Ini Dia Para Peraih Beasiswa Bulutangkis 2026

Sembilan atlet bersama jajaran pelatih PB Djarum setelah pengumuman penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (10/10).

Sebanyak sembilan atlet muda dari berbagai daerah meraih Beasiswa Bulutangkis 2026 dan bergabung dengan klub PB Djarum Kudus, Jawa Tengah, setelah melewati rangkaian seleksi ketat dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 yang diikuti 2.140 peserta. “Kesembilan atlet terpilih terdiri atas lima putra dan empat putri dari kelompok usia U-11, KU-11, dan KU-12. Seluruh atlet tersebut merupakan pemain tunggal,” kata Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum Sigit Budiarto ditemui usai pengumuman peraih beasiswa bulutangkis di GOR PB Djarum Kudus, Sabtu. Ia mengungkapkan audisi umum tahun ini digelar di tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus. Dari seluruh peserta, sebanyak 67 atlet meraih super tiket untuk mengikuti karantina tahap pertama. Jumlah tersebut kemudian menyusut menjadi 46 atlet yang melanjutkan seleksi hingga akhirnya terpilih sembilan penerima beasiswa. Sigit mengatakan penilaian tidak hanya berdasarkan kemampuan teknik bermain, tetapi juga kondisi fisik, kecepatan, semangat juang, sikap, dan potensi atlet untuk berkembang. “Para atlet yang terpilih merupakan yang terbaik dan memang dibutuhkan oleh PB Djarum. Kami berharap mereka memiliki semangat dan tekad besar dalam menjalani latihan karena perjalanan menjadi pebulutangkis profesional masih panjang,” katanya. Ia juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil agar tidak patah semangat dan terus berlatih untuk mengejar cita-cita menjadi atlet profesional. Koordinator Pelatih Tunggal Putri PB Djarum Hendrawan menambahkan keberhasilan dalam satu tahap seleksi belum menjamin kesuksesan pada masa mendatang. Sebaliknya, kegagalan dalam audisi juga bukan akhir dari perjalanan seorang atlet. Ia turut mengapresiasi dukungan orang tua dan pelatih yang mendampingi para atlet sejak awal berlatih hingga mengikuti audisi. Salah satu penerima beasiswa, Errencia Clarista, atlet kategori KU-12 putri asal Makassar mengaku senang karena impiannya bergabung dengan PB Djarum sejak lima tahun lalu akhirnya terwujud. Clarisa mengatakan baru pertama kali mengikuti audisi umum di Pekanbaru dan telah mempersiapkan diri melalui latihan rutin selama tiga bulan sebelum seleksi. Ia mengidolakan mantan atlet bulutangkis nasional Liliyana Natsir dan berharap dapat mengembangkan kemampuannya melalui pembinaan di PB Djarum. Ferawati Kambodji, Ibu Clarisa juga mendukung penuh langkah putrinya untuk menekuni bulutangkis. Menurut dia, kemauan dan semangat anak menjadi alasan utama keluarga terus memberikan dukungan agar Clarisa dapat meraih prestasi pada masa mendatang. Berikut daftar sembilan penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026: Kelompok U-11 Putri Vicky Lee Alison – Kota Tegal, PB Sinar Mutiara. Alisie Elaina Sembiring – Kota Bogor, PB Champion Kudus. Kelompok KU 11 Putra Russel Junior Sumual – Kabupaten Minahasa Utara, PB Talenta. Azka Adhitama – Kabupaten Bekasi, PB Bhinneka 2. Azka Azfar Rabbani – Kabupaten Purworejo, PB Garuda Jaya. Kelompok KU 11 Putri RR Arnetta Safara Bilqish Sholeh – Kota Yogyakarta, PB Elang Yogyakarta. Kelompok KU 12 Putra Feliks Zebua – Kabupaten Bogor, Kayp1 Champion Academy. Muh. Faiz Athallah – Kota Makassar, PB Ukhuwah Makassar. Kelompok KU 12 Putri Errencia Clarista – Kota Tangerang, Jenna Gozali Badminton Club.

Lolos Seleksi Ketat 2.140 Peserta, 9 Pebulutangkis Muda Resmi Bergabung dengan PB Djarum

Sembilan atlet bersama jajaran pelatih PB Djarum setelah pengumuman penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (10/10).

KUDUS, NYSNMedia.com – Sebanyak sembilan atlet muda berbakat berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 sekaligus mengamankan tempat di klub bulutangkis ternama, PB Djarum. Keberhasilan ini diraih setelah mereka menyingkirkan total 2.140 peserta melalui rangkaian seleksi dan karantina ketat dalam ajang Audisi Umum PB Djarum 2026. Para penerima beasiswa ini terbagi dalam beberapa kelompok usia, yakni dua atlet U-11 Putri, tiga atlet KU 11 Putra, satu atlet KU 11 Putri, dua atlet KU 12 Putra, dan satu atlet KU 12 Putri. Ekspansi Seleksi ke Tiga Kota Penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum tahun ini digelar di tiga kota utama: Pekanbaru, Makassar, dan Kudus. Dari tiga lokasi tersebut, 67 atlet meraih Super Tiket (15 dari Pekanbaru, 16 dari Makassar, dan 36 dari Kudus) untuk melangkah ke tahap karantina. Setelah melewati karantina tahap pertama yang menyaring 46 atlet, Tim Pencari Bakat dan jajaran pelatih akhirnya menentukan sembilan nama terbaik yang berhak mendapatkan beasiswa. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menyampaikan rasa syukurnya atas keberagaman latar belakang dan potensi para peserta tahun ini. “Kami bersyukur karena Audisi Umum PB Djarum tahun ini diikuti atlet-atlet dengan karakteristik yang lebih beragam berkat penyelenggaraan di tiga kota. Selamat kepada para atlet terpilih, dan bagi yang belum berhasil, jangan patah semangat. Tetap giat berlatih dan #TeruskanSemangatJuara,” ujar Sigit. Sigit menegaskan bahwa kriteria kelolosan tidak hanya melihat performa saat ini, melainkan juga kesesuaian potensi atlet dengan kebutuhan pembinaan jangka panjang di PB Djarum. Pesan Eks Pelatih & Legenda Bulutangkis Koordinator Pelatih Tunggal Putri PB Djarum yang juga Juara Dunia 2001, Hendrawan, mengingatkan para pemain muda bahwa kelolosan ini barulah awal dari perjalanan panjang menuju karier profesional. “Sukses di awal belum tentu sukses di akhir, begitu juga gagal di awal bukan berarti gagal di akhir. Perjalanan kalian masih panjang, teruslah berlatih dan jangan berhenti mengejar impian,” tutur Hendrawan sambil mengapresiasi peran penting orang tua serta pelatih daerah. Cerita Perjuangan dan Tangis Haru Atlet Terpilih Kebahagiaan mendalam dirasakan oleh Errencia Clarista, atlet KU 12 Putri asal Tangerang. Sebagai satu-satunya wakil yang lolos dari Audisi Umum di Pekanbaru, peraih beasiswa ini mengaku sudah mengidamkan masuk PB Djarum sejak lima tahun lalu. “Senang banget dan bangga bisa masuk PB Djarum. Bersyukur walau baru pertama kali ikut audisi umum tapi lolos berkat latihan rutin selama tiga bulan,” ungkap Errencia yang mengidolakan legenda ganda campuran Liliyana Natsir. Kisah pantang menyerah juga ditunjukkan oleh Russel Junior Sumual (KU 11 Putra) asal Minahasa Utara. Ibunya, Ferawati Kambodji, rela menginap selama satu bulan di Kudus untuk mendampingi Russel bertanding setelah kegagalan mereka di audisi tahun sebelumnya. “Saya kaget pas pengumuman karena persaingannya sangat ketat dari turnamen sampai karantina. Saya siap menjalani seluruh proses latihan di PB Djarum dengan kerja keras demi meraih cita-cita jadi pebulutangkis profesional,” tegas Russel. Daftar Lengkap Penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026: U-11 Putri: Vicky Lee Alison (Kota Tegal – PB Sinar Mutiara) Alisie Elaina Sembiring (Kota Bogor – PB Champion Kudus) KU 11 Putra: Russel Junior Sumual (Kab. Minahasa Utara – PB Talenta) Azka Adhitama (Kab. Bekasi – PB Bhinneka 2) Azka Azfar Rabbani (Kab. Purworejo – PB Garuda Jaya) KU 11 Putri: RR Arnetta Safara Bilqish Sholeh (Kota Yogyakarta – PB Elang Yogyakarta) KU 12 Putra: Feliks Zebua (Kab. Bogor – Kayp1 Champion Academy) Muh. Faiz Athallah (Kota Makassar – PB Ukhuwah Makassar) KU 12 Putri: Errencia Clarista (Kota Tangerang – Jenna Gozali Badminton Club)

Inilah Para Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Audisi Umum PB Djarum 2026

Sebanyak 36 pebulutangkis muda berhasil meraih Super Tiket di Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026 usai melewati rangkaian seleksi selama lima hari, 9–13 September, di GOR Djarum Jati, Kudus. Selanjutnya, para atlet akan menjalani karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum dengan dua kali fase eliminasi yang bertujuan melihat bakat dan mentalitas atlet. Mereka yang lolos Tahap Karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung sebagai atlet binaan PB Djarum. Adapun para peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus terdiri dari 18 atlet putra dan putri yang lolos melalui jalur turnamen di tiga kelompok usia yakni U-11, KU 11 dan KU 12 baik putra dan putri. Sementara 18 atlet lainnya memperoleh Super Tiket berdasarkan hasil pemantauan Tim Pencari Bakat PB Djarum. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengapresiasi antusiasme para peserta terhadap penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026. Lebih lanjut, Yoppy juga berpesan agar para atlet-atlet muda tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi begitu masuk ke Tahapan Karantina. “Kami mengapresiasi kepada orang tua, pelatih, dan anak-anak atlet usia dini yang selalu menanti penyelenggaraan Audisi Umum. Itu artinya, kaderisasi mata rantai bulutangkis Indonesia tetap terpelihara dengan baik. Selamat untuk yang lolos ke Tahap Karantina, tapi ini baru permulaan karena tantangan selanjutnya akan semakin berat. Bahkan, jika nanti masuk PB Djarum pun level persaingannya akan lebih tinggi lagi. Jadi para peserta harus bersiap,” ujar Yoppy. Sementara itu, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, bangga dengan kegigihan pebulutangkis muda yang berjuang habis-habisan dalam proses seleksi guna menembus gerbang masuk menjadi atlet binaan PB Djarum. Menurut juara All England 2003 itu, Audisi Umum bukan hanya proses seleksi, tapi juga tolok ukur bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mentalitas bertanding. “Selamat kepada para peserta Audisi Umum PB Djarum yang berhasil mendapatkan Super Tiket. Perjuangan belum berakhir karena masih ada fase karantina. Jadi, semua peserta harus mempersiapkan diri lebih matang lagi mulai dari fisik hingga mental. Tetap disiplin, terus memberikan yang terbaik dan ikuti arahan pelatih,” ungkap Sigit. Sementara itu, Sigit juga memberikan pesan bagi peserta yang belum berhasil meraih Super Tiket agar jangan berkecil hati. Pasalnya, kesempatan untuk bergabung dengan PB Djarum selalu terbuka. “Bagi yang belum mendapatkan Super Tiket jangan berkecil hati, tetap semangat untuk terus berlatih. Meskipun sudah berapa kali gagal, suatu saat mungkin akan bisa berhasil. Tidak menutup kemungkinan dua atau tiga tahun ke depan apabila kalian berlatih dengan giat, akan menjadi yang terbaik. Sampai bertemu di Audisi Umum PB Djarum 2027 #TeruskanSemangatJuara,” ucap Sigit. Berikut Daftar Penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026: Super Tiket Jalur Turnamen: U-11 Putri Selena Arraya Prasetyo – Sukoharjo (PB PMS Solo) Ailsie Elaina Sembiring – Kota Bogor (PB Champion Kudus) KU 11 Putri Anindita Khaira Wilda – Kota Bekasi (non klub) Farisa F. Zafiranihall Sya’bani Setiawan – Kota Mojokerto (PB Griya Bugar Yogyakarta) KU 12 Putri Fiona Ayundya Putri Berlian – Kota Semarang (PB Arista Semarang) Syarifah Adshila Nugroho – Sleman (PB Champion Reborn Jogja) U-11 Putra Zayn Abdullah Rajendra – Penajam Paser Utara (PB Champion Kudus) Muhammad Deffran Alfarraz – Cirebon (PB Pandawa)n Kentaro Javas Kaivan Tsaqib – Kebumen (PB Champion Kebumen) Ghaozan Gaffi Algibran – Bekasi (PB Champion Kudus) KU 11 Putra Ashoka Putra Arvita – Kota Semarang (Altrec Semarang) Azka Adhitama – Bekasi (PB Bhinneka 2) Jethro Alexander Kemas – Kota Palembang (Five Stars Badminton Club) Muhammad Marus Sulaiman – Pekalongan (PB Champion Kudus) KU 12 Putra Aldi Aprian Nugraha Aldi Aprian Nugraha – Kota Semarang (PB. Mustika Ungaran) Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo (PB PMS Solo) Baron Baswara Putra – Kota Yogyakarta (PB Champion Reborn Jogja) M. Ramdani Mubarok – Bandung (PB Victory Bandung) Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat: U-11 Putri Adibha Fitria – Kota Samarinda (PB Champion Kudus) Sanabila Niyaz Faza – Kota Tangerang (PB Champion Bogor) Vicky Lee Alison – Tegal (PB Sinar Mutiara) Chloe Levona Willie – Kota Bandung (Ade Badminton Club Bandung) KU 11 Putri RR. Arnetta Safara Bilqish Sholeh – Kota Yogyakarta (Eko Febrianto) KU 12 Putri Lilianne Andrea Octaviany – Kabupaten Sintang (PB Champion Klaten) Stefanie Tricia Laiman – Kabupaten Klaten (PB Champion Klaten) Karenina Putri Inka Azzahra – Kabupaten Kendal ((Altrec Semarang) Karina Frederika Putri Loen – Kota Depok (PB Champion Dakota) U-11 Putra Moreno Putra Zhulkifli – Kota Balikpapan (PB Cahaya Indonesia) Wijaya Putra Sugiharto – Kabupaten Sidoarjo (PB Champion Klaten) Arjuna Azka Aldrich – Kabupaten Sragen (PB Sukowati) KU 11 Putra Azka Azfar Rabbani – Kabupaten Purworejo (PB Garuda Jaya) Muh. Rifky Harimurti Ramadhan – Kabupaten Kolaka (PB Champion Kudus) KU 12 Putra Feliks Zebua – Kabupaten Bogor (KAYP1 Champion Bogor) Ghian Ahza Danish Adinata – Kota Surakarta (PB PMS Solo) Muhadad Al Azzam – Kota Bandung (Jingga Badminton Academy) Raziq Sahala – Kabupaten Banjarnegara (PB Delta Klampok)

PB Djarum mulai kantongi calon pemain potensial dari audisi umum

Jethro Alexander Kemas

Tim Pencari Bakat PB Djarum mulai mengantongi sejumlah pebulu tangkis muda yang dinilai memiliki kualitas berbeda dan berpotensi dikembangkan menjadi pemain top dari Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus, Jawa Tengah. “Saya mengantongi beberapa nama karena saya lihat skill mereka itu bagus sekali. Dari cara bertandingnya ada yang berbeda dari pemain lain dan juga dari postur tubuh,” kata anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum Hastomo Arbi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu. Hastomo Arbi mengatakan penilaian tidak hanya didasarkan pada kemampuan peserta memenangi pertandingan, melainkan juga proyeksi perkembangan mereka dalam jangka panjang. “Tapi penilaian yang terpenting ialah bagaimana kita bisa memproyeksikan apakah mereka bisa diasah dan menjadi atlet berkualitas di masa mendatang,” ujar peraih Piala Thomas 1984 tersebut. Pengamatan itu menjadi penting karena peserta yang gagal melalui jalur turnamen masih mempunyai kesempatan mendapatkan Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat. Pada sektor putra, salah satu peserta yang terus menjaga peluang adalah Jethro Alexander Kemas. Pebulu tangkis KU-11 asal Palembang itu berhasil membalas kekalahan dari pemain yang menghentikannya pada audisi tahun lalu. Audisi tahun ini menjadi kesempatan ketiga bagi Jethro. Pada 2024, dia langsung tersingkir pada pertandingan pertama, sedangkan tahun lalu mampu mendapatkan Super Tiket dan mencapai tahap karantina sebelum akhirnya gagal bergabung dengan PB Djarum. Pada sektor putri, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 Maria Kristin Yulianti juga telah mencatat sejumlah nama yang berpeluang memperoleh Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat. Menurut Maria, semangat juang menjadi salah satu pertimbangan karena tim tidak semata-mata melihat hasil akhir pertandingan. “Kami melihat kerja keras dan daya juang mereka di lapangan, jadi tidak hanya hasil akhir semata. Dan dari pengamatan kami, ada beberapa yang mainnya ngoyo dan terlihat tidak mau kalah,” ujar Maria. Salah satu peserta yang menunjukkan semangat tersebut adalah Syarifah Adshila Nugroho. Pebulu tangkis KU-12 asal PB Champion Reborn Yogyakarta itu mengalahkan Riezqy Magisthira Nasruddin melalui tiga gim 12-21, 21-17, 21-10 pada babak 32 besar. Syarifah berusaha menebus kegagalannya pada audisi tahun lalu ketika langkahnya terhenti pada tahap karantina. Dia mengaku mendapat evaluasi dari tim pelatih mengenai semangatnya ketika berada di lapangan. Tahap Turnamen Audisi Umum PB Djarum 2026 berakhir Minggu (13/9), sekaligus menentukan peserta yang memperoleh Super Tiket untuk melanjutkan perjuangan ke tahap karantina. Peserta putra harus mencapai semifinal untuk mendapatkan Super Tiket melalui jalur turnamen, sedangkan peserta putri harus menembus final. Peserta yang tersingkir sebelum mencapai fase tersebut tetap berpeluang mendapatkan Super Tiket berdasarkan pilihan Tim Pencari Bakat apabila dinilai mempunyai potensi untuk dikembangkan. Para pemegang Super Tiket selanjutnya menjalani karantina selama empat pekan dengan penilaian mencakup kemampuan teknik, fisik, kedisiplinan, hingga perilaku sehari-hari sebelum ditentukan menjadi atlet binaan PB Djarum.

PB Djarum mulai pencarian talenta muda dari Pekanbaru

Audisi Umum PB Djarum 2026

PB Djarum memulai rangkaian Audisi Umum 2026 dari Pekanbaru, Riau, sebagai upaya memperluas pencarian talenta muda bulu tangkis di luar Pulau Jawa. Sebanyak 306 peserta, terdiri atas 208 putra dan 98 putri, mengikuti audisi di GOR Angkasa, Pekanbaru, pada 8-12 Juli. Mereka bersaing pada kategori U-11, KU-11, dan KU-12 untuk memperebutkan Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. “Setelah dalam beberapa tahun terakhir Audisi Umum PB Djarum terpusat di Kudus, pada 2026 kami memperluas cakupan. Selain Pulau Jawa, Audisi kembali ke Sumatera dan Sulawesi. Pekanbaru menjadi kota pertama dari tiga rangkaian penyelenggaraan audisi,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta. Yoppy mengatakan perluasan wilayah audisi menjadi bagian dari komitmen PB Djarum untuk memberi kesempatan lebih besar kepada talenta-talenta muda daerah agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan mekanisme seleksi tetap mengacu pada format sebelumnya. Peserta menjalani fase screening sesuai kelompok usia sebelum melaju ke tahap turnamen. “PB Djarum mempertahankan standar seleksi di Audisi Umum 2026 dengan fokus pada U-11, KU-11, dan KU-12. Di Pekanbaru dipastikan juara dari setiap kelompok usia langsung masuk tahap karantina setelah rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dan Kudus selesai digelar,” ujar Sigit. Selain juara di tiap kelompok usia, Sigit mengatakan tim pencari bakat juga dapat memberikan Super Tiket kepada peserta yang dinilai memiliki potensi besar, daya juang tinggi, dan teknik permainan menonjol meski tidak keluar sebagai juara. Tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 September hingga 9 Oktober, dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober. Peserta yang lolos tahap akhir akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum. Audisi di Pekanbaru turut dipantau sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia, antara lain Sigit Budiarto, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Lius Pongoh, Maria Kristin Yulianti, Richard Mainaky, Hendrawan, dan Yuni Kartika.

PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Audisi Umum PB Djarum 2026

Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum memperluas jangkauan Audisi Umum PB Djarum 2026 hingga ke Sumatra dan Sulawesi sebagai upaya mencari lebih banyak talenta muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan tahun ini audisi akan digelar di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus setelah dalam beberapa tahun terakhir dipusatkan di Kudus, Jawa Tengah. “Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi,” kata Yoppy dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. Audisi akan dimulai di Pekanbaru, Riau, pada 7-12 Juli di GOR Angkasa, kemudian berlanjut di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-9 Agustus di GOR Dafest, sebelum ditutup di Kudus, Jawa Tengah, pada 8-13 September di GOR Djarum. Yoppy mengatakan keputusan memperluas lokasi audisi juga didorong permintaan dari orang tua atlet dan klub daerah agar proses pencarian bakat tidak hanya terpusat di Jawa. Ia berharap audisi tahun ini dapat menemukan talenta-talenta potensial yang selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto mengatakan proses seleksi tahun ini tetap dilakukan secara ketat guna menemukan pemain muda dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang baik. “Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara,” ujar peraih gelar juara dunia 1997 itu. Audisi tahun ini juga menjadi kali pertama bagi Hendrawan terlibat setelah bergabung dengan PB Djarum sebagai Technical Advisor Men’s & Women’s Singles pada tahun lalu. Menurut Hendrawan, penyelenggaraan audisi di tiga kota membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus,” ujar Hendrawan. Audisi Umum PB Djarum 2026 terbuka untuk kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Peserta yang lolos nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung dengan PB Djarum.

Peraih Gelar Individu Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 sukses digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, 9–14 Februari 2026. Dari kategori beregu campuran U-15, Champion Gading Jaya memastikan gelar juara usai menundukkan Champion Magelang dalam pertarungan sengit. Ajang yang diinisiasi PB Djarum bersama Djarum Foundation melalui program Bakti Olahraga ini juga mempertandingkan nomor perorangan U-9 dan U-11 serta beregu U-13 dan U-15. Sebanyak 25 klub mitra dan tiga klub undangan ambil bagian, di antaranya PB Talenta Manado, PB Champion Makassar, PB Victory Bandung, dan Hevindo Balikpapan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 tak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertegas komitmen pembinaan berjenjang yang berorientasi pada kualitas dan mental bertanding demi masa depan bulutangkis Indonesia. Daftar pemenang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Kategori Perorangan U-9 Putra Juara I : Ray Kalandra Al Kahfi (Champion Kudus) Juara II : Yusuf Al Ghifari Prasetia (Champion Madiun) Juara III : Azka Aldric Arrasyid (Victory Bandung) & Alfarizy Shagufta Mekka Heryanto (PMS Solo) U-9 Putri Juara I : Almeera Nafisha Shareen (Champion Madiun) Juara II : Asha Adiba Zada (Champions Jepara) Juara III : Inara Kania Aulia Mufida (Arista Semarang) & Gendhis Maheswari (Panorama Solo) U-11 Putra Juara I : Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) Juara II : Kentaro Javas Kaivan Tsaqib (PB Champion Kebumen) Juara III : Ibrahim Yuki Suwandi Yamamoto (Champion Klaten) & Kenzou Leonardo Wijaya (Champion Kudus) U-11 Putri Juara I : Ailsie Elaina Sembiring (Champion Kudus) Juara II : Aqila Zyan Noufalin (Arista Semarang) Juara III : Satmika Cinta (Champion Klaten) & Biancha Ramadhani Zhafira Wardoyo (Champion Madiun) Kategori Beregu U-13 Putra Juara I : Champion Klaten A Juara II : Champion Jepara Juara III : PMS Solo & Champion Kudus A Kategori Beregu U-13 Putri Juara I : Champion Klaten Juara II : Arista Semarang Juara III : Champion Kebumen & Kayp1 Champion Academy Kategori Beregu Campuran U-15 Juara I : Champion Gading Jaya Juara II : Champion Magelang Juara III : Champion Klaten & Champion Jepara

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026: Gading Jaya juara Beregu Campuran

kategori beregu campuran U15 pada Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub bulu tangkis asal Jakarta Timur, Champion Gading Jaya, berhasil meraih gelar juara pada kategori beregu campuran U15 dalam ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu. Pelatih PB Champion Gading Jaya Daniel Bagas Irawan di Kudus, Sabtu, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini terasa istimewa karena menjadi kompetisi perdana yang diikuti tim di bawah kepelatihannya. “Tidak gampang, persaingannya sangat ketat. Hampir semua pebulu tangkis dari klub mitra PB Djarum kualitasnya bagus. Perjuangan anak-anak luar biasa, bahkan ada atlet yang sempat sakit sebelum berangkat ke Kudus,” ujarnya usai laga final di GOR Djarum Jati, Kudus. Pada ajang yang diikuti 18 atlet usia 13 dan 15 tahun itu, kata dia, kejuaraan ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga momentum menambah pengalaman bertanding dan menempa mental. Terlebih, di partai final mereka harus berhadapan dengan tim kuat Champions Magelang. Menurut dia secara fisik kemampuan para pemain relatif seimbang. Namun faktor mental dan daya juang menjadi pembeda hingga akhirnya Champion Gading Jaya mampu memastikan kemenangan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 kembali menjadi panggung pembinaan atlet muda dengan format pertandingan yang semakin berkembang. Sebanyak 518 atlet dari 28 klub, terdiri atas 25 klub mitra PB Djarum dan tiga klub undangan, ambil bagian dalam ajang yang berlangsung pada 9–14 Februari 2026 di Kudus. Sedangkan kategorinya mulai perorangan U9 dan U11 serta nomor beregu U13 dan U15. Khusus sektor beregu, tahun ini format pertandingan mengadopsi sistem kejuaraan beregu dunia, yakni format Piala Thomas dan Piala Uber untuk U13, serta format Piala Sudirman untuk U15. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan kejuaraan yang digagas sejak empat tahun lalu tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa klub mitra dan undangan yang turut ambil bagian antara lain PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat), dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur). “Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga nyala semangat bulutangkis di Indonesia. Dengan ajang ini, klub dapat mengukur kemampuan atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya. Ia menambahkan sejumlah atlet binaan klub mitra bahkan telah menembus Pelatnas PBSI, seperti Selsi Jovika, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo. Selain kompetisi, kejuaraan ini juga dirangkai dengan “coaching clinic” dan “sharing session” bagi para pelatih. Tahun ini, materi peningkatan endurance dipaparkan oleh pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah. Ketua Panitia Pelaksana Sigit Budiarto menjelaskan penerapan tiga sistem pertandingan berbeda dirancang sebagai proses pembelajaran kompetitif bagi atlet muda agar terbiasa menghadapi tekanan sejak dini. “Tahun ini ada tiga kategori sistem pertandingan, mulai dari perorangan hingga beregu campuran. Harapannya, format yang berbeda-beda ini menjadi pelajaran baru bagi pelatih maupun atlet untuk terus mengasah mental dan semangat bertanding,” ujar Sigit. Meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun lalu yang diikuti 439 atlet menjadi bukti antusiasme klub mitra terhadap kejuaraan ini. Penyelenggara berharap seluruh atlet tidak hanya menambah jam terbang, tetapi juga menjadikan ajang tersebut sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan.

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Asah Mentalitas Juara Atlet Muda

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kembali digelar di tahun 2026. Turnamen yang rutin diselenggaran sejak tahun 2022 ini, diikuti oleh 518 atlet dari 25 klub mitra dan 3 klub undangan dan berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus, pada 9-14 Februari. Berbeda dari tahun sebelumnya, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kali ini memainkan tiga pertandingan besar. Yaitu nomor perorangan untuk U9 dan U11, beregu putra dan putri untuk U13, serta beregu campuran untuk kelompok U15. Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan perubahan sistem pertandingan ini ditujukan untuk mengasah mentalitas para atlet muda di laga beregu. Sehingga ketika para atlet turun bertanding di kejuaraan yang lebih besar nantinya, mereka sudah terbiasa dengan kompetisi beregu ini. “Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman,” kata Sigit. “Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi,” jelas Sigit lagi. Sigit menambahkan, ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum juga diselenggarakan sebagai wadah sharing pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala di masing-masing klub. Lewat turnamen ini, pelatih dan Pembina klub mitra bisa banyak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Ajang ini untuk silaturrahmi untuk seluruh klub mitra dan juga memantau sejauh mana perkembangan masing-masing atlet klub mitra. Apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari masing-masing klub, kita bisa saling sharing. Sehingga semua klub punya standar yang baik. Bukan hanya kepentingan klub mitra tapi demi perkembangan bulutangkis kedepannya,” ungkap Sigit. Lebih lanjut Sigit memaparkan antusiasme dari klub mitra dalam mengikuti kejuaraan ini. Tak hanya kompetisi antar atlet, para pelatih pun tampil all out dalam mempersiapkan dan mengarahkan timnya di lapangan. “Mereka sangat antusias di lapangan. Melihat animo saat di lapangan bermain beregu, situasinya, ketegangannya, pertandingannya pun tensinya semakin tinggi. Bukan hanya pada atletnya saja, tapi pelatihnya juga ingin menciptakan kompetisi yang bagus,” ujar Sigit. Selain pertandingan di lapangan, klub mitra yang hadir juga mengikuti sharing session dengan tim PB Djarum, serta mengikuti Djarum Foundation tour, yaitu berkeliling ke beberapa spot dan fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Audisi Umum PB Djarum 2025: 28 Peserta Melaju ke Tahap Terakhir Karantina

Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025

Setelah menjalani proses karantina sejak Sabtu (13/9), sebanyak 50 peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 diseleksi secara ketat untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke tahap karantina kedua. Hingga Sabtu (27/9), PB Djarum akhirnya mengumumkan hasil seleksi. Sebanyak 28 peserta dinyatakan lolos, sementara 22 peserta lainnya harus kembali ke klub asal masing-masing. Pelatih PB Djarum, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa penilaian selama tahap karantina pertama tidak hanya berdasarkan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup aspek non-teknis. “Hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ada tes fisik, latihan rutin, dan pengamatan keseharian di asrama. Kami menilai karakter, disiplin, serta kemampuan individu. Secara keseluruhan, para peserta menunjukkan performa yang cukup baik, meskipun ada sedikit gejolak. Tapi itu wajar, namanya juga anak-anak,” ujar Sigit. Ia juga menyebutkan bahwa selama masa karantina, para peserta tidak langsung digabungkan dengan atlet PB Djarum. Namun, ada sesi latihan bersama yang dilakukan secara terbatas. “Selama karantina, latihan dilakukan terpisah dari atlet PB Djarum. Tapi ada beberapa kesempatan di mana mereka berlatih bersama,” tambahnya. Proses seleksi menuju karantina kedua diakui cukup menantang karena kemampuan para peserta dinilai relatif seimbang, terutama dari segi teknik pukulan. “Keputusan siapa yang lanjut dan siapa yang harus pulang itu sangat sulit. Kemampuan mereka, terutama dari sisi teknik, cukup merata. Jadi, proses seleksi ini benar-benar menguras energi tim pelatih,” jelas Sigit. Memasuki tahap karantina kedua, seleksi akan semakin ketat dengan penambahan tes kesehatan serta evaluasi yang lebih mendalam. “Di tahap kedua nanti akan ada tambahan tes kesehatan. Jumlah peserta akan semakin mengerucut, persaingan makin ketat, dan penilaiannya pun jadi lebih kompleks,” ujarnya. Sigit berharap para peserta yang lolos ke tahap karantina kedua mampu memaksimalkan kesempatan ini dan menunjukkan potensi terbaik mereka. “Harapan kami, baik dari tim pelatih maupun PB Djarum, peserta yang masuk tahap karantina kedua bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Dengan begitu, kami bisa menilai mereka dengan lebih objektif dan menyeluruh,” tutup Sigit. Berikut 28 Peserta yang melaju ke tahap kedua Karantina: U11 Putra 647 Jisrel Elfiano Lumoindong, Kota Manado (PB Talenta) 663 Muh Rifky Harimurti Ramadhan, Kabupaten Kolaka (SBS Kolaka) 805 Tristan Geovanni Pardosi, Kabupaten Tangerang (PB Champion Gading Jaya) 853 Muhammad Lazar Abrizam Adhyasta, Kabupaten Blora (PB Apita Badminton Club) 888 Azka Adhitama, Kabupaten Bekasi (PB Bhinneka 2) 1725 Muhammad Marus Sulaiman, Kabupaten Pekalongan (Champion Klaten) KU 11 Putra 155 La Ode Muhammad Ahsan Kamil, Kota Sorong (PB Champion Kudus) 1322 Kendrick Danzell Otnayira, Kabupaten Sleman (Istimewa Badminton Club) 1412 Kadek Kevin Putra Adnyana, Kabupaten Buleleng (PB Menang Kalah Sehat Singaraja) 1459 Baron Baswara Putra Kota Yogyakarta (PB Griya Bugar Yogyakarta) 1502 Muhammad Ramdani Mubarok, Kabupaten Bandung (PB Victory Bandung) 1545 Fawwaz Sani Adhipramana, Kabupaten Ponorogo (PB Pms Solo) 1617 Muhammad Abidzar Alghifari, Kota Balikpapan (PB Terpadu Balikpapan) 1730 Muhammad Rafa Shirdi, Kota Balikpapan (Champion Klaten) KU 12 Putra 471 Aufar Ahmad Hamidzikri, Kota Cimahi (Jingga Badminton Academy) 607 Keith Ezequiel Lincoln Sumarauw, Kota Manado (PB Talenta) 1539 Kevin Maitimu, Kabupaten Sleman (PB Mataram Raya Sleman) 1551 Rafa Radithya Kusuma, Kota Samarinda (Jaya Raya Ragunan) U11 Putri 547 Anggi Yeputa. Kabupaten Klaten (PB Benggol Boyolali) 587 Afiqa Dewi Humaira, Kabupaten Bogor (PB Jimmy Hantu) 1472 Lungita Gelda Krisyuani, Kabupaten Gunung Kidul (PB Dewaruci Gunungkidul) 1586 Kesy Hanifa Ramadhani, Kota Bekasi (Champion Klaten) KU 11 Putri 494 Shallom Angelica Sari, Kabupaten Jepara (Champion Klaten) 825 Lubna Naffisah, Kabupaten Bogor (Kayp1 Champion Academy) 1374 Joylynn Jusuf, Kota Palu (PB Champion Klaten) 1563 Syarifah Adshila Nugroho, Kabupaten Sleman (Non Klub) KU 12 Putri 1333 Syauqia Aisya Inara, Kabupaten Bantul (Istimewa Badminton Club) 1340 Aqila Maiza Bazla, Kabupaten Banyumas (Kartika Purwokerto)

Rekrutmen Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Jaring 12 Atlet Muda

Rekrutmen Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Jaring 12 Atlet Muda

Setelah melewati rangkaian panjang seleksi dalam Audisi Umum PB Djarum 2022, 12 peserta akhirnya dipastikan mendapat Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung menjadi atlet binaan PB Djarum. Mereka terpilih dari 33 peserta yang tersisa dari penyaringan tahap pertama di karantina. Para peserta yang lolos berasal dari tujuh provinsi dan 12 kota yang berbeda. Pengumuman disampaikan oleh Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, disaksikan oleh Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin dan didampingi tim pencari bakat serta jajaran pelatih PB Djarum pada Selasa (15/11), pukul 13.00 WIB di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Sebelumnya, dalam masa karantina Audisi Umum PB Djarum 2022, seluruh peserta telah menjalani beberapa tes mulai dari penalaran, tes fisik dan kesehatan. Di minggu terakhir karantina, atlet belia ini juga melakukan psikotest untuk melihat kondisi sosio emosi mereka serta melakukan pemeriksaan EKG (elektrokardiografi) yang merupakan tes diagnostic umum untuk mengevaluasi fungsi jantung. “Perkembangan para peserta hingga tahap akhir sangat bagus. Kami dari tim pencari bakat terus memantau dan melihat performa mereka selama karantina. Rangkaian tes yang diberikan membantu kami melihat lebih dalam untuk mengerti kondisi para atlet secara menyeluruh. Dalam keseharian mereka juga terlihat happy dan bisa berbaur,” kata Sigit Budiarto. “Dari seluruh rangkaian tes itu, akhirnya kami memutuskan 12 nama yang terpilih untuk bergabung dengan PB Djarum. Harapannya mereka bisa benar-benar menunjukkan potensi yang dimiliki dan terus berkembang bersama PB Djarum untuk menjadi generasi penerus bulutangkis Indonesia di level dunia,” lanjut Sigit. Setelah pengumuman hari ini, 12 peserta yang terpilih akan kembali ke daerah masing-masing untuk mempersiapkan diri dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Mereka kemudian akan kembali lagi ke markas besar PB Djarum di Kudus pada 2 Januari 2023, untuk mulai berlatih. “Selamat untuk peserta yang berhasil lolos. Ini adalah sebuah proses bagi para atlet untuk menentukan arah ke depannya. Selama pulang nanti harus giat berlatih, jangan menurunkan standarnya. Untuk yang belum lolos, jangan berkecil hati. Teruslah giat berlatih. Kita bisa bertemu lagi di tahun depan atau beberapa tahun yang akan datang dalam Audisi Umum lagi,” jelas Sigit. Berikut adalah daftar nama peserta yang lolos Audisi Umum PB Djarum 2022: U-11 Putra: Bariza Ghiffari Al-Fattah – Klaten, Jawa Tengah (Bintang Klaten) U-11 Putri: Jordana Alexa Mongkareng – Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (PB Champion Kudus) Keiko Na’Chelle Sahe – Jakarta Barat, DKI Jakarta (Champion Dakota) Liyana Zahirah – Pekalongan, Jawa Tengah (PB Unggul Jaya) Alisha Artha Amara – Sukoharjo, Jawa Tengah (PB PMS Solo) Mikha Ribka Kasalang – Tulungagung, Jawa Timur (Wendra Badminton Academy Tulungagung) U-13 Putra: Rizky Caesar Ramadhan – Sidoarjo, Jawa Timur (PB Eka jaya Sidoarjo) Zhalem Julian Yullyana – Bandung, Jawa Barat (PB Pangkas) Muhammad Waldan Habibi – Binjai, Sumatera Utara (PB Rada Binjai) Deva Devandra Santosa – Malang, Jawa Timur (PMS) U-13 Putri: Alysa Mukti Salsabiela – Sleman, DI Yogyakarta (PB Jaya Raya Satria) Catherine Caroline Sumual – Minahasa Utara, Sulawesi Utara (PB Maesa)

Cari Juara Masa Depan Indonesia, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum

Cari Juara Masa Depan Indonesia, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum

PB Djarum kembali menggelar ajang pencarian atlet bulutangkis muda bertalenta melalui Audisi Umum PB Djarum 2022 untuk dua kelompok usia, yakni U-11 dan U-13. Program ini merupakan salah satu upaya klub memutar roda regenerasi atlet yang akan dibina sejak usia dini. Kali ini, proses seleksi dipusatkan di GOR Djarum, Jati, Kudus, selama empat hari, 19-22 Oktober 2022. Para atlet belia yang terpilih akan menjalani serangkaian pembinaan dan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menyampaikan dengan berfokus pada dua kategori ini, pihaknya berharap dapat membina para atlet sejak usia dini dan meneruskan semangat juara yang sudah terbentuk sejak lama. “Karena menempa talenta serta mental atlet setidaknya butuh waktu 10 tahun sampai mereka siap membela nama bangsa di panggung bulutangkis dunia,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Jumat (9/9). Dia menambahkan, selama masa pembinaan di markas PB Djarum di Kudus, para atlet usia dini akan diberikan kesempatan dan target membuktikan serta mengukur kemampuan. Hal ini dicapai dengan menerjunkan mereka ke berbagai turnamen lokal, regional, nasional dan internasional. “PB Djarum memiliki agenda rutin mengirimkan atlet-atlet usia dini memperkaya jam terbang mereka dengan bertanding di level nasional hingga internasional,” kata Yoppy. “Salah satu yang sering kami lakukan ialah mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan Eropa seperti Slovenia, Denmark dan juga Jerman agar mereka mengetahui kerasnya persaingan bulutangkis di level dunia,” papar Yoppy. Di sisi lain, Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan Audisi Umum tahun ini akan mencari bibit pebulutangkis berkarakter yang memiliki bakat dan teknik, ditopang dengan semangat juang serta mental yang kokoh. Berbagai elemen penilaian akan diterapkan demi menemukan bibit berkualitas sesuai kriteria yang ditentukan PB Djarum. “Untuk itu, elemen penilaian akan kami buat lebih ketat dari sebelumnya. Tahun ini kami menerapkan proses screening dua kali, yaitu main lima menit dan main 10 menit dengan tujuan agar bisa lebih mengetahui kualitas si atlet,” jelas Juara Dunia sektor Ganda Putra tahun 1997 tersebut. Setelah itu, lanjut Sigit, proses seleksi berlanjut ke tahap turnamen. Mereka yang menjadi finalis di babak turnamen akan lanjut ke fase karantina. Elemen penilaian pembeda lainnya ialah diperpanjangnya durasi karantina dari yang semula satu minggu menjadi tiga minggu. Selama rentan waktu tersebut, calon atlet PB Djarum akan dinilai melalui dua aspek, yakni fisik dan psikis, guna mengukur kemampuan emosional, motivasi/daya juang, serta tingkat kematangan atlet saat betanding. Buah dari tempaan fisik dan mental dalam proses pembinaan usia dini oleh PB Djarum sudah terlihat. Di sejumlah turnamen level junior, atlet-atlet PB Djarum mulai menunjukkan tajinya di atas lapangan. Terkini, mereka sukses mengantarkan Tim Jawa Tengah meraih titel juara umum pada Piala Presiden 2022, dengan memboyong sembilan gelar juara. Menariknya, di sektor Tunggal Pemula Putra U-15, terjadi all PB Djarum semifinal, yang diisi oleh para pemain jebolan Audisi Umum. Mereka adalah Yarits Al Kaaf Rengganingtyas, Radithya Bayu Wardhana, Nazwan Abdillah, dan Muh. Nasrulloh Al-Habsyi. Radithya yang merupakan jebolan Audisi Umum tahun 2018 keluar sebagai kampiun di nomor ini. Kesuksesan di Piala Presiden 2022 menambah koleksi gelar juara setelah pada beberapa waktu lalu ia juara di Sirnas B Sumatera Utara 2022. Tak hanya sektor putra, PB Djarum juga fokus mengembangkan para pemain di nomor putri. Salah satu natu nama yang prestasinya kian gemilang yaitu Jolin Angelia. Dara asal Medan berusia 14 tahun ini juga sukses menyabet gelar juara di Piala Presiden 2022 untuk nomor Ganda Pemula Putri U-15. Tak hanya di nomor ganda, Jolin juga piawai bermain di nomor tunggal. Sebagai pembuktian, ia sudah mengkoleksi tiga gelar juara, yakni Juara Liga PB Djarum U-11 dan U-13, serta Juara Sirnas B Sumatera Utara di kategori Tunggal Pemula Putri. Sigit menuturkan, Radithya dan Jolin merupakan satu dari sekian banyak nama atlet muda PB Djarum yang dibina sesuai dengan bakat dan tingkat ketertarikan si atlet. Skema pembinaan yang sama juga diterapkan oleh PB Djarum kepada pemain ganda putri unggulan Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sebelum berkilau di level senior, Fadia ‘kenyang’ dengan tempaan para pelatih PB Djarum di level junior. Bergabung di PB Djarum pada 2014, Fadia diasah dan diterjunkan ke berbagai turnamen regional, nasional bahkan internasional untuk mengasah kemampuan. “Selain bakat dan kemampuan yang benar-benar diasah, saya juga diberikan banyak kesempatan mengikuti berbagai turnamen selama di PB Djarum. Hal ini sangat berguna untuk pengembangan kemampuan dan juga jam terbang saya sebagai atlet. Saya berharap pembinaan seperti ini khususnya di usia dini terus berjalan,” ucapnya. Sebagai informasi, sesi pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2022 saat ini sudah dibuka. Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti seleksi dapat mendaftar secara daring melalui www.pbdjarum.org.