Afin Bahrani Dapat Intruksi Khusus Dari Des Walker

Bek Garuda Select Afin Bahrani dapat intruksi Des Walker

Jakarta, 4 Januari 2020 – Garuda Select angkatan kedua kini tengah dalam rangkaian persiapan dan latihan guna menghadapi laga uji coba pertama di Italia. Tim pertama yang akan dihadapi pada Rabu (8/1) mendatang adalah Torino. Selain target mengembalikan kondisi fisik skuadnya pasca libur akhir tahun, Pelatih Kepala Garuda Select Des Walker juga memfokuskan latihan dari segi taktik. Hal itu termasuk pemberian instruksi bagi setiap pemain di posisi masing-masing. Salah satunya untuk Afin Bahrani yang berposisi sebagai bek sayap. Dalam sesi latihan pagi di Como, Walker sempat mengoreksi gerakan Afin ketika menerima bola. Bek kelahiran 22 Mei 2003 itu melakukan gerakan memutar 360 derajat kala menerima sodoran rekannya. “Saat menerima bola, kontrol terlebih dahulu, lihat sekeliling, lalu buat keputusan,” jelas Walker. “Jika kamu melakukan gerakan memutar saat menerima bola, akan memakan waktu lebih lama dan cenderung berisiko. Lebih baik jika kamu kontrol terlebih dahulu, lihat sekeliling, kemudian putuskan tindakan berikutnya,” tambahnya. Dengan dibantu Timo Scheunemann selaku Penerjemah Teknis Garuda Select, Afin kemudian mengikuti instruksi Walker di percobaan berikutnya. “Kuncinya kontrol terlebih dahulu, lalu lihat. Kalau bola sudah terkontrol, baru kamu bisa melakukan apa yang kamu mau,” tungkas Scheunemann menginterpretasikan arahan Walker. Afin, yang selama uji coba terbuka sudah tampil dalam lima laga, akan jadi salah satu andalan Garuda Select di sisi pertahanan kala bersua Torino. Pemain milik Arema FC itu total sudah mengemas 153 menit pertandingan. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia. Tim-tim yang akan dihadapi selama berada di Italia di antaranya ada Torino (8/1), Juventus (16/1), Internazionale (22/1), serta Como (28/1).

Tim Garuda Select Matangkan Persiapan Lewat Analisa Video

Salah satu pemain Garuda Select yang ikut dalam tur Italia 8 Januari 2020.

Jakarta, 3 Januari 2020 – Sudah ada 10 klub Inggris yang dijajal kemampuannya oleh tim Garuda Select selama tiga bulan belakangan. Tim yang diarsiteki duet Dennis Wise dan Des Walker ini akan memulai petualangan lain di tahun yang baru. Empat tim Italia sudah disiapkan menjadi lawan selanjutnya. Torino akan jadi yang pertama dihadapi Garuda Select dalam rangkaian tur Italia selama empat pekan ke depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, pertandingan akan berlangsung di Lascaris Field pada Rabu, 8 Januari 2020. Persiapan demi persiapan pun terus digenjot demi memaksimalkan penampilan menghadapi tim-tim beken di sana. Salah satunya, para pemain diajak untuk menganalisa video pertandingan calon lawan. Dari sana, pelatih kemudian memberi tugas spesifik kepada pemain untuk diterapkan saat melawan Torino. Termasuk dua pemain Garuda Select, Edgar Amping dan Ridyan Taufiq. “Pelatih meminta saya untuk sering menemani Dodi (Irawan) ketika bertahan. Kami harus fokus sepanjang pertandingan karena lengah sedikit, kami bisa kebobolan. Oleh karena itu sebisa mungkin jangan melakukan kesalahan,” ucap Edgar yang selalu turun dalam sembilan pertandingan sebelumya. Hampir senada dengan Edgar, Taufiq pun mengutarakan hal yang sama. “Harus selalu waspada dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan saat bertanding. Hal-hal kecil bisa menentukan nasib tim di pertandingan,” katanya. Bagi Torino, pertandingan melawan Garuda Select ini juga sebagai persiapan mereka dalam mengarungi sisa kompetisi Campionato Primavera 1. Empat hari setelah menghadapi Ridyan Taufiq dkk., tim arahan Massimilliano Capriolo dijadwalkan menjamu Atalanta. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Amanat Pelatih, Pemain Dituntut Pahami Kelebihan Diri

Des Walker selaku pelatih kepala Garuda Select

Jakarta, 2 Januari 2020 – Evaluasi setelah pertandingan memang penting dilakukan untuk mengetahui di mana letak kekurangan tim. Namun, hal itu terkadang membuat para pemain Garuda Select hanya fokus memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang bagus. Des Walker selaku pelatih kepala pun angkat bicara. Menurutnya, para pemain juga harus memahami letak kelebihan mereka. Garuda Select baru saja menjalani laga uji coba melawan Walsall dan berakhir dengan kemenangan 3-2. Meski sempat tertinggal, para pemain tetap bisa mengejar ketertinggalan di akhir pertandingan. Pada jeda babak pertama, Des Walker selaku pelatih kepala sempat menghimbau para pemainnya untuk memahami kelebihan masing-masing. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah Subhan Fajri. Peran Subhan dirasa krusial karena pemain asal Aceh tersebut punya tanggung jawab merangsek ke lini pertahanan lawan. Walker menganggap, Subhan bisa lebih berinisiatif untuk mengombinasikan kecepatan yang dimiliki, dengan suplai umpan matang ke lini depan. “Kamu harus bisa memanfaatkan kecepatan yang kamu punya untuk masuk ke area pertahanan lawan dan mengirim umpan ke tengah. Itu sudah menjadi tugas kamu di pertandingan, mengirim umpan silang ke tengah dan kemudian berlari untuk membuka ruang. Jadi kamu harus paham di mana letak kelebihan kamu,” ucap Des kepada Subhan. Selain Subhan, dua penyerang Garuda Select, Alfriyanto Nico dan Bagus Kaffi juga mendapat wejangan dari pelatih soal skema permainan. Salah satu aspek yang terus ditekankan oleh tim pelatih adalah pentingnya menjaga komunikasi saat bertanding. “Nico dan Bagus harus rajin mengingatkan Subhan agar lebih sering mengirim umpan silang,” kata Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise. Saat ini, tim Garuda Select sedang mematangkan persiapan menyambut agenda rangkaian pertandingan di Italia. Tim pertama yang akan dihadapi Subhan Fajri dkk. adalah Torino U-17 pada Rabu, 8 Januari 2020. Setelah itu, ada Juventus U-17, Inter Milan U-17, dan Como U-17 yang sudah menunggu.

Inspirasi Permainan Cepat Subhan Fajri di Garuda Select

Subhan Fajri salah satu pemain Garuda Select yang berasal dari Aceh.

Banyak cara yang bisa dilakukan para pemain Garuda Select untuk meningkatkan kualitas permainan. Selain menjalani beragam latihan dan mengaplikasikan arahan pelatih, para pemain juga bisa berinisiatif mencari referensi permainan dari bintang-bintang dunia. Seperti yang dilakukan oleh Subhan Fajri, gelandang serang Garuda Select. Hampir setiap malam sebelum tidur, ada sejumlah ritual yang dilakukan pemain asal Aceh tersebut. Termasuk menyaksikan kompilasi cuplikan bintang lapangan sebagai bahan pembelajaran. Sebagai anak muda, terbilang wajar jika Subhan mencontoh pemain-pemain yang dikaguminya. Mimpi untuk bisa tampil di pentas tertinggi seperti sang idola, terus dirajutnya bersama tim Garuda Select tahun ini. “Kalau malam sebelum tidur, biasanya saya menonton aksi-aksi pemain favorit seperti Cristiano Ronaldo atau Neymar. Saya suka gaya bermain mereka yang cepat dan penuh dengan skill. Selain itu, kalau keesokan harinya ada pertandingan, saya coba mengingat kembali arahan pelatih selama latihan,” kata Subhan. Satu pesan yang kerap disampaikan pelatih pun terus terngiang di kepalanya. “Coba untuk bermain sederhana dan sebisa mungkin tampil lebih baik dibandingkan sebelumnya,” tuturnya melanjutkan. Subhan biasa beroperasi di sektor sayap permainan Garuda Select. Kecepatan yang ia miliki kerap menjadi andalan tim untuk menembus lini pertahanan lawan. Dari delapan pertandingan, satu gol berhasil ia bukukan yakni ketika mengalahkan MK Dons, November 2019. Sebelum berangkat ke Inggris untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Garuda Select, ia membela Barito Putera U-16 di kompetisi Elite Pro Academy. Dirinya juga pernah tergabung bersama timnas Indonesia U-16 saat berpartisipasi di ajang Piala AFC U-16 2018. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Skuad Garuda Select Saksikan Langsung, Aston Villa VS Norwich City

Jakarta, 27 Desember 2019 – Momen langka didapat skuad Garuda Select pada Boxing Day di tanggal 26 Desember. Para pemain asuhan Des Walker dan Dennis Wise ini mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung pertandingan Premier League. Laga yang disaksikan oleh Garuda Select adalah Aston Villa melawan Norwich City. Pertandingan dihelat di Stadion Villa Park. Salah satu penggawa Garuda Select, Subhan Fajri menyebut ini sebagai pengalaman fantastis. Menurutnya, selama ini aksi para pemain idola hanya bisa disaksikan di televisi. “Menurut saya ini menjadi pengalaman fantastis. Untuk pertama kalinya, saya menyaksikan pertandingan Premier League. Para pemain sangat profesional dan saya benar-benar perhatikan cara pemain melakukan umpan dan menggiring bola,” ucap Subhan. “Hampir semua pemain enggak pernah mengeluarkan pergerakan yang sia-sia. Ini jadi pelajaran buat saya terutama permainan pemain di posisi sayap,” lanjutnya. Sementara Ferdiansyah merinding saat menonton di Villa Park. Atmosfer stadion yang diciptakan oleh suporter menurutnya sangat luar biasa. “Ini pertama kalinya menyaksikan pertandingan di luar negeri, berbeda dengan di Indonesia. Ketika pertama kali masuk stadion rasanya sangat senang,” ucap Ferdi. “Suporternya sangat antusias. Seperti mimpi bisa nonton langsung pertandingan. Saya juga sambil belajar melihat bagaimana para pemain di sana, harapannya saya bisa terus belajar banyak soal sepak bola Inggris.” Pertandingan Aston Villa melawan Norwich berakhir dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan The Villans disumbangkan oleh Conor Hourihane. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Edgard Amping Memberikan Kesan Rayakan Natal di Inggris

Pemain Garuda Select, Edgard Amping

Jakarta, 25 Desember 2019 – Natal tahun ini berbeda bagi pemain belakang Garuda Select, Edgard Amping. Ia harus merayakan Natal jauh dari orangtua. Menurut Edgard, ini merupakan pengalaman pertama tidak bersama orangtua di hari Natal. Namun, ada rasa senang yang ia rasakan, dimana ia mendapat pengalaman bisa merayakan Natal bersama orang-orang baru di Inggris. “Perasaannya ada sedih dan ada senangnya. Sedihnya karena harus jauh dari orangtua dimana ini pertama kali saya merayakan Natal di luar negeri dan tidak bersama orangtua,” ucap Edgard. “Namun, ada senangnya juga karena bisa merayakan Natal bersama orang-orang baru dan pengalaman baru. Ini harus saya lakukan untuk menambah jam terbang dan demi karier saya. Untuk semuanya, selamat hari Natal dan tahun baru 2020,” lanjut Edgard. Edgard saat ini tengah berjuang bersama Garuda Select. Di tengah suasana Natal, ia tetap berlatih untuk menjaga kondisi sebelum kembali menjalani sesi latihan penuh bersama Des Walker dan Dennis Wise di tanggal 27 Desember. Saat ini, skuat Garuda Select tengah menyiapkan diri sebelum terbang ke Italia. Lawan pertama yang akan dihadapi di Negeri Pizza adalah Torino pada tanggal 8 Januari. Penampilan Edgard bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Keseruan Skuad Garuda Select di Winter Wonderland

Tim Garuda Select liburan ke Winter Wonderland.

Jakarta, 23 Desember 2019 – Memasuki musim libur Natal dan tahun baru, tim pelatih Garuda Select mengagendakan sejumlah kegiatan refreshing . Salah satu yang dilakukan adalah mengunjungi Winter Wonderland di Hyde Park, London, Minggu (22/12). Kegiatan ini dilakukan untuk melepas penat. Terlebih, setelah melawan Swindon Town di tanggal 17 Desember, tim asuhan Des Walker dan Dennis Wise ini tetap berlatih setiap harinya. “Kami diajak tim pelatih ke Wonderland. Permainannya seru banget, apalagi yang wahana paling tinggi. Lihat teman-teman seru, saya sebenarnya ingin naik tapi enggak berani,” ucap Dika Kuswardani. “Saya akhirnya naik yang wahana kapal. Saya juga mencoba ke rumah hantu dan naik roller coaster yang sangat seru,” lanjut pemain berposisi gelandang tersebut. David Maulana turut menikmati kunjungan ke Winter Wonderland. Ini menjadi ajang bagi para pemain untuk santai sejenak sebelum kembali berlatih. “Saya sangat senang bisa mengunjungi Winter Wonderland. Saya naik wahana yang tinggi dan pas jatuh rasanya seperti tak bernapas. Nyawanya seperti mau hilang, cukup sekali saja deh naik itu,” ucap David. “Namun, secara keseluruhan saya sangat senang. Setelah refreshing , kini saatnya kembali serius latihan,” lanjut David. Skuad Garuda Select akan langsung berlatih pada hari ini, 23 Desember. Tim baru mendapat libur saat Hari Natal di tanggal 25 Desember. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Latih Strategi Sambil Bersenang-senang ala Garuda Select

Latih Strategi Sambil Bersenang-senang ala Garuda Select

Jakarta, 21 Desember 2019 – Garuda Select angkatan kedua sudah menjalani sembilan pertandingan. Jelang persiapan untuk menghadapi laga ke-10, mereka menyempatkan diri bersama staf pelatih dan seluruh tim guna bermain paintball. Permainan tembak-menembak dengan menggunakan peluru cat yang tengah populer beberapa tahun terakhir ini diikuti semuanya dengan penuh antusias. Seluruh pemain merasa senang. Setelah ditempa jadwal latihan yang cukup padat, aktivitas tersebut dirasa mampu sedikit melepas tekanan dan membuat mereka dapat bersenang-senang. Fungsi “Sangat senang! Baru pertama kali saya main paintball ini,” ujar Arsa Ahmad saat diwawancarai Mola TV. “Di permainan itu, kita belajar strategi juga. Kalau ada yang maju, kita harus cover. Selain itu, kita tidak boleh asal bergerak,” tambah pemain kelahiran 31 Oktober 2003 itu. Selain Arsa, Kakang Rudianto juga merasakan manfaat dari permainan paintball tersebut. “Selain seru dan menyenangkan, adanya game tadi menjadikan kami lebih kompak,” jelas bek tangguh Garuda Select tersebut. Tak hanya pemain, jajaran staf pelatih juga ikut serta dalam permainan. Direktur Teknik Dennis Wise bahkan menyatakan pentingnya aktivitas refreshing sejenis ini. “Anak-anak bersenang-senang. Kegiatan ini penting untuk membangkitkan kembali mood mereka, sambil juga melatih kekompakan dan strategi. Sayangnya, tak ada satu pun yang bergabung dengan tim pelatih. Alhasil, mereka unggul jumlah,” ucap Wise. Garuda Select selanjutnya akan menjalani beberapa aktivitas sebelum nantinya bertolak ke Italia pada awal tahun 2020. Rangkaian pertandingan uji coba masih akan menanti mereka, termasuk menghadapi klub-klub top negeri asal catenaccio sebut saja Internazionale, Juventus, dan Torino. MOLA TV Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Tim Loncat Indah DKI Jakarta Juara Umum 3rd IOAC 2019

Adityo dan Tri Anggoro (DKI)

Jakarta, Tim Loncat Indah DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum 3rd Indonesia Open Aquatic Championship atau IOAC 2019 yang berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta, 17-19 Desember 2019. Sampai hari kedua, DKI sebenarnya berada di peringkat tiga, namun di hari kedua, Kamis 19 Desember berhasil menambah lima emas. Total DKI mengoleksi 8 medali emas, 11 medali perak dan 6 medali perunggu. Peringkat kedua Jawa Timur dengan raihan 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu serta ketiga Kalimantan Selatan dengan 6 emas dan 3 perunggu. Peringkat empat Sumatera Selatan (2-4-7), kelima Sumatera Utara (0-2-1), Keenam Jawa Barat (0-1-3) dan ketujuh Jawa Tengah belum memperoleh medali. Lima emas DKI disumbang melalui Aditya Restu & Andriyan (synchro menara terbuka putra), Nur Mufidah (3M KUC putri), Reza Saputra (menara KUB putra), Adityo Restu (3 M Terbuka Putra), Nur Sudirman (Menara KUC dan Putri). “Di IOAC 2019 ini hasilnya cukup menggembirakan, karena kualitas para atlet meningkat dan juga tingkat kesulitanya bertambah tinggi. Jadi dengan banyaknya event, semakin bagus untuk para atlet,” ujar pelatih Timnas Harly Ramayani. Sementara itu, Zurich juga memberikan asuransi ziaga Jiwa kepada para peraih medali emas yang berusia 18-25 tahun senilai Rp 15o juta selama lima tahun ke depan. Asuransi ziaga jiwa diperuntukan jika terjadi cacat tetap, sampai meninggal dunia.

Dennis Wise Semakin Yakin Pada Duet Nico dan Bagus di Garuda Select

Pemain Garuda Select, Bagus dan Nico

Jakarta, 18 Desember 2019 – Tiga kemenangan beruntun Garuda Select gagal berlanjut saat menghadapi Swindon Town U-18 pada Selasa (17/12) malam. Bertanding di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham, Rafli Asrul dkk. harus mengakui keunggulan sang lawan dengan skor tipis 3-2. Garuda Select sempat unggul 2-1 ketika jeda babak pertama. Namun di sisa pertandingan, Swindon mampu memanfaatkan celah di barisan pertahanan tim asuhan Dennis Wise dan Des Walker. Beberapa kali, lini belakang terlihat kehilangan fokus dan hal ini diakui oleh Dodi Irawan yang berposisi sebagai bek tengah. “Tiga gol itu tidak seharusnya terjadi. Namun karena kurangnya koordinasi antara pemain tengah dan belakang, kami kebobolan. Sebagai pemain pasti kecewa. Sekarang tinggal fokus kembali untuk pertandingan selanjutnya,” ucap Dodi setelah pertandingan. Sementara itu, Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, punya pandangan lain mengenai penyebab kekalahan para pemainnya. Selain masalah pertahanan, mantan pemain Chelsea tersebut mengakui ada sedikit masalah di lini tengah. Trio David Maulana, Brylian Aldama, dan Rafli Asrul, tidak berfungsi dengan baik. “Ini hanya masalah kewaspadaan dalam mengusai bola di lini tengah. Pemain-pemain seperti Rafli, Brylian, dan David, kita tahu kualitas mereka. Tetapi hari ini, ada yang kurang dari penampilan mereka. Ada umpan-umpan yang tidak terkirim dengan baik,” kata Dennis. Ia menambahkan, kurang maksimalnya penampilan lini tengah, sedikit tertutupi dengan penampilan menjanjikan di lini depan. “Beberapa peluang juga mampu dimanfaatkan dengan baik. Kita lihat sendiri ada (Alfriyanto) Nico dan Bagus (Kahfi) di lini depan yang sudah mulai mengerti satu sama lain. Melihat penampilan mereka, saya cukup yakin dengan pertandingan ke depannya,” tutupnya. Setelah ini, Garuda Select akan libur hingga pergantian tahun. Pertandingan melawan Swindon merupakan seri penutup di 2019 sebelum bertolak ke Italia pada awal Januari 2020. Selama di Negeri Pizza, para pemain akan bermarkas di Como dan menjajal kekuatan beberapa akademi klub di sana. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia. Tim-tim yang akan dihadapi selama berada di Italia di antaranya ada Torino, Juventus, serta Internazionale.

Rekor Kemenangan Garuda Select Dipatahkan Swindon Town

Dua pemain Garuda Select, Rafli dan Brylian.

Jakarta, 17 Desember 2019 – Garuda Select kalah 2-3 melawan Swindon Town, Selasa (17/12). Hasil ini mengakhiri rentetan kemenangan beruntun tim asuhan Des Walker dan Dennis Wise tersebut. Garuda Select sebelumnya mengalahkan Gillingham 1-0, Burton Albion 4-0, dan Cheltenham Town 3-1. Hasil kontra Swindon menjadi pelajaran bagi Amiruddin Bagus Kahfi dkk. untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Swindon unggul cepat dalam laga ini. Toby Holland membobol gawang Garuda Select pada menit ke-8. Tertinggal satu gol membuat Garuda Select meningkatkan intensitas serangan. Usaha ini membuahkan hasil pada menit ke-42. Rafli Asrul menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Garuda Select berbalik unggul di menit terakhir babak pertama, Bagus mengubah skor menjadi 2-1. Di babak kedua, Garuda Select kembali mengancam gawang Swindon. Alfriyanto Nico mendapat peluang emas di menit ke-60 yang masih melebar tipis dari gawang Swindon. Lima menit berselang justru Swindon yang berhasil mencetak gol. Thomas Moore memaksa Yogi Hermawan memungut bola dari gawangnya di menit ke-65. Swindon akhirnya berbalik unggul di menit ke-76. Josh Taylor menjadi pahlawan kemenangan bagi The Railwaymen. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga melawan Swindon menjadi yang terakhir bagi Garuda Select di tahun 2019. Awal tahun depan, Garuda Select akan terbang ke Italia dan melawan Torino di tanggal 8 Januari. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Jatim dan Kalsel Borong Emas di Loncat Indah 3rd IOAC 2019

Jatim dan Kalsel Borong Emas di Loncat Indah 3rd IOAC 2019

Jakarta, Dua daerah Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) masing-masing memborong empat medali emas sampai hari kedua cabang loncat indah 3rd IOAC 2019 atau Indonesia Open Aquatic Championship. Bertanding di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu 18 Desember 2019, medali emas Jawa Timur disumbang melalui Aldinsyah Rafi (papan 1 M Terbuka Putra), Gladies (papan 3 meter terbuka putri), dan Della Dinarsari (menara terbuka putri). Sehari sebelumnya satu emas diraih dari nomor Synchro papan 3 meter putri melalui pasangan Della Dinarsari & Linar Betiliana. Sedangkan empat emas Kalsel diraih melalui dua nomor papan 1 meter Kelompok umur B (14-15 tahun) melalui Muhammad Fadhil dan putri Siti Kinasih. Dua atlet andalan Kalsel ini juga kembali menyumbang emas Muhammad Fadhil (3 M KUB putra) dan Siti Kinasih (papan 3 M KUB putri). Sedangkan DKI Jakarta baru mengoleksi tiga emas melalui Andriyan di nomor menara terbuka putra dan Nur Mufidah (papan 1 meter KUC). Sehari sebelumnya DKI sudah meraih satu emas melalui nomor synchro 3 meter putra lewat pasangan Adityo & Tri Anggoro. Rencananya, Kamis 19 Desember akan melombakan enam nomor pertandingan. Sementara itu, nomor renang artistik, Rabu 18 Desember melombakan tiga nomor pertandingan yakni solo technical routine, duet technical routine dan team technical routine. Rencananya, pemenang akan diumumkan, Kamis sore, 19 Desember 2019 saat upacara penyerahan medali. Di hari Kamis, renang artistik akan melombakan free routine untuk nomor solo, duet dan team.

Putra DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Polo Air 3rd IOAC 2019

Tim Putra DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Polo Air 3rd IOAC 2019 .

Jakarta, Tim putra DKI Jakarta kembali mempertahankan emas cabang olahraga polo air putra di 3rd Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019. Bertanding di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019), DKI menang atas rival terkuatnya Jawa Barat 14-10 dalam pertandingan terakhir. Ini menjadi medali emas ketiga bagi DKI Jakarta sejak IOAC digelar pada 2016 lalu. Dalam kejuaraan yang menggunakan sistem round robin ini, DKI tak terkalahkan dalam enam kali pertandingan melawan Jambi 13-7, DIY 12-8, Jawa Timur 17-9, Sumatera Utara 17-6, Kalimantan Timur 17-10, dan tentunya Jawa Barat 14-10. Bagi Jawa Barat sendiri, ini juga merupakan kali ketiga mereka harus finis di posisi runner-up. Sementara di peringkat ketiga ada Jambi yang mendapatkan perunggu. Selanjutnya Jawa Timur di peringkat empat, DI Yogyakarta (5), Kaltim (6) dan Sumut (7). Di laga penentuan, DKI yang bertopi putih mendapat perlawanan sengit dari Jabar yang unggul 3-1 di babak pertama. DKI mulai menemukan permainannya di babak kedua. Tim ibukota juga diuntungkan dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan pemain Jabar dalam menyerang. Terlalu banyak membuang bola dan bermain terburu-buru. Di babak ini DKI kembali mengambil alih permainan dengan unggul dua gol 7-5. Permainan Delvin Felliciano dkk. semakin agresif di dua babak berikutnya. Di babak terakhir, Jabar hampir saja mendekati perolehan angka DKI 10-11 setelah salah satu pemainnya Muhammad Hamid Firdaus, jebolan pemain Timnas SEA Games 2019, bermain apik. Tapi, pertahanan kuat DKI membuat Jabar akhirnya gagal untuk bisa unggul, dan bahkan sebaliknya, DKI lewat serangan cepat mampu menambah tiga poin lagi untuk menutup permainan dengan kemenangan 14-10. “Secara performa keseluruhan sudah bagus dan targetnya memang mau juara di Pra-PON (Pekan Olahraga Nasional) ini. Tapi kalau melihat dari “play by play”, anak-anak masih lambat startnya. Itu kenapa kita kalah di babak pertama. Di babak kedua dan selanjutnya, puji Tuhan anak-anak bisa main baik dan memperbaiki kesalahan kecil,” tukas Pelatih Tim DKI Jakarta Benny Respati yang juga asisten pelatih Timnas di SEA Games 2019.

Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat Pertahankan Juara Umum 3rd IOAC 2019

Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat Pertahankan Juara Umum 3rd IOAC 2019 .

Jakarta, Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat berhasil mempertahankan gelar juara umum 3rd Indonesia Open Aquatic Championship atau IOAC 2019 untuk cabang olahraga renang yang berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta, 13-17 Desember 2019. Juara umum dihitung poin dari raihan medali serta rekor nasional maupun rekor kelompok umur. Klub MNA Jakarta Pusat berhasil mengoleksi poin tertinggi 3006 dengan raihan 22 emas, 23 perak, 26 perunggu. Peringkat kedua Klub Petrokimia Gresik Jawa Timur dengan raihan 2038,5 poin termasuk 10 emas, 13 perak dan 18 perunggu. Peringkat ketiga Elite Swimming Club Kota Bandung dengan raihan 1192,5 poin termasuk 16 emas, 12 perak dan 12 perunggu. Menyusul di peringkat empat Aquarius Bandung 1110 poin, kelima Bali Pari Kabupaten Badung 885 poin, keenam Hiu Kota Surabaya 819 poin, ketujuh Jatayu Denpasar 798 poin, kedelapan TB Denpasar 700,5 poin dan kesembilan MNA Surabaya 638,5 poin dan kesepuluh Jaquatics Jakarta Selatan 609,5 poin. Albert Sutanto, Pelatih MNA mengatakan ini merupakan gelar juara umum kelima dan keempat beruntun sejak 2013. Ini menandakan pembinaan berjalan baik di klub MNA jakarta Pusat. MNA juara umum di tahun 2013, kemudian 2015-2019. “Tugas kita sebagai pelatih supaya anak-anak bisa mencapai yang terbaik. Dengan gelar juara umum, berarti program yang kita jalankan berhasil. Kita patut bersyukur banyak bibit yang berhasil di poles, semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Albert. Daftar Perenang Terbaik 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 : # Senior 1. Glen Victor (MNA SUrabaya) 2. Adinda Larasati Dewi (Hiu SUrabaya) # KU 1 1. Farrel Armandio tangkas (Poetere Merauke) 2. Azzahra Permatahani (Belibis, Pekanbaru) # Kelompok Umur 2 1. Cahya Erinjaya (APTA SC Klaten) 2. Elysha Chloe Pribadi (BSJ SC Jakarta) # Kelompok Umur 3 1. Mohamad Rafli Dwi Indriawan (Jatayu Denpasar) 2. Ni Putu Pande Lisa Primasari (TSC Klungkung) Hasil 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 cabang renang, Selasa 17 Desember 2019 : # Event 501, 400 M gaya ganti putra 1. Athalarik Maulidio 04.35,60 2. I Putu Wirawan 04.36.07 3. Daniel Setyawan 04.37,19 # EVent 502, 400 M gaya ganti putri 1. Azzahra Permatahani 04.59,32 2. Angel Gabriel Yus 05.10,91 3. Inka Nur Fadilah 05.16,08 # Event 503, 50 M gaya kupu putra 1. Glen Victor 00.24,31 2. Raymond Sumitra 00.25,18 3. Muhammad Fauzan 00.25,33 # Event 504 50 M gaya kupu putri 1.Angel Gabriel Yus 00.28,17 2.Hanna Christina 00.28,77 3. Azzah Sabira Putri 00.28,78 # Event 505 100 M gaya dada putra 1. Gagarin Nathaniel Yus 01.02,79 2. Andi Nurizzka 01.03,03 3. Pande Made Iron 01.04,21 # Event 506 100 M gaya dada putri 1. A.A. Vannesa Evato 01.11,95 2. Adelia 01.12,79 3. Nurita Monica Sari 01.14,47 3. Margareta Kretapradani 01.14,47

Dennis Wise Akui Garuda Select Semakin Padu di Segala Sektor

Muhammad Rafli Asrul.

Jakarta, 17 Desember 2019 – Direktur Teknik Program Garuda Select, Dennis Wise, menyambut gembira kedatangan lima pemain dari generasi pertama. Selain bisa memberi contoh untuk para juniornya, kekompakan di antara para pemain juga semakin memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Pada pertandingan terakhir melawan Cheltenham Town, empat pemain generasi pertama yakni Bagus Kahfi, Brylian Aldama, David Maulana, dan Fajar Fathurrahman langsung dipasang sejak awal. Hasilnya, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan rekan-rekan setim yang lain. Wise menganggap apa yang berjalan sejauh ini sudah sesuai harapannya. Peningkatan signifikan terlihat di lini tengah yang menjadi titik temu antara pemain dari generasi pertama dan kedua. Salah satunya Rafli Asrul yang bisa beradaptasi cukup baik dengan David Maulana dan Brylian Aldama. “Kedatangan mereka memang menambah kualitas tim yang mana itu merupakan kabar bagus. Seperti Rafli yang saya lihat sekarang sudah ada di level yang sedikit lebih baik daripada sebelumnya. Dia bisa langsung terlihat padu dengan David dan Brylian,” kata Wise saat ditemui Mola TV di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. “Sekarang tinggal bagaimana para pemain terus mencoba tampil lebih baik secara tim. Ketika melawan Cheltenham, kami mampu tampil menekan lawan hampir sepanjang pertandingan dan tetap solid ketika bertahan. Ke depannya efektivitas di depan gawang lawan yang masih perlu ditingkatkan,” lanjut Wise. Tidak hanya melalui lini tengah, sektor sayap juga menjadi jalur yang sedang dimaksimalkan untuk membongkar pertahanan lawan. Hal ini disampaikan oleh bek sayap Garuda Select, Edgard Amping. “Sejak kedatangan pemain lama, kedua sektor sayap memang ditingkatkan untuk menjadi strategi andalan dalam memaksimalkan peluang. Sekarang kami sedang fokus untuk itu,” ucap Edgard. Agenda terdekat Garuda Select adalah menghadapi Swindon Town U-18 di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. Ini merupakan pertandingan terakhir di Inggris sebelum bertolak ke Italia awal tahun depan untuk menghadapi serangkaian tur pertandingan di sana. Rencananya, kekuatan Rafli Asrul dkk. akan dijajal dengan menghadapi pemain-pemain dari akademi Torino, Juventus, Inter Milan, dan Como. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara angkatan kedua juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Para pemain juga akan menjajal akademi dari Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Hari Keempat IOAC 2019, Farrel Masih Yang Terbaik di 200 M Gaya Punggung Putra

Samuel Benard Tanalepe yang khusus datang ke Jakarta memantau Farrel.

Jakarta, Perenang dari daerah Papua, Farrel Armandio Tangkas masih yang terbaik di nomor 200 meter gaya punggung putra, setelah keluar sebagai juara di 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019. Pada ajang SEA Games 2019, Farrel merupakan perenang andalan Indonesia yang berhasil menyumbang medali perak di nomor 200 meter gaya punggung. Berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta, Senin 16 Desember 2019, dalam babak final sore hari Farrel finish pertama dengan catatan waktu 02 menit 05,28 detik. Kedua Daniel Setyawan 02.07,38 dan ketiga Dwiki Anugrah 02.10,95. Pada IOAC 2019, ini merupakan medali kelima, sebelumnya juga menang di gaya punggung 50 dan 100 M, 400 M gaya bebas dan 200 M gaya ganti putra. Sedangkan 200 M gaya bebas dapat perak saat final malam hari. “Senang bisa mempertahankan waktu terbaik usai lomba di SEA Games 2019 Filipina beberapa hari lalu. Ini juga jadi modal awal saya sebelum bertanding di PON Papua 2020,” ujar Farrel. “Farrel itu sossok inspirator untuk para perenang di Papua. Dia bisa jadi motivator para junior untuk bisa mempersembahkan medali emas di PON Papua nanti,” tambah Kabid Binpres PRSI Papua, Samuel Benard Tanalepe yang khusus datang ke Jakarta memantau Farrel. Di nomor 1500 M gaya bebas putra pemenangnya adalah Reza Bayu Prasetyo 16.01,62 dan kedua Rashief Amila Yaqin 16.11,32 serta ketiga Ernest Fabian Wijaya 16.22,78. Pada nomor lainnya, 800 M gaya bebas putri dimenangkan Adinda Larasati Dewi dengan catatan 09.09,73 detik. Kedua Angel Gabriel Yus 09.10,71 dan ketiga Izzy Dwifaiva 09.25.04. Di nomor 100 M gaya kupu putra, emas diraih M.Fauzan Martzah 00.55,42 detik. Kedua Azel Zelmi 00.56,67 dan ketiga Nanda Wahyu Jendro 00.56,75. Untuk nomor 100 M gaya kupu putri emas diraih perenang pelatnas Adinda Larasati Dewi dengan waktu 01.01,42, kedua Angel Gabriel Yus 01.03,69 dan ketiga Hanna Christina 01.04.40. Di nomor 200 M gaya punggung putri juaranya Azzahra Permatahani 02.20,49. Kedua Dewi Novita Lestari 02.23,57 dan ketiga Patrisia Yosita 02.24,93. Sementara itu dari polo air putra, hasil pertandingan Senin 16 Desember 2019 masih Jawa Barat pemimpin klasemen sementara. Jabar meraih dua kemenangan atas Jambi 16-6 dan DIY 13-5. Tim DKI Jakarta juga meraih kemenangan atas Kaltim 17-10 dan mengalahkan Jambi 13-7. Hasil pertandingan lainnya, Jatim mengalahkan Sumut 15-13 dan Kaltim menekuk Sumut 12-9. Penentuan juara untuk cabang polo air putra, DKI Jakarta akan melawan Jawa Barat pada pukul 17.00 WIB.

Des Walker Beri Saran untuk Permainan David Maulana

Pemain Garuda Select, Septian David Maulana

Jakarta, 16 Desember 2019 – Pelatih Garuda Select, Des Walker punya saran untuk David Maulana. Ia ingin David sedikit mengubah caranya dalam bermain. Satu hal yang menjadi sorotan Des adalah keputusan David sebelum melakukan umpan. Penting baginya untuk terus memberikan bola ke depan, ketimbang ke samping, atau belakang. “Kalau saya seperti yang dibilang sama pelatih, selalu lihat ke depan, umpan ke depan, dan jika ingin memindahkan bola jangan secara langsung tapi dengan orang kedua,” ucap David. David menambahkan bahwa ia sudah siap menghadapi Swindon Town, Selasa (17/12). Ia optimistis Garuda Select bisa menunjukkan permainan terbaik dan meraih hasil optimal. “Saya siap, karena sebelumnya saya sudah pernah melawan Arsenal dan Chelsea yang lebih baik dari segi postur tubuh dan taktik. Buat anak-anak, mereka sangat antusias, mereka cepat beradaptasi saat berhadapan dengan pemain lawan. Saya berharap kami bisa menunjukkan permainan terbaik besok,” lanjut David. David sebelumnya bermain saat Garuda Select melawan Cheltenham Town di tanggal 11 Desember. Ketika itu, Garuda Select menang dengan skor 3-1. Penampilan David bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Rifat Sungkar Juara Nasional Sprint Rally 2019, Sean Gelael Menang di Meikarta

Rifat Sungkar bersama navigatornya M. Redwan dinobatkan sebagai juara nasional Kejurnas Sprint Rally 2019 .

JAKARTA, 16 Desember 2019 – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally tahun 2019 ditutup dengan Kejuaraan Sprint Rally putaran kelima di Meikarta pada Sabtu dan Minggu (14 dan 15 Desember) akhir pekan kemarin. Usai perlombaan, Rifat Sungkar bersama navigatornya M. Redwan dinobatkan sebagai juara nasional 2019 setelah mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2019 dari putaran pertama, sementara pebalap Tanah Air Sean Gelael berhasil menjadi yang terdepan di Meikarta, diikuti Rifat di posisi kedua dan Bimo Pradikto di tempat ketiga. Rifat mengungkapkan, “Ini merupakan salah satu perlombaan yang sangat seru, semua pihak yang terlibat sangat antusias, baik itu panitia, peserta, maupun penonton sehingga membuat ajang Meikarta Sprint Rally 2019 ini lebih berkesan.” Menurut Rifat, kejuaraan ini sangat diminati oleh banyak peserta khususnya dari cabang olahraga balap mobil touring. Hal ini dikarenakan spesifikasi sprint rally menyerupai kendaraan touring sehingga mobil dapat mengikuti dua cabang olahraga berbeda. “Konsep seperti ini sengaja kita kembangkan agar ada regenerasi dari para pebalap supaya yang ikut reli tidak hanya mereka yang berasal dari cabang olahraga reli saja, namun juga para pebalap Sentul juga bisa ikut.” Beberapa juara nasional lainnya, yaitu di grup R ada Erwin Mancha, kemudian di grup F ada Unggul Prakoso bersama navigatornya Lanang Damarjati serta di grup J ada Hari Setiawan dengan navigatornya Moch Tohir. Sementara itu Dorisfa Motorsport berhasil menjadi juara nasional konstruktor di tahun 2019. Rifat menambahkan, “Selamat kepada para juara, sampai bertemu di 2020 dengan kejuaraan-kejuaraan yang lebih menarik. Terima kasih kepada Meikarta setelah tahun ini diselenggarakan dua kali event sprint rally membuktikan Meikarta sangat mendukung perkembangan olahraga otomotif di Inodnesia. Meikarta bagi saya juga menjadi lokasi yang sangat ideal untuk menyelenggarakan event sprint rally ini karena fasilitas-fasilitas yang ditawarkan tergolong baik.” Sementara itu, kejuaraan Helmy Sungkar Cup (khusus kelas F1 non seeded) dimenangkan oleh H Bambang Ismoyono /dengan navigatornya Hendra. H Bambang pun berhak atas hadiah 1 kali mengikuti ajang reli mancanegara yang akan digelar di 2020 mendatang.

Polo Air Putri Jawa Barat Juara 3rd IOAC 2019

Tim Polo Air putri Indonesia

Jakarta, Dari ajang 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 (IOAC 2019) di cabang polo air putri, Tim Putri Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara setelah di partai akhir mengalahkan Putri DKI Jakarta dengan skor 10-8. Dari tiga pertandingan, Putri Jabar tidak terkalahkan dan mengumpulan poin penuh enam. Dua partai sebelumnya, Putri Jabar menundukan DIY 20-4 dan Jambi dengan skor 31-3. Tim DKI Jakarta harus puas di peringkat kedua. Sedangkan DIY berhak di peringkat ketiga setelah di laga terakhir mengalahkan Jambi 29-4. Jambi menempati peringkat keempat. Keempat tim ini juga berhak mengantongi tiket ke PON Papua 2020. Di bagian putra, pada hari pertama, Tim Polo Air Jawa Timur berhasil mengalahkan DIY dengan skor 19-16. Di laga kedua Putra Jabar mengalahkan Sumatera Utara 25 lawan 5 dan di laga ketiga Jambi menekuk Kalimantan Timur 22-8. Di hari Minggu, 15 Desember 2019 ada enam partai yakni Jatim akan melawan Jabar, DIY lawan Kaltim, Sumut menantang DKI, Jabar menghadapi Kaltim, lalu Jatim melawan DKI serta terakhir DIY versus Jambi. Farrel Sabet 2 Emas Renang Pada cabang renang, pada nomor 100 meter gaya bebas putra dimenangkan Fadlan Prawira dengan waktu 00.52,30 detik dan kedua Putra M.Randa 00.52,70 serta ketiga Agus Nuarta 00.53,40. Di nomor 100 meter gaya bebas putri, medali emas dimenangkan Sagita Putri 00.58,21 detik. Peringkat dua Patrisia Yosita 00.58,42 dan ketiga Prada Hanan 00.59,46. Pada nomor 1500 meter gaya bebas putri dimenangkan Azzahra Permatahani 17.43,93 detik, Kedua Izzy Dwifaiva 17.47,65 dan Angel Gabriel Yus 17.58,41. Di nomor 800 meter gaya bebas putra Rashief Amila Yaqin 08.27,21 detik, Kedua Athalarik Maulidio 08.35,10 dan ketiga Ernest Fabian Wijaya 08.35,31. Sedangkan nomor 50 meter gaya punggung putri pemenangnya adalah Sofie Kemala 00.30,67, kedua Nurul Fajar 00.30,72 dan ketiga Dewi Novita Lestari 00.30,75. Di nomor 50 meter gaya punggung putra dimenangkan Farrel Armandio Tangkas 00.26,86, kedua Dwiki Anugrah 00.27,06 dan ketiga Muhammad Echa 00.27,86 detik. Sedangkan nomor 200 meter gaya ganti putri Azzahra Permatahani finish pertama dengan catatan 02.19,52, kedua Ressa Kania Dewi 02.19,70 dan ketiga A.A. Vannesa Evato 02.24,84. Di bagian putra, 200 meter gaya ganti putra Farrel Tangkas 02.07,45, kedua I Putu Wirawan 02.09,07 serta ketiga Daniel Setyawan 02.10,10.

Fajar Fatur Rachman Cepat Beradaptasi dengan Garuda Select

Fajar Fatur Rachman bergabung Garuda Select

Jakarta, 14 Desember 2019 – Fajar Fatur Rachman menjadi salah satu pemain yang baru bergabung dengan Garuda Select. Ia mengaku tidak sulit beradaptasi dengan tim asuhan Des Walker. Fajar menjadi satu dari lima pemain yang bergabung belakangan. Selain Fajar, ada Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, David Maulana, dan Brylian Aldama. Fajar sudah menjalani debut saat Garuda Select melawan Cheltenham Town, Rabu (11/12). Ia dipercaya sebagai starter dan berhasil membawa Garuda Select menang 3-1. “Alhamdulilah bisa kembali lagi bersama tim Garuda Select. Memang agak sedikit berbeda dari segi usia dimana beda setahun,” ucap Fajar. Fajar mengaku saat ini masih menyesuaikan diri dengan cuaca dingin. Namun dari segi tim, Fajar bisa beradaptasi dengan cepat. “Saya cukup kaget karena udara. Sebelumnya dingin tapi sekarang sangat dingin karena sudah bulan Desember. Mungkin nanti akan turun salju saat kami bermain,” ujar Fajar. “Untuk adaptasi tidak ada masalah dan berjalan dengan cepat. Alhamdulilah secara tim kami tampil bagus dan Garuda Select meraih kemenangan,” jelasnya. Selanjutnya, Garuda Select akan melawan Swindon Town. Pertandingan dihelat pada tanggal 17 Desember. Penampilan Fajar bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.