5 Gerakan Olahraga Sebelum Tidur Ini Dijamin Bisa Menjaga Tubuh Kamu Tetap Sehat

Banyak orang mengatakan sesibuk apapun kamu, jangan lupakan olahraga. Setiap hari kamu sudah disibukkan nih dengan berbagai kegiatan, baik di rumah, kantor atau kampus. Rasanya semua hal terasa lebih penting untuk dilakukan daripada meluangkan 5 menit untuk berolahraga. Sampai-sampai suatu hari saat menjelang tidur, badan terasa lemas. Nah, itulah pertanda bahwa kamu butuh olahraga. Kamu tidak perlu bingung mengatur waktu berolahraga. Jika kamu merasa tidak bisa berolahraga di pagi atau sore hari, olahraga sebelum tidur itu bisa menjadi solusi. Saat kamu sudah terbaring di tempat tidur, pertama niatkan diri terlebih dahulu untuk bangun kembali dan siap melakukan olahraga sebelum tidur. Ingatlah bahwa manfaat tersebut juga untuk diri kamu sendiri bukanlah orang lain. Olahraga sebelum tidur di malam hari tergolong olahraga ringan dan mudah dilakukan loh! Jika kamu yang belum tau bagaimana cara olahraga sebelum tidur di malam hari, ini dia nih 5 gerakan ringan buat kamu… 1. Gerakan Peregangan Leher (Neck Stretch) Yuk ambil posisi duduk tegak dengan kaki bersila atau di pinggir tempat tidur dengan kaki di lantai. Gunakanlah tangan kanan untuk mencapai bagian atas telinga kiri. Regangkan, tarik kepala perlahan ke arah kanan. Pejamkan mata kamu selama 30 detik agar merasakan peregangan otot leher sebelah kiri. Lakukan gerakan olahraga sebelum tidur ini ke kanan dan kiri sebanyak 2-3 kali. Kamu juga bisa loh, membuat variasi gerakan peregangan leher lainnya seperti kepala ke arah atas atau bawah, dan menoleh ke kanan atau kiri. 2. Gerakan Putar Leher(Half Neck Rotation) Awalan gerakan ini sama dengan neck stretch, yaitu duduk tegak dengan kaki bersila atau menyentuh lantai. Miringkan kepala ke kanan lalu putar kepala dengan santai ke arah bawah sampai hampir menyentuh bahu kiri. Ingat ke arah bawah ya, bukan ke atas! Lakukan kembali ke arah sebaliknya. Lakukan gerakan ini sebanyak 1-3 kali, mudah bukan?!? 3. Gerakan Peregangan Tangan ke atas (Hands Interlocked Overhead) Masih pada sikap duduk tegak bersila atau kaki di lantai. Satukan jemari kedua tangan di atas kepala untuk memulai peregangan dengan telapak tangan menghadap ke arah atas. Pejamkan mata dan sikap santai, tahan selama 30 detik. Ulangi sebanyak 1-3 kali ya. Oh iya, gerakan ketiga olahraga sebelum tidur ini dapat divariasikan dengan ke depan dada atau ke arah belakang. 4. Gerakan Memegang Ujung Kaki (Reach Toes) Duduk di tempat tidur dengan kedua kaki rapat dan lurus ke arah depan. Kemudian tekuk lutut kamu sedikit saja dengan telapak kaki tetap dalam kondisi tegak. Ikuti dengan menekuk tubuh kamu ke arah depan. Raih jemari-jemari kaki dengan kedua tanganmu, jaga agar tubuh tetap tegak ya.. Tahan posisi dengan memejamkan mata selama 30 detik. Ulangi sebanyak 1-3 kali. 5. Elongation Stretch Olahraga sebelum tidur yang terakhir nih, perlu diingat gerakan ini sangat baik loh karena memberikan manfaat ke seluruh otot tubuh kamu. Baringkan badan dengan posisi terlentang di tempat tidur. Dorong tangan ke arah atas dan kaki ke bawah, sampai ke batas maksimal yang kamu bisa. Perut kamu tarik ke arah dalam selama melakukan gerakan tersebut. Tahan selama 30 detik , ulangi 1-3 kali. Finally, selesai melakukan olahraga ringan, akhiri dengan proses relaksasi dengan latihan pernapasan ya, tarik nafas…keluarkan.. Semua rangkaian olahraga sebelum tidur yang telah kamu lakukan, akan memberikan manfaat sebagai berikut: Membakar kalori Saat pagi ataupun siang hari kamu merasa sudah makan berbagai makanan, akhirnya malam hari dengan olahraga ringan, kalori kamu cukup efektif terbakar. Kalau sudah begitu, siapa yang merasa senang? Tentu diri kamu sendiri, bukan?. Relaksasi diri Melakukan olahraga sebelum tidur di malam hari dapat menghilangkan energi-energi negatif yang ada di diri kamu, menghilangkan kepenatan yang telah terjadi, dan membuat kamu relaks. Tidur kamu akan nyenyak, hari esok pun akan penuh energi semangat positif . Woow…kalau kamu bisa menyeimbangkan antara aktivitas dan olahraga bagi tubuh, yakinlah hidup akan berjalan jauh lebih indah. Ingatlah kata-kata, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat juga. Maka dari itu, tunggu apalagi coba 5 gerakan ringan sebelum tidur tersebut ya!

Belajar Sepatu Roda Dijamin Mudah Asal Mengikuti 5 Tips Sederhana Ini

Ilustrasi : Belajar Sepatu Roda

Siapa yang tidak kenal jenis sepatu yang satu ini, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa pun tau apa dan cara kerjanya. Ya, itu adalah sepatu roda atau roller skate atau rollerblade. Menurut sejarah, Di Indonesia sendiri, sepatu roda mulai masuk dan berkembang di masyarakat sekitar tahun pertengahan yaitu 1960-an. Sejak itu kaula muda di sejumlah kota-kota besar sudah mulai menggemari olahraga sepatu roda yang hingga kini menjadi bagian dari lifestyle. Kemudian dibentuklah organisasi khusus bernama PERSOSI atau Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia pada tahun 1979. Yap, ternyata sepatu roda adalah salah satu cabang olahraga juga loh. Namun, kini sepatu roda tidak hanya menjadi alat untuk olahraga tetapi juga alat bermain anak-anak dan pelengkap kebahagiaan dalam olahraga bahkan rekreasi keluarga. Salah satunya saat banyak anak-anak maupun keluarga bermain sepatu roda di car free day pada hari weekend atau libur. Tubuh sehat, hati pun ikut senang. Nah, cocok kan bagi Anda yang ingin sehat sambil bermain bergembira. Untuk kalian yang ingin coba tetapi belum bisa, jangan khawatir! Ini dia step by step atau langkah-langkah untuk si pemula yang ingin berlatih sepatu roda.. 1. Pakai Perlengkapan Sepatu Roda Sepatu Roda, Gunakanlah sepatu roda Anda sambil duduk. Kaos Kaki, Diperlukan untuk menghindari lecet-lecet pada kaki saat berlatih sepatu roda. Helm (Khusus sepatu roda), Penggunaan helm ini dimaksudkan agar kepala Anda tetap terjaga dari cedera saat mencoba belajar sepatu roda. Pelindung Siku dan lutut (Dekker/Protector), Gunakan juga ya pelindung siku dan lutut untuk menambah keamanan anggota tubuh. 2. Berlatih Keseimbangan Bagi pemula, harus memberanikan diri untuk berdiri dengan seimbang. Caranya dengan buka kaki Anda selebar bahu, lalu usahakan kaki membentuk huruf “V”. Untuk tempat belajar keseimbangan, bisa di atas rumput atau karpet. Hal ini dimaksudkan bila jatuh tidak menimbulkan cedera. Berlatihlah terus-menerus sampai postur tubuh seimbang. Keep trying! 3. Berlatih Berjalan Setelah Anda bisa berdiri seimbang, mulai berjalan perlahan-lahan. Pertama ke kanan, kemudian ke kiri, lalu ke kanan, dan seterusnya berlatihlah secara terus-menerus hingga Anda merasa nyaman “berjalan” di atas sepatu roda. Setelah Anda merasa bisa, mulailah bergerak lebih cepat dan ambil langkah lebih panjang. Dorong lebih keras pada roda sehingga Anda melaju lebih jauh pada setiap langkahnya. 4. Belajar Meluncur Setelah Anda bisa berdiri seimbang dan berjalan, cobalah belajar meluncur. Pertama, posisi tetap seperti huruf “V”, kemudian 1 kaki mendorong dengan posisi dibelakang, 1 kaki meluncur dengan posisi didepan. Cobalah perlahan-lahan hingga lancar. Apabila hal tersebut sudah lancar, cobalah juga : Berbelok Saat Meluncur. Jika Anda ingin berbelok ke kanan, miringkan tubuh ke kanan, begitu juga saat ingin berbelok ke kiri. Meluncur Cepat. Gerakkan kaki Anda lebih cepat dan dorong diri Anda ke arah depan. Gunakan lengan dengan menekuk siku dan memindahkannya bolak-balik seperti yang Anda lakukan saat berjalan untuk membantu Anda menjaga keseimbangan dan mendapatkan kecepatan. 5. Belajar Berhenti Anda sudah paham mengenai perlengkapan sepatu roda, cara berjalan dan meluncur, sekarang cobalah belajar berhenti. Sepatu roda sebelah kanan memiliki rem di bagian tumit. Untuk berhenti, meluncur saat sepatu roda berada sejajar satu sama lain. Untuk lebih detail, tempatkan sepatu roda sebelah kanan sedikit di depan sepatu kiri, angkat kaki dari sepatu roda sebelah kanan, lalu tekan keras pada tumit. Semakin tumit kaki lebih ditekan Anda, semakin cepat juga sepatu roda berhenti. Itu dia Langkah-langkah berlatih sepatu roda bagi pemula, Oh iya, satu lagi nih ada 3 teknik yang tidak boleh dilupakan, yaitu teknik dasar bermain sepatu roda, yaitu: Maju – Mundur (berjalan 5 langkah dan meluncur 1 kali) Jangan lupa menekuk sedikit lutut anda dan membungkukkan badan atau condong kedepan T Stop (berhenti dengan membentuk huruf T) Saat berhenti badan dan kaki membentuk huruf T alias kaki Anda dilebarkan kearah kanan dan kiri. Jangan lupa untuk sedikit membungkukkan badan Anda. Berbelok Diawali posisi tubuh membungkuk. Setelah kecepatan mulai turun, ubah arah kaki kalian, saat belok biarkan sepatu roda tetap meluncur. Setelah arah Anda tepat, langkahkan lagi kaki.