Kejurnas Hockey Indoor 2026 Resmi Digelar

Kejuaraan Nasional Hockey Indoor 2026

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 resmi digelar di GOR Nambo Jaya Sport Centre, Kota Tangerang, Banten, Minggu (23/8). Ajang tersebut diikuti 24 tim dari 12 provinsi di Indonesia dan berlangsung hingga 30 Agustus. Gubernur Banten, Andra Soni membuka langsung kejuaraan tersebut. Turut hadir Ketua Umum PP FHI, Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Sekjen FHI Yasser Arafat Suaidy, Ketua Pengprov FHI Banten HM Ali Hanafiah, serta Wali Kota Tangerang Sachrudin. Andra Soni menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembinaan hockey secara berkelanjutan. Ia menargetkan pembangunan lapangan hockey yang representatif di Kota Tangerang pada 2027 sebagai bagian dari persiapan Banten menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Lampung. “Kami berharap prestasi olahraga hockey di Indonesia, khususnya di Banten, terus berkembang. Hockey merupakan olahraga olimpiade yang populer di dunia, dan tugas kita bersama untuk makin mempopulerkannya di Tanah Air,” ujar Andra Soni. Pemprov Banten juga berencana melengkapi Banten Sport Center dengan Stadion Hockey Field berstandar internasional. Fasilitas tersebut akan berdampingan dengan sarana akuatik, atletik, beladiri, dan futsal yang telah direncanakan dalam RPJMD. Sementara itu, Budi Sulistijono mengapresiasi pelaksanaan Kejurnas Hockey Indoor 2026. Menurut dia, kejuaraan tersebut menjadi tolok ukur pembinaan prestasi hockey di berbagai daerah. “Kejurnas ini sangat strategis sebagai tolak ukur pembinaan prestasi di daerah-daerah. Kami berharap seluruh atlet tampil maksimal mengeluarkan performa terbaik dari hasil latihan selama ini,” kata Budi. Budi juga menilai Banten memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet muda hockey indoor yang dapat dibina untuk level nasional. Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai Kejurnas Hockey Indoor memiliki arti penting dalam perhitungan poin prestasi atlet. Menurut dia, ajang National Championship memiliki bobot poin tinggi sebagai bagian dari perjalanan menuju kualifikasi Olimpiade. “Hockey Indonesia bukan kaleng-kaleng. Kita sudah punya delapan atlet yang bermain di liga profesional luar negeri. Kejurnas ini adalah fondasi penting, dan kami siap melihat lahirnya atlet-atlet kelas dunia dari ajang ini,” ujar Okto. Ia menyebut saat ini terdapat delapan atlet hockey Indonesia yang telah bermain di liga internasional. Kejurnas tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet yang mampu bersaing di level dunia. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menjadi tuan rumah Kejurnas Hockey Indoor 2026. “Ini merupakan kebanggaan bagi Kota Tangerang dipercaya menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional. Olahraga membina semangat disiplin dan sportifitas, sekaligus mengukur kemampuan para atlet,” ujar Sachrudin. Menurut dia, penyelenggaraan Kejurnas juga memberikan dampak terhadap sport tourism dan perekonomian masyarakat. “Kejuaraan ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memutar roda ekonomi masyarakat serta meningkatkan omzet UMKM di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Targetkan Juara Umum Pada Kejurnas , Tim Hockey Kaltim Akan Datang Dengan Percaya Diri

tim hockey kaltim

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey akan berlangsung di Lapangan Hockey Astro Turf Senayan, Jakarta pada 9-12 Desember mendatang. Beberapa tim hockey dari berbagai Provinsi, terus matangkan persiapan dalam target meriahkan hasil maksimal di Kejurnas Hockey nanti. Seperti halnya tim hockey Kalimantan Timur (Kaltim) yang terus mempersiapkan atlet-atletnya dengan serius. Sebanyak 36 atlet putra dan putri akan mewakili Kaltim di ajang Kejurnas Hockey. Tim hockey Kaltim datang dengan penuh percaya diri dan mematok target juara umum. Target tersebut sepertinya bisa terjadi, karena prestasi atlet Kaltim di level Nasional sudah terbukti menunjukan taringnya. “Kami berharap tim putra agar bisa mempertahankan medali emas. Tim putri saat Kejurnas sebelum Pra-PON 2015 lalu kita mendapat medali emas. Semoga prestasi ini ditingkatkan. Target kami kalau bisa juara umum,” ungkap Pelatih Kepala Hockey Outdoor Muhammad Natsir seperti di kutip Tribun Kaltim. Meski begitu, Natsir tak ingin terlalu percaya diri. Kegagalan tim putri pada PON Jabar 2016 yang ditargetkan meraih emas, dan hasilnya mereka harus puas dengan medali perunggu. “Iya kami melihat itu, dan kami berharap prestasi tim putri ditingkatkan, supaya kita bisa meraih juara umum di Kejurnas,” ujar Natsir. Lanjutnya, peta kekuatan tim hockey masih sama dan tak ada yang berubah setelah PON Jabar 2016. Ada nama DKI Jakarta, Papua dan Jawa Barat yang akan menyulitkan Kaltim. Kendati demikian, Kaltim mendapat suntikan pengalaman dari atlet-atlet yang tampil di Sea Games Malaysia 2017 lalu.(pah/adt/tbn)

Pertama Kalinya Ikut Turnamen Hockey, Jemmy Di Bantai Dengan Score 9-0

jeremy-hockey

Berada dalam jarak tembak yang sudah di sepakati dalam aturan permainan hockey, olahraga yang satu ini membuat berbeda dari yang lain, tidak asal menembak dari jauh, tetapi harus masuk terlebih dahulu dalam circle lawan. Adalah Jemmy Ananda, yang merupakan siswa kelas 12 SMA Dharma Karya merupakan atlet muda di bidang olahraga hockey. Sejak tahun 2015 saat kelas 10, Jemmy mulai mengikuti ekskul hockey yang ada di sekolahnya. “Pertama ikut berlatih hockey kerena penasaran karena di daerah Tangsel peminatnya masih sedikit.” ujar Jemmy. Walaupun kejuaraan yang diadakan belum terlalu banyak, Jemmy mengatakan bahwa ia ingin terus berjuang dalam meraih prestasi di bidang olahraga hockey dan membanggakan sekolahnya, tempat ia mengenal olahraga tersebut pertama kalinya. Dan ia juga berharap dapat bermain mewakili Tangerang Selatan untuk Porprov 2018. “Saya memang menyukai olahraga. Kalau bosan latihan sering tapi tetap semangat supaya dapat berprestasi lebih baik lagi.” tutur siswa yang sempat mencetak 6 goal dalam turnamen di kejuaraan ISTN Jakarta. “Pengalaman yang tidak bisa dilupakan itu saat pertama mengikuti turnamen di STIE, tim saya dibantai sampai 9-0.” lanjut Jemmy. Tapi hal tersebut tidak akan membuatnya berkecil hati, karena Jemmy dan timnya selalu mendapatkan support dari pelatih dan kepala sekolah mereka. Jemmy sendiri juga selalu didukung oleh orang tuanya, meskipun dikatakan Jemmy, bahwa awal mengikuti hockey, orang tua Jemmy sempat melarang. Cidera ringan seperti luka di tangan dan kaki bagi Jemmy adalah hal yang masih dalam batas wajar. Karena perjuangan memang tidak selalu dilewati hanya dengan jalan yang mulus. Atlet binaan KONI Tangsel ini tetap mengandalkan sang pencipta dalam semua hal yang dilakukan juga selalu diingat oleh Jemmy. “Tetap semangat dan jangan pantang menyerah. Percaya sama diri kita sendiri dan yang paling penting jangan lupa untuk tetap mengandalkan Tuhan.” kata Jemmy.(crs/adt)

Guru Ini Malang Melintang Dari Kampus Ke Kampus, Akhirnya Tertarik Hockey Karena Keunikan Alat

Jonathan, yang memutuskan untuk berlatih Hockey pada awalnya karena alatnya yang unik

Berbicara tentang olahraga hockey, kita jadi teringat dengan sebuah film yang berjudul Miracle, yang di rilis pada tahun 2004 dan film ini sempat mendapatkan rating 7,5 dari 10 pada saat itu. Produk walt disney ini mengisahkan tentang olahraga hockey yang sedang bersaing dalam sebuah ajang tinggat perguruan tinggi. Di Indonesia, Jonathan Gamaliel adalah salah satu atlet sekaligus pelatih dalam bidang olahraga hockey. Jonathan memaparkan kepada NYSN bahwa dirinya tertarik karena alat alatnya yang tergolong unik. “Saya ikut hockey mulai tahun 2007, dan tergabung dalam club hockey Dharma Karya. Saya tertarik sebab olahraga ini masih jarang di mainkan dan alat-alat yang di gunakan juga unik.” ungkap Jonathan. Dalam perjuangan bersama timnya, Jonathan telah meraih beberapa prestasi, diantaranya: 1. Terpilih mewakili Kota Tangsel dalam kejuaran porprov Banten tahun 2010 dan 2014 2. Juara 2 dalam kejuaran hockey di Universitas Gajah Mada (UGM) 3. Juara 2 Fungame hockey di Universitas Pancasila Sedangkan salah satu prestasi individu yang dimiliki Jonathan yang juga bekerja di Sekolah Tinggi Theologia sunergeo adalah mendapatkan Top score dalam kejuaraan hockey di STIE Rawamangun. Masuk ke babak final yang tidak pernah di prediksikan dijadikan pengalaman yang sangat berharga bagi Jonathan dan timnya. “Pengalaman yang paling saya ingat, ketika mengikuti kejuaraan di UGM tahun 2016 dimana tim kami tidak diunggulkan. Namun, tim kami ternyata bisa melaju sampai babak final dan akhirnya mendapat juara 2. Itu adalah pengalaman berharga dan tidak bisa saya lupakan sampai sekarang.” kata Jonathan. Jonathan mengakui, sejauh ini dirinya tidak pernah merasa bosan berlatih hockey. Ditambah lagi dengan dukungan penuh dari orang tua dan juga pelatih yang selalu memotivasi dirinya. Lebih lanjut Pria ini menambahkan bahwa jari tangannya pernah memar selama seminggu “Saya pernah mengalami cidera ketika bermain hockey di Senayan, dimana jari saya terkena stick hockey lawan dan bengkak selama seminggu. Itu adalah cidera paling parah yang pernah saya alami.”cerita jonathan “Pesan saya, jangan pernah menyerah. Terus berlatih dan perbanyak berkenalan dengan orang-orang sesama pemain hockey agar bisa mendapat ilmu dari mereka. Dan yang pasti terus semangat!” tutup Jonathan.(crs/adt)