Mahasiswa Unesa Sabet Medali Emas di Rusia

Atlet Jawa Timur (Jatim), sekaligus Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), terus mengukir prestasi olahraga untuk Indonesia di tingkat international. Muhammad Daffa Golden Boy, meraih prestasi internasional cabang olahraga wushu. Daffa, panggilan Muhammad Daffa Golden Boy, tercatat sebagai mahasiswa S-2 Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa baru saja merebut medali emas dan perak pada ajang Moscow Wushu Stars 2024, di Moskow Wushu Palace, Moscow, Rusia, pada 28 Februari hingga 5 Maret 2024. Kejuaraan Moscow Wushu Stars 2024, diikuti 750 atlet wushu dari berbagai negara, Daffa salah satu atlet wushu asal Jatim ini menyabet 1 emas pada nomor jianshu putra dan perak pada nomor qiangshu putra. “Atlet Jatim atau Indonesia borong 13 medali dengan rincian 5 emas, 5 perak, 3 perunggu. Saya meraih satu emas dan satu perak,” terang Daffa, Senin (18/3/2024). Daffa menuturkan, dirinya punya tantangan saat turun di ajang Moscow Wushu Stars 2024. Ajang ini, dinilai memiliki perbedaan dan kesan tersendiri dari kejuaraan dunia pada umumnya. Selain banyak dan beragamnya peserta yang terlibat, juga kondisi tim Indonesia yang juga diperkuat atlet junior. “Banyak pengalaman dalam kejuaraan kali ini, selain kompetitif, juga dibutuhkan kekompakan dan saling memotivasi untuk mengharumkan Merah Putih di kancah dunia,” papar Daffa, yang juga alumnus S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Unesa ini. Ia mengungkapan, dirinya bekerja keras saat latihan untuk bisa tampil di Moscow Wushu Stars 2024. Ia harus berlatih selama 9 bulan sebelum mengikuti kejuaraan. “Kuncinya saya upayakan untuk konsisten berlatih dan rutin mengikuti kejuaran-kejuaraan lainnya. Sehingga kemampuan bisa terus saya ditingkatkan. Selain itu, disiplin juga sangat penting,” beber Daffa. Daffa mengatakan, para atlet Indonesia tampil perkasa saat tampil di arena pertandingan Moscow Wushu 2024. Dirinya dkk tidak gentar meladeni kemampuan atlet asal China. Setelah tampil di Moscow Wushu Starts 2024, Daffa akan mempersiapkan diri untuk menghadapi event internasional selanjutnya. Salah satunya, Asean University Games (AUG), pada akhir Juni mendatang yang akan digelar di Surabaya dan Malang. “Saya berharap bisa meraih medali emas karena kita sebagai tuan rumah,” harap Daffa. Daffa, merupakan atle wushu yang berkualitas. Sebelumnya, ia meraih 2 medali perunggu World Wushu Championships di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, pada November 2023, hingga medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. Sumber: Kanal Satu

Pemkab Nunukan Gelar Kejuaraan Tinju Amatir Demi Temukan Talenta Muda

ilustrasi_tinju

Pemkab Nunukan sedang mengincar talenta-talenta baru di dunia tinju. Kejuaraan tinju amatir pun siap diselenggarakan demi tujuan tersebut. “Berdasarkan informasi dari para senior tinju Nunukan, pertandingan terakhir digelar pada sekitar 2011 atau 2012, atau kurang lebih 12 tahun lalu,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, Abdul Halid dikutip dari Antara, Minggu, 10 Maret. Menurutnya, kejuaraan ini adalah langkah maju dalam pembinaan mental dan spiritual generasi muda dan meningkatkan prestasi tinju amatir di Nunukan. Kejuaraan bertajuk “Boxing Day” ini berlangsung sejak 8 Maret 2024 ini mempertandingkan berbagai kelas seperti light flyweight, junior featherweight, lightweight, dan super middleweight. Abdul Halid mengatakan, turnamen ini dapat menjadi tanda kebangkitan kembalinya geliat tinju amatir di Nunukan setelah lebih dari satu dekade tidak diselenggarakan. Dia mengatakan, Boxing Day akan menjadi kejuaraan tahunan resmi dan dapat memperkuat persatuan para pecinta tinju. Ketua Panitia, Hendi mengharapkan agar pada musim kedua tahun depan, lebih banyak petarung yang bergabung, dan menekankan pentingnya dukungan dari keluarga. “Kami bersemangat untuk menghidupkan kembali tradisi tinju di Nunukan yang terakhir kali terjadi sekitar tahun 2011-2012,” kata Hendi. Turnamen Boxing Day ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia tinju amatir di Nunukan, membuka jalan bagi atlet-atlet muda berbakat untuk meraih mimpi mereka menjadi atlet tinju profesional. Lebih dari itu, ia optimistis Kabupaten Nunukan bisa menemukan bakat-bakat baru yang akan mengangkat prestasi tinju amatir nasional dan melahirkan petinju profesional yang akan membawa harum nama Nunukan dan Indonesia. Sumber; VOI

8 Pegolf Muda Indonesia Raih Prestasi di Malaysia

Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) memberikan laporan hasil dari U.S. Kids Cup Malaysian International Championship 2024, di Selangor, Malaysia. “Dari 12 atlet junior yang dikirim, beberapa nama pegolf mampu naik podium juara,” demikian keterangan PB PGI seperti dikutip dari akun resmi instagram @pb.pgi. Sebanyak delapan pegolf yang berprestasi yaitu Renoctoviana Ramadhiani Said dari DKI Jakarta yang berhasil menjadi 1st runner up. Lalu Caithlyn Ong dari Banten yang finis menjadi 2rd runner up di kategori usia 15-18 tahun. Pada kategori usia 13-14 tahun, pegolf Theodore Pradjoto Tan asal Semarang finis di posisi 4th runner up. Gelnfinan Patterson asal Batam mampu finis di posisi 3rd runner up pada kategori usia 11-12 tahun. Selain itu, dua wakil dari DKI Jakarta Amira Permadi dan Milanka Azwar yang tampil di kategori 8 tahun mampu menyudahi pertandingan masing-masing di posisi 2nd runner up dan 3rd runner up. Podium tertinggi juara berhasil diperoleh Annabella Leimena asal Surabaya yang bertanding di kategori usia 9-10 tahun. Setelah itu disusul Alletta Kahfi asal Bekasi yang finis menjadi 2nd runner up. PB PGI juga menyampaikan terima kasih kepada para atlet golf junior yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia pada ajang kompetisi internasional itu. “Indonesia bangga dengan kalian. Mari bersama terus berjuang mewujudkan prestasi golf Indonesia ke tingkat yang lebih mendunia,” tulis PB PGI. Kepala Bidang Kejuraan dan Prestasi PB PGI, Adi Saksoni, dikutip dari ANTARA, mengatakan bahwa federasi terus mendukung pegolf Indonesia untuk bisa berkompetisi di kejuaraan internasional. Semakin banyak kejuaraan yang diikuti maka akan semakin menambah jam terbang. Adi mengatakan, dari sisi pembinaan atlet, PB PGI juga telah menambah intensitas perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) dari sebelumnya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun mulai 2024. Semakin banyak kejuaraan yang diikuti maka akan semakin menambah jam terbang. Adi mengatakan, dari sisi pembinaan atlet, PB PGI juga telah menambah intensitas perhelatan kejuaraan nasional (kejurnas) dari sebelumnya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun mulai 2024. Sumber: ANTARA, PB PGI

PSS Sleman Rengkuh Juara EPA U-18

Jika di U-16 Borneo FC Samarinda berjaya, tidak demikian di U-18 Elite Pro Academy (EPA) Liga 1. Borneo takluk 1-2 dari PSS Sleman pada laga final di Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). Kemenangan PSS Sleman ini juga memutus catatan negatif kala bersua Borneo di EPA Liga 1 musim ini. Dalam empat pertemuan terakhir, PSS Sleman hanya mampu meraih dua hasil seri dan menelan dua kali kekalahan. Dua gol PSS Sleman dicetak oleh Fajar Akhmad Khusen pada menit ke-36 dan ke-60. Sedangkan satu gol Borneo FC dicetak oleh Muhammad Narendra Tegar pada menit ke-66. “Alhamdulillah kami diberi kemenangan. Di pertandingan Borneo mendominasi, kami sudah prediksi sebelumnya. Tetapi, kami bisa antisipasi dengan serangan balik,” kata pelatih PSS Sleman Anang Hadi. Menurut Anang, kehadiran suporter yang mendukung langsung anak asuhnya menjadi salah satu faktor yang mendorong tim Super Elja tersebut tampil maksimal. “Teman-teman suporter selalu mendukung baik di kendang maupun tandang. Ketika kami main di kandang ada 1.000 suporter. Itu cukup memotivasi pemain untuk menampilkan pemain terbaik,” imbuh Anang. Anang berharap dengan kehadiran Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri yang menyaksikan langsung pertandingan final, ada nama-nama pemain yang dipanggil ke tim Garuda Muda. “Semoga ada yang dilirik untuk bisa membela tim U-20,” ujar Anang. Pelatih Borneo FC, Mokh Fakhrudin mengaku hasil yang didapat oleh anak asuhnya di lapangan kurang maksima. Namun, ia akan melakukan evaluasi ke depannya. “Hasil tidak memihak kami, tapi itulah sepak bola. Kami akan evaluasi dan jalankan proses berikutnya dengan baik,” jelas Fakhrudin. Fakhrudin mengungkapkan seusai gelaran EPA, Borneo FC akan mengikat pemain dengan kontrak jangka panjang. Pemain ini akan dipersiapkan untuk pembinaan klub ke depan. “Banyak pemain yang kami kontrak jangka panjang, kami tingkatkan levelnya lebih tinggi,” ujar pelatih yang sempat bermain untuk Sriwijaya FC tersebut. Sumber: PSSI

Harapan Dika Adi Usai Bantu Borneo FC Juara EPA U-16

Striker Borneo FC, Dika Adi Nurdiansyah, menargetkan bisa masuk tim nasional Indonesia di kelompok usia setelah mengantarkan Borneo FC juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16. Borneo FC Samarinda merengkuh juara seusai menang 2-1 atas Persis Solo di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). “Alhamdulilah tadi di pertandingan mencetak gol. Gol itu untuk orang tua, tim dan masyarakat Samarinda. Targetnya saya ke depan bisa masuk timnas,” kata Dika. Dalam duel itu, Dika mencetak dua gol pada menit ke-33 dan 39. Persis hanya bisa membalas satu gol lewat gelandang Lockna Janu Syahriat pada masa perpanjangan waktu babak pertama. Dika mengatakan selama menjalani kompetisi EPA Liga 1 memperoleh pengalaman yang luar biasa untuk menambah pengalaman menuju jenjang kariernya ke depan. “Ini pengalaman luar biasa. Baru pertama kali ikut EPA juga dan mendapatkan juara di tahun ini. Terima kasih buat tim, pelatih, dan semua tim di Borneo sudah mau kasih kesempatan di sini,” ujar Dika Adi. Pelatih Borneo FC U-16, Furqon menilai EPA Liga 1 adalah kompetisi yang cocok buat pemain muda mengenal sistem liga. “Jujur ini baru tahun pertama saya ikut EPA dan melatih tim EPA. Itu bagus dengan sistem kendang tandang. Dengan pertandingan yang lebih banyak ini sangat bagus sekali untuk peningkatan kemampuan pemain,” jelas Furqon. “Jadi para pemain bisa terbiasa dengan sistem liga main dari minggu ke minggu, evaluasi,” tambahnya. Sumber: PSSI

Asiana Soccer School Juarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024

Setelah nyaris setiap pekan memimpin puncak klasemen, Asiana Soccer School akhirnya sukses menjuarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024. Mereka menikmati buah konsistensi yang sudah ditabur sejak pekan pertama. Konsistensi ini bermula dari standar tinggi pembinaan klub. Asiana keluar sebagai juara usai menahan imbang Intan Soccer Cipta dengan skor 4-4 di Lapangan Dewantara Sport Center, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (3/3/2024). Mereka membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-4 di paruh pertama. Asiana (39) pun unggul satu poin atas Intan (38) di klasemen akhir. Penyerang Asiana, Sean Rahman Kastor, menjadi pahlawan dengan sumbangan sepasang gol (brace), termasuk gol pamungkas di penghujung paruh kedua. Gol itu sekaligus memastikan Sean sebagai pencetak gol terbanyak Liga Kompas (23 gol). Asiana mengakhiri musim dengan rekor tidak terkalahkan, yakni 12 menang dan 3 seri. Raihan ini membuat Sean dan kawan-kawan tampak begitu bahagia seusai peluit panjang. Sebagian pemain langsung bersujud, berpelukan, dan bahkan berteriak sekeras mungkin. Mereka seolah tidak percaya bisa bangkit setelah masih tertinggal tiga gol dalam 15 menit sisa. “(Raihan) ini berkat kerja sama semuanya. Di pikiran kami (saat babak kedua), kami mau dan harus juara,” ujar Sean seperti diberitakan Kompas.id, Minggu (3/3/2024). Skuad Asiana tampak tegang pada awal laga. Mereka kecolongan tiga gol beruntun yang dicetak penyerang Intan, M Habil Gaza Maulidyan. Gol ini bermula dari situasi serangan balik. Asiana pun seperti menghadapi misi nyaris mustahil seusai turun minum. Selain tampil buruk, pertahanan Intan terkenal kokoh. Mereka hanya kemasukan satu gol dari 14 laga. ”Saat turun minum, saya berkata kepada pemain untuk tampil lepas sesuai kapasitas. Kami hanya butuh hasil imbang untuk juara. Apakah mereka mau melepaskan kesempatan itu setelah memimpin hingga pekan terakhir? Mereka punya kesempatan membalikkan di babak kedua dan berhasil melakukannya,” jelas pelatih Asiana Iskandar Makmur. Pada kompetisi usia muda, seperti Liga Kompas, gelar juara bukan segalanya. Namun, pencapaian Asiana patut dirayakan. Mereka layak mendapatkan prestasi tertinggi itu. Mereka sukses melewati segala rintangan selama lebih dari tiga bulan dengan tampil konsisten setiap pekan, termasuk bangkit di tengah ketidakpastian pada laga pamungkas. Asiana merupakan tim paling konsisten sepanjang kompetisi. Mereka memimpin klasemen selama 13 dari total 15 pekan. Selain tidak terkalahkan, permainan ofensif nan kolektif mereka juga selalu terpancar setiap pekan. Terbukti, tim asuhan pelatih Iskandar tampil impresif dalam selisih gol dan kemasukan, yaitu 70-6. Meski unggul kualitas pemain, tampil secara konsisten tiap pekan tetap tidak mudah bagi Asiana. Mereka diwaspadai tim-tim lawan. Mereka pun harus menghadapi blok rendah atau strategi sangat defensif lawan hampir di setiap minggu. Namun, para pemain selalu bisa menemukan jawaban di lapangan, seperti saat menghadapi pertahanan kokoh Intan. Prinsip pembinaan Kesuksesan Asiana tidak terlepas dari standar klub yang diterapkan oleh sang pelatih. Dengan pengalaman sebagai mantan pemain profesional dan pelatih terbaik Liga Kompas 2017-2018, Iskandar tidak sekadar menargetkan kemenangan. Dia ingin para pemain bisa selangkah lebih dekat ke level nasional. ”Kemampuan teknik individu dan fundamental sudah keharusan. (Hal) yang paling penting, mereka harus paham prinsip permainan sejak usia sekarang. Seperti saat kehilangan bola, (mereka) harus (memutuskan) menunggu atau mundur. Kemampuan berpikir itu penting untuk ke level nasional sekarang. Jika sudah paham dari sini, nanti akan lebih mudah,” kata Iskandar. Standar Asiana terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan pemain. Pekan lalu, tiga pemain klub kelahiran 2009 terpilih mengikuti seleksi tim nasional U-16, yaitu Sean, M Mierza Firjatullah, dan Hadri Dimas Sulistyo. Mereka merupakan sosok kunci yang membuat Asiana berjaya di pertandingan pamungkas. Menurut Sean, inspirasi kemenangan justru berasal dari seleksi timnas. ”Di sana sangat capek. Fisik kami benar-benar diuji selama tiga hari. Ternyata, itu membawa pengaruh hari ini. Saya tidak capek sama sekali bermain sepanjang laga. Jadinya masih bugar dan bisa mencetak gol di saat akhir,” jelas pemain yang mengidolakan Filippo Inzaghi itu. Asiana memang dominan, tetapi belum sempurna. Ada hal yang harus diperbaiki di jenjang selanjutnya. Seperti saat mendapatkan jadwal bermain paling pagi, pukul 07.00, mereka dua kali ditahan imbang karena kurang siap tampil di pagi hari. ”Dari situ mereka belajar tentang persiapan fisik, termasuk makan dan tidur,” kata Iskandar. Saat skuad Asiana berpesta, para pemain Intan berduka. Habil dan kawan-kawan tertunduk karena tidak kuasa menahan kekecewaan. Intan selalu membayangi Asiana sejak pekan pertama, tetapi tidak mampu menaklukkan sang raja terakhir. Dalam kekecewaan, mereka tetap menunjukkan sportivitas dengan memberikan tepuk tangan saat selebrasi tim lawan. ”Kami belajar banyak di kompetisi ini. Pemain belajar bagaimana mengatasi ketidakpastian setiap pekan. Mental dan fisik juga diuji untuk tampil konsisten. Tidak hanya pemain, saya sebagai pelatih juga banyak belajar. Hari ini, harus diakui, saya salah merotasi pemain. Itu akan jadi pelajaran berharga,” kata pelatih Intan Yani Muhammad Yamin. Meski demikian, hasil pertandingan itu bukanlah akhir, baik bagi Asiana maupun Intan. Itu hanya permulaan. Perjalanan mereka masih panjang untuk mencapai mimpi jadi pesepak bola profesional. Asiana harus tetap rendah hati dan melanjutkan momentum prestasi. Intan bisa menjadikan kesedihan untuk bangkit dan jadi bahan bakar di masa depan. Sumber: Kompas

Ini Dia Para Juara MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 1

Partai final MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 yang diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus Jawa Tengah, Minggu (3/3/2024) berlangsung penuh kejutan. Pada babak pamungkas kelompok usia U-10, SDN Jambean 02 Pati berhasil keluar sebagai juara. Sementara di kategori U-12, SDUT Bumi Kartini Jepara sukses merengkuh gelar kampiun usai mengalahkan wakil Kudus, SDIT Al Islam A. SDUT Bumi Kartini Jepara tidak meraih gelar juara dengan mudah. Pasalnya mereka menghadapi SDIT Al Islam A Kudus yang di semifinal berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan tim juara bertahan, SD 2 Rendeng. Namun, berkat penampilan impresif Rara Zenita Fatin yang bertatus pencetak gol terbanyak timnya, wakil Jepara tersebut berhasil menghentikan perlawanan Alesha Farzana Aznii Putri Aji dkk dengan skor 3-1. “Saya bangga sekali bisa membantu tim menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. Apalagi saya juga mampu menyumbang 26 gol di turnamen ini. Kemenangan ini mau saya persembahkan untuk orang tua, teman-teman, guru-guru, dan sekolah, saya juga berharap bisa lebih banyak lagi menjadi juara di turnamen-turnamen lainnya,” ucap Rara. MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 diadakan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2024. Sebanyak 1.712 peserta dari 101 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) datang dari Kudus, Pati, Jepara hingga Rembang ambil bagian dan saling uji kemampuan di atas lapangan hijau. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, lahirnya juara-juara baru dalam turnamen ini merupakan cerminan dari proses pengembangan sepak bola putri di level akar rumput melalui penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang rutin digelar. Tahun lalu, turnamen yang menyasar kelompok usia U 10 dan U 12 ini diselenggarakan sebanyak tiga kali di Kudus yakni pada Juni, September dan Desember 2023. “Dengan penyelenggaraan turnamen secara berkala ini, talenta-talenta pesepak bola putri usia dini mulai terlihat. Tentunya ini membangkitkan harapan suatu saat mereka menjadi pemain profesional dan mereka bisa membawa Indonesia di turnamen level dunia. Untuk itu, selain di Kudus, pada tahun ini kami juga akan mengadakan turnamen serupa di kota-kota lainnya agar kecintaan terhadap sepak bola putri semakin bertumbuh di berbagai daerah,” ujar Yoppy di sela babak final yang diadakan di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (3/3/2024). Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola putri, sepanjang 2024 Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife akan menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge di tujuh kota lainnya yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Di tujuh kota tersebut, turnamen yang melibatkan siswi SD dan MI ini akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Sementara di Kudus, MilkLife Soccer Challenge bakal dihelat empat kali. Sehingga total penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di tahun ini mencapai 18 kali. Yoppy menuturkan perluasan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut tak lepas dari hasil positif yang terjadi sepanjang 2023. Pada tahun lalu, MilkLife Soccer Challenge yang tiga kali diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, sukses mendongkrak kecintaan siswi SD dan MI untuk menekuni sepak bola. “Setelah tiga kali kami menyelenggarakan di Kudus, kami melihat antusiasme para peserta sangat tinggi. Sama seperti saat ini, mereka yang datang tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari kota-kota sekitar. Dari temuan tersebut, kami bersemangat untuk memperluas turnamen dalam rangka ‘jemput bola’ agar semakin banyak putri-putri Indonesia yang mencintai cabang olahraga ini,” tutur Yoppy. Yoppy melanjutkan, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut juga merupakan upaya menggerakkan ekosistem sepak bola putri di Indonesia agar semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas dan kelak menjadi pesepak bola profesional. “Melalui MilkLife Soccer Challenge yang menyasar level akar rumput ini, kami memiliki harapan dalam waktu dekat banyak bibit-bibit pesepak bola putri yang lahir sehingga cabang olahraga ini semakin berkembang. Tentunya, menggerakan ekosistem sebesar ini tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari banyak pihak seperti federasi, sekolah sepak bola, klub-klub sepak bola dan berbagai stakeholder lainnya sehingga bersama-sama kita bisa mengantarkan Indonesia berlaga di turnamen tertinggi yakni Piala Dunia Wanita,” Yoppy menjelaskan. Perluasan upaya pengembangan sepak bola putri ini juga didukung penuh oleh MilkLife. Sebagai produsen susu ternama di Indonesia, gelaran MilkLife Soccer Challenge yang akan diselenggarakan di delapan kota sepanjang tahun 2024 selaras dengan misi MilkLife yakni menyehatkan anak-anak Indonesia melalui asupan nutrisi yang bergizi dan disokong dengan kegiatan yang menyehatkan seperti olahraga. Untuk itu, pada turnamen ini MilkLife meluncurkan kampanye #BeraniCetakGol guna mendukung potensi anak-anak Indonesia di sektor olahraga, khususnya sepak bola putri. “Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk aktif berlolahraga khususnya di sektor sepak bola putri. Karena, ini adalah cabang olahraga yang berpeluang besar mendulang prestasi di masa mendatang. Selain itu, melalui olahraga, kami ingin mendukung lahirnya generasi muda yang tumbuh sehat dan kuat tentunya ditopang dengan asupan kaya nutrisi seperti susu Milklife,” ujar Adrian Tan selaku Brand Manager Global Dairi Alami selaku produsen susu MilkLife. Dukungan nyata terhadap pengembangan sepak bola putri usia dini juga ditunjukkan oleh KENKO. Sebagai produsen alat tulis terkemuka di Indonesia, KENKO berupaya memfasilitasi pelajar Indonesia mendulang prestasi, baik dari sisi akademis maupun non akademis seperti olahraga melalui gelaran MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. “Pelajar sekolah dasar merupakan anak-anak di usia pertumbuhan yang memiliki jalan panjang untuk menjadi sosok seperti apa di masa depan. Untuk itu, penting sekali menggali bakat dan potensi anak, selain dari sektor akademis maupun non akademis seperti olahraga. Kami berharap, melalui MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024, para pelajar memiliki banyak pilihan dalam mengembangkan dirinya sehingga bisa menjadi pribadi yang berprestasi,” tutur Marketing Manager KENKO, Jameson Halim. Setelah Kudus menjadi kota pertama penyelengaraan di tahun ini, pada Mei mendatang, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di tiga kota yakni Surabaya, Jakarta dan Tangerang disusul pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus). Tak hanya itu, dukungan pengembangan sepak bola putri melalui MilkLife Soccer Challenge juga diberikan oleh BCA yang akan memberikan tabungan pendidikan kepada para juara sepanjang 2024 dengan total Rp 320 juta. Kunjungi www.milklifesoccer.com dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge … Read more

PB Perkemi Buka Festival Shorinji Kempo Kids 2024

Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) membuka Festival ‘Shorinji Kempo Kids’ 2024 diikuti 206 atlet kempo usia 6-12 tahun dari berbagai wilayah di seluruh penjuru Tanah Air. Ketua PB Perkemi, Laksamana Madya TNI (Purn) Agus Setiadji mengatakan, festival ini merupakan bagian dari program awal pembinaan atlet usia muda menuju peningkatan prestasi di level internasional. “Awalnya kita hanya berpikir pembinaan terukur atlet usia dini hanya di Kabupaten Bekasi saja tetapi ternyata setelah melihat antusiasme peserta yang cukup besar, kejuaraan ini bisa menjadi benchmark, tolok ukur untuk dilaksanakan di daerah-daerah lain,” katanya usai pembukaan di Pollux Mall Cikarang, Sabtu. Dia mengatakan tinggi minat peserta pada kejuaraan ini bisa dijadikan acuan bagi pengembangan program pembinaan atlet usia dini di seluruh daerah guna melahirkan bibit atlet profesional yang berprestasi. “Kita akan kembangkan sedemikian rupa sehingga pilot project ini bisa berkembang lebih baik lagi dan kita sudah melaporkan kepada Ketua Umum KONI, beliau sangat mendukung untuk dikembangkan lagi,” katanya. Dirinya berpesan kepada atlet-atlet muda untuk terus berlatih demi meningkatkan prestasi sehingga program pembinaan usia dini berjalan optimal dan mampu menghasilkan prestasi bagi Indonesia di level dunia. Agus juga mengapresiasi jajaran panitia pelaksana dan segenap pengurus Perkemi Kabupaten Bekasi yang telah memfasilitasi festival ‘Shorinji Kempo Kids’ ini dengan sukses, termasuk pengelola pusat perbelanjaan yang bersedia menjadi lokasi kejuaraan skala besar nasional. “Fasilitas rekomendasi untuk event berikutnya, termasuk penginapan di sini akan digunakan untuk event berikutnya yang lebih besar lagi. Kita gunakan mall dan, apartemennya,” ucap dia. Ketua Perkemi Kabupaten Bekasi Ika Puspadewi mengatakan kejuaraan terbuka bagi atlet kempo usia dini ini diikuti sebanyak 206 peserta dari tujuh provinsi serta 24 pengurus kabupaten dan kota se-Indonesia. “Antusias yang begitu besar, peserta dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Kalimantan Timur. Festival ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan, memasalkan, serta mengembangkan cabang olahraga Shorinji Kempo kepada masyarakat,” katanya. Dia mengatakan kejuaraan ini memang sengaja digelar di salah satu pusat perbelanjaan terbesar wilayah Cikarang sebagai upaya memasyarakatkan cabang olahraga tersebut agar lebih dikenal secara luas oleh publik, termasuk pengunjung mal. “Para orang tua atlet yang kebanyakan ibu-ibu mengantar dan mendampingi putra-putrinya bertanding juga akan tidak merasa jenuh karena berkesempatan untuk berbelanja di mal tersebut,” kata dia. Sumber: ANTARA

UBL Gelar Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar, Pemenang Dapat Beasiswa

Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar kejuaraan UBL Open 2024 Tenis Meja Piala Rektor Tingkat SMA yang dengan hadiah beasiswa kuliah gratis bagi pemenang. Acara ini merupakan kerja sama Universitas Budi Luhur dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). “Persiapannya tidak sampai satu bulan, langsung kita eksekusi,” ujar Rektor Universitas Budi Luhur Agus Setyo Budi melalui keterangan tertulis, Sabtu, 2 Maret 2024. Agus Setyo menyampaikan para atlet muda ini merupakan bibit yang luar biasa. Dia meyakini jika calon mahasiswa sering ditempa sportivitas, mentalnya akan sportif. “Hal-hal yang curang tidak akan dilakukan oleh seorang atlet, yang mana sportifitas sudah menjadi faktor kebiasaaannya,” ujarnya. Ketua Panitia Dwi Prijono Soesanto menjelaskan ada dua kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan kali ini. Ada tunggal putra dan tunggal putri. Juara pertama sampai ketiga menerima uang pembinaan, piala, sertifikat, dan voucher beasiswa. Dwi Priyono mengatakan total jumlah peserta 116 atlet yang berasal dari Jabodetabek. “Putra 74 orang, putri 42 orang. Jumlah seluruhnya ada sekitar 116. Untuk asal peserta hampir rata (sejabodetabek). Bogor ada, Depok ada. Hampir merata,” katanya. Dwi menuturkan kejuaraan yang digelar hingga 3 Maret 2024 ini juga memperebutkan piala Rektor. Rencananya, kegiatan serupa bakal jadi agenda rutin UBL. “Bahkan nanti kita tingkatkan menjadi event seluruh Indonesia. Kita sudah ada jaminan dari Kemenpora, bahwa event ini akan jadi event nasional dan menjadi agenda persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia,” tegasnya. Ia berharap kejuaraan ini juga dapat membantu menjaring atlet muda berbakat untuk tim nasional. Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin kelak akan menyumbang prestasi di tingkat dunia. Sumber: Medcom.id

Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024

Piala Asia U-23 2024 berlangsung pada April mendatang. Berikut jadwal dan lawan Timnas Indonesia di ajang tersebut! Piala Asia U-23 2024 berlangsung di Qatar pada 15 April sampai 3 Mei. Indonesia masuk di Grup A. Skuad Merah-Putih tergabung bersama Qatar, Australia, dan Yordania. Melihat lawan-lawan tersebut, Indonesia menghadapi jalan terjal untuk lolos ke fase gugur. Indonesia di matchday pertama berhadapan dengan Qatar selaku tuan rumah. Australia kemudian menjadi lawan Indonesia kedua dan Yordania di matchday ketiga. Pelatih Shin Tae-yong berharap Indonesia bisa tembus ke semifinal dan meraih tiket ke Olimpiade 2024 yang berlangsung di Paris pada Juli mendatang. “Bahkan, Shin Tae-yong seperti yang disebutkan, malah mengatakan targetnya adalah empat besar Piala Asia U-23 2024,“kata Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, pada awal Februari. Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024: 15 April 2024 Qatar Vs Timnas Indonesia U-23 Venue: Jassim Bin Hamad Stadium, Al Rayyan Waktu: Pukul 22.30 WIB 18 April 2024 Timnas Indonesia U-23 Vs Australia Venue: Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha Waktu: Pukul 20.00 WIB 21 April 2024 Yordania Vs Timnas Indonesia U-23 Venue: Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha Waktu: Pukul 22.30 WIB Sumber: Detikcom

Pengkab PBSI Kabupaten Kudus Gelar Festival SenengMinton 2024

Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum menggelar “Festival SenengMinton 2024” untuk memperkenalkan bulu tangkis kepada siswa sekolah dasar (SD). “Sebetulnya, di masing-masing sekolah ada ekstrakurikuler salah satunya olahraga badminton. Kami melanjutkannya dengan menarik mereka lewat perlombaan ‘festival senengminton’ karena beberapa murid belum bisa bermain badminton,” kata Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, Yuni Kartika di Kudus, Minggu, 25 Februari 2024. Adanya “festival senengminton”, dia berharap, anak-anak SD dan sederajat bertambah senang. Karena selama ini tantangan untuk mengenalkan bulu tangkis di kalangan siswa SD mereka belum terlalu serius menekuni olahraga. Oleh karena itu, PBSI Kudus mengemas pengenalan bulu tangkis dengan memberikan pelatihan sederhana dan tidak membosankan melalui “Festival SenengMinton 2024” ini. Selain menggelar lomba, pelajar juga diajak ke GOR Jati, supaya mereka melihat GOR ini sebagai pusat pelatihan para pemain bulu tangkis hebat, agar mereka terinspirasi. “Kami ingin mencari juara dari Kudus biar bisa mengenalkan hingga ke dunia internasional. Kami juga ingin memberikan mimpi supaya tertarik main badminton dan tertarik masuk klub yang ada di Kudus. Apalagi, olah raga ini bisa menjadi profesi sangat menguntungkan dan membanggakan,” ujarnya. Ajang “Festival SenengMinton 2024” yang diikuti 360 siswa kelas 1-3 dari 20 SD di Kudus berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus. Setiap peserta akan mengikuti enam jenis lomba yakni service to target, throwing the shuttlecock, juggling shuttlecock, drive target, netting target between ropes dan shuttle run zig zag. Setiap SD diwakili satu regu berisikan tiga personel yang terdiri dari laki-laki dan perempuan sebagai upaya menumbuhkan kekompakan. Sedangkan hadiahnya berupa piala, piagam, dan hadiah dari sponsor yaitu alat tulis, es krim, dan susu. Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan menyambut baik diselenggarakannya “Festival SenengMinton 2024” untuk mengenalkan dan memassalkan bulu tangkis di Kota Kudus. “Kami juga berharap bisa menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru di arena bulu tangkis pada masa mendatang,” ujarnya. Rohman, guru SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus menganggap “Festival SenengMinton 2024” ini sangat positif untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap olahraga bulu tangkis. “Kami juga berharap nantinya muncul atlet berkelas dunia dari Kabupaten Kudus,” ujarnya. Sumber: Antara Jateng

34 Nama Pemain untuk Seleksi Tim U-16 Gelombang Ketiga

Pelatih kepala tim U-16, Nova Arianto akan kembali menyeleksi pemain pada gelombang ketiga. Kali ini pilihan pemain bagi Nova lebih banyak, ada 34 pemain. Dua gelombang sebelumnya menggunakan 32 pemain. Gelombang kedua berakhir hari ini, Sabtu (24/2). Nova kembali berharap, di gelombang ketiga nanti dengan jumlah pemain yang lebih banyak dari dua gelombang sebelumnya, dia dapat menyeleksi lebih banyak pilihan pemain. Sebelumnya, dia mengungkapkan belum akan mengumumkan nama-nama pemain dari tiap-tiap gelombang, namun akan lebih dahulu mengumpulkan para pemain pilihannya dari gelombang pertama hingga ketiga, dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan semuanya. Selain itu dalam melatih dia punya gayanya sendiri. Seperti saat pemain seleksi lalai dalam teknik dasar, Nova langsung menasihatinya. Ini agar para pemain langsung bisa memperbaiki kesalahannya masing-masing. “Mereka rata-rata bermain di SSB, jadi saya melihat mereka membawa gaya dari masing-masing SSB atau akademinya. Tapi saya ingin menunjukkan pada mereka ini lho cara main sepak bola sekarang. Saya mau pilih pemain yang benar-benar sesuai dengan filosofi saya, termasuk dengan tinggi badan,” kata Nova. Cara yang dilakukan Nova sejauh ini cukup efektif. Arah operan jadi jelas, aliran bola semakin mulus, dan cara menerima bola juga lebih lengket. Pemain yang sekilas nampak mentah, jadi lebih matang dengan program dan cara latihan yang diberikan. Kendati demikian, ini masih tahap awal dalam pembinaan pemain, dan Nova Arianto adalah penjaga gerbang paling depan dari struktur tim nasional saat ini. Seleksi untuk gelombang ketiga ini akan berlangsung di Lapangan B Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dari tanggal 25 hingga 28 Februari 2024. Daftar Nama 34 Pemain Seleksi untuk Tim U-16: Kiper 1. Atha Al Rasyid 2. Faizal Razaaq 3. Dava Aryula Siregar 4. Rendy Rezzaqu Mochtar 5. Davian Rayana D Belakang 6. Nabil Mulya Nazwar 7. Feri Saputra 8. Muhammad Naufal Raka 9. Farik Rizqi 10. Krisna Priatmaja 11. Ghufran Al Ghazaly S.C 12. Rafif Zaki Saputra 13. Muhammad Alfariz Fhiliano 14. Raditya Arif Wicaksana 15. Hanif Sahregal Tengah 16. M. Sutan Reihansyah A 17. Darrel Reswaranto 18. Gilang Fahri Pamungkas 19. Rayhan Nazril Maulana 20. Daffa Sayyidina Ikhbar 21. Handri Dimas Sulistyo 22. Mirza Amanbillah 23. Muhammad Fauzan 24. Ridho 25. M. Saka Ibrahim 26. Fahri Bahtiar 27. Satria Rizki Putra 28. Gabriel Krist Evandra 29. M. Algazani Dwi Sugandi Depan 30. Ravza Aprian 31. Muhammad Mierza F 32. Allian Cahya Nazma 33. Sean Rahman Castor 34. M. Farel Affua Suprayitno

Tenis Indonesia Juara Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024

Timnas tenis putri Indonesia U-14 baru saja mengukir prestasi membanggakan di kejuaraan tenis dunia. Tidak main-main, mereka berhasil menjuarai Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024 yang diselenggarakan di Kolombo, Sri Lanka. Capaian itu mengantarkan Tim Garuda berhak melaju ke fase kualifikasi berikutnya dalam ajang yang serupa pada Maret 2024 mendatang. Keberhasilan tim tenis putri Indonesia terwujud setelah menumbangkan Nepal pada partai final Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Mereka unggul dengan skor kemenangan 2-1, Sabtu (17/2/2024). Tim Garuda sendiri menang setelah para atlet junior yang beranggotakan Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa Putri Raga tampil begitu gemilang. Timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu melakoni perjuangan yang tidak mudah selama berlaga di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Pasalnya, mereka harus menghadapi beberapa lawan kuat dari seluruh dunia. Untungnya, Tim Garuda berhasil melewati adangan itu dengan catatan keluar sebagai juara. Tim tenis putri Indonesia U-14 tergabung dalam Pool A di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Dalam grup ini, mereka harus berjumpa Macau, Pacific Ocean, dan Kyrgyzstan. Tanpa diduga, Indonesia yang dibela tiga atlet bertalentanya mampu menggulung ketiga lawannya itu sekaligus menjadi juara group. Perjuangan timnas tenis putri Indonesia U-14 pun menembus ke babak semifinal Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Kali ini, mereka harus berhadapan dengan Myanmar. Meski begitu, lagi-lagi, Garuda terus menunjukkan ketangguhannya usai menang dengan skor 2-1 dari Myanmar.Selanjutnya, tim tenis putri Indonesia U-14 bertemu Nepal pada partai puncak Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Tren positif mereka rupanya terus berlanjut. Melawan Nepal, Sabtu (17/2/2024), Tim Garuda kembali unggul 2-1 sekaligus keluar sebagai kampiun. Atas hasil tersebut, Indonesia akhirnya menyegel tiket lolos ke Asia/Oceania Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Nantinya, babak terbaru ini akan diselenggarakan di Kuching, Malaysia, selama 18—23 Maret 2024. Momen ini tentu menjadi kesempatan bagi Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa untuk mengharumkan nama Indonesia lagi di kancah yang lebih tinggi. Pencapaian timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu tak lepas dari andil sang pelatih, Revel Yehezkia, atas keberhasilannya di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Sang pelatih pun mengatakan tidak membolehkan anak didiknya untuk berpuas diri walau telah juara. Menurutnya, langkah mereka belum berhenti lantaran akan menatap babak kualifikasi di Malaysia. “Kami sangat bahagia atas hasil ini. Itu memperlihatkan bila anak-anak selalu siap memberikan yang terbaik. Namun, kami tetap tidak boleh berpuas diri karena tantangan selanjutnya ada pada babak kualifikasi di Malaysia. Di sana, kami akan bertemu dengan lawan yang memiliki level lebih tinggi,” kata Revel merujuk laman media sosial Tennis Indonesia Official. Pencapaian-pencapaian seperti ini sudah selayaknya diberi apresiasi yang positif. Sebab, berkat mereka, cabang olahraga tenis Indonesia bisa menunjukkan kapasitasnya di dunia walau dalam kelompok usia 14 tahun. Terus berjuang Garuda Muda! Sumber: IDN Times

PASI Optimalkan Arena Latihan Baru di Pengalengan Godok Atlet Muda

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengoptimalkan arena latihan baru di Pengalengan, Jawa Barat, untuk menggodok kemampuan para atlet muda atau kategori remaja dan junior dalam menghadapi berbagai ajang kejuaraan. “Arena latihan baru di Pengalengan kami optimalkan baik untuk latihan maupun kompetisi terutama untuk menyiapkan atlet-atlet remaja dan junior,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PASI, Ria Lumintuarso saat dihubungi melalui saluran telpon di Jakarta, Selasa. Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan upaya PB PASI menjalankan program pembinaan bagi atlet atletik muda di Tanah Air untuk berkompetisi dalam berbagai ajang kejuaraan. Ria menjelaskan, atlet atletik kerap menorehkan prestasi hingga ke ajang internasional, seperti perolehan terakhir sebanyak tujuh medali pada ajang SEA Games 2023 Kamboja. Namun, kata dia, medali-medali itu diraih para atlet senior yang berusia 29 tahun atau 30 tahun sehingga generasi penerus perlu dipersiapkan secara baik. “Kami kan khawatir dengan atlet-atlet muda, apakah prestasi mereka nantinya akan bisa menyusul atlet senior atau tidak,” katanya. Oleh sebab itu, kata dia, PB PASI memfokuskan pembinaan terhadap atlet remaja dan junior dengan memanfaatkan fasilitas pusat pelatihan di Pengalengan, dengan harapan pada tahun-tahun selanjutnya atlet remaja bisa melangkah ke junior dan atlet junior bisa ke senior. Ria mengatakan, fasilitas di Pengalengan tidak hanya dimanfaatkan untuk latihan, namun juga untuk pelaksanaan kompetisi tingkat remaja, junior, dan senior pada tahun 2024. “Fasilitas di Pengalengan ini menjadi wadah penggodokan atlet dan untuk kompetisi akan mulai di Pengalengan juga,” katanya. Fasilitas pusat pelatihan di Pengalengan diproyeksikan dapat menampung hingga 100 atlet yang dilengkapi sarana dan prasarana untuk semua nomor cabang atletik seperti lintasan lari 8 lintasan, lintasan extra sprint 100 meter, lompat jauh dan jangkit, lempar lembing. Selain itu, lintasan steeplech, lempar cakram, lintar martil, lompat galah, tolak peluru, lompat tinggi, sarana hill run, dan tribun penonton. Fasilitas pendukung lain juga disiapkan seperti gym, ruang ganti atlet, ruang kelas, gedung asrama, dan parkir kendaraan yang luas. Sumber: ANTARA

Perbasi Seleksi Atlet Muda Daerah dengan Tinggi Minimal 180 cm ke Lithuania

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) akan mengirimkan atlet-atlet muda daerah dengan tinggi tubuh minimal 180 cm ke Lithuania untuk mengembangkan basket nasional melalui program Indonesia Patriots. “Sekarang kami masih menyeleksi anak-anak di beberapa kota dengan tinggi minimal 180 sentimeter, guna diseleksi kembali oleh para pelatih dari Lithuania,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perbasi, Nirmala Dewi di Jakarta, Selasa (20/2/2024). Menurut Nirmala, Indonesia Patriots menjadi program jangka panjang dalam mengembangkan basket di dalam negeri. Lithuania adalah salah satu kekuatan bola basket besar dunia. Selain memasok pebasket-pebasket tangguh untuk NBA, Lithuania juga pernah mendapatkan tiga medali Olimpiade, tiga kali juara Eropa dan pada Piala Dunia FIBA 2023 finis urutan keenam. Nirmala menjelaskan Perbasi sedang mendorong pebasket muda potensial untuk mengikuti program Indonesia Patriots guna diberangkatkan ke Republik Lithuania di Eropa Utara, sebagai salah satu langkah utama dalam membina cabang olah raga ini. Dia menyatakan Perbasi berharap Indonesia Patriots yang sejak empat tahun lalu menjadi program Perbasi, tahun ini lebih baik dari masa sebelumnya. Nirmala mengakui Perbasi menemukan sejumlah kendala dalam menjalankan program ini, antara lain sulitnya mencari anak dengan tinggi minimal 180 cm yang berusia antara 13 sampai 18 tahun. Ia mengungkapkan, saat ini basket level dunia, rata-rata pemain sudah mencapai tinggi badan 2 meter, sedangkan di level Asia sulit mencari atlet muda di bawah 18 tahun dengan tinggi minimal 180 cm. Kondisi itu membuat Perbasi harus bekerja ekstra mencari pemain dengan kriteria seperti itu sebelum diseleksi awal Maret nanti oleh pelatih-pelatih Lithuania. Kendala lainnya adalah wilayah Indonesia yang sangat luas sehingga membutuhkan waktu lebih banyak dalam mencari pemain, dibandingkan dengan negara-negara di Eropa yang relatif kecil wilayahnya. “Kalau mereka (Eropa) scouting (pencarian bakat) lebih mudah, sedangkan kami harus terbang dari satu kota ke kota lain itu luar biasa memakan waktu,” kata Nirmala. Meski begitu, Nirmala optimistis program Indonesia Patriots akan mampu menjaring pemain-pemain muda potensial sesuai dengan dibutuhkan untuk pengembangan olahraga basket nasional. Perbasi menjalin kerja sama dengan Federasi Bola Basket Lithuania (LTU Basketball) untuk mengembangkan olahraga bola basket tanah air pada beberapa aspek, khususnya kepada pemain muda. Kerja sama yang dijalin pada akhir Oktober 2023, telah memungkinkan LTU Basketball berbagi pengalaman, pengetahuan, dan manajemen pengembangan olahraga basket kepada Indonesia. Sumber: ANTARA

Sri Lanka International Series 2024: Ruzana Jadi Juara!

Pebulu tangkis tunggal putri muda Indonesia, Ruzana keluar sebagai juara turnamen Sri Lanka International Series 2024 yang diadakan di Indoor Stadium Galle, Sri Lanka, Minggu. Ruzana keluar sebagai juara setelah menang atas wakil Malaysia Siti Zulaikha pada babak final dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. “Senang pastinya karena ini gelar pertama saya sejak dua tahun lalu. Lawan bermain cukup bagus tapi saya berhasil memegang kendali permainan. Di poin-poin akhir saya juga lebih berani untuk menyerang dan menekan dia,” kata Ruzana, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI. Lebih lanjut, atlet berusia 18 tahun itu mengatakan kemenangan ini akan menjadi motivasi tambahan untuknya saat mengikuti turnamen-turnamen lain di masa depan. “Saya ingin lebih baik dari sebelumnya. Gelar ini tentunya menjadi tambahan motivasi tapi saya tidak mau terlalu membebani diri sendiri. Yang terpenting saya harus all out di setiap turnamen yang saya ikuti,” ujar Ruzana, tunggal putri yang kini menduduki peringkat 166 dunia tersebut. Perjalanan Ruzana, mencapai final pun diwarnai persaingan yang cukup berdinamika. Di semifinal, Ruzana yang merupakan unggulan ketiga tersebut bertemu dengan sesama tunggal putri Indonesia, Deswanti Hujansih Nurtertiati dan menang dengan skor 21-17, 21-15. Ruzana berpeluang untuk bertemu wakil Indonesia lainnya, Chiara Marvella Handoyo, tapi, Chiara harus menelan kekalahan setelah pertarungan rubber game ketat dengan Siti Zulaikha (Malaysia) dengan skor 13-21, 21-15, 14-21. Dengan ini, maka terdapat tiga tunggal putri muda Indonesia yang berdiri di podium Sri Lanka International Series 2024, dengan Ruzana yang merebut medali emas, dan Deswanti serta Chiara yang berhak atas medali perunggu. Di sisi lain, terdapat satu wakil Indonesia lainnya yang masuk di babak final Sri Lanka International Series 2024 hari ini, yaitu ganda putra Reza Dwicahya Purnama/Rian Canna Varo. Namun, pasangan Reza/Rian, yang merupakan unggulan kedelapan dalam turnamen ini, harus mengakui keunggulan wakil Thailand Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee, dengan skor 19-21, 7-21, dan pulang dengan medali perak dan status runnerup. Sumber: ANTARA

Atlet Golf Cetak Tiga Rekor Dalam Kejurnas Junior

Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PG PBI) melaporkan atlet golf junior mencetak tiga rekor saat tampil dalam Kejuaraan Nasional Golf Junior Indonesia 2024 di Jababeka Golf & Country pada 4-7 Februari. “Pertama, ada Jordan Indra Marcello yang memecahkan rekor skor satu hari 8 under dari rekor lama 6 under yang dicetak pemain pro,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) yang juga Ketua Pelaksana Kejurnas Golf Junior 2024, Adi Saksono, kepada ANTARA di Jakarta, Kamis. Rekor kedua dalam kejurnas junior, kata dia, adalah tidak ada teguran dari lapangan dan komite terhadap para atlet terkait perbaikan divot, pitch mark, dan take bunker. Kondisi ini berbeda dengan kejuaraan amatir sebelumnya di mana 7 atlet ditegur karena tidak memperbaiki beberapa hal tersebut. Adi menyebutkan, rekor ketiga dicatatkan atlet golf Rayi Geulis yang meraih albatros berupa dua pukulan masuk di par 5 hole 1 pada hari ketiga kejuaraan. Rekor-rekor yang tercipta, kata dia, menunjukkan bibit unggulan atlet golf semakin berkembang pesat sehingga pada depan mengharumkan nama golf Indonesia di berbagai ajang. Ia mengatakan, rekor-rekor ini tidak terlepas dari dukungan PB PGI yang merancang kejuaraan secara baik yang membuat atlet bisa menunjukkan kemampuan secara optimal. Adi menambahkan, PB PGI juga memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk menyeleksi bibit-bibit atlet golf unggulan untuk masuk tim nasional. “Prestasi atau poin yang dicetak para atlet akan menjadi acuan untuk menentukan layak atau tidak mereka masuk dalam tim nasional. Jadi semuanya berdasarkan data statistik tidak atas dasar pilih kasih dan sebagainya,” katanya. Kejuaraan Nasional Golf Junior Indonesia 2024 diikuti 91 atlet golf yang diseleksi dari 133 pendaftar 16 provinsi. Sumber: ANTARA

Jordan Indra Kembali Sabet Juara Kejurnas Golf Junior dan Cetak Rekor

Atlet golf putra, Jordan Indra Marcello kembali meraih gelar juara dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior Indonesia 2024 yang berlangsung di Jababeka Golf & Country Club, Jawa Barat. “Jordan menang meyakinkan dengan total skor 203 pukulan atau 13 di bawah par,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) yang juga Ketua Pelaksana Kejurnas Golf Junior 2024, Adi Saksono ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu. Gelar juara yang disabet Jordan merupakan kedua kalinya setelah meraih gelar juara Kejurnas Golf Junior Indonesia 2023 di Gading Raya Golf. Selain tampil sebagai juara, atlet golf binaan Pengurus Provinsi PGI Jawa Tengah itu juga memecahkan rekor course Jababeka Golf & Country setelah bermain delapan di bawah par pada hari pertama. Jordan menunjukkan superioritas pada hari pertama kejurnas yang berlangsung 4-7 Februari itu dengan mengoleksi enam birdie dan satu eagle selama 18 hole. Adi mengatakan, penampilan Jordan yang impresif menunjukkan semakin bermunculan bibit-bibit atlet golf junior unggulan di tanah air. Ia mengapresiasi atlet peraih gelar juara maupun semua atlet yang ikut dalam turnamen karena telah menunjukkan penampilan terbaik. “Semua atlet tampil jauh lebih baik dengan sedikit sekali pelanggaran yang dilakukan di lapangan,” katanya. Adi menambahkan, kejuaraan tersebut menjadi momentum bagi PB PGI untuk menyeleksi bibit-bibit unggulan pegolf muda untuk masuk dalam tim nasional. Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 91 atlet dari 16 provinsi yang diseleksi dari 133 pendaftar. “Jadi kejurnas ini diikuti para atlet yang diseleksi berdasarkan prestasi atau poin sehingga nantinya untuk menentukan layak atau tidaknya masuk tim nasional akan mengacu pada data statistik yang mereka miliki,” ujarnya. Sumber: ANTARA

DKI Jakarta Juara Piala Soeratin U-17 Edisi 2023

Tim DKI Jakarta akhirnya keluar sebagai juara pada ajang Piala Soeratin U-17 di Surabaya, Sabtu (3/2) setelah mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 6-4 lewat adu penalti. Pertandingan berjalan sengit dari waktu normal hingga perpanjangan waktu, skor bertahan 1-1. Kemudian pada akhirnya harus diputuskan melalui drama adu tendangan penalti. DKI Jakarta pun akhirnya dapat mengunci kemenangan atas lawannya itu. Lima tendangan bola dari pemainnya sukses masuk ke gawang Sumatera Barat, sedangkan lawannya hanya mampu memasukkan tiga bola saja. Dalam laga tersebut, tak hanya kerabat pemain yang hadir ke stadion sebagai bentuk dukungan, tapi ada juga beberapa Exco PSSI terlihat di lapangan untuk menyaksikan laga final itu, mereka adalah Muhammad, Ahmad Riyadh dan Sumardji. Muhammad mengungkapkan kalau para pemain di Piala Soeratin U-17 ini sudah bisa bermain di atas rata-rata. “Permainan mereka di atas rata-rata usia mereka masih muda. Pertandingan berjalan sportif dan seru sampai perpanjangan waktu. Hingga akhirnya DKI Jakarta keluar sebagai juara melalui adu penalti,” ujarnya. Muhammad berharap Piala Soeratin ini akan melahirkan bibit-bibit muda berbakat di sepakbola dan sebagai jembatan untuk pemain muda berkancah di dunia profesional. Sebelum laga final, ada perebutan peringkat ketiga, dimana Jawa Tengah sukses merebutnya dari Kalimantan Timur dengan skor telak 3-0. Berikut Rekap Hasil Laga Final Piala Soeratin U-17: Juara: DKI Jakarta Peringkat Kedua: Sumatera Barat Peringkat Ketiga: Jawa Tengah Pemain Terbaik: Pasha Rayhan Kusworo (DKI Jakarta) Pencetak gol terbanyak: M. Mufdi Iskandar (Jawa Tengah) – 11 gol Sumber: PSSI

Ukir Sejarah! Atlet Biliar Nasional Juarai Indonesia International Open 2024 U-17

Atlet muda biliar Indonesia berhasil mengukir sejarah di turnamen Indonesia International Open 2024 kategori Junior U-17 9 Ball, yang berlangsung 16-25 Januari 2024 di Park Tower dan Royal Glasshouse, Kebon Sirih, Jakarta. Dalam turnamen biliar kelas dunia Indonesia International Open (IIO) 2024, dua atlet biliar muda Indonesia binaan Carabao Billiards Indonesia, Albert Januarta dan Brian Axel Ferdian, berhasil lolos ke babak grand final. Pebiliar Albert Januarta berhasil meraih juara pertama, sedangkan juara kedua Brian Axel Ferdian. IIO 2024 menjadi turnamen biliar internasional pertama yang disorot dunia. Untuk pertama kalinya Indonesia sebagai tuan rumah, sukses mengundang 20 negara dengan 144 atlet terbaik biliar. Negara-negara yang ikut, serta antara lain, Jepang, Korea, Hongkong, Vietnam, Singapura, Malaysia, Brunei, China Taipei, India, Filipina, Oman, Iran, Republik Ceko, Slovakia, New Zealand, Maldives, Spanyol, Yunani, dan Hungaria. Albert yang masih berusia 15 tahun mengaku sangat senang dan bangga bisa menyabet gelar internasional pertamanya. “Tentunya senang ya bisa juara dunia untuk pertama kalinya. Kenal biliar dari abang pertama kali dia main biliar, terus dia sering keluar kota, mungkin saya jadi tertarik untuk main biliar juga,” ujar adik pemain biliar nasional Andri Januarta itu saat berkunjung ke iNews Tower, Jumat (26/1/2024). Atlet muda kelahiran Tanjung Uban Kepulauan Riau pada 1 Januari 2009 ini sudah mengakrabi olahraga biliar sejak kecil. Siswa SMP Negeri 12 Bintan kelas IX-4 ini sebelumnya juga pernah mentas di dua turnamen luar negeri, yakni di Inggris dan Taiwan. Namun, Albert belum bisa meraih hasil maksimal karena terhenti di babak 16 dan 32 besar. Senada dengan Albert, Axel (14), atlet biliar asal Slawi, Kabupaten Tegal, yang sudah menekuni olahraga biliar sejak usia 10 tahun, bangga bisa keluar menjadi juara kedua Indonesia International Open 2024. Pada babak final siswa kelas 9 Global Inbyra School, Tegal, dikalahkan Albert karena melakukan kesalahan tembakan (miscue). Ke depannya, dia berencana akan mengikuti kembali turnamen biliar internasional. “Ke depannya ingin ikut berbagai turnamen lagi. Ingin ke turnamen luar negeri yang lebih bergengsi,” tuturnya. Sumber: iNews Media