Timnas U-20 Tiba di Tanah Air

Yunus Nusi Saat Menyambut Timnas Indonesia U20

Timnas U-20 Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Selasa (8/9) sore seusai berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 di Laos. Garuda Muda memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah tampil impresif dengan mengalahkan Australia 2-0 pada laga terakhir Grup H di New Laos National Stadium, Minggu (6/9). Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, anak asuh Nova Arianto disambut langsung Sekjen PSSI, Yunus Nusi. “PSSI mengucapkan selamat kepada Coach Nova Arianto, anak-anak semua, terima kasih. Sampai hari ini kalian masih viral lolos ke Piala Asia U-20 2027,” kata Yunus Nusi saat memberikan sambutan. Garuda Muda lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah meraih posisi puncak klasemen akhir Grup H diatas Malaysia, Australia, dan tuan rumah, Laos. “Kelolosan ke Piala Asia U-20 2027 bukan sebagai prestasi yang sembarangan. Pencapaian itu tidak mudah untuk diraih apalagi dengan persaingan yang saat ini semakin ketat. Ini sebuah prestasi yang membanggakan bagi sepak bola Indonesia serta menjaga wibawa bangsa kita, dan inilah yang diharapkan oleh sepak bola Indonesia. Sekali lagi, PSSI mengucapkan terima kasih semua, kita bangga kepada kalian,” tukas Yunus Nusi. Piala Asia U-20 2027 rencananya akan bergulir pada 24 Maret hingga 10 April tahun depan di Tiongkok. Sementara itu, pelatih Nova Arianto bersyukur atas pencapaian ini dan menyatakan kunci krusial keberhasilan Garuda Muda yakni punya mental yang kuat. “Kami bersyukur pemain-pemain mempunyai mental yang baik, secara psikologi yang baik, dan mereka mau bekerja keras saat lawan Australia, dan itu menjadi titik balik kami di kualifikasi kemarin. Kalau kami sudah masuk di turnamen pastinya kami menjaga mental pemain. Memang kita tahu di pertandingan yang pertama sebenarnya kami bisa menang, tetapi memang hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” kata Nova Arianto.

Garuda Muda Pastikan Tiket ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di Tiongkok setelah meraih kemenangan 2-0 atas Australia pada laga terakhir Grup H babak kualifikasi. Bermain di New Laos Stadium, Minggu 6 September 2026 sore, Garuda Muda tampil disiplin dan efektif untuk mengamankan tiga poin penting sekaligus memastikan tiket ke putaran final. Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung mencoba memecah kebuntuan. Namun, duel-duel ketat lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga peluang bersih belum banyak tercipta pada 15 menit pertama. Indonesia beberapa kali mencoba membangun serangan melalui pergerakan Zahaby Gholy dan Arkhan Kaka. Sejumlah tusukan sempat mengancam pertahanan Australia, tetapi masih mampu dimentahkan barisan belakang lawan. Peluang kembali hadir pada menit ke-27. Tendangan sudut yang dieksekusi Zahaby Gholy berhasil disambut tandukan Ibra Ohorella. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Australia. Satu menit berselang, Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Umpan lambung Zahaby Gholy berhasil melepaskan Theodore Evan Leeming dari jebakan offside. Evan kemudian melakukan chip untuk melewati kiper Australia. Dalam situasi bola yang masih berada di udara, ia memenangkan duel dan menyelesaikannya dengan sundulan ke gawang. Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, kepala pelatih Nova Arianto melakukan perubahan dengan memasukkan Rafi Rasyiq untuk menggantikan Arkhan Kaka. Indonesia kembali mendapatkan peluang pada menit ke-52. Theodore Evan Leeming menerima bola liar setelah sundulan pemain belakang Australia. Berdiri tanpa pengawalan, Evan melepaskan sontekan dengan kaki kiri, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Pada menit ke-65, Aleandro Alam mengirimkan umpan terobosan yang kembali menemui Evan Leeming. Namun, Evan membutuhkan dukungan dari rekan-rekannya sehingga momentum serangan Indonesia perlahan hilang dan bola berhasil direbut pemain Australia. Di sisi lain, Australia sesekali mencoba meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Indonesia yang dipimpin I Putu Panji dan rekan-rekan membuat Australia kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-87, Nova kembali melakukan pergantian pemain. M. Isfandyar Abdillah dan Reno Salampessy masuk menggantikan Theodore Evan Leeming serta Zahaby Gholy. Saat Australia terus berusaha mencari gol, Indonesia justru berhasil menambah keunggulan melalui serangan balik pada menit 90+2. Amar Brkic sukses menuntaskan serangan Garuda Muda dengan sepakan mendatar yang tidak mampu dihentikan kiper Australia. Indonesia pun memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Tidak ada lagi gol tercipta hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan di Grup H. Dengan raihan tersebut, Timnas Indonesia U-20 resmi melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung di Tiongkok.

Garuda Muda Taklukkan Laos 3-0, Naik ke Puncak Grup H

Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos pada pertandingan kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Bermain di Stadion Nasional Laos, Kamis 3 September 2026 malam, Garuda Muda tampil dominan dan mengamankan tiga poin penting setelah sebelumnya ditahan imbang Malaysia pada laga pembuka. Indonesia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun skuad Garuda Muda membuahkan hasil cepat ketika laga baru berjalan lima menit. Aleandro Alam mengirimkan umpan lambung terukur yang membelah lini pertahanan Laos. Fabio Azkairawan mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kanan untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Laos sempat merespons pada menit kesembilan dan berhasil mengirim bola ke gawang Indonesia. Namun, gol tersebut dianulir setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Setelah itu, Indonesia kembali mengambil kendali permainan. Pada menit ke-21, Indonesia mendapatkan peluang melalui situasi sepak pojok. Zahaby Gholy yang menjadi eksekutor melepaskan bola ke arah gawang, tetapi masih mampu diamankan kiper Laos. Dua menit berselang, peluang kembali hadir. Reno Salampessy berhasil lepas dari perangkap offside dan berhadapan dengan penjaga gawang Laos. Namun, tembakan kaki kirinya masih mampu dihalau. Tekanan Indonesia terus berlanjut. Pada menit ke-27, lemparan jauh Fabio Azkairawan menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Laos. Seorang pemain bertahan Laos justru menyundul bola ke arah gawang sendiri, tetapi bola masih membentur tiang. Meski Laos sesekali mencoba melancarkan serangan, Indonesia tetap lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mencari celah untuk menambah keunggulan. Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-39. Aleandro Alam melepaskan tembakan ke arah gawang Laos yang sempat ditepis kiper. Bola muntah kemudian jatuh ke arah Zahaby Gholy yang dengan cepat menyambarnya untuk mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Indonesia melakukan perubahan dengan memasukkan Arkhan Kaka untuk menggantikan Reno Salampessy. Kehadiran Kaka kembali memberikan ancaman bagi pertahanan Laos. Pada menit ke-52, Aleandro kembali menunjukkan perannya dalam membangun serangan. Umpan terobosannya mengarah kepada Arkhan Kaka yang berhasil mendapatkan ruang di depan gawang. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan oleh kiper Laos. Indonesia akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-62 melalui gol spektakuler Zahaby Gholy. Indonesia mendapatkan tendangan bebas di area yang menguntungkan dan Gholy maju sebagai eksekutor. Dengan tendangan terukur, Gholy mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang Laos. Kiper Laos tidak mampu menjangkau bola dan Indonesia pun unggul 3-0. Laos mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Namun, upaya mereka belum cukup efektif untuk menembus pertahanan Indonesia yang dikawal I Putu Panji dan rekan-rekannya. Indonesia bahkan hampir menambah gol pada menit ke-72. Sundulan Arkhan Kaka sempat ditepis oleh kiper Laos sebelum bola membentur mistar gawang. Pada sisa pertandingan, Indonesia terus memberikan tekanan melalui pergerakan Arkhan Kaka dan Rafi Rasyiq. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi belum ada gol tambahan yang berhasil dihasilkan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan. Hasil ini membawa Indonesia naik ke puncak klasemen sementara Grup H dengan koleksi empat poin dan selisih gol +3. Kemenangan atas Laos menjadi modal penting bagi Garuda Muda sebelum menghadapi laga penutup kontra Australia, Minggu 6 September 2026 mendatang.

Timnas U-20 Ditahan Imbang Malaysia pada Laga Pembuka

Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Malaysia Timnas U-20

Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia setelah pertandingan pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 berakhir tanpa gol di Stadion Nasional Laos, Senin 31 Agustus 2026. Pada awal pertandingan, Malaysia tampil cukup agresif. Dalam 15 menit pertama, mereka lebih banyak menguasai permainan dan berani menerapkan garis pertahanan tinggi untuk menekan pergerakan Garuda Muda. Indonesia perlahan mulai keluar dari tekanan. Peluang sempat tercipta pada menit ke-19 melalui Nazriel Alvaro, namun tembakannya masih melambung di atas gawang Malaysia. Selepas itu, pertandingan berjalan lebih alot. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati dan berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan. Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Garuda Muda berupaya meningkatkan intensitas permainan pada paruh kedua. Skuad asuhan Nova Arianto tampil lebih dominan dan beberapa kali menekan pertahanan Malaysia, namun belum mampu mengonversi peluang menjadi gol. Peluang melalui tendangan jarak jauh sempat diciptakan Welber Jardim pada menit ke-65, tetapi sepakannya masih melebar dari sasaran. Tekanan Indonesia kemudian semakin meningkat. Rafi Rasyiq hampir membuka keunggulan setelah melepaskan tembakan yang berhasil diamankan kiper Malaysia, Faez Iqhwan. Pada menit ke-74, Indonesia kembali memiliki kesempatan saat masuk ke area pertahanan Malaysia dengan situasi yang menjanjikan. Namun, peluang tersebut belum dapat dimaksimalkan. Dua menit berselang, Rafi Rasyiq menerima umpan terobosan dari M. Isfandyar dan berhadapan langsung dengan kiper. Sayangnya, penyelesaian akhir Rafi masih mampu diblok Faez Iqhwan. Indonesia terus mencari gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Muhamad Ibrah juga mendapatkan kesempatan dari situasi kemelut di kotak penalti, tetapi sepakannya melambung di atas mistar. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-79 ketika terjadi kesalahan dari lini belakang Malaysia. Irpan Abadi mencoba memanfaatkan bola yang berada di depan gawang, tetapi sundulannya masih tipis melewati mistar. Laga berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-20 dan Malaysia sama-sama mengamankan satu poin pada pertandingan pembuka Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Timnas U-19 Raih Peringkat Ketiga

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengakhiri perjuangannya di ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan menempati peringkat ketiga. Kepastian tersebut diraih setelah Garuda Muda mengalahkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu 13 Juni 2026 petang. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Indonesia dan Kamboja sama-sama berupaya menciptakan peluang untuk membuka keunggulan. Tim asuhan Nova Arianto nyaris memecah kebuntuan melalui Nazriel Alvaro, tetapi sepakannya masih membentur mistar gawang. Kamboja juga mendapatkan peluang serupa menjelang jeda melalui Somborithy Soeng, namun bola juga hanya membentur mistar. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih menekan dan terus mencari celah di pertahanan lawan. Peluang pertama hadir pada menit ke-47 saat Irpan Siregar melepaskan tembakan dari sudut sempit. Namun usahanya belum mengarah tepat ke gawang. Tekanan Indonesia berlanjut dan pada menit ke-57, Irpan kembali mengancam lewat sundulan hasil umpan silang dari sisi sayap. Sayangnya, peluang tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Kamboja. Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada menit ke-63. Berawal dari sepak pojok yang dikirim Isfandyar, Muhammad Algazani berhasil menyambut bola di depan gawang dan menanduknya masuk ke dalam gawang Kamboja. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan sekaligus membawa Indonesia unggul 1-0. Indonesia sempat kembali membobol gawang lawan pada menit ke-77 melalui Irpan Siregar. Namun, gol tersebut tidak disahkan wasit karena Irpan lebih dahulu berada dalam posisi offside. Memasuki 10 menit terakhir, pertandingan berjalan terbuka. Kamboja meningkatkan intensitas serangan untuk mengatasi ketertinggalan, sementara Indonesia berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus mencari peluang melalui serangan balik. Peluang terbaik Kamboja datang pada menit ke-89 saat Kryya berhasil lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan kiper Dafa Al Gasemi. Namun, Dafa tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Indonesia. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia U-19 meraih peringkat ketiga ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 sekaligus menutup turnamen dengan kemenangan.

Piala AFF U19: Garuda Muda Kandas di Semifinal

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-1 pada laga semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis 11 Juni 2026 malam. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil berhati-hati sambil berupaya menemukan celah di lini pertahanan lawan. Sepuluh menit pertama berlangsung cukup seimbang dengan Indonesia dan Australia saling berebut penguasaan bola di area tengah lapangan. Indonesia mencoba menciptakan peluang melalui berbagai skema serangan. Pada menit ke-19, Fabio Azkairawan melepaskan lemparan jauh ke dalam kotak penalti Australia. Namun, upaya tersebut belum mampu membahayakan gawang lawan dan hanya menghasilkan tendangan gawang. Peluang emas Indonesia di babak pertama hadir pada menit ke-27. Arkhan Kaka menyambut bola dengan tendangan voli dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Australia beberapa kali memberikan ancaman melalui kecepatan Amlani Tatu. Meski demikian, lini belakang Indonesia yang dikawal I Putu Panji Apriawan dan kolega mampu meredam sejumlah serangan lawan dengan baik. Pada menit ke-30, Australia memperoleh peluang melalui tendangan mendatar Lawrence Wong. Kiper Dafa Al Gasemi tampil sigap untuk mengamankan bola dan menjaga gawang Indonesia tetap aman. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Indonesia dan Australia sama-sama tampil lebih agresif untuk mencari gol pembuka. Menit ke-54, Arkhan Kaka memperlihatkan aksi individu yang impresif dengan melewati pemain lawan sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun, bola hasil sepakannya masih menyamping tipis. Australia kemudian mendapatkan peluang melalui sundulan Marcus Neill. Beruntung bagi Indonesia, peluang tersebut masih dapat digagalkan sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Pelatih Nova Arianto melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya serang. Salah satu peluang terbaik Indonesia tercipta pada menit ke-80. Amar Brkic mengirim umpan cutback dari sisi kanan yang disambut Dimas Adi dengan sepakan first time. Sayangnya, bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Australia. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Australia berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-89. Marcus Neill lolos dari jebakan offside dan mencetak gol setelah situasi tersebut ditinjau melalui VAR. Gol tersebut membuat Australia unggul 1-0. Indonesia berusaha memberikan respons pada sisa waktu pertandingan dengan terus menekan pertahanan Australia. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Hasil ini membuat Garuda Muda akan melanjutkan perjuangannya di laga perebutan tempat ketiga. Pada pertandingan berikutnya, tim asuhan Nova Arianto dijadwalkan menghadapi Kamboja untuk memperebutkan posisi ketiga ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 di Stadion Utama Sumatera Utama, Sabtu 13 Juni 2026 mendatang.

Piala AFF U19: Timnas Indonesia U-19 Melaju ke Semifinal

Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19

Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Vietnam pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di Stadion Sumatra Utara, Minggu 7 Juni 2026 malam. Hasil tersebut membuat Garuda Muda mengamankan tiket ke babak empat besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan dari grup lain. Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Indonesia dan Vietnam sama-sama berupaya mengambil inisiatif permainan, sehingga pertandingan berjalan ketat dengan duel-duel yang berlangsung di berbagai area lapangan. Indonesia berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Reno Salampessy. Gol tersebut lahir setelah ia memanfaatkan peluang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terarah yang tidak mampu dijangkau kiper Vietnam. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, skuad asuhan Nova Arianto tetap berusaha mempertahankan kontrol permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun Vietnam mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-74 melalui Nguyen Quoc Khanh yang memanfaatkan situasi bola mati dari sepak pojok. Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. Kedua tim berupaya mencari gol penentu, sementara tempo permainan meningkat seiring waktu yang terus berjalan menuju akhir laga. Gol kemenangan akhirnya hadir pada masa tambahan waktu. Indonesia mendapatkan sepakan penalti setelah Theodore Leeming dilanggar di area terlarang. Evandra Florasta yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan sukses mengonversi peluang tersebut menjadi gol yang membawa Indonesia kembali unggul. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini sekaligus mengantarkan Garuda Muda melangkah ke semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026.

Piala AFF U19: Lanjutkan Tren Positif, Indonesia Unggul Atas Timor Leste

Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste U-19

Timnas Indonesia U-19 kembali meraih hasil positif pada ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah mengalahkan Timor Leste dengan skor telak 3-0 pada pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis 4 Juni 2026 malam. Tiga gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Reno Salampessy menjelang turun minum, Irpan Siregar serta Arkhan Kaka pada babak kedua. Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi skuad asuhan Nova Arianto setelah sebelumnya juga meraih kemenangan atas Myanmar. Tambahan tiga poin membuat Indonesia kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan yang telah dijalani. Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Vietnam, Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A karena kalah dalam selisih gol. Vietnam memimpin grup setelah membukukan kemenangan 3-0 atas Timor Leste dan 5-0 atas Myanmar. Sementara itu, Timor Leste dan Myanmar yang belum meraih poin dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk melaju ke babak semifinal. Pada pertandingan melawan Timor Leste, Indonesia tampil dominan sejak menit awal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun gol pembuka baru lahir pada menit ke-43. Reno Salampessy sukses memanfaatkan umpan terobosan Welber Jardim untuk membawa Indonesia unggul 1-0 hingga jeda. Di babak kedua, Indonesia tetap mampu menjaga intensitas permainan. Keunggulan bertambah pada menit ke-62 melalui sepakan Irpan Siregar yang memanfaatkan bola liar di depan area penalti. Tak lama berselang, giliran Arkhan Kaka yang turut mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Indonesia tersebut berhasil menyelesaikan umpan terobosan Theodore Leeming pada menit ke-65 untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0. Hingga peluit panjang dibunyikan, skuad asuhan Nova Arianto mampu mempertahankan keunggulan sekaligus mencatatkan cleansheet kedua secara beruntun di turnamen ini. Kemenangan tersebut menjaga peluang Timnas Indonesia U-19 demi melangkah ke babak semifinal. Pertandingan terakhir Grup A menghadapi Vietnam pada Minggu 7 Juni 2026 tentunya akan menjadi partai penentu untuk memperebutkan posisi puncak klasemen sekaligus tiket menuju fase berikutnya di ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026.

Piala AFF U19: Indonesia Bantai Myanmar Di Laga Pertama

Arkhan Kaka

Timnas U-19 Indonesia meraih hasil positif pada laga perdana Grup A ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 1 Juni 2026. Tiga poin ini membawa Garuda Muda menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin, berada di bawah Vietnam yang juga meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya atas Timor Leste dengan skor 3-0. Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia berupaya mengambil inisiatif serangan. Meski demikian, Myanmar mampu memberikan perlawanan yang membuat pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama sepanjang babak pertama. Peluang pertama Indonesia hadir melalui sepakan jarak jauh Zinadein Zidan Ardiansyah. Namun, upayanya masih belum menemui sasaran. Pada menit ke-34, Garuda Muda kembali mengancam lewat sundulan Arkhan Kaka yang memanfaatkan umpan lambung Reno Salampessy. Bola masih membentur tiang gawang sehingga skor belum berubah. Usaha Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Arkhan Kaka berhasil memaksimalkan umpan yang mengarah ke kotak penalti dan menuntaskannya menjadi gol. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum. Menjelang akhir babak pertama, Myanmar sempat memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Thura Min Thant. Namun, bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Indonesia. Memasuki babak kedua, Myanmar tampil lebih agresif dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Indonesia. Salah satu peluang terbaik mereka tercipta pada menit ke-66 ketika Sai Bo Bo Kyaw melakukan penetrasi dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan dari jarak dekat. Kiper Dafa Al-Gasemi tampil sigap untuk mengamankan gawang Indonesia dari kebobolan. Di tengah meningkatnya intensitas serangan Myanmar, Indonesia berhasil menambah keunggulan pada menit ke-79 melalui Dimas. Gol tersebut berawal dari tekanan yang dilakukan terhadap kiper Myanmar, Sai Khant Min Nyo. Bola yang gagal diamankan dengan sempurna kemudian dimanfaatkan Dimas untuk mencetak gol kedua Indonesia. Dimas kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Menerima bola di dalam kotak penalti, ia mampu menyelesaikan peluang dengan baik untuk membawa Indonesia unggul 3-0. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skuad asuhan Nova Arianto pun menutup laga pembuka dengan kemenangan meyakinkan dan mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup A.

Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangannya di ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan status tuan rumah. Menurut jadwal, turnamen kelompok umur di kawasan Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di Sumatera Utara, dengan melibatkan 11 negara peserta dari kawasan ASEAN dan Australia. Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda dan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia pun ditantang tampil konsisten sejak fase grup demi mengamankan tiket menuju semifinal di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Timnas U-19 Indonesia memiliki catatan manis pada edisi 2024 lalu. Garuda Muda sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024. Gol kemenangan Indonesia kala itu dicetak oleh Jens Raven sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan tuan rumah. Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama. Dalam agenda, fase grup akan berlangsung mulai 1 hingga 9 Juni 2026 dan dimainkan di tiga venue, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, serta Stadion Madya 1. Setelah fase grup berakhir, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal yang digelar pada 11 Juni 2026, sebelum perebutan tempat ketiga dan final pada 13 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto. Pembagian Grup Grup A Indonesia Vietnam Timor-Leste Myanmar Grup B Thailand Malaysia Singapura Brunei Darussalam Grup C Australia Kamboja Filipina Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 Fase Grup Senin, 1 Juni 2026 Vietnam vs Timor-Leste | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Indonesia vs Myanmar | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Selasa, 2 Juni 2026 Thailand vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 16.00 WIB Malaysia vs Singapura | Stadion Teladan | 20.00 WIB Rabu, 3 Juni 2026 Filipina vs Australia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Kamis, 4 Juni 2026 Myanmar vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Timor-Leste vs Indonesia | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Jumat, 5 Juni 2026 Brunei Darussalam vs Malaysia | Stadion Teladan | 16.00 WIB Singapura vs Thailand | Stadion Teladan | 20.00 WIB Sabtu, 6 Juni 2026 Kamboja vs Filipina | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Minggu, 7 Juni 2026 Timor-Leste vs Myanmar | Stadion Teladan | 20.00 WIB Indonesia vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Senin, 8 Juni 2026 Singapura vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 20.00 WIB Thailand vs Malaysia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Selasa, 9 Juni 2026 Australia vs Kamboja | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Semifinal Kamis, 11 Juni 2026 Skenario 1: Jika Runner-up Terbaik dari Grup A atau C Juara Grup B vs Runner-up Terbaik A/C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Skenario 2: Jika Runner-up Terbaik dari Grup B Juara Grup B vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Runner-up Terbaik Grup B | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Perebutan Tempat Ketiga dan Final Sabtu, 13 Juni 2026 Third Place | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Final | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Catatan: Jika Indonesia lolos ke semifinal, laga Indonesia akan dimainkan pada pukul 20.15 WIB.

Piala AFF U-19 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka

Nova Arianto

Tim Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor-Leste pada drawing ASEAN U-19 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang digelar di Jakarta, Kamis (7/5).Pelatih Tim Indonesia U-19 Nova Arianto menilai grup yang ditempati Garuda Muda tidak mudah karena seluruh lawan memiliki potensi menyulitkan Indonesia. “Grup yang sangat kompetitif dan pastinya baik buat kami karena ajang AFF U-19 menjadi bagian dari proses menuju kualifikasi Piala Asia U-19,” ujar Nova Arianto dikutip dari Jawa Pos. Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat Indonesia pada fase grup mengingat negara tersebut selama ini dikenal sebagai kekuatan utama sepak bola usia muda Asia Tenggara. Pertemuan Indonesia melawan Vietnam diperkirakan menjadi laga penentu dalam perebutan posisi juara Grup A. Meski begitu, Nova menegaskan Indonesia tidak hanya fokus kepada Vietnam karena Myanmar dan Timor-Leste juga dinilai mampu memberi kejutan. Menurut mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu, perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara kini semakin merata sehingga tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan. “Bukan hanya Vietnam saja, tetapi kami tetap mewaspadai Myanmar dan Timor-Leste yang berada di grup kami,” lanjut mantan pemain Persib Bandung tersebut. Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk tampil maksimal di depan pendukung sendiri. Selain memburu gelar juara AFF U-19 2026, turnamen ini juga menjadi bagian penting bagi Nova Arianto membangun fondasi tim menuju level Asia. Hasil drawing menempatkan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam di Grup B, sedangkan Grup C dihuni Australia, Kamboja, dan Filipina.

Elkan Baggott Kembali! Ini Skuad Final Indonesia Untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Kembali Perkuat Timnas

Elkan Baggott benar-benar kembali memperkuat Timnas Indonesia. Bek berdarah Inggris-Indonesia itu telah bergabung dengan skuad Garuda, bersama dengan para pemain lain yang sudah kumpul di Jakarta jelang FIFA Series 2026. Nama Elkan Baggott jadi satu dari 24 pemain yang masuk dalam skuad final Timnas Indonesia. Dia berada di barisan pemain belakang skuad Garuda untuk FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27-30 Maret 2026 di Jakarta. Masuknya nama Baggott menghadirkan keriuhan di kalangan penggemar Timnas Indonesia. Sebab ia kembali bergabung dengan skuad Garuda lagi setelah terakhir pada Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024. Kebahagiaan pun bukan hanya dirasakan oleh penggemar Timnas Indonesia. Elkan Baggott tampaknya merasakan perasaan serupa. Hal itu terlihat dari unggahan media sosial Instagram resmi Garuda, di mana penggawa Ipswich Town itu sudah tiba dan datang ke hotel tempat tim menginap. Sembari mengenakan kaus putih dan tas ransel, Elkan Baggott datang dengan senyum semringah. Dia datang bersama dengan para pemain lain seperti Beckham Putra, Ivar Jenner, Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Eliano Reijnders, Cahya Supriadi, dan Ramadhan Sananta. Kedatangan para pemain Timnas Indonesia tersebut disambut hangat oleh para staf pelatih Timnas Indonesia. Termasuk John Herdman sebagai pelatih kepala yang tak ragu menyapa dan menyalami pemain yang tiba. Khusus Elkan Baggott, kemunculannya mencuri perhatian. Sebab bek berpostur jangkung 196 sentimeter itu mendapat pelukan hangat dari asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto. Pelukan Nova Arianto dan Elkan Baggott ini terasa lebih dari sekadar sambutan. Pertemuan keduanya bisa dibilang reuni mengingat sang bek untuk pertama kalinya kembali dipanggil ke Timnas Indonesia setelah absen lama. Nova Arianto sendiri satu-satunya tim kepelatihan Timnas Indonesia era John Herdman, yang sebelumnya juga ada dalam struktur kepelatihan Garuda era Shin Tae-yong. Sehingga tak mengherankan jika Baggott sangat disambut oleh Nova. Kini, Elkan Baggott dan para pemain Timnas Indonesia tinggal menunggu waktu jelang FIFA Series 2026. Skuad Garuda dijadwalkan melakoni dua pertandingan dalam rangkaian kompetisi mini tersebut pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pertama FIFA Series 2026 pada 27 Maret. Sementara laga kedua bakal dimainkan tiga hari kemudian, melawan antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Kiper: Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) Emil Audero (US Cremonese) Maarten Paes (AFC Ajax) Nadeo Argawinata (Borneo FC) Bek: Dean James (Go Ahead Eagles) Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) Elkan Baggott (Ipswich Town) Jay Idzes (US Sassuolo) Justin Hubner (Fortuna Sittard) Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach) Nathan Tjoe-A-On (Willem II) Rizky Ridho (Persija Jakarta) Sandy Walsh (Buriram United) Tengah: Calvin Verdonk (LOSC Lille) Eliano Reijnders (Persib Bandung) Ivar Jenner (Dewa United) Joey Pelupessy (Lommel SK) Jordi Amat (Persija Jakarta) Depan: Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung) Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) Ole Romeny (Oxford United) Ragnar Oratmangoen (FCV Dender) Ramadhan Sananta (DPMM FC) Yakob Sayuri (Malut United)

Hasil Drawing ASEAN U17 Boys Championship 2026

Hasil Drawing ASEAN U17 Boys Championship 2026

Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U17 Boys Championship 2026 bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste. Hasil tersebut didapat setelah drawing resmi turnamen digelar di Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2026. Menurut agenda, turnamen kelompok usia ini akan berlangsung pada 11 hingga 23 April 2026 mendatang di Jawa Timur dan mempertemukan tim-tim muda terbaik dari kawasan Asia Tenggara. Bagi Garuda Muda, persaingan di Grup A diprediksi berlangsung kompetitif. Vietnam dan Malaysia dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola usia muda di kawasan, sementara Timor Leste juga berpotensi memberikan perlawanan dengan semangat juang tinggi. Pada ajang ini, Garuda Muda akan dipimpin oleh Kurniawan Dwi Yulianto yang dipercaya sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia U17. Selain itu, ajang ASEAN U17 Boys Championship 2026 akan menjadi momentum penting bagi tim asuhan Kurniawan untuk menguji kemampuan para pemain di level regional sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17. Berikut hasil lengkap drawing ASEAN U-17 Boys Championship 2026: Grup A Indonesia Vietnam Malaysia Timor Leste Grup B Thailand Laos Myanmar Filipina Grup C Australia Kamboja Singapura Brunei Darussalam

28 Pemain Dipanggil Untuk Pemusatan Latihan Timnas U20 di Surabaya

Nova Arianto

Pelatih Timnas Indonesia U20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF U19 2026 yang akan berlangsung pada 11-14 Juni mendatang, serta Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada 29 Agustus hingga 6 September nanti. Pemanggilan ini menjadi fase penting dalam proses pembentukan kerangka tim menuju dua agenda internasional tersebut. Surabaya dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan untuk memaksimalkan fokus, intensitas latihan, serta membangun kekompakan antarpemain yang datang dari latar belakang klub dan daerah berbeda. Dalam hal komposisi pemain yang dipanggil, terlihat perpaduan menarik antara wajah lama dan generasi yang naik kelas. Sejumlah jebolan Timnas Indonesia U17 juga mendapat kepercayaan untuk menembus skuad U-20, sebut saja Dimas Adi Prasetyo, Evandra Florasta, Fabio Azka Irawan, Algazani Dwi Sugandi, dan I Putu Panji Apriawan. Selain itu, skuad kali ini juga merupakan kombinasi para pemain muda potensial. Ada pemain yang datang dari berbagai klub profesional seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Bali United, dan terdapat juga akademi sepak bola seperti ASIOP yang menyumbang talenta. Sebagai informasi, pemusatan latihan di Surabaya ini bukan sekadar ajang seleksi, tetapi juga menjadi momentum membangun identitas permainan. Dengan jadwal kompetisi yang padat dan waktu persiapan yang relatif singkat, efektivitas TC akan sangat menentukan kesiapan tim ketika memasuki turnamen resmi. Berikut daftar 28 pemain pada pemusatan latihan Timnas U20 di Surabaya: Kiper Dafa Al Gazemi Setiawarman – Dewa United Rendi Razzaqu – Madura United Fasya Nur Fauzi – Persib Bandung Erdeva Aulia – Persis Solo Belakang I Putu Panji Apriawan – Bali United Muhammad Rafa Raditya Abdurahman – Pekanbaru FC Algazani Dwi Sugandi – Adhyaksa Farmel Ahmad Showwam Ilham – Bhayangkara Presisi Lampung FC Radityo Raharjo – Persija Jakarta Muhamad Ibra Ardiansyah Ohorella – Persija Jakarta Ergun Firlansyah Arif – Persikutim Kutai Timur Ghifari Azhari – Semen Padang Fabio Azka Irawan – Persija Jakarta Fadly Alberto Hengga – Bhayangkara Presisi Lampung FC Pahri Almuzaki – Asiop Tengah Isfandyar Abdillah – Persiba Balikpapan Kevin Muhamad Islami Pasha – Persib Bandung Evandra Florasta – Bhayangkara Presisi Lampung FC Aleandro Alam Maulana – Persebaya Surabaya Mochamad Ichsas Baihaqi – Persebaya Surabaya Nazriel Alvaro – Persib Bandung Theodore Evan Leeming – Persija Jakarta Dimas Wicaksono Putra Rahman – Persebaya Surabaya Irpan Abadi Siregar – Persija Jakarta Reno Salampesy – Persipura Jayapura Ahmad Mujadid – Persija Jakarta Depan Dika Adi Nurdiansyah – Borneo FC Dimas Adi Prasetyo – PSM Makasar

Seleksi Timnas U17 Dimulai

Tim Nasional Indonesia U17

Sebanyak 42 pemain muda dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U17 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 23-28 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Yogyakarta International School Soccer Field dan berada di bawah arahan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto. Agenda seleksi tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menuju Piala AFF U17 yang dijadwalkan bergulir pada 11-23 April mendatang, serta Piala Asia U-17 2025 yang akan digelar pada 30 April – 17 Mei nanti di Arab Saudi. Pemanggilan ini sekaligus menandai momentum baru, untuk pertama kalinya Kurniawan Dwi Yulianto memimpin langsung kelompok usia U17, yang sebelumnya ditangani Nova Arianto. Kurniawan dikenal sebagai salah satu mantan penyerang Timnas Indonesia yang memperkuat skuad Garuda pada periode 1995-2005. Dalam perjalanan karier kepelatihannya, ia pernah menjadi asisten Indra Sjafri di Timnas Indonesia U23. Pada peran tersebut, Kurniawan turut menjadi bagian dari tim yang meraih medali emas SEA Games 2023. Terkait komposisi pemain yang mengikuti seleksi, pemanggilan 42 pemain ini merupakan sebaran hasil pembinaan usia muda di Indonesia. Para pemain berasal dari berbagai klub dan akademi sepak bola, di antaranya Persib Bandung, Bali United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Madura United, PPLP Papua, hingga Erlangga FA. Berikut daftar 42 pemain yang dipanggil: Kiper Syahdan Caesar – ASIOP Moh Fahrizal – Persib Bandung Noah Leo Duvart – Bali United Vito Fauza – Persijap Jepara Belakang Waliyuddin Shofa A – Persib Bandung Pandu Aryo – Persik Kediri Putu Ekayana Yoga – Bali United Farik Rizqi – Madura United Shoyyo Himawan P – Persis Solo Zidane Raditya Chandra – Persis Solo M. Widi Fathillah – Persebaya Surabaya Marthquin Yoku – PPLP Papua M Rifaldi – Persija Jakarta M Fata Fatihul Ihsan – PSS Sleman Farrel Luckyta W – PSS Sleman Made Arbi Ananta – Bali United Rizki Qory Khatami – Persib Bandung Gilbert G Wangge – Persita Tangerang Handri Dimas Sulityo – Persik Kediri Peres Akwila Tjoe – Persija Jakarta M Daffa Prasetyo – Borneo FC M Rauf – Bhayangkara Presisi Tengah Fardan Faras Prawita – Borneo FC Girly Andrade Guevara – Persik Kediri Chico Jericho Y – ASIOP Keanu Sanjaya – Bali United Miraj Riski Sulaiman – Madura United M Irgi Fahrezi – Erlangga FA Alfredo Naraya N – Persebaya Surabaya Abdul Galih R – Persib Bandung Ridho – Persija Jakarta I Komang Semadi – Bali United Dava Yunna Adi – Persebaya Surabaya Rohmat Nur H – PSM Makassar M Rofiq Januar – Bhayangkara Presisi Ichiro Akbar – Bhayangkara Presisi Faisal Ade – Malut United Depan Sean Rahman Castor – Persik Kediri Fardhan Ary – Madura United M Mierza F – Persik Kediri M Hadza M – Borneo FC Yohanes Yapagaimu – Safin Pati

Indonesia Masuk di Grup B Piala Asia U17 2026

Timnas Indonesia U17

Timnas Indonesia U17 akan menghadapi persaingan ketat pada Piala Asia U17 2026 setelah hasil drawing menempatkan Garuda Muda di Grup B bersama Jepang, Tiongkok, dan Qatar. Pengundian resmi itu dilakukan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis 12 Februari 2026. Seperti diketahui, turnamen ini akan diikuti 16 tim yang terbagi ke dalam empat grup, dengan masing-masing grup berisi empat negara peserta dan dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026 mendatang. Sebelumnya, Indonesia memastikan tempat di putaran final melalui jalur otomatis, bersama delapan negara lainnya, setelah keberhasilan melaju ke Piala Dunia U17 2025. Partisipasi ini sekaligus melanjutkan tren positif Timnas Indonesia U17 di level Asia. Pada edisi sebelumnya, I Putu Panji Apriawan dkk berhasil menembus babak perempat final Piala Asia U17 2025 dan mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2025 Qatar. Dengan komposisi grup yang kompetitif, Timnas Indonesia U17 diharapkan mampu memaksimalkan persiapan guna menampilkan performa terbaik di ajang kontinental tersebut. Berikut Hasil Drawing Piala Asia U17 2026: Grup A Arab Saudi Tajikistan Thailand Myanmar Grup B Jepang Indonesia Tiongkok Qatar Grup C Korea Selatan Yaman Vietnam Uni Emirat Arab Grup D Uzbekistan Australia India Korea Utara

28 Pemain Timnas U17 Disiapkan untuk Hadapi Tiongkok

Suasana Latihan Timnas U17 Indonesia

Sebanyak 28 pemain Timnas U17 disiapkan untuk menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pada dua laga uji coba internasional tersebut, Nova Arianto masih akan bertindak sebagai pelatih. Menurutnya, laga nanti menjadi bagian dari proses pematangan tim sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang dipanggil. Sebagai informasi, pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Sementara pertandingan kedua dijadwalkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Mayoritas pemain yang dipanggil dalam daftar kali ini merupakan wajah baru hasil pemantauan dari berbagai klub Liga Indonesia, akademi, hingga klub luar negeri. Namun, terdapat pula pemain yang telah memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U17 sebelumnya. Sebut saja M. Mierza Firjatullah (Persik Kediri), yang tercatat pernah menjadi bagian dari skuad Garuda Muda pada Piala Dunia U17 2025. Melalui dua laga uji coba internasional ini, tim pelatih akan menguji kesiapan pemain dari berbagai aspek, mulai dari teknik, fisik, pemahaman taktik, hingga mental bertanding di level internasional. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kerangka tim menuju Piala Asia U17 2026. Berikut daftar 28 pemain Garuda Muda untuk hadapi Tiongkok: Kiper (GK) Syahdan Caesar – ASIOP Moh. Fahrizal – Persib Bandung Noah Leo Duvart – Bali United Pemain belakang (CB) Waliyuddin Shofa A – Persib Bandung Putu Ekayana Yoga P – Bali United Farik Rizqi – Madura Uninted Shoyyo Himawan P – Persis Solo Zidane Raditya Chandra – Persis Solo Bek kanan (RB) Farrel Luckyta W – PS Sleman Made Arbi Ananta – Bali United Handri Dimas Sulityo – Persik Kediri Bek kiri (LB) Real Alvaro Salim – Bali United Pandu Aryo – Persik Kediri Peres Akwila Tjoe – Persija Jakarta Gelandang (MF) Fardan Faras Prawita – Borneo FC M. Azhar Muzzaki – Persebaya Surabaya Girly Andrade Guevara – Persik Kediri Chico Jerichoy – ASIOP Keanu Sanjaya – Bali United M. Rain Rizki Pamungkas – Bhayangkara Presisi Miraj Riski Sulaiman – Madura United Gelandang Sayap (WFW) Mohammad Albar Firdaus – Persik Kediri I Komang Semadi – Bali United Dava Yunna Adi – Persebaya Surabaya Sean Rahman Castor – Persik Kediri Penyerang (CF) Fardhan Ary – Madura United M. Mierza F – Persik Kediri Nicholas Indra – Rosenborg BK

Seleksi Timnas U20, Nova Arianto Fokus Cari Talenta Baru

Nova Arianto

Pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto, mulai mematangkan kerangka tim dengan membuka seleksi pemain melalui pemusatan latihan (TC) dalam dua gelombang. Agenda ini menjadi langkah awal pembentukan skuad menuju kompetisi internasional, sekaligus kesempatan awal bagi Nova menilai potensi generasi baru di kelompok usia muda. “Untuk seleksi tim masuk Timnas U20 kali ini, sekali lagi fokus kami adalah bagaimana kami mencari talenta-talenta baru, terutama pemain kelahiran 2007. Karena saya juga sangat baru di Timnas U20, pastinya saya belum mengenal secara menyeluruh pemain-pemain dengan kelahiran 2007,” kata Nova Arianto. Seleksi yang diikuti total 46 pemain ini berlangsung di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Kabupaten Bekasi, mulai tanggal 2 hingga 10 Desember 2025. Seleksi tahap pertama digelar pada 2-5 Desember, sementara tahap kedua dijadwalkan pada 7-10 Desember 2025. Dalam proses ini, Nova ingin melihat lebih dari sekadar kekuatan fisik atau kemampuan teknik semata. “TC kali ini fokus kami adalah melihat talenta-talenta baru dari pemain kelahiran 2007 sehingga ke depannya kita bisa benar-benar mendapatkan pemain yang secara kualitas bukan hanya tentang fisik, teknik ataupun taktik, tapi bagaimana mereka bisa bermain secara gameplay yang akan kita rencanakan,” ungkapnya. Lebih lanjut, Nova menegaskan penilaian tidak berdasarkan latar belakang klub atau asal pemain. “Sekali lagi saya tidak pernah melihat secara background, tetapi saya sampaikan kepada pemain adalah bagaimana saya mencari pemain-pemain yang bisa bermain secara gameplay, secara filosofi yang akan kami buat, sehingga pemain bisa memahami dan bisa menunjukkan yang terbaik,” ujar eks pelatih Timnas U17 tersebut. “Siapapun pemain yang masuk pastinya adalah pemain-pemain yang bisa sesuai dengan yang kami inginkan, termasuk dari standar-standar yang kita berikan, dan harapannya pemain bisa tampil maksimal selama TC kali ini,” tambahnya. Dalam rencana jangka menengah, Nova menjelaskan persiapan tidak hanya terfokus pada seleksi. Ia bersama Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, telah menyiapkan 11 pertandingan uji coba sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Piala Asia U20 2027 mendatang. “Kami sudah berkomunikasi dengan Direktur Teknik, Coach Alex, bagaimana mempersiapkan ada 11 kali uji coba sebelum kita sampai di kualifikasi Piala Asia, termasuk di Piala AFF yang menjadi bagian dari uji coba kami menuju ke kualifikasi,” kata Nova. “Untuk selanjutnya, TC kami rencanakan ada di bulan Januari atau mungkin di bulan Maret, karena itu sesuai dengan roadmap yang kita berikan kepada PSSI. Dan saya harapkan semuanya bisa berjalan baik sehingga kita bisa lebih mempersiapkan tim ini dengan sangat baik menuju ke kualifikasi Piala Asia U20 nanti,” tutupnya.

Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia U17

Pemain Terbaik Piala Dunia U17 2025

Portugal memenangkan Piala Dunia U17 usai mengalahkan Austria di babak final, Kamis (27/11) waktu setempat. Portugal menang tipis 1-0 lewat gol Anisio Cabral di menit ke-32. Kemenangan tersebut membuat Portugal untuk kali pertama jadi juara Piala Dunia U17. Sukses itu juga diiringi oleh keberhasilan pemain-pemain mereka memenangkan penghargaan individu. Gelandang serang mereka, Mateus Mide berhasil terpilih sebagai pemain terbaik. Mide jadi otak permainan dan serangan Portugal di Piala Dunia U17 ini. Selain Mide, pemain lainnya yang juga mendapatkan penghargaan individu adalah Romario Cunha. Cunha merebut sarung tangan emas pertanda jadi kiper terbaik di turnamen ini. Dalam perjalanan merebut gelar juara, Cunha hanya kebobolan empat gol. Menariknya, sejak babak 16 besar Cunha tidak pernah lagi merasakan memungut bola dari dalam gawang. Anisio Cabral yang mencetak gol di babak final meraih sepatu perak. Hal itu pertanda ia ada di posisi kedua dalam urusan gol terbanyak. Posisi pertama alias perebut sepatu emas adalah Johannes Moser. Bomber Austria itu mencetak delapan gol, unggul satu gol atas Cabral. Selain merebut sepatu emas, Moser juga meraih gelar silver ball alias bola perak. Ia ada di bawah Mide yang jadi pemenang. Sementara itu posisi pemain terbaik ketiga alias Bronze Ball ditempati oleh Mauro Furtado yang juga berasal dari Portugal. Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia U17 2025 Pemain Terbaik Golden Ball: Mateus Mide (Portugal) Silver Ball: Johannes Moser (Austria) Bronze Ball: Mauro Furtado (Portugal) Top Skorer Golden Boot: Johannes Moser (Austria) – 8 Gol Silver Boot: Anisio Cabral (Portugal) – 7 Gol Bronze Boot: Dell (Brazil) – 5 Gol Kiper Terbaik Golden Glove: Romario Cunha (Portugal) FIFA Fair Play Trophy Republik Ceko

5 Fakta Menarik Usai Portugal Juara Piala Dunia U17 2025

Anisio Cabral

Portugal berhasil menjadi juara Piala Dunia U17 2025. Berikut fakta menarik di balik sukses tersebut. Portugal mampu menjadi juara setelah mengalahkan Austria dengan skor tipis 1-0. Anisio Cabral jadi pencetak gol tunggal kemenangan Portugal di laga tersebut. Berikut fakta menarik di balik keberhasilan Portugal juara Piala Dunia U17 2025: 1. Portugal untuk pertama kalinya berhasil jadi juara Piala Dunia U17 di edisi 2025. Sebelumnya, pencapaian terbaik Portugal di Piala Dunia kategori ini adalah peringkat ketiga pada 1989. 2. Portugal mengawinkan gelar Piala Dunia -17 dengan Piala Eropa U17. Sukses ini jadi salah satu gambaran sukses regenerasi Portugal. 3. Anisio Cabral finis di posisi kedua daftar top skor dengan catatan tujuh gol. Ia hanya kalah dari Johannes Moser asal Austria. Sedangkan Mateus Mide jadi pemain terbaik serta Romario Cunha jadi kiper terbaik. 4. Portugal tidak pernah kebobolan dari babak 16 besar hingga laga final. Secara total, Portugal hanya kebobolan empat gol di Piala Dunia U17 2025. 5. Satu-satunya tim yang mengalahkan Portugal di Piala Dunia U17 2025 adalah Jepang. Jepang menang 2-1 atas Portugal dan kemudian Jepang sendiri kalah dari Austria di babak perempat final.