantan Timur), Medan (Sumatera Utara), Bengkulu, dan Bali.

Ubed tak sabar jalani debut di Piala Thomas 2026

Moh Zaki Ubaidillah

Tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah mengaku tidak sabar menjalani laga perdananya bersama tim Indonesia pada ajang Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menjadi bagian dari skuad Merah Putih di sektor tunggal putra bersama Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting. “Pastinya berbeda dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI, MInggu. Ia mengatakan ingin memberikan kontribusi maksimal apabila mendapat kesempatan tampil dalam turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut. “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim Indonesia. Tidak sabar juga menunggu debut di sana,” ujarnya. Ubed menambahkan proses adaptasi dengan kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan sejauh ini berjalan cukup baik setelah menjalani latihan selama dua hari. “Alhamdulillah penyesuaian sudah cukup baik. Ke depannya semoga bisa lebih maksimal lagi dalam latihan dan persiapan,” katanya. Lebih lanjut, Ubed mengungkapkan kombinasi pemain senior dan junior dalam tim menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan. “Dengan adanya senior saya sangat terbantu. Ada juga yang usianya tidak jauh, jadi komunikasi lebih mudah,” ujarnya. Menurut dia, kekompakan sektor tunggal putra sudah terbentuk sejak menjalani latihan bersama di pelatnas. “Dari pelatnas kami sudah latihan bersama, termasuk dengan Jonatan. Semoga ke depan bisa lebih solid,” kata Ubed. Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Selain dari sektor tunggal, Indonesia juga menurunkan komposisi terbaik di sektor ganda melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Sirnas Pembuka Sukses Digelar

PB Djarum

Rangkaian pertandingan yang dimulai sejak babak pertama di tiga gedung olahraga di Surabaya, pada Senin (13/4) hingga Sabtu (18/4), berlangsung sesuai rencana. Puncaknya, 15 partai final yang tersaji pada hari penutup menghadirkan laga-laga ketat dan mampu menyedot perhatian khalayak Kota Pahlawan. Kepala Bidang Turnamen PP PBSI, Wahyana menyatakan, seluruh rangkaian pertandingan yang digelar di GOR Sudirman, GOR Suryanaga, dan GOR MERR berlangsung tertib, dengan tidak satu pun laga berakhir hingga larut malam. “Jadi, dari hari pertama hingga terakhir itu tidak ada pertandingan yang sampai molor,” ujarnya, dikutip dari Djarum Badminton. HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, lanjut Wahyana, adalah ajang berskala nasional edisi perdana pada musim kompetisi tahun ini. Induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air itu secara rutin menggelar rangkaian Sirnas, yang pada tahun ini mencakup lima Sirnas A, lima Sirnas B, serta Sirnas Premier, yang diakhiri dengan Kejuaraan Nasional. Ia juga menjelaskan, penentuan tuan rumah Sirnas dilakukan melalui mekanisme penawaran kepada seluruh pengurus provinsi di Indonesia. PP PBSI terlebih dahulu membagikan formulir pengajuan pada tahun sebelumnya, yang kemudian dikumpulkan di akhir tahun untuk diverifikasi. Selanjutnya, tim survei melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan fasilitas dan sarana pendukung. Berdasarkan hasil laporan tersebut, PBSI menetapkan daerah yang dinilai siap untuk menyelenggarakan ajang Sirnas. Wahyana pun berharap, ajang Sirnas ini dapat menjadi wadah bagi para atlet di seluruh Indonesia untuk berkompetisi secara sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. “Kami juga menaruh harapan besar, melalui langkah awal di Sirnas ini, harapannya ke depan adalah mereka bisa menyumbang atlet-atlet masuk ke pelatnas,” jelasnya. Pada HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, PB Djarum tampil dominan dengan merebut sembilan gelar juara dari total 15 kategori yang dipertandingkan. Klub asal Kota Kudus itu juga mencatatkan prestasi impresif dengan memastikan terciptanya final sesama wakil PB Djarum di seluruh kategori Taruna. Sementara itu, dua gelar juara menjadi milik Jaya Raya Jakarta dan satu gelar juara menjadi milik Pelatnas PBSI. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Remaja Tunggal Remaja Putra Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Arven Naufal Renaldi (Jaya Raya Jakarta – 5/8) 21-16, 21-17 Tunggal Remaja Putri Wa Ode Andita Julianti (PB AIC, Kota Bekasi) vs. Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah – 5/8) 24-22, 21-11 Ganda Remaja Putra I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum – 5/8) vs. Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 21-17 Ganda Remaja Putri Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia (PB Djarum/1) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum/2) 21-18, 24-22 Ganda Remaja Campuran Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta – 5/8) vs. Oka Faiq Januar/Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum/2) 21-14, 21-14 Taruna Tunggal Taruna Putra Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum/1) vs. Alif Akbar. M (PB Djarum) 21-15, 21-11 Tunggal Taruna Putri Christabel Calista Purwanto (PB Djarum/1) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-14, 18-21, 16-21 Ganda Taruna Putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum/1) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum/2) 17-21, 21-19, 13-21 Ganda Taruna Putri Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum – 5/8) vs. Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum/2) 21-16, 16-21, 10-21 Ganda Taruna Campuran Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (PB Djarum – 5/8) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum/2) 12-21, 15-21 Tunggal Dewasa Putra Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy/1) vs. Krishna Adi Nugraha (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-10, 21-17 Tunggal Dewasa Putri Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Pelatnas) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-17, 24-22 Ganda Dewasa Putra Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sport Box/2) 16-21, 21-18, 20-22 Ganda Dewasa Putri Jania Novalita Situmorang/Nabila Cahya Permata Ayu (Pelatnas) vs. Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) 17-21, 14-21 Ganda Dewasa Campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum/1) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaya (PB Djarum) 19-21, 23-25

Hydroplus Sirkuit Nasional A 2026 Dimulai dari Surabaya

Manager's Meeting Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi membuka rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026 yang berlangsung sejak 13–18 April 2026. Kejuaraan ini digelar di tiga lokasi, yakni GOR Sudirman sebagai lapangan utama, serta GOR Suryanaga dan GOR MERR sebagai lapangan pendamping. Sebagai seri pembuka Sirkuit Nasional 2026, turnamen ini mempertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Seluruh nomor dipertandingkan pada kelompok usia remaja U-17, taruna U-19, dan dewasa. Jawa Timur kembali dipercaya menjadi tuan rumah dan mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor, antara lain Hydro Plus, Wondr, Polytron, Djarum Foundation, Blibli, Tiket.com, Sari Wangi, MilkLife, Yonex Sunrise, Kapal Api Group, Fox’s Gummy Candy, MNC Group, Finega, RS Mitra Keluarga, dan PT Tjakrindo Mas. Surabaya sendiri bukan kali pertama menjadi tuan rumah ajang ini. Dalam tiga edisi sebelumnya, yakni pada 2023, 2024, dan 2025, Kota Pahlawan juga sukses menyelenggarakan Sirkuit Nasional A. Tahun ini, sebanyak 1.106 atlet dari 240 klub di seluruh Indonesia turut ambil bagian. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan telah berjalan dengan baik. “Kota Surabaya memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan event besar. Secara keseluruhan, persiapan Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026 sudah siap,” ujar Ricky. Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan ajang ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik. “Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian kejuaraan resmi PP PBSI yang memperebutkan poin nasional. Poin tersebut akan diakumulasi dan akan diambil beberapa yang terbaik untuk mengikuti Seleksi Nasional PBSI di akhir tahun,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Adi Nugroho, menyampaikan kesiapan tuan rumah dalam menyambut para peserta. “PBSI Jawa Timur berupaya maksimal dalam penyelenggaraan. Kami juga menerima seluruh peserta yang mendaftar tanpa pembatasan kuota,” ungkap Adi. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta tidak lepas dari posisi strategis Jawa Timur yang mudah dijangkau dari berbagai daerah di Indonesia. “Sebagai seri pertama di tahun 2026, banyak klub besar ingin memaksimalkan potensi atletnya. Akses menuju Jawa Timur yang relatif mudah juga menjadi salah satu faktor pendukung,” jelasnya. Dari sisi teknis, panitia juga menaruh perhatian pada efisiensi jadwal dan optimalisasi penggunaan lapangan. “Kami belajar dari penyelenggaraan sebelumnya untuk memaksimalkan waktu pertandingan serta penggunaan tiga GOR. Kami optimistis pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih baik,” tambah Adi. Pada ajang ini, Pelatnas PBSI turut mengirimkan 11 atlet yang akan bertanding di kategori dewasa, terdiri dari sektor ganda putra, ganda putri, dan tunggal putri. Ricky menegaskan bahwa keikutsertaan atlet Pelatnas menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembuktian performa. “Atlet Pelatnas merupakan pemain terbaik yang telah melalui proses seleksi. Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka saat menghadapi pemain non-Pelatnas. Kami berharap mereka dapat menunjukkan performa terbaiknya,” tutup Ricky.