AVC Boys U18: Tekuk Filipina, Indonesia Posisi 9

Timnas Voli Putra U18 Indonesia

Timnas Indonesia berhasil menutup kejuaraan dengan hasil positif. Setelah gagal lolos ke perempat final akibat finis di posisi ketiga Pool A, Garuda Muda bangkit pada babak klasifikasi dengan membukukan tiga kemenangan beruntun atas Kyrgyzstan, Bahrain, dan Filipina. Pada laga penentuan peringkat kesembilan, Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 (23-25, 25-18, 25-15, 25-14). Hasil tersebut memastikan Merah Putih finis di peringkat kesembilan, sekaligus menutup turnamen dengan catatan yang cukup menjanjikan untuk pengembangan skuad muda ke depan. Sementara itu, Iran sukses menuntaskan misi yang tertunda dua tahun lalu. Sempat gagal menjadi juara setelah dikalahkan China pada final AVC Boys U-18 Championship 2024, Iran kini resmi menjadi raja baru Asia seusai menaklukkan unggulan Jepang dengan skor 3-1 (23-25, 25-22, 25-17, 25-22) pada partai final AVC Boys U-18 Championship 2026 di Haikou, China. Perebutan medali perunggu berlangsung tak kalah sengit. Chinese Taipei (Taiwan) sukses mengalahkan juara bertahan China dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 14-25, 25-21, 15-13) sehingga berhak mengamankan posisi ketiga. Peringkat Akhir AVC Boys U-18 Championship 2026 Iran Jepang Chinese Taipei China Pakistan Thailand Korea Selatan India Indonesia Filipina Hong Kong China Bahrain Kyrgyzstan Kazakhstan Arab Saudi Australia

PBVSI targetkan timnas U-18 Indonesia masuk empat besar Asia

Pelepasan Tim Nasional Bola Voli U18

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan tim nasional bola voli U-18 Indonesia masuk empat besar ajang AVC Boys U18 Volleyball Championships 2026. Waketum II PBVSI, Djoko Sardono menilai bahwa persiapan yang dilakukan skuad Garuda Muda sudah maksimal dan mampu bersaing meraih hasil terbaik di ajang antar negara se-Asia ini. “Kami memberikan target untuk Timnas voli putra Indonesia pada AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 untuk bisa tembus empat besar. Raihan yang diraih tim voli putra senior di AVC Cup 2026 diharapkan bisa menjadi pelecut untuk tim junior U-18 meraih hasil maksimal di ajang akbar voli antarnegara Asia,” kata Djoko dalam keterangan resmi, Kamis. Pelatih timnas U-18 Indonesia Odyk Hermanto saat ini juga sudah mempunyai kerangka tim yang telah terbentuk semenjak Kejurnas PBVSI 2026 lalu. Pelatih yang juga sempat menukangi PBV Atlas Semarang tersebut percaya diri bahwa dengan komposisi pemain saat ini yang tidak mengalami perubahan yang cukup banyak ini mampu berbicara banyak di panggung Asia. “Pada awalnya kami dipersiapkan untuk menghadapi babak kualifikasi AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 di Malaysia. Di tengah jalan terjadi perubahan sehingga kami akhirnya mengubah strategi hingga akhirnya memastikan komposisi yang akan dibawa sesuai dengan kebutuhan kami,” kata Odyk. “Tidak banyak perubahan yang kami lakukan karena mayoritas pemain yang ada sudah mengenal karakter satu sama lain,” imbuhnya. Kapten Timnas voli putra Indonesia, Muhammad Rizky Maulana tertantang dengan target yang diberikan PBVSI. “Saya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk timnas voli putra Indonesia. Persiapan kami sudah cukup baik sehingga berharap bisa bersaing dengan negara-negara seperti China, Taiwan, dan Hong Kong,” ujar Rizky. Timnas voli putra Indonesia akan berangkat ke Haikou, China pada Jumat (10/7) dini hari WIB. Rencananya pada ajang tersebut skuad Garuda Muda tergabung di Pool A bersama Taiwan, Hong Kong, dan China.

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke perempat final

Timnas voli putri U18 Indonesia

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke babak perempat final Asian Women’s Volleyball Championship (AVC U18) setelah mengalahkan Filipina pada pertandingan terakhir Grup C di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat waktu setempat. Dikutip dari rilis yang diterima ANTARA, Jumat, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-22, 25-13, 28-26). Kemenangan ini membuat Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup C AVC Women U18 2026 di belakang Jepang yang menempati posisi pertama. Selanjutnya pada babak perempat final AVC Women u18, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand yang berhasil menjadi pemuncak klasemen akhir Grup A. Filipina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya mengalahkan Indonesia 3-2 dalam perebutan peringkat ketiga Princess Cup 2026 di Thailand. Namun kali ini Indonesia mampu membalikkan keadaan dengan penampilan yang jauh lebih efektif. Indonesia membuka pertandingan dengan kemenangan 25-22 pada set pertama. Dominasi semakin terlihat di set kedua ketika tim Merah Putih hanya memberi kesempatan Filipina meraih 13 poin. Set ketiga berlangsung lebih ketat, tetapi Indonesia tetap mampu menjaga fokus hingga mengunci kemenangan 28-26 sekaligus menyegel tiket ke delapan besar. Perjalanan Indonesia di fase grup diawali dengan kekalahan 0-3 dari Jepang. Walau belum mampu mencuri kemenangan, Indonesia sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada set kedua yang berlangsung hingga deuce. Kebangkitan kemudian ditunjukkan pada laga berikutnya saat Indonesia menaklukkan Iran tanpa kehilangan satu set pun. Kemenangan 3-0 dengan skor 25-15, 25-17, dan 25-22 menjaga asa lolos sebelum akhirnya dipastikan lewat kemenangan atas Filipina.

Indonesia Ukir Sejarah Juara di AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Timnas voli putra Indonesia

Sejarah baru berhasil ditorehkan Timnas voli putra Indonesia untuk kali pertama menjadi juara pada kejuaraan AVC Men’s Volleyball Cup 2026. Di babak final, Indonesia melumat Korea Selatan dengan skor telak 3-0 (32-34, 16-25, 23-25) di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, pada Minggu, (28/6) malam. Indonesia tampil luar biasa pada laga puncak melawan Korsel. Korea Selatan sempat unggul cepat 1-6 di set pertama dan memperlebar jarak hingga 12-15 serta 15-19. Namun, Indonesia menunjukkan mental baja. Saat tertinggal di poin kritis 22-24, Farhan Halim dan kawan-kawan berhasil memaksakan deuce menjadi 24-24. Kejar-kejaran angka yang luar biasa menegangkan terus terjadi hingga akhirnya sebuah service ace dari Boy Arnez Arabi menutup set pertama dengan skor fantastis 34-32. Berbekal modal kemenangan set pertama, performa Indonesia semakin menawan. Mengandalkan umpan-umpan matang dari setter Alfin Daniel Pratama, kombinasi serangan dari opposite muda Rama Fazza Fauzan serta outside hitter Farhan Halim tak mampu dibendung. Indonesia memimpin nyaman 15-12 hingga menutup set kedua dengan margin lebar 25-16. Korea Selatan mencoba bangkit dan bermain lebih agresif demi memperpanjang napas. Kejar-mengejar angka kembali ketat di posisi 10-10, 15-15, hingga 20-20. Di momen krusial, ketenangan barisan middle blocker yang dikawal Hendra Kurniawan berhasil mengunci keunggulan Indonesia menjadi 23-20 sebelum akhirnya mengunci set ketiga sekaligus memastikan gelar juara dengan skor 25-23. Keberhasilan ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar tim voli putra Indonesia di level Asia. Sebelum turnamen ini, prestasi terbaik Indonesia di ajang tersebut belum pernah menembus partai final. Pada edisi 2023 dan 2025, Indonesia hanya mampu finis di peringkat keenam, sedangkan pada 2024 harus puas berada di posisi ke-11. “Perasaannya luar biasa. Ini adalah sejarah bagi Indonesia. Pertama kali dalam sejarah kami memenangkan turnamen ini. Terima kasih banyak kepada para pemain, karena tanpa para pemain, kami tidak akan bisa melakukan ini,” kata pelatih timnas voli putra Indonesia, Alfonso Gonzales Toiran, usai laga.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Akademi Bola Voli Yuso Semarang, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Akademi Bola Voli Yuso Semarang

Ekosistem bola voli di Jawa Tengah semakin bergairah dengan diresmikannya Akademi Bola Voli Yuso Semarang di GOR Vopas, Kamis, 23 April 2026. Kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis untuk menjaring talenta muda berbakat guna menghadapi ketatnya persaingan atlet profesional di tingkat nasional. Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Yuso Jogjakarta dan Vopas Semarang. Langkah ekspansi ke Ibu Kota Jawa Tengah ini dipandang sebagai upaya jemput bola dalam proses regenerasi atlet. Ketua Umum Yuso Jogjakarta, Wijihastuti, mengungkapkan, pembukaan cabang akademi di Semarang bertujuan untuk memperkuat fondasi pembinaan di daerah. Menurutnya, persaingan di dunia voli saat ini menuntut pola pembinaan yang lebih terstruktur dan masif. “Target ke depannya kita bisa ciptakan atlet-atlet pembinaan yang dipersiapkan untuk jenjang U-15 hingga U-19 dan seterusnya. Kami berharap Akademi Yuso Semarang bisa menyumbang atlet voli profesional dari Jawa Tengah,” ujarnya. Selain pembinaan teknis, Yuso juga menawarkan jalur prestasi bagi para atlet berbakat. Wijihastuti menjelaskan, atlet kelahiran 2009 hingga 2011 yang menunjukkan performa impresif di Akademi Yuso Semarang memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta. Lebih jauh, keberadaan akademi di daerah-daerah merupakan kunci utama bagi Yuso untuk tetap kompetitif di kasta tertinggi kompetisi voli nasional. “Saat ini banyak atlet Yuso yang berlaga di Livoli Divisi Utama, peresmian Akademi Yuso Semarang adalah salah satu langkah untuk mempertahankan posisi itu,” ujarnya. “Mempertahankan prestasi di tengah persaingan ketat tidaklah gampang. Maka kita kombinasikan pembinaan di daerah untuk mengumpulkan talenta terbaik,” katanya. Senada dengan hal tersebut, pemilik home base Akademi Yuso Semarang sekaligus pengurus PBVSI, AM Winarno Subowo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran akademi dengan reputasi besar seperti Yuso akan memacu lahirnya bintang baru dari Semarang. “Kami sangat mengapresiasi dibukanya akademi ini di GOR Vopas. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan atlet profesional dari Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, agar nantinya bisa berlaga di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

48 Klub Ramaikan Kejurprov Voli Jateng U-18 di GOR Satria Purwokerto

Kejurprov Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18

Sebanyak 48 klub bola voli putra dan putri dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18 yang akan digelar di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 9–12 April 2026. Turnamen berdurasi empat hari tersebut memperebutkan Piala PBVSI Banyumas dan diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Jawa Tengah bersama PBVSI Banyumas. Pembukaan kejuaraan dijadwalkan berlangsung Kamis (9/4/2026), bertepatan dengan pertandingan perdana. Panitia menyatakan seluruh persiapan teknis telah dirampungkan guna memastikan pelaksanaan turnamen berjalan lancar dan kompetitif. Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, Kejurprov ini juga terbuka untuk publik. Panitia menetapkan harga tiket masuk bagi pelajar dan mahasiswa sebesar Rp5.000, sedangkan untuk penonton umum Rp10.000. Pada kategori putri, kompetisi akan diikuti 23 klub dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Klub-klub tersebut terdiri dari Tunas Magelang (Kota Magelang), Vita Solo, Tamtama Kroya (Cilacap), Avoba Banyumas, Patriot Purworejo, Kazana Banyumas, Prayoga Wonogiri, Revolusi Karanganyar, Bhayangkara Muda Grobogan, Bekade Taman Sanggra Banyumas, Bintang Selatan Sukoharjo, Izaura Kebumen, Gavo Salatiga, M2B Sido Gumelar BNA, Mitra Kencana Semarang, Porvit Kudus, Perdana Wonosobo, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, Kyai Mojo Sragen, Mafaza Brebes, serta Kabupaten Pati. Sementara itu, kategori putra diikuti 25 klub. Daftar peserta meliputi Avotax Karanganyar, Vita Solo, Mandubest Brebes, Patriot Purworejo, Kabisturon Banyumas, Lavici Banyumas, Bhayangkara Muda Grobogan, Bintang Selatan Sukoharjo, Viar Sragen, Baruna Banjarnegara, Abimanyu Boyolali, Atlas Semarang, BVB Purwokerto Banyumas, Bhayangkara MJB Kebumen, Porvit Kudus, Bina Taruna Klaten, Pijar Salatiga, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, CSA Kota Pekalongan, Pradikta Wonogiri, Tunas Bintang Jepara, Kabupaten Pati, serta Padepokan Rembang. Ketua Harian PBVSI Banyumas, Agus Supriyanto, menegaskan Kejurprov U-18 ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk seleksi atlet muda. “Kejuaraan ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet usia muda sekaligus memperkuat pembinaan berjenjang di daerah,” kata Agus. Panitia menargetkan turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama Jawa Tengah lebih diperhitungkan dalam peta bola voli Indonesia. Adapun batas akhir pendaftaran klub ditetapkan pada 2 April 2026. Informasi lebih lanjut terkait teknis pertandingan dan pelaksanaan turnamen dapat diperoleh melalui Sekretariat PBVSI Banyumas.

Pecah Rekor! Kejurprov Voli U18 Jatim Diikuti Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

Kejurprov Voli U18 Jatim

Kabupaten Tulungagung kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Jawa Timur. Sebanyak 67 klub bola voli dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Rinciannya, 36 klub putra dan 31 klub putri. Jumlah klub ini menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan Kejurprov Bola Voli di Jawa Timur. Ajang bergengsi tersebut hingga kini sedang digelar, dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada Senin, 26 Januari 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di dua venue yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangan yang diterima awak media pada Kamis, 22 Januari 2026 menjelaskan pembukaan agenda ini diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Kabupaten Tulungagung, serta PBVSI Kabupaten Tulungagung yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Kejurprov kali ini memiliki nilai historis yang sangat penting. Selain karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, ajang ini juga menunjukkan perkembangan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur. “Rekor jumlah peserta ini tidak hanya mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam menyelenggarakan turnamen pembinaan secara berjenjang,” jelas Kombes Abast. Menurutnya, tingginya partisipasi klub dari berbagai kabupaten dan kota menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan besar kepada Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Lebih lanjut, Kombes Abast menjelaskan bahwa Kejurprov U18 ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet usia muda di daerah. Dari kompetisi inilah, bibit-bibit unggul bola voli Jawa Timur dapat terpantau sejak dini. “Ke depan diharapkan atlet bola voli di Jawa Timur mampu menjadi tulang punggung prestasi bola voli di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung juga turut hadir dalam agenda pembukaan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, pengurus PBVSI provinsi dan kabupaten, para wasit, panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta kejuaraan. Agenda Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Tahun 2026 yang didukung penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur.

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 Dibuka Menpora

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 jadi ajang menaikkan ranking dan prestasi olahraga voli Indonesia di pentas dunia. Hal itu disampaikan Menpora Dito usai membuka kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 sekaligus menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam bersama Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (7/8) malam. “Ajang ini untuk menaikkan prestasi timnas voli kita baik putra dan putri di ranking dunia. Jadi dengan adanya kejuaraan ini adalah langkah awal bagaimana kita bisa membangkitkan olahraga voli kita di mata dunia,” kata Menpora Dito. Menpora Dito juga menyampaikan bahwa olahraga voli adalah salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan adanya ajang ini menurut Menpora Dito sebagai salah satu langkah untuk menaikkan animo olahraga voli di masyarakat. “Kita tahu voli sebagai salah satu cabor olahraga nomor tiga yang banyak digemari masyarakat. Jadi kejuaraan ini adalah salah satu langkah kita untuk menaikan animo olahraga voli yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia,” tambah Menpora Dito. Terkait Timnas U21 Indonesia yang bermain di ajang ini menurut Menpora Dito sebagian besar pemain-pemainya yang akan disiapkan untuk ke jenjang senior. “Timnas U21 yang bermain di ajang ini memang kita siapkan untuk ke jenjang berikutnya menjadi timnas senior yang lebih baik lagi.Insyallah ke depan pembinaan olahraga voli baik dari infrastrukturnya sampai kejuaraanya akan kita dukung,” pungkas Menpora Dito. Kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 yang digelar dari tanggal 7 hingga 17 Agustus ini diikuti 24 negara, antara lain Indonesia, Tiongkok, Italia, Brazil, Argentina, Serbia, Puerto Rico, Kanada, Vietnam, Kroasia, Korea Selatan, Republik Dominika, Meksiko, Amerika Serikat, Ceko, Aljazair, Polandia, Mesir, Turki, Bulgaria, Chili, Thailand, Tunisia, dan Jepang. Pertandingan ini telah terbagi menjadi 4 kelompok untuk babak penyisihan. Timnas Indonesia berada di Pool A bersama Kanada, Argentina, Serbia, Puerto Rico, dan Vietnam.

Bumi Mataram Volley Ball Academy Gelar Kejuaraan Voli Antarklub U12

Tim voli Bumi Mataram Volley Ball Academy

Bumi Mataram Volley Ball Academy klub voli di Yogyakarta, menggelar kejuaraan voli antar klub U12, kelahiran maksimal 2013. Kejuaraan usia dini putri Piala Kemerdekaan Bumi Mataram ini akan digelar di GOR Cangkring Wates, Kulonprogo pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kejuaraan usia dini tersebut merupakan komitmen dari Bumi Mataram volley ball Academy dalam. melakukan pembinaan usia muda di olahrara bola voli. Bumi Mataram volley ball Academy sendiri merupakan akademi voli yang mendidik atlet-atlet muda bertalenta agar bisa membangun karier di cabang olahraga tersebut. “Kejuaraan ini menjadi komitmen kami untuk terus melakukan pembinaan pemain usia muda. Banyak atlet muda bertalenta dan potensial yang sudah saatnya mengasah kemampuan dengan mengikuti kejuaraan,” kata R. M. Aries Nandarika, Dewan Pembina Bumi Mataram volley ball academy “Dengan fokus pada pembinaan, kami menggelar kejuaraan untuk anak-anak berusia 12 tahun Ajang ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pemain usia dini untuk mengembangkan keterampilan teknis, taktis, dan fisik mereka dalam olahraga bola voli,” ujar mbah Aries, sapaannya. Kejuaraan ini sangat penting bag atlet muda karena bisa menjadi sarana untuk membangun karakter, sportivitas, serta kerja sama tim. Dari berbagai klub dan akademi bola voli akan bersaing dalam suasana yang sehat dan kompetitif. Ini bisa memotivasi mereka untuk berprestasi lebih baik di masa depan. Kejuaraan itu sendiri digelar khusus untuk putri yang diikuti 12 klub, Barata Muda DKI, Matador DKI, Puput Mojokerto, Bandung Tectona, Kharisma Premium, Puspa Indah, Mitra Kencana Semarang, Dispora Kendal, Govita Semarang, Vita Solo, Yuso kota dan BMVC yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka diundang secara resmi untuk mengikuti kejuaraan. “Kami membatasi peserta dengan mengundang 12 klub dari berbagai daerah. Kejuaraan ini khusus putri karena kami berharap munculnya atlet-atlet putri yang pada akhirnya mereka bisa berkembang dan berkiprah di liga voli, termasuk menjadi pemain nasional,” ucap mbah Aries. “Persoalannya tidak mudah mencari atlet putri. Bila mengikuti kejuaraan ini, mereka juga termotivasi untuk berkarier di voli,” katanya lagi. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Eko Adisidharta menuturkan bila kejuaraan berlangsung selama satu hari penuh. Ini bisa dilaksanakan karena GOR yang menjadi tempat penyelenggaraan memiliki dua lapangan indoor. “Lapangan yang tersedia juga sangat representatif untuk sebuah kejuaraan. Persaingan di kejuaraan ini bakal ketat. Atlet usia 12 selalu termotivasi untuk bermain sebaik mungkin saat bertanding,” kata Eko. Menurut Eko tim juara akan mendapat hadiah uang sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan peringkat dua menerima hadiah uang pembinaan Rp2 juta dan juara tiga dan empat masing-masing mendapat hadiah Rp500 ribu. Selain itu ada penghargaan untuk pemain terbaik, libero terbaik, dan setter terbaik. Bumi Mataram Volley ball academy sendiri merupakan sebuah organisasi berbadan hukum yang berfokus pada pengembangan dan promosi olahraga bola voli di Indonesia, khususnya untuk anak usia dini. Sumber: VOI

PBVSI Panggil 25 Pemain Untuk Kejuaraan Dunia Voli U21 2025

PP PBVSI

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 25 pemain voli putri. Mereka bakal menjalani pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di Surabaya, Agustus mendatang. Pelatnas 2025 Women’s U21 World Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 rencananya dimulai pada 7 April di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Citaringgul, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Bagi pemain yang masih mengikuti kompetisi Proliga 2025, diberi waktu berkumpul hingga Proliga usai,” kata Sekjen PP PBVSI Heyzer Harsono dalam rilis PBVSI, Jumat (21/3/2025). Dari 25 pemain yang dipanggil PBVSI di antaranya adalah Junaida Santi, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Waode Ardiana. Daftar lengkap pemain yang dipanggil PBVSI: 1. Zahwa Aliah Jasmien – Jawa Barat 2. Indah Guretno Dwi Margiani – Jawa Timur 3. Chelsa Berliana Nurtomo – DKI Jakarta 4. Nasywa Deslianti Wardatul – Jawa Barat 5. Junaida Santi – DKI Jakarta 6. Azzahra Dwi Febyane – Jawa Barat 7. Alya Regifa Fahira – Jawa Barat 8. Aieng Nur Cahaya – Jawa Timur 9. Alifa ZahwaArifin – DI Yogyakarta 10. Yasmine Azizah Ramadhani – Jawa Barat 11. Khansa Naila Nurnakeisha – Jawa Tengah 12. Maradanti Namira Tegariani – DI Yogyakarta 13. Geofanny Eka Cahyaningtyas – Jawa Timur 14. Viviola Agustina – Jawa Tengah 15. Pascalina Mahuze – Jawa Barat 16. Syelomitha Afri laviza Wongkar – Jawa Barat 17. Lintang Yulia Prasasti – Jawa Tengah 18. Fiola Marsya Azzahra – Jawa Tengah 19. Waode Ardiana – Jawa Barat 20. Afra Hasna Nurhaliza – Jawa Barat 2l. Adensa Laurel Saputra – DKI Jakarta 22. Naysilla Wiedv Kirana – Jawa Barat 23. Mayhasta Bethari Siswanto – Jawa Timur 24. Calista Maya Ersandita – Jawa Barat 25. Syakirah Athania Putri – Jawa Timur

Jadi Atlet Termuda Di Skuad Kejuaraan Dunia Voli U21, Pemain Ini Curi Perhatian

Dawuda Alaihimas Sallam

PBVSI memanggil 15 atlet putra Indonesia untuk membela Timnas Voli Indonesia U21. Timnas Voli Indonesia U21 bergabung dalam pelatnas demi persiapan Kejuaraan Dunia Voli U21. Pelatnas voli putra U21 akan digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor mulai 16 Maret 2025 mendatang. Tim ini pun akan dipimpin oleh pelatih asal China, Li Qiujiang dan dibantu Anwar Sadat, Nur Widayanto, serta Dodi Ardiansyah. Menariknya, dari 15 nama tersebut ada nama calon pemain Liga Voli Korea, Dawuda Alaihimas Sallam. Dawuda menjadi atlet termuda dari 10 atlet Indonesia yang mendaftarkan diri dalam draft kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026. Dawuda pun akan menantikan daftar final yang akan rilis pada akhir Maret 2025 nanti. Meski tengah menantikan nasibnya, masuknya skuad ke Kejuaraan Dunia U21 ini menjadi keuntungan bagi Dawuda untuk menyusul seniornya, Megawati Hangestri yang sudah dua musim bermain di Liga Voli Korea. Dawuda menjadi perhatian agen dari Megawati Hangestri, Naegawassup yang mengunggulkannya dari para pemain Indonesia lainnya. “Dawuda adalah pemain yang sangat muda, dia lahir 2005 tapi tinggi badannya 197 cm,” kata Wassupman dalam kanal YouTube pribadinya. Dawuda memiliki tinggi badan yang mumpuni ini menjadi keuntungan baginya di Liga Voli Korea. “Jika kemampuannya ditingkatkan, maka dia akan menjadi pemain kunci Timnas Voli Indonesia dalam 3-4 tahun ke depan,” kata Naegawassup. Biodata Dawuda Alaihimassalam Nama lengkap: Dawuda Alaihissalam Tanggal lahir: 16 Juni 2005 Tinggi badan: 197 cm Posisi: Opposite Spike: 347 cm Block: 337 cm Riwayat klub: 2022/2024 Jakarta LavAni Allo Bank Electric 2023/2024 Jakarta Garuda Jaya

PBVSI Panggil 15 Pemain Persiapan Kejuaraan Dunia Voli U-21

Pebola voli putra Indonesia

Sebanyak 15 pebola voli putra dari berbagai daerah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mempersiapkan mereka menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U-21. Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Tiongkok pada Agustus mendatang. Pelatnas ini akan berlangsung mulai 16 Maret 2025 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. “Sebagian besar pemain yang tahun lalu tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya. Namun, ada yang baru juga,” kata Wakil Kabid Binpres PP PBVSI, Loudry Maspaitella, Kamis (13/3/2025). “Pemain yang dipanggil ini merupakan pemain yang bermain di Proliga bersama Jakarta Garuda Jaya,” katanya. Tim pelatih akan dipimpin Li Qiujiang dari Tiongkok yang menjadi pelatih kepala. Sementara, Anwar Sadat, Nur Widayanto, dan Dodi Ardiansyah menjadi asisten pelatih. Daftar pemain yang dipanggil: 1. Imam Ahmad Faisal (DI Yogyakarta) 2. Muhammad Haikal Hidayatullah (Jawa Tengah) 3. Darda Mulya Muhammad (Jakarta) 4. Ferza Mulya Prasteyo (DI Yogyakarta) 5. Zaki Hasan Maulana (Jawa Barat) 6. Rohwan Eka Saputra (Jakarta) 7. Pajar Pamungkas (Jawa Barat) 8. Farchan Vachrezy (Jawa Timur) 9. Bagas Wijanarko (Jawa Timur) 10. Fauzan Nibras (Jawa Barat) 11. Dawuda Alaihimassalam (Jakarta) 12. Agustino (Jawa Timur) 13. Raihan Rizky Attorif (Jawa Barat) 14. Muhammad Reyhan (Jawa Barat) 15. Hilarius Galang Bryantama (Jakarta)

Kejurprov Bola Voli U-15 Jatim di Sidoarjo, Cari Bibit Atlet Terbaik

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur, digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/1/2025). 34 klub putra dan 36 klub putri akan bertanding memperebutkan juara hingga puncaknya 17 Januari mendatang. Ketua Harian PBVSI Jatim Kombes. Pol. Dirmanto menjelaskan, tujuan utama dari Kejurprov ini tidak hanya untuk menciptakan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat menjadi harapan masa depan olahraga bola voli Indonesia. “Melalui Kejurprov kali ini, kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dilatih dan dikembangkan lebih lanjut untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. PBVSI Jatim memiliki visi untuk memajukan olahraga bola voli, dan turnamen ini adalah salah satu langkah konkretnya,” jelasnya. Turnamen ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga bola voli di Jawa Timur. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarklub serta membangun semangat sportivitas di kalangan atlet muda. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa PBVSI Jatim terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda. Ia menekankan bahwa atlet-atlet terbaik dari Kejurprov ini akan disiapkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta ajang internasional lainnya. “Kami berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Timur. Melalui pelatihan yang terarah dan dukungan yang maksimal, para atlet ini diharapkan dapat mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Sumber: jatimnow.com

PBVSI Targetkan Pembinaan Pemain dan Regenerasi Timnas Pada 2025

Konferensi Pers Jelang Proliga 2025 Di Jakarta, Selasa (17/12/2024)

Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo menargetkan pembinaan pemain dan regenerasi tim nasional Indonesia pada 2025, mulai untuk Livoli Divisi 1, Divisi utama, sampai kompetisi U-16, U-17, U-19 dan U-20. “Kami harapkan Proliga tahun 2025 nanti akan menghasilkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa bergabung di timnas yang akan berlaga di event-event internasional,” ujar Imam dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Imam lalu berharap Proliga 2025 menghasilkan atlet-atlet muda berkualitas, apalagi saat ini PBVSI mempunyai klub pembinaan pemain muda di Proliga, yakni Jakarta Garuda Jaya dan Yogyakarta Falcons. “Kemudian yang kedua untuk Proliga tahun 2025 ini juga menjadi ajang training camp khususnya untuk Garuda Jaya, yang akan bermain di AVC Challenge Under 21 di China yang akan dilaksanakan Agustus tahun 2025,” imbuh Imam. Pada 2025, PBVSI telah mempersiapkan timnas putra dan putri U-21 untuk bersaing dalam Piala Dunia U-21 tahun itu atau Volleyball Youth Championships 2025. Nantinya mayoritas pemain timnas Indonesia U-21 dihuni pemain-pemain Jakarta Garuda Jaya di sektor putra, dan Yogya Falcons di sektor putri. Volleyball Youth Mens Championships U-21 2025 dijadwalkan berlangsung di Jiangmen, China, mulai 18 hingga 31 Agustus 2025, sedangkan Volleyball Youth Womens Championships U-21 2025 diadakan di Surabaya, Jawa Timur mulai 7 hingga 17 Agustus tahun depan. Sumber: ANTARA

Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi resmi dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat untuk masa bakti 2019 – 2023. Proses pelantikan berlangsung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020) dan dilaksanakan secara virtual oleh Imam Soedjarwo selaku ketua PBVSI. Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa ia dan seluruh pengurus lain sudah siap untuk melahirkan calon-calon atlet voli berprestasi dari Jawa Barat. “Visi dan misi saya ingin mencari prestasi yang terbaik di Jabar. Membina yang baik ini kita tingkatkan dengan mencari atlet yang banyak, semoga prestasinya semakin baik,” ucap Rudy seperti dilansir dari DetikNews. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Rudy menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan beberapa rencana, salah satunya yaitu menyelenggarakan beberapa kompetisi guna mematangkan bakat para atlet. “Jadi itu kompetisi anak-anak SMA kita buat. Sekarang ini masa pandemi, rencananya sudah disiapkan, cuman dalam situasi seperti ini kita mungkin belum bisa melaksanakan yang seperti itu karena akan memancing berkumpulnya orang,” tuturnya. Selain itu, pihaknya membuka peluang bagi siapapun terutama anak-anak muda yang siap untuk menjadi atlet bola voli. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita door to door kan sudah keliatan, nanti biar saya tugaskan para Kapolres mencari bibit di wilayahnya masing-masing, kita bawa ke sini atau kita lihat di sana nanti,” ujar Rudy.

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Buleleng untuk masa bakti 2020-2024 telah resmi dilantik pada Minggu (13/9) pagi di Hotel Banyualit, Lovina. Pada pelantikan tersebut, turut diresmikan pula Akademi Bola Voli Buleleng (ABVB) yang merupakan salah satu program yang digadang-gadangkan. Program tersebut awalnya dicetuskan pada saat PBVSI Buleleng menggelar Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) di Aula Perumda Tirta Hita Buleleng pada bulan Agustus lalu. Program ini dilandasi oleh keinginan untuk mengoptimalkan pembinaan voli khususnya di wilayah Bali Utara. ABVB nantinya akan mewadahi pembinaan sekaligus mencetak atlet bola voli yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali, I Nyoman Sukanada berharap jika kepengurusan pengkab PBVSI Buleleng yang baru saja dilantik dapat meningkatkan prestasi untuk olahraga voli di kawasan Buleleng. “Buleleng belum pernah menduduki prestasi yang memuaskan di olahraga voli. Pengelolaan management yang harus diperbaiki. Mudah-mudahan pengurus baru bisa meningkatkan prestasi Buleleng dengan 80 klubnya agar di-manage dengan baik tanpa pilih kasih,” tegas Sukanada seperti dilansir dari Nusabali.com. Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum KONI Buleleng, I Nyoman Artha Widnyana. Diharapkan ABVB ini akan memberikan harapan baru bagi olahraga voli Buleleng. “Olahraga prestasi itu parameternya jelas yakni medali. Akademi ini memberikan harapan baru kita semua apalagi binpresnya melibatkan dosen FOK Undiksha yang memang kompeten,” kata dia. Sementara itu, Ketua Umum Pengkab PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa mengaku sudah memiliki rencana dan tahap-tahap apa saja yang akan ia dan pengurus lain lakukan pada awal masa jabatan. Diantaranya yaitu mulai melakukan pemetaan dan pendataan. Seperti yang diketahui, Buleleng memiliki demografi wilayah terluas di provinsi Bali sehingga menurut Mangku Mertayasa, hal tersebut merupakan bonus yang seharusnya bisa dijadikan modal utama melakukan pembinaan, pembibitan dan peningkatan kualitas atlet voli. Bak gayung bersambut, sejak ABVB membuka pendaftaran online 3 minggu lalu, sekitar 401 orang sudah mendaftar. “Setelah terpilih kami di pengurus adakan Rakertas untuk mengevaluasi manajemen sebelumnya dan mencarikan jawaban solusi sehingga muncul Akademi Bola Voli Buleleng ini. Ternyata setelah kami buka pendaftaran online 3 pekan pelamarnya sudah mencapai 401 orang, animo masyarakat sangat tinggi,” ujar Mangku Mertayasa. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa dari usia 13-20 tahun akan dibina di 4 titik pembinaan di Buleleng secara gratis. Mereka nantinya akan diklasifikasikan ke dalam kategori pemula, remaja, junior dan senior. Dijelaskan secara teknis oleh Direktur ABVB, Dr Syarif Hidayat, konsep yang diterapkan adalah pembinaan usia dini yang mengarah pada program jangka panjang. Hasil pembinaan atletnya di ABVB diharapkan dapat tembus sebagai atlet nasional. Selain fokus pada ABVB, Pengkap PBVSI Buleleng juga membidik untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan event nasional Proliga pada tahun 2023. Selain itu, beberapa event kejuaraan telah disiapkan dalam kalender program kerja. Mulai dari kejuaraan antar kampung, kejuaran tingkat kecamatan, kabupaten dan juga regional Bali.

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Gelaran turnamen Liga Bola Voli Belitung (Livobel) Junior U-21 resmi berakhir, Sabtu (22/8). Lebih dari puluhan klub voli putra dan putri Belitung telah menunjukkan performa maksimal untuk jadi yang terbaik. Dalam laga final yang berlangsung di GOR Tanjungpandan, PBV Villa menjadi juara kategori pria setelah menang atas Vorada. Sementara untuk kategori wanita, PBV AKA sukses meraih gelar juara usai menaklukkan IBUL. Pada kesempatan itu pula turut hadir Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menyaksikan pertandingan serta didampingi oleh Ketua Umum Pengkab PBVSI Belitung Vina Cristyn Ferani. “Saya ucapkan selamat kepada para juara. Kami berharap seluruh tim tetap serius berlatih, tetap binalah atlet ini untuk tujuan prestasi dan PBVSI akan terus mendukung mereka ke ajang yang lebih tinggi lagi,” ujar Vina dikutip dari Posbelitung.co. Ia menambahkan selama jalannya turnamen, PBVSI Belitung telah menjaring 60 atlet muda berbakat, dengan rincian masing-masing 30 putra dan 30 putri. Mereka akan dipanggil dalam rangka pembinaan persiapan event di tingkat provinsi. “Jadi Pengkab PBVSI Belitung sudah punya data atlet putra maupun putri. Termasuk buat persiapan Porprov Babel 2022 mendatang,” ucap Vina. Kedepannya, Vina berharap para atlet untuk tetap semangat berlatih dan optimis. Selain itu, ia pun berharap jika pada kesempatan selanjutnya akan ada turnamen voli untuk level senior. “Ke depan akan adakan turnamen untuk senior tapi masih menunggu sponsor dan meminta dukungan KONI kepada PBVSI,” ungkap Vina. Selanjutnya, Vina mewakili panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya ajang Livobel ini. Kemudian mohon maaf kepada peserta dan masyarakat pecinta bola voli bila selama pelaksanaan terdapat kekurangan. “Ke depannya kami akan perbaiki dan mempersiapakan event secara matang,” ujarnya. Ucapan apresiasi turut disampaikan oleh Wakil Bupati kepada penyelenggara turnamen Livobel Junior U-21 atas inovasi yang dilakukan. Lebih lanjut, Wakil Bupati juga berpesan bagi para atlet yang ingin berprestasi agar dilakukan sepenuh hati dan memaksimalkan program yang diadakan oleh pemprov. “Saya apresiasi inovasi dari PBVSI yang baru ini. Saya ingatkan pekan depan ada launching program SIMPOR, jadi bagi atlet yang mau berprestasi jangan setengah-tengah,” kata Isyak. Dalam kesempatan itu, Isyak menantang Pengkab PBVSI Kabupaten Belitung memajukan olahraga bola voli pasir. Mengingat Pulau Belitung memiliki potensi pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. “Saya ingin kalau di Indonesia bicara voli pasir, ingatnya sama Belitung. Itu tentu akan menjadi potensi bagi kita,” kata Isyak.

Sempat Terhenti Akibat Corona, LIVOBel Junior Siap Kembali Bergulir

Sempat Terhenti Akibat Corona, LIVOBel Junior Siap Kembali Bergulir

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkab PBVSI) Belitung bersiap memulai kembali liga bola voli U-21 atau LIVOBel Junior yang sempat terhenti akibat pandemi virus Corona. Pertandingan rencananya bakal dimulai pada hari Senin 18 Agustus 2020. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan antara PBVSI Belitung, panitia LIVOBel Junior dan tim peserta yang membahas kelanjutan pertandingan yang sempat tertunda sejak Maret lalu. Seperti yang diungkapkan Ketua Umum Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkab PBVSI) Belitung, Vina Cristyn Ferani. “Lanjutan LIVOBel Junior akan dimulai pada 18-22 Agustus di GOR Tanjungpandan,” katanya, Sabtu (15/8/2020), dikutip dari belitung.tribunnews.com. Rencananya, pertandingan akan berlangsung setiap hari dan dilakukan mulai pukul 14.00 WIB, lalu dilanjutkan pada malam mulai pukul 19.15 WIB. Pada putaran kedua ini masih ada 20 tim yang akan bertanding, terdiri dari 12 tim putra dan 8 tim putri. Vina juga mengimbau kepada seluruh peserta dan penonton yang ingin menyaksikan lanjutan LIVOBel Junior 2020 agar menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya wajib memakai masker selama menonton pertandingan dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam GOR. “Serta kami akan mengecek suhu tubuh atlet, official, dan penonton yang akan masuk GOR. Mudah-mudahan pertandingan bisa berjalan lancar dan sukses sesuai harapan kita semua,” ucap Vina. LIVOBel Junior merupakan ajang persiapan Belitung di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2022 yang mana provinsi Belitung sendiri menargetkan medali emas. Untuk itu, LIVOBel Junior juga diharapkan menjadi ajang seleksi bagi pemain-pemain muda terbaik untuk masuk ke tahap selanjutnya yaitu pembinaan secara intensif.

Cari Bibit Muda Berbakat, PBVSI Buleleng Rancang Akademi Bola Voli

Cari Bibit Muda Berbakat, PBVSI Buleleng Rancang Akademi Bola Voli

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Buleleng, Bali, mulai merancang sejumlah program untuk mendukung prestasi di cabang olahraga bola voli. Salah satu program yang kini digadang-gadang oleh PBVSI Buleleng ialah pembentukan akademi bola voli. Program tersebut dicetuskan saat PBVSI menggelar Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) di Aula Perumda Tirta Hita Buleleng pada hari Minggu (9/8) lalu. Program ini dilandasi oleh keinginan untuk mengoptimalkan pembinaan voli di wilayah Bali Utara. Terlebih selama ini, bola voli belum pernah meraih medali pada ajang Porprov. Ketua Umum PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa pun mengakui jika saat ini tuntutan agar cabang olahraga bola voli meraih prestasi di ajang multi event, sangat besar. Untuk itu ia merancang program pembinaan atlet secara kontinu. Sehingga muncul bibit-bibit atlet voli yang berprestasi. “Harus ada ruang profesional untuk melakukan pendidikan di olahraga bola voli dari usia dini, pemula, remaja, dan juga junior,” ujar Mangku dikutip dari Balipost.com. Ia pun melanjutkan, realisasi program ini paling lambat pada akhir tahun 2020 dan nantinya para atlet yang masuk akan digodok dengan standar internasional sehingga akan muncul bibit-bibit atlet voli yang berprestasi. “Salah satunya lewat akademi. Jadi dari usia dini, pemula, remaja, sampai junior, kami akan gembleng di akademi ini. Nanti kami juga kerjasama dengan Undiksha, agar iptek dalam olahraga juga bisa diterapkan dalam akademi ini,” kata Mangku. Terkait sarana dan prasarana yang mendukung pembentukan akademi ini, Mangku mengklaim jika PBVSI sudah mendapat kucuran dana dari Pemkab Buleleng untuk pembentukan akademi bola voli. Selain itu, ia juga ingin melakukan pendekatan ke Dinas Pendidikan Bali untuk menghidupkan kembali ektra kulikuler voli di sekolah. “Kami juga akan pendekatan ke Dinas Pendidikan Bali. Biar ekstra kurikuler voli di sekolah-sekolah itu bisa dihidupkan lagi. Kita punya banyak potensi kok di usia SMA/SMK itu. Ketika ada ekstra di sekolah, kami kan bisa melakukan talent scouting juga,” imbuhnya. Di sisi lain, Wakil Ketua II KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja mengapresiasi upaya PBVSI yang akan membentuk akademi. Kepengurusan yang baru pun diharapkan dapat bekerja maksimal untuk menjawab tantangan masyarakat yang meragukan prestasi olahraga voli. “Tantangan dari masyarakat yang meragukan prestasi olahraga bola voli ini yang harus dijawab. Mudah-mudahan pengurus yang baru ini bisa menjawab tantangan ini,” kata Wiratamaja.