AVC Boys U18: Tekuk Filipina, Indonesia Posisi 9

Timnas Voli Putra U18 Indonesia

Timnas Indonesia berhasil menutup kejuaraan dengan hasil positif. Setelah gagal lolos ke perempat final akibat finis di posisi ketiga Pool A, Garuda Muda bangkit pada babak klasifikasi dengan membukukan tiga kemenangan beruntun atas Kyrgyzstan, Bahrain, dan Filipina. Pada laga penentuan peringkat kesembilan, Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 (23-25, 25-18, 25-15, 25-14). Hasil tersebut memastikan Merah Putih finis di peringkat kesembilan, sekaligus menutup turnamen dengan catatan yang cukup menjanjikan untuk pengembangan skuad muda ke depan. Sementara itu, Iran sukses menuntaskan misi yang tertunda dua tahun lalu. Sempat gagal menjadi juara setelah dikalahkan China pada final AVC Boys U-18 Championship 2024, Iran kini resmi menjadi raja baru Asia seusai menaklukkan unggulan Jepang dengan skor 3-1 (23-25, 25-22, 25-17, 25-22) pada partai final AVC Boys U-18 Championship 2026 di Haikou, China. Perebutan medali perunggu berlangsung tak kalah sengit. Chinese Taipei (Taiwan) sukses mengalahkan juara bertahan China dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 14-25, 25-21, 15-13) sehingga berhak mengamankan posisi ketiga. Peringkat Akhir AVC Boys U-18 Championship 2026 Iran Jepang Chinese Taipei China Pakistan Thailand Korea Selatan India Indonesia Filipina Hong Kong China Bahrain Kyrgyzstan Kazakhstan Arab Saudi Australia

PBVSI targetkan timnas U-18 Indonesia masuk empat besar Asia

Pelepasan Tim Nasional Bola Voli U18

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan tim nasional bola voli U-18 Indonesia masuk empat besar ajang AVC Boys U18 Volleyball Championships 2026. Waketum II PBVSI, Djoko Sardono menilai bahwa persiapan yang dilakukan skuad Garuda Muda sudah maksimal dan mampu bersaing meraih hasil terbaik di ajang antar negara se-Asia ini. “Kami memberikan target untuk Timnas voli putra Indonesia pada AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 untuk bisa tembus empat besar. Raihan yang diraih tim voli putra senior di AVC Cup 2026 diharapkan bisa menjadi pelecut untuk tim junior U-18 meraih hasil maksimal di ajang akbar voli antarnegara Asia,” kata Djoko dalam keterangan resmi, Kamis. Pelatih timnas U-18 Indonesia Odyk Hermanto saat ini juga sudah mempunyai kerangka tim yang telah terbentuk semenjak Kejurnas PBVSI 2026 lalu. Pelatih yang juga sempat menukangi PBV Atlas Semarang tersebut percaya diri bahwa dengan komposisi pemain saat ini yang tidak mengalami perubahan yang cukup banyak ini mampu berbicara banyak di panggung Asia. “Pada awalnya kami dipersiapkan untuk menghadapi babak kualifikasi AVC Boys’ U18 Volleyball Championship 2026 di Malaysia. Di tengah jalan terjadi perubahan sehingga kami akhirnya mengubah strategi hingga akhirnya memastikan komposisi yang akan dibawa sesuai dengan kebutuhan kami,” kata Odyk. “Tidak banyak perubahan yang kami lakukan karena mayoritas pemain yang ada sudah mengenal karakter satu sama lain,” imbuhnya. Kapten Timnas voli putra Indonesia, Muhammad Rizky Maulana tertantang dengan target yang diberikan PBVSI. “Saya ingin mempersembahkan yang terbaik untuk timnas voli putra Indonesia. Persiapan kami sudah cukup baik sehingga berharap bisa bersaing dengan negara-negara seperti China, Taiwan, dan Hong Kong,” ujar Rizky. Timnas voli putra Indonesia akan berangkat ke Haikou, China pada Jumat (10/7) dini hari WIB. Rencananya pada ajang tersebut skuad Garuda Muda tergabung di Pool A bersama Taiwan, Hong Kong, dan China.

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke perempat final

Timnas voli putri U18 Indonesia

Timnas voli putri U18 Indonesia melaju ke babak perempat final Asian Women’s Volleyball Championship (AVC U18) setelah mengalahkan Filipina pada pertandingan terakhir Grup C di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat waktu setempat. Dikutip dari rilis yang diterima ANTARA, Jumat, Indonesia berhasil mengalahkan Filipina tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-22, 25-13, 28-26). Kemenangan ini membuat Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir Grup C AVC Women U18 2026 di belakang Jepang yang menempati posisi pertama. Selanjutnya pada babak perempat final AVC Women u18, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand yang berhasil menjadi pemuncak klasemen akhir Grup A. Filipina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya mengalahkan Indonesia 3-2 dalam perebutan peringkat ketiga Princess Cup 2026 di Thailand. Namun kali ini Indonesia mampu membalikkan keadaan dengan penampilan yang jauh lebih efektif. Indonesia membuka pertandingan dengan kemenangan 25-22 pada set pertama. Dominasi semakin terlihat di set kedua ketika tim Merah Putih hanya memberi kesempatan Filipina meraih 13 poin. Set ketiga berlangsung lebih ketat, tetapi Indonesia tetap mampu menjaga fokus hingga mengunci kemenangan 28-26 sekaligus menyegel tiket ke delapan besar. Perjalanan Indonesia di fase grup diawali dengan kekalahan 0-3 dari Jepang. Walau belum mampu mencuri kemenangan, Indonesia sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada set kedua yang berlangsung hingga deuce. Kebangkitan kemudian ditunjukkan pada laga berikutnya saat Indonesia menaklukkan Iran tanpa kehilangan satu set pun. Kemenangan 3-0 dengan skor 25-15, 25-17, dan 25-22 menjaga asa lolos sebelum akhirnya dipastikan lewat kemenangan atas Filipina.

Indonesia Ukir Sejarah Juara di AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Timnas voli putra Indonesia

Sejarah baru berhasil ditorehkan Timnas voli putra Indonesia untuk kali pertama menjadi juara pada kejuaraan AVC Men’s Volleyball Cup 2026. Di babak final, Indonesia melumat Korea Selatan dengan skor telak 3-0 (32-34, 16-25, 23-25) di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad, India, pada Minggu, (28/6) malam. Indonesia tampil luar biasa pada laga puncak melawan Korsel. Korea Selatan sempat unggul cepat 1-6 di set pertama dan memperlebar jarak hingga 12-15 serta 15-19. Namun, Indonesia menunjukkan mental baja. Saat tertinggal di poin kritis 22-24, Farhan Halim dan kawan-kawan berhasil memaksakan deuce menjadi 24-24. Kejar-kejaran angka yang luar biasa menegangkan terus terjadi hingga akhirnya sebuah service ace dari Boy Arnez Arabi menutup set pertama dengan skor fantastis 34-32. Berbekal modal kemenangan set pertama, performa Indonesia semakin menawan. Mengandalkan umpan-umpan matang dari setter Alfin Daniel Pratama, kombinasi serangan dari opposite muda Rama Fazza Fauzan serta outside hitter Farhan Halim tak mampu dibendung. Indonesia memimpin nyaman 15-12 hingga menutup set kedua dengan margin lebar 25-16. Korea Selatan mencoba bangkit dan bermain lebih agresif demi memperpanjang napas. Kejar-mengejar angka kembali ketat di posisi 10-10, 15-15, hingga 20-20. Di momen krusial, ketenangan barisan middle blocker yang dikawal Hendra Kurniawan berhasil mengunci keunggulan Indonesia menjadi 23-20 sebelum akhirnya mengunci set ketiga sekaligus memastikan gelar juara dengan skor 25-23. Keberhasilan ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar tim voli putra Indonesia di level Asia. Sebelum turnamen ini, prestasi terbaik Indonesia di ajang tersebut belum pernah menembus partai final. Pada edisi 2023 dan 2025, Indonesia hanya mampu finis di peringkat keenam, sedangkan pada 2024 harus puas berada di posisi ke-11. “Perasaannya luar biasa. Ini adalah sejarah bagi Indonesia. Pertama kali dalam sejarah kami memenangkan turnamen ini. Terima kasih banyak kepada para pemain, karena tanpa para pemain, kami tidak akan bisa melakukan ini,” kata pelatih timnas voli putra Indonesia, Alfonso Gonzales Toiran, usai laga.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Akademi Bola Voli Yuso Semarang, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Akademi Bola Voli Yuso Semarang

Ekosistem bola voli di Jawa Tengah semakin bergairah dengan diresmikannya Akademi Bola Voli Yuso Semarang di GOR Vopas, Kamis, 23 April 2026. Kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis untuk menjaring talenta muda berbakat guna menghadapi ketatnya persaingan atlet profesional di tingkat nasional. Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Yuso Jogjakarta dan Vopas Semarang. Langkah ekspansi ke Ibu Kota Jawa Tengah ini dipandang sebagai upaya jemput bola dalam proses regenerasi atlet. Ketua Umum Yuso Jogjakarta, Wijihastuti, mengungkapkan, pembukaan cabang akademi di Semarang bertujuan untuk memperkuat fondasi pembinaan di daerah. Menurutnya, persaingan di dunia voli saat ini menuntut pola pembinaan yang lebih terstruktur dan masif. “Target ke depannya kita bisa ciptakan atlet-atlet pembinaan yang dipersiapkan untuk jenjang U-15 hingga U-19 dan seterusnya. Kami berharap Akademi Yuso Semarang bisa menyumbang atlet voli profesional dari Jawa Tengah,” ujarnya. Selain pembinaan teknis, Yuso juga menawarkan jalur prestasi bagi para atlet berbakat. Wijihastuti menjelaskan, atlet kelahiran 2009 hingga 2011 yang menunjukkan performa impresif di Akademi Yuso Semarang memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta. Lebih jauh, keberadaan akademi di daerah-daerah merupakan kunci utama bagi Yuso untuk tetap kompetitif di kasta tertinggi kompetisi voli nasional. “Saat ini banyak atlet Yuso yang berlaga di Livoli Divisi Utama, peresmian Akademi Yuso Semarang adalah salah satu langkah untuk mempertahankan posisi itu,” ujarnya. “Mempertahankan prestasi di tengah persaingan ketat tidaklah gampang. Maka kita kombinasikan pembinaan di daerah untuk mengumpulkan talenta terbaik,” katanya. Senada dengan hal tersebut, pemilik home base Akademi Yuso Semarang sekaligus pengurus PBVSI, AM Winarno Subowo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran akademi dengan reputasi besar seperti Yuso akan memacu lahirnya bintang baru dari Semarang. “Kami sangat mengapresiasi dibukanya akademi ini di GOR Vopas. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan atlet profesional dari Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, agar nantinya bisa berlaga di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

48 Klub Ramaikan Kejurprov Voli Jateng U-18 di GOR Satria Purwokerto

Kejurprov Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18

Sebanyak 48 klub bola voli putra dan putri dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Jawa Tengah Grup U-18 yang akan digelar di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 9–12 April 2026. Turnamen berdurasi empat hari tersebut memperebutkan Piala PBVSI Banyumas dan diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Jawa Tengah bersama PBVSI Banyumas. Pembukaan kejuaraan dijadwalkan berlangsung Kamis (9/4/2026), bertepatan dengan pertandingan perdana. Panitia menyatakan seluruh persiapan teknis telah dirampungkan guna memastikan pelaksanaan turnamen berjalan lancar dan kompetitif. Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, Kejurprov ini juga terbuka untuk publik. Panitia menetapkan harga tiket masuk bagi pelajar dan mahasiswa sebesar Rp5.000, sedangkan untuk penonton umum Rp10.000. Pada kategori putri, kompetisi akan diikuti 23 klub dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Klub-klub tersebut terdiri dari Tunas Magelang (Kota Magelang), Vita Solo, Tamtama Kroya (Cilacap), Avoba Banyumas, Patriot Purworejo, Kazana Banyumas, Prayoga Wonogiri, Revolusi Karanganyar, Bhayangkara Muda Grobogan, Bekade Taman Sanggra Banyumas, Bintang Selatan Sukoharjo, Izaura Kebumen, Gavo Salatiga, M2B Sido Gumelar BNA, Mitra Kencana Semarang, Porvit Kudus, Perdana Wonosobo, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, Kyai Mojo Sragen, Mafaza Brebes, serta Kabupaten Pati. Sementara itu, kategori putra diikuti 25 klub. Daftar peserta meliputi Avotax Karanganyar, Vita Solo, Mandubest Brebes, Patriot Purworejo, Kabisturon Banyumas, Lavici Banyumas, Bhayangkara Muda Grobogan, Bintang Selatan Sukoharjo, Viar Sragen, Baruna Banjarnegara, Abimanyu Boyolali, Atlas Semarang, BVB Purwokerto Banyumas, Bhayangkara MJB Kebumen, Porvit Kudus, Bina Taruna Klaten, Pijar Salatiga, Pervores (Kabupaten Magelang), Kabupaten Semarang, Boemi Perwira Purbalingga, CSA Kota Pekalongan, Pradikta Wonogiri, Tunas Bintang Jepara, Kabupaten Pati, serta Padepokan Rembang. Ketua Harian PBVSI Banyumas, Agus Supriyanto, menegaskan Kejurprov U-18 ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk seleksi atlet muda. “Kejuaraan ini menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet usia muda sekaligus memperkuat pembinaan berjenjang di daerah,” kata Agus. Panitia menargetkan turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama Jawa Tengah lebih diperhitungkan dalam peta bola voli Indonesia. Adapun batas akhir pendaftaran klub ditetapkan pada 2 April 2026. Informasi lebih lanjut terkait teknis pertandingan dan pelaksanaan turnamen dapat diperoleh melalui Sekretariat PBVSI Banyumas.

Pecah Rekor! Kejurprov Voli U18 Jatim Diikuti Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

Kejurprov Voli U18 Jatim

Kabupaten Tulungagung kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Jawa Timur. Sebanyak 67 klub bola voli dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Rinciannya, 36 klub putra dan 31 klub putri. Jumlah klub ini menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan Kejurprov Bola Voli di Jawa Timur. Ajang bergengsi tersebut hingga kini sedang digelar, dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada Senin, 26 Januari 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di dua venue yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangan yang diterima awak media pada Kamis, 22 Januari 2026 menjelaskan pembukaan agenda ini diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Kabupaten Tulungagung, serta PBVSI Kabupaten Tulungagung yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Kejurprov kali ini memiliki nilai historis yang sangat penting. Selain karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, ajang ini juga menunjukkan perkembangan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur. “Rekor jumlah peserta ini tidak hanya mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam menyelenggarakan turnamen pembinaan secara berjenjang,” jelas Kombes Abast. Menurutnya, tingginya partisipasi klub dari berbagai kabupaten dan kota menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan besar kepada Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Lebih lanjut, Kombes Abast menjelaskan bahwa Kejurprov U18 ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet usia muda di daerah. Dari kompetisi inilah, bibit-bibit unggul bola voli Jawa Timur dapat terpantau sejak dini. “Ke depan diharapkan atlet bola voli di Jawa Timur mampu menjadi tulang punggung prestasi bola voli di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung juga turut hadir dalam agenda pembukaan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, pengurus PBVSI provinsi dan kabupaten, para wasit, panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta kejuaraan. Agenda Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Tahun 2026 yang didukung penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur.

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 Dibuka Menpora

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 jadi ajang menaikkan ranking dan prestasi olahraga voli Indonesia di pentas dunia. Hal itu disampaikan Menpora Dito usai membuka kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 sekaligus menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam bersama Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (7/8) malam. “Ajang ini untuk menaikkan prestasi timnas voli kita baik putra dan putri di ranking dunia. Jadi dengan adanya kejuaraan ini adalah langkah awal bagaimana kita bisa membangkitkan olahraga voli kita di mata dunia,” kata Menpora Dito. Menpora Dito juga menyampaikan bahwa olahraga voli adalah salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan adanya ajang ini menurut Menpora Dito sebagai salah satu langkah untuk menaikkan animo olahraga voli di masyarakat. “Kita tahu voli sebagai salah satu cabor olahraga nomor tiga yang banyak digemari masyarakat. Jadi kejuaraan ini adalah salah satu langkah kita untuk menaikan animo olahraga voli yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia,” tambah Menpora Dito. Terkait Timnas U21 Indonesia yang bermain di ajang ini menurut Menpora Dito sebagian besar pemain-pemainya yang akan disiapkan untuk ke jenjang senior. “Timnas U21 yang bermain di ajang ini memang kita siapkan untuk ke jenjang berikutnya menjadi timnas senior yang lebih baik lagi.Insyallah ke depan pembinaan olahraga voli baik dari infrastrukturnya sampai kejuaraanya akan kita dukung,” pungkas Menpora Dito. Kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 yang digelar dari tanggal 7 hingga 17 Agustus ini diikuti 24 negara, antara lain Indonesia, Tiongkok, Italia, Brazil, Argentina, Serbia, Puerto Rico, Kanada, Vietnam, Kroasia, Korea Selatan, Republik Dominika, Meksiko, Amerika Serikat, Ceko, Aljazair, Polandia, Mesir, Turki, Bulgaria, Chili, Thailand, Tunisia, dan Jepang. Pertandingan ini telah terbagi menjadi 4 kelompok untuk babak penyisihan. Timnas Indonesia berada di Pool A bersama Kanada, Argentina, Serbia, Puerto Rico, dan Vietnam.

Puluhan Tim Berkompetisi di MAVI Cup 2025

MAVI Cup 2025

Gelora semangat muda membara di pasir panas Lapangan Voli Pantai Sidoarjo! Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, sebanyak 49 tim voli pantai U17 dari 11 provinsi di seluruh Indonesia berlaga dalam MAVI Cup 2025, sebuah kejuaraan nasional bergengsi yang digelar pada 23–27 Juli 2025. Turnamen ini digagas oleh komunitas Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) bekerja sama dengan Pengkab PBVSI Sidoarjo, dan sukses menyedot perhatian dengan 25 tim putra dan 24 tim putri dari daerah-daerah dengan tradisi kuat voli pantai seperti Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Bali, hingga Sulawesi Tengah. Ketua pelaksana Djoko Supriyadi menyebut MAVI Cup bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum emas dalam membentuk karakter, daya juang, dan mental tanding para atlet muda. “Ratusan atlet muda tampil di ajang ini. Ini bukti nyata antusiasme generasi muda untuk mengangkat prestasi voli pantai Indonesia ke level dunia,” ujar Djoko. Pembukaan MAVI Cup 2025 pada Kamis (24/7/2025) berlangsung meriah, dihadiri Wakapolresta Sidoarjo Kombes Pol. I Made Bayu Sutha Sartana, mewakili Kapolresta Kombes Pol. Christian Tobing, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI Sidoarjo. Dalam sambutannya, I Made Bayu menekankan pentingnya peran Polri dalam mendorong prestasi olahraga nasional. “Kami tidak hanya hadir dalam bidang keamanan, tapi juga mendukung kemajuan atlet muda. MAVI Cup ini menjadi ajang strategis untuk mengasah kualitas dan mental para calon atlet nasional,” tegasnya. Kejuaraan ini diharapkan tak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya bintang-bintang baru voli pantai Indonesia, yang kelak siap membawa Merah Putih berkibar di pentas dunia.

Bumi Mataram Volley Ball Academy Gelar Kejuaraan Voli Antarklub U12

Tim voli Bumi Mataram Volley Ball Academy

Bumi Mataram Volley Ball Academy klub voli di Yogyakarta, menggelar kejuaraan voli antar klub U12, kelahiran maksimal 2013. Kejuaraan usia dini putri Piala Kemerdekaan Bumi Mataram ini akan digelar di GOR Cangkring Wates, Kulonprogo pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kejuaraan usia dini tersebut merupakan komitmen dari Bumi Mataram volley ball Academy dalam. melakukan pembinaan usia muda di olahrara bola voli. Bumi Mataram volley ball Academy sendiri merupakan akademi voli yang mendidik atlet-atlet muda bertalenta agar bisa membangun karier di cabang olahraga tersebut. “Kejuaraan ini menjadi komitmen kami untuk terus melakukan pembinaan pemain usia muda. Banyak atlet muda bertalenta dan potensial yang sudah saatnya mengasah kemampuan dengan mengikuti kejuaraan,” kata R. M. Aries Nandarika, Dewan Pembina Bumi Mataram volley ball academy “Dengan fokus pada pembinaan, kami menggelar kejuaraan untuk anak-anak berusia 12 tahun Ajang ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pemain usia dini untuk mengembangkan keterampilan teknis, taktis, dan fisik mereka dalam olahraga bola voli,” ujar mbah Aries, sapaannya. Kejuaraan ini sangat penting bag atlet muda karena bisa menjadi sarana untuk membangun karakter, sportivitas, serta kerja sama tim. Dari berbagai klub dan akademi bola voli akan bersaing dalam suasana yang sehat dan kompetitif. Ini bisa memotivasi mereka untuk berprestasi lebih baik di masa depan. Kejuaraan itu sendiri digelar khusus untuk putri yang diikuti 12 klub, Barata Muda DKI, Matador DKI, Puput Mojokerto, Bandung Tectona, Kharisma Premium, Puspa Indah, Mitra Kencana Semarang, Dispora Kendal, Govita Semarang, Vita Solo, Yuso kota dan BMVC yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka diundang secara resmi untuk mengikuti kejuaraan. “Kami membatasi peserta dengan mengundang 12 klub dari berbagai daerah. Kejuaraan ini khusus putri karena kami berharap munculnya atlet-atlet putri yang pada akhirnya mereka bisa berkembang dan berkiprah di liga voli, termasuk menjadi pemain nasional,” ucap mbah Aries. “Persoalannya tidak mudah mencari atlet putri. Bila mengikuti kejuaraan ini, mereka juga termotivasi untuk berkarier di voli,” katanya lagi. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Eko Adisidharta menuturkan bila kejuaraan berlangsung selama satu hari penuh. Ini bisa dilaksanakan karena GOR yang menjadi tempat penyelenggaraan memiliki dua lapangan indoor. “Lapangan yang tersedia juga sangat representatif untuk sebuah kejuaraan. Persaingan di kejuaraan ini bakal ketat. Atlet usia 12 selalu termotivasi untuk bermain sebaik mungkin saat bertanding,” kata Eko. Menurut Eko tim juara akan mendapat hadiah uang sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan peringkat dua menerima hadiah uang pembinaan Rp2 juta dan juara tiga dan empat masing-masing mendapat hadiah Rp500 ribu. Selain itu ada penghargaan untuk pemain terbaik, libero terbaik, dan setter terbaik. Bumi Mataram Volley ball academy sendiri merupakan sebuah organisasi berbadan hukum yang berfokus pada pengembangan dan promosi olahraga bola voli di Indonesia, khususnya untuk anak usia dini. Sumber: VOI

PBVSI Panggil 25 Pemain Untuk Kejuaraan Dunia Voli U21 2025

PP PBVSI

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 25 pemain voli putri. Mereka bakal menjalani pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di Surabaya, Agustus mendatang. Pelatnas 2025 Women’s U21 World Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 rencananya dimulai pada 7 April di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Citaringgul, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Bagi pemain yang masih mengikuti kompetisi Proliga 2025, diberi waktu berkumpul hingga Proliga usai,” kata Sekjen PP PBVSI Heyzer Harsono dalam rilis PBVSI, Jumat (21/3/2025). Dari 25 pemain yang dipanggil PBVSI di antaranya adalah Junaida Santi, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Waode Ardiana. Daftar lengkap pemain yang dipanggil PBVSI: 1. Zahwa Aliah Jasmien – Jawa Barat 2. Indah Guretno Dwi Margiani – Jawa Timur 3. Chelsa Berliana Nurtomo – DKI Jakarta 4. Nasywa Deslianti Wardatul – Jawa Barat 5. Junaida Santi – DKI Jakarta 6. Azzahra Dwi Febyane – Jawa Barat 7. Alya Regifa Fahira – Jawa Barat 8. Aieng Nur Cahaya – Jawa Timur 9. Alifa ZahwaArifin – DI Yogyakarta 10. Yasmine Azizah Ramadhani – Jawa Barat 11. Khansa Naila Nurnakeisha – Jawa Tengah 12. Maradanti Namira Tegariani – DI Yogyakarta 13. Geofanny Eka Cahyaningtyas – Jawa Timur 14. Viviola Agustina – Jawa Tengah 15. Pascalina Mahuze – Jawa Barat 16. Syelomitha Afri laviza Wongkar – Jawa Barat 17. Lintang Yulia Prasasti – Jawa Tengah 18. Fiola Marsya Azzahra – Jawa Tengah 19. Waode Ardiana – Jawa Barat 20. Afra Hasna Nurhaliza – Jawa Barat 2l. Adensa Laurel Saputra – DKI Jakarta 22. Naysilla Wiedv Kirana – Jawa Barat 23. Mayhasta Bethari Siswanto – Jawa Timur 24. Calista Maya Ersandita – Jawa Barat 25. Syakirah Athania Putri – Jawa Timur

Jadi Atlet Termuda Di Skuad Kejuaraan Dunia Voli U21, Pemain Ini Curi Perhatian

Dawuda Alaihimas Sallam

PBVSI memanggil 15 atlet putra Indonesia untuk membela Timnas Voli Indonesia U21. Timnas Voli Indonesia U21 bergabung dalam pelatnas demi persiapan Kejuaraan Dunia Voli U21. Pelatnas voli putra U21 akan digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor mulai 16 Maret 2025 mendatang. Tim ini pun akan dipimpin oleh pelatih asal China, Li Qiujiang dan dibantu Anwar Sadat, Nur Widayanto, serta Dodi Ardiansyah. Menariknya, dari 15 nama tersebut ada nama calon pemain Liga Voli Korea, Dawuda Alaihimas Sallam. Dawuda menjadi atlet termuda dari 10 atlet Indonesia yang mendaftarkan diri dalam draft kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026. Dawuda pun akan menantikan daftar final yang akan rilis pada akhir Maret 2025 nanti. Meski tengah menantikan nasibnya, masuknya skuad ke Kejuaraan Dunia U21 ini menjadi keuntungan bagi Dawuda untuk menyusul seniornya, Megawati Hangestri yang sudah dua musim bermain di Liga Voli Korea. Dawuda menjadi perhatian agen dari Megawati Hangestri, Naegawassup yang mengunggulkannya dari para pemain Indonesia lainnya. “Dawuda adalah pemain yang sangat muda, dia lahir 2005 tapi tinggi badannya 197 cm,” kata Wassupman dalam kanal YouTube pribadinya. Dawuda memiliki tinggi badan yang mumpuni ini menjadi keuntungan baginya di Liga Voli Korea. “Jika kemampuannya ditingkatkan, maka dia akan menjadi pemain kunci Timnas Voli Indonesia dalam 3-4 tahun ke depan,” kata Naegawassup. Biodata Dawuda Alaihimassalam Nama lengkap: Dawuda Alaihissalam Tanggal lahir: 16 Juni 2005 Tinggi badan: 197 cm Posisi: Opposite Spike: 347 cm Block: 337 cm Riwayat klub: 2022/2024 Jakarta LavAni Allo Bank Electric 2023/2024 Jakarta Garuda Jaya

PBVSI Panggil 15 Pemain Persiapan Kejuaraan Dunia Voli U-21

Pebola voli putra Indonesia

Sebanyak 15 pebola voli putra dari berbagai daerah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mempersiapkan mereka menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U-21. Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Tiongkok pada Agustus mendatang. Pelatnas ini akan berlangsung mulai 16 Maret 2025 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. “Sebagian besar pemain yang tahun lalu tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya. Namun, ada yang baru juga,” kata Wakil Kabid Binpres PP PBVSI, Loudry Maspaitella, Kamis (13/3/2025). “Pemain yang dipanggil ini merupakan pemain yang bermain di Proliga bersama Jakarta Garuda Jaya,” katanya. Tim pelatih akan dipimpin Li Qiujiang dari Tiongkok yang menjadi pelatih kepala. Sementara, Anwar Sadat, Nur Widayanto, dan Dodi Ardiansyah menjadi asisten pelatih. Daftar pemain yang dipanggil: 1. Imam Ahmad Faisal (DI Yogyakarta) 2. Muhammad Haikal Hidayatullah (Jawa Tengah) 3. Darda Mulya Muhammad (Jakarta) 4. Ferza Mulya Prasteyo (DI Yogyakarta) 5. Zaki Hasan Maulana (Jawa Barat) 6. Rohwan Eka Saputra (Jakarta) 7. Pajar Pamungkas (Jawa Barat) 8. Farchan Vachrezy (Jawa Timur) 9. Bagas Wijanarko (Jawa Timur) 10. Fauzan Nibras (Jawa Barat) 11. Dawuda Alaihimassalam (Jakarta) 12. Agustino (Jawa Timur) 13. Raihan Rizky Attorif (Jawa Barat) 14. Muhammad Reyhan (Jawa Barat) 15. Hilarius Galang Bryantama (Jakarta)

Megawati Rebut Penghargaan sebagai Pemain Voli Terbaik Dunia 2025

Pemain voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi dinobatkan sebagai sebagai pemain voli terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox. Atlet kelahiran 20 September 1999 itu berhasil memperoleh 80,00 poin, mengungguli atlet-atlet voli ternama lainnya, seperti Paula Salinas dari Chili yang berada di posisi kedua dengan 67,50 poin dan Tatsiana Kholand dari Belarus dengan 42,00 poin. Pencapapaian ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi Megawati. Apalagi penghargaan ini dinilai berdasarkan performa pemain dalam pertandingan internasional. Selain itu, penghargaan ini juga dinilai oleh komunitas berdasarkan data statistik yang ada, seperti performa di liga-liga besar dan turnamen internasional. Tak hanya membanggakan bagi Megawati, prestasi ini menjadi catatan apik dan nilai kebanggaan bagi Indonesia. Dengan capaian ini, Megawati mampu memperlihatkan bahwa atlet-atlet Indonesia bisa bersaing di level internasional. Tak bisa dipungkiri, capaian Mega sebagai Pemain Terbaik Dunia tak lepas dari performanya yang mengesankan di Red Sparks, klub tempatnya berlabuh saat ini. Sejak berlabuh di Red Sparks, Megawati telah menjadi pemain terbaik tiga kali, terakhir ia menjadi MVP di putaran keempat Liga V Korea. Musim ini dia juga sukses mengantar Red Sparks mendapatkan kemenangan 13 kali beruntun, dan telah menembus lebih dari 600 poin. Pencapaian luar biasa Megawati tidak terlepas dari perjalanan karirnya yang dimulai sejak ia masih di bangku SMP. Kini, di Red Spark megawati menjadi opposite hitter andalan yang membawa timnya bersaing di Liga Voli Korea Selatan. Prestasi yang diraih Megawati bukan hanya sekadar gelar, tetapi juga mengangkat nama Indonesia di kancah voli internasional. Berikut adalah daftar pemain voli putri terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox: Megawati Hangestri (Indonesia) – 80,00 poin Paula Salinas (Cile) – 67,50 poin Tatsiana Kholad (Belarus) – 42,00 poin Nadzeya Stoliar (Belarus) – 37,50 poin Lizaveta Bahayeva (Belarus) – 37,50 poin Nicole Vorpahl (Cile) – 37,50 poin Martina Fojo (Argentina) – 37,50 poin Aina Grimalt (Cile) – 37,50 poin Eva Cohen (Prancis) – 37,50 poin Yuliana Gonzalez (Kosta Rika) – 22,50 poin

SEA V League 2024: Tim Putra Indonesia Takluk di Partai Final

Tim voli putra Indonesia kembali gagal meraih gelar juara SEA V League usai dikalahkan Thailand 1-3 (20-25, 24-26, 25-22, 26-28) pada laga penutup di GOR UNY Yogyakarta, Minggu (25/8/2024) malam. Dengan kekalahan itu, tim asuhan pelatih asal Tiongkok, Li Qiujiang itu hanya menempati peringkat kedua, sama dengan prestasi pekan lalu di Filipina. Sedangkan Thailand kembali meraih gelar juara. Kissada Nilsawai dkk pada pekan pertama lalu, di Filipina juga meraih gelar juara. Dua seri penyelenggaraan SEA V League ini, Thailand tidak terlalahkan dalam enam laga. Dan hanya kehilangan satu set yakni melawan timnas Indonesia di laga terakhir di Yogyakarta. Timnas Indonesia tertinggal dua set lebih dulu dari Thailand. Set pertama, anak-anak Indonesia tak mampu berbuat banyak dan takluk 20-25. Set kedua timnas tertinggal jauh dari Thailand dengan 10-16. Namun, secara perlahan mampu menyusul bahkan di akhir set kedua sempat unggul 24-21. Akan tetapi, Thailand mampu mengejar dan memaksa deuce 24-24. Bahkan, tim asuhan Park Ki Won itu mampu menyelesaikan set kedua dengan skor 26-24. Set ketiga timnas bangkit dan mampu menyelesaikan dengan kemenangan 25-22. Set keempat kedua tim saling kejar mengejar angka. Timnas sempat memimpin dengan 18-16. Tetapi anak-anak Thailand mampu menyamakan 18-18. Dan, spike Agil Angga Anggara keluar membuat kedudukan 18-19. Laga set keempat itu terus berlangsung ketat. Kedua tim terus kejar mengejar angka dari 20-20 hingga 24-24, 25-25 , dan akhirnya 26-28 untuk kemenangan Thailand Usai laga, asisten pelatih timnas Indonesia, Anwar Sadat mengaku Farhan Halim cs jelek di dalam melakukan receive. “Karena receive error membuat kita susah dalam melakukan serangan pada set pertama,” ujar Sadat usai laga. Pada set kedua, tambah Sadat, sudah mulai ada perkembangan di dalam permainan. “Tapi sepertinya mereka kelelahan, sehingga kita sudah unggul bisa dikejar,” tutur pelatih asal Jabar. Sadat mengaku timnas ini sudah harus dievaluasi menghadapi pertandingan ke depan, jik ingin ada perbaikan. Pada pertarungan Filipina versus Vietnam, di luar dugaan Filipina mampu unggul atas Vietnam dengan skor ketat 3-2 (27-25, 14-25, 22-25, 25-21, 15-12). Selain mendapatkan piala dan medali, Thailand juga mendapat hadiah uang pembinaan sebesar USD16 ribu. Sedangkan tim tuan rumah sebagai runner-up mendapat USD 13 ribu. Peringkat ketiga, Filipina menerima USD 11 ribu, dan keempat mendapat US$ 10.000. Timnas juga mendapat dua gelar terbaik yakni Dio Zulfikri sebagai best setter dan best outset hitter yang ditempati Farhan Halim bersama Michaelo Buddin dari Filipina. Pemain terbaik atau MVP diraih Napadeth Binijdee dari Thailand. Sumber: Berita Satu

AVC U-20 2024: Indonesia Takluk Atas Iran

Hasil semifinal Asian Volleyball Championship (AVC) U-20 2024, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran, Senin (29/7/2024). Bermain di DBL Arena Surabaya, Indonesia takluk atas Iran lewat tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-21, 25-14, 25-16). Jalan Indonesia untuk bersinar di AVC U-20 2024 masih terbuka sebab Garuda Muda akan berebut posisi ketiga. Lawan Indonesia dalam perebutan posisi ketiga di AVC U-20 2024 adalah Jepang. Pada babak semifinal, Negeri Sakura sendiri dikalahkan Korea Selatan dengan skor 2-3 (20-25, 19-25, 25-21, 25-21, 11-15). Kedua kubu sudah pernah bertemu sebelumnya namun Merah-Putih keok dengan skor 3-1. Duel dalam laga perebutan tempat ketiga di AVC U-20 2024 diharapkan jadi panggung balas dendam. Perebutan posisi ketiga AVC U20 2024 dijadwalkan pada hari Selasa (30/7/2024). Hasil ini juga tidak mengubah Indonesia tetap lolos ke Piala Dunia Voli U-21 2025 setelah 35 tahun. Terakhir kali ada tim Merah-Putih di ajang dua tahunan itu terjadi pada 1989 lalu di Yunani dan finis di peringkat ke-15.

Penantian 35 Tahun, Indonesia Kembali Lolos Piala Dunia Voli U-21

Timnas Voli Putra Indonesia U-20 berhasil lolos ke Piala Dunia Voli U-21 2025 setelah menang atas India dengan skor 3-1 di babak perempat final AVC U-20 2024, Sabtu (27/7). Tuan rumah Indonesia menang 25-20, 25-23, 16-25, 25-18 di DBL Arena, Surabaya. Ini membuat Indonesia bergabung dengan total empat tim yang lolos kejuaraan dunia bersama Jepang, Iran, dan Korea Selatan. Ini pertama kalinya Indonesia kembali lolos ke Piala Dunia Voli U-21 setelah 35 tahun. Terakhir kali ada tim Merah-Putih di ajang dua tahunan itu terjadi pada 1989 lalu dan finis di peringkat ke-15. Kini Indonesia kembali ada di level yang sama, meski menghadapi lawan berat di babak delapan besar AVC U-20 2024, Indonesia masuk Pool E. Tim besutan Li Qiujang itu perlu satu kemenangan lawan India demi menyegel tiket ke Piala Dunia Voli U-21 dan kini sudah didapatkan. Tim Merah-Putih ada di pool yang sama dengan Arab Saudi (runner-up Grup A), Jepang (juara Grup C), dan India (runner-up Grup C). Kemenangan membuat Indonesia sekaligus memimpin Pool E babak delapan besar AVC U-20 2024. Indonesia unggul satu poin dari Jepang. Kini Indonesia mengoleksi enam poin, sedangkan Jepang yang menang 3-0 atas Arab Saudi ada di bawah Indonesia dengan lima angka. Kemudian Indonesia dan Jepang juga sama-sama lolos final four AVC U-20 2024 dan akan bertanding pada Minggu (28/7) pukul 19.00 WIB. Sementara di Pool F, Iran melawan Kazakhstan dan Korea Selatan menghadapi China. Iran dan Korea juga telah mengamankan tiket masing-masing ke kejuaraan dunia. Sumber: CNN

Cerita Alifa Zahwa Pevoli Pantai DIY Gabung Timnas di Kejuaraan Asia U-19

Kabar membanggakan datang dari cabang olahraga bola voli pantai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pevoli muda, Alifa Zahwa Arifin dipanggil untuk gabung Timnas Indonesia serta akan berkompetisi di Kejuaraan Asia U-19 2024. Masih berusia 16 tahun, Alifa Zahwa Arifin dipanggil Timnas Bola Voli Pantai Putri Indonesia untuk berlaga di Kejuaraan Asia U-19 2024 yang digelar di Thailand pada 1-5 Mei mendatang. Pevoli yang akrab disapa Zahwa itu saat ini mengenyam pendidikan di SMA 1 Sewon, Bantul. Dia juga bakal menjadi andalan DIY di cabor voli pantai pada ajang Pekan Olahraga Indonesia (PON) 2024 di Aceh-Sumut. Pevoli asal Bantul itu pun menceritakan bagaimana dia bisa terpilih menjadi bagian Timnas Indonesia di ajang Kejuaraan Asia U-19. “Saya dapat panggilan ketika ikut Pra PON di Oktober dan Kejurnas di Desember 2023. Dari situ saya mendapat panggilan gabung Timnas,” ujar Zahwa kepada wartawan, Selasa (2/4/2024). Zahwa pun merasa senang karena ini pertama kalinya dia dipanggil Timnas Indonesia dan mengikuti turnamen internasional. “Tentu bangga sekali, karena ini pertama kalinya saya gabung Timnas. Ini juga pertama kalinya saya ikut turnamen internasional,” tuturnya. “Harapannya semoga lancar dan mendapat hasil yang terbaik. Kalau persiapan saya full selama seminggu di Puslatda, lalu nanti gabung TC (training camp) di Sentul sebelum ke Thailand,” imbuh Zahwa. Di Kejuaraan Asia U-19, Zahwa akan berpasangan dengan pevoli asal Jawa Timur, Mido Maya Saputri yang sempat meraih juara di Kejuaraan Nasional Junior Voli Pantai 2023. Jelang berkompetisi di Kejuaraan Asia U-19, sang pelatih yang juga mantan atlet voli pantai nasional dan DIY, Dian Putra Santosa berharap Zahwa dapat menjaga nama baik Indonesia dan DIY di kancah internasional. “Alhamdulillah atlet kita bisa dipercaya untuk gabung Timnas mewakili Indonesia di Kejuaraan U-19 di Thailand,” kata Dian dalam kesempatan yang sama. “Suatu kebanggaan buat Jogja. Pesan saya jaga nama baik Indonesia dari sikap dan semangat latihannya. Mainnya all out saja lawan tim mana dan tidak usah takut lawan mereka,” pungkas Dian. Sumber: Detiksport

72 Tahun Yuso Yogyakarta, Fokus Bina Atlet Voli Muda

72 Tahun Yuso Yogyakarta, Fokus Bina Atlet Voli Muda

Klub Persatuan Bola Voli Yuana Sarana Olahraga (PBV Yuso) Yogyakarta memperingati hari ulang tahun ke-72. Angka ini membuat klub asal Bumi Mataram itu menjadi yang tertua di Indonesia. Yuso Yogyakarta telah berdiri sejak 1952, bahkan sebelum federasi bola voli Indonesia, PBVSI terbentuk. Sayangnya, belakangan ini prestasi Yuso sedang kurang baik. Misalnya musim lalu mereka harus terdegradasi ke Divisi 1 dari Divisi Utama Livoli. Belum lagi, Yuso Yogyakarta masih absen dalam gelaran Proliga sejak terakhir kalinya pada 2012 atau satu dekade lalu. Keikutsertaan mereka sejatinya menjadi representasi Yogyakarta, sehingga saat absen tidak ada lagi wakil Mataram yang berlaga di ajang itu. Dana pembinaan menjadi salah satu sebab kendala prestasi voli di Yogyakarta sulit bersaing di kancah nasional belakangan ini. Adapun pemain DIY yang berhasil mentas di nasional maupun internasional hanya segelintir. Untuk itu, Ketua Umum PBV Yuso, Wijihastuti mengatakan, dalam waktu dekat mereka ingin serius dalam pengemabangan pembinaan pemain muda. Satu upaya yang akan dilakukan adalah menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional U-17. Rencananya agenda itu bakal dihelat pada 22-30 Juni 2024, dengan target peserta sebanyak 70 klub. Venue yang akan digunakan adalah GOR Among Raga dan GOR Lembah UGM. “Kami menargetkan tim putra-putri (Yuso) masuk final pada kejuaraan tersebut. Untuk itu kami akan persiapkan dengan serius, apalagi sebelumnya tim Yuso U-17 mampu meraih juara 3. Oleh karena itu kami targetkan tahun ini bisa lebih baik atau minimal sama dengan raihan tahun sebelumnya,” kata Wijihastuti, Minggu (28/1/2024). Yuso punya target tinggi di Livoli musim depan. Setelah promosi kembali ke Divisi Utama, mereka menargetkan untuk menjadi finalis hingga meraih gelar juara. Mereka tak ingin masa-masa kelam terdegradasi ke Divisi 1 kembali terulang pada musim depan. “Rencana Livoli akan dimulai Oktober nanti. Alhamdulillah tim putra dan putri kami semuanya sudah masuk di Divisi Utama. Kami punya target untuk jadi finalis di ajang itu,” kata Wijihastuti. Belum lama ini, Yuso juga ditawari untuk kembali tampil di ajang Proliga yang akan digelar April 2024 mendatang. Namun Wijihastuti tegas menolaknya sebab masih ingin fokus dalam pembinaan pemain muda di Livoli. “Kami akan konsentrasi dulu di Divisi Utama mengingat baru saja kembali. Apalagi di sana juga cukup berat untuk bertahan. Dari dulu target kami kan selalu masuk Divisi Utama,” ucapnya. Pada ulang tahunnya ke-72, Yuso melakukan melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap sejumlah pengurus periode 2021-2025. Tujuannya tentu untuk penyegaran di tubuh kepengurusan. “Karena pendiri kami sudah membuat landasan yang sangat kuat yakni gotong royong. Jadi Yuso selalu berawal dari kesederhanaan dan gotong royong dari kita untuk kita. Kami ingin pergantian ini jadi titik agar Yuso lebih baik depannya,” ucapnya. Sumber: Liputan 6