Akhiri Legasi Methodist 2, Gelar Ratu DBL Medan 2025 Resmi Milik Sutomo 1

Tim putri SMA Sutomo 1 Medan

Sejarah baru terukir di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 North Sumatera. Tim putri SMA Sutomo 1 Medan resmi mengukuhkan diri sebagai ratu baru DBL Medan. Skuad asuhan Dany Adrian Simatupang ini akhirnya mengamankan gelar juara usai menaklukkan SMA Methodist 2 Medan dengan skor akhir 51-39 pada Sabtu, 22 Februari 2025. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Sutomo 1 atas Methodist 2 yang selalu mereka hadapi di partai puncak sejak 2022. Setelah sekian lama harus puas di posisi runner up, mereka kini mampu menutup musim dengan pencapaian manis. Pada kuarter awal, srikandi Methodist 2 sejatinya sempat menguasai permainan. Mereka masih unggul dengan skor 8-5 saat waktu menyisakan empat menit sebelum kuarter pertama berakhir. Serangan dari kubu lawan semakin gencar diberikan. Sutomo 1 berjuang keras untuk membalikkan keadaan di menit-menit akhir. Terbukti, mereka sukses menutup kuarter pertama dengan mengambil alih keunggulan, 13-9. Sejak saat itu, ketegangan semakin memuncak. Keunggulan terus berpindah tangan sepanjang berlangsungnya pertempuran. Methodist 2 tentu tak rela kejayaan mereka terpatahkan begitu saja. Pun dengan Sutomo 1 yang tak ingin menyudahi musim ini dengan kembali mengantongi status runner up. Meski begitu, srikandi Sutomo 1 setidaknya konsisten menutup setiap kuarter dengan posisi unggul. Situasi ini jelas memberi mereka peluang besar untuk mengamankan kemenangan. Memasuki pertengahan kuarter pemungkas, Sutomo 1 tampil semakin dominan dengan menciptakan margin yang terpaut cukup jauh. Harapan Methodist 2 untuk merebut kemenangan pun semakin menipis. Hingga peluit akhir dibunyikan, Sutomo 1 keluar sebagai pemenang dengan mengunci skor akhir 51-39. Penantian panjang srikandi Sutomo 1 akhirnya berbuah manis. Mereka berhasil merebut takhta juara yang telah dikuasai oleh Methodist 2 dalam tiga musim terakhir. Title baru ini lagi-lagi tak lepas dari tangan wangi Riana Harefa dan Audrey Jacelyn Jessica yang kompak mencatatkan double-double. Capaian ini diawali oleh Riana Harefa dengan membukukan 14 poin dan 26 rebound. Sementara, Audrey Jacelyn Jessica menyumbangkan 13 poin serta 12 rebound. Methodist 1 juga telah mengerahkan upaya maksimal hingga detik akhir. Sebanyak dua pemain menorehkan dua digit angka. Vina Aprilisca sebagai poros utama mencatatkan 21 poin. Sedangkan, Kristin Cecilia Panjaitan kembali menunjukkan kepiawaiannya di bawah ring dengan mengamankan 18 rebound.

Ratusan Pemanjat Muda Berlaga di Kejuaraan Panjat Tembok Nasional

The Spider Kid 2025

EIGER Tropical Adventure menggelar The Spider Kids 2025 serentak di empat kota, meliputi kota Surabaya, Bandung, Makassar dan, Bali. Kompetisi panjat tebing usia anak-anak ini diselenggarakan pada 22-23 Februari 2025. Eiger Adventure Service Team Advisor, Galih Donikara, salah satu departemen di EIGER yang bertanggung jawab terhadap pembinaan panjat tebing mengatakan, kompetisi The Spider Kids adalah agenda rutin yang diselenggarakan EIGER setiap tahun berturut-turut sejak belasan tahun silam. “Kompetisi ini dibuat EIGER di berbagai kota di Indonesia dalam berbagai seri. Untuk menampung minat para pemanjat usia dini. Bagian dari upaya EIGER untuk mendukung Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mencetak atletnya sejak usia dini. Mulai dari kategori Youth E di usia tujuh tahun, bahkan lebih muda lagi,” ungkap Galih Donikara, ditemui di acara pembukaan The Spider Kids 2025 di Surabaya, Sabtu (22/2/2025). Kota Surabaya menjadi istimewa, sebab di kota ini menjadi kota dengan peserta terbanyak. Kurang kebih 126 anak-anak usia paling muda tujuh tahun di ketegori Youth E, usia 10 hingga 11 tahun di kategori Youth D dan, usia 12-13 tahun kategori Youth C berlomba di jalur Lead, kompetisi panjat tebing The Spider Kids 2025. Antusiasme yang membeludak ini disebut oleh FPTI Kota Surabaya sebagai kondisi nyata tingginya animo masyarakat terhadap klub panjat di Jawa Timur. Muhammad Efendi, Technical Delegate FPTI Kota Surabaya yang bertugas dalam The Spider Kids 2025 mengatakan, kompetisi yang dibuat oleh EIGER ini adalah salah satu barometer kompetisi panjat di Surabaya, bahkan di kota-kota lain di Indonesia. “Kompetisi bergengsi The Spider Kids 2025 sangat ditunggu oleh berbagai klub panjat di Jawa Timur, karena menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan para klub. Bukan hanya atletnya, namun juga pelatihnya, gengsi dan kemampuan antar atlet dan pelatih diadu di kompetisi EIGER ini,” ungkap Efendi. Bertahun-tahun kompetisi The Spider Kids digelar di Surabaya, menurut Efendi, telah melahirkan juara dari berbagai klub yag berbeda. Persaingan sangat ketat dan pembinaan atlet usia dini menyebabkan banyak atlet baru bergantian muncul sebagai pemenang. “Yang mengejutkan adalah, usia atlet-atlet cilik ini masih sangat muda, pembinaan masih bisa sangat panjang. The Spider Kids 2025 di Surabaya mempertandingkan kategori lead, dengan tingkat kesulitan, siapa paling tinggi dia yang menang sampai ke babak final dengan jalur yang terus berubah, juga pemenang yang selalu bergantian antar klub panjat,” ungkap Efendi. Sebagai kompetisi resmi panjat tebing di Indonesia untuk pembinaan atlet usia dini, EIGER mengundang FPTI sebagai techninal delegate dalam The Spider Kids 2025 di empat kota berbeda. Kebutuhan pengawasan, keamanan, penilaian kompetisi seluruhnya dikawal oleh FPTI tiap kota atau kabupaten, melalui rekomendasi dari FPTI provinsi hingga ke pusat. Salah satu pelatih juga orang tua dari peserta datang jauh dari Kota Pasuruan, dua jam perjalanan darat dari Surabaya. Agung, selaku pelatih Arjuna Rock Climbing asal Pasuruan mengatakan, ia berangkat jauh dari luar Surabaya membawa tiga orang atlet andalannya. Tahun ini merupakan momen kedua ia beradu teknik dan strategi melawan klub panjat lain dalam kompetisi The Spider Kids 2025. “Tahun lalu saya cuma bawa satu atlet, tahun ini saya alhamdulillah bisa membawa tiga atlet ke kompetisi EIGER di Surabaya ini. Usia paling muda bahkan tujuh tahun! Kami membina atlet panjat tebing sejak usia dini karena program jangka panjang, mencetak prestasi atlet bahkan ada yang sudah dimulai sejak empat tahun usianya. Dukungan dari orang tua membawa anak-anak ini dari sekadar coba-coba, hingga keinginan untuk berprestasi dan menjadi atlet,” ungkap Agung. Sebanyak 126 anak-anak yang mengikuti The Spider Kids 2025 di Surabaya benar-benar menunjukkan kemampuan mereka, sebagai atlet masa depan Indonesia. Seperti yang ditampilkan oleh Zahwa, remaja perempuan usia 12 tahun asal Tumpang Climber Club, sebuah klub panjat asal Malang. “Aku suka manjat sejak umur tujuh tahun. Seru dan menantang. Aku anaknya nggak bisa diam, coba ikut panjat eh ternyata suka. Ketika sudah di papan panjat aku nggak takut sama sekali, bahagia sekali bisa ikut kompetisi EIGER ini, kenalan dengan anak-anak asal klub panjat kota lain di Jawa Timur,” cerita Zahwa. Sumber: Times Indonesia

PSSI Lepas Indra Sjafri Dari Kursi Pelatih Timnas U20

Usai rentetan hasil kurang memuaskan, PSSI melepas posisi Indra Sjafri dari jabatan sebagai pelatih kepala Timnas U20. Keputusan tersebut diambil PSSI menyusul pernyataan pelatih berusia 62 tahun yang siap bertanggung jawab dan bersedia menerima konsekuensi usai kegagalan mencapai target lolos ke Piala Dunia U20 karena tersingkir di fase grup saat berlaga di Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Shenzen, Tiongkok. “Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U20. Saya pribadi dan PSSI sangat berterima kasih atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan coach Indra selama menangani Garuda Muda sehingga punya prestasi juara AFF U19 2024 dan lolos Piala Asia U20 2025,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Jakarta, Minggu (23/2). Lebih lanjut, Erick menyatakan, PSSI akan segera mencari pengganti Indra Sjafri agar program pembinaan prestasi para pesepakbola muda yang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir ini tetap berkelanjutan demi mempersiapkan mereka sebagai pelapis utama Timnas senior di masa mendatang. “Keputusan untuk melepas coach Indra diambil secara profesional. Artinya, coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut. Secara pribadi dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,” lanjut Erick.

Smansa Balikpapan Pertahankan Gelar Juara di DBL Samarinda

Tim Putra SMAN 1 Balikpapan

Tim putra SMAN 1 Balikpapan berhasil mempertahankan gelar juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Kalimantan. Berhadapan dengan SMAN 2 Samarinda di partai final, Smansa (sebutan SMAN 1 Balikpapan) sukses menang dengan skor 70-45, Jumat 21 Februari 2025. GOR Segiri Samarinda jadi saksi perjuangan dua tim ini sejak tip off dilakukan. Keduanya bertanding dengan sengit di kuarter pertama. Hanya saja, Smansa berhasil melaju 21-6 di kuarter kedua. Hal itu membuat Smansa sukses melebarkan jarak dengan Smada (julukan SMAN 2 Samarinda). Kemenangan Smansa di laga ini menandakan bahwa DBL Samarinda musim ini dimenangkan oleh tim asal luar Kota Samarinda. Di sisi putri, tim putri SMAN 5 Balikpapan berhasil mengalahkan juara musim lalu, yakni SMAN 3 Samarinda. Torehan Smansa ini juga mengulangi tahun 2021 silam. Yakni gelar juara untuk putra dan putri diraih oleh tim asal Balikpapan. Saat itu, tim putra Smansa berhasil menjadi juara. Sementara juara putri diraih oleh SMKN 2 Balikpapan. Secara keseluruhan, putra Smansa sendiri sudah mencatatkan 5 kemenangan di DBL Samarinda. Mereka menjadi juara pada 2009, tahun pertama kali DBL digelar di Kalimantan Timur. Kemudian 2013, 2021, 2024, dan 2025. Di partai final ini, Sean Jason Nathan mencatatkan rekor. Ia mengoleksi 28 poin dan 10 rebound. Torehan itu membawa namanya menjadi top poin di DBL Samarinda musim ini. Disusul oleh Surya Alexander dengan 12 poin dan 3 rebound. Sementara itu, di sisi Smada, kekuatan mereka cukup merata. Hampir seluruh pemain menyumbang poin untuk tim. Federikco Abromovic memimpin dengan 13 poin dan 4 rebound. Disusul Hanafi Anshar dengan 10 poin dan 7 rebound.

Smala Balikpapan Jadi Ratu Baru DBL Samarinda

Tim Putri SMAN 5 Balikpapan

Tim putri SMAN 5 Balikpapan berhasil menjadi juara baru Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Kalimantan. Kepastian ini didapat setelah mengalahkan SMAN 3 Samarinda dengan skor akhir 36-34 di partai final, Jumat 21 Februari 2025, di GOR Segiri, Samarinda. Gelar juara ini merupakan gelar pertama yang didapat oleh tim putri SMAN 5 Balikpapan. Mereka berhasil mengalahkan SMAN 3 Samarinda yang merupakan langganan juara DBL (2013, 2014, 2016, dan 2023). Kedua tim bertanding dengan sengit sejak tip off dilakukan. Smala (sebutan SMAN 5 Balikpapan) unggul satu poin di kuarter pertama. Mereka berhasil melaju 17 poin di kuarter kedua dan melebarkan jarak. Hanya saja, Smaga (sebutan SMAN 3 Samarinda) bukan tanpa balasan. Mereka mencoba mengejar ketertinggalan hingga kuarter berikutnya. Puncaknya adalah kuarter empat. Smaga membuka kuarter empat dengan tambahan 4 poin. Hal itu membuat mereka memperkecil jarak hanya selisih 4 poin saja atas Smala. Sebaliknya, Smala mulai kehilangan sentuhannya ketika memasuki paruh kuarter empat. Smaga berhasil menambah 4 poin di akhir kuarter dan memangkas jarak hanya selisih 2 poin. Kondisi itu membuat kedua tim kian memanas. Sayangnya, tembakan yang dilakukan oleh Carrisa Kumala Putri tidak berujung poin di 7 detik akhir. Smala mendapat dua tembakan gratis dari foul yang dilakukan oleh Salsabila Dani Raya. Sayangnya, dua tembakan itu tidak berhasil dieksekusi dengan baik oleh Kayla Carissa Putri. Namun, Smala tetap berhasil menjaga keunggulan dan memastikan gelar juara. Melvina Fahira memimpin Smala dengan torehan 11 poin dan 6 rebound. Disusul oleh Noura Alifia dan Shafana Rifaya yang sama-sama menyumbang 12 rebound. Noura mencatat 7 poin, sementara Shafana 2 poin. Di tubuh Smaga, Delavina Daryndra memimpin dengan 11 poin dan 5 rebound. Carrisa Kumala nyaris double-double dengan 9 poin dan 12 rebound. Salsabila Dani melengkapi daftar dengan 7 poin dan 11 rebound.

Akhiri Puasa Gelar, Putra Bina Kasih Kembali Jadi Juara DBL Jambi

Putra Bina Kasih

Putra Bina Kasih berhasil menjadi juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 Jambi. Pada partai final yang berlangsung Jumat, 21 Februari 2025, putra Bina Kasih menang dengan skor akhir 54-44 melawan Xaverius 1. Kemenangan ini juga membuat Bina Kasih berhasil merusak ambisi Xaverius 1 untuk meraih gelar ketiga mereka secara beruntun musim ini. Penonton yang hadir di GOR Kotabaru Jambi dibuat senam jantung dengan penampilan kedua tim. Ya,, Xaverius 1 memulai laga dengan apik. Mereka bahkan berhasil membuat Bina Kasih tertinggal sembilan poin di kuarter pertama. Dominasi Xaverius 1 tak berhenti sampai di situ. Kuarter kedua mereka masih begitu tangguh bagi Bina Kasih. Skuad asuhan Danil Handrian masih memimpin hingga paruh pertama berakhir (15-22). Babak kedua Bina Kasih berjuang untuk terus memangkas selisih poin. Mereka menolak kalah untuk ketiga kalinya di partai final oleh Xaverius 1. Tembakan dua poin Nicholas Daren di awal kuarter ketiga membuka asa Bina Kasih mengejar dan membalikkan keadaan. Nama yang sama menjadi dalang di balik pertama kalinya Bina Kasih unggul pada gim final hari ini. Lima menit kuarter ketiga, berawal dari aksi Steven Tan yang mencuri bola dari tangan penggawa Xaverius 1, Daren sukses menghukumnya dengan tembakan dua angka. Bina Kasih menutup kuarter ketiga dengan keunggulan tipis 33-32. Kuarter akhir menjadi penentuan. Bina Kasih semakin mengubur asa three peat Xaverius 1 di kuarter pemungkas. Bahkan mereka sempat melaju sepuluh poin tanpa balas kala kuarter akhir di bawah dua menit. Di skuad Bina Kasih nama Justine Fernando menjadi pengumpul poin terbanyak dengan raihan 18 poin dan 4 rebound. Di belakangnya ada Steven Tan dengan tambahan 10 poin dan 3 steal. Kemenangan ini membuat Bina Kasih mengakhiri puasa gelar mereka, plus melepas predikat spesialis nomor dua. Ya, terakhir kali Bina Kasih juara ada pada musim 2019. Dengan ini Bina Kasih punya empat piala DBL Jambi di sekolah mereka.

Back-to-Back Champion, Putri Smanel Ukir Sejarah Baru

Sejarah tercipta! Putri Smanel -sebutan SMAN 5 Kota Jambi- kembali menjadi juara DBL Jambi. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil menang melawan Netco dengan skor akhir 76-37 pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 Jambi, Laga yang berlangsung Jumat, 21 Februari 2025 di GOR Kotabaru Jambi berlangsung seru. Keberhasilan mereka membendung ambisi revans Netco dimulai pada kuarter pertama. Dinda Bilqissyah dan kawan-kawan berhasil membuat Netco hanya mencetak sembilan poin. Akhir kuarter pertama, putri Smanel berhasil unggul sepuluh poin (19-9). Kuarter kedua Netco mulai mengejar. Memang mereka mencetak 11 poin untuk memangkas margin yang menguap. Sayangnya, Putri Ivka dan kawan-kawan kuasa membendung Smanel mencetak poin. Ada 23 poin yang diciptakan Smanel pada kuarter kedua. Hal ini membuat selisih tetap menjadi dua digit poin (42-20). Paruh kedua Smanel kembali menjauh dari kejaran Netco. Mereka unggul lebih dari 25 poin di kuarter ini. Ketenangan menjadi pembeda kedua tim. Ambisi revans yang begitu besar membuat Netco mudah kehilangan bola. Ada 56 turnover yang diciptakan skuad asuhan Muhammad Rizki. Sebanyak 41 poin berhasil dikonversikan pasukan Smanel buah dari 56 turnover. Selain ketenangan, kedalaman skuad kedua tim juga berbeda. Memang benar kedua tim mengandalkan beberapa pemainnya untuk menjadi opsi serangan. Namun, barisan penggawa Smanel cukup banyak membantu dalam mendulang poin. Total ada 16 poin yang diciptakan barisan penggawa Smanel. Hal ini berbanding terbalik dengan pemain cadanga nNetco yang tak mencetak angka sama sekali. Keysa Sabila fenomenal dengan torehan dobel-dobel 21 poin dan 15 rebound. Lalu ada Putri Intan yang juga mencetak dobel-dobel dengan koleksi 20 poin dan 11 rebound. Cindy Tiara menutup daftar pencetak dua digit poin Smanel dengan tambahan 10 poin dan 3 asis. Kemenangan ini membuat Smanel memastikan piala tetap di sekolah tercinta dan mengukir sejarah.

SAC Indonesia Gelar Turnamen Junior Challenge di Kota Tangerang

SAC Indonesia

Student Athletics Championships (SAC) Indonesia menggelar turnamen junior challenge tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diselenggarakan mulai Kamis 20-23 Februari 2025 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Banten. Wakil Direktur Basketball League (DBL) Indonesia, Yondang Tubangkit menyampaikan ini adalah kali ke-3 diselenggarakannya turnamen SAC Indonesia. Di mana SAC Indonesia kali ini adalah partai final yang mempertemukan antar juara di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dari 6 qualifiers. Di samping itu, Yondang mengungkapkan, pihaknya juga mengadakan turnamen junior challenge untuk tingkat SD dan SM0 yang diikuti 300 sekolah di Kota Tangerang dengan lebih dari 3.500 peserta. “Hari ini, hari pertama Pertamina SAC National Championships. Jadi ini adalah antara juara dari masing-masing 6 qualifiers tingkat SMA. Ini babak finalnya,” kata Yondang usai memberi penghargaan kepada pemenang turnamen di tingkat SD. “Dan untuk adik-adik SD dan SMP ini kita ada turnamen junior challenge lebih dari 300 sekolah di Tangerang jadi ada lebih 3. 500 peserta,” tambahnya. Lebih lanjut, Yondang menjelaskan turnamen SAC Indonesia adalah platform khusus bidang olahraga athletics untuk meningkatkan partisipasi dan minat bakat khususnya bagi para pelajar. Terlebih lagi, tambah Yondang, pihaknya telah lama berkolaborasi dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). “PB Pasi ini akan mengambil jika ada bibit-bibit unggul, kemudian dibina lebih lanjut dengan mengikuti program latihan yang terstruktur untuk menjadi atlet yang lebih baik dan profesional,” terangnya. Yondang berharap dengan adanya turnamen SAC Indonesia ini bidang olahraga athletics lebih dikenal dan diminta, sehingga memunculkan atlet berbakat. “Athletics itu adalah ibu dari segala olahraga, semua berawal dari athletics jadi sangat fundamental,” tandasnya. Sementara itu, Siswa SD Jaya Manggala yang meraih juara 1, Airil mengekspresikan rasa senangnya karena bisa berpartisipasi dalam turnamen SAC Indonesia. “Aku Airil dari sekolah SD Manggala senang, seru ikut lomba. Juara satu. Mau jadi Atlet Athletics,” ucapnya. Sumber: Semarta News

Atlet Triathlon Indonesia Raih Juara Asia 2025

Ayu Pertiwi Martina

Atlet Triathlon Indonesia, Ayu Pertiwi Martina berhasil meraih juara Asia Triathlon Cup Chennai India 2025. Tim Indonesia mengirimkan tiga atlet putra yaitu Rashif Amila, Hayqalah Vello dan Bima Perdana dan tiga putri yaitu Ayu Pertiwi Martina, Renata dan Binta. Mereka dengan didampingi oleh dua pelatih yaitu Coach Fadly dan Barrack. Martina finish dengan catatan waktu 1:04:25, untuk posisi kedua Ikeno Minori finish dengan catatan waktu 1:04:50 dan posisi ketiga Zehnder Anna finish dengan catatan waktu 1 :04:53 dengan nomor elite women. “Selamat kepada Martina yang berhasil membuat Indonesia bangga karena prestasinya sebagai juara Asia Triathlon Cup Chennai 2025. Terima kasih atas kerja keras Martina, atlet-atlet Triathlon, pelatih dan juga Ketum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PP FTI) masa bakti 2023 – 2027 Armand van Kempen,” kata Ketum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman. “Saya berharap ini memotivasi atlet-atlet & pembinaan Triathlon di seluruh Indonesia. Semoga atlet-atlet Triathlon dapat terus mempersembahkan prestasi untuk Indonesia pada single/multi event internasional selanjutnya,” sambungnya “Dengan pembinaan yang baik, saya optimistis ada atlet Triathlon yang lolos Olimpiade selanjutnya di Los Angeles tahun 2028,” tambah Ketum KONI Pusat. Sementara itu Ketua Umum PP FTI, Armand van Kempen mengaku terharu atlet binaannya meraih juara. Adapun ini menjadi satu langkah dari strategi besarnya. “Kejuaraan ini sangat penting dalam mengumpulkan point World Triathlon untuk menuju lolosnya olimpiade 2028 di Los Angeles”, terangnya.

Megawati Rebut Penghargaan sebagai Pemain Voli Terbaik Dunia 2025

Pemain voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi dinobatkan sebagai sebagai pemain voli terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox. Atlet kelahiran 20 September 1999 itu berhasil memperoleh 80,00 poin, mengungguli atlet-atlet voli ternama lainnya, seperti Paula Salinas dari Chili yang berada di posisi kedua dengan 67,50 poin dan Tatsiana Kholand dari Belarus dengan 42,00 poin. Pencapapaian ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi Megawati. Apalagi penghargaan ini dinilai berdasarkan performa pemain dalam pertandingan internasional. Selain itu, penghargaan ini juga dinilai oleh komunitas berdasarkan data statistik yang ada, seperti performa di liga-liga besar dan turnamen internasional. Tak hanya membanggakan bagi Megawati, prestasi ini menjadi catatan apik dan nilai kebanggaan bagi Indonesia. Dengan capaian ini, Megawati mampu memperlihatkan bahwa atlet-atlet Indonesia bisa bersaing di level internasional. Tak bisa dipungkiri, capaian Mega sebagai Pemain Terbaik Dunia tak lepas dari performanya yang mengesankan di Red Sparks, klub tempatnya berlabuh saat ini. Sejak berlabuh di Red Sparks, Megawati telah menjadi pemain terbaik tiga kali, terakhir ia menjadi MVP di putaran keempat Liga V Korea. Musim ini dia juga sukses mengantar Red Sparks mendapatkan kemenangan 13 kali beruntun, dan telah menembus lebih dari 600 poin. Pencapaian luar biasa Megawati tidak terlepas dari perjalanan karirnya yang dimulai sejak ia masih di bangku SMP. Kini, di Red Spark megawati menjadi opposite hitter andalan yang membawa timnya bersaing di Liga Voli Korea Selatan. Prestasi yang diraih Megawati bukan hanya sekadar gelar, tetapi juga mengangkat nama Indonesia di kancah voli internasional. Berikut adalah daftar pemain voli putri terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox: Megawati Hangestri (Indonesia) – 80,00 poin Paula Salinas (Cile) – 67,50 poin Tatsiana Kholad (Belarus) – 42,00 poin Nadzeya Stoliar (Belarus) – 37,50 poin Lizaveta Bahayeva (Belarus) – 37,50 poin Nicole Vorpahl (Cile) – 37,50 poin Martina Fojo (Argentina) – 37,50 poin Aina Grimalt (Cile) – 37,50 poin Eva Cohen (Prancis) – 37,50 poin Yuliana Gonzalez (Kosta Rika) – 22,50 poin

Piala Asia U20 2025: Garuda Muda Raih Hasil Imbang

Timnas Indonesia U-20

Timnas Indonesia U-20 mengakhiri laga di Piala Asia U-20 2025 Grup C dengan hasil imbang 0-0 melawan Yaman di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, China, Rabu (19/2). Sebelumnya Indonesia telah bermain dua kali melawan Iran (13/2) dengan hasil kalah 0-3 dan Uzbekistan (16/2) juga harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3. Dengan hasil ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C dengan satu poin dari tiga pertandingan. Poin tersebut sama dengan yang dikumpulkan Yaman yang berada di posisi akhir karena kalah selisih gol dari Indonesia. “Saya mewakili tim dan saya pribadi sebagai pelatih yang dipercaya, minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia, tidak bisa memenuhi keinginan untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025,” kata Indra Sjafri seusai laga. “Saya memimpin tim ini di bulan Desember 2023. Dalam satu tahun ini ada tiga target yang saya terima. Target pertama juara AFF, target kedua harus lolos Piala Asia, dan target ketiga harus lolos ke Piala Dunia. Dari ketiga target itu, saya tak bisa mengantarkan tim ini untuk lolos ke Piala Dunia. Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf,” tambahnya. Indra Sjafri mengatakan bawa dirinya siap menerima evaluasi dan mengapresiasi dukungan penuh dari PSSI untuk Timnas U-20 selama ini. “Saya berterima kasih kepada PSSI yang mendukung penuh semua roadmap saya dan semua program-program latihan saya. Mengenai hal-hal yang misalnya apakah saya harus dievaluasi, saya menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI. Apapun resiko dari kegagalan ini, saya secara kesatria bertanggung jawab,” pungkas Indra Sjafri.

Piala Asia U20 2025: Garuda Muda Kembali Takluk

Piala Asia U20 2025

Timnas Indonesia U-20 harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 1-3 pada laga kedua Grup C Piala Asia U-20 2025 di Shenzen Youth Football Training Base Centre Stadium, Minggu (16/2). Satu-satunya gol Indonesia pada laga ini dicetak oleh Jens Raven pada menit ke-23′. Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tidak dapat lolos grup karena mengalami dua kekalahan. Sebelumnya Garuda Muda kalah 0-3 dari Iran pada lama perdana, Kamis (13/2) lalu. Uzbekistan dan Iran sudah mengemas enam poin dari dua laga, sementara Indonesia masih belum ada poin. Seusai laga, kapten timnas U-20, Dony Tri Pamungkas mengatakan bahwa tim sudah berjuang maksimal dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas hasil ini. “Saya mewakili tim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah mendukung kami. Sekali lagi mohon maaf karena perjuangan kami berakhir dan gagal melaju ke babak delapan besar. Untuk pertandingan terakhir melawan Yaman, kita akan berjuang maksimal dan berharap meraih kemenangan,” kata Dony. Sementara itu, pemain belakang Muhammad Iqbal Gwijangge menyatakan bahwa ada pelajaran berharga atas kekalahan ini. “Pengalaman yang bagus untuk kami bermain di turnamen ini, saya pikir ini adalah pertandingan yang tidak mudah. Kami masih memiliki satu pertandingan lagi sebelum ini berakhir,” kata Muhammad Iqbal. “Saya ingin berterima kasih kepada pelatih, staf dan pemain yang sudah bekerja keras hari ini. Saya pikir kami bermain baik, tapi Uzbekistan bermain lebih bagus dan akhirnya kalah, kami belajar dari hal itu,” sambungnya. Pada laga terakhir, di tempat yang sama Indonesia akan menghadapi Yaman, Rabu (19/2) mendatang.

Sejarah Tercipta, Indonesia Juara!

Badminton Asia Mixed Team Championships

Sejarah tercipta di Qingdao, China, di mana tim bulu tangkis Indonesia untuk pertama kalinya meraih gelar juara Badminton Asia Mixed Team Championships. Turnamen Badminton Asia Mixed Team Championships 2025 di Qingdao sejak 11 hingga 16 Februari 2025. Ini merupakan kejuaraan beregu campuran di mana setiap negara akan melakoni pertandingan tim yang terdiri dari 1 tunggal putra, 1 tunggal putri, 1 ganda putra, 1 ganda putri, dan satu ganda campuran. Tim bulu tangkis Indonesia berhasil melaju ke final Badminton Asia Mixed Team Championships untuk pertama kalinya setelah mengalahkan tim Thailand dengan skor 3-1 sehari sebelumnya. Selain melaju ke final untuk pertama kali, Indonesia juga mencetak sejarah baru dengan menjadi juara Badminton Asia Mixed Team Championship untuk pertama kalinya. Sejarah tercipta setelah pasangan ganda putra Indonesia Fikri/Daniel menang 21-15 dan 21-9 atas Chen Xu Jun/Huang Di, dan mengunci kemenangan 3-1 atas tim China pada final di Qingdao Conson Sports Centre, Minggu (16/2/2025). Badminton Asia Mixed Team Championship 2025 merupakan gelar perdana Indonesia di turnamen ini setelah pertama kali digelar pada 2017. Di partai pertama, Indonesia unggul melalui ganda campuran Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menang dua gim langsung atas Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying 21-11 dan 21-13. Tunggal putra Alwi Farhan juga berhasil mengalahkan Hu Zhe An dengan skor 21-15, 21-13 sekaligus membuat Indonesia memimpin dengan skor 2-0. Namun, Indonesia gagal mengunci kemenangan mutlak setelah China berhasil mencuri satu poin dari partai tunggal putri. Xu Wen Jing mengalahkan Putri Kusuma Wardani dengan skor 21-12, 21-13. Di partai keempat, Fikri/Marthin berhasil mengunci kemenangan 3-1 atas China, sehingga laga Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Chen Qing Chen/Keng Shu Liang tidak perlu dimainkan. Sumber: Kompas

PSSI Tuntaskan Seleksi Timnas U-17 dan U-20 Putri

Seleksi Timnas U-17 dan U-20 Putri

PSSI telah menuntaskan seleksi pemain Timnas Putri U-17 dan U-20 yang telah berlangsung 16 Januari-15 Februari 2025 di lapangan Unesa, Surabaya, Jawa Timur. Pemilihan pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi laga FIFA Match Day kontra Arab Saudi tanggal 20 Februari 2025 mendatang yang dilanjutkan dengan pemusatan latihan (TC) di Jepang berlangsung pada tanggal 22 Februari hingga 9 Maret 2025. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyambut baik tuntasnya agenda tersebut. “Saya apresiasi kerja dari timbas Putri, baik itu coach Mochi maupun ibu Vivin (Exco PSSI), sebagai penanggung jawab timnas putri yang terus mempercepat transformasi prestasi sepak bola putri kita. Saya berharap, para pemain yang sudah terpilih dari seleksi memanfaatkan kesempatan besar ini untuk bekerja dan berlatih lebih keras lagi,” ujar Erick di Jakarta, Minggu (16/2). Pada tahap awal, penyaringan pemain diikuti 52 pemain yang terdiri dari 28 pemain U-20 dan 24 pemain dari U-17. Setelah sebulan seleksi berjalan, sebanyak 24 pemain dipilih untuk melanjutkan TC ke Jepang. Menurut Vivin Cahyadi Sungkono, penanggung jawab Timnas putri, keberangkatan ke Jepang bertujuan memperkuat kerja sama dan peningkatan kualitas tim karena Garuda Pertiwi akan berlaga dalam kompetisi antar Universitas di Jepang yang akan dimulai pada 25 Februari 2025. Selain itu, dari seleksi Timnas U-17 dan U-20 ini, ada enam pemain yang dinilai coach Mochi layak bermain di timnas putri senior dan dipersiapkan di FIFA Match Day melawan Arab Saudi pada 20 Februari di Jeddah, Arab Saudi. “Kami berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI karena berkat hubungan baik Pak Erick dengan Federasi Sepakbola Arab Saudi (SAFF), semua kegiatan FIFA Match Day ini, hingga keberangkatan tim ke Tokyo dari Jeddah dibiayai SAFF. Bahkan pemain mendapat fasilitas umroh selama 1 hari,” jelas Vivin. Direncanakan, timnas putri senior akan membawa 18 pemain ke Jeddah, Arab Saudi yang terdiri dari 12 pemain senior dan 6 pemain hasil seleksi U-20 dan U-17. Menurut pelatih Timnas Putri, Satoru Mochizuki, seleksi pemain U-17 dan U-20 berjalan dengan baik. Pemusatan latihan di Jepang diyakininya akan menambah skill karena dirinya sudah menyiapkan program latihan yang sangat intensif. “Selain latihan yang padat dan uji coba dengan beberapa tim universitas di Jepang untuk meningkatkan kemampuan skill serta strategi. Usai Timnas Putri berhasil juara Piala AFF lalu, kami harus terus menyiapkan para pemain muda agar kualitas timnas ini tetap terjaga dan bisa terus ditingkatkan,” jelasnya. Menurut rencana, TC di Jepang akan mengundang dua calon pemain diaspora yang sama-sama berusia 19 tahun, yakni Djenna de Jong, striker yang bermain di klub liga 2 NAC Breda Women dan ⁠Felicia de Zeuuw yang bermain di posisi sebagai midfielder dari ADO Denhaag. Program TC di Jepang ini merupakan bagian dari persiapan mengikuti ASEAN Women’s Championship 2025.

Sejarah Baru! Smansa Kupang Jadi Juara DBL Kupang Dua Musim Beruntun

SMA Negeri 1 Kupang

Sejarah tercipta! Untuk pertama kalinya sejak Smansa Kupang terjun di DBL Kupang, mereka berhasil menjadi juara dua kali beruntun (2023-2024 dan 2024-2025). Kepastian ini didapat setelah Smansa Kupang berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 East Nusa Tenggara. Bertemu dengan tim kuda hitam, Smanpat, skuad asuhan Faldo Payon menang dengan skor akhir 62-31. Partai final yang berlangsung di GOR Flobamora, Kupang pada Jumat, 14 Februari 2025 begitu seru. Putra Smanpat bukan tanpa perlawanan. Mereka bahkan sempat melaju lima poin tanpa balas pada awal kuarter pertama. Itu menjadi keunggulan pertama sekaligus terakhir Smanpat. Ya, selebihnya pasukan Smansa Kupang memegang kendali permainan. Kematangan menjadi pembeda antara kedua tim. Hal ini terlihat pada persebaran poin dari skuad Smansa Kupang. Tercatat hanya ada satu nama dari 12 pemain Smansa Kupang yang tak mencetak angka. Adalah Meylandri Varel. Sisanya skuad asuhan Faldo Payon mencatatkan namanya pada lembar statistik. Pemain yang berangkat dari bangku cadangan pun mencetak total 26 poin. Hampir setengah dari poin kesuluruhan Smansa Kupang. Terbanyak ada Pasya Adriano dengan dobel-dobel 15 poin dan 13 rebound. Nah, di skuad Smanpat persebaran poin mereka terpaku pada dua nama saja. Paling banyak ada Josua Bani Ate dengan catatan 17 poin dan 4 steal. Barisan bangku cadangan Smanpat hanya mencetak empat poin saja. Meski begitu, ini menjadi pencapaian terbaik penggawa Smanpat sejak musim 2019. Kemenangan ini membuat Smansa Kupang berhasil menjaga piala tetap di sekolah mereka. Plus mencetak sejarah dengan raihan back-to-back champion mereka. Proficiat!

Recis Bajawa Raih Gelar Ketujuh Beruntun di DBL Kupang 2025

SMA Regina Pacis Bajawa

Gelar ketujuh beruntun putri Recis Bajawa (SMA Regina Pacis Bajawa). Skuad putri Recis Bajawa menahbiskan diri menjadi ratu DBL Kupang setelah berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 East Nusa Tenggara. Bertemu dengan Smandhu pada partai final yang berlangsung Jumat, 14 Februari 2025 di GOR Flobamora, Kupang, putri Recis Bajawa menang dengan skor 53-22. Sejak tepis mula, putri Recis Bajawa langsung tancap gas. Mereka bahkan berhasil membuat skuad Smandhu tak mencetak angka sama sekali! Sebaliknya Gregoria Deandra dan kawan-kawan konsisten mencetak dua digit poin selama empat kuarter. Keberhasilan mereka mengunci pergerakan Melani Ceisa dan kawan-kawan menjadi kunci di balik gelar kedelapan Recis Bajawa. Ya, Melani Ceisa tampak frustasi dengan hanya mencetak 10 poin dan 6 turnover. Ia melakukan percobaan menembak selama 25 kali dan hanya masuk 3 saja. Pada sisi Recis Bajawa pemain utama mereka tak bisa dibendung, kelimanya mencetak poin. Terbanyak bukan Gregoria Deandra, melainkan Werner Pinkan. Bermain selama 28 menit, Werner Pinkan mencetak 21 poin dan 8 steal. Agnes Imelda membantu pada urusan rebound dengan mengoleksi 11 rebound plus 4 asis. Gregoria Deandra dan Maria Anjelina kompak mencetak sembilan poin. Bagi Gregoria ia nyaris mencetak dobel-dobel dengan tambahan 12 rebound. Kemenangan ini semakin spesial bagi sang pelatih, Desiana Wila. Ya, musim lalu doi membawa Recis Bajawa juara sebagai pemain. Musim ini ia kembali ke DBL Kupang sebagai pelatih. Pelatih yang sukses menambah gelar kedelapan bagi Recis Bajawa. Kemenangan ini juga menjaga dominasi Recis Bajawa di DBL Kupang. Sejak musim 2017, srikandi Recis Bajawa belum pernah kalah selama melantai di DBL Kupang. Legasi dan konsistensi itu bernama Recis Bajawa.

Piala Asia U20 2025: Garuda Muda Akui Keunggulan Iran

Timnas Indonesia U20

Timnas Indonesia U20 harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 0-3 pada laga perdana kedua tim di Piala Asia U20 2025 Grup C, Kamis (13/2). Laga tersebut berlangsung di Stadion Shenzen Youth Football Training Base Centre, Tiongkok. Tiga gol Iran dicetak oleh Hesam Nafari Nogourani pada menit ke-5′, Esmail Gholizadeh menit 63′, dan Mobin Dehghan menit 70′. Sebelum laga ini berlangsung, laga grup C lainnya yakni Uzbekistan menang 1-0 atas Yamen. “Kami tidak bermain begitu buruk, tetapi kami kurang dalam antisipasi untuk umpan-umpan silang Iran. Selain itu, antisipasi bola-bola atas, dan duel satu lawan satu kami kurang,” kata Indra Sjafri. “Sebenarnya kita punya kecepatan dan kesempatan untuk lakukan serangan balik bahkan ada beberapa kali bisa membuat peluang, namun sayang kami tidak bisa memanfatkannya. Setelah ini kita akan evaluasi tim dan fokus siapkan strategi untuk laga selanjutnya melawan Uzbekistan,” tambahnya. Sementara itu kapten timnas U20, Dony Tri Pamungkas mengaku kekalahan ini merupakan hasil yang tidak diinginkan. Apalagi dia menilai ada sejumlah kesempatan Garuda Muda untuk mencetak gol. “Kita harus segera lupakan kekalahan ini dan bangkit untuk laga selanjutnya melawan Uzbekistan. Karena kita yakin peluang itu masih ada dan harus optimistis,” kata Dony. Setelah laga ini, Indonesia akan melawan Uzbekistan di tempat yang sama pada Minggu (16/2) mendatang. Skuad Garuda Muda tentu wajib meraih poin penuh agar peluang lolos Grup C masih ada.

3000 Atlet Unjuk Gigi di Popda Salatiga 2025

Popda Kota Salatiga 2025

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Salatiga 2025 resmi dibuka oleh Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani di Lapangan Kridanggo Kota Salatiga, Rabu (12/2/2025). Ajang ini akan diikuti 3.000 atlet yang berlaga di 22 cabang olahraga. Yasip mengatakan, event ini merupakan ajang yang sangat baik untuk melihat dan mengukur kemampuan atlet muda di Salatiga. Ia berharap, dengan ini Salatiga tidak kekurangan stok atlet muda. “Semoga apa yang telah dikerjakan akan berbuah manis baik bagi para atlet maupun dunia olahraga, khususnya di Kota Salatiga. Sehingga, tidak kekurangan stok atlet mulai dari tingkat SD hingga SMA,” ujarnya. Pada 2026, akan ada event serupa di tingkat Jateng, yaitu Pekan Olahraga Provinsi(Porprov) dan salah satu tuan rumahnya adalah Kota Salatiga. “Dengan ajang Popda ini, harapan saya para atlet akan lolos dan mempunyai prestasi sehingga bisa ikut Porprov Jateng,” katanya. Ia juga menekankan kepada para atlet untuk terus semangat dalam bertanding dan menunjukkan mental juara. “Kita tidak hanya mencari pemenang tetapi juga untuk melahirkan atlet yang berkarakter dan berakhlak mulia,” ucap Yasip. Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga(Dispora) Kota Salatiga, Muh Nasiruddin mengatakan, pelaksanaan Popda akan dimulai 1-27 Februari 2025. Pertandingan akan dilaksanakan di 11 venue di Kota Salatiga, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. “Kita bisa mengukur kemampuan anak-anak yang selama ini telah berlatih dengan keras untuk mempersiapkan Popda dan event berikutnya sehingga berprestasi. Semoga di ajang Porprov 2026 nanti kota Salatiga bisa masuk lagi di urutan tiga besar,” ujarnya. Sumber: RRI

PBSI Cari Jagoan Muda Baru Lewat Seleknas 2025

Seleknas PBSI 2025

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) 2025 untuk mencari pemain muda potensial baru. Mereka yang terpilih untuk masuk Pelatnas PBSI Cipayung nantinya. Seleknas 2025 diikuti oleh 111 atlet berusia di bawah 19 tahun dari 13 klub berbeda. Mereka akan bertarung di lima sektor selama 11-15 Februari 2025 di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Ajang ini merupakan upaya dari PBSI untuk mendapatkan pemain-pemain muda potensial yang tersebar di berbagai klub di Indonesia. Nantinya mereka bisa mendapatkan tiket untuk menjadi pemain tim nasional dan berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagja menjelaskan, setidaknya ada lima tiket yang dipastikan bisa didapat para pemain klub. Mereka adalah para juara di tiap sektor, baik itu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, maupun ganda campuran. Namun, kuota itu tidak mutlak. PP PBSI juga memiliki tim pemandu bakat yang dihuni oleh para pelatih-pelatih top, yang ditugaskan untuk memantau dan menyaring pemain-pemain potensial. Mereka yang terpilih juga berhak masuk ke Pelatnas. “Kalau untuk nomor satu itu juaranya mutlak (diterima) ya. Tapi kami ada tim pemandu bakat, dimana memang bisa me-monitoring pemain,” ucap Ricky usai pembukaan Seleknas 2025 di Pelatnas Cipayung, Selasa (11/2). “Jadi sekiranya yang tidak juara, nomor berapapun ada kewenangan tim pemandu bakat, Binpres, untuk bisa melihat potensi-potensi yang ada, selain juara-juaranya itu,” tambahnya. Ricky tak menyebut berapa kuota pemain yang akan ditarik ke Pelatnas Cipayung lewat jalur pemantauan tim pemandu bakat. Eks Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI itu juga memastikan pemain yang terpilih nantinya akan menjalani serangkaian tes seperti medical checkup, tes fisik berbasis sport science, tes psikologi dan tes IQ, serta evaluasi teknik dan taktik. “Ini saya rasa sangat penting untuk lebih cerdas di lapangan, selain fisik mental. Itu yang akan dilakukan seleknas saat ini,” jelas Ricky. Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat juga mengatakan bahwa serangkaian tes itu diperlukan karena dapat membantu PBSI dalam menempa kualitas dan menilai performa sang atlet ke depan. “Serangkaian tes tersebut akan membantu PBSI menemukan atlet dengan potensi terbaik. Tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga secara fisik, mental, dan daya pikir strategis,” terang peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini. “Tes tambahan bukan untuk menyulitkan atlet namun untuk memastikan bahwa atlet yang terpilih benar-benar siap menghadapi persaingan global,” jelas Taufik. Daftar Partisipasi Seleknas 2025 – Djarum, Kudus (45 atlet) – DYS Candra Wijaya (3 atlet) – Exist Badminton Club (11 atlet) – Gideon Badminton ACD (5 atlet) – Jaya Raya Jakarta (16 atlet) – Mutiara Cardinal, Bandung (10 atlet) – PB AIC, Bekasi (3 atlet) – PB Power Rajawali, Tangerang (4 atlet) – Pelatkot Tangerang Selatan (4 atlet) – Pelatprov Jawa Timur (3 atlet) – Putra Mainaky, Tangerang Selatan (2 atlet) – Tangkas, Jakarta Selatan (4 atlet) – Taqi Arena BC, Bandung (1 atlet)

Ole Romeny Resmi Jadi WNI

Ole Romeny

Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pada hari Sabtu (8/2) di London, Inggris melakukan sumpah setia menjadi warga negara Indonesia. London dipilih menjadi lokasi pengambilan sumpah, karena Olen Romeny kini masih aktif bermain bersama klubnya, Oxford United. Ketua umum PSSI, Erick Thohir mengucapkan Alhamdulillah atas lancarnya proses naturalisasi Ole Romeny yang diharapkan mampu meningkatkan daya gedor Timnas yang kini dibawah pelatih Patrick Kluivert. “Semoga dengan kehadiran Ole Romeny di Timnas Indonesia, daya gedor Skuad Garuda semakin tajam. Dan bisa memberikan dampak yang positif bagi Timnas Indonesia,” ujar Erick Sabtu (8/2). Erick juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga proses naturalisasi ini berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan yang direncanakan. “Terimakasih kepada DPR RI, Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementrian Hukum dan semua pihak yang sudah membantu terlaksananya naturalisasi ini,” ujarnya. Setelah resmi menjadi WNI, Ole Romeny diharapkan bisa membela Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Perjalanan skuad Garuda akan berlanjut pada Maret 2025 dengan melawan Australia (20/3) dan Bahrain (25/3). Biodata: Nama lengkap: Ole Lennard Ter Haar Romenij Tanggal lahir: 20 Jun 2000 Tempat lahir: Nijmegen, Belanda Tinggi: 1,85m Posisi: Penyerang – Sayap Kanan Kaki dominan: Kanan Klub Saat Ini: Oxford United (Inggris)