Asian Games 2026: Seraf Naro pastikan medali pertama Indonesia

Seraf Naro Siregar

Atlet wushu Indonesia, Seraf Naro Siregar memastikan medali pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah meraih medali perunggu nomor changquan putra di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Minggu. Naro menempati posisi ketiga dari 21 atlet yang tampil pada nomor tersebut setelah membukukan skor 9,720 poin. “Pertama-tama saya melayangkan rasa syukur saya kepada Tuhan Yesus karena telah melindungi saya dan memimpin saya sepanjang perjalanan saya untuk persiapan Asian Games,” kata Naro seusai pertandingan. Tampil sebagai atlet pertama, Naro mampu menjalankan rangkaian gerakannya dengan mulus dan langsung memasang patokan tinggi bagi para pesaingnya. Ia memperoleh nilai 5,00 untuk quality of movement, 2,720 untuk overall performance, dan 2,00 untuk degree of difficulty sehingga mengumpulkan total skor 9,720. Catatan tersebut membuat Naro sempat memimpin klasemen sementara. Bahkan, posisinya tetap berada di urutan teratas hingga enam atlet berikutnya menyelesaikan penampilan. Namun, dua atlet Makau yang tampil setelahnya mampu menggeser posisi Naro. Kuong Chi Hin mencatat skor 9,723 untuk merebut medali emas, sementara Song Chi Kuan membukukan 9,720 dan meraih medali perak. Bagi Naro, medali tersebut memiliki arti besar karena Asian Games merupakan salah satu ajang paling bergengsi yang menjadi impian para atlet. “Ini buat saya segalanya karena kita tahu pertandingan Asian Games ini bukan pertandingan biasa bagi atlet,” ujar Naro. “Jadi atlet manapun untuk berkompetisi di sini saja sudah banyak yang bermimpi, apalagi dapat medali.” ungkapnya. Ia mengatakan medali perunggu tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan karirnya karena selama ini dirinya mendedikasikan kehidupan untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang besar. “Jadi arti dari medali ini mungkin adalah seluruh karir saya. Saya sangat mendedikasikan semua hidup saya hanya untuk event terbesar ini,” ujar Naro. Medali di Aichi-Nagoya 2026 juga menambah koleksi prestasi Naro pada ajang multicabang olahraga internasional. Sebelumnya, ia meraih perunggu Asian Games Hangzhou 2022 dari nomor kombinasi daoshu dan gunshu. Naro juga meraih medali perak pada The World Games 2025 di Chengdu, China, dari nomor kombinasi changquan-daoshu-gunshu putra.

Kiandra Ramadhipa tempati posisi enam pada balapan kedua Moto3 Junior

Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, menempati posisi enam pada balapan kedua Moto3 Junior 2026 di Sirkuit Ricardo Tomo, Valencia, Spanyol, Minggu. Kiandra Ramadhipa berada di posisi enam balapan kedua setelah terpaut waktu 0,485 detik dari pembalap CFMoto Aspar Junior Team Carlos Cano di peringkat pertama, demikian catatan FIM. Hasil itu tak mengubah posisi pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team pada klasemen sementara Moto3 Junior 2026 dengan mengumpulkan 80 poin di peringkat kelima. Ramadhipa yang memulai balapan pertama dari posisi ke-12 mampu merangsek ke peringkat 11 ketika balapan baru memasuki lap pertama. Ketika balapan menyisakan 13 lap lagi, Ramadhipa berhasil merangsek posisi delapan dengan menyalip tiga pembalap. Ramadhipa terus menunjukkan perkembangan positif setelah berada di posisi ketujuh pada lap ketujuh, lalu naik di peringkat keenam pada lap kedelapan. Saat lima lap lagi tersisa, Ramadhipa harus turun ke posisi sembilan, namun ia dapat mengatasi hal tersebut dan pada akhirnya mengakhiri balapan kedua di posisi enam. Sementara itu, Carlos Cano kembali menjadi yang tercepat pada balapan kedua Moto3 Junior 2026 Valencia dengan catatan waktu 26 menit 37,141 detik. Selanjutnya peringkat kedua ditempati oleh pembalap Kyrgyzstan Yaroslav Karpushin yang terpaut 0,111 detik, sedangkan posisi ketiga diisi pembalap Spanyol Fernando Bujosa. Berikut 10 besar balapan kedua Moto3 Junior 2026 Valencia: 1. Carlos Cano (CFMOTO Aspar Junior Team) – 26 menit 37,141 detik 2. Yaroslav Karpushin (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0,111 3. Fernando Bujosa (AC Racing Team) – +0,155 4. Giulio Pugliese (CFMOTO Aspar Junior Team) – +0,202 5. Leonardo Zanni (Momoven Racing) – +0,351 6. Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) – +0,485 7. Ryota Ogiawara(Asia Talent Team) – +0,719 8. Kerman Tinez (Team Monlau Motul) – +2,481 9. Travis Borg (Team Monlau Motul) – +2,503 10. Matteo Gabarrini (MTA Junior Team) – +5,576.

Fabian Glen juara kategori open JAPFA Chess Festival

JAPFA Chess Festival

Pecatur Muda, Fabian Glen Mariano, menjadi juara kategori open JAPFA Chess Festival 2026 yang berlangsung 1-6 September di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta. Pecatur 19 tahun itu menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan 7,5 poin, sama seperti yang diperoleh Gilbert. Hanya saja, Fabian Glen menang solkof. “Perasaan saya sangat bahagia ya, karena ini yang kedua kalinya saya berhasil menjuarai Japfa Chess Festival ini. Apalagi kemarin kan sempat ada kesalahan, kesalahan dari panitia ya. Tapi habis itu ada kesalahan diperbaiki, akhirnya saya yang juara,” ujar Fabian Glen dalam keterangan resmi, Senin. Pecatur asal Bali tersebut menilai bahwa turnamen JAPFA Chess Festival pada edisi kali ini mempunyai tensi yang terasa jauh lebih menegangkan dibanding gelar juara yang pernah ia raih sebelumnya. “Kalau yang tahun ini lebih lebih deg-degan ya. Karena yang sebelumnya saya juara itu poin delapan sendiri poinnya, enggak ada yang bareng. Tapi kali ini ada yang bareng, jadi agak deg-degan gitu menunggu,” kata Fabian Glen. Tak hanya mengunci gelar juara di kategori Open catur klasik, Glen juga menyelesaikan penampilannya di kategori Catur Kilat (Blitz Chess). Meski mengantongi total poin tinggi, ia harus puas berada di peringkat empat besar. “Catur kilat tadi sembilan babak saya poin delapan, draw dua kali. Tapi saya peringkat empat karena kalah solkoff oleh peringkat dua dan tiga,” ujar Fabian Glen. Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Pandapotan Sinaga mengapresiasi setinggi-tingginya Japfa selaku pihak penyelenggara serta mengungkapkan rasa bangganya atas kemunculan talenta-talenta muda di arena catur nasional. Pandapotan menyoroti pentingnya kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan dan pembinaan atlet menjelang kompetisi internasional tingkat tinggi, sekaligus menjadi wadah regenerasi pecatur tanah air. “Dengan kegiatan ini, bisa menambah latihan yang dilakukan para pemain-pemain catur, terlebih para pecatur-pecatur muda yang ada di kita. Hari ini dari laporan Pak Henry Jamals bahwa juaranya saja sekarang umur 12 tahun,” ujar Pandapota.

Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kaltim Jadi Ajang Mencetak Pecatur Muda Berprestasi

Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur

Papan catur bukan sekadar arena hitam-putih, tetapi juga menjadi medan lahirnya strategi, disiplin, dan mental juara. Semangat itulah yang mengiringi penyelenggaraan Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur sebagai wadah pembinaan bagi para pecatur muda berbakat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Turnamen tersebut mempertemukan pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan diselenggarakan oleh Sekolah Budi Bakti melalui kerja sama dengan Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kalimantan Timur. Kompetisi ini dirancang tidak hanya untuk menentukan pemenang, tetapi juga memberi ruang pertandingan yang kompetitif bagi pelajar dalam meningkatkan kemampuan bermain, pengalaman bertanding, serta ketahanan mental. Penyelenggaraan turnamen menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet usia muda di Kalimantan Timur. Melalui kompetisi antarpelajar, para peserta memiliki kesempatan menguji strategi, membaca permainan lawan, mengendalikan emosi, serta membiasakan diri mengambil keputusan secara cepat dan tepat di atas papan catur. Selain mengejar prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter positif bagi para peserta. Catur menuntut konsentrasi, kesabaran, disiplin, ketelitian, serta keberanian mengambil risiko dengan perhitungan yang matang. Nilai-nilai itu dinilai penting dalam membangun generasi muda yang memiliki daya juang dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan. “Turnamen Catur ini sangat bagus sebagai wadah membina para atlet muda, khususnya dari berbagai daerah kalimantan timur, agar mampu membentuk generasi emas dan melahirkan Chelsie berikutnya. Kita berharap dari ajang seperti ini akan muncul pecatur-pecatur hebat yang membawa nama baik Kaltim ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Najahan Mustofa, S.Sos., WN., PNM. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menyediakan kompetisi secara berkelanjutan bagi atlet junior. Turnamen di tingkat pelajar dapat menjadi pintu awal untuk memetakan potensi pecatur muda yang selanjutnya dapat memperoleh pembinaan lebih intensif agar mampu bersaing dalam kejuaraan dengan level yang lebih tinggi. Harapan melahirkan “Chelsie berikutnya” juga menggambarkan besarnya potensi pembinaan catur di Kalimantan Timur. Kehadiran figur pecatur berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi pelajar untuk menekuni olahraga tersebut secara serius sekaligus menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki peluang menembus panggung nasional maupun internasional melalui latihan dan kompetisi yang konsisten. Najahan juga menekankan bahwa pengembangan catur di Kalimantan Timur membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, komunitas, organisasi olahraga, pelatih hingga orang tua memiliki peranan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya atlet sejak usia dini. “Kami siap membantu dan mendukung sekolah dari daerah kaltim manapun yang ingin melaksanakan event catur. Bersama-sama kita membangun ekosistem catur yang lebih kuat di Kalimantan Timur, sehingga pembinaan atlet muda dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya. Keterbukaan terhadap kolaborasi tersebut diharapkan mendorong semakin banyak sekolah maupun komunitas di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Semakin banyak kompetisi yang tersedia, semakin besar pula kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan jam terbang pertandingan sekaligus memperluas proses pencarian bibit atlet potensial. Pembinaan yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan seorang pecatur menuju prestasi. Kemampuan teknis yang diperoleh melalui latihan perlu dipadukan dengan pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan dalam situasi pertandingan. Karena itu, turnamen junior memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara proses latihan dan kompetisi yang sesungguhnya. Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur pada akhirnya diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda pertandingan. Ajang tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun regenerasi atlet, memperluas budaya catur di lingkungan pendidikan, serta menyiapkan pecatur muda yang kelak mampu membawa nama Kalimantan Timur berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Pertina Tangerang gelar kejuaraan tinju amatir usia 14-18 tahun

Kejuaraan Tinju Amatir Kota Tangerang IV

Pengurus Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Tangerang, Provinsi Banten, menggelar kejuaraan tinju amatir Kota Tangerang IV pada 1-4 September 2026 yang terbagi dalam kategori dari usia 14-18 tahun. Ketua Pengurus Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Tangerang Kaonang di Tangerang, Minggu, mengatakan kategori junior putera usia 14 tahun hingga 16 tahun untuk kelas 40-45 kilogram, 45-50 kilogram, 50-55 kilogram dan 55-60 kilogram. Sedangkan untuk kategori junior puteri untuk kelas 40-45 kilogram, 45-50 kilogram dan 50-55 kilogram. Selanjutnya, kategori youth putera usia 17-18 tahun untuk kelas 40-45 kilogram, 45-50 kilogram, 50-55 kilogram, 55-60 kilogram dan 65-70 kilogram. Sedangkan untuk kategori youth puteri hanya ada tiga kelas meliputi 45-50 kilogram, 50-55 kilogram dan 55-60 kilogram. Kejuaraan tinju amatir Kota Tangerang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Nambo Sport Center, Karawaci. Peserta adalah para atlet muda yang telah ditempa di masing-masing sasana yang ada di bawah program pembinaan Pertina Kota Tangerang. “Kejuaraan Tinju Amatir Kota Tangerang IV diselenggarakan sebagai ajang mengukur kemampuan para atlet muda dan masuk dalam agenda rutin untuk mempertemukan para atlet berbakat dari semua sasana untuk unjuk gigi sekaligus mengasah pengalamannya,” katanya. Dia juga memastikan semua atlet yang bertanding mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan merupakan anggota yang sudah diverifikasi melalui surat izin dan pernyataan bagian dari anggota sasana yang ada di Kota Tangerang “Pemerintah Kota Tangerang akan memberikan dukungan penuh terhadap kejuaraan tahunan tersebut untuk melahirkan para atlet berbakat dan berprestasi,” kata Kaonang yang juga Kepala Dispora Kota Tangerang.

KONI Pusat Apresiasi 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026

25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026

Wakil Ketua Umum (Waketum) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., menghadiri kejuaraan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026, pada Minggu 23 Agustus 2026, di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta. Kejuaraan junior tingkat Asia tersebut menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet Boling usia dini sekaligus bagian dari proses menuju prestasi di tingkat internasional. Ajang ini juga memberikan pengalaman kompetitif yang sangat berharga bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, serta membangun karakter. Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai negara Asia ini turut menunjukkan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar sebagai alat pemersatu bangsa. Para atlet tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga saling mengenal, membangun persahabatan, serta memperkuat semangat persaudaraan melalui olahraga. Dalam kesempatan tersebut, Waketum I KONI Pusat menegaskan bahwa perkembangan cabang olahraga Boling di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Menurutnya, Boling tidak hanya memiliki potensi dalam mencetak prestasi olahraga, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan sport tourism dan sport industry di Indonesia. “Saya mengapresiasi Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB.PBI) yang telah bekerja keras sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, ini tidak mudah karena menyelenggarakan sebuah acara internasional membutuhkan persiapan dan kerja keras dari seluruh pihak,” ujar Suwarno. Suwarno juga menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, pembinaan sejak usia dini merupakan salah satu fondasi utama dalam menciptakan atlet berprestasi yang mampu bersaing di level internasional. “Pembinaan prestasi pada usia dini menjadi kunci penting dalam peningkatan prestasi. Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan harus didukung oleh proses latihan yang berjenjang dan berkelanjutan, kejuaraan ini sangay bagus untuk regenerasi dan melatih mental para atlet,” tutur Suwarno. Lebih lanjut, Suwarno menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi yang hadir dan memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. “Selamat datang bagi para peserta dari 15 negara, saya berharap seluruh peserta dapat menikmati waktunya selama berada di Indonesia. Kalian adalah atlet-atlet muda yang kelak akan menjadi atlet nasional dan mewakili negara masing-masing di masa depan. Enjoy the competition,” katanya. Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) PBI, Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron menilai perkembangan Boling di Indonesia berlangsung sangat pesat. Hal tersebut, tidak terlepas dari berbagai bentuk kolaborasi dengan komunitas, serta upaya membangun ekosistem olahraga Boling yang semakin luas. Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga membentuk atlet yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. “Boling di Indonesia berkembang sangat cepat, hal tersebut dimulai dari kolaborasi dengan komunitas, kita tidak hanya ingin meraih prestasi, tetapi juga menjadikan atlet-atlet kita memiliki karakter dan disiplin,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kompetisi merupakan kesempatan bagi para atlet untuk saling menguji kemampuan, sekaligus belajar menghargai lawan. “Kompetisi ini adalah tantangan untuk saling bertanding dengan semangat, kepada para atlet Indonesia, bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, toleransi dan saling menghormati karena kalian mewakili negara ini, tunjukkan bahwa masa depan Boling Indonesia berada di tangan yang tepat,” katanya. Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta. Dari pihak Asian Bowling Federation, Vivien Law menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan internasional Boling di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang. “Ini telah menjadi tahun terpanjang setelah delapan tahun Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi internasional Boling. Saya berharap seluruh atlet menikmati turnamen ini dan membawa pulang kenangan yang baik dari Jakarta,” ujar Vivien. Vivien juga mengingatkan para atlet bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi. Karena itu, setiap hasil pertandingan hendaknya dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya. “Menang dan kalah adalah hal yang biasa bagi seorang atlet. Saya berharap apabila pada kompetisi ini ada yang mengalami kekalahan, jadikan itu sebagai evaluasi untuk meraih prestasi yang lebih baik ke depannya. Enjoy the tournament and bring good memories from Jakarta,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah yang hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. “Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta melahirkan atlet-atlet yang membanggakan. Selamat bertanding, berikan performa terbaik dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Adriansyah. Pesan serupa disampaikan Ketum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari yang mengajak seluruh peserta untuk menikmati suasana kompetisi sekaligus pengalaman selama berada di Jakarta. “Saya berharap semua dapat menikmati turnamen ini. Enjoy Jakarta, berikan performa terbaik dan tetap menjunjung tinggi fair play,” katanya. Kejuaraan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 diikuti oleh 163 atlet dari 15 negara, yakni Hong Kong, China, India, Bahrain, Makau, Kuwait, Malaysia, Pakistan, Filipina, Qatar, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Vietnam, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Para atlet berkompetisi dalam sejumlah nomor pertandingan, di antaranya single dan double, dengan semangat untuk menjadi yang terbaik sekaligus memperoleh pengalaman berharga di panggung kompetisi internasional. Rangkaian kejuaraan dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina PB.PBI, Jendral TNI Purn Agum Gumelar. Penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet junior Boling Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan generasi penerus Boling yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Selain mengejar prestasi, kejuaraan tersebut menjadi ruang bagi para atlet muda untuk membangun karakter, sportivitas, disiplin, persahabatan lintas negara, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang menuju level prestasi yang lebih tinggi.

Atlet muda sepatu roda Indonesia sabet emas di Saitama Asia Cup 2026

Queen Azmi Harthifa, Muhammad Kenzo Gani

Dua atlet muda sepatu roda Indonesia mencatatkan prestasi dengan masing-masing meraih satu medali emas dan satu medali perunggu dalam ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang berlangsung di Saitama, Jepang. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB PORSEROSI) melalui akun Instagram resminya mengapresiasi keberhasilan Queen Azmi Harthifa yang meraih medali emas pada nomor Speed Slalom Junior Women U15, dan Muhammad Kenzo Gani yang menyumbangkan medali perunggu pada nomor Classic Slalom Junior Men U15. “Selamat kepada seluruh atlet Tim Indonesia atas perjuangannya di ajang Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 yang diselenggarakan di Saitama, Jepang. Terima kasih telah memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia,” tulis PB PORSEROSI dikutip Senin. Selain Queen dan Kenzo, tim Indonesia juga diperkuat Mercy Evenaar Tirta Monterie, Breeza Everard Tirta Monterie, serta Arccianindita Ervinnya Sahasrakirana. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Queen mengaku bersyukur dapat menutup kejuaraan dengan hasil terbaik sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional. “Bangga sekali bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kejuaraan internasional. Satu lagi pencapaian yang bakal selalu aku syukuri. Senang banget bisa menutup lomba ini dengan hasil terbaik dan berdiri di podium,” kata Queen. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada klub, pelatih, pengurus olahraga, sekolah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan. Queen berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya. Ia menyatakan masih memiliki sejumlah target yang ingin diraih pada kompetisi selanjutnya. “Bismillah, semoga bisa terus kasih yang terbaik,” ujar Queen.

Cikal Masuk Final Boulder, Indonesia Ukir Sejarah

Ardana Cikal Damarwulan

Atlet muda panjat tebing Indonesia, Ardana Cikal Damarwulan berhasil masuk babak final boulder U17 putra World Climbing Youth Championship Arco, Italia. Hasil ini menjadikan pertama kalinya dalam sejarah Indonesia di kompetisi internasional. Di babak semifinal, Cikal bertengger di peringkat enam dengan poin 69,5. Namun, di babak final ia hanya mengumpulkan skor 19,9 dan harus puas di peringkat ketujuh. Nomor boulder U17 dimenangkan atlet Jepang Kazuki Nakata dengan skor 99,3, disusul Taketo Saiki (74,7) dan Hayool Lee dari Korea Selatan (59,5). Pelatih Lead Panjat Tebing Indonesia Amri mengatakan hasil ini sangat menggembirakan dan menjadi sinyal bahwa Indonesia memiliki potensi di nomor boulder. “Ini sangat menggembirakan sekaligus menjadi sinyal bahwa kita memiliki potensi di nomor boulder yang selama ini dianggap tertinggal,” kata Amri dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu 25 Juli 2026. Indonesia kini mulai berbicara di semua disiplin panjat tebing, tak hanya speed tetapi juga lead dan boulder. FPTI mengirimkan dua atlet ke kompetisi 18-25 Juli 2026, yaitu Cikal dan Haddan Malik Baqmuhyibar. Haddan berhasil membawa pulang medali perak di nomor speed U19 putra. Cikal turun di dua disiplin, lead U17 putra dan boulder U17 putra. Capaian Cikal merupakan hal menggembirakan mengingat ia masih atlet muda harapan Indonesia. FPTI berharap ajang ini mampu menambah pengalaman berharga dan jam terbang bagi para atlet. Kompetisi internasional ini juga ditujukan untuk menguatkan mental para atlet muda. Indonesia semakin diperhitungkan di kancah panjat tebing dunia. Prestasi ini menjadi modal berharga untuk pengembangan atlet di masa depan.

Dua Petinju Putri Indonesia Lolos ke Final Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026

Anggie Intania Chalik dan Dira Artika

Dua petinju putri Indonesia di bawah naungan Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) berhasil memastikan langkah ke babak final Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026 di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026. Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena turut disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan semifinal putri. Dua wakil Indonesia yang melaju ke final adalah Anggie Intania Chalik dan Dira Artika. Anggie tampil di kelas U19 Women’s Light Flyweight 45–48 kg, sementara Dira turun di kelas U19 Women’s Feather 57 kg. Dalam laga semifinal, Dira Artika berhasil mengamankan kemenangan atas wakil Kazakhstan, Aknur Tursyngali. Hasil tersebut membawa Dira melangkah ke partai puncak dan menjaga peluang Indonesia untuk meraih prestasi terbaik di kategori putri. Sementara itu, Anggie Intania Chalik juga sukses memastikan tempat di final setelah melewati pertandingan semifinal di kelas 45–48 kg. Dengan hasil ini, Indonesia menempatkan dua petinju putri di babak final Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026. Keberhasilan Anggie dan Dira menjadi capaian penting bagi tim Indonesia dalam kejuaraan tingkat Asia ini. Keduanya merupakan bagian dari atlet tinju nasional yang berada di bawah pembinaan dan naungan PERBATI. Hasil ini juga menjadi momentum positif bagi tinju putri Indonesia. Kehadiran dua petinju Indonesia di babak final menunjukkan bahwa atlet muda Merah Putih mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi Asia. Rangkaian final Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026 akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026. Final putri dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli, sedangkan final putra pada 16 Juli.

Indonesia Finis Peringkat Keempat di Taolu World Cup 2026

Tim Wushu Indonesia Pada 4th Taolu World Cup 2026

Tim wushu Indonesia menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih satu medali emas, empat medali perak, dan satu medali perunggu pada ajang 4th Taolu World Cup 2026 yang berlangsung di Haikou, China, pada 4-9 Juli. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menempati posisi keempat pada klasemen akhir dari total 29 negara peserta. Peringkat pertama direbut China, lalu disusul Hong Kong, dan Malaysia. Satu-satunya medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Seraf Naro Siregar yang tampil sebagai juara pada nomor Daoshu putra. Empat medali perak masing-masing diraih oleh Eugenia Diva Widodo pada nomor Daoshu putri, Achmad Ghifari Fuaiz di nomor Qiangshu putra, Terrence Tjahyadi pada nomor Nangun putra, serta tim Duilian putra yang diperkuat Seraf Naro Siregar, Ahmad Ghozalo Fuaiz, dan Ahmad Ghifari Fuaiz. Sementara itu, Ahmad Ghifari Fuaiz turut menyumbangkan satu medali perunggu melalui nomor Jianshu putra. Pada klasemen akhir, tuan rumah China menunjukkan dominasinya dengan mengoleksi delapan medali emas untuk keluar sebagai juara umum. Hong Kong menempati peringkat kedua setelah meraih lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Adapun Malaysia berada di posisi ketiga dengan torehan tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Ngatino, mengapresiasi keberhasilan tim wushu Indonesia yang sukses meraih prestasi di ajang itu. “PB WI mengapresiasi keberhasilan Timnas Wushu Indonesia yang sukses mempersembahkan 1 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu di 4th Taolu World Cup 2026,” katanya. Ngatino menambahkan, kejuaraan dunia tahun ini merupakan rangkaian uji coba Timnas Wushu Indonesia dalam persiapan menghadapi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. “Hasil tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk melihat peta kekuatan lawan yang akan dihadapi. Kita berharap atlet wushu Indonesia bisa mempertahankan tradisi medali emas di Asian Games 2026 nanti,” pungkasnya.

Merah Putih Berkibar, Kiandra Ramadhipa Juara di Jerman

Red Bull MotoGP™ Rookies Cup Sachsenring

Hasil membanggakan kembali di torehkan pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa. Pembalap berusia 16 tahun asal Sleman itu berhasil keluar sebagai juara pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup Sachsenring 2026 Jerman. Memulai balapan dari posisi ketiga, Kiandra langsung tampil agresif dan mampu bertahan di rombongan terdepan. Ia terlibat duel sengit saling salip dengan David dan Fynn sepanjang jalannya balapan. Meski sempat turun ke posisi ketiga, Kiandra berhasil merebut kembali memimpin lomba dan terus menjaga peluang podium. Memasuki lap ke-14 balapan di hentikan lebih awal setelah insiden yang melibatkan Fernando dan Fernandez memaksa Director mengibarkan bendera merah. Karena balapan tidak dapat dilanjutkan , hasil akhir di tetapkan berdasarkan posisi pada lap ke-14, Kiandra Ramadhipa pun resmi dinyatakan sebagai pemenang di Sirkuit Sanchsenring Jerman. Posisi kedua ditempati Yaroslav Karpushin dan posisi ketiga Fynn Kratochwil , kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Kiandra di Red Bull MotoGP Rookies Cup Musim 2026 , setelah sebelumnya sukses menjuarai Race Jerez pada bulan april 2026. Tambahan 25 poinmembuat Kiandra Ramadhipa kini naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi poin 101 pion, sekaligus menjaga peluangnya untuk bersaing dalam perebutan juara gelar musim ini. Berikut ini klasemen Red Bull Rookies Cup terbaru usai race Jerman pada Minggu 13 Juli 2026. Beñat Fernández 148 poin Ryota Ogiwara 131 poin Kiandra Ramadhipa 101 poin Fernando Bujosa 97 poin David González 96 poin Kiattisak Singhapong 89 poin Fynn Kratochwil 81 poin Kristian Daniel Jr. 77 poin Yaroslav Karpushin 75 poin Carlos Cano 72 poin

Maria dan Linda melaju ke semifinal Asian Boxing U19 dan U23

Linda Sari Langi M

Petinju putri tim nasional tinju Indonesia, Maria Meisita Manguntu dan Linda Sari Langi Maililin melaju ke babak semifinal Asian Boxing U19 dan U23 2026 setelah menumbangkan lawan-lawan mereka di Basket Hall, Senayan, Jakarta. “Maria dan Linda masuk ke semifinal setelah mengalahkan dari Taipei dan Uzbekistan hari ini,” kata pelatih tim nasional tinju Indonesia, Husni Ray ketika dikonfirmasi seusai pertandingan di Jakarta. Maria yang turun di kelas welter ringan putri (65 kg) berhasil mengatasi perlawanan wakil Taipei melalui kemenangan angka mayoritas. Empat juri memberikannya skor 29-27, 29-27, 29-27, 29-27, dan satu juri memberikan skor imbang 28-28. Dengan hasil itu, Maria melaju ke babak semifinal untuk menghadapi lawan dari Uzbekistan. Sedangkan, Linda berhasil mengatasi perlawanan sengit dari petinju Uzbekistan, Robiyakhon Bakhtiyorova yang berakhir dengan keputusan terbelah (split decision). Linda yang bertarung di kelas minimum putri (45-48 kg) unggul tipis dengan tiga juri memberikannya skor 29-28, sedangkan dua juru mengunggulkan Robiyakhon dengan skor 29-28. Selanjutnya, di babak semifinal yang berlangsung pada 12 Juli mendatang, Linda akan berhadapan dengan wakil dari Mongolia. Sementara itu, nasib berbeda dialami oleh rekan satu tim mereka yang berarung di hari yang sama yaitu Nurul Izzah Nuhehe yang harus mengakui keunggulan wakil Uzbekistan Khumorabonu Mamahonova dalam persaingan di kelas bulu putri (57 kg). Langkah Nurul terhenti setelah menelan kekalahan angka saat empat wasit memberikannya skor 27-30 dan satu wasit dengan 26-30. Husni mengatakan bahwa para atlet telah memberikan penampilan terbaik dalam kejuaraan bergengsi itu. Oleh sebab itu, ia berharap atlet-atlet yang melaju ke babak selanjutnya dapat menjaga performa agar bisa meraih prestasi dalam turnamen. Pada ajang Asian Boxing kali ini yang diikuti 400-an petinju terbaik dari 26 negara di Asia, tim Indonesia menerjunkan 19 atlet putra dan putri untuk bersaing di dua kategori yaitu kategori U19 sebanyak 10 atlet dan kategori U23 sembilan atlet. Sebagian besar petinju dari tim tuan rumah diisi atlet-atlet muda yang baru menjalani debut di level internasional sehingga turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi petinju-petinju terbaik Asia.

Anggie atasi wakil Filipina untuk melaju ke semifinal Asian Boxing

Anggie Intania Chalik

Atlet putri tim nasional tinju Indonesia, Anggie Intania Chalik mengatasi wakil Filipina, Shairylle Pores dengan kemenangan angka untuk melaju ke babak semifinal Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Bakset Hall, Senayan, Jakarta, Kamis. Turun di kelas terbang ringan (45-48 kg), Anggie menampilkan ciri khasnya dengan manuver agresif sejak ronde pertama pertarungan yang dipimpin wasit asal Irak Moushine Souilimi. Pores memberikan perlawanan ketat, namun Anggie tetap menjaga rencana permainan untuk mendominasi melalui beberapa pukulan telak ke kepala dan tubuh lawannya. Setelah pertukaran pukulan yang berlangsung hingga akhir laga, tiga juri mengunggulkan Anggie dengan skor 30-27, 29-28, 29-28, sedangkan dua juri lainnya mengunggulkan Pores dengan 28-29 dan 28-29. Dengan kemenangan melalui keputusan terbelah (split decision) itu, Anggie melaju ke babak semifinal, membuka peluang medali bagi tim Merah Putih dalam kejuaraan bergengsi itu. Sementara itu, rekan satu tim Anggie, Fani Afnan yang bersaing di kelas terbang putri (51 kg) harus mengakui keunggulan lawannya Riko Matsushita asal Jepang. Fani menelan kekalahan telak dengan kelima juri memberikan skor 30-27 untuk Riko yang mendominasi jalannya pertarungan. Pada kejuaraan Asian Boxing kali ini yang diikuti 400-an petinju terbaik dari 26 negara di Asia, tim Indonesia menerjunkan 19 atlet putra dan putri untuk bersaing di dua kategori yaitu kategori U19 sebanyak 10 atlet dan kategori U23 sembilan atlet. Sebagian besar petinju dari tim tuan rumah diisi atlet-atlet muda yang baru menjalani debut di level internasional sehingga turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi petinju-petinju terbaik Asia.

756 atlet sepatu roda ikuti kejuaraan nasional di Pariaman

Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Pariaman Open 2026

Sebanyak 756 atlet dari 42 klub di berbagai wilayah di Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pariaman Open Sepatu Roda di Pantai Cermin Kota Pariaman, Sumatera Barat, dari 3 sampai 5 Juli 2026. “Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi para atlet untuk menguji hasil latihan dan kompetensi mereka di lintasan,” kata Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Keanggotaan Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi), Alfroki Martha di Pariaman, Jumat. Ia mengatakan Pariaman dipilih karena memiliki lintasan sepatu roda berstandar nasional dan telah beberapa kali menggelar kegiatan tingkat nasional sehingga panitianya telah berpengalaman. Sasaran Perserosi dari kejuraan ini adalah memunculkan atlet muda berbakat sehingga dapat mengikuti kejuaraan nasional lain dan internasional. Atlet muda berbakat itu dapat mengikuti seleksi nasional yang oleh organisasi olahraga cabang olahraga itu. Ia menilai Pariaman berpotensi menggelar kejuaraan internasional karena memiliki panjang lapangan telah memenuhi standar, tapi perlu pembangunan tribun untuk penonton dan toilet. Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Pariaman Open Sepatu Roda, Syahroni Anwar mengatakan klub yang mengikuti kejurnas ini tidak saja dari Pulau Sumatra namun juga Jawa. Provinsi asal klub yang mengikuti kejuaraan itu adalah tuan rumah Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat. “Tahun kemarin Medan juara umum di sini, sekarang mereka ikut lagi dengan full team (tim penuh), juga ada klub yang baru pertama ke sini,” ujarnya. Ia mengatakan peserta memean penginapan secara mandiri karena pernah mengikuti kejuaraan di Pariaman. “Alhamdulillah, berkat kegiatan ini penginapan penuh,” tambahnya. Pariaman pernah menggelar Kejurnas Pariaman Open Sepatu Roda, Hiburan Rakyat, makan bajamba, Festival Indang Kreasi, dan Bazar UMKM.

Indonesia Tuan Rumah Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026

Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026

Indonesia menjadi tuan rumah gelaran Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026 yang digelar di Jakarta pada 3-16 Juli. Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) sangat antusias menyambut Asian Boxing Championship U19 dan U23 2026 karena ini merupakan pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah untuk ajang sekelas ini. Sebanyak 19 petinju putra dan putri Indonesia dipastikan siap berlaga. Ajang bergengsi tingkat Asia itu menjadi kesempatan penting bagi para atlet muda Merah Putih untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level internasional. Kejuaraan Tinju Asia U19 dan U23 2026 diperkirakan berlangsung sangat kompetitif. Lebih dari 400 petinju dari 26 negara Asia dijadwalkan ambil bagian dan bersaing di berbagai kelas pertandingan. Kejuaraan di Jakarta itu juga diperkirakan berlangsung ketat karena diikuti petinju-petinju muda dari negara dengan tradisi kuat dalam cabang tinju, seperti Uzbekistan, Kazakhstan, Jepang, dan Filipina. Kehadiran para petinju dari negara-negara tersebut membuat Asian Boxing U19 & U23 Boxing Championships 2026 menjadi arena penting bagi Indonesia untuk mengukur kualitas pembinaan atlet muda sekaligus memperluas pengalaman bertanding di level kontinental. Kejuaraan ini juga menjadi tolok ukur seleksi atlet untuk program pemusatan latihan nasional jangka panjang. Petinju kategori U23 yang tampil impresif berpotensi diproyeksikan ke SEA Games Malaysia 2027 hingga kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Kedua Selesai Digelar

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2

Rangkaian putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2026 telah selesai diselenggarakan pada 19 hingga 21 Juni 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dilansir dari Berita Satu, kompetisi ini mempertandingkan enam kelas yang terdiri dari empat kelas Kejurnas yaitu National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup, serta dua kelas pendukung yaitu Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18. Dukungan penuh terhadap ajang ini ditegaskan oleh pihak sponsor utama sebagai bentuk komitmen dalam memajukan dunia otomotif nasional. “Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, kami berkomitmen untuk menyediakan wadah kompetisi yang profesional demi menyiapkan talenta dan bakat pembalap muda Indonesia menuju jenjang internasional. Langkah ini sejalan dengan semangat Energizing Indonesia, dimana Pertamina menjadi motor penggerak yang menginspirasi dan memberdayakan generasi muda untuk membawa nama bangsa ke panggung dunia,” ujar Muhammad Baron, VP Corporate Communication Pertamina. Pihak pengelola sirkuit juga menambahkan bahwa kejuaraan nasional ini dirancang untuk memiliki jenjang karier yang jelas bagi para atlet muda. “Setiap tahun pesertanya bertambah khususnya di kelas pembinaan Junior U-15. Dengan demikian kita bisa menghasilkan para pembalap muda yang sudah siap tampil di kejuaraan internasional berdasarkan usianya,” ujar Ananda Mikola, Direktur Utama MGPA. Pada kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) atau Sport 150 U-15, Resky YH memenangi race pertama dan memimpin klasemen dengan 86 poin, sedangkan Gian Muhammad Gibran memenangi race kedua. Sementara itu, Fahmi Basam menguasai kelas National Sport 150 (NS150) dengan meraih double podium dan memuncaki klasemen lewat raihan 91 poin, meskipun sesi Superpole Race dimenangi oleh Aldiaz Aqsal Ismaya. Di kelas National Sport 250 (NS250), Andi Farid Iztihar memimpin klasemen dengan 119 poin setelah memenangi dua race utama, sementara sesi Superpole Race di kelas ini dicuri oleh Fahmi Basam. Selanjutnya, kelas National Supersport 600 (NS 600) didominasi oleh Herjun Atna Firdaus yang meraih dua podium utama dan memimpin klasemen dengan 113 poin, sedangkan M FAEROZI TOREQOTTULLAH menjadi yang terbaik di sesi Superpole Race. Pada kelas Junior Sport 250 U-18, M Abid Azhar Musafa kokoh di puncak klasemen dengan 100 poin setelah menyapu bersih kemenangan di dua race. Pada kelas Underbone 150, Fadli Rigani memenangi race pertama dan Rendi Oding memenangi race kedua yang membuatnya berada di puncak klasemen dengan 103 poin, sementara sesi Superpole Race dimenangi oleh Dimas Juliatmoko.

Veda Ega Pratama finish posisi kelima Moto3 GP Ceko 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama menempati posisi kelima balapan Moto3 GP Ceko 2026 di Sirkuit Masaryk, Brno, Republik Ceko, Minggu. Pada balapan ini, Veda Ega memulai balapan Moto3 GP Ceko 2026 di posisi ke-20 dan sejak lap pertama ia berupaya untuk menempati peringkat yang lebih baik, demikian catatan MotoGP. Veda selanjutnya berhasil merangsek ke peringkat sembilan di lap pertama, lalu berhasil naik ke posisi tujuh pada lap kedua yang dapat ia pertahankan hingga lap lima. Pada lap kelima, Veda berhasil menempati peringkat empat, namun turun ke posisi keenam untuk cukup lama selama balapan setelah disalip dua pembalap Alvaro Carpe dan David Almansa. Memasuki lap ke-15, Veda kembali merangsek ke posisi empat setelah melalui Carpe dan Almansa, posisi tersebut tak bisa ia pertahankan cukup lama. Veda pada akhirnya mengakhiri balapan Moto3 GP Ceko 2026 di peringkat kelima setelah memenangi persaingan dengan Carpe di jalur lurus jelang garis finis. Berhasil mengakhiri balapan di peringkat kelima, pembalap Honda Team Asia tersebut berhak mendapatkan 11 poin. Tambahan poin tersebut tidak mengubah posisinya di klasemen sementara dengan menempati posisi enam dengan 82 poin, terpaut 104 poin dari peringkat pertama Maximo Quiles. Sementara itu, pembalap asal Malaysia Hakim Danish menjadi yang tercepat pada Moto3 GP Ceko 2026 dan berhak mendapatkan 25 poin. Selanjutnya peringkat kedua ditempati oleh pembalap Spanyol Brian Uriarte, sementara Maximo Quiles yang sempat cukup lama di tempat pertama harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga. Pada peringkat keempat turut ditempati oleh pembalap Spanyol David Almansa, Veda Ega Pratama di posisi kelima dan tempat keenam dihuni Alvaro Carpe. Berikut 10 besar balapan Moto3 GP Ceko 2026: 1. Hakim Danish – 33:34.264 2. Brian Uriarte – +0.466 3. Maximo Quiles – +0.629 4. David Almansa – +0.741 5. Veda Ega Pratama – +0.900 6. Alvaro Carpe – +0.906 7. Marco Morelli – +10.724 8. Joel Kelso – +10.925 9. Scott Ogden – +11.080 10. Valentin Perrone – +11.394.

Kemenpora harap MCGJWC lahirkan pegolf Indonesia yang mendunia

Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026 dapat melahirkan pegolf muda Indonesia berprestasi dunia melalui peningkatan pengalaman dan mental bertanding atlet junior. “Saya mewakili Pak Menpora, mengucapkan selamat atas keberhasilan penyelenggaraan Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026,” kata Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro saat penutupan MCGJWC 2026 di Damai Indah Golf-PIK Course, Pantai Indah Kapuk, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat. Gunawan mengatakan penyelenggaraan kejuaraan golf junior tingkat dunia tersebut memberikan kontribusi penting bagi pembinaan atlet muda nasional, khususnya dalam membangun mental kompetitif dan meningkatkan efektivitas pengembangan olahraga golf di Indonesia. “Penyelenggaraan ini sangat membantu membangun mental bertanding para atlet muda atau junior kita serta membangun efektifitas olahraga golf di tanah air,” kata dia. Menurut Gunawan, kejuaraan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi atlet karena memberikan kesempatan bagi pegolf muda untuk menambah jam terbang dan mengasah kemampuan teknik sebelum memasuki level senior. “Kejuaraan ini merupakan golf junior yang akan mempersiapkan untuk atlet-atlet seniornya, sehingga menambah jam terbang dan tekhnik bermainnya. Kami berharap akan lahir atlet berprestasi dunia yang membanggakan kita semua,” tutur dia. Gunawan mengapresiasi kepada penyelenggara, yakni Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF), yang dinilai konsisten menghadirkan ajang internasional bagi pegolf junior dari berbagai negara. “Sekali lagi selamat kepada Ciputra, mudah-mudahan kejuaraan golf ini akan terus berlanjut di masa depan dengan jangkauan yang lebih luas,” kata dia. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karier atlet muda, penyelenggara memberikan kesempatan kepada para juara individu untuk tampil pada turnamen profesional. Juara individu putra asal Thailand memperoleh tiket menuju Ciputra Golfpreneur Tournament Asian Development Tour 2026, sedangkan juara individu putri asal Thailand berhak tampil pada Indonesia Women’s Open 2027. Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026 berlangsung pada 10-12 Juni 2026 dan diikuti 140 pegolf muda dari 29 negara, termasuk Australia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Inggris, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Singapura, serta tuan rumah Indonesia. Ajang tersebut menjadi salah satu kejuaraan golf junior internasional terbesar yang digelar di Indonesia.

Veda Ega finis di urutan delapan Moto3 GP Italia

Veda Ega Pratama

Pembalap Veda Ega Pratama finis di urutan kedelapan pada Moto3 Grand Prix Italia yang berlangsung di Sirkuit Moteggi, Minggu (31/05/2026). Memulai balapan dari urutan ke-13, Veda mencoba langsung tancap gas untuk memburu posisi terdepan. Perlahan namun pasti, manuver Veda mampu membuatnya berada di persaingan perebutan posisi keenam. Veda terus bersaing menghadapi David Munoz yang mencoba untuk mempertahankan posisinya. Namun, pembalap Honda Team Asia tersebut gagal mempertahankan performa impresifnya dan tercecer di urutan ke-16 pada pertengahan balapan. Terus mencoba untuk melaju di barisan depan, Veda akhirnya harus puas finis di urutan kedelapan pada balapan. Hasil ini juga membuat Veda Ega sementara tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan torehan 66 poin.

Ramadhipa ke posisi kedua klasemen Moto3 Junior usai revisi Catalunya

Muhammad Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa naik ke posisi kedua klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 setelah revisi hasil race pertama putaran pembuka Catalunya yang membuatnya resmi meraih podium. Berdasarkan pembaruan klasemen terbaru yang dirilis FIM JuniorGP, Senin, Ramadhipa kini mengoleksi 26 poin atau bertambah lima angka dibanding klasemen sebelumnya. ”Kami menutup akhir pekan pertama MotoJunior ini dengan hasil positif. Meski sempat kesulitan di awal,tetapi kami mampu berkembang langkah demi langkah di setiap sesi. Untungnya kami berhasil mendapatkan hasil kualifikasi yang sangat baik sehingga lebih mudah menjalani balapan dari barisan depan,” ujar Ramadhipa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin. Kenaikan posisi itu terjadi setelah dua pembalap di depannya pada race pertama Catalunya mendapat penalti tambahan tiga detik akibat pelanggaran saat yellow flag berkibar. Dua pembalap yang dijatuhi hukuman ialah Carlos Cano dari CFMoto Aspar Junior Team dan Guillem Planques dari Momoven Racing.Dengan penalti tersebut, hasil race pertama mengalami revisi dan membuat Ramadhipa naik ke posisi ketiga di belakang Leonardo Zanni dan Giulio Pugliese. Podium itu menjadi pencapaian penting bagi pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut pada putaran pembuka Moto3 Junior musim ini, terlebih setelah ia juga finis keenam pada race kedua di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Tambahan poin dari revisi hasil race pertama membuat Ramadhipa kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 26 poin, terpaut 19 poin dari Pugliese yang memimpin klasemen dengan 45 poin. Ramadhipa juga unggul satu poin atas Zanni yang turun ke posisi ketiga dengan 25 poin. Selain Ramadhipa, pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team lainnya, Kiattisak Singhapong, turut mengalami kenaikan posisi klasemen dan kini menempati urutan ke-11 dengan 14 poin. Setelah menyelesaikan putaran pembuka Moto3 Junior, Ramadhipa dijadwalkan kembali tampil pada ajang Red Bull Rookies Cup 2026 di Sirkuit Mugello, Italia pada 29-31 Mei, bertepatan dengan rangkaian MotoGP Italia. Sementara itu, putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 akan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal pada 12-14 Juni. Klasemen Sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 Giulio Pugliese (CFMoto Aspar Junior Team) — 45 poin Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) — 26 poin Leonardo Zanni (Momoven Racing) — 25 poin Ryota Ogiwara (Asia Talent Team) — 22 poin Carlos Cano (CFMoto Aspar Junior Team) — 21 poin Travis Borg (Team Monlau Motul) — 20 poin Fernando Bujosa (AC Racing Team) — 16 poin Leonardo Abruzzo (FPS Laglisse) — 16 poin Kgopotso Mononyane (AGR Team) — 16 poin Guillem Planques (Momoven Racing) — 15 poin Kiattisak Singhapong (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) — 14 poin David Da Costa (JEG Take Off GP) — 11 poin Yaroslav Karpushin (CFMoto Aspar Junior Team) — 7 poin Enzo Bellon (CIP Green Power Junior Team) — 7 poin Kristian Daniel (American Talent Team-GRYD Racing) — 6 poin Kerman Tinez (Monlau Motul) — 6 poin Sullivan Mounsey (CIP Green Power Junior Team) — 3 poin Marianos Nikolis (Monlau Motul) — 2 poin Matteo Gabarrini (MTA Junior Team) — 1 poin Remy Sanjuan (Larresport) — 1 poin