Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal

Thalita Ramadhani Wiryawan

Tim Uber Indonesia terhenti di babak semifinal setelah terpaksa harus mengakui ketangguhan tim Korea Selatan lewat skor 1-3 dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Sabtu malam WIB. Di game pertama,  Indonesia kehilangan poin setelah Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan tunggal Korea Selatan An Se Young dua gim langsung. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengakui ketangguhan ganda Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee lewat drama rubber gim. Lalu Thalita Ramadhani Wiryawan membangkitkan asa tim Merah Putih setelah mengatasi perlawanan sengit tunggal Korea Selatan Sim Yu Jin. Ganda putri kedua Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga harus kandas di tangan ganda Korsel, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, dua gim langsung. Kekalahan tim Uber Indonesia ini sekaligus membuat tim bulu tangkis Indonesia dipastikan puasa gelar Piala Thomas dan Piala Uber 2026. Sebelumnya tim Thomas Indonesia telah kandas terlebih dahulu setelah gagal lolos dari ketatnya persaingan babak grup. Uber Cup – Semi Finals : Indonesia 1-3 Korea WS1: Putri Kusuma Wardani vs An Se Young 19-21, 5-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Sim Yu Jin 21-19, 21-19 WD2: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong 16-21, 18-21 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Ga Ram Tidak Dimainkan

Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Menang Tipis Atas Kanada

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tim Uber Indonesia menang 3-2 atas Kanada pada laga pertama Grup C Uber Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Pada laga pembuka, Putri KW harus mengakui keunggulan Michelle Li usai pertandingan sengit selama 3 gim. Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang meyakinkan atas lawannya Jackie Dent/Crystal Lai. Tim Uber Indonesia mampu balik unggul usai Thalita Ramadhani Wiryawan menang atas lawannya, Wen Yu Zhang. Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang unggul atas sang lawan, Catherine Choi/Josephine Wu. Sementara itu, wakil terakhir Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, kalah dari Rachel Chan di partai penutup. Tim Uber Indonesia selanjutnya akan melawan Australia pada laga kedua Grup C. Australia sebelumnya kalah telak 0-5 dari China Taipei dan berada di dasar klasemen. Group C – Matchday 1: Indonesia 3-2 Kanada: WS1: Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li 21-16, 11-21, 16-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jackie Dent/Crystal Lai 23-21, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11 WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Rachel Chan 21-13, 19-21, 11-21

Thomas Cup 2026: Ubed bawa Indonesia kandaskan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah membawa tim Thomas Indonesia menghajar Thailand dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Minggu, Ubed, sapaan akrabnya menghajar tunggal Thailand, Tanawat Yimjit, dua gim langsung 21-11 dan 21-12. Di gim pertama, Ubed langsung tampil agresif dengan memainkan permainan tempo cepat. Poin demi poin terus diraih Ubed untuk unggul jauh sepuluh angka, 13-3. Terus tampil menekan, Ubed akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Ubed masih memegang kendali tempo permainan. Meski demikian Yimjit mencoba untuk meladeni permainan agresif Ubed. Di pertengahan gim kedua, Ubed mencatatkan empat poin beruntun untuk unggul 13-7. Terus menekan, Ubed terus tampil agresif hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-12. Sebelumnya, Jonatan Christie mengakui ketangguhan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber gim. Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Sedangkan Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan Panitchaphon Teeraratsakul. Lalu Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit Peyeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat drama rubber gim. Hasil ini membuat tim Thomas Indonesia telah mengunci dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair.

PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

Thomas & Uber Cup 2026

Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil pebulu tangkis muda untuk memperkuat tim bulu tangkis Indonesia yang bersaing di Thomas & Uber Cup 2026. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengatakan fokus utama dari PBSI saat ini adalah memastikan kesiapan tim secara menyeluruh. “Kami melihat kesiapan secara keseluruhan sebagai faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi untuk tim,” ujar Eng Hian dikutip dari keterangan PBSI, Sabtu. Di tim Thomas, Indonesia akan diperkuat pebulu tangkis muda seperti Alwi Farhan, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin. Sedangkan di tim Uber, Merah Putih akan dihuni pemain muda seperti Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan. Eng Hian menegaskan bahwa penentuan komposisi pemain dilakukan melalui proses evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari performa, kesiapan fisik dan mental, hingga kebutuhan strategi tim. Keputusan ini diambil secara objektif dan kolektif bersama dari tim kepelatihan yang ada saat ini di PBSI yang menganalisis kedalaman komposisi terbaik untuk bisa memberikan keseimbangan. Di dalam komposisi tim saat ini dipadukan antara pemain muda dengan pemain berpengalaman. Sebagai unggulan kedua, tim Thomas Cup memiliki harapan untuk memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia. “Namun harus disadari bahwa saat ini persaingan begitu ketat dan setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Tim Thomas akan fokus pada setiap langkah dimulai dari fase grup sambil terus menjaga performa tim,” ungkap Eng Hian.​ Sedangkan untuk tim Uber, Eng Hiang mengatakan bahwa targetnya yakni tampil optimal sejak fase grup dan terus bersaing untuk melaju terus ke babak berikutnya. “Sementara itu untuk tim Uber fokus kami adalah memastikan tim dapat tampil optimal sejak fase grup, sambil terus membangun kepercayaan diri dan kekompakan tim untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujar Eng Hian. Ajang Thomas & Uber Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung mulai 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang. Dilansir dari PBSI, berikut tim bulu tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2026: Skuad Thomas Cup Indonesia 2026: 1. Jonatan Christie 2. Alwi Farhan 3. Moh Zaki Ubaidillah 4. Anthony Sinisuka Ginting 5. Fajar Alfian 6. Muhammad Shohibul Fikri 7. Sabar Karyaman Gutama 8. Moh Reza Pahlevi Isfahani 9. Raymond Indra 10. Nikolaus Joaquin Skuad Uber Cup Indonesia 2026: 1. Putri Kusuma Wardani 2. Thalita Ramadhani Wiryawan 3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi 4. Ester Nurumi Tri Wardoyo 5. Febriana Dwipuji Kusuma 6. Meilysa Trias Puspitasari 7. Rachel Allessya Rose 8. Febi Setianingrum 9. Siti Fadia Silva Ramadhanti 10. Amallia Cahaya Pratiwi

Hasil Drawing Piala Thomas dan Uber 2026

Drawing Piala Thomas dan Uber 2026

Berikut hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia tergabung bersama tim-tim kuat dari berbagai penjuru dunia. BWF resmi telah mengumumkan hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026, yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (18/3/2026) siang WIB. Ajang Piala Thomas dan Uber 2026 sendiri akan berlangsung di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang. Tim bulu tangkis Indonesia sendiri bisa dibilang memiliki hasil undian yang berbeda. Tim putra bisa disebut tergabung dengan grup neraka. Tim bulu tangkis putra Indonesia yang berstatus sebagai unggulan kedua tergabung di Grup D, bersama Prancis, Thailand dan Aljazair. Aljazair boleh dibilang tak diperhitungkan dalam persaingan di fase grup. Namun berbeda dengan Prancis dan Thailand yang merupakan tim kuat di dunia bulu tangkis. Thailand sejak lama memiliki persaingan sengit dengan Indonesia khususnya di kawasan Asia Tenggara. Untuk sektor putra, mereka memiliki Kunlavut Vitidsarn yang saat ini menjadi tunggal putra nomor satu dunia di ranking BWF. Sementara Prancis kini menjadi salah satu negara dengan bulu tangkis terbaik di Eropa. Apalagi mereka memiliki Alex Lanier hingga atlet bersaudara yakni Toma Junior Popov dan Christo Popov. Di sisi lain, tim bulu tangkis putri Indonesia tergolong memiliki persaingan yang cukup mudah di Grup C, yang dihuni oleh Chinese Taipei, Kanada dan Australia. Meniliki dari beberapa turnamen ke belakang, Chinese Taipei yang tengah menunjukkan eksistensinya di dunia bulu tangkis menjadi lawan terkuat untuk Indonesia di Grup C. Sehingga kedua negara berpeluang besar lolos ke babak knockout. Berikut hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026: Piala Thomas 2026: Grup A: China, India, Kanada, Australia Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Finlandia Grup C: Chinese Taipei, Denmark, Korea Selatan, Swedia Grup D: Indonesia, Prancis, Thailand, Aljazair Piala Uber 2026: Grup A: China, India, Denmark, Ukraina Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Afrika Selatan Grup C: Chinese Taipei, Indonesia, Kanada, Australia Grup D: Korea Selatan, Thailand, Bulgaria, Spanyol

Yonex Sunrise PJR Junior International GP 2024: PB Djarum Sumbang Gelar Terbanyak

Berakhir sudah rangkaian Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2024 di GOR Jaya Raya Bintaro, Minggu (14/7/2024). Dari 14 gelar yang diperebutkan, 6 diantaranya berhasil diraih oleh Indonesia. PB Djarum sendiri menjadi penyumbang gelar terbanyak bagi tuan rumah dengan torehan 3 gelar lewat sektor ganda putra U17, ganda campuran U17 dan ganda campuran U19. Wakil PB Djarum sendiri yang berhasil menaiki podium juara tertinggi salah satunya yaitu ganda campuran U19, Darren Aurelius/Bernadine Anindya Wardana. Finasil Asia Junior Championships 2014 itu menjadi juara usai mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Ignasius Eric Christian/Medina Nazwa Yanuar dengan 21-18, 21-16. “Kami tampil cukup bagus dan kompak, lebih baik dari sebelumnya. kita bisa juara sesuai dengan target. senang bisa bermain disini. Ini adalah penampilan terakhir di junior dengan menjadi juara,” ungkap Darren. “Tadi sempat tertinggal tetapi bisa kembali bangkit. Setelah gim kedua, bermain lebih enak dan lebih sabar lagi,” jelas Bernadine. Lalu dua gelar yang diraih oleh atlet asal PB Djarum lainnya, yaitu ganda putra U17 Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel yang mengalahkan wakil, Muhammad Vito Anaffsa/Grendly Alkatib Lumintang (Indonesia) 22-24, 21-14, 21-14 dan ganda campuran U17, Muhammad Rizki Mubarrok/Yasintha Ristyna Putri yang mengalahkan Faizal Pangestu/Atresia Naufa Candani (Indonesia) 22-20, 21-14. Sementara itu negara dengan peraih gelar terbanyak disusul oleh Jepang yang meraih 3 gelar, lalu Korea yang berhasil meraih 2 gelar, serta Hong Kong, Malaysia dan Thailand yang masing-masing meraih 1 gelar juara. Berikut daftar juara Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2024: Kelompok U-15 Tunggal Putra U-15: Alvin Jefferson Kusuma (INA) vs Seo Hyun Kyu (11-KOR) 10-21, 21-17, 21-18 Tunggal Putri U-15: Kokoro Sato (JPN) vs Kungkaew Kakanik (THA) 24-22, 22-14 Ganda Putra U-15: Kang Yong Ho/Seo Hyun Kyu (KOR) vs Rhama Madsuba Praduwartha/Adhwin Arling Rangga (INA) 21-16, 21-9 Ganda Putri U-15: Min Chae Yoon/Park Yoo Jeong (KOR) vs Nathida Buramart/Sarisa Janpeng (1-THA) 19-21, 21-18, 21-17 Kelompok U-17 Tunggal Putra U-17: Boon Le Lim (8-THA) vs Yarits Al Kaaf Rengganingtyas (INA) 12-21, 21-18, 21-17 Tunggal Putri U-17: Yuzu Ueno (JPN) vs Shaafiya Yasmin Maitsaa (12-INA) 21-17, 15-21, 21-9 Ganda Putra U-17: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel (14-INA) vs M. Vito Anaffsa/Grendly Alkatib Lumintang (16-INA) 22-24, 21-14, 21-14 Ganda Putri U-17: Aoi Banno/Yuzu Ueno (JPN) vs Kim Han Bi/Kim Na Yeon (13-KOR) 21-11, 21-9 Ganda Campuran U-17: M. Rizki Mubarrok/Yasintha Ristyna Putri (INA) vs Faizal Pangestu/Atresia Naufa Candani (INA) 22-20, 21-14 Kelompok U-19 Tunggal Putra U-19: Lam Ka To (HKG) vs Moh. Zaki Ubaidillah (2-INA) 13-21, 21-7, 21-11 Tunggal Putri U-19: Anyapat Phichitpreechasak (2-THA) vs Yataweemin Ketklieng (4-THA) vs 21-19, 21-13 Ganda Putra U-19: Taufik Aderya/M.Nawaf Khoiriyansyah (INA) vs M. Baqir Al Hanif/Ali Fathir Rayhan (5-INA) 22-20, 21-19 Ganda Putri U-19: Nabila Cahya Permata Ayu/Reva Olivia Damayani (INA) vs Yataweemin Ketklieng/Passa-Orn Phannachet (1-THA) 21-15, 21-10 Ganda Campuran U-19: Darren Aurelius/Bernadine Anindya Wardana (1-INA) vs Ignasius Eric Christian/Medina Nazwa Yanuar (11-INA) 21-18, 21-16

Sukses Digelar, Sumedang Open 2024 Diharap Lahirkan Atlet Terbaik

Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 sukses digelar di GOR Sampurna Sumedang. Ajang pencarian bibit muda ini diselenggarakan selama empat hari dari mulai Senin 6 Mei sampai Kamis 9 Mei 2024 diikuti lebih 700 peserta. Kejuaraan rutin tahunan yang digelar PBSI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini, mempertandingkan tiga kategori yakni Kategori Umur Tunggal terdiri dari Tunggal Usia Pra Dini Putra/Putri. Kemudian, Tunggal Usia Dini Putra/Putri, Tunggal Usia Anak-anak dan Tunggal Usia Pemula Putra/Putri, Tunggal Usia Remaja Putra/Putri. Selanjutnya, Kategori Usia Ganda yakni Ganda Usia Anak-anak Putra/Putri, Ganda Usia Pemula Putra/Putri dan Ganda Remaja Putra/Putri. Terakhir, Kategori Dewasa yakni Ganda Putra kelas B. “Alhamdulillah, Turnamen PBSI Sumedang Open 2024 berjalan lancar hingga babak selesai. Selamat kepada para pemenang, dan untuk yang belum menjadi juara jangan patah semangat,” kata Indra Jayaatmaja, Ketua PBSI Sumedang. Indra berharap ajang ini akan melahirkan pebulutangkis terbaik dari Sumedang yang dapat bersaing di level nasional maupun internasional. Dia pun siap untuk menggelar turnamen ini rutin setiap tahunnya. “Turnamen ini kita buat untuk melahirkan cikal bakal pebulutangkis terbaik dari Sumedang. PBSI siap menggulirkan kompetisi yang dimanfaatkan untuk menjaring serta menyaring bibit potensial. Dan kami juga punya cita-cita ke depan untuk menggelar kejuaraan regional maupun nasional,” ungkapnya. Sementara itu, Perwakilan BJB, Topan Surya, mengapresiasi Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 ini, Dia pun berharap akan lahir pebulutangkis berprestasi dari turnamen ini. “Mudah mudahan untuk nanti ke event yang lebih besar, Porda dan PON dan turnamen internasional ada perwakilan dari Sumedang,” kata Topan. “BJB beranjak dari masyarakat, dan untuk masyarakat. Jadi harapan kami dapat mendukung bibit bibit, usia dini agar bisa berkembang. Harapannya, turnamen-turnamen usia dini jangan hanya terbatasi kalangan atas. Jadi kami suppport event ini. Kalau untuk kemajuan untuk negeri kami siap untuk me-support,” jelasnya. Sumber: Viva.co

Sejarah 26 Tahun Terulang, Indonesia ke Final Thomas dan Uber Cup 2024

Indonesia kembali meloloskan tim bulu tangkis putra dan putri ke final Thomas dan Uber Cup 2024. Tim putri Indonesia lebih dulu melangkah ke final Uber Cup 2024 usai mengalahkan juara bertahan, Korea Selatan, pada Sabtu (4/5/2024). Bertanding di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, Gregoria Mariska dkk meraih kemenangan 3-2. Ini merupakan kali pertama Indonesia tampil di final Uber Cup setelah 2008 di Istora Senayan, Jakarta, alias 16 tahun silam. Pemain yang diturunkan di final melawan China kala itu adalah Maria Kristin Yulianto, Liliyana Natsir, Vita Marissa, Adrianti Firdasari, Jo Novita, Greysia Polii, dan Pia Zebadiah Bernadet. Namun, Indonesia harus puas menjadi runner-up usai kalah 0-3 dari China pada final Uber Cup 2008. Sementara itu, tim putra Indonesia menyusul ke final Thomas Cup 2024 usai menyingkirkan Taiwan dengan skor 3-0. Tiga poin kemenangan Indonesia didapat berkat Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Jonatan Christie. Thomas Cup 2024 merupakan kali ketiga secara beruntun Indonesia menembus final perebutan trofi lambang supremasi bulu tangkis beregu putra dunia tersebut. Indonesia sebelumnya juga lolos ke final Thomas Cup 2020 dan menjadi juara setelah mengalahkan China. Dua tahun setelahnya, Indonesia kembali menapaki partai puncak, tetapi gagal mempertahankan gelar usai kalah 0-3 dari India. Keberhasilan tim putra dan putri Indonesia lolos ke final Thomas-Uber Cup membuat Merah Putih mengulang pencapaian 26 tahun lalu. Indonesia juga meloloskan tim putra dan putrinya ke final Thomas dan Uber Cup 1998 di Hong Kong. Tim putra Indonesia saat itu menjadi juara Thomas Cup setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2. Sementara, tim putri kembali ke Tanah Air dengan membawa medali perak usai menjadi runner-up karena kalah 1-4 dari China. Adapun final Thomas dan Uber Cup 2024 berlangsung di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, China, Minggu (5/5/2024). Partai final ini sama-sama mempertemukan Indonesia dan China. Final Uber Cup digelar pukul 08.30 WIB, sedangkan perebutan gelar Thomas Cup dimulai sore hari pukul 17.00 WIB. Sumber: Kompas

Sabar/Reza Juara, Menang Dramatis Lawan Malaysia

Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Resza Pahlevi Isfahani berhasil jadi juara Spain Masters 2024 usai menang atas Arif Junaidi/Yap Roy King dengan skor 21-18, 17-21, 21-19. Sabar/Reza bisa memulai laga dengan keunggulan 2-0. Sempat disamakan oleh lawan, Sabar/Reza kemudian menjauh dengan skor 9-6 dan berlanjut menjadi 11-7. Sabar/Reza kemudian berhasil menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-7. Selepas interval, Junaidi/Roy langsung menghentak dan merebut tiga poin beruntun. Sabar/Reza akhirnya bisa menghentikan torehan poin beruntun lawan di kesempatan berikutnya. Sabar/Reza bisa keluar dari tekanan dan bisa menciptakan empat poin di kedudukan 16-12. Pukulan Sabar di depan net sukses mendarat telak di lapangan lawan. Namun Junaidi/Roy bisa mengejar dan menekan. Mereka bisa menyamakan kedudukan di angka 17-17. Sambaran Sabar berhasil membuat Sabar/Reza bisa kembali unggul 18-17. Poin ke-19 kemudian dihasilkan oleh Reza yang dengan cekatan menyambar shuttlecock di depan net. Sabar/Reza sukses merebut poin berikutnya dan meraih game point di angka 20-17. Sempat gagal di kesempatan pertama, pukulan Reza mengakhiri perlawanan Junaidi/Roy di gim pertama. Memasuki gim kedua, Sabar/Reza berganti tertekan oleh lawan. Mereka tertinggal 5-11 di interval. Selepas interval, Sabar/Reza coba memperbaiki permainan mereka. Sabar/Reza sempat memperkecil ketinggalan jadi tiga poin pada kedudukan 9-12. Sabar/Reza terus berupaya mengejar. Namun Junaidi/Roy bisa lolos dari kejaran Sabar/Reza dan meraih game point di angka 20-15. Sabar/Reza bisa menggagalkan dua game point lawan dengan baik. Namun mereka gagal di kesempatan berikutnya dan kalah 17-21. Memasuki gim penentuan, laga sengit tersaji sejak awal. Kedua ganda bertarung ketat dan skor imbang kerap terjadi, mulai dari 6-6, 8-8, dan 9-9. Sabar/Reza lalu bisa mengambil momentum dan merebut keunggulan 11-9 di interval. Seusai interval, Sabar/Reza terus berusaha menjaga keunggulan. Sayangnya lawan bisa menyamakan skor jadi 14-14 setelah smes Reza membentur net. Reza lalu membayar kesalahan di permainan berikutnya. Smes silang miliknya tidak bisa ditangkis oleh lawan. Skor berubah jadi 15-14. Poin ke-16 kemudian didapatkan Sabar/Reza di kesempatan berikutnya. Serangan tajam Sabar/Reza bisa menembus pertahanan lawan. Sayangnya setelah itu Sabar/Reza kehilangan tiga poin beruntun. Mereka balik tertinggal 16-17. Smes lurus dari Reza kemudian membuat skor sama kuat 17-17. Sabar/Reza lalu kembali memimpin pada angka 18-17 setelah lawan gagal mengembalikan shuttlecock dengan baik. Sergapan lawan di depan net membuat skor kembali imbang pada kedudukan 18-18. Pukulan Sabar yang memanjang keluar membuat lawan mendapat angka 19 terlebih dulu . Permainan Sabar yang cepat di depan net membuat angka kembali imbang 19-19. Penampilan Reza di depan net kembali membuahkan hasil. Sabar/Reza merebut match point terlebih dulu. Reza lagi-lagi menunjukkan kesigapan di depan net. Pukulan Reza mengakhiri perlawanan Junaidi/Roy dengan skor 21-19. Sumber: CNN

Lanny dan Ribka Cetak Sejarah di Swiss Open 2024

Pasangan ganda putri Indonesia mampu menyumbangkan gelar juara di Swiss Open 2024. Gelar tersebut dipersembahkan oleh Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto. Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final. Dalam pertandingan di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (24/3/2024) malam WIB, Lanny/Ribka menang lewat rubber game dengan skor 13-21, 21-16, 21-8. Ini jadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour Level Super 300. Mereka juga menjadi ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai Swiss Open sejak pertama kali ganda putri dipertandingkan pada 1957. “Gelar ini yang pertama pasti buat keluarga, buat pelatih, buat teman-teman ganda putri dan buat PBSI. Terima kasih sudah selalu mendukung. Semoga kami bisa terus konsisten mainnya dan bisa lebih baik lagi di setiap turnamennya mau di level mana pun,” ujar Ribka. “Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” timpal Lanny. Sementara itu, dari ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana harus puas jadi runner-up. Bagas/Fikri kalah dari Ben Lane/Sean Vendy lewat duel ketat 22-24, 26-28. Gregoria Mariska Tunjung juga meraih posisi runner-up di final tunggal putri. Gregoria harus mengakui keunggulan juara dunia tiga kali, Carolina Marin, lewat laga sengit tiga gim. Hasil Final Swiss Open 2024 MD: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Ben Lane/Sean Vendy: 22-24, 26-28 WD: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto vs Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching: 13-21, 21-16, 21-8 MS: Lin Chun-Yi vs Chou Tien Chen: 7-21, 22-20, 23-21 WS: Gregoria Mariska Tunjung vs Carolina Marin: 19-21, 21-13, 20-22 XD: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie: 16-21, 13-21

Sri Lanka International Series 2024: Ruzana Jadi Juara!

Pebulu tangkis tunggal putri muda Indonesia, Ruzana keluar sebagai juara turnamen Sri Lanka International Series 2024 yang diadakan di Indoor Stadium Galle, Sri Lanka, Minggu. Ruzana keluar sebagai juara setelah menang atas wakil Malaysia Siti Zulaikha pada babak final dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. “Senang pastinya karena ini gelar pertama saya sejak dua tahun lalu. Lawan bermain cukup bagus tapi saya berhasil memegang kendali permainan. Di poin-poin akhir saya juga lebih berani untuk menyerang dan menekan dia,” kata Ruzana, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI. Lebih lanjut, atlet berusia 18 tahun itu mengatakan kemenangan ini akan menjadi motivasi tambahan untuknya saat mengikuti turnamen-turnamen lain di masa depan. “Saya ingin lebih baik dari sebelumnya. Gelar ini tentunya menjadi tambahan motivasi tapi saya tidak mau terlalu membebani diri sendiri. Yang terpenting saya harus all out di setiap turnamen yang saya ikuti,” ujar Ruzana, tunggal putri yang kini menduduki peringkat 166 dunia tersebut. Perjalanan Ruzana, mencapai final pun diwarnai persaingan yang cukup berdinamika. Di semifinal, Ruzana yang merupakan unggulan ketiga tersebut bertemu dengan sesama tunggal putri Indonesia, Deswanti Hujansih Nurtertiati dan menang dengan skor 21-17, 21-15. Ruzana berpeluang untuk bertemu wakil Indonesia lainnya, Chiara Marvella Handoyo, tapi, Chiara harus menelan kekalahan setelah pertarungan rubber game ketat dengan Siti Zulaikha (Malaysia) dengan skor 13-21, 21-15, 14-21. Dengan ini, maka terdapat tiga tunggal putri muda Indonesia yang berdiri di podium Sri Lanka International Series 2024, dengan Ruzana yang merebut medali emas, dan Deswanti serta Chiara yang berhak atas medali perunggu. Di sisi lain, terdapat satu wakil Indonesia lainnya yang masuk di babak final Sri Lanka International Series 2024 hari ini, yaitu ganda putra Reza Dwicahya Purnama/Rian Canna Varo. Namun, pasangan Reza/Rian, yang merupakan unggulan kedelapan dalam turnamen ini, harus mengakui keunggulan wakil Thailand Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee, dengan skor 19-21, 7-21, dan pulang dengan medali perak dan status runnerup. Sumber: ANTARA

Daihatsu Indonesia Masters 2024: Leo/Daniel Pertahankan Gelar Juara

Daihatsu Indonesia Masters 2024: Leo/Daniel Pertahankan Gelar Juara

Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses mempertahankan gelar juara turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2024 seusai mengalahkan wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Dalam laga final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/1) malam, pasangan ranking 11 dunia itu menang dengan skor 21-12, 20-22, 21-11 atas Kim/Anders. Pada final turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024 pasangan berjuluk The Babies itu mengaku termotivasi untuk bisa meraih gelar juara, mengingat didukung pencinta bulutangkis yang datang langsung ke Istora Senayan. Gemuruh penonton di Istora Senayan memberikan tambahan motivasi untuk juara Singapore Open 2022 itu untuk bisa meraih gelar juara turnamen BWF Super 500. “Bersyukur kami bisa memenangkan pertandingan di laga ini dengan meraih gelar juara turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024. Dukungan fan, keluarga, dan penonton yang hadir di Istora Senayan membuat kami termotivasi untuk bisa meraih gelar juara,” ungkap Daniel. “Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami di laga ini. Setelah tampil di final kami masih akan terus belajar menjadi lebih baik lagi. Kami sadar setelah tampil di turnamen ini permainan kami masih jauh dari kesempurnaan,” timpal Leo. Gelar juara Leo/Daniel terasa spesial mengingat raihan tersebut membuat peraih medali emas SEA Games 2021 itu meraih gelar juara secara beruntun. Pada edisi 2023 tercatat Leo/Daniel menjadi juara seusai menumbangkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-17, 21-16. Terlebih gelar juara ini untuk Daniel menjadi pelipur lara seusai berduka setelah beberapa pekan lalu kehilangan sang ayah. Untuk itu pebulutangkis kelahiran 31 Juli 2001 itu pun mempersembahkan gelar juara untuk sang ayah yang tahun lalu masih menemani Daniel bertanding dari pinggir lapangan. “Untuk saya pribadi gelar juara di Daihatsu Indonesia Masters 2024 terasa emosional seusai beberapa waktu lalu ayah saya berpulang. Saya merasa hal ini mukjizat dan saya mempersembahkan gelar juara ini untuk ayah saya yang di surga,” tambah Daniel. Setelah tampil di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024 rencananya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan tampil di ajang Thailand Masters 2024, Selasa (30/1) mendatang. Dengan gelar juara yang diraih di hadapan publik sendiri, target berikutnya dari Leo/Daniel diharapkan bisa tampil lebih konsisten lagi di turnamen berikutnya, “Setelah tampil di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2024, kami akan bertanding di ajang Thailand Masters 2024. Dari turnamen ini kami belajar untuk bermain lebih tenang dan menjaga komunikasi satu sama lain saat pertandingan,” pungkas Leo. Hasil Final Daihatsu Indonesia Masters 2024: Tunggal Putra: Anders Antonsen (Denmark) vs Brian Yang (Kanada) 18-21, 21-13, 21-18 Tunggal Putri: Wang Zhi Yi (China) vs Nozomi Okuhara (Jepang) 21-14, 21-13 Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia) vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) 21-12, 20-22, 21-11 Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu (China) 10-21, 21-19, 22-20 Ganda Campuran: Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (Jepang) 21-15, 21-16. Sumber: PBSI

Seleknas PBSI 2022: Sang Juara Wujudkan Impian Masuk Pelatnas

Seleknas PBSI 2022: Sang Juara Wujudkan Impian Masuk Pelatnas

Laga-laga menarik tersaji pada partai final Seleksi Nasional PBSI 2022. Para pemain tak hanya bisa bermain optimal di laga puncak, mereka sekaligus mampu mewujudkan impian besar untuk bergabung ke pelatnas yang menjadi kawah candradimuka pembinaan bulutangkis nasional. Pasangan ganda taruna putri Maulida Aprilia Putri/Meisa Rizka Fitria asal klub Jaya Raya Jakarta tampil sebagai juara Seleknas. Di final, unggulan pertama ini sukses mengalahkan Puspa Rosalia Damayanti/Velisha Christina (Djarum Kudus) dengan skor 21-17, 21-19. Bertanding di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (21/12) lalu, Maulida/Meisa tampil solid. Mereka bermain penuh semangat dan lebih ngotot untuk bisa menang demi mewujudkan impian besar bergabung ke pelatnas. “Saya merasa bangga dan senang bisa juara Seleknas. Saya pun awalnya tidak menyangka akan bisa berhasil dan masuk ke pelatnas. Kunci kemenangan kami, bermain konsisten dan nothing to lose. Selalu fokus dan jangan lengah,” tutur Meisa, usai laga. “Alhamdulillah bisa juara sekaligus memberikan kado terbaik untuk orangtua. Impian saya sejak kecil dulu, akhirnya bisa kesampaian juga. Saya kini bisa masuk pelatnas,” ujar Maulida. Untuk ganda taruna putra, Nikolaus Joaquin/Verrell Yustin Mulia dari Djarum Kudus berhasil mengalahkan Alif Fajdary/Yordan Alexander Gunawan (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya Banten) dengan skor 21-10, 21-16. Joaquin/Verrell pun merebut tiket masuk pelatnas. “Puji Tuhan bisa menang dan juara Seleknas. Kunci kemenangan kami adalah bermain dengan strategi tepat dan tidak terburu-buru. Tahun lalu, saya gagal. Kini di kesempatan kedua berhasil dan saya pun masuk pelatnas,” kata Verrell. “Motivasi terbesar saya tampil habis-habisan di Seleknas ini adalah ingin membantu Verrell yang tahun ini adalah kesempatan terakhir dia bisa mengikuti seleknas untuk bergabung ke pelatnas. Saya sendiri dari dulu bermimpi agar bisa masuk pelatnas,” sambung Joaquin. Pada nomor tunggal taruna putra, Jason Christ Alexander dari Djarum Kudus tampil sebagai juara. Dia sukses mengalahkan unggulan pertama, sekaligus juara Kejurnas 2022, Muhammad Halim As Sidiq (Jaya Raya Jakarta), 21-15, 21-15. “Saya main normal saja, justru lawan yang tertekan dan kurang bisa menguasai pertandingan. Lawan juga sepertinya lambat panas. Saya tentu senang dengan kemenangan ini,” kata Jason, yang mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting dan Lin Dan ini. Untuk tunggal putri, Chiara Marvella Handoyo asal Djarum Kudus juga berhak lolos ke pelatnas setelah di final menang atas rekan seklubnya, Aura Ihza Aulia dengan skor, 21-15, 21-12. “Senang juga saya bisa juara karena tahun sebelumnya saya tidak lolos seleknas. Dari awal, saya memang ingin masuk pelatnas biar ke depan bisa tampil di level internasional dan mengembangkan kemampuan saya,” kata Chiara. Menyangkut kunci kemenangan atas Aura, pengagum Chen Yu Fei ini menyebut dirinya berinisiatif dengan bermain menyerang lebih dulu. “Saya sih, main dengan pola saya sendiri, yaitu menyerang duluan. Kalau tak tembus, coba bertahan dulu. Ternyata strategi saya berhasil,” tutur Chiara. Verrel Yustin melengkapi kejayaan di Seleknas. Bersama Priskila Venus Elsadai, dia menjuarai ganda campuran. Di laga pamungkas, Verrell/Priskila mengatasi perlawanan rekan seklub di Djarum Kudus, Carlo Syah Gumilar/Aisyah Hanadiya Taisir, 21-19, 19-21, 21-17. “Saya bangga dan puas bisa juara di dua nomor pada Seleknas tahun ini,” ujar Verrell. Secara umum menurut Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky, dari hasil Seleknas ini menunjukkan para pemain sudah berjuang hebat. Dari sisi kemampuan individu, ketrampilannya juga sangat menjanjikan. “Saya senang, para pemain sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Secara kemampuan individu juga sangat potensial. Para juara ini memang kita panggil masuk ke pelatnas,” ujar Rionny. Hasil Final Seleksi Nasional PBSI 2022: Tunggal Taruna Putra: Jason Christ Alexander (Djarum Kudus) vs Muhammad Halim As Sidiq (Jaya Raya Jakarta), 21-15, 21-15. Tunggal Taruna Putri: Chiara Marvella Handoyo (Djarum Kudus) vs Aura Ihza Aulia (Djarum), 21-15, 21-12 Ganda Taruna Putra: Nikolaus Joaquin/Verrel Yustin Mulia (Djarum Kudus) vs Alif Fajdary/Yordan Alexander Gunawan (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya Banten), 21-10, 21-16. Ganda Taruna Putri: Maulida Aprilia Putri/Meisa Rizka Fitria (Jaya Raya Jakarta) vs Puspa Rosalia Damayanti/Velisha Christina (Djarum Kudus), 21-17, 21-19. Ganda Taruna Campuran: Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai (Djarum Kudus) vs Carlo Syah Gumilar/Aisyah Hanadiya Taisir (Djarum Kudus), 21-19, 19-21, 21-17.

Sukses Digelar, Kejurkab PBSI Sumedang 2022 Diharapkan Jaring Atlet Bulutangkis Unggulan

Kejurkab PBSI Sumedang 2022 Diharapkan Jaring Atlet Bulutangkis Unggulan

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengapresiasi dan berharap Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumedang Tahun 2022, dapat terus dilaksanakan sebagai bagian menjaring calon bibit-bibit atlet unggul timnas bulutangkis Indonesia menuju prestasi dunia. “Pemerintah mengapresiasi serta mendukung dilaksanakannya Kejurkab PBSI Sumedang Tahun 2022 ini,” kata Kepala Bagian Humas Kemenpora RI Indra Jayaatmaja pada acara penutupan Kejurkab PBSI Sumedang 2022 di GOR HWD Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (24/12) petang. Menurutnya, Kejurkab PBSI Sumedang 2022 akan menjadi kawah candradimukannya calon-calon atlet bulutangkis unggul khususnya di Kabupaten Sumedang. “Kejurkab ini sebagai kawah candradimukannya para peserta yang menjadi calon-calon bibit unggul dan calon penerus kesuksesan dan kejayaan bulutangkis Indonesia di masa yang akan datang,” tutur Indra. Selaku Ketua Umum Pengkab PBSI Sumedang, Indra Jayaatmaja, juga berkomitmen untuk terus konsisten melaksanakan kegiatan serupa dimasa-masa yang akan datang. “Kita akan terus menerus melaksanaan kejurkab ini sebagai bagian dari konsistensi kita menjaring bibit-bibit muda bulutangkis nasional. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaraannya kegiatan Kejurkab PBSI Sumedang tahun 2022 ini,” pungkasnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar menyampaikan, kegiatan seperti kejurkab ini harus terus berlanjut setidaknya dua kali dalam setahun sebagai ikhtiar menjaring calon atlet timnas bulutangkis Indonesia. “Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut setidaknya setahun dua kali. Jadi dengan dibiasakannya anak-anak kita bertanding akan menguatkan mental dan pengalamannya sedari dini,” kata Eka Ganjar saat menutup Kejurkab PBSI Sumedang tahun 2022 ini. “Selamat kepada para juara, terus berlatih kepada seluruh peserta baik yang juara maupun yang belum juara. Pokoknya terus berlatih meraih mimpi. Harus ada motivasi agar menjadi pemain timnas bulutangkis hingga meraih prestasi tingkat internasional. Dengan bacaan hamdallah Kejurkab PBSI Sumedang 2022 dengan ini resmi ditutup,” paparnya. Kejurkab PBSI Sumedang Tahun 2022 ini merupakan program dari Kepengurusan PBSI Sumedang periode 2020-2024. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri dimulai pada tanggal 23 hingga 24 Desember 2022 kemarin di GOR HWD Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Peserta sejumlah 94 atlet yang terdiri dari siswa-siswi SD hingga SMK/SMA di Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Sekolah yang mengikuti Kejurkab ini sebanyak 35 sekolah. Seluruh atlet akan mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan.

BNI Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2022: DKI Jakarta Juara Umum

BNI Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2022: DKI Jakarta Juara Umum

Provinsi DKI Jakarta mengukuhkan diri tampil sebagai juara umum ajang bulutangkis BNI Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2022. Para pemain asal ibukota ini menunjukkan performa terbaiknya untuk meraih tiga gelar juara. Tiga gelar bagi DKI Jakarta itu dipersembahkan oleh Muhammad Halim As Sidiq di tunggal putra. Tampil di partai final yang mentas di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (17/12), Halim berhasil mengatasi perlawanan Muhammad Fachri Akbar Romadhon dari Jawa Barat dengan skor 20-22, 21-18, 21-7. Lalu, gelar kedua didapat dari nomor ganda putri yang memanggungkan final sesama wakil DKI Jakarta. Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini mampu mengalahkan rekan sedaerahnya, Nabila Cahya Permata Ayu/Reva Olivia Damayani, 22-20, 21-17. “Senang sekali bisa jadi juara. Sebelumnya saya dan Rachel kalah dari Nabila/Reva di semifinal pada Sirnas Purwokerto lalu. Kami malah bisa membalasnya di kejurnas,” kata Aril, sapaan akrab Ariella Naqiyyah. “Semoga kemenangan dan gelar juara kejurnas ini menambah semangat kami untuk tampil lebih baik lagi di seleknas nanti. Yang pasti saya senang bisa mengantarkan DKI Jakarta juara umum kejurnas,” tambah Rachel. Gelar ketiga bagi DKI Jakarta direbut pasangan ganda putra Muhammad Fadel Illyasa Duni/Yahya Raska Ananda Suprianto. Pada partai pamungkas, lewat laga seru tiga gim, ganda binaan klub Jaya Raya ini berhasil menggusur Michael Owen/Yuke Gamareza Radjasa (Jawa Tengah), 16-21, 21-12, 21-15. “Senang bisa juara. Saya memang dari awal bertekad untuk bisa juara kejurnas agar bisa mengikuti seleknas. Cita-cita saya memang ingin bergabung ke pelatnas,” ujar Raska, putra dari Bambang Suprianto, mantan pemain nasional. Hasil Final BNI Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2022: Tunggal Putra: Muhammad Halim As Sidiq (DKI Jakarta) vs Muhammad Fachri Akbar Romadhon (Jawa Barat), 20-22, 21-18, 21-7. Tunggal Putri: Wening Arviani Sabrina (Banten) vs Zahra Rahma Kartina (Banten), 25-23, 18-21, 21-19. Ganda Putra: Muhammad Fadel Illyasa Duni/Yahya Raska Ananda Suprianto (DKI Jakarta) vs Michael Owen/Yuke Gamareza Radjasa (Jawa Tengah), 16-21, 21-12, 21-15. Ganda Putri: Ariella Naqiyyah/Rachel Agnesia Sabatini (DKI Jakarta) vs Nabila Cahya Permata Ayu/Reva Olivia Damayani (DKI Jakarta), 22-20, 21-17. Ganda Campuran: Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai (Jawa Tengah) vs M. Lutfi Khaidar/Gina Karmila (Banten), 21-13, 16-21, 21-14.