Dua pekan di Melbourne, Pebalap Pelatnas Down Hill Lakukan TC di Australia

Pebalap DH Indonesia, Popo Ario Sejati, akan menjalani TC di Melbourne, Australia, jelang turun di Kejuaaan Asia di Cebu, Filipina, sebelum tampil di Asian Games 2018. (trito.id)

Jakarta- Pebalap sepeda disiplin Down Hill (DH) yang selama ini menghuni pelatnas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang bakal digembleng selama dua pekan di Melbourne, Australia, demi meningkatkan performa dan menambah jam terbang. Manajer Timnas Indonesia, Budi Saputra saat dikonfimasi pada Selasa (18/4) mengaku pengiriman pebalap ke luar negeri merupakan salah satu tahapan persiapan untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan itu, meski sebelumnya sempat tertahan. Pebalap DH Indonesia yang dikirim ke Negeri Kanguru itu sebanyak empat atlet yang terdiri tiga putra yaitu Popo Ario Sejati, Hildan Afosma Katana dan Khoiful Mukhib serta satu pebalap putri yaitu Nining Purwoningsih. “Sejak Senin (17/4) sudah berangkat ke Melbourne. Dan menjalani program yang ditetapkan pelatih,” katanya. Sebenarnya ada satu pebalap putri yang menghuni pelatnas yaitu Tiara Andini Prastika. Namun, pebalap asal Semarang ini harus menjalani penyembuhan cedera telunjuk tangan tangan–cedera yang menimpanya saat latihan di pelatnas. Menurut Budi, pemusatan latihan di Australia merupakan bagian program yang dirancang jauh-jauh hari. Dipilihnya Melborne bukan tanpa alasan, karena di tempat itu banyak melahirkan atlet potensial, dan kerap menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi. “Setelah pemusatan latihan di sana, pebalap akan langsung diuji di Kejuaraan Asia di Filipina, awal Mei nanti,” katanya menambahkan. Pria asal Purwokerto itu menjelaskan jika Kejuaraan Asia di Danao, Cebu, Filipina, 2-7 Mei ini banyak negara yang akan turun di Asian Games 2018 Jakara-Palembang, 18 Agustus-2 September. Level kejuaraan temasuk tinggi dan akan diikuti pebalap top dari kawasan Asia. “Peta kekuatan akan kelihatan di sana (Filipina). Semoga setelah menjalani TC di Melbourne mereka bisa menunjukkan peningkatan dan hasil terbaik di kejuaraan Asia,” kata Budi menegaskan. Sementara itu salah satu pebalap DH Indonesia, Popo Ario Sejati mengaku langsung menjalani program yang ditetapkan Selasa (18/4), meski cuaca dinilai cukup dingin yaitu 12 derajat celcius. Di Melbourne juga terjadi perbedaan waktu tiga jam lebih cepat dari Malang, tempat lokasi awal pelatnas. (art)

Hari Pertama FAI 2018 Dimulai, Atlet Tuan Rumah Pecahkan Rekornas Gaya Bebas Putri

Atlet Jawa Timur, Adinda Larasati Dewi, memecahkan Rekor nasional nomor 400 Meter Gaya Bebas Putri, pada hari pertama Festival Akuatik Indonesia 2018. (istimewa)

Surabaya- Hari pertama Festival Akuatik Indonesia 2018 cabang renang yang berlangsung di kolam renang KONI Jawa Timur, Surabaya, pada Senin (16/4), berlangsung sengit. Rekor nasional langsung pecah di nomor 400 Meter Gaya Bebas Putri, saat perenang tuan rumah, Adinda Larasati Dewi, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4 Menit 16.84 Detik, sekaligus mematahkan rekor nasional 2017 milik Ressa Kania Dewi (4 Menit 17.92 Detik) “Saya tak menyangka bisa memecahkan Rekornas. Saya merasa berenang enak sekali, pagi bisa best time dan sore bisa memecahkan rekor, Alhamdulillah.” kata Adinda Larasati Dewi, pada Senin (16/4). “Pecahnya Rekornas 400 Meter Gaya Bebas Putri di hari pertama, menjadi awal yang baik. Semoga ini jadi motivasi kepada perenang lainnya agar juga mampu memecahkan Rekornas,” tutur Wakil Ketua Umum Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Harlin E Rahardjo. Perenang Jawa Barat, Aflah Fadlan Prawira, melesat menjadi juara dinomor 400 Meter Gaya Bebas Putra dengan catatan waktu 3 Menit 57.89 Detik. Putra M Randa yang membela DKI Jakarta dengan waktu 4 Menit 02.62 Detik ada di posisi dua, dan Agus Nuarta dari Bali dengan catatan waktu 4 Menit 04.18 Detik di peringkat tiga. 50 Meter Gaya Punggung Putra jadi milik perenang DKI Jakarta, Gede Siman Sudartawa (25.58). Salah satu wakil Jabar, Ricky Anggawijaya menyusul di posisi dua (26.42), dan perenang Jabar lainnya, Triadi Fauzi harus puas di tempat ketiga (26.85). Untuk 50 Meter Gaya Punggung Putri, AA Istri Kania Ratih yang membela DKI Jakarta melesat menjadi jawara (29.76), mengungguli perenang tuan rumah, Nurul Fajar Fitriyati (30.06) di posisi dua, dan perenang DKI Jakarta lainnya, Sofie Kemala ada diperingkat tiga (30.59). Perenang DKI Jakarta Gagarin Nathaniel Yus, menjadi yang tercepat di nomor 100 Meter Gaya Dada Putra (1.02.95). Gerdi Zulfitranto yang membela Jabar ada di posisi dua (1.04.51). Dan wakil Jabar lainnya Muhammad Fachri harus puas di tempat ketiga (1.05.11). Untuk nomor 100 Meter Gaya Dada Putri, perenang Jawa Tengah, Margareta Kretapradani berhasil menjadi yang tercepat (1.13.31). Felicia Angelica yang juga dari Jateng menyusul di tempat kedua (1.15.33). Perenang Jabar, Adelia, menempel di posisi tiga (1.15.50). Aflah Fadlan Prawira yang turun juga di nomor 200 Meter Gaya Ganti Perorangan Putra berhasil menjadi juara (2.08.46). Menyusul di posisi dua perenang DKI Jakarta, Dwiki Anugrah (2.08.94). Serta perenang Bali, I Putu Wirawan di posisi tiga (2.11.22). Nomor penutup di hari pertama memainkan final nomor 200 Meter Gaya Ganti Perorangan Putri, di mana Azzahra Permatahani yang membela Riau menjadi juaranya (2.19.05). Ressa Kania Dewi dari Jawa Timur ada di peringkat dua (2.19.40). Dan perenang Jatim lainnya, Patrisia Yosita ada di posisi tiga (2.26.77). Bali masih merajai medali dengan 9 emas 12 perak 6 perunggu. DKI Jakarta ada di posisi dua dengan 9 emas 6 perak 11 perunggu. Tuan rumah Jatim menyusul di peringkat tiga dengan 9 emas 5 perak dan 11 perunggu. Jabar di posisi empat dengan 7 emas 6 perak dan 3 perunggu. Sementara Jawa Tengah di peringkat lima dengan 5 emas 3 perak dan 2 perunggu. Pada Selasa (17/4) akan memainkan partai Final 100 Meter Gaya Bebas, 50 Meter Gaya Dada, 200 Meter Gaya Punggung, 100 Meter Gaya Kupu Kupu, dan 800 Meter Gaya Bebas Putra Putri. (art)

Zidane dan Ronaldo Sabet Super Tiket Final Audisi Djarum Balikpapan Bersama 24 Pemain Lainnya

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 Christian Hadinata bersama peserta yang lolos dari kota Balikpapan, Kaltim. (kompas.com)

Balikpapan- Resmi 24 pebulutangkis muda terbaik Balikpapan menjadi wakil Kalimanta Timur dalam Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, di GOR Hevindo, Senin (16/4). Mereka berhak meraih Super Tiket dan lolos dalam fase final Audisi Umum di GOR Jarum, Kudus, Jawa Tengah. Pemenang Super Tiket ini adalah putra putri terbaik Balikpapan yang berhasil memberikan penampilan terbaik sejak tahapan pertama. Total 18 peserta berhasil meraih kemenangan pada Tahap Turnamen, dan enam orang sisanya mendapatkan Super Tiket pilihan dari Tim Pencari Bakat. 24 pemain itu berasal dari kategori usia U-11 Putri, U-11 Putra, U-13 Putri, U-13 Putra, U-15 Putri, dan U-15 Putra. Tim U-13 Putra menyumbang wakil terbanyak yakni delapan orang. Untuk nomor U-11 Putri dan U-15 Putri hanya mengirim dua peserta. Nama Cristiano Ronaldo Eka Saputra, atlet muda dari Sleman dari Yogyakarta, akhirnya lolos di nomor U-13 Putra. Selain ‘Ronaldo’, Zidane Cahyo Nugroho (Kutai Timur), pun akhirnya menyimpan Super Tiket, pasca terpilih dari nomor tim pencari bakat. Ketua Tim Pencari Bakat, Christian Hadinata, berpesan kepada para peserta yang berhasil lolos pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan agar betul-betul menjaga konsistensi dan terus berlatih. “Bagi adik-adik yang belum lolos, masih ada kesempatan di beberapa kota lainnya. Jangan patah semangat, tidak usah ada perasaan putus asa. Kesempatan tetap terbuka. Terus berlatih,” ucap pria yang disapa Koh Chris, pada Senin (16/4). Sementara itu Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi, menyatakan jika semua peserta yang meraih Super Tiket ini adalah mereka yang tampil terbaik dan tampil dengan kemampuan diatas rata-rata. “Mereka yang lolos dari Audisi Umum kali ini ya mereka yang terbaik dari seluruh peserta. Sementara pemberian tiket untuk mereka yang gugur di tahap turnamen karena mereka memenuhi kriteria tim pencari bakat. Mereka menunjukkan semangat dan mempunyai teknik lebih baik dibandingkan peserta yang lainnya,” ujar Jumlah peraih Super Tiket dari Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan lebih banyak satu peserta dari edisi sebelumnya di Pekanbaru, Riau. Usai kota Balikpapan, PB Djarum melanjutan perburuan ke Manado, Sulawesi Utara, yang akan berlangsung di GOR Arie Lasut, 5-7 Mei 2018. (art) Peraih Super Tiket hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Balikpapan (nama, nomor punggung, kota/kabupaten asal): U-11 Putri Alisa Amelia Dansach 0033 (Kota Samarinda) Madinah Dell Azzahra 0004 (Kota Kendari) U-11 Putra Revand Harianto 0046 (Kota Balikpapan) Raid Nabil Setiawan 0265 (Kota Balikpapan) Raihan Daffa Edsel Pramono 0226 (Kota Kediri) Nazwan Abdillah 0079 (Kota Samarinda) U-13 Putri Nadia Pritasari 0090 (Tanah Laut) Sheila Lydia 0224 (Nganjuk) U-13 Putra Bryan Dave Limbowo 0163 (Parigi Moutong) Cristiano Ronaldo Eka Saputra 0152 (Sleman) Taufiqul Vicky 0129 (Kota Balikpapan) Christian Trinata Liban Laden 0008 (Kota Samarinda) U-15 Putri Ryani Puspita Dewi 0005 (Kota Balikpapan) Ni Kadek Linda Angeline Asmara 0119 (Gianyar) U-15 Putra Irvan Bagus Dwi Prasetyo 0171 (Penajam Paser Utara) Kadek Guruh Sucahya 0021 (Buleleng) Muhammad Faqih Anshori 0320 (Kota Samarinda) Muhammad Septian Amin 0286 (Kota Samarinda) Peserta peraih Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat: U13 Putri – Elsa Auriya 0070 (Kota Balikpapan) U13 Putri – Nella Puspita Dewi 0100 (Kota Samarinda) U13 Putra – Rizqy Ramadhani 0082 (Tanah Laut) U13 Putra – Zidane Cahyo Nugroho 0313 (Kutai Timur) U13 Putra – Jonathan Dylan Tedja Saputra 0026 (Kota Manado) U13 Putra – Januar Jason Tedja Saputra 0029 (Kota Manado)

Bertekad Bangun Karakter Bangsa, Klub Garuda Softball Langsungkan Turnamen Tee Ball Usia 8 Tahun

Garuda Baseball Softball Academy mengelar 'Garuda Tee Ball Tournament' pada akhir pekan lalu yang berlangung di kawasan Lebak Bulus. (istimewa/Fanila Artsis)

Jakarta- Meski jarang terdengar ditelinga, Turnamen Tee Ball, suskes dilangsungkan oleh Garuda Baseball Softball Academy. Bertajuk ‘Garuda Tee Ball Tournament’, Turnamen baseball ini memang dikhususkan bagi atlet dibawah usia 8 tahun. Turnamen ini jadi salah satu turnamen Baseball yang pertama kali diadakan di Indonesia, untuk anak-anak dibawah usia 8 tahun. Garuda berinisiatif menyelenggarakan turnamen olahraga tee ball, dalam rangka mengembangkan olahraga Baseball serta membentuk karakter bangsa sejak usia dini. “Turnamen ini diikuti oleh empat tim, yakni Garuda (Jakarta) yang mengirim dua tim, Flash (Bandung), dan Sekolah Madaniyah (Bogor). Awalnya diundang tujuh tim, tetapi hanya Bogor dan Bandung yang bisa mengikuti turnamen ini”, ujar Cahyo Heri Setiabudi, Ketua Pelaksana Turnamen, pada Sabtu (14/4). Bertempat di Lapangan Onny Arunadi Prawiradilaga (OAP), Lebak Bulus, Jakarta Selatan, turnamen Tee Ball dimulai sejak Sabtu (14/4) hingga Minggu (15/4). Regulasi turnamen yang dimainkan 8 anak ini, memakai konsep setengah kompetisi, untuk menentukan sang juara. “Format yang dipakai sistem liga setengah kompetisi. Saat diakhir semuanya sudah mendapatkan poin dan peringkat, maka akan ditandingkan lagi. Peringkat 1 dan 2 akan bertanding untuk menentukan juara 1, kemudin peringkat 3 dan 4 untuk menentukan juara 3,” jelasnya. Dilain sisi diadakannya turnamen ini untuk menarik minat anak-anak lain agar mau bergabung dan belajar, karena menurut Cahyo, untuk kategori Tee Ball pesertanya masih sangat minim. Latihan Baseball dan Softball sejatinya dikelompokkan berdasarkan beberapa kategori usia. Untuk rentang usia 4/5-8 tahun, dikategorikan dalam Tee Ball, lalu usia 8-10 tahun masuk kategori Minor. Sementara usia 10-12 tahun dikategorikan sebagai Mayor, kemudian 12-14 tahun sebagai Junior. Dan level 14-16 tahun sebagai Senior, dan 18 tahun keatas dikategorikan sebagai Big. “Klub Garuda fokus di seluruh kategori usia. Khusus, untuk turnamen Tee Ball ini pesertanya tak hanya dari Jakarta saja, ada yang dari Bogor, Bekasi, Tangerang juga ada,” tukas pria kelahiran Jakarta, 4 juli 1981. Bagi klub yang berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, turnamen kali ini diharapkan meningkatkan jam bermain anak-anak, karena turnamen Tee Ball sangat terbatas, dan jumlahnya tidak sebanyak kategori umur yang lebih dewasa. (Dre/Ham)

Pengurus Pengda Koluchstyl Terbentuk, DKI Jakarta Punya Olahraga Bela Diri Baru

Pengurus Daerah (Pengda) Koluchstyl Indonesia (KI) DKI Jakarta, kini resmi dilantik, sehingga nantinya bisa didaftarkan sebagai anggota KONI. (facebook)

Jakarta- Pengurus Daerah (Pengda) Koluchstyl Indonesia (KI) DKI Jakarta kini resmi dilantik. Pelantikan kepengurusan periode 2018-2022 itu diresmikan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor SKEP/001/PP-KI/IV/2018. Pengurus lansung dilantik oleh Presiden KI Ali Akbar Hehaitu, di Kantor Administrasi Walikota Jakarta Timur, Kamis (12/4). Ali mengaku bangga dengan kepengurusan DKI. Sebab hal itu menjadi awal pihaknya membangun olahraga Koluchstyl yang terbilang baru. Oleh sebab itu, pihaknya berharap setelah pelantikan ini, Pengda DKI bisa konsisten untuk pembinaan. Baik untuk instruktur serta menyiapkan atlet secara nasional dan internasional. Ali menjelaskan, Koluschstyl merupakan olahraga baru di Indonesia. Cabang olahraga bela diri asal Polandia ini pertama kali masuk dan dikembangkan di Jakarta, sejak 2015. Koluchstyl merupakan cabang olahraga bela diri ground fighting yang menggabungkan teknik judo, sumo, gulat, dan jujitsu dalam praktiknya. Cabang olahraga ini diciptakan pada tahun 2009 oleh Grand Master Wieslaw Koluch, pemegang DAN 9 Ju-jitsu asal Polandia. “Sudah ada 10 Pengda yang tergabung. Termasuk Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, hingga Kalimantan selatan dan Sulawesi Selatan yang akan dibentuk,” ujar Ali, akhir pekan lalu. Saat ini, pihaknya sudah melakukan persuasif dengan membangun komunikasi dengan KONI, KOI, Formi, dan Kemenpora. “Pihak Kemenpora sangat mendukung olahraga ini,” ungkapnya. Karena olahraga tersebut masih baru, dia menyebut paling sedikit harus memiliki 10 Pengda yang terbentuk secara legal. Sehingga, nantinya bisa didaftarkan sebagai anggota KONI. “Sejauh ini, dari 10 Pengda yang ada, baru DKI Jakarta dan Jawa Barat yang sudah legal,” ucapnya. Selain pembentukan pengda, Ali menyebut memiliki strategi lain agar olahraga tersebut semakin dikenal masyarakat. Salah satunya pemanfaatan informasi, dan media. Ali menegaskan, pihaknya berharap mendapatkan orang hebat untuk menggerakkan organisasi Koluchstyl. Sebab, pihaknya memiliki misi untuk minimal bisa menjadi peserta eksibisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. “Lalu nantinya jadi peserta resmi, dan kami ingin tampil di level internasional. Supaya peringkat di Asean dan Asia terus meningkat,” ucapnya. Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Pengda KI, Nur Ali. “Jakarta itu sebagai barometer,” ungkapnya. Nur Ali menyatakan, dalam waktu dekat segera meresmikan empat pengurus cabang (pengcab). Hal itu dilakukan sebagai syarat menjadi anggota KONI DKI. “Kami tidak akan langsung menjadi anggota KONI DKI, apalagi situasinya berbarengan dengan Asian Games. Ya perlahan saja, tapi pasti,” tandasnya. (Art)

Kalah Terhormat di Final Putri Proliga, BJB Ingin Tiru Semangat Pertamina Energi

Tim Putri Bandung Bank BJB Pakuan (biru) tak patah semangat walau kalah di partai final Putri Proliga 2018 dari Pertamina Jakarta Energi. (krjogja.com)

Yogyakarta- Dua tahun berturut-turut selalu gagal di partai final nyatanya tak membuat Jakarta Pertamina Energi menyerah. Di laga final Proliga 2018 yang yang dilangsungkan di GOR Amongraga, Yogyakarta, pada Minggu (15/4/), tim Pertamina mampu mengakhiri paceklik gelar. Merek sukses mengandaskan perlawanan Putri Putri Bandung Bank BJB Pakuan, tiga set langsung 25-20, 25-18 dan 25-17. Tangis haru tak terbendung ketika block Kyla di depan net membuat bola berbalik masuk ke lapangan Putri BJB Bandung. Tepat saat itu juga papan skor berubah 25 untuk Pertamina dan 17 untuk BJB yang secara langsung mengakhiri partai penentuan juara tersebut. Seluruh pemain Pertamina yang sepanjang pertandingan tampil minim kesalahan langsung tersungkur menangis terharu karena akhirnya menyudahi paceklik gelar selama dua tahun terakhir. Sejak 2016 dan 2017 putri Pertamina harus menelan pil pahit kalah di setiap laga final. Kapten tim Novia Andriyanti, saat bertemu dengan wartawan pun tak bisa banyak berkata. Ia merasa sangat bersyukur atas kemenangan di partai final hari ini. “Hari ini sangat ditunggu-tunggu selama dua tahun terakhir dan saya hampir tak bisa berbicara lagi. Kami bisa kompak hari ini dan suport serta doa keluarga dan suporter Pertamina menjadi berkah bagi kami,” ungkapnya tersenyum, pada Minggu (15/4). Manajer Putri Pertamina Energi Widi Triyoso, juga tak bisa menutupi rasa bahagia. Sembari menyeka keringatnya, Widi mengungkap rasa puas dengan raihan juara di tahun 2018. “Ini penantian cukup panjang kami dan kami bersyukur bisa juara. Manajemen sudah memastikan atas raihan juara ini, kami beri bonus dua kali lipat dari yang dibagikan di 4 besar kemarin,” ungkapnya, dilansir Kedaulatan Rakyat (KR). Sementara, kubu BJB Bandung yang dipaksa harus puas berada di tempat kedua. Mereka mengaku mendapat pengalaman berharga dari kekalahan melawan tim putri Pertamina. Terlepas dari hilangnya gelar juara pertama, BJB melalui Direktur Utama Ahmad Irfan mengaku sangat puas dengan raihan juara kedua Proliga 2018. “Tahun lalu kami gagal masuk final, dan sekarang dapat juara kedua. Alhamdulillah dengan hasil ini dan pengalaman luar biasa untuk tim kami,” terangnya usai laga. BJB pun menargetkan kompetisi Proliga tahun depan bisa meraih gelar juara pertama. (Art)

Tiga Kali Final Putri Proliga, Jakarta Pertamina Energi Akhirnya Boyong Gelar Juara di Yogya

Tim Putri Jakarta Pertamina Energi (putih) sukses mengunci gelar Proliga 2018, usai menang telak 3-0 atas Bandung Bank BJB Pakuan. (detik.com)

Yogyakarta- Putri Jakarta Pertamina Energi menjadi kampiun kompetisi bola voli Proliga 2018. Dalam laga puncak, skuat racikan M Ansori ini mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan 3-0 (25-20, 25-18, 25-17) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (15/48). Hasil ini mengakhiri penanti Jakarta Pertamina untuk meraih gelar juara Proliga, setelah dua musim sebelumnya cuma menjadi runner-up. Ini adalah gelar kedua Jakarta Pertamina setelah pada 2014 lalu. Sejak game pertama, para pemain Jakarta Pertamina tampil percaya diri. Smes-smes keras Agustin Wulandari, Anna Stepaniuk, Kylia Elizabeth Richey, dan Novia Andriyanti kerap merepotkan para pemain BJB Pakuan. Sementara di kubu BJB Pakuan, buruknya penerimaan bola pertama membuat tim asuhan Octavian tersebut sulit melancarkan serangan. Ini tak lepas dari servis para pemain Jakarta Pertamina yang diarahkan kepada duo pemain asing BJB Pakuan, yakni Chantava Evangelia dan Diaiana Georgiana Muresan. Selain itu, sukses Jakarta Pertamina menjadi juara Proliga juga tidak lepas dari rapatnya blok. Berulang kali Agustin dan kolega mempu memblok smes-smes keras dari Chantava dan Diaina yang menghasilkan poin. Kalah pada dua set awal, pelatih BJB Pakuan Octavian coba mengubah pola serangan. Ia menginstruksikan Chantava dan Diaiana melancarkan smes dari garis tiga meter. Namun, pola serangan tersebut tidak memberi dampak besar pada permainan BJB Pakuan. Sebab, Jakarta Pertamina mampu membendungnya dengan blok dan pertahanan yang bagus. Bermain di final, BJB Pakuan kembali diperkuat Aprilia S Manganang yang sempat absen di dua laga terakhir final four putaran kedua karena cedera. Namun, penampilan April di bawah performa terbaiknya. Selain itu, umpan-umpan yang diberikan Yolana Betha kepada April kurang bagus sehingga tidak bisa melancarkan smes keras. Ini tak lepas dari buruknya penerimaan bola pertama. Pada set ketiga, April digantikan Dian Wijayanti. Namun, pergantian ini tidak berpengaruh banyak bagi permainan BJB Pakuan. (Art)

Kontes Modif Mobil Turut Dukung Atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018

Industri otomotif beri dukungan untuk atlet indonesia yang tampil di Asian Games 2018, dengan menggelar evet Kontes modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018. (kemenpora)

Jakarta- Kontes modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018 turut menjadi rangkaian road show Sukses Atlet Indonesia di 6 Kota (Bandung, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Palembang dan Jakarta) sebagai ajang untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018. Kontes modifikasi dilaunching pada 14 April di Halaman Kantor Kemenpora, Jakarta dengan 3 kelas pembeda yakni kelas Jenderal (pro), Kolonel (rookie) dan Kelas MB Tech Award dengan 45 kategori penilaian. Launching itu sekaligus berbarengan dengan pra event Asian Games yakni penggelindingan bola berdiameter 3,5 meter dan pengumpulan tanda tangan dukungan rakyat untuk doa dan sukses atlet Indonesia. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana menyampaikan, even modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018 adalah non APBN tetapi yang terpenting adalah dukungan dan doa untuk atlet Indonesia. “Even ini adalah murni non APBN dan dikerjakan oleh orang yang sangat kreatif dan inovatif tujuan mulianya adalah doa, dukungan dan kepedulian untuk atlet Asian Games dan Asian Para Games 2018 agar meraih prestasi untuk bangsa,” ujarnya saat jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jumat (13/4). Selain kontes modikasi mobil lanjutnya, juga ada penggelindingan bola raksasa berukuran 3,5 meter yang juga akan digelindingkan di 34 provinsi. “Bola raksasa pertama jadwalnya akan digelindingkan pada 22 April, dilanjutkan di semua provinsi sebelum pembukaan Asian Games,” tambah Plt. Asdep Industri dan Promosi Sandi Hasan. Nantinya, pada kulit bola itu akan terdapat tanda tangan masyarakat, dengan target 1 juta tanda tangan dalam bentangan kain sepanjang 300 meter, lalu target tanda 4 juta tanda tangan, dan 50 juta tanda tangan di media sosial. Sebelumnya, bola raksasa secara simbolis, akan ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, pada Senin (16/4). Setelah itu bola akan digelindingkan pertama kali di Jakarta dan Bandung, pada Minggu (22/4). Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Hartono Sufi selaku perwakilan dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), turut menyampaikan bila pihaknya memiliki niat membantu pemerintah mensukseskan Asian Games dan Asian Para Games 2018. “Kami memiliki niat untuk membantu negara mempromosikan atlet Asian Games dan Asian Para Games memalui even otomotif ini. Yang terpenting disini tak ada APBN murni sponsor terutama MB Tech dan saat launching dihadiri 120 ketua komunitas otomotif juga akan ada penempelan stiker di ribuan mobil,” ujarnya. (Art) Jadwal Kontes MBtech Auto Live Battle 2018 : 21-22 April, Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat 5-6 Mei, Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali 12-13 Mei, Lapangan Gading, Yogjakarta 30 Juni – 1 Juli, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur 21-22 Juli, Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumsel TBA (to be announced): Jakarta

Kejuaraan Dunia di Abu Dhabi Jadi Seleksi Atlet Jujitsu ke Asian Games 2018

Para atlet jujitsu dipastikan harus mengikuti program seleksi dari Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI), untuk bisa tampil di Asian Games 2018. (Pras/NYSN)

Jakarta- Para atlet jujitsu dipastikan harus mengikuti program seleksi dari Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) untuk tampil di Asian Games 2018. Saat ini, mereka yang sedang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) berjumlah delapan atlet dan terdiri atas dua putri dan enam putra. “Program promosi dan degradasi selalu ada. Kalau tidak, ya mereka tidak termotivasi. Untuk Asian Games 2018, jumlah atletnya bisa berubah sesuai perkembangan latihan selama ini. Kami kan harus objektif,” kata pelatih fisik jujitsu Indonesia, Andri, pada Sabtu (14/4). Seleksi dilakukan ketika atlet mengikuti berbagai rangkaian uji coba. Salah satunya, ialah try out di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang akan berlangsung selama enam hari mulai 23 April. “Atlet sudah mulai berangkat ke Abu Dhabi, mulai 15 April, karena ada training camp selama sebulan,” jelas Andri. Andri mengatakan, timnya akan mengikuti Kejuaraan Dunia Jujitsu yang bergulir pada 23-28 April 2018, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. “Seleksi atlet ada beberapa fase. Saat mereka uji coba, saat bertanding, saat latihan, saat istirahat, dan hubungan sosial antaratlet. Aspek-aspek itu yang dilihat untuk seleksi,” sebutnya lagi. Usai melakukan try out di Abu Dhabi, tim lalu bergser ke Korea Selatan pada Juni, lalu ditutup saat menuju Jepang pada Juli. Di dua negara itu, para atlet selain melakukan latihan, akan juga berkompetisi. “Para atlet harus siap dengan lawan tangguh seperti dari Asia Timur dan negara pecahan Uni Soviet,” pungkas Andri. Setelah pulang dari luar negeri, latihan di Jakarta dilakukan di beberapa tempat agar para atlet tak jenuh seperti di kawasan Ancol, Jakarta. Latihan tak melulu soal teknik, juga peningkatan ketahanan fisik seperti melakukan kardio dan berenang. (Art)

Event Bergengsi Antarprovinsi, FAI Jadi ajang Uji Coba Perenang Pelatnas

Festival Akuatik Indonesia 2018 akan digelar mulai 16 - 22 April di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. (instagram)

Jakarta- Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PB PRSI menggelar kejuaraan nasional bertajuk Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2018 yang akan berlangsung di Jawa Timur 16-22 April. Pesta akuatik itu merupakan ajang uji coba dalam negeri bagi para atlet nasional yang akan bersaing di Asian Games 2018. “FAI merupakan kejuaraan bergengsi antarprovinsi dan FAI pertama tahun lalu berlangsung sukses di Palembang, Sumsel,” kata Ketua Umum PB PRSI Anindya N Bakrie dalam rilisnya, Kamis (12/4). Di FAI kedua ini selain kelompok umur, ini uji coba dalam negeri para atlet nasional yang akan bertanding sebelum terjun di Asian Games 2018. Saat ini mereka dalam masa persiapan sebelum menuju puncak di Asian Games,” ujar Anindya. Total kejurnas renang diikuti 21 pengprov yang mencapai 400 perenang, termasuk seluruh perenang pelatnas Asian Games seperti Siman Sudartawa, Indra Gunawan, Triady Fauzi, Fadlan Prawira, Ricky Anggawijaya, dan Patricia Yosita. Cabang olahraga polo air akan diikuti enam daerah di Indonesia, yang mayoritas atlet di bawah 20 tahun. Cabang olahraga renang indah akan diikuti 28 atlet dari empat daerah, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta. Cabang olahraga loncat indah akan diikuti 90 atlet terdiri atas 50 putra dan 40 putri. FAI ke-2 іnі аkаn melombakan empat cabang olahraga уаknі renang 16-19 April dі Kolam Renang Koni Jatim, Surabaya, lalu renang artistik 16-18 April dі Kolam Renang Sendang Delta,Sidoarjo, dan pertandingan polo air 19-22 April juga dі Kolam Renang Sendang Delta, Sidoarjo. Khusus untuk cabor loncat indah yang berlangsung 18-21 April, venue pertandingan dі Kolam Renang Graha Resident, Surabaya. Menariknya, untuk kali pertama cabang loncat indah јugа berencana menggelar FINA Diving Certification School for Judges раdа 20-22 April. Narasumber untuk event ini berasal dаrі Technical Diving Committe FINA аdаlаh Eric Brooker (Australia) dаn Mathz Lindberg (Swedia). Diketahui, Mathz Lindberg аdаlаh mantan peloncat olimpiade dаn јugа suami dаrі peraih medali emas olimpiade Ulrika Knape-Lindberg. Dia аdаlаh FINA Technical Diving Committee (TDC) members уаng ѕudаh menjabat ѕеlаmа bеbеrара periode. Sementara itu, Eric Brooker аdаlаh ayah dаrі Christian Brooker уаng ѕааt іnі menjadi pelatih kepala dі Malaysia. Dia аdаlаh mantan peloncat dаn јugа ѕеbаgаі Australia Diving Chairman уаng mеruраkаn mantan peloncat уаng ѕudаh membina dаn mengembangkan olahraga Loncat Indah dі Australia. (Art)

Tiga Kali Hadir di Kaltim, Audisi dan Seleksi PB Djarum di Balikpapan Selalu Luber Peminat

Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation, Abraham Delta Oktaviari (kacamata), terkesan dengan antusiasme masyarakat Balikpapan di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018. (dok. PB Djarum)

Balikpapan- Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis kembali digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai kota penyelenggara audisi pencarian bakat para pebulu tangkis muda. Audisi Umum di Balikpapan dimulai pada Sabtu (14/4) hingga Senin (16/4). GOR Hevindo bakal menjadi arena pertarungan bibit-bibit bertalenta dari berbagai daerah, dalam memperebutkan Super Tiket dan meraih kesempatan menjadi atlet PB Djarum. Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis ini tercatat sebagai yang ketiga kalinya diselenggarakan di Balikpapan. Sebelumnya pada 2015 dan 2016. Tahun lalu, PB Djarum singgah ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagai tempat penyelenggaraan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2017. Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyatakan, para pebulu tangkis berpotensi bertebaran di berbagai kota di Pulau Kalimantan. “Praveen Jordan, yang berasal dari Bontang, Kaltim, merupakan satu di antara para pebulu tangkis PB Djarum yang menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat nasional maupun mancanegara. Kami berharap dari Audisi Umum di Balikpapan ini juga muncul atlet-atlet muda seperti Praveen,” ujar Fung. Sekadar catatan, empat pebulu tangkis muda asal Kalimantan Timur penghuni Asrama PB Djarum yang telah menorehkan berbagai prestasi, yakni Muhammad Aldo Apriyandi (lahir di Balikpapan pada 2001), Sheila Dinda Kurniawan (Balikpapan, 2002), Aldi Alfijar Rachman (Balikpapan, 2002), dan Priskila Venus Elsadai (Balikpapan, 2005). Pada 2015, di Balikpapan tercatat sebanyak 152 peserta mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis. Setahun kemudian jumlah peserta meningkat menjadi 238 peserta. Hingga H-1, sebanyak 403 peserta melakukan registrasi online untuk mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2018 di Balikpapan. Pada Jumat (13/4) siang, sekitar pukul 14.00 WITA, tercatat lebih dari 225 peserta yang telah mengikuti registrasi ulang, guna bertarung di tiga hari gelaran Audisi Umum. Para peserta tersebut diperkirakan bakal bertambah sampai dengan penutupan registrasi ulang pada malam hari. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. PB Djarum menggelar Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis di delapan kota, yakni Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari tahap Audisi Umum di kota-kota tersebut, akan melaju ke babak Final. Babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018. Di tahap final ini, mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya. Lalu mereka menjalani tahap karantina di Asrama PB Djarum, Kudus selama kurang lebih satu minggu. Usai karantan akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum. Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan beberapa kategori. Yakni kategori U-11 (berusia 6-10), U-13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U-15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. (Art)

Tahap Pertama Audisi Beasiswa Djarum, Ratusan Remaja Lolos Babak Seleksi Awal

Sebanyak 143 peserta yang berasal dari enam kategori kelompok umur, lolos tahap screening Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Hevindo, Balikpapan, Sabtu (14/4). (dok.PB Djarum)

Balikpapan- Total 362 peserta yang berasal dari enam kategori yakni U-11 Putra, U-11 Putri, U-13 Putra, U-13 Putri, U-15 Putra, dan U-15 Putri mengikuti tahap screening Audisi Umum Beasiswa Djarum Bulutangkis 2018 di GOR Hevindo, Balikpapan, Sabtu (14/4). Sebanyak 143 peserta dinyatakan lolos dan siap mengikuti tahap selanjutnya. Pada tahap awal ini para peserta diberi kesempatan unjuk gigi pada laga dengan lawan yang sesuai dengan kategori usia masing-masing. Para peserta mendapatkan waktu 10 menit untuk unjuk kemampuan di hadapan tim pencari bakat PB Djarum terdiri atas Christian Hadinata, Fung Permadi, Yuni Karika, Sigit Budiarto, Lius Pongoh, Denny Kantono, Tri Kusharyanto, Hastomo Arbi, Sulaiman, dan Engga Setiawan. Tujuan tahap ini adalah mengetahui teknik dasar bermain bulutangkis. Adapun penilaian lolos atau tidaknya tidak berdasarkan hasil pertandingan melainkan teknik dan daya juang peserta. Hasilnya 143 peserta dinyatakan lolos dari tahap screening. Jumlah tersebut tersebar di berbagai kategori yakni U-11 Putra 13 orang, U-11 Putri delapan orang, U-13 Putra 52 orang, U-13 Putri 16 orang, U-15 Putra 26 orang, dan U-15 Putri 10 orang. “Para pebulutangkis muda datang dan berkumpul untuk mengikuti Audisi Umum di Balikpapan tahun ini. Saya ucapkan terima kasih kepada anak-anak, terlebih para orangtua yang telah mendorong dan mengembangkan bakat putra-putri mereka melalui olahraga bulutangkis,” kata Denny Kartono, dilansir bola.com, pada Sabtu (14/4). “Berkaca dari Audisi Umum yang digelar di Balikpapan dua tahun lalu, antusiasme dan semangat juang dari anak-anak ini tidak pernah kendor,” ujar pebulutangkis asal Samarinda, Kalimantan Timur itu. Nantinya, para pebulutangkis yang mampu memberikan penampilan apik berhak mendapatkan super tiket untuk final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah pada 7-9 September 2018. (Art)

Sekolah Berkuda Jadi Venue Penthatlon, Pemkab Tangerang Apresiasi Event Asian Games 2018

Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa wilayah Pemkab Tangerang, Banten, jadi salah satu venue AG 2018 cabor Modern Pentathlon. (detakbanten.com)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengapresiasi penunjukan daerahnya sebagai venue pertandingan cabang olahraga (cabor) Modern Penthatlon pada Asian Games (AG) 2018, di Kecamatan Tigaraksa. “Dari laporan pengelola, telah disepakati digelar di lapangan milik swasta, dengan standar internasional,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Tangerang, Kamis (12/4), dilansir Antara. Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa, didapuk menjadi venue Modern Pentathlon. Maesyal telah berkoordinasi dengan Brigjen Pur Budi Harsono sebagai pengelola APM, yang dikenal memiliki fasilitas pacuan kuda internasional. Penthatlon merupakan gabungan lima cabang olahraga yang sekaligus dipertandingkan yakni renang, berkuda, anggar, lari dan menembak. Bahkan pihaknya sudah melakukan kunjungan ke lokasi dan melihat langsung sarana dan prasarana pendukung bagi atlet pada pertandingan antarnegara Asia itu. Ia berharap dari momen AG 2018 ini akan lahir bibit berprestasi dari Tangerang. “Ini langkah positif karena atlet dari berbagai negara di Asia akan datang, dan akan memacu semangat supaya atlet lokal mau menjadi atlet profesional,” ujar pria yang juga mantan pemain Persita Tangerang itu. Sementara itu, pengelola tempat pertandingan cabang penthatlon, Budi Harsono, mengaku telah menerima kunjungan dan mereka melihat langsung di lokasi. “Semoga tak ada hambatan dan halangan, karena berbagai persiapan telah dilakukan jelang event 18 Agustus – 2 September 2018,” katanya. (Art)

Minim Dana dan Tanpa TC, 10 Atlet Muda Indonesia Turun di Kejuaraan Senam Junior Asia 2018

Jakarta- Sebanyak 10 atlet junior senam Indonesia akan mengikuti 15th Junior Artistic Gymnastics Asian Championships 2018. Event itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Istora Senayan, pada 25-28 April. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (Kabid Binpres PP Persani), Dian Arifin, mengatakan menyiapkan lima atlet putra dan lima atlet putri berpartisipasi. “Kami berharap, setidaknya satu atlet putra dan satu atlet putri, bisa lolos dalam Kejuaraan Asia Senam Artistik Junior 2018, sehingga dapat mengikuti Olimpiade Junior di Buenos Aires, Argentina, pada Oktober 2018,” kata Dian. Sepuluh atlet junior yang disiapkan PB Persani berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Riau, dan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan. “Atlet-atlet junior kita selama ini, belum punya peringkat di Asia. Kami memilih dengan ketat atlet-atlet junior untuk mengikuti Kejuaraan Asia tahun ini,” tambahnya. Mereka disebutkan Dian, terpaksa berlatih di daerah masing-masing karena terdapat sejumlah kendala apabila melakukan pemusatan latihan di Jakarta. “Kami belum sanggup memusatkan pelatihan 10 atlet itu di Jakarta, lagi-lagi karena keterbatasan tempat dan dana,” ujar Dian. Atlet-atlet junior Indonesia, lanjut Dian, akan mencoba arena pertandingan di Stadion Istora Senayan pada 21 April. Kesempatan itu mereka dapatkan setelah arena pertandingan selesai didirikan. “Selain kami, atlet-atlet Jepang dan Korea Selatan, akan mencoba arena pertandingan lebih awal dibanding jadwal yang disediakan untuk para peserta pada 22 April,” tutur Dian. Terdapat 23 negara Asia yang diundang dalam Kejuaraan ini. Responsnya pun cukup baik karena 21 negara sudah mengonfirmasi kehadiran. (Art)

PJ Pilih GOR Soemantri Jadi Homebase, Final IBL 2018 Bergulir Pekan Depan

Grand final Indonesian Basket League (IBL) 2017/2018, akan mulai berlangsung pada Kamis (19/4) di Britama Kelapa Gading, Jakarta. (instagram)

Jakarta– Babak Final supremasi basket nasional segera berlangsung. Dua tim terbaik telah terpilih untuk melakoni babak Grand Final Indonesian Basket League (IBL) 2017/2018. Satria Muda (SM) Jakarta dari Divisi Merah lolos ke partai puncak dan menantang delegasi Divisi Putih, Pelita Jaya (PJ) Jakarta. Kedua tim akan bertarung dalam format best of three. Game pertama dilaksanakan pada Kamis (19/4), di markas SM, Britama Arena Sportsmall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dan game kedua dihelat pada Sabtu (21/4) di homebase PJ yang memilih Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GOR Soemantri), Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai kandang mereka. Sebelumnya, PJ memakai GOR C’Tra Arena Bandung sebagai markas mereka. Jika skor pada dua game tersebut imbang, game ketiga berlanjut pada Minggu (22/4) yang tetap akan digelar di GOR Soemantri, Kuningan. (Art)

Masuki Tahun Ketiga, Kompetisi Piala Menpora Usia Berjenjang Libatkan Ribuan SSB di Indonesia

Jakarta- Tekad Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar sepak bola berjenjang diharapkan akan terlaksana pada 2034. Piala Menpora yang menginjak tahun ketiga kompetisi usia muda, diklaim bisa memberi kontribusi bagi sepak bola nasional. “Kami ingin melahirkan pesepak bola berbakat ke depan lewat kompetisi usia muda. Kami percaya itu karena fondasi bisa diciptakan,” kata Menpora Imam Nahrawi, pada Rabu (11/4). Dengan penduduk berkisar 250 juta, kesempatan menggali bibit muda terbuka lebar dan peluang menuju hal itu diharapkan dibuka oleh ajang semacam Piala Menpora. “Negara lain akan melihat Indonesia. Sebagai negara besar yang punya potensi, karena banyak bibit pesepak bola muda,” kata Imam. Sepak bola juga harus mampu melahirkan suasana kegembiraan. Apalagi itu juga himbauan Presiden Jokowi bahwa olah raga apalagi sepak bola bisa menghadirkan suasana yang penuh dengan hal positif. Piala Menpora akan menggelar 5 kelompok umur lagi pada 2018, yakni dari U-12, U-14, U-16, dan Liga Mahasiswa U-21. Selain itu ada Liga Santri. Launching sepak bola berjenjang Rabu (11/4) di Kemayoran sangat meriah dan akan dilanjutkan Bimtek mulai Kamis (12/4) hingga Jumat (13/4). Diikuti seratus lebih para pengelar di daerah serta para pejabat Kemenpora yang hadir diisi atraksi. Juga hadir mantan kapten timnas Firman Utina. Sebelumnya, Deputi III Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, menyatakan perhelatan tahun ini akan melibatkan sekitar 6 ribu SSB plus klub, atau tim sepak bola mahasiswa. “Kami merencanakan kick-off atau pertandingan pembuka pada 27 April 2018 di Atambua, NTT,” kata Isnanta. Bahkan even yang berputar lebih dari 4 bulan di kabupaten/kota se-Indonesia ini, untuk kick off tingkat provinsi di Bangka Belitung dan seri nasional, berlangsung di dua tempat Balikpapan dan Jawa Barat. “Untuk menggelar seri kabupaten/kota dan provinsi anggarannya dari kekuatan lokal, sedangkan seri nasional kami bantu APBN dan sponsor, sekaligus untuk pemenang seri U-12 dan lainnya, kami akan kirim ke luar negeri sebagai bonus juara,” urainya. Para operator Kompetisi ini di U-12 ada Zuhri Imron Putra dari Fossbi, U-14 Subagja dari Blisbi, U-16 ada M. Kusnaeni dari Menejemen Kompetisi, Liga Santri ada Habib dan Liga Mahasiswa U-21 ada Askab PSSI Kabupaten Brebes, Heri Fitriansyah. (Dre/Ham)

Siapkan Program Team Building, PBSI Umumkan Skuad Bayangan Piala Tomas dan Uber 2018

Anthony Sinisuka Ginting masuk menjadi kandidat tim Piala Thomas 2018 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand. (tempo.co)

Jakarta- Piala Thomas dan Uber 2018 semakin dekat, ajang perebutan supremasi beregu putra dan putri paling bergengsi ini akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei 2018. Tim Piala Thomas Indonesia menduduki peringkat ketiga di daftar unggulan, di bawah Tiongkok dan Denmark. Sedangkan Tim Uber Indonesia ada di posisi ketujuh, di bawah Jepang, Tiongkok, Korea, Thailand, Taiwan dan India. Hingga saat ini, PP PBSI masih terus mencari komposisi terbaik menjadi pemain tim inti yang akan diterbangkan ke Bangkok untuk membela Merah-Putih. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti membuka daftar nama-nama atlet yang dinominasikan menjadi bagian tim inti Piala Thomas dan Uber 2018. Empat atlet tunggal dan enam atlet ganda (tiga pasangan) akan masuk ke dalam daftar tim inti Piala Thomas dan Uber 2018 yang bakal diumumkan dalam waktu dekat. Dari 32 atlet yang masuk nominasi, akan dipilih 20 atlet untuk mengisi 10 slot tim Piala Thomas, dan 10 slot tim Piala Uber. BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) menetapkan tanggal 6 Mei 2018 sebagai hari terakhir penyerahan nama tim inti Piala Thomas dan Uber 2018. “Kami membuka kesempatan bagi semua, untuk menjadi bagian tim Piala Thomas dan Uber, yang penting pokoknya untuk Indonesia,” kata Susy kepada Badmintonindonesia.org. Program persiapan jelang Piala Thomas dan Uber juga dijalankan, terutama mereka yang absen kejuaraan Badminton Asia Championships 2018 di Wuhan, Tiongkok. Rencana pelaksanaan sesi team building pun diungkapkan Susy. Hal ini dimaksudkan guna memperkuat kebersamaan tim jelang tampil di pertengahan Mei mendatang. “Kemungkinan akan ada sesi untuk team building, dan nanti akan dilihat dan disesuaikan lagi, dengan jadwal dan program latihan atlet-atlet,” tutur Susy. (Art) Nominasi Tim Piala Thomas dan Uber 2018: Tim Thomas Tunggal: Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, Sony Dwi Kuncoro Ganda: Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan, Hardianto Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ade Yusuf Santoso, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro Tim Uber Tunggal: Fitriani, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska Tunjung, Dinar Dyah Ayustine, Ruselli Hartawan Ganda: Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Anggia Shitta Awanda, Della Destiara Haris, Rizki Amelia Pradipta, Nitya Krishinda Maheswari, Yulfira Barkah, Rosyita Eka Putri Sari Jadwal Pertandingan Piala Thomas dan Uber 2018 dilansir dari Badminton World Federation (BWF): Minggu, 20 Mei 2018 : Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Kanada. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 4. Senin, 21 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Malaysia. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2 (TV). Selasa, 22 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Perancis. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 4. Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Thailand. Pukul 19.00 WIB – Lapangan 1 (TV). Rabu, 23 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Tiongkok. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 2 (TV). Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Korea. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2 (TV) Kamis, 24 Mei 2018 : Perempat final Piala Thomas dan Uber  Sesi 1 : QF Piala Uber. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sesi 2 : QF Piala Uber. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 1 dan 3. QF Piala Thomas. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2. Sesi 3 : QF Piala Thomas. Pukul 19.00 WIB – Lapangan 1, 2 dan 3. Jumat, 25 Mei 2018 : Semifinal Piala Thomas dan Uber Sesi 1 : SF Piala Uber : Pukul 12.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sesi 2 : SF Piala Thomas : Pukul 18.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sabtu, 26 Mei 2018 : Final Piala Uber. Pukul 13.00 WIB Minggu, 26 Mei 2018 : Final Piala Thomas. Pukul 13.00 WIB

TC Timnas Putri U-16 ke Palembang Mundur, Derby Srikandi Geser ke 21 April

Derby antara Timnas Putri senior dengan Timnas Putri U-16 dipastikan mundur hingga 21 April yang akan datang. (Pras/NYSN)

Jakarta- Beberapa hari lalu, sempat muncul wacana laga derby antara Timnas Putri senior dengan Timnas Putri U-16. Bahkan, Kamis (12/4), sempat dipilih menjadi waktu partai uji coba itu. Sayang, agenda sparring dua Timnas Putri Indonesia itu nyaris tertunda dan berpotensi batal. Padatnya jadwal latihan Timnas Putri U-16 sebelum TC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, jadi salah satu alasannya. “Awalnya, agenda keberangkatan TC Timnas Putri U-16 ke Palembang itu pada 21 April. Artinya, persiapan kami hari ini, jadi terlalu singkat untuk uji coba dengan Timnas Putri Senior,” ucap Pelatih Timnas U-16 Rully Nere pada Kamis (12/4) saat dihubungi via seluler. Belum lagi, beberapa anggota skuat Timnas Srikandi Yunior itu masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa sekolah. Alasan ini juga, yang membuat rencana derby urung dilakukan. Namun, PSSI ternyata memundurkan jadwal keberangkatan anak asuh Rully Nere ke Palembang, menjadi Senin (23/4). Dengan demikian, Shafira Ika Putri dkk berpeluang kembali menggelar derby srikandi. “PSSI memundurkan jadwal keberangkatan kami TC di Palembang, pada Senin (23/4). Nah, jika laga digelar antara tanggal 18 atau 20 dan 21 April, ya kami siap,” tegas pria 57 tahun ini. Sebelumnya, pada Selasa (10/4), Manajer Timnas Putri senior, Papat Yunisal ‘mendadak’ berkunjung ke markas anak asuh Rully di Cijantung, Jakarta Timur. Kedatangan Papat, dikabarkan diantaranya membahas rencana pertemuan antara anak asuh Satia Bagja dan Rully itu. Venue pun sempat disepakati yakni Lapangan C, Senayan, Jakarta. (Dre) Rekap Hasil Uji Coba Timnas Putri U-16 Sabtu (24/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri Pro:Direct Academy 6-0 Pencetak gol Timnas 6″ Carla 32″ Sheva Imut 35″ Vinny 48″ Carla 50″ Carla 68″ Hanifah Jumat (30/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri FC Ngapak Putri 13-0 Pencetak gol Timnas 1″ Vinny 3″ Carla 12″ Carla 23″ Helsa 31″ Vinny 38″ Vinny 43″ Yasmin 52″ Carla 56″ Viranda 63″ Viranda 65″ Viranda 72″ Viranda 83″ Azra Kamis (5/4) Timnas Putri U-16 vs tim putra U-13 SSB Bina Sentra 1-4 Pencetak gol Timnas 19″ Carla

Pelatnas Sambo Fokus Fisik, Pelatih : Tes Event Sulit Jadi Patokan Asian Games 2018

Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Jakarta, ternyata sulit dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, 11-12 April 2018, ternyata belum bisa dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. Hal itu dikatakan Adi Nugroho, Pelatih Timnas Sambo Indonesia, Rabu (11/4). Tes event ajang ini sedianya menjadi tolok ukur peta kekuatan lawan di Asian Games 2018 pada Agustus-September mendatang. Menurutnya, sejumlah negara kuat di cabang beladiri Sambo absen di ajang test event ini. “Negara-negara pecahan Rusia, seperti Kazakhstan dan Kyrgyzstan tidak hadir. Mereka negara kuat di Sambo,” ujar Adi. Menurut Adi, pecahan negara di kawasan Eropa Timur itu, sudah lebih lama mengenal Sambo dibandingkan Indonesia. Jangankan di level Asia, dalam kategori dunia, mereka memanglah kuat “Tapi, kalau untuk Asia Tenggara, Indonesia masih lebih unggul. Dalam test event ini, ada 8 atlet Indonesia yang masuk ke final,” lanjutnya. Ia menyebut masih ada rangkaian ujicoba yang akan dijadikan tolak ukur. Diantaranya ke Korea Selatan dan Rusia. “Kami akan belajar teknik bantingan dari Korea Selatan, sedangkan di Rusia kami belajar nomor pertempuran. Di Asian Games 2018, yang dipertandingkan adalah sport Sambo,” terang Adi. Para atlet saat ini masih dalam tahap persiapan umum, yakni masih membentuk fisik dan berlatih di Kawasan Ciloto, Bogor, Jawa Barat. “Nantinya 8 atlet ini, kami berlakukan sistim degradasi guna mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik. Nama mereka masih bisa berubah. Hanya yang terbaik, yang ikut serta di Asian Games,” ungkap pria yang juga kakak kandung legenda Judo, Krisna Bayu. (Adt)

Tunjuk Wakil Jaksa Agung Jadi CdM APG 2018, Sesmenpora : Punya Kompetisi Soal Anggaran

INAPGOC gelar Chefs de Mission Seminar Asian Para Games 2018, di Kawasan Senayan, Jakarta, selama dua hari. (Adt/NYSN)

Jakarta- Pemerintah melalui Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto, mengumumkan Chefs de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 adalah Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah. “Saya kemarin siang ditugaskan Menpora (Imam Nahrawi), menemui Wakil Jaksa Agung, dan mengantarkan surat permohonan kepada Jaksa Agung untuk mengizinkan Wakil Jaksa Agung sebagai CdM Asian Para Games 2018,” ujar Gatot didampingi Raja Sapta Oktohari (Chairman INAPGOC). Selain Okto, Gatot juga didampingi Majid Rashed (Presiden Paralympic Committee) saat acara Chefs de Mission Seminar Asian Para Games, di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). “Beliau memiliki leadership, kompetensi dalam hal penggunaan anggaran, dan sudah tidak asing di dunia olahraga,” lanjutnya. Ia menyebut gelaran APG 2018 merupakan pekerjaan besar, antara pemerintah pusat, INAPGOC, pemerintah DKI Jakarta, serta berbagai pihak saling bahu membahu guna mensukseskan salah satu event bersejarah di Tanah Air itu. “Okto tidak sendiri. Pemerintah pusat, pemerintah DKI dan berbagai pihak akan bahu membahu demi suksesnya Asian Para Games yang akan menjadi sejarah besar bangsa Indonesia,” tambahnya. Sementara, Okto, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh atlet yang bertanding pada Asian Para Games 2018, sekaligus penyelenggara yang sukses dari semua aspek. “Misi yang kita emban sebagai tuan rumah adalah menjadikan Indonesia secara umum atau Jakarta secara khusus, menjadi negara atau kota yang ramah difabel, serta memberikan legacy yang baik terutama kepada atlet ataupun komunitas difabel,” tutur Okto. Acara yang digelar selama dua hari itu dihadiri Chefs de Mission dari 29 negara yang akan berpartisipasi pada Asian Para Games 2018, dari 43 negara yang akan berpartisipasi di ajang multi-event bagi atlet difabel. (Adt)