JJ Riding School membidik Kejuaraan Nasional Equestrian 2026 setelah sukses menggelar kejuaraan perdana JJ All Star 2026 di Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada 15–19 Juli.
Kejuaraan itu diikuti lebih dari 800 entri peserta dan 200 ekor kuda serta menjadi pijakan bagi JJ Riding School untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sejumlah kompetisi berkuda berikutnya.
“Kami mempertandingkan kelas-kelas perlombaan untuk para atlet pendatang baru dan juga profesional,” kata Ketua Penyelenggara JJ All Star 2026 Jessie Cuaca dalam keterangan resminya, Senin.
JJ All Star 2026 mempertandingkan kategori dressage dan jumping yang diikuti atlet pendatang baru dan profesional dari sejumlah daerah di Indonesia.
Jessie mengatakan penyelenggaraan perdana tersebut menjadi bahan evaluasi bagi JJ Riding School sebelum menggelar kejuaraan dengan skala lebih besar.
Setelah JJ All Star 2026, JJ Riding School akan melanjutkan dengan menggelar IHL Festival pada September dan The Jakarta Master pada Oktober.
Dalam JJ All Star 2026, Valentino Lumentah bersama kuda Lambo Black Mamba tampil menonjol pada kategori dressage dengan meraih empat medali emas dan satu perunggu dari kelas Advanced Open dan Medium Open.
Sementara itu, Andry Sutoyo bersama Cornelious dari Equinara Horse Sports menjuarai kelas Jumping 140 Cm Open, yang menjadi nomor dengan ketinggian lompatan tertinggi dalam kejuaraan tersebut.