Atlet muda sepatu roda Indonesia sabet emas di Saitama Asia Cup 2026

Queen Azmi Harthifa, Muhammad Kenzo Gani

Dua atlet muda sepatu roda Indonesia mencatatkan prestasi dengan masing-masing meraih satu medali emas dan satu medali perunggu dalam ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang berlangsung di Saitama, Jepang. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB PORSEROSI) melalui akun Instagram resminya mengapresiasi keberhasilan Queen Azmi Harthifa yang meraih medali emas pada nomor Speed Slalom Junior Women U15, dan Muhammad Kenzo Gani yang menyumbangkan medali perunggu pada nomor Classic Slalom Junior Men U15. “Selamat kepada seluruh atlet Tim Indonesia atas perjuangannya di ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang diselenggarakan di Saitama, Jepang. Terima kasih telah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia,” tulis PB PORSEROSI dikutip Senin. Selain Queen dan Kenzo, tim Indonesia juga diperkuat Mercy Evenaar Tirta Monterie, Breeza Everard Tirta Monterie, serta Arccianindita Ervinnya Sahasrakirana. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Queen mengaku bersyukur dapat menutup kejuaraan dengan hasil terbaik sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional. “Bangga sekali bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kejuaraan internasional. Satu lagi pencapaian yang bakal selalu aku syukuri. Senang banget bisa menutup lomba ini dengan hasil terbaik dan berdiri di podium,” kata Queen. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada klub, pelatih, pengurus olahraga, sekolah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan. Queen berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya. Ia menyatakan masih memiliki sejumlah target yang ingin diraih pada kompetisi selanjutnya. “Bismillah, semoga bisa terus kasih yang terbaik,” ujar Queen.

Indonesia kirim tiga lifter muda ke Kejuaraan Asia Junior 2026

Kevin Andrian Ramadhan

Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirim tiga lifter putra untuk berlaga dalam Kejuaraan Angkat Besi Asia Remaja dan Junior 2026 di Tashkent, Uzbekistan, pada 7–14 Agustus. Ketiga lifter tersebut adalah Alvin Saputra dari Jawa Timur dan Kevin Andrian Ramadhan dari Riau, keduanya turun dalam kelas 60kg, serta Leonard Imanuel Aipassa Suabey dari Papua pada kelas 65kg. Alvin dan Leonard tampil pada kategori remaja, sedangkan Kevin berlaga pada kategori junior. Alvin tampil dalam Grup B kelas 60kg putra pada Sabtu (8/8) pukul 12.00 waktu setempat. Lifter kelahiran 14 Maret 2010 itu didaftarkan dengan entry total 240kg. Pada hari yang sama, Kevin akan bersaing di Grup A kelas 60kg putra mulai pukul 14.00 waktu setempat. Ia masuk kelompok utama dengan entry total 270kg bersama lifter India, Uzbekistan, Filipina, Turkmenistan, dan Kazakhstan. Leonard dijadwalkan turun dalam Grup A kelas 65kg putra pada Minggu (9/8) pukul 16.30 waktu setempat, dan memiliki entry total tertinggi di antara wakil Indonesia, dengan 285kg. 305 lifter dari 30 negara akan mengikuti kejuaraan ini, terdiri atas 167 putra dan 138 putri. Tuan rumah Uzbekistan menurunkan 36 lifter. Kevin menjadi satu-satunya wakil Indonesiayang telah mengoleksi medali pada edisi sebelumnya setelah meraih perak angkatan clean and jerk kelas remaja 56kg dengan catatan 127kg pada edisi 2025 di Astana, Kazakhstan. Ketiga lifter juga berpengalaman tampil pada Kejuaraan Dunia Remaja dan Junior 2025 di Lima, Peru. Alvin menempati peringkat kelima kelas 49kg dengan total angkatan 187kg, Kevin di urutan keenam kelas 55kg dengan 223kg, sedangkan Leonard di peringkat ketujuh kelas 61kg setelah membukukan total 238kg. Dalam lawatan ke Uzbekistan, ketiga lifter didampingi pelatih Muhammad Rusli dan Jayang Supriatna serta masseur Gigantika Nur Pratama.

Hydroplus Sirnas A Jakarta 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 berakhir pada Sabtu (8/8) petang di GOR Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebanyak 15 pertandingan digelar untuk memperebutkan gelar juara pada lima nomor yang masing-masing terbagi dalam tiga kategori, yakni Remaja, Taruna, dan Dewasa. PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan enam gelar juara. Sementara itu, Exist Badminton Club menyusul dengan empat gelar. Selain kedua klub tersebut, ada Jaya Raya dengan raihan dua gelar, dan Pelatwil Tengah, Bayu Kencana, dan Mansion Sports Box masing-masing membawa satu gelar juara dari turnamen yang berlangsung sejak Senin (3/8). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Bengkulu pada 17–22 Agustus mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional B. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jakarta 2026: Lapangan 1 GRC Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Muhammad Bintang Samudra Sakti/Wilia Renasya (PB Djarum) 21-12, 21-12 TRI Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah) vs. Alysa Mukti Salsabiela (PB Djarum) 21-19, 24-22 TRA Kevin Maulana Pattirane (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum) 19-21, 17-21 TTI Shaafiya Yasmin Maitsaa (Jaya Raya Jakarta) vs. Hani Miftasari (PB Djarum) 18-21, 16-21 TTA Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) vs. Fardhan Rainanda Joe (Exist Badminton Club) 21-17, 19-21, 15-21 GTA Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Akmal Nurrahman/Revand Harianto (Jaya Raya Jakarta) 18-21, 18-21 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Calista Fakasyiffa Putri/Yulita Herlinda Ningtyas (Jaya Raya Jakarta) 21-11, 21-18 GRA Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta) vs. I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) 12-21, 14-21 Lapangan 2 GTC Genta Restu Handika/Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum) vs. Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum) 12-21, 13-21 GDC Gilang Krisandi Toyo Pramana/Violita Dewi (Bayu Kencana) vs. Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (Exist Badminton Club/Teratai) 14-21, 21-18, 21-18 TDI Ruzana (PB Djarum) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) 21-17, 21-17 GDA Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sports Box) vs. Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta) 21-18, 21-12 GDI Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Jaya Raya Jakarta) Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini (Jaya Raya Jakarta) 21-16, 12-21, 21-6 TDA Jason Christ Alexander (PB Djarum) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 27-25, 10-21, 10-21 GTI Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-14, 21-10

Indonesia raih dua medali dari Asian BMX Racing Championships 2026

Jasmine Azzahra

Tim nasional BMX Racing Indonesia meraih dua medali dari Asian BMX Racing Championships 2026 di Arena BMX Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia pada 6-8 Agustus 2026. Jasmine Azzahra meraih medali emas pada nomor Women U23, sementara Balqis Humairah memperoleh medali perunggu Women Junior. Hasil tersebut menjadi pencapaian positif Indonesia dalam ajang Asia tersebut. Jasmine tampil terbaik pada nomor Women U23, mengalahkan Yongxin Liu dari China dan Ayeon Park dari Korea Selatan. Balqis Humairah finis di posisi ketiga pada kategori Women Junior, sedangkan medali emas dimenangkan oleh atlet Korea Selatan Yeseo Kim dan Chengjia Yang meraih perak. Sejumlah pebalap Indonesia juga mencatatkan hasil cukup baik. Amellva Nur Sifa menempati posisi keempat pada Women Elite, sedangkan Panii Aswa finis keempat Men U23. Pada nomor Men Elite, Fasya Ahsana berada di posisi keenam, sementara Rio Akbar menyelesaikan kompetisi di urutan kedelapan. Daftar atlet Indonesia dan hasilnya di Asian BMX Racing Championships 2026: 1. Emas – Jasmine Azzahra (Women U23) 2. Perunggu – Balqis Humairah (Women Junior) 3. 4 – Amellva Nur Sifa (Women Elite) 4. 4 – Panii Aswa (Men U23) 5. 6 – Fasya Ahsana (Men Elitel) 6. 8 – Rio Akbar (Men Elite)

Jateng juara umum Kejurnas Panahan Junior di Kudus

Kontingen Jawa Tengah

Kontingen Jawa Tengah kembali tampil sebagai juara umum untuk kelima kalinya secara beruntun pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior MilkLife Archery Challenge (MLAC) yang tahun ini berlangsung di Supersoccer Arena Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 22-29 Juli. “Juara umum kelima kali ini, kami raih sejak tahun 2022 hingga 2026,” kata Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jateng Martin Sudarmono ditemui usai upacara pemberian penghargaan di Supersoccer Arena Kudus, Rabu. Menurut dia, Jawa Tengah memang memasang target untuk mempertahankan gelar juara umum di kejurnas tersebut sehingga menurunkan atlet pilihan hasil seleksi di Kejurprov Panahan Junior pada Mei. Di Kejurnas MLAC ini, kontingen Jateng menerjunkan 80 atlet yang turun pada kategori U10, U13, U15, dan U18 di tiga divisi pertandingan yakni Recurve, Compound, dan Nasional. “Hasilnya, Jateng mendapatkan 78 medali. Sebanyak 26 medali di antaranya emas, kemudian 22 perak, dan 30 perunggu,” ujarnya. Dibandingkan perolehan medali emas tahun sebelumnya, dia mengakui, ada penurunan karena tahun lalu bisa meraih 32 medali emas. “Potensi talenta muda di Jawa Tengah ini harapannya bisa menjadi bekal untuk menghadapi event selanjutnya, baik di level junior seperti POPNAS maupun di Kejurnas Senior,” ujarnya. Ia berharap prestasi membanggakan yang diraih kontingen Jateng juga menjadi penyemangat untuk menghadapi PON 2028 di NTT dan NTB. Sementara itu, Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation Edi Supriyanto mengatakan kompetisi memanah yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Perpani dan MilkLife ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga panahan Indonesia. “Terlebih panahan Indonesia sudah memiliki rekam jejak prestasi membanggakan mulai dari medali perak pada Olimpiade Seoul 1988 melalui trio srikandi Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani hingga raihan lima medali emas pada SEA Games Thailand 2025 dari nomor recurve individual, beregu putra dan putri, serta compound individual dan beregu putri,” ujarnya. Capaian tersebut, kata dia, menjadi pemantik sekaligus lecutan semangat untuk semakin menggali potensi besar atlet panahan Indonesia. “Kami meyakini prestasi tidak lahir secara instan, tetapi dibangun melalui pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan. Dengan pembinaan yang terstruktur dan konsisten, kami berharap akan banyak pemanah potensial lahir yang melanjutkan tradisi prestasi Indonesia di berbagai kejuaraan internasional termasuk Olimpiade,” ujarnya. Sementara posisi kedua klasemen medali ditempati kontingen Jawa Barat dengan koleksi 56 medali, meliputi 20 emas, 18 perak, dan 18 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta mengoleksi 49 medali dengan koleksi 18 emas, 11 perak, dan 20 perunggu di posisi ketiga.

FIBA U18 Asia Cup 2026 tetapkan jadwal dan pembagian grup

FIBA U18 Asia Cup 2026

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menetapkan jadwal dan pembagian grup untuk FIBA U18 Asia Cup 2026 yang diselenggarakan di Ahmedabad, India, pada 13-23 Agustus, dengan 16 tim bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia U19 2027. Laman FIBA, Jumat, menyatakan sebanyak 16 tim peserta dibagi ke dalam empat grup yakni A, B, C, dan D serta masing-masing berisi empat tim. Seluruh peserta akan mengawali perjuangan pada fase grup yang berlangsung selama enam hari, mulai 13-18 Agustus, dengan empat pertandingan digelar per hari. Tim yang finis sebagai juara grup akan langsung lolos ke babak perempat final. Sementara, tim peringkat kedua dan ketiga dari masing-masing grup harus menjalani babak kualifikasi pada 20 Agustus guna menuju perempat final. Pemenang babak tersebut akan melengkapi delapan tim pada perempat final yang dimainkan sehari kemudian atau 21 Agustus. Empat tim terbaik yang berhasil melaju ke semifinal pada 22 Agustus, memastikan tiket menuju Piala Dunia Bola Basket U19 2027 (FIBA U19 Basketball World Cup 2027) di Pardubice, Republik Ceko, yang diselenggarakan pada 26 Juni hingga 4 Juli 2027. Selain perebutan gelar juara, FIBA juga menggelar pertandingan klasifikasi peringkat kelima hingga kedelapan bagi tim yang kalah di perempat final. Rangkaian laga klasifikasi akan dimulai pada 22 Agustus. Sementara babak final dijadwalkan pada 23 Agustus, yang didahului laga perebutan peringkat ketiga serta pertandingan klasifikasi posisi kelima hingga kedelapan. Timnas Australia datang pada edisi ke-28 ini dengan status juara bertahan setelah merebut gelar juara FIBA U18 Asia Cup 2024 di Yordania. Berikut pembagian grup untuk FIBA U18 Asia Cup 2026: Grup A: Australia, Lebanon, Korea Selatan, Kazakhstan. Grup B: China, Filipina, Suriah, India. Grup C: Selandia Baru, Iran, Jepang, Guam. Grup D: Yordania, Taiwan, Thailand, Sri Lanka.

Panggung Dunia Srikandi Muda! Caffino Srikandi Merdeka Cup Siap Menghentak Kudus

Tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara menjalani training center pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2026 di Kudus dan Pati sebagai bagian dari pemantapan strategi, fisik, serta membangun chemistry antar pemain.

JAKARTA, 29 Juli 2026 – Panggung sepak bola putri Indonesia kembali membara! Usai sukses besar memutar roda kompetisi di level usia dini, ekosistem pembinaan sepak bola putri Tanah Air kini melangkah ke level yang jauh lebih tinggi. Turnamen bertaraf internasional Caffino Srikandi Merdeka Cup siap digelar pada 14–23 Agustus 2026 mendatang di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation yang berkolaborasi dengan PSSI, ajang bergengsi U-16 ini bakal mempertemukan tujuh negara kuat: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, hingga Arab Saudi. Bukan sekadar turnamen biasa, ajang ini menjadi puncak dari rantai pembinaan berjenjang bertajuk Women’s Soccer Trilogy 2026, setelah sebelumnya sukses menggelar MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars. Pembinaan Berjenjang: Dari Grassroots Menuju Level Internasional Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa turnamen ber-tagline “Girls, Goals, Glory” ini dirancang khusus sebagai wadah menguji mentalitas dan kemampuan talenta terbaik Indonesia di panggung internasional. Dari ribuan pesepak bola muda yang dipantau, tim pelatih berhasil menyaring 56 pemain terbaik hingga akhirnya menetapkan 46 atlet terpilih. Ke-46 Srikandi muda ini kemudian dibagi menjadi dua tim kuat untuk mewakili Merah Putih: Garuda Pertiwi yang ditukangi oleh coach Timo Scheunemann, dan Putri Nusantara di bawah arahan coach Takumi Taniguchi. “Kami sengaja menyiapkan dua tim agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional. Kami berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat. Apalagi turnamen ini bertepatan dengan HUT ke-81 RI,” terang Teddy. Dukungan Penuh Ekosistem & PSSI Langkah nyata membangun ekosistem ini mendapat apresiasi tinggi dari PSSI dan sektor swasta. Soegiono, Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, menegaskan komitmen Caffino sebagai title partner dalam mengawal lahirnya generasi pesepak bola putri yang kelak sanggup menembus panggung Piala Dunia. Di sisi lain, Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai turnamen ini menjadi muara strategis untuk berburu amunisi baru jelang Kualifikasi AFC U-17 2027. “Kesempatan bertanding melawan negara lain adalah pengalaman yang sangat berharga. Semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas untuk Indonesia,” jelas Vivin.   Tatap Juara di Kandang Sendiri Sejak 24 Juli hingga 11 Agustus 2026, kedua tim Indonesia tengah melakoni Training Center (TC) intensif di Kudus dan Pati. Sang juru taktik, Timo Scheunemann, mengaku optimistis dengan perkembangan pesat anak-anak asuhnya. “Seluruh atlet berkembang sangat baik selama TC. Mereka cepat menyerap materi dan punya semangat luar biasa. Bermain di kandang sendiri tentu jadi motivasi tambahan untuk berjuang meraih gelar juara,” tegas Timo. Optimisme senada diungkapkan oleh Ayla Dva Khala Ahisma, penggawa Cipta Cendikia FA sekaligus peraih gelar Best Player HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026. Alumni MilkLife Soccer Challenge ini mengaku bangga impiannya membela Merah Putih akhirnya terwujud. Peta Persaingan & Format Turnamen Berdasarkan hasil drawing pada 23 Juli lalu, 8 tim yang berpartisipasi telah terbagi ke dalam dua grup kompetitif: Grup A Grup B 🇮🇩 Garuda Pertiwi (Indonesia) 🇹🇭 Thailand 🇭🇰 Hong Kong 🇸🇬 Singapura 🇲🇾 Malaysia 🇯🇴 Yordania 🇸🇦 Arab Saudi 🇮🇩 Putri Nusantara (Indonesia)

Janice Tjen juga ke perempat final ganda DC Open

Janice Tjen & Shuai Zhang

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, juga menyusul Aldila untuk melangkah ke perempat final nomor ganda WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington, D.C, Amerika Serikat, Selasa waktu setempat. Janice Tjen yang berpasangan dengan petenis putri China, Shuai Zhang berhasil mengalahkan pasangan Kamilla Rakhimova/Fang Hsien Wu dengan skor 2-0 (6-3, 6-4), demikian catatan DC Open. Tjen/Zhang menyelesaikan pertandingan dalam waktu satu jam 13 menit untuk mengamankan tiket ke delapan besar turnamen lapangan keras yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Grand Slam US Open. Pasangan unggulan ketiga tersebut tampil dominan sejak awal pertandingan dan mereka dapat unggul di gim pertama, namun Rakhimova/Wu berhasil menyamakan kedudukan. Selanjutnya Tjen/Zhang sempat unggul 3-1 di set pertama, namun Rakhimova/Wu sempat memberikan perlawanan. Set pertama pada akhirnya tetap menjadi milik Tjen/Zhang dengan skor 6-3. Memasuki set kedua, Tjen/Zhang kembali tampil dominan dan sempat mengamankan dua gim pertama sehingga mereka sempat unggul 2-0 atas Rakhimova/Wu. Sempat memangkas ketertinggalan menjadi 1-2, Rakhimova/Wu selanjutnya tak bisa menahan dominasi Tjen/Zhang yang berhasil menambah keunggulan 5-1. Rakhimova/Wu enggan menyerah dan dapat memberikan perlawanan hebat sehingga kedudukan berubah menjadi 4-5, namun pada akhirnya set kedua tetap menjadi miliki Tjen/Zhang dengan skor 6-4. Secara keseluruhan, Tjen/Zhang mengalahkan Rakhimova/Wu dengan dua set langsung 2-0. Pada babak perempat final, Tjen/Zhang akan menghadapi pemenang antara pasangan Kato Miyu/Giuliana Olmos yang tengah berhadapan dengan Tereza Mihalikova/Heather Watson untuk memperbutkan tiket semifinal.

Aldila Sutjiadi melaju ke perempat final ganda DC Open

Aldila Sutjiadi & Erin Routliffe

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi melangkah ke perempat final nomor ganda WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington, D.C., Amerika Serikat, bersama pasangan asal Selandia Baru, Erin Routliffe dengan mengalahkan Sofia Kenin/Anastasia Potapova 6-3, 7-5, Selasa WIB. Pasangan unggulan kedua itu menyelesaikan pertandingan dalam waktu satu jam 22 menit untuk mengamankan tiket ke delapan besar turnamen lapangan keras yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Grand Slam US Open. Aldila/Routliffe tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka langsung merebut lima gim pertama melalui tiga kali break servis sebelum Kenin/Potapova memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5. Namun, Aldila dan Routliffe tetap mampu mengamankan gim servis berikutnya untuk menutup set pembuka dengan kemenangan 6-3. Persaingan berlangsung lebih ketat pada set kedua. Kedua pasangan saling mematahkan servis hingga skor imbang 5-5. Pada momen krusial, Aldila/Routliffe kembali merebut break untuk unggul 6-5 sebelum memastikan kemenangan 7-5 pada gim servis terakhir. Berdasarkan statistik WTA, Aldila/Routliffe tampil lebih efektif dengan mengonversi lima dari sembilan peluang break point, sementara lawannya hanya memanfaatkan tiga dari delapan kesempatan. Mereka juga memenangi 71,4 persen poin dari servis pertama dan mengoleksi 64 dari total 121 poin sepanjang laga. Pada babak perempat final, Aldila/Routliffe akan menghadapi pasangan tuan rumah Clervie Ngounoue/Anna Smith untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Keikutsertaan Aldila di Washington merupakan bagian dari rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Serikat setelah mencatat hasil positif pada musim lapangan rumput dengan meraih gelar WTA 500 pertama dalam karirnya di Bad Homburg Open pada akhir Juni. Sebelum tampil di Washington, Aldila juga mencatat hasil impresif di Wimbledon 2026 dengan mencapai perempat final ganda campuran bersama petenis Argentina Guido Andreozzi. Sementara pada nomor ganda putri, Aldila yang berpasangan dengan Janice Tjen terhenti pada babak kedua. Sementara itu, Janice masih akan memulai perjuangannya di Mubadala Citi DC Open 2026. Pada nomor tunggal, petenis Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi Rebecca Sramkova pada babak pertama, sedangkan di sektor ganda ia berpasangan dengan mantan juara turnamen Zhang Shuai.

Janice Tjen melenggang mulus ke babak 16 besar DC Open

Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen melaju ke babak 16 besar turnamen WTA 500 Mubadala DC Open 2026 setelah menundukkan petenis kualifikasi asal Slovakia Rebecca Sramkova di Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa WIB. Janice menuntaskan pertandingan babak pembukanya dalam waktu satu jam 21 menit dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2, demikian WTA. Kemenangan tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi petenis Indonesia itu dalam turnamen lapangan keras yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Grand Slam US Open. Pertandingan berlangsung ketat pada set pertama. Janice dan Sramkova beberapa kali saling mematahkan servis hingga kedudukan 4-4. Namun, Janice mampu meningkatkan tekanan pada gim-gim penentuan dan merebut break penting pada gim ke-10 untuk mengamankan set pembuka dengan skor 6-4. Memasuki set kedua, permainan Janice semakin konsisten. Ia langsung mengambil inisiatif dengan mematahkan servis lawan pada gim kedua untuk unggul 2-0. Meski Sramkova sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-5, namun Janice kembali menunjukkan dominasinya dengan mencuri servis lawan pada gim kedelapan sekaligus memastikan kemenangan 6-2. Berdasarkan statistik pertandingan, Janice tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Ia mengonversi lima dari sembilan break point yang diperoleh, sedangkan Sramkova hanya mampu memanfaatkan dua dari tiga kesempatan. Janice juga memenangi 68 dari total 118 poin yang diperebutkan atau sekitar 57,6 persen sepanjang pertandingan, serta mencatat empat ace. Hasil tersebut melanjutkan perkembangan positif Janice pada musim ini setelah mencatat debut yang impresif di Wimbledon dengan menembus babak kedua nomor tunggal.

Mitchell Baker, Pemain Timnas Pertama Hattrick saat Debut di Piala AFF

Mitchell Baker

Striker anyar Timnas Indonesia, Mitchell Baker mencatat rekor mencengangkan saat hattrick dalam laga debut di Piala AFF 2026. Debut Mitchell di Piala AFF 2026 terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7). Pemain jangkung itu langsung mencetak tiga gol. Trigol itulah yang menegaskan status Mitchell sebagai manusia pertama yang mencetak hattrick saat debut bersama Timnas Indonesia di Piala AFF. Belum ada pemain selain Mitchell yang membukukan tiga gol dalam debut di pesta bola Asia Tenggara. Mitch, sapaan akrab Mitchell Baker, tampil gemilang kala menggilas Kamboja. Tiga gol pemain berusia 19 tahun itu lahir dari tandukan brilian dan kejelian mencari ruang. Pemain berdarah Indonesia-Australia ini sekaligus menjawab kekosongan posisi nomor sembilan di tubuh tim Garuda. Pasalnya, kekhawatiran soal striker murni terus menggema. Itu karena Timnas Indonesia sudah lama tak punya pemain garang di lini depan selepas era Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa. Kehadiran Ole Romeny semula sempat menjadi angin segar. Namun nampaknya Ole lebih memainkan peran false nine layaknya striker modern saat ini. Lantas kedatangan Mitchell membawa warna baru bagi skuad Garuda. Juru latih John Herdman kini punya banyak opsi buat otak-atik taktik, terutama di lini depan. Ini selaras dengan visi jangka panjang Timnas Indonesia yang ingin bersaing di pentas dunia. Di Piala AFF 2026, Mitchell berpotensi jadi tumpuan untuk merengkuh trofi perdana. Pasalnya, sejak awal keikutsertaan Indonesia tahun 1996, tim Merah Putih belum pernah juara. Tahun ini jadi momentum krusial untuk merebut trofi tersebut. Harapannya, Herdman bisa memanfaatkan kualitas Mitchell yang mematikan di depan gawang lawan. Usai sempurna hadapi Kamboja, Mitchell dan kolega bersiap menatap tiga laga lanjutan Grup A. Timor Leste, Vietnam, dan Singapura sudah menanti untuk menguji kualitas Garuda.

Hydroplus Sirnas B Sumut 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

HYDROPLUS Sirkuit Nasional B Sumatra Utara 2026

Rangkaian pertandingan HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sumatra Utara (Sumut) 2026 berakhir pada Sabtu (25/7) petang di GOR PBSI Sumut, Medan. Sebanyak 11 gelar juara diperebutkan, yang mencakup kategori Usia Dini Putra (UDPA), Usia Dini Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum tampil sebagai klub dengan raihan gelar terbanyak dengan empat gelar juara. Sementara itu, Mutiara Cardinal Bandung menyusul dengan dua gelar. Selain kedua klub tersebut, Exist Badminton Club, Satria Surabaya, Jaya Raya Solo, dan klub-klub lainnya, turut mewarnai persaingan sepanjang turnamen yang berlangsung sejak Senin (20/7). Seri Sirnas berikutnya akan berlangsung di Kota Jakarta pada 3-8 Agustus 2026 mendatang. Seri sirnas tersebut akan berlabel Sirkuit Nasional A dan akan diikuti kelompok usia U-17, U-19, dan dewasa. Berikut hasil rangkaian pertandingan final HYDROPLUS Sirnas B Sumut 2026: Lapangan 1 TAPI: Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma (TAQI Arena Badminton Academy) 21-18, 21-8 TAPA: Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Haydhar Al Zakhiri (Jaya Raya Solo) 21-17, 21-18 GPC: Milan Prodeus Gultom/Dinny Octalira Zendrato (Luluk Hadiyanto Badminton Club Jaksel) vs. M Farzan Ahza Aqila/Tarisa Kirana Mahiswari (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-23, 21-19, 21-19 UDPI: Azhalea Khaliqa Dzahin Salsabila (Jaya Raya Solo) vs. Steffi Laurentia Athalla Doda (Alamsyah Yunus Badminton Club) 21-9, 21-14 TPA: Marvel Mulyono (Champion Klaten) vs. Marcel Jhonatan (PB Djarum) 21-15, 21-10 GAPI: Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Nizma Qothrunadda Anako/Rya Alaysha Okka Putri (Jaya Raya Solo) 21-14, 21-6 GAPA: La Ode Muhammad Ahsan Kamil/Tristan Geovanni Pardosi (PB Djarum) vs. Muhammad Rafa Shirdi/Nawaf Al Ashar (PB Djarum) 21-15, 19-21, 21-19 UDPA: Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Azka Al Fatih (Samudera Binjai) 21-11, 21-19 Lapangan 2 TPI: Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Syauqia Aisya Inara (PB Djarum) 21-6, 12-21, 21-9 GPI: Tiara Shaqeela Jasmine/Zhaafira Khoerunnisa (PB Djarum) vs. Alisha Artha Amara/Khanza Zulfanihayah (PB Djarum) 21-14, 22-20 GPA: Ahmad Hudzaifah/Muhammad Rizky Fadhillah (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Muhammad Yasir Revansyah/Valdis Adlina Wiska Putra (Mutiara Cardinal Bandung) 21-15, 21-17

Atinna pecahkan rekornas lempar lembing di Semarang

Jateng Open 2026

Atinna Nurkamila Intan Bahtiar memecahkan rekor nasional (rekornas) lempar lembing putri pada kejuaraan atletik Jateng Open 2026 setelah mencatat jauh lemparan 52,69 meter. Rekornas baru itu memecahkan rekor lama Atinna, 52,56 meter, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024. Medali perak diraih Siti Nazirah dari DKI Jakarta dengan 47,50 meter, sedangkan medali perunggu diraih Kresensia M Ndiken dari Papua Atletik Center dengan 39,55 meter. “Alhamdulillah rekor, target saya terpenuhi yaitu empat besar sekaligus pecah rekor. Karena di setiap kejuaraan sudah dibidik pecah rekor. Jadi, programnya menyasar ke situ,” kata Atinna, yang asal Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat. “Kalau di latihan malah saya terbaiknya di 53 meter terus stabil di 52 meter. Alhamdulillah tadi lemparan semua stabil di 51 meter, terus terbaiknya di 52,69 meter,” katanya. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Budi Utomo membenarkan pemecahan rekornas lembar lembing putri ini dan menyatakan akan ada tes doping dari Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) dengan biaya yang difasilitasi oleh PB PASI. DKI Jakarta merangsek ke peringkat pertama daftar perolehan medali pada ajang ini dengan lima emas dan empat perak, menggeser Malaysia Athletics ke peringkat kedua dengan lima emas dan empat perunggu, sedangkan peringkat ketiga diduduki Blitarian Athletic Club dengan empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu. Jateng Open 2026 berlangsung pada 23-25 Juli dan diikuti 1.353 atlet dari pengprov dan pengkot/pengkab (PASI), klub atletik dari seluruh Indonesia, dan dua klub dari Malaysia.

Cikal Masuk Final Boulder, Indonesia Ukir Sejarah

Ardana Cikal Damarwulan

Atlet muda panjat tebing Indonesia, Ardana Cikal Damarwulan berhasil masuk babak final boulder U17 putra World Climbing Youth Championship Arco, Italia. Hasil ini menjadikan pertama kalinya dalam sejarah Indonesia di kompetisi internasional. Di babak semifinal, Cikal bertengger di peringkat enam dengan poin 69,5. Namun, di babak final ia hanya mengumpulkan skor 19,9 dan harus puas di peringkat ketujuh. Nomor boulder U17 dimenangkan atlet Jepang Kazuki Nakata dengan skor 99,3, disusul Taketo Saiki (74,7) dan Hayool Lee dari Korea Selatan (59,5). Pelatih Lead Panjat Tebing Indonesia Amri mengatakan hasil ini sangat menggembirakan dan menjadi sinyal bahwa Indonesia memiliki potensi di nomor boulder. “Ini sangat menggembirakan sekaligus menjadi sinyal bahwa kita memiliki potensi di nomor boulder yang selama ini dianggap tertinggal,” kata Amri dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu 25 Juli 2026. Indonesia kini mulai berbicara di semua disiplin panjat tebing, tak hanya speed tetapi juga lead dan boulder. FPTI mengirimkan dua atlet ke kompetisi 18-25 Juli 2026, yaitu Cikal dan Haddan Malik Baqmuhyibar. Haddan berhasil membawa pulang medali perak di nomor speed U19 putra. Cikal turun di dua disiplin, lead U17 putra dan boulder U17 putra. Capaian Cikal merupakan hal menggembirakan mengingat ia masih atlet muda harapan Indonesia. FPTI berharap ajang ini mampu menambah pengalaman berharga dan jam terbang bagi para atlet. Kompetisi internasional ini juga ditujukan untuk menguatkan mental para atlet muda. Indonesia semakin diperhitungkan di kancah panjat tebing dunia. Prestasi ini menjadi modal berharga untuk pengembangan atlet di masa depan.

Hasil Drawing Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026

Official drawing Srikandi Merdeka Cup 2026 telah digelar di Jakarta, Kamis 23 Juli 2026, sebagai penanda dimulainya persaingan turnamen sepak bola putri internasional kelompok usia U-16 yang akan berlangsung di Super Soccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14-23 Agustus 2026 mendatang. Hasil undian menempatkan Garuda Pertiwi di Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara Putri Nusantara, tim Indonesia lainnya, tergabung di Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Yordania. Srikandi Merdeka Cup menjadi turnamen internasional sepak bola putri pertama di Kudus. Nantinya, turnamen akan menggunakan format dua grup yang masing-masing dihuni empat tim. Juara dan runner-up dari setiap grup berhak melaju ke babak semifinal, sebelum memperebutkan gelar juara di partai final. Selain trofi juara, penyelenggara juga menyiapkan penghargaan bagi tim peringkat kedua, ketiga, dan tim fair play. Sementara pada kategori individu, penghargaan akan diberikan kepada pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, dan penjaga gawang terbaik sepanjang turnamen. Bagi Indonesia, Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi bagian dari persiapan menuju Kualifikasi AFC U-17 Women’s Asian Cup 2027. Dua tim Indonesia akan ditangani oleh Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi, sekaligus menjadi ajang pemantauan pemain untuk memperkuat Timnas Putri U-17 Indonesia. Sebagai informasi, Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen hasil kolaborasi PSSI dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan menjadi bagian dari rangkaian Trilogy pembinaan sepak bola putri bersama MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer. Berikut pembagian grup Srikandi Merdeka Cup 2026: Grup A: Garuda Pertiwi (Indonesia) Hong Kong Malaysia Arab Saudi Grup B: Thailand Singapura Yordania Putri Nusantara (Indonesia)

PSSI berkolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation Hadirkan Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026

PSSI berkolaborasi dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation akan menggelar Srikandi Merdeka Cup 2026. Turnamen kelompok usia U-16 ini akan berlangsung pada tanggal 14 hingga 23 Agustus 2026 di Super Soccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen internasional sepak bola putri pertama di Kudus. Turnamen ini diikuti tujuh negara, Indonesia akan mengirimkan dua tim dengan nama Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Enam tim lainnya yakni Malaysia, Thailand, Hongkong, Singapura, Arab Saudi, dan Yordania. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Sungkono Cahyani mengapresiasi gelaran Srikandi Merdeka Cup 2026. Apalagi turnamen ini mendapat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. “Kami mengapresiasi dan terima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang berkolaborasi dengan PSSI menggelar Srikandi Merdeka Cup 2026. Turnamen ini penting bagi Timnas Putri untuk mendapat pengalaman bertanding internasional sebelum mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-17 2027,” kata Vivin Sungkono. “Untuk pelatih dua tim Indonesia yakni coach Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi. Dua tim ini kita berharap mempunyai kekuatan dan materi pemain yang seimbang, karena ajang ini sebagai talent scouting untuk Timnas U-17 Putri mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-17 2027 mendatang,” tambah Vivin. Srikandi Merdeka Cup 2026 rencananya akan mempunyai maskot yang bernama Kandi, berasal dari nama Srikandi yang notabene mewakili pendekar wanita legendaris dalam pewayangan. Untuk drawing pembagian grup akan dilakukan pada Kamis (23/7) mendatang secara online. Format turnamen, delapan tim akan dibagi menjadi dua grup, setelah itu juara dan runner up masing-masing grup melaju ke semifinal, dan pemenang laga semifinal berjumpa di laga final. Selain itu, kategori penghargaan tim, selain juara yakni runner up dan peringkat tiga turnamen ini. Selain itu ada kategori pemain terbaik, top skor, dan kiper terbaik. Srikandi Merdeka Cup 2026 juga rangkaian Trilogy dari Bakti Olahraga Djarum Foundation yang menggelar MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars pada tahun ini. Nantinya bakat-bakat terbaik dipilih dari HYDROPLUS Soccer League All Stars untuk mewakili Team Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara mewakili Timnas Putri Indonesia. Ini menjadi bukti nyata bahwa adanya pipeline berjenjang sepak bola putri di level grassroots menuju level elite. Namun, tidak menutup juga adanya bakat bakat lain diluar pemain HYDROPLUS Soccer League yang terpantau dan terpilih mewakilkan Indonesia.

Piala Kapolri 2026 buka jalan pebulu tangkis muda menuju Pelatnas

Piala Kapolri 2026

Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolri 2026 menjadi salah satu jalur bagi atlet muda untuk mengumpulkan poin peringkat nasional hingga membuka peluang mengikuti Seleksi Nasional dan masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PP PBSI. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja mengatakan turnamen tersebut memiliki level persaingan tinggi karena diikuti pemain peringkat 32 besar nasional pada setiap sektor dalam kelompok umur pemula (U15), Remaja (U17) dan taruna (U19). “Kapolri Cup ini merupakan turnamen dengan level yang sangat tinggi, bisa dikatakan setara dengan kategori Premier dalam kalender nasional PBSI,” kata Ricky dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat. Piala Kapolri 2026 akan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu dengan mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran pada kategori kelompok umur. Menurut Ricky, turnamen tersebut juga memberikan poin peringkat nasional sehingga menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan para atlet muda. Para pemain akan dipantau oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI selama kejuaraan berlangsung. “Dalam beberapa tahun terakhir, banyak atlet yang tampil di Kapolri Cup kemudian mengikuti Seleksi Nasional dan akhirnya masuk ke Pemusatan Latihan Nasional,” ujar Ricky. Ia berharap capaian tersebut kembali terulang pada penyelenggaraan tahun ini mengingat kelompok umur U-15, U-17, dan U-19 merupakan tahap penting dalam pembinaan atlet. “Kami berharap para peserta, khususnya 32 pemain terbaik di setiap kategori, benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan mereka,” kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 bersama Rexy Mainaky tersebut. Selain kategori kelompok umur, Piala Kapolri 2026 mempertandingkan kategori Polri dan para-bulu tangkis yang diikuti 70 atlet disabilitas dari 10 provinsi. Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Ukun Rukaendi mengatakan kategori para-bulu tangkis akan melibatkan atlet Paralimpik, internasional, nasional, regional, hingga atlet pelajar potensial. Menurut Ukun, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi NPC Indonesia untuk memantau perkembangan pembinaan atlet di daerah. “Apabila nantinya ditemukan bibit-bibit atlet baru yang memiliki potensi, tentu akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengikuti proses pembinaan menuju pelatnas,” ujar Ukun. Piala Kapolri 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga dan secara keseluruhan melibatkan 1.219 peserta dari kategori umum, Polri, dan disabilitas.

Akademi Persib Cimahi Runner-up Gothia Cup 2026, Putri Tangsel City Torehkan Sejarah untuk Sepak Bola Putri Indonesia

Tim Akademi Persib Cimahi saat tampil di Gothia Cup 2026. (Akademi Persib Cimahi)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan talenta muda Indonesia di panggung internasional. Dua wakil Tanah Air, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, sukses menunjukkan kualitas pembinaan sepak bola usia muda Indonesia pada ajang Gothia Cup 2026 di Gothenburg, Swedia. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, pencapaian kedua tim menjadi bukti bahwa pembinaan pemain muda Indonesia semakin kompetitif di level dunia. Akademi Persib Cimahi Kembali Tembus Final Akademi Persib Cimahi tampil luar biasa sepanjang turnamen kategori U-13 Boys. Tim asal Jawa Barat tersebut menyapu bersih fase grup hingga babak semifinal dengan performa yang impresif. Dalam perjalanan menuju partai puncak, APC berhasil mengalahkan sejumlah tim dari Swedia, Bulgaria, Kepulauan Cayman, hingga Meksiko. Produktivitas gol mereka pun menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kompetisi. Namun, pada laga final, langkah APC harus terhenti setelah takluk dari Selection Elite asal Prancis. Hasil tersebut membuat Akademi Persib Cimahi mengakhiri Gothia Cup 2026 sebagai runner-up, sekaligus mempertahankan reputasi sebagai salah satu akademi terbaik Indonesia di level internasional. Putri Tangsel City Cetak Sejarah Sementara itu, pencapaian tak kalah membanggakan datang dari Putri Tangsel City FC yang tampil di kategori U-15 Girls. Tim asal Tangerang Selatan tersebut berhasil mencatat sejarah sebagai tim putri Indonesia pertama yang mampu lolos ke babak Play-off Gothia Cup. Pada fase grup, Putri Tangsel City membukukan dua kemenangan dan satu kekalahan sehingga berhak melaju ke babak gugur. Perjalanan mereka akhirnya dihentikan oleh wakil Spanyol, Groseko FSA, pada babak Play-off A (32 Besar). Meski langkah mereka terhenti, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia di tingkat internasional. Bukti Pembinaan Sepak Bola Indonesia Semakin Berkembang Keikutsertaan dua akademi Indonesia di Gothia Cup 2026 memperlihatkan hasil positif dari investasi jangka panjang dalam pembinaan usia dini. Bersaing dengan ratusan akademi dari berbagai negara bukanlah perkara mudah. Namun APC mampu melaju hingga final, sementara Putri Tangsel City berhasil menciptakan sejarah baru bagi sepak bola putri Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi akademi-akademi lain di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, kompetisi, serta pengembangan pemain sejak usia muda. Dengan semakin banyaknya pengalaman internasional yang diperoleh para pemain muda, peluang Indonesia melahirkan pesepak bola berkualitas yang mampu bersaing di level dunia pun semakin terbuka. Hasil Terbaik Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026 Akademi Persib Cimahi (U-13 Boys) Runner-up Gothia Cup 2026 Menembus final setelah melalui enam kemenangan beruntun sebelum partai puncak. Putri Tangsel City FC (U-15 Girls) Tim putri Indonesia pertama yang lolos ke babak play-off Gothia Cup. Mengakhiri turnamen di babak Play-off A (32 Besar) setelah tampil kompetitif sepanjang fase grup.