Indonesia rebut peringkat ketiga Piala Asia U18 Putri

FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B

Tim nasional bola basket U18 putri Indonesia berhasil merebut peringkat ketiga FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026 setelah menundukkan India dengan skor 70-50 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Indonesia setelah kalah 46-79 dari India pada fase Grup A, 15 Juli lalu. Berdasarkan statistik FIBA, kuarter pertama pertandingan berlangsung ketat. India sempat unggul 8-2 di awal laga, namun Indonesia bangkit dan berbalik memimpin 12-11 hingga kuarter pertama berakhir. Memasuki kuarter kedua, kedua tim saling bergantian memimpin. India menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 29-27 setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan Indonesia. Indonesia tampil lebih agresif setelah turun minum. Tim asuhan Fredy mengambil alih kendali permainan pada kuarter ketiga dengan mencetak 25 poin, sementara hanya membiarkan India menambah 11 poin. Indonesia menutup kuarter tersebut dengan keunggulan meyakinkan 52-40. Momentum itu terus berlanjut pada kuarter terakhir. Pertahanan rapat Indonesia mampu meredam produktivitas India yang hanya mencetak 10 poin, sedangkan Indonesia menambah 18 poin untuk memastikan kemenangan 70-50. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia mengakhiri turnamen dengan medali perunggu, sekaligus menebus kegagalan melaju ke final setelah kalah dari Lebanon pada semifinal. Sebelum pertandingan, pelatih Fredy mengatakan timnya telah mengevaluasi kekalahan dari India di fase grup dan meminta para pemain memberikan tekanan terhadap penguasaan bola lawan serta fokus mengamankan rebound. Strategi tersebut berjalan efektif pada pertemuan kedua, dengan Indonesia mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal pada awal laga dan mendominasi permainan di babak kedua untuk mengunci kemenangan dengan selisih 20 poin.

Kandas di Laga Terakhir Penyisihan, Adelaide Callista Cs Justru Berpeluang ke Semifinal Kejuaraan Basket Asia U-18

Jasmine Isabelle (1/merah), power forward Timnas Basket Putri U-18 berusaha melepaskan diri dari hadangan lawan, untuk mencetak poin bagi kubu Merah Putih. Namun, Indonesia harus kalah dari Taiwan, dengan skor 54-99, pada Selasa (30/10). (FIBA)

Bengaluru- Adelaide Callista Wongsohardjo Cs gagal memetik kemenangan dari Taiwan, di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18) 2018. Kartini muda Indonesia dipaksa menyerah oleh Taiwan dengan skor 54-99, di Sree Kanteerava Indoor Stadium, Karnataka, India, pada Selasa (30/10). Anak asuh Arif Gunarto itu tertinggal cukup jauh di kuarter pertama, dengan skor 7-30. Taiwan mampu menambah 22 poin, sedangkan Indonesia hanya mengoleksi 13 poin. Kuarter kedua berakhir 20-52. Kartini muda masih belum menemukan formula yang tepat untuk mengejar defisit poin dari Cina Taipei di kuarter ketiga. Sebaliknya, lawan memiliki keleluasaan untuk bisa memperlebar jarak dengan Indonesia. Hasilnya, Cina Taipei mengunci kuarter ini dengan membukukan skor 78-33. Memimpin tiga kuarter, Taiwan tak mengendurkan serangan. Meski performa Tricia Mary Aoijs dan kolega membaik di kuarter akhir, namun tak cukup menghentikan dominasi tim yang dimotori Yu Chieh Chen. Sama-sama memanen 21 poin, akhirnya pertarungan ditutup Taiwan, dengan skor menyakinkan 99-54. Pada partai ini, jumlah turn over Indonesia, yakni 25. Sebaliknya, Taiwan hanya 15. Selain itu, Indonesia pun kalah rebound. Taiwan membuat total 62 rebound, sementara Indonesia hanya 40. Tricia Mary dan Leonita Angela Suwanto, mencetak poin terbanyak bagi Indonesia dengan 15 poin. Dari Taiwan, poin terbanyak disumbang Yu Chieh Chen, diikuti Hsuan Chia Hung dan Chih Ying Chen, yang mencetak 12 poin. Hasil negatif dari tiga kekalahan beruntun itu, membuat Indonesia berada di dasar klasemen penyisihan Grup. Sedangkan Korea Selatan (Korsel) berada di puncak klasemen dengan hasil sempurna. Mereka meraih tiga kemenangan dari tiga partai yang dilakoninya. Dan, Australia menempati posisi kedua, dengan dua kemenangan.Negeri Kanguru hanya sekali takluk, saat berhadapan dengan Korsel. Namun, hasil itu tak membuat Indonesia harus segera angkat koper, dari persaingan di Kejuaraan Asia U-18 ini. Sebab, Indonesia meski di dasar klasemen masih berpeluang maju ke semifinal lewat jalur perebutan peringkat. Indonesia menantang peringkat akhir Grup B, Malaysia, pada Kamis (1/11), yang juga menelan tiga kekalahan dari tiga laga penyisihan, yakni dari China (28-102), Jepang (31-130), dan Selandia Baru (32-99). (Adt)

Lakoni Penyisihan Kejuaraan Basket Asia U-18 Putri, Srikandi Muda Indonesia Kalah Telak Dari Australia dan Korea Selatan

Timnas Basket Putri Indonesia U-18 yang diisi Adelaide Callista Wongsohardjo dan kolega, kalah telak di dua laga penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18), di Sree Kanteerava Indoor Stadium, Bengaluru, Karnataka, India. (FIBA)

Bengaluru- Srikandi muda Indonesia harus mengalami kekalahan telak di dua laga penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18) 2018, di Bengaluru, Karnataka, India. Bertanding di Sree Kanteerava Indoor Stadium, pada Minggu (28/10), Adelaide Callista Wongsohardjo dan kolega dipaksa menyerah dari Australia, dengan skor 28-96. Di pertandingan itu, Indonesia tercatat melakukan 33 turn over. Faizzatus Shoimah, siswi SMAN 8 Malang, Jawa Timur (Jatim), mencetak poin terbanyak skuat Merah Putih, yakni 8 poin, 4 rebound, dan 1 steal. Di tim Australia, Isobel Anne Anstey, pemain center berusia 17 tahun ini mampu mencetak 20 poin, 12 rebound, 2 assist, dan 4 steal. Berikutnya, pada Senin (29/10), Indonesia dipaksa menyerah 40-84 dari Korea Selatan (Korsel). Di kuarter pertama, Indonesia tertinggal 6-20. Tim Negeri Gingseng makin memantapkan keunggulan setelah memundi 25 poin di kuarter kedua. Pertandingan berakhir dengan kedudukan 45-14 untuk Korsel. Indonesia berusaha bangkit dengan mendulang 16 poin di kuarter ketiga. Namun hasil itu belum cukup mengejar defisit poin dari Korsel yang mampu memanen 24 poin. Korsel tetap memimpin 69-30. Di kuarter akhir, kedua tim tetap tampil impresif. Sayang, akurasi yang buruk membuat Adelaide Callista Cs tak mampu mendulang poin. Sebaliknya, Korsel yang dimotori Jihyun Park memaksimalkan kesempatan melesakkan bola ke keranjang Indonesia. Hasilnya, laga berakhir dengan keunggulan 40-84 untuk Korsel. Dikubu Korsel, Jihyun Park, forward berusia 18 tahun ini mencetak 20 poin, 9 rebound, 5 assist, 3 steal, dan 1 block. Sebaliknya, Indonesia melalui Adelaide Callista, point guard kelahiran 12 Oktober 2001, menghasilkan 5 poin, 5 rebound, 2 assist, dan 3 steal. Indonesia melakoni laga kontra Cina Taipei, pada Selasa (30/10). Laga kedua tim adalah pertandingan terakhir penyisihan Grup A. Senasib, Cina Taipei juga menelan dua kekalahan, yakni melawan Korsel 56-64, dan Australia 66-106. Nantinya, semifinalis kompetisi ini berkesempatan lolos langsung ke Piala Dunia Basket U-19, pada 2019, di Thailand. (Adt)