Thailand Masters 2025: Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar Juara, Tiga Runner Up

Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia Silva Ramadhanti

Indonesia menempatkan sebanyak empat wakil dari lima partai di babak final turnamen level super 300 kali ini. Wakil Merah Putih hanya gagal menembus partai final Thailand Masters 2025 di sektor tunggal putra. Pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti memainkan pertandingan pertama menghadapi pasangan tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Sempat merebut gim pertama, Dejan/Fadia dipaksa mengakui kemenangan ganda Thailand. Partai final kedua memainkan sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil China, Wang Zheng Xing melawan Jia Heng Jason Teh dari Singapura. Jason Teh berhasil memastikan gelar juara setelah bermain tiga gim. Lanjut ke partai ketiga di nomor ganda putra, Indonesia diwakili pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin di partai puncak. Sayang, Fikri/Daniel gagal mengeluarkan permainan terbaiknya di final hingga menyerah dua gim langsung dari ganda Korea Selatan, Jin Yong/Seo Sung Jae. Penampilan tidak terduga justru ditunjukkan pasangan ganda putri anyar Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Lanny/Fadia bermain apik dan sukses merebut gelar juara untuk Indonesia saat menghadapi pasangan tuan rumah Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong. Lanny/Fadia memastikan gelar juara setelah bermain ketat tiga gim. Terakhir di sektor tunggal putri, wakil Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi gagal meladeni perlawanan wakil tuan rumah, Pornpawee Chochuwong. Sempat meyakinkan dengan merebut gim pertama, Komang Ayu menyerah usai bermain tiga gim. Hasil Lengkap Thailand Masters 2025 MS: Wang Zheng Xing (CHN) vs Jia Heng Jason Teh (SGP): 18-21, 21-15,19-21 MD: Jin Yong/Seo Sung Jae (KOR) vs Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (INA): 21-18, 21-17 WS: Porpawee Chochuwong (THA) vs Komang Ayu (INA): 18-21, 21-16, 21-13 WD: Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong (THA) vs Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (INA): 21-15, 13-21, 8-21 XD: Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (INA) vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (THA): 21-19, 17-21, 13-21

Taklukkan Pelita Bangsa, Gelar Juara DBL Lampung Masih Milik Smanila

Tim Putra SMA YP Unila Bandar Lampung

Takhta Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Lampung sekali lagi masih milik tim putra SMA YP Unila Bandar Lampung (Smanila). Bukan hal mudah bagi mereka untuk kembali mengantongi gelar sebagai kampiun pada Sabtu, 1 Februari 2025. Pasukan SMA Pelita Bangsa Bandar Lampung datang sebagai penantang yang tangguh. Meski berstatus sophomore, mereka mampu menempatkan kesatria Smanila dalam sebuah laga bertensi tinggi. Pertempuran berlangsung begitu sengit dengan keunggulan yang silih berganti di setiap menit. Putra Smanila tentu tak akan membiarkan gelarnya direbut dengan mudah. Pun dengan Pelita Bangsa yang tak ingin usahanya berakhir sia-sia. Sejak tepis mula, Pelita Bangsa sejatinya berpeluang besar untuk keluar sebagai pemenang. Siapa sangka, kuarter pertama berakhir dengan keunggulan sementara milik Pelita Bangsa. Putra Smanila beberapa kali terlihat berusaha keras untuk membalikkan keadaan. Namun, upaya mereka tak bertahan lama. Pasalnya, sang rival lagi-lagi sukses mengambil alih hingga menutup paruh pertama dengan keunggulan. Begitu juga dengan kuarter ketiga yang berjalan tidak jauh berbeda dengan kemenangan sementara milik Pelita Banga, 67-63. Tak heran jika ketegangan kian memuncak kala menginjak kuarter pemungkas. Sadar posisinya terancam, putra Smanila jelas tampil lebih waspada. Tampak jelas dari setiap peluang yang akhirnya berhasil terkonversi menjadi tambahan poin. Di sisa empat menit pertandingan, momentum kemenangan semakin nyata saat tembakan Dafakhri Rasi Sanjaya berhasil membalikkan keadaan. Aksi ini membawa Smanila unggul tipis, 76-75. Sejak saat itu, mereka semakin melesat menjauh. Peluit akhir pun dibunyikan. Dengan begitu, kemenangan resmi jatuh ke tangan Smanila dengan skor akhir 88-80. Sosok Ahmad Rizky kembali tampil bersinar. Pemain satu ini mencuri perhatian dengan menjadi satu-satunya penggawa Smanila yang menorehkan double-double. Selama 34 menit waktu bermain, ia membukukan 22 poin dan 23 rebound. Sementara, sebanyak tiga pemain lainnya turut mencatatkan dua digit angka. Mereka adalah Reyhan Agung Alvaro dengan 25 poin, Dafakhri Rasi Sanjaya dengan 17 poin, dan Sabili Kaizar dengan 15 poin. Di sudut lain, Marchello Rulin lagi-lagi tampil gemilang. Kapten Pelita Bangsa ini menorehkan double-double dengan 39 poin dan 21 rebound. Kemudian, disusul oleh Jason Tamrin yang memperoleh 16 poin, serta Nafiis Albani Chandra Gouw dengan raihan 11 poin.

Akhir Penantian Panjang, Fransiskus Kembali Kenakan Mahkota Ratu DBL Lampung

Tim Putri SMA Fransiskus Bandar Lampung

Sejarah baru terukir dalam Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Lampung. Setelah lebih dari satu dekade, tim putri SMA Fransiskus Bandar Lampung akhirnya kembali merebut mahkota juara. Keberhasilan tersebut menjadi gelar pertama mereka sejak terakhir kali berjaya pada 2013, sekaligus mengakhiri kutukan runner up yang menghantui sejak musim 2021. Belum berhenti sampai situ. Partai puncak pada Sabtu, 1 Februari 2025 ini juga merupakan ajang pembuktian tim asuhan Leni Agus Priyati yang sukses menuntaskan misi revans atas SMA YP Unila Bandar Lampung (Smanila). Para srikandi Fransiskus mampu menutup pertandingan dengan hasil akhir 71-57. Dengan begitu, pupus sudah ambisi srikandi Smanila untuk mengantongi gelar back to back champion. Kedua tim sejatinya sama kuat. Pasukan Smanila bahkan mampu mencuri dua poin pertama yang lahir lebih dahulu lewat tangan Kayla Salma saat pertempuran baru berjalan satu menit. Aksi tersebut tampaknya membuat putri Fransiskus gerang. Tak berselang lama, mereka pun menyamakan kedudukan melalui tembakan Siti Nilan Maharani Ayu Nur Rizki. Sejak saat itu, putri Fransiskus mulai mengambil kendali pertandingan. Mereka terus melesat jauh, membuat margin yang tercipta antara kedua tim kian lebar. Bahkan, sebelum paruh pertama usai, mereka mulai mencatatkan fase respect the game dengan keunggulan 40-20. Tak tinggal diam, putri Smanila berupaya keras memperkecil ketertinggalan. Status sebagai kampiun musim lalu jelas menjadi taruhan besar yang tidak bisa dilepaskan begitu saja. Beberapa kali skuad Smanila terlihat mencoba membalikkan keadaan. Namun, selalu digagalkan oleh benteng pertahanan Fransiskus yang begitu kokoh. Memasuki menit-menit akhir laga, putri Fransiskus semakin tak terbendung. Mereka benar-benar tidak memberi celah sedikit pun bagi musuh untuk berada dalam posisi unggul. Hingga peluit akhir dibunyikan, takhta juara DBL Lampung 2025 resmi dikuasai oleh pasukan Fransiskus. Sesuai prediksi, duo Siti Nilan Maharani Ayu Nur Rizki dan Putri Ayu Mutiara Dewi menjadi ancaman terbesar dari tubuh Fransiskus. Kedua pemain ini kembali mencatatkan nama sebagai pencetak double-double. Pencapaian ini dibuka oleh Siti Nilan Maharani Ayu Nur Rizki dengan 27 poin dan 21 rebound. Belum lagi dengan deretan angka lain, seperti 5 assist, 9 steal, serta 6 block. Tak jauh berbeda dengan Putri Ayu Mutiara Dewi yang membukukan 19 poin dan 14 rebound. Kemudian, diikuti oleh 3 assist, 5 steal, dan 1 block. Dari sisi lain, putri Smanila juga telah mengerahkan upaya keras selama berjalannya pertandingan. Elvira Berliana kembali berperan penting dalam kemenangan yang diraih skuad asuhan Divin Sandhitya ini. Selama 36 menit waktu bermain, ia mampu mencatatkan 21 poin, 24 rebound, 2 assist, 8 steal, dan 1 block. Torehan tersebut juga diikuti oleh Kayla Jasmine Putri dengan 14 poin, 12 rebound, serta 10 steal.

Piala Soeratin U13 2024 Putaran Nasional Siap Bergulir

Piala Soeratin U-13 2025

Seusai menggelar Piala Soeratin 2024 putaran nasional kelompok usia U15 dan U17 2024, kali ini giliran untuk kategori U13. Turnamen tersebut diikuti oleh perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov). Piala Soeratin 2024 putaran nasional kelompok usia U13 akan digelar mulai 12 hingga 26 Februari mendatang di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk venue, PSSI menyiapkan sejumlah lapangan seperti lapangan Pakembinangun Sleman, lapangan Universitas Islam Indonesia Sleman, dan lapangan Yogyakarta Indenpendent School (YIS) Sleman. Untuk laga final akan diadakan di Stadion Sultan Agung, Bantul. Proses drawing dilaksanakan pada Selasa (4/2) ini melalui sarana virtual yakni kanal Youtube PSSI. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga mengapresiasi para Asprov PSSI yang telah memutar Piala Soeratin U13 putaran nasional 2024 “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Asprov yang terus menjalankan program-program dari PSSI. Apalagi program ini menyangkut pengembangan sepak bola usai dini. Semoga penyelenggaraan Piala Soeratin U13 2024 putaran nasional nanti berlangsung aman, lancar dan tidak ada kendala,” kata Arya Sinulingga. Sebelumnya saat Piala Soeratin U15 putaran nasional yang meraih juara dari Sumatera Barat, lalu kelompok usia U17 dari Banten. Selain itu, saat Piala Pertiwi U17 2024 putaran nasional yang meraih juara tim Jawa Barat dan Piala Pertiwi senior dari Papua Pegunungan. Pembagian Grup Piala Soeratin U-13 2024 Putaran Nasional Grup A Sumatera Barat Kalimantan Timur D.I. Yogyakarta Papua Barat Daya Grup B NTB Bali Sulawesi Utara Sulawesi Selatan Grup C Papua Barat Jambi Jawa Timur Sulawesi Tenggara Grup D Banten Kalimantan Barat Lampung Riau Grup E Aceh Papua Tengah Jawa Barat Jakarta Grup F Bengkulu Gorontalo Maluku Utara Bangka Belitung Grup G Sulawesi Tengah Sumatera Selatan NTT Grup H Kalimantan Tengah Jawa Tengah Kalimantan Selatan Grup I Sulawesi Barat Maluku Sumatera Utara

Bangga! Veddriq Leonardo jadi Atlet Terpopuler 2024

Peraih emas nomor speed panjat tebing Olimpiade Paris 2024 asal Indonesia Veddriq Leonardo terpilih sebagai “Athlete of the Year 2024” atau Atlet Terpopuler 2024 pada ajang penghargaan yang diselenggarakan The World Games. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi dan semangat pantang menyerah selalu membuahkan hasil,” ujar Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu. Pada ajang penghargaan yang digelar melalui situs theworldgames.org, ​​Veddriq memiliki jumlah pemilih yang terbilang besar dan berbeda cukup jauh dari pesaingnya. Atlet asal Kalimantan Barat itu dipilih oleh 77.045 pemilih, pada peringkat kedua ada atlet Flying Disc asal Estonia yakni Kristin Latt dengan 51.338 pemilih, sedangkan peringkat ketiga adalah atlet Wushu asal Cina, Xin Tong dengan 26.181 pemilih. Yenny mengatakan, pencapaian itu tidak terlepas dari dukungan dan solidaritas masyarakat Indonesia, terutama yang menaruh perhatian terhadap olahraga yang memberikan dukungan dalam dua sesi voting pada 9-31 Januari 2025. Menurutnya, kemenangan Veddriq adalah hasil dari kebersamaan dan dukungan tak terhingga dari seluruh rakyat Indonesia. “Terima kasih atas kerja keras dan dukungan seluruh pihak. Jangan lelah berkarya untuk Indonesia, Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita dahsyat dan perkasa,” kata Yenny. Dia berharap, prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus mengukir sejarah dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Ia memastikan FPTI terus berkomitmen mendukung kemajuan olahraga panjat tebing Indonesia menuju kejayaan yang lebih besar. Pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) juga turut berkontribusi besar dalam menggalang dukungan untuk ajang penghargaan tersebut melalui jaringan media dan humas KONI dari tingkat pusat hingga provinsi serta cabang-cabang olahraga anggota KONI. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan, pencapaian Veddriq sebagai “Athlete of the Year 2024” merupakan hal yang sangat membanggakan bagi bangsa Indonesia. “Ini bukti kekompakan masyarakat olahraga Indonesia serta besarnya dukungan masyarakat luas kepada atlet berprestasi,” tutur dia. Sumber: ANTARA

Mandiri U20 Challenge Series 2025: Gilas India, Indonesia Raih Kemenangan

Timnas Indonesia U20

Timnas Indonesia U20 mengakhiri pertandingan Mandiri Challenge Series 2025 dengan kemenangan telak 4-0 atas India di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (30/1). Keempat gol Indonesia dicetak oleh Toni Firmansyah pada menit ke-5′ lalu dua gol Muhammad Ragil (46′ dan 60′) dan Iqbal Gwijangge (76′). Kemenangan ini menjadi modal positif Garuda Muda jelang mengikuti Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Tiongkok pada 12 Februari hingga 1 Maret mendatang. Sebelumnya pada dua laga melawan Yordania dan Suriah, Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan tim lawan dengan skor 0-1 dan 0-2. Pelatih Indonesia U20, Indra Sjafri menyatakan bahwa timnya masih ada kekurangan dan perlu evaluasi. Apalagi di Piala Asia U20 2025 nanti lawan-lawan kuat sudah menunggu. “Masih banyak yang harus dievaluasi, dari lini belakang hingga depan. Tiga laga melawan Yordania, Suriah, dan India di Mandiri Challenge Series 2025 ini sangat bermanfaat bagi kami dan dapat melihat sejauh mana kesiapan dan perkembangan pemain jelang tampil di Piala Asia U20,” kata Indra Sjafri. Setelah laga ini, Garuda Muda akan kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pemusatan latihan sebelum bertolak ke Tiongkok pekan depan. Indra Sjafri pun sudah mempunyai nama-nama pemain yang akan dibawa ke Piala Asia U20 2025. Sementara itu, striker timnas U20, Jens Raven menyatakan tim sudah melakukan yang terbaik sepanjang tiga laga uji coba di Mandiri Challenge Series 2025 ini. “Kami tentu sangat senang, tapi yang lebih penting saat ini kami akan fokus menghadapi Piala Asia U20. Ini merupakan proses belajar kami, dari rotasi pemain hingga menemukan komposisi terbaik untuk melalu hingga ke Piala Dunia U20,” kata Jens. Pada Piala Asia U20 2025 mendatang, Indonesia berada di grup C bersama tim Uzbekistan, Iran, dan Yaman.

Sukses Gigelar, 197 Atlet Ikut Turnamen Moment Badminton Cup Aceh 2025

Geliat Bulu Tangkis di Aceh, 197 Atlet Ikut Turnamen Moment Badminton Cup Aceh 2025

Bulu tangkis semakin populer di Aceh. Terlihat pada perhelatan turnamen Turnamen Moment Badminton Cup Aceh 2025 yang baru berakhir 27 Januari 2025. Ada 194 pebulu tangkis yang ikut serta pada ajang yang digelar di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh. Turnamen Moment Badminton Cup Aceh 2025 menghadirkan persaingan dalam empat kategori, yakni Ganda Putri Non Atlet, Ganda Putra Non Atlet, Ganda Putri Gedong (kombinasi satu atlet dan satu non-atlet), dan Ganda Putra Umum. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 40 juta. Menurut Meily Lestari, selaku inisiator Moment Badminton Cup Aceh 2025 dan Ketua PB. Moment, turnamen ini dilaksanakan untuk mengembangkan bulutangkis di provinsi Aceh, dan dalam rangka memperingati hari jadi Moment Coffee and Eatery di Meulaboh. “Ini adalah turnamen kedua setelah pada tahun sebelumnya kami menggelar turnamen bulu tangkis khusus lokal di Aceh Barat. Tahun ini kami naikkan levelnya ke tingkat provinsi Aceh karena melihat antusiasme masyarakat Aceh terhadap olahraga bulut angkis,” jelas Meily. Di kategori Ganda Putri Atlet, pasangan Fanny Syakbani/Roza Rozana dari PB. KAGURA berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Cut Annisa/Maufiza dari PB. Fodka dengan skor 2-0. Adapun di kategori Ganda Putra Non Atlet, pasangan Saifannur/Ruslan dari PB. KDB Matang Bireuen menumbangkan Dedy Tju/Roni David dari PB. Metro dengan skor 2-0. Sementara pada partai pamungkas di kategori Ganda Putra Umum, pasangan Rijalul Akbar/Adit Wijaya dari PB. Moment x TGBC tampil gemilang dengan mengalahkan pasangan Yuga Gustisyah/Michel Wong dari PB. PUPR Plus dengan skor 21-19 dan 21-14. “Kami juga mengikutsertakan kategori yang melibatkan peserta non atlet dalam kategori Ganda Putri Gedong untuk menumbuhkan semangat di kalangan Masyarakat Aceh,” tambah Meily. Untuk kategori Ganda Putri Gedong (Atlet-Non Atlet), pasangan Mutia Dita Ainul Baroro/Ratna Ningsih dari PB. Moment berhasil menundukkan Nazura Trisyah/Rahmadani dari PB PUPR Plus dalam pertandingan sengit selama dua set dengan skor 21-17 dan 21-18. Ketua Panitia Pelaksana, M. Reza Amanda Putra, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan antusiasme yang luar biasa dari para pemain serta masyarakat Aceh Barat yang hadir menyaksikan pertandingan. “Kami selaku pihak penyelenggara berterima kasih atas antusiasme luar biasa dari para peserta dan masyarakat Aceh Barat yang hadir selama pertandingan ini berlangsung,” ujarnya. Kebanggaan juga dirasakan oleh PB. Moment yang berhasil memboyong dua gelar juara melalui pasangan Rijalul Akbar/Adit Wijaya di kategori Ganda Putra Umum dan Mutia Dita Ainul Baroro/Ratna Ningsih di kategori Ganda Putri Gedong. “Kami berencana agar Moment Badminton Cup ini dapat berlangsung secara konsisten setiap tahun, dengan kualitas yang terus meningkat, baik dari segi penyelenggaraan maupun jumlah peserta. Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi dan mengembangkan semangat sportivitas di kalangan masyarakat Aceh,” pungkas Meily menuntup ajang bulutangkis tahunan di Aceh tersebut. Sumber: Liputan 6

Mandiri U20 Challenge Series 2025: Timnas Indonesia Kembali Takluk

Timnas Indonesia U20 vs Suriah

Timnas Indonesia U20 harus mengakui keunggulan Suriah dengan skor 0-2 pada laga Mandiri U20 Challenge Series 2025 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (27/1). Sebelumnya pada laga melawan Yordania, Jumat (24/1) lalu, Garuda Muda juga kalah dengan skor 0-1. Seusai laga pelatih Indonesia, Indra Sjafri mengatakan bahwa timnya masih perlu perbaikan dan evaluasi. Hal ini terlihat seusai dua laga melawan Yordania dan Suriah. “Dua laga melawan Yordania dan Suriah ini sangat bermanfaat bagi timnas U20. Semua pemain saya pikir bermain bagus. Tapi ada kekurangan memang secara grup, serta taktikal kami dan dua gol lawan akhirnya terjadi. Nanti hal itu yang akan kami perbaiki,” kata Indra Sjafri. Pada laga ini, Garuda Muda juga memiliki sejumlah peluang, namun gagal berbuah gol. Selain itu, kokohnya pertahanan Suriah juga menjadi pembeda. “Kami memang tidak punya keinginan bermain tertutup atau bertahan, tapi kami coba bermain lebih ofensif. Saya pikir tadi memang Suriah bermain dengan cepat. Dari bertahan ke menyerang transisinya cepat. Dari menyerang ke bertahan juga cepat,” tambahnya. “Tentu banyak pembelajaran yang kita dapatkan dari pertandingan ini. Dan sekali lagi yang paling pertama kami tahu kualitas apa nanti yang akan kami hadapi di Piala Asia U20,” tukas Indra Sjafri. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi India pada laga terakhir Mandiri Challenge Series 2025 di stadion yang sama, Kamis (30/1). Setelah itu, Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan bersiap untuk mengikuti Piala Asia U20 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 12 Februari hingga 1 Maret mendatang. Indonesia berada di grup C bersama dengan Uzbekistan, Iran, dan Yaman.

Gantung Raket, Ini Pesan The Daddies untuk Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan

Pasangan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, secara resmi gantung raket pada Minggu (26/1) pagi. Momen pensiunnya dua atlet juara dunia ini ditandai dengan acara Moment of Honor Hendra/Ahsan yang digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK) dalam ajang Daihatsu Indonesia Masters 2025. Dalam Moment of Honor ini, Hendra dan Ahsan yang telah berpasangan sejak 2012 ini menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung karier mereka. Mulai dari keluarga, PBSI, para pencinta olahraga bulu tangkis, hingga masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan selama ini. Keduanya tak bisa menyembunyikan perasaan haru lantaran tidak akan lagi bermain bulu tangkis secara profesional, khususnya di Istora Senayan. “Pastinya kami sangat bersyukur dengan dengan pencapaian selama ini. Sekarang waktunya untuk istirahat, berkumpul kembali dengan keluarga,” ujar Ahsan. Dalam kesempatan itu, The Daddies, julukan Hendra/Ahsan, melakoni pertandingan perpisahan melawan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan pebulu tangkis Korea Selatan (Korsel) Seo Seung-jae. Laga yang diwarnai momen-momen menggelikan dalam suasana santai tersebut dimenangkan Hendra/Ahsan. “Sebenarnya saya memilih lawan Minions karena di tahun 2019 kita sering final bareng ya, jadi itu akan sangat spesial ya. Cuma kebetulan Gideon-nya tidak bisa, sedang ada acara. Saya hubungi Seo Seung-jae, kebetulan dia masih di sini dan dia bersedia,” beber Hendra. Diketahui, Hendra pensiun di usianya yang ke-40 tahun, sementara Ahsan gantung raket di usia ke-37 tahun. Beberapa prestasi yang telah diraih pasangan ini di antaranya tiga kali gelar juara dunia pada 2013, 2015, dan 2019, medali emas Asian Games 2014, serta beragam gelar BWF World Tour, termasuk All England. Sebelum berpasangan dengan Ahsan, Hendra terlebih dahulu berpasangan dengan Markis Kido dan berhasil meraih emas Olimpiade Beijing 2008. Sementara Ahsan sebelumnya berpasangan dengan Bona Septano. Sepanjang duet mereka, The Daddies dikenal sebagai salah satu ganda putra terbaik dunia. Hal tersebut diakui para pebulu tangkis dunia yang turut memberikan testimoni dalam video yang ditayangkan di Moment of Honor Hendra/Ahsan. Salah satunya Zheng Siwei, mantan pebulu tangkis Tiongkok yang menyebut permainan keduanya begitu indah. Hendra sendiri mengungkapkan kunci penampilan maksimal The Daddies di lapangan selama ini adalah selalu menjaga kekompakan. Menurutnya, dalam sektor ganda, komunikasi memiliki peran yang penting. Selain kekompakan, disiplin latihan dan saling mengisi satu sama lain juga menjadi kunci kesuksesan mereka. Hal tersebut diamini Ahsan. Kata dia, ketika tengah tertekan, mereka akan saling memotivasi satu sama lain. “Saat lagi tertekan kita coba saling memotivasi. Kalau pukulan saya gagal dia selalu mengingatkan dan menyemangati saya, bukan justru memarahi saya,” kenang Ahsan. Meski telah pensiun, Hendra dan Ahsan mengaku akan berusaha untuk tetap bisa berkontribusi memajukan bulu tangkis Tanah Air. Rencana terdekat keduanya yaitu membuka arena bulu tangkis bersama dengan sponsor mereka. “Kita ada rencana membuat The Daddies Arena, lapangan bulu tangkis,” sebut Ahsan Sementara itu Hendra Setiawan berharap sepeninggal mereka akan ada regenerasi ganda putra Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa. Dia pun memberikan pesan kepada para pebulu tangkis Indonesia untuk lebih bekerja ekstra dalam meraih prestasi di tengah persaingan yang kian ketat. Diakui, bulu tangkis Indonesia saat ini dalam posisi yang agak menurun. Sementara negara-negara lain justru mulai naik prestasi bulu tangkisnya. “Kita harus introspeksi, apa kekurangan yang harus kita perbaiki,” ujar Hendra. Dengan kondisi seperti itu, pria asal Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) ini berharap para pebulu tangkis muda Indonesia bisa terus berlatih lebih banyak lagi. Karena untuk menjadi juara saat ini tidaklah mudah. “Jadi kalau latihan-latihan biasa saja, saya rasa masih kurang. Jadi harus ekstra lagi,” tegas Hendra.

Kembalikan Gelar! Smansa Jayapura Juara DBL Papua

Smansa Jayapura

Tim putra SMAN 1 Jayapura berhasil menjadi juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Papua. Mereka menang atas SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura di partai final dengan skor akhir 72-54, Jumat 24 Januari 2025, di GOR Cenderawasih, Jayapura. Gelar juara ini sekaligus menggenapkan titel juara ke tiga untuk Smansa Jayapura (sebutan SMAN 1 Jayapura). Mereka berhasil mengembalikan gelar juara setelah puasa gelar selama 4 musim. Terakhir kali Smansa Jayapura juara adalah tahun 2018. Di laga ini, Smansa Jayapura berhasil mendominasi pertandingan sejak tip off dilakukan. Mereka agresif mencetak poin di kuarter pertama. Bahkan, anak-anak Smansa sukses membuat Teruna Bakti berhasil tanpa poin hingga paruh kuarter pertama. Smansa Jayapura memimpin poin hingga kuarter kedua. Namun, anak-anak Teruna Bakti berusaha menipiskan jarak ketika beranjak ke kuarter ketiga. Teruna Bakti sukses menambah 23 poin di kuarter ketiga. Hanya saja, tambahan poin itu belum berhasil membawa Teruna Bakti membalikkan keadaan. Sementara Smansa Jayapura terus menambah poin hingga kuarter akhir. Hapua Yedica paling produktif di Teruna Bakti dengan 24 poin dan 14 rebound. Dari tubuh Smansa Jayapura, tiga pemain mencetak dua digit angka. Steven Nuburay memimpin dengan 37 poin dan 13 rebound. Disusul Allessandro Hendrik dengan 13 poin dan 3 rebound. Simon Patrice melengkapi daftar dengan 12 poin dan 1 rebound. Kemenangan Smansa Jayapura sekaligus menutup seluruh rangkaian pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Papua. Sumber: DBL

Juara! Asisi Sentani Segel Three Peat di DBL Papua

SMA YPPK Asisi Sentani

Tim putri SMA YPPK Asisi Sentani berhasil meraih three peat atau gelar juara tiga kali beruntun di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Papua. Kepastian ini didapat setelah memenangkan pertandingan final melawan SMAN 2 Jayapura dengan skor akhir 73-50, Jumat 24 Januari 2025, di GOR Cenderawasih, Jayapura. Putri Asisi Sentani tampil solid di laga ini. Praktis, mereka tidak pernah tertinggal sepanjang empat kuarter. Meskipun membuka kuarter pertama dengan selisih 5 poin (16-11), Asisi Sentani berhasil melaju di kuarter berikutnya. Tambahan 27 poin di kuarter kedua membawa Asisi Sentani berhasil melebarkan jarak atas Smanda (julukan SMAN 2 Jayapura). Angka ini juga berhasil memastikan Asisi Sentani mempertahankan margin poin dari lawannya hingga kuarter berikutnya. Seluruh pemain Asisi Sentani menyumbangkan poin untuk tim. Namun, tiga pemain berhasil mencetak dua digit angka di laga ini. Mereka adalah Ester Elopere, Sesilia Bethsheba, dan Patricia Chesya. Ester Elopere mencetak double-double dengan 16 poin dan 14 rebound. Ada pula Sesilia Bethsheba dengan 20 poin dan 1 rebound. Disusul Patricia Chesya dengan 10 poin dan 6 rebound. Apresiasi tinggi juga patut diberikan oleh Smanda Jayapura. Mereka juga tampil menakjubkan di laga ini. Khususnya Giselle Andien. Bermain selama 36 menit 29 detik, Giselle mencetak total 32 poin dan 8 rebound. Angka ini membuat Giselle menjadi top poin pada laga final sekaligus menjadi top poin di DBL Papua musim ini untuk sektor putri. Dari hasil kemenangan Asisi Sentani ini sekaligus menutup perjalanan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Papua. DBL Papua sendiri merupakan salah satu rangkaian dari Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Sumber: DBL

Gerald Vanenburg Jadi Asisten Patrick dan Pelatih Kepala Timnas U-23

Gerald Vanenburg

Bersama Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Gerald Vanenburg akan menjadi asisten coach dari Patrick Kluivert di timnas Indonesia (senior). Selain itu, Gerald akan fokus kepada tim U23 Indonesia, serta bekerja sama dengan tim U-20 dan tim U-17 untuk memastikan kesinambungan di semua level. “Pengalamannya yang luas, baik sebagai pemain maupun pelatih, akan melengkapi tim kepelatihan dan berkontribusi untuk membawa sepak bola Indonesia ke tingkat berikutnya. Berkolaborasi dengan rekan yang berpikiran sama seperti Gerald sangat penting untuk mencapai visi bersama” kata Patrick Kluivert tentang pilihannya kepada Gerald Vanenburg. Gerald Vanenburg lahir di Utrecht, Belanda, pada 5 Maret 1964. Usianya 60 tahun. Pengalaman melatihnya dimulai pada 2000 ketika menjadi pelatih PSV Eindhoven U-19 hingga 2001, 2001-2004, dam 2004-2006, 1860 Muncih pada 2004, Helmond Sport pada 2006-2007, sampai FC Eindhoven pada 2008. Terakhir, Gerald Vanenburg menjabat sebagai asisten pelatih AFC Ajax U-21 pada tahun 2021 hingga 2023. Sebelumnya, Gerald Vanenburg punya karier yang oke saat sebagai pemain di era tahun 1980’an. Dia pernah meraih gelar Liga Champions bersama PSV Eindhoven dan Piala Eropa bersama Tim Belanda.

Mandiri U20 Challenge Series 2025: Timnas Indonesia Telan Kekalahan

Timnas Indonesia U20 Saat Melawan Timnas Yordania U20

Pelatih Timnas Indonesia U20, Indra Sjafri, memberikan evaluasi terkait kekalahan timnya dari Yordania U20 dalam ajang Mandiri U20 Challenge Series 2025 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat 24 Januari 2025. Dalam pertandingan tersebut, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Yordania dengan skor 0-1 meskipun lawan bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-17. Indra Sjafri menilai timnya masih menghadapi tantangan dalam menembus pertahanan rapat yang diterapkan oleh Yordania. “Kami perlu memperbaiki cara membongkar pertahanan kompleks lawan, mereka menerapkan strategi ini untuk mengantisipasi kekurangan pemain,” ungkap Indra dalam konferensi pers usai pertandingan. Menurut Indra, beberapa perubahan akan diterapkan pada laga selanjutnya, termasuk memberikan kesempatan kepada pemain yang belum tampil di pertandingan pertama. “Kami akan melakukan evaluasi dan perubahan komposisi tim, termasuk memberikan kesempatan bagi pemain yang belum tampil hari ini,” jelasnya. Selanjutnya, Timnas Indonesia U20 dijadwalkan akan bertemu Suriah pada Senin 27 Januari 2025. Dalam dua hari ke depan, tim pelatih akan fokus pada evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kelemahan yang terlihat saat menghadapi Yordania. “Kami akan melakukan evaluasi di pertandingan berikutnya dan berusaha meraih hasil yang lebih baik,” ujar Indra. Sementara itu, pemain Timnas Indonesia U20, Toni Firmansyah menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi di laga selanjutnya. “Sebagai seorang profesional, saya harus selalu siap bermain di posisi mana pun sesuai kebutuhan tim,” ucapnya. Kekalahan dari Yordania menjadi pengalaman berharga bagi Timnas Indonesia U20 dalam persiapan menuju Piala Asia U20 2025 yang akan diselenggarakan di Tiongkok pada 12 Februari mendatang.

Indonesia Juara Umum di Kejuaraan Menembak di Chinese Taipei

46 Th SEASA Shooting Championship Rifle/Pistol 2024

Indonesia mendominasi olahraga menembak meraih gelar juara umum pada ajang 46th SEASA Shooting Championship Rifle/Pistol yang berlangsung di Taoyuan, Chinese Taipei. Prestasi gemilang ini diraih berkat koleksi 11 medali emas, 11 perak, dan 3 perunggu yang berhasil dibawa pulang oleh para atlet nasional. Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara untuk berkompetisi dalam kategori Rifle dan Pistol. Indonesia tampil impresif sejak awal pertandingan, menunjukkan kemampuan, strategi, dan ketenangan luar biasa di setiap nomor yang diikuti. Para atlet Indonesia tidak hanya membuktikan keunggulan dalam ketepatan menembak, tetapi juga konsistensi dalam mempertahankan performa di berbagai nomor. Beberapa atlet unggulan menjadi sorotan berkat penampilan mereka yang luar biasa dan berhasil mendominasi podium. Keberhasilan Indonesia menjadi juara umum ini juga tidak lepas dari dukungan pelatih, tim teknis, dan semangat kerja keras para atlet yang telah menjalani persiapan intensif sebelum berangkat ke Chinese Taipei. Prestasi ini menjadi bukti nyata perkembangan olahraga menembak di Indonesia. Selain itu, diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mengembangkan minat di olahraga ini. Sebagai juara umum, Indonesia tidak hanya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan kemampuan menembak terbaik di Asia Tenggara. Kemenangan ini diharapkan menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa depan, termasuk persiapan menuju Asian Games dan Olimpiade. Selamat kepada seluruh atlet dan tim Indonesia atas prestasi yang luar biasa ini! Semoga terus memberikan kebanggaan dan inspirasi bagi Tanah Air.

200 Kuda Siap Beradu di Kompetisi Equestrian Terbesar di Indonesia

Venue Equestrian Park di Kawasan Pulomas, Jakarta Timur, tampak dibuat spesial menyerupai kuda melompat (Jumping horse), sehingga lebih ikonik. (Pras/NYSN)

Indonesia kembali menjadi tuan rumah diajang berkuda kelas dunia yang bertajuk FEI CSIs International Jumping Competition 2025. Pertandingan yang digadang-gadangkan menjadi yang terbesar di Indonesia, bahkan Asia itu akan berlangsung di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, 24-26 Januari 2025. Selaku President of Event FEI CSIs Indonesia, Adinda Yuanita, mengatakan ajang ini menjadi yang terbesar di Indonesia karena akan melibatkan lebih dari 200 ekor kuda yang sudah teregistrasi. Nantinya, para atlet dan kuda yang berkompetisi di FEI CSIs International Jumping Competition 2025, wajib memiliki Rider’s ID dan Horse ID yang terdaftar di FEI. “Semua peserta yang akan hadir di sini harus punya rider’s ID dan juga Horse ID, karena dalam Equestrian, horse atau kuda itu juga dianggap sebagai atlet. Jadi semua yang ikut itu pendaftaran langsung ke FEI, database hasilnya juga akan terlihat ranking, dan untuk di Indonesia pertama kali dibuat CSI one star (CSI1*) atau CSI J-A,” ujar Adinda. Adinda yang juga Executive Board Member Asian Equestrian Federation (AEF), mengatakan sudah ada beberapa negara yang mengkonfirmasi akan hadir di FEI CSIs International Jumping Competition 2025. Selain atlet Indonesia, atlet negara tetangga seperti, Malaysia, Singapura, dan Australia, akan turut serta. Selain negara-negara di atas, masih ada atlet asal Uzbekistan, Pakistan, dan Qatar, yang akan menjadi penantang tuan rumah. Ajang ini nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Presiden AEF, Hamad Al-Attiyah, serta Wakil Presiden AEF, Bakhromjon Gaziev. “Pada saat opening ceremony, yang akan membuka adalah Presiden dari Asian Equestrian Federation, dari Qatar Hamad Al-Attiyah, juga akan ada Vice President Asian Equestrian Federation, dari Uzbekistan (Bakhromjon Gaziev), dia juga atlet, jadi dia akan ikut bertanding,” ungkap Adinda. Pada edisi sebelumnya, Indonesia sendiri berhasil meraih gelar juara pada dua kelas bergengsi yaitu, 125 cm open dan 120 cm. Pada kelas tertinggi, 125 cm open, Rosad Febrisamina berhasil menjadi juara bersama kuda, Gentlemen. Rosad dibayangi oleh Riko Febryyanto dan Denies Cristian Sanjaya yang menduduki peringkat kedua dan ketiga. Di kelas yang sama, Bakhromjon Gaziev gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dan harus puas berada di urutan kesembilan dari total 14 peserta. Sementara itu dalam kelas 120 cm, atlet Indonesia, Steven Menayang dengan kuda Babriola, berhasil menjadi juara setelah melampaui Rahman Setiawan di posisi kedua. Berkaca dari hasil tahun lalu, Adinda yang juga Sekretaris Jenderal PP PORDASI, berharap para atlet Indonesia yang akan turun di ajang ini bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia berharap turnamen ini bisa menjadi kesempatan unjuk keterampilan. “Jadikan event-event seperti ini kesempatan untuk showcase, menunjukkan keterampilan, prestasi dan kemampuan. Jadi harus diikuti dengan serius. Ini kesempatan yang besar, biasanya kami kalau mau mengikuti CSI1, ini harus pertandingan ke luar negeri,” harap Adinda. “Harus maksimal dan mumpung di sini kan pakai kuda sendiri, kalau di luar negeri borrow horse (Kuda Pinjaman), jauh lebih susah bonding-nya,” sambungnya. Lebih lanjut, Adinda mengatakan ajang ini menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet Indonesia untuk bisa mendapatkan jam terbang di level internasional. Dengan desain lintasan yang berstandar dunia, para atlet Tanah Ait bisa mendapatkan pengalaman berharga sebagai modal jika terjun di multi-event, seperti Youth Olympic Games, SEA Games, dan Asian Games. “Untuk hasil dari pertandingan ini, karena kami juga ada (atlet) junior, nanti ada Youth Olympic Games 2026. Roadmap yang terdekat adalah untuk SEA Games Bangkok 2025 dan Asian Games Tokyo 2026. Jadi pertandingan seperti ini sangat penting,” jelas Adinda. “Karena pertama rankingnya juga masuk langsung ke FEI, yang kedua, course atau kesulitan secara teknisnya sangat penting untuk atlet-atlet itu tahu secara teknis, sesulit apa ajang Internasional,” tutupnya. Sumber: Medcom

8 Tim Sepak Bola Putri Berebut Gelar di Soccer Challenge All-Stars

Timo Scheunemann

Sebanyak delapan tim sepak bola putri belia terbaik dari delapan kota di tanah air bersaing memperebutkan gelar kampiun di MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang digelar di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, 24-26 Januari. “Para peserta berasal dari 17 kali penyelenggaraan turnamen sepanjang 2024 yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife di delapan kota, yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya,” kata Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono saat jumpa pers di Supersoccer Arena Kudus, Kamis. Ia mengungkapkan format Soccer Challenge All-Stars mengacu pada pembentukan timnas yang memanggil para pesepak bola terbaik dari berbagai penjuru Indonesia, sehingga dapat memberikan spirit dan motivasi tinggi bagi para peserta agar menunjukkan aksi-aksi terbaik di lapangan. “Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia dengan energi yang sama yaitu berjuang menjadi pesepak bola putri terbaik Indonesia di masa depan,” ujarnya. Ia berharap semangat dan nilai-nilai nasionalisme ini juga bisa semakin menggerakkan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem sepak bola putri Indonesia secara konsisten dan berkesinambungan hingga akhirnya mimpi bangsa ini berlaga di kejuaraan prestisius dunia bisa terwujud. Penyelenggaraan Soccer Challenge All-Stars diharapkan tidak hanya menjadi ajang bagi para jebolan MilkLife Soccer Challenge 2024 mengasah kemampuan dan mengukir prestasi yang lebih tinggi, namun juga dapat menjadi simbol bahwa sepak bola putri Indonesia juga dapat menjadi wahana pemersatu kebhinnekaan dan kemajemukan Indonesia. Didiet Fadriana Abdulkadir selaku Business Unit Head (Dairy) – Savoria sebagai produsen susu MilkLife menyebutkan masyarakat semakin tergerak untuk mencintai sepak bola putri, mengingat jumlah peserta yang melonjak tinggi sepanjang penyelenggaraan Soccer Challenge 2024. Ia juga menyebutkan ada tujuh pilar kebiasaan anak hebat yang sedang digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni bangun pagi hari, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, rajin belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal. “Kami berharap seluruh elemen tersebut dapat diaplikasi seluruh peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Dengan rutin berolahraga ditopang dengan mengonsumsi asupan nutrisi bergizi, tentu dapat mencetak generasi tangguh masa depan,” ujarnya. MilkLife Soccer Challenge All-Stars mengadopsi format 7 vs 7 dengan sistem pertandingan setengah kompetisi (fase grup, knockout, semifinal, dan final). Durasi permainan 2 x 15 menit dan jeda istirahat selama 5 menit. Setiap tim diperkuat oleh 14 pemain termasuk cadangan, tiga pelatih termasuk ofisial, dan satu kitmen dengan ketentuan setiap peserta yang didaftarkan harus turut bermain. Luas lapangan 50 x 35 meter dan gawang berukuran 2 x 5 meter. Turnamen ini juga menggaet guest star yang merupakan pemain dari Sekolah Sepak Bola (SSB) pilihan tim talent scouting. Kehadiran atlet belia ini bertujuan untuk menambah nilai kompetitif serta meningkatkan akselerasi peserta jebolan MilkLife Soccer Challenge. Adapun dalam satu tim terdapat maksimal dua guest star. Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann mengungkapkan MilkLife Soccer Challenge All-Stars ini merupakan ajang pembuktian menjadi yang terbaik dari para peserta terbaik yang telah terseleksi di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge 2024. “Mereka dipilih berdasarkan kemampuan dasar dalam mengendalikan bola serta aspek atletik lainnya seperti postur tubuh, kelincahan, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama dalam tim, ketekunan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Piala Asia U17 2025: Indonesia Masuk Grup C

AFC U17 Asian Cup

Hasil drawing Piala Asia U17 2025 telah diumumkan pada Kamis, 23 Januari 2025 di markas besar AFC, Kuala Lumpur, Malaysia. Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup C bersama tim-tim kuat seperti Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman. Menurut jadwal, turnamen akan digulirkan pada 3 hingga 20 April 2025 mendatang. Dalam drawing, sebanyak 16 tim peserta dibagi ke dalam empat grup dengan masing-masing grup berisi empat tim. Hanya dua tim teratas dari setiap grup yang akan melaju ke babak perempat final, di mana mereka akan bertarung untuk memperebutkan tempat di semifinal. Sebelumnya, Timnas U17 berhasil memastikan satu tempat di putaran final setelah lolos sebagai salah satu runner-up terbaik di babak kualifikasi. Menanggapi hasil drawing ini, pelatih Nova Arianto menyadari bahwa timnya akan menghadapi tantangan besar karena ketiga lawan di Grup C merupakan tim-tim yang tampil sebagai juara grup di babak kualifikasi. “Kita berada satu grup dengan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Mereka semua adalah tim-tim juara grup di kualifikasi, jadi kita harus benar-benar mempersiapkan diri dengan maksimal,” ujar Nova. “Kami akan melakukan beberapa kali uji coba sebagai bagian dari rencana persiapan, termasuk pemusatan latihan di Yogyakarta pada bulan Februari dan rencana pemusatan latihan di luar negeri pada bulan Maret sebelum bertolak ke Arab Saudi,” lanjutnya Nova berharap rangkaian persiapan ke depannya dapat membantu para pemain dalam meningkatkan kesiapan dan pengalaman sebelum berlaga di turnamen sesungguhnya. “Semoga kami bisa mendapatkan lawan uji coba yang berkualitas, sehingga para pemain dapat semakin siap untuk memberikan yang terbaik di Piala Asia nanti,” tambahnya. Nova juga meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas U17 bisa tampil maksimal di turnamen mendatang. “Saya berharap doa dan dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Indonesia agar kami bisa berprestasi,” tutupnya. Hasil Undian Group A: Arab Saudi, Uzbekistan, Thailand, China Group B: Jepang, Australia, Vietnam, Uni Emirat Arab Group C: Korea Selatan, Yamen, Afghanistan, Indonesia Group D: Iran, Tajikistan, Oman, Korea Utara

Tangerang Jadi Tuan Rumah Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025

Kejurnas Open Panjat Tebing Piala Walikota Tangerang 2024

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang menyambut baik rencana pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 di Tangerang City Sport Climbing Center, Gondrong, Cipondoh. Ini penunjukan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang menuturkan, Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 akan mempertandingkan kategori lead, speed dan boulder dengan 18 nomor Junior (putra-putri), Youth A (putra-putri) serta Youth B (putra-putri). “Kami menerima baik agenda pengurus pusat FPTI yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Tangerang untuk menyelenggarakan event panjat tebing kelompok umur paling bergengsi di Indonesia itu. Kami akan langsung menyiapkan segala yang dibutuhkan, terutama mengenai kesiapan venue di GOR Gondrong,” ujar Kaonang, Jumat (17/1). Ia melanjutkan, Dispora Kota Tangerang menilai penetapan tuan rumah akan berdampak positif terhadap perkembangan dan sport city, sport tourism dan sportainment di Kota Tangerang. Selanjutnya, kejurnas tersebut juga diprediksi akan mendatangkan keramaian sehingga memiliki nilai plus untuk menggerakkan perekonomian lokal di Kota Tangerang. “Kita mendukung pelaksanaan kejurnas ini, apalagi sebelumnya kami pun telah berpengalaman melaksanakan bebagai event olahraga, mulai dari tingkat regional, nasional sampai internasional,” tambahnya. Berikutnya, Dispora Kota Tangerang berharap rencana Kejurnas XIX Kelompok Umur Panjat Tebing 2025 bisa meningkatkan gairah dunia olahraga sekaligus melahirkan atlet muda berbakat dari Kota Tangerang.

Jadi Momentum Regenerasi, PBSI Berharap Atlet Muda Bikin Kejutan di Indonesia Masters 2025

Indonesia Masters 2025

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menantikan kejutan dari pemain dan pasangan muda tuan rumah pada turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2025. “Tentunya di Indonesia Masters kita punya peluang (juara) dari pemain unggulan kita seperti unggulan pertama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Gregoria Mariska Tunjung, dan Jonatan Christie,” kata Eng Hian dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Senin. “Namun, kita juga punya keyakinan, berharap juga untuk pemain-pemain muda dan pasangan-pasangan baru. Semoga bisa menunjukkan progres dan membuat kejutan di sini,” ujar dia menambahkan. Lebih lanjut, Eng Hian mengatakan pihaknya juga memanfaatkan turnamen ini sebagai momentum regenerasi melalui optmimalisasi bongkar-pasang di sektor ganda serta pemberian kesempatan bermain bagi atlet junior. “Memang kita tetap punya target prestasi. Namun, secara simultan kita juga dorong regenerasi. Ini sesuai dengan roadmap PBSI. Pada tahun ini kita memberi kebebasan kepada pelatih untuk bongkar pasang, nanti pada 2026 pasangannya harus sudah permanen untuk mengejar poin kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028,” jelas peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 itu. Selain pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/ Bagas Maulana dan Daniel Marthin Muhammad Shohibul Fikri, Indonesia menurunkan pasangan baru pada sektor ganda putri melalui Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramandhanti. Selain itu, ada Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdiansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (kualifikasi) di sektor ganda campuran. “Perubahan komposisi atlet, pelatih, dan tim pendukung ini akan kita optimalkan untuk mencari racikan yang tepat untuk menghadapi persaingan ke depan,” kata Eng Hian. Selain adanya pemain-pemain andalan dalam negeri, Indonesia Masters 2025 juga akan menjadi arena pertandingan bagi para atlet elite dunia seperti Shi Yu Qi (Tiongkok), Anders Antonsen (Denmark), Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Wang Zhi Yi (Tiongkok), hingga Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia). Indonesia Masters 2025 bakal bergulir pada 21-26 Januari di Istora, Senayan, Jakarta. Lebih dari 200 pemain elite dari 21 negara akan memperebutkan hadiah total sebesar 475 ribu dolar AS (Rp7,5 miliar). Sumber: Media Indonesia

SAC Indonesia 2024-2025 Jadi Momentum Bangkitkan Atlet Muda

Pertamina SAC Indonesia 2024-2025

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, melihat Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 sebagai langkah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat dan mempersiapkan generasi emas olahraga Indonesia. Dalam sambutannya, Menpora memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat pada penyelenggaraan ajang ini, di antaranya Pertamina, Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), dan DBL Indonesia. Apalagi kualifikasi Jakarta Banten pada kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia ini diikuti 4.900 atlet muda dari 520 sekolah, mulai tingkat SD sampai SMA. “Saya rasa animo dari atletik ini sangat tinggi. Bisa dilihat dari partisipasinya 4.900 atlet dari 520 sekolah untuk Jakarta Banten. Saya bahagia karena para atlet ini dari tingkat SD sampai SMA, di mana komitmen kami adalah menguatkan atletik untuk di kancah dunia yaitu Asian Games dan Olimpiade,” ujar Menpora hadir dalam upacara penutupan ajang Pertamina Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2024-2025 Jakarta Banten Qualifiers di Stadion Rawamangun Jakarta, Minggu (19/1) pagi. Menurut Menpora, melalui bibit-bibit atlet yang dikumpulkan dari tingkat SD dalam SAC ini, bisa ditemukan ditemukan potensi-potensi pengembangan atletik ke depan. Menpora Dito meyakini ke depan cabang olahraga atletik Indonesia di kancah multievent dunia akan lebih kuat. “Pastinya ini sudah dimulai oleh DBL bersama PASI, dan dukungan-dukungan dari Pemerintah Daerah juga BUMN. Ini adalah kolaborasi yang harus dilakukan karena memang dalam Desain Besar Olahraga Nasional, partisipasi dukungan itu harus dari multistakeholder,” terang Menpora. “Dan jika ada dukungan stakeholder-stakeholder ini, saya yakin pemerataan makin cepat dan penemuan potensi-potensi prestasi akan lebih baik,” imbuh Menpora Dito. Lebih lanjut dikatakan, pencarian bakat atletik dalam SAC ini patut dimanfaatkan secara optimal oleh PASI. Apalagi para pemenangnya nanti akan dikirim untuk menuntut ilmu dalam training camp di Tiongkok. Menpora juga menyebut, dalam dukungan untuk olahraga atletik ini Pemerintah telah memfasilitasi pusat pelatihan berkelas dunia di Pengalengan untuk digunakan PASI. Pusat-pusat pelatihan ini pun ke depan akan dikembangkan lebih masif lagi oleh Pemerintah. “Inilah yang kita harapkan, segalanya kita siapkan, dan berharap nanti ke depan di Asian Games dan Olimpiade, atlet-atlet kita makin berwarna,” tegas Menpora Dito.