Piala Asia U17: Indonesia Kalahkan Korea Selatan

Tim U17 Indonesia

Timnas U17 Indonesia membuka Piala Asia U17 2025 dengan kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada Jumat (4/4/2025). Partai Timnas U17 Indonesia vs Korea Selatan bergulir di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, dan menjadi laga perdana babak penyisihan Grup C Piala Asia U17 2025. Gol tunggal Garuda Asia melawan dua kali juara Piala Asia U17 ini dicetak melalui titik pinalti di menit ke 90+1′ oleh Evandra Florasta. Meraup tiga poin di laga perdana melawan tim sekuat Korea Selatan tentu menjadi dorongan motivasi yang besar untuk pertandingan selanjutnya. “Saya sangat Bangga atas perjuangan tanpa henti para pemain. Hasil yang sangat diharapkan, dan jadi penyemangat agar kami fokus ke laga selanjutnya. Perjalanan masih panjang. Kami harap terus dukungan dan doa dari seluruh pecinta Timnas,” ucap Nova. Setelah empat tim di Grup C memainkan laga perdananya, Indonesia ada di urutan kedua dengan nilai sama dengan Yaman, tetapi kalah selisih gol. Di posisi ketiga dan keempat ditempati Korea Selatan dan Afganistan. Jadwal Pertandingan Timnas U17 Indonesia Berikutnya: Senin, 7 April 2025 : Indonesia U17 vs Yaman U17. Kick-off: 22.00 WIB Jumat, 11 April 2025 : Afghanistan U17 vs Indonesia U17. Kick-off: 00.15 WIB

Ratusan Atlet Ikuti Lomba Dayung Tradisional

Lomba Dayung Tradisional Klidang Lor Batang 2025

Ratusan tim baik dari dalam maupun luar Kabupaten Batang meramaikan lomba dayung tradisional saat Idulfitri sebagai ajang silaturahmi masyarakat Batang. Tercatat 249 tim dengan 512 nomor pertandingan akan dimainkan pada ajang tahunan ini sebagai ajang pencarian bibit atlet dayung Kabupaten Batang. Beberapa tim yang lahir dari lomba dayung ini juga pernah menorehkan prestasi baik di tingkat provinsi hingga nasional. Salah satunya sebagai juara 3 nasional tahun 2024 di Ancol yang didapat oleh tim Senopati asal Karangasem Selatan. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan, apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana yang telah menyusun dan merencanakan acara ini dengan baik. Dirinya juga berjanji akan memberikan tambahan perahu untuk kelancaran lomba dayung serta berharap agar perahu tidak hanya digunakan saat lomba dayung saja namun juga bisa digunakan untuk wisata air dengan tentu harus menjaga kebersihan lingkungan. “Lomba Dayung Tradisional merupakan salah satu event wisata libur lebaran yang ada di Kabupaten Batang, yang juga sarana menjaga tradisi yang sudah berjalan selama 45 tahun ini,” katanya saat membuka Lomba Dayung di Sungai Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1/4/2025). Momen ini tidak hanya menjadi ajang bagi kita untuk bersaing dan menampilkan kemampuan dayung terbaik, tetapi juga untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan tradisi yang kita cintai. “Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat peserta maupun penonton yang hadir di acara ini,” ujar dia. “Ke depan kita akan tingkatkan lagi sarana prasarana yang ada agar masyarakat khususnya para penonton merasa nyaman saat menyaksikan lomba dayung yang menjadi event wisata budaya di Kabupaten Batang ini,” Pungkasnya.

PBSI Terapkan Sistem Promosi yang Ketat Demi Prestasi

Eng Hian

Pelatnas PBSI terapkan sistem promosi dan degradasi terbaru. Aturan ini tidak mengikuti periode tertentu seperti sebelumnya. Atlet dinilai berdasarkan performa di turnamen internasional dan kemajuan teknik. Penilaian juga mencakup aspek fisik dan data pendukung yang relevan. “Setiap atlet dipantau performa pencapaian prestasi turnamen BWF dan multievent, progress kemajuan dari segi teknik, fisik, data-data pendukung. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih untuk mengambil keputusan,” kata Kabid Binpres Pelatnas PBSI, Eng Hian, Sabtu (29/3/2015). Sistem ketat ini diharapkan mempercepat regenerasi pemain muda. Langkah ini memberikan peluang tampil di turnamen internasional bagi talenta baru. Eng Hian menggelar pertemuan dengan pemain senior dan Wakil Ketua Umum, Taufik Hidayat. Pertemuan tersebut bertujuan mendengarkan usulan serta mendukung kenyamanan atlet di pelatnas. “Pemain senior ini mempunyai jangka waktu bermain yang tidak panjang. Jadi mereka harus punya komitmen yang tinggi selama berada di Pelatnas dan memaksimalkan waktu untuk meraih prestasi terbaik,” ujar Eng Hian. Eng Hian juga menyampaikan mekanisme bagi pemain yang berkarir di luar pelatnas, masih dikaji. Ia menyatakan evaluasi terus dilakukan tanpa membedakan status atlet di pelatnas. “Intinya kami tidak membedakan atlet tersebut berada di Pelatnas atau luar Pelatnas. Terpenting adalah atlet anggota PBSI yang membela dan mengharumkan nama Indonesia di kancah International,” tutur Eng Hian menutup pembicaraan. Sumber: RRI

Diva Kian Termotivasi Usai Sabet Emas dan Pertajam Rekor

Diva Renatta

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi. Apalagi setelah ia berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang 2025 Nantou International Pole Vault Invitational Meet di Sun Moon Lake, Taiwan, pada 30 Maret 2025. Tak hanya meraih kemenangan, Atlet kelahiran 24 Januari 2002 itu juga mencatatkan rekor baru dengan lompatan setinggi 4,30 meter, melampaui Rekor Nasional (Rekornas) Lompat Galah Putri sebelumnya yang berjarak 4,20 meter atas namanya sendiri. Rekor sebelumnya ia ciptakan saat berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumatera Utara. Diva mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, terutama karena diraih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia merasa bangga bisa memberikan hasil terbaik dan berharap pencapaiannya ini bisa menjadi motivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi ke depan. “Sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan hasil maksimal di bulan Ramadan yang berkah dan di momen Lebaran,” ujar Diva dalam pesan singkat kepada ANTARA. Meski sukses menorehkan rekor baru, Diva mengakui bahwa bertanding di Taiwan memberikan tantangan tersendiri. Cuaca di lokasi lomba yang terletak di kawasan wisata dataran tinggi Sun Moon Lake cukup dingin dan berkabut, yang membuatnya harus beradaptasi dengan kondisi tersebut. Namun, persiapan yang matang di pemusatan latihan nasional (pelatnas) Pangalengan, Jawa Barat, membantunya menghadapi situasi tersebut dengan baik. “Saya sebelumnya sudah berlatih di pelatnas Pangalengan yang memiliki kondisi serupa, sehingga tidak terlalu terpengaruh,” kata putri dari mantan atlet nasional lompat galah, Nunung Jayadi, dan mantan pelari gawang nasional, Dedeh Erawati. Kepercayaan diri Diva semakin meningkat seiring dengan persaingan ketat di ajang tersebut. Ia yakin bisa memecahkan rekornas berkat latihan yang konsisten dan persiapan yang matang sebelum berangkat ke Taiwan. Dalam lawatannya ke Taiwan, Diva juga berpartisipasi dalam ajang 2025 Taiwan International Indoor Pole Vault Meet yang berlangsung pada 26 Maret. Dalam kompetisi tersebut, atlet asal DKI Jakarta ini berhasil mencatat lompatan 4,00 meter, menyamai Rekornas Lompat Galah Indoor Putri yang sebelumnya dipegang Desi Margawati sejak 2009. Sumber: VOI

Mengenal Olahraga AirBadminton

AirBadminton

Mungkin beberapa dari Anda masih asing dengan olahraga AirBadminton. Cabang olahraga ini berbeda namun serupa dari saudaranya, badminton atau bulu tangkis. Sejak 2019, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memperkenalkan AirBadminton, versi bulu tangkis yang dimainkan di luar ruangan. Berbeda dengan bulu tangkis biasa yang dimainkan di dalam ruangan, AirBadminton bisa dimainkan di berbagai permukaan lapangan seperti rumput, tanah keras, atau pasir pantai. Tujuan utamanya adalah membuat bulu tangkis lebih mudah diakses oleh semua orang. Menurut BWF, AirBadminton cocok untuk segala usia karena bisa dimainkan di mana saja, tanpa harus bergantung pada lapangan indoor. Dari sisi kesehatan, olahraga ini punya banyak manfaat, seperti meningkatkan kecepatan, daya tahan, kekuatan, dan kelincahan. Selain itu, bermain AirBadminton juga bisa membantu mengurangi stres, menurunkan risiko rabun jauh pada anak-anak, serta mencegah penyakit seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. AirBadminton bisa dimainkan dalam berbagai format, mulai dari 1 lawan 1 (single), 2 lawan 2 (double), hingga 3 lawan 3 (triple). Untuk permainan rekreasional, jumlah pemain bisa lebih dari itu. Namun, selain dalam kategori single, pemain dalam satu tim tidak boleh memukul kok secara berurutan—harus bergantian. Peralatan yang digunakan hampir sama dengan bulu tangkis biasa, seperti raket, net, dan shuttlecock yang khusus dibuat untuk permainan luar ruangan. Kok yang digunakan, bernama AirShuttle, terbuat dari plastik dan dirancang agar tetap stabil meski terkena angin. Raketnya pun mirip dengan bulu tangkis biasa, hanya saja dengan tarikan senar yang lebih ringan. Dalam pertandingan resmi, AirBadminton menggunakan sistem best of five, di mana setiap gim dimainkan hingga 11 poin. Jika skor imbang 10-10, pemain yang unggul dua poin lebih dulu akan memenangkan gim. Namun, batas maksimalnya adalah 13 poin agar permainan tidak berlangsung terlalu lama. Dari segi lapangan, AirBadminton memiliki beberapa perbedaan dibanding bulu tangkis konvensional. Lapangan single berukuran 5 x 16 meter, sedangkan untuk double dan triple lebarnya bertambah satu meter. Area permainan lebih sederhana dengan hanya dua garis sejajar net yang berjarak dua meter dari masing-masing sisi, menandai “dead zone” di mana pemain tidak boleh melakukan pukulan. Hal ini membuat teknik netting tidak bisa digunakan dalam AirBadminton. Selain itu, ada cone di dekat baseline dengan jarak tiga meter sebagai penanda area servis. Tinggi net juga berbeda tergantung jenis permukaan: 1,55 meter untuk lapangan solid dan 1,45 meter untuk lapangan pasir, agar pemain tetap bisa bergerak dengan nyaman. Dengan konsep yang lebih fleksibel dan menyenangkan, AirBadminton bisa menjadi alternatif olahraga yang menarik bagi siapa saja, di mana saja! Sebagai organisasi resmi yang membawahi bulu tangkis di Indonesia, PBSI juga bertanggung jawab dalam pengembangan dan regulasi AirBadminton, sejalan dengan aturan yang ditetapkan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Piala Dunia AirBadminton perdana digelar di Uni Emirat Arab

AirBadminton

AirBadminton akan memasuki era baru dengan bergulirnya Piala Dunia AirBadminton atau BWF AirBadminton World Cup perdana di Uni Emirat Arab pada 13-16 November 2025. “Piala Dunia merupakan salah satu upaya Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dalam memperluas dan mengembangkan ekosistem AirBadminton,” demikian pernyataan BWF dalam laman resminya, Selasa. Sebelum pelaksanaan Piala Dunia, BWF akan lebih dulu menggelar turnamen kontinental sebagai ajang kualifikasi menuju Piala Dunia AirBadminton 2025. Tim-tim dari Asia dan Oseania akan bersaing di Kejuaraan Asia Pasifik yang berlangsung di Malaysia. Sementara itu, tuan rumah untuk tiga kejuaraan lainnya adalah Peru (Pan Amerika), Azerbaijan (Eropa), dan Ghana (Afrika). Turnamen kualifikasi ini mencakup tiga nomor pertandingan: team relay, tripel putri, dan tripel putra. Sebanyak 12 tim akan lolos ke Piala Dunia AirBadminton 2025, terdiri dari tiga tim terbaik dari nomor team relay di Kejuaraan Asia dan Eropa, dua tim terbaik dari Afrika dan Pan Amerika, serta juara dari Oseania, ditambah tuan rumah. Tim yang lolos melalui team relay juga wajib berpartisipasi dalam nomor tripel putra dan tripel putri. Terkait format pertandingan di Piala Dunia AirBadminton 2025, BWF menjelaskan akan mempertandingkan tiga nomor utama: team relay, tripel putri, dan tripel putra. Pada nomor team relay, setiap pertemuan terdiri dari empat pertandingan yakni, ganda putri, ganda putra, tripel putri, dan tripel putra. Pertandingan menggunakan sistem relay, dengan poin kemenangan bertahap mulai dari 15, 30, 45, hingga 60 poin. Tim yang lebih dulu mencapai 60 poin akan memenangkan pertandingan. Sementara itu, pada nomor tripel putra dan tripel putri, pertandingan akan menggunakan format best-of-five, dengan setiap gim dimainkan hingga mencapai sembilan poin. Dengan struktur kompetisi AirBadminton 2025 yang telah disusun, BWF berupaya memperluas penyelenggaraan turnamen guna memberikan lebih banyak kesempatan bagi pemain dan tim untuk berpartisipasi dalam turnamen resmi BWF. Selain itu, BWF juga membuka peluang bagi negara anggota yang ingin menyelenggarakan turnamen regional maupun internasional. Sebagai bagian dari dukungan terhadap perkembangan AirBadminton di tingkat nasional, BWF akan kembali meluncurkan Program Dukungan Peralatan edisi kedua pada Mei mendatang. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem kompetitif AirBadminton dan memperluas akses terhadap olahraga ini di berbagai belahan dunia. Sumber: ANTARA

Piala Asia U17 2025: Catatan Indonesia di Laga Perdana

Tim U17 Indonesia

Timnas Indonesia U17 akan berlaga di Piala Asia U17 2025, yang digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025. Di fase grup, Garuda Muda akan bersaing dengan Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman demi tiket ke perempat final. Jika berhasil melaju ke fase gugur, Indonesia berpeluang juga untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2025 yang akan dihelat di Qatar. Asia sendiri mendapatkan jatah delapan tim untuk turnamen dunia tersebut. Pada laga perdana Piala Asia U17 2025, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, pada 4 April 2025. Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia U17, Indonesia sudah tampil enam kali. Namun, performa di pertandingan pertama masih kurang konsisten. Dari enam laga pembuka, Indonesia baru sekali menang, sekali imbang, dan empat kali kalah. Satu-satunya kemenangan terjadi di Piala Asia U17 2018 saat menghadapi Iran. Kala itu, tim yang diasuh Fakhri Husaini menang berkat gol dari si kembar, Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Garuda Muda kini punya kesempatan untuk menorehkan sejarah baru di turnamen dua tahunan ini. Indonesia pernah melawan Korea Selatan pada pertandingan pertama babak grup Piala Asia U17 pada 1990. Indonesia dan Korsel berbagi poin setelah imbang 1-1 kala itu. Timnas Indonesia di Laga Pertama Piala Asia U17: 1. Indonesia 1-5 Arab Saudi – Piala Asia U17 1986 2. Indonesia 0-2 Thailand – Piala Asia U17 1988 3. Indonesia 1-1 Korea Selatan – Piala Asia U17 1990 4. Indonesia 1-2 Suriah – Piala Asia U17 2008 5. Indonesia 0-3 Uzbekistan – Piala Asia U17 2010 6. Indonesia 2-0 Iran – Piala Asia U17 2018

Rio Waida Tembus Peringkat 5 Besar Dunia

Rio Waida

Atlet selancar ombak Indonesia Rio Waida berhasil masuk ke Top 5 peringkat World Surfing League (WSL) setelah turnamen liga selancar MEO Rip Curl Pro Portugal di Supertubos, Peniche, Portugal, perhentian ketiga untuk Championship Tour (CT), Minggu (23/3). Menurut catatan peringkat WSL, Senin (24/3), Rio mengumpulkan poin 13.875 poin dari tiga turnamen CT yang telah ia jalani untuk menempati peringkat kelima dunia — naik satu peringkat seusai Abu Dhabi Pro, bulan lalu. “Ya, saya beruntung bisa berada di posisi ini. Tempat ke-5 di Portugal. Sangat bersyukur bisa memiliki tim di sini. Selalu belajar, dan selalu bercita-cita untuk sesuatu yang lebih besar,” kata Rio dalam unggahan di media sosial, Senin (24/3). “Ajang ini membuat saya sadar betapa bersyukurnya saya memiliki penggemar yang mendukung saya, banyak kata-kata positif, dan begitu banyak cinta. Saya sangat menghargai kalian semua,” lanjutnya. Peselancar berdarah Indonesia-Jepang itu mendapatkan 4.745 poin setelah kandas di perempat final Portugal Pro. Ia harus mengakui kehebatan peraih medali emas Olimpiade dan predikat juara dunia 2019, Italo Ferreira, saat berhadapan di delapan besar. Sebelumnya, di Abu Dhabi Pro, Rio juga harus merelakan gelar juara kepada Ferreira. Finis di posisi kedua, Rio mengantongi 7.800 poin. Di turnamen CT pertama musim ini, Rio terhenti di babak 32 besar Pipe Pro di Oahu, Hawaii, AS, setelah kalah dari peselancar veteran berpredikat GOAT Kelly Slater, sehingga ia hanya memperoleh 1.330 poin. Selanjutnya bagi Rio adalah pemberhentian keempat CT Surf City El Salvador Pro di Punta Roca, La Libertad, El Salvador yang akan berlangsung pada 2-12 April 2025. “Jalan masih panjang, tujuan berikutnya adalah El Salvador dan saya bersemangat untuk berkompetisi lagi dengan peselancar terbaik. Saya sangat bersyukur memiliki kesempatan ini dan saya ingin bernapas dan menikmati setiap langkah kecil yang akan saya ambil!,” tegas Rio. Sumber: Media Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Skuad Timnas Indonesia

Laga Timnas Indonesia vs Bahrain pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Tim Garuda pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa malam, 25 Maret 2025. Ole Romeny mencetak satu-satunya gol di menit ke-24 hasil kerja sama apik dengan kompatriot satu timnya di Oxford United, Marcelino Ferdinand. Kemenangan membuat Indonesia tetap berada di peringkat keempat klasemen Grup C kualifikasi zona Asia dengan koleksi sembilan poin dari delapan laga. Skuad Garuda berselisih empat poin dari zona lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Adapun Bahrain berada di peringkat kelima dengan enam poin. Sementara itu, grup C menyisakan dua pertandingan lagi untuk dimainkan Timnas Indonesia. Pertandingan kesembilan grup C akan digulirkan pada bulan Juni. Tepatnya pada tanggal 5 Juni 2025 mendatang. Timnas Indonesia akan mendapatkan jatah kandang. Mereka akan berhadapan dengan Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga ini wajib dimenangkan oleh Skuad Garuda untuk menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang. Sementara pertandingan terakhir Timnas Indonesia adalah laga tandang. Skuad Garuda akan bertamu ke markas Timnas Jepang. Pertandingan ini akan digelar pada tanggal 10 Juni 2025 mendatang. Laga ini juga akan jadi laga penentuan bagi Timnas Indonesia, jika bisa mencuri poin di laga ini, asa Timnas Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya akan terjaga. Sementara bagi Timnas Jepang, laga ini hanya jadi laga formalitas. Karena mereka sudah mengunci status juara grup dan mereka sudah dipastikan lolos. Hasil Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Arab Saudi 1-1 Indonesia Indonesia 0-0 Australia Bahrain 2-2 Indoensia China 2-1 Indonesia Indonesia 0-4 Jepang Indonesia 2-0 Arab Saudi Australia 5-1 Indonesia Indonesia 1-0 Bahrain

Mandalika Racing Series 2025 Tambah Kelas Untuk Bina Talenta Muda

Mandalika Racing Series 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2025 makin serius dalam pembinaan talenta muda dengan menambah kelas baru. Kelas Junior Sport 150 U15 yang sebelumnya hanya bersifat pendukung, kini resmi menjadi bagian dari Kejurnas, memberikan kesempatan lebih luas bagi pembalap belia untuk berkompetisi secara profesional. “Setiap tahun, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Penambahan kelas ini merupakan hasil masukan dari berbagai pihak, termasuk pelaku balap dan pemangku kepentingan lainnya, demi meningkatkan level kejuaraan menjadi platform pembinaan dan prestasi,” ujar Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, dalam peluncuran resmi di Jakarta, Senin (17/3/2025). Deputi Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Eddy Saputra, mengatakan penetapan status Kejurnas untuk kelas Junior Sport 150 menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pembalap muda menghadapi regulasi dan atmosfer kompetisi internasional. “Makin banyak pembalap Indonesia yang berkiprah di level global. Oleh karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting agar mereka siap bersaing di ajang yang lebih tinggi,” kata Eddy. Lebih dari sekadar kejuaraan, ajang ini juga membuka jalan bagi talenta muda Indonesia untuk mendapatkan pelatihan di Pertamina Enduro VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy yang resmi diluncurkan di Mandalika pada Januari lalu. Tak hanya itu, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025 juga menghadirkan kelas baru Sport 250 Community, yang ditujukan bagi komunitas balap motor. Kelas ini melengkapi kategori yang telah ada, termasuk Underbone 150 U25, Supersport, dan Superbike Community, guna memperluas partisipasi pembalap muda serta komunitas dalam ajang kompetitif. Kejuaraan yang akan berlangsung dalam lima putaran di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini merupakan hasil kolaborasi PRIDE Motorsport, MGPA, IMI, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dengan dukungan penuh dari Pertamina serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadwal Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025: Putaran pertama: 11-13 April Putaran kedua: 20-22 Juni Putaran ketiga: 22-24 Agustus Putaran keempat: 19-21 September Putaran kelima: 31 Oktober-2 November

PBVSI Panggil 25 Pemain Untuk Kejuaraan Dunia Voli U21 2025

PP PBVSI

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 25 pemain voli putri. Mereka bakal menjalani pelatnas untuk menghadapi Kejuaraan Dunia Voli U21 2025 di Surabaya, Agustus mendatang. Pelatnas 2025 Women’s U21 World Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 rencananya dimulai pada 7 April di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Citaringgul, Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Bagi pemain yang masih mengikuti kompetisi Proliga 2025, diberi waktu berkumpul hingga Proliga usai,” kata Sekjen PP PBVSI Heyzer Harsono dalam rilis PBVSI, Jumat (21/3/2025). Dari 25 pemain yang dipanggil PBVSI di antaranya adalah Junaida Santi, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Waode Ardiana. Daftar lengkap pemain yang dipanggil PBVSI: 1. Zahwa Aliah Jasmien – Jawa Barat 2. Indah Guretno Dwi Margiani – Jawa Timur 3. Chelsa Berliana Nurtomo – DKI Jakarta 4. Nasywa Deslianti Wardatul – Jawa Barat 5. Junaida Santi – DKI Jakarta 6. Azzahra Dwi Febyane – Jawa Barat 7. Alya Regifa Fahira – Jawa Barat 8. Aieng Nur Cahaya – Jawa Timur 9. Alifa ZahwaArifin – DI Yogyakarta 10. Yasmine Azizah Ramadhani – Jawa Barat 11. Khansa Naila Nurnakeisha – Jawa Tengah 12. Maradanti Namira Tegariani – DI Yogyakarta 13. Geofanny Eka Cahyaningtyas – Jawa Timur 14. Viviola Agustina – Jawa Tengah 15. Pascalina Mahuze – Jawa Barat 16. Syelomitha Afri laviza Wongkar – Jawa Barat 17. Lintang Yulia Prasasti – Jawa Tengah 18. Fiola Marsya Azzahra – Jawa Tengah 19. Waode Ardiana – Jawa Barat 20. Afra Hasna Nurhaliza – Jawa Barat 2l. Adensa Laurel Saputra – DKI Jakarta 22. Naysilla Wiedv Kirana – Jawa Barat 23. Mayhasta Bethari Siswanto – Jawa Timur 24. Calista Maya Ersandita – Jawa Barat 25. Syakirah Athania Putri – Jawa Timur

Prakualifikasi Davis Cup Junior 2025: Indonesia Raih Posisi Runner-up

Tim Junior Pakistan dan Indonesia

Pakistan meraih kemenangan dramatis pada ajang Prakualifikasi Junior Davis Cup Junior 2025 setelah mengalahkan Indonesia 2-1 di partai final. Turnamen yang berlangsung selama seminggu ini digelar di Sarawak Lawn Tennis Association pada 10-15 Maret dan diikuti oleh 22 negara dari Asia dan Oseania. Setelah tiga hari pertandingan fase grup yang penuh persaingan ketat, delapan tim yang melaju ke perempat final adalah Indonesia, Pakistan, Bangladesh, Singapura, Vietnam, Mongolia, dan Sri Lanka. Indonesia menunjukkan dominasinya di semifinal dengan mengalahkan Sri Lanka 2-0, sementara Pakistan harus berjuang keras dalam pertandingan sengit melawan Vietnam sebelum akhirnya menang dengan skor 2-1. Vietnam sendiri berhasil merebut posisi ketiga setelah menang tipis 2-1 atas Sri Lanka. Di partai final, tim tenis junior Indonesia harus mengakui keunggulan Pakistan dengan skor 2-1. Pada partai tunggal pertama, petenis Pakistan, Abu Bakar Talha, berhasil mengalahkan Suriyana Rafael Rio dengan skor 6-1, 6-2. Indonesia membalas pada partai tunggal kedua, di mana Gunawan Joachim Mika menundukkan Mikael Ali Baig dengan skor 6-4, 4-6, 6-1. Pertandingan ganda penentu dimenangkan oleh pasangan Pakistan, Hamza Roman dan Abu Bakar Talha, yang mengalahkan duet Indonesia, Mangan Song Rafael Jakunia dan Suriyana Rafael Rio, dengan skor 7-6(0), 2-6, 10-7. Kedua finalis yakni Pakistan dan Indonesia secara otomatis telah memastikan tempat di babak Kualifikasi Final yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini.

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Akui Keunggulan Australia

Ole Romeny

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos. Pertandingan ini berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025. Indonesia sebetulnya berpeluang untuk unggul lebih dahulu usai Rafael Struick dilanggar oleh pemain Australia Kye Rowles di dalam kotak penalti di menit keenam. Namun, Kevin Diks yang menjadi eksekutor penalti gagal membawa Garuda unggul usai eksekusinya membentur tiang gawang. Setelah itu, Australia mencetak gol lewat Martin Boyle (18′), Nishan Velupillay (20′), serta dua gol dari Jackson Irvine (34′ & 90′), dan Lewis Miller (61′). Sementara Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny (78′). Kemenangan ini membuat Australia kokoh di peringkat kedua klasemen Grup C dengan 10 poin dan berselisih sembilan poin dari Jepang di peringkat pertama. Adapun posisi Indonesia di peringkat empat di bawah Arab Saudi yang unggul selisih gol dan masih menyisakan satu pertandingan melawan China. Uniknya, Arab Saudi, Indonesia, Bahrain, dan China sama-sama mengemas poin 6. Indonesia masih memiliki beberapa pertandingan tersisa di Grup C untuk memperbaiki posisi di klasemen. Tim asuhan Kluivert dituntut untuk segera bangkit agar tetap menjaga asa lolos ke putaran berikutnya. Yang terdekat, Skuad Garuda akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 25 Maret mendatang.

KONI Pusat Gelar Vaksinasi Hepatitis A Untuk Atlet Muda

Suasana Pemberian Vaksin Hepatitis A di KONI Pusat

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar sosialisasi dan vaksinasi Hepatitis A bagi atlet muda sebagai langkah preventif menjaga kesehatan mereka di Ruang Rapat Lukman Niode, Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu. Dalam acara tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman mengatakan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional. “Dalam meningkatkan kualitas olahraga prestasi Indonesia kita butuh persatuan dan kolaborasi segenap tumpah darah Indonesia, bicara olahraga bicara Merah Putih, olahraga pemersatu bangsa,” ujar Marciano dalam keterangan tertulisnya. Program vaksinasi ini merupakan hasil kerja sama KONI Pusat dengan PT Caretaker Solusi Utama, PT Etana Biotechnologies Indonesia, serta media Gerakita. Setelah sosialisasi, vaksinasi Hepatitis A dosis pertama diberikan kepada atlet berusia 16 tahun. Pemberian vaksin secara simbolis dilakukan kepada atlet dari cabang olahraga bela diri dan sepak takraw, yang berasal dari SMAN 24 dan SMPN 164 Jakarta. Direktur Anti Infectious PT Etana Biotechnologies Indonesia, M. Indra Lamora, mengatakan program ini diharapkan berkelanjutan dan dapat menjangkau lebih banyak atlet di seluruh Indonesia. “Kami terpanggil untuk mendukung para atlet yang merupakan patriot olahraga,” kata Indra. Wakil Ketua Bidang Kesehatan Olahraga KONI Pusat, dr. Grace Tumbelaka, menjelaskan Hepatitis A mudah menyebar melalui kebersihan yang kurang, terutama di lingkungan sekolah, asrama, dan fasilitas olahraga bersama. Data menunjukkan 41,5% kasus Hepatitis A terjadi di sekolah atau kampus, 31,7% di pondok pesantren, dan 24,4% di lingkungan perumahan. Pemberian vaksinasi dalam jumlah lebih besar akan dilaksanakan pada 9-11 April 2025 di Kantor KONI Pusat, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan atlet agar tetap optimal dalam berlatih dan bertanding.

AHM Sapkan 7 Siswa untuk Melesat ke Kejuaraan Dunia

Siswa Terpilih Untuk Astra Honda Racing School 2025

Seleksi program pembinaan balap jenjang awal Astra Honda Racing School (AHRS) berhasil meloloskan 7 pebalap yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Lewat seleksi yang ketat pada Minggu dan Senin, 16-17 Februari 2025 lalu di Astra Honda Safety Riding & Training Center Deltamas, Jawa Barat, para pebalap belia potensial berusia 11-14 tahun siap ditempa menjadi pebalap muda berprestasi untuk bangsa. Dari ratusan siswa yang melakukan pandaftaran, PT Astra Honda Motor (AHM) mengundang 45 siswa dari 15 provinsi di Indonesia yang lolos administrasi untuk mengikuti test praktik. Kemudian, mereka bersaing mempertunjukkan kelihaian balapnya dengan menggunakan CBR150R. Dalam seleksi praktek pertama, tersaring 20 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan riding position, braking, racing line, cornering, body movement, dan spatial awareness. Memasuki seleksi tahap berikutnya, setiap pebalap akan diuji kemampuan dalam lintasan yang sama selama 15 menit, kemudian pengujian adaptasi pada lintasan baru dalam waktu 20 menit. Pada setiap fase seleksi yang dilakukan, para pebalap dievaluasi konsistensi dan durabilitasnya sehingga dapat dinilai berdasarkan performa terbaiknya.Setelah menjalani seluruh seleksi, terpilih 7 pebalap yang langsung lolos untuk bergabung dengan siswa AHRS tahun 2024 yang kembali melanjutkan di AHRS 2025. Proses seleksi ini juga dilakukan oleh salah satu pebalap lulusan AHRS tahun 2010, yakni Gerry Salim.Pebalap asal kota Surabaya ini pun telah mencetak beragam prestasi membanggakan untuk Indonesia, seperti juara Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 tahun 2017 dan tampil di balapan Grand Prix. “Alhamdulillah, terima kasih Astra Honda Racing School atas kesempatan saya menjadi siswa AHRS 2025. Saya sangat senang bisa mewakili daerah NTB, mohon doanya agar saya bisa mengembangkan skill balap dan melakukan balap internasional dengan Astra. Terima kasih kepada orang tua, pelatih dan teman-teman yang sudah mensupport dan mendoakan saya,” ujar Gian Muhammad Gibran, pebalap belia dari Nusa Tenggara Barat. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan AHRS tidak hanya sekedar sekolah balap namun juga menjadi pondasi kuat dalam pembinaan balap berjenjang dari AHM.Program ini mengasah dan membina kematangan mental, kemampuan balap, dan fisik calon pebalap muda Indonesia yang siap mencetak berbagai prestasi membanggakan untuk Tanah Air. “Melalui Astra Honda Racing School, kami berharap dapat terus mengukir sejarah balap bagi Tanah Air. Kami pun memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk memberikan bekal terbaik bagi generasi muda Indonesia dalam meraih mimpi di arena balap Internasional hingga dunia,” ujar Andy. 7 siswa Astra Honda Racing School 2025 terpilih: 1. Muhammad Sidiq Fatturohman Aljabbaar (Jawa Barat) 2. Avirya Rangga Arjavianto (D.I Yogyakarta) 3. Clevan Louis Valera Octavianuz (D.I Yogyakarta) 4. Felix Janur Wicaksono (Jawa Tengah) 5. Rafif Sadya Baehaqi (Jawa Timur) 6. Agam Abdillah Pratama (Jawa Timur) 7. Gian Muhammad Gibran (Nusa Tenggara Barat) Cadangan: 1. Alvin Alvaro Razka Nugraha (Jawa Barat) 2. Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa(D.I Yogyakarta) 3. Muhammad Nabil Zahsena (Jawa Timur) 4. Muhammad Zaky (Sulawesi Selatan)

Pertandingan Final Tunggal Putri All England 2025 Pecahkan Rekor

An Se Young

Hari Minggu (16/3) menjadi penanda selesainya pertandingan All England 2025 di Birmingham, Inggris. Penganugerahan medali kepada para pemenang pun sudah dilakukan. Beberapa kejadian di All England kali ini di highlight sebagai peristiwa bersejarah. Salah satunya adalah pertandingan antara An Se Young, wakil tunggal putri dari Korea Selatan dan Wang Zhi Yi, wakil tunggal putri Cina. Saat ini, dilansir dari laman Badminton World Federation, An Se Young menempati peringkat pertama dunia posisi pemain tunggal putri. Sementara, hanya terpaut 9 poin dari An Se Young, Wang Zhi Yi menempati urutan kedua pemain badminton tunggal putri. Wang Zhi Yi dan An Se Young bertemu di All England 2025 pada pertandingan final tunggal putri. Pertandingan berlangsung dengan sengit dan menegangkan. Putaran pertama dipimpin oleh Wang Zhi Yi. Namun, pada putaran kedua dan ketiga, An Se Young melibas habis dan mengejar skor ketertinggalan. Rally Wang Zhi Yi dan An Se Young pada All England kali ini merupakan rally terpanjang di sektor badminton tunggal putri dunia dengan total 79 shots. Rekor baru akhirnya terpecahkan setelah lewat 8 tahun lamanya. Rekor rally ini menggeser pertandingan antara P.V. Sindhu dari India dan Nozumi Okuhara wakil Jepang di World Championship Final 2017 dengan total 73 shots. Pertandingan Wang ZHi Yi dan An Se Young jika dihitung mencapai 1,5 jam secara keseluruhan. Permainan apik dan lihai dari kedua atlet ditunjukkan saat pertandingan ini. Penonton memuji-muji An Se Young dan Wang Zhi Yi karena telah memberikan permainan menakjubkan dan sportivitas sebagai seorang atlet profesional yang handal. Pertandingan pun usai dengan kemenangan An Se Young dengan skor 13-21, 21-18, 21-18. Selain itu, dengan kemenangan ini, membuat An Se Young masih tak terkalahkan sepanjang 2025, dengan total 20 kemenangan beruntun.

All England 2025: Leo/Bagas Jadi Runner Up

Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana gagal meraih gelar juara All England 2025 setelah takluk melawan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di pertandingan final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Senin dinihari WIB, 17 Maret 2025. Duel berakhir dengan skor 21-19, 21-19 untuk keunggulan Kim / Seo. Leo/Bagas bermain di bawah tekanan pada game pertama setelah Kim/Seo memimpin perolehan nilai 1-7 dan melebar hingga 2-13. Dalam situasi itu, mereka tak menyerah dan terus memberikan perlawanannya hingga mampu memperkecil selisih nilai menjadi 17-19, lalu 19-20. Namun, ketika tinggal berjarak satu poin, pasangan Korea Selatan itu berhasil mendapatkan satu poin yang mengakhiri perjuangan ganda Indonesia. Di game kedua perolehan nilai berjalan ketat. Tak seperti game sebelumnya, Leo/Bagas terus menempel dan tak lagi terpaut jauh. Sempat tertinggal 11-15, mereka mampu menyamakan kedudukan 15-15 dan sejak itu duel semakin sengit. Pasangan Indonesia sempat unggul 19-18, tetapi akhirnya kalah setelah Kim/Seo meraih tiga poin beruntun untuk memenangi pertandingan. “Alhamdulillah bisa sampai ke final tapi memang tidak mudah di partai tadi. Kami sudah berusaha, sempat tertinggal jauh di gim pertama tapi bisa mengejar dengan memperbaiki permainan dan memperkuat komunikasi. Setelah ini kami mau langsung fokus ke Swiss Open,” kata Leo. “Kim/Seo bermain sangat in hari ini, sangat cepat dan rapat. Sergapan mereka membuat kami kewalahan. Kami pastinya tidak puas dengan hasil ini, kami mau lebih dan lebih lagi. Jangan down karena ini bukan hasil yang jelek,” pungkasnya. “Mereka juga sangat sulit dimatikan, beberapa kali bola tanggung mereka bisa mengembalikan walaupun dalam posisi yang sudah sulit. Ke depan kami harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri,” timpal Bagas. Kekalahan ini membuat Indonesia gagal membawa pulang gelar All England 2025. Di satu sisi, Korea Selatan menyabet dua gelar setelah Kim/Seo keluar sebagai pemenang di final menyusul keberhasilan tunggal putri An Se Young yang mengalahkan Wang Zhi Yi dari Cina. Rekap Hasil Final All England 2025: XD: Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (Cina/7) vs Feng Yan Zhe / Wei Ya Xin (Cina/5), skor 21-16, 10-21, 23-21. WD: Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto (Jepang/6) vs Nami Matsuyama / Chiharu Shida (Jepang/3), skor 16-21, 21-14, 17-21. MS: Shi Yu Qi (Cina/1) vs Lee Chia Hao (Taiwan), skor 21-17, 21-19. WS: An Se Young (Korea Selatan/1) vs Wang Zhi Yi (Cina/2), skor 13-21, 21-18, 21-18. MD: Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana (Indonesia) vs Kim Won Ho / Seo Seung Jae (Korea Selatan), skor 19-21, 19-21.

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Pasca Renovasi

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Pasca Renovasi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan peresmian 17 stadion pasca renovasi yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta, Sidoardjo, Jawa Timur, Senin, 17 Maret 2025. Stadion-stadion yang telah direnovasi pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan olahraga nasional. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang pasca tragedi Kanjuruhan di tahun 2022 langsung memberikan dukungan besar kepada PSSI melakukan transformasi sepak bola Indonesia. Salah satunya mengalokasikan anggaran besar untuk memperbaiki stadion-stadion sepakbola di seluruh Indonesia demi meningkatkan standar keamanan dan keselamatan sehingga menjadikan pengalaman menonton sepak bola lebih aman dan nyaman bagi suporter sepakbola tanah air. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyatakan bahwa renovasi 17 stadion di seluruh Indonesia telah memenuhi standar Fédération Internationale de Football Association (FIFA). “Peresmian ini bukan hanya sekedar peresmian fasilitas olahraga tetapi juga untuk membangun karakter bangsa melalui sepak bola,” ujar Erick di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Renovasi dan Pembangunan 17 Stadion di Indonesia yang berpusat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin. Erick menilai dalam pelaksanaan renovasi dan pembangunan 17 stadion tersebut merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan membangun ekosistem sepak bola yang baik dan sesuai standar FIFA. Selain itu Erick menjelaskan bahwa dukungan tersebut menjadi modal yang kuat bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk terus maju untuk mewujudkan mimpi menembus Piala Dunia. Ia menilai sudah saatnya Timnas Indonesia layak disandingkan dengan tim-tim dari negara besar lainnya. Erick juga menyatakan bahwa ke-17 stadion yang direnovasi dan dibangun tersebut sudah dipastikan memenuhi standar melalui pengecekan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono satu per satu sebelum diresmikan. Ia menegaskan stadion-stadion tersebut mendapatkan peremajaan seperti lampu penerangan dan kualitas rumput lapangan yang lebih baik dan memenuhi aturan FIFA. Selanjutnya Erick juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun program keberlangsungan sepak bola di daerah dengan dukungan PSSI. Program tersebut antara lain adalah membangun kembali klub-klub amatir di setiap daerah baik tingkat provinsi, kabupaten/ kota, maupun di tingkat desa. “Kami akan membangun sepak bola dari rakyat untuk rakyat. Kami mohon dukungan Presiden Prabowo dalam hal tersebut,” kata Erick. Seperti diketahui ada 17 stadion yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia yang menjadi sasaran renovasi dan pembangunan tersebut yakni, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Surajaya Lamongan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan di Jawa Timur. Kemudian, Stadion B.J. Habibie di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Stadion Maguwoharjo di Sleman Yogyakarta, Stadion Jatidiri Semarang dan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, di Jawa Tengah. Selanjutnya ada Indomilk Arena Kabupaten Tangerang, Banten, serta Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, dan Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung yang ada di Jawa Barat. Selain itu, Stadion Segiri Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Stadion Demang Lehman Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan terakhir Stadion Bumi Sriwijaya Kota Palembang Sumatera Selatan.

PSSI Lepas Timnas U17 ke Piala Asia

Timnas U17 Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melepas keberangkatan Timnas U17 yang siap berlaga di Piala Asia U17 pada 3-20 April di Arab Saudi pada Sabtu (15/3). Erick meminta kepada Garuda Muda untuk bermain sebaik mungkin dan penuh semangat demi mengejar target utama lolos ke putaran final Piala Dunia U17 yang diagendakan berlangsung di Qatar, November mendatang. “Saya ucapkan selamat kepada para pemain yang sudah terpilih dalam tim ini. Kalian sudah berjuang untuk lolos ke Piala Asia, dan kalian telah berlatih keras selama persiapan. Jadi selamat bertanding,” ujar Erick Thohir saat melepas anak asuh pelatih Nova Arianto. “Tunjukkan permainan terbaik, penuh semangat untuk kejar target lolos, minimal sebagai runner up grup, agar bisa tampil ke Piala Dunia U17. Jika saya optimistis bisa, maka kalian harus buktikan bahwa memang mampu dan layak tampil di Piala Dunia U17 mendatang,” imbuhnya. Erick menambahkan, dengan jatah delapan tim dari Piala Asia U17 ini akan lolos ke Piala Dunia U17, maka target lolos dari grup jadi hal yang realistis. “Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan,” jelasnya. Malam ini, Putu Panji dan kawan-kawan terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani Training Center. Selama berada di Dubai, Timnas U17 akan melakukan tiga kali uji coba melawan Tiongkok pada 20 Maret, UEA (26 Maret), dan Australia (29 Maret). Di Piala Asia U17, Indonesia yang berada di Grup C bergabung bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Timnas U17 melaju ke Piala Asia U17 2025 setelah menjadi salah satu dari runner up terbaik di kualifikasi yang berlangsung di Kuwait pada tahun 2024. Indonesia meraih tujuh poin usai menang, 1-0 atas Kuwait, lalu 10-0 atas Kepulauan Mariana, serta bermain imbang 0-0 melawan Australia.

Jadi Atlet Termuda Di Skuad Kejuaraan Dunia Voli U21, Pemain Ini Curi Perhatian

Dawuda Alaihimas Sallam

PBVSI memanggil 15 atlet putra Indonesia untuk membela Timnas Voli Indonesia U21. Timnas Voli Indonesia U21 bergabung dalam pelatnas demi persiapan Kejuaraan Dunia Voli U21. Pelatnas voli putra U21 akan digelar di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor mulai 16 Maret 2025 mendatang. Tim ini pun akan dipimpin oleh pelatih asal China, Li Qiujiang dan dibantu Anwar Sadat, Nur Widayanto, serta Dodi Ardiansyah. Menariknya, dari 15 nama tersebut ada nama calon pemain Liga Voli Korea, Dawuda Alaihimas Sallam. Dawuda menjadi atlet termuda dari 10 atlet Indonesia yang mendaftarkan diri dalam draft kuota Asia Liga Voli Korea 2025-2026. Dawuda pun akan menantikan daftar final yang akan rilis pada akhir Maret 2025 nanti. Meski tengah menantikan nasibnya, masuknya skuad ke Kejuaraan Dunia U21 ini menjadi keuntungan bagi Dawuda untuk menyusul seniornya, Megawati Hangestri yang sudah dua musim bermain di Liga Voli Korea. Dawuda menjadi perhatian agen dari Megawati Hangestri, Naegawassup yang mengunggulkannya dari para pemain Indonesia lainnya. “Dawuda adalah pemain yang sangat muda, dia lahir 2005 tapi tinggi badannya 197 cm,” kata Wassupman dalam kanal YouTube pribadinya. Dawuda memiliki tinggi badan yang mumpuni ini menjadi keuntungan baginya di Liga Voli Korea. “Jika kemampuannya ditingkatkan, maka dia akan menjadi pemain kunci Timnas Voli Indonesia dalam 3-4 tahun ke depan,” kata Naegawassup. Biodata Dawuda Alaihimassalam Nama lengkap: Dawuda Alaihissalam Tanggal lahir: 16 Juni 2005 Tinggi badan: 197 cm Posisi: Opposite Spike: 347 cm Block: 337 cm Riwayat klub: 2022/2024 Jakarta LavAni Allo Bank Electric 2023/2024 Jakarta Garuda Jaya