Laga Krusial Babak Play Off Cirebon, Tenaga Baru Pontianak Bidik Posisi Tiga

Tim Tenaga Baru Pontianak (Kuning) asal Kalimantan Barat membidik posisi tiga babak Play Off Srikandi Cup 2017-2018. (Pras/NYSN)

Cirebon- Kurang dari sepekan, babak Play Off Srikandi Cup 2017-2018, bakal bergulir di GMC Arena, Kota Cirebon, Jawa Barat. Tim Tenaga Baru Pontianak membidik posisi tiga pada ajang kompetisi basket profesional putri di Tanah Air itu. Irma Amelya, Pelatih Tenaga Baru Pontianak, mengatakan dirinya akan fokus memperbaiki kekurangan yang ada di tim-nya. Namun, ia tetap waspada terhadap siapapun lawan yang bakal dihadapinya nanti. Dibabak eliminasi awal, tim basket putri asal Kalimantan Barat (Kalbar) itu akan berduel kontra tim asal Ibukota, Tanago Friesiean. “Seri Cirebon adalah babak hidup mati. Jadi defense kami secara tim harus lebih bagus. Dan pemain senior harus konsisten seperti pada seri ketiga lalu,” ujar Irma, Jumat (13/4). “Kami ingin meraih peringkat ketiga. Tapi, jika ada kesempatan lebih pasti akan kami ambil. Dan kami harus bisa mengalahkan Tanago terlebih dahulu dibabak eliminasi awal,” sambung pelatih yang pernah menukangi Tim Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 2007-2011 itu. Diketahui, pada musim ini, anak didik Irma tersebut tampil menjadi kekuatan baru. Terlebih, masuknya komposisi pemain anyar seperti Delaya Maria, Priscilla Annabel Karen, Anjelin Rosmika Simanjuntak, dan Sarce Nenci Buaim, membuat permainan tim kebanggaan Kota Pontianak itu makin solid. Hasilnya, bila pada Srikandi Cup Seri Satu (Makassar) Priscilla dkk harus puas bertengger diposisi empat, maka di dua seri berikutnya, yakni Surabaya (Seri Dua) dan Jakarta (Seri Tiga), Tenaga Baru Pontianak mampu bercokol diperingkat ketiga. Priscilla mengungkapkan bila keberhasilan yang diraih tim-nya pada seri-seri sebelumnya tak lepas dari peran sang pelatih yang memiliki sifat keras, tegas dan disiplin. “Intinya ia (Irma) ingin kami mengerti apa maunya. Dan, jalani gameplan yang dia mau. Selama ini, hasil kerja keras Tenaga Baru di tiga seri sebelumnya selalu lolos semifinal,“ tutur Priscilla, salah satu pemain muda andalan Tenaga Baru Pontianak itu. Babak Play Off yang berlangsung pada 18-21 April mendatang merupakan seri terakhir dari rangkaian Srikandi Cup musim ini. Babak ini mempertemukan 8 tim peserta Srikandi Cup dalam format knock-out untuk mencari juara Srikandi Cup musim 2017-2018. (Adt)

Ikuti 8 Cabor di Asean Schools Games X Malaysia 2018, Jawa Tengah Jadi Host Berikutnya

Malaysia menjadi tuan rumah Asean School Games ke -10 yang rencananya akan berlangsung di Selangor 19-27 Juli 2018. (net)

Selangor- Kontingen Pelajar Indonesia dipastikan mengikuti delapan cabang di Asean Schools Games (ASG) X yang digelar di Shah Alam, Selangor, Malaysia pada 19-27 Juli 2018. Kepala Bidang Pemanduan dan Pengembangan Bakat Kemenpora, Muhammad Aziz Ariyanto memastikan, ada delapan cabang olahraga yang diikuti kontingen merah putih yakni, atletik, badminton, bola basket, senam, sepak takraw, renang, squash dan bola voli. “ASG tahun ini digelar di Selangor, Malaysia. Namun, kontingen pelajar Indonesia tidak turun di cabang netball dan tenis meja,” jelas Aziz pada pertemuan CDM (Chef de Mission) Asean Schools Games ke 10 Malaysia 2018 di Hotel Blue Wave, Shah Alam Selangor, Malaysia, Kamis (12/4) pagi. Pada pertemuan CDM ASG X Malaysia 2018 yang diikuti 10 negara anggota yang tergabung dalam Asean Schools Sports Council (ASSC), sejak selasa (12/4), membahas berbagai hal. Diantaranya terkait jadwal dan venue laga, general rule and regulation, termasuk cabang dan nomor yang dipertandingan ASG X 2018. Dijelaskan Aziz, tujuan pertemuan CDM ASG X Malaysia 2018 ini juga sebagai ajang mempererat ikatan persahabatan, pengalaman dalam hal pendidikan dan kebudayaan. “Momen ini juga meningkatkan kemampuan skill dalam pembinaan prestasi dikalangan pelajar se Asia Tenggara,” tambahnya. Selain Aziz, delegasi Indonesia yang hadir dalam pertemuan CDM ASG X Malaysia 2018 adalah Putra Darmawan, Bambang Siswanto dan A. Wiratama Hulu. Selain itu, ada perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Koncoro Dwi Wibowo. “Kami ajak perwakilan Disporapar Jateng, kerana event ASG XI 2019, akan berlangsung di Indonesia. Dan Jawa Tengah menjadi tuan rumah penyelenggaraannya,” pungkasnya. “ASEAN School Games” (ASG) atau yang disebut juga Youth SEA Games adalah pesta olah raga pelajar ASEAN untuk sekolah dan peguruan tinggi, yang berada di kawasan Asia Tenggara dan dibawah kewenangan Dewan Olahraga Sekolah ASEAN (ASSC). ASEAN School Games pertama kali berlangsung di Suphanburi, Thailand pada 2009. Pada ajang tahunan ini, prestasi Indonesia tergolong tidak istimewa. Tim pelajar Merah Putih, baru sekali merasakan gelar juara umum, pada 2015 silam, saat tampil di Brunei Darussalam. (Adt)

Siapkan Program Team Building, PBSI Umumkan Skuad Bayangan Piala Tomas dan Uber 2018

Anthony Sinisuka Ginting masuk menjadi kandidat tim Piala Thomas 2018 yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand. (tempo.co)

Jakarta- Piala Thomas dan Uber 2018 semakin dekat, ajang perebutan supremasi beregu putra dan putri paling bergengsi ini akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei 2018. Tim Piala Thomas Indonesia menduduki peringkat ketiga di daftar unggulan, di bawah Tiongkok dan Denmark. Sedangkan Tim Uber Indonesia ada di posisi ketujuh, di bawah Jepang, Tiongkok, Korea, Thailand, Taiwan dan India. Hingga saat ini, PP PBSI masih terus mencari komposisi terbaik menjadi pemain tim inti yang akan diterbangkan ke Bangkok untuk membela Merah-Putih. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti membuka daftar nama-nama atlet yang dinominasikan menjadi bagian tim inti Piala Thomas dan Uber 2018. Empat atlet tunggal dan enam atlet ganda (tiga pasangan) akan masuk ke dalam daftar tim inti Piala Thomas dan Uber 2018 yang bakal diumumkan dalam waktu dekat. Dari 32 atlet yang masuk nominasi, akan dipilih 20 atlet untuk mengisi 10 slot tim Piala Thomas, dan 10 slot tim Piala Uber. BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) menetapkan tanggal 6 Mei 2018 sebagai hari terakhir penyerahan nama tim inti Piala Thomas dan Uber 2018. “Kami membuka kesempatan bagi semua, untuk menjadi bagian tim Piala Thomas dan Uber, yang penting pokoknya untuk Indonesia,” kata Susy kepada Badmintonindonesia.org. Program persiapan jelang Piala Thomas dan Uber juga dijalankan, terutama mereka yang absen kejuaraan Badminton Asia Championships 2018 di Wuhan, Tiongkok. Rencana pelaksanaan sesi team building pun diungkapkan Susy. Hal ini dimaksudkan guna memperkuat kebersamaan tim jelang tampil di pertengahan Mei mendatang. “Kemungkinan akan ada sesi untuk team building, dan nanti akan dilihat dan disesuaikan lagi, dengan jadwal dan program latihan atlet-atlet,” tutur Susy. (Art) Nominasi Tim Piala Thomas dan Uber 2018: Tim Thomas Tunggal: Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, Firman Abdul Kholik, Sony Dwi Kuncoro Ganda: Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan, Hardianto Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ade Yusuf Santoso, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro Tim Uber Tunggal: Fitriani, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska Tunjung, Dinar Dyah Ayustine, Ruselli Hartawan Ganda: Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Anggia Shitta Awanda, Della Destiara Haris, Rizki Amelia Pradipta, Nitya Krishinda Maheswari, Yulfira Barkah, Rosyita Eka Putri Sari Jadwal Pertandingan Piala Thomas dan Uber 2018 dilansir dari Badminton World Federation (BWF): Minggu, 20 Mei 2018 : Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Kanada. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 4. Senin, 21 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Malaysia. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2 (TV). Selasa, 22 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Perancis. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 4. Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Thailand. Pukul 19.00 WIB – Lapangan 1 (TV). Rabu, 23 Mei 2018 : Piala Uber Grup D : Indonesia vs Tiongkok. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 2 (TV). Piala Thomas Grup B : Indonesia vs Korea. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2 (TV) Kamis, 24 Mei 2018 : Perempat final Piala Thomas dan Uber  Sesi 1 : QF Piala Uber. Pukul 09.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sesi 2 : QF Piala Uber. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 1 dan 3. QF Piala Thomas. Pukul 14.00 WIB – Lapangan 2. Sesi 3 : QF Piala Thomas. Pukul 19.00 WIB – Lapangan 1, 2 dan 3. Jumat, 25 Mei 2018 : Semifinal Piala Thomas dan Uber Sesi 1 : SF Piala Uber : Pukul 12.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sesi 2 : SF Piala Thomas : Pukul 18.00 WIB – Lapangan 1 dan 2. Sabtu, 26 Mei 2018 : Final Piala Uber. Pukul 13.00 WIB Minggu, 26 Mei 2018 : Final Piala Thomas. Pukul 13.00 WIB

Juara Bertahan Tampil Sempurna, Putri UNY Masih Sulit Diatasi

Putri Universitas Islam Indonesia (UII) harus takluk dengan skor 3-0 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang menyapu bersih semua nomor. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kontra Universitas Islam Indonesia (UII) di lapangan 1 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta membuka hari kedua LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Kamis (12/4). UNY yang menjadi Jawara musim lalu ini kembali menorehkan poin sempurna. UNY menekuk UII 3-0 di laga ini. Partai pertama langsung dikuasai tripel UNY, Frida Astaputri/Wulan Mulia Utami/Monica Intan Tuti. Trio UNY ini menekuk tripel UII, Desi Lestari, Meidy Hardianty/Dina Widiantari dalam straight game, 21-9 dan 21-9. UNY memecah kebuntuan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Di partai kedua, Sarah Fatmawati, tunggal UNY tak memberi kesempatan lawannya, Rizky Astrifita, untuk unggul. Sarah Fatmawati menekuk Rizky Astrifita dengan skor telak, 21-7 dan 21-4. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UNY. Pada partai terakhir, UNY kembali mendapat tambahan poin. Poin penuh UNY, 3-0 atas UII, didapat dari pasangan ganda putri Frida Astaputri/Sania Agusta. Duet Frida Astaputri/Sania Agusta menyulitkan Desi Lestari/Dina Widiantari. Partai ketiga pun berakhir dengan skor 21-5 dan 21-10 untuk UNY. Selain di lapangan 1, laga penting tergelar di lapangan 2 Grha Instiper. Pertarungan antara tim putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi penutup sesi pertama. UAD, yang memegang gelar peringkat ketiga musim lalu, memenangi laga melawan tim debutan ini engan skor sempurna 3-0. Meski ini merupakan debut pertama UMY, UAD sempat disulitkan oleh serangan-serangan lawannya. Partai pertama dimenangi UAD dengan mudah. Lewat tripelnya, Ria Bakti Yuanasari/Vetty Nirmalasari/Utari Esi, UAD mengalahkan trio UMY, Nurseruyani Pratiwi/Vina Anggrainy/Selly Yunita, dengan skor 21-14 dan 21-14. UMY mulai menyulitkan UAD di partai kedua, nomor tunggal. Maheva Azhar, tunggal UMY, berhasil mencuri satu poin di gim pertama. Tak rela direbut kembali, Eksa Malvin, tunggal UAD mencetak poin di gim kedua dan ketiga. Akhirnya, UAD memenangi partai kedua ini dengan skor akhir 10-21, 21-19 dan 11-6. Di partai terakhir UAD kembali ciptakan poin. Utari Esi/Vetty Nirmalasari memenangi laga melawan Selly Yunita/Vina Anggrainy dengan skor 24-22 dan 21-12. Laga di lapangan 2 ini pun berakhir dengan kedudukan akhir 3-0 untuk UAD. Di klasemen Pul X, UNY masih menjadi pemuncak klasemen dengan dua kali kemenangan. UII mengantungi satu poin, dan menduduki posisi kedua klasemen. Sementara itu, UAD masih di peringkat ketiga klasemen, dan UMY di peringkat kelima klasemen hari kedua. (Adt)

Paragliding Tampil di AG 2018, Menpora : Semoga Jadi Sejarah Indonesia dan Dunia

Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi dari President Air Sport Federation of Asia (ASFA) Mubarak Suwailem, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). (Kemenpora)

Jakarta- Cabang olahraga Paragliding untuk pertama kalinya dipertandingkan di ajang Asian Games 2018. Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) berharap olahraga ekstrem terbang bebas di udara itu memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia, bahkan dunia. Hal itu dikatakan Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur saat menerima Mubarak Suwailem (President Air Sport Federation of Asia/ASFA), bersama Sanjay Thapar (Secretary General ASFA), di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). Dalam kesempatan itu, Mubarak mengapresiasi cabang olahraga Paragliding yang bisa dipertandingkan di edisi ke-18 pesta olahraga akbar negara-negara se-Asia itu, pada Agustus-September mendatang. “Terima kasih kepada Pak Menteri dan Bangsa Indonesia menjadi tuan rumah yang baik untuk Asian Games 2018, dan Paragliding bisa dipertandingkan. Ini yang pertama Paragliding tampil di Asian Games, bahkan di dunia,” ujar Mubarak. Terkait persiapan dan venue pertandingan, Mubarak menyatakan bahwa di Indonesia telah siap semua. “Kami berharap Asian Games di Indonesia berjalan sukses dan lancar. Dan, rival yang profesional serta terberat adalah dari Indonesia,” ungkapnya. Sementara, Imam berharap Paragliding dapat mencatatkan prestasi lebih baik di ajang olahraga terbesar empat tahunan di Asia itu. “Kami berharap betul di Asian Games pertama ini Paragliding memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia dan bagi sejarah dunia,” tutur peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur itu. (Adt)

TC Timnas Putri U-16 ke Palembang Mundur, Derby Srikandi Geser ke 21 April

Derby antara Timnas Putri senior dengan Timnas Putri U-16 dipastikan mundur hingga 21 April yang akan datang. (Pras/NYSN)

Jakarta- Beberapa hari lalu, sempat muncul wacana laga derby antara Timnas Putri senior dengan Timnas Putri U-16. Bahkan, Kamis (12/4), sempat dipilih menjadi waktu partai uji coba itu. Sayang, agenda sparring dua Timnas Putri Indonesia itu nyaris tertunda dan berpotensi batal. Padatnya jadwal latihan Timnas Putri U-16 sebelum TC di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, jadi salah satu alasannya. “Awalnya, agenda keberangkatan TC Timnas Putri U-16 ke Palembang itu pada 21 April. Artinya, persiapan kami hari ini, jadi terlalu singkat untuk uji coba dengan Timnas Putri Senior,” ucap Pelatih Timnas U-16 Rully Nere pada Kamis (12/4) saat dihubungi via seluler. Belum lagi, beberapa anggota skuat Timnas Srikandi Yunior itu masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa sekolah. Alasan ini juga, yang membuat rencana derby urung dilakukan. Namun, PSSI ternyata memundurkan jadwal keberangkatan anak asuh Rully Nere ke Palembang, menjadi Senin (23/4). Dengan demikian, Shafira Ika Putri dkk berpeluang kembali menggelar derby srikandi. “PSSI memundurkan jadwal keberangkatan kami TC di Palembang, pada Senin (23/4). Nah, jika laga digelar antara tanggal 18 atau 20 dan 21 April, ya kami siap,” tegas pria 57 tahun ini. Sebelumnya, pada Selasa (10/4), Manajer Timnas Putri senior, Papat Yunisal ‘mendadak’ berkunjung ke markas anak asuh Rully di Cijantung, Jakarta Timur. Kedatangan Papat, dikabarkan diantaranya membahas rencana pertemuan antara anak asuh Satia Bagja dan Rully itu. Venue pun sempat disepakati yakni Lapangan C, Senayan, Jakarta. (Dre) Rekap Hasil Uji Coba Timnas Putri U-16 Sabtu (24/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri Pro:Direct Academy 6-0 Pencetak gol Timnas 6″ Carla 32″ Sheva Imut 35″ Vinny 48″ Carla 50″ Carla 68″ Hanifah Jumat (30/3) Timnas Putri U-16 vs tim putri FC Ngapak Putri 13-0 Pencetak gol Timnas 1″ Vinny 3″ Carla 12″ Carla 23″ Helsa 31″ Vinny 38″ Vinny 43″ Yasmin 52″ Carla 56″ Viranda 63″ Viranda 65″ Viranda 72″ Viranda 83″ Azra Kamis (5/4) Timnas Putri U-16 vs tim putra U-13 SSB Bina Sentra 1-4 Pencetak gol Timnas 19″ Carla

Bermodal Status Juara Bertahan, Putra UNY Cukur STIE YKPN

Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencukur tim debutan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) dengan skor 5-0. (LIMA)

Yogyakarta- Laga dua tim Pul A, mempertemukan tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kontra Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN). Partai ini tergelar di hari pertama LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 di Grha Institut Pertanian (Instiper), Rabu (11/4). Bermodal gelar juara musim lalu, UNY melanjutkan ketangguhannya saat bertanding melawan tim debutan, STIE YKPN. Pertandingan sesi ketiga pada hari ini ditutup dengan kemenangan UNY 5-0 atas STIE YKPN. Reza Subakti Aji menjadi penyumbang poin pertama untuk UNY. Menghadapi Galang Alta, tunggal pertama STIE YKPN, Reza Subakti tampil apik dengan mendulang skor 21-13 dan 21-6 dan memecah kedudukan menjadi 1-0. Kedudukan 2-0 didapat UNY usai laga ganda pertamanya, Dzulhan Heryantoro/Vickry Ibnu Ananda berhadapan dengan Erlangga Pratama Poetra/Welly Christian. Duet Dzulhan Heryantoro/Vickry Ibnu mampu menekuk sang lawan dengan skor 21-10 dan 21-8. Partai ketiga, yang mempertandingkan nomor tripel, UNY kembali unggul. Galang Dicky/Yohanes Angga/Raden Wisnu mengakhiri partai ketiga ini dengan kemenangan. Tripel lawan, Dito Cahya/Ibnu Abi/Galang Alta, harus kembali menjadi saksi ketangguhan UNY. Skor 21-18 dan 21-7 untuk UNY mengakhiri partai ini. STIE YKPN sempat membalas di partai keempat, tunggal kedua. Partai yang berakhir di babak rubber game ini menunjukkan perlawanan tim debutan. Andri Wijaya, tunggal kedua yang diturunkan UNY, tampil apik di gim pertamanya dengan skor 21-16 atas Adrianto Daniel, dari STIE YKPN. Adrianto melakukan perlawanan. Di gim kedua, Adrianto unggul 21-18 atas Andri Wijaya. Ini menjadi keunggulan pertama STIE YKPN. Tak bertahan lama, Adrianto kembali harus mengakui kekuatan tunggal kedua UNY. Di babak rubber game, Adrianto hanya diberi dua poin dari Andri. Skor 11-2 mengakhiri gim ketiga di partai keempat ini. Kedudukan pun menjadi 4-0 untuk UNY. Di partai terakhir, ganda kedua UNY memantapkan kemenangannya. Galang Dicky/Raden Wisnu mengeksekusi partai kelima dengan apik untuk UNY. Skor 21-11 dan 21-17 berakhir dengan kemenangan Galang Dicky/Raden Wisnu atas Dito Cahy/Ibnu Abi. Poin sempurna pun diraih UNY, 5-0 atas STIE YKPN. “Alhamdulillah, saya cukup puas dengan hasil ini. Meski tim debutan, tapi STIE YKPN adalah lawan yang sulit. Masih ada beberapa hal yang harus kami evaluasi kembali untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Ivan, manajer tim UNY. (Adt)

Nyaris Dipermalukan, Tim Putra UGM Kandaskan Perlawanan Ketat Tim Debutan

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mematahkan perlawanan ketat tim debutan, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). (LIMA)

Yogyakarta- Hari pertama LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 mempertemukan tim putra kuat. Universitas Gadjah Mada (UGM) melawan tim debutan, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). Pertandingan ini digelar di Grha Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta, Rabu (11/4). Tergabung dalam Pul B bersama Universitas Islam Indonesia (UII), Institut Pertanian (Instiper), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), UGM bertemu lawan pertamanya, UMY. UGM sukses menaklukkan tim debutan dengan skor 3-2. UGM tertinggal 0-1 dahulu. Tunggal putra pertama mereka, Aditya Pranata, takluk dari tunggal putra UMY, Muhammad Iqbal Ma’ruf, lewat pertarungan rubber game 14-21, 21-17, dan 9-11 dalam waktu 37 menit. UGM bahkan tertinggal 0-2 setelah ganda putra Dodi Fitriadi/Reri Handoyo kalah dua gim langsung dari pasangan UMY, Arthandy Mahardika/Bima Anis. Dodi/Reri kalah 22-24 dan 18-21. Partai ketiga UGM mencoba bangkit dengan tripel Aditya/Bayu/Panji yang berhadapan dengan wakil UMY, Indra/Zulfikar/Reynaldi. Aditya/Bayu/Panji berhasil memenangi partai ketiga ini lewat dua gim langsung, 21-15 dan 21-17, dalam tempo 23 menit. UGM berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 atas UMY. Dodi Fitriadi yang turun di tunggal putra kedua berhasil mengambil partai keempat ini atas wakil dari UMY, Arthandy Mahardika. Dodi menang dua gim langsung, 21-6 dan 21-11. Tim putra UGM akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Akhrinya, tim putra UGM mengunci kemenangan perdananya. Perjuangan ganda kedua mereka, Bayu HS/Panji SP, menumbangkan pasangan UMY, Indra JS/M. Iqbal M dengan skor 21-14 dan 21-14 yang memakan waktu 23 menit. UGM akan bertemu tim putra UIN Sunan Kalijaga di pertandingan kedua, Kamis (12/4). (Adt)

Jadi Host Piala Dunia FIBA 2023, Perbasi ‘Blusukan’ Cari Pemain Lebih Dari 2 Meter

Penampilan Vincent Rivaldi Kosasih, salah satu pemain basket Indonesia yang bertinggi badan di tas 2 meter lebih. (republika.co.id)

Jakarta- Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023, bersama Jepang dan Philipina. Demi menatap gelaran bergengsi itu, Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) mencari pemain berpostur di atas 2 meter. “Indonesia sudah lolos sebagai tuan rumah FIBA World Cup 2023. Tapi, tidak langsung lolos sebagai peserta. Karena dianggap harus lebih ditingkatkan level permainan bola basketnya, terutama tinggi tubuh pemain Indonesia,” ujar Danny Kosasih, Ketua Umum PP Perbasi, di Jakarta, Selasa (10/4). “Selain itu, syarat utama untuk bisa main di FIBA World Cup 2023, maka Indonesia harus lolos FIBA Asia 2021, serta bisa mengalahkan Philipina. Itu sangat berat,” sambungnya. Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 63 tahun silam itu, mengungkapkan pihaknya masih terus mencari pemain yang memiliki postur di atas 2 meter. “Saya sudah keliling Indonesia dan maksimal tinggi pemain itu hanya 2 meter. Padahal, kalau kita melihat beberapa negara di Asia para pemain tingginya sudah 2,10 meter atau paling tidak 2,05 meter,” tambah pria yang mulai bermain basket di Klub Kumala Jaya itu. Diakuinya, selama empat bulan lalu, dirinya blusukan mencari pemain dengan postur yang tinggi. Bahkan, ia telah memberikan surat ke Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi seluruh Indonesia guna mendapatkan pemain yang dimaksud. “Untuk yang tinggi di atas 2 meter itu memang tidak ada. Maksimal 1,99 meter atas nama Calvin dari Riau. Sebab, kalau pemain center tingginya cuma 2 meter, maka tugasnya hanya sebagai playmaker,” terang pria yang pernah membawa Jawa Tengah juara pada Kejurnas Mini Bola Basket di Jakarta itu. “Jadi mulai Desember ini, Perbasi mulai melakukan gerakan ke Pengprov bahwa nanti pada Kejurnas U-18 setiap tim harus punya pemain yang tingginya minimal 1,90 meter. Tim yang tak punya pemain dengan tinggi 1,90 meter, tidak usah ikut Kejurnas,” tegas pria berkepala plontos itu. Sementara, opsi lainnya, menurut Danny, adalah menaturalisasi pemain asing. Dan, aturan FIBA tentang naturalisasi pemain asing ke Indonesia, sebut Danny, yaitu kebebasan Indonesia untuk mengambil pemain berusia di bawah 16 tahun dari negara manapun. “Kami ingin mencari pemain dari Afrika. Mengapa tidak negara lain? Ya, kalau kami dari Perbasi inginnya mengambil dari Amerika. Tapi, kalau Amerika harganya tidak terjangkau. Apalagi pemain yang umurnya 15 sampai 16 tahun yang bagus, mereka lebih memilih bermain di NBA,” ungkap Danny. Sedangkan George Fernando Dendeng, Kepala Bidang Hukum PP Perbasi, menuturkan Perbasi akan mengikuti aturan hukum Indonesia serta mengikuti aturan FIBA terkait naturalisasi pemain asing. “Nama-nama pemain asing yang akan masuk dalam tim elit itu sudah ada, lebih dari 10 pemain. Keputusan siapa satu atau dua orang yang akan diambil itu ada pada kepala pelatih Perbasi,” papar George tanpa menjelaskan negara asal pemain-pemain itu. Ia menambahkan untuk pemain asing berusia di bawah 16 tahun yang akan masuk sebagai pemain naturalisasi harus sesuai Pasal 20 Undang-Undang (UU) No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. “Jangan sampai Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023, tapi timnas Indonesia tidak tampil, bisa malu. Ini kesempatan yang baik dan mengapa tidak dimanfaatkan dengan baik,” timpal Danny. (Adt)

Pelatnas Sambo Fokus Fisik, Pelatih : Tes Event Sulit Jadi Patokan Asian Games 2018

Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Jakarta, ternyata sulit dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, 11-12 April 2018, ternyata belum bisa dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. Hal itu dikatakan Adi Nugroho, Pelatih Timnas Sambo Indonesia, Rabu (11/4). Tes event ajang ini sedianya menjadi tolok ukur peta kekuatan lawan di Asian Games 2018 pada Agustus-September mendatang. Menurutnya, sejumlah negara kuat di cabang beladiri Sambo absen di ajang test event ini. “Negara-negara pecahan Rusia, seperti Kazakhstan dan Kyrgyzstan tidak hadir. Mereka negara kuat di Sambo,” ujar Adi. Menurut Adi, pecahan negara di kawasan Eropa Timur itu, sudah lebih lama mengenal Sambo dibandingkan Indonesia. Jangankan di level Asia, dalam kategori dunia, mereka memanglah kuat “Tapi, kalau untuk Asia Tenggara, Indonesia masih lebih unggul. Dalam test event ini, ada 8 atlet Indonesia yang masuk ke final,” lanjutnya. Ia menyebut masih ada rangkaian ujicoba yang akan dijadikan tolak ukur. Diantaranya ke Korea Selatan dan Rusia. “Kami akan belajar teknik bantingan dari Korea Selatan, sedangkan di Rusia kami belajar nomor pertempuran. Di Asian Games 2018, yang dipertandingkan adalah sport Sambo,” terang Adi. Para atlet saat ini masih dalam tahap persiapan umum, yakni masih membentuk fisik dan berlatih di Kawasan Ciloto, Bogor, Jawa Barat. “Nantinya 8 atlet ini, kami berlakukan sistim degradasi guna mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik. Nama mereka masih bisa berubah. Hanya yang terbaik, yang ikut serta di Asian Games,” ungkap pria yang juga kakak kandung legenda Judo, Krisna Bayu. (Adt)

Tunjuk Wakil Jaksa Agung Jadi CdM APG 2018, Sesmenpora : Punya Kompetisi Soal Anggaran

INAPGOC gelar Chefs de Mission Seminar Asian Para Games 2018, di Kawasan Senayan, Jakarta, selama dua hari. (Adt/NYSN)

Jakarta- Pemerintah melalui Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto, mengumumkan Chefs de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 adalah Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah. “Saya kemarin siang ditugaskan Menpora (Imam Nahrawi), menemui Wakil Jaksa Agung, dan mengantarkan surat permohonan kepada Jaksa Agung untuk mengizinkan Wakil Jaksa Agung sebagai CdM Asian Para Games 2018,” ujar Gatot didampingi Raja Sapta Oktohari (Chairman INAPGOC). Selain Okto, Gatot juga didampingi Majid Rashed (Presiden Paralympic Committee) saat acara Chefs de Mission Seminar Asian Para Games, di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). “Beliau memiliki leadership, kompetensi dalam hal penggunaan anggaran, dan sudah tidak asing di dunia olahraga,” lanjutnya. Ia menyebut gelaran APG 2018 merupakan pekerjaan besar, antara pemerintah pusat, INAPGOC, pemerintah DKI Jakarta, serta berbagai pihak saling bahu membahu guna mensukseskan salah satu event bersejarah di Tanah Air itu. “Okto tidak sendiri. Pemerintah pusat, pemerintah DKI dan berbagai pihak akan bahu membahu demi suksesnya Asian Para Games yang akan menjadi sejarah besar bangsa Indonesia,” tambahnya. Sementara, Okto, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh atlet yang bertanding pada Asian Para Games 2018, sekaligus penyelenggara yang sukses dari semua aspek. “Misi yang kita emban sebagai tuan rumah adalah menjadikan Indonesia secara umum atau Jakarta secara khusus, menjadi negara atau kota yang ramah difabel, serta memberikan legacy yang baik terutama kepada atlet ataupun komunitas difabel,” tutur Okto. Acara yang digelar selama dua hari itu dihadiri Chefs de Mission dari 29 negara yang akan berpartisipasi pada Asian Para Games 2018, dari 43 negara yang akan berpartisipasi di ajang multi-event bagi atlet difabel. (Adt)

Jadi Kota Ke-lima, Yogyakarta Siap Gelar LIMA Badminton CJYC 2018

LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) Yogyakarta Subconference 2018 bergulir di Institut Pertanian Stiper, Yogyakarta. (LIMA)

Yogyakarta- Liga Mahasiswa kini berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Masih dengan cabang olahraga badminton, pekan ini, LIMA akan menggelar LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018. Yogyakarta jadi kota kelima setelah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Malang, dalam ajang kompetisi badminton antarmahasiswa ini. Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta menjadi tuan rumah perhelatan ini. Ajang tahunan LIMA Badminton kali ini akan digelar di Graha Instiper Yogyakarta pada 11-17 April 2018. Terdapat 12 perguruan tinggi asal Yogyakarta yang mengikuti kompetisi ini. Keduabelas universitas ini disebar dalam sembilan tim putra dan lima tim putri. Selain nomor beregu, nomor perseorangan diisi oleh 13 tunggal putra, delapan tunggal putri dan 16 pasangan ganda campuran. Kategori perseorangan akan mempertandingkan nomor tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran. LIMA Badminton: Kaskus CJYC akan digelar di dua subconference. Seperti di musim lalu, selain digelar di Yogyakarta Subconference, LIMA Badminton: Kaskus CJYC juga akan digelar di Surakarta Subconference. Berdasarkan koefisien conference, Yogyakarta mendapat kuota dua tim putra, satu tim putri, dan dua wakil dari masing-masing nomor dikategori perseorangan untuk melaju ke fase nasional. LIMA Badminton Nationals nantinya akan dilaksanakan pada 1-8 Mei 2018 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (Adt) Daftar peserta LIMA Badminton: Kaskus CJYC- Yogyakarta Subconference 2018 kategori beregu. Beregu putra: 1. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) 2. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 4. Universitas Islam Indonesia (UII) 5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN (STIE YKPN) 7. Institut Pertanian Stiper (Instiper) 8. Universitas Gadjah Mada (UGM) 9. Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY) Beregu putri: 1. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 3. Universitas Islam Indonesia (UII) 4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 5. Universitas Gadjah Mada (UGM) Daftar perguruan tinggi peserta kategori perseorangan. Tunggal putra: 1. UAD (2 wakil) 2. UII (2 wakil) 3. UNY (2 wakil) 4. STIE YKPN (1 wakil) 5. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (2 wakil) 6. Instiper (1 wakil) 7. UGM (1 wakil) 8. Universitas Mercu Buana Yogyakarta (2 wakil) Tunggal putri: 1. UAD (1 wakil) 2. UNY (4 wakil) 3. UGM (3 wakil) Ganda campuran: 1. UAD (1 pasang) 2. UMY (3 pasang) 3. UNY (3 pasang) 4. UGM (2 pasang) 5. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (5 pasang) 6. UAJY (2 pasang)

Kejurnas Junior Hoki Digelar Usai Asian Games 2018, FHI : Masih Minim Pembinaan

Atlet Hoki Indonesia tengah melakukan pemusatan latihan nasional, jelang bergulirnya Asian Games 2018, pada Agustus-September mendatang.(Adt/NYSN)

Jakarta- Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Federasi Hoki Indonesia (FHI), Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Yus Adi Kamrullah, akan melakukan pembinaan junior dengan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok Umur (KU). “Pembinaan junior akan kami gelar dalam event Kejurnas Kelompok Umur. Dan pembinaan usia matang, akan fokus bagi mereka kelas 2 atau 3 Sekolah Menengah Atas (SMA),” ujar Yus Adi, di Jakarta, Selasa (10/4). Diakuinya, bila pembinaan junior di cabang hoki masih tertinggal. Sehingga, menurut Yus Adi, untuk mereka yang sudah menjadi atlet nasional, pihaknya berharap para atlet ini dikhususkan bermain di turnamen internasional. “Untuk junior, kami berikan kesempatan dengan cara tampil rutin di Kejurnas Kelompok Umur. Kalau yang senior, mereka harus fokus bermain untuk turnamen-turnamen internasional,” tambah pria yang sehari-hari menjadi Staf Khusus Kasad ini. Yus menyebut agenda Kejurnas KU akan direncanakan dihelat pada September 2018. Namun, ia belum bisa memastikan tanggal pelaksanaannya. “Kami jadwalkan pada September 2018, setelah Asian Games,” terangnya. Soal lokasi penyelenggaraan Kejurnas KU, Yus Adi, menjelaskan bakal diselenggarakan di Jakarta. “Karena venue hoki terbaik dan bersertifikat internasional itu ada di Jakarta. Selain itu, ada juga di Surabaya (Jawa Timur) dan di Bandung (Jawa Barat),” ungkapnya. Namun, mantan Kepala Pusat Keuangan (Kapusku) TNI ini berharap Kejurnas KU ini berlangsung di Jakarta, sebab venue hoki yang akan digunakan sudah memenuhi standar internasional. (Adt)

Kiblat Kekuatan Panahan di Korsel, Riau Ega : Medali Realistis, Emas AG 2018 Optimis

Pemanah putra nasional asal Jawa Timur, Riau Ega Agatha, yang akan tampil di ajang Asian Games 2018 nanti. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pemanah putra nasional Riau Ega Agatha, mengatakan kekuatan cabang olahraga panahan saat ini berada di Asia. Ia mengaku tak terbebani meraih medali emas di ajang Asian Games 2018, pada Agustus-September mendatang. “Kalau mau dibilang beban, ya bukan beban. Tugas atlet itu mencari medali. Pelatih hanya mendampingi untuk memberikan yang terbaik,” ujar Riau di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4). “Kalau untuk atlet, dapat medali itu realistis. Tapi, kalau untuk emas, ya harus optimis. Jadi apapun kejuaraannya, medali itu suatu yang realistis bagi atlet,” lanjut pria kelahiran Blitar, 25 November 1991. Terkait persaingan, ia mengungkapkan untuk cabang panahan di Asia terdapat juara dunia, serta pelatih terbaik. Sehingga, ia menganggap hal itu sebagai keuntungan baginya. “Karena Indonesia berada diwilayah Asia, jadi semuanya punya kesempatan yang sama, cuma saat Asian Games, ya harus fokus melawan kemampuan mereka,” terang pemanah yang pernah mengalahkan juara dunia asal Korea Selatan, Woo-Jin, di ajang Olimpiadi 2016 Rio de Janeiro, Brazil itu. Namun, guna mewujudkan medali emas, ia akan tetap mewaspadai pemanah-pemanah negri ginseng, Korea Selatan. “Kiblatnya kekuatan panahan itu di Korea Selatan, dari dulu. Jadi disana gudangnya atlet-atlet berprestasi. Para pelatih terbaik dunia, ya juga dari sana,” cetus jebolan PPLP Panahan Jatim ini. Ia mengaku jika untuk kemampuan tekhik hamper semua negara Asia merata. Bahkan masing-masing atlet punya kemampuan berkembang yang baik. “Mungkin, kendala kami itu kurang kuat mental bertandingnya. Korea Selatan itu, selama setahun penuh, rutin mengikuti kejuaraan, sementara atlet Indonesia sangat kurang,” tutupnya. (Adt)

Derby Srikandi Pekan Ini, Timnas Putri U-16 Jajal Timnas Putri Senior di Senayan

Timnas Putri U-16 akan beruji coba melawan Timnas Putri Senior, di Lapangan C, Senayan, pada Kamis (12/4). (Ham/NYSN)

Jakarta- Agenda pekan ini menjadi momen krusial bagi dua Timnas Putri Indonesia. Timnas Putri U-16 dikabaran bakal menantang seniornya, yakni Timnas Putri Senior. Kabarnya, laga uji coba akan dilaksanakan pada Kamis (12/4) sore, namun belum mendapatkan kesepakatan soal tempat yang akan mempertemukan antar keduanya. “Mereka meminta kami tandang ke Sawangan, tapi disana lapangannya sintetis. Terlepas dari itu, kami masih proses mencari tim inti,” ujar pelatih Timnas Putri U-16, Rully Rudolf Nere, Selasa (10/4). Bahkan, Manajer Timnas Putri senior, Papat Yunisal, tampak di sela-sela latihan Timnas U-16 putri, di lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, pada Selasa (10/4). Hal ini masih dipertimbangkan antara laga digelar di Sawangan (markas Timnas Putri berlatih), Cijantung (markas Timnas Putri U-16), atau di lapangan ABC Senayan, Komplek Gelora Bung Karno. Sang manajer yang memantau latihan Carla Bio Pattinasarany dkk, lalu angkat suara soal rencana ‘Derby’ laga uji coba ini. “Insya Allah, uji coba dilaksanakan Kamis (12/4) sore. Soal venue lapangan, kami masih koordinasikan. Ya kemungkinan besar sih, bermain di lapangan ABC, Senayan,” ungkapnya. (Dre)

PTMSI Kirim 12 Atlet ke China Demi Asian Games 2018, Oegroseno : Menpora Mengakui Kami

Tim tenis meja Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018, saat ini melakukan Pemusatan Latihan di Jinan, China, selama 6 bulan. (net)

Jakarta- Ketua Umum PP PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia), Komjen Pol Purn, Oegroseno, mengatakan tak ada pihak lain yang berhak mengambil alih kepanitiaan Asian Games. Hal ini disampaikan Oegroseno dalam pertemuan terbatas dengan media di PIM 3 Jakarta Selatan baru-baru ini. Oegroseno mengatakan hal ini untuk mencegah agar PB PTMSI yang sudah dikukuhkan KONI Pusat, mengambil langkah yang salah dengan mencoba mengutak-atik kepanitiaan termasuk ingin bongkar pasang tim tenis meja Asian Games yang sudah terbentuk sejak lama. Dia mengatakan hingga saat ini kepengurusan PP PTMSI yang ada dan syah hanyalah kepengurusan PP PTMSI pimpinannya. “Saya tanyakan langsung ke Menpora Imam Nahrawi. Apa jawaban Menpora Pak Imam Nahrawi?,” tanya Oegroseno. “Saya tetap mengakui PP PTMSI pimpinan Oegroseno,” sebut Menpora seperti ditirukan Oegroseno. Artinya semua yang berkaitan dengan PP PTMSI baik kepengurusannya, termasuk kepanitiaan Asian Games berikut persiapan tim, ada dibawah kewenangannya. Mengenai persiapan tim tenis meja Indonesia ke Asian Games, Oegroseno mengatakan tim tenis meja Asian Games Indonesia yang sekarang berada di China adalah tim terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Tim terdiri dari 12 atlet. Pemusatan latihannya dilaksanakan di Jinan, China selama 6 bulan. Jumlah pelatih dua orang, ditambah satu orang manager. Selama latihan di China, para atlet akan mengikuti ujicoba ke kejuaraan dunia Liebherr ITTF, di Halmstad Swedia pada pertengahan April. Beberapa kejuaraan ITTF pada bulan Mei 2018 di SEA Master 2018 juga masuk jadwal Timnas, kemudian event ITTF World Tour, Hang Seng Hong Kong Open dan SEA Master 2018 ITTF World Tour Platinum, serta China Open. Target Indonesia di Asian Games adalah dua medali perak. Keduanya diharapkan bisa diraih dari nomor beregu putra dan ganda campuran. Selain dua perak, Indonesia juga berharap meraih tambahan dua medali perunggu dari nmor beregu putri dan tunggal putra. “Mudah-mudahan persiapan yang matang di China dan mengikuti sejumlah turnamen internasional tim tenis meja Indonesia bakal meraih target dua medali perak dan dua medali perunggu,” harapnya. (Art)

Rayakan Anniversary ke-15, Villa 2000 FC Menggelar Turnamen Trofeo

Klub Villa 2000 FC menggelar turnamen dengan tajuk Trofeo Anniversary Villa 2000 ke-15, merayakan ulang tahun Villa 2000 FC. (Villa 2000)

Tangerang Selatan- Dalam rangka merayakan ulang tahun Villa 2000 FC, klub yang berlokasi di kawasan Pamulang ini, menggelar turnamen dengan tajuk Trofeo Anniversary Villa 2000 ke-15. Bertempat di home base Villa 2000, peserta diikuti oleh empat klub, yakni Persepda, Kareeb FC, dan Villa 2000 FC yang mengirimkan dua tim (Villa 2000 FC reguler A dan B). “Kami memberi kesempatan bagi pemain yang jarang tampil di kompetisi resmi, meski rutin latihan. Jadi ini adalah ajang buat mereka”, ujar Arta Wijaya, selaku pelatih senior Villa 2000 dan inisiator perhelatan trofeo ini. Dalam ajang ini, para pemain Villa 2000 FC yang rata-rata usia antara 17-19 tahun, akan mendapatkan tropi piagam penghargaan untuk jangka panjang. Trofeo yang dilaksanakan pada Minggu (8/4) ini akhirnya dimenangkan oleh tim Persepda. Sementara tim Villa 2000 FC menempati posisi 2 dan 4. “Selain piala, pemain juga akan mendapatkan piagam penghargaan dari acara ini. Piagam ini berlaku untuk jangka panjang, misalnya melanjutkan sekolah, pindah klub lain, atau sebagai porto folio pemain,” pungkasnya. (Dre)

Timnas U-23 Butuh Bima Sakti, PSSI ‘Seleksi’ Gerd Zeise Latih Timnas U-19 ?

Bima Sakti Tak lagi tangani Timnas U-19, jabatan pelatih untuk Egy Vikri Maulana dkk sementara ini kosong. (net)

Jakarta- PSSI akhirnya tak memperpanjang kontrak Bima Sakti Tukiman menukangi Timnas U-19. Bima akan fokus menemani Luis Milla menangani Timnas U-23 yang diproyeksikan tampil di Asian Games 2018. PSSI belum memutuskan siapa yang bakal mengisi posisi Bima di Timnas U-19. Keputusan soal pengganti Bima akan dipastikan usai rapat anggota Komite Eksekutif PSSI. Praktis Bima kurang dari 2 bulan menempati jabatan aristek Egy Vikri Maulana dkk. Eks pemain PSSI Primavera ini menangani Timnas U-19 pada Februari dan Maret. PSSI dikabarkan membidik Gerd Zeise. Pelatih asal Jerman itu berprestasi luar biasa. Dia mengusung Timnas Myanmar U-19 lolos ke Piala Dunia U-20 pada 2015. “PSSI telah memutuskan Bima fokus membantu Timnas U-23 sesuai apa yang memang dibutuhkan tim dalam persiapannya menuju Asian Games. Dengan demikian, persiapan tim bisa dilakukan secara maksimal dan matang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Selasa (10/48). Kiprah Bima sejatinya amat bermanfaat, jika fokus melatih Timnas U-23. Evan Dimas dkk segera tampil dalam turnamen Anniversary Cup, pada 27 April hingga 3 Mei, di Stadion Pakansari, Bogor. Menurut Ratu Tisha, turnamen ini menjadi rangkaian persiapan tim menuju Asian Games 2018. Apalagi roster Timnas U-23 sebetulnya berhimpitan dengan jadwal padat kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. “Laga Turnamen Anniversary Cup ini, jadi bagian terpenting dari persiapan Timnas U-23 untuk Asian Games, sekaligus tampil di kandang sendiri. Setidaknya, atmosfir laga resmi bisa dirasakan tim,” tutur Ratu Tisha. Meski belum resmi, 28 negara konon akan mendaftarkan diri tampil di Anniversary Cup. Korea Selatan, Korea Utara dan Irak termasuk dalam calon lawan Timnas Indonesia U-23 di turnamen tersebut. (Art)

Pastikan Kesiapan Cabor, CdM Inspeksi Kondisi Atlet Asian Games 2018

Chief de Mission (CdM) Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin (kaos puith), meninjau Pelatnas Ju-Jitsu, pada Selasa (10/4). (Pras/NYSN)

Jakarta- Guna memastikan kesiapan cabang olahraga (Cabor) jelang pelaksanaan Asian Games 2018, Agustus-September mendatang, Chief de Mission (CdM) Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin, meninjau Pelatnas beberapa cabor, mulai dari Ju-Jitsu, Menembak, hingga Panahan, pada Selasa (10/4). Ia meminta semua unsur mulai dari Ketua Kontingen, Official baik Manajer maupun Pelatih, serta Atlet untuk satu hati memenangkan pesta olahraga empat tahunan terbesar se-Asia tersebut. “Saya berpesan agar semua atlet bersatu dengan Official, yang terdiri dari CdM, Manajer, dan Pelatih. Supaya tidak ada perasaan tidak enak. Kalau semua perasaan nyaman, InsyaAllah kita akan memenangkan event (Asian Games) Agustus nanti,” ujar Syafruddin di Jakarta, Selasa (10/4). Ia mengungkapkan kunjungannya ini menyatukan serta berkonsolidasi terkait kesiapan, soal Try Out (ujicoba) maupun Training Camp (TC), masing-masing cabor menuju pesta olahraga edisi ke-18 tersebut. “Hari semakin dekat menuju Asian Games 2018. Saya sebagai Ketua Kontingen, Official seperti Manajer, Pelatih dan Atlet betul-betul harus konkrit kesiapannya. Karena itu, saya akan setiap Minggu mengunjungi Pelatnas cabor secara bergantian,” lanjutnya. Syafruddin memastikan semua cabor yang dipersiapkan ke ajang Asian Games 2018 telah melakukan Try Out maupun Training Camp. Ia juga menambahkan sejauh ini pihaknya tidak menemukan kendala berarti selama tahap persiapan. “Secara umum, sepanjang yang kami tahu semua berjalan dengan lancar. Bahkan semua sudah terakomodasi dengan baik, terutama kesiapan untuk Try Out dan Training Camp. Mungkin masih ada kekurangan, karena tidak ada yang sempurna. Tapi, akan kami benahi,” tutur Syafruddin. (Adt)

Pulangkan Satu Kiper, Benny van Breukelen Siap Coret Lainnya

Prihatini, adalah penjaga gawang asal klub SSB Benteng Muda FC, Tangerang, dan sejak Jumat (6/4), sudah bergabung bersama Timna Putri senior. (Ham/NYSN)

Sawangan- Sebulan lamanya Timnas Putri Senior menjalani rangkaian latihan dan uji coba di Lapangan NYTC Sawangan, Depok, Jawa Barat. Seleksi pemain pun terus dilakukan oleh Satia Bagja dan tim pelatih, mulai dari posisi penyerang, gelandang, pemain belakang maupun penjaga gawang. Bahkan, sejak Jumat (6/4), Benny Van Breukelen selaku pelatih kiper, sudah memulangkan satu penjaga gawang, yaitu Ranti Lestari Salimi, asal klub Tifosi FC Jakarta. “Kami pulangkan Ranti pekan lalu, karena tak mengalami kemajuan selama mengikuti latihan dari kami, stagnan hanya disitu saja. Makanya kami panggil penggantinya” ujar Benny, pada Senin (9/4). Sebelumnya, timnas memiliki empat kiper, yakni Riska Yulianti (Babel), Norfince Boma (Papua), Vera Lestari (Yogyakarta) dan Ranti Lestari Salimi (Jakarta). Riska adalah Kiper asal Klub Galanita Babel. Lalu Norfince penjaga gawang dari klub Persitoli Tolikara. Kemudian Vera memperkuat Putri Arimbi Jogja. Sementara Ranti, bergabung dengan tim futsal Tifosi FC. Kini, Prihatini, hadir di NYTC Sawangan untuk menggantikan posisi Ranti. Pemain asal SSB Benteng Muda (Tangerang), bergabung dengan skuat, sejak jumat (6/4) lalu. Pada senin (9/4) sore, Prihatini mulai mengikuti latihan bersama pemain lainnya, Benny menerapkan latihan dasar untuknya sebagai awal guna mengasah kemampuannya. “Dia punya prospek yang bagus kedepannya. Dia lincah dan berani, itu salah satu modal yang cukup untuk menjadi penjaga gawang,” bilang pria keturunan Belanda itu. Kemungkinan, Benny masih akan mencoret sektor kiper, andai ada pemain yang tak juga mengalami peningkatan selama mengikuti latihan. (Ham)