Dibalik Sosok Dhea Natasya, Peraih Medali Emas SEA Games 2019

Sosok Dhea Natasya, Peraih Medali Emas SEA Games 2019

Bali merupakan surga bagi para peselancar sekaligus gudang pencetak atlet-atlet selancar berprestasi bagi Indonesia. Salah satunya yaitu Dhea Natasya yang merupakan salah satu atlet perselancar muda kebanggaan Indonesia. Berbagai prestasi baik dalam dan luar negeri sudah diraih diusianya yang baru menginjak 19 tahun. Peselancar kelahiran 08 November 2000 itu mengaku jika pada awalnya ia menekuni olahraga selancar hanya untuk sebatas hobi. Bahkan, ia sempat tidak mau untuk meneruskan olahraga selancar karena mengalami trauma pada saat mencoba papan selancar untuk pertama kali. Ingin kenal lebih dalam sosok Dhea? Berikut hasil wawancara NYSN Media dengan peselancar muda yang sudah segudang prestasi ini. Bagaimana awalnya kamu bisa kenal sama olahraga surfing? Saya belajar surfing dari umur 9 tahun dan diajarin sama ayah, tapi pertama coba surfing saya belum bisa berenang jadi waktu jatuh gitu saya panik dan sempat enggak mau surfing lagi. Terus saya lihat adik saya ikut kompetisi surfing dan jadi juara saya termotivasi untuk belajar surfing lagi dan ayah ajarin saya lagi. Pada usia berapa akhirnya kamu memutuskan ingin menjadi atlet surfing? Dan sejak kapan kamu mulai mengikuti perlombaan surfing? Sebenarnya pertama itu surfing cuman hobi aja, saya mulai ikut lomba itu dari umur 10 tahun Bagaimana kegiatan selama pandemi virus corona, khususnya jadwal latihan kamu? Kalau di Bali waktu itu sempat di-lockdown hampir 1 bulan jadi saya engga bisa surfing karena pantainya ditutup, tapi sejak new normal, pantainya sudah dibuka dan sudah ada pelatnas jadi team-nya setiap hari tetap latihan. Dalam seminggu berapa kali kamu berlatih surfing? (Saat ini) latihan setiap hari. Biasanya kalau surfing pagi dari jam 8-11 terus siang surfing lagi jam 3-6. Tapi, tergantung situasi ombak juga. Sehari-hari latihan bareng pelatih atau sama ayah? Kalau sekarang karena ada pelatnas jadi (latihan) surfing sama pelatih. Ada pola-pola tertentu yang harus dijalani setiap sesi latihan? Jadi habis surfing itu dikasih tau aja, sih, apa yang harus diperbaiki atau kita harus lebih fokus sama trik (tertentu) yang harus dilakuin. Adakah pengalaman dari kejuaraan surfing yang paling berkesan buat kamu? Yang paling berkesan itu Sea Games 2019.  Menurut kamu, suka duka menjadi atlet surfing itu apa? Sukanya bisa kenal banyak orang dan bisa keluar negeri. Kalau dukanya menurut saya karena di Indonesia masih belum banyak yang mengerti surfing, jadi saya sering diremehin gitu, kayak bilang: “Apa sih surfing itu cuman buat (kulit) kamu hitam aja,”. Kenginan atau target apa yang ingin kamu capai? Kalau keinginan saya yaitu bisa dapat emas lagi dan bisa membanggakan Indonesia pastinya. (Target terdekat) ada Asian Beach Game. Sebutkan atlet surfing idola kamu dan lokasi surfing favorit. Dua-duanya boleh dari dalam atau luar negeri. Kalau idola dari luar, saya suka Chloé Calmon. Lokasi surfing favorit di Pantai Halfway-Kuta, Bali. Apa harapan kamu sebagai atlet surfing? Harapan saya semoga lebih banyak orang yang kenal surfing dan perempuannya juga mau belajar surfing karena di Indonesia sedikit banget perempuan yang mau surfing padahal kita punya banyak pantai di Indonesia. Karir dan Prestasi Dhea Natasya: Posisi 2 – Surfer Girl Big Splash 2010 Posisi 2 – Surfer Girl Daddy and Daughter Competition 2010 MSC. posisi kedua, Under 14s Division, 31 Oktober 2010 MSC. posisi pertama, Under 10s Division, 22 Mai 2011 MSC. posisi kedua, Under 14sDivision, 31 Juli 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 21 Agustus 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 25 September 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 16 Oktober 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 13 Oktober 2011 Posisi 2 Women’s Division – Rip Curl Surf and Music Festival 2011 Posisi 1 – IPASC Open Division di Pulau Merah, Banyuwangi 2012 Posisi 3 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway, Kuta 2012 Posisi 4 Under 16s Division – ISC Rip Curl Grom Search di Padma Legian Posisi 2 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway Kuta 2012 Posisi 3 Open Division – Legian Beach Festival di Padma Legian 2012 Posisi 1 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway Kuta 2012 Posisi 4 – ISC Gromsearch Surf and Music Festival 2012 Posisi 2 Under 14s Division – MSC Billabong 2012 Posisi 2 Under 14 Girls Division – Rip Curl Grom Search III di Canggu 2013 Posisi 1 Under 14 Girls Division – Magicwave Billabong Comp 2013 Posisi 1 – Berawa Competition 2014 Posisi 4 – Rip Curl Music and Festival 2014 Posisi 4 – Halfway Kuta Board Rider 2014 Posisi 1 – Billabong Grommet Attack 2014 Posisi 3 – Rip Curl Grom Search 2015 Posisi 2 – Rip Curl Grom Search Padma 2015 Posisi 4 – Rip Curl Grom Search Krakal 2015 Posisi 1 – Volcom Competition di Lembeng 2015 Posisi 3 – Volcom Competition di Kuta 2015 Posisi 1 – Billabong Grom Attack 2015 Ranking 1 di Billabong Grommet Attack 2015 Posisi 1 – Pulau Merah Competition 2015 Rookie of The Year di Halfway Kuta Board Rider 2016 Posisi 1 – Halfway Competition Series 2016 Posisi 2 – Halfway Competition Series 2 2016 Posisi 1 – Billabong Grommet 2016 Posisi 1 – Volcom Tour 2016 Posisi 1 – Rip Curl Grom Search 2016 Posisi 1 – Rip Curl Grom Search National Final 2016 Ranking 1 Asian Surf Competition 2016 Posisi 1 – Rip Curl Gromsearch Lombok 2017 Posisi 1 – Billabong Grom Attack Series 1 2017 Posisi 2 – Billabong Grom Attack Series 2 2017 Posisi 1 – Billabong Grom Attack Series 3 2017 Posisi 2 – REnextop Asian Tour di Bali 2018 Posisi 2 – REnextop Asian Tour di Thailand 2018 Posisi 1 – REnextop Asian Surfing Tour di Malaysia 2018 Ranking 1 REnextop 2018 Best Female Surfer of The Year 2018 Posisi 2 Longboard Divison – REnextop Series 1 di Bali 2019 Posisi 1 Longboard Division – REnextop Series 2 di India 2019 Posisi 2 Shortboard Division – REnextop Series 3 di Malaysia 2019 Gold Medal Longboard Division di Sea Games 2019

Rio Waida, Peselancar Muda Asal Bali Penuh Prestasi

Rio Waida merupakan salah satu peselancar muda asal Bali yang saat ini baru genap 20 tahun. Namun, dibalik usianya yang masih muda tersebut, Rio berhasil menaklukkan berbagai kejuaraan mulai dari kategori Boys, Junior hingga Men’s. Rio mengaku jika ia menemukan kedamaian dan ketenangan dengan berselancar. Deretan prestasi pun menjadi pelengkap hobi yang ditekuninya sejak dini. Ditambah ia tinggal di “surga” bagi para peselancar dan juga keluarga yang menyukai selancar. Hal tersebut yang seakan menjadi pendukung bagi Rio. Namanya mulai mencuat saat meraih posisi keempat untuk leg pertama even Billabong Grommet Attack tahun 2015 lalu. Sejak saat itu, karirnya terus menanjak. Beberapa kali ia mampu merasakaan naik ke atas podium. Ia bahkan pernah membuat kejutan saat mengalahkan juara dunia dua kali, Gabriel Medina, pada ajang World Surf League (WSL) 2019. Di tahun yang sama, Atlet kelahiran 25 Januari 2000 ini juga menjadi salah satu atlet Indonesia yang mampu menyumbang medali pada gelaran SEA Games 2019 di Filipina. Di babak final, Rio bersaing ketat dengan sesama atlet Indonesia asal NTB Hairil Anwar. Karir dan Prestasi Rio Waida: Posisi 3 – Corona Open China 2020 Medali Perak SEA Games 2019, Filipina Juara Billabong Junior Series Ballito 2018 Posisi 2 – Minami Boso Junior Pro Juara Ise Shima Pro Junior 2018 Posisi 3 – Taiwan Open World Junior Championships – Men’s 2018 Posisi 2 – NIB Pro Junior 2017 Posisi 3 – Ise Shima Pro Junior 2017 Posisi 3 – Minami Boso Junior Pro 2016 Posisi 4 – Rip Curl GromSearch International 2016 Juara Quiksilver Young Guns Surf 2016 Posisi 3 – Rote Open International Surfing 2015 Posisi 1 – Final Leg Billabong Grommet Attack 2015 Posisi 2 – Quiksilver Canggu Challenge 2015 Posisi 4 – First Leg Billabong Grommet Attack 2015

Wow, Ajang Surfer Dunia Ada Lagi di Indonesia, Nias Pro 2018

Sobat muda NYSN, tahukah kamu tentang kompetisi olahraga yang sedang dilaksanakan di Nias? Ajang ini tak kalah hebat loh dari Asian Games 2018. Ajang Nias Pro 2018 yang  berlangsung pada 24-28 Agustus 2018 di Pantai Sorake, Kabupaten Nias Selatan, ini ternyata telah berdampak hebat ke Indonesia. Ajang surfer dunia ini sampai bisa ditonton ke netizen dunia, loh. Nias Pro secara langsung disiarkan di web resmi World Surf League (WSL) dan Asian Surfing Championship (ASC). Menurut lansiran dari krjogja.com, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari, Indroyono Soesilo, berkata dampak dari penayangan tersebut luar biasa. Penonton via live streaming internet di web resmi pada tanggal 24 Agustus saja, tembus 1,9 jutaan viewer netizen di luar negeri. Nias Pro yang merupakan lanjutan dari event tahun lalu yaitu Nias Selatan Open Surfing Contest 2017 memang menjadikan membuka kesempatan atlet surfing Indonesia untuk berkompetisi di tingkat internasional. Tak hanya sampai disitu, kamu harus tau nih, kalau kejuaraan surfing tahun 2018 ini dibuat lebih besar, dengan target peserta minimal 100 orang dari 20 negara dan melibatkan World Surf League (WSL), dan Asian Surfing Championship (ASC). Banyak surfer terbaik dari mancanegara yang ikut berkompetisi loh.. Keren bukan? Nias Pro 2018 juga bukan hanya semata-mata kejuaraan internasional, lansiran dari liputan6.com, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata Masruroh, berkata, ajang ini juga untuk memperkenalkan kekayaan potensi bahari Indonesia dan destinasi wisata surfing berkelas dunia. sport tourism memang memiliki nilai yang tinggi. selain bisa memperkenalkan destinasi, bisa juga jadi ajang prestasi. Fyi buat kamu sobat muda NYSN, karakteristik atlet surfing itu sangat berbeda dengan olahraga lain. Soalnya kalau atlet sudah suka dengan venue atau ombaknya, maka ia pun akan tertantang menaklukan ombak tersebut. Berdasarkan lansiran, maka Nias dikatakan Menteri Hukum dan HAM RI Yassona Laoly, menjadi surga bagi para surfers. nilai pelaksanaan Nias Pro 2018 menjadi bukti jika Nias menjadi tujuan para surfer dunia. Pulau Nias dikenal dengan keindahan pantai yang membuat terpukau. Tidak kalah dengan Pulau dewata, Lombok, dan lain-lain. Setelah baca info tadi, jadinya apa kamu tergiur untuk datang mengunjungi Nias, baik untuk mencoba ombaknya ataupun menikmati keindahannya? Sangat keren kan event Nias Pro 2018 ini, ayo kita harus sama-sama support, maju terus Indonesia!!!     (liputan6.com, krjogja.com)

Mengenal Paddling Yuk! Sensasi Layaknya Selancar dengan Dayung

Sobat muda NYSN, apakah kamu tertarik dengan olahraga di atas papan seluncur? Jika iya, kamu harus coba nih salah satu olahraga yang menjadi kesukaan Menteri Kelautan dan Perikanan,Susi Pudjiastuti. Nama olahraganya adalah paddleboarding (paddling) Olahraga ini dikatakan masih asing di Indonesia, namun pada dasarnya ini mirip dengan olahraga berselancar (surfing). Paddleboarding sendiri memadukan antara dua alat yaitu dayung (paddle) dan papan selancar (board). Kalau biasanya kamu melihat surfing dijalankan dengan bantuan ombak, di olahraga ini kamu hanya menggunakan daya dorong dari dayung sambil berdiri. Sejarah dari Paddling ini, awalnya muncul dari negeri Hawaii pada 1960-an. Perkembangan dari sebuah olahraga kano, di mana kamu harus mendayung sampan namun sambil duduk. Dayung yang digunakan sama seperti olahraga Kano, namun lebih panjang. Sedangkan untuk papan selancarnya digunakan papan tiup, hal ini agar mudah dibawa kemanapun. Stand Up Paddle Boarding (SUP) merupakan nama lengkap dari si paddleboarding. Saat ini SUP punya banyak jenis, kamu tinggal pilih mau berselancar di laut, sungai dan danau, balapan, memancing, atau bahkan yoga. Buat kamu, yang sudah bisa berselancar, tentu tidak sulit mencoba paddling. Seperti hal nya berselancar, berolahraga paddling juga memelurkan kemampuan menyeimbangkan tubuh di atas papan seluncur. Kemudian, kamu juga tentu harus punya kekuatan untuk menggerakkan dan mengarahkan papan dengan kayuhan dayungmu. Menteri Susi sendiri terlihat beberapa kali menikmati waktu senggangnya dengan ber-paddling, loh! Hmm..apakah kamu tertarik mencoba mengikuti olahraga kegemaran Bu Susi? Yuk, coba di waktu santaimu.   (DetikSport, Tempo.co)

Olahraga Unik Yang Pasti belum Kamu Tau

olahraga-unik

Kamu sudah banyak membaca artikel tentang olahraga, pasti gak menutup kemungkinan kalau kamu juga banyak mengetahui berbagai jenis olahraga. Nah, tapi…apa kamu tau 5 olahraga unik berikut ini? Pathol Pasti nama olahraga ini terdengar asing, bukan? Ya, ternyata jenis olahraga ini berasal dari Indonesia, loh! Kalian tau gulat? Nah, olahraga ini seperti layaknya gulat. Pathol ialah olahraga gulat tradisional yang berasal dari Jawa Tengah. Katanya permainan Pathol ini sudah dimainkan sejak zaman kerajaan Majapahit. Karena kemajuan zaman ada beberapa gerakan pathol yang diubah sehingga menjadi kesenian adat. Olahraga unik ini sekarang sering dimainkan di pesisir atau pinggir pantai dan biasanya diselenggarakan sebagai acara adat seperti menjelang bulang purnama atau upacara adat lain. Jadi, kalau kamu sedang wisata atau berkunjung di Jawa Tengah, bisa nih untuk melihat bagaimana olahraga ini dimainkan. Sepak Takraw Kalau olahraga unik satu ini, tidak terasa asing di telinga. Beberapa orang pasti sudah ada yang mengetahui. Namun, ternyata sepak takraw berasal dari Indonesia juga, loh! Pakar sejarah telah membuktikan bahwa sepak takraw itu olahraga tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan dan ada sejak zaman dahulu, tepatnya saat ada Kesultanan Malaka (1402-1511). Dulu disebut dengan nama sepak raga. Takraw dikatakan unik karena olahraga ini dimainkan seperti bermain sepakbola dan bola voli, tetapi dilakukan di lapangan bulu tangkis. Cara mainnya pemain sepak takraw terdiri dari 3 orang per-grup. Menggunakan kaki untuk menyentuh bola seperti volley, tidak boleh menyentuh dengan tangan. Sekilas gerakan-gerakan dalam permainan sepak takraw pun mirip dengan gerakan seni bela diri. Nah, bagi kita anak-anak generasi muda Indonesia, harus tau nih jenis olahraga khas Indonesia seperti salahsatunya sepak takraw. Agar nanti bisa terus ada dan bertahan hingga generasi lainnya. Flowrider Flowrider ini olahraga unik yang dapat menjadi alternatif bagi kamu para pemula perselancar. Manfaat olahraga ini untuk melatih ketangkasan berseluncur di tengah ombak dan berlatih keberanian berseluncur. Di Jakarta sendiri, kamu bisa coba nih olahraga unik ini dengan datang ke The Wave Pondok Indah Water Park, Jakarta Selatan. Di sana, akan ada para pelatih yang siap sedia membantu kamu berlatih. Selamat Mencobaa Parkour Olahraga unik satu ini tergolong ekstrim. Pasalnya, Parkour mengandalkan kelihaian kamu dalam berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Semua rintangan, seperti pohon, tembok, pagar, tangga dan lainnya, harus dilalui dengan kecepatan gerak tubuh kita. Parkour ialah salah satu olahraga olah tubuh dengan gaya bebas. Di Indonesia sendiri olahraga ini cukup berkembang di beberapa kota, salah satunya adalah Kota Jakarta. Bagi kamu yang ingin tau, mencoba ataupun sekedar melihat olahraga Parkour, kamu bisa datang ke Taman Krida Loka Senayan dan Taman Ria Senayan, Jakarta Pusat. Biasanya disana saat pagi ataupun sore menjelang malam, akan ramai dengan orang-orang yang bermain Parkour. Wakeboard Olahraga unik yang terakhir ini adalah olahraga di atas air (biasanya air laut ya) yang menggunakan papan seluncur juga. Bedanya, wakeboard ini  menggunakan tali untuk menarik tubuh kamu. Olahraga ini aman bagi semua orang karena dilengkapi dengan helm dan life jacket. Untuk kamu yang penasaran dan ingin mencoba sensasi wakeboard, bisa nih mencoba olahraga ini dengan datang ke Epic Cable Park di Ancol. Tempat ini merupakan tempat wakeboard satu-satunya di Indonesia. Selamat mencoba! Nah, sudah pengetahuan tentang jenis olahraga kamu bertambah kan sekarang? Dari kelima olahraga unik diatas, adakah yang ingin kamu coba..