Janice Tjen terhenti pada babak pertama French Open 2026

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen terhenti pada babak pertama French Open 2026 setelah kalah dari petenis Amerika, Emma Navarro 4-6, 3-6, Selasa. Dalam debutnya pada Grand Slam lapangan tanah liat tersebut, Janice tak mampu menghalau Navarro yang berada dalam performa terbaiknya setelah menjuarai WTA 500 Strasbourg akhir pekan lalu. Dikutip dari catatan hasil pertandingan Roland Garros, Navarro melesat dengan cepat pada set pertama saat memimpin 4-1, tetapi Janice berhasil menyamakan kedudukan 4-4. Berbekal servis kuat dengan mencatatkan lima berbanding empat ace milik Janice, Navarro kemudian menyelesaikan set pertama dengan memenangi dua gim setelahnya untuk mencuri keunggulan. Janice mencoba mendominasi pertandingan pada set kedua dengan memimpin 2-1. Petenis berusia 24 tahun itu memasukkan 58 persen servis pertama lebih banyak dari Navarro. Namun, petenis berusia 25 tahun asal Charleston itu mengambil alih permainan dengan 4-2. Ia juga mencatat keunggulan dari segi kemenangan poin servis pertama dibanding Janice, yakni 67 persen berbanding 58 persen. Peringkat 40 dunia Janice dengan gigih berjuang menghadang match point dari Navarro. Berhasil mendapatkan satu gim, petenis kelahiran Jakarta itu terpaksa menyerah pada gim berikutnya dari petenis No.25 dunia tersebut. Terhenti di sektor tunggal, Janice masih menjaga asa untuk tetap berada di Paris dengan turun di sektor ganda bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi. Janice/Aldila dijadwalkan bertemu ganda Ceko-Spanyol Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo pada babak pertama, Rabu (27/5). Sebelum mengikuti French Open 2026, Aldila yang berpasangan dengan Vera Zvonareva berhasil menjadi runner up Maroko Open akhir pekan lalu. Sementara, Janice yang menjadi unggulan teratas di sektor ajang WTA 250 Rabat sayangnya kandas pada babak kedua. Meski begitu, Aldila/Janice memiliki catatan cukup baik pada musim lapangan tanah liat dengan mencapai perempat final WTA 1000 Madrid.

Hydroplus Sirnas B Kaltim 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026 telah selesai digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Rangkaian sirnas level B ini, diikuti sebanyak 519 peserta yang bertanding sejak Senin 18 Mei lalu hingga Sabtu 23 Mei 2026. Sebanyak 11 laga final HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 digelar mulai Sabtu (23/5) pagi, dengan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni Usia Dini, Anak, dan Pemula. Adapun nomor yang diperebutkan meliputi Usia Dini Tunggal Putra (UDPA), Usia Dini Tunggal Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 4 gelar juara. Disusul PB. Jaya Raya Jakarta, Taqi Arena Badminton Academy, Jaya Raya Satria, Exist Badminton Club, Mutiara Cardinal Bandung dan Jaya Raya Havana Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Berikut hasil pertandingan final HYDROLUS Sirnas B Kaltim 2026: Lapangan 1 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. (Berliana Rahma) Taqi Arena Badminton Academy) 21-13, 21-17 TAPA Muhammad Saepul Jalaludin (Exist Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 17-21, 17-21 UDPA Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) 25-23, 22-20 TPA Ghalib Ahnaf Dira (Jaya Raya Jakarta) vs. Benedictus Keefa Frandrico (Ardes Tangerang) 21-12, 21-12 GPI Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto (PB Djarum) vs. Laura Leydisya/Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum) 15-21, 21-18, 21-13 GPA Brian Aqila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon (PB Djarum) vs. Muhammad Rasya Adhyazka/Xavier Razqa Ramadinata (PB Djarum) 21-14, 12-21, 21-18 GAPI Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen (Taqi Arena Badminton Academy) 19-21, 17-21 GAPA Raihan Farid ‘Atha Mufida/Zhafran Almer Haq (Perkasa Ardana Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi/Muhammad Zahran Asyura (Jaya Raya Jakarta/Jaya Raya Hafana Academy) 9-21, 11-21 Lapangan 2 GPC Satria Pinandita Yudistira/Alisha Artha Amara (PB Djarum) vs. Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (PB Djarum) 21-13, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum) 8-21, 13-21 UDPI Amara Izzati Gunturputri (Jaya Raya Satria) vs. Anindita Nuur Varisha (Jaya Raya Satria) 21-18, 21-19

Asia Pacific Cup Jakarta 2026 jadi wadah lahirkan pebasket muda

Asia Pacific Cup Jakarta 2026

Asia Pacific Cup (APC) Jakarta 2026 siap menjadi wadah pembinaan untuk melahirkan talenta-talenta muda Indonesia, melalui turnamen internasional yang mempertemukan klub-klub terbaik dalam dan luar negeri, pada 23-26 Juli 2026 di Ancol Hoops. Pendiri Roro Jonggrang Indonesia, Joko Setyo Pramuji, mengatakan turnamen yang dibuat pihaknya tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, dan memperluas wawasan para atlet muda. “Turnamen ini bukan hanya soal berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, pengalaman internasional, dan mempererat persahabatan antaratlet muda dari berbagai daerah maupun negara,” kata dia di Jakarta, Rabu. Joko menjelaskan, APC merupakan salah satu turnamen bola basket usia muda bergengsi di kawasan Asia Pasifik. Ajang tersebut mempertandingkan nomor 5×5 dan 3×3 untuk kategori U12, U14, U16, dan U18 untuk putra maupun putri. Dia menjelaskan, perkembangan pebasket muda di Indonesia menunjukkan tren positif, sehingga dibutuhkan lebih banyak turnamen internasional untuk mengasah kemampuan mereka. Dia berharap APC Jakarta 2026 dapat melahirkan bibit-bibit pebasket potensial yang kelak menjadi tulang punggung bola basket nasional. Selain kesempatan menghadapi lawan dari berbagai negara, para juara di setiap kategori usia akan memperoleh tiket tampil di APC Singapore 2026, pada Oktober, dengan fasilitas pembebasan biaya registrasi. Sementara untuk pendaftaran, para peminat bisa mendaftar di laman resmi Asia Pacific Basketball Cup.

Janice Tjen terhenti di 16 besar Maroko Terbuka 2026

Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen harus terhenti di babak 16 besar WTA Maroko Terbuka 2026 setelah kalah dari unggulan asal Kolombia, Camila Osorio di Rabat pada Rabu. Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan tanah liat, Janice menyerah dengan skor 3-6, 6-3, dan 0-6 dalam duel berdurasi dua jam enam menit. Janice mengawali laga dengan kurang meyakinkan dan kehilangan set pertama 3-6. Osorio tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang break point serta unggul dalam servis sehingga mampu mengontrol permainan. Namun, petenis Indonesia itu bangkit pada set kedua. Janice tampil lebih agresif dari baseline dan berhasil menyamakan kedudukan setelah merebut set dengan skor 6-3. Memasuki set penentuan, momentum kembali berpihak kepada Osorio. Petenis Kolombia tersebut tampil dominan dan tidak memberi kesempatan kepada Janice untuk berkembang. Osorio menyapu set ketiga dengan skor telak 6-0 sekaligus memastikan tiket ke perempat final. Meski gagal melangkah lebih jauh, Janice sempat memberikan perlawanan sengit dengan merebut set kedua sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Osorio di turnamen WTA level 250 tersebut.

Dhea Natasya Cetak Sejarah, Juara Ajang LQS dan Lolos Kejuaraan Dunia WSL

Longboard Qualifying Series 1000 Hamamatsu Open 2026

Peselancar longboard putri Indonesia, Dhea Natasya mencatat sejarah dengan menjuarai World Surf League (WSL) Longboard Qualifying Series (LQS) 1000 Hamamatsu Open 2026 di Jepang, Minggu (17/5/2026). Capaian tersebut membantunya mengumpulkan poin tertinggi dan resmi melangkah menuju World Surf League Longboard Tour, kompetisi yang hanya diikuti oleh 24 atlet perempuan terbaik dunia. Dhea pun menjadi perempuan keempat di Asia dan pertama dari Indonesia yang berhasil menembus panggung tertinggi surfing profesional dunia, sebuah level kompetisi yang setara dengan MotoGP atau Formula 1 dalam dunia balap. “Saya berharap perjalanan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi semangat bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar,” ujar Dhea Natasya, yang mendapat dukungan dari Yummy. Pada pertandingan final di Pantai Nakatajima, Hamamatsu, Dhea mendulang total 15,87 poin dari dua ombak terbaik untuk memiliki angka tertinggi. Dia juga mengukir nilai terbaik kompetisi untuk ombak tunggal yakni 8,67 poin. Torehan miliknya lebih baik dari dua peselancar putri Jepang Hiroki Yoshikawa dan Yamaguchi Hana.

Aldila/Vera bangkit untuk kunci tempat di final Maroko Open

Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan pasangan ganda putrinya, Vera Zvonareva, bangkit dari ketertinggalan pada semifinal Maroko Open 2026, Kamis, untuk mengunci tempat di babak akhir ajang WTA 250 Rabat tersebut. Aldila/Vera yang menjadi unggulan teratas berhasil menyamakan kedudukan untuk mengalahkan pasangan Slovenia-Polandia Nika Radisic/Katarzyna Piter dengan 4-6, 6-2, 10-6. Menurut catatan WTA, Aldila/Vera dengan servis kuat berhasil memasukkan 71 persen servis pertama mereka. Namun, hal itu tidak cukup ketika lawan melakukan lebih sedikit kesalahan ganda, dan memimpin dari segi pengembalian bola. Pada set kedua, Aldila/Vera bangkit mendominasi permainan dengan mencatatkan 80 persen poin dari servis pertama, dan 80 persen poin dari servis kedua. Mereka juga mengonversi dua dari lima peluang break point, memenangi enam dari delapan gim untuk menyamakan kedudukan, dan memaksa Piter/Radisic untuk memainkan super tie-break. Catatan sempurna ditorehkan Aldila/Vera di set penentu dengan memasukkan 100 persen servis pertama mereka. Namun, Piter/Radisic mencoba mengimbangi dengan 75 persen poin pada servis kedua. Aldila/Vera meredam perlawanan Piter/Radisic dengan 75 persen poin pada servis pertama dan mencatatkan 75 persen pengembalian bola pada servis pertama untuk menuntaskan pertandingan dengan kemenangan setelah satu jam 35 menit. Selanjutnya pada babak final, Aldila/Vera menanti pemenang dari laga semifinal lainnya antara unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva dan Magali Kempen/Eudice Chong.​​​​​​​ Aldila dan Khromacheva sebelumnya berpasangan dalam Qatar Open 2026 dan Dubai Tennis Championship 2026 pada Februari, namun mereka terhenti pada babak pertama dua turnamen Middle-east Swing tersebut.

Piala Wamenhan jadi ajang jaring bibit petenis junior

Kejuaraan Tenis Junior IMTC Piala Wakil Menteri Pertahanan

Kejuaraan Tenis Junior Irawati Moerid Tennis Club (IMTC) Piala Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan dimanfaatkan sebagai ajang penjaringan bibit petenis muda potensial dari berbagai daerah. Turnamen di Lapangan Tenis Kementerian Pertahanan, Cawang, Jakarta Timur, itu diikuti oleh 250 petenis junior dari 80 daerah dengan kategori usia 8 hingga 18 tahun. “Selama ini memang ada keraguan bagi para petenis setelah melewati masa junior, ia harus memutuskan apakah melanjutkan bermain tenis atau sekolah mengingat turnamen tenis junior di dalam negeri sangat kurang,” kata Direktur IMTC, Irawati Moerid dalam keterangan tertulis, Jumat. Irawati mengatakan IMTC fokus kepada pembinaan tenis usia dini melalui kompetisi berjenjang guna meningkatkan jam terbang atlet muda dan menjaga regenerasi petenis nasional. Menurut dia, semakin banyak turnamen junior digelar maka peluang menemukan atlet potensial juga semakin besar. “Kita harapkan dari usia muda ini untuk kita cari bibit-bibit yang bagus untuk kita sekolahkan khusus nantinya untuk jadi pemain tenis yang bagus,” ujar Irawati. “Ini juga selaras dengan bela negara. Bela negara itu setiap warga negara bisa melakukannya sesuai bidang masing-masing demikian juga dengan olahraga.” Tingginya antusiasme peserta membuat panitia menambah satu lapangan pertandingan di Lapangan Tenis Bea Cukai, Rawamangun, untuk mendukung kelancaran pertandingan. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan. Atlet yang dinilai memiliki potensi akan dipantau bersama Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus. “Tentunya yang punya potensi bagus sayang kalau dibiarkan, nanti akan kita sekolahkan khusus. Beberapa sudah kita kirim sekolah ke luar negeri untuk ditingkatkan,” ujar Irawati.

Dinov Wakili Indonesia di Youth Olympic Games Dakar 2026

Nusrtdinov Zayan Fatih

Dunia olahraga ketangkasan berkuda Indonesia mencatat tinta emas seiring kepastian Nusrtdinov Zayan Fatih melaju ke Youth Olympic Games (YOG) 2026 di Dakar, Senegal. Atlet muda dari DNV Equestrian yang akrab disapa Dinov ini akan menjadi wakil resmi Indonesia dalam cabang olahraga equestrian nomor show jumping pada pesta olahraga remaja dunia tersebut. Kepastian tiket menuju Dakar didapatkan melalui pengumuman resmi PP Pordasi. Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026 itu akan memperlombakan 35 cabang olahraga dengan partisipasi atlet dari 23 negara di seluruh dunia. “Saya sangat bersyukur dapat membela Indonesia di ajang Youth Olympic Games Dakar 2026, terima kasih untuk PP Pordasi dan Bapak Aryo Djojohadikusumo serta semua pihak yang telah mendukung dan membantu saya selama ini,” ungkap Dinov dalam keterangannya. Keberhasilan Dinov menembus kualifikasi merupakan hasil dari performa gemilangnya pada FEI Jumping World Challenge Competition 3 yang dihelat di Equinara Horse Sports Jakarta, November 2025 lalu. Data pertandingan tersebut kemudian dikomparasi dengan hasil seleksi dari berbagai negara di Zona Asia. Dinov berhasil mengamankan posisi di peringkat empat besar Benua Kuning, sekaligus mengunci satu dari empat kuota atlet yang tersedia untuk Zona Asia. Ia akan bersaing dengan tiga atlet lainnya, yakni Ruirui Sun (Tiongkok), Neil Kendall (India), dan Alya Adnan Awadh Almheiri (UEA). Ketua Harian PP Pordasi, H. Eddy Saddak, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah rekor baru bagi sejarah berkuda junior nasional. “Selamat dan semoga sukses untuk Dinov. Kami juga mengucapkan terima kasih karena berkat prestasi Dinov di Jumping World Challenge sehingga Indonesia mendapatkan kuota untuk mengikuti YOG,” tutur Eddy. Guna menghadapi ketatnya kompetisi di level dunia, Eddy menyarankan agar Dinov segera menjalani program pelatihan intensif, termasuk melakukan uji tanding di Eropa demi mengasah kemampuan teknis dan kekuatan mental. Prestasi ini kian melengkapi catatan fenomenal Dinov yang sebelumnya baru saja memenangi kelas CSI 1* 130-140 cm di Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open pada 9-10 Mei 2026. Dengan berlaga di Dakar nanti, ia resmi menjadi atlet equestrian junior Indonesia pertama yang mampu menembus ajang Olympic tingkat remaja tersebut. “Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar saya dapat mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkas Dinov.

Garuda Baru Indonesia juarai SCWC 2026

Tim Garuda Baru

Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia berhasil menjuarai Street Child World Cup (SCWC) 2026 kategori Boys Shield di Mexico City, Meksiko, Kamis malam waktu setempat. Dilansir dari rilis yang diterima di Jakarta, Jumat, Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada partai final, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Partai final berlangsung ketat sejak awal pertandingan yang dimainkan dalam dua babak masing-masing delapan menit. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Raehan Alfarezi pada menit keenam babak pertama. Argentina kemudian menyamakan kedudukan pada menit kedelapan babak kedua sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada babak penentuan, Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti. Sementara penjaga gawang Samuel Steven Siagian menjadi penentu kemenangan setelah berhasil menepis tendangan terakhir pemain Argentina dan memastikan Indonesia keluar sebagai juara. Pada laga final, Garuda Baru menurunkan Samuel Steven Siagian sebagai penjaga gawang, Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading di lini pertahanan, serta Danar Saputra, Dino Siswanto, dan Izul Hamid di sektor tengah. Raehan Alfarezi dipercaya sebagai ujung tombak di lini depan. Sementara bangku cadangan diperkuat oleh Rizki Firmansyah, Javasha, dan Mohamad Azriel Aliansyah. Kemenangan ini menjadi capaian bersejarah bagi Garuda Baru sekaligus melampaui pencapaian terbaik Indonesia sebelumnya di ajang SCWC. Pada partisipasi di SCWC Rusia 2018, tim putra Indonesia berhasil melaju hingga babak semifinal. Sementara pada SCWC 2026, Garuda Baru sukses membawa pulang gelar juara kategori Boys Shield. Keberangkatan Tim Garuda Baru ke SCWC 2026 juga mendapat dukungan dari pemerintah. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memberikan dukungan penuh bagi keberangkatan tim dalam ajang internasional tersebut. Dukungan itu menegaskan bahwa partisipasi anak-anak di SCWC bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk membuka akses masa depan yang lebih baik melalui pendidikan, pengembangan diri, dan pembinaan karakter.

Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangannya di ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan status tuan rumah. Menurut jadwal, turnamen kelompok umur di kawasan Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di Sumatera Utara, dengan melibatkan 11 negara peserta dari kawasan ASEAN dan Australia. Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda dan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia pun ditantang tampil konsisten sejak fase grup demi mengamankan tiket menuju semifinal di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Timnas U-19 Indonesia memiliki catatan manis pada edisi 2024 lalu. Garuda Muda sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024. Gol kemenangan Indonesia kala itu dicetak oleh Jens Raven sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan tuan rumah. Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama. Dalam agenda, fase grup akan berlangsung mulai 1 hingga 9 Juni 2026 dan dimainkan di tiga venue, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, serta Stadion Madya 1. Setelah fase grup berakhir, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal yang digelar pada 11 Juni 2026, sebelum perebutan tempat ketiga dan final pada 13 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto. Pembagian Grup Grup A Indonesia Vietnam Timor-Leste Myanmar Grup B Thailand Malaysia Singapura Brunei Darussalam Grup C Australia Kamboja Filipina Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 Fase Grup Senin, 1 Juni 2026 Vietnam vs Timor-Leste | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Indonesia vs Myanmar | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Selasa, 2 Juni 2026 Thailand vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 16.00 WIB Malaysia vs Singapura | Stadion Teladan | 20.00 WIB Rabu, 3 Juni 2026 Filipina vs Australia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Kamis, 4 Juni 2026 Myanmar vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Timor-Leste vs Indonesia | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Jumat, 5 Juni 2026 Brunei Darussalam vs Malaysia | Stadion Teladan | 16.00 WIB Singapura vs Thailand | Stadion Teladan | 20.00 WIB Sabtu, 6 Juni 2026 Kamboja vs Filipina | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Minggu, 7 Juni 2026 Timor-Leste vs Myanmar | Stadion Teladan | 20.00 WIB Indonesia vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Senin, 8 Juni 2026 Singapura vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 20.00 WIB Thailand vs Malaysia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Selasa, 9 Juni 2026 Australia vs Kamboja | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Semifinal Kamis, 11 Juni 2026 Skenario 1: Jika Runner-up Terbaik dari Grup A atau C Juara Grup B vs Runner-up Terbaik A/C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Skenario 2: Jika Runner-up Terbaik dari Grup B Juara Grup B vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Runner-up Terbaik Grup B | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Perebutan Tempat Ketiga dan Final Sabtu, 13 Juni 2026 Third Place | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Final | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Catatan: Jika Indonesia lolos ke semifinal, laga Indonesia akan dimainkan pada pukul 20.15 WIB.

Indonesia Juara Umum SEA eSports Nations Cup 2026

SEA Esports Nations Cup 2026

Tim nasional esports Indonesia resmi menjadi juara umum pada ajang SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 di Vietnam. Prestasi membanggakan ini diraih setelah kontingen Merah Putih mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Turnamen regional tersebut selesai digelar di Kota Ho Chi Minh pada Sabtu malam 9 Mei 2026. Pelatih kepala timnas esports, Richard Permana, menyatakan bahwa perolehan tiga emas memastikan posisi Indonesia sebagai juara mutlak. Medali emas pertama disumbangkan oleh Alan Raynold Kumaseh melalui nomor PUBG Mobile Solo. Pada nomor yang sama, atlet Fazriel Haikal Aditya turut menambah raihan dengan membawa pulang medali perak. Dominasi atlet Indonesia berlanjut melalui Stefanus Aditya Witjaksono pada nomor pertandingan Teamfight Tactics. Meskipun sempat tertahan di posisi ketujuh pada gim pertama, ia berhasil bangkit hingga mengunci kemenangan emas. Kemenangan dramatis juga diraih oleh tim Crossfire: Legends Indonesia setelah berhasil menaklukkan tim tuan rumah Vietnam. Tim ini diperkuat oleh enam atlet berbakat di bawah arahan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup. Selain medali emas dan perak, pasangan Alan dan Fazriel kembali menyumbangkan medali perunggu pada nomor PUBG Mobile Duo. Hasil ini memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen akhir perolehan medali turnamen tersebut. Indonesia berhasil mengungguli tuan rumah Vietnam yang menempati peringkat kedua dengan raihan satu emas. Sementara itu, posisi lima besar lainnya secara berurutan dihuni oleh negara Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Motoprix 2026 Surabaya jadi panggung pembalap muda Jawa Timur

Kejuaraan Nasional Motoprix 2026

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix 2026 seri pembuka Regional B di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, akhir pekan lalu, menjadi panggung dominasi pembalap tuan rumah Jawa Timur yang tampil impresif di sejumlah kelas utama. Dari kelas MP1 Bebek 4 Tak Tune Up 150cc Expert Race 2, pembalap Jawa Timur M. Erfin tampil dominan di tengah cuaca panas ekstrem Surabaya untuk mengamankan kemenangan di depan publik sendiri. “Menang di seri pembuka tentu menjadi kebanggaan tersendiri, apalagi berlangsung di Surabaya dengan dukungan penonton yang luar biasa. Saya berharap Motoprix 2026 bisa semakin besar dan menjadi wadah lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ujar Erfin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin. Atmosfer kompetitif terasa sejak sesi awal hingga race penutup dengan persaingan ketat dari pembalap-pembalap muda potensial berbagai daerah di Indonesia. Drama persaingan juga tersaji pada kelas Bebek 2 Tak Standar 125cc Novice. M. Afin berhasil merebut podium pertama setelah terlibat duel sengit sepanjang 10 lap dengan Hafizd Fahril Rasyadan yang sempat mencatatkan waktu lap tercepat. Sementara itu, Ikrom Gaza melengkapi posisi tiga besar setelah tampil konsisten hingga garis finis. Pada kelas Bebek 2T Standar 116cc Jatim Open, Tommy Salim tampil impresif dengan mendominasi jalannya balapan sejak lap awal melalui performa stabil dan catatan waktu terbaik. Ajang Motoprix 2026 seri pembuka Regional B di Surabaya juga disiarkan langsung oleh Garuda TV sebagai official media broadcasting partner sehingga rangkaian balapan utama dapat disaksikan masyarakat secara luas. Penyelenggaraan seri pembuka tersebut menjadi momentum kebangkitan motorsport nasional sekaligus memperlihatkan meningkatnya kualitas persaingan balap motor Tanah Air.

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026: PB Djarum Masih Perkasa

Hydroplus Sirnas A Jateng 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2025 telah selesai digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus. Rangkaian sirnas ketiga tahun 2026 ini, diikuti sebanyak 301 peserta yang bertanding sejak Senin 4 Mei lalu hingga Sabtu 9 Mei 2026. Pada sirnas berlevel A ini dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang terbagi dalam kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), dan dewasa. PB Djarum kembali menyandang status juara umum dengan raihan 10 gelar juara. Disusul kemudian PB. Jaya Raya, PB. Exist dan Gideon Badminton Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 18–23 Mei 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jateng 2026: GTC Erfan Al Bariy/Mellynda Dwi Octavya (Jaya Raya Jakarta) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum) 19-21, 17-21 GRC Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta) vs. Rizky Caesar Ramadhan/Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum) 21-19, 21-16 TRA Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta) vs. Mochammad Dafvansya Aldziekra Kurniawan (Mutiara Cardinal Bandung) 21-18, 21-17 TDI Sausan Dwi Ramadhani (PB Djarum) vs. Jolin Angelia (Pelatnas PBSI) 21-16, 10-21, 21-9 TRI Wa Ode Andita Julianti (PB AIC Kota Bekasi) vs. Kalia Rahmadani (PB Djarum) 17-21, 21-13, 14-21 TDA Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy) vs. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist Badminton Club) 12-21, 14-21 TTA Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum) vs. Fathurachman (Sarwendah Badminton Club Jaktim) 21-19, 21-14 GRI Berlian Indah Pinastika/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum) 14-21, 14-21 GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum) 21-4, 21-13 TTI Christabel Calista Purwanto (PB Djarum) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-10, 21-15 GTI Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum) vs. Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (PB Djarum) 21-17, 21-16 GDA Adriel Ferdinand Leonardo/Sansan Herdiansyah (Gideon Badminton Academy) vs. Dwiki Rafian Restu/Muhammad Juan Elgiffani (Jaya Raya Jakarta) 21-12, 11-21, 21-15 GDI Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) vs. Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia (Jaya Raya Jakarta) 14-21, 21-23 GTA Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum) 21-14, 21-18 GRA I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum) vs. Jonathan Harris Adrian Shallom Pratama/Maximilian Joachim (PB Djarum) 21-11, 21-13

Bibit muda potensial bermunculan di Kejurnas Loncat Indah 2026

Kejurnas Loncat Indah 2026

Wakil Ketua Komisi Teknik Loncat Indah Akuatik Indonesia, Ronaldy Herbintoro mengatakan bibit-bibit muda potensial mulai bermunculan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 cabang loncat indah yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa hingga Kamis (7/5). Menurutnya, regenerasi atlet mulai terlihat dengan meningkatnya daya saing atlet lapis kedua terhadap para senior. Perkembangan tersebut menjadi indikator positif bahwa pembinaan loncat indah nasional berjalan ke arah yang tepat. “Kalau melihat Kejurnas kali ini, banyak kejutan, terutama dari atlet lapis kedua. Mereka sudah mulai menunjukkan teknik dan power yang lebih baik, bahkan membuat pelatih dan senior cukup terkejut,” kata Ronaldy kepada ANTARA di Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan, dalam beberapa nomor perlombaan, atlet-atlet muda mulai mengancam dominasi senior yang sebelumnya relatif tidak tersentuh. “Dulu senior masih cukup aman, belum ada yang mendekati. Sekarang sudah mulai ketat. Ini yang membuat kami optimistis pembinaan berada di jalur yang benar,” ujarnya. Selain peningkatan kualitas, Ronaldy menyebut jumlah peserta pada Kejurnas kali ini juga mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya. Sebanyak 84 atlet, terdiri atas 49 putra dan 35 putri dari 12 tim, ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Menurut dia, sistem keikutsertaan yang memungkinkan satu daerah mengirim lebih dari satu tim berdampak pada bertambahnya jumlah atlet sekaligus meningkatkan persaingan di setiap nomor. Ronaldy juga mengatakan peta persaingan makin ketat dengan munculnya kekuatan baru dari daerah di luar dominasi DKI Jakarta dan Jawa Timur. “Beberapa daerah sudah mulai berkembang. Ini penting karena pembinaan tidak lagi terpusat di satu-dua wilayah saja,” katanya. Lebih lanjut, ia mengatakan Kejurnas tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga sarana evaluasi pembinaan nasional, termasuk untuk memetakan atlet potensial yang dapat diproyeksikan ke level internasional. “Dari hasil ini nanti kami buat peringkat dan masuk ke dalam long list atlet. Harapannya mereka bisa dipersiapkan untuk kejuaraan internasional,” ujar Ronaldy. Ia berharap tren positif regenerasi tersebut dapat terus dijaga melalui pembinaan yang berkelanjutan guna meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.

Kiandra Ramadhipa tuntaskan GP Prancis MotoGP Rookies di posisi 10

Muhammad Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa menuntaskan balapan pertama GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, Sirkuit Le Mans, Sabtu, di posisi 10. Oleh karena itu, dikutip dari laman Red Bull Rookies Cup, Kiandra Ramadhipa pun berhak atas tambahan enam poin di klasemen pembalap. Bertanding dari posisi start ke-12, Kiandra kesulitan keluar dari barisan tengah. Naik turun di posisi 11-13, pembalap asal Sleman, DI Yogyakarta, itu berada di peringkat ke-11 pada lap pamungkas. Namun, selepas tikungan terakhir, semua pembalap yang bertahan di sirkuit naik satu posisi lantaran David Gonzalez yang memimpin lomba terjatuh. Kiandra pun menyelesaikan perjuangannya di posisi ke-10, sementara Benat Fernandez yang awalnya berada di belakang Gonzalez keluar sebagai pemenang. Pada balapan pertama itu, Kiandra mencatatkan waktu 6,283 detik lebih lambat daripada Fernandez yang memimpin balapan dengan waktu tempuh 26 menit 24,308 detik. Dengan demikian, Kiandra Ramadhipa kini berada di urutan ketiga klasemen sementara pembalap Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 dengan koleksi 40 poin. Sebelumnya, pada akhir April 2026, remaja berusia 16 tahun itu menjadi pembalap terbaik ketujuh dan pemenang masing-masing pada balapan pertama dan kedua GP Spanyol di Sirkuit Jerez. Di klasemen, Kiandra tepat di bawah Benat Fernandez (66 poin) dan Fernando Bujosa (44 poin). Berikutnya, GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 berlanjut ke balapan kedua yang akan berlangsung pada Minggu (10/5) waktu setempat. Kiandra Ramadhipa sendiri bukan berstatus debutan di Red Bull Rookies Cup 2026 karena sudah tampil di kompetisi tersebut pada 2025. Di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Ramadhipa menjadi pembalap terbaik kedelapan pada akhir musim, sementara rekan senegaranya Veda Ega Pratama yang kini berkompetisi di Moto3 berada di posisi kedua (runner-up). Berikut 10 besar balapan pertama GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026. 1. Benat Fernandez (Spanyol) 26:24,308 2. Ryota Ogiwara (Jepang) +0,217 3. Mateo Marulanda (Kolombia) +0,381 4. Fernando Bujosa (Spanyol) +0,460 5. Travis Borg (Malta) +0,578 6. Sullivan Mounsey (Inggris) +0,693 7. Kiattisak Singhapong (Thailand) +0,778 8. Kristian Daniel (Amerika Serikat) +1,016 9. Guillem Planques (Prancis) +4,514 10. Muhammad Kiandra Ramadhipa (Indonesia) +6,283.

Rheza Danica tuntas di podium kedua ARRC 2026 kelas AP250

Rheza Danica Ahrens

Pembalap Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team, Rheza Danica Ahrens menuntaskan FIM Asia Road Racing Championship 2026 kelas AP250 di podium kedua. Dalam seri kedua balapan 1 GP Thailand di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu, Rheza hanya terpaut 0,114 detik dari juara Hiroki Ono yang finis dengan waktu 18 menit 48,695 detik dalam balapan yang berlangsung sepuluh putaran ini. “Alhamdulillah, hari ini bisa finis di posisi kedua. Saya senang dengan hasil race satu, tapi saya masih ingin hasil yang lebih baik. Balapan yang berat sejak awal, tapi saya berusaha semaksimal mungkin mengendalikan motor dan menjaga fokus mental di setiap putarannya,” kata Rheza dalam keterangan tertulis pada Sabtu. Rheza mengaku ketika memasuki lap terakhir di lap kesepuluh telah mencoba melakukan manuver untuk menyalip pembalap Jepang tersebut. Namun Ono mampu menjaga posisi terdepan hingga membuat Rheza harus puas di podium kedua. “Meski begitu, ini poin yang bagus untuk kejuaraan. Untuk besok, kami akan mengevaluasi semuanya dan mencoba tampil lebih baik lagi. Terima kasih,” kata Rheza. Pembalap Indonesia lain yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team, Irfan Ardiansyah, harus puas finis di urutan ke-14. “Secara keseluruhan, ini pertarungan yang bagus di lap-lap awal, dan saya akan push lebih keras lagi besok untuk meraih hasil yang lebih baik,” kata Irfan. Selanjutnya Rheza dan Irfan melakoni balapan 2 GP Thailand pada Minggu.

PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Audisi Umum PB Djarum 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum memperluas jangkauan Audisi Umum PB Djarum 2026 hingga ke Sumatra dan Sulawesi sebagai upaya mencari lebih banyak talenta muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan tahun ini audisi akan digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus setelah dalam beberapa tahun terakhir dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah. “Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi,” kata Yoppy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7-12 Juli di GOR Angkasa, kemudian berlanjut di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-9 Agustus di GOR Dafest, sebelum ditutup di Kudus, Jawa Tengah, pada 8-13 September di GOR Djarum. Yoppy mengatakan keputusan memperluas lokasi audisi juga didorong permintaan dari orang tua atlet dan klub daerah agar proses pencarian bakat tidak hanya terpusat di Jawa. Ia berharap audisi tahun ini dapat menemukan talenta-talenta potensial yang selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto mengatakan proses seleksi tahun ini tetap dilakukan secara ketat guna menemukan pemain muda dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik. “Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara,” ujar peraih gelar juara dunia 1997 itu. Audisi tahun ini juga menjadi kali pertama bagi Hendrawan terlibat setelah bergabung dengan PB Djarum sebagai Technical Advisor Men’s & Women’s Singles pada tahun lalu. Menurut Hendrawan, penyelenggaraan audisi di tiga kota membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” ujar Hendrawan. Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka untuk kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Timnas Putri U-17 Curi Perhatian di Akademi FFF dan Pukau Pelatih Prancis

Women Empowerment in Sports Collaboration 2026

Sepak bola Indonesia kembali menorehkan cerita membanggakan di kancah internasional. Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pemusatan latihan di Prancis, delegasi PSSI dan Timnas Putri U-17 tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga sukses mencuri perhatian para pelatih Eropa. Kerja sama strategis antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) yang bertajuk Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 kini telah memasuki Fase 2. Sebagai bagian dari program ini, Timnas Putri U-17 Indonesia tengah menjalani pelatihan performa tinggi di pusat pelatihan legendaris, Clairefontaine National Football Centre. Saat sesi latihan bersama Akademi FFF, empat pemain muda Indonesia dilaporkan berhasil memukau para pelatih Prancis. Performa impresif mereka membuktikan bahwa talenta lokal mampu beradaptasi dan bersaing dengan intensitas tinggi standar akademi kelas dunia. Momentum positif ini semakin diperkuat dengan pertemuan virtual antara Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dengan Ambassador of Sports Prancis, Damien Combredet. Keduanya sepakat untuk memperluas kerja sama ini ke cabang olahraga lain, demi membawa standar pelatihan dan manajemen olahraga kelas dunia ke Tanah Air. Delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono, Anggota Komite Eksekutif sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Perempuan PSSI, juga melakukan serangkaian kunjungan strategis. Setelah menyambangi Kedutaan Besar RI dan kantor pusat FFF, rombongan menutup agenda dengan kunjungan edukatif ke kantor FIFA di Paris pada Rabu 6 Mei 2026. Di markas otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut, delegasi disambut oleh petinggi FIFA, termasuk Elkhan Mammadov (Chief of Member Associations) dan Ada Bonilla (FIFA Women’s Football Division). Kunjungan ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi para pemain muda, membuka wawasan mereka tentang struktur organisasi global, kesetaraan gender, dan visi inklusif FIFA.

Piala AFF U-19 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka

Nova Arianto

Tim Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor-Leste pada drawing ASEAN U-19 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang digelar di Jakarta, Kamis (7/5).Pelatih Tim Indonesia U-19 Nova Arianto menilai grup yang ditempati Garuda Muda tidak mudah karena seluruh lawan memiliki potensi menyulitkan Indonesia. “Grup yang sangat kompetitif dan pastinya baik buat kami karena ajang AFF U-19 menjadi bagian dari proses menuju kualifikasi Piala Asia U-19,” ujar Nova Arianto dikutip dari Jawa Pos. Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat Indonesia pada fase grup mengingat negara tersebut selama ini dikenal sebagai kekuatan utama sepak bola usia muda Asia Tenggara. Pertemuan Indonesia melawan Vietnam diperkirakan menjadi laga penentu dalam perebutan posisi juara Grup A. Meski begitu, Nova menegaskan Indonesia tidak hanya fokus kepada Vietnam karena Myanmar dan Timor-Leste juga dinilai mampu memberi kejutan. Menurut mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu, perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara kini semakin merata sehingga tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan. “Bukan hanya Vietnam saja, tetapi kami tetap mewaspadai Myanmar dan Timor-Leste yang berada di grup kami,” lanjut mantan pemain Persib Bandung tersebut. Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk tampil maksimal di depan pendukung sendiri. Selain memburu gelar juara AFF U-19 2026, turnamen ini juga menjadi bagian penting bagi Nova Arianto membangun fondasi tim menuju level Asia. Hasil drawing menempatkan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam di Grup B, sedangkan Grup C dihuni Australia, Kamboja, dan Filipina.

WTA 1000 Roma: Janice Tjen kandas pada babak pertama

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen kandas pada babak pertama Internazionali BNL D’Italia 2026 di Rome setelah kalah dari petenis Amerika Peyton Stearns, Rabu. Janice terpaksa menyerah pada babak pembuka WTA 1000 Roma setelah berjuang satu jam 25 menit di Lapangan 13 Foro Italico, dengan skor akhir 4-6, 4-6. Pada set pertama Stearns membangun keunggulan melalui dua ace. Namun, Janice dengan servis kuatnya mampu memasukkan servis pertama lebih baik dengan persentase 62,1 persen. Stearns kemudian berhasil mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk mencuri set pertama. Janice berusaha bangkit pada set kedua dengan mencatatkan lima ace, yang kemudian diperpanjang dengan memasukkan servis pertama lebih banyak, yakni 66,7 persen. Namun, Stearns yang bermain tanpa kesalahan ganda — di saat Janice mencatatkan dua kesalahan ganda — memimpin dari segi perolehan poin dalam pengembalian bola. Petenis kelahiran Cincinnati berusia 24 tahun itu juga mengkonversi dua dari lima peluang break point untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Selanjutnya pada babak kedua Italian Open 2026, Stearns, yang saat ini berada di peringkat 49 WTA, akan berhadapan dengan rekan senegaranya unggulan ke-17 Madison Keys, yang mendapat bye pada babak pertama. Sementara itu, bagi Janice kekalahan tersebut mengulang hasil pahit ketika harus terhenti pada babak pertama dalam tur Amerika pada Maret, termasuk Merida Open di Meksiko, Indian Wells, Miami, dan Charleston. Janice, yang saat ini berada di No.40 dunia, mematahkan catatan tersebut dengan berhasil melaju hingga babak kedua Madrid Open. Ia juga bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi berhasil mencapai perempat final ajang WTA 1000 Madrid tersebut. Ganda putri Indonesia itu juga tampaknya akan kembali berpasangan di Roma setelah melakukan sesi latihan bersama beberapa hari lalu.