HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 – Tolok Ukur Pembinaan Atlet Muda

Penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026

HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026 mulai bergulir pada Senin (17/8) pagi di GOR Sportatorium, Bengkulu. Sebanyak 462 pebulu tangkis dari 124 klub di berbagai daerah di Tanah Air ambil bagian dalam kejuaraan berskala nasional yang berlangsung pada 17-22 Agustus tersebut. Ratusan peserta itu bersaing pada 11 kategori, yakni Usia Dini Putra, Usia Dini Putri, Tunggal Anak Putra, Tunggal Anak Putri, Ganda Anak Putra, Ganda Anak Putri, Tunggal Pemula Putra, Tunggal Pemula Putri, Ganda Pemula Putra, Ganda Pemula Putri, serta Ganda Pemula Campuran. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah sekaligus menambah semarak kembalinya kejuaraan berskala nasional ke “Bumi Rafflesia”. Kepercayaan untuk kembali menggelar Sirnas telah dinantikan masyarakat Bengkulu selama lebih dari satu dekade. Terakhir kali ajang serupa digelar di provinsi tersebut pada 2011, sehingga penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan bulu tangkis di daerah tersebut. Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Bengkulu, Saihoni Anwar, menyatakan bahwa penunjukan Bengkulu sebagai tuan rumah merupakan hasil kerja keras jajaran pengurus sepanjang 2025. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah PP PBSI memberikan kepercayaan kepada Bengkulu untuk menjadi tuan rumah HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026. Penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 sekaligus menandai berakhirnya penantian panjang untuk kembali menghadirkan kejuaraan bulu tangkis berskala nasional di Bengkulu. Setelah terakhir kali menjadi tuan rumah Sirnas pada 2011, Saihoni mengungkapkan, Pengprov PBSI Bengkulu tidak pernah berhenti mengajukan diri dan berupaya mendapatkan kepercayaan untuk kembali menggelar ajang tersebut. “Kami tetap berupaya. Bahkan setiap tahun kami mengusulkan untuk mengadakan Sirnas di Bengkulu,” tuturnya kepada Djarum Badminton, Senin (17/8). “Alhamdulillah di 2026 yang merupakan usulan kami pada 2025, kerja keras itu membuahkan hasil yang manis dan akhirnya digelar HYDROPLUS Sirnas B 2026 di Bengkulu,” Saihoni, menambahkan. Saihoni berharap, penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus menjadi awal bagi Bengkulu untuk kembali dipercaya menggelar kejuaraan nasional. Ia juga menyatakan, Pengprov PBSI Bengkulu telah berkomunikasi dengan PP PBSI terkait rencana mengajukan diri sebagai tuan rumah Sirnas A pada kesempatan mendatang, sekaligus berharap mendapat dukungan penuh untuk merealisasikan rencana tersebut. Sementara itu, pendiri sekaligus pelatih klub bulu tangkis Porpu Bengkulu, Ramdani, menyambut positif kehadiran HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026. Ia mengirimkan 18 atlet binaannya untuk ambil bagian dalam kejuaraan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai kesempatan untuk menguji mental dan kemampuan mereka saat bersaing dengan para pebulu tangkis muda dari berbagai daerah di luar Bengkulu. “HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 ini bagi kami di Porpu menjadi tolok ukur atau semacam barometer buat saya, sejauh mana para pemain dapat menerapkan apa yang telah dilatih selama ini,” jelasnya. Ia pun menaruh harapan besar kepada para atlet yang bertanding pada kategori Usia Dini Putra dan Usia Dini Putri di HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 agar dapat menunjukkan performa terbaik sekaligus memperoleh pengalaman berharga dari persaingan di level nasional.

Hydroplus Sirnas A Jakarta 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 berakhir pada Sabtu (8/8) petang di GOR Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebanyak 15 pertandingan digelar untuk memperebutkan gelar juara pada lima nomor yang masing-masing terbagi dalam tiga kategori, yakni Remaja, Taruna, dan Dewasa. PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan enam gelar juara. Sementara itu, Exist Badminton Club menyusul dengan empat gelar. Selain kedua klub tersebut, ada Jaya Raya dengan raihan dua gelar, dan Pelatwil Tengah, Bayu Kencana, dan Mansion Sports Box masing-masing membawa satu gelar juara dari turnamen yang berlangsung sejak Senin (3/8). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Bengkulu pada 17–22 Agustus mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional B. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jakarta 2026: Lapangan 1 GRC Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Muhammad Bintang Samudra Sakti/Wilia Renasya (PB Djarum) 21-12, 21-12 TRI Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah) vs. Alysa Mukti Salsabiela (PB Djarum) 21-19, 24-22 TRA Kevin Maulana Pattirane (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum) 19-21, 17-21 TTI Shaafiya Yasmin Maitsaa (Jaya Raya Jakarta) vs. Hani Miftasari (PB Djarum) 18-21, 16-21 TTA Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) vs. Fardhan Rainanda Joe (Exist Badminton Club) 21-17, 19-21, 15-21 GTA Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Akmal Nurrahman/Revand Harianto (Jaya Raya Jakarta) 18-21, 18-21 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Calista Fakasyiffa Putri/Yulita Herlinda Ningtyas (Jaya Raya Jakarta) 21-11, 21-18 GRA Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta) vs. I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) 12-21, 14-21 Lapangan 2 GTC Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum) vs. Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum) 12-21, 13-21 GDC Gilang Krisandi Toyo Pramana/Violita Dewi (Bayu Kencana) vs. Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (Exist Badminton Club/Teratai) 14-21, 21-18, 21-18 TDI Ruzana (PB Djarum) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) 21-17, 21-17 GDA Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sports Box) vs. Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta) 21-18, 21-12 GDI Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Jaya Raya Jakarta) Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini (Jaya Raya Jakarta) 21-16, 12-21, 21-6 TDA Jason Christ Alexander (PB Djarum) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 27-25, 10-21, 10-21 GTI Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-14, 21-10

Hydroplus Sirnas B Sumut 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

HYDROPLUS Sirkuit Nasional B Sumatra Utara 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumatra Utara (Sumut) 2026 berakhir pada Sabtu (25/7) petang di GOR PBSI Sumut, Medan. Sebanyak 11 gelar juara diperebutkan, yang mencakup kategori Usia Dini Putra (UDPA), Usia Dini Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan empat gelar juara. Sementara itu, Mutiara Cardinal Bandung menyusul dengan dua gelar. Selain kedua klub tersebut, Exist Badminton Club, Satria Surabaya, Jaya Raya Solo, dan klub-klub lainnya, turut mewarnai persaingan sepanjang turnamen yang berlangsung sejak Senin (20/7). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Kota Jakarta pada 3-8 Agustus 2026 mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional A dan akan diikuti kelompok usia U-17, U-19, dan dewasa. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026: Lapangan 1 TAPI: Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma (TAQI Arena Badminton Academy) 21-18, 21-8 TAPA: Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Haydhar Al Zakhiri (Jaya Raya Solo) 21-17, 21-18 GPC: Milan Prodeus Gultom/Dinny Octalira Zendrato (Luluk Hadiyanto Badminton Club Jaksel) vs. M Farzan Ahza Aqila/Tarisa Kirana Mahiswari (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-23, 21-19, 21-19 UDPI: Azhalea Khaliqa Dzahin Salsabila (Jaya Raya Solo) vs. Steffi Laurentia Athalla Doda (Alamsyah Yunus Badminton Club) 21-9, 21-14 TPA: Marvel Mulyono (Champion Klaten) vs. Marcel Jhonatan (PB Djarum) 21-15, 21-10 GAPI: Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Nizma Qothrunadda Anako/Rya Alaysha Okka Putri (Jaya Raya Solo) 21-14, 21-6 GAPA: La Ode Muhammad Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Muhammad Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar (PB Djarum) 21-15, 19-21, 21-19 UDPA: Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Azka Al Fatih (Samudera Binjai) 21-11, 21-19 Lapangan 2 TPI: Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Syauqia Aisya Inara (PB Djarum) 21-6, 12-21, 21-9 GPI: Tiara Shaqeela Jasmine/Zhaafira Khoerunnisa (PB Djarum) vs. Alisha Artha Amara/Khanza Zulfanihayah (PB Djarum) 21-14, 22-20 GPA: Ahmad Hudzaifah/Muhammad Rizky Fadhillah (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Yasir Revansyah/Valdis Adlina Wiska Putra (Mutiara Cardinal Bandung) 21-15, 21-17

Antusias Tinggi, 100 Klub Bulutangkis Ikuti Sirnas B Sumut 2026

HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sumatera Utara, Anton, mengapresiasi tingginya antusiasme para pebulu tangkis muda dari berbagai daerah yang ambil bagian dalam HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumut 2026. Menurutnya, kejuaraan tersebut menjadi wadah penting bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kualitas permainan di level nasional. HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026 digelar di GOR PBSI Sumut, Medan, pada 20–25 Juli 2026. Turnamen ini diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi salah satu agenda pembinaan nasional bagi atlet-atlet kelompok usia. Anton mengatakan, Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet yang berasal dari berbagai klub binaan di daerah. Mereka akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia dalam berbagai nomor pertandingan. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta pada HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026. Sebanyak 100 klub dari berbagai provinsi ikut ambil bagian, sementara Sumatera Utara mengirimkan sekitar 175 atlet. Seluruh pertandingan digelar di empat lapangan GOR PBSI Sumut,” ujar Anton. Menurutnya, mayoritas wakil Sumatera Utara yang tampil di ajang tersebut merupakan atlet-atlet muda hasil pembinaan klub yang sebelumnya telah melewati proses seleksi dan evaluasi melalui Sirkuit Provinsi (Sirprov) Sumut. Sirprov, kata Anton, menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan PBSI Sumut karena menjadi ajang untuk memantau perkembangan atlet sebelum mereka diterjunkan ke kompetisi nasional. “Sebelum tampil di Sirnas B ini, para atlet Sumut telah kami persiapkan melalui Sirprov. Ajang tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan mereka sekaligus menentukan kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional,” katanya. Anton menjelaskan, HYDROPLUS Sirnas B bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding melawan pemain-pemain terbaik dari berbagai provinsi. Meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh, Anton optimistis para pebulu tangkis Sumut mampu memberikan penampilan terbaik. Pasalnya, sebagian besar atlet yang diturunkan telah memiliki pengalaman tampil di berbagai seri Sirnas di daerah lain. “Atlet-atlet muda Sumut ini sudah mengikuti berbagai Sirnas B maupun Sirnas C, seperti di Samarinda dan Kutai Timur. Mereka juga mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan di sana,” ungkapnya. Anton menambahkan, perkembangan prestasi bulu tangkis Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Atlet-atlet muda binaan klub mulai mampu bersaing dengan pemain dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan tidak sedikit yang berhasil meraih prestasi di ajang nasional. Karena itu, Pengprov PBSI Sumut terus mendorong seluruh klub untuk memperkuat sistem pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, target pembinaan tidak boleh berhenti pada prestasi tingkat daerah, melainkan harus mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di level nasional hingga menembus Pelatnas. “Itulah sebabnya kami terus berupaya menghadirkan turnamen-turnamen seperti Sirnas di Sumatera Utara. Harapannya, semakin banyak atlet kita yang meraih prestasi di tingkat nasional dan pada akhirnya mendapat kesempatan bergabung dengan Pelatnas,” pungkasnya.

Fardhan Joe melangkah ke babak final Kejuaraan Asia Junior 2026

Fardhan Rainanda Joe

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Fardhan Rainanda Joe melangkah ke babak final Kejuaraan Asia Junior 2026. Di babak semifinal yang berlangsung di Yatsushiro, Sabtu, Fardhan menundukkan perlawanan sengit tunggal China Luo Yu Jing lewat rubber gim 21-16, 15-21, 23-21. Kemenangan ini sekaligus membuat Fardhan mampu revans atas unggulan ketujuh pada turnamen ini setelah kalah dalam pertemuan pertama di Asian Youth Games 2025. “Pertandingan hari ini menguras energi karena poinnya juga ketat dan lawan juga tidak mau kalah. Tekanan pasti ada karena di Asian Youth Games 2025 saya kalah lawan beliau, jadi motivasi untuk pertandingan tadi mau revans,” kata Fardhan dikutip dari PBSI, Sabtu. Fardhan mengatakan kunci kemenangannya kali ini yakni pada segi mentalitas yang mampu bermain lepas dan tidak terlalu terbebani dengan pola permainan lawan. “Pelatih meyakinkan untuk bermain tanpa beban karena tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya. Nantinya di babak final, Fardhan akan mempersiapkan diri untuk bisa tampil lebih lepas sekaligus mempersiapkan kondisi fisik dan mentalnya mengingat atmosfer pertandingan di babak final akan sangat menguras energi. “Besok harus disiapkan lagi mental dan pikirannya karena lawan juga sudah tahu permainan saya. Untuk masyarakat Indonesia, tetap dukung saya terus di final nanti sampai saya jadi juara,” ungkap Fardhan. Di babak final nantinya Fardhan akan bersua tunggal China lainnya Hong Tian Yue.

Indonesia terhenti di perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026

Tim bulu tangkis junior Indonesia

Tim bulu tangkis junior Indonesia terhenti pada perempat final nomor beregu Kejuaraan Asia Junior 2026 setelah dikalahkan 0-2 oleh unggulan pertama Thailand 0-2 di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Senin. Indonesia menyerah 48-55 dan 49-55 sehingga menghentikan langkah Jolin Angelia dan kawan-kawan. “Saya kira banyak catatan pastinya namun yang paling utama adalah masih ada seminggu ke depan di nomor perorangan. Jadi kita akan coba maintain lagi baik dari sisi fisik, teknis, taktik dan terutama adalah mental biar mereka siap untuk tampil lagi,” kata Manajer Tim Indonesia, Eskar Denatara dalam keterangan PP PBSI setelah laga. Eskar menilai tetap ada hal positif yang dapat dipetik dari penampilan para pemain Indonesia. Ia berharap para pemain dapat menjadikan pengalaman pada nomor beregu sebagai bekal untuk tampil lebih baik pada nomor perseorangan. “Fokus pada permainan sendiri dan tampil all out. Jadikan pengalaman beregu ini sebagai pelajaran dan tambahan semangat,” kata Eskar. Kapten tim Indonesia Muhammad Rizky Mubarrok mengatakan hasil tersebut memang belum sesuai harapan, namun tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya. “Saya senang bisa berada di tim ini sebagai kapten. Dan atas nama tim, saya mengucapkan maaf kepada semua pendukung karena belum bisa melaju ke babak selanjutnya,” kaya Mubarrok. Dia meminta rekan-rekannya segera mengalihkan fokus ke nomor perseorangan karena peluang Indonesia untuk meraih medali masih terbuka. “Kita semua masih ada peluang untuk membawa pulang medali untuk Indonesia,” ujar Nubarrok. Thailand melaju ke semifinal untuk menghadapi Hong Kong, sedangkan Jepang akan menghadapi China pada semifinal lainnya. Hasil pertandingan Indonesia melawan Thailand: Set pertama Indonesia vs Thailand 48-55 MD: Faizal Pangestu/Anju Siahaan vs Kitipat Karnnithiwat/Kunlapat Lhothong 11-7 WS: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Yataweemin Ketklieng 18-22 XD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani vs Kitipat Karnnithiwat/Sunisa Lekjura 29-33 WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Phattharin Aiamvareesrisakul/Sarisa Janpeng 37-44 MS: Radithya Bayu Wardhana vs Punnatat Prempunpong 48-55 Set kedua Indonesia vs Thailand 49-55 MD: Faizal Pangestu/Anju Siahaan vs Kitipat Karnnithiwat/Kunlapat Lhothong 4-11 WS: Jolin Angelia vs Anyapat Phichitpreechasak 19-22 XD: Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani vs Kitipat Karnnithiwat/Sunisa Lekjura 30-33 WD: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Phattharin Aiamvareesrisakul/Sarisa Janpeng 39-44 MS: Radithya Bayu Wardhana vs Punnatat Prempunpong 49-55

Hydroplus Sirnas B Kaltim 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026 telah selesai digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Rangkaian sirnas level B ini, diikuti sebanyak 519 peserta yang bertanding sejak Senin 18 Mei lalu hingga Sabtu 23 Mei 2026. Sebanyak 11 laga final HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 digelar mulai Sabtu (23/5) pagi, dengan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni Usia Dini, Anak, dan Pemula. Adapun nomor yang diperebutkan meliputi Usia Dini Tunggal Putra (UDPA), Usia Dini Tunggal Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 4 gelar juara. Disusul PB. Jaya Raya Jakarta, Taqi Arena Badminton Academy, Jaya Raya Satria, Exist Badminton Club, Mutiara Cardinal Bandung dan Jaya Raya Havana Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Berikut hasil pertandingan final HYDROLUS Sirnas B Kaltim 2026: Lapangan 1 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. (Berliana Rahma) Taqi Arena Badminton Academy) 21-13, 21-17 TAPA Muhammad Saepul Jalaludin (Exist Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 17-21, 17-21 UDPA Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) 25-23, 22-20 TPA Ghalib Ahnaf Dira (Jaya Raya Jakarta) vs. Benedictus Keefa Frandrico (Ardes Tangerang) 21-12, 21-12 GPI Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto (PB Djarum) vs. Laura Leydisya/Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum) 15-21, 21-18, 21-13 GPA Brian Aqila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon (PB Djarum) vs. Muhammad Rasya Adhyazka/Xavier Razqa Ramadinata (PB Djarum) 21-14, 12-21, 21-18 GAPI Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen (Taqi Arena Badminton Academy) 19-21, 17-21 GAPA Raihan Farid ‘Atha Mufida/Zhafran Almer Haq (Perkasa Ardana Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi/Muhammad Zahran Asyura (Jaya Raya Jakarta/Jaya Raya Hafana Academy) 9-21, 11-21 Lapangan 2 GPC Satria Pinandita Yudistira/Alisha Artha Amara (PB Djarum) vs. Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (PB Djarum) 21-13, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum) 8-21, 13-21 UDPI Amara Izzati Gunturputri (Jaya Raya Satria) vs. Anindita Nuur Varisha (Jaya Raya Satria) 21-18, 21-19

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus. Rangkaian sirnas ketiga tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 4 Mei lalu hingga Sabtu 9 Mei 2026. Pada sirnas berlevel A ini dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang terbagi dalam kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), dan dewasa. PB Djarum kembali menyandang status juara umum dengan raihan 10 gelar juara. Disusul kemudian PB. Jaya Raya, PB. Exist dan Gideon Badminton Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 18–23 Mei 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jateng 2026: GTC Erfan Al Bariy/Mellynda Dwi Octavya (Jaya Raya Jakarta) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum) 19-21, 17-21 GRC Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta) vs. Rizky Caesar Ramadhan/Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum) 21-19, 21-16 TRA Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta) vs. Mochammad Dafvansya Aldziekra Kurniawan (Mutiara Cardinal Bandung) 21-18, 21-17 TDI Sausan Dwi Ramadhani (PB Djarum) vs. Jolin Angelia (Pelatnas PBSI) 21-16, 10-21, 21-9 TRI Wa Ode Andita Julianti (PB AIC Kota Bekasi) vs. Kalia Rahmadani (PB Djarum) 17-21, 21-13, 14-21 TDA Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 12-21, 14-21 TTA Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum) vs. Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-19, 21-14 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum) 14-21, 14-21 GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) 21-4, 21-13 TTI Christabel Calista Purwanto (PB Djarum) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-10, 21-15 GTI Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-17, 21-16 GDA Adriel Ferdinand Leonardo/Sansan Herdiansyah (Gideon Badminton Academy) vs. Dwiki Rafian Restu/Muhammad Juan Elgiffani (Jaya Raya Jakarta) 21-12, 11-21, 21-15 GDI Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) vs. Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia (Jaya Raya Jakarta) 14-21, 21-23 GTA Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum) 21-14, 21-18 GRA I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) vs. Jonathan Harris Adrian Shallom Pratama/Maximilian Joachim (PB Djarum) 21-11, 21-13

Seribu pebulu tangkis ramaikan Sirnas A Jawa Tengah di Kudus

Akhmad Khafidz Basri Yusuf

Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub akan bersaing dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026 di GOR Djarum, Kudus, pada 4-9 Mei. Seri ini mempertandingkan 15 nomor dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), serta dewasa. “Persiapan jelang Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 berjalan dengan baik,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu. Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kehadiran lebih dari seribu peserta menjadi sinyal positif bahwa kompetisi domestik tetap menjadi magnet bagi klub-klub dari berbagai daerah. “Kami berharap akan muncul atlet-atlet muda potensial yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di setiap seri Sirnas. Hasil dari ajang ini menjadi bagian penting untuk masa depan mereka sekaligus regenerasi atlet Indonesia,” kata Ricky. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf menyebut penunjukan Kudus sebagai tuan rumah sejalan dengan sejarah panjang daerah tersebut dalam mengembangkan bulu tangkis. Dia menilai turnamen ini penting untuk memperluas pemerataan prestasi, khususnya bagi atlet-atlet daerah yang ingin menembus level nasional. Pelatnas PBSI menurunkan sembilan wakil pada sektor dewasa. Ajang ini dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asia Junior Championships 2026 di Yatsushiro, Jepang, pada 26 Juni-5 Juli. “Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior. Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka,” kata Kepala Pelatih Ganda Putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas. Atlet pelatnas yang tampil adalah Denis Azzarya, Jolin Angelia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi, Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi, dan Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia.

Hydroplus Sirnas B Sulteng 2026: PB Djarum Juara Umum

PB Djarum

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Gelora Bumi Kaktus, Palu. Rangkaian sirnas kedua tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 27 April lalu hingga Sabtu 2 Mei 2026. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara. Disusul kemudian PB. Exist, PB. Mutiara Cardinal, PB. Champion Kudus, PB. Alamsyah Yunus & PB. Satria Surabaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 4–9 Mei 2026. Sirnas berlevel A ini akan digelar di Kota Kudus, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirnas B Palu 2026: UDPA Azka Luthfi Mahardika [MUTIARA CARDINAL] v Zayn Abdullah Rajendra [CHAMPION KLATEN] 21-16, 21-8 UDPI Calista Arrum Sujana [EXIST] v Ailsie Elaina Sembiring [CHAMPION KUDUS] 17-21 18-21 GPC Brian A. Daniswara/Tiara S. Jasmine [DJARUM KUDUS] v Satria P. Yudistira/Alisha A. Amara [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-18, 19-21 GAPA M. Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v La Ode M. Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 17-21 TAPA Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v Geralldy Mananggel [PB TALENTA] 21-12, 21-17 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi [EXIST] v Aisyah A. Safa Inara [DJARUM KUDUS] 21-18, 21-8 GPA M. Rasya Adhyazka/Xavier R. Ramadinata [DJARUM KUDUS] v Leo Kenzie P. Pratama/M. Kenzie I. Kurniawan [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-15, 19-21 TPA M. Farid Habibulloh [ALAMSYAH YUNUS] v Ghoffur D. Wicaksono [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang [DJARUM KUDUS] v Hafizah H. Zahra [DJARUM KUDUS] 17-21, 21-15, 16-21 GAPI Aqila Talita Shaki/Shallom Angelica Sari v Ayasha Machiko L. Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi [SATRIA SURABAYA/EXIST] 11-21, 21-15, 14-21 GPI Alisha A. Amara/Florence A. Sutanto [DJARUM KUDUS] v Hafizah H.  Zahra/Mikha R. Kasalang [DJARUM KUDUS] 21-19, 21-15

Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Thalita Ramadhani Wiryawan

Tim Uber Indonesia terhenti di babak semifinal setelah terpaksa harus mengakui ketangguhan tim Korea Selatan lewat skor 1-3 dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu malam WIB. Di game pertama,  Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim. Lalu Thalita Ramadhani Wiryawan membangkitkan asa tim Merah Putih setelah mengatasi perlawanan sengit tunggal Korea Selatan Sim Yu Jin. Ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus kandas di tangan ganda Korsel, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dua gim langsung. Kekalahan tim Uber Indonesia ini sekaligus membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan puasa gelar Piala Thomas dan Piala Uber 2026. Sebelumnya tim Thomas Indonesia telah kandas terlebih dahulu setelah gagal lolos dari ketatnya persaingan babak grup. Uber Cup – Semi Finals : Indonesia 1-3 Korea WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21, 5-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19, 21-19 WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong 16-21, 18-21 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram Tidak Dimainkan

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Menang Tipis Atas Kanada

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tim Uber Indonesia menang 3-2 atas Kanada pada laga pertama Grup C Uber Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Pada laga pembuka, Putri KW harus mengakui keunggulan Michelle Li usai pertandingan sengit selama 3 gim. Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang meyakinkan atas lawannya Jackie Dent/Crystal Lai. Tim Uber Indonesia mampu balik unggul usai Thalita Ramadhani Wiryawan menang atas lawannya, Wen Yu Zhang. Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang unggul atas sang lawan, Catherine Choi/Josephine Wu. Sementara itu, wakil terakhir Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, kalah dari Rachel Chan di partai penutup. Tim Uber Indonesia selanjutnya akan melawan Australia pada laga kedua Grup C. Australia sebelumnya kalah telak 0-5 dari China Taipei dan berada di dasar klasemen. Group C – Matchday 1: Indonesia 3-2 Kanada: WS1: Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li 21-16, 11-21, 16-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jackie Dent/Crystal Lai 23-21, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11 WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Rachel Chan 21-13, 19-21, 11-21

Thomas Cup 2026: Ubed bawa Indonesia kandaskan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah membawa tim Thomas Indonesia menghajar Thailand dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Minggu, Ubed, sapaan akrabnya menghajar tunggal Thailand, Tanawat Yimjit, dua gim langsung 21-11 dan 21-12. Di gim pertama, Ubed langsung tampil agresif dengan memainkan permainan tempo cepat. Poin demi poin terus diraih Ubed untuk unggul jauh sepuluh angka, 13-3. Terus tampil menekan, Ubed akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Ubed masih memegang kendali tempo permainan. Meski demikian Yimjit mencoba untuk meladeni permainan agresif Ubed. Di pertengahan gim kedua, Ubed mencatatkan empat poin beruntun untuk unggul 13-7. Terus menekan, Ubed terus tampil agresif hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-12. Sebelumnya, Jonatan Christie mengakui ketangguhan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber gim. Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Sedangkan Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan Panitchaphon Teeraratsakul. Lalu Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit Peyeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat drama rubber gim. Hasil ini membuat tim Thomas Indonesia telah mengunci dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair.

Rangkaian Sirnas Bulu Tangkis 2026 Akan Kembali Bergulir.

Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2026

Setelah sukses digelar pekan lalu di Kota Pahlawan, rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional 2026 akan kembali bergulir. Bertajuk Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah Tahun 2026, akan digelar di kota Palu. Seri pembuka Sirkuit Nasional B tersebut akan berlangsung di GOR GBK Andi Raga Pettalolo, Palu pada 27 April – 2 Mei 2026. Akan ada 11 kategori yang dipertandingkan pada Sirnas Palu 2026, yakni: Tunggal Anak-Anak Putra (TAPA) Tunggal Anak-Anak Putri (TAPI) Ganda Anak-Anak Putra (GAPA) Ganda Anak-Anak Putri (GAPI) Tunggal Pemula Putra (TPA) Tunggal Pemula Putri (TPI) Ganda Pemula Putra (GPA) Ganda Pemula Putri (GPI) Tunggal Usia Dini Putra (UDPA) Tunggal Usia Dini Putri (UDPI) Ganda Pemula Campuran (GPC) Sementara itu, untuk empat rangkaian Sirkuit Nasional B 2026 lainnya akan bergulir di kota Samarinda (Kalimantan Timur), Medan (Sumatera Utara), Bengkulu, dan Bali.

HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Sirnas Pembuka Sukses Digelar

PB Djarum

Rangkaian pertandingan yang dimulai sejak babak pertama di tiga gedung olahraga di Surabaya, pada Senin (13/4) hingga Sabtu (18/4), berlangsung sesuai rencana. Puncaknya, 15 partai final yang tersaji pada hari penutup menghadirkan laga-laga ketat dan mampu menyedot perhatian khalayak Kota Pahlawan. Kepala Bidang Turnamen PP PBSI, Wahyana menyatakan, seluruh rangkaian pertandingan yang digelar di GOR Sudirman, GOR Suryanaga, dan GOR MERR berlangsung tertib, dengan tidak satu pun laga berakhir hingga larut malam. “Jadi, dari hari pertama hingga terakhir itu tidak ada pertandingan yang sampai molor,” ujarnya, dikutip dari Djarum Badminton. HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, lanjut Wahyana, adalah ajang berskala nasional edisi perdana pada musim kompetisi tahun ini. Induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air itu secara rutin menggelar rangkaian Sirnas, yang pada tahun ini mencakup lima Sirnas A, lima Sirnas B, serta Sirnas Premier, yang diakhiri dengan Kejuaraan Nasional. Ia juga menjelaskan, penentuan tuan rumah Sirnas dilakukan melalui mekanisme penawaran kepada seluruh pengurus provinsi di Indonesia. PP PBSI terlebih dahulu membagikan formulir pengajuan pada tahun sebelumnya, yang kemudian dikumpulkan di akhir tahun untuk diverifikasi. Selanjutnya, tim survei melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan fasilitas dan sarana pendukung. Berdasarkan hasil laporan tersebut, PBSI menetapkan daerah yang dinilai siap untuk menyelenggarakan ajang Sirnas. Wahyana pun berharap, ajang Sirnas ini dapat menjadi wadah bagi para atlet di seluruh Indonesia untuk berkompetisi secara sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. “Kami juga menaruh harapan besar, melalui langkah awal di Sirnas ini, harapannya ke depan adalah mereka bisa menyumbang atlet-atlet masuk ke pelatnas,” jelasnya. Pada HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, PB Djarum tampil dominan dengan merebut sembilan gelar juara dari total 15 kategori yang dipertandingkan. Klub asal Kota Kudus itu juga mencatatkan prestasi impresif dengan memastikan terciptanya final sesama wakil PB Djarum di seluruh kategori Taruna. Sementara itu, dua gelar juara menjadi milik Jaya Raya Jakarta dan satu gelar juara menjadi milik Pelatnas PBSI. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Remaja Tunggal Remaja Putra Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Arven Naufal Renaldi (Jaya Raya Jakarta – 5/8) 21-16, 21-17 Tunggal Remaja Putri Wa Ode Andita Julianti (PB AIC, Kota Bekasi) vs. Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah – 5/8) 24-22, 21-11 Ganda Remaja Putra I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum – 5/8) vs. Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 21-17 Ganda Remaja Putri Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia (PB Djarum/1) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum/2) 21-18, 24-22 Ganda Remaja Campuran Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta – 5/8) vs. Oka Faiq Januar/Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum/2) 21-14, 21-14 Taruna Tunggal Taruna Putra Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum/1) vs. Alif Akbar. M (PB Djarum) 21-15, 21-11 Tunggal Taruna Putri Christabel Calista Purwanto (PB Djarum/1) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-14, 18-21, 16-21 Ganda Taruna Putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum/1) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum/2) 17-21, 21-19, 13-21 Ganda Taruna Putri Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum – 5/8) vs. Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum/2) 21-16, 16-21, 10-21 Ganda Taruna Campuran Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (PB Djarum – 5/8) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum/2) 12-21, 15-21 Tunggal Dewasa Putra Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy/1) vs. Krishna Adi Nugraha (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-10, 21-17 Tunggal Dewasa Putri Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Pelatnas) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-17, 24-22 Ganda Dewasa Putra Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sport Box/2) 16-21, 21-18, 20-22 Ganda Dewasa Putri Jania Novalita Situmorang/Nabila Cahya Permata Ayu (Pelatnas) vs. Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) 17-21, 14-21 Ganda Dewasa Campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum/1) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaya (PB Djarum) 19-21, 23-25