Binus juarai CL Badminton Bandung lewat drama tiga gim

Tim Universitas Bina Nusantara Jakarta naik podium

Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta menjuarai Campus League Badminton Regional Bandung setelah menaklukkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui drama tiga gim pada final kategori beregu di GOR Bandung, Jawa Barat, Jumat. Binus yang sempat kehilangan gim pertama akhirnya membalikkan keadaan untuk menang 45-55, 55-44, 55-53 sekaligus memastikan tiket ke Campus League Badminton The Nationals yang bergulir di tempat yang sama pada 21-25 September. “Luar biasa performa para student-athlete. Mereka memanfaatkan kesempatan ini. Jatuh bangun di lapangan, semangat, dan motivasi mereka tinggi,” kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Menurut Ricky, format pertandingan dengan sistem poin 55 turut menonjolkan kekompakan antar-pemain dalam satu tim sekaligus menuntut strategi yang berbeda dibandingkan pertandingan bulu tangkis pada umumnya. Pelatih Binus Haryadi Abu mengatakan target awal timnya sebenarnya hanya lolos ke The Nationals. Namun, keberhasilan menjadi juara membuat timnya semakin percaya diri menghadapi putaran nasional. “Strategi kami, yang pasti setelah selesai bertanding, langsung recovery. Istirahat cukup, makan cukup, dan dijaga. Tantangan berikutnya, jaga semangat di The Nationals,” ujar Haryadi. Binus selanjutnya akan bersaing di The Nationals bersama tiga tim lainnya dari Regional Bandung yakni UNJ, Universitas Budi Luhur Jakarta, dan Universitas Gunadarma. Mereka akan bertemu empat tim terbaik Regional Semarang yakni juara Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), serta Universitas Negeri Surabaya (UNESA). CEO Campus League Ryan Gozali memperkirakan persaingan di The Nationals akan lebih ketat karena setiap tim sudah memiliki gambaran mengenai kekuatan calon lawan. “Persiapan untuk The Nationals sudah matang. Performa para student-athlete di tingkat regional bagus semua. Saya yakin coach dan student-athlete mulai berstrategi karena sudah melihat lawan-lawan mereka nanti seperti apa,” kata Ryan.

Piala Kapolri 2026 buka jalan pebulu tangkis muda menuju Pelatnas

Piala Kapolri 2026

Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kapolri 2026 menjadi salah satu jalur bagi atlet muda untuk mengumpulkan poin peringkat nasional hingga membuka peluang mengikuti Seleksi Nasional dan masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PP PBSI. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja mengatakan turnamen tersebut memiliki level persaingan tinggi karena diikuti pemain peringkat 32 besar nasional pada setiap sektor dalam kelompok umur pemula (U15), Remaja (U17) dan taruna (U19). “Kapolri Cup ini merupakan turnamen dengan level yang sangat tinggi, bisa dikatakan setara dengan kategori Premier dalam kalender nasional PBSI,” kata Ricky dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat. Piala Kapolri 2026 akan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu dengan mempertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran pada kategori kelompok umur. Menurut Ricky, turnamen tersebut juga memberikan poin peringkat nasional sehingga menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan para atlet muda. Para pemain akan dipantau oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI selama kejuaraan berlangsung. “Dalam beberapa tahun terakhir, banyak atlet yang tampil di Kapolri Cup kemudian mengikuti Seleksi Nasional dan akhirnya masuk ke Pemusatan Latihan Nasional,” ujar Ricky. Ia berharap capaian tersebut kembali terulang pada penyelenggaraan tahun ini mengingat kelompok umur U-15, U-17, dan U-19 merupakan tahap penting dalam pembinaan atlet. “Kami berharap para peserta, khususnya 32 pemain terbaik di setiap kategori, benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan mereka,” kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 bersama Rexy Mainaky tersebut. Selain kategori kelompok umur, Piala Kapolri 2026 mempertandingkan kategori Polri dan para-bulu tangkis yang diikuti 70 atlet disabilitas dari 10 provinsi. Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Ukun Rukaendi mengatakan kategori para-bulu tangkis akan melibatkan atlet Paralimpik, internasional, nasional, regional, hingga atlet pelajar potensial. Menurut Ukun, kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi NPC Indonesia untuk memantau perkembangan pembinaan atlet di daerah. “Apabila nantinya ditemukan bibit-bibit atlet baru yang memiliki potensi, tentu akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengikuti proses pembinaan menuju pelatnas,” ujar Ukun. Piala Kapolri 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga dan secara keseluruhan melibatkan 1.219 peserta dari kategori umum, Polri, dan disabilitas.

PBSI dan PT Perada Swara Productions Jalin Kerjasama Selenggarakan Kejuaraan Bulutangkis Internasional dan Nasional 2026

PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan PT Perada Swara Productions menjalin kerjasama guna menyelenggarakan kejuaraan-kejuaraan bulutangkis nasional dan internasional sepanjang 2026.

JAKARTA, 9 Oktober 2025 – PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan PT Perada Swara Productions menjalin kerjasama guna menyelenggarakan kejuaraan-kejuaraan bulutangkis nasional dan internasional sepanjang 2026. Dengan ikatan kolaborasi yang harmonis ini, diharapkan memperkuat proses pembinaan atlet dan juga menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga bulutangkis di Indonesia. Dalam sesi jumpa pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (9/10), Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menuturkan penunjukan PT Perada Swara Productions didasari oleh pengalaman dan rekam jejak yang positif dalam merancang, mengatur, mengelola, dan melaksanakan seluruh rangkaian kejuaraan-kejuaraan bulutangkis yang ada di Indonesia.  Untuk itu, PP PBSI mempercayakan PT Perada Swara Productions menggelar berbagai kejuaraan bulutangkis bergengsi seperti Indonesia Open Super 1000, Indonesia Masters Super 500, Indonesia Masters Super 100, Indonesia International Challenge, Kejuaraan Dunia Junior serta rangkaian Sirkuit Nasional hingga Kejuaraan Nasional. “Selama ini, PT Perada Swara Productions telah berpengalaman merancang, mengatur, mengelola, dan melaksanakan seluruh rangkaian kejuaraan-kejuaraan bulutangkis sebelumnya. Sehingga hal ini yang membuat kami yakin memberikan kepercayaan sebagai Event Organizer (EO) untuk turnamen-turnamen nasional dan internasional PBSI dengan durasi kerjasama sepanjang tahun 2026,” ujar peraih medali emas sektor ganda putra pada Olimpiade Atlanta 1996 tersebut. Ricky menambahkan, dengan hadirnya PT Perada Swara Productions untuk membantu PBSI dalam hal penyelenggaraan turnamen, maka PBSI selanjutnya bisa lebih berfokus pada pemutakhiran sport science dan pengembangan sarana serta prasarana sebagai bagian dari pengembangan dan pembinaan prestasi. “Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan gairah masyarakat Indonesia terhadap olahraga bulutangkis yang selama ini sudah terbangun dengan baik. Sehingga dukungan untuk target besar di Olimpiade Los Angeles 2028 bisa semakin besar dan deras,” Ricky menjelaskan. Hal senada juga diutarakan oleh General Manager PT Perada Swara Productions, Gege Dhirgantara. Ia mengatakan, penunjukan PT Perada Swara Productions oleh PBSI merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan untuk menyelenggarakan event-event bulutangkis bergengsi sepanjang 2026. “Penunjukan ini adalah kehormatan bagi kami untuk melaksanakan event-event bergengsi dalam kalender bulutangkis di Indonesia sepanjang 2026. Tentunya, kepercayaan ini akan kami wujudkan dengan tanggungjawab yang tinggi melalui penyelenggaraan event yang berkualitas sehingga memberikan pengalaman berkesan bagi para penonton terutama badminton lovers,” ujarnya. Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin bertutur, jalinan kerjasama ini bertujuan guna memperkokoh kecintaan masyarakat terhadap bulutangkis Indonesia. Selain itu, kolaborasi ini juga ditargetkan untuk membantu roda ekosistem pembinaan atlet-atlet nasional berputar lebih pesat yang kelak melahirkan pahlawan-pahlawan bulutangkis Indonesia dengan torehan prestasi cemerlang di panggung dunia. “Muara dari jalinan kerjasama ini adalah agar atlet-atlet kita bisa mengukir prestasi yang berkilau di level dunia. Untuk itu, kehadiran Djarum Foundation dalam kolaborasi ini bertujuan membantu PP PBSI agar semakin tajam mengasah kemampuan pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia yang akan berjuang di level dunia dan juga memutar ekosistem pembinaan atlet-atlet muda serta menjaga nyala api semangat dan kecintaan terhadap bulutangkis tetap membara di hati seluruh masyarakat Indonesia. Karena kami percaya, bahwa olahraga ini adalah salah satu upaya mempersatukan bangsa,” tandas Yoppy.