Srikandi Kosayu Resmikan Titel Threepeat DBL East Java-South 2026

Tim Putri SMA Kolese Santo Yusup Malang

Srikandi SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu) membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi penguasa tak tergoyahkan di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South. Tidak sekadar memenangi laga puncak pada Jumat, 4 September 2026, Kosayu sukses mempertegas legasi dominasi mereka dengan mengamankan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, alias threepeat. Laga puncak yang dihelat di GOR Ken Arok, Malang ini merupakan duel ulangan final musim lalu kontra SMAN 3 Blitar (Smaga). Pada pertemuan musi, sebelumnya, Kosayu membungkus kemenangan ketat 46-40. Seolah menolak keras upaya pembalasan dendam dari sang rival, Kosayu langsung tancap gas memegang kendali permainan sejak menit awal. Pemandangan ini cukup kontras dengan final musim lalu, di mana Kosayu sempat dalam posisi tertinggal selama tiga kuarter sebelum akhirnya bangkit membalikkan keadaan. Kali ini, anak-anak Kosayu enggan memberikan angin segar. Meski hanya memimpin tipis 12-9 di kuarter pertama, Kosayu mengamuk di kuarter kedua dengan konsistensi margin dua digit. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 32-19, hingga akhirnya Kosayu mengunci kemenangan telak 59-29. Dominasi Kosayu sepanjang laga tak lepas dari performa luar biasa tiga pilar utama mereka. Hannah Harshita tampil begitu dominan dan hampir mengemas triple-double lewat torehan 9 poin, 16 rebound, dan 9 steal. Ketangguhan di bawah ring juga diperlihatkan oleh Abigail Natalenta Sachi Sukoco yang menyumbang 9 poin dan 16 rebound, serta Audrey Latana Lauda yang turut membukukan double-double dengan catatan 9 poin dan 10 rebound. Kemenangan manis ini sekaligus melengkapi deretan prestasi manis sang kepala pelatih, Mey Putridiana. Perjalanan kariernya di DBL terukir begitu manis, mulai dari meraih Juara DBL East Java-South 2008 dan DBL Indonesia All-Star 2008 saat masih berstatus pemain SMAN 8 Malang, hingga terpilih sebagai pelatih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 sewaktu menangani SMAN 3 Malang. Kini, berkat tingginya ia sukses mengantarkan SMA Kolese Santo Yusup Malang merengkuh gelar Juara DBL East Java-South 2026. Meski harus menelan kekalahan di partai puncak, skuad putri Smaga tetap berhak mendampingi Kosayu melangkah ke panggung yang lebih besar. Kedua tim finalis ini resmi mengamankan tiket untuk berlaga di DBL Arena Surabaya dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship. Selamat untuk SMA Kolese Santo Yusup Malang!

Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South

SMAN 1 Bululawang

Setelah 17 musim bergulir, SMAN 1 Bululawang (Smabul) akhirnya sukses mengukir tinta emas dengan memboyong piala juara untuk pertama kalinya usai menumbangkan sang jawara bertahan, SMAN 1 Blitar (Smasa), lewat skor 49-42 pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Ken Arok, Malang. Pertandingan berjalan alot sejak tepis mula. Smasa Blitar sempat memegang kendali di kuarter pertama dengan keunggulan 13-11. Namun, Smabul bangkit mengejar di kuarter kedua dan menyamakan kedudukan 25-25 saat jeda turun minum. Usai jeda, Smabul kian menunjukkan taringnya. Kombinasi serangan mematikan dan defense disiplin membawa Smabul melesat unggul dua digit poin 41-31 di akhir kuarter ketiga. Memasuki kuarter pemungkas, tensi pertandingan kian panas. Smasa sempat memanfaatkan momentum untuk memangkas margin hingga tersisa enam angka (47-41) di sisa dua menit laga. Meskipun situasi makin krusial saat salah satu pilar andalan Smabul, Tristan Sura Prawara, tereliminasi akibat foul out, Smabul terbukti tak panik. Mereka berhasil membendung gempuran Smasa dan mengunci kemenangan bersejarah 49-42. Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi merata penggawa Smabul. Juno Dante tampil gemilang dengan double-double lewat 10 poin dan 10 rebound, disusul Tristan Sura Prawara yang mengemas 11 poin dan 7 rebound. Sementara, Muhammad Sam’un Han menjadi pencetak poin terbanyak dengan 14 poin dan 6 rebound, serta Evan Fadilah Sutarman yang tampil solid menyumbang 2 poin dan 10 rebound. Keberhasilan Smabul menjuarai kompetisi dari status runner-up grup menjadi penebusan sempurna usai dua kali selalu terjegal di babak Fantastic Four pada edisi 2023 dan 2025. Usai laga, suasana haru dan bahagia tak terbendung di kubu Smabul. Kepala Pelatih Smabul, Coach Bisma Sabda Imanissi, mendedikasikan juara perdana ini sebagai kado ulang tahun paling berharga untuk sang ibu, sekolah, serta seluruh pendukung Smabul. “Selamat ulang tahun ibu saya, jadi champion ini pertama saya persembahkan untuk ibu saya, untuk sekolah, untuk bapak ibu guru di sekolah, untuk orang tua anak-anak, untuk semua pendukung Smabul,” tutur Coach Bisma penuh emosi. Mengenai strategi mematikan di lapangan, Coach Bisma membeberkan bahwa kunci utama meredam keperkasaan Smasa terletak pada ketatnya team defense untuk menghentikan skema transisi cepat lawan. “Saya antisipasi transisi mereka, karena dari game-game sebelumnya Smasa transisinya bagus. Saya nekankan ke anak-anak, kalau good offense win the game, tapi good defense win the championship. Dan anak-anak bisa membuktikan itu,” ungkapnya. Ia selalu menekankan bahwa serangan yang baik bisa memenangkan pertandingan, tetapi pertahanan yang kokohlah yang akan memenangkan gelar juara. Perjalanan Smabul musim ini bak cerita penebusan. Sebelum musim ini berjalan, Coach Bisma bahkan sempat mengajak anak-anak asuhnya menonton film dokumenter basket Redeem Team untuk membakar mentalitas bertanding. “Waktu pre-season saya ajak nonton film di Netflix judulnya Redeem Team. Itu penebusan. Menceritakan USA kalah di 2004 tapi bisa comeback di Olimpiade 2008. Dan ternyata itu terbayar. Tema hari ini penebusan,” tambah Coach Bisma. Usaha keras itu terbayar tuntas di panggung final. Sebagai jawara baru wilayah East Java-South, SMAN 1 Bululawang kini berhak melenggang ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java Championship di DBL Arena Surabaya. Nantinya, mereka akan menantang para juara dari region lain dengan semangat nothing to lose dan prinsip bahwa setiap laga adalah partai final.

Tertinggal 21 Poin, Smariduta Bangkit dan Pertahankan Gelar Juara DBL Madiun

Upaya layup salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026 di GOR Wilis Madiun

Smariduta (sebutan SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung) berhasil mengawinkan gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Kepastian ini didapat setelah tim putra mereka berhasil meraih kemenangan di partai final. Putra Smariduta menang atas Smada Madiun (sebutan SMAN 2 Madiun) di laga final dengan skor 72-61. Ini jadi laga paling berat Smariduta selama melantai di DBL Madiun sejak 2023. Yup, biasanya, Smariduta selalu menang di partai final dengan selisih lebih dari 20 poin. Tahun ini, Smada berhasil memberikan perlawanan yang luar biasa. Yup, sejak kuarter awal, Smada langsung memberi kejutan kepada sang juara bertahan (Smariduta). Smada Madiun langsung bermain cepat dan efektif. Mereka bahkan berhasil unggul tujuh poin di babak pertama (21-28). Keunggulan Smada berlanjut di kuarter ketiga. Ervyno Surya dan kawan-kawan bahkan berhasil melebarkan jarak keunggulan. Bahkan, di pertengahan kuarter ketiga, anak-anak Smada Madiun unggul 21 poin. Ya, unggul 21 poin dari sang juara bertahan. Untuk kali pertama dalam perjalanan final Smariduta, mereka tertinggal dua digit angka hingga kuarter ketiga usai. Memasuki kuarter keempat, anak-anak Smada Madiun tak mengendurkan serangan. Mereka tetap menyerang. Poin Smariduta langsung dibalas dengan serangan cepat efektif. Memasuki pengujung kuarter akhir, anak-anak Smada Madiun bermain kurang tenang. Alih-alih memainkan tempo agar tak gampang kehilangan bola dan menghabiskan shotclock, Smada Madiun tetap menyerang namun kurang tenang. Melihat Smada Madiun yang hilang arah, Smariduta pelan-pelan mengejar. Poin demi poin mereka ciptakan. Ketika waktu tersisa dua menit, anak-anak Smariduta melaju sembilan poin tanpa balas. Puncaknya ada di tangan Naza Excellino yang berhasil memanfaatkan umpan Elvandy Rayhan. Tembakan dua angka Naza Excellino membuat skor imbang (61-61). Membuat laga final berlanjut ke babak overtime. Ini jadi final overtime pertama DBL Madiun sejak bergulir pada 2022. Di babak overtime, anak-anak Smariduta menggila. Andhika Agung dan kawan-kawan melaju 11 poin tanpa balas di babak tambahan waktu ini. Untuk kali pertamanya sepanjang laga, Smariduta memegang kendali permainan. Sebaliknya, Smada Madiun kehilangan arah. Mereka memang bisa menyerang tapi tembakannya tak ada yang masuk ke dalam keranjang. Padahal, di kuarter satu sampai tiga, Smada Madiun terus-terusan menghujani pertahanan Smariduta dengan tembakan-tembakan yang tepat sasaran. Magazha Farrel, pemain Smariduta menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 17 poin dan 9 rebound. Andhika Agung menyusul di belakang dengan 15 poin dan 7 steal. Elvany Rayhan menutup daftar dengan raihan dobel-dobel 10 poin dan 13 rebound. Di skuad Smada Madun, Ervyno Surya dan Bima Arya Dewa mengemas masing-masing 17 poin. Rasanya, bagi Smariduta ini bukan hanya sekadar gelar juara. Bukti bahwa setiap kemungkinan bisa terjadi bagi siapa saja yang percaya. Bayangkan, selalu tertinggal sejak tepis mula dan tertinggal 20 poin di kuarter ketiga, anak-anak Smariduta berhasil membalikkan keadaan. Menyamakan kedudukan dan berbalik unggul.

Akhiri Puasa Gelar, Putri Smariduta Jadi Juara di DBL Madiun 2026

Aksi salah satu pemain Smariduta di partai final DBL Madiun 2026

SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung berhasil melancarkan misi revans di partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Laga final melawan SMKN 2 Boyolangu yang berlangsung di GOR Wilis Madiun pada Jumat, 28 Agustus 2026, berhasil dimenangkan oleh Smariduta dengna skor akhir 33-17. Musim lalu putri Smariduta tumbang oleh SMKN 2 Boyolangu di partai puncak. Tahun ini mereka berhasil membalaskan dendam dan merusak rencana SMKN 2 Boyolangu untuk back-to-back champion. Kemenangan anak-anak Smariduta sudah terlihat sejak kuarter awal. Mereka berhasil membuat anak-anak SMKN 2 Boyolangu hanya mencetak total 12 poin pada kuarter satu dan kuarter dua. Sebaliknya, putri Smariduta berhasil mengemas 20 poin pada babak pertama. Keunggulan tersebut berhasil dijaga oleh putri Smariduta ketika memulai kuarter ketiga dan keempat. Mereka memang mulai mengurangi intensitas menyerang. Tapi, anak-anak SMKN 2 Boyolangu juga tak menemukan jawaban untuk mengejar ketertinggalan. Ini dikarenakan poros serangan SMKN 2 Boyolangu ada di tangan Aura Putri Khalila. Sang pemain dijaga ketat oleh anak-anak Smariduta. Beberapa kali Aura kesulitan mencari ruang tembak dan memaksakan untuk mengeksekusi serangan sendiri. Sebaliknya, anak-anak Smariduta punya banyak opsi untuk mencetak angka. Lima pemain utama mereka berperan dalam membuat poin. Bahkan, Smariduta juga punya senjata rahasia. Adalah Azna Ali Hasan, senter Smariduta, yang mengemas 10 poin dan 5 rebound selama 13 menit bermain. Di laga final, Azna berangkat dari bangku cadangan. Ia banyak membantu ketika Smariduta buntu dalam menyerang. “Target kita tahun ini ingin jadi juara DBL Madiun lagi. Mempertahankan juara pokoknya,” ucap Faizah Adilah Sari, pemain Smariduta. Kemenangan ini juga membuat coach Agung Prasetyo mengantungi dua piala DBL. Musim lalu sang pelatih berhasil mengangkat piala bersama SMKN 2 Boyolangu. Musim ini ia menjadi salah satu kunci di balik kemenangan Smariduta. Pada laga final, SMKN 2 Boyolangu bisa dibilang lebih tenang ketimbang Smariduta. Ada 48 kali kesalahan yang diciptakan anak-anak Smariduta. Sedangkan putri SMKN 2 Boyolangu hanya membuat 44 kesalahan sepanjang empat kuarter. Akurasi tembakan menjadi tugas yang harus segera dibenahi oleh skuad SMKN 2 Boyolangu. Beberapa kali mereka terburu-buru dalam mengeksekusi serangan atau tembakan. Felicia Frederica hanya memasukkan 7 dari 60 kali percobaan menembak. Kemenangan ini membuat Smariduta berbuka puasa dengan gelar juara. Yup, terakhir kali mereka mengangkat piala DBL Madiun ada pada musim 2023. Plus membuka peluang mengawinkan gelar DBL Madiun musim ini.

Putri Don Bosco Padang Akhiri Puasa Gelar

Tim putri SMA Don Bosco Padang

Tim putri SMA Don Bosco Padang berhasil menjegal skenario three-peat SMA Adabiah 2 Padang di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra. Yup, putri Don Bosco mengalahkan Adabiah 2 Padang di partai final dengan skor akhir 49-41, Sabtu, 22 Agustus 2026. Don Bosco Padang datang ke partai final dengan dua misi. Mengakhiri kutukan selalu menjadi nomor dua. Plus membalaskan dendam kekalahan di partai final pada edisi sebelumnya. Putri Don Bosco Padang langsung tancap gas ketika melantai di GOR Prayoga Padang. Mereka berhasil menutup kuarter pertama dengan keunggulan dua angka (11-9). Putri Don Bosco Padang tidak mengurangi intensitas menyerang mereka di kuarter kedua. Ini menjadi siasat mereka untuk mengantisipasi Adabiah 2 Padang menemukan momen untuk comeback. Ya, tahun lalu, putri Adabiah 2 Padang tertinggal di kuarter kedua. Pada babak kedua, mereka berhasil menangkap Don Bosco dan membalikkan keadaan. Nah, tak inign kejadian tahun lalu terulang, Don Bosco Padang terus menjaga margin keunggulan. Meski Adabiah 2 Padang bisa mencetak angka untuk mengejar ketertinggalan, Don Bosco Padang juga menemukan cara untuk terus menjauh. Di awal kuarter keempat, ada empat pemain Don Bosco yang sudah mengantungi empat pelanggaran (personal foul). Ini jelas menjadi ujian terberat mereka dalam menyegel piala tahun ini. Pada sudut lain, Adabiah 2 Padang terus mengejar. Ketika waktu tersisa satu menit, jarak ketertinggalan Adabiah hanya terpaut delapan poin. Mereka punya momen untuk terus mengejar lewat tembakan gratis. Sayang, tembakan tersebut gagal dimanfaatkan. Kemenangan Don Bosco Padang atas Adabiah 2 jadi bukti bahwa tak ada yang tak mungkin di DBL West Sumatra. Don Bosco Padang menanti selama tiga musim untuk bisa mengangkat piala. “Tahun ini tekad kita memang ingin membuktikan ke semua orang kalau Don Bosco putri itu juga bisa champion. Karena biasanya tim putri kita itu selalu diremehkan karena runner-up terus,” ungkap Tamara Patricia, salah satu pemain Don Bosco. Rahma Aura Putri, garda Don Bosco, menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 19 poin dan 6 steal. Tamara Patricia membantu dengan catatan dobel-dobel dengan 16 poin dan 13 rebound. Vivianne Ellen membantu dalam urusan duel rebound. Pada laga final, Vivianne mengemas 6 poin dan 10 rebound. Humaira Chairunnisa menjadi pengumpul angka terbanyak di skuad Adabiah 2 Padang dengan catatan 17 poin dan 14 rebound. Terakhir kali tim putri Don Bosco juara ada pada musim 2019. Setelah lima musim lamanya mereka kembali lagi mengangkat piala. Ini juga membuka peluang bagi SMA Don Bosco Padang untuk mengawinkan gelar juara. Tim putra mereka juga berlaga di partai final DBL West Sumatra 2026. Laga final sektor putra berlangsung 18.30 WIB.

Sejarah Tercipta! Smanda Bukittinggi Juara Baru DBL West Sumatra 2026

Punggawa tim putra SMAN 2 Bukittinggi

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra melahirkan juara baru. Adalah tim putra SMAN 2 Bukittinggi yang berhasil menahbiskan diri menjadi kampiun musim ini. Tim putra Smanda Bukittinggi berhasil mengalahkan SMA Don Bosco Padang di babak final dengan skor akhir 57-50, Sabtu, 22 Agustus 2026. SMA Don Bosco Padang merupakan finalis sekaligus juara DBL Sumatra musim lalu. Lengkap sudah perjalan Cinderella Smanda Bukittinggi di DBL West Sumatra musim ini. Yup, mereka bukan hanya mengalahkan sang juara bertahan di partai final. Pada babak Fantastic Four, putra Smanda juga sudah mengalahkan runner up musim lalu. Keganasan Smanda Bukittinggi di partai final begitu terasa. Ambisi mereka untuk bisa juara sangat besar. Terbukti di lapangan, putra Smanda Bukittinggi berhasil memberi kejutan di awal kuarter. Mereka sukses menutup babak pertama dengan keunggulan empat poin (31-27). Di kuarter ketiga, Don Bosco mengejar. Mereka sempat melaju enam poin tanpa balas untuk menyamakan kedudukan. Tapi, di akhir kuarter ketiga, anak-anak Smanda Bukittinggi mengejar dan membuat skor imbang 41 sama. Di kuarter terakhir, Smanda Bukittinggi langsung membuka dengan aksi layup Teuku Rhayza ketika waktu baru berjalan satu menit. Momentum kemenangan Smanda Bukittinggi ada di tangan Araf Hanif Yusri. Memenangkan duel udara, Araf langsung melakukan tembakan. Skor berubah menjadi 50 sama ketika waktu tersisa tiga menit. Setelah itu, putra Smanda Bukittinggi melesat tujuh poin tanpa balas. Sebanyak 5 dari 7 poin disumbangkan oleh Habeil Ghani. Pada laga kali ini, Habeil sejatinya bisa dihentikan oleh anak-anak Don Bosco Padang. Habeil mengoleksi 12 poin dan 16 rebound. Ia membuat 10 kali kesalahan. Sayang, sepuluh kesalahan yang diciptakan oleh Habeil tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Don Bosco Padang. Anak-anak Don Bosco memang bermain sedikit lebih tenang ketimbang lawannya. Tapi, ketenangan itu yang menjadi bumerang bagi Don Bosco. Kesempatan-kesempatan serangan balik cepat yang bisa berbuah poin gagal mereka manfaatkan. Selain Habeil, Teuku Rhayza mengumpulkan dua digit angka dengan 10 poin dan 1 rebound. Arfha Adam membantu Habeil di urusan duel udara. Arfha mengantungi 8 poin dan 18 rebound. Sebanyak 14 rebound diamankan Arfha saat posisi bertahan. Di skuad Don Bosco, Almuarifi Shodaqta menjadi satu-satunya pencetak dua digit angka. Almuarifi mengantungi 10 poin. Salah satu pemain kunci Don Bosco, Abiyyu Desani, hanya bermain empat menit di laga final. Ia sempat mendapat perawatan setelah terdapat insiden. Ini membuatnya menepi pada kuarter awal dan tidak melanjutkan pertandingan. Kemenangan ini membuat Smanda bukan hanya menjadi juara baru dan mengukir cerita indah. Anak-anak Smanda juga berhasil mematahkan dominasi SMA Don Bosco di DBL West Sumatra. Merusak skenario kawin gelar Don Bosco. Plus membuktikan bahwa setiap tim punya kesempatan yang sama untuk mengangkat piala.