Usai Beli Cilegon United, Raffi Ahmad Ingin Bentuk SSB

Usai Beli Cilegon United, Raffi Ahmad Ingin Bentuk SSB

Artis sekaligus presenter ternama Indonesia, Raffi Ahmad tengah menjadi sorotan setelah membeli klub sepak bola Cilegon United. Belum selesai sampai disitu, suami Nagita Slavina itu juga kabarnya akan membentuk Sekolah Sepakbola (SSB) dalam waktu dekat. Lewat label RANS Entertainment, Raffi akan membuat lapangan sepak bola yang nantinya bakal berbarengan dengan pengelolaan SSB. Kabarnya, Raffi bersama Rudy Salim siap menggelontorkan uang sebesar 300 M untuk akademi dan SSB tersebut. Raffi sepertinya benar-benar serius untuk terjun ke dunia sepak bola. Pasalnya, sejumlah rencana telah ia siapkan salah satunya dengan menunjuk mantan kapten Timnas Indonesia, Hamka Hamzah sebagai pelatih di SSB yang akan dibentuknya nanti. “Jadi kan kami mau coba, RANS mau bikin ada SSB, sekolah sepak bola, siapa tahu kan nanti banyak melahirkan bibit-bibit baru,” ujar Raffi seperti dikutip dari kanal Youtube miliknya. “Ini kalau misalnya lapangan bola RANS jadi, ini kali kita bikin sekolah sepak bola mantap tidak? Akademi, kami ajakin yang muda-muda belajar. Pelatihnya Hamka Hamzah,” ucapnya lagi di depan Hamka. Hamka yang mengetahui hal tersebut pun merespon dengan begitu antusias. Ia menyambut positif rencana Raffi Ahmad yang ingin menunjukknya sebagai pelatih di SSB yang akan dibentuk nanti. “Wah boleh. Itu salah satu cita-cita saya juga,” ujar Hamka. “Siapa tahun dari akademi kita ini bisa memunculkan bibit-bibit untuk sepakbola nasional,” lanjut mantan kapten Timnas Indonesia tersebut. Sebelumnya, Raffi Ahmad juga mendapat perhatian usai resmi membeli tim konstestan Liga 2, Cilegon United. Hal tersebut diketahui usai dirinya mengunggah foto bersama Presiden Cilegon United, Yudhi Apriyanto, serta dua orang lainnya yakni Rudy Salim dan Dony Oskaria.

Tiga Pemain Muda Ini Akan Jalani Trial di Klub Turki

Muhammad Yoan Saputra Arifin, Emir Eranoto Dipasena, dan Aryandra Senna

Pesepakbola muda asal Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk menjalani trial atau uji coba di Eropa. Rencananya, Mereka akan menghabiskan waktu selama delapan bulan mengikuti trial bersama Antalya Hal Spor. Klub tersebut merupakan jawara kompetisi U-19 di Turki. Ketiga pemain tersebut adalah Muhammad Yoan Saputra Arifin, Emir Eranoto Dipasena, dan Aryandra Senna. Tiga pemain muda ini difasilitasi tiga pihak dan akan berangkat 22 Desember mendatang. Pihak pertama adalah Futboltours yang merupakan agen perjalanan sepak bola. Kedua, Xten Indonesia, yang merupakan penyedia apparel lokal, yang turut serta menyediakan peralatan latihan. Dan terakhir yakni ACT See Com sebagai pengurus keberangkatan pemain Indonesia ke luar negeri. Selain mendapat kesempatan untuk trial, kesempatan untuk bermain di Eropa juga terbuka lebar. Antalya Hal Spor memiliki akses langsung menyediakan pemain muda untuk klub Turki Super Lig, Antalyaspor. Selama menjalani trial nanti, Muhammad Yoan Saputra Arifin, Emir Eranoto Dipasena, dan Aryandra Senna akan ditangani langsung oleh pelatih profesional. Mereka akan bertanggung jawab langsung dengan metode latihan, gaya hidup, hingga gizi dari para pemain Indonesia itu. “Kegiatan ini menawarkan training session untuk menjadi pesepak bola profesional. Program ini bakal dikontrol langsung oleh pelatih Antalyaspor U-19 yang merupakan klub Super Lig Turki,” kata perwakilan dari Futbol Tours, Margie Ferrari, dalam konferensi pers, Senin (14/12/2020). “Pelatih dari Antalyaspor akan selalu datang selama latihan bersama Antalya Hal Spor. Dia bertanggung jawab dan akan melihat siapa saja yang nantinya layak untuk direkrut Antalyaspor. Namun, dalam perjalanannya mereka nanti akan bermain di Antalya U-19 League bersama Antalya Hal Spor,” tegas Margie Ferrari. Eropa sebenarnya bukan tempat yang asing buat ketiga pemain. Yoan pernah menimba ilmu di Spanyol bersama klub Palamos CF, Emir di ISM Academy, Perugia, sementara Senna di Valencia Soccer Academy. Sementara itu, Emir mengaku antusias menyambut kesempatan ini. Ia berharap bisa mengikuti jejak-jejak pemain muda Indonesia lainnya yang sudah lebih dulu ke Eropa. “Kesempatan ini adalah langka karena tidak banyak pemain Indonesia yang bisa seperti ini. Kalau saya sendiri melihatnya sebagai step saya ke depan untuk belajar sebanyak mungkin,” tutur Emir. “Ketika kembali ke Indonesia saya bisa memberikan ilmu yang sudah didapat di Eropa sana. Serta ke depannya bisa memberikan tidak hanya keluarga saya sendiri tetapi bangsa Indonesia agar mempunyai nama di Eropa,” ucapnya.

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia telah resmi dilepas untuk mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia. Acara pelepasan bertempat di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2020). Namun, jelang keberangkatan ke Kroasia, Shin Tae-yong kembali melakukan pencoretan pemain dari skuatnya. Kedua pemain tersebut adalah Serdy Ephy Fano Boky dari Bhayangkara FC dan Ahmad Afhridzal dari Vamos Indonesia. Dua pemain dicoret karena melakukan tindakan indisipliner yaitu terlambat datang pada sesi latihan terakhir di Jakarta, Sabtu (28/8/2020). Pencoretan kedua pemain ini dikonfirmasi langsung oleh etua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Menurutnya, pencoretan dua pemain ini murni keputusan Shin Tae-yong. “Yang akan berangkat tadinya 30 pemain. Tapi, tadi pagi dua pemain dipulangkan oleh pelatih karena kurang disiplin. Saya persilakan pelatih buat melakukan itu,” kata Iriawan seperti dikutip dari Detik Sport. Shin Tae-yong memang dikenal disiplin dan tidak segan memberi sanki kepada anak asuhnya yang indisipliner. Bahkan, pelatih asal Negeri Gingseng itu sebelumnya sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk lebih disiplin. “Itu resiko, sebab dari awal pelatih kita memang selalu menekankan disiplin dan mental. Dua pemain yang dicoret itu Serdi dan Rizal,” ujar Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan. Sebanyak 27 pemain timnas U-19 Indonesia sendiri telah diberangkatkan dari Jakarta menuju Zagreb pada Sabtu (29/8/2020) pukul 21.00 WIB.  Sementara, satu pemain yakni Elkan Baggott direncanakan bergabung dari Inggris ke Kroasia. Namun, kehadiran bek bertinggi badan 194 cm tersebut masih belum terkonfirmasi karena masih terkendala ijin dari klubnya, Ipswich Town, yang belum keluar. Sementara itu, PSSI menyatakan bahwa mereka masih menanti keputusan Piala Asia U-19 akan berjalan sesuai rencana atau mengalami penundaan. Hal tersebut berkaitan dengan jadwal Timnas U-19 usai melakukan TC di Kroasia. Jika sesuai rencana, Timnas U-19 akan langsung berangkat menuju Uzbekistan untuk berlaga di Piala Asia U-19 bulan Oktober mendatang. “Nanti kita lihat perkembangan Piala AFC U-19, apakah tim ini lanjut ke Uzbekistan atau menuju tempat lain untuk berlatih tanding di negara negara lain yang dibilang sebagai negara maju dalam persepakbolaan. Kita lihat apakah akan ke Turki, Portugal atau negara lain,” jelas Iriawan dikutip dari web resmi PSSI. Berikut daftar 28 pemain Skuat Timnas U-19 Indonesia Adi Satryo – PSMS Medan Erlangga Setyo – Persib Bandung Yofandani Damai – PSIS SEmarang Pratama Arhan – PSIS Semarang Yudha Febrian – Barito Putera Komang Tri – Bali United Elkan Baggot – Ipswich Town (menunggu konfirmasi) Ahmad Rusadi Muhammad Fadhil – Semen Padang FC Bayu M. Fiqri – PON Jatim Rizky Ridho – Persebaya Bagas Kaffa – Barito Putera Komang Teguh – Diklat Ragunan Andre Oktaviansyah David Maulana – Barito Putera Brylian Aldama Beckham Putra – Persib Bandung Mohammad Kanu – Babel United FC Braif Fatari – Persija Jakarta Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga Sandi Arta – Persija Jakarta Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Jack Brown – Lincoln City Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Moh. Bahril – PSIS Semarang

Inilah Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC di Kroasia

Inilah Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC di Kroasia

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah menetapkan 30 nama yang akan dibawa untuk mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas U-19 Indonesia di Kroasia. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, usai mendapat laporan dan update dari Shin Tae-yong. “Sebanyak 30 pemain telah dipilih pelatih Shin Tae-yong untuk diberangkatkan ke Kroasia. Ia (Shin Tae-yong) juga memberikan laporan bahwa saat ini pemain mengalami perkembangan yang bagus dan grafik meningkat selama pemusatan latihan,” kata Iriawan dikutip dari website resmi PSSI. Timnas U-19 Indonesia rencananya akan bertolak ke Kroasia pada akhir Agustus nanti. Setibanya di Kroasia nanti, Garuda Muda dijadwalkan akan mengikuti sebuah mini turnamen yang diikuti tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi pada 2-8 September 2020. Latar berlakang pemilihan Kroasia sebagai lokasi TC karena paling cepat menanggapi surat PSSI dan pemain timnas U-19 tidak harus menjalani karantina. Selain itu, iklim di sana yang tak jauh berbeda dengan Uzbekistan yang berkisar antara 19-23 derajat celcius. Selepas TC, timnas U-19 Indonesia memang dipastikan akan langsung bertolak ke Uzbekistan untuk berjuang di Piala Asia U-19 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 31 Oktober mendatang. Maka dari itu, kesempatan TC ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh timnas U-19 untuk beradaptasi. Pada TC ini, Mochamad Iriawan juga berharap para Garuda Muda dapat berlatih lebih keras dan berjuang secara maksimal dalam rangka persiapan jelang Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. “TC di Kroasia ini, kami harap bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20. PSSI selalu mendukung program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas,“ kata Iriawan. Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa 30 pemain dipilih berdasarkan penilaiannya selama pemusatan latihan. “Kami memilih 30 pemain untuk dibawa ke Kroasia. Pemain saat ini dalam kondisi bagus dan terus mengalami perkembangan yang positif setiap harinya. Saya yakin selama di Kroasia, fisik, teknik, dan permainan timnas U-19 akan makin meningkat.” ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut. Pada Piala Asia U-19, timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Pertandingan perdana timnas U-19 akan melawan Kamboja pada 14 Oktober. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober. Meski hasil Piala Asia U-19 nanti tidak memengaruhi posisi timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 karena berstatus sebagai tuan rumah, Shin Tae-yong ingin anak asuhnya tetap bermain maksimal. bukan berarti kami seenaknya saja bermain di Uzbekistan. Kami tetap menargetkan hasil maksimal di sana (Uzbekistan),” tegasnya. Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC ke Kroasia Adi Satryo – PSMS Medan Erlangga Setyo – Persib Bandung Yofandani Damai – PSIS SEmarang Pratama Arhan – PSIS Semarang Yudha Febrian – Barito Putera Komang Tri – Bali United Elkan Baggot – Ipswich Town Ahmad Rusadi Muhammad Fadhil – Semen Padang FC Bayu M. Fiqri – PON Jatim Rizky Ridho – Persebaya Bagas Kaffa – Barito Putera Komang Teguh – Diklat Ragunan Andre Oktaviansyah David Maulana – Barito Putera Brylian Aldama Beckham Putra – Persib Bandung Mohammad Kanu – Babel United FC Braif Fatari – Persija Jakarta Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga Sandi Arta – Persija Jakarta Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Jack Brown – Lincoln City Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Ahmad Afhridrizal – Vamos Indonesia Moh. Bahril – PSIS Semarang Serdi Fano – Bhayangkara FC

Mochammad Supriadi, Pemain Timnas U-19, Ternyata Punya Bakat Terpendam Selain Sepak Bola

Selain Bermain Sepak Bola, Inilah Bakat Terpendam Mohammad Supriadi

Kepiawaian Mochammad Supriadi saat bermain sepak bola tak perlu diragukan. Sejak berhasil membawa Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018, nama Supriadi berkibar. Hingga ia pun dikontrak oleh klubnya saat ini Persebaya dan juga dipanggil oleh Timnas U-19 arahan Shin Tae-yong. Namun siapa sangka, Supriadi juga memiliki bakat lain di luar sepak bola. Pemain yang akrab disapa Supri tersebut ternyata mahir dalam melukis. Hal ini diungkapkan oleh ibunya, Ummi Kultsum. Menurut sang ibu, Supri pandai mengekspresikan diri lewat lukisan. Bahkan Supri sempat berprestasi dengan bakat yang dimilikinya. “Supriadi sejak kecil suka menggambar dan melukis, selain sepak bola tentunya. Bahkan dia pernah juara dua tingkat kota,” ungkap Kalsum seperti dikutip dari halaman resmi Persebaya Surabaya. Lebih lanjut sang ibunda pun bercerita jika Supri mulai beralih ke sepakbola sejak kelas 4 SD. Sejak saat itu pula Supri hanya menjadikan menggambar maupun melukis sebagai hobi kedua. “Kelas empat SD dia sudah lebih banyak bermain bola, dia serius mengejar mimpinya menjadi pemain bola. Tapi sesekali Supri ya menggambar,” ujar Kalsum. Ada cerita menarik soal bakat menggambar yang dimiliki Supri. Ternyata dirinya pernah mendapat pujian dari tim psikolog timnas dan diminta untuk menghibur rekan-rekan timnas U-19 dengan gambar-gambar yang ia buat. “Waktu di timnas, psikolog timnas sampai memuji gambar yang dibuat Supri dan diminta untuk menghibur teman-teman setimnya dengan gambar yang dia buat,” pungkasnya. Profil Lengkap Supriadi Nama: Mochammad Supriadi Tanggal Lahir: 23-05-2002 Tempat Lahir: Rungkut, Surabaya Tinggi/Berat: 164 cm/55 kg Klub: Persebaya Posisi: Pemain Depan Pemain idola: Andik Vermansyah

Shin Tae-yong Mengaku Puas Dengan Hasil Latihan Anak Asuhnya

Shin Tae-yong Mengaku Puas Dengan Hasil Latihan Anak Asuhnya

Timnas Indonesia U-19 telah merampungkan pemusatan latihan (TC) yang sudah bergulir sejak sejak 23 Juli lalu. David Maulana cs memperlihatkan progres yang baik pada pada pemusatan latihan (TC) kali ini. Hal tersebut membuat Shin Tae-yong selaku pelatih-manajer timnas U-19 mengaku sangat puas. “Pada TC kali ini mental dan semangat pemain sangat tinggi. Tentu ini sangat bagus untuk perkembangan timnas Indonesia,” kata Shin Tae-yong dikutip dari PSSI.org. Untuk agenda selanjutnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut akan memberikan waktu istirahat kepada pemain timnas U-19 mulai Minggu (16/8/2020) hingga Rabu (19/8/2020) mendatang. “Pemain akan kembali latihan pada hari Kamis, 20 Agustus mendatang hingga berangkat TC ke luar negeri,” tukas Shin. Adapun lokasi tujuan utama Timnas U-19 untuk menjalani pemusatan latihan itu adalah Korea Selatan sesuai keinginan Shin Tae-yong. Namun, PSSI juga tengah membidik Prancis, Jerman, dan Belanda sebagai alternatif lain. Saat ini Timnas U-19 belum mengetahui kapan mereka akan berangkat untuk menjalani TC di luar negeri. Namun, jika izin dari PSSI sudah keluar pada bulan ini, Timnas U-19 bisa menjalani pemusatan latihan dengan durasi cukup panjang di luar negeri karena rencananya memang langsung berangkat ke Uzbekistan untuk ajang Piala Asia U-19 2020. “Setelah TC di luar negeri kami langsung berangkat menuju Uzbekistan untuk mengikuti turnamen Piala AFC U-19 2020 mulai 14 Oktober mendatang,” ungkap pelatih berusia 51 tahun tersebut. Seperti yang diketahui sebelumnya, pada ajang Piala AFC U-19 2020, Garuda Muda berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Jika sesuai agenda, pertandingan perdana Timnas U-19 akan berjumpa Kamboja pada 14 Oktober mendatang. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober.

Des Walker Beri Saran untuk Permainan David Maulana

Pemain Garuda Select, Septian David Maulana

Jakarta, 16 Desember 2019 – Pelatih Garuda Select, Des Walker punya saran untuk David Maulana. Ia ingin David sedikit mengubah caranya dalam bermain. Satu hal yang menjadi sorotan Des adalah keputusan David sebelum melakukan umpan. Penting baginya untuk terus memberikan bola ke depan, ketimbang ke samping, atau belakang. “Kalau saya seperti yang dibilang sama pelatih, selalu lihat ke depan, umpan ke depan, dan jika ingin memindahkan bola jangan secara langsung tapi dengan orang kedua,” ucap David. David menambahkan bahwa ia sudah siap menghadapi Swindon Town, Selasa (17/12). Ia optimistis Garuda Select bisa menunjukkan permainan terbaik dan meraih hasil optimal. “Saya siap, karena sebelumnya saya sudah pernah melawan Arsenal dan Chelsea yang lebih baik dari segi postur tubuh dan taktik. Buat anak-anak, mereka sangat antusias, mereka cepat beradaptasi saat berhadapan dengan pemain lawan. Saya berharap kami bisa menunjukkan permainan terbaik besok,” lanjut David. David sebelumnya bermain saat Garuda Select melawan Cheltenham Town di tanggal 11 Desember. Ketika itu, Garuda Select menang dengan skor 3-1. Penampilan David bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Persija Jakarta Jalin Sinergi Dengan Autamaras

Manajemen Persija Jakarta melakukan sinergi dalam bentuk MoU dengan perusahaan tour travel haji dan umroh Autamaras PT Amijaya Prakarsa, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/5). (Adt/NYSN)

Jakarta- Tim kebanggaan warga Ibukota, Persija Jakarta menjalin sinergi dengan perusahaan tour travel haji dan umroh Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Kerja baru bersama itu tertuang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara manajemen Persija Jakarta dengan pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa di Hotel Sultan, Jakarta, pada Senin (20/5). Momen itu bukan hanya akan memberikan keuntungan bagi Persija Jakarta, tapi juga bagi suporter The Jakmania. Dalam kesempatan itu, Kokoh Afiat, Direktur Utama Persija menyambut baik sekaligus mengapresiasi sinergi dengan perusahaan Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Terlebih, ungkap Kokoh, kerjasama ini terjalin secara mendadak. Kendati demikian, ia berharap momen ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi kedua belah pihak. “Di hari Jumat (17/5) lalu, saya ditemui oleh pihak PT Amijaya Prakarsa. Karena memang kebetulan kantor kami itu bersebelahan. Semoga perjanjian ini bisa bermanfaat bagi kedua pihak. Dan, nantinya semoga kami semua bisa menjadi jamaah dari Autamaras,” ujar Kokoh dihadapan undangan yang hadir di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/5). Sedangkan Sefdin Syaifudin, Direktur PT Amijaya Prakarsa, menegaskan sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi Persija serta para suporter The Jakmania. Ditambahkan Sefdin, ini baru langkah pertama. Karena langkah kedua pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan tim lain. “Manfaatnya nanti mereka akan memiliki Persija travel card. Bagi pemegang kartu tersebut, kami akan berikan reward bagi The Jakmania yang menggunakan jasa dari PT Amijaya Prakarsa untuk melakukan travel umroh atau haji,” terang Sefdin. Tak hanya itu, jelas Sefdin, mereka juga akan mendapatkan keuntungan tambahan apabila memiliki kartu Persija travel card tersebut. “Nantinya siapapun asalkan The Jakmania yang mendaftar memiliki travel card, maka reward-nya cukup buat nonton 10 kali di Stadion. Untuk satu jamaah kami kasih Rp 1 juta bagi The Jakmania yang punya travel card,” lanjut Sefdin. Keuntungan lainnya yakni pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa bakal memberikan kesempatan kepada para pemain Persija Jakarta untuk berangkat ke Tanah Suci. “Pada akhir kompetisi kami akan umroh bersama pemain bintang Persija. Jadi The Jakmania bisa umroh bersama-sama dengan bintang-bintang Persija nanti,” tukas Sefdin. (Adt)

Program Garuda Select Angkatan Pertama Sukses Wujudkan Mimpi Pesepakbola Muda Indonesia

Tim Garuda Select kembali ke Indonesia setelah selama lima bulan berlatih di Inggris. (PSSI)

Jakarta- Tim Garuda Select telah kembali ke Tanah Air pada Rabu (15/5). Sebelumnya, mereka berlatih di Inggris selama lima bulan. Selama berada di Negeri Ratu Elizabeth tersebut, sebanyak 24 pemain dipastikan mendapat pengalaman dan kesempatan luar biasa selama periode Januari hingga Mei 2019. Para pemain ini dilatih Dennis Wise sebagai Direktur Program, dan Des Walker sebagai Pelatih Tim. Mereka telah mendapatkan pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan. Program Garuda Select merupakan kerja sama PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan SuperSoccer TV. Ratu Tisha Destria, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI, mengatakan Garuda Select adalah bagian dari Program Elite Pro Academy (EPA) Klub Liga 1 U-16 dan U-18. Tisha menambahkan bahwa program akselerasi pengembangan usia muda ini adalah langkah menuju target Olimpiade 2024 dan lolos Piala Dunia 2030. Sehingga, jelas Tisha, fokus pada pengembangan pemain, bukan pembentukan tim. “PSSI berterimakasih atas dukungan SuperSoccer TV di program Garuda Select. Setiap tahunnya, 25 Pemain terbaik dari hasil kompetisi EPA U-16 dan U18 mendapatkan beasiswa belajar, berlatih dan bertanding di Inggris selama minimal 5 bulan, tergantung jadwal kompetisi yang ada di Indonesia. Selain itu, pemain mendapatkan kursus kepelatihan FA Level 1 coaching badge,” ujar Tisha, di Jakarta, Jumat (17/5). Sementara itu, Mirwan Suwarso selaku SuperSoccer TV Business Development Director, mengungkapkan bahwa dukungan SuperSoccer TV dalam memberikan liputan menyeluruh bertujuan agar para pencinta sepak bola Tanah Air bisa ikut menyimak dan mengambil pelajaran dari kegiatan tim Garuda Select di Inggris. Tayangan dari program Garuda Select ini terbukti diminati oleh pemirsa SuperSoccer TV melalui hasil streaming yang luar biasa, baik Live Match ataupun liputan dokumenter mingguannya. “Dari 17 laga yang dimainkan selama program, pertandingan puncak melawan Chelsea U-16 meraih jumlah rekor penonton terbesar yang pernah diraih SupeSoccer TV yaitu sebanyak 4.778.982 penonton. Sementara untuk liputan dokumenter berjudul Dream Chasers di SuperSoccer TV, angka tertinggi diraih dari episode 13 yang tayang tanggal 23 April 2019 dan meraih 6.612.942 penonton,” terang Mirwan. “Semua keberhasilan ini merupakan buah dari keseriusan tim SuperSoccer TV dalam memberikan yang terbaik bagi semua program tayangan Garuda Select, mulai dari memberikan tayangan Live Match dengan kualitas tinggi, menghadirkan komentator ternama Paul Dempsey, Lee Hendrie bahkan pengisi suara game FIFA 19 Alan Smith,” lanjut Mirwan. Tahun 2019, Garuda Select dilatih oleh Dennis Wise dan Des Walker. Setelah lima bulan, pemain akan kembali berkompetisi di EPA U-18 dan U-20. Kembali, Tisha menyatakan bahwa ke depannya, 25 pemain terbaik selanjutnya hasil Kompetisi EPA akan dikirim kembali. “Kami harap pada 2024, akan ada 250 pemain yg telah memiliki pengalaman bermain dan berlatih di level sepak bola dunia. 23 pemain dari 250 pemain terbaik. Yang Insha Allah akan mengantarkan Indonesia menuju Olimpiade 2024,” tutup Tisha. (Adt)

AFF Suzuki Cup 2018. Indonesia 0-0 Filipina