AVC Boys U18: Tekuk Filipina, Indonesia Posisi 9

Timnas Voli Putra U18 Indonesia

Timnas Indonesia berhasil menutup kejuaraan dengan hasil positif. Setelah gagal lolos ke perempat final akibat finis di posisi ketiga Pool A, Garuda Muda bangkit pada babak klasifikasi dengan membukukan tiga kemenangan beruntun atas Kyrgyzstan, Bahrain, dan Filipina. Pada laga penentuan peringkat kesembilan, Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 (23-25, 25-18, 25-15, 25-14). Hasil tersebut memastikan Merah Putih finis di peringkat kesembilan, sekaligus menutup turnamen dengan catatan yang cukup menjanjikan untuk pengembangan skuad muda ke depan. Sementara itu, Iran sukses menuntaskan misi yang tertunda dua tahun lalu. Sempat gagal menjadi juara setelah dikalahkan China pada final AVC Boys U-18 Championship 2024, Iran kini resmi menjadi raja baru Asia seusai menaklukkan unggulan Jepang dengan skor 3-1 (23-25, 25-22, 25-17, 25-22) pada partai final AVC Boys U-18 Championship 2026 di Haikou, China. Perebutan medali perunggu berlangsung tak kalah sengit. Chinese Taipei (Taiwan) sukses mengalahkan juara bertahan China dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 14-25, 25-21, 15-13) sehingga berhak mengamankan posisi ketiga. Peringkat Akhir AVC Boys U-18 Championship 2026 Iran Jepang Chinese Taipei China Pakistan Thailand Korea Selatan India Indonesia Filipina Hong Kong China Bahrain Kyrgyzstan Kazakhstan Arab Saudi Australia

PBVSI targetkan timnas U-18 Indonesia masuk empat besar Asia

Pelepasan Tim Nasional Bola Voli U18

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan tim nasional bola voli U-18 Indonesia masuk empat besar ajang AVC Boys U18 Volleyball Championships 2026. Waketum II PBVSI, Djoko Sardono menilai bahwa persiapan yang dilakukan skuad Garuda Muda sudah maksimal dan mampu bersaing meraih hasil terbaik di ajang antar negara se-Asia ini. “Kami memberikan target untuk Timnas voli putra Indonesia pada AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 untuk bisa tembus empat besar. Raihan yang diraih tim voli putra senior di AVC Cup 2026 diharapkan bisa menjadi pelecut untuk tim junior U-18 meraih hasil maksimal di ajang akbar voli antarnegara Asia,” kata Djoko dalam keterangan resmi, Kamis. Pelatih timnas U-18 Indonesia Odyk Hermanto saat ini juga sudah mempunyai kerangka tim yang telah terbentuk semenjak Kejurnas PBVSI 2026 lalu. Pelatih yang juga sempat menukangi PBV Atlas Semarang tersebut percaya diri bahwa dengan komposisi pemain saat ini yang tidak mengalami perubahan yang cukup banyak ini mampu berbicara banyak di panggung Asia. “Pada awalnya kami dipersiapkan untuk menghadapi babak kualifikasi AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 di Malaysia. Di tengah jalan terjadi perubahan sehingga kami akhirnya mengubah strategi hingga akhirnya memastikan komposisi yang akan dibawa sesuai dengan kebutuhan kami,” kata Odyk. “Tidak banyak perubahan yang kami lakukan karena mayoritas pemain yang ada sudah mengenal karakter satu sama lain,” imbuhnya. Kapten Timnas voli putra Indonesia, Muhammad Rizky Maulana tertantang dengan target yang diberikan PBVSI. “Saya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk timnas voli putra Indonesia. Persiapan kami sudah cukup baik sehingga berharap bisa bersaing dengan negara-negara seperti China, Taiwan, dan Hong Kong,” ujar Rizky. Timnas voli putra Indonesia akan berangkat ke Haikou, China pada Jumat (10/7) dini hari WIB. Rencananya pada ajang tersebut skuad Garuda Muda tergabung di Pool A bersama Taiwan, Hong Kong, dan China.

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke perempat final

Timnas voli putri U18 Indonesia

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke babak perempat final Asian Women’s Volleyball Championship (AVC U18) setelah mengalahkan Filipina pada pertandingan terakhir Grup C di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat waktu setempat. Dikutip dari rilis yang diterima ANTARA, Jumat, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-22, 25-13, 28-26). Kemenangan ini membuat Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup C AVC Women U18 2026 di belakang Jepang yang menempati posisi pertama. Selanjutnya pada babak perempat final AVC Women u18, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand yang berhasil menjadi pemuncak klasemen akhir Grup A. Filipina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya mengalahkan Indonesia 3-2 dalam perebutan peringkat ketiga Princess Cup 2026 di Thailand. Namun kali ini Indonesia mampu membalikkan keadaan dengan penampilan yang jauh lebih efektif. Indonesia membuka pertandingan dengan kemenangan 25-22 pada set pertama. Dominasi semakin terlihat di set kedua ketika tim Merah Putih hanya memberi kesempatan Filipina meraih 13 poin. Set ketiga berlangsung lebih ketat, tetapi Indonesia tetap mampu menjaga fokus hingga mengunci kemenangan 28-26 sekaligus menyegel tiket ke delapan besar. Perjalanan Indonesia di fase grup diawali dengan kekalahan 0-3 dari Jepang. Walau belum mampu mencuri kemenangan, Indonesia sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada set kedua yang berlangsung hingga deuce. Kebangkitan kemudian ditunjukkan pada laga berikutnya saat Indonesia menaklukkan Iran tanpa kehilangan satu set pun. Kemenangan 3-0 dengan skor 25-15, 25-17, dan 25-22 menjaga asa lolos sebelum akhirnya dipastikan lewat kemenangan atas Filipina.

Indonesia Ukir Sejarah Juara di AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Timnas voli putra Indonesia

Sejarah baru berhasil ditorehkan Timnas voli putra Indonesia untuk kali pertama menjadi juara pada kejuaraan AVC Men’s Volleyball Cup 2026. Di babak final, Indonesia melumat Korea Selatan dengan skor telak 3-0 (32-34, 16-25, 23-25) di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, pada Minggu, (28/6) malam. Indonesia tampil luar biasa pada laga puncak melawan Korsel. Korea Selatan sempat unggul cepat 1-6 di set pertama dan memperlebar jarak hingga 12-15 serta 15-19. Namun, Indonesia menunjukkan mental baja. Saat tertinggal di poin kritis 22-24, Farhan Halim dan kawan-kawan berhasil memaksakan deuce menjadi 24-24. Kejar-kejaran angka yang luar biasa menegangkan terus terjadi hingga akhirnya sebuah service ace dari Boy Arnez Arabi menutup set pertama dengan skor fantastis 34-32. Berbekal modal kemenangan set pertama, performa Indonesia semakin menawan. Mengandalkan umpan-umpan matang dari setter Alfin Daniel Pratama, kombinasi serangan dari opposite muda Rama Fazza Fauzan serta outside hitter Farhan Halim tak mampu dibendung. Indonesia memimpin nyaman 15-12 hingga menutup set kedua dengan margin lebar 25-16. Korea Selatan mencoba bangkit dan bermain lebih agresif demi memperpanjang napas. Kejar-mengejar angka kembali ketat di posisi 10-10, 15-15, hingga 20-20. Di momen krusial, ketenangan barisan middle blocker yang dikawal Hendra Kurniawan berhasil mengunci keunggulan Indonesia menjadi 23-20 sebelum akhirnya mengunci set ketiga sekaligus memastikan gelar juara dengan skor 25-23. Keberhasilan ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar tim voli putra Indonesia di level Asia. Sebelum turnamen ini, prestasi terbaik Indonesia di ajang tersebut belum pernah menembus partai final. Pada edisi 2023 dan 2025, Indonesia hanya mampu finis di peringkat keenam, sedangkan pada 2024 harus puas berada di posisi ke-11. “Perasaannya luar biasa. Ini adalah sejarah bagi Indonesia. Pertama kali dalam sejarah kami memenangkan turnamen ini. Terima kasih banyak kepada para pemain, karena tanpa para pemain, kami tidak akan bisa melakukan ini,” kata pelatih timnas voli putra Indonesia, Alfonso Gonzales Toiran, usai laga.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Akademi Bola Voli Yuso Semarang, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Akademi Bola Voli Yuso Semarang

Ekosistem bola voli di Jawa Tengah semakin bergairah dengan diresmikannya Akademi Bola Voli Yuso Semarang di GOR Vopas, Kamis, 23 April 2026. Kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis untuk menjaring talenta muda berbakat guna menghadapi ketatnya persaingan atlet profesional di tingkat nasional. Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Yuso Jogjakarta dan Vopas Semarang. Langkah ekspansi ke Ibu Kota Jawa Tengah ini dipandang sebagai upaya jemput bola dalam proses regenerasi atlet. Ketua Umum Yuso Jogjakarta, Wijihastuti, mengungkapkan, pembukaan cabang akademi di Semarang bertujuan untuk memperkuat fondasi pembinaan di daerah. Menurutnya, persaingan di dunia voli saat ini menuntut pola pembinaan yang lebih terstruktur dan masif. “Target ke depannya kita bisa ciptakan atlet-atlet pembinaan yang dipersiapkan untuk jenjang U-15 hingga U-19 dan seterusnya. Kami berharap Akademi Yuso Semarang bisa menyumbang atlet voli profesional dari Jawa Tengah,” ujarnya. Selain pembinaan teknis, Yuso juga menawarkan jalur prestasi bagi para atlet berbakat. Wijihastuti menjelaskan, atlet kelahiran 2009 hingga 2011 yang menunjukkan performa impresif di Akademi Yuso Semarang memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta. Lebih jauh, keberadaan akademi di daerah-daerah merupakan kunci utama bagi Yuso untuk tetap kompetitif di kasta tertinggi kompetisi voli nasional. “Saat ini banyak atlet Yuso yang berlaga di Livoli Divisi Utama, peresmian Akademi Yuso Semarang adalah salah satu langkah untuk mempertahankan posisi itu,” ujarnya. “Mempertahankan prestasi di tengah persaingan ketat tidaklah gampang. Maka kita kombinasikan pembinaan di daerah untuk mengumpulkan talenta terbaik,” katanya. Senada dengan hal tersebut, pemilik home base Akademi Yuso Semarang sekaligus pengurus PBVSI, AM Winarno Subowo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran akademi dengan reputasi besar seperti Yuso akan memacu lahirnya bintang baru dari Semarang. “Kami sangat mengapresiasi dibukanya akademi ini di GOR Vopas. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan atlet profesional dari Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, agar nantinya bisa berlaga di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

48 Klub Ramaikan Kejurprov Voli Jateng U-18 di GOR Satria Purwokerto

Kejurprov Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18

Sebanyak 48 klub bola voli putra dan putri dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18 yang akan digelar di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 9–12 April 2026. Turnamen berdurasi empat hari tersebut memperebutkan Piala PBVSI Banyumas dan diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Jawa Tengah bersama PBVSI Banyumas. Pembukaan kejuaraan dijadwalkan berlangsung Kamis (9/4/2026), bertepatan dengan pertandingan perdana. Panitia menyatakan seluruh persiapan teknis telah dirampungkan guna memastikan pelaksanaan turnamen berjalan lancar dan kompetitif. Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, Kejurprov ini juga terbuka untuk publik. Panitia menetapkan harga tiket masuk bagi pelajar dan mahasiswa sebesar Rp5.000, sedangkan untuk penonton umum Rp10.000. Pada kategori putri, kompetisi akan diikuti 23 klub dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Klub-klub tersebut terdiri dari Tunas Magelang (Kota Magelang), Vita Solo, Tamtama Kroya (Cilacap), Avoba Banyumas, Patriot Purworejo, Kazana Banyumas, Prayoga Wonogiri, Revolusi Karanganyar, Bhayangkara Muda Grobogan, Bekade Taman Sanggra Banyumas, Bintang Selatan Sukoharjo, Izaura Kebumen, Gavo Salatiga, M2B Sido Gumelar BNA, Mitra Kencana Semarang, Porvit Kudus, Perdana Wonosobo, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, Kyai Mojo Sragen, Mafaza Brebes, serta Kabupaten Pati. Sementara itu, kategori putra diikuti 25 klub. Daftar peserta meliputi Avotax Karanganyar, Vita Solo, Mandubest Brebes, Patriot Purworejo, Kabisturon Banyumas, Lavici Banyumas, Bhayangkara Muda Grobogan, Bintang Selatan Sukoharjo, Viar Sragen, Baruna Banjarnegara, Abimanyu Boyolali, Atlas Semarang, BVB Purwokerto Banyumas, Bhayangkara MJB Kebumen, Porvit Kudus, Bina Taruna Klaten, Pijar Salatiga, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, CSA Kota Pekalongan, Pradikta Wonogiri, Tunas Bintang Jepara, Kabupaten Pati, serta Padepokan Rembang. Ketua Harian PBVSI Banyumas, Agus Supriyanto, menegaskan Kejurprov U-18 ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk seleksi atlet muda. “Kejuaraan ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet usia muda sekaligus memperkuat pembinaan berjenjang di daerah,” kata Agus. Panitia menargetkan turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama Jawa Tengah lebih diperhitungkan dalam peta bola voli Indonesia. Adapun batas akhir pendaftaran klub ditetapkan pada 2 April 2026. Informasi lebih lanjut terkait teknis pertandingan dan pelaksanaan turnamen dapat diperoleh melalui Sekretariat PBVSI Banyumas.

Pecah Rekor! Kejurprov Voli U18 Jatim Diikuti Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

Kejurprov Voli U18 Jatim

Kabupaten Tulungagung kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Jawa Timur. Sebanyak 67 klub bola voli dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Rinciannya, 36 klub putra dan 31 klub putri. Jumlah klub ini menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan Kejurprov Bola Voli di Jawa Timur. Ajang bergengsi tersebut hingga kini sedang digelar, dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada Senin, 26 Januari 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di dua venue yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangan yang diterima awak media pada Kamis, 22 Januari 2026 menjelaskan pembukaan agenda ini diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Kabupaten Tulungagung, serta PBVSI Kabupaten Tulungagung yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Kejurprov kali ini memiliki nilai historis yang sangat penting. Selain karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, ajang ini juga menunjukkan perkembangan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur. “Rekor jumlah peserta ini tidak hanya mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam menyelenggarakan turnamen pembinaan secara berjenjang,” jelas Kombes Abast. Menurutnya, tingginya partisipasi klub dari berbagai kabupaten dan kota menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan besar kepada Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Lebih lanjut, Kombes Abast menjelaskan bahwa Kejurprov U18 ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet usia muda di daerah. Dari kompetisi inilah, bibit-bibit unggul bola voli Jawa Timur dapat terpantau sejak dini. “Ke depan diharapkan atlet bola voli di Jawa Timur mampu menjadi tulang punggung prestasi bola voli di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung juga turut hadir dalam agenda pembukaan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, pengurus PBVSI provinsi dan kabupaten, para wasit, panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta kejuaraan. Agenda Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Tahun 2026 yang didukung penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur.

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur Catatkan Rekor

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung menjadi pusat perhatian pecinta bola voli Jawa Timur setelah menjadi tuan rumah Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Ajang bergengsi ini diikuti 67 klub, terdiri dari 36 tim putra dan 31 tim putri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Selasa, 20 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026, digelar di dua venue utama, yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang diwakili Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (20/1/2026). Dalam sambutannya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Tulungagung, hingga PBVSI Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Menurutnya, Kejurprov kali ini mencatat sejarah baru sebagai ajang Kejurprov bola voli dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaannya di Jawa Timur. “Jumlah peserta yang mencapai 36 tim putra dan 31 tim putri merupakan rekor tersendiri. Ini menunjukkan tingginya antusiasme serta keberhasilan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast. Ia menambahkan, tingginya partisipasi juga mencerminkan kepercayaan besar dari daerah-daerah kepada Kabupaten Tulungagung dalam menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi. Lebih jauh, Kombes Abast menegaskan bahwa Kejurprov Bola Voli Indoor U18 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki nilai strategis dalam pembinaan prestasi jangka panjang. “Kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet usia muda sekaligus wadah penjaringan bibit-bibit unggul yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Timur di level nasional bahkan internasional,” tegasnya. Acara pembukaan Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 turut dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, Kapolsek jajaran, pengurus PBVSI Pengprov Jawa Timur, PBVSI Kabupaten Tulungagung, para wasit dan panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh atlet peserta kejuaraan.

Ini Dia Juara Kejurnas Bola Voli Antarklub U19 2025

Tim putra Pasundan

Pasundan di sektor putra dan Ganevo Yogya di sektor putri berhasil meraih gelar juara dalam Kejurnas Bolavoli Antarklub U19 Tahun 2025 di GOR Mastrip Probololinggo, Minggu (30/11/2025). Pasundan, klub asal Bandung itu menjadi juara setelah memenangkan laga melawan Porvid Kudus dengan skor 3-0 (26-24, 33-31, 25-21). Usai laga pelatih Pasundan, Fatah Ibrahim Suanda mengungkapkan timnya diinstruksikan untuk main lepas. “Tidak ada beban harus menang. Kalian main bebas saja. Itu instruksi saya kepada pemain,” kata Fatah. Dengan adanya instruksi itu, lanjut Fatah, timnya bermain tanpa beban. Meskipun sempat mendapat perlawanan di set pertama dan kedua. “Namun mereka bisa menyelesaikan dengan kemenangan,” jelasnya. Di sektor putri, Ganevo Yogya memenangi final dengan skor 3-1 atas Grobogan Mitra Bank Jateng, lewat angka 25-16, 25-13, 20-25, 25-18. Tidak ada perubahan strategi dari pertandingan semifinal melawan Petrokimia. Asisten pelatih Koko Prasetyo Darkuncoro memilih melanjutkan skema bertahan yang sebelumnya mereka adopsi, gaya yang ia sebut mirip permainan tim Jepang. “Kita tidak mengubah strategi… itu saya terapkan lagi di final ini,” ucapnya. Pasundan dan Ganevo sebagai juara putra dan putri, selain menerima piala dan medali, juga mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 35 juta. Sedangkan runner-up, Porvit Kudus dan Grobogan Mitra Bank Jateng, masing-masing putra dan putri menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp 25 juta. Di posisi ketiga putra, Indomaret dan Petrokimia putri mendapatkan piala dan hadiah pembinaan masing-masing Rp 20 juta. Sementara peringkat keempat putra, Privolley Gurita Kaur dan keempat putri, Lampung Phinisi mendapatkan Rp 15 juta. Susunan Pemain Terbaik (The Best) Putra:  Best outset hitter – Moch Alfian Deni Ansyah (Porvit) Best outset hitter – Fauzan Nibras (Pasundan) Best middle blocker – Putra Bagus Hidayatullah (Indomaret) Best middle blocker – Yusuf Bachtiar (Porvit) Best Opposite Spiker – Raffa Dwiyanto Putra (Pasundan) Best Setter – Irfan Fauzan (Pasundan) Best Libero – Bimo Reno Prakoso (Porvit) MVP – Fauzan Nibras (Pasundan) Putri: Best outset hitter – Azkiya Sanie Nur Hidayah (Ganevo) Best outset hitter – Davina Septianti Eka Putri (Grobogan) Best middle blocker – Syakirah Athania Putriiska (Petrokimia) Best middle blocker – Rafeyfa Alya Wibowo (Ganevo) Best Opposite Spiker – Farin Rizkyana Dewi (Grobogan) Best Setter –  Keysa Devi Arvena (Ganevo) Best Libero –  Lulu Callista Aurellia (Grobogan) MVP – Keysa Devi Arvena (Ganevo) Masing-masing terbaik di kategorinya menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Sedangkan MVP Rp 1,5 juta.

Rekor Baru? Ini Calon Pevoli Termuda Tampil di Proliga

Arimbi Syifana Andayani

Proliga 2026 diprediksi menjadi titik balik pelatihan atlet muda Indonesia setelah Jakarta Livin Mandiri resmi merekrut lawan main seorang pemain muda dari 02C Rajawali. Ia bernama Arimbi Syifana Andayani yang baru berusia 13 tahun. Sebelumnya, Arimbi mencuri perhatian publik saat tampil mengesankan di Livoli Divisi Utama 2025. Di usia yang masih belia, kualitas serangannya dianggap setara dengan pevoli dewasa yang sudah berpengalaman. Langkah berani ini tidak hanya mencetak sejarah, tetapi juga menjadi sinyal bahwa klub-klub besar mulai menata ulang strategi regenerasi. Keputusan ini juga berpotensi memecahkan rekor pemain termuda Proliga, menggeser torehan Nurlaili Kusumah yang debut pada usia 14 tahun. Asisten Pelatih Jakarta Livin Mandiri, Octavian, menegaskan bahwa ketajaman Arimbi bukan didorong ambisi mencatatkan rekor, melainkan bagian dari proyek pelatihan jangka panjang. “Kami melihat potensi luar biasa pada Arimbi. Dia pemain dengan paket komplit, punya power dan insting bermain yang bagus,” ujar Octavian pada Sabtu (22/11). “Usianya yang sangat muda membuat kami harus ekstra hati-hati dalam manajemen beban latihan dan ekspektasi.” jelasnya. Octavian, yang sebelumnya mengenal Arimbi saat masih di klub O2C, menegaskan bahwa tim tidak akan memberikan target muluk-muluk di musim perdananya. “Kehadiran Arimbi adalah investasi jangka panjang, baik untuk klub maupun masa depan voli Indonesia,” tambahnya. Arimbi Syifana Andayani lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 16 Maret 2012. Ia bermain sebagai opposite di Rajawali O2C. Sejak kecil, Arimbi Syifana telah menyukai olahraga bola voli. Ia telah menekuni olahraga ini sejak bersekolah di SD Negeri Karangayu 02 Semarang. Selain itu, Arimbi Syifana bergabung dengan akademi voli BIN O2C sejak usia sangat muda. Bakatnya mulai terlihat sejak kecil. Pemain dengan tinggi 176 cm ini telah dikenal volimania khususnya saat Kejurda Bola Voli Indoor Antar Klub U14 Jawa Barat 2025. Arimbi Syifana berhasil meraih penghargaan individu sebagai pemain terbaik Kejurda Bola Voli Indoor Antar Klub U14 Jawa Barat 2025 lalu. Arimbi sering disebut mengikuti jejak idolanya, bintang Timnas Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi. Meski belum ada kepastian tanggal debut, kehadirannya telah menjadi magnet baru bagi penonton yang penasaran melihat aksi “bocah ajaib” ini di kasta tertinggi voli nasional. Musim Proliga sendiri akan digelar pada 8 Januari – 6 April 2026 di 10 kota di Indonesia.

FIVB U21 Putra 2025: Indonesia Siap Ciptakan Kejutan di Cina

Pelepasan timnas voli putra U21 Indonesia

Jalan panjang itu dimulai dari lapangan-lapangan Proliga, dua musim beruntun yang menggembleng fisik dan mental. Dari Surabaya, mereka sempat mencicipi getirnya persaingan Asia dalam Kejuaraan Asia U20, pulang dengan status peringkat empat. Lalu, berbulan-bulan pemusatan latihan mengikat kebersamaan dan disiplin. Kini, skuad muda Merah Putih itu menatap panggung yang lebih besar: Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 di Cina. “Persiapannya sudah cukup panjang. Mereka ikut Proliga dua kali, lalu tampil di Kejuaraan Asia U20 di Surabaya dengan hasil empat besar. Setelah itu ada TC (training camp) yang juga panjang,” ujar Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, dalam pelepasan timnas, Senin (18/8/2025). Nada suaranya berisi optimisme. Ia percaya, dari teknis hingga strategi, dari fisik hingga mental, anak-anak ini sudah di titik kesiapan penuh, 100 persen. “Dari keseluruhan, mereka sudah siap. Mudah-mudahan bisa main total dan tampil baik,” katanya. PBVSI, menurut Imam, tidak hanya membangun tim ini dengan latihan keras. Ada upaya membentuk mental, integritas, dan semangat pantang menyerah. Sebab di level dunia, bukan hanya smash dan block yang menentukan, melainkan juga daya tahan menghadapi tekanan. Target yang dipasang cukup realistis, tapi tetap menyimpan mimpi besar. Tim putra U21 diharapkan melampaui catatan tim putri U21 yang sebelumnya hanya berhenti di peringkat 16 ketika tampil di Surabaya. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk empat besar. Setelah itu masuk 16 besar, lalu bertanding lagi. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” kata Imam. Ambisi itu tidak kecil jika melihat lawan yang menanti. Indonesia tergabung di Grup D bersama Italia, Argentina, Prancis, Ukraina, dan Tunisia, nama-nama besar di peta voli dunia. Grup ini bukan sekadar ajang pembuktian, melainkan ujian kedewasaan bagi tim muda Indonesia. Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 berlangsung di Cina, 18–24 Agustus 2025. Di sanalah perjalanan panjang yang dimulai dari Proliga, dari arena domestik yang penuh sorak-sorai, akan menemukan arti sebenarnya: apakah voli putra Indonesia bisa menuliskan bab baru di panggung global. Berikut daftar nama pemain timnas voli putra U21 Indonesia: Muhammad Darda Dawuda Alahimsalam Hillarius Galang Bryantama Pajar Pamungkas Zaki Hasan Raihan Rizky Attorif Muhammad Reyhan Bagas Wijanarko Muhammad Haikal Agustino Krisna Imam Ahmad Faisal Offisial Tim Head Coach: Anwar Sadat Assistant Coach: Nurwidayanto Assistant Coach: Dody Ardiansyah Penasehat: Li Quijiang Manajer: Hari Trisnardjo

Catat! Ini Jadwal Indonesia di Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 2025

Timnas Voli Putra U21 Indonesia

Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 atau FIVB U21 Putra 2025 terhitung sebagai edisi ke-23 sepanjang sejarah turnamen. Tahun ini kejuaraan melibatkan 24 tim peserta, meningkat dari 16 negara pada edisi sebelumnya. Timnas Voli Putra Indonesia U21 kembali tampil di kejuaraan ini, selepas absen 36 tahun lamanya. Terakhir kali Merah Putih berpartisipasi pada edisi 1989 silam, dengan hasil akhir posisi ke-15 dari 16 tim peserta. Kali ini mengacu hasil drawing FIVB Putra U21 2025, Tim Merah Putih tergabung dalam Pool D bersama Italia U21, Argentina U21, Tunisia U21, Prancis U21, dan Ukraina U21. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo mengaku percaya diri terhadap persiapan tim yang sudah dilakukan dengan baik. “Persiapannya sudah cukup panjang, sebelumnya mereka mengikuti Proliga 2 kali, kemudian tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya, dan meraih peringkat 4 Asia,” ujarnya, pada Senin (18/8/2025). PBVSI menetapkan target minimal lolos dari fase grup, alias masuk 4 besar Pool D. Kemudian melaju ke babak 16 besar. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk 4 besar. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” imbuh Imam. Jadwal Voli FIVB U21 Putra 2025 akan bergulir pada 21-31 Agustus 2025, yakni dari fase grup sampai final. Turnamen ini menggunakan format baru yang diikuti 24 tim. Mereka dibagi dalam 4 pool, masing-masing diisi 6 tim. Fase grup menggunakan sistem round robin, bakal menentukan peringkat di klasemen akhir tiap pool. Peringkat didasarkan kepada total poin, rasio set, serta pertemuan atau head-to-head. Tim dengan performa terbaik berhak lolos fase gugur. Empat tim teratas dari tiap pool lolos ke babak 16 besar. Sementara 2 tim terbawah melanjutkan ke playoff peringkat 17-24. Pemenang setiap pertandingan 16 besar melaju ke perempat final, sementara yang kalah bersaing memperebutkan peringkat 9-16. Laga pembuka Tim Voli Putra Indonesia U21 dijadwalkan melawan Italia U21, pada Kamis 21 Agustus 2025, mulai pukul 19.00 WIB. Laga ini rencananya bakal disiarkan Moji TV. Timnas Italia U21 menjadi salah satu unggulan di turnamen ini, dan pernah menyabet juara pada edisi 2021. Syarat lolos Timnas Voli Putra U21 Indonesia adalah finis 4 besar di klasemen akhir Pool D. Oleh karenanya Indonesia U21 wajib memaksimalkan 5 laga yang bakal dilakoni. Di atas kertas, peluang besar Indonesia bisa mencuri poin dari laga kontra Tunisia dan Ukraina. Target realistis Indonesia adalah finis posisi 3 atau 4 di Pool D, sebagai syarat lolos ke babak 16 besar. Jika tercapai, ini bakal melebihi prestasi Timnas Voli Putri U21 yang finis peringkat 16 dalam kejuaraan FIVB Putri U21 2025. Jadwal Babak Penyisihan Pool D (Timnas Indonesia) 21 Agustus 2025 – 10:00 WIB: Italia vs Indonesia 22 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Tunisia vs Indonesia 24 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Prancis vs Indonesia 25 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Ukraina vs Indonesia 26 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Argentina vs Indonesia

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 Dibuka Menpora

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 jadi ajang menaikkan ranking dan prestasi olahraga voli Indonesia di pentas dunia. Hal itu disampaikan Menpora Dito usai membuka kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 sekaligus menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam bersama Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (7/8) malam. “Ajang ini untuk menaikkan prestasi timnas voli kita baik putra dan putri di ranking dunia. Jadi dengan adanya kejuaraan ini adalah langkah awal bagaimana kita bisa membangkitkan olahraga voli kita di mata dunia,” kata Menpora Dito. Menpora Dito juga menyampaikan bahwa olahraga voli adalah salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan adanya ajang ini menurut Menpora Dito sebagai salah satu langkah untuk menaikkan animo olahraga voli di masyarakat. “Kita tahu voli sebagai salah satu cabor olahraga nomor tiga yang banyak digemari masyarakat. Jadi kejuaraan ini adalah salah satu langkah kita untuk menaikan animo olahraga voli yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia,” tambah Menpora Dito. Terkait Timnas U21 Indonesia yang bermain di ajang ini menurut Menpora Dito sebagian besar pemain-pemainya yang akan disiapkan untuk ke jenjang senior. “Timnas U21 yang bermain di ajang ini memang kita siapkan untuk ke jenjang berikutnya menjadi timnas senior yang lebih baik lagi.Insyallah ke depan pembinaan olahraga voli baik dari infrastrukturnya sampai kejuaraanya akan kita dukung,” pungkas Menpora Dito. Kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 yang digelar dari tanggal 7 hingga 17 Agustus ini diikuti 24 negara, antara lain Indonesia, Tiongkok, Italia, Brazil, Argentina, Serbia, Puerto Rico, Kanada, Vietnam, Kroasia, Korea Selatan, Republik Dominika, Meksiko, Amerika Serikat, Ceko, Aljazair, Polandia, Mesir, Turki, Bulgaria, Chili, Thailand, Tunisia, dan Jepang. Pertandingan ini telah terbagi menjadi 4 kelompok untuk babak penyisihan. Timnas Indonesia berada di Pool A bersama Kanada, Argentina, Serbia, Puerto Rico, dan Vietnam.

Bumi Mataram Volley Ball Academy Gelar Kejuaraan Voli Antarklub U12

Tim voli Bumi Mataram Volley Ball Academy

Bumi Mataram Volley Ball Academy klub voli di Yogyakarta, menggelar kejuaraan voli antar klub U12, kelahiran maksimal 2013. Kejuaraan usia dini putri Piala Kemerdekaan Bumi Mataram ini akan digelar di GOR Cangkring Wates, Kulonprogo pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kejuaraan usia dini tersebut merupakan komitmen dari Bumi Mataram volley ball Academy dalam. melakukan pembinaan usia muda di olahrara bola voli. Bumi Mataram volley ball Academy sendiri merupakan akademi voli yang mendidik atlet-atlet muda bertalenta agar bisa membangun karier di cabang olahraga tersebut. “Kejuaraan ini menjadi komitmen kami untuk terus melakukan pembinaan pemain usia muda. Banyak atlet muda bertalenta dan potensial yang sudah saatnya mengasah kemampuan dengan mengikuti kejuaraan,” kata R. M. Aries Nandarika, Dewan Pembina Bumi Mataram volley ball academy “Dengan fokus pada pembinaan, kami menggelar kejuaraan untuk anak-anak berusia 12 tahun Ajang ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pemain usia dini untuk mengembangkan keterampilan teknis, taktis, dan fisik mereka dalam olahraga bola voli,” ujar mbah Aries, sapaannya. Kejuaraan ini sangat penting bag atlet muda karena bisa menjadi sarana untuk membangun karakter, sportivitas, serta kerja sama tim. Dari berbagai klub dan akademi bola voli akan bersaing dalam suasana yang sehat dan kompetitif. Ini bisa memotivasi mereka untuk berprestasi lebih baik di masa depan. Kejuaraan itu sendiri digelar khusus untuk putri yang diikuti 12 klub, Barata Muda DKI, Matador DKI, Puput Mojokerto, Bandung Tectona, Kharisma Premium, Puspa Indah, Mitra Kencana Semarang, Dispora Kendal, Govita Semarang, Vita Solo, Yuso kota dan BMVC yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka diundang secara resmi untuk mengikuti kejuaraan. “Kami membatasi peserta dengan mengundang 12 klub dari berbagai daerah. Kejuaraan ini khusus putri karena kami berharap munculnya atlet-atlet putri yang pada akhirnya mereka bisa berkembang dan berkiprah di liga voli, termasuk menjadi pemain nasional,” ucap mbah Aries. “Persoalannya tidak mudah mencari atlet putri. Bila mengikuti kejuaraan ini, mereka juga termotivasi untuk berkarier di voli,” katanya lagi. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Eko Adisidharta menuturkan bila kejuaraan berlangsung selama satu hari penuh. Ini bisa dilaksanakan karena GOR yang menjadi tempat penyelenggaraan memiliki dua lapangan indoor. “Lapangan yang tersedia juga sangat representatif untuk sebuah kejuaraan. Persaingan di kejuaraan ini bakal ketat. Atlet usia 12 selalu termotivasi untuk bermain sebaik mungkin saat bertanding,” kata Eko. Menurut Eko tim juara akan mendapat hadiah uang sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan peringkat dua menerima hadiah uang pembinaan Rp2 juta dan juara tiga dan empat masing-masing mendapat hadiah Rp500 ribu. Selain itu ada penghargaan untuk pemain terbaik, libero terbaik, dan setter terbaik. Bumi Mataram Volley ball academy sendiri merupakan sebuah organisasi berbadan hukum yang berfokus pada pengembangan dan promosi olahraga bola voli di Indonesia, khususnya untuk anak usia dini. Sumber: VOI

Indonesia Juara SEA V League 2025

Timnas Bola Voli Putra Indonesia

Timnas Bola Voli Putra Indonesia berhasil menjuarai SEA V League 2025 Leg 2. Gelar itu bisa dipastikan setelah Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 (27-29, 25-15, 25-23, 22-25, 15-13) dalam laga pamungkas di GOR Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu, 20 Juli 2025. Gelar juara itu didapat dengan catatan sempurna. Rivan Nurmulki terus menang dalam empat laga yang dijalani. Pada leg 1 di Filipina pekan lalu, Indonesia hanya menempati peringkat dua, di bawah Thailand. Jika diakumulasi dari leg 1 dan 2, Indonesia menempati peringkat satu, sedangkan Thailand menjadi runner-up. Dengan posisi tersebut, tim asuhan Jeff Jiang Jie itu berhak mewakili Asia Tenggara di Nation Cup bersama tim Thailand tahun depan. Ini menjadi ketiga kali Indonesia menjuarai SEA V League putra. Gelar sama pernah didapat pada SEA V Legague 2023 leg pertama dan kedua. Jumlah gelar itu sama dengan yang diraih Thailand. Selain itu Indonesia pernah tiga kali menjadi runner-up, sedangkan Thailand hanya sekali. Selain SEA V League 2025 Leg 2, timnas Indonesia mendapat gelar pemain terbaik (MVP) yang ditempati Boy Arnez. Pemain asal klub Lavani ini juga menyabet sebagai best outside hitter. Di samping itu, pemain Indonesia yang mendapat gelar terbaik adalah Rivan Numulki sebagai best opposite dan Jasen Natanael Kilanta sebagai best setter Klasemen SEA V League 2025 Leg 2 No Tim Main Menang Kalah Poin 1 Indonesia 4 4 0 10 2 Vietnam 4 3 1 8 3 Thailand 4 2 2 7 4 Filipina 4 1 3 5 5 Kamboja 4 0 4 0

PBVSI Panggil 25 Pemain Untuk Kejuaraan Dunia Voli U21 2025

PP PBVSI

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 25 pemain voli putri. Mereka bakal menjalani pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di Surabaya, Agustus mendatang. Pelatnas 2025 Women’s U21 World Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 rencananya dimulai pada 7 April di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Citaringgul, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Bagi pemain yang masih mengikuti kompetisi Proliga 2025, diberi waktu berkumpul hingga Proliga usai,” kata Sekjen PP PBVSI Heyzer Harsono dalam rilis PBVSI, Jumat (21/3/2025). Dari 25 pemain yang dipanggil PBVSI di antaranya adalah Junaida Santi, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Waode Ardiana. Daftar lengkap pemain yang dipanggil PBVSI: 1. Zahwa Aliah Jasmien – Jawa Barat 2. Indah Guretno Dwi Margiani – Jawa Timur 3. Chelsa Berliana Nurtomo – DKI Jakarta 4. Nasywa Deslianti Wardatul – Jawa Barat 5. Junaida Santi – DKI Jakarta 6. Azzahra Dwi Febyane – Jawa Barat 7. Alya Regifa Fahira – Jawa Barat 8. Aieng Nur Cahaya – Jawa Timur 9. Alifa ZahwaArifin – DI Yogyakarta 10. Yasmine Azizah Ramadhani – Jawa Barat 11. Khansa Naila Nurnakeisha – Jawa Tengah 12. Maradanti Namira Tegariani – DI Yogyakarta 13. Geofanny Eka Cahyaningtyas – Jawa Timur 14. Viviola Agustina – Jawa Tengah 15. Pascalina Mahuze – Jawa Barat 16. Syelomitha Afri laviza Wongkar – Jawa Barat 17. Lintang Yulia Prasasti – Jawa Tengah 18. Fiola Marsya Azzahra – Jawa Tengah 19. Waode Ardiana – Jawa Barat 20. Afra Hasna Nurhaliza – Jawa Barat 2l. Adensa Laurel Saputra – DKI Jakarta 22. Naysilla Wiedv Kirana – Jawa Barat 23. Mayhasta Bethari Siswanto – Jawa Timur 24. Calista Maya Ersandita – Jawa Barat 25. Syakirah Athania Putri – Jawa Timur

PBVSI Panggil 15 Pemain Persiapan Kejuaraan Dunia Voli U-21

Pebola voli putra Indonesia

Sebanyak 15 pebola voli putra dari berbagai daerah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mempersiapkan mereka menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U-21. Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Tiongkok pada Agustus mendatang. Pelatnas ini akan berlangsung mulai 16 Maret 2025 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. “Sebagian besar pemain yang tahun lalu tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya. Namun, ada yang baru juga,” kata Wakil Kabid Binpres PP PBVSI, Loudry Maspaitella, Kamis (13/3/2025). “Pemain yang dipanggil ini merupakan pemain yang bermain di Proliga bersama Jakarta Garuda Jaya,” katanya. Tim pelatih akan dipimpin Li Qiujiang dari Tiongkok yang menjadi pelatih kepala. Sementara, Anwar Sadat, Nur Widayanto, dan Dodi Ardiansyah menjadi asisten pelatih. Daftar pemain yang dipanggil: 1. Imam Ahmad Faisal (DI Yogyakarta) 2. Muhammad Haikal Hidayatullah (Jawa Tengah) 3. Darda Mulya Muhammad (Jakarta) 4. Ferza Mulya Prasteyo (DI Yogyakarta) 5. Zaki Hasan Maulana (Jawa Barat) 6. Rohwan Eka Saputra (Jakarta) 7. Pajar Pamungkas (Jawa Barat) 8. Farchan Vachrezy (Jawa Timur) 9. Bagas Wijanarko (Jawa Timur) 10. Fauzan Nibras (Jawa Barat) 11. Dawuda Alaihimassalam (Jakarta) 12. Agustino (Jawa Timur) 13. Raihan Rizky Attorif (Jawa Barat) 14. Muhammad Reyhan (Jawa Barat) 15. Hilarius Galang Bryantama (Jakarta)

Megawati Rebut Penghargaan sebagai Pemain Voli Terbaik Dunia 2025

Pemain voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi dinobatkan sebagai sebagai pemain voli terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox. Atlet kelahiran 20 September 1999 itu berhasil memperoleh 80,00 poin, mengungguli atlet-atlet voli ternama lainnya, seperti Paula Salinas dari Chili yang berada di posisi kedua dengan 67,50 poin dan Tatsiana Kholand dari Belarus dengan 42,00 poin. Pencapapaian ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi Megawati. Apalagi penghargaan ini dinilai berdasarkan performa pemain dalam pertandingan internasional. Selain itu, penghargaan ini juga dinilai oleh komunitas berdasarkan data statistik yang ada, seperti performa di liga-liga besar dan turnamen internasional. Tak hanya membanggakan bagi Megawati, prestasi ini menjadi catatan apik dan nilai kebanggaan bagi Indonesia. Dengan capaian ini, Megawati mampu memperlihatkan bahwa atlet-atlet Indonesia bisa bersaing di level internasional. Tak bisa dipungkiri, capaian Mega sebagai Pemain Terbaik Dunia tak lepas dari performanya yang mengesankan di Red Sparks, klub tempatnya berlabuh saat ini. Sejak berlabuh di Red Sparks, Megawati telah menjadi pemain terbaik tiga kali, terakhir ia menjadi MVP di putaran keempat Liga V Korea. Musim ini dia juga sukses mengantar Red Sparks mendapatkan kemenangan 13 kali beruntun, dan telah menembus lebih dari 600 poin. Pencapaian luar biasa Megawati tidak terlepas dari perjalanan karirnya yang dimulai sejak ia masih di bangku SMP. Kini, di Red Spark megawati menjadi opposite hitter andalan yang membawa timnya bersaing di Liga Voli Korea Selatan. Prestasi yang diraih Megawati bukan hanya sekadar gelar, tetapi juga mengangkat nama Indonesia di kancah voli internasional. Berikut adalah daftar pemain voli putri terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox: Megawati Hangestri (Indonesia) – 80,00 poin Paula Salinas (Cile) – 67,50 poin Tatsiana Kholad (Belarus) – 42,00 poin Nadzeya Stoliar (Belarus) – 37,50 poin Lizaveta Bahayeva (Belarus) – 37,50 poin Nicole Vorpahl (Cile) – 37,50 poin Martina Fojo (Argentina) – 37,50 poin Aina Grimalt (Cile) – 37,50 poin Eva Cohen (Prancis) – 37,50 poin Yuliana Gonzalez (Kosta Rika) – 22,50 poin

Demi Cetak Pecatur Handal, Kota Pekalongan Resmi Miliki Sekolah Catur

Turnamen Catur Junior

Kota Pekalongan kini memiliki sekolah catur resmi bernama Sekolah Satya Catur Indonesia (SSCI) Kota Pekalongan. Sekolah ini berlokasikan di Ruko Patriot No. 153, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Peresmian sekolah ini dilakukan bersamaan dengan Turnamen Catur Junior memperebutkan Walikota Cup Kota Pekalongan Tahun 2025 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, bertempat di Ruang Jlamprang Setda setempat, Minggu (12/1/2025). Owner Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha mengungkapkan bahwa, sekolah ini menjadi yang pertama di Kota Pekalongan, dimana secara khusus didirikan untuk mendidik generasi muda dan masyarakat umum dalam seni dan strategi permainan catur. Sekolah Satya Catur Indonesia menawarkan berbagai program pelatihan mulai dari tingkat dasar hingga profesional. “Yang melatarbelakangi kami mendirikan sekolah catur di Kota Pekalongan ini adalah perkembangan catur junior disini, dimana atlet catur junior ini terkesan masih berjalan individu atau sendiri-sendiri. Memang ada beberapa klub cabor yang mewadahi atlet catur junior, tapi kami juga ingin meramaikan euforia percaturan junior di Kota Pekalongan,” ucapnya. Dengan fasilitas modern dan pelatih berpengalaman, sekolah ini bertujuan untuk mencetak atlet catur berprestasi dari Kota Pekalongan yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan biaya yang terjangkau dan jadwal fleksibel, sekolah ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan di Kota Pekalongan. Alhamdulillah, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan juga memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah ini sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” ungkapnya. Kepala SSCI Kota Pekalongan, M. Haidar Fikri Kurniali menuturkan, yang membedakan sekolah catur ini dengan klub catur adalah terkait kurikulum yang terstruktur dan mengikuti kurikulum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Selain itu, sekolah ini juga menawarkan kegiatan outing class (chess camp) dan bimbingan konseling bagi siswanya yang dilaksanakan di beberapa waktu tertentu. Sehingga, harapannya siswa sekolah catur ini merasakan manfaat dan pengalaman olahraga catur dari segi perspektif lain. “Jadi, selain diajarkan berfikir bagaimana bermain catur dengan benar, juga dibekali persiapan mental dalam memainkan olahraga catur itu sendiri,” katanya. Haidar menyebutkan, untuk jadwal pada di SSCI Kota Pekalongan ini dimulai pada ba’da sholat Ashar atau sekitar pukul 16.00 WIB hingga malam hari menyesuaikan dengan jadwal kepulangan anak sekolah pada umumnya. Setiap harinya ada 2 sesi yakni ba’da Ashar dan ba’da Maghrib. “Untuk kelas reguler berisikan maksimal 5 orang, kelas semi privat ada 2 orang, dan kelas privat diisi 1 orang. Adapun biayanya reguler mulai Rp150 ribu dengan 4 kali pertemuan dalam sebulan. Namun, kami masih mengkaji pertemuan tambahan, sehingga tidak menutup kemungkinan siswa bisa mendapatkan pertemuan lebih dari 4 kali dalam sebulan,” imbuhnya. Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo dalam peresmian sekolah ini, menyampaikan harapannya agar Sekolah Satya Catur Indonesia Kota Pekalongan dapat menjadi pusat pengembangan bakat catur di kota ini. Menurutnya, catur bukan hanya permainan, tetapi juga melatih disiplin, strategi, dan daya analisis. “Saya waktu kecil juga senang catur, namun tidak ada lembaga formal yang mewadahi. Alhamdulillah, pada Tahun 2025 ini di Kota Pekalongan sudah mulai membuka Sekolah Catur yang bisa mewadahi anak-anak yang memiliki minat dan bakat dalam olahraga catur, yang tentu dibimbing oleh pelatih profesional dengan kurikulum yang terstruktur dan terarah,” tukasnya.