Tiga atlet muda Indonesia rebut tiket Kejuaraan Atletik Dunia U20 2026

Shava S. Warangga

Tiga atlet muda Indonesia memastikan tiket menuju Kejuaraan Atletik Dunia U20 2026 di Oregon, Amerika Serikat, setelah menembus limit kualifikasi dunia melalui Indonesia Open Athletics Championship serta Kejuaraan Nasional U16, U18, dan U20 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, pada 27-30 Juni. Ketiga atlet tersebut adalah Shava S. Warangga dari Jawa Tengah pada nomor 100 meter putri, Hoshi Fatihah Azharah dari Jawa Timur pada nomor 200 meter putri, serta Anugrah Setiawan Pujo dari Jawa Timur pada nomor 110 meter gawang putra. “Capaian ini menjadi bukti pembinaan usia muda kita mulai menyentuh standar internasional. Namun, saya ingin agar para atlet jangan cepat puas, karena ini baru langkah awal,” kata Sekretaris Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Jodi Mahardi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa. Jodi menegaskan PB PASI akan menyiapkan program persiapan lanjutan agar ketiga atlet tersebut tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing di level tertinggi kelompok usia muda dunia. “Fokus kita sekarang adalah mematangkan persiapan teknis dan mental mereka, agar nanti kita tidak sekadar berpartisipasi, tetapi berani bersaing dan kompetitif melawan atlet-atlet elite dunia,” ujar Jodi. Lolosnya tiga atlet tersebut menjadi salah satu capaian penting dari penyelenggaraan Indonesia Open dan Kejurnas U16, U18, dan U20 2026 yang diikuti sekitar 1.000 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah peserta mancanegara. Kejuaraan Atletik Dunia U20 tersebut dijadwalkan berlangsung di Eugene, Oregon, Amerika Serikat, pada 5-9 Agustus 2026. PB PASI berharap keberhasilan Shava, Hoshi, dan Anugrah dapat menjadi pemantik motivasi bagi atlet-atlet daerah untuk terus mengejar standar internasional. Selain itu, keikutsertaan mereka di panggung dunia juga dinilai penting untuk memperkuat kesinambungan pembinaan atletik nasional, terutama dalam menyiapkan lapisan atlet muda menuju agenda multievent dan kejuaraan internasional pada masa mendatang.