Jaya Raya juara umum turnamen spesialis ganda Candra Wijaya

Gerardo Rizqullah Hafidz & Jonathan Farrell Gosal

Klub Jaya Raya Jakarta keluar sebagai juara umum Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya setelah mengoleksi enam gelar juara pada turnamen spesialis ganda yang berakhir di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu. Pada ajang yang berlangsung di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre, 10-13 Juni, Jaya Raya unggul atas Djarum Kudus yang meraih empat gelar, sedangkan satu gelar lainnya menjadi milik Taqi Arena Badminton Academy. “Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan,” kata Legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya dalam keterangan tertulisanya, Sabtu. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu mengatakan turnamen yang memasuki edisi ke-14 tersebut digelar sebagai sarana latih tanding sekaligus penjaringan pemain muda di sektor ganda. Menurut Candra, nomor ganda selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di panggung dunia sehingga proses regenerasi harus terus berjalan melalui kompetisi yang berkelanjutan. “Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulutangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia. Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak termasuk klub-klub yang ada di Indonesia,” ujar Candra. Mantan pebulu tangkis spesialis ganda putri Indonesia Rosiana Tendean mengatakan Yonex-Sunrise Doubles Special Championships menjadi salah satu tolok ukur pembinaan sektor ganda nasional. “Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan untuk nomor ganda. Dari sini kita bisa melihat pemain-pemain yang memiliki potensi untuk menjadi andalan Indonesia di masa depan,” kata Rosiana. Rosiana mengatakan kejuaraan yang mempertandingkan ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran itu memberi kesempatan kepada atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan melawan pemain dari berbagai klub. Ia optimistis sejumlah pemain yang tampil pada turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari kekuatan ganda Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. “Saya optimistis lima tahun ke depan akan ada pemain ganda Indonesia yang pernah turun di turnamen ini dan kemudian menjadi andalan di level yang lebih tinggi,” ujar Rosiana. Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok pemula, remaja, taruna, serta kategori dewasa.

Candra Wijaya Menyiapkan Penerus Juara Ganda Lewat Kejuaraan

Candra Wijaya

Komitmen legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dalam membangun kekuatan sektor ganda nasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships (YSDSC) 2026. Kejuaraan khusus nomor ganda tersebut, 10-13 Juni 2026, di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Memasuki tahun ke-14 penyelenggaraan, kejuaraan ini terus menjadi salah satu ajang pembinaan paling konsisten bagi pemain spesialis ganda di Indonesia. Sekitar 500 pasangan akan bersaing dalam 11 nomor pertandingan yang meliputi ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, kelompok usia U-15, U-17, dan U-19, serta nomor dewasa ganda putra dan ganda campuran. Tidak hanya diikuti atlet dalam negeri, kejuaraan ini juga menarik peserta dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Slovakia, Ukraina, dan Australia, ikut meramaikan persaingan. Kehadiran pemain internasional diharapkan semakin meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi atlet muda Indonesia. Bagi Candra, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda yang selama ini menjadi salah satu andalan “Merah Putih” di level dunia. “Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini, saya memberikan kesempatan kepada bibit-bibit pemain berbakat di kelompok ganda untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, serta menambah jam terbang pengalaman,” ujarnya, melalui siaran pers pihak penyelenggara YSDSC 2026. Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu menilai, keberlangsungan turnamen selama lebih dari satu dekade tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor yang memiliki visi sama dalam pengembangan bulu tangkis nasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang mampu mempertahankan kejayaan Indonesia di sektor ganda. Candra menegaskan, sejarah telah menunjukkan betapa dominannya Indonesia di nomor ganda. Dari era ke era, Indonesia selalu melahirkan pasangan-pasangan berkualitas yang mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional. “Melalui kejuaraan ini saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulu tangkis sektor ganda Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa sektor ganda adalah permainan yang atraktif dan menarik, sehingga banyak diminati. Terbukti pula dari dulu hingga kini Indonesia selalu memiliki ganda-ganda andal dan melegenda,” tegasnya. Lebih lanjut Candra mengingatkan, kesuksesan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh bakat. Faktor disiplin, kerja keras, serta kesempatan bertanding secara berkelanjutan menjadi elemen penting dalam proses pembentukan juara. YSDSC 2026 diharapkan dapat menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru yang kelak memperkuat Indonesia di berbagai turnamen internasional, termasuk Kejuaraan Dunia hingga Olimpiade. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran para insan bulu tangkis dalam proses pembinaan atlet, tahun ini penyelenggara juga akan memberikan “Penghargaan Ganda Legenda Terbaik” versi DYSCWIBC. Penghargaan tersebut ditujukan kepada insan bulu tangkis yang dinilai berhasil melahirkan dan membina pemain-pemain ganda terbaik Tanah Air. Melalui kombinasi kompetisi berkualitas dan penghargaan bagi insan pembinaan, YSDSC 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi emas bulu tangkis ganda Indonesia di masa depan.

Jonatan Christie dan Regenerasi Tunggal Putra di Polytron Indonesia Open ’26

Polytron Indonesia Open ’26 berlangsung sejak 2 sampai 7 Juni 2026 di Istora Senayan. Acara tersebut berhasil menghidupkan gairah ribuan pecinta bulutangkis Indonesia dan manca negara. Mulai dari test drive mobil listrik Polytron, apparel Victor yang sold out, panggung musik, dan berbagai macam kuis terlihat megah dan dipadati pengunjung. Apalagi pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil menembus final. Walau Jonatan Christie dikalahkan wakil Kanada Victor Lai dengan skor 19-21;8-21 ia tetap atlet kebanggaan pecinta olahraga bulutangkis Indonesia. Terbukti dengan bergemuruhnya Istora Senayan di tiap smash dan poin yang didapatkan oleh Jonatan Christie. He is still pride of our nation. Tidak dipungkiri prestasi Jonatan menginspirasi banyak pemain muda calon bintang bulutangkis Indonesia mendatang. Dalam sesi wawancara setelah pertandingan Jonatan menyebutkan bahwa dirinya sekarang menatap kejuaraan dunia dan Asian Games. Menurutnya regenerasi pemain bulutangkis tunggal putra banyak yang kualitasnya sangat baik. Sekarang Jonatan merasa perlu kerja lebih keras lagi karena negara yang dulunya tidak diperhitungkan sekarang telah menjadi kandidat juara yang baik.

Polytron Indonesia Open 2026 Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Kolaborasi Olahraga dan Teknologi

Polytron Indonesia Open 2026 menghadirkan inovasi teknologi, hiburan olahraga modern, serta dukungan kendaraan listrik untuk meningkatkan pengalaman penonton.

JAKARTA, 1 Juni 2026 – Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga menawarkan pengalaman hiburan olahraga yang lebih modern melalui kolaborasi antara olahraga dan teknologi. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi penonton melalui pemanfaatan teknologi baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Selain menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan, panitia juga berupaya menjadikan turnamen lebih inklusif dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau. Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Dukungan terhadap turnamen semakin kuat dengan keterlibatan Polytron sebagai sponsor utama. Sebagai perusahaan teknologi nasional yang telah hadir selama 50 tahun, Polytron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis yang selama ini menjadi kebanggaan bangsa di tingkat internasional. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan bahwa Indonesia Open merupakan momentum penting untuk mendukung prestasi atlet Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penunjukan Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mendukung mobilitas atlet selama turnamen berlangsung. Melalui kehadiran kendaraan listrik tersebut, Polytron ingin menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi pilihan yang praktis dan relevan bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Polytron juga menghadirkan program jaminan buyback sebesar 70 persen selama tiga tahun pertama. Dukungan terhadap Indonesia Open juga datang dari HSBC Indonesia. Perusahaan menilai bulu tangkis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan gaya hidup positif bagi generasi muda. Melalui Indonesia Open 2026, HSBC berkomitmen untuk terus memperkuat dukungannya terhadap ekosistem bulu tangkis nasional melalui berbagai program engagement bersama komunitas dan pencinta bulu tangkis. Dengan perpaduan pertandingan kelas dunia, inovasi teknologi, serta dukungan berbagai mitra strategis, Polytron Indonesia Open 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penonton sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.

Polytron Indonesia Open 2026 Siap Digelar, 248 Atlet Dunia Ramaikan Istora Senayan

Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026

JAKARTA, 1 Juni 2026 – Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga menawarkan pengalaman hiburan olahraga yang lebih modern melalui kolaborasi antara olahraga dan teknologi. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi penonton melalui pemanfaatan teknologi baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Selain menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan, panitia juga berupaya menjadikan turnamen lebih inklusif dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau. Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Dukungan terhadap turnamen semakin kuat dengan keterlibatan Polytron sebagai sponsor utama. Sebagai perusahaan teknologi nasional yang telah hadir selama 50 tahun, Polytron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis yang selama ini menjadi kebanggaan bangsa di tingkat internasional. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan bahwa Indonesia Open merupakan momentum penting untuk mendukung prestasi atlet Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penunjukan Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mendukung mobilitas atlet selama turnamen berlangsung. Melalui kehadiran kendaraan listrik tersebut, Polytron ingin menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi pilihan yang praktis dan relevan bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Polytron juga menghadirkan program jaminan buyback sebesar 70 persen selama tiga tahun pertama. Dukungan terhadap Indonesia Open juga datang dari HSBC Indonesia. Perusahaan menilai bulu tangkis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan gaya hidup positif bagi generasi muda. Melalui Indonesia Open 2026, HSBC berkomitmen untuk terus memperkuat dukungannya terhadap ekosistem bulu tangkis nasional melalui berbagai program engagement bersama komunitas dan pencinta bulu tangkis. Dengan perpaduan pertandingan kelas dunia, inovasi teknologi, serta dukungan berbagai mitra strategis, Polytron Indonesia Open 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penonton sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.

Hydroplus Sirnas B Kaltim 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026 telah selesai digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Rangkaian sirnas level B ini, diikuti sebanyak 519 peserta yang bertanding sejak Senin 18 Mei lalu hingga Sabtu 23 Mei 2026. Sebanyak 11 laga final HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 digelar mulai Sabtu (23/5) pagi, dengan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni Usia Dini, Anak, dan Pemula. Adapun nomor yang diperebutkan meliputi Usia Dini Tunggal Putra (UDPA), Usia Dini Tunggal Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 4 gelar juara. Disusul PB. Jaya Raya Jakarta, Taqi Arena Badminton Academy, Jaya Raya Satria, Exist Badminton Club, Mutiara Cardinal Bandung dan Jaya Raya Havana Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Berikut hasil pertandingan final HYDROLUS Sirnas B Kaltim 2026: Lapangan 1 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. (Berliana Rahma) Taqi Arena Badminton Academy) 21-13, 21-17 TAPA Muhammad Saepul Jalaludin (Exist Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 17-21, 17-21 UDPA Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) 25-23, 22-20 TPA Ghalib Ahnaf Dira (Jaya Raya Jakarta) vs. Benedictus Keefa Frandrico (Ardes Tangerang) 21-12, 21-12 GPI Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto (PB Djarum) vs. Laura Leydisya/Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum) 15-21, 21-18, 21-13 GPA Brian Aqila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon (PB Djarum) vs. Muhammad Rasya Adhyazka/Xavier Razqa Ramadinata (PB Djarum) 21-14, 12-21, 21-18 GAPI Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen (Taqi Arena Badminton Academy) 19-21, 17-21 GAPA Raihan Farid ‘Atha Mufida/Zhafran Almer Haq (Perkasa Ardana Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi/Muhammad Zahran Asyura (Jaya Raya Jakarta/Jaya Raya Hafana Academy) 9-21, 11-21 Lapangan 2 GPC Satria Pinandita Yudistira/Alisha Artha Amara (PB Djarum) vs. Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (PB Djarum) 21-13, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum) 8-21, 13-21 UDPI Amara Izzati Gunturputri (Jaya Raya Satria) vs. Anindita Nuur Varisha (Jaya Raya Satria) 21-18, 21-19

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus. Rangkaian sirnas ketiga tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 4 Mei lalu hingga Sabtu 9 Mei 2026. Pada sirnas berlevel A ini dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang terbagi dalam kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), dan dewasa. PB Djarum kembali menyandang status juara umum dengan raihan 10 gelar juara. Disusul kemudian PB. Jaya Raya, PB. Exist dan Gideon Badminton Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 18–23 Mei 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jateng 2026: GTC Erfan Al Bariy/Mellynda Dwi Octavya (Jaya Raya Jakarta) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum) 19-21, 17-21 GRC Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta) vs. Rizky Caesar Ramadhan/Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum) 21-19, 21-16 TRA Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta) vs. Mochammad Dafvansya Aldziekra Kurniawan (Mutiara Cardinal Bandung) 21-18, 21-17 TDI Sausan Dwi Ramadhani (PB Djarum) vs. Jolin Angelia (Pelatnas PBSI) 21-16, 10-21, 21-9 TRI Wa Ode Andita Julianti (PB AIC Kota Bekasi) vs. Kalia Rahmadani (PB Djarum) 17-21, 21-13, 14-21 TDA Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 12-21, 14-21 TTA Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum) vs. Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-19, 21-14 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum) 14-21, 14-21 GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) 21-4, 21-13 TTI Christabel Calista Purwanto (PB Djarum) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-10, 21-15 GTI Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-17, 21-16 GDA Adriel Ferdinand Leonardo/Sansan Herdiansyah (Gideon Badminton Academy) vs. Dwiki Rafian Restu/Muhammad Juan Elgiffani (Jaya Raya Jakarta) 21-12, 11-21, 21-15 GDI Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) vs. Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia (Jaya Raya Jakarta) 14-21, 21-23 GTA Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum) 21-14, 21-18 GRA I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) vs. Jonathan Harris Adrian Shallom Pratama/Maximilian Joachim (PB Djarum) 21-11, 21-13

PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Audisi Umum PB Djarum 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum memperluas jangkauan Audisi Umum PB Djarum 2026 hingga ke Sumatra dan Sulawesi sebagai upaya mencari lebih banyak talenta muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan tahun ini audisi akan digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus setelah dalam beberapa tahun terakhir dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah. “Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi,” kata Yoppy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7-12 Juli di GOR Angkasa, kemudian berlanjut di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-9 Agustus di GOR Dafest, sebelum ditutup di Kudus, Jawa Tengah, pada 8-13 September di GOR Djarum. Yoppy mengatakan keputusan memperluas lokasi audisi juga didorong permintaan dari orang tua atlet dan klub daerah agar proses pencarian bakat tidak hanya terpusat di Jawa. Ia berharap audisi tahun ini dapat menemukan talenta-talenta potensial yang selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto mengatakan proses seleksi tahun ini tetap dilakukan secara ketat guna menemukan pemain muda dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik. “Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara,” ujar peraih gelar juara dunia 1997 itu. Audisi tahun ini juga menjadi kali pertama bagi Hendrawan terlibat setelah bergabung dengan PB Djarum sebagai Technical Advisor Men’s & Women’s Singles pada tahun lalu. Menurut Hendrawan, penyelenggaraan audisi di tiga kota membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” ujar Hendrawan. Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka untuk kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Daftar Pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026

daftar pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026

Berikut daftar pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Purwokerto (nama peserta – nama sekolah – catatan waktu): Kelas 1 Putra Juara   : Rafaesyza Falah Alfarezi – SDN 1 Sokanegara – 00:42.88 Runner-up : Arzan Ghiffari Widiyanto – SDI Darul Falah Tambak – 00:43.42 Semifinalis : Zafier Nadief Farzana – SDN 1 Sokanegara – 00:44.10 Kelas 1 Putri Juara   : Hani Pertiwi Efendi – SDN 1 Karangpucung – 00:46.07 Runner-up : Hanifah Fathiatur Rahma – SDN 4 Kranji – 00:47.44 Semifinalis : Hanifah Nur Sabiya – SDN 1 Patikraja – 00:47.77 Kelas 2 Putra Juara   : Muhammad Gibran Ramadhan – SDN 1 Patikraja – 00:40.72 Runner-up : Abdurrahman Fawwaz Kurniadi – SDI Darul Falah Tambak – 00:43.36 Semifinalis : Evano Rayyan Alfarezel – SDN 1 Purwokerto Wetan – 00:43.61 Kelas 2 Putri Juara   : Kirana Sasi Fidelisa Waluyo – SDN 1 Klahang – 00:43.48 Runner-up : Kalula Shaqueena Elyoena – SDIT Harapan Bunda Purwokerto – 00:44.58 Semifinalis : Attaya sabira Fajrin – SDN 1 Karangpucung – 00:45.57 Kelas 3 Putra Juara   : Muhammad Abid Al Khalifi – SDIT Harapan Bunda Purwokerto – 00:56.01 Runner-up : Alfazain Adam Diandra – SDN 1 Patikraja – 00:59.60 Semifinalis : Ariendra Elsi Musyaffa – SDI Darul Falah Tambak – 01:00.00 Kelas 3 Putri Juara   : Gita Felicia – SDN 1 Karangpucung – 01:00.73 Runner-up : Syakilla Adistya Alzahra – SDN 1 Klahang – 01:04.69 Semifinalis : Keinnara El Zhafira Shanum – SDN 1 Kranji – 01:05.19

Purwokerto Kota Pembuka Untuk Bangun Fondasi Cinta Pada Bulutangkis Sejak Usia Dini

MilkLife Festival SenengMinton 2026 kembali digelar dengan kota Purwokerto sebagai pembuka yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis (30/4). Para siswa dan siswi kelas 1-3 Sekolah Dasar (SD) melewati tantangan permainan bernuansa bulutangkis untuk mencatatkan waktu tercepat.

PURWOKERTO, 30 April 2026 – Upaya menanamkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis sejak usia dini terus digencarkan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026 yang digelar di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis (30/4). Sebanyak 480 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1–3 dari 16 sekolah ambil bagian dalam perlombaan bernuansa bulu tangkis yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation disponsori oleh MilkLife yang berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah tersebut. Kota Purwokerto menjadi pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026 yang juga akan diselenggarakan di empat kota lainnya di Jawa Tengah, yakni Magelang (24 September), Solo (1 Oktober), Semarang (28 Oktober), dan Kudus (31 Oktober–1 November). Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengungkapkan penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 merupakan sebuah komitmen untuk menanamkan nilai sportivitas sekaligus membangun fondasi rasa cinta terhadap olahraga bulu tangkis sejak dini. Melalui permainan yang didesain menyenangkan dan interaktif, diyakini mampu membuka jalan untuk proses pembibitan atlet secara terstruktur dan sistematis, sehingga nantinya menjadi salah satu penggerak roda regenerasi pebulutangkis handal Indonesia. “Melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026 kami ingin memberikan pengalaman yang menggembirakan sekaligus memotivasi siswa untuk menekuni bulutangkis. Kami percaya atlet yang hebat dan berprestasi berawal dari rasa senang saat melakoni suatu olahraga. Dengan demikian diharapkan Indonesia akan memiliki generasi penerus atlet badminton yang kompetitif dan membanggakan bangsa,” ujar Yoppy. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme para siswa serta sekolah yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan tepok bulu tersebut. Yuni menegaskan pentingnya konsistensi membangun pondasi ekosistem bulutangkis dari level grassroot. Hal ini akan berdampak signifikan terhadap prestasi di level atas, sehingga semakin luas basis partisipasi peserta akan selaras dengan peluang munculnya talenta-talenta unggul. “Dimulai dari kota seperti Purwokerto, kami melihat adanya perluasan jangkauan pembinaan ke daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh secara optimal. Konsistensi ini penting karena pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kesinambungan agar minat dapat tumbuh menjadi bakat, dan bakat berkembang menjadi prestasi. Dari sini, ekosistem pembinaan menjadi lebih terstruktur, mulai dari pengenalan, pembinaan dasar, hingga ke jenjang kompetitif,” ucap Yuni.  Yuni menambahkan, dengan tuaian animo positif dari peserta MilkLife Festival SenengMinton 2026, Pengprov PBSI Jawa Tengah akan memperkuat jalur pembinaan lanjutan sehingga potensi atlet dapat diakomodir dan dibina lebih lebih lanjut. Dalam jangka panjang, langkah tersebut dapat memperkuat jalur prestasi atlet menuju level provinsi, nasional hingga internasional. “Ini mencakup pemetaan potensi atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih di daerah, serta penguatan klub-klub sebagai wadah pembinaan. Selain itu, kami juga akan mendorong lebih banyak kompetisi berjenjang agar peserta yang sudah tertarik memiliki ruang untuk berkembang dan mengukur kemampuan. Kolaborasi dengan sekolah dan klub-klub setempat juga akan terus ditingkatkan agar pembinaan bisa berjalan berkesinambungan,” jelas Yuni. Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kabupaten Banyumas, Pujiono S.Pd mengapresiasi langkah pengenalan olahraga bulutangkis dengan konsep menyenangkan ini. Menurutnya, seluruh langkah regenerasi atlet bulutangkis harus terjaga baik dari jenjang usia dini hingga profesional. “Guru-guru PJOK di Kabupaten Banyumas mendukung proses pengenalan melalui MilkLife Festival SenengMinton 2026. Tak dipungkiri, prestasi yang telah diraih pebulutangkis Indonesia harus disambung oleh generasi mendatang. Sehingga pengenalan dan pembinaan menjadi sangat penting untuk menindaklanjuti regenerasi atlet baik di tingkat daerah maupun provinsi. Tentu ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus mendorong siswa mengembangkan bakat mereka bersama klub,” ucap Puji.  Penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 menerapkan sistem individu dengan penilaian pemenang berdasarkan catatan waktu tercepat untuk setiap kategori. Pada kategori kelas 3, para peserta harus melewati lima jenis tantangan yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target dan Zig Zag Run. Sedangkan bagi peserta kategori kelas 1 dan 2, tantangan Service to Target ditiadakan dari kelima perlombaan tersebut.  Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1 yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Sedangkan untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri. Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan 14 siswa yang terdiri dari  8 putra dan 6 putri. Semangat Jadi yang Tercepat Rasa cinta pada bulutangkis terpancar dari Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung yang menorehkan catatan waktu tercepat 01:00.73 di kategori putri. Pada edisi sebelumnya, Gita mampu finis di posisi ketiga. Hal itu menambah motivasi Gita untuk semakin tekun berlatih dengan sang ayah yang juga menjadi pemain bulu tangkis.  “Aku memang suka bulu tangkis sejak dulu, seringnya bermain dengan teman di depan rumah. Waktu Festival SenengMinton 2025 lalu, aku dapat hadiah raket karena juara tiga. Itu raket pertamaku, aku jadi tambah semangat untuk berlatih. Lalu kali ini aku membuktikan hasil latihan dengan jadi juara. Setelah ini aku akan berlatih lebih serius. Semoga nanti jadi atlet andal,” kata Gita. Dukungan sekolah juga menjadi faktor kuat dalam penyebaran virus positif olahraga bulu tangkis. Guru olahraga SDIT Harapan Bunda Purwokerto Gito Sugeng Ridhono yang tak henti ikut memberikan dukungan pada muridnya dari pinggir lapangan bercerita sekolahnya gencar melakukan pengenalan badminton melalui kegiatan ekstrakurikuler, bahkan telah memiliki fasilitas lapangan tersendiri. Ia berharap perlombaan maupun turnamen bulutangkis dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga dapat mengakomodir bakat-bakat para siswa. “Dengan adanya MilkLife Festival SenengMinton 2026 ini kami terbantu karena menjadi wadah para siswa mengenal keterampilan dasar bulu tangkis yang harapannya dapat meningkatkan kecintaan mereka terhadap olahraga ini. Sehingga bakat-bakat potensial dapat terlihat dan dibina lebih lanjut. Semoga melalui ajang ini sekolah kami dapat mengukir kemenangan dalam kejuaraan bulutangkis, oleh karena itu kami juga sangat serius mempersiapkan para atlet yang bertanding di ajang ini,” sebut Gito.  Para pemenang MilkLife Festival SenengMinton 2026 di tiap lomba mendapat piala, uang pembinaan, dan hadiah dari sponsor yaitu MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred dan produk Savoria. Selain itu, seluruh peserta dan guru yang ikut berpartisipasi juga mendapatkan goodie bag dari sponsor.

Seribu pebulu tangkis ramaikan Sirnas A Jawa Tengah di Kudus

Akhmad Khafidz Basri Yusuf

Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub akan bersaing dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026 di GOR Djarum, Kudus, pada 4-9 Mei. Seri ini mempertandingkan 15 nomor dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), serta dewasa. “Persiapan jelang Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 berjalan dengan baik,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu. Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kehadiran lebih dari seribu peserta menjadi sinyal positif bahwa kompetisi domestik tetap menjadi magnet bagi klub-klub dari berbagai daerah. “Kami berharap akan muncul atlet-atlet muda potensial yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di setiap seri Sirnas. Hasil dari ajang ini menjadi bagian penting untuk masa depan mereka sekaligus regenerasi atlet Indonesia,” kata Ricky. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf menyebut penunjukan Kudus sebagai tuan rumah sejalan dengan sejarah panjang daerah tersebut dalam mengembangkan bulu tangkis. Dia menilai turnamen ini penting untuk memperluas pemerataan prestasi, khususnya bagi atlet-atlet daerah yang ingin menembus level nasional. Pelatnas PBSI menurunkan sembilan wakil pada sektor dewasa. Ajang ini dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asia Junior Championships 2026 di Yatsushiro, Jepang, pada 26 Juni-5 Juli. “Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior. Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka,” kata Kepala Pelatih Ganda Putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas. Atlet pelatnas yang tampil adalah Denis Azzarya, Jolin Angelia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi, Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi, dan Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia.

Hydroplus Sirnas B Sulteng 2026: PB Djarum Juara Umum

PB Djarum

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Gelora Bumi Kaktus, Palu. Rangkaian sirnas kedua tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 27 April lalu hingga Sabtu 2 Mei 2026. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara. Disusul kemudian PB. Exist, PB. Mutiara Cardinal, PB. Champion Kudus, PB. Alamsyah Yunus & PB. Satria Surabaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 4–9 Mei 2026. Sirnas berlevel A ini akan digelar di Kota Kudus, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirnas B Palu 2026: UDPA Azka Luthfi Mahardika [MUTIARA CARDINAL] v Zayn Abdullah Rajendra [CHAMPION KLATEN] 21-16, 21-8 UDPI Calista Arrum Sujana [EXIST] v Ailsie Elaina Sembiring [CHAMPION KUDUS] 17-21 18-21 GPC Brian A. Daniswara/Tiara S. Jasmine [DJARUM KUDUS] v Satria P. Yudistira/Alisha A. Amara [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-18, 19-21 GAPA M. Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v La Ode M. Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 17-21 TAPA Nawaf Al Ashar [DJARUM KUDUS] v Geralldy Mananggel [PB TALENTA] 21-12, 21-17 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi [EXIST] v Aisyah A. Safa Inara [DJARUM KUDUS] 21-18, 21-8 GPA M. Rasya Adhyazka/Xavier R. Ramadinata [DJARUM KUDUS] v Leo Kenzie P. Pratama/M. Kenzie I. Kurniawan [DJARUM KUDUS] 18-21, 21-15, 19-21 TPA M. Farid Habibulloh [ALAMSYAH YUNUS] v Ghoffur D. Wicaksono [DJARUM KUDUS] 15-21, 21-18, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang [DJARUM KUDUS] v Hafizah H. Zahra [DJARUM KUDUS] 17-21, 21-15, 16-21 GAPI Aqila Talita Shaki/Shallom Angelica Sari v Ayasha Machiko L. Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi [SATRIA SURABAYA/EXIST] 11-21, 21-15, 14-21 GPI Alisha A. Amara/Florence A. Sutanto [DJARUM KUDUS] v Hafizah H.  Zahra/Mikha R. Kasalang [DJARUM KUDUS] 21-19, 21-15

Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Thalita Ramadhani Wiryawan

Tim Uber Indonesia terhenti di babak semifinal setelah terpaksa harus mengakui ketangguhan tim Korea Selatan lewat skor 1-3 dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu malam WIB. Di game pertama,  Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim. Lalu Thalita Ramadhani Wiryawan membangkitkan asa tim Merah Putih setelah mengatasi perlawanan sengit tunggal Korea Selatan Sim Yu Jin. Ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus kandas di tangan ganda Korsel, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dua gim langsung. Kekalahan tim Uber Indonesia ini sekaligus membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan puasa gelar Piala Thomas dan Piala Uber 2026. Sebelumnya tim Thomas Indonesia telah kandas terlebih dahulu setelah gagal lolos dari ketatnya persaingan babak grup. Uber Cup – Semi Finals : Indonesia 1-3 Korea WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21, 5-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19, 21-19 WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong 16-21, 18-21 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram Tidak Dimainkan

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

MilkLife Festival SenengMinton 2026

Purwokerto menjadi kota pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, ajang pengenalan bulu tangkis usia dini yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi regenerasi atlet sejak level akar rumput. Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis. Program ini diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah. “Kami percaya atlet hebat berawal dari rasa senang saat menjalani olahraga,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis. Menurut dia, pembinaan atlet tidak bisa dimulai ketika usia sudah matang, melainkan harus ditanam sejak kecil agar kecintaan terhadap olahraga tumbuh secara alami dan berkelanjutan. MilkLife Festival SenengMinton 2026 selanjutnya digelar di empat kota lain di Jawa Tengah, yakni Magelang pada 24 September, Solo pada 1 Oktober, Semarang pada 28 Oktober, serta Kudus pada 31 Oktober hingga 1 November. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Yuni Kartika menyebut penyelenggaraan di Purwokerto menunjukkan perluasan pembinaan ke daerah yang selama ini belum tersentuh optimal. “Pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Harus berkesinambungan agar minat tumbuh menjadi bakat, lalu bakat berkembang menjadi prestasi,” ujar Yuni. Ia mengatakan makin luas basis partisipasi di daerah, maka peluang muncul talenta-talenta baru juga semakin besar. Karena itu, PBSI Jawa Tengah menyiapkan jalur pembinaan lanjutan melalui pemetaan potensi atlet muda, penguatan klub, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Peserta ditantang menyelesaikan sejumlah permainan berbasis keterampilan dasar bulu tangkis dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing the Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang menjadi tercepat di kategori putri dengan waktu 1 menit 00,73 detik. Pada edisi sebelumnya, Gita finis di posisi ketiga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih serius bersama ayahnya yang juga hobi bermain bulu tangkis.

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12