Raih Prestasi di Kejurnas Catur Junior, Siswi Gresik Bakal Wakili Indonesia di Ajang Asean

Dafina Widya Acha Anggraeni, atau yang akrab disapa Acha, siswa kelas 5 Literasi MINU Trate Putri Gresik, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI. Menghadapi lawan-lawan berbakat dari berbagai daerah di Indonesia, Acha meraih medali perunggu di kategori E Putri, sebuah prestasi yang mengukir sejarah baru bagi Kabupaten Gresik dalam percaturan nasional. Kejurnas Catur Junior VI, yang berlangsung dari 8 hingga 15 November 2024 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata, Depok, mempertemukan para atlet muda Indonesia. Ajang bergengsi ini sekaligus menjadi ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-44. Perjalanan Acha menuju podium tidaklah mudah. Ia melakukan latihan intensif setiap hari dari pagi hingga malam, serta dukungan penuh dari pihak sekolah, keluarga, dan para pelatih. Acha berhasil menunjukkan bakat dan ketangguhannya di papan catur. Kepala MINU Trate Putri Gresik, Purwanto, mengapresiasi ketekunan dan kerja keras salah satu siswinya tersebut. Dia juga menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung perkembangan siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Keberhasilan Acha tidak lepas dari kerja keras dan latihan intensif. Semoga prestasi ini menjadi contoh bagi siswa lain dan memotivasi atlet catur lainnya,” ungkap Purwanto, Jumat (15/11/2024). Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler Catur MINU Trate Putri, Wawan mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian Acha. “Semua ini berkat kerja keras, latihan yang konsisten, dan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan catur yang berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dan berkualitas. Dia juga berharap, Acha dapat menginspirasi atlet muda lainnya di Gresik untuk terus berprestasi. Tak hanya berhenti di sini, Acha kini menyiapkan diri untuk tantangan berikutnya di tingkat internasional. Pada Februari 2025, ia akan mewakili Indonesia di ajang Kejuaraan Catur ASEAN yang akan diselenggarakan di Vietnam. Tantangan baru ini tentu memerlukan persiapan ekstra, namun Acha dan pihak sekolah optimis bahwa ia dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. “Acha menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari semua pihak yang peduli pada pengembangan bakat anak-anak Indonesia,” ucapnya. Sumber: Times Indonesia

Tim Jawa Timur Juara Umum Kejurnas Catur Junior VI 2024, Ini Pesan Utut Adianto

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI 2024

Tim Catur Jawa Timur menjadi juara umum Kejurnas Catur Junior VI 2024. Turnamen berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Depok, Kamis (14/11/2024). Jawa Timur mengumpulkan tujuh medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Posisi kedua diambil tim catur DK Jakarta dengan dua medali emas, enam perak, dan dua perunggu. Medali emas Jatim dipersembahkan Veronica Makalew Kelompok Umur (KU) 9 putri, Wavina Kamita Putri KU11, Claretta Handoko KU13. Medali emas berikutnya diperoleh Fitzal Muzafkar KU13 putra, Arjuna Satriya Pamungkas KU15, dan Salwa Nadia Maharani KU17 putri. Sementara, Sofyan Ahmad Zaini mempersembahkan medali emas dari juara KU17 putra. Sofyan merasa bersyukur bisa meraih juara Kejurnas Catur Yunior tahun ini karena harus bermain ketat. “Sampai babak 9 saya belum membayangkan mampu tampil sebagai juara karena hingga babak 8 ada enam pecatur memiliki poin sama 6. Jadi jika salah langkah maka akan kalah,” ujar Sofyan. Posisi ketiga direbut tim Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mengumpulkan dua emas dan dua perunggu. Tempat keempat ditempati Jawa Barat dengan satu emas, dua perak, serta empat perunggu. Posisi kelima diraih tim dari Jawa Tengah dengan satu emas dan dua perak. Di urutan keenam, Tim dari Sulawesi Tengah meraih satu medali emas. Zilla Altofun, peraih medali emas Sulawesi Tengah, menerima apresiasi dari Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto. Menurutnya, merupakan suatu kemajuan bahwa atlet dari luar Jawa berhasil meraih medali emas. “Saya sengaja memberikan dukungan semangat bagi pecatur Sulawesi Tengah yang berhasil meraih juara. Karena, selama ini jarang atlet dari Sulteng yang tampil cemerlang, dan diharapkan prestasi yang diraih Zilla dapat memotivasi atlet dari Sulteng lainnya,” ucap Utut. Utut mengatakan tidak mudah membina atlet catur hingga mencapai gelar Grand Master(GM). Untuk itu dia berharap adanya kolaborasi orang tua atlet dan pengprov Percasi untuk membina para atletnya. “Saya berharap melalui Kejurnas Catur Junior di Parung, Depok ini nantinya akan lahir pecatur yang bergelar GM. Dengan begitu, kerja sama antara pengprov, orang tua atlet, dan PB Percasi berjalan sesuai harapan,” ujarnya. “Melalui pertimbangan itulah PB Percasi akan membantu para juara pecatur Junior bisa tampil di event ASEAN atau tingkat Asia. Syukur-syukur pengprov-nya juga mengirim juara dua dan tiga dengan biaya sendiri ke event ASEAN nantinya,” katanya mengakhiri. Sumber: RRI

Ratusan Karateka di Balikpapan Ramaikan Liga Pelajar 

Lebih dari 700 karateka dari jenjang SD, SMP, dan SMA di Balikpapan berkompetisi dalam Kejuaraan Karate Liga Pelajar se-Balikpapan 2024 yang berlangsung di Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) Dome. Ajang tahunan ini menjadi panggung regenerasi bagi atlet-atlet muda di kota tersebut. Ketua Pengurus Kota Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Balikpapan, Mayor Cke (K) Suryani Panjaitan, menyatakan Liga Pelajar ini merupakan gelaran kedua yang mempertandingkan kategori mulai dari pra-usia dini hingga junior. “Antusiasme peserta sangat tinggi. Jika pendaftaran tidak dibatasi, jumlah peserta bisa lebih banyak lagi,” ujar Suryani usai pembukaan Liga Pelajar, Rabu (13/11/2024). Kejuaraan ini diharapkan bisa melahirkan karateka-karateka berbakat yang siap berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Ketua panitia Edi Akriansyah menyebutkan kejuaraan ini berlangsung dua hari, dari 13 hingga 14 November 2024. Ada dua kategori yang dipertandingkan: kejuaraan, dengan 402 peserta, dan festival, diikuti 379 peserta. “Ini adalah wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat serta menanamkan semangat sportivitas,” kata Edi. Ketua Dewan Wasit Inkado Nasional, Laode A Yani Mahdi, mengapresiasi Forki Balikpapan atas terselenggaranya Liga Pelajar. “Semoga daerah lain di Kaltim dapat mencontoh Balikpapan dalam mendorong pembinaan atlet muda,” ujar Laode .Menurutnya, kejuaraan adalah puncak dari tiga proses dalam karate: latihan, ujian, dan tanding. “Tanding adalah proses terakhir yang harus mereka lalui,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Ganung Pratikno, mendukung penuh kejuaraan ini. “Prestasi tidak hanya dilihat dari akademik, tapi juga non-akademik. Harapannya, pelajar-pelajar berprestasi akan lahir dari ajang seperti ini,” katanya. Kejuaraan ini tak hanya memupuk sportivitas, tapi juga membuka peluang bagi atlet karate muda Balikpapan untuk mengasah kemampuan dan mental juara mereka. Sumber: IDN Times

18 Atlet Indonesia Ikut Kejuaraan Asia Panjat Tebing Remaja 2024

Sebanyak 18 atlet muda RI bakal bertanding di Kejuaraan Asia Panjat Tebing Remaja 2024. Selain menambah jam terbang, ajang ini bertujuan menguji daya saing atlet di tingkat Asia. Kejuaraan dengan nama resmi IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 akan dilaksanakan di India, mulai 14-18 November ini. Serta mempertandingkan semua disiplin cabang yaitu lead, boulder, dan speed. Sekretaris Umum FPTI Pristiawan Buntoro mengatakan Indonesia mengirimkan 18 atlet yang terdiri dari 11 atlet putra dan 7 putri. Mereka merupakan pemanjat terbaik dan telah menjalani berbagai tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh FPTI. Senada, Ketua bidang Pembinaan dan Pengembangan Prestasi FPTI M. Rizali Umarella menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam kompetisi ini bertujuan untuk menambah jam terbang dan pengalaman internasional bagi atlet-atlet muda, sekaligus menguji daya saing mereka di tingkat Asia. Selain itu, pengalaman bertanding di tingkat Asia ini juga penting dalam membangun mental kuat pada atlet. Apalagi, mereka juga diproyeksikan untuk persiapan mengikuti Olimpiade Los Angeles 2028. “Kami memiliki target untuk mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan medali di Olimpiade Los Angeles 2028. Oleh karena itu, kami terus mempersiapkan para atlet muda agar memiliki mental yang matang serta daya juang yang tinggi di kejuaraan internasional,” kata Rizali, yang juga manajer tim Indonesia. Daftar Atlet Indonesia di Kejuaraan Asia Remaja 2024: Putra Putra Tri Ramadani (Lead & Boulder) Ramaski Aswin Kristanto (Speed) Anstasyafi Robby Al Hilmi (Speed) Muhammad Fauzan Akbar (Speed) Rizky Aditya (Lead & Boulder) Aditya Maulana Ibrahim (Speed) Abdillah Nabihan Tajusa (Speed) Ardana Cikal Damarwulan (Lead & Boulder) Laksamana Krido Swarnabumi (Lead & Boulder) Haddan Malik Baqmuhyibar (Lead & Boulder) Aeifhel Tri Andika (Speed) Putri Cinta Dwi Maharani (Speed) Aninda Qalbi Arsyillah (Speed) Taqiyya Nur Aziza (Lead & Boulder) Noor Arsyada (Speed) Tsaniya Ema Kusumawati (Speed) Alma Ariella Tsany (Lead & Boulder) Fransiska Alexandria Dwi Rahayu (Lead & Boulder) Sumber: Detiksport

BNI Sirnas Premier DKI Jakarta 2024: Ribuan Pebulutangkis Ramaikan Seri Pamungkas

Ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) telah sampai di seri pamungkas. Bertajuk BNI Sirnas Premier DKI Jakarta 2024, turnamen ini berlangsung mulai hari ini, Senin (11/11) hingga Sabtu (16/11) mendatang di Gelanggang Remajan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Total, ada 1413 atlet dari berbagai klub bulu tangkis se-Indonesia bersaing menjadi yang terbaik dari setiap nomor yang dipertandingkan. Salah satunya dari klub PB Djarum. Sebanyak 124 atlet PB Djarum akan melakoni pesaingan di ajang BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) DKI Jakarta 2024. Diakui manjer tim PB Djarum, Fung Permadi bahwa para atlet yang dikirimkan tentu dalam keadaan yang siap untuk bertanding. Ketika ditanya soal target, lagi-lagi Fung menjawab berharap bisa menjadi klub dengan peraih gelar terbanyak. “Tentu atlet-atlet yang kami kirimkan semua dalam kondisi siap untuk bertanding. Kalau soal target, pastinya berharap atlet-atlet kita bisa mendominasi gelar di sini,” tutur Fung. BNI Sirnas Premier DKI Jakarta 2024 menjadi satu-satunya turnamen berlabel ‘premier’ pada ajang sirkuit nasional sekaligus menjadi yang paling bergengsi. Selama tahun 2024, BNI Sirnas telah menyambangi 7 kota di Indonesia untuk mencari bibit-bibit pebulutangkis muda potensial. Ajang ini sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pematangan pemain-pemain muda potensial. Para pebulutangkis muda yang menjuarai berbagai Sirnas akan memiliki poin ranking nasional yang lebih tinggi. Mereka yang kerap tampil sebagai juara dan punya rangking nasional terbaik, serta didukung talenta menjanjikan, bakal diprioritaskan untuk mengikuti seleksi masuk bergabung dengan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024

Timnas Futsal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih gelar juara ASEAN Futsal Championship 2024. Timnas Futsal Indonesia mematenkan gelar dengan menaklukan Vietnam dua gol tanpa balas di Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11/2024). Tensi tinggi terjadi dengan aksi saling serang sejak menit awal. Kesulitan merangsek pertahanan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia akhirnya mencetak gol pertama dari M Syaifullah di menit 8. Skor 1-0 pun bertahan sampai turun minum. Babak kedua, Timnas Futsal Indonesia kembali mendominasi serangan dengan tak membiarkan Vietnam lolos ke pertahanan. Lima menit terakhir, Vietnam sudah frustasi dengan menggunakan skema power play alias menurunkan ‘kiper’ ke tengah lapangan. Sayangnya cara tersebut tak bisa dimanfaatkan untuk menjebol gawang Timnas Futsal Indonesia. Malah gol kedua Timnas Indonesia terjadi ketika tendangan jarak jauh Rizki Xavier yang tak bisa dikejar oleh kiper terbang Vietnam. Bahkan Ahmad Habibie sempat hampir mencetak gol dari tendangan jarak jauhnya. Skor 2-0 menutup babak kedua ini membuat Timnas Futsal Indonesia memastikan diri sebagai juara turnamen yang sebelumnya bernama Piala AFF Futsal ini. Timnas Indonesia mencetak sejarah baru dengan menghentikan Thailand meraih gelar kesepuluh beruntun setelah mengalahkan di babak semifinal dengan skor telak 5-1. Ini kedua kali kedua Timnas Indonesia menjadi juara di ajang ini. Sebelumnya, Indonesia pernah jadi juara di edisi 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0. Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang berhasil menjadi juara selain Thailand yang mendominasi dengan raihan 16 gelarnya. Sumber: TV One

Tak Pernah Kalah Sejak 2016, BOSA Raih Gelar Kesepuluh DBL Yogyakarta!

Gelar kesepuluh SMA BOPKRI 1 Yogyakarta. Kepastian ini didapat setelah kesatria BOSA -sebutan SMA BOPKRI 1 Yogyakarta- menang atas Olifant -sebutan SMA Olifant Yogyakarta- partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta dengan skor akhir 62-37. Mentalita BOSA dalam menjaga teritori takhta mereka sungguh luar biasa. Rekam jejak Olifant yang melantai pertama kali musim ini tak membuat BOSA tersipu. Keberhasilan BOSA dalam membendung laju sang debutan dimulai sejak kuarter awal. Skuad asuhan Adjie Putra berhasil memaksa pemain andalan Olifant, Yowel Son, melakukan dua pelanggaran pada kuarter pertama. Pelanggaran tersebut membuat Yowel harus lebih lama duduk di bangku cadangan ketimbang melantai. Nah, di sana BOSA mulai menjauh dari kejaran Olifant. Buktinya keunggulan 11 poin menutup paruh pertama. Bukan hanya itu saja. BOSA juga berhasil membuat penggawa Olifant tak berkutik selama dua kuarter (kuarter kedua dan ketiga). Total Olifant hanya mencetak 14 poin saja dari dua kuarter tersebut. Sedangkan Demetrius Deric dan kawan-kawan berhasil mencetak 27 poin. Datang ke partai final dengan status debutan ternyata membuat Olifant tak nyaman dalam mengembangkan permainannya. Terlalu banyak ekspektasi yang ada di pundak penggawa Olifant membuat mereka tergesa-gesa untuk menyerang. “Kuncinya ada pada kemauan anak-anak. Dari awal mereka tahu kalau masuk di tim BOSA itu apa. Dari awal semuanya sudah sepakat kalau mau juara lagi,” ungkap Ichsan Gigih, asisten pelatih BOSA. Terbukti ada 41 turnover yang diciptakan penggawa Olifant. Meski begitu bisa melangkah hingga babak final dengan status debutan bukan hal mudah. Terdapat tiga pemain BOSA yang mencetak dua digit poin. Ishak Benniray dan Lingga Wisnujati memimpin daftar dengan perolehan masing-masing 11 poin. Di belakangnya ada nama Joshua Allan dengan tambahan 10 poin. “Sebenarnya musim ini begitu spesial. Semuanya kita dapat. Dari babak playoffs lawannya juga gak mudah. Masuk ke Fantastic Four juga. Terus di final ketemunya sama Olifant. Jadinya kita sudah terbiasa menghadapi gim-gim ketat,” terangnya. Pada skuad Olifant, hanya Yowel Son yang menjadi tumpuan dengan raihan 10 poin. Kemenangan ini membuat kesucian BOSA yang tak pernah kalah sejak musim 2016! Plus membawa pulang gelar kesepuluh. Selamat BOSA! Luar biasa. Sumber: DBL

Ukir Sejarah! Putri Olifant Tiga Kali Jadi Ratu DBL Yogyakarta

Ratu DBL Yogyakarta masih milik SMA Olifant Yogyakarta. Kepastian ini didapat setelah pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta putri Olifant berhasil menang atas Stece -sebutan SMA Stella Duce 1 Yogyakarta- dengan skor akhir 84-25 Ketangguhan sang juara bertahan sudah terlihat sejak kuarter awal. Evangeline Yvonne dan kolega langsung melesat meninggalkan perolehan angka Stece. Keberhasilan mereka selalu mencetak dua digit poin selama empat kuarter menjadi bukti keganasan Olifant. Bahkan meski sudah unggul dengan selisih 16 poin di paruh pertama, Olifant tak mengendorkan serangan di babak kedua. Buktinya mereka justru terus melesat dan menyerang! Bertemu dengan Stece di partai final merupakan hal baru bagi Olifant. Terakhir kali mereka bertemu pada musim 2022 pada babak Fantastic Four. Saat itu pula Olifant berhasil menyingkirkan pemilik delapan gelar juara DBL Jogja. “Sejujurnya aku sendiri gak pernah ketemu Stece di final. Ini baru pertama kali. Sempat deg-degan juga soalnya kan Stece banyak freshman,” ungkap Josephine Felicia, salah satu penggawa Ilifant. Pada partai final pasukan Olifant menggempur bertubi-tubi pertahanan Stece. Mulai dari tusukan hingga tembakan tiga angka. Buktinya ada 86 percobaan menembak yang diciptakan putri Olifant. Hal ini berbanding terbalik dengan srikandi Stece yang sedikit sulit dalam menembus pertahanan Olifant (hanya 53 kali kesempatan menembak). Sejatinya srikandi Stece punya cara untuk memangkas jarak poin yang terlampau jauh. Cara tersebut adalah memaksimalkan tembakan gratis yang mereka dapat. Sayangnya kesempatan emas untuk memangkas margin tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik. Michelle Emanuela dan kawan-kawan hanya memasukkan 8 poin dari 29 percobaan tembakan gratis. Pada skuad Olifant nama Quinsah Ferlin menjadi tumpuan dalam mendulang angka. Total ada 19 poin dan 6 asis. Di belakangnya ada Evangeline Yvonne dengan tambahan 18 poin dan 8 steal. Lalu ada Agustina Refita dengan tambahan 14 poin dan 2 rebound. Sang kapten, Dinda Nugraheni memberi rasa aman di skuad Olifant kala melakukan defense. Terbukti ada 19 rebound yang ia koleksi pada partai final. “Pastinya senang karena kita bisa mempertahankan gelar tiga kali berturut-turut. Atmosfer di final memang beda banget. Suporternya Stece yang berisik itu bikin kita sempat nervous. Untungnya kita cepat buat nemu temponya,” sambung cewek yang masih duduk di bangku kelas 11 SMA. Di skuad Stece hanya ada nama Halmaherani Blandina yang mengoleksi dua digit poin dengan torehan 12 poin dan 9 rebound. Kemenangan ini semakin spesial bagi putri Olifant. Mereka berhasil mengukir sejarah baru untuk sekolah. Mempersembahkan gelar ketiga secara beruntun. Selamat, Olifant! Sumber: DBL

Atlet Muda Indonesia Sabet Medali Emas di Kejuaraan Ice Skating Filipina

Berita baik datang dari dunia ice skating! Indonesia kembali mengukir sejarah membanggakan melalui torehan prestasi seorang atlet cilik berbakat. Medina Khaira Fastabiqa, putri penulis ternama Ippho Santosa, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas di ajang bergengsi Philippines National Figure Skating Championship 2024 pada Kamis (7/11/2024). Menjadi peserta termuda dan berhijab, Medina menduduki peringkat pertama, di antara 21 peserta dari beberapa negara seperti Singapura dan Filipina. Dengan bakat luar biasa, gadis yang belum genap berusia 9 tahun ini memukau penonton saat tampil di atas es. Mengenakan hijab dengan anggun, Medina menunjukkan pembawaan yang ceria namun tetap profesional, yang membuatnya tampil dengan kelenturan dan teknik yang sempurna dalam setiap gerakan. Kemampuannya meluncur di atas es mencerminkan dedikasi dan kerja keras yang telah ia curahkan dalam latihan, menjadikannya teladan bagi generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika penampilannya yang energik dan penuh semangat mampu memikat hati para juri dan penonton yang hadir. Lantas, apa yang membuat Medina berbeda dari peserta lainnya, sehingga mampu meraih medali emas? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. Kesuksesan Medina Khaira Fastabiqa di arena ice skating internasional bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari dedikasi dan persiapan yang matang. Astrid Suhaimi, ibunda sekaligus mentor utama Medina, mengungkapkan strategi yang diterapkan dalam mempersiapkan putrinya menghadapi kompetisi bergengsi di Filipina. “Dengan pengelolaan waktu yang teliti, Medina menjalani program latihan intensif yang mencakup 3,5 jam sesi di atas es (on ice) dan 2 jam latihan di luar es (off ice) setiap minggunya, sambil tetap menjaga keseimbangan antara pendidikan dan waktu istirahat. Ia juga mengkonsumsi suplemen pendukung kesehatan seperti British Propolis,” kata Astrid. Di samping itu, sang bunda menceritakan kekhasan yang mencolok, partisipasi Medina di arena ice skating internasional memberikan warna tersendiri. Menjadi peserta cilik berhijab satu-satunya dalam ajang tersebut, aksinya disambut hangat dan memperoleh tanggapan positif dari juri beserta peserta lainnya. “Keunikan Medina dengan hijabnya justru menjadi inspirasi tersendiri. Responnya sangat menggembirakan, membuktikan bahwa dunia olahraga ice skating sangat terbuka terhadap keberagaman,” tutur Astrid dengan bangga. Atlet muda yang mengenakan hijab sebagai bagian dari identitas muslimahnya ini juga berhasil mengalahkan 21 pesaing tangguh dari berbagai negara, termasuk atlet berpengalaman dari Singapura dan tuan rumah Filipina, dalam ajang Philippines National Figure Skating Championship tahun ini. “Alhamdulillah, Medina berhasil meraih medali emas dalam kompetisi ini. Yang membanggakan, ini merupakan pencapaian di level yang lebih tinggi dibandingkan kompetisi sebelumnya,” ungkap ibunda Medina, Astrid Suhaimi. Perjalanan membanggakan Medina Khaira Fastabiqa di kancah ice skating internasional terus berlanjut dengan torehan prestasi yang menakjubkan. Kiprah gadis cilik berbakat ini telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, terbukti dengan keberhasilannya meraih medali perak dalam kompetisi bergengsi Thailand Open Figure Skating Trophy di Bangkok pada Mei 2024. Namun, saat ini panggung Filipina menjadi saksi bisu atas kemampuan dan bakat luar biasa yang dimiliki Medina. Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa talenta tidak mengenal batas, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Muslim di seluruh dunia untuk berani mengejar impian mereka. “Kami sangat bersyukur karena penilaian yang diberikan benar-benar didasarkan pada kemampuan dan teknik yang ditampilkan Medina. Para juri dan penonton memberikan penghargaan tinggi atas keunikan dan profesionalisme yang ia tunjukkan,” ungkap sang ibunda. Sumber: Kapan Lagi

530 pecatur junior bersaing di Kejurnas Catur Junior VI 2024

Sebanyak 530 pecatur junior dari seluruh provinsi di Indonesia bersaing di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Junior VI 2024 yang berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV), Depok mulai 8 hingga 11 November. Kejurnas yang memasuki edisi keenam ini mempertandingkan tujuh kategori kelompok umur yakni KU-7, KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17 dan KU-19. “Kejuaraan Nasional Catur Junior ini adalah wadah penting untuk melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional,” kata Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat dalam pidato upacara pembukaan kejuaraan, Jumat malam WIB. “Ini adalah bukti nyata komitmen Percasi dalam membangun generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berprestasi… Sekali lagi kepada para pesta kerja, selamat bertanding, terus asah prestasi, menunjukkan semangat sportivitas dan integritas yang tinggi, kalah atau menang bukanlah akhir tetapi bagian dari proses untuk terus belajar berprestasi,” kata Taufik yang juga merupakan legenda bulu tangkis Indonesia tersebut. Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto menjelaskan bahwa Kejurnas Catur Junior biasanya dilangsungkan serentak dengan Kejurnas Catur Senior, namun karena ada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 gelaran kejurnas akhirnya dilangsungkan secara terpisah. Utut Adianto juga mengatakan sebenarnya Kejurnas Catur Junior direncanakan di kota Manado, Sulawesi Utara, namun disebabkan karena beberapa faktor akhirnya gelaran turnamen dipindahkan ke Depok. “Harusnya pada Juli itu sudah dijadwalkan dilangsungkan teman-teman di Manado, tetapi karena satu dan lain hal, teman-teman di Manado belum berhasil melaksanakan. PB Percasi mengambil sikap sebagai leader of the last resort, kalau Bank namanya Federal Resort (menyelenggarakan disini),” kata Utut Adianto. Nantinya para peraih gelar juara di turnamen kali ini akan dikirimkan menuju turnamen catur tingkat ASEAN untuk menambah jam terbang. “Jadi juara Kejurnas kali ini, juara kelompok, juara satunya kita kirim ke ASEAN atas biaya PB Percasi. PB Percasi duitnya dari mana, yaudahlah nanti Insyaallah Tuhan membantu,” ujar Utut Adianto. Sumber: ANTARA

Ikut Latihan, Keysha Calon Pemain Diaspora Baru Berikutnya?

Di sela-sela TC Timnas Wanita Indonesia di Belanda beberapa pekan lalu, tampak satu pemain baru yang ikut latihan bersama skuad Satoru Mochizuki. Dia adalah Keysha Bulgamin, putri dari Galih Bulgamin dan Marissa Bulgamin, diaspora Indonesia yang tinggal di Amsterdam, Belanda. Keysha saat ini berusia 14 tahun dan aktif bermain sepak bola di tim laki-laki Dream Team Academy U-14. Timnas Wanita Indonesia sendiri tengah memperkuat kedalaman skuadnya. Terbaru, PSSI bakal menaturalisasi dua pemain yakni Estella Loupattij, dan Noa Leatomu. Keduanya telah mendapat lampu hijau dari Komisi XIII DPR RI dan Komisi X DPR RI. Setelah ini, proses naturalisasi berlanjut ke rapat paripurna DPR, dan berlanjut ke Keputusan Presiden (Keppres). Dari situ, tahap terakhirnya adalah diambil sumpah kewarganegaraan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Seusai menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), baru tiga pemain tersebut melakukan perpindahan federasi. Estella Loupattij sendiri bermain di FC Amsterdamsche, Belanda serta kelahiran 14 November 2003 dan Noa Leatomu bermain di Alemania Aachen, Jerman dan kelahiran 7 November 2003. Disisi lain, Timnas Wanita Indonesia sedang melakukan persiapan guna menghadapi Piala AFF Putri yang akan digelar pada 23 November mendatang.

Indonesia Boyong 24 Medali di Ajang 1st China-ASEAN Wushu Championship 2024

Tim Wushu Indonesia membuat kejutan dengan merebut 24 medali di ajang 1st China ASEAN Wushu Championship 2024, di Nantong, Jiangsu, China, 3-6 November 2024. Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) mengapresiasi hasil yang mampu diraih Timnas Wushu Indonesia. Terlebih ajang ini hanya untuk menambah jam terbang bagi Agni Agustine Dimonim dan kolega dengan tidak menargetkan apa-apa. Namun, Timnas Wushu Indonesia mampu menghadirkan prestasi terbaik dengan membawa pulang total 24 medali dengan rincian sebelas emas, tujuh perak, dan enam perunggu. “Ini merupakan kebanggaan karena mereka tampil tanpa target dan hanya menambah jam terbang,” kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Taoulu PB WI, Herman Wijaya, saat dihubungi pewarta, Rabu (6/11). Herman mengatakan kesuksesan ini juga tak lepas dari komitmen Ketua Umum mereka, Airlangga Hartarto, dalam menjalankan program pembinaan pelatnas yang berjenjang dan berkesinambungan. “Juga tidak lupa peran Pengprov WI serta dukungan dari pemerintah lewat Kemenpora,” kata Herman. Pada event yang melibatkan negara-negara di Asia Tenggara dan China ini, dua atlet wushu putri penghuni Pelatnas, Terrenca Tjahyadi dan Agni Agustine Dimonim, mampu menyumbangkan masing-masing dua medali emas. Sementara atlet penghuni Pelatnas lainnya seperti Ahmad Ghifari Fuaiz, Rainer Reinaldy Ferdiansyah, dan Patricia Geraldine juga mampu menyumbang masing-masing satu medali emas. Selain atlet pelatnas, medali emas juga diraih atlet daerah seperti, Arya Gita Sentosa (DKI Jakarta), Abigail Fang (Sumut), Josh Tiasto Tanto (DKI Jakarta), dan Zefanya Adelia Sidharta (DIY). Sementara itu, medali perak juga disumbangkan oleh Alexandra Calista Setiawan, Ahmad Ghozali Fuaiz, Andrea Simon, Abigail Fang, Andrea Simon, Theodora Rosa Santoso, dan Kenneth Christovani Wijaya. Untuk enam medali perunggu lainnya masing-masing disumbangkan oleh Ahmad Ghifari Fuaiz, Patricia Geraldine, Jennifer Tjahyadi, Ahmad Ghozali Fuaiz, Zefanya Adelia Sidharta, dan Theodora Rosa Santoso. Timnas Wushu Indonesia sendiri berkekuatan 17 atlet dengan didampingi tiga pelatih di antaranya Ahmad Hulaefi, Probo Muljono, dan Fuliana. Sumber: Akurat.co

Pelajar RI Borong 15 Medali di Ajang Karate Internasional Belanda, Ini Daftar Juaranya

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri terbaik bangsa Indonesia di kejuaraan internasional. Bagaimana tidak, sebanyak 15 medali berhasil diborong dan diboyong ke Tanah Air dari ajang karate Dutch Open for Youth Championship yang diselenggarakan di Almere, Belanda pada 31 Oktober-5 November 2024. Raihan ini menjadikan Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam ajang rutin tahunan yang diadakan Karate-do-Bond Nederland. Kelima belas medali ini terdiri dari delapan medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan apresiasi terhadap perjuangan karateka muda Indonesia. Hal ini menjadi bukti bila Nusantara mampu bersaing di segala bidang pada event internasional. “Selamat kepada para siswa dan tim pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung para siswa hingga meraih prestasi ini. Adik-adik telah membuktikan mampu bersaing di level internasional,” kata Maria dikutip dari laman resmi Puspresnas, Kamis (7/11/2024). Para siswa yang bertarung dalam salah satu kejuaran karate internasional terbesar di dunia itu merupakan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabor karate tahun 2024. Setiap jenjang pendidikan baik SD, SMP, dan SMA turut menyumbang wakilnya. Sebelum berangkat, karateka sudah mendapat pembinaan yang difasilitasi oleh Puspresnas. Pembinaan ini bekerja sama dengan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI). Adapun daftar peraih medali dalam ajang tersebut yakni: Medali Emas Rifqi Syahputra (Kelas Kumite dan Kata) dari SD Negeri 1 Ampenan Jose Alvin Sebastian (Kelas Kumite) dari SD Negeri 4 Purwodadi Adelio Zahran Puasa (Kelas Kata) dari SMP Negeri 4 Jayapura Aghniya Faza Nurwidhi (Kelas Kata) dari SMP Negeri 81 Jakarta Jafran Mujaffar (Kelas Kata) dari SMPN 1 Banjaran Fahrel Apriansyah Amartha (Kelas Kumite) dari SMA Negeri 1 Bandar Lampung Ida Ayu Kirana Maheswari (Kelas Kumite) dari SMAN 1 Sukawati Medali Perak Rameyza Qanita (Kelas Kumite) dari SD Negeri 2 Rajabasa Adelio Zahran Puasa (Kelas Kata) dari SMP Negeri 4 Jayapura. Medali Perunggu I Gede Arya Wiguna (Kelas Kumite) dari SD Negeri 2 Pesinggahan Eloven Kristian Langit Potoroli (Kelas Kumite) dari SMP Negeri 1 Tabukan Tengah Ida Ayu Kirana Maheswari (Kelas Kata) dari SMAN 1 Sukawati Daffa Raditya Widiarta (Kelas Kata) dari SMA Negeri 5 Mataram Adinda Carissa Rahma Budhi (Kumite) dari SMA Negeri 8 Bekasi Sumber: Detikcom

Drawing Piala Asia U20 2025: Indonesia Tantang Juara Bertahan Uzbekistan

Berdasarkan hasil drawing Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Shenzhen, Tiongkok, pada Kamis, 7 November 2024, Tim Nasional Indonesia U20 dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Yaman, Iran, dan juara bertahan, Uzbekistan. Dalam undian ini, Garuda Nusantara ditempatkan di pot 3 bersama Arab Saudi, Suriah, dan Kirgistan. Sebanyak 16 tim berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U20 2025 di Tiongkok setelah menyelesaikan babak kualifikasi pada akhir September 2024. Menurut jadwal, turnamen ini akan berlangsung pada 6-23 Februari 2025. Lolosnya Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia U20 2025 membuka kesempatan bagi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U20 2025 di Chili, yang tentunya menjadi motivasi besar bagi Jens Raven dan rekan-rekannya. Saat ini, Timnas Indonesia U20 tengah berada di Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) sejak 5 November 2024, sebagai persiapan menghadapi turnamen di Tiongkok. TC ini akan berlangsung hingga 23 November 2024. Pelatih Indra Sjafri membawa 30 pemain yang dijadwalkan akan melakoni serangkaian laga uji coba, baik melawan klub-klub J-League 2 maupun menghadapi tim-tim universitas terkemuka di Jepang. Pelatih Indra Sjafri menegaskan pentingnya persiapan matang menyusul hasil drawing ini. “Kita akan membuat roadmap menuju Piala Asia U20 2025, tentu sudah bisa secara spesifik karena lawan-lawan yang dihadapi sudah jelas. Tiga kali kita akan bertanding di Grup C, dan jika lolos, kita akan bertanding di semifinal, yang sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U20 2025. Ini yang akan kita upayakan bersama pemain dan staf ofisial. Kami mulai menyusun program dengan baik, dan semoga apa yang kita targetkan bisa tercapai,” ujar Indra Sjafri, Kamis 7 November 2024. Dengan roadmap yang jelas dan persiapan yang matang, Timnas Indonesia U20 berharap mampu meraih hasil terbaik di Piala Asia U20 2025 dan melangkah ke ajang Piala Dunia U20 2025.

Gebyar Olahraga Pendidikan 2024 Jadi Ajang Pembibitan Atlet Muda DIY

Gebyar Olahraga Pendidikan 2024 ajang kompetisi olahraga pelajar SMP se-DIY dibuka Selasa (5/11/2024). Event yang digagas oleh Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) DIY ini berlangsung selama tiga hari, hingga 7 November mendatang di GOR Amongraga. Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, mengatakan bahwa Gebyar Olahraga Pendidikan bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Lebih dari itu, event ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah bakat, menjunjung tinggi nilai sportivitas, dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa. “Olahraga adalah bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda,” kata Beny. Ketua Bapopsi DIY, Priya Santosa menyampaikan, kegiatan Gebyar Olahraga Pendidikan 2024 ini merupakan kolaborasi dari tiga sub kegiatan, yaitu kompetisi olahraga pendidikan jenjang Sekolah Dasar atau usia dini, festival olahraga pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA, dan kompetisi antar KKO SMP se-DIY. Kompetisi olahraga ini bertujuan mendorong partisipasi aktif pelajar DIY dalam berbagai cabang olahraga, terutama dalam rangka pembibitan atlet usia dini. “Selain itu juga bertujuan untuk mengembangkan karakter positif pada pelajar DIY, memberikan wadah kompetisi bagi sekolah penyelenggara Kelas Khusus Olahraga SMP di DIY juga mempererat tari persaudaraan antara pelajar DIY,” ucap Priya. Disebutkan Priya, lokasi pertandingan bertempat di berbagai venue menyesuaikan dengan cabang olahraga yang dipertandingkan. Beberapa cabang olahraga yang dikompetisikan diantaranya seperti SKJ pelajar, atletik, bola voli mini, pencak silat, tarung derajat, panjat tebing, bulutangkis, bola basket, renang, sepak bola, dan taekwondo. Kontingen yang bertanding dalam Gebyar Olahraga Pendidikan 2024: SMP Negeri 1 Rongkop SMP Negeri 1 Saptosari SMP Negeri 1 Playen SMP Negeri 13 Yogyakarta SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta SMP Negeri 1 Kalasan SMP Negeri 3 Sleman SMP Negeri 2 Tempel SMP Negeri 1 Ngawen Kontingen pelajar mewakili Kabupaten Bantul Kontingen Kabupaten Sleman Kontingen Kabupaten Gunungkidul Kontingen Kabupaten Kulon Progo Kontingen Kota Yogyakarta. SMP Negeri 3 Imogiri, SMP Negeri 2 Kretek SMP Negeri 3 Pleret SMP Negeri 2 Sewon SMP Negeri 1 Kretek SMP Negeri 1 Nanggulan SMP Negeri 1 Panjatan SMP Negeri 2 Galur SMP Negeri 3 Samigaluh. Sumber: Harian Jogja

Kanisius Back to Back Champion Junior Exhibition Games 2024 Jakarta

SMP Kolese Kanisius Jakarta sukses meraih back to back champion Junior Exhibition Games 2024 Jakarta. Kepastian itu didapat setelah mereka mengalahkan SMPN 68 Jakarta (Sixtyeight) dengan skor akhir 72-67, Selasa 5 November 2024. Pelatih Kanisius, Turindro Cahyono menyebut bertahannya gelar juara tim asuhannya itu buah dari kedisiplinan yang ia terapkan. Mulai mempersiapkan diri sejak Agustus lalu, Turindro selalu menegaskan kepada timnya hanya untuk menjalankan latihan-latihan yang ia tentukan. “Saya selalu bilang ke anak-anak untuk selalu disiplin, gak usah nambah latihan apa-apa di rumah selain yang saya minta. Supaya performa mereka di lapangan gak turun,” ucap Turindro. Turindro lalu menceritakan apa yang terjadi pada anak asuhnya di laga final itu. Terutama ketika anak asuhnya nyaris terkejar oleh lawannya. Pada kuarter ketiga, Sixtyeight memang memberikan ancaman serius terhadap Kanisius. Tim asuhan Turindro yang semula telah unggul 14 poin pada kuarter pertama berhasil dipangkas oleh Sixtyeight menjadi tiga angka. Kejadian serupa turut terjadi di kuarter pamungkas. Namun Kanisius berusaha membendung ancaman yang diberikan Sixtyeight. Upaya mereka berhasil, Kanisius pertahankan keunggulan sekaligus pastikan kembali jadi juara. “Anak-anak fokus mau dapet steal tadi, gak disiplin sama instruksi yang udah saya kasih. Saya minta mereka terus disiplin kalau mau menjaga performanya,” lanjutnya. Menjadi juara untuk kedua kalinya di Junior Exhibition Games 2024 Jakarta menjadi kebanggan tersendiri bagi Kanisius. Turindro mengakui itu. Apalagi anak-anak SMP Kanisius sejak awal sangat antusias mengikuti Junior Exhibition Games 2024 Jakarta. “Gelar ini kebanggan tersendiri bagi mereka. Apalagi anak-anak memang nargetin jadi juara sejak awal. Nuansa kompetisi ini kan nasional, jadi saya rasa SMP di Indonesia banyak yang nunggu kompetisi ini,” tutup Turindro. Junior Exhibition Games 2024 Jakarta merupakan rangkaian DBL Jakarta Championship. Perhelatan DBL Jakarta Championship sendiri menyisakan satu pertandingan pamungkas yakini Final DBL Jakarta yang akan dihelat di Indonesia Arena. Final DBL Jakarta di Indonesia Arena bakal mempertemukan empat tim basket SMA (putra dan putri). Mereka bakal berebut gelar Raja dan Ratu basket Jakarta. Empat tim SMA yang bakal bermain di Final DBL Jakarta di Indonesia Arena itu adalah SMA Bukit Sion vs SMA Jubilee. Mereka berlaga di final basket putra. Sedangkan di basket putri ada SMA Jubilee vs SMAN 70 Jakarta. Siap-siap tiket Final DBL Jakarta di Indonesia Arena itu segera dirilis secara presale. Siap-siap war ticket ya, jangan sampai kehabisan seperti tahun lalu. DBL Jakarta Championship merupakan rangkaian panjang dari Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 yang digelar di 31 kota dan 23 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 juga menampilkan AZA 3X3 Competition. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Sumber: DBL

Naufal Junindra Juara Tenis Meja ASEAN U-17 2024

Bintang muda BRImo Indonesia Pingpong League (IPL) 2024, Naufal Junindra berhasil merebut gelar juara turnamen ASEAN U-17 2024 di Singapura, Ahad (3/11/2024 ). “Naufal yang berasal dari klub tenis meja Onic Sports sukses menyabet gelar juara usai mengalahkan wakil Singapura, Zavier Wong, dengan skor 4-0 di partai final,” kata CEO and Founder BRImo IPL Yon Mardiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin. “Ini merupakan program lanjutan dari Indonesia Pingpong League. Kami memantau empat pemain terbaik BRImo IPL yang berusia di bawah 17 tahun dan mencoba mendekati klub-klub elite tersebut untuk mengajak bersaing berkompetisi di kejuaraan ASEAN,” kata Yon Mardiyono. “Tujuan awalnya sebatas pengalaman bertanding untuk atlet-atlet muda tapi, ternyata Naufal bisa jadi juara. Hasil ini membuktikan atlet tenis meja Indonesia bisa bersaing di level Asia Tenggara,” ujar Yon menambahkan. Kejuaraan tenis meja tingkat ASEAN bertajuk SEA Invitation Single Challenge (Boys U-17) 2024 yang berlangsung pada 2-4 November ini, diikuti para atlet dari Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Indonesia mengirimkan empat atlet muda terbaik dari klub-klub peserta BRImo IPL untuk bersaing yaitu, Naufal Junindra (klub Onic), Rio Dwi Marsa (klub Sukun), Ustum Zubair (klub Arwana), dan M Luky Purwadisastra (klub Gree One). Ia menyebutkan, Naufal Nunindra tampil cemerlang dalam kejuaraan itu, hingga berhasil keluar sebagai juara, sementara tiga wakil Indonesia lainnya gugur di babak pertama. Lebih lanjut, Mardiyono mengatakan, keikutsertaan para atlet dalam kompetisi tingkat ASEAN itu menunjukkan bahwa ajang BRImo IPL tidak berhenti di tempat karena para atlet terbaik diberikan kesempatan untuk berlaga di level yang lebih tinggi. Mardiyono menambahkan, pembinaan atlet tenis meja tidak hanya melalui seri-seri kejuaraan BRImo IPL dengan babak grand final pada Desember mendatang, namun diharapkan bisa terus ke jenjang internasional. Sementara itu, Penanggung Jawab Brimo IPL 2024, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet dalam kejuaraan ASEAN tersebut. “Selamat kepada Naufal yang sukses menjadi juara. Jangan cepat puas dan harus tambah semangat raih prestasi di ajang yang lebih besar,” ujarnya. Ia meminta ketiga pemain lainnya yang masih gagal agar tetap menjaga semangat karena perjuangan masih masih panjang untuk meraih prestasi. “Terus matangkan mental kalian di kompetisi IPL. Insyaallah kita bisa sama-sama mengembalikan kejayaan tenis meja Indonesia di mata dunia,” ujarnya. Sumber: imsport.tv

Ini 8 Tim Yang Lolos Grand Finale Meet the World SKF Road to Gothia Cup 2025

Turnamen sepak bola usia muda Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 sudah dimulai. Itu ditandai dengan bergulirnya fase Regional Tournament di Jakarta dan Bandung pada 2-3 November 2024. Masing-masing Regional Tournament di Jakarta dan Bandung, diikuti 32 tim yang terbagi dalam 8 grup. Untuk tiap grupnya dihuni 4 tim. Di Jakarta, pertandingan berlangsung di Stadion Militer Vitaya Jales Yudha, Kelapa Gading. Sedangkan di Bandung, bergulir di Lapangan Pindad Soccer Field. Dari total 64 tim peserta, telah tersaring 8 tim terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Finale. 8 tim itu merupakan gabungan 4 semifinalis di Regional Tournament Jakarta dan Bandung. Di Regional Tournament Jakarta, terdapat ASIOP yang keluar sebagai juara setelah menundukkan Nawasena FC lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di final. Sedangkan laga perebutan tempat ketiganya dimenangkan Cipta Cendikia yang menaklukkan Labskill 1-0. Untuk Regional Tournament Bandung, terdapat Akademi Persib Cimahi (APC) Biru yang keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan RMIFA Merah dengan skor 2-0 pada fase final. Sedangkan untuk juara ketiganya diraih PR Star Warrior yang mengalahkan APC Putih lewat adu penalti dengan skor 2-1 (0-0). President Director SKF, Satheswaran Mayachandran, mengatakan gelaran Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 selalu menekankan nilai-nilai positif, yaitu Teamwork, Sportsmanship, Fair Play, Leadership, Character Development, serta Friendships. Menurutnya, hal ini sangat berguna untuk perkembangan anak usia U-12 yang menjadi peserta turnamen. “Inilah komitmen SKF untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak di dunia, khususnya Indonesia. SKF fokus terhadap youth development melalui platform sepak bola,” ujar Satheswaran Mayachandran. “Dukungan ini diberikan melalui program SKF Care, yang pembiayaannya lahir dari Corporate Social Responsibility (CSR) SKF. Kami mendukung perkembangan sepak bola Indonesia yang kini mulai dibicarakan di level internasional. Itulah komitmen kami,” tambahnya. “Saya cukup bangga dengan antusias yang sangat luar biasa di Jakarta dan Bandung. Saya ucapkan selamat kepada 8 tim yang sudah lolos ke babak Grand Finale lewat Regional Tournament di Jakarta dan Bandung. Selanjutnya, bertanding secara sportif di babak Grand Finale,” sambung Satheswaran. Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 berlangsung berkat dukungan SKF, Kogelahar Indonesia, Panca Putra Satria Wibawa, SLS Indonesia, Efasindo Primantara, Yuan Wira Perdana, Aliko CV, Ceva Logistic, JAS Worldwide Indonesia, Arta Alam Prima, Banjar Bearing Sentosa, dan Tritunggal Sulawesi. Selanjutnya, babak Regional Tournament akan terselenggara di Surabaya dan Solo (9-10 November), Makassar (15-16 November), dan Pekanbaru (16-17 November). Untuk babak Grand Finale akan berlangsung di Jakarta pada 23-24 November. Nantinya, juara di babak Grand Finale akan dikirimkan ke Gothia Cup 2025 untuk mewakili Indonesia bersama satu wakil yang sudah ditetapkan, yakni dari hasil seleksi yang dilakukan Papua Football Academy (PFA) by Freeport. Chandra Syahriar selaku pemimpin Cantrik ACL, pihak penyelenggara Meet the World with SKF di Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya karena babak regional tournament berjalan dengan lancar dan baik di Jakarta maupun Bandung. “Kita lihat tadi antusiasme yang luar biasa di Jakarta dan Bandung. Pada akhir pekan, para orang tua mendukung anak-anak mereka bertanding. Nilai-nilai ini sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya,” kata Chandra Syahriar. “Saya berharap pelaksanaan regional tournament di kota-kota selanjutnya dapat berjalan baik dan lancar, dan tentu saja semaraknya lebih dari Jakarta dan Bandung. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi di Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025,” tambahnya. “Bagi yang lolos ke babak Grand Finale, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum beruntung, tetap semangat dan mudah-mudahan bisa mencoba lagi di penyelenggaraan berikutnya,” tutup Chandra yang akrab disapa Oki. Berikut hasil lengkap Regional Tournament Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 di Jakarta dan Bandung: Regional Jakarta 1. Juara: ASIOP 2. Peringkat 2: Nawasena FC 3. Peringkat 3: Cipta Cendikia 4. Peringkat 4: Labskill Top Skorer: Gifahri Al Fatih (ASIOP) Pemain Terbaik : Jason Dhimpos Agrecio Naibaho (NAWASENA) Regional Bandung 1. Juara: Akademi Persib Cimahi Team Biru 2. Peringkat 2: RMIFA Football Akademi Team MERAH 3. Peringkat 3: PR STAR WARRIORS FA 4. Peringkat 4: Akademi Persib Cimahi Team PUTIH Top Skor: Algifarih (Akademi Persib Cimahi Team Biru) Pemain Terbaik: Jajang Mulyana (RMIFA Team Merah) Sumber: Medcom

Hasil DBL Yogyakarta: Putra-putri Patbhe ke Fantastic Four, De Britto Berbahaya!

Seru! Laga perebutan tiket Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta Series berlangsung seru. Sebanyak lima laga yang tersaji pada Senin, 4 November 2024 sukses membuat para penonton yang hadir di GOR UNY, Yogyakarta bergemuruh. Selain keberhasilan tim kuda hitam, SMA Budi Utama yang terus memberi kejutan dan tampil di babak Fantastic Four. Ada pula kisah menarik SMA Kolese De Britto yang berhasil melenggang sejauh ini. Ini merupakan pencapaian terbaik De Britto sejak musim 2019. Putra De Britto juga membuka peluang untuk mengulang kisah indah musim 2015 kala menjadi juara DBL Yogyakarta. Berikut adalah rangkuman lengkap hasil perebutan tiket Fantastic Four DBL Yogyakarta. SMA Budi Mulia Dua vs SMA Budi Utama Putra Budi Utama menang 63-26 atas SMA Budi Mulia Dua. Sebanyak tiga pemain Budi Utama mencetak dua digit poin. Terbanyak ada Matthew Jonathan dengan 14 poin. Disusul oleh Abiel Kriston dengan 13 poin. Dewa Darren menutup daftar dengan raihan 10 poin. Selanjutnya mereka bakal menghadapi SMA BOPKRI 1 Yogyakarta, jawara musim lalu. Tantangan sekaligus pembuktian bagi Iker bersama sang mentor, Kartika Siti. Semangat! SMAN 6 Yogyakarta vs SMAN 4 Yogyakarta Sarah Ayu Nurul, garda andalan Patbhe (SMAN 4 Yogyakarta) menjadi dalang di balik keberhasilan Patbhe melangkah ke babak Fantastic Four. Yup, menghadapi Namche (SMAN 6 Yogyakarta), srikandi Patbhe menang dengan skor akhir 41-12. Pada laga kali ini cewek yang memakai nomor punggung 23 tersebut mengoleksi 10 poin, 5 rebound, dan 6 steal. Catatan ini terbilang mewah mengingat ini masih tahun keduanya melantai di DBL Yogyakarta. SMAN 4 Yogyakarta vs SMAN 3 Yogyakarta Menghadapi Padmanaba (SMAN 3 Yogyakarta), Pasukan Patbhe menang dengan skor akhir 47-26. Ketagihan menembak tiga angka. Rayhan Anundra Bintang, penembak jitu asal SMAN 4 Yogyakarta, bersinar pada laga perebutan tiket Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta. Bintaang -sapaan karibnya- mencuri perhatian lewat aksinya di lapangan. Sebanyak 18 poin dan 6 rebound berhasil ia ciptakan. Menariknya Hampir seluruh poin yang diciptakan Bintang berasal dari garis tripoin! Yup, Bintang memasukkan 5 dari 12 kali tembakan tiga angka. Bintang bukan tak ingin mencetak dari tusukan atau paint area. SMAN 1 Yogyakarta vs SMAN 3 Yogyakarta Ada yang spesial di balik keberhasilan putri Padmanaba melaju ke babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta. Selain berhasil memulangkan Teladan dengan skor akhir 38-2. Ternyata ada yang jauh lebih spesial dari itu. Jika beberapa tim di ajang DBL janjian untuk mewarnai rambut. Kompak potong gundul atau cepak, putri Padmanaba justru berbeda. Iya, seluruh penggawa Padmanaba janjian untuk memakai sepatu merah asal jenama Amerika Serikat. Pada babak Fantastic Four, Padmanaba masih harus menunggu lawan tandingnya antara Filial (SMAN 1 Bantul) atau Stece (SMA Stella Duce 1 Yogyakarta). Meski begitu Prathita punya pesan untuk teman-temannya agar tetap fokus dan menjaga semangat tidak padam. “Pesannya sih tetap semangat buat teman-teman. Dengerin kata pelatih saja gak usah gugup. Gas pol pokoknya,” kelakarnya. SMAN 1 Sewon vs SMA Kolese De Britto Yogyakarta Pada laga penetu tiket Fantastic Four, ketika De Britto menang atas SMAN 1 Sewon dengan skor akhir 39-21. Brandon mengoleksi 11 poin dan 3 asis. Kini De Britto berhasil melenggang ke babak Fantastic Four. Ini menjadi pencapaian terbaik mereka sejak musim 2019. Pada babak Fantastic Four, Brandon dan kawan-kawan masih harus menunggu lawannya. Antara SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta atau SMA Olifant Yogyakarta. “Mau siapa saja lawannya kita gak bakal meremehkan. Kita bakal hadapi itu besok di babak Fantastic Four,” kelakarnya. Sumber: DBL

Hasil DBL Jakarta Championship: Ini Tim yang Lolos ke Final di Indonesia Arena!

Akhirnya Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta Championship selesai juga. Dengan berakhirnya DBL Jakarta Championship, artinya ada empat tim yang sudah memenuhi slot Final DBL Jakarta di Indonesia Arena. Empat tim itu adalah tim putri SMA Jubilee Jakarta dan SMAN 70 Jakarta. Serta tim putra SMA Jubilee Jakarta dan SMA Bukit Sion Jakarta. Mereka akan kembali bertemu di partai final. Ini merupakan pertemuan ketiga mereka secara beruntun. SMA JUBILEE JAKARTA VS SMAN 3 JAKARTA (GIRLS) SMA Jubilee Jakarta menjadi tim putri pertama di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta Championship yang berangkat ke Final di Indonesia Arena. Capaian tersebut mereka raih setelah memulangkan SMAN 3 Jakarta (Teladan) dengan skor akhir 59-38, Senin 4 November 2024. Pemain Jubilee, Dhaneswary Anjani Saraswati mengaku ingin kembali merasakan atmosfer bermain di Indonesia Arena. Namun di saat yang sama, hal tersebut menjadi tekanan tersendiri bagi pemain yang disapa Dhanes itu. Sebab pada musim lalu, Jubilee harus takluk di tangan SMAN 70 Jakarta. “Pengen ngerasain lagi main di Indonesia Arena. Cuma jadi tekanan juga karena ini kan tahun terakhir gue, kalau sekarang gagal ga bisa lagi bilang ‘masih bisa tahun depan’. Jadi kali ini mau banget bisa menang,” ucap Dhanes. SMAN 70 JAKARTA VS SMA 1 PSKD JAKARTA (GIRLS) Tim putri SMAN 70 Jakarta semakin dekat dengan gelar keempat mereka. Bulungan (sebutan SMAN 70 Jakarta) dipastikan sukses kembali ke Final DBL Jakarta di Indonesia Arena setelah memenangkan pertandingan krusial melawan SMA 1 PSKD Jakarta dengan skor akhir 70-32, Senin 4 November 2024. Sejak awal pertandingan, Bulungan sendiri memang telah mendominasi laga. Mereka membuka laga dengan keunggulan 24-7 atas PSKD. Di kuarter berikutnya, Bulungan makin menjauh dengan tambahan dua digit angka. Praktis, tim asuhan Paul Mario Watulingas itu berhasil mencetak dua digit poin di setiap kuarternya. Secara keseluruhan, Bulungan juga menunjukkan kekuatan yang cukup merata. Nyaris semua pemain mencetak poin untuk tim. SMA JUBILEE JAKARTA VS SMAN 26 JAKARTA SMA Jubilee Jakarta kembali ke Final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta Championship setelah kalahkan SMAN 26 Jakarta (Dua Enam) dengan skor akhir 70-54, Senin 4 November 2024. Sang juara bertahan akan kembali arungi partai Final di Indonesia Arena. Pemain Jubilee, Timothy Marvel Christianto mengaku perasaannya campur aduk setelah membawa timnya ke Final lagi. Jubilee memiliki kesempatan untuk menyabet gelar ketiga beruturut-turut atau threepeat. Namun di saat yang bersamaan, Timothy megaku sedih karena musim ini merupakan kali terakhirnya membela Jubilee. “Seneng sekaligus sedih. Seneng karena punya kesempatan buat threepeat, sedih karena ini yang terakhir. Sedih banget deh pokoknya,” ungkap Timothy. SMA BUKIT SION JAKARTA VS SMAN 6 JAKARTA Posisi final terakhir di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta berhasil diisi oleh tim putra SMA Bukit Sion Jakarta. Kepastian ini didapat setelah mereka sekali lagi mengandaskan langkah SMAN 6 Jakarta dengan skor akhir 67-35, Senin 4 November 2024. Buksi unggul 9 poin di kuarter pertama atas Mahakam (sebutan SMAN 6 Jakarta). Di kuarter berikutnya, mereka berjarak 14 poin. Namun, ketika Buksi makin kuat di sisa kuarter akhir, Mahakam justru tampil sebaliknya. Dari kemenangan ini, Buksi dipastikan akan kembali ke Indonesia Arena. Mereka akan berhadapan dengan rival mereka di dua musim terakhir. Yaitu SMA Jubilee Jakarta. Sumber: DBL