Timnas U-20 Tiba di Tanah Air

Yunus Nusi Saat Menyambut Timnas Indonesia U20

Timnas U-20 Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Selasa (8/9) sore seusai berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 di Laos. Garuda Muda memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah tampil impresif dengan mengalahkan Australia 2-0 pada laga terakhir Grup H di New Laos National Stadium, Minggu (6/9). Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, anak asuh Nova Arianto disambut langsung Sekjen PSSI, Yunus Nusi. “PSSI mengucapkan selamat kepada Coach Nova Arianto, anak-anak semua, terima kasih. Sampai hari ini kalian masih viral lolos ke Piala Asia U-20 2027,” kata Yunus Nusi saat memberikan sambutan. Garuda Muda lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah meraih posisi puncak klasemen akhir Grup H diatas Malaysia, Australia, dan tuan rumah, Laos. “Kelolosan ke Piala Asia U-20 2027 bukan sebagai prestasi yang sembarangan. Pencapaian itu tidak mudah untuk diraih apalagi dengan persaingan yang saat ini semakin ketat. Ini sebuah prestasi yang membanggakan bagi sepak bola Indonesia serta menjaga wibawa bangsa kita, dan inilah yang diharapkan oleh sepak bola Indonesia. Sekali lagi, PSSI mengucapkan terima kasih semua, kita bangga kepada kalian,” tukas Yunus Nusi. Piala Asia U-20 2027 rencananya akan bergulir pada 24 Maret hingga 10 April tahun depan di Tiongkok. Sementara itu, pelatih Nova Arianto bersyukur atas pencapaian ini dan menyatakan kunci krusial keberhasilan Garuda Muda yakni punya mental yang kuat. “Kami bersyukur pemain-pemain mempunyai mental yang baik, secara psikologi yang baik, dan mereka mau bekerja keras saat lawan Australia, dan itu menjadi titik balik kami di kualifikasi kemarin. Kalau kami sudah masuk di turnamen pastinya kami menjaga mental pemain. Memang kita tahu di pertandingan yang pertama sebenarnya kami bisa menang, tetapi memang hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” kata Nova Arianto.

Garuda Muda Pastikan Tiket ke Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di Tiongkok setelah meraih kemenangan 2-0 atas Australia pada laga terakhir Grup H babak kualifikasi. Bermain di New Laos Stadium, Minggu 6 September 2026 sore, Garuda Muda tampil disiplin dan efektif untuk mengamankan tiga poin penting sekaligus memastikan tiket ke putaran final. Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung mencoba memecah kebuntuan. Namun, duel-duel ketat lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga peluang bersih belum banyak tercipta pada 15 menit pertama. Indonesia beberapa kali mencoba membangun serangan melalui pergerakan Zahaby Gholy dan Arkhan Kaka. Sejumlah tusukan sempat mengancam pertahanan Australia, tetapi masih mampu dimentahkan barisan belakang lawan. Peluang kembali hadir pada menit ke-27. Tendangan sudut yang dieksekusi Zahaby Gholy berhasil disambut tandukan Ibra Ohorella. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Australia. Satu menit berselang, Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Umpan lambung Zahaby Gholy berhasil melepaskan Theodore Evan Leeming dari jebakan offside. Evan kemudian melakukan chip untuk melewati kiper Australia. Dalam situasi bola yang masih berada di udara, ia memenangkan duel dan menyelesaikannya dengan sundulan ke gawang. Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, kepala pelatih Nova Arianto melakukan perubahan dengan memasukkan Rafi Rasyiq untuk menggantikan Arkhan Kaka. Indonesia kembali mendapatkan peluang pada menit ke-52. Theodore Evan Leeming menerima bola liar setelah sundulan pemain belakang Australia. Berdiri tanpa pengawalan, Evan melepaskan sontekan dengan kaki kiri, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Pada menit ke-65, Aleandro Alam mengirimkan umpan terobosan yang kembali menemui Evan Leeming. Namun, Evan membutuhkan dukungan dari rekan-rekannya sehingga momentum serangan Indonesia perlahan hilang dan bola berhasil direbut pemain Australia. Di sisi lain, Australia sesekali mencoba meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Indonesia yang dipimpin I Putu Panji dan rekan-rekan membuat Australia kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-87, Nova kembali melakukan pergantian pemain. M. Isfandyar Abdillah dan Reno Salampessy masuk menggantikan Theodore Evan Leeming serta Zahaby Gholy. Saat Australia terus berusaha mencari gol, Indonesia justru berhasil menambah keunggulan melalui serangan balik pada menit 90+2. Amar Brkic sukses menuntaskan serangan Garuda Muda dengan sepakan mendatar yang tidak mampu dihentikan kiper Australia. Indonesia pun memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Tidak ada lagi gol tercipta hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan di Grup H. Dengan raihan tersebut, Timnas Indonesia U-20 resmi melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung di Tiongkok.

Garuda Muda Taklukkan Laos 3-0, Naik ke Puncak Grup H

Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos pada pertandingan kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Bermain di Stadion Nasional Laos, Kamis 3 September 2026 malam, Garuda Muda tampil dominan dan mengamankan tiga poin penting setelah sebelumnya ditahan imbang Malaysia pada laga pembuka. Indonesia langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun skuad Garuda Muda membuahkan hasil cepat ketika laga baru berjalan lima menit. Aleandro Alam mengirimkan umpan lambung terukur yang membelah lini pertahanan Laos. Fabio Azkairawan mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kanan untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Laos sempat merespons pada menit kesembilan dan berhasil mengirim bola ke gawang Indonesia. Namun, gol tersebut dianulir setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside. Setelah itu, Indonesia kembali mengambil kendali permainan. Pada menit ke-21, Indonesia mendapatkan peluang melalui situasi sepak pojok. Zahaby Gholy yang menjadi eksekutor melepaskan bola ke arah gawang, tetapi masih mampu diamankan kiper Laos. Dua menit berselang, peluang kembali hadir. Reno Salampessy berhasil lepas dari perangkap offside dan berhadapan dengan penjaga gawang Laos. Namun, tembakan kaki kirinya masih mampu dihalau. Tekanan Indonesia terus berlanjut. Pada menit ke-27, lemparan jauh Fabio Azkairawan menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Laos. Seorang pemain bertahan Laos justru menyundul bola ke arah gawang sendiri, tetapi bola masih membentur tiang. Meski Laos sesekali mencoba melancarkan serangan, Indonesia tetap lebih dominan dalam penguasaan bola dan terus mencari celah untuk menambah keunggulan. Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-39. Aleandro Alam melepaskan tembakan ke arah gawang Laos yang sempat ditepis kiper. Bola muntah kemudian jatuh ke arah Zahaby Gholy yang dengan cepat menyambarnya untuk mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Indonesia melakukan perubahan dengan memasukkan Arkhan Kaka untuk menggantikan Reno Salampessy. Kehadiran Kaka kembali memberikan ancaman bagi pertahanan Laos. Pada menit ke-52, Aleandro kembali menunjukkan perannya dalam membangun serangan. Umpan terobosannya mengarah kepada Arkhan Kaka yang berhasil mendapatkan ruang di depan gawang. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan oleh kiper Laos. Indonesia akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-62 melalui gol spektakuler Zahaby Gholy. Indonesia mendapatkan tendangan bebas di area yang menguntungkan dan Gholy maju sebagai eksekutor. Dengan tendangan terukur, Gholy mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang Laos. Kiper Laos tidak mampu menjangkau bola dan Indonesia pun unggul 3-0. Laos mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Namun, upaya mereka belum cukup efektif untuk menembus pertahanan Indonesia yang dikawal I Putu Panji dan rekan-rekannya. Indonesia bahkan hampir menambah gol pada menit ke-72. Sundulan Arkhan Kaka sempat ditepis oleh kiper Laos sebelum bola membentur mistar gawang. Pada sisa pertandingan, Indonesia terus memberikan tekanan melalui pergerakan Arkhan Kaka dan Rafi Rasyiq. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi belum ada gol tambahan yang berhasil dihasilkan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan. Hasil ini membawa Indonesia naik ke puncak klasemen sementara Grup H dengan koleksi empat poin dan selisih gol +3. Kemenangan atas Laos menjadi modal penting bagi Garuda Muda sebelum menghadapi laga penutup kontra Australia, Minggu 6 September 2026 mendatang.

Timnas U-20 Ditahan Imbang Malaysia pada Laga Pembuka

Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Malaysia Timnas U-20

Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia setelah pertandingan pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 berakhir tanpa gol di Stadion Nasional Laos, Senin 31 Agustus 2026. Pada awal pertandingan, Malaysia tampil cukup agresif. Dalam 15 menit pertama, mereka lebih banyak menguasai permainan dan berani menerapkan garis pertahanan tinggi untuk menekan pergerakan Garuda Muda. Indonesia perlahan mulai keluar dari tekanan. Peluang sempat tercipta pada menit ke-19 melalui Nazriel Alvaro, namun tembakannya masih melambung di atas gawang Malaysia. Selepas itu, pertandingan berjalan lebih alot. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati dan berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan. Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Garuda Muda berupaya meningkatkan intensitas permainan pada paruh kedua. Skuad asuhan Nova Arianto tampil lebih dominan dan beberapa kali menekan pertahanan Malaysia, namun belum mampu mengonversi peluang menjadi gol. Peluang melalui tendangan jarak jauh sempat diciptakan Welber Jardim pada menit ke-65, tetapi sepakannya masih melebar dari sasaran. Tekanan Indonesia kemudian semakin meningkat. Rafi Rasyiq hampir membuka keunggulan setelah melepaskan tembakan yang berhasil diamankan kiper Malaysia, Faez Iqhwan. Pada menit ke-74, Indonesia kembali memiliki kesempatan saat masuk ke area pertahanan Malaysia dengan situasi yang menjanjikan. Namun, peluang tersebut belum dapat dimaksimalkan. Dua menit berselang, Rafi Rasyiq menerima umpan terobosan dari M. Isfandyar dan berhadapan langsung dengan kiper. Sayangnya, penyelesaian akhir Rafi masih mampu diblok Faez Iqhwan. Indonesia terus mencari gol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Muhamad Ibrah juga mendapatkan kesempatan dari situasi kemelut di kotak penalti, tetapi sepakannya melambung di atas mistar. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-79 ketika terjadi kesalahan dari lini belakang Malaysia. Irpan Abadi mencoba memanfaatkan bola yang berada di depan gawang, tetapi sundulannya masih tipis melewati mistar. Laga berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-20 dan Malaysia sama-sama mengamankan satu poin pada pertandingan pembuka Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Indonesia Tergabung di Grup A pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2027

Tim Nasional Indonesia U17

Garuda Muda akan bersaing dengan tuan rumah Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja untuk memperebutkan tiket menuju putaran final tahun depan. Hasil tersebut seusai Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menggelar drawing Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 27 Agustus 2026. Indonesia menempati Pot 1 bersama Thailand, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, India, dan Iran. Penentuan pot dilakukan berdasarkan perolehan poin AFC dari tiga edisi terakhir turnamen. Sebanyak 35 negara peserta kemudian dibagi ke dalam tujuh grup. Masing-masing grup terdiri dari lima tim yang berasal dari lima pot berbeda. Di Grup A, Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Pot 1. Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja melengkapi komposisi grup. Indonesia akan menghadapi tiga negara Asia Tenggara, yakni Myanmar, Filipina, dan Kamboja. Sementara itu, Afghanistan menjadi satu-satunya lawan dari luar kawasan Asia Tenggara di Grup A. Jelang menghadapi persaingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 tengah menjalani rangkaian persiapan. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat skuad asuhan David Nascimento sekaligus mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Sebagai bagian dari persiapan, Indonesia sudah menjalani uji coba internasional diantaranya melawan Malaysia pada bulan Juli lalu dan Uzbekistan bulan Agustus ini. Laga uji coba internasional menjadi bagian penting dari proses pembentukan dan pematangan tim sebelum memasuki persaingan resmi. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 akan menggunakan format single round-robin. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2027 di Uzbekistan. Tujuh juara grup tersebut akan bergabung dengan sembilan negara yang telah lebih dahulu memastikan tempat di putaran final setelah lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kesembilan negara tersebut adalah Uzbekistan, Australia, Arab Saudi, Tajikistan, Jepang, China, Vietnam, Korea Selatan, dan Qatar.

Timnas U-17 Uji Coba Internasional Lawan Uzbekistan

Timnas Indonesia U-17

Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 yang tengah mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Skuad asuhan pelatih David Nascimento kembali menjalani dua pertandingan uji coba internasional, kali ini menghadapi Uzbekistan pada tanggal 24 dan 27 Agustus 2026. Dua laga uji coba tersebut akan berlangsung secara tertutup dan tidak disiarkan secara live di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Uji coba ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026 mendatang. Pada bulan Juli lalu, Timnas U-17 juga menjalani dua laga uji coba internasional melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo. Saat itu, Garuda Muda imbang 1-1 di pertandingan pertama tanggal 4 Juli dan menang 3-0 pada pertandingan kedua tanggal 7 Juli. Pelatih David Nascimento membawa komposisi 24 pemain yang terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan pemain belakang, enam gelandang, dan enam penyerang. Pada posisi penjaga gawang terdapat Abdillah Ishak (Persija Jakarta), Muhammad Firlo Jony Prasetyo (Persis Solo), dan Syahdan Caesar El Fadhil (ASIOP). Sektor pertahanan diisi Allekay Kaisar Ramadhan dan Pradipta Arya Zidano (Asiana Soccer School), Faiz Hikmal Kurniawan (Diklat ISA), I Gede Kayana Artha Wiguna (Bali United), Muhamad Faiz Fathurahman dan Rasya Azfar Keandra (Bimba AIUEO SS), Puma Nandhito (Persija Jakarta), Ramadhan Putra Negara (Persebaya Surabaya), serta Raka Adrian Firmansyah (Asiana Soccer School). Untuk lini tengah, David memanggil Edsel Henrian Fatih dan Valdo Putra Pratama (Persija Jakarta), Haikal Kamil Ramadhan (Asiana Soccer School), I Dewa Gede Majesta Sandhiya (Bali United), serta Melki Alvando Caussy Yatipai dan Stenly Meyanu (Papua Football Academy). Sementara itu, lini depan dihuni Chico Jericho Yaranggga (ASIOP), Dhamar Try Kusuma (Asiana Soccer School), Dolvi Theofilus Bochrit Salossa dan Yance Glen Imbiri (Papua Football Academy), serta Dzaky Muhammad Azkar dan Ichiro Akbar Al Buchori (Bhayangkara Presisi). Dua pertandingan melawan Uzbekistan tidak fokus untuk mengejar hasil akhir, namun menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana pemahaman pemain terhadap game play yang dibangun, sekaligus mengevaluasi perkembangan individu di level pertandingan internasional. Menit bermain juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dengan menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda, para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang dibutuhkan untuk berkembang, baik dari sisi teknis, taktis maupun mental. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 menjadi target berikutnya bagi skuad Garuda Muda. Karena itu, rangkaian uji coba internasional sejak jauh hari menjadi kesempatan untuk membangun fondasi tim sekaligus memastikan para pemain memiliki pengalaman menghadapi tekanan dan intensitas pertandingan internasional. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-17: Penjaga Gawang Abdillah Ishak – Persija Jakarta Muhammad Firlo Jony Prasetyo – Persis Solo Syahdan Caesar El Fadhil – ASIOP Belakang Allekay Kaisar Ramadhan – Asiana Soccer School Faiz Hikmal Kurniawan – Diklat ISA I Gede Kayana Artha Wiguna – Bali United Muhamad Faiz Fathurahman – Bimba AIUEO SS Pradipta Arya Zidano – Asiana Soccer School Puma Nandhito – Persija Jakarta Ramadhan Putra Negara – Persebaya Surabaya Rasya Azfar Keandra – Bimba AIUEO SS Raka Adrian Firmansyah – Asiana Soccer School Tengah Edsel Henrian Fatih – Persija Jakarta Haikal Kamil Ramadhan – Asiana Soccer School I Dewa Gede Majesta Sandhiya – Bali United Melki Alvando Caussy Yatipai – Papua Football Academy Stenly Meyanu – Papua Football Academy Valdo Putra Pratama – Persija Jakarta Depan Chico Jericho Yaranggga – ASIOP Dhamar Try Kusuma – Asiana Soccer School Dolvi Theofilus Bochrit Salossa – Papua Football Academy Dzaky Muhammad Azkar – Bhayangkara Presisi Ichiro Akbar Al Buchori – Bhayangkara Presisi Yance Glen Imbiri – Papua Football Academy

Timnas U-19 Raih Peringkat Ketiga

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengakhiri perjuangannya di ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan menempati peringkat ketiga. Kepastian tersebut diraih setelah Garuda Muda mengalahkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu 13 Juni 2026 petang. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Indonesia dan Kamboja sama-sama berupaya menciptakan peluang untuk membuka keunggulan. Tim asuhan Nova Arianto nyaris memecah kebuntuan melalui Nazriel Alvaro, tetapi sepakannya masih membentur mistar gawang. Kamboja juga mendapatkan peluang serupa menjelang jeda melalui Somborithy Soeng, namun bola juga hanya membentur mistar. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih menekan dan terus mencari celah di pertahanan lawan. Peluang pertama hadir pada menit ke-47 saat Irpan Siregar melepaskan tembakan dari sudut sempit. Namun usahanya belum mengarah tepat ke gawang. Tekanan Indonesia berlanjut dan pada menit ke-57, Irpan kembali mengancam lewat sundulan hasil umpan silang dari sisi sayap. Sayangnya, peluang tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Kamboja. Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada menit ke-63. Berawal dari sepak pojok yang dikirim Isfandyar, Muhammad Algazani berhasil menyambut bola di depan gawang dan menanduknya masuk ke dalam gawang Kamboja. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan sekaligus membawa Indonesia unggul 1-0. Indonesia sempat kembali membobol gawang lawan pada menit ke-77 melalui Irpan Siregar. Namun, gol tersebut tidak disahkan wasit karena Irpan lebih dahulu berada dalam posisi offside. Memasuki 10 menit terakhir, pertandingan berjalan terbuka. Kamboja meningkatkan intensitas serangan untuk mengatasi ketertinggalan, sementara Indonesia berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus mencari peluang melalui serangan balik. Peluang terbaik Kamboja datang pada menit ke-89 saat Kryya berhasil lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan kiper Dafa Al Gasemi. Namun, Dafa tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Indonesia. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia U-19 meraih peringkat ketiga ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 sekaligus menutup turnamen dengan kemenangan.

Piala AFF U19: Garuda Muda Kandas di Semifinal

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 0-1 pada laga semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis 11 Juni 2026 malam. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil berhati-hati sambil berupaya menemukan celah di lini pertahanan lawan. Sepuluh menit pertama berlangsung cukup seimbang dengan Indonesia dan Australia saling berebut penguasaan bola di area tengah lapangan. Indonesia mencoba menciptakan peluang melalui berbagai skema serangan. Pada menit ke-19, Fabio Azkairawan melepaskan lemparan jauh ke dalam kotak penalti Australia. Namun, upaya tersebut belum mampu membahayakan gawang lawan dan hanya menghasilkan tendangan gawang. Peluang emas Indonesia di babak pertama hadir pada menit ke-27. Arkhan Kaka menyambut bola dengan tendangan voli dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Australia beberapa kali memberikan ancaman melalui kecepatan Amlani Tatu. Meski demikian, lini belakang Indonesia yang dikawal I Putu Panji Apriawan dan kolega mampu meredam sejumlah serangan lawan dengan baik. Pada menit ke-30, Australia memperoleh peluang melalui tendangan mendatar Lawrence Wong. Kiper Dafa Al Gasemi tampil sigap untuk mengamankan bola dan menjaga gawang Indonesia tetap aman. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Indonesia dan Australia sama-sama tampil lebih agresif untuk mencari gol pembuka. Menit ke-54, Arkhan Kaka memperlihatkan aksi individu yang impresif dengan melewati pemain lawan sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun, bola hasil sepakannya masih menyamping tipis. Australia kemudian mendapatkan peluang melalui sundulan Marcus Neill. Beruntung bagi Indonesia, peluang tersebut masih dapat digagalkan sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Pelatih Nova Arianto melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya serang. Salah satu peluang terbaik Indonesia tercipta pada menit ke-80. Amar Brkic mengirim umpan cutback dari sisi kanan yang disambut Dimas Adi dengan sepakan first time. Sayangnya, bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Australia. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Australia berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-89. Marcus Neill lolos dari jebakan offside dan mencetak gol setelah situasi tersebut ditinjau melalui VAR. Gol tersebut membuat Australia unggul 1-0. Indonesia berusaha memberikan respons pada sisa waktu pertandingan dengan terus menekan pertahanan Australia. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Hasil ini membuat Garuda Muda akan melanjutkan perjuangannya di laga perebutan tempat ketiga. Pada pertandingan berikutnya, tim asuhan Nova Arianto dijadwalkan menghadapi Kamboja untuk memperebutkan posisi ketiga ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 di Stadion Utama Sumatera Utama, Sabtu 13 Juni 2026 mendatang.

Piala AFF U19: Timnas Indonesia U-19 Melaju ke Semifinal

Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19

Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Vietnam pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di Stadion Sumatra Utara, Minggu 7 Juni 2026 malam. Hasil tersebut membuat Garuda Muda mengamankan tiket ke babak empat besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan dari grup lain. Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Indonesia dan Vietnam sama-sama berupaya mengambil inisiatif permainan, sehingga pertandingan berjalan ketat dengan duel-duel yang berlangsung di berbagai area lapangan. Indonesia berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Reno Salampessy. Gol tersebut lahir setelah ia memanfaatkan peluang di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terarah yang tidak mampu dijangkau kiper Vietnam. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, skuad asuhan Nova Arianto tetap berusaha mempertahankan kontrol permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun Vietnam mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-74 melalui Nguyen Quoc Khanh yang memanfaatkan situasi bola mati dari sepak pojok. Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. Kedua tim berupaya mencari gol penentu, sementara tempo permainan meningkat seiring waktu yang terus berjalan menuju akhir laga. Gol kemenangan akhirnya hadir pada masa tambahan waktu. Indonesia mendapatkan sepakan penalti setelah Theodore Leeming dilanggar di area terlarang. Evandra Florasta yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan sukses mengonversi peluang tersebut menjadi gol yang membawa Indonesia kembali unggul. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini sekaligus mengantarkan Garuda Muda melangkah ke semifinal ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026.

Piala AFF U19: Lanjutkan Tren Positif, Indonesia Unggul Atas Timor Leste

Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste U-19

Timnas Indonesia U-19 kembali meraih hasil positif pada ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah mengalahkan Timor Leste dengan skor telak 3-0 pada pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis 4 Juni 2026 malam. Tiga gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Reno Salampessy menjelang turun minum, Irpan Siregar serta Arkhan Kaka pada babak kedua. Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi skuad asuhan Nova Arianto setelah sebelumnya juga meraih kemenangan atas Myanmar. Tambahan tiga poin membuat Indonesia kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan yang telah dijalani. Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Vietnam, Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A karena kalah dalam selisih gol. Vietnam memimpin grup setelah membukukan kemenangan 3-0 atas Timor Leste dan 5-0 atas Myanmar. Sementara itu, Timor Leste dan Myanmar yang belum meraih poin dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk melaju ke babak semifinal. Pada pertandingan melawan Timor Leste, Indonesia tampil dominan sejak menit awal. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun gol pembuka baru lahir pada menit ke-43. Reno Salampessy sukses memanfaatkan umpan terobosan Welber Jardim untuk membawa Indonesia unggul 1-0 hingga jeda. Di babak kedua, Indonesia tetap mampu menjaga intensitas permainan. Keunggulan bertambah pada menit ke-62 melalui sepakan Irpan Siregar yang memanfaatkan bola liar di depan area penalti. Tak lama berselang, giliran Arkhan Kaka yang turut mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Indonesia tersebut berhasil menyelesaikan umpan terobosan Theodore Leeming pada menit ke-65 untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0. Hingga peluit panjang dibunyikan, skuad asuhan Nova Arianto mampu mempertahankan keunggulan sekaligus mencatatkan cleansheet kedua secara beruntun di turnamen ini. Kemenangan tersebut menjaga peluang Timnas Indonesia U-19 demi melangkah ke babak semifinal. Pertandingan terakhir Grup A menghadapi Vietnam pada Minggu 7 Juni 2026 tentunya akan menjadi partai penentu untuk memperebutkan posisi puncak klasemen sekaligus tiket menuju fase berikutnya di ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026.

Piala AFF U19: Indonesia Bantai Myanmar Di Laga Pertama

Arkhan Kaka

Timnas U-19 Indonesia meraih hasil positif pada laga perdana Grup A ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 1 Juni 2026. Tiga poin ini membawa Garuda Muda menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin, berada di bawah Vietnam yang juga meraih kemenangan pada pertandingan sebelumnya atas Timor Leste dengan skor 3-0. Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia berupaya mengambil inisiatif serangan. Meski demikian, Myanmar mampu memberikan perlawanan yang membuat pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama sepanjang babak pertama. Peluang pertama Indonesia hadir melalui sepakan jarak jauh Zinadein Zidan Ardiansyah. Namun, upayanya masih belum menemui sasaran. Pada menit ke-34, Garuda Muda kembali mengancam lewat sundulan Arkhan Kaka yang memanfaatkan umpan lambung Reno Salampessy. Bola masih membentur tiang gawang sehingga skor belum berubah. Usaha Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Arkhan Kaka berhasil memaksimalkan umpan yang mengarah ke kotak penalti dan menuntaskannya menjadi gol. Keunggulan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum. Menjelang akhir babak pertama, Myanmar sempat memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas Thura Min Thant. Namun, bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Indonesia. Memasuki babak kedua, Myanmar tampil lebih agresif dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Indonesia. Salah satu peluang terbaik mereka tercipta pada menit ke-66 ketika Sai Bo Bo Kyaw melakukan penetrasi dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan dari jarak dekat. Kiper Dafa Al-Gasemi tampil sigap untuk mengamankan gawang Indonesia dari kebobolan. Di tengah meningkatnya intensitas serangan Myanmar, Indonesia berhasil menambah keunggulan pada menit ke-79 melalui Dimas. Gol tersebut berawal dari tekanan yang dilakukan terhadap kiper Myanmar, Sai Khant Min Nyo. Bola yang gagal diamankan dengan sempurna kemudian dimanfaatkan Dimas untuk mencetak gol kedua Indonesia. Dimas kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-87. Menerima bola di dalam kotak penalti, ia mampu menyelesaikan peluang dengan baik untuk membawa Indonesia unggul 3-0. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Skuad asuhan Nova Arianto pun menutup laga pembuka dengan kemenangan meyakinkan dan mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup A.

Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangannya di ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan status tuan rumah. Menurut jadwal, turnamen kelompok umur di kawasan Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di Sumatera Utara, dengan melibatkan 11 negara peserta dari kawasan ASEAN dan Australia. Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda dan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia pun ditantang tampil konsisten sejak fase grup demi mengamankan tiket menuju semifinal di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Timnas U-19 Indonesia memiliki catatan manis pada edisi 2024 lalu. Garuda Muda sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024. Gol kemenangan Indonesia kala itu dicetak oleh Jens Raven sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan tuan rumah. Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama. Dalam agenda, fase grup akan berlangsung mulai 1 hingga 9 Juni 2026 dan dimainkan di tiga venue, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, serta Stadion Madya 1. Setelah fase grup berakhir, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal yang digelar pada 11 Juni 2026, sebelum perebutan tempat ketiga dan final pada 13 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto. Pembagian Grup Grup A Indonesia Vietnam Timor-Leste Myanmar Grup B Thailand Malaysia Singapura Brunei Darussalam Grup C Australia Kamboja Filipina Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 Fase Grup Senin, 1 Juni 2026 Vietnam vs Timor-Leste | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Indonesia vs Myanmar | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Selasa, 2 Juni 2026 Thailand vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 16.00 WIB Malaysia vs Singapura | Stadion Teladan | 20.00 WIB Rabu, 3 Juni 2026 Filipina vs Australia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Kamis, 4 Juni 2026 Myanmar vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Timor-Leste vs Indonesia | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Jumat, 5 Juni 2026 Brunei Darussalam vs Malaysia | Stadion Teladan | 16.00 WIB Singapura vs Thailand | Stadion Teladan | 20.00 WIB Sabtu, 6 Juni 2026 Kamboja vs Filipina | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Minggu, 7 Juni 2026 Timor-Leste vs Myanmar | Stadion Teladan | 20.00 WIB Indonesia vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Senin, 8 Juni 2026 Singapura vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 20.00 WIB Thailand vs Malaysia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Selasa, 9 Juni 2026 Australia vs Kamboja | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Semifinal Kamis, 11 Juni 2026 Skenario 1: Jika Runner-up Terbaik dari Grup A atau C Juara Grup B vs Runner-up Terbaik A/C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Skenario 2: Jika Runner-up Terbaik dari Grup B Juara Grup B vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Runner-up Terbaik Grup B | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Perebutan Tempat Ketiga dan Final Sabtu, 13 Juni 2026 Third Place | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Final | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Catatan: Jika Indonesia lolos ke semifinal, laga Indonesia akan dimainkan pada pukul 20.15 WIB.

28 Pemain Dipanggil Untuk Pemusatan Latihan Timnas U20 di Surabaya

Nova Arianto

Pelatih Timnas Indonesia U20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF U19 2026 yang akan berlangsung pada 11-14 Juni mendatang, serta Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada 29 Agustus hingga 6 September nanti. Pemanggilan ini menjadi fase penting dalam proses pembentukan kerangka tim menuju dua agenda internasional tersebut. Surabaya dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan untuk memaksimalkan fokus, intensitas latihan, serta membangun kekompakan antarpemain yang datang dari latar belakang klub dan daerah berbeda. Dalam hal komposisi pemain yang dipanggil, terlihat perpaduan menarik antara wajah lama dan generasi yang naik kelas. Sejumlah jebolan Timnas Indonesia U17 juga mendapat kepercayaan untuk menembus skuad U-20, sebut saja Dimas Adi Prasetyo, Evandra Florasta, Fabio Azka Irawan, Algazani Dwi Sugandi, dan I Putu Panji Apriawan. Selain itu, skuad kali ini juga merupakan kombinasi para pemain muda potensial. Ada pemain yang datang dari berbagai klub profesional seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Bali United, dan terdapat juga akademi sepak bola seperti ASIOP yang menyumbang talenta. Sebagai informasi, pemusatan latihan di Surabaya ini bukan sekadar ajang seleksi, tetapi juga menjadi momentum membangun identitas permainan. Dengan jadwal kompetisi yang padat dan waktu persiapan yang relatif singkat, efektivitas TC akan sangat menentukan kesiapan tim ketika memasuki turnamen resmi. Berikut daftar 28 pemain pada pemusatan latihan Timnas U20 di Surabaya: Kiper Dafa Al Gazemi Setiawarman – Dewa United Rendi Razzaqu – Madura United Fasya Nur Fauzi – Persib Bandung Erdeva Aulia – Persis Solo Belakang I Putu Panji Apriawan – Bali United Muhammad Rafa Raditya Abdurahman – Pekanbaru FC Algazani Dwi Sugandi – Adhyaksa Farmel Ahmad Showwam Ilham – Bhayangkara Presisi Lampung FC Radityo Raharjo – Persija Jakarta Muhamad Ibra Ardiansyah Ohorella – Persija Jakarta Ergun Firlansyah Arif – Persikutim Kutai Timur Ghifari Azhari – Semen Padang Fabio Azka Irawan – Persija Jakarta Fadly Alberto Hengga – Bhayangkara Presisi Lampung FC Pahri Almuzaki – Asiop Tengah Isfandyar Abdillah – Persiba Balikpapan Kevin Muhamad Islami Pasha – Persib Bandung Evandra Florasta – Bhayangkara Presisi Lampung FC Aleandro Alam Maulana – Persebaya Surabaya Mochamad Ichsas Baihaqi – Persebaya Surabaya Nazriel Alvaro – Persib Bandung Theodore Evan Leeming – Persija Jakarta Dimas Wicaksono Putra Rahman – Persebaya Surabaya Irpan Abadi Siregar – Persija Jakarta Reno Salampesy – Persipura Jayapura Ahmad Mujadid – Persija Jakarta Depan Dika Adi Nurdiansyah – Borneo FC Dimas Adi Prasetyo – PSM Makasar

Persiapan Piala Asia 2026, Timnas U17 Akan Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U17 akan menjalani rangkaian International U17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17 2026. Dalam agenda uji coba internasional ini, Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Timnas Tiongkok U17 dalam dua pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Pertandingan pertama akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026 dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Ini menjadi salah satu langkah awal bagi Garuda Muda untuk mengukur kesiapan tim menghadapi kompetisi level Asia. Selanjutnya, pertandingan kedua akan digelar pada Rabu, 11 Februari 2026. Pada laga kedua ini, Tiongkok U17 akan kembali menjadi lawan Indonesia U17, dengan kick-off pukul 18.30 WIB, tetap bertempat di Indomilk Arena, Tangerang. Sebagai informasi, Timnas Indonesia U17 telah dipastikan lolos otomatis ke Piala Asia U17 2026. Kepastian tersebut didapat setelah Indonesia melangkah ke perempatfinal pada edisi tahun lalu, sehingga Garuda Muda tidak perlu mengikuti babak kualifikasi untuk turnamen tersebut. Nantinya, Piala Asia U17 2026 yang diikuti oleh 16 negara tersebut akan berlangsung pada 30 April hingga 17 Mei 2026 di Arab Saudi. Matchday 1 Minggu, 8 Februari 2026 Kick-off: 21.00 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang Matchday 2; Rabu, 11 Februari 2026 Kick-off: 18.30 WIB Venue: Indomilk Arena, Tangerang

Hasil Drawing ASEAN Hyundai Cup 2026

Trofi ASEAN Hyundai Cup 2026

Tim nasional sepak bola Indonesia masuk ke dalam Grup A bersama juara bertahan Vietnam, selain itu ada Singapura, Kamboja dan tim pemenang play-off. Ini merupakan hasil pengundian (drawing) Kejuaraan ASEAN Hyundai Cup 2026 yang dilaksanakan di Studio RCTI+ Kebun Jeruk, Jakarta, Kamis (15/1) sore. Sementara, di Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Philipina, Myanmar dan Laos. Timnas Indonesia akan berlaga di Kejuaraan sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara, ASEAN Hyundai Cup 2026. Kejuaraan ini merupakan edisi ke-30 sejak digelar untuk pertama kalinya di tahun 1996. ASEAN Hyundai Cup 2026 akan menjadi panggung bagi tim-tim sepak bola terbaik kawasan untuk memperebutkan mahkota Juara ASEAN, yang saat ini dipegang Vietnam setelah mengalahkan Thailand di final edisi tahun 2024 lalu. Hyundai Cup akan berlangsung pada 27 Juli hingga 26 Agustus mendatang, diikuti 11 negara peserta yang akan saling bersaing menjadi yang terbaik. Salah satunya harus melalui kualifikasi atau play-off yang digelar 2 dan 6 Juni 2026 yang akan diperebutkan oleh Brunei Darussalam dan Timor Leste. Pada fase grup, setiap tim akan menjalani empat pertandingan, terdiri dari dua laga kandang dan dua laga tandang.Tim yang finis sebagai juara grup dan runner-up berhak melaju ke babak semifinal. Pada fase empat besar, pertandingan akan dimainkan dalam format dua leg kandang dan tandang, begitu pula dengan partai final. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, yang hadir pada pengundian ini menyebut, timnas Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menang. Indonesia diketahui sebanyak enam kali menjadi semifinalis pada penyelenggaraan Kejuaraan ASEAN yang dulu dikenal dengan Piala AFF ini. “Saya rasa ini adalah kesempatan besar, kita sudah jadi semifinalis enam kali. Turnamen ini sangat bergengsi, punya level yang top. Tim-tim yang bermain punya kekuatan seimbang dan kita punya kesempatan (untuk menang),” harapnya saat doorstop bersama awak media. Hasil Drawing ASEAN Championship 2026: Grup A: Vietnam, Singapura, Indonesia, Kamboja, Brunei Darussalam/Timor Leste Grup B: Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, Laos

SEA Games 2025: Timnas U22 Kalah di Laga Perdana

Timnas Putra Indonesia U22

Timnas Putra Indonesia U22 harus mengawali perjalanan di cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 dengan hasil kurang memuaskan. Menghadapi Filipina pada laga perdana Grup C, Senin 8 Desember 2025 di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Garuda Muda takluk 0-1 melalui gol tunggal yang tercipta pada penghujung babak pertama. Sejak peluit awal, Indonesia tampil agresif dengan tempo cepat serta tekanan tinggi. Dalam 10 menit pertama, serangan bergelombang yang dibangun melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan antarlini membuat Filipina lebih banyak bertahan. Namun rapatnya blok pertahanan lawan membuat beberapa peluang Indonesia belum menemui target. Menit 21, peluang terbaik tercipta lewat skema bola mati. Tendangan bebas Dony Tri Pamungkas mengarah ke sudut gawang, namun kiper Filipina, N. Guimaraes, masih sigap menepis. Filipina pun mulai meningkatkan intensitas serangan balasan. Beberapa kali bola direct mereka menguji pertahanan Indonesia, namun aksi sigap Cahya Supriadi sukses mengamankan situasi. Menit 28, Garuda Muda kembali mengancam. Muhammad Ferarri melepaskan tembakan jarak jauh keras dan terukur, tetapi Guimaraes kembali menjadi pembeda melalui penyelamatan gemilangnya. Tujuh menit berselang, giliran Rivaldo Pakpahan melepaskan sepakan kaki kanan, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang lawan. Petaka hadir pada momen krusial. Di menit 45+1, lemparan ke dalam Filipina yang dilepaskan Gabriel Guimaraes memantul di area kotak penalti. Otu Banatao bergerak cepat dan mencocor bola melewati jangkauan Cahya Supriadi. Gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 0-1 untuk Filipina. Memasuki paruh kedua, Indonesia langsung meningkatkan intensitas. Pelatih Indra Sjafri melakukan beberapa perubahan strategi dengan memasukkan Frengky Missa, Robi Darwis, Toni Firmansyah dan Rahmat Arjuna untuk menambah tenaga dan variasi serangan. Menit 68, peluang emas kembali tercipta. Berawal dari sepak pojok Dony Tri, bola liar di second ball langsung disambar Ivar Jenner. Namun sekali lagi Guimaraes tampil solid dan menangkap bola dengan sempurna. Memasuki menit 80, Filipina semakin memperdalam garis pertahanan, memaksa Indonesia bermain sabar mengalirkan bola dari sisi ke sisi. Beberapa kombinasi penetrasi sayap maupun tembakan dari luar kotak penalti belum berhasil menembus tembok rapat lawan hingga peluit panjang berbunyi. Skor 0-1 bertahan hingga laga usai, dan Indonesia harus menunda perolehan poin perdana di turnamen ini. Kekalahan ini membuat pertandingan selanjutnya melawan Myanmar pada Jumat, 12 Desember 2025 menjadi laga penting untuk menjaga peluang lolos dari fase grup.

Inilah 23 Pemain untuk SEA Games 2025

Pemain Timnas U23

Pelatih Indra Sjafri menetapkan 23 pemain untuk berlaga di SEA Games 2025. Penetapan 23 pemain ini dilakukan pada hari ini dan pada Jumat (28/22) besok, Garuda Muda terbang ke Thailand. Komposisi 23 pemain terdiri dari klub-klub Super League dan diaspora yang berkompetisi di Eropa. “Alhamdulillah proses pemusatan latihan di Jakarta sudah selesai dan kami sudah memilih 23 pemain sesuai regulasi SEA Games 2025. Dari 23 pemain tersebut, empat di antaranya bermain di luar negeri yakni Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx,” kata Indra Sjafri. Indra Sjafri menambahkan dirinya memulangkan delapan pemain ke klub karena batas maksimal 23 orang yang boleh sesuai regulasi. “Keputusan ini diambil setelah evaluasi matang berdasarkan data-data yang ada selama pemusatan latihan bulan Oktober dan November serta pengamatan pemain saat bermain di Super League yang dilakukan bersama staf pelatih dan team performance,” tambahnya. Pada ajang SEA Games 2025, Indonesia berada di grup C bersama Filipina, Singapura dan Myanmar. Indonesia direncanakan memulai laga perdana melawan Singapura tanggal 5 Desember mendatang. “Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain abroad yang bisa ikut serta ke SEA Games 2025 ini walaupun bukan Kalender FIFA. Terima kasih juga untuk I.League dan klub-klub yang sudah membantu dalam pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025 sampai penetapan sebanyak 23 pemain ini,” tukas Indra Sjafri. Sebelum mengikuti SEA Games 2025, Garuda Muda melakoni laga uji coba internasional dengan melawan India dan Mali yang masing-masing bermain dua kali di Stadion Madya, Jakarta dan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Daftar 23 pemain Indonesia untuk SEA Games 2025 Thailand: Kiper Cahya Supriadi – PSIM Yogyakarta Daffa Fasya – Borneo FC Muhammad Ardiansyah – PSM Makassar Bek Dony Tri Pamungkas – Persija Jakarta Frenkgy Missa – Bhayangkara Presisi Dion Markx – TOP OSS Kadek Arel – Bali United Kakang Rudianto – Persib Bandung Muhammad Ferrari – Bhayangkara Presisi Robi Darwis – Persib Bandung Raka Cahyana – PSIM Yogyakarta Gelandang Ananda Raehan – PSM Makassar Rayhan Hannan – Persija Jakarta Rivaldo Pakpahan – Borneo FC Toni Firmansyah – Persebaya Surabaya Zanadin Fariz – Persis Solo Ivar Jenner – FC Utrecht Penyerang Hokky Caraka – Persita Tangerang Rafael Struick – Dewa United Jens Raven – Bali United Rahmat Arjuna – Bali United Marselino Ferdinan – AS Trencin Mauro Zijlstra – FC Volendam

Jadwal Timnas Indonesia U23 di SEA Games 2025

Timnas Indonesia U23

SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember 2025. Cabor sepakbola akan start lebih dulu. Berikut schedule beraksi Timnas Indonesia U23. Indonesia ada di Grup C, bersaing dengan Singapura, Filipina, dan Myanmar. Laga-laga Grup C akan berlangsung di 700th Anniversary Stadium, Chiangmai, Thailand. Indonesia akan menjalani pertandingan pertama pada 5 Desember 2025, Singapura yang akan menjadi lawannya. Setelah itu, Indonesia berturut-turut akan melawan Filipina dan Myanmar. Menatap SEA Games kali ini, Indonesia menyandang status sebagai peraih emas di edisi sebelumnya. Dari tiga grup, masing-masing juara grup akan lolos langsung ke semifinal. Satu slot lain di semifinal akan diberikan kepada runner-up terbaik. Indonesia ditangani oleh Indra Sjafri di SEA Games 2025. Garuda Muda tengah mengupayakan pemain-pemain diaspora seperti Ivar Jenner, Justin Hubner, Mauro Zijlstra agar bisa memperkuat tim. Selain itu, Marselino Ferdinan juga tengah diusahakan bisa bermain di SEA Games 2025. Di SEA Games kali ini, Indonesia tak ditarget meraih emas oleh PSSI. Tim Merah-Putih hanya diberi beban medali perak. Jadwal SEA Games 2025 Cabor Sepakbola Putra Grup C 5 Desember 2025 Indonesia vs Singapura – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Myanmar vs Filipina – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai 8 Desember 2025 Filipina vs Indonesia – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Singapura vs Myanmar – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai 12 Desember 2025 Filipina vs Singapura – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Indonesia vs Myanmar – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Sumber: Detiksport

Hasil Drawing SEA Games 2025: Timnas Putra dan Putri Siap Berjuang

SEA Games 2025

Timnas Putra Indonesia dan Timnas Putri Indonesia resmi mengetahui lawan-lawan yang akan dihadapi pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Hal itu dipastikan setelah digelarnya drawing untuk cabang olahraga sepak bola di Deluxe Resort & Spa Hotel, Bangkok, Thailand. Pada sektor sepak bola putra, Garuda Muda tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Grup ini menjadi satu-satunya grup dengan empat tim peserta, sekaligus memiliki jadwal pertandingan paling padat di antara seluruh grup. Sementara itu, dari hasil undian sepak bola putri, Timnas Putri Indonesia atau Pertiwi Muda menempati Grup A bersama tuan rumah Thailand, Kamboja, dan Singapura. Ajang ini akan diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup. Menurut agenda, SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand awal Desember mendatang, dengan cabang sepak bola tetap menjadi sorotan utama publik Asia Tenggara. Tentunya, baik Timnas Putra maupun Timnas Putri siap memberikan penampilan terbaik demi meraih hasil maksimal di ajang ini. Berikut hasil lengkap pembagian grup cabang sepak bola SEA Games 2025: Sepak Bola Putra Grup A Thailand Kamboja Timor Leste Grup B Vietnam Malaysia Laos Grup C Indonesia Myanmar Filipina Singapura Sepak Bola Putri Grup A Thailand Kamboja Singapura Indonesia Grup B Vietnam Myanmar Filipina Malaysia

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Takluk Atas Arab Saudi

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (WCQ) Zona Asia, berakhir 2-3 untuk The Green Falcons. Pertandingan di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, berlangsung Kamis (9/10/2025). Timnas Indonesia tampil menyerang sejak pluit babak pertama dibunyikan. Menit 5, Indonesia membuka peluang yang berawal dari skema set piece tendangan bebas. Tandukan Jay Idzes terkena tangan pemain Arab Saudi. Cek VAR, Tim Garuda mendapat hadiah penalti. Kevin Diks maju sebagai eksekutor, berhasil melaksanakan tugas dengan baik. 1-0 Indonesia memimpin pada menit 7. Timnas Arab Saudi meningkatkan tekanan. Menit 17 tuan rumah menyamakan skor lewat tembakan jarak jauh oleh Saleh Abu Al Shamat. Skor Indonesia vs Arab Saudi kembali imbang 1-1. Menit 23, Arab Saudi mendapat peluang emas. Diawali oleh penetrasi Nawaf Bu Washl dari sayap kanan. Beruntung tembakan keras yang ia lepaskan masih bisa diselamatkan Maarten Paes. Menit 34, Yakob Sayuri menarik jersey pemain Arab Saudi di kotak terlarang. Cek VAR, Arab Saudi mendapat penalti. Firas Al Buraikan sukses menjadi eksekutor. Saudi berbalik memimpin 1-2. Awal babak kedua, tim pelatih Patrick Kluivert menarik keluar Beckham Putra, digantikan Eliano Reijnders. Gelombang serangan para pemain Arab Saudi masih mengalir pada babak kedua. Menit 56, tandukan Firas Al Buraikan dari posisi yang sangat ideal, sanggup diselamatkan oleh Paes. Tak lama berselang. Menit 62, Firas Al Buraikan kembali menjebol gawang Maarten Paes, lewat rebound dari bola muntah usai Paes melakukan penyelamatan. Skor 1-3 untuk Arab Saudi. Menit 86, Nawaf Bu Washl hands ball di kotak terlarang. Cek VAR, Timnas Indonesia kembali mendapat penalti. Kevin Diks berhasil memperkecil ketinggalan, 2-3. Skor tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan. Skor akhir Indonesia vs Arab Saudi 2-3. Kekalahan ini membuat posisi Tim Garuda kian sulit di Grup B Ronde 4 WCQ 2026 Asia. Pasalnya regulasi di babak ini hanya memberikan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 kepada tim juara grup. Selepas ini Tim Garuda akan melakoni matchday 2 Grup B kontra Irak, pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Timnas Indonesia wajib menang demi memelihara kans lolos lewat playoff, dengan cara mengamankan posisi runner-up grup. Starting Line-up Indonesia vs Arab Saudi Timnas Indonesia (4-3-3): Maarten Paes (GK); Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Marc Klok, Ricky Kambuaya; Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra Pelatih: Patrick Kluivert. Timnas Arab Saudi (4-2-3-1): Nawaf Al Aqidi (GK); Nawaf Boushal, Jehad Thakri, Hassan Al Tambakti, Moteb Al Harbi; Abdullah Al-Khaibari, Musab Al-Juwayr; Nasser Al-Dawsari, Saleh Abu Al-Shamat, Salem Al-Dawsari; Firas Al Buraikan Pelatih: Herve Renard.