10 Wakil Indonesia Berjuang di Perempat final

Malaysia Junior International Challenge 2026

Indonesia berhasil mengirimkan 10 wakilnya ke babak perempat final Malaysia Junior International Challenge 2026. Babak perempat final akan berlangsung di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur pada hari Jumat, 24 Juli 2026 mulai pukul 15.00 waktu setempat. Sementara itu, satu tempat semifinal sudah dapat dipastikan menjadi milik Indonesia setelah Hani Miftasar dan Frisca Adelia Arifah akan saling bertemu di babak perempat final. Berikut wakil Indonesia yang akan bermain di perempat final Malaysia Junior International Challenge 2026: Nomor Wakil Indonesia Lawan XD U-19 Muhammad Luthfi H / Dian Ramadhani M Ahmad Redzuan / Teh Si Yan (Malaysia) MS U-19 Alif Akbar M. Boon Le Lim (Malaysia) WD U-19 Nur Hafidzah Afifah / Shafira Atha Azzalia Nur Aina Maisarah / Teh Si Yan (Malaysia) XD U-19 Genta Restu Handika / Azka Ghani Putri W Isyraf Hafizin / Lee Joinne (Malaysia) WS U-19 Hani Miftasari Frisca Adelia Arifah (Indonesia) XD U-19 Faza Iwadh Kurnia R / Rachel Machalul Cahya A Ungku Ameer / Rachel Tan (Malaysia) MS U-19 Yudha Rendra W Wei Jie Tiew (Malaysia) WD U-19 Rachel Machalul Cahya A / Vica Velicia Chin Yu-Hsin / Lee Siou-Jin (Malaysia) WD U-19 Aqelatul Amaliyah R / Wilia Renasya Chantharat Marndakul / Pearploy Suttiwarayanon (Thailand) MD U-19 Muhammad Luthfi H / Faza Iwadh Kurnia R Damien Ling / Irfan M. Shazmir (Malaysia)

Fardhan Joe melangkah ke babak final Kejuaraan Asia Junior 2026

Fardhan Rainanda Joe

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Fardhan Rainanda Joe melangkah ke babak final Kejuaraan Asia Junior 2026. Di babak semifinal yang berlangsung di Yatsushiro, Sabtu, Fardhan menundukkan perlawanan sengit tunggal China Luo Yu Jing lewat rubber gim 21-16, 15-21, 23-21. Kemenangan ini sekaligus membuat Fardhan mampu revans atas unggulan ketujuh pada turnamen ini setelah kalah dalam pertemuan pertama di Asian Youth Games 2025. “Pertandingan hari ini menguras energi karena poinnya juga ketat dan lawan juga tidak mau kalah. Tekanan pasti ada karena di Asian Youth Games 2025 saya kalah lawan beliau, jadi motivasi untuk pertandingan tadi mau revans,” kata Fardhan dikutip dari PBSI, Sabtu. Fardhan mengatakan kunci kemenangannya kali ini yakni pada segi mentalitas yang mampu bermain lepas dan tidak terlalu terbebani dengan pola permainan lawan. “Pelatih meyakinkan untuk bermain tanpa beban karena tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya. Nantinya di babak final, Fardhan akan mempersiapkan diri untuk bisa tampil lebih lepas sekaligus mempersiapkan kondisi fisik dan mentalnya mengingat atmosfer pertandingan di babak final akan sangat menguras energi. “Besok harus disiapkan lagi mental dan pikirannya karena lawan juga sudah tahu permainan saya. Untuk masyarakat Indonesia, tetap dukung saya terus di final nanti sampai saya jadi juara,” ungkap Fardhan. Di babak final nantinya Fardhan akan bersua tunggal China lainnya Hong Tian Yue.

Indonesia terhenti di perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026

Tim bulu tangkis junior Indonesia

Tim bulu tangkis junior Indonesia terhenti pada perempat final nomor beregu Kejuaraan Asia Junior 2026 setelah dikalahkan 0-2 oleh unggulan pertama Thailand 0-2 di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Senin. Indonesia menyerah 48-55 dan 49-55 sehingga menghentikan langkah Jolin Angelia dan kawan-kawan. “Saya kira banyak catatan pastinya namun yang paling utama adalah masih ada seminggu ke depan di nomor perorangan. Jadi kita akan coba maintain lagi baik dari sisi fisik, teknis, taktik dan terutama adalah mental biar mereka siap untuk tampil lagi,” kata Manajer Tim Indonesia, Eskar Denatara dalam keterangan PP PBSI setelah laga. Eskar menilai tetap ada hal positif yang dapat dipetik dari penampilan para pemain Indonesia. Ia berharap para pemain dapat menjadikan pengalaman pada nomor beregu sebagai bekal untuk tampil lebih baik pada nomor perseorangan. “Fokus pada permainan sendiri dan tampil all out. Jadikan pengalaman beregu ini sebagai pelajaran dan tambahan semangat,” kata Eskar. Kapten tim Indonesia Muhammad Rizky Mubarrok mengatakan hasil tersebut memang belum sesuai harapan, namun tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya. “Saya senang bisa berada di tim ini sebagai kapten. Dan atas nama tim, saya mengucapkan maaf kepada semua pendukung karena belum bisa melaju ke babak selanjutnya,” kaya Mubarrok. Dia meminta rekan-rekannya segera mengalihkan fokus ke nomor perseorangan karena peluang Indonesia untuk meraih medali masih terbuka. “Kita semua masih ada peluang untuk membawa pulang medali untuk Indonesia,” ujar Nubarrok. Thailand melaju ke semifinal untuk menghadapi Hong Kong, sedangkan Jepang akan menghadapi China pada semifinal lainnya. Hasil pertandingan Indonesia melawan Thailand: Set pertama Indonesia vs Thailand 48-55 MD: Faizal Pangestu/Anju Siahaan vs Kitipat Karnnithiwat/Kunlapat Lhothong 11-7 WS: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Yataweemin Ketklieng 18-22 XD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani vs Kitipat Karnnithiwat/Sunisa Lekjura 29-33 WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Phattharin Aiamvareesrisakul/Sarisa Janpeng 37-44 MS: Radithya Bayu Wardhana vs Punnatat Prempunpong 48-55 Set kedua Indonesia vs Thailand 49-55 MD: Faizal Pangestu/Anju Siahaan vs Kitipat Karnnithiwat/Kunlapat Lhothong 4-11 WS: Jolin Angelia vs Anyapat Phichitpreechasak 19-22 XD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani vs Kitipat Karnnithiwat/Sunisa Lekjura 30-33 WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Phattharin Aiamvareesrisakul/Sarisa Janpeng 39-44 MS: Radithya Bayu Wardhana vs Punnatat Prempunpong 49-55

Jaya Raya juara umum turnamen spesialis ganda Candra Wijaya

Gerardo Rizqullah Hafidz & Jonathan Farrell Gosal

Klub Jaya Raya Jakarta keluar sebagai juara umum Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya setelah mengoleksi enam gelar juara pada turnamen spesialis ganda yang berakhir di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu. Pada ajang yang berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre, 10-13 Juni, Jaya Raya unggul atas Djarum Kudus yang meraih empat gelar, sedangkan satu gelar lainnya menjadi milik Taqi Arena Badminton Academy. “Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan,” kata Legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya dalam keterangan tertulisanya, Sabtu. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu mengatakan turnamen yang memasuki edisi ke-14 tersebut digelar sebagai sarana latih tanding sekaligus penjaringan pemain muda di sektor ganda. Menurut Candra, nomor ganda selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di panggung dunia sehingga proses regenerasi harus terus berjalan melalui kompetisi yang berkelanjutan. “Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulutangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia. Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak termasuk klub-klub yang ada di Indonesia,” ujar Candra. Mantan pebulu tangkis spesialis ganda putri Indonesia Rosiana Tendean mengatakan Yonex-Sunrise Doubles Special Championships menjadi salah satu tolok ukur pembinaan sektor ganda nasional. “Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan untuk nomor ganda. Dari sini kita bisa melihat pemain-pemain yang memiliki potensi untuk menjadi andalan Indonesia di masa depan,” kata Rosiana. Rosiana mengatakan kejuaraan yang mempertandingkan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran itu memberi kesempatan kepada atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan melawan pemain dari berbagai klub. Ia optimistis sejumlah pemain yang tampil pada turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari kekuatan ganda Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. “Saya optimistis lima tahun ke depan akan ada pemain ganda Indonesia yang pernah turun di turnamen ini dan kemudian menjadi andalan di level yang lebih tinggi,” ujar Rosiana. Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok pemula, remaja, taruna, serta kategori dewasa.

Candra Wijaya Menyiapkan Penerus Juara Ganda Lewat Kejuaraan

Candra Wijaya

Komitmen legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dalam membangun kekuatan sektor ganda nasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships (YSDSC) 2026. Kejuaraan khusus nomor ganda tersebut, 10-13 Juni 2026, di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Memasuki tahun ke-14 penyelenggaraan, kejuaraan ini terus menjadi salah satu ajang pembinaan paling konsisten bagi pemain spesialis ganda di Indonesia. Sekitar 500 pasangan akan bersaing dalam 11 nomor pertandingan yang meliputi ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, kelompok usia U-15, U-17, dan U-19, serta nomor dewasa ganda putra dan ganda campuran. Tidak hanya diikuti atlet dalam negeri, kejuaraan ini juga menarik peserta dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Slovakia, Ukraina, dan Australia, ikut meramaikan persaingan. Kehadiran pemain internasional diharapkan semakin meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi atlet muda Indonesia. Bagi Candra, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda yang selama ini menjadi salah satu andalan “Merah Putih” di level dunia. “Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini, saya memberikan kesempatan kepada bibit-bibit pemain berbakat di kelompok ganda untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, serta menambah jam terbang pengalaman,” ujarnya, melalui siaran pers pihak penyelenggara YSDSC 2026. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu menilai, keberlangsungan turnamen selama lebih dari satu dekade tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor yang memiliki visi sama dalam pengembangan bulu tangkis nasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang mampu mempertahankan kejayaan Indonesia di sektor ganda. Candra menegaskan, sejarah telah menunjukkan betapa dominannya Indonesia di nomor ganda. Dari era ke era, Indonesia selalu melahirkan pasangan-pasangan berkualitas yang mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional. “Melalui kejuaraan ini saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulu tangkis sektor ganda Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa sektor ganda adalah permainan yang atraktif dan menarik, sehingga banyak diminati. Terbukti pula dari dulu hingga kini Indonesia selalu memiliki ganda-ganda andal dan melegenda,” tegasnya. Lebih lanjut Candra mengingatkan, kesuksesan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh bakat. Faktor disiplin, kerja keras, serta kesempatan bertanding secara berkelanjutan menjadi elemen penting dalam proses pembentukan juara. YSDSC 2026 diharapkan dapat menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru yang kelak memperkuat Indonesia di berbagai turnamen internasional, termasuk Kejuaraan Dunia hingga Olimpiade. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran para insan bulu tangkis dalam proses pembinaan atlet, tahun ini penyelenggara juga akan memberikan “Penghargaan Ganda Legenda Terbaik” versi DYSCWIBC. Penghargaan tersebut ditujukan kepada insan bulu tangkis yang dinilai berhasil melahirkan dan membina pemain-pemain ganda terbaik Tanah Air. Melalui kombinasi kompetisi berkualitas dan penghargaan bagi insan pembinaan, YSDSC 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi emas bulu tangkis ganda Indonesia di masa depan.

Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Thalita Ramadhani Wiryawan

Tim Uber Indonesia terhenti di babak semifinal setelah terpaksa harus mengakui ketangguhan tim Korea Selatan lewat skor 1-3 dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu malam WIB. Di game pertama,  Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim. Lalu Thalita Ramadhani Wiryawan membangkitkan asa tim Merah Putih setelah mengatasi perlawanan sengit tunggal Korea Selatan Sim Yu Jin. Ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus kandas di tangan ganda Korsel, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dua gim langsung. Kekalahan tim Uber Indonesia ini sekaligus membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan puasa gelar Piala Thomas dan Piala Uber 2026. Sebelumnya tim Thomas Indonesia telah kandas terlebih dahulu setelah gagal lolos dari ketatnya persaingan babak grup. Uber Cup – Semi Finals : Indonesia 1-3 Korea WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21, 5-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19, 21-19 WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong 16-21, 18-21 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram Tidak Dimainkan

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Menang Tipis Atas Kanada

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tim Uber Indonesia menang 3-2 atas Kanada pada laga pertama Grup C Uber Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Pada laga pembuka, Putri KW harus mengakui keunggulan Michelle Li usai pertandingan sengit selama 3 gim. Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang meyakinkan atas lawannya Jackie Dent/Crystal Lai. Tim Uber Indonesia mampu balik unggul usai Thalita Ramadhani Wiryawan menang atas lawannya, Wen Yu Zhang. Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang unggul atas sang lawan, Catherine Choi/Josephine Wu. Sementara itu, wakil terakhir Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, kalah dari Rachel Chan di partai penutup. Tim Uber Indonesia selanjutnya akan melawan Australia pada laga kedua Grup C. Australia sebelumnya kalah telak 0-5 dari China Taipei dan berada di dasar klasemen. Group C – Matchday 1: Indonesia 3-2 Kanada: WS1: Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li 21-16, 11-21, 16-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jackie Dent/Crystal Lai 23-21, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11 WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Rachel Chan 21-13, 19-21, 11-21

Thomas Cup 2026: Ubed bawa Indonesia kandaskan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah membawa tim Thomas Indonesia menghajar Thailand dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Minggu, Ubed, sapaan akrabnya menghajar tunggal Thailand, Tanawat Yimjit, dua gim langsung 21-11 dan 21-12. Di gim pertama, Ubed langsung tampil agresif dengan memainkan permainan tempo cepat. Poin demi poin terus diraih Ubed untuk unggul jauh sepuluh angka, 13-3. Terus tampil menekan, Ubed akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Ubed masih memegang kendali tempo permainan. Meski demikian Yimjit mencoba untuk meladeni permainan agresif Ubed. Di pertengahan gim kedua, Ubed mencatatkan empat poin beruntun untuk unggul 13-7. Terus menekan, Ubed terus tampil agresif hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-12. Sebelumnya, Jonatan Christie mengakui ketangguhan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber gim. Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Sedangkan Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan Panitchaphon Teeraratsakul. Lalu Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit Peyeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat drama rubber gim. Hasil ini membuat tim Thomas Indonesia telah mengunci dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair.

Ubed tak sabar jalani debut di Piala Thomas 2026

Moh Zaki Ubaidillah

Tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah mengaku tidak sabar menjalani laga perdananya bersama tim Indonesia pada ajang Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menjadi bagian dari skuad Merah Putih di sektor tunggal putra bersama Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting. “Pastinya berbeda dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI, MInggu. Ia mengatakan ingin memberikan kontribusi maksimal apabila mendapat kesempatan tampil dalam turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut. “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim Indonesia. Tidak sabar juga menunggu debut di sana,” ujarnya. Ubed menambahkan proses adaptasi dengan kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan sejauh ini berjalan cukup baik setelah menjalani latihan selama dua hari. “Alhamdulillah penyesuaian sudah cukup baik. Ke depannya semoga bisa lebih maksimal lagi dalam latihan dan persiapan,” katanya. Lebih lanjut, Ubed mengungkapkan kombinasi pemain senior dan junior dalam tim menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan. “Dengan adanya senior saya sangat terbantu. Ada juga yang usianya tidak jauh, jadi komunikasi lebih mudah,” ujarnya. Menurut dia, kekompakan sektor tunggal putra sudah terbentuk sejak menjalani latihan bersama di pelatnas. “Dari pelatnas kami sudah latihan bersama, termasuk dengan Jonatan. Semoga ke depan bisa lebih solid,” kata Ubed. Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Selain dari sektor tunggal, Indonesia juga menurunkan komposisi terbaik di sektor ganda melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

Thomas & Uber Cup 2026

Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil pebulu tangkis muda untuk memperkuat tim bulu tangkis Indonesia yang bersaing di Thomas & Uber Cup 2026. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengatakan fokus utama dari PBSI saat ini adalah memastikan kesiapan tim secara menyeluruh. “Kami melihat kesiapan secara keseluruhan sebagai faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi untuk tim,” ujar Eng Hian dikutip dari keterangan PBSI, Sabtu. Di tim Thomas, Indonesia akan diperkuat pebulu tangkis muda seperti Alwi Farhan, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin. Sedangkan di tim Uber, Merah Putih akan dihuni pemain muda seperti Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan. Eng Hian menegaskan bahwa penentuan komposisi pemain dilakukan melalui proses evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari performa, kesiapan fisik dan mental, hingga kebutuhan strategi tim. Keputusan ini diambil secara objektif dan kolektif bersama dari tim kepelatihan yang ada saat ini di PBSI yang menganalisis kedalaman komposisi terbaik untuk bisa memberikan keseimbangan. Di dalam komposisi tim saat ini dipadukan antara pemain muda dengan pemain berpengalaman. Sebagai unggulan kedua, tim Thomas Cup memiliki harapan untuk memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia. “Namun harus disadari bahwa saat ini persaingan begitu ketat dan setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Tim Thomas akan fokus pada setiap langkah dimulai dari fase grup sambil terus menjaga performa tim,” ungkap Eng Hian.​ Sedangkan untuk tim Uber, Eng Hiang mengatakan bahwa targetnya yakni tampil optimal sejak fase grup dan terus bersaing untuk melaju terus ke babak berikutnya. “Sementara itu untuk tim Uber fokus kami adalah memastikan tim dapat tampil optimal sejak fase grup, sambil terus membangun kepercayaan diri dan kekompakan tim untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujar Eng Hian. Ajang Thomas & Uber Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung mulai 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang. Dilansir dari PBSI, berikut tim bulu tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2026: Skuad Thomas Cup Indonesia 2026: 1. Jonatan Christie 2. Alwi Farhan 3. Moh Zaki Ubaidillah 4. Anthony Sinisuka Ginting 5. Fajar Alfian 6. Muhammad Shohibul Fikri 7. Sabar Karyaman Gutama 8. Moh Reza Pahlevi Isfahani 9. Raymond Indra 10. Nikolaus Joaquin Skuad Uber Cup Indonesia 2026: 1. Putri Kusuma Wardani 2. Thalita Ramadhani Wiryawan 3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi 4. Ester Nurumi Tri Wardoyo 5. Febriana Dwipuji Kusuma 6. Meilysa Trias Puspitasari 7. Rachel Allessya Rose 8. Febi Setianingrum 9. Siti Fadia Silva Ramadhanti 10. Amallia Cahaya Pratiwi

Hasil Drawing Piala Thomas dan Uber 2026

Drawing Piala Thomas dan Uber 2026

Berikut hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia tergabung bersama tim-tim kuat dari berbagai penjuru dunia. BWF resmi telah mengumumkan hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (18/3/2026) siang WIB. Ajang Piala Thomas dan Uber 2026 sendiri akan berlangsung di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang. Tim bulu tangkis Indonesia sendiri bisa dibilang memiliki hasil undian yang berbeda. Tim putra bisa disebut tergabung dengan grup neraka. Tim bulu tangkis putra Indonesia yang berstatus sebagai unggulan kedua tergabung di Grup D, bersama Prancis, Thailand dan Aljazair. Aljazair boleh dibilang tak diperhitungkan dalam persaingan di fase grup. Namun berbeda dengan Prancis dan Thailand yang merupakan tim kuat di dunia bulu tangkis. Thailand sejak lama memiliki persaingan sengit dengan Indonesia khususnya di kawasan Asia Tenggara. Untuk sektor putra, mereka memiliki Kunlavut Vitidsarn yang saat ini menjadi tunggal putra nomor satu dunia di ranking BWF. Sementara Prancis kini menjadi salah satu negara dengan bulu tangkis terbaik di Eropa. Apalagi mereka memiliki Alex Lanier hingga atlet bersaudara yakni Toma Junior Popov dan Christo Popov. Di sisi lain, tim bulu tangkis putri Indonesia tergolong memiliki persaingan yang cukup mudah di Grup C, yang dihuni oleh Chinese Taipei, Kanada dan Australia. Meniliki dari beberapa turnamen ke belakang, Chinese Taipei yang tengah menunjukkan eksistensinya di dunia bulu tangkis menjadi lawan terkuat untuk Indonesia di Grup C. Sehingga kedua negara berpeluang besar lolos ke babak knockout. Berikut hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026: Piala Thomas 2026: Grup A: China, India, Kanada, Australia Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Finlandia Grup C: Chinese Taipei, Denmark, Korea Selatan, Swedia Grup D: Indonesia, Prancis, Thailand, Aljazair Piala Uber 2026: Grup A: China, India, Denmark, Ukraina Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Afrika Selatan Grup C: Chinese Taipei, Indonesia, Kanada, Australia Grup D: Korea Selatan, Thailand, Bulgaria, Spanyol

Ruichang China Masters: Bagas perlu tambah power usai jadi runner-up

Ruichang China Masters 2026

Tunggal putra Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo mengatakan perlu menambah kekuatan pukulan atau power sebagai bagian dari evaluasi utama setelah menjadi runner-up Ruichang China Masters 2026. Bagas harus mengakui keunggulan tuan rumah Sun Chao pada partai final di Ruichang, China, Minggu, setelah kalah dua gim langsung 14-21, 11-21. “Alhamdulillah tetap bersyukur dengan hasil ini. Di gim pertama saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan hari ini bermain sangat bagus dan berani,” ujar Bagas dalam keterangan PP PBSI setelah laga. Ia menjelaskan, upayanya untuk mengikuti tempo permainan lawan pada gim kedua belum membuahkan hasil karena masih kesulitan keluar dari tekanan, sehingga beberapa pukulannya kurang maksimal dan mampu dimanfaatkan lawan untuk meraih poin. “Gim kedua saya sudah mencoba mengikuti tempo lawan, tetapi tetap belum bisa keluar dari tekanan. Banyak bola buangan saya yang tanggung dan itu bisa dimanfaatkan lawan,” katanya. Bagas mengungkapkan tidak ada kendala berarti secara teknis maupun kondisi fisik pada pertandingan tersebut. Namun, ia mengakui lawannya tampil lebih percaya diri, rapi, serta berani mengambil inisiatif serangan dengan tempo cepat. Menurut Bagas, faktor tekanan pertandingan juga memengaruhi penampilannya sehingga ia tidak bisa menunjukkan permainan terbaik seperti biasanya. “Tekanan pasti ada dan hari ini saya tidak bisa bermain seperti biasa. Lawan juga lebih berani menyerang dan sangat rapi permainannya,” ujarnya. Sebagai bahan perbaikan, Bagas menegaskan perlunya peningkatan di berbagai aspek, terutama kekuatan pukulan agar mampu bersaing lebih baik saat menghadapi pemain dengan permainan agresif. “Ke depannya mungkin saya harus menambah power saya dan masih banyak lagi yang harus saya evaluasi,” kata Bagas.

Putri KW jadikan Swiss Open sebagai bahan evaluasi tingkatkan performa

Putri Kusuma Wardani

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani menjadikan pencapaiannya menjadi runner-up Swiss Open 2026 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan performa, terutama dalam menghadapi tekanan saat laga penting. Putri harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Supanida Katethong dengan skor 11-21, 15-21 pada final yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Minggu. “Sebenarnya saya ingin bisa mengeluarkan permainan terbaik dari awal, tapi di lapangan merasa cukup tertekan. Supanida juga menerapkan strategi yang tepat dengan membatasi bola atas saya dan mempercepat tempo permainan,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga final. Unggulan pertama tersebut tetap bersyukur mampu menembus partai final, meski mengaku belum puas karena merasa permainannya tidak berkembang optimal pada laga penentuan gelar. “Tapi memang kurang puas karena permainan saya tidak keluar hari ini,” ujarnya. Putri menambahkan, rangkaian turnamen yang diikutinya dalam beberapa pekan terakhir memberinya banyak pengalaman berharga, terutama saat menghadapi pemain-pemain dengan karakter permainan berbeda. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi pemain dengan pertahanan solid maupun serangan agresif. “Dari dua minggu ini saya dapat banyak pengalaman dari pemain top. Saya bisa belajar bagaimana menghadapi tipe permainan yang berbeda-beda,” katanya. Ke depan, Putri mengatakan masih perlu meningkatkan berbagai aspek, mulai dari fisik, teknik, hingga faktor nonteknis seperti fokus dan kemampuan mengatasi tekanan dalam pertandingan. “Secara keseluruhan saya harus lebih kuat lagi, baik dari fisik, teknik, maupun nonteknis seperti fokus dan kemampuan keluar dari tekanan,” ujar Putri.

Swiss Open 2026: Alwi akui tampil antiklimaks

Alwi Farhan

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan mengakui penampilannya antiklimaks setelah keluar sebagai runner-up Swiss Open 2026 lantaran kalah dari wakil Jepang Yushi Tanaka pada partai final. Pada pertandingan yang berlangsung di St Jakobshalle, Basel, Minggu, unggulan keenam itu takluk dua gim langsung dengan skor 18-21, 12-21. “Pasti bersyukur, ini minggu yang luar biasa dan tidak gampang juga karena banyak tantangan yang harus saya lewati. Sayang sekali di partai final saya merasa antiklimaks, tapi saya mengakui Yushi bermain lebih baik,” ujar Alwi setelah laga, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI. Alwi mengatakan kondisi fisik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performanya pada laga final, terutama karena waktu pemulihan yang terbatas setelah menjalani pertandingan semifinal sehari sebelumnya. Dia mengaku belum mampu melakukan pemulihan secara optimal sehingga berdampak pada penampilan di laga puncak, meski tetap berusaha memberikan perlawanan maksimal. “Saya merasa kurang bisa recovery lebih bagus saja setelah laga semifinal tadi malam. Saya akan kembali lebih kuat dan mencoba di lain kesempatan,” kata Alwi. Meski gagal meraih gelar, Alwi mengungkapkan dua pekan terakhir menjadi periode penting untuk menambah pengalaman bertanding, terutama saat menghadapi turnamen dengan tingkat persaingan tinggi. Menurut dia, meski Swiss Open berlevel Super 300, tantangan yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan turnamen level Super 1000 yang diikutinya pada pekan sebelumnya di All England 2026. “Dengan kondisi yang sudah tidak 100 persen saya tetap mencoba berusaha. Pengalaman untuk pertandingan berikutnya,” tutur Alwi.

PBSI Tetapkan Mekanisme Magang, Promosi, dan Degradasi Atlet Pelatnas

Penutupan Seleknas PBSI 2026

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) terus berkomitmen membangun sistem pembinaan prestasi yang objektif, terukur, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penetapan Peraturan Organisasi PBSI Nomor 012 tentang Mekanisme Rekrutmen, Promosi, dan Degradasi Atlet serta Pelatih Pelatnas. Melalui peraturan tersebut, PBSI menetapkan ketentuan teknis dan operasional yang mengatur proses pembinaan atlet secara lebih terstruktur. Sistem ini mencakup tiga mekanisme utama dalam pembinaan atlet menuju dan di dalam Pelatnas PBSI, yaitu program magang (internship) atlet daerah, mekanisme promosi atlet Pelatnas, dan mekanisme degradasi atlet Pelatnas. Program magang atlet daerah menjadi salah satu jalur pembinaan yang memberikan kesempatan bagi atlet-atlet potensial dari berbagai daerah untuk merasakan atmosfer latihan di Pelatnas PBSI. Atlet yang mengikuti program ini direkomendasikan oleh pelatih Pelatnas berdasarkan data dan catatan prestasi yang dimiliki. Selama masa magang yang berlangsung selama tiga bulan, atlet akan mengikuti program latihan bersama pelatih sektor terkait sekaligus melalui proses evaluasi performa. Dalam pelaksanaannya, pembiayaan transportasi kedatangan dan kepulangan atlet menjadi tanggung jawab klub asal atlet. Sementara itu, biaya latihan dan akomodasi selama mengikuti program magang ditanggung oleh PP PBSI, sedangkan keikutsertaan atlet dalam kejuaraan tetap menjadi tanggung jawab klub asal masing-masing atlet. Selain program magang, PBSI juga menetapkan mekanisme promosi atlet ke Pelatnas sebagai jalur bagi atlet berprestasi untuk bergabung ke dalam sistem pembinaan nasional. Promosi atlet didasarkan pada sejumlah kriteria, di antaranya pencapaian minimal 50% dan satu gelar juara pada turnamen nasional dalam satu tahun yang sama, seperti Sirnas A/Premier, Kejuaraan Nasional, maupun Grand Prix Pembangunan Jaya atau turnamen setara. Kriteria lainnya meliputi juara Seleksi Nasional (Seleknas), juara turnamen Super 100 kategori U-19, rekomendasi pelatih Pelatnas dan Tim Pemandu Bakat, serta prestasi di ajang internasional kelompok usia seperti Asia Junior Championships dan World Junior Championships nomor perorangan. Atlet yang dipromosikan ke Pelatnas PBSI juga diwajibkan mengikuti rangkaian tes yang meliputi tes fisik, tes medis, dan tes psikologis. Penetapan promosi atlet dilakukan berdasarkan persetujuan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas dan disahkan oleh Wakil Ketua Umum PBSI. Di sisi lain, mekanisme degradasi atlet Pelatnas diterapkan sebagai bagian dari evaluasi pembinaan secara berkala untuk menjaga standar dan performa atlet sesuai indikator capaian prestasi. Mekanisme ini juga bertujuan memberikan ruang regenerasi bagi atlet-atlet potensial lainnya, sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan berdasarkan prinsip meritokrasi dan kompetisi yang sehat. Penilaian degradasi atlet dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah parameter, antara lain usia atlet, lama masa pembinaan di Pelatnas, capaian prestasi, Key Performance Index (KPI) atlet, serta data perkembangan yang mencakup aspek medis, fisik, psikologis, dan presensi atlet. Proses penetapan degradasi diawali dengan usulan dari pelatih sektor yang disertai data pendukung, kemudian dibahas dalam rapat koordinasi Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas. Hasil rapat tersebut selanjutnya diajukan untuk mendapatkan persetujuan Wakil Ketua Umum I sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Degradasi Atlet Pelatnas PBSI. Melalui penerapan mekanisme magang, promosi, dan degradasi ini, PBSI berharap seluruh Pengurus Provinsi PBSI dan Perkumpulan Bulutangkis di Indonesia memiliki pemahaman yang seragam mengenai sistem pembinaan atlet. Dengan demikian, diharapkan tercipta kesinambungan proses pembinaan prestasi yang berkelanjutan, mulai dari tingkat daerah hingga menuju Pelatnas PBSI. Sistem pembinaan yang semakin terstruktur ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya PBSI dalam melahirkan atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia.