Dennis Wise Puji Penampilan Rafli Asrul di Garuda Select

Penampilan Rafli menuai pujian dari Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise.

Jakarta, 13 Desember 2019 – Pemain tengah, Muhammad Rafli Asrul tampil bagus saat Garuda Select mengalahkan Cheltenham U-18 di Lapangan Birmingham FA, Rabu (11/12). Penampilan Rafli menuai pujian dari Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise. Rafli mencetak gol pembuka kemenangan Garuda Select. Ia membobol gawang Cheltenham setelah mendapat umpan dari Amiruddin Bagus Kahfi. Garuda Select menang dengan skor 3-1. Menurut Wise, Rafli langsung tampil kompak dengan Bagus, David Maulana, dan Brylian Aldama. Hal ini sangat mengembirakan mengingat ketiganya baru bergabung dengan tim. “Rafli bermain dengan luar biasa hari ini. semua yang dia lakukan berjalan dengan baik, dia mencetak gol dan bisa kompak dengan Bagus, David, dan Brylian,” ucap Wise. Selain Rafli, Wise juga memuji penampilan Edgard Amping. Ia tampil baik mengisi pos bek kiri Garuda Select. “Kemudian ada Edgard yang juga bermain dengan sangat baik hari ini di posisi bek kiri. Aku bisa tenang dengan dia di posisi itu. Kesimpulannya semua hal sangat memuaskan hari ini, kami menang 3-1,” lanjut Wise. Selanjutnya, Garuda Select tampil melawan Swindon Town. Pertandingan dihelat pada tanggal 17 Desember. Penampilan Rafli dan Edgard bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan  menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Prudential Indonesia Berhasil Gaet Ribuan Pengunjung di Kemeriahan PRURide Indonesia 2019

PRURide Indonesia 2019 - Competition - Flag off professional ride

Yogyakarta, 8 Desember 2019 – Sportsfest pertama dan terbesar persembahan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), PRURide Indonesia 2019 sukses digelar selama 7-8 Desember di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Gelaran yang berhasil menarik perhatian masyarakat Yogyakarta maupun wilayah nusantara lainnya ini ditutup dengan pengumuman pemenang kompetisi balap sepeda PRURide Indonesia 2019 serta penampilan spesial dari Kunto Aji. Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, mengutarakan, “Kami bangga bahwa masyarakat Yogyakarta menyambut antusias komitmen Prudential Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat mereka melalui kegiatan PRURide Indonesia 2019. Tentunya hal ini akan semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi – baik itu dalam menghadirkan solusi proteksi kesehatan dan investasi yang terbaik, maupun melalui berbagai bentuk aktivitas yang inspiratif.” Sejak dini hari, ribuan masyarakat dari berbagai lapisan usia telah memadati Stadion Mandala Krida untuk mengikuti ajang utama dari event ini, yaitu kompetisi balap sepeda PRURide Indonesia 2019 yang terbagi dalam tiga kategori. Mereka terdiri dari 288 peserta untuk kategori Medio Fondo (60K), 568 peserta untuk kategori Gran Fondo (120K), dan lebih dari 1.500 peserta untuk kategori Fun Ride (10K). Edi Purnomo dan Sri Suyamti yang masing-masing mencatat waktu 03:24:58 dan 03:52:34 berhasil menempati urutan teratas dan resmi menjadi Overall Winner di dalam kompetisi ini. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah Rp10.000.000 serta kesempatan mewakili Indonesia bertanding di PRURide Philippines 2020 mendatang. Sungguh unik bahwa kedua pemenang ini ternyata adalah pasangan suami istri. Memiliki hobi dan passion yang sama, mereka berdua sudah malang melintang di berbagai kompetisi balapan sepeda. Mereka berkomentar, “Menurut kami, PRURide Indonesia 2019 adalah salah satu kompetisi paling menantang yang pernah kami ikuti. Selain rute-nya yang cukup sulit, sejak awal seluruh peserta memang sudah berkendara dengan speed yang cepat, jadi bisa dibilang kami saling bersaing hampir di sepanjang rute. Kami berdua sangat berterima kasih kepada pihak penyelenggara yang sudah mengorganisir acara ini dengan baik sehingga kami sebagai peserta bisa selalu fokus pada garis finish.” Luskito Hambali, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, mengungkapkan, “Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan PRURide Indonesia 2019. Salut kepada seluruh peserta atas segala upayanya menaklukkan tantangan demi tantangan di sepanjang rute, seperti jalur flat dengan hambatan angin kencang, tanjakan lebih dari ketinggian 30mdpl menuju 420mdpl hingga turunan tikungan sepanjang 10km. Semoga menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, dan selamat atas seluruh pencapaiannya!” Kegembiraan ternyata tidak hanya dirasakan oleh kedua overall winner. Djanuarsih Sariawati, pemenang salah satu kelompok kategori, yaitu Medio Fondo Award untuk wanita usia lebih dari 60 tahun berbagi cerita, “PRURide Indonesia 2019 adalah balapan sepeda pertama yang saya ikuti. Selama ini saya menyalurkan hobi bersepeda dengan mengikuti touring bersama suami, baik itu di dalam maupun luar negeri. Menurut saya rute hari ini cukup menantang, terutama di tanjakan menjelang 22km. Ditambah lagi cuaca begitu panas sehingga setiap kayuhan terasa lebih berat. Tapi saya tetap bertekad melanjutkan, dan Alhamdulillah menang.” Ibu berusia 68 tahun asal Bandung ini mempersembahkan kemenangannya untuk sang suami, yang tak pernah lelah mendorong dirinya untuk hidup lebih sehat. Muhammad Fadli, atlet para-cycling kebanggaan Indonesia yang ambil bagian di kategori Gran Fondo juga berbagi kisah, “Sebelum mencapai jarak 10km, saya sempat terjatuh sehingga sepeda dan kaki prostetik saya mengalami kerusakan. Sempat terpikir untuk menyerah, tapi saya teringat akan motto hidup saya, ‘Ada start, dan harus ada finish’; saya harus menyelesaikan apapun yang saya mulai. Terima kasih pada pihak penyelenggara, meskipun jalur ‘King of Mountain’-nya sangat menantang, tapi kami selalu dijaga oleh begitu banyak marshall, bisa tetap terhidrasi dengan water stations di banyak titik, bahkan di saat post-race tersedia ice bath dan konsumsi yang melimpah. Meskipun baru pertamakali terselenggara, bagi saya PRURide Indonesia dapat bersaing dengan event-event balap sepeda lain yang pernah saya ikuti.” Selain antusiasme terhadap kompetisi balap sepeda, PRURide Indonesia 2019 tak pernah sepi pengunjung selama dua hari pelaksanaannya. Kerumunan orang selalu memadati area “We DO Village” yang menjadi pusat kemeriahan healthy lifestyle celebration ala Prudential Indonesia. Seluruh keluarga dapat mengisi akhir pekan mereka dengan lebih bermakna melalui ragam inspirasi hidup lebih sehat hingga wawasan mengenai keuangan.

Amartha Jadi Sponsor Utama Timnas Basket U-17 Indonesia, Pemenang SEABA 2019

Timnas Basket U17 saat menerima Piala Juara 1 IIJBIT 2019

Jakarta, 9 Desember 2019 – PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha menjadi sponsor utama Tim Nasional Basket Putra Usia-17 (Timnas Basket U-17), yang baru saja menyabet juara pertama di Indonesia International Junior Basketball Invitation Tournament (IIJBIT) 2019 yang digelar oleh South East Asia Basketball (SEABA). Kemenangan ini menjadi prestasi terbaik Timnas Basket U-17 Indonesia setelah selama 22 tahun puasa gelar. Dukungan Amartha ini telah diberikan selama pagelaran SEABA pada akhir November lalu, dalam bentuk uang tunai. Amartha merasa perlu mendukung timnas basket putra U-17, setelah melihat besarnya potensi mereka. Amartha menilai regenerasi pebasket dimulai dari U-17. “Kami melihat timnas U-17 punya potensi besar untuk bisa sukses dalam jangka panjang. Sehingga Amartha perlu untuk mendukung mereka agar terus berkembang dan membanggakan Indonesia di kompetisi internasional,” kata Andi Taufan Garuda Putra CEO & Founder Amartha. Pria yang akrab disapa Andi Taufan ini menambahkan, Amartha ingin agar banyak generasi muda menjadi pebasket hebat. Apalagi, tim Indonesia U-17 mempunyai potensi yang besar untuk perkembangan basket di Indonesia.“Ini adalah bentuk kepedulian Amartha untuk terus memajukan olahraga terutama basket di Indonesia. Kami mendukung agar lahir pebasket profesional yang berprestasi,” lanjut Andi Taufan. Pada gelaran yang juga diikuti oleh Malaysia dan Singapura ini, timnas basket putra U-17 berhasil menjadi juara, setelah melawan timnas Singapura di final dengan skor akhir 75-44. Terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pebasket penampil terbaik pada pertandingan tersebut, Derrick Michael dengan 18 poin dan 15 rebound. Minimnya jadwal latihan, membuat kepala pelatih timnas U-17 Rifky Antolyon berusaha keras untuk membantu pemainnya memahami materi dengan baik.  “Kerja sama ini membuat kerja keras kita selama latihan begitu dihargai. Semoga ini bisa menjadi salah satu penyemangat timnas basket U-17 untuk mempertahankan performa terbaik,” terang Rifky Antolyon, kepala pelatih timnas Indonesia U17 putra. IIJBIT 2019 juga digunakan oleh Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) sebagai salah satu proses seleksi untuk timnas basket bisa ikut dalam turnamen FIBA Asia Cup yang kini memasuki tahap pra kualifikasi. Sebelumnya,Amartha telah menjadi sponsor utama tim basket Amartha – Hangtuah untuk berlaga di kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) 2019-2020. Keterlibatan Amartha ternyata ikut membawa Amartha Hangtuah menjadi Runner-up di kompetisi Piala Presiden 2019.  Tentang Amartha PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha didirikan pada 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial terpercaya yang kini telah memiliki izin usaha dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Amartha memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi kita, Indonesia. Dimulai dengan layanan peer to peer lending, Amartha menghubungkan pendana di kota dengan para perempuan pelaku usaha mikro di desa melalui teknologi. Amartha memberikan akses, layanan dan edukasi keuangan kepada perempuan perempuan tangguh pengusaha mikro yang merupakan penggerak ekonomi bangsa. Lebih dari Rp1,6 Triliun modal usaha dari pendana telah Amartha salurkan kepada lebih dari 350 ribu mitra usaha perempuan di Indonesia. Pendana Amartha pun mendapatkan keamanan dengan implementasi upaya sistem tanggung renteng, meraih keuntungan hingga 15% per tahun, dan menciptakan dampak sosial yang nyata di masyarakat.

Garuda Select Memiliki Tambahan Tenaga Untuk Melanjutkan Tren Positif

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select.

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select. Agenda terdekat Rafli Asrul dkk. adalah menghadapi Cheltenham pada Rabu (11/12) di Lapangan Birmingham FA. Perlahan tapi pasti, para pemain mulai bisa menjalankan skema permainan sesuai dengan instruksi pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir, Garuda Select selalu meraih kemenangan. Masing-masing 1-0 atas Gillingham dan 4-0 melawan Burton Albion. Penampilan gemilang di dua pertandingan tersebut, diakui Rafli tidak lepas dari semakin membaiknya adaptasi para pemain terhadap berbagai hal selama berada di Inggris. “Sudah mulai bisa beradaptasi dengan cuaca. Walaupun dinginnya semakin menjadi-jadi, tapi kami semakin terbiasa dan tidak separah ketika pertama datang,” katanya ketika ditemui Mola TV sebelum pertandingan. Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes, mengakui memang ada peningkatan berarti yang diperlihatkan para pemain. Ia pun berharap peningkatan positif tersebut tidak terhenti hanya sampai di sini saja. “Mereka sudah lebih baik ketika menguasai bola. Ini modal bagus untuk dibawa ke pertandingan selanjutnya. Sekarang tinggal meningkatkan insting pengambilan keputusan di depan gawang agar lebih efektif dalam menghasilkan gol,” ucap Holmes. Mulai pertandingan melawan Cheltenham, Garuda Select mendapat tambahan tenaga. Empat pemain dari angkatan pertama yakni Bagus Kahfi, David Maulana, Fajar Fathurrahman, dan Brylian Aldama, sudah bisa bergabung dengan anggota skuad yang lain. Sementara Andre Oktaviansyah, masih harus menjalani serangkaian perawatan untuk pemulihan cederanya. Pertandingan melawan Cheltenham bisa disaksikan langsung melalui aplikasi Mola TV pada Rabu, 11 Desember 2019 pukul 8.30 malam WIB. Aksi para pemain Garuda Select selama di Inggris dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta FC Internazionale.

Jadwal Timnas Indonesia U-22 VS Vietnam Di Final SEA Games 2019

timnas-u22-lolos-final-sea-games

Timnas Indonesia U-22 selangkah lagi meraih medali emas sepak bola SEA Games 2019. Garuda Muda -julukan timnas Indonesia U-22 telah sukses melangkah hingga ke final. Sebelumnya di semifinal SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 menyingkirkan Myanmar. Egy Maulana Vikri dkk. menang 4-2 dalam pertandingan selama 120 menit. Di partai puncak, Timnas Indonesia U-22 menantang Vietnam, yang menyingkirkan Kamboja dengan skor telak 4-0. Duel melawan Vietnam menjadi partai ulangan bagi Timnas Indonesia U-22. Kedua tim sudah bertemu saat babak fase Grup B. Ketika itu, Garuda Muda kalah 1-2. Medali emas SEA Games 2019 menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia U-22. Pasalnya, Garuda Muda terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada tahun 1991. Berikutini jadwal Timnas Indonesia U-22 di final SEA Games 2019 yang akan disiarkan di RCTI. View this post on Instagram A post shared by NYSN Media (@nysnmedia)   Jadwal Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Selasa, 10 Desember 2019 Pukul: 19.00 WIB Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Venue: Rizal Memorial Stadium Live di RCTI Klasemen Akhir Grup B 1 Vietnam 5 4 1 0 17-4 13 2 Indonesia 5 4 0 1 17 -2 12 3 Thailand 5 3 1 1 14-4 10 4 Singapura 5 1 1 3 7-6 4 5 Laos 5 1 1 3 4-12 4 6 Brunei 5 0 0 5 0-31 0 Skuat Timnas Indonesia U-22 Kiper: Nadeo Argawinata, Muhammad Riyadi Belakang: Bagas Adi Nugroho, Andy Setyo, Nurhidayat Haji Haris, Dodi Alekvan Djin, Rachmat Irianto, Asnawi Mangkualam, Firza Andika Tengah: Zulfiandi, Syahrian Abimanyu, Sani Rizki Fauzi, Evan Dimas, Feby Eka Putra, Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Irkham Zahrul Milla Depan: Muhammad Rafli Pelatih: Indra sjafri

Brylian Aldama Bicara Soal Pentingnya Atur Pola Makan

Brylian Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua.

Jakarta, 8 Desember 2019 – Selama menjalani pelatihan di Inggris bersama tim Garuda Select, para pemain dituntut disiplin dalam segala hal. Mulai dari ketepatan waktu latihan, istirahat, hingga disiplin dalam asupan gizi untuk tubuh. Makan dan minum adalah salah satu yang paling dijaga ketat dalam program ini. Untuk menghadapi jadwal padat dari mulai latihan hingga pertandingan, diperlukan asupan yang sesuai. Jika salah mengonsumsi, risikonya fatal. Pemain bisa mengalami gangguan kebugaran atau skenario paling parah adalah cedera. Hal ini disadari betul oleh salah satu pemain Garuda Select, Brylian Aldama. Ditemui secara eksklusif oleh Mola TV, Bri sapaan akrabnya, mengaku di Inggris tidak bisa asal makan. Pantang hukumnya melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh tim pelatih selama di pelatihan. “Soal makanan, itu sangat memengaruhi fisik karena berhubungan dengan pemulihan. Kami latihan setiap hari bisa tiga kali, otomatis butuh asupan yang membuat kami harus cepat-cepat kembali ke performa semula. Kalau salah makan nantinya bisa cedera,” ucap pemain kelahiran Surabaya tersebut. Kebiasaan mengatur pola makan serta asupan gizi selama berada di Inggris juga diterapkan sekembalinya ke Indonesia. Apalagi dirinya tidak tergabung ke dalam klub mana pun sehingga inisiatif menjadi hal kunci dalam menjaga kebugaran. “Itu saya terapkan di tim nasional, terutama soal sayur. Kalau di rumah, sebenarnya hanya makan roti setiap pagi sama keju,” lanjutnya. Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua. “Perbedaannya mungkin sekarang harus bermain dengan junior-junior. Sekarang ada tekanan baru dan tanggung jawabnya lebih besar. Namun, sebenarnya kalau di lapangan tidak ada istilah senior atau junior. Contohnya Subhan (Fajri), kami sempat sama-sama di timnas U-16,” jelas Brylian. Penampilan Brylian bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Usai Diinspeksi CIK, Sirkuit Gokart Sentul Siap Gelar Ajang Internasional di 2020 Mendatang

Perwakilan The Commission Internationale de Karting ( CIK ) saat melakukan inspeksi terhadap Sirkuit Internasional Karting Sentul pada akhir pekan lalu.

JAKARTA, 6 Desember 2019 – Federasi tertinggi dunia untuk olahraga gokart, The Commission Internationale de Karting atau yang lebih dikenal dengan nama CIK, baru saja melakukan inspeksi terhadap Sirkuit Internasional Karting Sentul yang diadakan pada Jumat (29/11) akhir pekan lalu. Setelah dilakukan riset dan pengembangan beberapa waktu terakhir, tahun depan sudah dikonfirmasi bahwa akan ada empat ajang internasional yang siap diselenggarakan di Sirkuit Internasional karting Sentul, yang terdiri dari dua putaran Asia Rok Cup, satu putaran X30 Asia Cup, serta Asia Karting Open Championship (AKOC) (yang sebelumnya pernah diselenggarakan di Sentul sepuluh tahun silam). Kali ini, CIK melakukan inspeksi guna meninjau kelayakan Sirkuit Internasional Karting Sentul untuk meraih predikat dan lisensi CIK-FIA. Beberapa faktor yang ditinjau oleh pihak CIK di antaranya faktor keamanan, kelengkapan fasilitas, serta tata kelola balapan. Namun satu yang menjadi perhatian lebih CIK, yaitu faktor keselamatan karena ini adalah poin utama yang dinilai oleh CIK dalam memberikan lisensi. Direktur Sirkuit Internasional Karting Sentul, Kemas Haikal, mengatakan, “Saya selaku pengelola sirkuit gokart merasa sangat puas dengan feedback dari inspeksi CIK. Usaha yang telah dilakukan selama ini mendapat sambutan positif dengan tujuan membawa Sirkuit Karting Sentul menjadi Sirkuit yang berstandar internasional sekaligus rumah bagi para pebalap nasional.” Haikal menambahkan jika secara keseluruhan Sirkuit Karting Sentul dalam kondisi baik. Pihak CIK juga melihat bahwa Sirkuit Karting Sentul secara teknis sangat memungkinkan unutk dapat menyelenggarakan kejuaraan dunia. Sementara itu, Rifat Sungkar sebagai salah satu Ketua Komisi Roda Empat di Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga menyambut positif hasil inspeksi yang dilakukan CIK. Rifat mengungkapkan, “Saya yang memulai karier balap ketika itu dari olahraga gokart, sangat bangga dengan renovasi yang dilakukan Sirkuit Gokart Sentul. Para pengelolanya saat ini memiliki visi dan misi yang sama dengan saya, yaitu ingin mengembangkan potensi pebalap Indonesia menuju dunia internasional melalui kejuaraan-kejuaraan internasional yang digelar. “Untuk menunjang itu, dibutuhkan standarisasi dan Sirkuit Karting Sentul telah memenuhi syarat dan ketentuan yang diperlukan untuk menyelenggarakan kejuaraan internasional,” tambah Rifat. Meski begitu, masih ada beberapa catatan inspeksi terkait riset dan pengembangan yang perlu dilakukan, di antaranya diperlukan penambahan ban di seputar drainase yang terdapat di dalam lintasan, selain itu diperlukan juga perataan atau leveling antara aspal trek dengan tanah dan rumput. CIK sendiri telah memberikan waktu sebanyak enam bulan untuk melakukan perbaikan sebelum lisensi diterbitkan.

Menang Telak 4-0 Timnas Indonesia Berhasil Lolos ke Babak Semifinal

Skuad Timnas Indonesia U23

Timnas berhasil meraih poin penuh kala melawan Laos dengan skor telak 4-0. Laga timnas U23 Indonesia vs Laos berlangsung di Stadion City of Imus, Filipina pada Kamis (5/12/2019) merupakan pertandingan terakhir di Grup B SEA Games 2019. Empat gol timnas Indonesia dicetak oleh 3 pemain berbeda yakni Saddil Ramdani (4′), Osvaldo Haay (46′, 90+4′), dan tendangan penalti Bagas Adi Nugroho (72′). Gol pertama dicetak Saddil Ramdani ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Memasuki babak kedua, Indonesia mampu mencuri gol di menit ke-47 lewat aksi Osvaldo Haay. Bagas Adi Nugroho berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-0 lewat eksekusi penalti di menit ke-71. Osvaldo Haay menambah derita Laos lewat gol yang ditorehkannya di masa injury time. Dengan kemenangan ini Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal SEA Games 2019 cabang olahraga sepakbola di posisi Runner-up sedangkan Vietnam tetap bertahan sebagai juara grup setelah mendapatkan hasil imbang di laga melawan Thailand. Jalannya pertandingan Indonesia langsung unggul cepat pada menit ke-5 lewat sepakan Saddil Ramdani yang gagal untuk diantisipasi baik oleh lini pertahanan maupun penjaga gawang Laos. Para pemain timnas Indonesia terus mencoba untuk mencari gol tambahan lainnya, namun karena rapatnya barisan pertahanan Laos membuat bola sulit untuk masuk kedalam kotak penalti lawan. Menit 28, Indonesia melancarkan serangan, Osvaldo Haay mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun arahnya masih melebar di sisi kiri gawang Laos. Beberapa kali Laos pun membangun serangan ke pertahanan Indonesia. Namun penyelesaian akhir yang kurang baik membaut serangan terbuang percuma dan Indonesia kembali menguasai pertandingan. Laos mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Tendangan yang dilepaskan oleh Soukaphone Vongchiengkham masih bisa ditepis oleh Nadeo Argawinata. Sesaat kemudian Indonesia melancarkan serangan balik cepat melalui kombinasi umpan satu-dua Saddil dan Osvaldo Haay, namun sepakan Saddil dari sudut sempit masih bisa diamankan oleh Solasak Thilavong. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Di babak kedua, Indonesia berhasil menambah gol melalui Osvaldo Haay pada menit ke-47. Gol tersebut membuat Laos langsung menumpuk seluruh pemainnya di area pertahanan mereka. Indonesia yang kesulitan untuk menembus pertahanan ketat Laos mencoba memberikan tenaga baru dengan menarik keluar Egy Maulana Vikri dan memasukkan Witan Sulaeman. Menit 72 Indonesia berhasil menambah melalui gol yang dicetak oleh Bagas Adi Nugroho. Bagas sebagai eksekutor penalti gagal menunaikan tugasnya, namun ia tetap bisa mencetak gol setelah menyambar bola liar hasil tepisan kiper Laos Solasak Thilavong. Pada menit akhir tambahan waktu babak kedua, Indonesia semakin meninggalkan Laos dengan skor 4-0 setelah Osvaldo Haay mencetak gol keduanya pada laga ini. Skor 4-0 untuk kemenangan Indonesia atas Laos bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Susunan Pemain: INDONESIA: Nadeo Argawinata, Andy Setyo Nugroho, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Asnawi Mangkualam Bahar, Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Syahrian Abimanyu, Osvaldo Haay. LAOS: Solasak Thilavong, Bounphitak Chanthalangsy, Kittisak Phomvongsa, Loungleuang Keophouvong, Aphixay Thankhanty, Kaharn Phetsivilay, Vanna Bounlovongsa, Somvasath Sophabmixay, Somlith Sengvanny, Soukaphone Vongchiengkham, Somxay Keonaham. Jadwal Siaran Langsung Semifinal SEA Games 2019 Myanmar vs Indonesia Rizal Memorial Stadium Sabtu (7/12/2019) pukul 15.00 WIB Live RCTI dan TVRI

Rizal Sungkar Berhasil Juara di Tiga Kelas Berbeda

Pebalap Rizal Sungkar, berhasil keluar sebagai juara di tiga kelas berbeda dalam ajang BSD City Grand Prix 2019 yang digelar di BSD, Tangerang pada akhir pekan kemarin.

JAKARTA, 3 Desember 2019 – Salah satu pebalap Tanah Air, Rizal Sungkar, berhasil keluar sebagai juara di tiga kelas berbeda dalam ajang BSD City Grand Prix 2019 yang digelar di BSD, Tangerang pada Sabtu (30/11) dan Minggu (1/12) akhir pekan kemarin. Di ajang balap jalan raya tersebut, Rizal menjadi Juara satu di kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR), Honda Jazz Brio Speed Challenge, dan Mercedes One Make Race. Terkait kemenangannya, Rizal mengungkapkan, “Alhamdulillah masih diberikan kemenangan di BSD City Grand Prix 2019. Terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada saya.” Rizal yang lebih dikenal sebagai pereli dan off-roader, beberapa waktu terakhir diketahui memang tengah menjajal cabang olahraga balap touring. Rifat Sungkar selaku kakak kandung Rizal yang juga menjabat sebagai Ketua di salah satu komisi roda empat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat memberikan apresiasinya kepada sang adik. Rifat menilai kemenangan Rizal di balap touring bisa menjadi contoh persilangan yang baik bagi para atlet olahraga balap mobil lainnya. “Keberhasilan Rizal di balap BSD City Grand Prix ini adalah bukti kalau tidak selamanya kita harus berlomba di satu cabang tertentu. Jika kita tekun dan memiliki tekad yang besar, tentu kita bisa beradaptasi di cabang olahraga lain juga,” ungkap Rifat. Ia menambahkan jika Sirkuit BSD City ini adalah tempat yang tepat bagi para pebalap untuk mengukur kecepatan dan tingkat akurasi mereka, terlebih sirkuit yang baru direnovasi ini baru bisa digunakan pada Jumat (29/11) untuk latihan. “Hanya sedikit waktu untuk berlatih, mencari set up, dan pace terbaik, jadi di sini kemampuan para pebalap sangat diasah.” Tak lupa, Rifat juga mengucapkan selamat kepada para juara, Bimo Pradikto selaku direktur tim Banteng Motorsport dan juga ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara BSD City Grand Prix, serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang telah berhasil menyelenggarakan ajang balap dengan baik. “Saya juga mengucapkan selamat untuk para juara lainnya, Bimo Pradikto selaku direktur tim Banteng Motorsport, serta kepada pihak penyelenggara BSD City Grand Prix serta bapak Bupati Tangerang yang sudah membuat kejuaraan ini bisa sukses dan diminati oleh banyak orang. Ini menjadi salah satu event yang bisa merangkul seluruh kalangan tanpa terkecuali karena euforia yang dihadirkan terasa baik. Sampai jumpa di musim kompetisi 2020 mendatang,” pungkas Rifat.

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan3 Medali Perunggu untuk Indonesia

SEA Games 2019: Timnas Triathlon Sumbangkan 1 Medali Emas dan 3 Medali Perunggu untuk Indonesia

Manila, 2 Desember 2019 – Timnas Triathlon Indonesia yang dikawal oleh 4 atlet berbakat berhasil membawa pulang 1 Emas dan 3 Perunggu untuk cabang olahraga triathlon pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Jauhari Johan (32), Eva Desiana (29), Ahlul Firman (21), dan Nethavani Octaria (18) menutup pertandingan hari ini dengan medali perunggu pada nomor mixed relay. Sebelumnya, di pagi hari ini Jauhari Johan berhasil mengantongi medali emas untuk nomor duathlon perorangan putra sedangkan kemarin Ahlul Firman dan Nethavani berhasil mendapatkan medali perunggu untuk nomor triathlon perorangan (1/12). Prestasi ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa, mengingat ini adalah kali pertama timnas triathlon Indonesia berhasil membawa pulang 4 medali sekaligus sepanjang keikutsertaan di kejuaraan olahraga multi-event. Pada mixed relay yang dilakukan di Subic Bay, Manila tersebut, setiap tim diperkuat oleh 2 laki-laki dan 2 perempuan, masing-masing harus menyelesaikan renang sejauh 350 m, sepeda 10 km, dan lari 2,5 km secara bergantian. Tim Indonesia berkompetisi dengan urutan Nethavani – Jauhari Johan – Eva Desiana – Ahlul Firman. Atas pencapaian timnas triathlon hari ini, Manager Atlet Akbar Nasution mengaku sangat senang dengan hasil yang didapat. “Jauhari Johan, Eva Desiana, Ahlul Firman, dan Nethavani telah memberikan kemampuan terbaik mereka. Saya dan Indonesia tentunya sangat bangga. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berupaya mengembangkan diri dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kompetisi berikutnya.” katanya. Prestasi di SEA Games 2019 ini menoreh sejarah baru bagi timnas triathlon Indonesia yang pernah berpartisipasi pada SEA Games 2017 dan ASIAN Games 2018, namun belum berhasil mendapatkan medali. Jauhari Johan Sumbangkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2019 Atlet asal Sumatera Selatan, Jauhari Johan berhasil mendapatkan posisi tercepat dengan catatan waktu 1 jam 52 menit 51 detik dalam nomor perorangan duathlon (lari 10 km – sepeda 40 km – lari 5 km), mengalahkan pesaing terberatnya dari Filipina, Delos Reyes Joey yang finis di urutan ke 2. “Saya sangat bersyukur bisa tampil prima dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Latihan dan persiapan yang telah kami lakukan berbuah baik. Saya sangat senang bisa mencapai target dan menyumbangkan emas untuk Indonesia” kata Jauhari Johan. Timnas Triathlon, atas dukungan komunitas dan organisasi triathlon Indonesia berangkat 1 minggu lebih awal dari jadwal pertandingan, memungkinkan mereka untuk dapat mencoba arena dan menyesuaikan diri terlebih dahulu. Sebelumnya Jauhari Johan sudah pernah mengikuti SEA Games untuk cabang olahraga lari dengan perolehan medali tertinggi adalah perak. Ini adalah emas pertama yang berhasil diraih Jauhari Johan setelah 12 tahun berkecimpung di dunia lari dan triathlon. Tentang Timnas Triathlon Dibentuk di tahun 2018, Timnas Triathlon Indonesia memulai kiprahnya di perhelatan olahraga antar negara di ASIAN Games 2018. Timnas ini mencakup para atlet yang berlaga di nomor Triathlon dan Duathlon. Triathlon merupakan olahraga yang menggabungkan tiga cabang olahraga (renang, lari dan bersepeda), sedangkan duathlon adalah olahraga yang menggabungkan dua cabang olahraga (lari dan bersepeda).  

Lulusan Yamaoka Scholarship Foundation Raih Kesuksesan di Liga Profesional Indonesia

Muhammad-Imam-Abrielleo-Syalwa-Illaura--saat-penyerahan-beasiswa-Yamaoka-Scholarshop-Foundation-(Posisi_-di-tengah,-Tahun-2014)-2

Jakarta, 29 November 2019 – Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh pendiri Yanmar Co., Ltd., sebuah manufaktur peralatan industri Jepang, dengan tujuan untuk mendukung kegiatan akademis para siswa serta memberikan mereka peluang yang lebih besar. Sejak pendiriannya di Indonesia pada tahun 2013, yayasan tersebut telah membantu total 235 siswa dalam bentuk bantuan akademis kepada siswa SMP dan mahasiswa agar mereka dapat tetap bisa bermain sepakbola selagi melanjutkan sekolah. Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura, salah satu lulusan yang menerima beasiswa sejak Juli 2014 sampai Juni 2017, berhasil meraih kesuksesan di dunia sepakbola dan bermain di liga profesional di Indonesia. Setelah lulus dari program SMP dari Yamaoka Scholarship Foundation, Muhammad bermain sepakbola di Bhayangkara FC U-15 dari November 2017 sampai Agustus 2019. Saat ini di tahun terakhirnya di SMA, Muhammad bermain di Persekam Metro FC U-17 sejak September 2019. Menanggapi bantuan dari program beasiswa tersebut, Muhammad berkata “Berkat Yamaoka Scholarship Foundation, saya bisa membeli seragam, sepatu, dan peralatan sepakbola lainnya. Saya sangat bersyukur kepada program ini karena saya mendapatkan dukungan untuk terus bermain sepakbola sambil meneruskan kegiatan belajar di sekolah.” Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif dari Yamaoka Scholarship Foundation berkata “Kami sangat senang dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan karir Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura di dunia sepakbola. Demi mewujudkan ‘A SUSTAINABLE FUTURE’ (Masa Depan Berkelanjutan), Yanmar mendukung kaum muda saat ini dalam mewujudkan impian mereka karena merekalah generasi pembawa harapan dan aspirasi untuk membuat dunia yang lebih baik.” Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh Magokichi Yamaoka, yang juga mendirikan Yanmar Co., Ltd. dengan pendanaan pribadi. Di Jepang, Program Yamaoka Scholarship Foundation menyediakan dan mengelola beasiswa untuk siswa SMA, para lulusan, dan pelajar asing yang terlibat dalam penelitian mengenai ilmu pengetahuan alam. Di Indonesia, melalui Yamaoka Scholarship Foundation, Yanmar menyediakan bantuan akademis kepada siswa SMP di Jakarta dan Surabaya, serta mahasiswa Universitas PERSADA dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk terus mengembangkan bakat sepakbola mereka selagi melanjutkan kegiatan pembelajaran. Tentang Yanmar Dimulai pada tahun 1912 di Osaka, Jepang, Yanmar merupakan yang pertama kali berhasil membuat mesin diesel kompak dengan ukuran yang ringkas pada tahun 1933. Setelah itu, dengan mesin diesel industri sebagai landasan perusahaan, Yanmar terus memperluas produknya, layanan, dan keahlian untuk memberikan solusi total sebagai produsen peralatan industri. Sebagai penyedia mesin kecil dan besar, mesin dan fasilitas pertanian, peralatan konstruksi, system energi, kelautan, peralatan permesinan, dan komponen, operasi bisnis global Yanmar mencakup tujuh domain. Di darat, di laut, dan di perkotaan, misi Yanmar untuk “memberikan solusi berkelanjutan berfokus pada tantangan yang dihadapi pelanggan, dalam produksi pangan dan pemanfaatan sumber daya, sehingga memperkaya nilai kehidupan masyarakat untuk hari esok”, Yanmar bertekad untuk mewujudkan “Masa Depan Berkelanjutan”. Untuk informasi selengkapnya, silahkan mengunjungi situs resmi: https://www.yanmar.com/global/

Indonesia Berhasil Mendobrak Sejarah Polo Air Dengan Mengalahkan Singapura di SEA Games 19, Medal Emas Kini Tinggal Selangkah

Tim Polo Air berhasil menumbangkan Singapura di Sea Games 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama)

Indonesia mengukir sejarah sebagai tim pertama yang berhasil mengalahkan Singapura di ajang SEA Games, kamis (28/11/19) lalu. Dengan hasil ini maka tim Polo Air putra akan berpeluang merebut medali emas pertama bagi Indonesia pada SEA Games 2019 ini Indonesia berhasil menumbangkan tim Polo Air Singapura dengan skor 7-5 di New Clark Aquatic Centre, Filipina. Skor disumbangkan oleh Ridjkie Mulia, Delvin Feliciano, dan Silvester Goldberg masing-masing dengan dua gol, sementara Yusuf Budiman berhasil mencetak satu gol. Hasil pertandingan ini akan tercatat dalam sejarah sebagai kekalahan pertama tim Singapura yang merupakan tim terkuat di Asia Tenggara yang juga selalu merebut juara di cabor ini sejak ajang SEA Games 1965. Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie langsung memberikan apresiasinya kepada para pemain melalui video call. “Alhamdulillah, Alhamdulillah. Saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Saya sampai sujud syukur saat memimpin Rapimnas Kadin. Pas mau rapat saya sampai ga bisa fokus, karena mau nanya skornya berapapun takut,” ungkap Anindya yang dilansir dari detik sports. “Sekali lagi terima kasih kalian telah membuat sejarah sebagai negara pertama yang mengalahkan Singapura. Besok masih ada satu pertandingan lagi melawan Malaysia, tetap fokus. Selamat ya tim, dan juga Bang Deddy serta semua pihak yang telah membantu,” ujarnya. Indonesia saat ini berada di puncak klasemen dengan total lima poin dari tiga pertandingan sedangkan filipina dan singapura ada di urutan 2 dan 3 dengan masing-masing memiliki poin sebanyak tiga dari dua laga. Puncak kemenangan akan terjadi apabila Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia di laga terakhir ayang akan di gelar Jumat (29/11/19) sore ini. (IHA)

24 Pelajar Dari Ajang Honda DBL Akan Diboyong ke Amerika Serikat

Ajang Honda DBL sebagai dukungan dari PT AHM untuk potensi anak-anak Indonesia di bidang olahraga basket. (Istimewa)

Demi mendukukung konsistensinya untuk mengembangkan bakat pemuda di bidang olahraga PT Astra Honda Motor melalui ajang Honda Development Basketball League (DBL) 2019 akan menutup kompetisi tahun ini dengan memberangkatkan para pemenang dan pelatih terbaik ke Amerika Serikat. DBL yang digelar sejak Juli sampai dengan bulan November 2019 ini dihelat di beberapa kota di tanah air, yaitu di Surabaya, Malang, Padang, Makassar, Banjarmasin, Yogyakarta, Aceh, Bandung, Jakarta, Medan, Pontianak, Tangerang, Denpasar, Kupang, Cirebon, Bekasi, Manado, Lampung, Semarang, Mataram, Jayapura, Riau, Jambi, Palembang, dan Samarinda. Honda DBL sukses diikuti oleh 750 sekolah di 30 kota di Indonesia dan tercatat 30.000 pelajar dan 1.239 tim turut meramaikan kompetisi tahunan ini. Walaupun berfokus di bidang olahraga, kompetisi ini juga menerapkan system student athlete dimana Pendidikan akademis sekolah juga memegang peranan utama untuk memperkuat sisi dan karakter positif generasi muda saat ini. Setelah kompetisi di tahun 2019 ini berakhir, ada lebih dari 200 pelajar dan 40 pelatih terbaik yang disaring dan dikumpulkan selama 5 hari untuk mengikuti pelatihan oleh DBL Academy yang bekerjasama dengan World Basketball Academy (WBA) Australia. “Tahun ini banyak sekali Big Man bagus yang hadir di Honda DBL Camp 2019. Ini sangat bagus untuk kemajuan basket Indonesia. Tiga atau empat Big Man dari skuad ini dapat menjadi Timnas Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Andrew Vlahov, Kepala Pelatih Honda DBL 2019. Sebagai puncak acara, pada 19-25 Februari 2020, sebanyak 24 pemain terbaik akan berkesempatan untuk diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk medapatkan pelatihan dan bermain secara intensif dan juga mereka akan menyaksikan secara langsung ajang NBA yang juga adalah liga Basket bergengsi di dunia. Andy Wijaya selaku Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT AHM emngatakan bahwa Honda DBL adalah saraa bagi pelajar dengan hobi olahraga basket untuk menunjukkan dan mengasah bakat mereka dengan juga mengedepankan Pendidikan akademis mereka. “Melalui Honda DBL, kami berharap dapat menemani para pelajar untuk lebih dekat dengan mimpi mereka. Kompetisi ini merupakan ajang pencarian bibit pebasket terbesar dan terbaik di Indonesia. Kami berharap para siswa mampu menjadi bagian dalam mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “ ujar Andy Wijaya. (IHA)

Timnas Triathlon Siap Harumkan Nama Indonesia di SEA Games 2019

Timnas Triathlon

Jakarta, 24 November 2019 – Menuju perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games 2019, Timnas Triathlon siap dan optimis mengukir prestasi untuk Indonesia. Cabang olahraga ini akan dikawal oleh empat atlet berbakat: Jauhari Johan (32), Eva Desiana (29), M.Ahlul Firman (21), dan Nethavani Octarina (18). Ini akan menjadi kali pertama, timnas Triathlon Indonesia mengikuti kejuaraan kualifikasi Olimpiade 2024 di luar negeri, setelah tahun lalu berlaga di ASIAN Games 2018. Sebagai salah satu cabang olahraga yang akan diperhitungkan di masa depan, manager dari timnas Triathlon, Akbar Nasution meyakini bahwa tim akan membawa pulang 5 medali dari SEA Games, baik untuk triathlon maupun duathlon. “Berdasarkan data yang ada, Jauhari Johan dan Eva Desiana berpeluang meraih medali emas dan perak di Duathlon. Di Triathlon, Ahlul Firman dan Nethavani masing-masing berpotensi meraih medali perak, dan untuk mixed relay kita harapkan bisa mendapat medali perak.” kata Akbar ditemui saat Latihan Gabungan di Rocca Space, Senayan. Akbar juga mengatakan bahwa Olimpiade 2024 adalah target utama dari timnas triathlon dan saat ini tim tengah berupaya mengumpulkan poin. “Kami optimis bahwa dengan terjunnya Ahlul dan Nethavani di ajang ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk persiapan Indonesia di Olimpiade 2024, karena hasil maksimal di pesta olahraga Asia Tenggara ini bisa menambah poin individu para atlet untuk lolos ke Paris.” Akbar telah membuat formula latihan khusus untuk meningkatkan kemampuan atlet, mereka sebelumnya melakukan latihan khusus di Pelatnas Bandung dan Camp Jasalindo Malang untuk SEA Games ini. “Persiapan kami sudah oke, yang utama adalah menyiapkan mental,” kata Jauhari Johan, ditemui di saat yang sama. Atlet asal Sumatera Selatan yang telah terjun dalam kejuaraan lari dan triathlon selama 12 tahun ini dipercaya bisa membawa pulang medali emas. Ahlul Firman yang sebelumnya menjadi satu-satunya atlet yang diturunkan dalam nomor triathlon putra Asian Games 2018 optimis hasil SEA Games akan lebih baik. “Kali ini persiapan saya lebih matang. Sejak berlaga di tahun lalu, saya memang sudah menargetkan akan bawa pulang medali di SEA Games 2019” ujarnya. Eva Desiana pun demikian, masuk ke pelatnas sejak 2015 lalu, atlet asal Pariaman ini terus membuktikan bahwa perempuan bisa berprestasi di cabang olahraga Triathlon. “Tanpa memandang stereotype, kami para atlet harus bisa fokus, disiplin dan gigih berlatih. Dukungan dari masyarakat dan teman-teman komunitas Triathlon juga menambah semangat kami mengukir prestasi.” katanya. Nethavani, atlet triathlon termuda yang berangkat ke Manila optimis bisa mencetak poin maksimal untuk persiapannya di Olimpiade 2024. “Walau fokus ke Olimpiade 2024, saya tetap optimis bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia di SEA Games.” Nethavani dengan prestasinya hingga saat ini, digadang termasuk dalam lima besar atlet triathlon dunia untuk kelompok usia yang sama. Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia, Mayor Jenderal TNI Joko Warsito mengungkapkan “Dengan manajemen baru Federasi Triathlon Indonesia, kita akan sinergikan semua elemen komunitas, pembina, atlet, dan organisasi demi tujuan jangka panjang Triathlon Indonesia menuju Olimpiade 2024.” Cabang olahraga ini memang terbilang masih sangat baru di Indonesia dan harapannya semakin banyak orang yang menaruh minat, semakin banyak pula dukungan yang bisa diberikan para atlet yang berjuang untuk bangsa dan negara. SEA Games 2019 dijadwalkan berlangsung pada 30 November hingga 11 Desember, sedangkan untuk cabang olahraga Triathlon akan digelar pada 1 – 4 Desember 2019. Kontingen Indonesia akan memberangkatkan sekitar 773 atlet. Dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia akan mengikuti 49 cabang olahraga.

CDM Berharap Polo Air Sumbang Medali Pertama Bagi Indonesia

Tim Nasional Polo Air Putra Indonesia menjadi kontingen pertama dari cabang akuatik yang diberangkatkan ke Filipina untuk menghadapi ajang SEA Games 2019. Dengan beranggotakan 13 atlet putra dan empat official, termasuk manajer serta pelatih, keberangkatan Timnas Polo Air Putra dilepas langsung oleh Chef De Mission Indonesia, Harry Warganegara. Dalam kesempatan ini, Harry Warganegara berharap timnas polo air putra bisa menjadi cabor pertama yang menyumbangkan medali bagi Indonesia. Pasalnya cabang olahraga polo air menjadi satu dari lima cabang olahraga yang dipertandingan sebelum pembukaan SEA Games 2019. ”Polo air menjadi kontingen keempat yang berangkat lebih dulu ke Filipina dan akan bertanding sebelum opening ceremony digelar. Saya harap polo air bisa menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di SEA Games 2019,” ujar Harry Warganegara. Timnas polo air putra yang ditukangi oleh Milos Sakovic memasang target emas di SEA Games 2019. Capaian Indonesia di SEA Games dua tahun sebelumnya, membuat pelatih asal Serbia tersebut optimis untuk membawa anak asuhnya keluar sebagai yang terbaik di turnamen multi cabang antara negara Asia Tenggara tersebut. “Memang SEA Games 2017 kami berakhir di peringkat kedua, hanya kalah dari Singapore. Itupun hanya selisih gol. Tahun ini saya optimis kami bisa juara” pungkas Milos. Selama di Filipina, Milos Sakovic akan didampingi oleh Reva Deddy Utama selaku manajer. Kemudian ada juga dua pelatih lokal, yaitu Dean Baldwin dan Benny Respati. Sementara 13 atlet putra yang ada di dalam rombongan adalah Rezza Auditya Putra, Ridjkie Mulia, Novian Dwi Putra, Delvin Felliciano, Fakri Mahmud, Andi Muhammad Uwaizulqarni, Beby Willy Eka Paksi Tarigan, Zaenal Arifin, Rafi Alfaris, Made Agung Dwicahya Arsana, Silvester Goldberg Manik, Yusuf Budiman, Rian Rinaldo.

BNI Tennis Open 2019, Optimisme Aldila Menuju Manila

Aldila Sutjiadi

Petenis unggulan teratas, Christopher ‘Christo’ Rungkat (29 tahun) dan Aldila Sutjiadi (24) keluar sebagai juara tunggal BNI Tennis Open 2019. Christo menjadi yang terbaik di kelompok putra setelah mengalahkan Muhammad Rifqi Fitriadi (20), sedangkan Aldila menguasai sektor putri dengan mengandaskan perlawanan Fadona Titalyana Kusumawati (19). Pada laga final turnamen berhadiah total Rp 250 juta yang berlangsung di lapangan The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (22/11), Aldila menang 6-1 6-3, Christo unggul 6-4 6-4. Keduanya tak kehilangan satu set pun, selalu menang lewat pertarungan straight set dalam perjalanan menuju gelar juara tunggal. “Saya bermain lebih bagus, lebih agresif dibandingkan semi final. Servis pertama juga bagus sehingga bisa menekan lawan dari awal,” tutur petenis yang akan menjadi andalan Tim Merah Putih di SEA Games 2019 Filipina ini. Pada pesta olahraga antar negara Asia Tenggara itu, Dila akan tampi di nomor tunggal putri dan ganda campuran bersama juara tunggal putra BNI Tennis Open 2019, Christopher Rungkat. “Gelar ini menjadi modal berharga menuju SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Ini menjadi lanjutan dari hasil bagus selama mengikuti turnamen internasional sebelumnya,” ujarnya. “Target? Tentu saja ingin membawa pulang medali emas dari dua nomor, singles dan mix doubles,” lanjut peraih medali emas ganda campuran Asian Games 2018 bersama Christopher Rungkat itu. Di nomor ganda, gelar juara BNI Tennis Open 2019 ini juga menjadi milik unggulan teratas. Pada sektor putra, duet kakak beradik David Agung Susanto dan Anthony Susanto memenangi laga final atas Iqbal Bilal Saputra/Wisnu Adi Nugroho 6-4 6-4. Pasangan Beatrice Gumulya/Jessy Rompies memboyong gelar juara ganda putri dengan mengandaskan Deria Nur Haliza/Fadona Titalyana 6-2 6-4. Sementara itu seusai turnamen, Rildo Ananda Anwar selaku Ketua Umum PP Pelti melepas Tim Pelatnas Tenis yang akan berlaga di pesta olahraga negara Asia Tenggara. Indonesia mengirim 10 petenis terdiri dari Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Anthony Susanto, Muhammad Rifqi Fitriadi dan Ari Fahresi (putra) serta Jessy Rompies, Beatrice Gumulya, Aldila Sutjiadi, Rifanty Kahfiani dan Priska Madelyn Nugroho. Laga tenis SEA Games memperebutkan lima medali emas dan akan berlangsung di hard court Rizal Merorial Sport Complex di Manila, Filipina. “Kami yakin mampu memenuhi target, merebut dua medali emas tenis SEA Games 2019 dari nomor ganda campuran dan ganda putri,” tekad Rildo, yakin. Hasil Akhir Jumat (22/11) Final Tunggal Putra 1-Christopher Rungkat (Jawa Timur) v 3-M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) 6-4 6-4 Ganda Putra 1-Anthony Susanto/David Agung Susanto (Jawa Timur) v 2-Iqbal Bilal Saputra (Kalimantan Timur)/Wisnu Adi Nugroho (Jawa Tengah) 6-4 6-4 Tunggal Putri 1-Aldila Sutjiadi (Jawa Timur) v 2-Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) 6-1 6-3 Ganda Putri 1-Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) v 4-Deria Nur Haliza (DKI)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) 6-2 6-4

BNI Tennis Open 2019, Fadona Mengancam Kemapanan

Fadona Titalyana Kusumawati

Duel unggulan teratas bakal mewarnai laga final tunggal putri BNI Tennis Open 2019. Petenis Jawa Timur, Aldila Sutjiadi (24 tahun) yang menempati seeded pertama bakal terlibat bentrok dengan unggulan kedua, Fadona Titalyana Kusumawati (19) dari Kalimantan Selatan pada turnamen berhadiah total Rp 250 juta ini di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (22/11). Aldila lolos ke babak akhir setelah melumpuhkan perlawanan unggulan kelima dari Nusa Tenggara Barat, Suryaningsih. Andalan tim Merah Putih di ajang SEA Games 2019 di Manila Filipina, awal bulan depan itu unggul telak dalam laga straight set dengan skor akhir 6-1 6-1. Sedangkan Fadona berhasil mengandaskan penerima junior exempt Priska Madelyn Nugroho (Papua) melalui pertarungan rubber set 6-2 4-6 7-5. “Tentu saja ingin juara lagi. Pokoknya siap berjuang semaksimal mungkin di lapangan,” tekad Fadona, petenis non-Pelatnas yang bulan lalu memboyong gelar tunggal putri sebuah turnamen nasional di arena yang sama. Mahasiswi Ekonomi Manajemen Universitas Surakarta ini juga lolos ke partai puncak ganda putri. Berpasangan dengan Deria Nur Haliza (DKI), duet unggulan keempat itu bakal menguji ketangguhan seeded teratas anggota skuad Pelatnas SEA Games 2019, Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) setelah menyingkirkan unggulan kedua, Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia (Papua) 6-2 6-1. Pada semi final tunggal putra, Kamis (21/11), Muhammad Rifqi Fitriadi (20) akhirnya berhasil menyingkirkan unggulan kedua dalam laga sesama wakil Jawa Timur dan anggota skuad Pelatnas SEA Games 2019, David Agung Susanto (28) 6-7(5) 6-4 6-4. Di final, Rifqi bakal menantang seeded teratas yang juga dari Jawa Timur, Christopher Rungkat yang mengandaskan Muhammad Althaf Dhaifullah 6-4 7-5. “Ini merupakan pertemuan pertama di antara kami, dan saya akan berusaha menampilkan permainan yang berkualitas, semaksimal mungkin memanfaatkan kesempatan yang ada,” tutur Rifqi yang menempati posisi seeded keempat itu. Hasil Kamis (21/11) Semi Final Tunggal Putra 1-Christopher Rungkat (Jawa Timur) v 6-Althaf Dhaifullah (Papua Barat) 6-4 7-5 3-M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) v 2-David Agung Susanto (Jawa Timur) 6-7(5) 6-4 6-4 Ganda Putra 1-Anthony Susanto/David Agung Susanto (Jawa Timur) v M. Althaf Dhaifullah (Papua Barat)/M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) 2-Iqbal Bilal Saputra (Kalimantan Timur)/Wisnu Adi Nugroho (Jawa Tengah) v Aditya Hari Sasongko/Jeremy Nahor (Bengkulu) 6-4 7-6(3) Tunggal Putri 1-Aldila Sutjiadi (Jawa Timur) v 5-Suryaningsih (Nusa Tenggara Barat) 6-1 6-1 2-Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v JE-Priska Madelyn Nugroho (Papua) 6-2 4-6 7-5 Ganda Putri 1-Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) v 3-Kadek Gita Purnami (Papua Barat)/Kintan Pratiwi Anwar (Kalimantan Timur) 6-2 6-0 4-Deria Nur Haliza (DKI)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v 2-Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia (Papua) 6-2 6-1

BNI Tennis Open 2019, Dari Jakarta, Bea/Echi Menatap Manila

Beatrice Gumulya/Jessy Rompies

Pasangan Jawa Timur, Beatrice Gumulya/Jessy ‘Echi’ Rompies sukses menembus semi final ganda putri BNI Tennis Open 2019. Pada perempat final yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Rabu (20/11), unggulan utama itu menyingkirkan duet gado-gado Priska Madelyn Nugroho (Papua)/Oxi Gravitasi Putri (DKI). Bea/Echi yang akan membela tim Merah Putih di ajang SEA Games 2019 di Filipina itu unggul straight set dengan skor akhir 6-1 6-4. “Kami tinggal fokus menyiapkan kondisi agar fit saat tampil di SEA Games 2019 di Manila, awal bulan depan,” ucap Echi yang bersama Bea baru saja tiba dari Negeri Paman Sam usai melakoni serangkaian turnamen level dunia. “Turnamen BNI Tennis Open 2019 ini bagus sebagai uji coba terakhir kami sebelum berangkat ke Manila, berlaga di SEA Games,” timpal Bea yang berhasil memboyong gelar juara ganda ITF World Tennis Tour W60 Tyler (AS). Pada babak empat besar, Bea/Echi akan meladeni tantangan unggulan ketiga, Kadek Gita Purnami (Papua Barat)/Kintan Pratiwi Anwar (Kalimantan Timur). Partai semi final ganda putri lainnya menyajikan pertarungan antara seeded kedua dan keempat, Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia dari Papua menghadapi Deria Nur Haliza (DKI)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan). Di nomor tunggal, baik putra maupun putri, petenis unggulan teratas juga berhasil melaju mulus ke semi final turnamen berhadiah total Rp 250 juta ini. Pada sektor putra, Christopher Rungkat (Jawa Timur) masih terlalu tangguh bagi darah muda asal Jawa Barat, Rifqy Sukma Ramadhan. Christo menang 6-3 6-1 untuk selanjutnya menghadapi petenis ambidextrous, Muhammad Althaf Dhaifullah (Papua Barat). Laga empat besar tunggal putra lainnya menggelar pertarungan antar sesama penghuni Pelatnas SEA Games 2019 asal Jawa Tmur, yakni David Agung Susanto yang menempati posisi seeded kedua menghadapi unggulan keempat, Muhammad Rifqi Fitriadi. Petenis putri andalan Merah Putih, Aldila Sutjiadi dari Jawa Timur pun belum menemui hambatan berarti ketika mengandaskan Novela Rezha Millenia asal Papua. Dila menang straight set dengan skor akhir 6-0 6-4. “Di set kedua, saya banyak gagal melakukan serve pertama. Dengan serve kedua, lawan memiliki kesempatan untuk menekan lebih awal,” papar Dila yang kemungkinan besar akan menjadi unggulan teratas tunggal putri SEA Games 2019 ini. Di semi final tunggal putri BNI Tennis Open 2019 ini, Dila akan meladeni tantangan unggulan kelima asal Nusa Tenggara Barat, Suryaningsih yang sukses menghentikan Nazwa Syamsabila (Jawa Barat) 6-3 6-3. Hasil Rabu (20/11) Perempat Final Tunggal Putra 1-Christopher Rungkat (Jawa Timur) v Rifqy Sukma Ramadhan (Jawa Barat) 6-3 6-1 6-Althaf Dhaifullah (Papua Barat) v 4-Anthony Susanto (Jawa Timur) 6-3 6-2 3-M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) v Aditya Hari Sasongko (Bengkulu) 6-2 6-3 2-David Agung Susanto (Jawa Timur) v Nauvaldo Jati Agatra (DKI) 6-0 6-0 Ganda Putra 1-Anthony Susanto/David Agung Susanto (Jawa Timur) v Hendrawan Susanto/Nauvaldo Jati Agatra (DKI) 6-3 6-3 Althaf Dhaifullah (Papua Barat)/M. Rifqi Fitriadi (Jawa Timur) v Arief Rahman/Faisal Aidil (Kalimantan Timur) 5-2 ret Aditya Hari Sasongko/Jeremy Nahor (Bengkulu) v Ari Fahresi (Jawa Timur)/Rifqi Sukma Ramadhan (Jawa Barat) 6-2 7-5 2-Iqbal Bilal Saputra (Kalimantan Timur)/Wisnu Adi Nugroho (Jawa Tengah) v Achad Imam Maruf/Tio Juliandi (Papua Barat) 6-4 7-5 Tunggal Putri 1-Aldila Sutjiadi (Jawa Timur) v Novela Reza (DIY) 6-0 6-4 5-Suryaningsih (Nusa Tenggara Barat) v Nazwa Syamsabila (Jawa Barat) 6-3 6-3 Priska Madelyn Nugroho (Papua) v 6-Deria Nur Haliza (DKI) 6-2 6-2 2-Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v 7-Ni Putu Armini (Nusa Tenggara Barat) 6-4 6-2 Ganda Putri 1-Beatrice Gumulya/Jessy Rompies (Jawa Timur) v Priska Madelyn Nugroho (Papua)/Oxi Gravitasi Putri (DKI) 6-1 6-4 3-Kadek Gita Purnami (Papua Barat)/Kintan Pratiwi Anwar (Kalimantan Timur) v Ni Putu Armini/Suryaningsih (Nusa Tenggara Barat) 7-5 6-3 4-Deria Nur Haliza (DKI)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) v Nisrina Dwi/Zahwa Dwi Puspita (Papua Barat) 6-1 6-2 2-Septiana Nur Zahiroh/Novela Rezha Millenia (Papua) v Indah Permatasari (Sulawesi Selatan)/Khairunnisa (Jawa Timur) 7-6(2) 6-0

BNI Tennis Open 2019, Christo dan Aldila Masih Perkasa

Christopher Rungkat

Unggulan teratas tunggal berhasil melewati babak pembuka BNI Tennis Open 2019 di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Senin (18/11). Pada kelompok putra, Christopher Rungkat yang kini membela Jawa Timur sukses mengalahkan wakil Jawa Tengah, Wisnu Adi Nugroho melalui laga straight set dengan skor akhir 6-4 6-1. “Tidak mudah untuk kembali bermain tunggal, karena dalam satu setengah tahun terakhir ini saya hanya fokus di nomor ganda,” tutur Christo yang kini bercokol di peringkat 97 ganda dunia. Sedangkan di sektor putri, Aldila Sutjiadi (Jawa Timur) masih terlalu tangguh bagi petenis Kalimantan Selatan, Elma Malinda. Aldila unggul dua set langsung 6-1 6-0. Pada babak kedua, Selasa (19/11), Christo bakal meladeni petenis yunior Claudio Renardi Lumanauw (DKI). Sedangkan Aldila akan menghadapi Siti Sarah (Papua Barat). Meski sebagian besar unggulan belum menemui hambatan berarti namun hasil kejutan sudah menghinggapi turnamen berhadiah total Rp 250 juta ini. Seeded ketiga tunggal putri, Anggi Dwi Hidayati (Bengkulu) harus angkat koper setelah kalah dari Monica Putri (Jawa Tengah) 6-0 1-6 3-6. Sementara di sektor putra, Jeremy Nahor (Bengkulu) yang menempati posisi seeded ketujuh dan unggulan kedelapan, Gunawan Trismuwantara juga terganjal di laga perdana. Jeremy kalah dari rekan sedaerahnya, petenis kidal kawakan, Aditya Hari Sasongko 6-2 3-6 6-7(3). Gunawan juga kandas di tangan rekan sedaerahnya, Tegar Abdi 4-6 1-6. Hasil Senin (18/11) Babak Pertama Tunggal Putra 1-Christopher Rungkat v Wisnu Adi Nugroho 6-4 6-1 Claudio Renardi Lumanauw v Owissa Maukta Annas 6-3 6-3 Rifqy Sukma Ramadhan v Indra Adhiguna Utama 6-1 6-2 Tegar Abdi v 8-Gunawan Trismuwantara 6-4 6-1 4-Anthony Susanto v Shaheed Alam (Singapura) 6-0 6-1 Achad Imam Maruf v Rizal Muzaqir 6-0 6-4 Rafly Febi Putra Tri Prasetyo v Justin Kuo 6-3 6-3 6-Althaf Dhaifullah v Ari Fahresi 6-2 7-5 Aditya Hari Sasongko v 7-Jeremy Nahor 2-6 6-3 7-6(3) Hendrawan Susanto v M. Rizky Widianto 6-1 6-0 Sebastian Dacosta v Lucky Chandra Kurniawan 7-5 6-3 3-M. Rifqi Fitriadi v Dibbyaro Hinomaru 6-0 6-0 5-Ega Uneputty v Arief Rahman5-7 6-2 3-0 ret Nauvaldo Jati Agatra v Odeda M Arazza 6-4 6-2 Rindosa Wijaya v M. Ali Akbar 7-5 6-2 2-David Agung Susanto v Tio Juliandi 6-3 3-6 6-1 Tunggal Putri 1-Aldila Sutjiadi v Elma Malinda 6-1 6-0 Siti Sarah v Irma Elita Evania 1-6 7-5 6-1 Novela Reza v Carolina Martha 6-1 6-1 8-Kadek Gita Purnama v Angie Bong 6-4 6-1 Monica Putri v 3-Anggi Dwi Hidayati 0-6 6-1 6-3 Nazwa Syamsabila v Laili Rahmawati Ulfa 7-5 6-4 Nafidiah Dwi v Raihannisa 7-5 6-4 5-Suryaningsih v Silvy Audy 6-1 6-2 6-Deria Nur Haliza v Nadya Dhaneswara 6-2 6-1 Septiana Nur Zahiroh v Ayu Maharani 6-1 6-2 Priska Madelyn Nugroho v Nisrina Dwi Fajarini 6-1 6-1 4-Oxi Gravitasi Putri v Lynelle Lim En Tong 3-6 6-4 6-1 7-Ni Putu Armini v Vita Taher 6-7(3) 6-4 6-2 Niken Ferlyana v Bella Ayu Septiani 6-2 6-0 Rara Sima Kusuma Wardani v Nur Rosida Mega 6-4 6-2 2-Fadona Titalyana v Felicia Halim 6-3 6-3  

KONI Pusat Dan PB PRSI Tingkatkan Kerjasama Pembinaan Atlet

Anindya Bakrie mengakui membutuhkan peran KONI, untuk membangun prestasi akuatik Indonesia.

Jakarta, KONI Pusat atau Komite Olahraga Nasional Indonesia dan PB PRSI atau Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia sepakat untuk meningkatkan kerjasama membina atlet-atlet muda, khsususnya akuatik untuk kemajuan prestasi olahraga Indonesia. Demikian kesepakatan yang terungkap dalam pertemuan jajaran elit KONI Pusat dan PB PRSI di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Rabu, 13 November 2019. Jajaran PRSI diterima Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (purn) Marciano Norman dan Sekjen Ade Lukman. Perwakilan PB PRSI yang hadir Anindya N. Bakrie (Ketua Umum), Ali Patiwiri (Sekjen) Harlin Rahardjo (Waketum), Sarman Simanjorang (Waketum), Reva Deddy Utama (Binpres), Teguh Anantawikrama (Wasekjen), Zoraya Perucha (Kabid Humas), Agus Susanto (Humas). Akuatik sendiri dihuni beberapa cabang olahraga yakni renang, loncat indah, polo air, renang artistik dan renang perairan terbuka serta renang master. Agenda terdekat adalah membahas SEA Games 2019 Filipina, PON 2020 Papua dan Olimpiade 2020 Jepang. “Kita mendapat kehormatan dengan kunjungan dari PB PRSI pimpinan Anindya Bakrie. Kita berbagi ilmu bagaimana meningkatkan pembinaan prestasi olahraga khususnya akuatik. Beliau menyampaikan perkembangan atlet akuatik, sedangkan kita KONI memberikan masukan supaya ke depan, akuatik menjadi cabang olahraga yang bisa menyumbang medali emas, setiap mengikuti multi event atau single event,” ucap Marciano Norman. “Saya berharap akuatik bisa menyiapkan atlet-atletnya sedini mungkin dengan pola latihan yang baik. Kita rindu bagaimana di renang satu atlet bisa dapat enam emas atau lebih. Seandainya Indonesia punya atlet seperti itu maka Indonesia bisa mendapat tempat terhormat. Saya berharap PRSI tidak berhenti dan terus meningkatkan pembinaan olahraga akuatik kepada masyarakat, supaya banyak yang menekuni renang,” harap Marciano. Anindya Bakrie mengakui membutuhkan peran KONI, untuk membangun prestasi akuatik Indonesia. “Bisa silaturahmi dengan Ketum KONI sangat baik sekali karena PRSI merupakan bagian dari KONI dan tentu ingin beri kontribusi positif,” ujar Anindya Bakrie. Mengenai program pengiriman atlet ke luar negeri, seperti Amerika Serikat juga menjadi perhatian khusus untuk program jangka panjang. “Tadi Ketum KONI juga berpesan untuk fokus pada yang muda. Kita juga sedang mencoba kepada para perenang muda untuk punya kesempatan sekolah di luar negeri seperti Amerika Serikat. Seperti para perenang senior sebelumnya. Dengan berlatih di Amerika Serikat bisa meningkatkan kemampuan baik dari segi mental dan juga jam terbang yang sangat kompetitif,” ucap pria yang akrab disapa Anin. Dalam kesempatan ini, Anin berharap pada SEA Games 2019 Filipina kontingen akuatik bisa melebihi raihan SEA Games 2017 Malaysia. Pada SEA Games 2017 silam, cabang olahraga akuatik mampu menyumbangkan 25 medali untuk Indonesia dengan rincian 4 emas, 11 perak, dan 10 perunggu. “Untuk SEA Games 2019, ada 13 perenang, 13 atlet polo air putra, dan tiga atlet loncat indah. Pokoknya, mereka sudah berusaha yang terbaik dalam menyiapkan segalanya untuk bisa menyaingi pencapaian 2 tahun lalu,” ucap Anin. (*)