Putri Smansa Tuntaskan Misi Merebut Gelar Three-peat DBL West Java-West

SMAN 1 Bogor

Sejarah baru untuk tim putri SMAN 1 Bogor (Smansa). Mereka resmi dinobatkan sebagai juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West setelah mengalahkan SMAN 5 Bogor (Fivers) dengan skor akhir 53-44. Ini merupakan gelar ketiga Smansa secara beruntun sejak 2024. Menariknya, dalam kurun tersebut, mereka juga berhadapan dengan Fivers untuk merebut takhta tertinggi DBL West Java-West. Kedua tim langsung memberikan pertarungan yang intens sejak awal pertandingan. Kayyisah Ukel Batari dan Vaira Valessa Ramadhani membuka penyerangan untuk masing-masing tim. Fivers kemudian berhasil memimpin hingga empat poin (6-2). berkat tripoin sang kapten, Khalyca Almanda Saputra. Momentum pada kuarter pertama akhirnya nyaman dipegang oleh Fivers. Bahkan, mereka sempat unggul hingga delapan poin (11-3) dengan sisa waktu 3 menit 48 detik. Setelah itu, Smansa akhirnya menemukan ritme permainannya. Mereka berhasil membalas dengan mencetak delapan poin beruntun untuk menyamakan skor. Fivers berhasil memasukkan tiga poin tambahan untuk menutup kuarter pertama (14-11). Kendali pertandingan kemudian direbut oleh Smansa pada kuarter kedua. Lewat tripoin Vaira, Smansa akhirnya unggul tiga poin (20-17) dengan sisa waktu 6 menit 38 detik. Fivers terus mengejar. Setiap tembakan Smansa berhasil mereka balas di possession berikutnya. Saat kuarter kedua berakhir, Smansa unggul tipis 27-26 atas Fivers. Persaingan menjadi semakin panas pada kuarter ketiga. Saat Fivers berhasil mengambil alih kedudukan, Smansa langsung merebut kembali dengan penyerangan yang kuat. Saat Smansa telah unggul 34-30 dengan sisa waktu 4 menit 11 detik, Fivers berhasil membukukan lima poin beruntun untuk tetap bertahan. Kuarter ketiga akhirnya berakhir dengan skor 38-37 keunggulan Smansa. Kedua tim sama-sama mencetak 11 poin pada 10 menit tersebut. Kuarter empat akhirnya menjadi faktor penting dalam kemenangan Smansa di partai puncak ini. Dengan sisa waktu 4 menit 18 detik, Kayyisah Ukel Batari berhasil memperkecil keunggulan Smansa menjadi satu poin (45-44). Sayang, ternyata itu menjadi poin terakhir Fivers di laga ini. Setelah itu, Vaira langsung mencatat empat poin beruntun untuk menguatkan momentum Smansa. Setelah mengambil timeout, performa Smansa di sisi bertahan juga semakin kuat. Mereka sukses membangun benteng yang kokoh dan tidak bisa ditembus oleh Fivers. Di sisi lain, Smansa juga tetap produktif di sisi menyerang. Mereka menutup pertandingan dengan delapan poin beruntun tanpa balasan. Layaknya seorang kapten, Vaira berhasil memberikan permainan terbaik untuk Smansa dengan 12 poin, 8 rebound, 3 steal, dan 3 blok. Shaqila Nevazia Vinotti menyusul dengan 11 poin, 6 rebound, dan 4 steal. Vanya Kuswinanggi Putri juga turut berkontribusi dengan 5 poin dan 10 rebound. Dari bangku cadangan, Sharleen Putri Audrey tampil impresif dengan 9 poin, 3 rebound, dan 4 steal. Dari kubu Fivers, Kayyisah Ukel Batari dan Kezwa Chiara masing-masing menorehkan 10 poin. Shakila Nindita Putri juga mencatat 12 rebound untuk Fivers. Smansa berhasil menjadikan free throw sebagai salah satu senjata utama mereka. Akurasi mereka sebesar 53 persen, jauh lebih tinggi dari catatan Fivers (36 persen).

GPS Bekasi Kembali Rebut Takhta DBL West Java-West

Global Prestasi School Bekasi

Setelah melalui perjalanan panjang di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West, tim putra Global Prestasi School Bekasi (GPS) berhasil membawa pulang gelar juara setelah mengalahkan SMAN 5 Bogor (Fivers) dengan skor akhir 78-70. Kedua tim selalu bertemu di partai puncak selama 4 tahun terakhir. Setelah Fivers menang 72-63 di pertemuan pertama, GPS berhasil membalas kekalahan tersebut dengan skor akhir 66-47 pada 2024. Musim 2025 menghadirkan cerita yang berbeda. Fivers kembali merebut takhta tertinggi tersebut dengan skor akhir 62-51. Kini, GPS sukses menggusur mereka lagi setelah menjalani pertempuran intens sepanjang pertandingan. Kedua tim telah berjuang mati-matian untuk merebut kedudukan pada kuarter pertama. Setelah berkali-kali melakukan jual beli poin, Fivers akhirnya unggul 17-16 atas GPS setelah 10 menit pertama berakhir. Fivers langsung mencuri momentum pertandingan pada kuarter kedua. Dipimpin Bimo Aria Martha, mereka berhasil mengoleksi 12 poin beruntun (29-16). Bimo sendiri mencatat 8 poin dan 2 tripoin dalam kurun tersebut. Bahkan, keunggulan Fivers itu sempat menjauh hingga 15 poin dengan sisa waktu 6 menit 13 detik. Namun, GPS pantang menyerah. Mereka terus berupaya untuk bangkit secara perlahan. Memasuki jeda pertandingan, GPS berhasil memperkecil kedudukan menjadi hanya delapan poin (39-31). Kuarter ketiga akhirnya mengubah segalanya untuk GPS. Setelah melakukan berbagai evaluasi dan pematangan strategi, mereka kembali dengan permainan yang jauh lebih dominan. Tripoin Fabian Daffarel menjadi kunci kebangkitan GPS. Ia berhasil meluncurkan dua tembakan dari luar garis busur besar untuk memperkecil jarak skor menjadi tiga poin (43-40) dengan sisa waktu 7 menit 3 detik. Sekitar 2 menit kemudian, Joseph Christian Adriano akhirnya merebut kendali pertandingaan untuk GPS melalui tembakan gratisnya (45-44). Itu pun semakin diperkuat dengan tripoin ketiga dari Daffa 4 detik setelahnya. Tidak berhenti sampai situ, Daffa lagi-lagi sukses memasukkan tripoinnya dengan sisa waktu 1 menit 46 detik. GPS langsung unggul enam poin atas Fivers (55-49). Momentum pertandingan seolah langsung berpihak kepada mereka. Itu bukan berarti perjuangan Fivers belum berakhir. Mereka berhasil mendekatkan skor menjadi 57-56 dengan sisa waktu 7 menit, kali ini dipimpin oleh Erlangga Dzaky Andanputra. Tembakan tajam Daffa kembali menjadi senjata utama untuk melemahkan Fivers. Jarak skor menjadi lima poin (62-57) berkat tripoinnya dengan sisa waktu 5 menit 51 detik. Joseph Christian Adriano juga turut memberikan serangan bertubi-tubi untuk Fivers. Sebanyak lima poin berhasil mereka cetak secara beruntun. Sekitar 4 menit tersisa di pertandingan, GPS unggul 67-57 dan Fivers langsung meminta timeout. Fivers ternyata telah menyiapkan serangan yang matang untuk bagkit dari keterpurukan tersebut. Dzaky dan Bimo masing-masing langsung mencetak 5 dan 4 poin untuk memperkecil kedudukan GPS menjadi tiga poin saja (69-66). Setelah itu, giliran Deandra Radik Dharma yang bersinar untuk GPS. Ia tampil mentereng di sisi menyerang dan bertahan dengan 2 menit tersisa. Lima poin yang ia cetak secara berturut-turut akhirnya mengunci kemenangan untuk GPS. Daffa dan Ghaizan Danish Fadhil menjadi pemain dengan kontribusi poin tertinggi untuk GPS. Meski bermain sebagai pemain cadangan, keduanya tampi fenomenal dengan masing-masing 17 poin. Ghaizan juga mencatat 11 rebound. Joseph Christian Adriano juga memberikan permainan yang efisien. Ia berhasil menorehkan 12 poin dan 13 rebound dengan akurasi tembakan hingga 83 persen. Di sisi lain, Dzaky dan Bimo telah memberikan kontribusi terbaik untuk Fivers. Dzaky mengumpulkan 24 poin, 4 rebound, 3 steal, dan 3 blok, sedangkan Bimo 14 poin, 3 assist, dan 2 steal.

Balas Dendam Tuntas! Putri BSI Rebut Kembali Takhta DBL South Sumatra

SMA BSI Palembang

Srikandi SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang berhasil merebut kembali takhta tertinggi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sumatra sektor putri. Setelah musim lalu harus merelakan gelar juara berpindah tangan ke SMAN 2 Lahat (Smandala), BSI sukses menuntaskan misi revans lewat kemenangan telak 70-44 pada partai final yang berlangsung di GOR Jakabaring, Palembang, Sabtu, 19 September 2026. Hasil manis ini tak sekadar membawa trofi Ratu Sumatra Selatan kembali ke pelukan BSI, tetapi juga menggagalkan ambisi back-to-back champion yang diusung skuad Smandala. Kemenangan dominan ini sekaligus mempertegas kembalinya dinasti kejayaan BSI di panggung basket pelajar paling bergengsi se-Sumatra Selatan. Kendati mengakhiri laga dengan selisih poin mencolok, BSI sejatinya sempat mendapatkan perlawanan sengit di awal pertandingan. Pada kuarter pertama, Smandala mampu mengimbangi permainan cepat BSI hingga kuarter awal ditutup dengan keunggulan tipis BSI, 16-12. Momentum kebangkitan BSI baru tercipta saat memasuki kuarter kedua. Bermain lebih agresif sekaligus memperketat tembok pertahanan, BSI sukses membendung skema serangan Smandala. Gelombang serangan BSI menghasilkan tambahan 24 poin, sementara Smandala hanya membalasnya dengan delapan angka. Paruh pertama pun ditutup dengan keunggulan jauh BSI, 40-20. Loncatan poin di kuarter kedua ini yang menjadi titik balik BSI untuk melesat dan meninggalkan perolehan angka lawan. Meski Smandala sempat berupaya memangkas jarak di kuarter ketiga, BSI kembali menunjukkan mental juara di kuarter pemungkas. Kombinasi serangan mematikan membuat BSI terus menjauh hingga mengunci kemenangan akhir 70-44. Kemenangan BSI tak lepas dari meratanya dominasi para pemain bintang. Syafira Dwita Meydianti, yang juga merupakan penggawa Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, impresif dengan mencatatkan double-double lewat torehan 13 poin dan 11 rebound. Shaffana Ramadhanty Vaniera memimpin perolehan angka tim dengan 16 poin, disusul Aqila Sabita yang menyumbang 12 poin dan 7 steal, serta Rinda Anggraini yang mengemas 10 poin. Di kubu Smandala, perlawanan gigih ditunjukkan oleh Andini Maharani yang mengukir double-double dengan 12 poin dan 17 rebound. Penampilan solid juga ditunjukkan Afiyah Nazifa Putri dengan sumbangan 11 poin, serta Nadila Adelia Azzahra yang mengumpulkan 6 poin dan 9 rebound. DBL South Sumatra 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

Xaverius 1 Resmi Sabet Quintuple DBL South Sumatra

SMA Xaverius 1 Palembang

Skuad putra SMA Xaverius 1 Palembang resmi mengukuhkan diri sebagai penguasa basket pelajar Sumatra Utara. Menghadapi tantangan SMAN 1 Unggulan Muara Enim (Tembesu) di partai puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sumatra, Xaverius 1 tampil dominan dan mengunci kemenangan telak 76-32 di GOR Jakabaring, Palembang, Sabtu, 19 September 2026. Hasil manis ini tidak hanya mengamankan takhta Raja Sumatra Selatan, tetapi juga mengukir sejarah legendaris berupa raihan gelar juara lima musim beruntun alias quintuple. Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Tembesu harus merelakan mimpi besarnya untuk mengakhiri dahaga juara. Misi Tembesu untuk membawa pulang kembali trofi yang hilang selama 13 musimm, sejak terakhir kali diraih pada DBL South Sumatra 2013 masih harus tertunda. Laga sejatinya dibuka lewat tembakan gratis dari pemain Xaverius 1, Nicholas Jodanny, yang memecah kebuntuan. Tembesu pun sempat merespons cepat dan mengambil alih keunggulan. Namun, situasi tak bertahan lama. Dalam hitungan detik, Xaverius 1 langsung menyamakan kedudukan dan mulai memegang kendali permainan hingga menutup kuarter pertama dengan keunggulan 23-12. Memasuki kuarter kedua, Xaverius 1 tampil kian ganas. Serangan bertubi-tubi membuat mereka melesat jauh dengan tambahan 27 poin, sementara lini pertahanan ketat Xaverius 1 membatasi Tembesu hanya mengemas enam angka. Paruh pertama pun ditutup dengan skor mencolok 50-18. Usai jeda turun minum, Tembesu tampak makin kehabisan akal untuk memangkas jarak. Selain tertekan oleh margin poin yang makin melebar, beberapa pemain pilar Tembesu mulai terancam foul trouble. Masalah efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi persoalan krusial bagi Tembesu. Dari 53 percobaan tembakan ke arah ring, mereka hanya mampu mengonversi 14 di antaranya menjadi poin. Akurasi dari tembakan gratis mereka pun berada di bawah 50 persen. Sebaliknya, Xaverius 1 tampil mendominasi di segala lini. Mereka memimpin perolehan rebound, assist, hingga steal. Nicholas Jodanny, yang dinobatkan sebagai back-to-back Most Valuable Player DBL South Sumatra 2026, tampil luar biasa dengan mencatatkan double-double fantastis lewat raihan 23 poin dan 17 rebound. Dua penggawa Xaverius 1 lain juga turut menyumbang dua digit angka, yakni Alvert Gunawan dengan 16 poin dan Glen Johnson yang mengemas 10 poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan 76-32 memastikan dinasti SMA Xaverius 1 Palembang belum tergoyahkan. Rekor kemenangan mereka dalam lima musim terakhir menjadi bukti nyata bahwa dominasi sang raja masih terus berlanjut. DBL South Sumatra 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.

Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026

Tim Putri SMA Kolese Santo Yusup Malang

Srikandi SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi penguasa tak tergoyahkan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tidak sekadar memenangi laga puncak pada Jumat, 4 September 2026, Kosayu sukses mempertegas legasi dominasi mereka dengan mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, alias threepeat. Laga puncak yang dihelat di GOR Ken Arok, Malang ini merupakan duel ulangan final musim lalu kontra SMAN 3 Blitar (Smaga). Pada pertemuan musi, sebelumnya, Kosayu membungkus kemenangan ketat 46-40. Seolah menolak keras upaya pembalasan dendam dari sang rival, Kosayu langsung tancap gas memegang kendali permainan sejak menit awal. Pemandangan ini cukup kontras dengan final musim lalu, di mana Kosayu sempat dalam posisi tertinggal selama tiga kuarter sebelum akhirnya bangkit membalikkan keadaan. Kali ini, anak-anak Kosayu enggan memberikan angin segar. Meski hanya memimpin tipis 12-9 di kuarter pertama, Kosayu mengamuk di kuarter kedua dengan konsistensi margin dua digit. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 32-19, hingga akhirnya Kosayu mengunci kemenangan telak 59-29. Dominasi Kosayu sepanjang laga tak lepas dari performa luar biasa tiga pilar utama mereka. Hannah Harshita tampil begitu dominan dan hampir mengemas triple-double lewat torehan 9 poin, 16 rebound, dan 9 steal. Ketangguhan di bawah ring juga diperlihatkan oleh Abigail Natalenta Sachi Sukoco yang menyumbang 9 poin dan 16 rebound, serta Audrey Latana Lauda yang turut membukukan double-double dengan catatan 9 poin dan 10 rebound. Kemenangan manis ini sekaligus melengkapi deretan prestasi manis sang kepala pelatih, Mey Putridiana. Perjalanan kariernya di DBL terukir begitu manis, mulai dari meraih Juara DBL East Java-South 2008 dan DBL Indonesia All-Star 2008 saat masih berstatus pemain SMAN 8 Malang, hingga terpilih sebagai pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sewaktu menangani SMAN 3 Malang. Kini, berkat tingginya ia sukses mengantarkan SMA Kolese Santo Yusup Malang merengkuh gelar Juara DBL East Java-South 2026. Meski harus menelan kekalahan di partai puncak, skuad putri Smaga tetap berhak mendampingi Kosayu melangkah ke panggung yang lebih besar. Kedua tim finalis ini resmi mengamankan tiket untuk berlaga di DBL Arena Surabaya dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Selamat untuk SMA Kolese Santo Yusup Malang!

Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South

SMAN 1 Bululawang

Setelah 17 musim bergulir, SMAN 1 Bululawang (Smabul) akhirnya sukses mengukir tinta emas dengan memboyong piala juara untuk pertama kalinya usai menumbangkan sang jawara bertahan, SMAN 1 Blitar (Smasa), lewat skor 49-42 pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Ken Arok, Malang. Pertandingan berjalan alot sejak tepis mula. Smasa Blitar sempat memegang kendali di kuarter pertama dengan keunggulan 13-11. Namun, Smabul bangkit mengejar di kuarter kedua dan menyamakan kedudukan 25-25 saat jeda turun minum. Usai jeda, Smabul kian menunjukkan taringnya. Kombinasi serangan mematikan dan defense disiplin membawa Smabul melesat unggul dua digit poin 41-31 di akhir kuarter ketiga. Memasuki kuarter pemungkas, tensi pertandingan kian panas. Smasa sempat memanfaatkan momentum untuk memangkas margin hingga tersisa enam angka (47-41) di sisa dua menit laga. Meskipun situasi makin krusial saat salah satu pilar andalan Smabul, Tristan Sura Prawara, tereliminasi akibat foul out, Smabul terbukti tak panik. Mereka berhasil membendung gempuran Smasa dan mengunci kemenangan bersejarah 49-42. Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi merata penggawa Smabul. Juno Dante tampil gemilang dengan double-double lewat 10 poin dan 10 rebound, disusul Tristan Sura Prawara yang mengemas 11 poin dan 7 rebound. Sementara, Muhammad Sam’un Han menjadi pencetak poin terbanyak dengan 14 poin dan 6 rebound, serta Evan Fadilah Sutarman yang tampil solid menyumbang 2 poin dan 10 rebound. Keberhasilan Smabul menjuarai kompetisi dari status runner-up grup menjadi penebusan sempurna usai dua kali selalu terjegal di babak Fantastic Four pada edisi 2023 dan 2025. Usai laga, suasana haru dan bahagia tak terbendung di kubu Smabul. Kepala Pelatih Smabul, Coach Bisma Sabda Imanissi, mendedikasikan juara perdana ini sebagai kado ulang tahun paling berharga untuk sang ibu, sekolah, serta seluruh pendukung Smabul. “Selamat ulang tahun ibu saya, jadi champion ini pertama saya persembahkan untuk ibu saya, untuk sekolah, untuk bapak ibu guru di sekolah, untuk orang tua anak-anak, untuk semua pendukung Smabul,” tutur Coach Bisma penuh emosi. Mengenai strategi mematikan di lapangan, Coach Bisma membeberkan bahwa kunci utama meredam keperkasaan Smasa terletak pada ketatnya team defense untuk menghentikan skema transisi cepat lawan. “Saya antisipasi transisi mereka, karena dari game-game sebelumnya Smasa transisinya bagus. Saya nekankan ke anak-anak, kalau good offense win the game, tapi good defense win the championship. Dan anak-anak bisa membuktikan itu,” ungkapnya. Ia selalu menekankan bahwa serangan yang baik bisa memenangkan pertandingan, tetapi pertahanan yang kokohlah yang akan memenangkan gelar juara. Perjalanan Smabul musim ini bak cerita penebusan. Sebelum musim ini berjalan, Coach Bisma bahkan sempat mengajak anak-anak asuhnya menonton film dokumenter basket Redeem Team untuk membakar mentalitas bertanding. “Waktu pre-season saya ajak nonton film di Netflix judulnya Redeem Team. Itu penebusan. Menceritakan USA kalah di 2004 tapi bisa comeback di Olimpiade 2008. Dan ternyata itu terbayar. Tema hari ini penebusan,” tambah Coach Bisma. Usaha keras itu terbayar tuntas di panggung final. Sebagai jawara baru wilayah East Java-South, SMAN 1 Bululawang kini berhak melenggang ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya. Nantinya, mereka akan menantang para juara dari region lain dengan semangat nothing to lose dan prinsip bahwa setiap laga adalah partai final.

Tertinggal 21 Poin, Smariduta Bangkit dan Pertahankan Gelar Juara DBL Madiun

Upaya layup salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026 di GOR Wilis Madiun

Smariduta (sebutan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung) berhasil mengawinkan gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Kepastian ini didapat setelah tim putra mereka berhasil meraih kemenangan di partai final. Putra Smariduta menang atas Smada Madiun (sebutan SMAN 2 Madiun) di laga final dengan skor 72-61. Ini jadi laga paling berat Smariduta selama melantai di DBL Madiun sejak 2023. Yup, biasanya, Smariduta selalu menang di partai final dengan selisih lebih dari 20 poin. Tahun ini, Smada berhasil memberikan perlawanan yang luar biasa. Yup, sejak kuarter awal, Smada langsung memberi kejutan kepada sang juara bertahan (Smariduta). Smada Madiun langsung bermain cepat dan efektif. Mereka bahkan berhasil unggul tujuh poin di babak pertama (21-28). Keunggulan Smada berlanjut di kuarter ketiga. Ervyno Surya dan kawan-kawan bahkan berhasil melebarkan jarak keunggulan. Bahkan, di pertengahan kuarter ketiga, anak-anak Smada Madiun unggul 21 poin. Ya, unggul 21 poin dari sang juara bertahan. Untuk kali pertama dalam perjalanan final Smariduta, mereka tertinggal dua digit angka hingga kuarter ketiga usai. Memasuki kuarter keempat, anak-anak Smada Madiun tak mengendurkan serangan. Mereka tetap menyerang. Poin Smariduta langsung dibalas dengan serangan cepat efektif. Memasuki pengujung kuarter akhir, anak-anak Smada Madiun bermain kurang tenang. Alih-alih memainkan tempo agar tak gampang kehilangan bola dan menghabiskan shotclock, Smada Madiun tetap menyerang namun kurang tenang. Melihat Smada Madiun yang hilang arah, Smariduta pelan-pelan mengejar. Poin demi poin mereka ciptakan. Ketika waktu tersisa dua menit, anak-anak Smariduta melaju sembilan poin tanpa balas. Puncaknya ada di tangan Naza Excellino yang berhasil memanfaatkan umpan Elvandy Rayhan. Tembakan dua angka Naza Excellino membuat skor imbang (61-61). Membuat laga final berlanjut ke babak overtime. Ini jadi final overtime pertama DBL Madiun sejak bergulir pada 2022. Di babak overtime, anak-anak Smariduta menggila. Andhika Agung dan kawan-kawan melaju 11 poin tanpa balas di babak tambahan waktu ini. Untuk kali pertamanya sepanjang laga, Smariduta memegang kendali permainan. Sebaliknya, Smada Madiun kehilangan arah. Mereka memang bisa menyerang tapi tembakannya tak ada yang masuk ke dalam keranjang. Padahal, di kuarter satu sampai tiga, Smada Madiun terus-terusan menghujani pertahanan Smariduta dengan tembakan-tembakan yang tepat sasaran. Magazha Farrel, pemain Smariduta menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin dan 9 rebound. Andhika Agung menyusul di belakang dengan 15 poin dan 7 steal. Elvany Rayhan menutup daftar dengan raihan dobel-dobel 10 poin dan 13 rebound. Di skuad Smada Madun, Ervyno Surya dan Bima Arya Dewa mengemas masing-masing 17 poin. Rasanya, bagi Smariduta ini bukan hanya sekadar gelar juara. Bukti bahwa setiap kemungkinan bisa terjadi bagi siapa saja yang percaya. Bayangkan, selalu tertinggal sejak tepis mula dan tertinggal 20 poin di kuarter ketiga, anak-anak Smariduta berhasil membalikkan keadaan. Menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.

Akhiri Puasa Gelar, Putri Smariduta Jadi Juara di DBL Madiun 2026

Aksi salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun 2026

SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung berhasil melancarkan misi revans di partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Laga final melawan SMKN 2 Boyolangu yang berlangsung di GOR Wilis Madiun pada Jumat, 28 Agustus 2026, berhasil dimenangkan oleh Smariduta dengna skor akhir 33-17. Musim lalu putri Smariduta tumbang oleh SMKN 2 Boyolangu di partai puncak. Tahun ini mereka berhasil membalaskan dendam dan merusak rencana SMKN 2 Boyolangu untuk back-to-back champion. Kemenangan anak-anak Smariduta sudah terlihat sejak kuarter awal. Mereka berhasil membuat anak-anak SMKN 2 Boyolangu hanya mencetak total 12 poin pada kuarter satu dan kuarter dua. Sebaliknya, putri Smariduta berhasil mengemas 20 poin pada babak pertama. Keunggulan tersebut berhasil dijaga oleh putri Smariduta ketika memulai kuarter ketiga dan keempat. Mereka memang mulai mengurangi intensitas menyerang. Tapi, anak-anak SMKN 2 Boyolangu juga tak menemukan jawaban untuk mengejar ketertinggalan. Ini dikarenakan poros serangan SMKN 2 Boyolangu ada di tangan Aura Putri Khalila. Sang pemain dijaga ketat oleh anak-anak Smariduta. Beberapa kali Aura kesulitan mencari ruang tembak dan memaksakan untuk mengeksekusi serangan sendiri. Sebaliknya, anak-anak Smariduta punya banyak opsi untuk mencetak angka. Lima pemain utama mereka berperan dalam membuat poin. Bahkan, Smariduta juga punya senjata rahasia. Adalah Azna Ali Hasan, senter Smariduta, yang mengemas 10 poin dan 5 rebound selama 13 menit bermain. Di laga final, Azna berangkat dari bangku cadangan. Ia banyak membantu ketika Smariduta buntu dalam menyerang. “Target kita tahun ini ingin jadi juara DBL Madiun lagi. Mempertahankan juara pokoknya,” ucap Faizah Adilah Sari, pemain Smariduta. Kemenangan ini juga membuat coach Agung Prasetyo mengantungi dua piala DBL. Musim lalu sang pelatih berhasil mengangkat piala bersama SMKN 2 Boyolangu. Musim ini ia menjadi salah satu kunci di balik kemenangan Smariduta. Pada laga final, SMKN 2 Boyolangu bisa dibilang lebih tenang ketimbang Smariduta. Ada 48 kali kesalahan yang diciptakan anak-anak Smariduta. Sedangkan putri SMKN 2 Boyolangu hanya membuat 44 kesalahan sepanjang empat kuarter. Akurasi tembakan menjadi tugas yang harus segera dibenahi oleh skuad SMKN 2 Boyolangu. Beberapa kali mereka terburu-buru dalam mengeksekusi serangan atau tembakan. Felicia Frederica hanya memasukkan 7 dari 60 kali percobaan menembak. Kemenangan ini membuat Smariduta berbuka puasa dengan gelar juara. Yup, terakhir kali mereka mengangkat piala DBL Madiun ada pada musim 2023. Plus membuka peluang mengawinkan gelar DBL Madiun musim ini.

Putri Don Bosco Padang Akhiri Puasa Gelar

Tim putri SMA Don Bosco Padang

Tim putri SMA Don Bosco Padang berhasil menjegal skenario three-peat SMA Adabiah 2 Padang di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra. Yup, putri Don Bosco mengalahkan Adabiah 2 Padang di partai final dengan skor akhir 49-41, Sabtu, 22 Agustus 2026. Don Bosco Padang datang ke partai final dengan dua misi. Mengakhiri kutukan selalu menjadi nomor dua. Plus membalaskan dendam kekalahan di partai final pada edisi sebelumnya. Putri Don Bosco Padang langsung tancap gas ketika melantai di GOR Prayoga Padang. Mereka berhasil menutup kuarter pertama dengan keunggulan dua angka (11-9). Putri Don Bosco Padang tidak mengurangi intensitas menyerang mereka di kuarter kedua. Ini menjadi siasat mereka untuk mengantisipasi Adabiah 2 Padang menemukan momen untuk comeback. Ya, tahun lalu, putri Adabiah 2 Padang tertinggal di kuarter kedua. Pada babak kedua, mereka berhasil menangkap Don Bosco dan membalikkan keadaan. Nah, tak inign kejadian tahun lalu terulang, Don Bosco Padang terus menjaga margin keunggulan. Meski Adabiah 2 Padang bisa mencetak angka untuk mengejar ketertinggalan, Don Bosco Padang juga menemukan cara untuk terus menjauh. Di awal kuarter keempat, ada empat pemain Don Bosco yang sudah mengantungi empat pelanggaran (personal foul). Ini jelas menjadi ujian terberat mereka dalam menyegel piala tahun ini. Pada sudut lain, Adabiah 2 Padang terus mengejar. Ketika waktu tersisa satu menit, jarak ketertinggalan Adabiah hanya terpaut delapan poin. Mereka punya momen untuk terus mengejar lewat tembakan gratis. Sayang, tembakan tersebut gagal dimanfaatkan. Kemenangan Don Bosco Padang atas Adabiah 2 jadi bukti bahwa tak ada yang tak mungkin di DBL West Sumatra. Don Bosco Padang menanti selama tiga musim untuk bisa mengangkat piala. “Tahun ini tekad kita memang ingin membuktikan ke semua orang kalau Don Bosco putri itu juga bisa champion. Karena biasanya tim putri kita itu selalu diremehkan karena runner-up terus,” ungkap Tamara Patricia, salah satu pemain Don Bosco. Rahma Aura Putri, garda Don Bosco, menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 19 poin dan 6 steal. Tamara Patricia membantu dengan catatan dobel-dobel dengan 16 poin dan 13 rebound. Vivianne Ellen membantu dalam urusan duel rebound. Pada laga final, Vivianne mengemas 6 poin dan 10 rebound. Humaira Chairunnisa menjadi pengumpul angka terbanyak di skuad Adabiah 2 Padang dengan catatan 17 poin dan 14 rebound. Terakhir kali tim putri Don Bosco juara ada pada musim 2019. Setelah lima musim lamanya mereka kembali lagi mengangkat piala. Ini juga membuka peluang bagi SMA Don Bosco Padang untuk mengawinkan gelar juara. Tim putra mereka juga berlaga di partai final DBL West Sumatra 2026. Laga final sektor putra berlangsung 18.30 WIB.

Sejarah Tercipta! Smanda Bukittinggi Juara Baru DBL West Sumatra 2026

Punggawa tim putra SMAN 2 Bukittinggi

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra melahirkan juara baru. Adalah tim putra SMAN 2 Bukittinggi yang berhasil menahbiskan diri menjadi kampiun musim ini. Tim putra Smanda Bukittinggi berhasil mengalahkan SMA Don Bosco Padang di babak final dengan skor akhir 57-50, Sabtu, 22 Agustus 2026. SMA Don Bosco Padang merupakan finalis sekaligus juara DBL Sumatra musim lalu. Lengkap sudah perjalan Cinderella Smanda Bukittinggi di DBL West Sumatra musim ini. Yup, mereka bukan hanya mengalahkan sang juara bertahan di partai final. Pada babak Fantastic Four, putra Smanda juga sudah mengalahkan runner up musim lalu. Keganasan Smanda Bukittinggi di partai final begitu terasa. Ambisi mereka untuk bisa juara sangat besar. Terbukti di lapangan, putra Smanda Bukittinggi berhasil memberi kejutan di awal kuarter. Mereka sukses menutup babak pertama dengan keunggulan empat poin (31-27). Di kuarter ketiga, Don Bosco mengejar. Mereka sempat melaju enam poin tanpa balas untuk menyamakan kedudukan. Tapi, di akhir kuarter ketiga, anak-anak Smanda Bukittinggi mengejar dan membuat skor imbang 41 sama. Di kuarter terakhir, Smanda Bukittinggi langsung membuka dengan aksi layup Teuku Rhayza ketika waktu baru berjalan satu menit. Momentum kemenangan Smanda Bukittinggi ada di tangan Araf Hanif Yusri. Memenangkan duel udara, Araf langsung melakukan tembakan. Skor berubah menjadi 50 sama ketika waktu tersisa tiga menit. Setelah itu, putra Smanda Bukittinggi melesat tujuh poin tanpa balas. Sebanyak 5 dari 7 poin disumbangkan oleh Habeil Ghani. Pada laga kali ini, Habeil sejatinya bisa dihentikan oleh anak-anak Don Bosco Padang. Habeil mengoleksi 12 poin dan 16 rebound. Ia membuat 10 kali kesalahan. Sayang, sepuluh kesalahan yang diciptakan oleh Habeil tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Don Bosco Padang. Anak-anak Don Bosco memang bermain sedikit lebih tenang ketimbang lawannya. Tapi, ketenangan itu yang menjadi bumerang bagi Don Bosco. Kesempatan-kesempatan serangan balik cepat yang bisa berbuah poin gagal mereka manfaatkan. Selain Habeil, Teuku Rhayza mengumpulkan dua digit angka dengan 10 poin dan 1 rebound. Arfha Adam membantu Habeil di urusan duel udara. Arfha mengantungi 8 poin dan 18 rebound. Sebanyak 14 rebound diamankan Arfha saat posisi bertahan. Di skuad Don Bosco, Almuarifi Shodaqta menjadi satu-satunya pencetak dua digit angka. Almuarifi mengantungi 10 poin. Salah satu pemain kunci Don Bosco, Abiyyu Desani, hanya bermain empat menit di laga final. Ia sempat mendapat perawatan setelah terdapat insiden. Ini membuatnya menepi pada kuarter awal dan tidak melanjutkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Smanda bukan hanya menjadi juara baru dan mengukir cerita indah. Anak-anak Smanda juga berhasil mematahkan dominasi SMA Don Bosco di DBL West Sumatra. Merusak skenario kawin gelar Don Bosco. Plus membuktikan bahwa setiap tim punya kesempatan yang sama untuk mengangkat piala.