NSL siapkan jalur talenta basket pelajar hingga level internasional

Nextgen Student League

Nextgen Student League (NSL) menyiapkan jalur pembinaan berjenjang bagi pebasket usia pelajar mulai dari kompetisi antarsekolah, Nextgen Camp, hingga NSL All Star yang membuka kesempatan mendapatkan pengalaman latihan tanding di luar negeri. Founder NSL, Sudiantowi Limanauw mengatakan kompetisi tidak hanya menjadi tempat bagi pemain mengejar gelar juara, tetapi juga membuka kesempatan bagi talenta muda untuk terus berkembang. “Kami ingin NSL menjadi tempat anak-anak bukan hanya bermain basket, tetapi juga menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh. Kompetisi adalah awalnya. Setelah itu, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk terus berkembang,” kata Sudiantowi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu. Pada musim keempat bertajuk Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027, NSL akan digelar di Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tangerang, dan Jakarta dengan melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, serta lebih dari 8.000 peserta. Kompetisi yang mencakup jenjang SD hingga SMA itu selanjutnya menjadi pintu menuju Nextgen Camp bagi pemain dan pelatih terbaik dari setiap seri. Program tersebut memadukan latihan basket dengan pengembangan kepemimpinan, kerja sama tim, ketangguhan mental, pendidikan, dan karakter. “Trofi adalah bentuk apresiasi atas pencapaian hari ini, sementara Nextgen Camp adalah investasi untuk perkembangan mereka setelah pertandingan selesai,” ujar Sudiantowi. Dari proses kompetisi dan pembinaan tersebut, pemain terbaik berpeluang terpilih menjadi NSL All Star dan memperoleh kesempatan mengikuti latihan tanding di luar negeri. Menurut Sudiantowi, konsep tersebut membuat jalur pembinaan NSL tidak berhenti setelah kompetisi selesai, tetapi berlanjut dari sekolah, kompetisi, Nextgen Camp, NSL All Star, hingga pengalaman internasional. Rangkaian NSL musim 2026-2027 akan dimulai melalui East Java Zone pada 3-25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall, Surabaya. NSL yang pertama kali digelar di Surabaya pada 2023 kini memasuki penyelenggaraan keempat dan memperluas jangkauan kompetisinya ke lima kota.

Liga Mahasiswa 2024 Siap Digelar Dengan Format Baru

Penyelenggara kompetisi basket Liga Mahasiswa (Lima) siap menggelar Lima Mandiri Basketball 2024 di empat provinsi di Indonesia dengan menggunakan format baru dua divisi untuk tim putra. “Ini (format baru) adalah langkah penting bagi pengembangan kompetisi, karena memungkinkan tim-tim yang baru muncul untuk berkompetisi lebih kompetitif,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Teuku Ali Usman selaku bagian dari penyelenggara Lima dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis. Kompetisi kali ini akan digelar di empat kota besar Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya pada 12 sampai 19 Oktober, serta Bandung dan Yogyakarta pada 9 sampai 16 November. Sedangkan babak final akan diselenggarakan pada 11 sampai 14 Desember 2024. Lima 2024 untuk pertama kalinya digelar dengan format baru dua divisi untuk putra. Divisi satu akan diikuti oleh delapan tim putra terbaik, di mana dua tim teratas dari setiap regional akan melaju ke babak final. Sementara itu, dua tim terbawah akan terdegradasi ke divisi dua pada musim kompetisi berikutnya. Divisi dua menjadi ajang bagi tim-tim yang ingin membuktikan diri. Dua tim teratas akan mendapat promosi ke divisi satu untuk musim kompetisi berikut. Ia menjelaskan, format baru tersebut memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang di liga yang lebih sesuai dengan level mereka. “Kami berharap, melalui format ini, setiap tim bisa menunjukkan potensi terbaiknya,” ujarnya. Usman menambahkan, dengan dukungan terhadap bola basket, Bank Mandiri selaku sponsor utama kompetisi berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak talenta atau bakat atlet basket unggulan di Indonesia. Sekretaris Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Nirmala Dewi mengapresiasi kemajuan dari Lima yang ditunjukkan dengan peminat yang semakin bertambah. Pihaknya berharap ajang itu memberikan pengalaman yang menghibur, inspiratif, sehingga menciptakan atmosfer yang positif untuk perkembangan basket di Indonesia. Menyambut kompetisi basket paling bergengsi untuk tingkat perguruan tinggi di tanah air itu, tim-tim pun mulai mempersiapkan diri untuk bersaing mencapai prestasi. Atlet pelajar dari Universitas Esa Tunggal, Putri Leonita mengatakan, timnya terus berlatih setiap hari untuk mempersiapkan kondisi fisik dan teknik. “Kami juga fokus menjaga kekompakan, saling mengingatkan satu sama lain baik di dalam maupun di luar latihan,” ujarnya. Atlet pelajar lain dari Perbanas, Daniel mengaku optimistis timnya bisa meraih threepeat pada musim kompetisi kali ini. “Meski ada banyak rookie, kami siap memberikan yang terbaik untuk mempertahankan gelar juara,” ujarnya. Sumber: ANTARA