Mathew Baker Debutan Termuda Timnas Indonesia

Mathew Baker

Bek Muda Timnas Indonesia, Mathew Baker langsung mencatatkan sejarah pada laga debut bersama skuad Garuda. Pemain keturunan Indonesia-Australia itu resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior saat tampil melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Momen bersejarah tersebut terjadi di tengah kemenangan meyakinkan 3-0 Timnas Indonesia atas Oman. Tiga gol Garuda dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Sementara Emil Audero tampil gemilang dan terpilih sebagai Man of the Match setelah menggagalkan tendangan penalti tim tamu. Di balik kemenangan tersebut, perhatian publik juga tertuju kepada Mathew Baker yang mendapat kesempatan menjalani debut bersama tim senior. Pelatih John Herdman memasukkan Baker pada menit ke-80 untuk menggantikan Rizky Ridho. Pemain yang saat ini berkarier bersama Melbourne City itu langsung mengisi posisi bek tengah kiri dalam formasi tiga bek, berduet dengan Elkan Baggott dan Kevin Diks. Meski hanya bermain sekitar 10 menit, Mathew Baker sukses menorehkan catatan bersejarah. Saat menjalani debut, pemain kelahiran Melbourne, 13 Mei 2009, itu tercatat berusia 17 tahun 23 hari. Catatan tersebut membuat Mathew Baker resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia di sektor senior. Dia mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka saat berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari ketika dimainkan Shin Tae-yong dalam pertandingan melawan Myanmar di Piala AFF 2024. Mathew Baker juga mengalahkan Ronaldo Kwateh (17 tahun 3 bulan 8 hari), Marselino Ferdinan (17 tahun 4 bulan 18 hari), serta Asnawi Mangkualam 17 tahun 5 bulan 17 hari). Kini, rekor tersebut resmi berpindah tangan kepada Mathew Baker di era kepelatihan John Herdman, meski secara statistik belum banyak terlibat karena waktu bermain yang terbatas. Dia hanya menorehkan empat umpan sukses selama berada di lapangan. Meski kontribusinya belum terlalu menonjol dari sisi statistik, debut Mathew Baker menjadi sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia. Dengan usia yang masih sangat muda, dia berpotensi menjadi salah satu pilar penting skuad Garuda dalam beberapa tahun mendatang.

Jonatan Christie dan Regenerasi Tunggal Putra di Polytron Indonesia Open ’26

Polytron Indonesia Open ’26 berlangsung sejak 2 sampai 7 Juni 2026 di Istora Senayan. Acara tersebut berhasil menghidupkan gairah ribuan pecinta bulutangkis Indonesia dan manca negara. Mulai dari test drive mobil listrik Polytron, apparel Victor yang sold out, panggung musik, dan berbagai macam kuis terlihat megah dan dipadati pengunjung. Apalagi pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil menembus final. Walau Jonatan Christie dikalahkan wakil Kanada Victor Lai dengan skor 19-21;8-21 ia tetap atlet kebanggaan pecinta olahraga bulutangkis Indonesia. Terbukti dengan bergemuruhnya Istora Senayan di tiap smash dan poin yang didapatkan oleh Jonatan Christie. He is still pride of our nation. Tidak dipungkiri prestasi Jonatan menginspirasi banyak pemain muda calon bintang bulutangkis Indonesia mendatang. Dalam sesi wawancara setelah pertandingan Jonatan menyebutkan bahwa dirinya sekarang menatap kejuaraan dunia dan Asian Games. Menurutnya regenerasi pemain bulutangkis tunggal putra banyak yang kualitasnya sangat baik. Sekarang Jonatan merasa perlu kerja lebih keras lagi karena negara yang dulunya tidak diperhitungkan sekarang telah menjadi kandidat juara yang baik.

HYDROPLUS Soccer League Jadi Talent Pool Timnas Putri Indonesia

PSSI menilai HYDROPLUS Soccer League berperan penting dalam pengembangan sepak bola putri Indonesia dan menjadi wadah pencarian bakat untuk Timnas Putri Indonesia.

JAKARTA, 6 Juni 2026 – Kehadiran HYDROPLUS Soccer League dinilai semakin memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola putri Indonesia. Kompetisi yang digelar secara berjenjang di empat regional tersebut tidak hanya menyediakan ruang kompetisi bagi atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pemantauan bakat untuk tim nasional putri Indonesia. Penilaian tersebut disampaikan Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, saat menghadiri penutupan HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026. Menurutnya, format liga yang berlangsung dalam jangka panjang memberikan kesempatan bagi pemain untuk berkembang secara berkelanjutan melalui jam terbang yang konsisten. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya HYDROPLUS Soccer League dan Djarum Foundation yang sudah mewujudkan program ini. Kompetisi khusus putri masih sangat terbatas, sehingga kehadiran liga seperti ini memiliki korelasi yang sangat erat dengan perkembangan sepak bola putri Indonesia secara keseluruhan,” ujar Vivin. Ia menambahkan, kompetisi yang berjalan selama satu musim penuh memungkinkan pemain menunjukkan kualitas mereka secara lebih konsisten dibanding turnamen jangka pendek. Dari kompetisi inilah PSSI dapat memantau talenta-talenta potensial yang siap diproyeksikan ke level nasional. “Sudah ada beberapa pemain yang kami monitor dan sebagian telah bergabung dengan Timnas Putri U-17. Harapannya semakin banyak pemain yang bisa ditemukan dan direkrut baik untuk timnas junior maupun senior,” tambahnya. Komitmen pengembangan sepak bola putri juga terus diperkuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui berbagai program kompetisi yang saling terhubung. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa jalur pembinaan yang dibangun saat ini memberikan kesempatan kepada atlet putri untuk berkembang secara bertahap dan berkesinambungan. Rangkaian kompetisi tersebut akan berlanjut melalui MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 pada 23–28 Juni, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli, serta Srikandi Merdeka Cup pada 14–23 Agustus yang akan melibatkan sejumlah negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Indonesia. “Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri. Harapannya mereka memperoleh pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan secara optimal,” kata Teddy. Menurut Teddy, keberhasilan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League musim ini juga menjadi bukti bahwa sepak bola putri Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kompetisi yang berlangsung di Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta berhasil memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas permainan para atlet muda. Dengan semakin banyaknya kompetisi yang terselenggara secara berkelanjutan, kolaborasi antara penyelenggara, PSSI, pemerintah daerah, klub, akademi, dan orang tua diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola putri Indonesia yang siap bersaing di level internasional.

Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta Juara HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026

Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy sukses menjadi kampiun dengan torehan total 90 poin sebagai pemuncak klasemen.

JAKARTA, 6 Juni 2026 – HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026 resmi menuntaskan kompetisi sekaligus melengkapi daftar peserta yang akan berlaga pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 90 poin dan memuncaki klasemen akhir. Sementara di kategori U-18, Putri JP Jakarta keluar sebagai kampiun dengan raihan 54 poin. Kedua tim berhasil menorehkan catatan impresif sepanjang musim dengan tidak terkalahkan. Kompetisi berlangsung selama 30 pekan untuk kategori U-15 dan 18 pekan untuk kategori U-18 sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengungkapkan bahwa Jakarta menjadi regional terakhir yang menyelesaikan rangkaian kompetisi musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus. “Regional Jakarta ini merupakan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U-18. Dari segi kualitas kami melihat peningkatan yang sangat signifikan sejak pekan pertama hingga akhir kompetisi. Para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang konsisten setiap pekannya, dan itu menjadi modal penting dalam proses pembinaan,” ujar Teddy. Menurutnya, kompetisi liga yang berlangsung selama berbulan-bulan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis tetapi juga dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental bertanding. Pada kategori U-15, keberhasilan Cipta Cendikia Football Academy tidak lepas dari kontribusi penyerang andalannya, Albianca Raula. Pemain yang mencatatkan 1.405 menit bermain tersebut berhasil menjadi top scorer dengan torehan 38 gol sepanjang musim. “Perasaannya senang banget, enggak nyangka bisa jadi juara. Kami selalu berusaha tampil konsisten, percaya diri, dan menjaga komunikasi di lapangan. Sekarang target kami adalah tampil maksimal di All-Stars,” kata Albianca. Sementara itu, Putri JP Jakarta menunjukkan dominasi di kategori U-18. Pada laga terakhir, mereka sukses menundukkan Putri Tangsel City dengan skor 3-1 untuk memastikan gelar juara sekaligus mempertahankan rekor tanpa kekalahan sepanjang kompetisi. Kapten tim Putri JP Jakarta, Rengganis Wijanarto, menyebut kekompakan menjadi faktor utama keberhasilan timnya musim ini. “Sebagai kapten, saya selalu mengajak teman-teman untuk bermain kompak dan terus berlatih. Kami ingin melanjutkan performa ini di All-Stars dan membawa nama DKI Jakarta menjadi juara,” ujarnya. Pelatih Kepala Putri JP Jakarta U-18, Intan Nuraini Ulfa, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Ia menyebut gelar juara regional memang menjadi target utama sejak awal musim. “Target utama kami memang lolos ke tingkat nasional. Bersyukur bisa menyelesaikan kompetisi tanpa kekalahan. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi All-Stars di Kudus,” katanya. Dengan hasil ini, Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta berhak mewakili Jakarta pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dari Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta.

FIBA U18 SEABA Qualifiers: 15 Pemain Putra Siap Jalani TC Lanjutan

Timnas Basket U18 Putra Indonesia

Pelatih Timnas Basket U18 Putra Indonesia, Ismael melakukan pengerucutan nama pemain yang akan dibawa untuk berjuang di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Usai menjalani seleksi tahap kedua pada 18-20 Mei 2026 dengan diikuti 33 pemain, kini jumlahnya menyusut menjadi 15 nama. Dari 15 nama ini ada satu pemain diaspora. Nama pemain diaspora itu adalah Jaya Bayuntara. Dia akan bahu membahu berjuang untuk Merah Putih dengan pemain lainnya di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang akan berlangsung di Krabi, Thailand, pada 10-14 Juni 2026. Nama-nama yang lolos seleksi bersama Jaya di antaranya adalah Miracle Christiano, Irman Farras, Chimaobi Nzekwue, Steven Sebastian, Efrael Yerusyalom, dan Gede Dio Arghya Naranatha. Kini 15 nama ini melanjutkan persiapan dibawah asuhan tim pelatih yang dipimpin Coach Ismael. Latihan berlangsung di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat. Mereka juga sempat menjalani uji coba melawan Tim Pelatda DKI Jakarta. Uji coba berlangsung di GOR Grogol pada Jumat (22/5) dengan hasil 80-67 untuk kemenangan Timnas Basket U18 Putra. Kata Coach Ismael, para pemain ini lanjut ke tahap selanjutnya karena kemampuannya yang saling melengkapi. “Karakter skil mereka yang dibutuhkan untuk saling melengkapi. Mereka juga memiliki energi yang luar bisa, respons, komunikasi, dan leadership yang baik,” ungkap Ismael. “Sebenarnya ada satu lagi pemain diaspora, Jayden Christopher Newell. Hanya yang bersangkutan harus menunda berjuang bersama Indonesia karena ada persyaratan administratif yang harus dilengkapi. Dengan kemampuan yang dimiliki, kesempatan selalu terbuka untuk Jayden,” lanjutnya. Ismael menjelaskan, selama latihan para pemain mengalami progres baik. Mereka mulai saling mengerti satu sama lain. Ini menjadi sinyal baik dalam persiapan menuju FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Selanjutnya, para pemain akan diberikan materi pematangan teknis sekaligus mencari komposisi 12 pemain inti, sehingga akan lebih siap hadapi persaingan di Krabi bulan depan. “Kami akan memaksimalkan waktu yang ada untuk mematangkan persiapan. Kami akan memberikan materi-materi teknis dan persiapan mental yang dibutuhkan untuk hadapi SEABA nanti,” terang Ismael. “Mohon doa restu dari masyarakat Indonesia agar persiapan berjalan lancar dan kami lolos ke FIBA Asia Cup,” jelas Ismael. Komposisi 15 Pemain Timnas U18 Putra Indonesia: Miracle Christiano Chimaobi Nzekwue Steven Sebastian Fathy Muhammad Zhafif Efrael Yerusyalom Enrichia Ryansean Bastian Gunawan Sean Jason Nathan Kilapong Made Gandhi Wibisana Menara Gede Dio Arghya Naranatha Irman Farras Bryan Jonathan Kovith Jaya James Anak Agung Bayuntara Muhammad Fakhrizal Firdaus Hansel Orleans Hermawan Orlando Timothy

ITF J30 Sukoharjo: Petenis Indonesia Kawinkan Gelar Juara

Gwen Emily Kurniawan

Petenis junior Indonesia, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong dan Gwen Emily Kurniawan mengawinkan gelar tunggal putra dan tunggal putri pada ajang tenis internasional ITF J30 di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu. Dalam turnamen bertajuk DETEC International Junior Championship itu Rafa, yang berusia 17 tahun, menumbangkan unggulan kedua asal Amerika Serikat Brandon Duan dengan 6-4, 4-6, 6-3. “Saya sangat bersyukur bisa juara di Sukoharjo. Akhirnya setelah lima kali terhenti di semifinal, bisa juara di final pertama,” kata Rafa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta. Kemenangan itu turut menyukseskan misi revansnya dari petenis kidal, yang mengalahkannya pada final Asian Tennis Federation (ATF) Jakarta 16U, dua tahun lalu. Rafa mengaku cukup kewalahan pada final yang berlangsung selama dua setengah jam. Setelah mengambil set pertama, Rafa kecolongan di pertengahan set kedua. Meskipun unggul tiga gim, 4-1, ia mesti merelakan set kedua setelah kalah dalam lima gim beruntun. “Gim keenam, set kedua sebenarnya saya sudah leading, 40-0. Tapi, saya merasa kesulitan buat menutup gim-nya. Saya tidak tahu juga berapa kali dapat game point. Berkali-kali kena deuce sebelum diambil. Saya mikirin gim itu terus. Jadi, kalah set kedua, 4-6,” ujar Rafa. Rafa bangkit pada set penentu, dengan bermain lepas dan mengembalikan fokus. Keuletannya menuai hasil positif yang berbuah kemenangan. Senada, Gwen juga menang rubber set dalam final tunggal putri. Namun, petenis berusia 15 tahun itu tertinggal satu set lebih dahulu dari unggulan kedua asal China Xinran Yan dengan 2-6, 6-2, 6-1. “Yan sangat gesit, sangat lincah. Sangat berani mukulnya. Bolanya mepet-mepet ke pojok dan cepat. Sekalinya, aku kasih bola pendek, dia langsung nyerobot, ngambil. Sulit banget di awal-awal karena belum terbiasa,” kata Gwen. Gwen cepat belajar dari kekalahan di set pertama. Setelah bermain pasif untuk membaca kekuatan lawan, peringkat 869 dunia itu mulai keluar menyerang sejak permulaan set kedua. Alhasil, poin-poin krusial dapat ia menangi untuk memaksa digelarnya set ketiga. Kemenangan tersebut menjaga tren positif Gwen. Sepanjang 2026, ia memenangi 86 persen pertandingan level J30. Tambahan 30 poin diprediksi mengerek peringkatnya ke 720-an. “Aku sangat happy bisa meraih juara. Rasanya benar-benar memuaskan. Kerja kerasku terbayarkan,” ujar Gwen. Sementara itu, Xinran Yan dapat mengobati kekalahan dengan gelar ganda turnamen besutan DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club). Yan, yang menggandeng petenis Hong Kong Lena Lin, mengatasi perlawanan sengit duet tuan rumah, Quirina Trea dan Kaylee Tandjung, 7-6(1), 4-6, 10-8. Sementara itu, ganda putra yang menghadirkan final antar ganda Indonesia dimenangi Komang Bagus Wahyu Purustama/Rangga Wisnu Kresna Rafansyah. Petenis binaan Kentoeng Tennis Academy itu mengatasi unggulan ketiga, Joseph Owen Lauw/Alfaradu Sumirat, 7-6(0), 7-6(0). Setelah menyelesaikan kejuaraan pekan pertama, turnamen tersebut berlanjut ke gelaran pekan kedua. Lebih dari lima puluh petenis mancanegara akan memulai langkah pada babak kualifikasi ajang bagi petenis sampai dengan usia 18 tahun tersebut pada Minggu (31/5).

Veda Ega finis di urutan delapan Moto3 GP Italia

Veda Ega Pratama

Pembalap Veda Ega Pratama finis di urutan kedelapan pada Moto3 Grand Prix Italia yang berlangsung di Sirkuit Moteggi, Minggu (31/05/2026). Memulai balapan dari urutan ke-13, Veda mencoba langsung tancap gas untuk memburu posisi terdepan. Perlahan namun pasti, manuver Veda mampu membuatnya berada di persaingan perebutan posisi keenam. Veda terus bersaing menghadapi David Munoz yang mencoba untuk mempertahankan posisinya. Namun, pembalap Honda Team Asia tersebut gagal mempertahankan performa impresifnya dan tercecer di urutan ke-16 pada pertengahan balapan. Terus mencoba untuk melaju di barisan depan, Veda akhirnya harus puas finis di urutan kedelapan pada balapan. Hasil ini juga membuat Veda Ega sementara tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan torehan 66 poin.

Indonesia Siap Tempur di FIBA U18 Women’s Asia Cup Filipina

Dokumentasi timnas bola basket u18 putri Indonesia

Sebanyak 12 pemain Timnas Basket U18 Putri terbang ke Filipina Senin dini hari (1/6/2026). Mereka siap tempur menghadapi rivalitas di FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Bacolod, pada 2-6 Juni 2026. Keberangkatan Timnas Basket U18 Putri Indonesia turut dilepas oleh DPP PERBASI melalui Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin, Fritz Edward Siregar, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dalam kesempatan tersebut, DPP PERBASI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan official yang telah menjalani proses persiapan menuju FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Keberangkatan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda, khususnya dalam memperkuat fondasi basket putri Indonesia di tingkat regional. Fritz menyampaikan bahwa keikutsertaan Timnas Basket U18 Putri Indonesia di Filipina bukan semata-mata agenda kompetisi internasional, tetapi juga kesempatan bagi para atlet muda untuk membangun pengalaman, karakter, dan mental bertanding sebagai bagian dari masa depan basket Indonesia. Ia berpesan agar para pemain tampil percaya diri, menjaga kekompakan tim, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan semangat pantang menyerah dalam setiap pertandingan. Tim yang berjuang di Bacolod ini dipimpin oleh Coach Amin Prihantono. 12 pemain yang menjadi andalan Indonesia di ajang ini terpilih melalui proses panjang. Mulai seleksi nasional di Hoops Ancol pada 26-28 Februari 2026 yang diikuti 76 pemain. Kemudian seleksi tahap kedua diikuti 27 pemain pada 11-13 Mei 2026 yang selanjutnya mengerucut menjadi 15 nama dan kini 12 pemain. “12 pemain ini yang terpilih. Coaching staff pilih mereka karena cocok dengan permainan tempo cepat yang kami siapkan,” ungkap Pelatih Kepala Timnas Basket U18 Putri, Amin Prihantono. Berikut 12 pemain timnas bola basket u18 putri Indonesia untuk FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026: Inez Angelina Welly Joanne Giovanni Richelle Evelyn Widjaja I Gusti Ayu Krisabella Fiorenza Celesta Chloe Cathleen Cung Maria Odifa Putri Hartono Chelsea Aurelia Adellyne Kustiawan Mabekou Talla Valerie Ariqa Shafa Chayyara Yemima Agatha Rahiesa Praisey Blessed

Polytron Indonesia Open 2026 Hadirkan Pengalaman Baru Lewat Kolaborasi Olahraga dan Teknologi

Polytron Indonesia Open 2026 menghadirkan inovasi teknologi, hiburan olahraga modern, serta dukungan kendaraan listrik untuk meningkatkan pengalaman penonton.

JAKARTA, 1 Juni 2026 – Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga menawarkan pengalaman hiburan olahraga yang lebih modern melalui kolaborasi antara olahraga dan teknologi. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi penonton melalui pemanfaatan teknologi baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Selain menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan, panitia juga berupaya menjadikan turnamen lebih inklusif dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau. Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Dukungan terhadap turnamen semakin kuat dengan keterlibatan Polytron sebagai sponsor utama. Sebagai perusahaan teknologi nasional yang telah hadir selama 50 tahun, Polytron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis yang selama ini menjadi kebanggaan bangsa di tingkat internasional. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan bahwa Indonesia Open merupakan momentum penting untuk mendukung prestasi atlet Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penunjukan Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mendukung mobilitas atlet selama turnamen berlangsung. Melalui kehadiran kendaraan listrik tersebut, Polytron ingin menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi pilihan yang praktis dan relevan bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Polytron juga menghadirkan program jaminan buyback sebesar 70 persen selama tiga tahun pertama. Dukungan terhadap Indonesia Open juga datang dari HSBC Indonesia. Perusahaan menilai bulu tangkis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan gaya hidup positif bagi generasi muda. Melalui Indonesia Open 2026, HSBC berkomitmen untuk terus memperkuat dukungannya terhadap ekosistem bulu tangkis nasional melalui berbagai program engagement bersama komunitas dan pencinta bulu tangkis. Dengan perpaduan pertandingan kelas dunia, inovasi teknologi, serta dukungan berbagai mitra strategis, Polytron Indonesia Open 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penonton sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.

Polytron Indonesia Open 2026 Siap Digelar, 248 Atlet Dunia Ramaikan Istora Senayan

Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026

JAKARTA, 1 Juni 2026 – Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga menawarkan pengalaman hiburan olahraga yang lebih modern melalui kolaborasi antara olahraga dan teknologi. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi penonton melalui pemanfaatan teknologi baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Selain menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan, panitia juga berupaya menjadikan turnamen lebih inklusif dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau. Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Dukungan terhadap turnamen semakin kuat dengan keterlibatan Polytron sebagai sponsor utama. Sebagai perusahaan teknologi nasional yang telah hadir selama 50 tahun, Polytron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan olahraga Indonesia, khususnya bulu tangkis yang selama ini menjadi kebanggaan bangsa di tingkat internasional. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan bahwa Indonesia Open merupakan momentum penting untuk mendukung prestasi atlet Indonesia sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah penunjukan Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mendukung mobilitas atlet selama turnamen berlangsung. Melalui kehadiran kendaraan listrik tersebut, Polytron ingin menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi pilihan yang praktis dan relevan bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Polytron juga menghadirkan program jaminan buyback sebesar 70 persen selama tiga tahun pertama. Dukungan terhadap Indonesia Open juga datang dari HSBC Indonesia. Perusahaan menilai bulu tangkis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan gaya hidup positif bagi generasi muda. Melalui Indonesia Open 2026, HSBC berkomitmen untuk terus memperkuat dukungannya terhadap ekosistem bulu tangkis nasional melalui berbagai program engagement bersama komunitas dan pencinta bulu tangkis. Dengan perpaduan pertandingan kelas dunia, inovasi teknologi, serta dukungan berbagai mitra strategis, Polytron Indonesia Open 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi penonton sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat bulu tangkis dunia.

Indonesia jadi tuan rumah perdana Asian Gym for Life Challenge 2026

Gimnastik Indonesia

Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah ajang internasional setelah resmi ditunjuk menggelar 1st Asian Gym for Life Challenge 2026 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 15-18 Oktober. Ratusan komunitas gymnastics for all dari berbagai negara Asia dipastikan ambil bagian dalam event perdana tersebut, yang sekaligus menjadi momentum penguatan sport tourism Indonesia melalui olahraga gimnastik. “Alhamdulillah, mata dunia kembali tertuju pada Indonesia sehingga dipercaya menjadi tuan rumah Asian Gym for Life Challenge 2026. Ini merupakan event salah satu disiplin gimnastik, yakni gymnastics for all, di mana seluruh komunitas gimnastik dapat terlibat dan mendaftar,” kata Ketua Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Ita Yuliati dalam keterangan resmi, Sabtu. Penunjukan Indonesia diputuskan secara bulat oleh Komite Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU) setelah Thailand mengundurkan diri sebagai tuan rumah. Ajang tersebut menjadi yang pertama digelar di tingkat Asia dan diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan gimnastik internasional. Berbeda dengan gimnastik kompetitif, gymnastics for all merupakan disiplin yang bersifat inklusif dan nonkompetitif sehingga dapat diikuti seluruh kalangan tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun kemampuan. Disiplin ini lebih menitikberatkan pada kebugaran, kesenangan, persahabatan, serta penampilan kelompok yang mengedepankan semangat rekreasi dan gaya hidup sehat melalui gerakan gimnastik. FGI memilih Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism sekaligus mendukung program pemerintah di sektor olahraga dan pariwisata. “Yogyakarta merupakan kota yang memiliki banyak destinasi wisata dan cocok untuk pengembangan sport tourism. Kami berharap event ini dapat memberikan kontribusi serta membantu menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Ita. Penyelenggaraan Asian Gym for Life Challenge 2026 juga diharapkan menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Indonesia di mata internasional melalui perpaduan olahraga, pertunjukan, dan aktivitas komunitas.

Ramadhipa ke posisi kedua klasemen Moto3 Junior usai revisi Catalunya

Muhammad Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa naik ke posisi kedua klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 setelah revisi hasil race pertama putaran pembuka Catalunya yang membuatnya resmi meraih podium. Berdasarkan pembaruan klasemen terbaru yang dirilis FIM JuniorGP, Senin, Ramadhipa kini mengoleksi 26 poin atau bertambah lima angka dibanding klasemen sebelumnya. ”Kami menutup akhir pekan pertama MotoJunior ini dengan hasil positif. Meski sempat kesulitan di awal,tetapi kami mampu berkembang langkah demi langkah di setiap sesi. Untungnya kami berhasil mendapatkan hasil kualifikasi yang sangat baik sehingga lebih mudah menjalani balapan dari barisan depan,” ujar Ramadhipa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin. Kenaikan posisi itu terjadi setelah dua pembalap di depannya pada race pertama Catalunya mendapat penalti tambahan tiga detik akibat pelanggaran saat yellow flag berkibar. Dua pembalap yang dijatuhi hukuman ialah Carlos Cano dari CFMoto Aspar Junior Team dan Guillem Planques dari Momoven Racing.Dengan penalti tersebut, hasil race pertama mengalami revisi dan membuat Ramadhipa naik ke posisi ketiga di belakang Leonardo Zanni dan Giulio Pugliese. Podium itu menjadi pencapaian penting bagi pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut pada putaran pembuka Moto3 Junior musim ini, terlebih setelah ia juga finis keenam pada race kedua di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Tambahan poin dari revisi hasil race pertama membuat Ramadhipa kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 26 poin, terpaut 19 poin dari Pugliese yang memimpin klasemen dengan 45 poin. Ramadhipa juga unggul satu poin atas Zanni yang turun ke posisi ketiga dengan 25 poin. Selain Ramadhipa, pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team lainnya, Kiattisak Singhapong, turut mengalami kenaikan posisi klasemen dan kini menempati urutan ke-11 dengan 14 poin. Setelah menyelesaikan putaran pembuka Moto3 Junior, Ramadhipa dijadwalkan kembali tampil pada ajang Red Bull Rookies Cup 2026 di Sirkuit Mugello, Italia pada 29-31 Mei, bertepatan dengan rangkaian MotoGP Italia. Sementara itu, putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 akan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal pada 12-14 Juni. Klasemen Sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 Giulio Pugliese (CFMoto Aspar Junior Team) — 45 poin Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) — 26 poin Leonardo Zanni (Momoven Racing) — 25 poin Ryota Ogiwara (Asia Talent Team) — 22 poin Carlos Cano (CFMoto Aspar Junior Team) — 21 poin Travis Borg (Team Monlau Motul) — 20 poin Fernando Bujosa (AC Racing Team) — 16 poin Leonardo Abruzzo (FPS Laglisse) — 16 poin Kgopotso Mononyane (AGR Team) — 16 poin Guillem Planques (Momoven Racing) — 15 poin Kiattisak Singhapong (Honda Asia-Dream Racing Junior Team) — 14 poin David Da Costa (JEG Take Off GP) — 11 poin Yaroslav Karpushin (CFMoto Aspar Junior Team) — 7 poin Enzo Bellon (CIP Green Power Junior Team) — 7 poin Kristian Daniel (American Talent Team-GRYD Racing) — 6 poin Kerman Tinez (Monlau Motul) — 6 poin Sullivan Mounsey (CIP Green Power Junior Team) — 3 poin Marianos Nikolis (Monlau Motul) — 2 poin Matteo Gabarrini (MTA Junior Team) — 1 poin Remy Sanjuan (Larresport) — 1 poin

15 pemain lolos seleksi tahap kedua timnas basket U18

Dokumentasi para pemain timnas bola basket u18 Indonesia

Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) mengumumkan 15 pemain lolos seleksi tahap kedua, pada 18-20 Mei, untuk timnas U18 guna menghadapi U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026. Mereka akan diperas lagi menjadi 12 pemain yang siap diberangkatkan mengikuti turnamen di Krabi, Thailand, pada 10-14 Juni itu. “Sebenarnya ada satu lagi pemain diaspora yang lolos yakni Jayden Christopher Newell, tetapi yang bersangkutan harus menunda berjuang bersama Indonesia karena ada persyaratan administratif yang harus dilengkapi,” kata pelatih Timnas U18, Ismael di Jakarta, Senin. Dari ke-15 pemain itu terdapat satu pemain diaspora, yaitu Jaya Bayuntara. Menurut dia, para pemain telah menjalani uji coba melawan tim pelatda DKI Jakarta di GOR Grogol, Jakarta, pada Jumat pekan lalu yang dimenangkan timnas dengan 80-67. Ismael menyatakan, selama latihan para pemain mengalami kemajuan besar dengan mulai saling mengerti yang menjadi pertanda bagus dalam persiapan menuju kualifikasi Asia Tenggara itu. Selanjutnya, tambah dia, para pemain akan diberi materi pematangan teknis di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta, sekaligus mencari komposisi 12 pemain inti, sehingga lebih siap menghadapi persaingan di Krabi bulan depan. “Karakter dan kemampuan mereka dibutuhkan untuk saling melengkapi, karena mereka juga sudah memiliki energi yang luar bisa, respons, komunikasi, dan leadership yang baik,” kata Ismael. Dia meminta doa dari masyarakat Indonesia agar persiapan berjalan lancar dan timnas lolos ke Piala Asia. 15 pemain lolos seleksi tahap kedua: 1. Miracle Christiano 2. Irman Farras 3. Chimaobi Nzekwue 4. Ryansean Gunawan 5. Orlando Timothy 6. Made Gandhi Wibisana 7. Steven Sebastian 8. Hansel Orleans 9. Muhammad Fakhrizal Firdaus 10. Fathy Muhammad Zhafif 11. Efrael Yerusyalom 12. Gede Dio Arghya Naranatha 13. Sean Jason Nathan 14. Bryan Jonathan Kovith 15. Jaya James Anak Agung Bayuntara

Janice Tjen terhenti pada babak pertama French Open 2026

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen terhenti pada babak pertama French Open 2026 setelah kalah dari petenis Amerika, Emma Navarro 4-6, 3-6, Selasa. Dalam debutnya pada Grand Slam lapangan tanah liat tersebut, Janice tak mampu menghalau Navarro yang berada dalam performa terbaiknya setelah menjuarai WTA 500 Strasbourg akhir pekan lalu. Dikutip dari catatan hasil pertandingan Roland Garros, Navarro melesat dengan cepat pada set pertama saat memimpin 4-1, tetapi Janice berhasil menyamakan kedudukan 4-4. Berbekal servis kuat dengan mencatatkan lima berbanding empat ace milik Janice, Navarro kemudian menyelesaikan set pertama dengan memenangi dua gim setelahnya untuk mencuri keunggulan. Janice mencoba mendominasi pertandingan pada set kedua dengan memimpin 2-1. Petenis berusia 24 tahun itu memasukkan 58 persen servis pertama lebih banyak dari Navarro. Namun, petenis berusia 25 tahun asal Charleston itu mengambil alih permainan dengan 4-2. Ia juga mencatat keunggulan dari segi kemenangan poin servis pertama dibanding Janice, yakni 67 persen berbanding 58 persen. Peringkat 40 dunia Janice dengan gigih berjuang menghadang match point dari Navarro. Berhasil mendapatkan satu gim, petenis kelahiran Jakarta itu terpaksa menyerah pada gim berikutnya dari petenis No.25 dunia tersebut. Terhenti di sektor tunggal, Janice masih menjaga asa untuk tetap berada di Paris dengan turun di sektor ganda bersama rekan senegaranya Aldila Sutjiadi. Janice/Aldila dijadwalkan bertemu ganda Ceko-Spanyol Marie Bouzkova/Sara Sorribes Tormo pada babak pertama, Rabu (27/5). Sebelum mengikuti French Open 2026, Aldila yang berpasangan dengan Vera Zvonareva berhasil menjadi runner up Maroko Open akhir pekan lalu. Sementara, Janice yang menjadi unggulan teratas di sektor ajang WTA 250 Rabat sayangnya kandas pada babak kedua. Meski begitu, Aldila/Janice memiliki catatan cukup baik pada musim lapangan tanah liat dengan mencapai perempat final WTA 1000 Madrid.

Hydroplus Sirnas B Kaltim 2026: PB Djarum Kembali Juara Umum

Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026

Partai final Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026 telah selesai digelar di Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Rangkaian sirnas level B ini, diikuti sebanyak 519 peserta yang bertanding sejak Senin 18 Mei lalu hingga Sabtu 23 Mei 2026. Sebanyak 11 laga final HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 digelar mulai Sabtu (23/5) pagi, dengan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni Usia Dini, Anak, dan Pemula. Adapun nomor yang diperebutkan meliputi Usia Dini Tunggal Putra (UDPA), Usia Dini Tunggal Putri (UDPI), Tunggal Anak Putra (TAPA), Tunggal Anak Putri (TAPI), Ganda Anak Putra (GAPA), Ganda Anak Putri (GAPI), Tunggal Pemula Putra (TPA), Tunggal Pemula Putri (TPI), Ganda Pemula Putra (GPA), Ganda Pemula Putri (GPI), serta Ganda Pemula Campuran (GPC). PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 4 gelar juara. Disusul PB. Jaya Raya Jakarta, Taqi Arena Badminton Academy, Jaya Raya Satria, Exist Badminton Club, Mutiara Cardinal Bandung dan Jaya Raya Havana Academy. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juli 2026. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Medan, Sumatera Utara. Berikut hasil pertandingan final HYDROLUS Sirnas B Kaltim 2026: Lapangan 1 TAPI Xaviera Rafa Rimarcdi (Exist Badminton Club) vs. (Berliana Rahma) Taqi Arena Badminton Academy) 21-13, 21-17 TAPA Muhammad Saepul Jalaludin (Exist Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 17-21, 17-21 UDPA Azka Luthfi Mahardika (Mutiara Cardinal Bandung) vs. Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) 25-23, 22-20 TPA Ghalib Ahnaf Dira (Jaya Raya Jakarta) vs. Benedictus Keefa Frandrico (Ardes Tangerang) 21-12, 21-12 GPI Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto (PB Djarum) vs. Laura Leydisya/Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum) 15-21, 21-18, 21-13 GPA Brian Aqila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon (PB Djarum) vs. Muhammad Rasya Adhyazka/Xavier Razqa Ramadinata (PB Djarum) 21-14, 12-21, 21-18 GAPI Ayasha Machiko Lituhayu Albasia/Xaviera Rafa Rimarcdi (Satria Surabaya/Exist Badminton Club) vs. Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen (Taqi Arena Badminton Academy) 19-21, 17-21 GAPA Raihan Farid ‘Atha Mufida/Zhafran Almer Haq (Perkasa Ardana Badminton Club) vs. Ahmad Fauzan Ilmi/Muhammad Zahran Asyura (Jaya Raya Jakarta/Jaya Raya Hafana Academy) 9-21, 11-21 Lapangan 2 GPC Satria Pinandita Yudistira/Alisha Artha Amara (PB Djarum) vs. Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (PB Djarum) 21-13, 21-14 TPI Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum) vs. Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum) 8-21, 13-21 UDPI Amara Izzati Gunturputri (Jaya Raya Satria) vs. Anindita Nuur Varisha (Jaya Raya Satria) 21-18, 21-19

Asia Pacific Cup Jakarta 2026 jadi wadah lahirkan pebasket muda

Asia Pacific Cup Jakarta 2026

Asia Pacific Cup (APC) Jakarta 2026 siap menjadi wadah pembinaan untuk melahirkan talenta-talenta muda Indonesia, melalui turnamen internasional yang mempertemukan klub-klub terbaik dalam dan luar negeri, pada 23-26 Juli 2026 di Ancol Hoops. Pendiri Roro Jonggrang Indonesia, Joko Setyo Pramuji, mengatakan turnamen yang dibuat pihaknya tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, dan memperluas wawasan para atlet muda. “Turnamen ini bukan hanya soal berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, pengalaman internasional, dan mempererat persahabatan antaratlet muda dari berbagai daerah maupun negara,” kata dia di Jakarta, Rabu. Joko menjelaskan, APC merupakan salah satu turnamen bola basket usia muda bergengsi di kawasan Asia Pasifik. Ajang tersebut mempertandingkan nomor 5×5 dan 3×3 untuk kategori U12, U14, U16, dan U18 untuk putra maupun putri. Dia menjelaskan, perkembangan pebasket muda di Indonesia menunjukkan tren positif, sehingga dibutuhkan lebih banyak turnamen internasional untuk mengasah kemampuan mereka. Dia berharap APC Jakarta 2026 dapat melahirkan bibit-bibit pebasket potensial yang kelak menjadi tulang punggung bola basket nasional. Selain kesempatan menghadapi lawan dari berbagai negara, para juara di setiap kategori usia akan memperoleh tiket tampil di APC Singapore 2026, pada Oktober, dengan fasilitas pembebasan biaya registrasi. Sementara untuk pendaftaran, para peminat bisa mendaftar di laman resmi Asia Pacific Basketball Cup.

Janice Tjen terhenti di 16 besar Maroko Terbuka 2026

Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen harus terhenti di babak 16 besar WTA Maroko Terbuka 2026 setelah kalah dari unggulan asal Kolombia, Camila Osorio di Rabat pada Rabu. Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan tanah liat, Janice menyerah dengan skor 3-6, 6-3, dan 0-6 dalam duel berdurasi dua jam enam menit. Janice mengawali laga dengan kurang meyakinkan dan kehilangan set pertama 3-6. Osorio tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang break point serta unggul dalam servis sehingga mampu mengontrol permainan. Namun, petenis Indonesia itu bangkit pada set kedua. Janice tampil lebih agresif dari baseline dan berhasil menyamakan kedudukan setelah merebut set dengan skor 6-3. Memasuki set penentuan, momentum kembali berpihak kepada Osorio. Petenis Kolombia tersebut tampil dominan dan tidak memberi kesempatan kepada Janice untuk berkembang. Osorio menyapu set ketiga dengan skor telak 6-0 sekaligus memastikan tiket ke perempat final. Meski gagal melangkah lebih jauh, Janice sempat memberikan perlawanan sengit dengan merebut set kedua sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Osorio di turnamen WTA level 250 tersebut.

Dhea Natasya Cetak Sejarah, Juara Ajang LQS dan Lolos Kejuaraan Dunia WSL

Longboard Qualifying Series 1000 Hamamatsu Open 2026

Peselancar longboard putri Indonesia, Dhea Natasya mencatat sejarah dengan menjuarai World Surf League (WSL) Longboard Qualifying Series (LQS) 1000 Hamamatsu Open 2026 di Jepang, Minggu (17/5/2026). Capaian tersebut membantunya mengumpulkan poin tertinggi dan resmi melangkah menuju World Surf League Longboard Tour, kompetisi yang hanya diikuti oleh 24 atlet perempuan terbaik dunia. Dhea pun menjadi perempuan keempat di Asia dan pertama dari Indonesia yang berhasil menembus panggung tertinggi surfing profesional dunia, sebuah level kompetisi yang setara dengan MotoGP atau Formula 1 dalam dunia balap. “Saya berharap perjalanan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi semangat bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar,” ujar Dhea Natasya, yang mendapat dukungan dari Yummy. Pada pertandingan final di Pantai Nakatajima, Hamamatsu, Dhea mendulang total 15,87 poin dari dua ombak terbaik untuk memiliki angka tertinggi. Dia juga mengukir nilai terbaik kompetisi untuk ombak tunggal yakni 8,67 poin. Torehan miliknya lebih baik dari dua peselancar putri Jepang Hiroki Yoshikawa dan Yamaguchi Hana.

Aldila/Vera bangkit untuk kunci tempat di final Maroko Open

Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan pasangan ganda putrinya, Vera Zvonareva, bangkit dari ketertinggalan pada semifinal Maroko Open 2026, Kamis, untuk mengunci tempat di babak akhir ajang WTA 250 Rabat tersebut. Aldila/Vera yang menjadi unggulan teratas berhasil menyamakan kedudukan untuk mengalahkan pasangan Slovenia-Polandia Nika Radisic/Katarzyna Piter dengan 4-6, 6-2, 10-6. Menurut catatan WTA, Aldila/Vera dengan servis kuat berhasil memasukkan 71 persen servis pertama mereka. Namun, hal itu tidak cukup ketika lawan melakukan lebih sedikit kesalahan ganda, dan memimpin dari segi pengembalian bola. Pada set kedua, Aldila/Vera bangkit mendominasi permainan dengan mencatatkan 80 persen poin dari servis pertama, dan 80 persen poin dari servis kedua. Mereka juga mengonversi dua dari lima peluang break point, memenangi enam dari delapan gim untuk menyamakan kedudukan, dan memaksa Piter/Radisic untuk memainkan super tie-break. Catatan sempurna ditorehkan Aldila/Vera di set penentu dengan memasukkan 100 persen servis pertama mereka. Namun, Piter/Radisic mencoba mengimbangi dengan 75 persen poin pada servis kedua. Aldila/Vera meredam perlawanan Piter/Radisic dengan 75 persen poin pada servis pertama dan mencatatkan 75 persen pengembalian bola pada servis pertama untuk menuntaskan pertandingan dengan kemenangan setelah satu jam 35 menit. Selanjutnya pada babak final, Aldila/Vera menanti pemenang dari laga semifinal lainnya antara unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva dan Magali Kempen/Eudice Chong.​​​​​​​ Aldila dan Khromacheva sebelumnya berpasangan dalam Qatar Open 2026 dan Dubai Tennis Championship 2026 pada Februari, namun mereka terhenti pada babak pertama dua turnamen Middle-east Swing tersebut.