Bibit muda potensial bermunculan di Kejurnas Loncat Indah 2026

Kejurnas Loncat Indah 2026

Wakil Ketua Komisi Teknik Loncat Indah Akuatik Indonesia, Ronaldy Herbintoro mengatakan bibit-bibit muda potensial mulai bermunculan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 cabang loncat indah yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa hingga Kamis (7/5). Menurutnya, regenerasi atlet mulai terlihat dengan meningkatnya daya saing atlet lapis kedua terhadap para senior. Perkembangan tersebut menjadi indikator positif bahwa pembinaan loncat indah nasional berjalan ke arah yang tepat. “Kalau melihat Kejurnas kali ini, banyak kejutan, terutama dari atlet lapis kedua. Mereka sudah mulai menunjukkan teknik dan power yang lebih baik, bahkan membuat pelatih dan senior cukup terkejut,” kata Ronaldy kepada ANTARA di Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, dalam beberapa nomor perlombaan, atlet-atlet muda mulai mengancam dominasi senior yang sebelumnya relatif tidak tersentuh. “Dulu senior masih cukup aman, belum ada yang mendekati. Sekarang sudah mulai ketat. Ini yang membuat kami optimistis pembinaan berada di jalur yang benar,” ujarnya. Selain peningkatan kualitas, Ronaldy menyebut jumlah peserta pada Kejurnas kali ini juga mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya. Sebanyak 84 atlet, terdiri atas 49 putra dan 35 putri dari 12 tim, ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Menurut dia, sistem keikutsertaan yang memungkinkan satu daerah mengirim lebih dari satu tim berdampak pada bertambahnya jumlah atlet sekaligus meningkatkan persaingan di setiap nomor. Ronaldy juga mengatakan peta persaingan makin ketat dengan munculnya kekuatan baru dari daerah di luar dominasi DKI Jakarta dan Jawa Timur. “Beberapa daerah sudah mulai berkembang. Ini penting karena pembinaan tidak lagi terpusat di satu-dua wilayah saja,” katanya. Lebih lanjut, ia mengatakan Kejurnas tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga sarana evaluasi pembinaan nasional, termasuk untuk memetakan atlet potensial yang dapat diproyeksikan ke level internasional. “Dari hasil ini nanti kami buat peringkat dan masuk ke dalam long list atlet. Harapannya mereka bisa dipersiapkan untuk kejuaraan internasional,” ujar Ronaldy. Ia berharap tren positif regenerasi tersebut dapat terus dijaga melalui pembinaan yang berkelanjutan guna meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.

Kiandra Ramadhipa tuntaskan GP Prancis MotoGP Rookies di posisi 10

Muhammad Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa menuntaskan balapan pertama GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, Sirkuit Le Mans, Sabtu, di posisi 10. Oleh karena itu, dikutip dari laman Red Bull Rookies Cup, Kiandra Ramadhipa pun berhak atas tambahan enam poin di klasemen pembalap. Bertanding dari posisi start ke-12, Kiandra kesulitan keluar dari barisan tengah. Naik turun di posisi 11-13, pembalap asal Sleman, DI Yogyakarta, itu berada di peringkat ke-11 pada lap pamungkas. Namun, selepas tikungan terakhir, semua pembalap yang bertahan di sirkuit naik satu posisi lantaran David Gonzalez yang memimpin lomba terjatuh. Kiandra pun menyelesaikan perjuangannya di posisi ke-10, sementara Benat Fernandez yang awalnya berada di belakang Gonzalez keluar sebagai pemenang. Pada balapan pertama itu, Kiandra mencatatkan waktu 6,283 detik lebih lambat daripada Fernandez yang memimpin balapan dengan waktu tempuh 26 menit 24,308 detik. Dengan demikian, Kiandra Ramadhipa kini berada di urutan ketiga klasemen sementara pembalap Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 dengan koleksi 40 poin. Sebelumnya, pada akhir April 2026, remaja berusia 16 tahun itu menjadi pembalap terbaik ketujuh dan pemenang masing-masing pada balapan pertama dan kedua GP Spanyol di Sirkuit Jerez. Di klasemen, Kiandra tepat di bawah Benat Fernandez (66 poin) dan Fernando Bujosa (44 poin). Berikutnya, GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 berlanjut ke balapan kedua yang akan berlangsung pada Minggu (10/5) waktu setempat. Kiandra Ramadhipa sendiri bukan berstatus debutan di Red Bull Rookies Cup 2026 karena sudah tampil di kompetisi tersebut pada 2025. Di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Ramadhipa menjadi pembalap terbaik kedelapan pada akhir musim, sementara rekan senegaranya Veda Ega Pratama yang kini berkompetisi di Moto3 berada di posisi kedua (runner-up). Berikut 10 besar balapan pertama GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026. 1. Benat Fernandez (Spanyol) 26:24,308 2. Ryota Ogiwara (Jepang) +0,217 3. Mateo Marulanda (Kolombia) +0,381 4. Fernando Bujosa (Spanyol) +0,460 5. Travis Borg (Malta) +0,578 6. Sullivan Mounsey (Inggris) +0,693 7. Kiattisak Singhapong (Thailand) +0,778 8. Kristian Daniel (Amerika Serikat) +1,016 9. Guillem Planques (Prancis) +4,514 10. Muhammad Kiandra Ramadhipa (Indonesia) +6,283.

PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Audisi Umum PB Djarum 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum memperluas jangkauan Audisi Umum PB Djarum 2026 hingga ke Sumatra dan Sulawesi sebagai upaya mencari lebih banyak talenta muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan tahun ini audisi akan digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus setelah dalam beberapa tahun terakhir dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah. “Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi,” kata Yoppy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7-12 Juli di GOR Angkasa, kemudian berlanjut di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-9 Agustus di GOR Dafest, sebelum ditutup di Kudus, Jawa Tengah, pada 8-13 September di GOR Djarum. Yoppy mengatakan keputusan memperluas lokasi audisi juga didorong permintaan dari orang tua atlet dan klub daerah agar proses pencarian bakat tidak hanya terpusat di Jawa. Ia berharap audisi tahun ini dapat menemukan talenta-talenta potensial yang selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto mengatakan proses seleksi tahun ini tetap dilakukan secara ketat guna menemukan pemain muda dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik. “Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara,” ujar peraih gelar juara dunia 1997 itu. Audisi tahun ini juga menjadi kali pertama bagi Hendrawan terlibat setelah bergabung dengan PB Djarum sebagai Technical Advisor Men’s & Women’s Singles pada tahun lalu. Menurut Hendrawan, penyelenggaraan audisi di tiga kota membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” ujar Hendrawan. Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka untuk kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Timnas Putri U-17 Curi Perhatian di Akademi FFF dan Pukau Pelatih Prancis

Women Empowerment in Sports Collaboration 2026

Sepak bola Indonesia kembali menorehkan cerita membanggakan di kancah internasional. Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pemusatan latihan di Prancis, delegasi PSSI dan Timnas Putri U-17 tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga sukses mencuri perhatian para pelatih Eropa. Kerja sama strategis antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) yang bertajuk Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 kini telah memasuki Fase 2. Sebagai bagian dari program ini, Timnas Putri U-17 Indonesia tengah menjalani pelatihan performa tinggi di pusat pelatihan legendaris, Clairefontaine National Football Centre. Saat sesi latihan bersama Akademi FFF, empat pemain muda Indonesia dilaporkan berhasil memukau para pelatih Prancis. Performa impresif mereka membuktikan bahwa talenta lokal mampu beradaptasi dan bersaing dengan intensitas tinggi standar akademi kelas dunia. Momentum positif ini semakin diperkuat dengan pertemuan virtual antara Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dengan Ambassador of Sports Prancis, Damien Combredet. Keduanya sepakat untuk memperluas kerja sama ini ke cabang olahraga lain, demi membawa standar pelatihan dan manajemen olahraga kelas dunia ke Tanah Air. Delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono, Anggota Komite Eksekutif sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Perempuan PSSI, juga melakukan serangkaian kunjungan strategis. Setelah menyambangi Kedutaan Besar RI dan kantor pusat FFF, rombongan menutup agenda dengan kunjungan edukatif ke kantor FIFA di Paris pada Rabu 6 Mei 2026. Di markas otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut, delegasi disambut oleh petinggi FIFA, termasuk Elkhan Mammadov (Chief of Member Associations) dan Ada Bonilla (FIFA Women’s Football Division). Kunjungan ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi para pemain muda, membuka wawasan mereka tentang struktur organisasi global, kesetaraan gender, dan visi inklusif FIFA.

Piala AFF U-19 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka

Nova Arianto

Tim Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor-Leste pada drawing ASEAN U-19 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang digelar di Jakarta, Kamis (7/5).Pelatih Tim Indonesia U-19 Nova Arianto menilai grup yang ditempati Garuda Muda tidak mudah karena seluruh lawan memiliki potensi menyulitkan Indonesia. “Grup yang sangat kompetitif dan pastinya baik buat kami karena ajang AFF U-19 menjadi bagian dari proses menuju kualifikasi Piala Asia U-19,” ujar Nova Arianto dikutip dari Jawa Pos. Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat Indonesia pada fase grup mengingat negara tersebut selama ini dikenal sebagai kekuatan utama sepak bola usia muda Asia Tenggara. Pertemuan Indonesia melawan Vietnam diperkirakan menjadi laga penentu dalam perebutan posisi juara Grup A. Meski begitu, Nova menegaskan Indonesia tidak hanya fokus kepada Vietnam karena Myanmar dan Timor-Leste juga dinilai mampu memberi kejutan. Menurut mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu, perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara kini semakin merata sehingga tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan. “Bukan hanya Vietnam saja, tetapi kami tetap mewaspadai Myanmar dan Timor-Leste yang berada di grup kami,” lanjut mantan pemain Persib Bandung tersebut. Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk tampil maksimal di depan pendukung sendiri. Selain memburu gelar juara AFF U-19 2026, turnamen ini juga menjadi bagian penting bagi Nova Arianto membangun fondasi tim menuju level Asia. Hasil drawing menempatkan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam di Grup B, sedangkan Grup C dihuni Australia, Kamboja, dan Filipina.

WTA 1000 Roma: Janice Tjen kandas pada babak pertama

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen kandas pada babak pertama Internazionali BNL D’Italia 2026 di Rome setelah kalah dari petenis Amerika Peyton Stearns, Rabu. Janice terpaksa menyerah pada babak pembuka WTA 1000 Roma setelah berjuang satu jam 25 menit di Lapangan 13 Foro Italico, dengan skor akhir 4-6, 4-6. Pada set pertama Stearns membangun keunggulan melalui dua ace. Namun, Janice dengan servis kuatnya mampu memasukkan servis pertama lebih baik dengan persentase 62,1 persen. Stearns kemudian berhasil mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk mencuri set pertama. Janice berusaha bangkit pada set kedua dengan mencatatkan lima ace, yang kemudian diperpanjang dengan memasukkan servis pertama lebih banyak, yakni 66,7 persen. Namun, Stearns yang bermain tanpa kesalahan ganda — di saat Janice mencatatkan dua kesalahan ganda — memimpin dari segi perolehan poin dalam pengembalian bola. Petenis kelahiran Cincinnati berusia 24 tahun itu juga mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Selanjutnya pada babak kedua Italian Open 2026, Stearns, yang saat ini berada di peringkat 49 WTA, akan berhadapan dengan rekan senegaranya unggulan ke-17 Madison Keys, yang mendapat bye pada babak pertama. Sementara itu, bagi Janice kekalahan tersebut mengulang hasil pahit ketika harus terhenti pada babak pertama dalam tur Amerika pada Maret, termasuk Merida Open di Meksiko, Indian Wells, Miami, dan Charleston. Janice, yang saat ini berada di No.40 dunia, mematahkan catatan tersebut dengan berhasil melaju hingga babak kedua Madrid Open. Ia juga bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi berhasil mencapai perempat final ajang WTA 1000 Madrid tersebut. Ganda putri Indonesia itu juga tampaknya akan kembali berpasangan di Roma setelah melakukan sesi latihan bersama beberapa hari lalu.

Seribu pebulu tangkis ramaikan Sirnas A Jawa Tengah di Kudus

Akhmad Khafidz Basri Yusuf

Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub akan bersaing dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026 di GOR Djarum, Kudus, pada 4-9 Mei. Seri ini mempertandingkan 15 nomor dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), serta dewasa. “Persiapan jelang Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 berjalan dengan baik,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu. Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kehadiran lebih dari seribu peserta menjadi sinyal positif bahwa kompetisi domestik tetap menjadi magnet bagi klub-klub dari berbagai daerah. “Kami berharap akan muncul atlet-atlet muda potensial yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di setiap seri Sirnas. Hasil dari ajang ini menjadi bagian penting untuk masa depan mereka sekaligus regenerasi atlet Indonesia,” kata Ricky. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf menyebut penunjukan Kudus sebagai tuan rumah sejalan dengan sejarah panjang daerah tersebut dalam mengembangkan bulu tangkis. Dia menilai turnamen ini penting untuk memperluas pemerataan prestasi, khususnya bagi atlet-atlet daerah yang ingin menembus level nasional. Pelatnas PBSI menurunkan sembilan wakil pada sektor dewasa. Ajang ini dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asia Junior Championships 2026 di Yatsushiro, Jepang, pada 26 Juni-5 Juli. “Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior. Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka,” kata Kepala Pelatih Ganda Putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas. Atlet pelatnas yang tampil adalah Denis Azzarya, Jolin Angelia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi, Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi, dan Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia.

Hydroplus Sirnas B Sulteng 2026: PB Djarum Juara Umum

PB Djarum

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Gelora Bumi Kaktus, Palu. Rangkaian sirnas kedua tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 27 April lalu hingga Sabtu 2 Mei 2026. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara. Disusul kemudian PB. Exist, PB. Mutiara Cardinal, PB. Champion Kudus, PB. Alamsyah Yunus & PB. Satria Surabaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 4–9 Mei 2026. Sirnas berlevel A ini akan digelar di Kota Kudus, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirnas B Palu 2026: UDPA Azka Luthfi Mahardika [MUTIARA CARDINAL] v Zayn Abdullah Rajendra [CHAMPION KLATEN] 21-16, 21-8 UDPI Calista Arrum Sujana [EXIST] v Ailsie Elaina Sembiring [CHAMPION KUDUS] 17-21 18-21 GPC Brian A. Daniswara/Tiara S. Jasmine [DJARUM KUDUS] v Satria P. Yudistira/Alisha A. Amara [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-18, 19-21 GAPA M. Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v La Ode M. Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 17-21 TAPA Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v Geralldy Mananggel [PB TALENTA] 21-12, 21-17 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi [EXIST] v Aisyah A. Safa Inara [DJARUM KUDUS] 21-18, 21-8 GPA M. Rasya Adhyazka/Xavier R. Ramadinata [DJARUM KUDUS] v Leo Kenzie P. Pratama/M. Kenzie I. Kurniawan [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-15, 19-21 TPA M. Farid Habibulloh [ALAMSYAH YUNUS] v Ghoffur D. Wicaksono [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang [DJARUM KUDUS] v Hafizah H. Zahra [DJARUM KUDUS] 17-21, 21-15, 16-21 GAPI Aqila Talita Shaki/Shallom Angelica Sari v Ayasha Machiko L. Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi [SATRIA SURABAYA/EXIST] 11-21, 21-15, 14-21 GPI Alisha A. Amara/Florence A. Sutanto [DJARUM KUDUS] v Hafizah H.  Zahra/Mikha R. Kasalang [DJARUM KUDUS] 21-19, 21-15

Abimanyu dan Resky dominasi Thailand Talent Cup 2026

Dua pembalap muda Indonesia, Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan,menunjukkan dominasinya dengan menaiki podium tertinggi dalam Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. “Saya sangat senang karena bisa kembali ke puncak podium di race kedua ini, setelah kesulitan di race pertama,” kata Abimanyu dalam keterangan Astra Honda Motor (AHM) di Jakarta, Minggu. Dalam ajang yang berlangsung pada 2–3 Mei dan bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship itu, kedua pembalap finis di podium pertama dan kedua. Di balapan pertama, Abimanyu memulai balapan dari posisi kedua, sedangkan Resky start dari posisi ketiga, mengikuti hasil kualifikasi. Saat balapan dimulai, Abimanyu langsung memimpin, diikuti Resky dalam balapan 11 lap. Memasuki lap kedua, Abimanyu kehilangan posisi puncak dan terlempar dari tiga besar, sementara Resky bertahan. Hingga lap akhir, Resky yang berada di posisi pertama kehilangan posisinya setelah pembalap Thailand menyalipnya. Dalam hasil balapan ini, Resky finis di posisi kedua dan Abimanyu di posisi keempat. Catatan waktu mereka pada race pertama mengubah posisi start pada race kedua, dengan Resky start dari posisi pertama, sementara Abimanyu memulai dari posisi keempat. Saat memasuki lap keenam, keduanya bergantian memimpin balapan. Melaju dengan NSF250R, persaingan sengit berlangsung hingga lap akhir. Abimanyu yang masih berada di depan terus mempertahankan posisinya hingga finis. Namun, di tikungan akhir, manuver Resky dengan late braking belum sempurna sehingga melebar dan finis di posisi kelima. Pencapaian Abimanyu membuat lagu Indonesia Raya berkumandang dalam ajang bergengsi tersebut. Kemenangan Abimanyu pun mendapat catatan long lap penalti untuk putaran berikutnya, atas aksinya yang melakukan selebrasi sebelum finis. “Banyak masukan dari seluruh tim dan alhamdulillah saya bisa improve di race dua. Sayang, harus mendapatkan long lap penalti di race mendatang. Saya akan berjuang di seri berikutnya,” kata Abimanyu. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan hasil positif yang ditorehkan oleh pembalap binaan di ajang pembuka IHTTC 2026 merupakan wujud kegigihan pembalap muda dalam bersaing di level lebih tinggi. “Kegigihan serta mentalitas yang kuat menjadi modal positif pembalap belia bersaing di level balap yang lebih tinggi,” katanya. Andy memastikan AHM terus mendampingi kedua pembalap belia tersebut sehingga memiliki bekal yang kuat untuk bersaing membawa nama bangsa. Abimanyu dari Yogyakarta dan Resky dari Jawa Tengah akan kembali bersaing dalam IHTTC 2026 pada Juli yang bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship.

Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Thalita Ramadhani Wiryawan

Tim Uber Indonesia terhenti di babak semifinal setelah terpaksa harus mengakui ketangguhan tim Korea Selatan lewat skor 1-3 dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu malam WIB. Di game pertama,  Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim. Lalu Thalita Ramadhani Wiryawan membangkitkan asa tim Merah Putih setelah mengatasi perlawanan sengit tunggal Korea Selatan Sim Yu Jin. Ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus kandas di tangan ganda Korsel, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dua gim langsung. Kekalahan tim Uber Indonesia ini sekaligus membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan puasa gelar Piala Thomas dan Piala Uber 2026. Sebelumnya tim Thomas Indonesia telah kandas terlebih dahulu setelah gagal lolos dari ketatnya persaingan babak grup. Uber Cup – Semi Finals : Indonesia 1-3 Korea WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21, 5-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19, 21-19 WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong 16-21, 18-21 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram Tidak Dimainkan

Freeport dan PSSI Kembali Gelar Freeport Grassroots Tournament di Gresik

Freeport Grassroots Tournament Gresik

Sebanyak 300 anak-anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik mengikuti Freeport Grassroots Tournament (FGT) yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) di Stadion Gelora Joko Samodro, Gresik, pada tanggal 24 dan 25 April 2026. “Saya mengapresiasi PT Freeport Indonesia yang selalu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. FGT Gresik 2026 diikuti 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB U-12. Berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini penyelenggara menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. Sepanjang turnamen, para peserta menunjukkan semangat dan kegembiraan, menciptakan suasana kompetisi yang positif. Ajang ini menjadi bagian bukti nyata PTFI dalam mendukung transformasi sepak bola Indonesia dari tingkat akar rumput, sekaligus melanjutkan pelaksanaan FGT yang sebelumnya telah berlangsung di Jayapura, 17-18 April 2026. Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengatakan PTFI telah menyelenggarakan Freeport Grassroots Tournament sejak tahun 2024. Di tahun ketiga penyelenggaraan, turnamen ini semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper. Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. Selain kompetisi, FGT 2026 juga menyalurkan dukungan berupa 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Choirul Ashar, penjaga gawang SSB Mengare peraih Best Goalkeeper U-10 mengaku senang dapat berpartisipasi dan termotivasi untuk berlatih lebih giat, sekaligus bangga menerima sepatu baru. Pada kesempatan ini hadir juga Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, anggota Komite Eksekutif PSSI, Muhammad, dan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Selain itu, hadir pula legenda timnas Indonesia, Evan Dimas dan Benny Wahyudi, mereka hadir untuk memberikan motivasi bagi para peserta FGT. Evan Dimas menilai keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi, karena sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini. “Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan.

DBL Camp 2026 Resmi Bergulir, Jadi Laboratorium Sports Science Usia Dini

Kopi Good Day DBL Camp 2026

DBL Indonesia kembali menggelar Kopi Good Day DBL Camp 2026 di Jakarta, mulai Selasa, 28 April 2026. Program tahunan ini menjadi pemusatan latihan bagi ratusan student athlete terbaik dari seluruh Indonesia yang sebelumnya tersaring melalui kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 di 31 kota dan 22 provinsi. Memasuki tahun penyelenggaraan ke-17, DBL Camp kali ini diikuti lebih dari 250 peserta yang memperebutkan kesempatan belajar dan bertanding basket di luar negeri. Tahun ini juga menjadi kali keempat DBL Camp digelar di Jakarta, sekaligus pertama kalinya menggunakan venue baru di DBL Academy Jakarta, kawasan Genova Asya Commercial, Jakarta Timur. Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki nuansa berbeda karena peserta berlatih di tiga lapangan berstandar FIBA level 1, lengkap dengan fasilitas pengukuran performa fisik berbasis sports science. “Pelaksanaan Kopi Good Day DBL Camp tahun ini istimewa karena peserta akan menjalani serangkaian latihan di tiga lapangan di DBL Academy East Jakarta yang semuanya berstandar FIBA level 1. Yang lebih penting lagi, pelaksanaan tahun ini jadi riset sport science,” ujar Azrul. Konsep “laboratorium olahraga” yang dimaksud Azrul hadir lewat penggunaan perangkat measurement test dari VALD Performance. Peralatan tersebut meliputi Nord Bord, Force Frame, dan Force Decks. Nordbord digunakan untuk mengukur kekuatan otot hamstring kanan dan kiri, sekaligus mendeteksi ketidakseimbangan otot. Sementara Force Frame dipakai untuk mengukur kekuatan isometrik kaki dan melihat perbedaan kekuatan tubuh sisi kanan maupun kiri. Adapun Force Decks berfungsi mengukur tinggi lompatan, tenaga saat mendarat, hingga durasi melayang di udara. Kehadiran perangkat ini melengkapi metode tes fisik DBL Camp yang sebelumnya lebih berfokus pada tinggi lompatan dan kecepatan. “Data-data dari pengukuran itu akan menjadi acuan untuk melihat sejauh mana kekuatan fisik pemain, kebutuhan metode latihan berdasarkan data yang dihasilkan, potensi cedera, hingga efektivitas gerakan. Seperti sebuah laboratorium olahraga,” lanjut Azrul. Selain perangkat baru, DBL Camp 2026 juga mengganti metode Beep Test dengan Yo-Yo Test. Tes ini dinilai lebih relevan dengan karakter permainan basket modern karena mengandalkan lari interval disertai jeda pemulihan, menyerupai ritme pertandingan saat pemain berganti dari fase menyerang ke bertahan. Banyaknya pendekatan baru tersebut mendapat apresiasi dari Keegan Crawford, salah satu pelatih tamu di DBL Camp 2026. Crawford merupakan asisten pelatih Tim Nasional Australia pada FIBA Asia Cup Qualifiers 2025 dan dikenal sebagai pelatih pengembangan ketangkasan individu di klub Perth Wildcats. Menurut Crawford, perkembangan DBL Camp terlihat nyata dari tahun ke tahun, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas peserta. “Saya beruntung ini menjadi kamp kedua saya bersama DBL dan sangat senang bisa diundang kembali. Fasilitas di sini luar biasa. Lapangannya sangat bagus dan menyenangkan untuk digunakan,” kata Crawford. Ia juga menilai para peserta tahun ini tampil lebih siap dibanding kunjungan sebelumnya. Menurutnya, para pemain muda Indonesia kini lebih atletis, lebih tenang, dan memiliki kemampuan individu yang semakin baik. “Setiap tahun saya kembali, para pemain terlihat sedikit lebih berbakat, lebih atletis, dan lebih terkontrol. Saat Anda harus menyaring lebih dari 200 pemain menjadi kelompok terbaik, keterampilan individu akan sangat menentukan,” ujarnya. Crawford secara khusus menyoroti penggunaan tes hamstring, vertical jump, hingga agility test di DBL Camp. Ia menyebut metode seperti itu bahkan belum umum digunakan secara luas di basket dunia beberapa tahun lalu. “DBL melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam mengikuti tren terbaru basket dunia. Dengan mesin shooting, perangkat tes fisik, dan sumber daya yang ada, DBL termasuk salah satu yang paling mutakhir di negara ini,” ucapnya. Ia menambahkan, pendekatan latihan di DBL Camp memiliki kemiripan dengan standar pembinaan di Australia, terutama dalam aspek sport science, fisioterapi, serta strength and conditioning. Meski demikian, Crawford melihat karakter pemain muda Indonesia memiliki ciri tersendiri. Ia menilai Indonesia memiliki banyak guard yang cepat dan lincah, sehingga tantangan berikutnya adalah mengembangkan pemain berpostur besar agar memiliki keterampilan modern. “Saya melihat banyak guard yang cepat dan lincah di Indonesia. Tantangannya adalah membantu mengembangkan pemain post atau forward agar memiliki skill yang lebih lengkap,” katanya. Selama pelaksanaan DBL Camp, Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia juga memantau langsung perkembangan para peserta. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu pencarian talenta terbaik dari berbagai daerah. Manajer Timnas Basket Indonesia Ronny Gunawan turut hadir dalam pembukaan camp. Pada edisi kali ini, total terdapat 135 pemain putra, 135 pemain putri, serta 54 pelatih terbaik yang terpilih melalui jalur First Team dan Second Team di masing-masing kota. DBL Indonesia juga membuka peluang tambahan melalui seleksi Road to DBL Camp 2026 dan DBL Play Road to DBL Camp 2026. DBL Camp 2026 nantinya akan menjadi ajang seleksi pembentukan Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Tim elite tersebut akan mendapat kesempatan belajar basket di luar negeri. Menariknya, tahun ini kuota wildcard ditambah dari empat menjadi enam slot. Penambahan tersebut membuka peluang lebih besar bagi campers yang belum masuk daftar utama untuk tetap menembus skuad All-Star melalui jalur wildcard.

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

MilkLife Festival SenengMinton 2026

Purwokerto menjadi kota pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, ajang pengenalan bulu tangkis usia dini yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi regenerasi atlet sejak level akar rumput. Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis. Program ini diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah. “Kami percaya atlet hebat berawal dari rasa senang saat menjalani olahraga,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis. Menurut dia, pembinaan atlet tidak bisa dimulai ketika usia sudah matang, melainkan harus ditanam sejak kecil agar kecintaan terhadap olahraga tumbuh secara alami dan berkelanjutan. MilkLife Festival SenengMinton 2026 selanjutnya digelar di empat kota lain di Jawa Tengah, yakni Magelang pada 24 September, Solo pada 1 Oktober, Semarang pada 28 Oktober, serta Kudus pada 31 Oktober hingga 1 November. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Yuni Kartika menyebut penyelenggaraan di Purwokerto menunjukkan perluasan pembinaan ke daerah yang selama ini belum tersentuh optimal. “Pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Harus berkesinambungan agar minat tumbuh menjadi bakat, lalu bakat berkembang menjadi prestasi,” ujar Yuni. Ia mengatakan makin luas basis partisipasi di daerah, maka peluang muncul talenta-talenta baru juga semakin besar. Karena itu, PBSI Jawa Tengah menyiapkan jalur pembinaan lanjutan melalui pemetaan potensi atlet muda, penguatan klub, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Peserta ditantang menyelesaikan sejumlah permainan berbasis keterampilan dasar bulu tangkis dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing the Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang menjadi tercepat di kategori putri dengan waktu 1 menit 00,73 detik. Pada edisi sebelumnya, Gita finis di posisi ketiga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih serius bersama ayahnya yang juga hobi bermain bulu tangkis.

Veda Ega pecahkan rekor top speed Moto3 di Jerez

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama memecahkan rekor top speed tertinggi pada ajang Moto3 di Sirkuit Circuito de Jerez yang berlangsung 26 April 2026 dengan kecepatan mencapai 222,2 km per jam. Berdasarkan data kecepatan tertinggi dan kecepatan rata-rata yang dirilis MotoGP, Veda menjadi pembalap dengan catatan kecepatan puncak tertinggi dalam balapan tersebut, mengungguli Eddie O’Shea dan Adrian Cruces yang masing-masing mencatat 221,7 km per jam. Sebelumnya, rekor top speed Moto3 di Jerez dipegang oleh Daniel Holgado pada 2024 dan Adrian Fernandez pada 2025 yang sama-sama mencatat kecepatan 221,3 km per jam. Dalam catatan Top Speed & Average yang dirilis MotoGP, Veda yang mengendarai motor Honda NSF250RW mencatat kecepatan terbaik di kisaran 219,0 hingga 222,2 km per jam. Pada GP Spanyol 2026, Veda finis di posisi keenam dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik setelah memulai balapan dari posisi ke-17. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil impresif dengan merangsek naik ke posisi ke-14 pada lap pembuka. Memasuki putaran kedua, Veda menembus 10 besar setelah mendahului tiga pembalap sekaligus dan sempat membayangi pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang merupakan rivalnya sejak RedBull Rookies Cup. Meski sempat turun ke posisi ke-11, Veda kembali ke urutan ke-10 dan secara bertahap masuk ke persaingan lima besar pada fase akhir lomba. Sayang, Veda kehilangan posisi kelima di tikungan terakhir sebelum garis finis. Hasil tersebut menempatkan Veda di peringkat keenam klasemen Moto3 2026 dengan 37 angka, dari hasil tiga balapan yang menghasilkan poin dalam empat seri pembuka. Hasil ini membuka peluang bagi pembalap Indonesia itu untuk bersaing dalam perebutan gelar pendatang baru terbaik atau “Rookie of The Year”.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Desak Made/Kadek Asih pecahkan rekor dunia di China

Desak Made Rita Kusuma Dewi & Kadek Adi Asih

Pasangan atlet panjat tebing disiplin speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih, berhasil memecahkan rekor dunia (world record) kategori speed women’s relay, saat mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026, di China, pada Rabu malam WIB. “Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena hanya fokus tampil maksimal,” kata Desak seusai perlombaan. Keduanya berhasil keluar sebagai juara, setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Jimin Jeong/ Hanaerum Sung dalam babak final (big final). Namun pemecahan rekor terjadi bukan saat mereka menjuarai turnamen. Tetapi dalam momen semifinal melawan pasangan China, Yafei Zhou/Lijuan Deng. Pasangan tuan rumah awalnya memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 13,178 detik. Namun sesaat kemudian, pasangan Merah Putih membukukan catatan waktu 13,174 detik alias lebih cepat 0,04 detik. Momen pemecahan rekor tersebut mengantarkan Desak/Kadek melaju ke big final dan akhirnya juga mengalahkan pasangan Korsel. “Saya persembahkan medali ini untuk Indonesia,” ujar dia. Bagi Kadek Adi Asih, keberhasilan itu menjadi titik balik setelah gagal di nomor individu. “Medali emas Ini sangat berarti bagi saya. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan,” tambah dia. Sementara itu, pasangan atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia, Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi, harus puas dengan perolehan medali perak kategori speed relay dalam Asian Beach Games Sanya 2026. Keduanya kalah melawan wakil tuan rumah, Jianguo Long/Yicheng Zhao, dalam babak final (big final). Wakil Indonesia itu mengemas waktu 9,80 detik, sedangkan lawannya lebih cepat 0,05 detik alias mencatatkan waktu 9,75 detik. Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total delapan atlet disiplin speed yang terbagi atas masing-masing empat putra dan putri. Mereka adalah Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, dan Ramaski Aswin Kristanto. Sedangkan sektor putri diperkuat Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Puja Lestari, dan Amanda Narda Mutia. Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni speed (individu) dan speed relay (tim). Para wakil Tanah Air itu bersaing dengan peserta dari negara lain, di antaranya China, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. Dalam lomba panjat tebing speed relay (estafet), perhitungan dilakukan berdasarkan total waktu tim dari awal hingga pemanjat terakhir menyelesaikan lintasan. Atlet memanjat secara bergantian (relay). Atlet pertama memulai dari start. Setelah mencapai puncak dan menekan tombol timer, atlet berikutnya langsung memulai. Waktu dihitung terus-menerus dan tidak di-reset setiap pergantian atlet. Jadi yang dihitung adalah waktu kumulatif sejak start pertama sampai atlet terakhir finis. Tim tercepat atau mencatatkan waktu paling rendah dinyatakan sebagai pemenang.

Kiandra Juara di Jerez Usai Comeback dari Posisi Bawah

Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis pada Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dilansir dari Red Bull Rookies Cup, pembalap berusia 16 tahun itu tampil luar biasa dengan melakukan comeback spektakuler dari posisi ke-17 hingga finis di posisi pertama. Kiandra langsung menunjukkan agresivitas sejak awal balapan dengan menyalip banyak pembalap dalam beberapa lap pertama. Ia kemudian bergabung dengan rombongan terdepan dalam balapan yang berlangsung sangat ketat. Menurut laporan Red Bull, persaingan di depan diwarnai pergantian posisi yang intens, dengan nama-nama seperti Beñat Fernández dan Yaroslav Karpushin saling berebut posisi teratas. Momentum penentuan terjadi di lap terakhir. Kiandra melakukan manuver krusial di tikungan terakhir dengan menyalip Beñat Fernández untuk mengunci kemenangan dramatis. Laporan dari MCNews juga menegaskan bahwa balapan berlangsung sangat rapat hingga garis finis, dengan banyak perubahan posisi yang membuat hasil akhir tidak bisa diprediksi hingga detik terakhir. Kemenangan ini menjadi salah satu momen penting bagi Kiandra di musim 2026, khususnya karena diraih di Race 2 Jerez dengan cara yang sangat impresif. Red Bull menyebut penampilan tersebut sebagai bukti bahwa Kiandra adalah “bintang baru Indonesia”, berkat keberanian dan kemampuannya membaca momen di lintasan. Selain hasil akhir, cara ia meraih kemenangan dari posisi ke-17 ke posisi pertama menjadi sorotan utama dalam balapan ini.

Veda Ega finis keenam Moto3 Spanyol 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama membukukan hasil positif pada seri keempat Moto3 Spanyol 2026 setelah finis di posisi keenam dengan mencatatkan 33 menit 29,064 detik di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu. Memulai balapan dari posisi ke-17, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu tampil impresif dengan menembus barisan depan dan mengamankan salah satu hasil terbaiknya musim ini. Veda langsung menunjukkan agresivitas sejak lampu start padam dengan merangsek naik tiga posisi ke urutan ke-14 pada lap pembuka. Memasuki putaran kedua, laju Veda semakin menjanjikan. Ia menembus 10 besar setelah mendahului tiga pembalap sekaligus dan sempat membayangi pembalap Malaysia Hakim Danish dalam perebutan posisi depan. Meski sempat terdorong ke posisi ke-11 setelah disalip Mateo Morelli menjelang putaran keempat, Veda mampu merespons cepat dengan memanfaatkan kemunduran Danish untuk kembali ke urutan ke-10. Konsistensi Veda terus terlihat sepanjang balapan. Dengan ritme kompetitif dan manuver agresif namun terukur, ia perlahan memperbaiki posisi hingga masuk persaingan enam besar pada fase akhir lomba. Finis di posisi keenam menjadi pencapaian penting bagi Veda, terlebih ia memulai balapan dari baris belakang dan mampu melakukan pemulihan impresif di salah satu lintasan paling menantang dalam kalender Moto3. Hasil di Jerez sekaligus mempertegas perkembangan positif pebalap muda Indonesia itu dalam musim debutnya, serta menambah kepercayaan diri menghadapi seri-seri berikutnya. Sementara itu, Maximo Quiles tampil dominan sepanjang balapan dan keluar sebagai pemenang Moto3 Spanyol 2026. Pembalap muda Spanyol itu mampu menjaga ritme di barisan depan hingga bendera finis dikibarkan. Adrian Fernandez finis di posisi kedua, sedangkan David Munoz melengkapi podium setelah mengakhiri balapan di urutan ketiga.

Mandalika Racing Series perkuat pembinaan pembalap Indonesia

MRS 2026

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan, Kejuaraan Nasional (kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 25-26 April 2026, memperkuat pembinaan pembalap muda Indonesia, . “Ajang ini untuk mendukung perkembangan dunia motorsport nasional dalam rangka meningkatkan potensi dan prestasi para pembalap Indonesia,” ujar Direktur Utama MGPA Priandi Satria di Lombok Tengah, Sabtu. PRIDE Motorsport, MGPA didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai penyelenggara Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026, telah merancang agar gelaran di tahun keempat ini meningkat kualitasnya dari berbagai aspek dengan dukungan berbagai pihak. “Perjalanan Mandalika Racing Series sejak dirintis tahun 2023 terus memperlihatkan hasilnya yang ditandai prestasi para pembalap Indonesia di ajang balap internasional,” kata Priandi. Dia mengatakan, keberlangsungan MRS tidak terlepas dari dukungan ITDC sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata terintegrasi, kemudian konsistensi Pertamina hingga musim 2026 termasuk para sponsor lain menjadi bukti bahwa Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series telah menjadi kompetisi bergengsi balap motor nasional. “Keikutsertaan pembalap Indonesia di tingkat internasional termasuk beberapa prestasi yang diraih lahir dari lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dalam tiga tahun terakhir,” tutur Priandi. Sementara itu, CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam kemasan MRS termasuk konsep kompetisi agar mengikuti pola penjenjangan sistematis dalam upaya mencetak prestasi pembalap Indonesia yang mendunia. “Konsistensi adalah kunci kami mempertahankan ajang ini agar tetap berlangsung serta meningkatkan mutu penyelenggaraan mulai dari branding, aktivasi, hingga tayangan live streaming termasuk digitalnya,” kata Eddy, Dia menambahkan, satu hal yang menjadi perhatian adalah pembinaan usia muda agar bisa terus lahir bakat-bakat baru potensial yang siap tampil dan kompetitif di tingkat lebih tinggi. “Tahun ini, kami membuka kelas pendukung baru yakni Junior Sport 250 U-18 bagi pembalap junior berusia 13-18 tahun sebelum mereka naik ke kelas profesional,” ujar Eddy.