Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026

Tim Putri SMA Kolese Santo Yusup Malang

Srikandi SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi penguasa tak tergoyahkan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tidak sekadar memenangi laga puncak pada Jumat, 4 September 2026, Kosayu sukses mempertegas legasi dominasi mereka dengan mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, alias threepeat. Laga puncak yang dihelat di GOR Ken Arok, Malang ini merupakan duel ulangan final musim lalu kontra SMAN 3 Blitar (Smaga). Pada pertemuan musi, sebelumnya, Kosayu membungkus kemenangan ketat 46-40. Seolah menolak keras upaya pembalasan dendam dari sang rival, Kosayu langsung tancap gas memegang kendali permainan sejak menit awal. Pemandangan ini cukup kontras dengan final musim lalu, di mana Kosayu sempat dalam posisi tertinggal selama tiga kuarter sebelum akhirnya bangkit membalikkan keadaan. Kali ini, anak-anak Kosayu enggan memberikan angin segar. Meski hanya memimpin tipis 12-9 di kuarter pertama, Kosayu mengamuk di kuarter kedua dengan konsistensi margin dua digit. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 32-19, hingga akhirnya Kosayu mengunci kemenangan telak 59-29. Dominasi Kosayu sepanjang laga tak lepas dari performa luar biasa tiga pilar utama mereka. Hannah Harshita tampil begitu dominan dan hampir mengemas triple-double lewat torehan 9 poin, 16 rebound, dan 9 steal. Ketangguhan di bawah ring juga diperlihatkan oleh Abigail Natalenta Sachi Sukoco yang menyumbang 9 poin dan 16 rebound, serta Audrey Latana Lauda yang turut membukukan double-double dengan catatan 9 poin dan 10 rebound. Kemenangan manis ini sekaligus melengkapi deretan prestasi manis sang kepala pelatih, Mey Putridiana. Perjalanan kariernya di DBL terukir begitu manis, mulai dari meraih Juara DBL East Java-South 2008 dan DBL Indonesia All-Star 2008 saat masih berstatus pemain SMAN 8 Malang, hingga terpilih sebagai pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sewaktu menangani SMAN 3 Malang. Kini, berkat tingginya ia sukses mengantarkan SMA Kolese Santo Yusup Malang merengkuh gelar Juara DBL East Java-South 2026. Meski harus menelan kekalahan di partai puncak, skuad putri Smaga tetap berhak mendampingi Kosayu melangkah ke panggung yang lebih besar. Kedua tim finalis ini resmi mengamankan tiket untuk berlaga di DBL Arena Surabaya dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Selamat untuk SMA Kolese Santo Yusup Malang!

Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South

SMAN 1 Bululawang

Setelah 17 musim bergulir, SMAN 1 Bululawang (Smabul) akhirnya sukses mengukir tinta emas dengan memboyong piala juara untuk pertama kalinya usai menumbangkan sang jawara bertahan, SMAN 1 Blitar (Smasa), lewat skor 49-42 pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Ken Arok, Malang. Pertandingan berjalan alot sejak tepis mula. Smasa Blitar sempat memegang kendali di kuarter pertama dengan keunggulan 13-11. Namun, Smabul bangkit mengejar di kuarter kedua dan menyamakan kedudukan 25-25 saat jeda turun minum. Usai jeda, Smabul kian menunjukkan taringnya. Kombinasi serangan mematikan dan defense disiplin membawa Smabul melesat unggul dua digit poin 41-31 di akhir kuarter ketiga. Memasuki kuarter pemungkas, tensi pertandingan kian panas. Smasa sempat memanfaatkan momentum untuk memangkas margin hingga tersisa enam angka (47-41) di sisa dua menit laga. Meskipun situasi makin krusial saat salah satu pilar andalan Smabul, Tristan Sura Prawara, tereliminasi akibat foul out, Smabul terbukti tak panik. Mereka berhasil membendung gempuran Smasa dan mengunci kemenangan bersejarah 49-42. Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi merata penggawa Smabul. Juno Dante tampil gemilang dengan double-double lewat 10 poin dan 10 rebound, disusul Tristan Sura Prawara yang mengemas 11 poin dan 7 rebound. Sementara, Muhammad Sam’un Han menjadi pencetak poin terbanyak dengan 14 poin dan 6 rebound, serta Evan Fadilah Sutarman yang tampil solid menyumbang 2 poin dan 10 rebound. Keberhasilan Smabul menjuarai kompetisi dari status runner-up grup menjadi penebusan sempurna usai dua kali selalu terjegal di babak Fantastic Four pada edisi 2023 dan 2025. Usai laga, suasana haru dan bahagia tak terbendung di kubu Smabul. Kepala Pelatih Smabul, Coach Bisma Sabda Imanissi, mendedikasikan juara perdana ini sebagai kado ulang tahun paling berharga untuk sang ibu, sekolah, serta seluruh pendukung Smabul. “Selamat ulang tahun ibu saya, jadi champion ini pertama saya persembahkan untuk ibu saya, untuk sekolah, untuk bapak ibu guru di sekolah, untuk orang tua anak-anak, untuk semua pendukung Smabul,” tutur Coach Bisma penuh emosi. Mengenai strategi mematikan di lapangan, Coach Bisma membeberkan bahwa kunci utama meredam keperkasaan Smasa terletak pada ketatnya team defense untuk menghentikan skema transisi cepat lawan. “Saya antisipasi transisi mereka, karena dari game-game sebelumnya Smasa transisinya bagus. Saya nekankan ke anak-anak, kalau good offense win the game, tapi good defense win the championship. Dan anak-anak bisa membuktikan itu,” ungkapnya. Ia selalu menekankan bahwa serangan yang baik bisa memenangkan pertandingan, tetapi pertahanan yang kokohlah yang akan memenangkan gelar juara. Perjalanan Smabul musim ini bak cerita penebusan. Sebelum musim ini berjalan, Coach Bisma bahkan sempat mengajak anak-anak asuhnya menonton film dokumenter basket Redeem Team untuk membakar mentalitas bertanding. “Waktu pre-season saya ajak nonton film di Netflix judulnya Redeem Team. Itu penebusan. Menceritakan USA kalah di 2004 tapi bisa comeback di Olimpiade 2008. Dan ternyata itu terbayar. Tema hari ini penebusan,” tambah Coach Bisma. Usaha keras itu terbayar tuntas di panggung final. Sebagai jawara baru wilayah East Java-South, SMAN 1 Bululawang kini berhak melenggang ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya. Nantinya, mereka akan menantang para juara dari region lain dengan semangat nothing to lose dan prinsip bahwa setiap laga adalah partai final.

Tertinggal 21 Poin, Smariduta Bangkit dan Pertahankan Gelar Juara DBL Madiun

Upaya layup salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026 di GOR Wilis Madiun

Smariduta (sebutan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung) berhasil mengawinkan gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Kepastian ini didapat setelah tim putra mereka berhasil meraih kemenangan di partai final. Putra Smariduta menang atas Smada Madiun (sebutan SMAN 2 Madiun) di laga final dengan skor 72-61. Ini jadi laga paling berat Smariduta selama melantai di DBL Madiun sejak 2023. Yup, biasanya, Smariduta selalu menang di partai final dengan selisih lebih dari 20 poin. Tahun ini, Smada berhasil memberikan perlawanan yang luar biasa. Yup, sejak kuarter awal, Smada langsung memberi kejutan kepada sang juara bertahan (Smariduta). Smada Madiun langsung bermain cepat dan efektif. Mereka bahkan berhasil unggul tujuh poin di babak pertama (21-28). Keunggulan Smada berlanjut di kuarter ketiga. Ervyno Surya dan kawan-kawan bahkan berhasil melebarkan jarak keunggulan. Bahkan, di pertengahan kuarter ketiga, anak-anak Smada Madiun unggul 21 poin. Ya, unggul 21 poin dari sang juara bertahan. Untuk kali pertama dalam perjalanan final Smariduta, mereka tertinggal dua digit angka hingga kuarter ketiga usai. Memasuki kuarter keempat, anak-anak Smada Madiun tak mengendurkan serangan. Mereka tetap menyerang. Poin Smariduta langsung dibalas dengan serangan cepat efektif. Memasuki pengujung kuarter akhir, anak-anak Smada Madiun bermain kurang tenang. Alih-alih memainkan tempo agar tak gampang kehilangan bola dan menghabiskan shotclock, Smada Madiun tetap menyerang namun kurang tenang. Melihat Smada Madiun yang hilang arah, Smariduta pelan-pelan mengejar. Poin demi poin mereka ciptakan. Ketika waktu tersisa dua menit, anak-anak Smariduta melaju sembilan poin tanpa balas. Puncaknya ada di tangan Naza Excellino yang berhasil memanfaatkan umpan Elvandy Rayhan. Tembakan dua angka Naza Excellino membuat skor imbang (61-61). Membuat laga final berlanjut ke babak overtime. Ini jadi final overtime pertama DBL Madiun sejak bergulir pada 2022. Di babak overtime, anak-anak Smariduta menggila. Andhika Agung dan kawan-kawan melaju 11 poin tanpa balas di babak tambahan waktu ini. Untuk kali pertamanya sepanjang laga, Smariduta memegang kendali permainan. Sebaliknya, Smada Madiun kehilangan arah. Mereka memang bisa menyerang tapi tembakannya tak ada yang masuk ke dalam keranjang. Padahal, di kuarter satu sampai tiga, Smada Madiun terus-terusan menghujani pertahanan Smariduta dengan tembakan-tembakan yang tepat sasaran. Magazha Farrel, pemain Smariduta menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin dan 9 rebound. Andhika Agung menyusul di belakang dengan 15 poin dan 7 steal. Elvany Rayhan menutup daftar dengan raihan dobel-dobel 10 poin dan 13 rebound. Di skuad Smada Madun, Ervyno Surya dan Bima Arya Dewa mengemas masing-masing 17 poin. Rasanya, bagi Smariduta ini bukan hanya sekadar gelar juara. Bukti bahwa setiap kemungkinan bisa terjadi bagi siapa saja yang percaya. Bayangkan, selalu tertinggal sejak tepis mula dan tertinggal 20 poin di kuarter ketiga, anak-anak Smariduta berhasil membalikkan keadaan. Menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.

Akhiri Puasa Gelar, Putri Smariduta Jadi Juara di DBL Madiun 2026

Aksi salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun 2026

SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung berhasil melancarkan misi revans di partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Laga final melawan SMKN 2 Boyolangu yang berlangsung di GOR Wilis Madiun pada Jumat, 28 Agustus 2026, berhasil dimenangkan oleh Smariduta dengna skor akhir 33-17. Musim lalu putri Smariduta tumbang oleh SMKN 2 Boyolangu di partai puncak. Tahun ini mereka berhasil membalaskan dendam dan merusak rencana SMKN 2 Boyolangu untuk back-to-back champion. Kemenangan anak-anak Smariduta sudah terlihat sejak kuarter awal. Mereka berhasil membuat anak-anak SMKN 2 Boyolangu hanya mencetak total 12 poin pada kuarter satu dan kuarter dua. Sebaliknya, putri Smariduta berhasil mengemas 20 poin pada babak pertama. Keunggulan tersebut berhasil dijaga oleh putri Smariduta ketika memulai kuarter ketiga dan keempat. Mereka memang mulai mengurangi intensitas menyerang. Tapi, anak-anak SMKN 2 Boyolangu juga tak menemukan jawaban untuk mengejar ketertinggalan. Ini dikarenakan poros serangan SMKN 2 Boyolangu ada di tangan Aura Putri Khalila. Sang pemain dijaga ketat oleh anak-anak Smariduta. Beberapa kali Aura kesulitan mencari ruang tembak dan memaksakan untuk mengeksekusi serangan sendiri. Sebaliknya, anak-anak Smariduta punya banyak opsi untuk mencetak angka. Lima pemain utama mereka berperan dalam membuat poin. Bahkan, Smariduta juga punya senjata rahasia. Adalah Azna Ali Hasan, senter Smariduta, yang mengemas 10 poin dan 5 rebound selama 13 menit bermain. Di laga final, Azna berangkat dari bangku cadangan. Ia banyak membantu ketika Smariduta buntu dalam menyerang. “Target kita tahun ini ingin jadi juara DBL Madiun lagi. Mempertahankan juara pokoknya,” ucap Faizah Adilah Sari, pemain Smariduta. Kemenangan ini juga membuat coach Agung Prasetyo mengantungi dua piala DBL. Musim lalu sang pelatih berhasil mengangkat piala bersama SMKN 2 Boyolangu. Musim ini ia menjadi salah satu kunci di balik kemenangan Smariduta. Pada laga final, SMKN 2 Boyolangu bisa dibilang lebih tenang ketimbang Smariduta. Ada 48 kali kesalahan yang diciptakan anak-anak Smariduta. Sedangkan putri SMKN 2 Boyolangu hanya membuat 44 kesalahan sepanjang empat kuarter. Akurasi tembakan menjadi tugas yang harus segera dibenahi oleh skuad SMKN 2 Boyolangu. Beberapa kali mereka terburu-buru dalam mengeksekusi serangan atau tembakan. Felicia Frederica hanya memasukkan 7 dari 60 kali percobaan menembak. Kemenangan ini membuat Smariduta berbuka puasa dengan gelar juara. Yup, terakhir kali mereka mengangkat piala DBL Madiun ada pada musim 2023. Plus membuka peluang mengawinkan gelar DBL Madiun musim ini.

Timnas bola basket Indonesia tundukkan Singapura

Timnas bola basket Indonesia

Tim nasional (timnas) bola basket Indonesia mengawali perjalanan pada Ronde 1 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 dengan berhasil menundukkan Singapura dengan skor 80-54 di Arena Seremban, Malaysia, Jumat. Berdasarkan statistik Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Indonesia langsung mendapat perlawanan sengit dari Singapura pada awal pertandingan, ketika Zachary Jian-Kai Helzer membuka skor melalui tembakan dua angka. Namun, Dame Diagne segera menyamakan kedudukan dan menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda. Setelah skor imbang, Indonesia mengambil kendali permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-6. Tim yang dilatih David Singleton kemudian mempertahankan tekanan pada kuarter kedua, sehingga Singapura kesulitan mengembangkan permainan. Indonesia menambah 22 poin pada kuarter kedua, sedangkan Singapura hanya mampu mencetak delapan angka. Keunggulan Indonesia pun semakin jauh dengan skor 40-14 guna menutup kuarter kedua. Usai halftime, Singapura mulai memperbaiki performa dengan mencetak 14 poin. Tetapi Yudha Saputera dan kawan-kawan tetap mampu menjaga konsistensi, sehingga menambah 17 poin dan kembali lewat skor 57-28. Pada kuarter terakhir atau keempat, Singapura tampil lebih agresif dengan menghasilkan 26 poin, alias menjadi catatan terbanyak mereka dalam satu kuarter sepanjang pertandingan. Meski begitu, Tim Merah Putih tetap mampu merespons dengan tambahan 23 angka guna memastikan kemenangan 80-54. Yudha selaku guard menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan torehan 16 poin, satu rebound, dan tiga asis. Lalu Rio Disi menyusul dengan 15 poin, empat rebound, dan empat asis. Kemenangan tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan dua poin. Indonesia tergabung bersama Singapura, Hong Kong, dan tuan rumah Malaysia dalam grup tersebut. Indonesia selanjutnya menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8), kemudian bertemu Malaysia sehari berikutnya. Skuad tersebut memiliki waktu sehari untuk melakukan pemulihan (recovery).

12 pemain Indonesia hadapi pada pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

Pebasket timnas u18 Indonesia

Tim nasional bola basket putra Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi ajang FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 di Seremban, Malaysia, yang akan berlangsung pada 28-31 Agustus 2026. Sebanyak 12 pemain tersebut dipilih setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan pada babak pra-kualifikasi tersebut. Berdasarkan daftar yang diumumkan Timnas Basket Indonesia melalui akun Instagram resminya, Selasa, enam pemain yang sudah beberapa kali memperkuat timnas dalam pertandingan dan turnamen resmi FIBA menjadi bagian dari skuad, yakni Yudha Saputera, Reza Guntara, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya. Selain itu, Rio Disi kembali dipercaya memperkuat timnas senior setelah menjalani debut pada 2025. Pemain yang menyandang predikat MVP lokal IBL tersebut akan menjadi salah satu opsi Indonesia dalam menghadapi persaingan di Grup FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1. Empat pemain lainnya, yakni Antoni Erga, Argus Sanyudy, Fhirdan Guntara, dan Dame Diagne, akan menjalani debut bersama timnas senior Indonesia dalam pertandingan resmi FIBA. Sementara itu, Anthony Beane Jr. melengkapi komposisi tim sebagai pemain naturalisasi. Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Singapura pada Jumat (28/8) pukul 15.00 waktu setempat di Karisma Arena, Seremban. Selanjutnya, tim Merah Putih bertemu Hong Kong pada Sabtu (30/8) pukul 15.00, sebelum menutup rangkaian pertandingan melawan tuan rumah Malaysia pada Minggu (31/8) pukul 18.00. Keikutsertaan pada ajang tersebut menjadi bagian dari agenda internasional timnas bola basket putra Indonesia sebelum menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang. Sebelumnya, Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso mengatakan Indonesia menargetkan lolos dari fase penyisihan grup Asian Games 2026 meski berada satu grup dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan tampil pada cabang olahraga bola basket 5×5 putra Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Pesan Sultan Untuk Peserta Piala Raja 2026

Sri Sultan & Pengda Perbasi DIY

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong atlet muda yang akan berlaga dalam Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 memiliki mental bertanding yang kuat. Pesan “Aku Iso” atau aku bisa disampaikan Sri Sultan sebagai motivasi agar para atlet tidak mudah menyerah sebelum pertandingan dimulai. Selain mental bertanding, Sri Sultan menekankan pentingnya sportivitas dan unggah-ungguh sebagai bagian dari karakter generasi muda dalam kompetisi olahraga. Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan saat menerima Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIY dan panitia Lancar Basketball Event (LBE) Piala Raja 2026, Senin, 24 Agustus 2026, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5–15 November 2026 dan melibatkan atlet dari kalangan pelajar. Sri Sultan berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung sukses dengan pengawasan serta pelaksanaan yang profesional. “Jadi kami tadi sudah berdialog ya saya harapkan nanti tanggal 5 November itu untuk pertandingan basket se-DIY dan sekitarnya ini sukses adanya bagaimana harapan saya. Karena ini juga melibatkan pelajar dan sebagainya, bagaimana pengawasan dalam pertandingan, dalam pelaksanaan, ya hati-hati karena banyak anak-anak sehingga secara profesional bagaimana di-maintainnya ini dengan baik,” ujar Sri Sultan. Menurut Sri Sultan, kompetisi olahraga juga harus menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat. Nilai sportivitas, katanya, perlu ditanamkan baik di lingkungan sekolah maupun klub olahraga. “Saya kira nilai-nilai itu memang harus mewarnai. Tergantung sekolah itu sendiri atau kalau di luar sekolah ya klub itu sendiri, bagaimana yang namanya berolahraga, sportivitas, pendidikan itu wajib dan sebagainya. Kita berharap proporsional, dalam arti punya kewajiban yang sama untuk membangun sportivitas sebagai karakter generasi muda,” kata Sri Sultan. Diikuti Pelajar SD-SMP Sekretaris Umum Perbasi DIY Andi Hirawan mengatakan, Piala Raja merupakan kompetisi bola basket yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP. Selain tim dari DIY, panitia juga mengundang peserta dari sejumlah provinsi di sekitar Yogyakarta. “Dengan adanya LBE, Lancar Basketball Event itu menyelenggarakan kejuaraan antara SD-SMP, khususnya di tanggal 5 November 2026, awal mulai start-nya. Di mana undangan yang kita berikan itu adalah prioritas memang untuk DIY, tapi kita juga mengundang kiri-kanan provinsi kita. Sehingga ini akan lebih meriah,” ujar Andi. Andi menjelaskan, penggunaan nama Piala Raja Hamengku Buwono sekaligus membawa pesan edukasi mengenai Yogyakarta. Dalam pertemuan dengan Sri Sultan, persoalan mental bertanding atlet muda turut menjadi perhatian. Menurutnya, atlet tidak boleh merasa kalah sebelum memasuki arena pertandingan. Karena itu, pesan “Aku Iso” dinilai relevan untuk menjadi semangat dalam kompetisi tersebut. “Kadang itu atlet-atlet kita itu belum tanding sudah kalah. Makanya beliau mengatakan, ‘Yo ora entuk ngono. Yo seko awal ki kudu aku iso.’ Nah akhirnya slogan beliau tadi mengatakan ‘Aku Iso’ mungkin akan kita pakai untuk tagline di event ini,” kata Andi. Sementara itu, Penanggung Jawab Piala Raja Lancar Basketball Event, Okky Liguna mengatakan, turnamen tersebut menjadi penyelenggaraan perdana LBE dan akan berlangsung di Lancar Arena, Janti. “Ini pertama kali digelar. Dan Alhamdulillahnya Ngarsa Dalem sangat support, sangat mendukung. Kami sangat senang sekali, bersyukur dengan kedatangan kami ini, event Piala Raja, Ngarsa Dalem sangat-sangat antusias,” ujar Okky. Okky menambahkan, dukungan Sri Sultan menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang tidak hanya mengedepankan kemampuan teknis, tetapi juga sportivitas dan unggah-ungguh. Ia menilai pesan “Aku Iso” penting untuk membangun kepercayaan diri atlet muda agar berani menghadapi pertandingan dan tidak menyerah sebelum berjuang. “Beliau lebih menekankan dengan mentalnya sih. Sebenernya mental atlet-atlet DIY dan sekitarnya jangan kalah sebelum bertanding. Seperti Bapak Andi sampaikan. Aku iso,” kata Okky.

Putri Don Bosco Padang Akhiri Puasa Gelar

Tim putri SMA Don Bosco Padang

Tim putri SMA Don Bosco Padang berhasil menjegal skenario three-peat SMA Adabiah 2 Padang di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra. Yup, putri Don Bosco mengalahkan Adabiah 2 Padang di partai final dengan skor akhir 49-41, Sabtu, 22 Agustus 2026. Don Bosco Padang datang ke partai final dengan dua misi. Mengakhiri kutukan selalu menjadi nomor dua. Plus membalaskan dendam kekalahan di partai final pada edisi sebelumnya. Putri Don Bosco Padang langsung tancap gas ketika melantai di GOR Prayoga Padang. Mereka berhasil menutup kuarter pertama dengan keunggulan dua angka (11-9). Putri Don Bosco Padang tidak mengurangi intensitas menyerang mereka di kuarter kedua. Ini menjadi siasat mereka untuk mengantisipasi Adabiah 2 Padang menemukan momen untuk comeback. Ya, tahun lalu, putri Adabiah 2 Padang tertinggal di kuarter kedua. Pada babak kedua, mereka berhasil menangkap Don Bosco dan membalikkan keadaan. Nah, tak inign kejadian tahun lalu terulang, Don Bosco Padang terus menjaga margin keunggulan. Meski Adabiah 2 Padang bisa mencetak angka untuk mengejar ketertinggalan, Don Bosco Padang juga menemukan cara untuk terus menjauh. Di awal kuarter keempat, ada empat pemain Don Bosco yang sudah mengantungi empat pelanggaran (personal foul). Ini jelas menjadi ujian terberat mereka dalam menyegel piala tahun ini. Pada sudut lain, Adabiah 2 Padang terus mengejar. Ketika waktu tersisa satu menit, jarak ketertinggalan Adabiah hanya terpaut delapan poin. Mereka punya momen untuk terus mengejar lewat tembakan gratis. Sayang, tembakan tersebut gagal dimanfaatkan. Kemenangan Don Bosco Padang atas Adabiah 2 jadi bukti bahwa tak ada yang tak mungkin di DBL West Sumatra. Don Bosco Padang menanti selama tiga musim untuk bisa mengangkat piala. “Tahun ini tekad kita memang ingin membuktikan ke semua orang kalau Don Bosco putri itu juga bisa champion. Karena biasanya tim putri kita itu selalu diremehkan karena runner-up terus,” ungkap Tamara Patricia, salah satu pemain Don Bosco. Rahma Aura Putri, garda Don Bosco, menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 19 poin dan 6 steal. Tamara Patricia membantu dengan catatan dobel-dobel dengan 16 poin dan 13 rebound. Vivianne Ellen membantu dalam urusan duel rebound. Pada laga final, Vivianne mengemas 6 poin dan 10 rebound. Humaira Chairunnisa menjadi pengumpul angka terbanyak di skuad Adabiah 2 Padang dengan catatan 17 poin dan 14 rebound. Terakhir kali tim putri Don Bosco juara ada pada musim 2019. Setelah lima musim lamanya mereka kembali lagi mengangkat piala. Ini juga membuka peluang bagi SMA Don Bosco Padang untuk mengawinkan gelar juara. Tim putra mereka juga berlaga di partai final DBL West Sumatra 2026. Laga final sektor putra berlangsung 18.30 WIB.

Sejarah Tercipta! Smanda Bukittinggi Juara Baru DBL West Sumatra 2026

Punggawa tim putra SMAN 2 Bukittinggi

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra melahirkan juara baru. Adalah tim putra SMAN 2 Bukittinggi yang berhasil menahbiskan diri menjadi kampiun musim ini. Tim putra Smanda Bukittinggi berhasil mengalahkan SMA Don Bosco Padang di babak final dengan skor akhir 57-50, Sabtu, 22 Agustus 2026. SMA Don Bosco Padang merupakan finalis sekaligus juara DBL Sumatra musim lalu. Lengkap sudah perjalan Cinderella Smanda Bukittinggi di DBL West Sumatra musim ini. Yup, mereka bukan hanya mengalahkan sang juara bertahan di partai final. Pada babak Fantastic Four, putra Smanda juga sudah mengalahkan runner up musim lalu. Keganasan Smanda Bukittinggi di partai final begitu terasa. Ambisi mereka untuk bisa juara sangat besar. Terbukti di lapangan, putra Smanda Bukittinggi berhasil memberi kejutan di awal kuarter. Mereka sukses menutup babak pertama dengan keunggulan empat poin (31-27). Di kuarter ketiga, Don Bosco mengejar. Mereka sempat melaju enam poin tanpa balas untuk menyamakan kedudukan. Tapi, di akhir kuarter ketiga, anak-anak Smanda Bukittinggi mengejar dan membuat skor imbang 41 sama. Di kuarter terakhir, Smanda Bukittinggi langsung membuka dengan aksi layup Teuku Rhayza ketika waktu baru berjalan satu menit. Momentum kemenangan Smanda Bukittinggi ada di tangan Araf Hanif Yusri. Memenangkan duel udara, Araf langsung melakukan tembakan. Skor berubah menjadi 50 sama ketika waktu tersisa tiga menit. Setelah itu, putra Smanda Bukittinggi melesat tujuh poin tanpa balas. Sebanyak 5 dari 7 poin disumbangkan oleh Habeil Ghani. Pada laga kali ini, Habeil sejatinya bisa dihentikan oleh anak-anak Don Bosco Padang. Habeil mengoleksi 12 poin dan 16 rebound. Ia membuat 10 kali kesalahan. Sayang, sepuluh kesalahan yang diciptakan oleh Habeil tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Don Bosco Padang. Anak-anak Don Bosco memang bermain sedikit lebih tenang ketimbang lawannya. Tapi, ketenangan itu yang menjadi bumerang bagi Don Bosco. Kesempatan-kesempatan serangan balik cepat yang bisa berbuah poin gagal mereka manfaatkan. Selain Habeil, Teuku Rhayza mengumpulkan dua digit angka dengan 10 poin dan 1 rebound. Arfha Adam membantu Habeil di urusan duel udara. Arfha mengantungi 8 poin dan 18 rebound. Sebanyak 14 rebound diamankan Arfha saat posisi bertahan. Di skuad Don Bosco, Almuarifi Shodaqta menjadi satu-satunya pencetak dua digit angka. Almuarifi mengantungi 10 poin. Salah satu pemain kunci Don Bosco, Abiyyu Desani, hanya bermain empat menit di laga final. Ia sempat mendapat perawatan setelah terdapat insiden. Ini membuatnya menepi pada kuarter awal dan tidak melanjutkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Smanda bukan hanya menjadi juara baru dan mengukir cerita indah. Anak-anak Smanda juga berhasil mematahkan dominasi SMA Don Bosco di DBL West Sumatra. Merusak skenario kawin gelar Don Bosco. Plus membuktikan bahwa setiap tim punya kesempatan yang sama untuk mengangkat piala.

Perbasi panggil 48 atlet putra dan putri untuk seleknas timnas 3×3 U17

Logo PERBASI.

Badan Tim Nasional (BTN) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memanggil total 48 pemain yang masing-masing terbagi atas 24 atlet putra dan putri guna mengikuti seleksi nasional (seleknas) timnas bola basket 3×3 U17 Indonesia. “Benar, akan ada seleknas timnas 3×3 U17,” kata Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi, di Jakarta, Jumat. Berdasarkan keterangan dalam pengumuman Perbasi di akun media sosial Instagram (IG) timnas, seleknas tersebut merupakan persiapan untuk menghadapi SEABA 3×3 U17 yang diselenggarakan di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada pada 18-20 September 2026. Pada sektor putra, terdapat sejumlah nama yang dipanggil di antaranya Chimaobi Nzekwue, Miracle Christiano, Matthew Vander Setiawan, Denzel Waller, Mohammad Alkaysan Aldirono, Reiner Athaya Haiputra, dan Orlando Timothy Kaihena. Sementara daftar atlet putri diisi antara lain Chloe Cathleen Cung, Milessa Geana Serafine, Santika Honggo Serafine, dan Inez Angelina Welly. Perbasi menyebut, seleknas tersebut akan dipimpin Wahyu Widayat Jati sebagai pelatih kepala. Dia didampingi oleh Zulfahrizal, Raymond Shariputra, Stella Fabiola, dan Agus Batbual sebagai asisten pelatih. Seluruh pemain selanjutnya akan bersaing dalam proses seleksi untuk menentukan komposisi tim yang tampil dalam SEABA 3×3 U17. Ajang tersebut menjadi panggung penting bagi pemain muda Indonesia untuk mengasah kemampuan, sekaligus menguji kekuatan di level Asia Tenggara. Pemilihan pemain juga menjadi bagian dari upaya regenerasi timnas 3×3 Indonesia. Berdasarkan keterangan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3×3, format tiga lawan tiga menuntut pemain memiliki kemampuan individual, pengambilan keputusan cepat, daya tahan, serta kemampuan bertahan dan menyerang dalam ruang terbatas. Sementara itu Indonesia sebelumnya memiliki catatan positif pada SEABA 3×3 U17. Timnas putri keluar sebagai juara edisi 2025 di Singapura setelah mengalahkan Thailand pada partai final. Pencapaian tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi regenerasi tim. Berikut daftar lengkap 24 atlet putra dan 24 putri yang dipanggil untuk Seleksi Nasional (Seleknas) Timnas 3×3 U17 Indonesia. Putra: 1. Miracle Christiano 2. Matthew Vander Setiawan 3. Denzel Waller Soenjoto 4. Mohammad Alkaysan Aldirono 5. Reiner Athaya Hadiputra 6.Orlando Timothy Kaihena 7. Juanito Zefanya Boseke 8. Darell Alderich 9. Bryan Kaisar Che Kang 10. Chimaobi Nzekwue 11. Noah Van Schendel 12. Rafky Abqary Basri 13. Ahmad Al Fairuz 14. Abraham Fajar Timothy Diawara 15. Marshall Farez Al Hadi 16. Steven Sebastian 17. Bryan Gilbert 18. Saquelle Arroza Edwinarandra 19. Daniel Glenn Mulia Sitepu 20. Justin Edoardo Lim 21. Frederick Budiawan 22. I Made Surya Dilaga 23. Gede Dio Arghya Naranatha 24. I Komang Tri Hita Karana Putra Putri: 1. Chloe Cathleen Cung 2. Milessa Geana Serafine 3. Santika Honggo Serafine 4. Arida Shafa Chayara 5. Tierra Belle Shakira Johansen 6. Raina Aisha Raheem 7. Jill Annabelle Jevanya Lohy 8. Abinda Lubna Azizah 9. Queensa Elvaretta Naura 10. Inez Angelina Welly 11. Maria Odifa Putri Hartono 12. Raouel Fulgencia Hendyawan 13. Kalinda Hauraa Iskandar 14. Fiorenza Celesta 15. Chelsea Aurelia Adellyne 16. Regina Cahyu Maharani 17. Piwara Cleophila Alzena 18. Joanne Giovanni 19. Richelle Evelyn Widjaja 20. Hannah Harshita 21. Syafira Dwita 22. Evelin Ediliani Wong 23. I Gusti Ayu Krisabella 24. Evelyn Papuana Felle

FIBA U18 Asia Cup 2026 tetapkan jadwal dan pembagian grup

FIBA U18 Asia Cup 2026

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menetapkan jadwal dan pembagian grup untuk FIBA U18 Asia Cup 2026 yang diselenggarakan di Ahmedabad, India, pada 13-23 Agustus, dengan 16 tim bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia U19 2027. Laman FIBA, Jumat, menyatakan sebanyak 16 tim peserta dibagi ke dalam empat grup yakni A, B, C, dan D serta masing-masing berisi empat tim. Seluruh peserta akan mengawali perjuangan pada fase grup yang berlangsung selama enam hari, mulai 13-18 Agustus, dengan empat pertandingan digelar per hari. Tim yang finis sebagai juara grup akan langsung lolos ke babak perempat final. Sementara, tim peringkat kedua dan ketiga dari masing-masing grup harus menjalani babak kualifikasi pada 20 Agustus guna menuju perempat final. Pemenang babak tersebut akan melengkapi delapan tim pada perempat final yang dimainkan sehari kemudian atau 21 Agustus. Empat tim terbaik yang berhasil melaju ke semifinal pada 22 Agustus, memastikan tiket menuju Piala Dunia Bola Basket U19 2027 (FIBA U19 Basketball World Cup 2027) di Pardubice, Republik Ceko, yang diselenggarakan pada 26 Juni hingga 4 Juli 2027. Selain perebutan gelar juara, FIBA juga menggelar pertandingan klasifikasi peringkat kelima hingga kedelapan bagi tim yang kalah di perempat final. Rangkaian laga klasifikasi akan dimulai pada 22 Agustus. Sementara babak final dijadwalkan pada 23 Agustus, yang didahului laga perebutan peringkat ketiga serta pertandingan klasifikasi posisi kelima hingga kedelapan. Timnas Australia datang pada edisi ke-28 ini dengan status juara bertahan setelah merebut gelar juara FIBA U18 Asia Cup 2024 di Yordania. Berikut pembagian grup untuk FIBA U18 Asia Cup 2026: Grup A: Australia, Lebanon, Korea Selatan, Kazakhstan. Grup B: China, Filipina, Suriah, India. Grup C: Selandia Baru, Iran, Jepang, Guam. Grup D: Yordania, Taiwan, Thailand, Sri Lanka.

Indonesia rebut peringkat ketiga Piala Asia U18 Putri

FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B

Tim nasional bola basket U18 putri Indonesia berhasil merebut peringkat ketiga FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026 setelah menundukkan India dengan skor 70-50 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Indonesia setelah kalah 46-79 dari India pada fase Grup A, 15 Juli lalu. Berdasarkan statistik FIBA, kuarter pertama pertandingan berlangsung ketat. India sempat unggul 8-2 di awal laga, namun Indonesia bangkit dan berbalik memimpin 12-11 hingga kuarter pertama berakhir. Memasuki kuarter kedua, kedua tim saling bergantian memimpin. India menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 29-27 setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan Indonesia. Indonesia tampil lebih agresif setelah turun minum. Tim asuhan Fredy mengambil alih kendali permainan pada kuarter ketiga dengan mencetak 25 poin, sementara hanya membiarkan India menambah 11 poin. Indonesia menutup kuarter tersebut dengan keunggulan meyakinkan 52-40. Momentum itu terus berlanjut pada kuarter terakhir. Pertahanan rapat Indonesia mampu meredam produktivitas India yang hanya mencetak 10 poin, sedangkan Indonesia menambah 18 poin untuk memastikan kemenangan 70-50. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia mengakhiri turnamen dengan medali perunggu, sekaligus menebus kegagalan melaju ke final setelah kalah dari Lebanon pada semifinal. Sebelum pertandingan, pelatih Fredy mengatakan timnya telah mengevaluasi kekalahan dari India di fase grup dan meminta para pemain memberikan tekanan terhadap penguasaan bola lawan serta fokus mengamankan rebound. Strategi tersebut berjalan efektif pada pertemuan kedua, dengan Indonesia mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal pada awal laga dan mendominasi permainan di babak kedua untuk mengunci kemenangan dengan selisih 20 poin.

Indonesia Finis Peringkat Keempat SEABA Qualifiers

Efrael Yerusyalom

Perjalanan Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia U18 di ajang FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand harus berakhir di luar skenario. Setelah tampil perkasa dengan menyapu bersih kemenangan di fase grup, Indonesia justru harus menelan pil pahit lewat dua kekalahan beruntun di fase gugur. Usai mimpi ke final dijegal tuan rumah Thailand, Indonesia kembali harus mengakui keunggulan rival mereka, Malaysia, dalam laga perebutan tempat ketiga pada Minggu, 14 Juni 2026. Kekalahan ini terasa menyakitkan lantaran Malaysia sukses membalaskan dendam atas kekalahan mereka dari Indonesia di fase grup (65-55). Kali ini, Malaysia berbalik membungkam Indonesia dengan skor akhir 81-70, sekaligus menggagalkan ambisi Skuad Merah Putih untuk membawa pulang medali perunggu. Laga sejatinya sempat berjalan menjanjikan bagi Indonesia sejak kuarter pertama dibuka. Anak-anak asuh Ismael sukses memimpin 19-14 di sepuluh menit pertama. Konsistensi permainan yang terjaga membuat Indonesia bahkan masih mampu mengamankan keunggulan tipis 38-36 saat turun minum. Petaka baru menghampiri Indonesia usai jeda halftime. Mereka perlahan mulai kehilangan tempo permainan terbaiknya dan kerap kedodoran menghalau transisi lawan. Di paruh kedua, kolektivitas Malaysia makin menggila dengan memberondong 45 poin tambahan. Sementara itu, lini serang Indonesia mengalami kebuntuan dan hanya mampu membalas 32 poin hingga laga ditutup dengan kekalahan 70-81. Tiga pilar Indonesia sebenarnya sudah tampil habis-habisan dengan mencetak dua digit poin. Steven Sebastian kembali menunjukkan sinarnya lewat torehan double-double fantastis berupa 24 poin dan 14 rebound. Catatan impresif ini disusul Jaya James Anak Agung Bayuntara dengan gelontoran 19 poin, serta Chimaobi Nzekwue yang menyumbang 10 poin. Sayangnya, Indonesia gagal meredam performa meledak-ledak dari mesin poin Malaysia, Yu Xian Tan. Penggawa Malaysia tersebut tampil tak terbendung dengan mengemas double-double lewat raihan 32 poin dan 10 rebound, yang menjadi faktor pembeda sekaligus penghancur asa kemenangan Indonesia. Jika menilik statistik, Indonesia sejatinya memiliki peluang poin yang jauh lebih banyak lewat total 71 percobaan tembakan. Sayang, kurang baiknya penyelesaian akhir membuat hanya 26 tembakan yang berhasil dikonversi menjadi poin (36 persen). Sebaliknya, Malaysia bermain jauh lebih efisien; dari total 59 percobaan tembakan, mereka sukses melesakkan 27 tembakan ke dalam ring (45 persen). Satu-satunya catatan yang membaik bagi Indonesia adalah akurasi tembakan gratis yang mencapai 61 persen (11/18 masuk). Indonesia juga sebenarnya mendominasi secara keseluruhan di sektor rebound, assist, hingga steal. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang emas di area pertahanan lawan jadi bumerang terbesar. Dengan hasil ini, Indonesia harus puas mengakhiri kompetisi di peringkat keempat FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand. Medali perunggu resmi diraih oleh Malaysia yang mengunci tempat ketiga. Sementara itu, Filipina keluar sebagai juara pertama disusul Thailand sebagai runner up. Hasil ini sekaligus memastikan Filipina dan Thailand menjadi dua delegasi resmi Asia Tenggara yang berhak melenggang ke putaran final FIBA U18 Asia Cup 2026.

Perbanas wakili Indonesia ke AUBL 2027

Tim Putra Perbanas & Tim Putri Universitas Surabaya

Tim putra Institut Perbanas Jakarta berhak mewakili perguruan tinggi Indonesia pada Asia University Basketball League (AUBL) 2027 setelah menjadi juara Campus League Basketball Season 1 2026. Perbanas menjadi juara putra pertama Campus League Basketball setelah mengalahkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 47-45 melalui babak tambahan pada final The Nationals di UPH Basketball Court, Tangerang, Banten, Sabtu. “Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara,” kata pelatih tim putra Institut Perbanas Zulfahrizal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu. Zulfahrizal menyebut kemenangan itu menjadi bukti mentalitas timnya yang tidak menyerah meski harus menjalani pertandingan ketat hingga babak tambahan. “Kemenangan akhirnya berhasil kami raih setelah memaksa lawan memainkan babak overtime. Di saat itulah kami bisa menunjukkan Perbanas mentality, mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya,” ujar dia. Haikal, yang juga meraih gelar MVP Campus League Basketball Season 1 2026, mengatakan Perbanas mampu membuktikan diri meski tidak datang dengan status unggulan. “Sungguh luar biasa, meskipun kami bukan tim unggulan dan tanpa diperkuat pemain IBL, tetapi sanggup membuktikan diri keluar sebagai juara di The Nationals. Saya juga tidak menyangka teman-teman bisa step up semua dan terus berjuang hingga akhir,” kata Haikal. Sementara itu, gelar sektor putri menjadi milik Universitas Surabaya (Ubaya) setelah mengalahkan Soegijapranata Catholic University (SCU) 59-51 pada partai final. Ubaya sempat mendapat tekanan dari SCU yang unggul pada paruh pertama, namun tim asal Surabaya itu bangkit pada kuarter ketiga dengan mencetak 23 poin. Momentum tersebut menjadi titik balik sebelum Ubaya menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan. CEO Campus League Ryan Gozali mengatakan musim perdana basket Campus League menjadi modal penting untuk mengembangkan kompetisi olahraga antarkampus secara berkelanjutan. “Season 1 bukan hanya tentang mencari juara. Yang paling penting adalah membangun fondasi. Kami melihat antusiasme kampus, mahasiswa, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat sangat besar,” kata Ryan. Campus League Basketball Season 1 2026 berlangsung sejak April melalui fase regional di Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, serta Jakarta-Tangerang, sebelum ditutup dengan The Nationals di Tangerang pada 7-13 Juni.

Indonesia gagal ke Piala Asia U18 FIBA 2026

Piala Asia U18 FIBA 2026

Tim nasional bola basket U18 putra Indonesia gagal berangkat ke Piala Asia U18 FIBA 2026 seusai dikalahkan tuan rumah Thailand 50-68 dalam semifinal kualifikasi zona SEABA di Gimnasium Chan Ka Pho, Krabi, Thailand, Sabtu. Kekalahan di semifinal praktis memupus mimpi Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Asia U18 2026, sebab laman FIBA mencatat hanya para finalis kualifikasi yang berhak terbang ke Ahmedabad, India, untuk berlaga pada 13-23 Agustus mendatang. Hasil melawan Thailand menjadi antiklimaks bagi tim besutan Ismael, yang sempat mengawali kualifikasi dengan mulus lewat dua kemenangan beruntun di Grup B berupa 89-35 atas Laos pada Kamis (11/6) dan 65-55 kontra Malaysia sehari berselang. Garuda Muda masih akan memainkan satu pertandingan lagi untuk memperebutkan tempat ketiga fase kualifikasi zona SEABA melawan Malaysia, Minggu (14/6). Di laga melawan Thailand, Indonesia harus berjibaku menghadapi para pemain tuan rumah yang memiliki postur badan lebih besar tetapi juga mampu bergerak lebih cepat. Kuarter pertama ditutup dalam keadaan tertinggal 14-15 dari Thailand, yang dikomandoi pelatih Krit Issariyachiwin. Dominasi Thailand semakin jelas memasuki kuarter kedua lewat penguasaan paint area dan sisi luar pertahanan Indonesia oleh Thanawat Pisarnyuttanapong dkk. Thailand kian menjauh 32-22. Usai jeda paruh laga, Jaya James Bayuntara yang sebelumnya selalu jadi mesin penyumbang angka mendapati dirinya begitu kesulitan menembus pertahanan lawan, Indonesia semakin tertinggal 33-50 pada akhir kuarter ketiga. Selisih skor tak pernah kurang dari dua digit kala kuarter terakhir berlangsung dan Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah 59-68. Forward Thailand, Ronnie Allsopp tampil sebagai pencetak angka terbanyak, yakni 16 poin, satu rebound, dan dua assist. Sedangkan dari kubu Indonesia, kapten Steven Sebastian membukukan double-double yakni 12 poin dan 10 rebound, serta ditambah satu assist.

Indonesia lolos ke semifinal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026

FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 Thailand

Timnas bola basket U18 putra Indonesia lolos ke semifinal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 65-55 pada laga Grup B di Chan Ka Pho Gymnasium, Krabi, Thailand, Jumat. Pelatih timnas bola basket U18 putra Indonesia Ismael mengapresiasi semangat juang para pemain yang mampu menjalankan strategi tim hingga mengunci kemenangan penting kontra Malaysia. “Kami memulai pertandingan dengan bagus, semua berjalan sesuai yang direncanakan,” kata dia seusai pertandingan, dikutip dari laman Perbasi. Ismael menjelaskan, para pemain bisa mempertahankan fokus dan melakukan transisi menyerang serta bertahan dengan solid, sehingga bisa memenangi laga yang ketat. Dia mengakui, masih ada sejumlah kesalahan yang dilakukan para pemain. Namun hal itu akan segera dibenahi untuk menghadapi pertandingan di babak selanjutnya. “Kuncinya menurut saya adalah detail-detail defense yang di ujung game bisa dieksekusi dengan bagus,” ujar pelatih kepala itu. Kemenangan kedua yang diraih skuad Garuda muda membuat Indonesia keluar sebagai juara Grup B dengan catatan sempurna, sekaligus mengamankan tempat di babak semifinal turnamen kualifikasi tersebut. Sebelumnya pada Kamis (11/6), Jaya James Bayuntara dan kawan-kawan, juga berhasil menundukkan Laos dengan skor telak 89-35. Saat melawan Malaysia, timnas Merah Putih tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung membuka jarak pada kuarter pertama dengan keunggulan 19-8. Malaysia berupaya bangkit pada kuarter kedua dengan mencetak 27 poin, sementara Indonesia menambah 21 angka untuk menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 40-35. Pada kuarter ketiga, produktivitas poin Indonesia sempat menurun. Mereka hanya mencetak delapan poin, sedangkan Malaysia membukukan 11 angka. Meski demikian, Indonesia tetap mempertahankan keunggulan tipis 48-46 saat memasuki kuarter keempat. Memasuki kuarter terakhir, Indonesia kembali menemukan ritme permainan. Tambahan 17 poin yang dibukukan, membuat Malaysia kesulitan mengejar ketertinggalan. Lawan hanya mampu menambah sembilan poin sehingga pertandingan berakhir dengan skor 65-55 untuk kemenangan Indonesia. Jaya James Anak Agung Bayuntara menjadi pencetak angka terbanyak Indonesia dengan 21 poin dan empat rebound. Steven Sebastian turut tampil impresif dengan mencatatkan double-double yakni 11 poin dan 15 rebound. Dari kubu Malaysia, Fatt Kam Sing membukukan 16 poin, tujuh rebound, dan dua assist, sedangkan Yu Xiang Tan menorehkan 15 poin, 11 rebound, dan empat assist. Hasil tersebut membuat Indonesia menorehkan rekor 100 persen kemenangan dari dua pertandingan dan akan menghadapi runner-up Grup A yang akan ditempati Thailand atau Filipina. Laga semifinal, diselenggarakan di tempat yang sama, Sabtu (13/6).

Indonesia lolos ke FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026

Timnas bola basket U18 putri Indonesia

Timnas bola basket U18 putri Indonesia memastikan tiket ke FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026 dengan membukukan kemenangan ketiga beruntun pada Kualifikasi Asia Tenggara (SEABA) Qualifiers 2026 setelah menundukkan Thailand 67-53. Kemenangan di STI West Negros University Gym, Filipina, Jumat (5/6), memastikan Indonesia menggenggam tiket ke ajang berikutnya meski masih menyisakan satu laga melawan Filipina pada Sabtu malam. “Filipina merupakan peserta Divisi A FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026, jadi mereka lolos otomatis meski ikut kualifikasi, sementara Thailand juga langsung lolos karena menjadi tuan rumah untuk Divisi B,” kata Amin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu. Dia menjelaskan, dalam SEABA Qualifiers kali ini, Indonesia berebut satu tiket melawan Singapura dan Vietnam karena dua negara lainnya sudah dapat jatah masing-masing satu tiket. Lebih lanjut dia menjelaskan, sebelum laga melawan Thailand, Srikandi muda juga menang 66-49 melawan Singapura pada Rabu (3/6), serta kontra Vietnam, Kamis (5/6), dengan skor 81-32. Amin menilai, keberhasilan Praisey Blessed dan kawan-kawan berkat kekuatan tim yang tidak bertumpu pada satu atau dua pemain saja. Menurut dia, seluruh pemain yang dibawa ke Filipina mampu memberikan kontribusi ketika dibutuhkan dalam pertandingan. “Misalnya jika ada pemain yang off, maka kami punya pemain lain yang step-up, jadi semua atau 12 pemain ini bisa kami maksimalkan,” ujar dia. Pelatih kepala itu menambahkan, untuk menghadapi Filipina pada laga terakhir atau keempat, para pemain harus tetap berpegang dengan strategi yang telah disiapkan. Dia menyebut Filipina merupakan lawan yang memiliki kualitas lengkap, baik dalam tembakan jarak jauh, penetrasi, kecepatan, maupun kekuatan fisik. Sementara itu, FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026 diselenggarakan di Thailand pada 13-19 Juli.

FIBA U18 SEABA Qualifiers: 15 Pemain Putra Siap Jalani TC Lanjutan

Timnas Basket U18 Putra Indonesia

Pelatih Timnas Basket U18 Putra Indonesia, Ismael melakukan pengerucutan nama pemain yang akan dibawa untuk berjuang di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Usai menjalani seleksi tahap kedua pada 18-20 Mei 2026 dengan diikuti 33 pemain, kini jumlahnya menyusut menjadi 15 nama. Dari 15 nama ini ada satu pemain diaspora. Nama pemain diaspora itu adalah Jaya Bayuntara. Dia akan bahu membahu berjuang untuk Merah Putih dengan pemain lainnya di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang akan berlangsung di Krabi, Thailand, pada 10-14 Juni 2026. Nama-nama yang lolos seleksi bersama Jaya di antaranya adalah Miracle Christiano, Irman Farras, Chimaobi Nzekwue, Steven Sebastian, Efrael Yerusyalom, dan Gede Dio Arghya Naranatha. Kini 15 nama ini melanjutkan persiapan dibawah asuhan tim pelatih yang dipimpin Coach Ismael. Latihan berlangsung di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat. Mereka juga sempat menjalani uji coba melawan Tim Pelatda DKI Jakarta. Uji coba berlangsung di GOR Grogol pada Jumat (22/5) dengan hasil 80-67 untuk kemenangan Timnas Basket U18 Putra. Kata Coach Ismael, para pemain ini lanjut ke tahap selanjutnya karena kemampuannya yang saling melengkapi. “Karakter skil mereka yang dibutuhkan untuk saling melengkapi. Mereka juga memiliki energi yang luar bisa, respons, komunikasi, dan leadership yang baik,” ungkap Ismael. “Sebenarnya ada satu lagi pemain diaspora, Jayden Christopher Newell. Hanya yang bersangkutan harus menunda berjuang bersama Indonesia karena ada persyaratan administratif yang harus dilengkapi. Dengan kemampuan yang dimiliki, kesempatan selalu terbuka untuk Jayden,” lanjutnya. Ismael menjelaskan, selama latihan para pemain mengalami progres baik. Mereka mulai saling mengerti satu sama lain. Ini menjadi sinyal baik dalam persiapan menuju FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Selanjutnya, para pemain akan diberikan materi pematangan teknis sekaligus mencari komposisi 12 pemain inti, sehingga akan lebih siap hadapi persaingan di Krabi bulan depan. “Kami akan memaksimalkan waktu yang ada untuk mematangkan persiapan. Kami akan memberikan materi-materi teknis dan persiapan mental yang dibutuhkan untuk hadapi SEABA nanti,” terang Ismael. “Mohon doa restu dari masyarakat Indonesia agar persiapan berjalan lancar dan kami lolos ke FIBA Asia Cup,” jelas Ismael. Komposisi 15 Pemain Timnas U18 Putra Indonesia: Miracle Christiano Chimaobi Nzekwue Steven Sebastian Fathy Muhammad Zhafif Efrael Yerusyalom Enrichia Ryansean Bastian Gunawan Sean Jason Nathan Kilapong Made Gandhi Wibisana Menara Gede Dio Arghya Naranatha Irman Farras Bryan Jonathan Kovith Jaya James Anak Agung Bayuntara Muhammad Fakhrizal Firdaus Hansel Orleans Hermawan Orlando Timothy

Indonesia Siap Tempur di FIBA U18 Women’s Asia Cup Filipina

Dokumentasi timnas bola basket u18 putri Indonesia

Sebanyak 12 pemain Timnas Basket U18 Putri terbang ke Filipina Senin dini hari (1/6/2026). Mereka siap tempur menghadapi rivalitas di FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Bacolod, pada 2-6 Juni 2026. Keberangkatan Timnas Basket U18 Putri Indonesia turut dilepas oleh DPP PERBASI melalui Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin, Fritz Edward Siregar, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dalam kesempatan tersebut, DPP PERBASI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan official yang telah menjalani proses persiapan menuju FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Keberangkatan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda, khususnya dalam memperkuat fondasi basket putri Indonesia di tingkat regional. Fritz menyampaikan bahwa keikutsertaan Timnas Basket U18 Putri Indonesia di Filipina bukan semata-mata agenda kompetisi internasional, tetapi juga kesempatan bagi para atlet muda untuk membangun pengalaman, karakter, dan mental bertanding sebagai bagian dari masa depan basket Indonesia. Ia berpesan agar para pemain tampil percaya diri, menjaga kekompakan tim, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan semangat pantang menyerah dalam setiap pertandingan. Tim yang berjuang di Bacolod ini dipimpin oleh Coach Amin Prihantono. 12 pemain yang menjadi andalan Indonesia di ajang ini terpilih melalui proses panjang. Mulai seleksi nasional di Hoops Ancol pada 26-28 Februari 2026 yang diikuti 76 pemain. Kemudian seleksi tahap kedua diikuti 27 pemain pada 11-13 Mei 2026 yang selanjutnya mengerucut menjadi 15 nama dan kini 12 pemain. “12 pemain ini yang terpilih. Coaching staff pilih mereka karena cocok dengan permainan tempo cepat yang kami siapkan,” ungkap Pelatih Kepala Timnas Basket U18 Putri, Amin Prihantono. Berikut 12 pemain timnas bola basket u18 putri Indonesia untuk FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026: Inez Angelina Welly Joanne Giovanni Richelle Evelyn Widjaja I Gusti Ayu Krisabella Fiorenza Celesta Chloe Cathleen Cung Maria Odifa Putri Hartono Chelsea Aurelia Adellyne Kustiawan Mabekou Talla Valerie Ariqa Shafa Chayyara Yemima Agatha Rahiesa Praisey Blessed

15 pemain lolos seleksi tahap kedua timnas basket U18

Dokumentasi para pemain timnas bola basket u18 Indonesia

Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) mengumumkan 15 pemain lolos seleksi tahap kedua, pada 18-20 Mei, untuk timnas U18 guna menghadapi U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Mereka akan diperas lagi menjadi 12 pemain yang siap diberangkatkan mengikuti turnamen di Krabi, Thailand, pada 10-14 Juni itu. “Sebenarnya ada satu lagi pemain diaspora yang lolos yakni Jayden Christopher Newell, tetapi yang bersangkutan harus menunda berjuang bersama Indonesia karena ada persyaratan administratif yang harus dilengkapi,” kata pelatih Timnas U18, Ismael di Jakarta, Senin. Dari ke-15 pemain itu terdapat satu pemain diaspora, yaitu Jaya Bayuntara. Menurut dia, para pemain telah menjalani uji coba melawan tim pelatda DKI Jakarta di GOR Grogol, Jakarta, pada Jumat pekan lalu yang dimenangkan timnas dengan 80-67. Ismael menyatakan, selama latihan para pemain mengalami kemajuan besar dengan mulai saling mengerti yang menjadi pertanda bagus dalam persiapan menuju kualifikasi Asia Tenggara itu. Selanjutnya, tambah dia, para pemain akan diberi materi pematangan teknis di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta, sekaligus mencari komposisi 12 pemain inti, sehingga lebih siap menghadapi persaingan di Krabi bulan depan. “Karakter dan kemampuan mereka dibutuhkan untuk saling melengkapi, karena mereka juga sudah memiliki energi yang luar bisa, respons, komunikasi, dan leadership yang baik,” kata Ismael. Dia meminta doa dari masyarakat Indonesia agar persiapan berjalan lancar dan timnas lolos ke Piala Asia. 15 pemain lolos seleksi tahap kedua: 1. Miracle Christiano 2. Irman Farras 3. Chimaobi Nzekwue 4. Ryansean Gunawan 5. Orlando Timothy 6. Made Gandhi Wibisana 7. Steven Sebastian 8. Hansel Orleans 9. Muhammad Fakhrizal Firdaus 10. Fathy Muhammad Zhafif 11. Efrael Yerusyalom 12. Gede Dio Arghya Naranatha 13. Sean Jason Nathan 14. Bryan Jonathan Kovith 15. Jaya James Anak Agung Bayuntara