Tritunggal Masih Terkuat di Jawa Tengah

Tim Putri SMA Tritunggal Semarang

Dominasi tim putri SMA Tritunggal Semarang di wilayah Jawa Tengah seolah belum ada tandingannya. Dalam laga Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java di Sahabat Arena Semarang, Tritunggal kembali membuktikan kapasitasnya sebagai penguasa usai menundukkan perlawanan sengit SMA Kalam Kudus Sukoharjo dengan skor meyakinkan 68-35, Selasa, 13 Oktober 2026. Sejak peluit tip-off dibunyikan, Tritunggal langsung tampil menekan dan tidak memberikan sedikit pun celah bagi Kalam Kudus untuk mengembangkan permainan. Sekalipun sempat mendapat perlawanan ketat di awal laga, skuad asuhan Deny Sartika ini tetap tenang menutup kuarter pertama dengan keunggulan 15-9. Permainan Tritunggal semakin tak terbendung pada kuarter kedua. Tambahan dua digit 20 poin berhasil disarangkan dengan apik, sementara Kalam Kudus hanya mampu membalas 8 poin. Paruh pertama pun ditutup dengan margin jarak yang jauh yakni 35-17, yang bahkan nyaris menyentuh situasi respect the game, kondisi saat tim harus mengendurkan intensitas pertahanan karena keunggulan telah melewati margin 20 poin. Selepas turun minum, ritme permainan sepenuhnya berada di dalam genggaman Tritunggal. Keunggulan mereka konsisten berada di atas margin 20 poin hingga paruh akhir pertandingan, sekaligus memupus setiap asa Kalam Kudus untuk memperkecil margin. Skor berakhir 68-35 mengunci kemenangan mutlak bagi sang juara bertahan, SMA Tritunggal Semarang. Tak hanya mengunci gelar kelima beruntun alias quintuple, kemenangan ini juga sukses menggenapkan rekor 27 kemenangan beruntun tanpa tersentuh satu pun kekalahan sejak gelaran DBL Central Java 2022, baik di level region DBL Central Java-North hingga babak Championship. Ketangguhan Tritunggal juga tercermin dari kontribusi merata para pemain inti. Tercatat tiga pemain turut membukukan double-double, sang kapten Piwara Cleophila Alzena Prasnanto (14 poin dan 11 rebound), kemudian Khayla Putri Kinasih (13 poin dan 15 rebound), dan Putu Kalista Illena Christantia (10 poin dan 12 rebound). Selain itu, Jill Valentine Kurniawan turut mengemas 14 poin dan Nashita Malaeka Santosa kokoh di bawah ring dengan menyumbang 13 rebound.  

Semesta Juara DBL Central Java

Tim Putra SMA Semesta Bilingual Boarding School

SMA Semesta Bilingual Boarding School Kota Semarang sukses membalikkan keadaan sekaligus menuntaskan misi revans yang sempurna pada partai final sektor putra Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java. Bertempat di Sahabat Arena Semarang, Selasa, 13 Oktober 2026, Semesta berhasil membungkam sang rival mereka di final DBL Central Java-North lalu, SMA Tritunggal Semarang, dengan skor meyakinkan 59-51. Kemenangan ini terasa begitu emosional. Selain menutup penantian panjang selama tujuh musim untuk kembali merengkuh takhta tertinggi sejak terakhir kali juara pada 2017 silam, Semesta sukses membalas kekalahan telak 80-36 yang sempat mereka derita di final Central Java-North sebelumnya. Di sisi lain, Tritunggal yang belum tersentuh kekalahan sepanjang gelaran DBL Central Java 2026 justru dibuat kewalahan. Dominasi Tritunggal hanya terlihat di awal kuarter pertama saat mereka sempat memimpin margin lima poin (7-2). Setelah itu, Semesta perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan lewat skor ketat 20-20 pada akhir kuarter pertama, sebelum menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 34-31. Memasuki paruh kedua, alur pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali Semesta. Meski Tritunggal sempat mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan menjadi dua poin saja (44-42) di awal kuarter keempat, momentum tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik. Semesta justru melaju kencang meninggalkan perolehan poin sang rival hingga peluit panjang berbunyi, memastikan kemenangan 59-51. Aksi dominan kembali ditunjukkan oleh pilar Semesta, Wal Wakow Wal Deng, yang sukses mencatatkan double-double fantastis dengan 16 poin dan 24 rebound, disusul oleh Mohammad Hafidz Afrizal yang menyumbangkan 12 poin. Gelar juara ini sekaligus menyematkan titel baru Semesta sebagai the giant slayer musim ini. Perjalanan mereka menuju tangga juara terbilang luar biasa. Sepanjang musim, mereka menumbangkan tim-tim unggulan mulai dari SMAN 11 Semarang di semifinal Central Java-North, memulangkan SMA Pelita Nusantara Kasih Surakarta, juara DBL Central Java 2025, di semifinal Championship, hingga akhirnya menaklukkan Tritunggal di laga puncak. Keberhasilan ini tentu tidak datang begitu saja. Kepala pelatih Semesta, Bima Wilulangit, mengungkap bahwa kunci sukses kemenangan timnya di laga final ini berawal dari evaluasi total dan kerja keras tanpa kenal lelah selama berbulan-bulan. “Waktu final pertama itu plannya sesuai karena persentase three point Tritunggal itu 40 persen, dan saya hentikan persentase three point-nya. Tapi ternyata saya kena backdoor terus, saya kena di two point-nya lebih banyak banget,” kenang Coach Bima mengulas kekalahan sebelumnya. Belajar dari kesalahan terebut, jajaran pelatih Semesta melakoni pembedahan data dan statistik secara mendalam. Menyadari bahwa kelemahan Tritunggal berada di area midrange two, Coach Bima merancang strategi bertahan dan memaksimalkan peran big man untuk menutup ruang tembak lawan. Strategi ini terbukti ampuh meredam akurasi lawan di bawah 30 persen. Di luar aspek taktik, persiapan mental dan pengorbanan luar biasa juga menjadi fondasi kuat skuad Semesta. Di tengah berbagai tekanan dan cibiran publik yang sempat meragukan kapasitas mereka, Semesta memilih untuk fokus membangun mindset positif. “Kita gak cuma latihan, maksudnya anak-anak bangun pagi, setiap setelah salat subuh mereka latihan, jadi sebelum berangkat sekolah mereka latihan, nanti sore pulang sekolah dia latihan lagi,” ujar Coach Bima.  

Balas Dendam Tuntas! Putri BSI Rebut Kembali Takhta DBL South Sumatra

SMA BSI Palembang

Srikandi SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang berhasil merebut kembali takhta tertinggi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sumatra sektor putri. Setelah musim lalu harus merelakan gelar juara berpindah tangan ke SMAN 2 Lahat (Smandala), BSI sukses menuntaskan misi revans lewat kemenangan telak 70-44 pada partai final yang berlangsung di GOR Jakabaring, Palembang, Sabtu, 19 September 2026. Hasil manis ini tak sekadar membawa trofi Ratu Sumatra Selatan kembali ke pelukan BSI, tetapi juga menggagalkan ambisi back-to-back champion yang diusung skuad Smandala. Kemenangan dominan ini sekaligus mempertegas kembalinya dinasti kejayaan BSI di panggung basket pelajar paling bergengsi se-Sumatra Selatan. Kendati mengakhiri laga dengan selisih poin mencolok, BSI sejatinya sempat mendapatkan perlawanan sengit di awal pertandingan. Pada kuarter pertama, Smandala mampu mengimbangi permainan cepat BSI hingga kuarter awal ditutup dengan keunggulan tipis BSI, 16-12. Momentum kebangkitan BSI baru tercipta saat memasuki kuarter kedua. Bermain lebih agresif sekaligus memperketat tembok pertahanan, BSI sukses membendung skema serangan Smandala. Gelombang serangan BSI menghasilkan tambahan 24 poin, sementara Smandala hanya membalasnya dengan delapan angka. Paruh pertama pun ditutup dengan keunggulan jauh BSI, 40-20. Loncatan poin di kuarter kedua ini yang menjadi titik balik BSI untuk melesat dan meninggalkan perolehan angka lawan. Meski Smandala sempat berupaya memangkas jarak di kuarter ketiga, BSI kembali menunjukkan mental juara di kuarter pemungkas. Kombinasi serangan mematikan membuat BSI terus menjauh hingga mengunci kemenangan akhir 70-44. Kemenangan BSI tak lepas dari meratanya dominasi para pemain bintang. Syafira Dwita Meydianti, yang juga merupakan penggawa Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, impresif dengan mencatatkan double-double lewat torehan 13 poin dan 11 rebound. Shaffana Ramadhanty Vaniera memimpin perolehan angka tim dengan 16 poin, disusul Aqila Sabita yang menyumbang 12 poin dan 7 steal, serta Rinda Anggraini yang mengemas 10 poin. Di kubu Smandala, perlawanan gigih ditunjukkan oleh Andini Maharani yang mengukir double-double dengan 12 poin dan 17 rebound. Penampilan solid juga ditunjukkan Afiyah Nazifa Putri dengan sumbangan 11 poin, serta Nadila Adelia Azzahra yang mengumpulkan 6 poin dan 9 rebound. DBL South Sumatra 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

Xaverius 1 Resmi Sabet Quintuple DBL South Sumatra

SMA Xaverius 1 Palembang

Skuad putra SMA Xaverius 1 Palembang resmi mengukuhkan diri sebagai penguasa basket pelajar Sumatra Utara. Menghadapi tantangan SMAN 1 Unggulan Muara Enim (Tembesu) di partai puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sumatra, Xaverius 1 tampil dominan dan mengunci kemenangan telak 76-32 di GOR Jakabaring, Palembang, Sabtu, 19 September 2026. Hasil manis ini tidak hanya mengamankan takhta Raja Sumatra Selatan, tetapi juga mengukir sejarah legendaris berupa raihan gelar juara lima musim beruntun alias quintuple. Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Tembesu harus merelakan mimpi besarnya untuk mengakhiri dahaga juara. Misi Tembesu untuk membawa pulang kembali trofi yang hilang selama 13 musimm, sejak terakhir kali diraih pada DBL South Sumatra 2013 masih harus tertunda. Laga sejatinya dibuka lewat tembakan gratis dari pemain Xaverius 1, Nicholas Jodanny, yang memecah kebuntuan. Tembesu pun sempat merespons cepat dan mengambil alih keunggulan. Namun, situasi tak bertahan lama. Dalam hitungan detik, Xaverius 1 langsung menyamakan kedudukan dan mulai memegang kendali permainan hingga menutup kuarter pertama dengan keunggulan 23-12. Memasuki kuarter kedua, Xaverius 1 tampil kian ganas. Serangan bertubi-tubi membuat mereka melesat jauh dengan tambahan 27 poin, sementara lini pertahanan ketat Xaverius 1 membatasi Tembesu hanya mengemas enam angka. Paruh pertama pun ditutup dengan skor mencolok 50-18. Usai jeda turun minum, Tembesu tampak makin kehabisan akal untuk memangkas jarak. Selain tertekan oleh margin poin yang makin melebar, beberapa pemain pilar Tembesu mulai terancam foul trouble. Masalah efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi persoalan krusial bagi Tembesu. Dari 53 percobaan tembakan ke arah ring, mereka hanya mampu mengonversi 14 di antaranya menjadi poin. Akurasi dari tembakan gratis mereka pun berada di bawah 50 persen. Sebaliknya, Xaverius 1 tampil mendominasi di segala lini. Mereka memimpin perolehan rebound, assist, hingga steal. Nicholas Jodanny, yang dinobatkan sebagai back-to-back Most Valuable Player DBL South Sumatra 2026, tampil luar biasa dengan mencatatkan double-double fantastis lewat raihan 23 poin dan 17 rebound. Dua penggawa Xaverius 1 lain juga turut menyumbang dua digit angka, yakni Alvert Gunawan dengan 16 poin dan Glen Johnson yang mengemas 10 poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan 76-32 memastikan dinasti SMA Xaverius 1 Palembang belum tergoyahkan. Rekor kemenangan mereka dalam lima musim terakhir menjadi bukti nyata bahwa dominasi sang raja masih terus berlanjut. DBL South Sumatra 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026

Tim Putri SMA Kolese Santo Yusup Malang

Srikandi SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi penguasa tak tergoyahkan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tidak sekadar memenangi laga puncak pada Jumat, 4 September 2026, Kosayu sukses mempertegas legasi dominasi mereka dengan mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, alias threepeat. Laga puncak yang dihelat di GOR Ken Arok, Malang ini merupakan duel ulangan final musim lalu kontra SMAN 3 Blitar (Smaga). Pada pertemuan musi, sebelumnya, Kosayu membungkus kemenangan ketat 46-40. Seolah menolak keras upaya pembalasan dendam dari sang rival, Kosayu langsung tancap gas memegang kendali permainan sejak menit awal. Pemandangan ini cukup kontras dengan final musim lalu, di mana Kosayu sempat dalam posisi tertinggal selama tiga kuarter sebelum akhirnya bangkit membalikkan keadaan. Kali ini, anak-anak Kosayu enggan memberikan angin segar. Meski hanya memimpin tipis 12-9 di kuarter pertama, Kosayu mengamuk di kuarter kedua dengan konsistensi margin dua digit. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 32-19, hingga akhirnya Kosayu mengunci kemenangan telak 59-29. Dominasi Kosayu sepanjang laga tak lepas dari performa luar biasa tiga pilar utama mereka. Hannah Harshita tampil begitu dominan dan hampir mengemas triple-double lewat torehan 9 poin, 16 rebound, dan 9 steal. Ketangguhan di bawah ring juga diperlihatkan oleh Abigail Natalenta Sachi Sukoco yang menyumbang 9 poin dan 16 rebound, serta Audrey Latana Lauda yang turut membukukan double-double dengan catatan 9 poin dan 10 rebound. Kemenangan manis ini sekaligus melengkapi deretan prestasi manis sang kepala pelatih, Mey Putridiana. Perjalanan kariernya di DBL terukir begitu manis, mulai dari meraih Juara DBL East Java-South 2008 dan DBL Indonesia All-Star 2008 saat masih berstatus pemain SMAN 8 Malang, hingga terpilih sebagai pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sewaktu menangani SMAN 3 Malang. Kini, berkat tingginya ia sukses mengantarkan SMA Kolese Santo Yusup Malang merengkuh gelar Juara DBL East Java-South 2026. Meski harus menelan kekalahan di partai puncak, skuad putri Smaga tetap berhak mendampingi Kosayu melangkah ke panggung yang lebih besar. Kedua tim finalis ini resmi mengamankan tiket untuk berlaga di DBL Arena Surabaya dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Selamat untuk SMA Kolese Santo Yusup Malang!