Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020. Keputusan tersebut hadir setelah Rapat Eksekutif AFC yang digelar secara virtual pada Kamis (10/9). Penyebab mundurnya jadwal dua kejuaraan tersebut tak lain karena belum berakhirnya pandemi virus corona yang melanda dunia saat ini. Komite Eksekutif AFC pun akhirnya memutuskan menggeser kedua kejuaraan junior itu ke awal tahun 2021. Awalnya, Piala Asia U-16 dijadwalkan berlangsung pada 25 November hingga 12 Desember 2020 di Bahrain. Sementara, Piala Asia U-19 seharusnya berlangsung mulai 14-31 Oktober di Uzbekistan. “Ini adalah masa-masa sulit bagi semua pihak yang berhubungan dengan sepakbola dan olahraga. Kami mengambil langkah-langkah ini untuk memastikan kesejahteraan finansial AFC dan anggota lainnya,” ucap Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa. “Saya yakin bahwa dengan persatuan dan solidaritas yang membuat AFC dikagumi di seluruh kalangan sepakbola, kami dapat mengatasi tantangan terbaru ini,” sambungnya. Dengan penundaan ini, jadwal timnas Indonesia U-16 dan U-19 bisa berubah. Mengingat Timnas U-16 harus menunda aksi mereka di Piala Asia U-16. Sementara Timnas Indonesia U-19 yang saat ini tengah training camp (TC) di Kroasia, harus menunda untuk bisa tampil di Piala Asia U-19 2020. Khusus untuk Timnas U-19, mereka sudah memiliki rencana cadangan apabila Piala Asia U-19 tahun ini batal digelar yakni dengan melanjutkan TC di Eropa. Turki, Spanyol, dan Portugal menjadi negara yang dipilih oleh Timnas U-19. David Maulana cs juga tengah dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021.

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Lailatul Fajria merupakan petenis muda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Beberapa waktu lalu Ela (sapaan akrab Lailatul Fajria) berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Tenis Lapangan Antar Pelajar dan Umum katagori putri tingkat SMA yang digelar oleh Pelti Banjarmasin. Pada partai puncak, Ela berhasil mengalahkan Nailah dengan skor 7-4 di Lapangan Tenis Dharma Praja Minggu (6/9/2020) sore. Namun, kabar menggembirakan bagi petenis kidal tersebut tidak berhenti sampai disitu. Ela mendapatkan undangan langsung dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) guna mengikuti Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis Atlet Tenis Putra dan Putri KU 14 & KU 16. Sebagai catatan, tidak semua petenis muda mendapatkan kesempatan tersebut. Karena PELTI hanya melakukan pemanggilan kepada sejumlah atlet tenis muda putra maupun putri terbaik Setanah Air. Ibunda Ela, Yuliana mengatakan pemanggilan para atlet tenis junior tersebut tertuang dalam surat PP PELTI nomor 247/SJ/IX/2020 dan 247/SJ/IX 2020, tertanggal 1 September 2020. “Suratnya dikirim beberapa waktu lalu,” kata Yuliana seperti dilansir Banjarmasin Post. Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis tersebut rencananya bakal dilaksanakan mulai tanggal 14 hingga 19 September 2020 untuk kelompok putra dan 21 sampai dengan 26 September untuk kelompok putri di Lapangan Tenis Outdoor Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Garuda Muda Kembali Raih Hasil Kurang Memuaskan

Garuda Muda Kembali Raih Hasil Kurang Memuaskan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali harus mengakui keunggulan lawannya pada laga uji coba yang bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020. Kali ini, timnas harus takluk dari tuan rumah Kroasia dengan skor 7-1 di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9/2020). Timnas Indonesia U-19 sebetulnya bermain tanpa beban bahkan beberapa kali memberikan perlawanan sengit di menit-menit awal. Namun, petaka hadir pada menit 26′ Kroasia mampu membuka skor melalui Filip Zrilic. Lima menit berselang, Kroasia mampu menggandakan keunggulan mereka melalui Arijan Brkovic. Permainan Indonesia semakin dikuasai oleh lawan, alhasil gol ketiga bagi Kroasia pun hadir melalui gol Marco Boras pada menit 44’ sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-0. Pada babak kedua, Kroasia tampil semakin “menggila”. Serangan bertubi-tubi ke gawang Indonesia yang dikawal M. Adi Satryo akhirnya mampu menghadirkan 4 gol tambahan bagi Kroasia. Keempat gol tersebut hadir dari Antonio Marin pada menit 47′ dan 73′, Bruno Zdunic pada menit 66′, dan Ivan Brnic pada menit 88′. Satu-satunya gol Indonesia pada pertandingan tersebut hadir dari Bagas Kaffa pada menit ke 72′. Gol Bagas ini menjadi gol perdana Timnas U-19 dalam dua laga International U19 Friendly Tournament 2020. Sementara itu, Shin Tae-yong mengatakan bahwa kekalahan telak ini membuat anak asuhnya mendapat pelajaran berharga. “Ada beberapa momen di pertandingan tadi bahwa para pemain bermain cukup baik dibanding laga melawan sebelumnya (Bulgaria). Namun secara hasil pasti ini mengecewakan karena kami kalah telak,” kata Shin Tae-yong seperti dikutip laman resmi PSSI. “Kami harus segera perbaiki kekurangan yang ada. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi,” lanjutnya. Kekalahan telak dari Kroasia ini membuat Timnas Indonesia U-19 masih terpuruk di posisi 4 klasemen sementara International U-19 Friendly Tournament 2020. Sedangkan Kroasia kian mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen berkat raihan 3 kali kemenangan. Pada pertandingan lain Belgia sukses menundukkan Arab Saudi dengan skor 2-3. Timnas Indonesia tinggal menyisakan satu laga sebelum melanjutkan ke rangkaian uji coba lain. Adapun yang menjadi lawan David Maulana cs pada laga pamungkas yakni Arab Saudi yang saat ini berada di peringkat 3. Sama-sama belum mengoleksi poin, Arab Saudi mampu unggul selisih gol dari timnas. Pertandingan antara Timnas Indonesia U-19 melawan Arab Saudi akan berlangsung pada 11 September mendatang. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Adi Satryo; Bayu M. Fiqri, Rizki Ridho Ramadhani, Komang Tri Arta, Pratama Arhan Alif Rifai; David Maulana, Sandi Artha Samosir, Komang Teguh, Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, Saddam Gaffar| Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Kroasia U-19 (4-3-3): Renato Josipovic; Filip Braut, Ruka Jurisic, Marco Boras, Nikola Soldo; Arijan Brkovic, Ivan Brnic, Bruno Jenjic; Ivan Saric, Antonio Marin, Filip Zrilic | Pelatih: Josip Simunic (CRO) Klasemen Sementara International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 3 3 14-6 9 Bulgaria U-19 3 2 8-5 6 Arab Saudi U-19 2 o 5-7 o Indonesia U-19 2 o 1-10 o  

Atlet Junior Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel Sabet 14 Medali

Atlet Junior Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel Sabet 14 Medali

Atlet junior cabang olahraga Taekwondo dari Taekwondo Baladhika Club Kota Tangerang Selatan mampu menorehkan prestasi dalam kejuaran Indonesia Poomsae Championship 2020. Sebanyak 14 atlet berhasil menyumbang 14 medali pada kejuaraan yang diselenggarakan secara virtual tersebut. Secara keseluruhan, Taekwondo Baladhika Club mampu menyumbang 17 medali. 3 medali mampu diraih dari kategori senior usia 18-30 tahun. Untuk kategori senior usia 18-30 tahun putri, Devina Yulia berhasil mencatatkan namanya sebagai peraih medali perak disusul oleh Olivia Jovita Rahman dengan raihan medali perunggu. Sementara untuk kategori senior usia 18-30 tahun putra, Rachmat Gilang Maulana mampu tampil sebagai juara 3 dan berhak atas medali perunggu. Sanim Charlie Tanod menyematkan secara langsung Mendali kepada 17 Atlet Muda Taekwondo Baladhika Club Kota Tangsel, yang berlangsung di Baladhika Club Unit Pamulang Sport Centre, Minggu Sore, (6/9/2020). “Ya Alhamdulillah, dari 25 atlit yang kami turunkan mengikuti Kejuaraan Indonesia Poomsae Championship 2020, 17 atlet meraih medali, yaitu lima medali emas, lima medali perak dan tujuh medali perunggu,” ujar Sanim seperti dilansir Tangerangonline.id. Menurut Sanim Charlie Tanod, kejuaraan taekwondo khusus Poomsae, dengan sistem online ini sangat bagus untuk menjaga motivasi atlit sehingga mereka tetap berprestasi ditengah masa pandemi seperti saat ini. “Saya sebagai pelatih sangat bangga dengan prestasi yang diraih atlit-atlit Baladhika Club Kota Tangsel di kejuaraan yang turut didukung oleh UNICEF, apalagi kejuaraan ini sangat bergengsi karena diikuti sekitar 600 atlit dari 70 tim Taekwondo dari seluruh Indonesia,” lanjunya. “Ini merupakan Kejuaraan yang luar biasa, semoga lebih banyak lagi kejuaraan seperti ini dilaksanakan dan semoga atlit kami terus berprestasi,” ungkap Sanim. Berikut Raihan Medali Untuk Kategori Junior: Kategori Junior Usia 15-17 Tahun Putra: Rakhi Dewa Kurniawan – Medali Perak Javas Pratama Wibowo – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Putri: Zahra Khaerunnisa Putri – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Putra: Bagaskara Manjer Kawuryan – Medali Perunggu Kelas Pemula Kategori Kadet Usia 6-7 Tahun Festival Putri: Kirana M.S Hutagalung – Medali Emas Keyla Azzahra – Medali Emas Kategori Kadet Usia 8-9 Tahun Pemula Putri: Tharfia Sabania – Medali Emas Rifdah Nur Mulia – Medali Perunggu Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Pemula Putri: Almira Charissa – Medali Emas Kategori Kadet Usia 10-11 Tahun Pemula Putra: Aljariz Ardias Putra – Medali Perak Kategori Kadet Usia 12-14 Tahun Pemula Putri: Zakiya Neyla Mufi – Medali Perak Kategori Kadet Usia 12-14 Tahun Pemula Putra: M. Raditya Muchtar – Medali Emas Celvine Poetranto – Medali Perak Raihan Adriansyah Siregar – Medali Perunggu

Garuda Muda Akui Keunggulan Bulgaria

Garuda Muda Akui Keunggulan Bulgaria

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria pada laga perdana mereka dalam International U-19 Friendly Tournament 2020. Bermain di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020), timnas harus takluk dengan skor akhir 0-3. Kekalahan ini sekaligus membuat Timnas Indonesia U-19 menempati peringkat bawah di klasemen sementara. Timnas Bulgaria U-19 tampil lebih dominan sepanjang babak pertama. Unggul dari segi postur tubuh yang rata-rata tinggi besar, mereka beberapa kali mengancam gawang Indonesia sekaligus membuat skuad Garuda Muda terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Namun, beberapa serangan dari Bulgaria mampu dimentahkan dengan baik oleh para bek Timnas Indonesia U-19. Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong merubah formasi anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang dengan memasukkan M. Supriadi. Kendati demikian, Bulgaria masih menguasai jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas Bulgaria masih mampu dihalau oleh Indonesia. Usai beberapa kali mengancam gawang Indonesia, pada menit 78, tandukan Martin Petkov berhasil menembus gawang Indonesia yang dikawal Adi Satryo. Bulgaria unggul 0-1 atas Indonesia. 15 menit berselang, gawang timnas kembali kebobolan, kali ini giliran Stanislav Shopov yang menggandakan keunggulan Bulgaria lewat tendangan dari luar kotak penalti. Unggul 2 gol membuat Bulgaria semakin percaya diri saat melancarkan serangan. Alhasil, pada menit ke 82, Martin Petkov kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat Bulgaria unggul 3 gol atas Indonesia. Skor ini pun bertahan hingga pluit panjang dibunyikan. Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain sudah berjuang pada pertandingan kali ini. Pelatih asal Korea Selatan itu pun mengakui jika ia tidak mempermasalahkan kekalahan ini. “Hasil pertandingan seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami tidak masalah bagi meski harus kalah. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi dan para pemain sudah menunjukkan kerja kerasnya di pertandingan ini,” kata Shin Tae-yong dilansir dari lama resmi PSSI. Dengan hasil ini, Bulgaria mampu naik ke urutan 2 klasemen sementara di bawah tuan rumah Kroasia yang tetap menguasai puncak usai menaklukkan Arab Saudi dengan skor 4-3 pada laga keduanya. Sementara Timnas Indonesia U-19 yang menelan kekalahan di laga perdana belum mengumpulkan poin dan kebobolan tiga gol. Sebetulnya raihan poin Indonesia sama dengan Arab Saudi, namun mereka unggul dari jumlah selisih gol sehingga mereka berhak untuk menempati posisi 3 klasemen sementara. Pada laga selanjutnya, Timnas U-19 Indonesia akan menantang Kroasia pada 8 September, dan Arab Saudi pada 11 September mendatang. Starting Line-up U-19 Indonesia vs Bulgaria Indonesia U-19: M. Adi Satryo, Bayu M. Fiqri, Rizki Ridho Ramadhani, Komang Tri Arta, Yudha Febrian, David Maulana, Andri Irfan, Komang Teguh, Witan Sulaeman, Irfan Jauhari, Saddam Gaffar| Pelatih: Shin Tae-yong (KOR). Bulgaria U19: Viktor Nikolov, Alexander Ganchev, Dimitar Zhekov, Hristian Petrov, Georgi Alexandrov, Pavel Georgiev, Martin Atanasov, Alexander Todorov, Dimitar Stoyanov, Vladimir Nikolov, Christian Dobrev | Pelatih: Angel Stoykov (BUL). Klasemen Sementara International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 2 2 7-5 6 Bulgaria U-19 2 1 5-3 3 Arab Saudi U-19 1 o 3-4 o Indonesia U-19 1 o 0-3 o  

Timnas U-19 vs Bulgaria, Shin: Laga Yang Tidak Mudah Bagi Kami

Timnas U-19 vs Bulgaria, Shin: Laga Yang Tidak Mudah Bagi Kami

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 akan menghadapi Bulgaria sebagai ujian perdana mereka dalam rangkaian Training Camp (TC) di Kroasia. Pertandingan yang bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020 tersebut berlangsung di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020), pukul 22.00 WIB. David Maulana cs sudah hampir sepekan menggelar latihan di Kroasia. Setiap hari ia dan rekan-rekan Timnas U-19 lainnya digenjot latihan tiga kali pada pagi, sore dan malam hari. Pelatih Shin Tae-yong menyatakan anak asuhnya menjalani latihan dengan intensitas tinggi untuk peningkatan kekuatan fisik. “Saat ini kami sedang menjalani latihan dengan intensitas yang tinggi dengan menu fisik yang sangat keras. Jadi besok akan menjadi pertandingan yang tidak mudah bagi kami. Namun, kami harus membentuk mental dan intinya tim ini masih berproses,” kata Shin Tae-yong seperti dilansir dari laman PSSI. Pelatih asal Negeri Gingseng itu mengaku telah mengamati pertandingan uji coba antara skuad Bulgaria dan Kroasia pada Rabu, 2 September lalu. Kesimpulannya: Bulgaria merupakan tim kuat. “Bulgaria secara postur tubuhnya besar dan tinggi. Secara fisik juga staminanya bagus. Intinya pertandingan besok tidak mudah bagi kami, tetapi memang kami TC ke Eropa untuk mencari pengalaman dan melihat perkembangan tim,” jelas Shin Tae-yong. Setelah menjalani laga melawan Bulgaria, Timnas U-19 Indonesia dijadwalkan menantang Kroasia pada 8 September 2020 dilanjutkan dengan meladeni Arab Saudi, tiga hari kemudian. Kemudian, Timnas U-19 direncanakan menjalani laga uji coba kontra Qatar, Bosnia dan Herzegovina, dan klub Dinamo Zagreb. Sementara itu, tiga laga Timnas U-19 pada International U-19 Friendly Tournament 2020 akan disiarkan secara live di NET dan live streaming di Mola TV. Mola TV dan NET sama-sama telah merilis jadwal live streaming dan siaran langsung laga Timnas U-19 Indonesia vs Bulgaria besok. Pertandingan melawan Bulgaria U-19 dapat disaksikan lewat siaran langsung NET atau live streaming Mola TV pada Sabtu (5/9/2020) mulai pukul 21.30 WIB.

6 Pemanjat Tebing Junior Kalsel Lolos ke Tahap Seleksi Nasional

6 Pemanjat Tebing Junior Kalsel Lolos ke Tahap Seleksi Nasional

Sebanyak 6 pemanjat tebing junior dinyatakan lolos untuk mewakili Kalimantan Selatan ke Seleksi Nasional di Jakarta yang direncanakan digelar bulan ini. Nantinya, para atlet yang lolos Seleksi Nasional akan mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia yang diperkirakan berlangsung tahun depan. Keenam nama yang berhasil lolos ke Seleksi Nasional ini berhasil menjadi yang terbaik usai mengikuti seleksi yang diselenggarakan PP FPTI, di Venue Sport Climbing Gor Hasanudin HM, pada 29 Agustus 2020 lalu. Ketua Harian FPTI Provinsi Kalsel, Bandi Chairullah menjelaskan pada awalnya ada 8 nama yang mengikuti seleksi yang berasal dari kabupaten/kota diantaranya Tapin 3, Hulu Sungai Tengah 2, Tanah Laut 1, Banjarbaru 1 dan Banjar 1. Sementara kuota yang lolos hanya untuk 6 orang. “Namun dari semua atlet yang seleksi kemarin kita hanya menyediakan kuota 6 atlet saja, 3 putra dan 3 putri,” ucapnya Kamis (3/9/2020) seperti dikutip dari Klikkalsel.com. Bobot seleksi yang ditempuh para atlet adalah latihan fisik sekitar 20 persen, psikologi 30 persen dan tes pemanjatan 30 persen. Dari serangkaian tes tersebut, maka muncul 6 nama atlet terbaik yang berhak mewakili Kalimantan Selatan di Seleksi Nasional. Untuk atlet putra yang lolos, FPTI Tapin berhasil mendominasi dengan mengirimkan 3 nama. Sementara atlet putri terbagi rata dan berasal dari FPTI Banjarbaru, FPTI Hulu Sungai Tengah dan FPTI Tanah Laut. “Secara faktual data base hasil tes atlet yang bersangkutan, adalah murni sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.” ujar Bandi. Berikut Daftar Atlet Junior Kalimantan Selatan yang Lolos ke Seleksi Nasional: Putra: 1. Muhammad Firdan Andika – FPTI Tapin. 2. Muhammad Rezky Azhar – FPTI Tapin. 3. Moh. Reza Fernanda Abdi – FPTI Tapin. Putri: 1. Zeriflita Aura Rinjani – FPTI Banjarbaru. 2. Andika Nabila – FPTI Hulu Sungai Tengah. 3. Hudiya Lailan Nisfi – FPTI Tanah Laut.

Lantik Kepengurusan Baru, Wali Kota Minta Pelti Kota Bandung Terus Membina Atlet Usia Dini

Lantik Kepengurusan Baru, Wali Kota Minta Pelti Kota Bandung Terus Membina Atlet Usia Dini

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kota Bandung untuk terus membina atlet usia dini. Salah satunya dengan cara menggelar turnamen untuk usia dini secara berkala. Menurut Oded, hal itu menjadi salah satu faktor penting untuk melahirkan petenis berprestasi di masa depan. Hal tersebut disampaikan oleh Oded saat pelantikan Pengurus Cabang (Pengcab) Pelti Kota Bandung periode 2020-2025, di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (31/08/2020). “Sebaiknya Pengcab Pelti menggelar turnamen tenis bagi atlet usia muda dari mulai tingkat kelurahan, kecamatan ataupun antar sekolah. Turnamen tersebut bisa bernama Wali Kota Cup, Wakil Wali Kota Cup ataupun Sekda Cup,” ujar Oded seperti dilansir Nusantarapos.co.id. Menurutnya, momentum kepengurusan baru ini sebaiknya dimanfaatkan juga untuk bisa menghadirkan semangat baru sekaligus melanjutkan dan meningkatkan prestasi olah raga tenis di kota Bandung. “Dengan adanya kepengurusan yang baru ini bisa melanjutkan dari kepengurusan yang lama untuk meraih hasil dan prestasi yang lebih baik bagi Kota Bandung,” harapnya. Lebih lanjut, Wali Kota Bandung periode 2018-2023 tersebut berharap jika kepengurusan yang sekarang mampu menjaga silaturahmi. Karena silaturahmi yang kokoh dan suasana yang kondusif antarpengurus merupakan salah satu kunci keberhasilan sebuah organisasi. “Ketua dengan anggota agar solid, perbanyak pertemuan banyak sarana untuk itu. Jika sering bertemu akan muncul gagasan dan ide-ide yang bisa bersama-sama rumuskan sehingga Pelti Kota Bandung menjadi organisasi yang berkualitas,” pesan Oded. Sementara itu, ketua Pelti Kota Bandung masa bakti 2020-2025, Gin Gin Ginanjar telah berjanji pada awal masa awal kepemimpinannya, ia akan membenahi organisasi agar menjadi penggerak utama. Lalu akan berkoordinasi dan bekerja sama lebih baik dengan klub/perkumpulan sebagai modal utama Pelti Kota Bandung. Gin Gin juga akan berupaya untuk lebih mempopulerkan olah raga tenis lapangan kepada masyarakat khususnya di lingkungan sekolah. “Teknisnya saya akan koordinasi dengan kepengurusan baru dan dinas atau stakeholder terkait,” ujar Gin Gin. Menurut Gin Gin potensi atlet berkualitas salah satunya berada di Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sehingga pihaknya akan mendata dan berkoordinasi dengan dinas terkait. “Kita juga akan menggelar turnamen Wali Kota cup sebagai penyemangat dan proses penjaringan potensi-potensi atlet berkualitas,” katanya. Ia menambahkan, Porda Jabar 2022 menjadi salah satu prioritas. Menghadapi Porda Jabar, kata Gin Gin, Pelti akota Bandung akan persiapkan atlet sebaik mungkin. “Dengan persiapan maksimal, kami harap bisa meraih medali optimal agar Bandung juara umum,” tuturnya.

Cari Bibit Pesepak bola Junior, Arema Kembali Adakan Seleksi Akademi

Cari Bibit Pesepak bola Junior, Arema Kembali Adakan Seleksi Akademi

Arema FC kembali menggelar Seleksi Akademi Arema. Tim kebanggaan Aremania ini tergolong getol melakukan seleksi pesepak bola muda agar bisa menjadi pemain yang berbakat dan membanggakan Kota Malang. Ini merupakan Seleksi Akademi Arema edisi kedua setelah sebelumnya berlangsung pada bulan Maret lalu. Seleksi yang berlangsung di lapangan Institut Teknologi Nasional (ITN) pada hari Minggu (30/08/2020) tersebut, diikuti sebanyak 170 calon peserta Seleksi Akademi Arema yang berasal dari Malang Raya dan juga peserta asal luar kota seperti Jakarta, Pontianak dan Samarinda. Sementara itu, Wakil Rektor III ITN Malang, Fourry Handoko, ST.,SS.,MT.,Ph.D, mengungkapkan, ITN mendukung penuh kegiatan Seleksi Akademi Arema ini yang merupakan salah satu bentuk kerjasama antara ITN Malang dan Arema FC. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa ITN Malang agar lebih giat berolahraga dan juga mencetak prestasi di bidang olahraga selain akademik,” ungkap Fourry seperti dikutip dari Momentum.com. Pada kesempatan yang sama, Riyan Meidi Wijaya selaku Wakil Manager Operasional Akademi Arema menyampaikan jika seleksi kali ini ditujukan untuk angkatan 2005 sampai 2011 dan dibagi dalam tiga kelompok usia. “Seleksi ke dua ini merupkan angkatan 2005 sampai 2011, yang dibagi dalam tiga kelompok usia U-12, U-14 dan U-16,” jelasnya. Para peserta yang telah selesai mengikuti seleksi akan menunggu pengumuman dari pihak Arema. Jika lolos, mereka akan melakukan tahap registrasi ulang untuk kemudian bisa mulai latihan bersama Akademi Arema yang sudah mulai menggelar latihan sejak bulan Juli lalu.

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Kroasia

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Kroasia

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 telah tiba di Zagreb, Kroasia pada Minggu (30/8/2020) pukul 10.00 waktu setempat. Sesampainya di Bandara Franjo Tudman, Zagreb, David Maulana cs kemudian melanjutkan perjalanan darat selama satu setengah jam ke Sveti Martin na Muri yang menjadi lokasi pemusatan latihan (TC) kali ini. Pelatih Shin Tae-yong membawa 27 pemain untuk berlatih di Kroasia. Rencananya, Timnas U-19 akan menjalani serangkaian pertandingan uji coba termasuk turnamen mini yang diikuti tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa tim nasional Indonesia U-19 akan memulai pertandingan International U-19 Friendly Tournament coba pada Sabtu (5/9/2020) mendatang. Kepastian ini setelah Federasi sepak bola Kroasia (HNS) mengirimkan surat perubahan jadwal pertandingan turnamen tersebut. “Pada awalnya timnas U-19 akan memulai pertandingan 2 September namun federasi sepak bola Kroasia melakukan perubahan jadwal menjadi 5 September. Kami rasa tidak masalah, ini justru bagus untuk pemain yang dapat melakukan persiapan lebih panjang sebelum menjalani uji coba tersebut,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dikutip dari situs resmi PSSI. Timnas U-19 rencananya akan menghadapi Bulgaria (5/9/2020), disusul kemudian melawan tuan rumah Kroasia (8/9/2020) dan menghadapi Arab Saudi (11/9/2020) mendatang. Setelah turnamen mini, Timnas U-19 sudah ditunggu oleh serangkaian uji coba dengan beberapa negara dan klub di Kroasia. “Setelah mengikuti turnamen tersebut, timnas U-19 melanjutkan uji coba dengan beberapa negara dan klub di Kroasia hingga akhir September mendatang. Lawan-lawan yang akan dihadapi yakni Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb. Mereka merupakan tim kuat dan bagus untuk timnas U-19,” ujar Iriawan. TC di Kroasia sebagai persiapan Garuda Muda mengikut Piala Asia U-19 di Uzbekistan. Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Pertandingan perdana direncanakan melawan Kamboja pada 14 Oktober. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober. Meski hasil Piala Asia U-19 nanti tidak memengaruhi posisi timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 karena berstatus sebagai tuan rumah, Iriawan berharap para punggawa timnas tetap bermain dan berlatih secara maksimal terutama memanfaatkan kesempatan bisa berlatih di Eropa. “TC (training centre) di Kroasia ini, kami harap dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20 nantinya,” jelas Iriawan. Jadwal Timnas U-19 International Friendly Match 2 September 2020: Indonesia vs Kroasia 5 September 2020: Indonesia vs Bulgaria 8 September 2020: Indonesia vs Arab Saudi TBA: Indonesia vs Qatar TBA: Indonesia vs Bosnia dan Herzegovina TBA: Dinamo Zagreb

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Timnas U-19 Resmi Dilepas, Shin Tae-yong Coret Dua Pemain

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia telah resmi dilepas untuk mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia. Acara pelepasan bertempat di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2020). Namun, jelang keberangkatan ke Kroasia, Shin Tae-yong kembali melakukan pencoretan pemain dari skuatnya. Kedua pemain tersebut adalah Serdy Ephy Fano Boky dari Bhayangkara FC dan Ahmad Afhridzal dari Vamos Indonesia. Dua pemain dicoret karena melakukan tindakan indisipliner yaitu terlambat datang pada sesi latihan terakhir di Jakarta, Sabtu (28/8/2020). Pencoretan kedua pemain ini dikonfirmasi langsung oleh etua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Menurutnya, pencoretan dua pemain ini murni keputusan Shin Tae-yong. “Yang akan berangkat tadinya 30 pemain. Tapi, tadi pagi dua pemain dipulangkan oleh pelatih karena kurang disiplin. Saya persilakan pelatih buat melakukan itu,” kata Iriawan seperti dikutip dari Detik Sport. Shin Tae-yong memang dikenal disiplin dan tidak segan memberi sanki kepada anak asuhnya yang indisipliner. Bahkan, pelatih asal Negeri Gingseng itu sebelumnya sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk lebih disiplin. “Itu resiko, sebab dari awal pelatih kita memang selalu menekankan disiplin dan mental. Dua pemain yang dicoret itu Serdi dan Rizal,” ujar Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan. Sebanyak 27 pemain timnas U-19 Indonesia sendiri telah diberangkatkan dari Jakarta menuju Zagreb pada Sabtu (29/8/2020) pukul 21.00 WIB.  Sementara, satu pemain yakni Elkan Baggott direncanakan bergabung dari Inggris ke Kroasia. Namun, kehadiran bek bertinggi badan 194 cm tersebut masih belum terkonfirmasi karena masih terkendala ijin dari klubnya, Ipswich Town, yang belum keluar. Sementara itu, PSSI menyatakan bahwa mereka masih menanti keputusan Piala Asia U-19 akan berjalan sesuai rencana atau mengalami penundaan. Hal tersebut berkaitan dengan jadwal Timnas U-19 usai melakukan TC di Kroasia. Jika sesuai rencana, Timnas U-19 akan langsung berangkat menuju Uzbekistan untuk berlaga di Piala Asia U-19 bulan Oktober mendatang. “Nanti kita lihat perkembangan Piala AFC U-19, apakah tim ini lanjut ke Uzbekistan atau menuju tempat lain untuk berlatih tanding di negara negara lain yang dibilang sebagai negara maju dalam persepakbolaan. Kita lihat apakah akan ke Turki, Portugal atau negara lain,” jelas Iriawan dikutip dari web resmi PSSI. Berikut daftar 28 pemain Skuat Timnas U-19 Indonesia Adi Satryo – PSMS Medan Erlangga Setyo – Persib Bandung Yofandani Damai – PSIS SEmarang Pratama Arhan – PSIS Semarang Yudha Febrian – Barito Putera Komang Tri – Bali United Elkan Baggot – Ipswich Town (menunggu konfirmasi) Ahmad Rusadi Muhammad Fadhil – Semen Padang FC Bayu M. Fiqri – PON Jatim Rizky Ridho – Persebaya Bagas Kaffa – Barito Putera Komang Teguh – Diklat Ragunan Andre Oktaviansyah David Maulana – Barito Putera Brylian Aldama Beckham Putra – Persib Bandung Mohammad Kanu – Babel United FC Braif Fatari – Persija Jakarta Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga Sandi Arta – Persija Jakarta Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Jack Brown – Lincoln City Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Moh. Bahril – PSIS Semarang

Lanjutkan Tren Positif, Timnas U-16 Tutup TC Agustus Dengan Kemenangan

Lanjutkan Tren Positif, Timnas U-16 Tutup TC Agustus Dengan Kemenangan

Tim Nasional Indonesia U-16 kembali menorehkan hasil positif setelah meraih kemenangan dalam laga uji coba yang telah dilakoni. Kali ini, skuad Garuda Muda menang atas tim Timnas Pelajar dengan skor 1-0 pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (28/8/2020) sore. Satu gol kemenangan atas Timnas Pelajar tersebut, adalah hasil kesalahan pemain belakang Timnas Pelajar setelah gagal mengantisipasi datangnya bola, yang berada didaerahnya. Hal itu harus dibayar mahal untuk memberikan kemenangan kepada pasukan asuhan Bima Sakti dalam uji coba terakhir Timnas U-16 untuk bulan Agustus 2020. Meski mampu meneruskan tren positif, Bima menuturkan jika ada catatan yang harus ia benahi kedepan terutama penyelesaian akhir anak-anak asuhnya tersebut. “Pada laga ini, banyak evaluasi menarik bagi kita, setelah lawan yang dihadapi kali ini cukup berat, mereka bermain baik, banyak memberikan perlawanan dan tekanan kepada kami. Walaupun kita sukses memenangkan pertandingan, namun banyak catatan yang harus kita benahi kedepan,” ujar Bima, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Sabtu (29/8). “Salah satunya adalah penyelesaian akhir. Tadi saat babak pertama ada sekitar empat hingga lima kali peluang emas yang tidak berbuah gol,” tambahnya. Uji coba ini adalah yang ketiga kalinya dijalani oleh pasukan Bima Sakti pada TC bulan Agustus. Sebelumnya, Timnas U-16 juga berhasil meraih kemenangan melawan SSB POR Uni Bandung dengan skor 2-0 dan tim Asosiasi Kota Bandung U-18 dengan skor akhir 4-1. Pemusatan latihan Timnas U-16 bulan Agustus sendiri akan berakhir esok hari, para pemain akan dipulangkan hari Minggu dan Bima menuturkan, kembali mengadakan pemusatan latihan pada bulan berikutnya. “Setelah ini pemain kita liburkan dahulu, satu hingga dua minggu, sambil menunggu TC berikutnya di bulan September 2020, yang rencananya akan bergulir tanggal 6 kumpul tapi mungkin akan ada perubahan, karena menunggu kabar jadwal dari Piala AFC nanti apabila ada perubahan, tentu nanti latihan kami akan menyesuaikan jadwal latihan kita, TC rencananya masih tetap di Bekasi,” jelas Bima. Rangkaian TC timnas U-16 dilakukan sebagai persiapan untuk bertanding di Piala Asia U-16 2020 pada 25 November-12 Desember 2020 di Bahrain. Pada turnamen tersebut, Timnas U-16 Indonesia bergabung di Grup D bersama Arab Saudi, Tiongkok, dan juara bertahan, Jepang. Empat tim semi-final Piala AFC U-16 2020 akan lolos ke Piala Dunia U-17 2021 mendatang di Peru. Sebagai catatan, Indonesia merupakan satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi dua tahunan tersebut.

Dua Olah Raga Otomotif Piala Menpora Diharapkan Jadi Ajang Pembinaan Atlet

Dua Olah Raga Otomotif Piala Menpora Diharapkan Jadi Ajang Pembinaan Atlet

Jabar Open Road Race Championship Subang (JORRCS) dan Jabar Open Motocross dan Grasstrack Championship Sumedang (JOMGCS) yang merupakan rangkaian dari Piala Menpora 2020 siap digelar akhir pekan ini (29-30/8/2020). Kedua ajang otomotif roda dua atau R2 tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambut hangat rencana penyelenggaraan kedua ajang tersebut. Namun, Ia pun mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Protokol kesehatan harus dipatuhi. Jangan sampai menjadi cluster baru,” imbau Zainudin Amali. Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi IMI Jabar, Fachrul Sarman berharap agar penyelenggaraan kedua ajang ini mampu menjadi salah satu bentuk pembinaan atlet muda di Indonesia. “Melalui JORRCS & JOMGTXCS 2020, Insya Allah akan menjadi salah satu bentuk pembinaan atlet muda di Indonesia, khususnya di Jabar lewat kompetisi dengan kelas utama junior. Dilihat dari kelas-kelas ini, event bisa disebut sebagai “road to PON dan PORDA 2021”,” ujar Fachrul Sarman. JORRCS dan JOMGTXCS 2020 akan digelar sebanyak tiga putaran dan akan berlokasi di Subang dan Sumedang. Pemilihan kedua lokasi ini karena memiliki banyak komunitas balap road race, motocross, serta grasstrack sehingga mendukung untuk diadakannya sebuah kompetisi. Untuk kelas yang dipertandingkan, ORRCS menggelar kelas utama Senior Perorangan dan Beregu, Underbone 150cc. Kemudian kelas utama junior Perorangan & Beregu, serta Underbone 125cc. Sementara JOMGTX terdiri dari kelas utama MX Perorangan & Beregu, MX2, Kelas utama MX Junior Perorangan & Beregu, SE 125cc, kelas utama GTX Senior Perorangan & Beregu, Trail UP TO 155cc. Kelas utama Junior Perorangan dan Beregu junior, Trail up to 155cc.

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Tutup Gelaran Livobel Junior U-21, Wakil Bupati Tantang PBVSI Belitung Memajukan Bola Voli Pasir

Gelaran turnamen Liga Bola Voli Belitung (Livobel) Junior U-21 resmi berakhir, Sabtu (22/8). Lebih dari puluhan klub voli putra dan putri Belitung telah menunjukkan performa maksimal untuk jadi yang terbaik. Dalam laga final yang berlangsung di GOR Tanjungpandan, PBV Villa menjadi juara kategori pria setelah menang atas Vorada. Sementara untuk kategori wanita, PBV AKA sukses meraih gelar juara usai menaklukkan IBUL. Pada kesempatan itu pula turut hadir Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menyaksikan pertandingan serta didampingi oleh Ketua Umum Pengkab PBVSI Belitung Vina Cristyn Ferani. “Saya ucapkan selamat kepada para juara. Kami berharap seluruh tim tetap serius berlatih, tetap binalah atlet ini untuk tujuan prestasi dan PBVSI akan terus mendukung mereka ke ajang yang lebih tinggi lagi,” ujar Vina dikutip dari Posbelitung.co. Ia menambahkan selama jalannya turnamen, PBVSI Belitung telah menjaring 60 atlet muda berbakat, dengan rincian masing-masing 30 putra dan 30 putri. Mereka akan dipanggil dalam rangka pembinaan persiapan event di tingkat provinsi. “Jadi Pengkab PBVSI Belitung sudah punya data atlet putra maupun putri. Termasuk buat persiapan Porprov Babel 2022 mendatang,” ucap Vina. Kedepannya, Vina berharap para atlet untuk tetap semangat berlatih dan optimis. Selain itu, ia pun berharap jika pada kesempatan selanjutnya akan ada turnamen voli untuk level senior. “Ke depan akan adakan turnamen untuk senior tapi masih menunggu sponsor dan meminta dukungan KONI kepada PBVSI,” ungkap Vina. Selanjutnya, Vina mewakili panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya ajang Livobel ini. Kemudian mohon maaf kepada peserta dan masyarakat pecinta bola voli bila selama pelaksanaan terdapat kekurangan. “Ke depannya kami akan perbaiki dan mempersiapakan event secara matang,” ujarnya. Ucapan apresiasi turut disampaikan oleh Wakil Bupati kepada penyelenggara turnamen Livobel Junior U-21 atas inovasi yang dilakukan. Lebih lanjut, Wakil Bupati juga berpesan bagi para atlet yang ingin berprestasi agar dilakukan sepenuh hati dan memaksimalkan program yang diadakan oleh pemprov. “Saya apresiasi inovasi dari PBVSI yang baru ini. Saya ingatkan pekan depan ada launching program SIMPOR, jadi bagi atlet yang mau berprestasi jangan setengah-tengah,” kata Isyak. Dalam kesempatan itu, Isyak menantang Pengkab PBVSI Kabupaten Belitung memajukan olahraga bola voli pasir. Mengingat Pulau Belitung memiliki potensi pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. “Saya ingin kalau di Indonesia bicara voli pasir, ingatnya sama Belitung. Itu tentu akan menjadi potensi bagi kita,” kata Isyak.

PODSI Kalimantan Selatan Siap Gelar Kejurprov Dayung di Banjarmasin

PODSI Kalimantan Selatan Siap Gelar Kejurprov Dayung di Banjarmasin

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan direncanakan akan menggelar Kejurprov Dayung pada awal September 2020. Menariknya, akan ada dua kategori untuk junior dan satu senior yang akan diperlombakan. Meski digelar ditengah pandemi, para panitia dan peserta wajib menaati aturan utama tentang protokol kesehatan. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Podsi Kalsel, Donny Wirawan Achdiyat. “Kami nanti tetap meminta para atlet untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah berlaku dari pemerintah,” jelas Donny seperti dilansir dari banjarmasin.tribunnews.com. Para peserta nantinya akan dikumpulkan dalam sebuah technical meeting yang rencananya akan digelar pada Senin, 31 Agustus mendatang di Awang Regatta, Kompleks Mandiri IV Ujung, Kota Banjarmasin. Lebih lanjut, Donny pun menjelaskan mengenai teknis dan persyaratan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. “Peserta wajib membawa akta kelahiran dan ijazah asli. Juga akan dijelaskan tentang protokol kesehatan,” sebut dia. Donny menegaskan Kejurprov ini sangat penting, jadi diharapkan semua Pengcab PODSI kabupaten/kota bisa mengikuti atau mengirimkan atletnya. “Bagi Pengcab PODSI Kabupaten/Kota yang absen pada kejurprov Junior, U 15 dan Senior tahun 2020, akan mendapatkan sanksi tegas dari PODSI Kalsel,” pungkas Donny. Dalam Kejurprov Dayung kali ini, ada tiga kategori yang dilombakan yakni Junior, Under 15 dan Senior. Untuk kategori senior, hanya boleh diikuti oleh peserta kelahiran maksimal tahun 1992. Sementara itu, untuk jadwal bertanding, Kejurprov Dayung akan dimulai dari kategori Junior dan Under 15 tahun yang akan berlangsung pada 1-3 September 2020 nanti di Awang Regatta Komplek Mandiri IV Ujung Banjarmasin. Kemudian disusul oleh kategori senior yang akan berlangsung pada Jumat-Minggu (4-6/9/2020). Ketegori Lomba/Nomor Lomba: JUNIOR a. Putra – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter – C1 1000 Meter – C2 1000 Meter b. Putri – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter Catatan: Boleh merangkap dua nomor canoeing UNDER 15 a. Putra – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter – C1 1000 Meter – C2 1000 Meter b. Putri – K1 1000 Meter – K2 1000 Meter Catatan: Boleh merangkap dua nomor canoeing Senior a. Jarak 1000 Meter – K1 Putra – K2 Putra – C1 Putra – C2 Putra b. Jarak 500 Meter – K1 Putri – K2 Putri – K4 Putra – K4 Putri c. Jarak 200 Meter – K1 Putra – K1 Putri d. DB 1000 Meter – Putra – Putri – MIX

Inilah Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC di Kroasia

Inilah Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC di Kroasia

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah menetapkan 30 nama yang akan dibawa untuk mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas U-19 Indonesia di Kroasia. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, usai mendapat laporan dan update dari Shin Tae-yong. “Sebanyak 30 pemain telah dipilih pelatih Shin Tae-yong untuk diberangkatkan ke Kroasia. Ia (Shin Tae-yong) juga memberikan laporan bahwa saat ini pemain mengalami perkembangan yang bagus dan grafik meningkat selama pemusatan latihan,” kata Iriawan dikutip dari website resmi PSSI. Timnas U-19 Indonesia rencananya akan bertolak ke Kroasia pada akhir Agustus nanti. Setibanya di Kroasia nanti, Garuda Muda dijadwalkan akan mengikuti sebuah mini turnamen yang diikuti tuan rumah Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi pada 2-8 September 2020. Latar berlakang pemilihan Kroasia sebagai lokasi TC karena paling cepat menanggapi surat PSSI dan pemain timnas U-19 tidak harus menjalani karantina. Selain itu, iklim di sana yang tak jauh berbeda dengan Uzbekistan yang berkisar antara 19-23 derajat celcius. Selepas TC, timnas U-19 Indonesia memang dipastikan akan langsung bertolak ke Uzbekistan untuk berjuang di Piala Asia U-19 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 31 Oktober mendatang. Maka dari itu, kesempatan TC ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh timnas U-19 untuk beradaptasi. Pada TC ini, Mochamad Iriawan juga berharap para Garuda Muda dapat berlatih lebih keras dan berjuang secara maksimal dalam rangka persiapan jelang Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. “TC di Kroasia ini, kami harap bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20. PSSI selalu mendukung program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas,“ kata Iriawan. Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa 30 pemain dipilih berdasarkan penilaiannya selama pemusatan latihan. “Kami memilih 30 pemain untuk dibawa ke Kroasia. Pemain saat ini dalam kondisi bagus dan terus mengalami perkembangan yang positif setiap harinya. Saya yakin selama di Kroasia, fisik, teknik, dan permainan timnas U-19 akan makin meningkat.” ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut. Pada Piala Asia U-19, timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Pertandingan perdana timnas U-19 akan melawan Kamboja pada 14 Oktober. Selanjutnya melawan Iran 17 Oktober dan menantang tuan rumah Uzbekistan pada 20 Oktober. Meski hasil Piala Asia U-19 nanti tidak memengaruhi posisi timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 karena berstatus sebagai tuan rumah, Shin Tae-yong ingin anak asuhnya tetap bermain maksimal. bukan berarti kami seenaknya saja bermain di Uzbekistan. Kami tetap menargetkan hasil maksimal di sana (Uzbekistan),” tegasnya. Daftar 30 Nama Pemain Timnas U-19 yang Mengikuti TC ke Kroasia Adi Satryo – PSMS Medan Erlangga Setyo – Persib Bandung Yofandani Damai – PSIS SEmarang Pratama Arhan – PSIS Semarang Yudha Febrian – Barito Putera Komang Tri – Bali United Elkan Baggot – Ipswich Town Ahmad Rusadi Muhammad Fadhil – Semen Padang FC Bayu M. Fiqri – PON Jatim Rizky Ridho – Persebaya Bagas Kaffa – Barito Putera Komang Teguh – Diklat Ragunan Andre Oktaviansyah David Maulana – Barito Putera Brylian Aldama Beckham Putra – Persib Bandung Mohammad Kanu – Babel United FC Braif Fatari – Persija Jakarta Andi Irfan – AS Abadi Tiga Naga Sandi Arta – Persija Jakarta Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Jack Brown – Lincoln City Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Khairul Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Ahmad Afhridrizal – Vamos Indonesia Moh. Bahril – PSIS Semarang Serdi Fano – Bhayangkara FC

Ingin Naik Kelas, Kaenan Rito Sini Incar Formula 4

Ingin Naik Kelas, Kaenan Rito Sini Incar F4 SEA

Pegokart junior asal Indonesia, M Kaenan Rezka Rito Sini saat ini tengah mengincar untuk bisa ke jenjang yang lebih tinggi. Kaenan yang baru berusia 13 tahun itu dalam waktu dekat akan menjajal level Formula 4 SEA (South East Asia). Ini merupakan tahun ke-5 Kaenan berkarir sebagai pegokart. Selama 5 tahun itu pula Kaenan membangun pondasi awal untuk bisa ke jenjang selanjutnya yaitu F4 SEA. Seperti yang diutarakan oleh sang ayah, Rito Sini, yang terus melihat bakat dan antuias putranya di ajang balap. “Insyaallah, Kaenan nanti akan menjajal ke ajang F4. Paling dekat F4 SEA, ya,” ujar Rito Sini, dikutip dari mobilinanews. Jika tidak ada halangan, tahun depan Kaenan dijadwalkan untuk mengikuti F4 yang merupakan jenjang awal ke single seater sebelum F3, F2, dan F1. Artinya, ada langkah berikutnya yang dilakukan dan ini merupakan sebuah keputusan tepat untuk diambil demi kemajuan karir Kaenan. “Masak mau di sini (Sentul International Karting Circuit) terus, sih?” ujar Rinto Sini sembari tersenyum. Kaenan bukan pegokart asal Indonesia pertama yang mencicipi level F4 SEA. Sebelumnya ada beberapa nama diantaranya yaitu Kezia Santoso, Keanon Santoso, Perdana Putra Minang dan Presley Martono. Kaenan merupakan anak pertama dari 3 bersaudara pasangan Rito Alam Rizal Sini dan Bulan Sini. Ia lahir pada tanggal 25 Juli 2007 dan saat ini masih duduk sebagai siswa kelas 8 Global School Bintaro, Tangerang Selatan. Kaenan rupayanya tidak sendiri yang menekuni hobi olahraga. Sang adik, Sitti Anselma Shaumita Sini, merupakan atlet ice skating figure mewakili BX Ring. Sedangkan adik bungsunya, M Oliveri Saadie Rito Sini yang baru berusia 8 tahun juga menekuni gokart dan berkiprah di kelas Cadet. Meski baru memulai karir di gokart, Oliver sudah memboyong trofi juara 2 kelas Cadet pada seri 2 Eshark Rok Cup, Maret lalu. Saat ini, Kaenan dan Oliver Rito Sini saat ini sama-sama dilatih Uut Pontoh dengan manajer Taufik “Bapik” Sugiharto.

Mochammad Supriadi, Pemain Timnas U-19, Ternyata Punya Bakat Terpendam Selain Sepak Bola

Selain Bermain Sepak Bola, Inilah Bakat Terpendam Mohammad Supriadi

Kepiawaian Mochammad Supriadi saat bermain sepak bola tak perlu diragukan. Sejak berhasil membawa Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018, nama Supriadi berkibar. Hingga ia pun dikontrak oleh klubnya saat ini Persebaya dan juga dipanggil oleh Timnas U-19 arahan Shin Tae-yong. Namun siapa sangka, Supriadi juga memiliki bakat lain di luar sepak bola. Pemain yang akrab disapa Supri tersebut ternyata mahir dalam melukis. Hal ini diungkapkan oleh ibunya, Ummi Kultsum. Menurut sang ibu, Supri pandai mengekspresikan diri lewat lukisan. Bahkan Supri sempat berprestasi dengan bakat yang dimilikinya. “Supriadi sejak kecil suka menggambar dan melukis, selain sepak bola tentunya. Bahkan dia pernah juara dua tingkat kota,” ungkap Kalsum seperti dikutip dari halaman resmi Persebaya Surabaya. Lebih lanjut sang ibunda pun bercerita jika Supri mulai beralih ke sepakbola sejak kelas 4 SD. Sejak saat itu pula Supri hanya menjadikan menggambar maupun melukis sebagai hobi kedua. “Kelas empat SD dia sudah lebih banyak bermain bola, dia serius mengejar mimpinya menjadi pemain bola. Tapi sesekali Supri ya menggambar,” ujar Kalsum. Ada cerita menarik soal bakat menggambar yang dimiliki Supri. Ternyata dirinya pernah mendapat pujian dari tim psikolog timnas dan diminta untuk menghibur rekan-rekan timnas U-19 dengan gambar-gambar yang ia buat. “Waktu di timnas, psikolog timnas sampai memuji gambar yang dibuat Supri dan diminta untuk menghibur teman-teman setimnya dengan gambar yang dia buat,” pungkasnya. Profil Lengkap Supriadi Nama: Mochammad Supriadi Tanggal Lahir: 23-05-2002 Tempat Lahir: Rungkut, Surabaya Tinggi/Berat: 164 cm/55 kg Klub: Persebaya Posisi: Pemain Depan Pemain idola: Andik Vermansyah

Resmi, Negara Ini Menjadi Tujuan Lokasi Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-19

Resmi, Negara Ini Menjadi Tujuan Lokasi Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-19

Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menentukan negara tujuan untuk menjalani pemusatan latihan (TC) bagi Tim Nasional Indonesia U-19 yang direncanakan mulai akhir Agustus mendatang. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kroasia akhirnya menjadi negara pilihan tempat TC timnas U-19.” kata Mochamad Iriawan dikutip dari website resmi PSSI. Lebih lanjut, Iriawan menjelaskan latar belakang pemilihan Kroasia sebagai lokasi pemusatan latihan bagi David Maulana cs. Awalnya, ada beberapa negara yang menjadi opsi tempat TC timnas U-19 Indonesia seperti Korea Selatan, Jerman, Prancis, dan Belanda. “Hal ini karena federasi sepak bola Kroasia paling cepat merespon surat dari PSSI. Kroasia merupakan salah satu negara yang hebat di sepak bola, buktinya pada Piala Dunia 2018 mereka menjadi runner-up dan peringkat enam pada rangking FIFA saat ini,” ungkap Iriawan. Serangkaian kegiatan pun sudah dijadwalkan oleh federasi sepak bola Kroasia untuk menyambut timnas U-19. Salah satunya yaitu mengikuti turnamen yang diikuti empat negara termasuk Kroasia pada tanggal 2 hingga 8 September mendatang. “Begitu timnas U-19 mendarat di Kroasia, kami sudah mendapatkan info bahwa mereka tidak perlu melakukan karantina. Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi timnas U-19. Suhu di Kroasia juga tidak terlalu beda dengan Uzbekistan. Karena rencananya timnas u-19 akan berangkat ke Uzbekistan pada 4 Oktober mendatang,” tambah Iriawan. Selepas TC di Kroasia, timnas U-19 Indonesia memang dipastikan akan langsung bertolak ke Uzbekistan. Timnas U-19 Indonesia akan ikut serta dalam Piala Asia U-19 Uzbekistan yang dijadwalkan berlangsung mulai 14 sampai 31 Oktober. Pada Piala Asia U-19, timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Uzbekistan, Kamboja, dan Iran. Sementara itu, pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan bahwa ia akan membawa sebanyak 30 pemain untuk diboyong ke negara asal Ivan Rakitic tersebut. Sebagai catatan, Shin Tae-yong beberapa waktu lalu “memulangkan” 11 pemain ke klub mereka masing-masing dan menyisakan 35 orang pemain. Artinya, Shin Tae-yong harus melakukan pengurangan pemainnya lagi agar memenuhi kuota yang diinginkan. “Jadi pertama hampir 30 pemain akan dibawa ke Kroasia,” kata Shin Tae-yong di Stadion Madya Senayan Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2020).

Kejuaraan Kumite Pertama Se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka Dengan Persaingan Ketat Antara 95 Karateka Junior

95 Karateka Junior Bersaing dalam Kejuaraan Kumite Pertama Se-Kalimantan Selatan

Sebanyak 95 karateka junior yang berasal dari 95 klub di Kalimantan Selatan mengikuti Kejuaraan Kumite yang diselenggarakan oleh Yusfi Karate Club (YKC). Selain untuk melatih mental bertanding, kejuaraan ini juga bertujuan untuk membina para karateka junior karena bekerja sama dengan masing-masing klub. Menurut ketua Yusfi Karate Club Kabupaten Banjar, Muhammad Yusfiansyah, kejuaraan ini adalah yang pertama yang diadakan per kategori. “Kalau tidak salah, di Kalimantan Selatan untuk kumite, ini yang pertama kali,” ucap Yusfi dikutip dari Banjarmasinpost.co.id, Kamis (20/8/2020). Sementara itu, untuk kelas yang dipertandingkan antara lain kelas bebas usia dini putra, kelas bebas putri, kelas pemula putra, kelas pemula putri, kelas pra pemula putri, kelas pra pemula putra, cadet putra, cadet putri, junior putri dan junior putra. Untuk mematuhi protokol kesehatan selama pandemi, Kejuaraan ini dilaksanakan dengan pembagian waktu hanya tiga jam. Tujuannya, demi mencegah penyebaran Covid-19. “Kami atur dan bagi waktu pelaksaan kejuaraan ini setiap per kategorinya,” jelas Yusfi. Yusfi Karate Club memang sering mengadakan kejuaraan. Sebelumnya, klub yang bermarkas di Dojo Yusfi Karate Club, Jalan A Yani Km 36, batas Kota Banjarbaru itu rutin menggelar Yusfi Cup setiap tahun. Namun, khusus tahun ini diadakan secara virtual untuk pertama kalinya, karena pandemi Corona masih melanda Kalsel.