Lanny dan Ribka Cetak Sejarah di Swiss Open 2024

Pasangan ganda putri Indonesia mampu menyumbangkan gelar juara di Swiss Open 2024. Gelar tersebut dipersembahkan oleh Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto. Lanny/Ribka juara di nomor ganda putri usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching di final. Dalam pertandingan di St. Jakobshalle, Basel, Minggu (24/3/2024) malam WIB, Lanny/Ribka menang lewat rubber game dengan skor 13-21, 21-16, 21-8. Ini jadi gelar pertama bagi Lanny/Ribka di turnamen BWF World Tour Level Super 300. Mereka juga menjadi ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai Swiss Open sejak pertama kali ganda putri dipertandingkan pada 1957. “Gelar ini yang pertama pasti buat keluarga, buat pelatih, buat teman-teman ganda putri dan buat PBSI. Terima kasih sudah selalu mendukung. Semoga kami bisa terus konsisten mainnya dan bisa lebih baik lagi di setiap turnamennya mau di level mana pun,” ujar Ribka. “Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” timpal Lanny. Sementara itu, dari ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana harus puas jadi runner-up. Bagas/Fikri kalah dari Ben Lane/Sean Vendy lewat duel ketat 22-24, 26-28. Gregoria Mariska Tunjung juga meraih posisi runner-up di final tunggal putri. Gregoria harus mengakui keunggulan juara dunia tiga kali, Carolina Marin, lewat laga sengit tiga gim. Hasil Final Swiss Open 2024 MD: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Ben Lane/Sean Vendy: 22-24, 26-28 WD: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto vs Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching: 13-21, 21-16, 21-8 MS: Lin Chun-Yi vs Chou Tien Chen: 7-21, 22-20, 23-21 WS: Gregoria Mariska Tunjung vs Carolina Marin: 19-21, 21-13, 20-22 XD: Chen Tang Jie/Toh Ee Wei vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie: 16-21, 13-21

Ana/Tiwi Dipastikan Ikut Kejuaraan Dunia, Skuad Ganda Putri Dihuni Atlet Muda

Ana/Tiwi Dipastikan Ikut Kejuaraan Dunia, Skuad Ganda Putri Dihuni Atlet Muda

Satu lagi wakil Indonesia diundang Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) untuk ikut dalam ajang Kejuaraan Dunia 2022. Dia adalah pasangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Ana/Tiwi dipastikan tampil di turnamen yang akan dihelat pada 22-28 Agustus mendatang di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, setelah PBSI mengonfirmasi keikutsertaannya. “Kami menerima kabar baik dari BWF, yaitu Indonesia mendapat tambahan satu wakil lagi di Kejuaraan Dunia 2022 atas nama Febriana/Amalia dari ganda putri,” tutur Broto Happy, Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI. “Tentunya kami mengonfirmasi keikutsertaan Ana/Tiwi. Ini menjadi senjata tambahan di sektor ganda putri setelah Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah,” tambah Broto. Sebelumnya, Indonesia sudah mendapat tambahan wakil lewat Putri Kusuma Wardani di tunggal putri dan juga sudah dikonfirmasi. Hanya, saat ini Putri sedang menjalani pendidikan Polisi Wanita. PBSI pun terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian agar atlet kelahiran Tangerang, 20 Juli 2002 itu dapat tampil di Kejuaraan Dunia 2022. “Kami terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar Putri bisa terlibat di Kejuaraan Dunia 2022. Sejatinya, turnamen ini akan sangat penting untuk pengalaman Putri ke depan,” ucap Broto. Berikut daftar sementara nama-nama pemain Indonesia yang menerima undangan tampil di Kejuaraan Dunia 2022: Tunggal Putra 1. Anthony Sinisuka Ginting 2. Jonatan Christie 3. Shesar Hiren Rhustavito 4. Tommy Sugiarto Tunggal Putri 1. Gregoria Mariska Tunjung 2. Putri Kusuma Wardani Ganda Putra 1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 3. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 4. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri Ganda Putri 1. Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti 2. Nita Violina Marwah/Putri Syaikah 3. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi Ganda Campuran 1. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari 2. Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso 3. Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati

Ribka, Gadis Muda Peraih Medali Emas Yang Sempat Bimbang Dalam Memilih Karir Sebagai Atlet Bulutangkis

Juara Bulutangkis nomor ganda putri Kejuaraan Asia Junior 2018, Ribka sugiarto, menargetkan ingin menjuarai World Junior Championship (WJC). (Ham/NYSN).

Jakarta – Bulutangkis adalah salah satu cabang olahraga yang acap kali membuat nama Indonesia bergema di negara orang. Diantara para atlet bulutangkis kali ini kita akan membahas atlet berprestasi yang kerap menyumbangkan medali bagi Indonesia yang bersal dari Jawa Tengah, tepatnya Kabupaten Karanganyar. Ribka Sugiarto, menekuni hobi bulutangkis sejak usianya menginjak 8 tahun. Berawal ketika sang ayah rutin melakukan olahraga bulutangkis bersama warga sekitar, di GOR yang persis berada di sebelah rumah membuatnya tertarik bermain bulutangkis. Awalnya dari sang ibu sempat ragu untuk mengijinkan Ribka bermain bulutangkis secara intens karena gadis kelahiran Karanganyar tersebut cepat merasa bosan. “Dulu sampai nangis-nangis minta ke mama untuk les bulutangkis, kalo dari papa sih gapapa. Waktu masih ikut lomba mama masih ragu, tapi setelah aku gabung Popda baru mama percaya buat lepas aku” jelasnya. Bergabung di PB Tri Star di Karanganyar ketika dirinya masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD), walupun belum mengikuti turnamen resmi dan hanya perlombaan saja, namun ketika ada kompetisi usia dini Ribka mampu membuktikan usahanya dengan meraih medali emas. Ribka sempat vakum satu tahun guna fokus menjalani ujian sekolah, kemudian Ia mencoba bergabung ke PB Purnama di Solo namun sayang tak bertahan lama dan memutuskan untuk kembali ke PB Tri Star. “Waktu masih sekolah cara bagi waktunya ya biasanya aku pulang sekolah terus latihan, abis latihan belajar dirumah terus lanjut lagi ngaji” ungkap gadis berusia 18 tahun tersebut. Sebelumnya Ribka sempat ragu memilih olahraga bulutangkis ketika dirinya tengah duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP), tepatnya saat hendak bergabung ekstrakulikuler, Ribka mengaku ragu untuk melanjutkan bulutangkis atau tidak. Karena perasaan ragu tersebut Ia kemudian memilih ekskul Grup Band, tetapi saat akan tampil dihadapan bupati dirinya mengalami demam panggung hebat. Karena pengalaman yang tidak nyaman itu Akhirnya Ribka memutuskan untuk kembali ke olahraga badminton tanpa menjajal olahraga lain sebelumnya, dengan bekal dukungan dari orang tua dan teman-temannya, Ia yakin untuk tetap berlatih. “Dulu sempet milih pendidikan karena nilaiku di sekolah cukup bagus ya, pernah dapet rangking 2 juga. Tapi makin kesini aku kok pengen fokus bulutangkis juga, akhirnya aku lebih fokus ke bulutangkis” kata gadis kelahiran 22 Januari 2000 itu. Sejak bergabung PB Djarum tahun 2013, Ribka berfokus di partai ganda putri dan dipasangkan bersama Febriana Dwipuji Kusuma, terbukti beberapa kejuaraan dilakoni bahkan mampu menjuarai dan meraih medali. Misalnya di ajang Badminton Asia Junior Championship 2018 pada Juli lalu, Ribka dan Febri meraih juara pertama di partai ganda putri. Target yang ingin dicapai saat ini yakni ingin menjuarai World Junior Championship (WJC), juara dunia All England, bahkan target di tahun 2020 mampu berlaga di ajang Olympic. (Ham) Profil singkat Nama : Ribka Sugiarto Tempat/Tgl Lahir : Karanganyar, 22 Januari 2000 Alamat : Perum. Argokiloso Jenglong RT 08 RW 06 Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah Orang Tua : Bambang Sugiarto (ayah) Suswiyati (ibu) Nomor Ponsel : 081770973181 & 087783924446 (wa) Surel : caemribka@yahoo.com Media Sosial : Instagram @ribkasugiarto Agama : Islam Anak pertama dr 2 saudara Pendidikan SDN 01 Karanganyar SMP 05 Karanganyar SMK Muhammadiyah Karanganyar Prestasi – Juara Asia Junior Championships 2018 (ganda putri) – Runner up World Junior Championship 2017 (ganda putri) – Juara Malaysia Junior International 2017 (ganda putri) – Semifinalis Malaysia Junior International 2017 (ganda campuran) – Semifinalis India Junior International Grand Prix 2017 (ganda campuran) – Runner up Asia Junior Championships 2017 (Beregu Campuran) – Semifinalis Jaya Raya Indonesia Junior International Grand Prix 2017 (ganda campuran U19) – Semifinalis BTY Thailand Junior International Challenge 2017 (ganda campuran) – Runner Up Pembangunan Jaya Cup 2016 (Beregu Campuran) – Semifinalis Superliga Junior 2016 (Beregu Putri) – Juara Kejurnas Perorangan Taruna 2016 (Ganda Taruna Putri) – Semifinalis Indonesia International Challenge 2016 (Ganda Putri) – Runner up Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Tengah Open 2016 (Ganda Campuran Taruna) – Juara Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Tengah Open 2016 (Ganda Taruna Putri) – Juara Malaysia Junior International 2016 (Ganda Putri) – Runner up Djarum Sirnas Jawa Barat 2016 (Ganda Taruna Putri) – Semifinal Jakarta Open Junior International Championships 2016 (Ganda Campuran U17) – Semifinal Jakarta Open Junior International Championships 2016 (Ganda Putri U17) – Juara Djarum Sirnas Lampung 2016 (Ganda Taruna Putri) – Runner up Djarum Sirnas Premier Jakarta Open 2016 (Ganda Taruna Putri) – Semifinalis Djarum Sirnas Sulawesi Selatan Open 2016 (Ganda Taruna Putri) – Juara Djarum Sirnas Kalimantan Selatan Open 2016 (Ganda Taruna Putri) – Semifinalis Thailand Junior International 2016 (Ganda Putri)