Petarung Indonesia Bilal Hasan menang KO pada debut UFC

Bilal Hasan

Petarung Indonesia kelahiran Amerika Serikat, Bilal Hasan, menang knockout (KO) atas wakil Peru Nilson Rojas pada laga debutnya di UFC yang berlangsung di Shanghai, China, Sabtu. Dikutip dari UFC, Bilal mampu menjatuhkan lawannya di kelas terbang (flyweight) itu pada ronde kedua dengan pukulan tangan kanan. Hasil tersebut membuat catatan profesional bela diri campuran (MMA) Bilal berada di rekor 10-0 (10 kali menang tanpa kalah), dengan satu di antaranya berstatus no contest. Jika dirinci, dari 10 kemenangan itu, hanya sekali Bilal menang angka. Selebihnya, empat kali dia menang TKO, empat kali KO dan sisanya menyelesaikan laga dengan kuncian. Pada pertandingan kontra Rojas, Bilal tampil agresif dan dominan dalam melakukan serangan. Dari awal ronde pertama, petarung berusia 25 tahun itu menekan lawan dengan serangan variatif yang bertubi-tubi. Tendangan, pukulan dan serangan lutut Bilal menyudutkan Rojas, yang sebelum laga tersebut belum terkalahkan dari sembilan pertandingan profesionalnya di MMA. Bilal, yang membuat satu takedown berhasil pada ronde itu, menggoyahkan pertahanan Rojas yang mesti berlaga dengan muka berdarah. Namun, ronde pertama berakhir tanpa pemenang. Ronde kedua, Rojas sempat menjatuhkan Bilal dengan tendangannya pada detik ke-40. Bilal mampu bangkit seketika dan kembali memasang kuda-kuda tanda siap melanjutkan pertarungan. Bilal, yang mengurangi intensitas serangannya pada ronde tersebut terus, mencari cara untuk menumbangkan lawan. Hasilnya terlihat selepas dua menit ronde itu bergulir, di mana gerakan tipuan atlet berjuluk “The Indoninja” tersebut pada akhirnya membuat Rojas telentang di arena. Bilal mulanya menggerakkan tangan kiri seolah-olah akan melakukan jab. Rojas yang melihat hal itu spontan menunduk untuk melindungi muka dan tubuhnya. Situasi tersebut membuka sisi kiri wajahnya terbuka. Bilal pun dengan cerdik menghujamkan pukulan lurus dengan tangan kanan yang tepat berlabuh di dagu Rojas. Sang lawan terjatuh dan wasit langsung menghentikan pertandingan. Statistik UFC memperlihatkan, atlet berusia 25 tahun tersebut melepaskan total 56 serangan masuk ke tubuh Rojas sepanjang laga, dari 137 kali percobaan. Dari 56 itu, 53 di antaranya dinilai signifikan oleh UFC. Rojas, cuma menghujamkan 37 serangan (33 di antaranya signifikan) dari 70 kali percobaan. Bilal unggul pula di serangan ke kepala yang akurasinya mencapai 52 persen, sementara Rojas 51 persen.

Indonesia Tergabung di Grup A pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2027

Tim Nasional Indonesia U17

Garuda Muda akan bersaing dengan tuan rumah Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja untuk memperebutkan tiket menuju putaran final tahun depan. Hasil tersebut seusai Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menggelar drawing Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 27 Agustus 2026. Indonesia menempati Pot 1 bersama Thailand, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, India, dan Iran. Penentuan pot dilakukan berdasarkan perolehan poin AFC dari tiga edisi terakhir turnamen. Sebanyak 35 negara peserta kemudian dibagi ke dalam tujuh grup. Masing-masing grup terdiri dari lima tim yang berasal dari lima pot berbeda. Di Grup A, Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Pot 1. Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja melengkapi komposisi grup. Indonesia akan menghadapi tiga negara Asia Tenggara, yakni Myanmar, Filipina, dan Kamboja. Sementara itu, Afghanistan menjadi satu-satunya lawan dari luar kawasan Asia Tenggara di Grup A. Jelang menghadapi persaingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 tengah menjalani rangkaian persiapan. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat skuad asuhan David Nascimento sekaligus mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Sebagai bagian dari persiapan, Indonesia sudah menjalani uji coba internasional diantaranya melawan Malaysia pada bulan Juli lalu dan Uzbekistan bulan Agustus ini. Laga uji coba internasional menjadi bagian penting dari proses pembentukan dan pematangan tim sebelum memasuki persaingan resmi. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 akan menggunakan format single round-robin. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2027 di Uzbekistan. Tujuh juara grup tersebut akan bergabung dengan sembilan negara yang telah lebih dahulu memastikan tempat di putaran final setelah lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kesembilan negara tersebut adalah Uzbekistan, Australia, Arab Saudi, Tajikistan, Jepang, China, Vietnam, Korea Selatan, dan Qatar.

Timnas bola basket Indonesia tundukkan Singapura

Timnas bola basket Indonesia

Tim nasional (timnas) bola basket Indonesia mengawali perjalanan pada Ronde 1 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 dengan berhasil menundukkan Singapura dengan skor 80-54 di Arena Seremban, Malaysia, Jumat. Berdasarkan statistik Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), Indonesia langsung mendapat perlawanan sengit dari Singapura pada awal pertandingan, ketika Zachary Jian-Kai Helzer membuka skor melalui tembakan dua angka. Namun, Dame Diagne segera menyamakan kedudukan dan menjadi momentum kebangkitan skuad Garuda. Setelah skor imbang, Indonesia mengambil kendali permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 18-6. Tim yang dilatih David Singleton kemudian mempertahankan tekanan pada kuarter kedua, sehingga Singapura kesulitan mengembangkan permainan. Indonesia menambah 22 poin pada kuarter kedua, sedangkan Singapura hanya mampu mencetak delapan angka. Keunggulan Indonesia pun semakin jauh dengan skor 40-14 guna menutup kuarter kedua. Usai halftime, Singapura mulai memperbaiki performa dengan mencetak 14 poin. Tetapi Yudha Saputera dan kawan-kawan tetap mampu menjaga konsistensi, sehingga menambah 17 poin dan kembali lewat skor 57-28. Pada kuarter terakhir atau keempat, Singapura tampil lebih agresif dengan menghasilkan 26 poin, alias menjadi catatan terbanyak mereka dalam satu kuarter sepanjang pertandingan. Meski begitu, Tim Merah Putih tetap mampu merespons dengan tambahan 23 angka guna memastikan kemenangan 80-54. Yudha selaku guard menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan torehan 16 poin, satu rebound, dan tiga asis. Lalu Rio Disi menyusul dengan 15 poin, empat rebound, dan empat asis. Kemenangan tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan dua poin. Indonesia tergabung bersama Singapura, Hong Kong, dan tuan rumah Malaysia dalam grup tersebut. Indonesia selanjutnya menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8), kemudian bertemu Malaysia sehari berikutnya. Skuad tersebut memiliki waktu sehari untuk melakukan pemulihan (recovery).

Indonesia akui ketangguhan Iran dalam perempat final AVC Continental

Tim nasional bola voli putri Indonesia

Tim nasional bola voli putri Indonesia terpaksa mengakui ketangguhan timnas Iran, 1-3 (25-19, 16-25, 12-25, dan 17-25) dalam babak perempat final AVC Continental 2026. Kekalahan ini sekaligus membuat langkah tim asuhan Marcos Sugiyama gagal untuk bisa merebut gelar juara turnamen antar negara se-Asia ini. Selain itu, tim Srikandi juga tidak bisa mempertahankan performa impresifnya kala bersua Iran yang dalam dua pertemuan terakhir mampu memetik kemenangan. Memulai set pertama, Indonesia langsung tampil begitu agresif dan menerapkan skema permainan cepat untuk membongkar blok dari Iran. Kejar-mengejar poin terjadi hingga Indonesia mampu mengungguli Iran memasuki pertengahan set, 15-13. Kedudukan sempat berimbang, tapi daya juang tim Srikandi begitu spartan hingga mencetak tujuh poin beruntun untuk menutup 25-19. Pada set kedua, Indonesia tidak mengendurkan serangan dan terus mendulang poin demi poin. Hingga memasuki kedudukan berimbang 13-13. Iran mampu tampil lebih menjanjikan dengan mengukir lima poin beruntun di penghujung set untuk memetik kemenangan 25-16. Di set ketiga, tim Srikandi tampil dengan intensitas yang jauh lebih menurun dibandingkan dengan dua set sebelumnya. Permainan Mediol Yoku dan kawan-kawan kerap terbaca oleh rapatnya pertahanan Iran. Iran mampu unggul jauh sepuluh poin, 16-6. Dalam posisi tertinggal, Indonesia begitu kesulitan untuk bisa mengejar Iran hingga harus menyerah 12-25. Dalam set keempat, tim Srikandi tak kunjung bisa menemukan solusi atas sejumlah serangan yang kerap terbaca dan dipatahkan lawan. Hasilnya Iran bermain jauh lebih nyaman dan mampu mendulang angka demi angka untuk unggul delapan poin 16-8. Pelatih Marcos Sugiyama mencoba memutar otak untuk mengganti variasi serangan hingga membuat kedudukan sempat diperkecil. Namun Iran yang bermain jauh lebih rapi akhirnya menutup kemenangan lewat 25-17.

Janice Tjen/Piter terhenti di perempat final Monterrey Open

Janice Tjen dan Katarzyna Piter

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan rekannya dari Polandia, Katarzyna Piter, terhenti pada perempat final ganda putri Monterrey Open 2026 setelah kalah 6-7(6), 6-1, 8-10 dari Maya Joint/Yifan Xu dalam pertandingan yang ditentukan melalui match tie-break di Club Sonoma, Monterrey, Meksiko, Kamis WIB. Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Kedua pasangan harus memainkan tie-break setelah kedudukan 6-6, sebelum Joint/Xu merebut set pembuka itu. Janice/Piter kemudian bangkit pada set kedua. Mereka tampil dominan dengan tiga kali mematahkan servis lawan untuk merebut set 6-1 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui super tie-break. Pada set penentuan, persaingan kembali berjalan ketat sebelum Joint/Xu mengamankan dua poin terakhir untuk menang 10-8 guna mencapai semifinal. Janice/Piter pun terhenti setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedua dari China, Xinyu Jiang/Shuai Zhang, dengan 6-2, 6-7(7), 10-7. Janice dan Piter menjuarai Guangzhou Open 2025 dan Hobart International 2026. Di Hobart, mereka menundukkan Magali Kempen/Anna Siskova dengan 6-2, 6-2 pada final. Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Janice di Monterrey setelah juga tersingkir dari nomor tunggal akibat kalah 4-6, 3-6 dari petenis Ukraina Yuliia Starodubtseva pada babak kedua.

17 kampus bersaing dalam “Campus League Badminton Regional Semarang”

Campus League Badminton Regional Semarang

Sebanyak 17 kampus bersaing sengit pada ajang “Campus League Badminton Regional Semarang” yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Semarang, 26-29 Agustus 2026. Ketua Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, di Semarang, Jumat malam, memberikan apresiasi atas bergulirnya musim perdana Campus League Badminton Regional Semarang. Ia menyebutkan tidak kurang dari 149 atlet mahasiswa dari 17 perguruan tinggi berkompetisi, baik secara individu maupun permainan team. Persaingan kian sengit lantaran Regional Semarang juga diikuti perguruan tinggi asal kota lain yang tak kalah berprestasi, yaitu Yogyakarta, Surabaya, Surakarta, Purwokerto, hingga Makassar. Kampus dari Semarang, yakni Undip, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Semarang (USM), Unika Soegijapranata, dan Universitas Terbuka Semarang. Dari Surabaya yang mengirimkan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Surabaya. Dari Yogyakarta ada Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Islam Indonesia. Kemudian Solo ada tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Sebelas Maret, Universitas Tunas Pembangunan, dan Universitas Pignatelli Triputra, serta dua peserta lainnya adalah Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Universitas Hasanuddin Makassar. Dengan dipertandingkannya badminton sebagai salah satu cabang olahraga di Campus League, kata dia, akan memberikan angin segar dan semangat baru bagi kompetisi badminton Indonesia, khususnya di tingkat perguruan tinggi. “Ini baru pertama kali diadakan di Jawa Tengah. Kami berharap ajang ini bisa menjadi pintu masuk untuk menjalin hubungan yang lebih kuat antara PBSI dengan universitas,” katanya. Ia berharap program pembinaan bulutangkis di tingkat universitas dapat lebih ditingkatkan dengan adanya Campus League tersebut. Campus League Badminton Regional Semarang juga melakukan inovasi dengan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF). Kategori perseorangan, pertandingan dimainkan dengan format best of three games hingga 15 poin (15×3), sedangkan kategori beregu menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif, sesuai regulasi terbaru BWF. “Sistem ini menuntut pemain untuk langsung tampil dengan intensitas tinggi sejak awal pertandingan, tanpa banyak ruang supaya bisa membaca permainan lawan seperti di format poin sebelumnya,” katanya. Pada Jumat ini, Campus League Badminton Regional Semarang memainkan pertandingan perebutan peringkat tiga kategori perorangan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan 3 vs 3.

12 pemain Indonesia hadapi pada pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

Pebasket timnas u18 Indonesia

Tim nasional bola basket putra Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi ajang FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 di Seremban, Malaysia, yang akan berlangsung pada 28-31 Agustus 2026. Sebanyak 12 pemain tersebut dipilih setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan pada babak pra-kualifikasi tersebut. Berdasarkan daftar yang diumumkan Timnas Basket Indonesia melalui akun Instagram resminya, Selasa, enam pemain yang sudah beberapa kali memperkuat timnas dalam pertandingan dan turnamen resmi FIBA menjadi bagian dari skuad, yakni Yudha Saputera, Reza Guntara, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya. Selain itu, Rio Disi kembali dipercaya memperkuat timnas senior setelah menjalani debut pada 2025. Pemain yang menyandang predikat MVP lokal IBL tersebut akan menjadi salah satu opsi Indonesia dalam menghadapi persaingan di Grup FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1. Empat pemain lainnya, yakni Antoni Erga, Argus Sanyudy, Fhirdan Guntara, dan Dame Diagne, akan menjalani debut bersama timnas senior Indonesia dalam pertandingan resmi FIBA. Sementara itu, Anthony Beane Jr. melengkapi komposisi tim sebagai pemain naturalisasi. Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Singapura pada Jumat (28/8) pukul 15.00 waktu setempat di Karisma Arena, Seremban. Selanjutnya, tim Merah Putih bertemu Hong Kong pada Sabtu (30/8) pukul 15.00, sebelum menutup rangkaian pertandingan melawan tuan rumah Malaysia pada Minggu (31/8) pukul 18.00. Keikutsertaan pada ajang tersebut menjadi bagian dari agenda internasional timnas bola basket putra Indonesia sebelum menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang. Sebelumnya, Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso mengatakan Indonesia menargetkan lolos dari fase penyisihan grup Asian Games 2026 meski berada satu grup dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan tampil pada cabang olahraga bola basket 5×5 putra Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Pontianak IC 2026 Siap Hadirkan Persaingan Sengit

Konferensi Pers Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026

Kota Pontanak bersiap menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional. Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026 sudah mulai berlanagsung hari ini, Selasa (25/8) di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Kejuaraan ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, serta mendapat dukungan penuh dari Polytron sebagai sponsor utama. Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi Badminton World Federa6on (BWF) dengan kategori Interna6onal Challenge dan menyediakan total hadiah sebesar US$20.000. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak sekaligus wujud komitmen untuk menghadirkan kompetisi internasional di daerah. “Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga kami harapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mampu bersinar di panggung bulutangkis dunia. Di sisi lain, kami berharap penyelenggaraan turnamen ini memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perkembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah, sekaligus memperkenalkan kota Pontianak,” ujar Yuni Persaingan Polytron Pontanak Internatonal Challenge 2026 dipastikan berlangsung menarik dengan kehadiran peserta dari 17 negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta dari negara lain adalah Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru,Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis dan Portugal. Dari data peserta, Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, disusul India, Chinese Taipei, Malaysia, Thailand dan Singapura. Kehadiran pemain dari berbagai negara diharapkan menghadirkan persaingan kompe66f sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para atlet Indonesia. Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso, S.H., mengatakan penyelenggaraan turnamen internasional ini juga menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf internasional. “Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dan POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan bulutangkis bertaraf internasional. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia. Kami berharap kedua turnamen ini dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan bulutangkis serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan dalam mewujudkan penyelenggaraan dua ajang internasional ini,” kata Joko Persaingan juga semakin menarik dengan tampilnya sejumlah wakil andalan Indonesia. Mereka akan memanfaatkan turnamen ini untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengumpulkan poin ranking BWF. Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Chris6an Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sementara itu di sektor tunggal putri, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri. Pada sektor ganda putra, Indonesia akan diperkuat pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo dan sektor ganda putri diwakili Si6 Sarah Azzahra/Velisha Chris6na, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, Halifia Usni Pra6wi/Selsi Josika. Sementara itu, pada sektor ganda campuran, Indonesia akan menurunkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yus6n Mulia/Bernadine Anindiya Wardana. Kehadiran para wakil Indonesia tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pon6anak. Penonton 6dak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang tampil di hadapan publik tuan rumah. Bagi PP PBSI, penyelenggaraan turnamen internasional di Pon6anak menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas kompe6si berkualitas ke berbagai daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional. Kehadiran para pemain dari berbagai negara juga diharapkan dapat memberikan atmosfer kompe6si internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berkembang dan mengejar prestasi di 6ngkat nasional maupun internasional. Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan turnamen ini. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kenny Meigar, Public Relations Manager Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung internasional. “Dukungan kami terhadap Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujar Kenny. Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, masyarakat Pon6anak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung aksi para pebulutangkis internasional dengan harga 6ket yang terjangkau. Tiket Polytron Pon6anak Interna6onal Challenge 2026 dibanderol dengan harga yang sama dari babak awal hingga babak final dengan harga Rp20.000, dan se6ap pembelian 6ket akan mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli melalui tiket.com dan juga pembelian langsung di Tiket Box GOR Terpadu A Yani yang akan dibuka 120 menit (2 jam) sebelum pertandingan dimulai. Dengan harga tiket yang ekonomis, penyelenggara berharap antusiasme penonton untuk hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani semakin tinggi. Dukungan penonton dari tribun diharapkan turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Pontianak dalam menyaksikan pertandingan bulutangkis internasional secara langsung. Sementara itu, untuk para pecinta bulutangkis yang tidak dapat hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan bulutangkis di GOR Terpadu Ahmad Yani tetap dapat mengikuti keseruan Polytron Pontianak International Challenge 2026 melalui siaran langsung di iNews TV yang akan ditayangkan pada hari Sabtu, 29 Agustus (semifinal) dan Minggu, 30 Agustus (final mulai pukul 13.00 WIB.

PBPI Gelar Kejuaraan Padel Internasional Pertama di Bali

FIP Silver & FIP Promises Bali

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) merampungkan gelaran FIP Silver dan FIP Promises Bali di Island Sports, Bali. Ajang ini menandai kali pertama turnamen level FIP Silver diselenggarakan di Indonesia untuk memperkuat ekosistem olahraga padel nasional. Sebanyak 238 atlet dari 32 negara berpartisipasi dalam ajang senior FIP Silver, seperti dilaporkan Detik Sport. Para peserta berasal dari berbagai negara dunia, termasuk Spanyol, Italia, Argentina, Portugal, Singapura, Jepang, Jerman, Brasil, Inggris, dan Thailand. Pasangan Marcos Gonzalez Blanco dari Spanyol dan Martin Abud sukses mengamankan gelar juara pada kategori putra. Sementara itu, gelar juara kategori putri diraih oleh pasangan asal Spanyol, Carla Fernandez Gonzalez dan Nerea Guerra Santana. Selain kategori senior, PBPI juga menggelar turnamen kelompok usia FIP Promises Bali sebagai langkah pembinaan atlet muda. Kompetisi tersebut diikuti oleh 276 atlet muda dari 10 negara, seperti Amerika Serikat, Malaysia, Italia, Inggris, Kazakhstan, Prancis, Rusia, Singapura, Kuwait, dan Jerman. Penyelenggaraan dua ajang ini menjadi strategi PBPI dalam memberikan pengalaman tanding internasional bagi atlet lokal sejak dini sekaligus membuka jalur kompetisi berkelanjutan dari tingkat junior hingga senior.

Bilal Hasan Menuju Panggung UFC

Bilal Hasan

Penggemar Ultimate Fighting Championship (UFC) boleh bangga. Sebab, Indonesia resmi punya wakil lagi di sana. Namanya Bilal Hasan. Bilal Hasan adalah petarung bela diri campuran (MMA) kelahiran Oahu, Hawaii, dari orang tua asal Jakarta. Pria yang memiliki julukan The Indo Ninja ini memulai kiprah profesionalnya pada Desember 2022 setelah sebelumnya mencatatkan rekor ciamik dan tak terkalahkan selama berkarier di level amatir. Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah saat dirinya sukses merebut sabuk gelar juara kelas ringan di kompetisi Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada September 2024. Kini, Bilal Hasan bersiap melakukan penampilan perdana di panggung bergengsi UFC Shanghai pada Sabtu (29/08/2026) mendatang. Ia resmi mendapatkan kontrak bertarung setelah tampil memukau di Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di Las Vegas, Amerika Serikat, di mana ia mengalahkan petarung asal India, Mridul Saikia. Kemenangan Bilal Hasan atas Mridul Saikia juga jadi pembicaraan lantaran didapat dengan cara yang ciamik. Atlet berusia 25 tahun tersebut memastikan kemenangan TKO spektakuler hanya dalam waktu 45 detik. Dengan pukulan lurus kanan yang akurat, Mridul Saikia pun tak berkutik di hadapannya. “Indonesia, terima kasih buat semua dukungannya. Alhamdulillah menang malam ini, insya Allah kita segera bertanding secepatnya,” kata Bilal. Nantinya, Bilal Hasan akan menghadapi Nilson Rojas di UFC Shanghai. Sudah pasti, pertarungan itu tidak akan mudah karena sang lawan mengantongi rekor impresif sembilan kemenangan beruntun tanpa satu pun kekalahan sepanjang karier profesionalnya. Bilal Hasan sekaligus membuat Indonesia kembali punya wakil di UFC setelah Jeka Saragih. Sebagaimana diketahui, Jeka Saragih adalah petarung pertama dari Indonesia yang berhasil mendapatkan kontrak resmi UFC dan mencatatkan rekor satu kali menang serta tiga kali kalah. Menariknya lagi, Bilal Hasan tidak hanya dipuji oleh publik Indonesia saja atas keberhasilannya melenggang ke panggung UFC. Dari luar negeri, pujian untuknya juga berdatangan. Adalah Presiden UFC, Dana White, yang memuji Bilal Hasan dengan mengaku bahwa ia sangat terkesan dengan talenta serta kepercayaan diri tinggi dari sang petarung. White menilai Bilal yang datang membawa ekspektasi besar telah berhasil membuktikan kemampuan terbaiknya di atas oktagon. “Dia datang dengan hype yang luar biasa, benar-benar membuktikan itu,” ucap White. Ia kini dijadwalkan untuk langsung menghadapi atlet tangguh asal Peru, Nilson Rojas, dalam pertarungan debutnya. Selain White, pujian juga datang dari legenda UFC, Henry Cejudo. Pujian itu diberikan karena Cejudo menilai Bilal Hasan tampil sangat baik di DWCS. “Kalian akan mengingat nama ini karena dia hanya butuh 45 detik untuk mengalahkan lawannya. Saya berbicara tentang Bilal Hasan,” ucap Cejudo melalui profil Instagram miliknya.

Pesan Sultan Untuk Peserta Piala Raja 2026

Sri Sultan & Pengda Perbasi DIY

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong atlet muda yang akan berlaga dalam Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 memiliki mental bertanding yang kuat. Pesan “Aku Iso” atau aku bisa disampaikan Sri Sultan sebagai motivasi agar para atlet tidak mudah menyerah sebelum pertandingan dimulai. Selain mental bertanding, Sri Sultan menekankan pentingnya sportivitas dan unggah-ungguh sebagai bagian dari karakter generasi muda dalam kompetisi olahraga. Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan saat menerima Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIY dan panitia Lancar Basketball Event (LBE) Piala Raja 2026, Senin, 24 Agustus 2026, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5–15 November 2026 dan melibatkan atlet dari kalangan pelajar. Sri Sultan berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung sukses dengan pengawasan serta pelaksanaan yang profesional. “Jadi kami tadi sudah berdialog ya saya harapkan nanti tanggal 5 November itu untuk pertandingan basket se-DIY dan sekitarnya ini sukses adanya bagaimana harapan saya. Karena ini juga melibatkan pelajar dan sebagainya, bagaimana pengawasan dalam pertandingan, dalam pelaksanaan, ya hati-hati karena banyak anak-anak sehingga secara profesional bagaimana di-maintainnya ini dengan baik,” ujar Sri Sultan. Menurut Sri Sultan, kompetisi olahraga juga harus menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat. Nilai sportivitas, katanya, perlu ditanamkan baik di lingkungan sekolah maupun klub olahraga. “Saya kira nilai-nilai itu memang harus mewarnai. Tergantung sekolah itu sendiri atau kalau di luar sekolah ya klub itu sendiri, bagaimana yang namanya berolahraga, sportivitas, pendidikan itu wajib dan sebagainya. Kita berharap proporsional, dalam arti punya kewajiban yang sama untuk membangun sportivitas sebagai karakter generasi muda,” kata Sri Sultan. Diikuti Pelajar SD-SMP Sekretaris Umum Perbasi DIY Andi Hirawan mengatakan, Piala Raja merupakan kompetisi bola basket yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP. Selain tim dari DIY, panitia juga mengundang peserta dari sejumlah provinsi di sekitar Yogyakarta. “Dengan adanya LBE, Lancar Basketball Event itu menyelenggarakan kejuaraan antara SD-SMP, khususnya di tanggal 5 November 2026, awal mulai start-nya. Di mana undangan yang kita berikan itu adalah prioritas memang untuk DIY, tapi kita juga mengundang kiri-kanan provinsi kita. Sehingga ini akan lebih meriah,” ujar Andi. Andi menjelaskan, penggunaan nama Piala Raja Hamengku Buwono sekaligus membawa pesan edukasi mengenai Yogyakarta. Dalam pertemuan dengan Sri Sultan, persoalan mental bertanding atlet muda turut menjadi perhatian. Menurutnya, atlet tidak boleh merasa kalah sebelum memasuki arena pertandingan. Karena itu, pesan “Aku Iso” dinilai relevan untuk menjadi semangat dalam kompetisi tersebut. “Kadang itu atlet-atlet kita itu belum tanding sudah kalah. Makanya beliau mengatakan, ‘Yo ora entuk ngono. Yo seko awal ki kudu aku iso.’ Nah akhirnya slogan beliau tadi mengatakan ‘Aku Iso’ mungkin akan kita pakai untuk tagline di event ini,” kata Andi. Sementara itu, Penanggung Jawab Piala Raja Lancar Basketball Event, Okky Liguna mengatakan, turnamen tersebut menjadi penyelenggaraan perdana LBE dan akan berlangsung di Lancar Arena, Janti. “Ini pertama kali digelar. Dan Alhamdulillahnya Ngarsa Dalem sangat support, sangat mendukung. Kami sangat senang sekali, bersyukur dengan kedatangan kami ini, event Piala Raja, Ngarsa Dalem sangat-sangat antusias,” ujar Okky. Okky menambahkan, dukungan Sri Sultan menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang tidak hanya mengedepankan kemampuan teknis, tetapi juga sportivitas dan unggah-ungguh. Ia menilai pesan “Aku Iso” penting untuk membangun kepercayaan diri atlet muda agar berani menghadapi pertandingan dan tidak menyerah sebelum berjuang. “Beliau lebih menekankan dengan mentalnya sih. Sebenernya mental atlet-atlet DIY dan sekitarnya jangan kalah sebelum bertanding. Seperti Bapak Andi sampaikan. Aku iso,” kata Okky.

AQUA Dukung Pembinaan Atlet Muda Bulu Tangkis

AQUA Cup Badminton Solo 2026

Sebanyak 219 atlet bulutangkis unjuk gigi dalam ajang AQUA Cup Badminton Solo 2026 yang berlangsung di Atrium The Park Mall Solo pada 22-26 Agustus 2026. Turnamen ini digelar sebagai langkah mendukung pembinaan atlet muda melalui paduan olahraga, teknologi, dan gaya hidup, seperti dilansir dari Detik Sport. Ajang kompetisi kelompok usia ini menghadirkan atmosfer berbeda karena ditempatkan di dalam pusat perbelanjaan. Langkah tersebut diambil agar masyarakat umum yang sedang berbelanja atau berkunjung bersama keluarga dapat ikut menyaksikan pertandingan secara langsung. Secara keseluruhan, turnamen mempertandingkan tujuh nomor kompetisi yang mencakup kategori anak-anak hingga ganda putra dewasa. Kelompok usia yang berlaga terdiri dari Tunggal Putri Anak (2014-2016), Tunggal Putra Anak Usia Utama (2014), Tunggal Putra Anak Usia Madya (2015), Tunggal Putra Anak Usia Dini Utama (2016), Tunggal Putra Anak Usia Dini Madya (2017), Tunggal Putra Pra Usia Dini, dan Ganda Putra Dewasa. Head of Marketing AQUA Elektronik, Yazid, menegaskan komitmen penyelenggara dalam menghadirkan konsep baru dalam kejuaraan ini. “AQUA Cup Badminton Solo 2026 kami hadirkan bukan hanya sebagai turnamen, tetapi sebagai pengalaman yang mempertemukan olahraga, komunitas, dan gaya hidup,” kata Head of Marketing AQUA Elektronik, Yazid. Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi mal bertujuan mendekatkan inovasi produk kepada masyarakat di tengah persaingan olahraga. “Kami ingin peserta maupun pengunjung dapat menikmati atmosfer kompetisi sekaligus mengenal lebih dekat inovasi AQUA Elektronik yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan pengalaman yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Yazid. Yazid menilai kompetisi ini menjadi sarana positif dalam mematangkan mentalitas para pemain muda. “Kami percaya olahraga memiliki kekuatan untuk membentuk karakter sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Melalui AQUA Cup Badminton Solo 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman kompetisi yang positif, sehingga para peserta dapat belajar menikmati proses, membangun kepercayaan diri, dan terus mengembangkan potensi mereka di dunia olahraga,” ujar Yazid. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf, Ketua Pengkot PBSI Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Ketua Umum PMS Sumartono Hadinoto, serta jajaran manajemen Haier dan AQUA Elektronik. Dukungan juga datang dari kalangan pengusaha lokal yang melihat potensi besar dari antusiasme masyarakat Surakarta terhadap cabang olahraga ini. “Bulu tangkis memiliki basis komunitas yang kuat di Solo dan sekitarnya, sehingga kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk membangun interaksi positif dengan konsumen sekaligus memperkuat kehadiran AQUA Elektronik di tengah masyarakat Solo,” kata Owner Candi Elektronik, Ardian Ayat Santiko.

Pati Tuan Rumah Sirnas Tenis Junior, 100 Atlet Muda se-Indonesia Bertanding

Sirkuit Nasional Tenis Junior

Kabupaten Pati dipercaya menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional Tenis Junior atau SIRNAS 2026. Ajang bergengsi tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Senin (24/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026). Direktur PT Eka Dharma Sukses, Rusdianto Eko Saputra, mengatakan turnamen ini diikuti sekitar 100 atlet junior dari berbagai daerah di Indonesia. “Ini untuk kelompok umur 8, 10, 12, 14, dan 16 tahun. Pesertanya campuran dari seluruh Indonesia karena ini kelasnya nasional,” ujar Rusdianto. Rusdianto menyebut peserta datang dari berbagai kota. Mulai dari Surabaya, Sukoharjo, Semarang, hingga Sumatera. “Total peserta keseluruhan sekitar 100 orang. Yang paling banyak ada di kelompok umur 10, 12, dan 14,” jelasnya. Dalam kompetisi ini, setiap kelompok umur akan memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Para juara berhak atas piagam dan medali. “Tidak ada uang pembinaan, karena ini untuk junior. Jadi hadiahnya piagam dan medali,” katanya. Pembukaan turnamen ini turut ditinjau langsung Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia mengapresiasi PT Eka Dharma Sukses yang memilih Pati sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi berskala nasional. “Tentunya ini pertandingan yang luar biasa diadakan di Kabupaten Pati. Terima kasih kepada PT Eka Dharma Sukses sudah menyelenggarakan turnamen tenis junior,” kata Chandra. Rusdianto berharap SIRNAS bisa menjadi wadah pencarian bibit atlet tenis junior, khususnya dari Kabupaten Pati. “Harapan saya, memang saya asli Pati. Saya ingin mencari bibit-bibit atlet tenis junior yang dari Pati,” ujarnya. Ia juga berharap event nasional ini dapat kembali digelar di Pati pada tahun-tahun mendatang. “Mudah-mudahan tahun-tahun ke depan kita bisa menggelar lagi seperti ini di Pati,” tegasnya. Dengan keikutsertaan ratusan petenis muda dari berbagai wilayah, SIRNAS 2026 di Pati diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pengalaman bertanding bagi atlet-atlet junior.

Timnas U-17 Uji Coba Internasional Lawan Uzbekistan

Timnas Indonesia U-17

Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 yang tengah mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Skuad asuhan pelatih David Nascimento kembali menjalani dua pertandingan uji coba internasional, kali ini menghadapi Uzbekistan pada tanggal 24 dan 27 Agustus 2026. Dua laga uji coba tersebut akan berlangsung secara tertutup dan tidak disiarkan secara live di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Uji coba ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026 mendatang. Pada bulan Juli lalu, Timnas U-17 juga menjalani dua laga uji coba internasional melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo. Saat itu, Garuda Muda imbang 1-1 di pertandingan pertama tanggal 4 Juli dan menang 3-0 pada pertandingan kedua tanggal 7 Juli. Pelatih David Nascimento membawa komposisi 24 pemain yang terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan pemain belakang, enam gelandang, dan enam penyerang. Pada posisi penjaga gawang terdapat Abdillah Ishak (Persija Jakarta), Muhammad Firlo Jony Prasetyo (Persis Solo), dan Syahdan Caesar El Fadhil (ASIOP). Sektor pertahanan diisi Allekay Kaisar Ramadhan dan Pradipta Arya Zidano (Asiana Soccer School), Faiz Hikmal Kurniawan (Diklat ISA), I Gede Kayana Artha Wiguna (Bali United), Muhamad Faiz Fathurahman dan Rasya Azfar Keandra (Bimba AIUEO SS), Puma Nandhito (Persija Jakarta), Ramadhan Putra Negara (Persebaya Surabaya), serta Raka Adrian Firmansyah (Asiana Soccer School). Untuk lini tengah, David memanggil Edsel Henrian Fatih dan Valdo Putra Pratama (Persija Jakarta), Haikal Kamil Ramadhan (Asiana Soccer School), I Dewa Gede Majesta Sandhiya (Bali United), serta Melki Alvando Caussy Yatipai dan Stenly Meyanu (Papua Football Academy). Sementara itu, lini depan dihuni Chico Jericho Yaranggga (ASIOP), Dhamar Try Kusuma (Asiana Soccer School), Dolvi Theofilus Bochrit Salossa dan Yance Glen Imbiri (Papua Football Academy), serta Dzaky Muhammad Azkar dan Ichiro Akbar Al Buchori (Bhayangkara Presisi). Dua pertandingan melawan Uzbekistan tidak fokus untuk mengejar hasil akhir, namun menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana pemahaman pemain terhadap game play yang dibangun, sekaligus mengevaluasi perkembangan individu di level pertandingan internasional. Menit bermain juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dengan menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda, para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang dibutuhkan untuk berkembang, baik dari sisi teknis, taktis maupun mental. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 menjadi target berikutnya bagi skuad Garuda Muda. Karena itu, rangkaian uji coba internasional sejak jauh hari menjadi kesempatan untuk membangun fondasi tim sekaligus memastikan para pemain memiliki pengalaman menghadapi tekanan dan intensitas pertandingan internasional. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-17: Penjaga Gawang Abdillah Ishak – Persija Jakarta Muhammad Firlo Jony Prasetyo – Persis Solo Syahdan Caesar El Fadhil – ASIOP Belakang Allekay Kaisar Ramadhan – Asiana Soccer School Faiz Hikmal Kurniawan – Diklat ISA I Gede Kayana Artha Wiguna – Bali United Muhamad Faiz Fathurahman – Bimba AIUEO SS Pradipta Arya Zidano – Asiana Soccer School Puma Nandhito – Persija Jakarta Ramadhan Putra Negara – Persebaya Surabaya Rasya Azfar Keandra – Bimba AIUEO SS Raka Adrian Firmansyah – Asiana Soccer School Tengah Edsel Henrian Fatih – Persija Jakarta Haikal Kamil Ramadhan – Asiana Soccer School I Dewa Gede Majesta Sandhiya – Bali United Melki Alvando Caussy Yatipai – Papua Football Academy Stenly Meyanu – Papua Football Academy Valdo Putra Pratama – Persija Jakarta Depan Chico Jericho Yaranggga – ASIOP Dhamar Try Kusuma – Asiana Soccer School Dolvi Theofilus Bochrit Salossa – Papua Football Academy Dzaky Muhammad Azkar – Bhayangkara Presisi Ichiro Akbar Al Buchori – Bhayangkara Presisi Yance Glen Imbiri – Papua Football Academy

Laksamana Krido raih perunggu World Climbing Asia Youth Championship

Laksamana Krido Swarnabhumi

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Laksamana Krido Swarnabhumi meraih medali perunggu pada nomor speed putra U17 dalam ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China, Senin. Krido mengamankan podium ketiga setelah mencatatkan waktu 5,43 detik pada babak perebutan medali perunggu, sekaligus menjadi catatan waktu terbaik pribadinya. Hasil tersebut menjadi medali dan podium pertama bagi Krido dalam kiprahnya di kejuaraan panjat tebing tingkat Asia. Krido yang berasal dari Jawa Tengah mulai aktif berkompetisi sejak 2024. Sebelumnya, ia tampil pada IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 dan turun pada nomor boulder serta lead. Tambahan perunggu dari Krido membuat Indonesia sementara mengoleksi dua medali pada World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026, yakni satu emas dan satu perunggu. Medali emas sebelumnya dipersembahkan Ardana Cikal Damarwulan pada nomor boulder putra U17. Sementara itu, Indonesia juga menurunkan dua atlet pada nomor speed putri U17, yakni Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe. Naura mengawali babak kualifikasi dengan menempati peringkat ketujuh setelah membukukan waktu 8,89 detik dan 7,833 detik, sementara Keyzia berada di posisi ke-10 dengan catatan 8,326 detik dan 8,516 detik. Pada babak perempat final, Naura mencatatkan waktu 7,84 detik, sementara Keyzia membukukan 8,55 detik. Keduanya belum mampu melaju ke babak perebutan medali. Kompetisi World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 masih menyisakan satu hari pertandingan dengan nomor speed relay putra dan putri untuk kelompok usia U17 dan U19. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda untuk tampil pada kejuaraan tersebut. Kontingen Indonesia diperkuat enam atlet putra dan tujuh atlet putri yang bersaing pada kelompok usia U17 dan U19. Indonesia ambil bagian dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan tahun ini juga menghadirkan nomor speed relay atau estafet yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Asia Youth Championship.

Janice Tjen ke 16 besar Monterrey Open

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah menundukkan petenis Ukraina Dayana Yastremska dalam pertandingan tiga set, Selasa WIB. Dikutip dari WTA, bertanding di lapangan keras Monterrey, Meksiko, Janice yang menempati unggulan ketujuh mengalahkan Yastremska dengan skor 2-6, 6-3, 7-6(5) pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung selama dua jam 17 menit. Mengawali pertandingan, Janice harus kehilangan set pertama setelah Yastremska tampil agresif dan dua kali mematahkan servisnya. Petenis Ukraina itu kemudian mengamankan keunggulan untuk menutup set pertama 6-2. Janice bangkit pada set kedua. Setelah keduanya saling mempertahankan servis pada awal set, Janice berhasil merebut servis Yastremska pada gim ketujuh untuk berbalik unggul 4-3. Petenis kelahiran Jakarta berusia 24 tahun itu kembali mendapatkan break pada gim kedelapan sebelum memastikan set kedua dengan skor 6-3 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan. Persaingan berlangsung ketat pada set ketiga. Janice sempat tertinggal 0-2 setelah kehilangan servis pada gim kedua, tetapi mampu mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Keduanya kemudian saling mematahkan servis hingga kedudukan kembali imbang 5-5. Janice dan Yastremska sama-sama mampu mempertahankan servis berikutnya sehingga set ketiga harus ditentukan melalui tie-break setelah skor 6-6. Dalam tie-break, Janice mampu menjaga ketenangan pada momen krusial. Setelah skor sempat berimbang 5-5, Janice merebut dua poin berikutnya untuk mengamankan kemenangan 7-6(5).   Berdasarkan statistik pertandingan, Janice mencatat 12 ace berbanding empat milik Yastremska. Ia juga memenangi 52,1 persen total poin atau 98 dari 188 poin, sementara Yastremska mengumpulkan 90 poin. Janice juga lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan break dengan mengonversi empat dari delapan peluang, sementara Yastremska memanfaatkan lima dari 10 peluang break. Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Janice setelah memastikan tiket perempat final nomor ganda bersama petenis Polandia Katarzyna Piter. Janice/Piter sebelumnya menundukkan unggulan kedua Shuai Zhang/Xinyu Jiang melalui pertandingan tiga set 6-2, 6-7(5), 10-7. Pada babak 16 besar sektor tunggal, Janice akan menghadapi petenis Ukraina lainnya Yuliia Stardubtseva, yang mengalahkan petenis Austria Lili Tagger dengan dua set langsung. Sementara di sektor ganda, Janice/Piter akan menghadapi pasangan Australia-China Maya Joint/Xu Yifan pada perempat final yang dijadwalkan esok hari, Rabu (26/8).

Giovani Sabet Emas Perak di 2 Ajang Internasional China

Giovano Gikey Mandagi

Giovano Gikey Mandagi, Atlet Taekwondo asal Sulawesi Utara sekaligus Atlet Pelatnas Junior berhasil meraih 2 medali di ajang internasional di China. Atlet asal Dojang Champion Taekwondo Club itu unjuk gigi dari peserta delapan negara untuk kategori Kyorugi (pertarungan) U-51. Prestasi tersebut diraih Giovano dalam 2 event beruntun bulan Juli dan Agustus 2026: 1. Medali Emas – 2026 Wuhan Beach Taekwondo Open 27-28 Juli 2026, Wuhan China 2. Medali Perak – 2026 China Open Taekwondo Championship 23-24 Agustus 2026, Hunan China. Atas prestasi tersebut, Giovano kembali membuktikan kualitas atlet junior Indonesia khususnya dari Sulut mampu bersaing dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia. Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Utara, Amelia Tungka berbangga atas pencapaian Giovano Mandagi yang saat ini menjadi Atlet Pelatnas Junior di bawah naungan TI Pusat. Kakak – beradik Mandagi, memang dari kecil sudah berlatih Taekwondo di Dojang Champion Taekwondo Club (Dojang Buha) didukung oleh kedua orang tua mereka dalam bidang olahraga Cabor Taekwondo. “Gio memang selalu menjadi “GACOAN” dan “Kebanggaan” yang cukup diandalkan oleh TI Sulut dan orang tua,” kata Amelia, Senin (24/08/2026). Meraih predikat Atlet terbaik di beberapa kejuaraan Nasional dan selalu membawa pulang medali untuk TI Sulut, membawa orang tua Gio untuk lebih memantapkan diri agar anak mereka bisa menjadi yang terbaik di bidangnya. “Dukungan yang diberikan Orang Tua agar Gio dapat bergabung di Pelatnas dan kegigihan Gio saat ini telah membuahkan hasil yang indah bagi Orang Tua, Sulut dan tentunya Indonesia,” ujar Amelia yang juga pengurus KONI Sulut tersebut.

Ancol Bidik Perkuat Pembinaan Atlet Muda dan Perkembangan Olahraga Multisport

Ancol Aquathlon 2026

Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Provinsi DKI Jakarta bersama TBD (Triathlon Event Management) dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menghadirkan Ancol Aquathlon 2026, ajang olahraga multisport yang menggabungkan cabang olahraga renang dan lari (Aquathlon), yang berlangsung tanggal 23 Agustus 2026 di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Ancol Aquathlon 2026 hadir sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkenalkan olahraga multisport secara lebih luas, sekaligus menyediakan wadah kompetisi dan pembinaan bagi atlet-atlet muda, khususnya di DKI Jakarta. Ajang ini tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun semangat sportivitas, disiplin, dan gaya hidup sehat di masyarakat. Tahun ini, Ancol Aquathlon 2026 diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan peserta luar negeri. Para peserta berasal dari berbagai kategori, mulai dari atlet junior, atlet berpengalaman, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga Aquathlon. “Peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas, sekaligus memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengembangkan kemampuan mereka, Pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan agar para atlet memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Michelle Surjaputra, Ketua FTI DKI Jakarta. “Sebagai destinasi wisata dan ruang publik bagi masyarakat Jakarta, Ancol memiliki peran untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan pengalaman positif bagi pengunjung. Melalui Ancol Aquathlon 2026, kami mendukung perkembangan olahraga Aquathlon sekaligus menyediakan kawasan yang nyaman dengan fasilitas yang mendukung pelaksanaan kompetisi, mulai dari area renang hingga jalur lari. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari aktivitas olahraga yang diminati masyarakat,” ujar Syahmudrian Lubis, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Dengan dukungan berbagai pihak, Ancol Aquathlon 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda olahraga multisport yang konsisten diselenggarakan di Jakarta serta membuka peluang lebih besar bagi atlet muda untuk berkembang.

Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026

Timnas Putri Indonesia.

Garuda Pertiwi mengakhiri perjalanan di Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan menempati posisi runner-up. Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 0-1 pada partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu 23 Agustus 2026 malam. Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak Kawinthida Kikuntod pada menit ke-23 melalui situasi bola mati. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung kompetitif hingga wasit meniup peluit panjang. Garuda Pertiwi mengawali pertandingan dengan keberanian untuk bermain terbuka. Kedua tim silih berganti membangun serangan, sebelum Thailand memperoleh sejumlah peluang di area pertahanan Indonesia. Garuda Pertiwi kemudian berusaha merespons dengan membangun serangan melalui sisi sayap dan kombinasi umpan dari lini belakang. Memasuki babak kedua, Garuda Pertiwi tampil lebih tenang dan meningkatkan intensitas penguasaan bola. Permainan umpan pendek menjadi salah satu cara untuk mencari celah di antara rapatnya pertahanan Thailand. Sejumlah peluang sempat tercipta, termasuk melalui tendangan bebas Nafeeza Ayasha Nori yang masih melewati mistar gawang. Garuda Pertiwi terus memberikan tekanan hingga menit-menit akhir, tetapi skor 0-1 tetap bertahan sampai pertandingan selesai. Meski belum berhasil meraih trofi juara, perjalanan Garuda Pertiwi di Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi bagian penting dari proses perkembangan para pemain muda. Turnamen ini memberikan kesempatan bagi para pemain untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif, menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda, serta menguji kemampuan mereka dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya.

Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kaltim Jadi Ajang Mencetak Pecatur Muda Berprestasi

Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur

Papan catur bukan sekadar arena hitam-putih, tetapi juga menjadi medan lahirnya strategi, disiplin, dan mental juara. Semangat itulah yang mengiringi penyelenggaraan Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur sebagai wadah pembinaan bagi para pecatur muda berbakat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Turnamen tersebut mempertemukan pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan diselenggarakan oleh Sekolah Budi Bakti melalui kerja sama dengan Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kalimantan Timur. Kompetisi ini dirancang tidak hanya untuk menentukan pemenang, tetapi juga memberi ruang pertandingan yang kompetitif bagi pelajar dalam meningkatkan kemampuan bermain, pengalaman bertanding, serta ketahanan mental. Penyelenggaraan turnamen menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet usia muda di Kalimantan Timur. Melalui kompetisi antarpelajar, para peserta memiliki kesempatan menguji strategi, membaca permainan lawan, mengendalikan emosi, serta membiasakan diri mengambil keputusan secara cepat dan tepat di atas papan catur. Selain mengejar prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter positif bagi para peserta. Catur menuntut konsentrasi, kesabaran, disiplin, ketelitian, serta keberanian mengambil risiko dengan perhitungan yang matang. Nilai-nilai itu dinilai penting dalam membangun generasi muda yang memiliki daya juang dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan. “Turnamen Catur ini sangat bagus sebagai wadah membina para atlet muda, khususnya dari berbagai daerah kalimantan timur, agar mampu membentuk generasi emas dan melahirkan Chelsie berikutnya. Kita berharap dari ajang seperti ini akan muncul pecatur-pecatur hebat yang membawa nama baik Kaltim ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Najahan Mustofa, S.Sos., WN., PNM. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menyediakan kompetisi secara berkelanjutan bagi atlet junior. Turnamen di tingkat pelajar dapat menjadi pintu awal untuk memetakan potensi pecatur muda yang selanjutnya dapat memperoleh pembinaan lebih intensif agar mampu bersaing dalam kejuaraan dengan level yang lebih tinggi. Harapan melahirkan “Chelsie berikutnya” juga menggambarkan besarnya potensi pembinaan catur di Kalimantan Timur. Kehadiran figur pecatur berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi pelajar untuk menekuni olahraga tersebut secara serius sekaligus menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki peluang menembus panggung nasional maupun internasional melalui latihan dan kompetisi yang konsisten. Najahan juga menekankan bahwa pengembangan catur di Kalimantan Timur membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, komunitas, organisasi olahraga, pelatih hingga orang tua memiliki peranan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya atlet sejak usia dini. “Kami siap membantu dan mendukung sekolah dari daerah kaltim manapun yang ingin melaksanakan event catur. Bersama-sama kita membangun ekosistem catur yang lebih kuat di Kalimantan Timur, sehingga pembinaan atlet muda dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya. Keterbukaan terhadap kolaborasi tersebut diharapkan mendorong semakin banyak sekolah maupun komunitas di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Semakin banyak kompetisi yang tersedia, semakin besar pula kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan jam terbang pertandingan sekaligus memperluas proses pencarian bibit atlet potensial. Pembinaan yang konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan seorang pecatur menuju prestasi. Kemampuan teknis yang diperoleh melalui latihan perlu dipadukan dengan pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan dalam situasi pertandingan. Karena itu, turnamen junior memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara proses latihan dan kompetisi yang sesungguhnya. Turnamen Catur Junior Pelajar Se-Kalimantan Timur pada akhirnya diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda pertandingan. Ajang tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun regenerasi atlet, memperluas budaya catur di lingkungan pendidikan, serta menyiapkan pecatur muda yang kelak mampu membawa nama Kalimantan Timur berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.