Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Usai dinyatakan bebas covid-19, skuad Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 sudah menjalani latihan perdana pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Jumat (4/2) malam. Mereka bersiap untuk Piala AFF U-23 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan ini, dan Indonesia berstatus sebagai juara bertahan ajang tersebut. Latihan perdana kali ini dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong baru tiba di Bali, Jumat (4/2) malam. Sebelum sesi latihan, para pemain dan ofisial lebih dulu menjalani tes Covid-19 untuk memastikan tidak ada personel yang terinfeksi virus corona. “Latihan hari ini fokus ke recovery. Seluruh pemain dalam keadaan baik, hanya Gunansar (Mandowen) saja yang mengalami sedikit cedera,” kata Nova Arianto. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seluruh pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah semua 29 pemain negatif [Covid-19] sehingga kami harapkan dalam seminggu sampai tanggal 9 [Februari] mereka bisa berlatih, nanti tanggal 10 berangkat ke Kamboja agar bisa menyesuaikan dengan udara Kamboja yang tanggal 15 akan main, jadi ada lima hari untuk penyesuaian,” ucap Iriawan sebagai ketua umum PSSI. Kondisi Indonesia saat ini sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19, dengan varian omicron menjadi tajuk di mana-mana. Penuh kekhawatiran terhadap skuad timnas Indonesia U-23 yang TC di Bali, karena banyak kasus Covid-19 di Liga 1 2021/22 seri keempat, yang juga dilaksanakan di Bali. Iriawan menjamin, bahwa protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan selama TC timnas Indonesia U-23 ini. “Timnas sudah jadi satu, satu hotel yang diawasi oleh PSSI, Departemen Teknik, Deputi Sepakbola, dan para pelatih,” jelas Iriawan. Sementara untuk beberapa pemain timnas Indonesia yang positif saat laga uji coba kontra Timor Leste, Iriawan mengungkapkan. “Ada beberapa yang sudah kembali, seperti yang saya sampaikan atlet sepakbola ini imunitasnya tinggi, daya tahan tubuhnya cukup bagus. Tadi malam saya juga komunikasi dengan Evan Dimas, sudah tidak ada apa-apa, sehingga tinggal menunggu CT Value yang naik ke 40.” Piala AFF U-23 2022 akan dilaksanakan di Phnom Penh mulai 14 Februari hingg 26 Februari. Shin Tae-yong mau Garuda Muda bisa menjadi juara pada kejuaraan ini, dan Indonesia akan memulai kejuaraan dari Grup B, yang dihuni oleh Malaysia, Myanmar, dan Laos.

29 Pemain Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

29 Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 jelang mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. TC ini akan dilakukan di Bali mulai 3 Februari mendatang. Garuda Muda akan digenjot selama sepekan di Bali sebelum bertolak ke Kamboja sekitar tanggal 10 Februari mendatang. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara Piala AFF U-23 2022. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Kami juga berpesan kepada semua pemain dan ofisial agar selalu menjaga prokes selama di Bali,” tambahnya. Pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia masuk ke Grub B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos. Grup A dihuni oleh tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Filipina dan Brunei. Sementara itu, Grup C Thailand, Vietnam dan Singapura. 29 Nama Pemain untuk TC Timnas U-23 di Bali 1. Muhammad Adisatryo (Persik) 2. Cahya Supriadi (Persija) 3. Muhammad Riyandi (Barito Putera) 4. Komang Teguh (Borneo FC) 5. Alfeandra Dewangga (PSIS) 6. Bayu Fiqri (Persib) 7. Rizky Ridho (Persebaya) 8. Achmad Figo (Arema FC) 9. Pratama Arhan (PSIS) 10. Komang Tri (Bali United) 11. Muhammad Ferrari (Persija) 12. Kakang Rudianto (Persib) 13. Rachmat Irianto (Persebaya) 14. Subhan Fajri (Persiraja) 15. Irsan Lestaluhu (Persipura) 16. Bagas Kaffa (Barito Putera) 17. Syahrian Abimanyu (Persija) 18. Marselino Ferdinan (Persebaya) 19. Ramai Rumakiek (Persipura) 20. Eka Febri (PSIS) 21. Genta Alparedo (Arema FC) 22. Muhammad Iqbal (Persita) 23. Gunansar Mandowen (Persipura) 24. Beckham Putra (Persib) 25. Muhammad Kanu (PSS) 26. Irfan Jauhari (Persija) 27. Ronaldo Joybera (Madura United) 28. Hanis Saghara (Tira Persikabo) 29. Taufik Hidayat (Persija)

127 Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa Atlet Sepak Bola

127 Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa Atlet Sepak Bola

Sebanyak 127 peserta mengikuti seleksi beasiswa Akademi Sepak Bola Tugumuda Indonesia (ASTI) Kendal untuk usia SMP dan SMA di Stadion Utama Kendal, kemarin. Peserta berasal dari berbagai daerah, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan bahkan dari Bali. Seleksi dibagi dua kelompok dan masing masing diambil tiga puluh atlet. Pembina Akademi Sepak bola Tugumuda Indonesia Kendal, Rusmono Rudi Nuryawan mengatakan, para atlet sepak bola yang tergabung dalam ASTI Kendal akan mendapat beasiswa sekolah dan tinggal di asrama SMA Muhammadiyah Boja Kendal. Selain sekolah reguler, juga latihan rutin olahraga sepak bola. “Bagi yang lolos akna di training di SMA Muhammadiyah Boja, di sana sudah disiapkan camp untuk dua kelompok usia ini,” katanya. Dengan adanya ASTI Kendal, tentunya akan membawa persekbolaan di Kabupaten Kendal lebih maju. Para atlet dari ASTI Kendal akan diikutkan pada berbagai kompetisi sepak bola, seperti Piala Suratin atau kompetisi lainnya untuk usia 17, U-15, dan U-13. “Nanti sesuai dengan jadwal yang ada di PSSI bergulir, nanti akan ada Liga Pelajar atau Piala Suratin, nanti akan kita ikutkan ke sana,” ungkapnya. Direktur Utama ASTI Kedal, Arif Budianto menargetkan, anak-anak ASTI Kendal nantinya diikutkan di segala kompetisi. Seleksi dilaksanakan satu hari di Stadion Utama Kendal meliputi skill dalam menguasai bola, mental serta kecakapan dalam kerjasama tim. Para atlet yang lolos seleksi tidak hanya akan dididik secara mental dan fisik, namun juga akan dididik akhlaknya. “Ke depannya memang kita mau mencetak talenta-talenta muda sepak bola Indonesia, khususnya yang lahir dari Kendal,” harapnya. Salah satu peserta dari klub sekolah sepak bola Alfatih Provinsi Bali, I Komang Alit Indra Saputra mengatakan, ia mengikuti seleksi ini agar bisa menambah ilmu dan wawasan tentang sepak bola. “Saya ingin mencari pengalaman yang lebih dengan ikut seleksi ini,” ucapnya.

Jelang Porprov 2022, FPTI Banjarmasin Siapkan Atlet Muda

Jelang Porprov 2022, FPTI Banjarmasin Siapkan Atlet Muda

Persiapan demi persiapan terus digalangkan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banjarmasin jelang menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Salah satu upaya yang dilakukan di antaranya menyiapkan atlet-atlet muda yang akan turun di kategori youth. Asisten Pelatih FPTI Banjarmasin, Siti Rukayah mengutarakan bahwa Kategori Youth akan dipertandingkan di ajang Porprov sehingga para atlet-atlet muda terus dibina di venue panjat dinding GOR Hasanuddin HM Banjarmasin. “Kami rutin berlatih setiap Senin hingga Sabtu mulai dari fisik hingga teknik, untuk atlet kami ada mulai Kategori Youth D (Kelahiran 2011-2010) hingga Youth A (Kelahiran 2005-2004), junior (Kelahiran 2003-2002) dan senior,” ucapnya pada Rabu (2/2/2022). Siti mengatakan bahwa latihan termasuk kondisional karena tergantung cuaca, apabila turun hujan di tengah latihan maka menu latihan akan difokuskan melatih fisik. Mengenai target di Porprov nanti, Siti berharap FPTI Banjarmasin bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya terutama di nomor speed dan lead. “Setiap daerah tentu telah melakukan persiapan khusus, tentu salah satu yang paling berpengaruh adalah motivasi setiap atlet, karena itu jajaran pelatih akan terus memberikan motivasi selain melatih fisik dan teknik,” ujarnya. Sedangkan atlet muda FPTI Banjarmasin, Ahmad Lutfi berambisi meraih medali di ajang Porprov pertamanya. Lutfi yang masih berusia 11 tahun ini akan turun di kelas Lead Youth D Banjarmasin. Pada kejuaraan Panjat Tebing Kelompok Usia Kalsel yang berlangsung 2021 lalu, Lutfi menorehkan prestasi di peringkat keempat. Kini, ia pun optimistis persiapan maksimal yang dilakukan akan berbuah manis di Porprov nanti. “Saya hampir setahun sudah bergabung di FPTI Banjarmasin, untuk porprov nanti tentu target saya menyumbangkan medali,” ucapnya.  

Berburu Bibit Atlet Tenis, Zulkifli Sukses Gelar Zulhas Cup 2022

Berburu Bibit Atlet Tenis, Zulkifli Sukses Gelar Zulhas Cup 2022

Dalam rangka mencari bibit unggul atlet nasional, Pembina Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Zulkifli Hasan mengadakan turnamen tenis Zulhas Cup 2022. Zulhas Cup 2022 digelar di Lapangan Tenis Kodam Jaya, Widya Chandra dan Lapangan DPR RI, Senayan, Jakarta pada 29-30 Januari 2022. Ketua panitia yang juga anggota Pelti, Dyah Hestu Lestari mengatakan, turnamen tersebut sengaja digelar untuk mempererat tali persaudaraan antarpecinta tenis di Indonesia. “Pertandingan ini juga untuk mencari bibit unggul dari junior hingga dapat memberikan binaan untuk menjadi atlet Indonesia. Selain itu juga untuk mengembangkan kecintaan para mantan atlet untuk tetap aktif bermain,” kata Dyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/2). Adapun turnamen tersebut turut dihadiri para pemain nasional, mantan pemain nasional, dan para pecinta tenis se-Indonesia. Belum lagi para politisi seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria; politisi dan artis Eko Patrio, Denny Cagur, Carlie ST12 dan Dessy Ratnasari. “Ada 27 tim dari Aceh, Banjarnegara, Jawa Tengah, Kota Bogor, hingga Tolikara Papua. Peserta juga ada dari BUMN, perguruan tinggi dan tim Pangdam Jaya serta Polda Metro Jaya,” lanjutnya. Pertandingan tersebut diadakan untuk kelompok beregu dan junior usia 12 tahun. Adapun hadiah yang diraih oleh tim beregu berupa fresh money dengan total Rp 60 juta, kaos, raket dan tas tenis dari sponsor dan Yayasan Disyah Cahaya Lestari selaku EO pertandingan ini.

Garuda Muda Hadapi Laos di Laga Perdana Piala AFF U-23

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia tak lama lagi akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 2022. Timnas Indonesia akan menghadapi Laos, Myanmar dan Malaysia secara berurutan di fase grup Piala AFF U23 2022. Rinciannya, Timnas Indonesia akan menghadapi Laos terlebih dahulu pada 15 Februari 2022. Laga tersebut rencananya akan digelar di Prince Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Berselang tiga hari, skuat Garuda akan bersua Myanmar. Laga itu tepatnya akan berlangsung pada 18 Februari 2022. Setelah itu, Timnas Indonesia akan melakoni derby Nusantara melawan Malaysia. Laga Indonesia vs Malaysia akan berlangsung pada 21 Februari 2022. Sebagai catatan, skuat Garuda tergabung di Grup B Piala AFF U23 2022. Turnamen yang akan digelar di Kamboja ini sedikit berbeda dari turnamen Piala AFF level senior. Pasalnya pada ajang ini, para kontestan terbagi dalam tiga grup. Grup A sendiri diisi oleh Kamboja (tuan rumah), Timor Leste, Filipina dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Laos. Sementara Grup C ada Thailand, Vietnam dan Singapura. Nantinya, hanya negara yang berstatus sebagai juara grup saja yang langsung lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022. Satu tiket tersisa akan diberikan kepada negara yang menyandang status runner-up terbaik. Skuat Garuda sendiri saat ini belum resmi diumumkan. Namun, nama-nama yang turun pada AFF Suzuki Cup 2020 yang berlangsung di Singapura beberapa waktu lalu, diproyeksikan akan tampil kembali pada gelaran AFF U-23 2022 kali ini, ditambah beberapa punggawa yang ikut pada kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan Oktober lalu. Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022: Selasa (15/2/2022) Timnas Indonesia vs Laos Jumat (18/2/2022) Myanmar vs Timnas Indonesia Senin (21/2/2022) Timnas Indonesia vs Malaysia

Kiper Muda Panathinaikos Beri Sinyal Tertarik Bela Timnas Indonesia

Kiper muda keturunan Indonesia, Cyrus Margono, terlihat mengunjungi Kedutaan Besar (Kedubes) RI di Athena, Yunani, Jumat (28/2/2022). Tanda-tanda dia akan membela Timnas Indonesia pun menguat. Kedubes RI di Athena memosting momen lawatan Cyrus Margono lewat Instagram pada Selasa (1/2/2022). Kiper muda yang memperkuat klub top Yunani, Panathinaikos itu pun menemui duta besar Bebeb Djundjunan. View this post on Instagram A post shared by Indonesian Embassy in Athens (@indonesiainath) “Pada 28/1 lalu, Duta Besar LBBP RI @bebebdjundjunan menerima kunjungan Cyrus Margono @cmargono, salah satu atlet sepakbola keturunan Indonesia yang saat ini bermain untuk klub Panathinaikos (@fcpanathinaikos). Suatu pengalaman yang menyenangkan bisa bertukar pikiran dengan salah satu putra keturunan Indonesia yang berkiprah di tingkat internasional. Sukses selalu, @cmargono!” lapor Kedubes RI di Athena lewat Instagram-nya. Cyrus tampak berbincang dengan Bebeb dalam kunjungannya itu. Namun, tidak diketahui apa yang sedang diobrolkan. Menariknya, kunjungan Cyrus dikaitkan dengan naturalisasi yang digalakkan PSSI untuk Timnas Indonesia. Pasalnya sang pemain membuat instastory yang menguatkan gosip dia siap membela skuad Garuda. “Sebentar lagi #KITAGARUDA,” kata Cyrus Margono lewat instastory-nya via akun Instagram @cmargono. Cyrus Margono sendiri adalah kiper berusia 20 tahun kelahiran New York, Amerika Serikat. Berdasarkan wawancara dengan jurnalis Yunani Christos Dimopoulos, ayahnya merupakan asli orang Indonesia sementara ibunya berasal dari Iran. “Saya lahir di New York, di mana saya mulai bermain sepak bola pada usia baru 4 tahun. Ayah dari Indonesia dan ibu dari Persia (Iran modern),” kata Cyrus Margono seperti dilansir dari Prasinostypos. Sejak berumur empat tahun bermain sepak bola, Cyrus Margono langsung memiliki mimpi untuk menjadi pesepak bola profesional. Karena itu, di usia 11 tahun, Cyrus Margono pun serius menekuni sepak bola sebagai kiper. “Sebagai kiper, saya memiliki refleks cepat, keseimbangan badan bagus serta kaki yang aktif dalam membangun serangan dari belakang,” lanjut sosok yang mengidolai David de Gea dan Iker Casillas itu. Cyrus digaet Panathinaikos pada September 2021 lalu. Dia diikat kontrak selama tiga tahun oleh klub Kota Athena tersebut. Sebagai informasi, Panathinaikos bukanlah klub sembarangan. Jagoan Yunani ini cukup sering main di Liga Champions. Selain itu, klub ini juga pernah diperkuat kiper legendaris Yunani saat menjuarai Piala Eropa 2004, yakni Antonios Nikopolidis.

Kisah Amel, Atlet Tenis Berprestasi Yang Terkendala Biaya

Kisah Amel, Atlet Tenis Berprestasi Yang Terkendala Biaya

Kisah Atlet Tenis Muda Wonogiri, Amellia Putri Tennizya Vesty (11) untuk menjadi atlet muda berprestasi tidaklah mudah. Padahal, di usianya yang masih sangat muda, kemampuan Amel dalam bermain tenis lapangan tak perlu diragukan lagi. Pasalnya dia sudah berhasil menjuarai puluhan turnamen tenis lapangan kelas usianya. Bukan hanya di nomor tunggal putri, kemampuan Amel juga mumpuni di kelas ganda putri. Terbukti kurang dari lima tahun sejak pertama Amel ikut turnamen, puluhan medali, piala dan piagam penghargaan juara diraihnya. Namun, dibalik prestasinya yang mentereng, ada jalan yang tak begitu mulus yang dilalu Amel. Hal tersebut diungkapkan oleh Gunawan Dwi Cahyo (62), kakek sekaligus pelatihnya. Gunawan menceritakan, seluruh pembiayaan saat ikut turnamen memang keluar dari kantong pribadi, mulai dari pendaftaran hingga konsumsi. Padahal, untuk kejuaraan usia muda, menurut aturan tidak ada uang pembinaan. Yang diberikan hanya medali dan piagam penghargaan. “Satu kali kejuaraan bisa keluar Rp 4-6 juta. Kan kalau kejuaraan berlangsung beberapa hari. Jujur saja berat, apalagi sudah pensiun,” kata dia kepada TribunSolo.com, Senin (24/1/2022). Saat mengikuti kejuaraan di Kota Magelang, kata dia, bahkan Amel dan dia harus rela tidur di dalam mobil, sebab dana yang akan digunakan untuk sewa hotel minim. Waktu itu, Gunawan mengaku menganggarkan dana untuk menginap di hotel Rp 100 ribu per malamnya. Namun saat itu, di sana tak ada hotel yang harganya sesuai dengan bugdetnya. “Kebetulan itu bareng sama event olahraga lain di sana. Hotelnya penuh, akhirnya terpaksa tidur di dalam mobil selama tiga malam, termasuk Amel,” jelasnya. Kondisi tersebut memengaruhi kondisi fisik Amel karena posisi tidur yang tidak sesuai. Tapi hal tersebut bukan menjadi alasan untuk tidak membawa pulang gelar juara. Selain di Magelang, sewaktu mengikuti kejuaraan di Surabaya Gunawan mengatakan juga sempat mengalami kesulitan karena kendala pendanaan. “Saat naik bus untuk pulang, uang saya tinggal cukup untuk satu orang penumpang. Nego sama agen busnya, sambil saya perlihatkan piagam sama piala Amel. Akhirnya boleh naik. Turun di Solo dijemput anak saya,” imbuh dia. Termasuk untuk urusan perut, ada keterbatasan yang dialami Amel. Pernah suatu ketika peserta kejuaraan tenis lain memesan makanan-makanan enak dan mahal. Namun, karena tak memiliki uang yang lebih Gunawan mengajak cucunya keluar penginapan dan hanya memakan mie ayam. “Yang lain saat itu pesan makanan online enak-enak sepertinya, Amel saya ajak keluar untuk beli mie ayam. Anaknya tetap semangat juga,” katanya. Di sisi lain, ada turnamen tenis di pertengahan bulan Februari di Yogyakarta. Amel mengaku ingin ikut, namun hingga saat ini, Gunawan belum mendaftarkan cucunya. Alasannya pun sama, yakni keterbatasan ongkos. Gunawan dan istrinya sudah sejak dua tahun lalu menjadi pensiunan. Dia pun kini masih mencari sponsor dan ayah asuh bagi Amel. Selain itu, dia juga berharap ada perhatian yang diberikan dari pemerintah. “Kalau saya niatnya itu nandur, kalau orang nandur itu kan pasti menuai. Sekalian mengajarkan Amel juga. Tidak ada uangnya ya diusahakan,” tandas dia.

PBSI Turunkan Pemain Muda di Kejuaraan Asia Beregu 2022

PBSI Turunkan Pemain Muda di Kejuaraan Asia Beregu 2022

PBSI menurunkan atlet muda di Kejuaraan Asia Beregu 2022. Tim bulutangkis Indonesia memastikan diri ikut ambil bagian di Kejuaraan Asia Beregu 2022 yang akan berlangsung pada tanggal 15-20 Februari di Malaysia. Dalam ajang yang biasa juga disebut kualifikasi Piala Thomas dan Uber ini, Indonesia menurunkan pemain-pemain muda. Chico Aura Dwi Wardoyo (23 tahun) menjadi pemain tertua di sektor putra, sementara Gregoria Mariska Tunjung (22 tahun) pada sektor tim putri. Kepala Bidang dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan alasan di balik pengiriman atlet-atlet muda untuk memberikan kesempatan bertanding di kejuaraan beregu. “Ini merupakan kebijakan PBSI yang ingin mengorbitkan pemain-pemain muda. Salah satunya dengan menguji mereka di turnamen ini, selain sebagai ajang penilaian dan evaluasi untuk persiapan menuju putaran final Piala Thomas dan Uber nanti,” kata Rionny dalam rilis PBSI, Sabtu (29/1/2022). “Pemain yang dipilih adalah pemain-pemain yang kami nilai siap dan sedang dalam performa yang bagus. Terutama di tim putra, kemampuan mereka saya yakini sudah mendekati kakak-kakaknya. Mereka hanya kalah pengalaman dan jam terbang saja. Ini menjadi kesempatan mereka untuk lebih berkembang lagi,” kata Rionny. Berikut skuad Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2022: Tim Putra: 1. Chico Aura Dwi Wardoyo 2. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay 3. Christian Adinata 4. Yonathan Ramlie 5. Leo Rolly Carnando 6. Daniel Marthin 7. Pramudya Kusumawardana 8. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan 9. Bagas Maulana 10. Muhammad Shohibul Fikri Tim Putri: 1. Gregoria Mariska Tunjung 2. Putri Kusuma Wardani 3. Saifi Rizka Nurhidayah 4. Bilqis Prasista 5. Stephanie Widjaja 6. Nita Violina Marwah 7. Febriana Dwipuji Kusuma 8. Amallia Cahaya Pratiwi 9. Lanny Tria Mayasari 10. Jesita Putri Miantoro

Windy Cantika Akan Berlaga di Yunani dan SEA Games Vietnam

Windy Cantika Akan Berlaga di Yunani dan SEA Games Vietnam

Lifter muda Indonesia, Windy Cantika Aisah, direncanakan bakal berlaga dalam beberapa kejuaraan bergengsi. Diantaranya adalah Kejuaraan Dunia Junior di Yunani dan SEA Games Vietnam pada bulan Mei 2022 mendatang. Atlet berusia 20 tahun tersebut memohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia. Sebelumnya, lifter muda asal Kabupaten Bandung itu berhasil menorehkan sejarah dengan meraih medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 49 kg, cabang olahraga angkat besi. “Yang paling dekat ada event kejuaraan dunia junior di Yunani bulan Mei awal, dari situ enggak pulang ke Indonesia langsung ke Vietnam SEA Games. Jadi, SEA Games-nya bulan Mei juga, jadi punya waktu 2 minggu dari kejuaraan dunia ke SEA Games,” ujar Windy di Cimaung, Minggu (30/1). “Mohon doa dan dukungan, semoga Windy sehat selalu, dan mendapatkan yang terbaik,” sambungnya. Pada ajang SEA Games sebelumnya, Windy berhasil meraih emas. Windy tak mengungkapkan secara gamblang target untuk SEA Games selanjutnya. Atlet asal Kabupaten Bandung itu hanya meminta doa agar bisa memperoleh medali emas lagi. “Insyaallah mohon doanya saja (dapat emas). Rival terberat ada yaitu dari Thailand,” ungkap Windy. Windy memberikan pesan kepada generasi muda yang ingin menjadi atlet. Yang pertama adalah meminta restu dan doa orang tua. Selanjutnya, adalah harus berusaha dan berlatih semaksimal mungkin. “Minta restu kedua orang tua juga, minta doa orang tua juga, itu yang utamanya, keduanya kita yang harus berusaha, kita yang berlatih semaksimal mungkin, makan yang baik, istirahat yang baik kalau jadi atlet,” pungkasnya.

Diikuti Cucu Presiden, Piala Wali Kota Solo Resmi Berlangsung

Diikuti Cucu Presiden, Piala Wali Kota Solo Resmi Berlangsung

Sebanyak 1.477 peserta Taekwondo dari empat provinsi bertanding dalam kompetisi Piala Wali Kota Solo. Kompetisi tersebut berlangsung Convention Hall Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jumat-Minggu (28-30/1). “Event ini merupakan agenda tahunan. Namun, karena ada pandemi sempat terhenti,” kata Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Solo, Donny Susanto, dikutip dari Timlo.net, Jumat (28/1). Ia mengatakan tujuan kompetisi ini untuk menjaring bibit-bibit muda Taekwondo. Kompetisi ini diikuti 1.477 peserta dari tiga provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DIY. “Ini kompetisi perdana melibatkan orang banyak di tengah pandemi. Protokol kesehatan tetap kita lakukan,” kata dia. Ia berharap tahun ini ada kompetisi serupa. Namun, hal itu tergantung dari keputusan TI pusat karena situasi juga sedang pandemi dan tidak mudah mendapatkan izin. “Dari segi peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” kata dia. Ia menambahkan banyaknya kompetisi Taekwondo yang vakum membuat peserta atau atlet luar kota datang ke Solo mengikuti Piala Wali Kota Solo. Untuk klas pertandingan terdiri dari berbagai umur. “Paling rendah ada pada kelasnya Jan Ethes (cucu Presiden Jokowi-red) atau usia 4-6 tahun yang kita pertandingkan,” tandasnya. Sumber: Timlo.net

32 Tim Ikut Serta Dalam Mini Soccer U-16 International

32 Tim Ikut Serta Dalam Mini Soccer U-16 International

Sejumlah 32 tim akan mengikuti Mini Soccer U-16 International Tournament memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Medan Ke-17 dan Piala Kepala BNNP Sumut di Stadion Batak United FC, Jl. Titipapan Medan, 6-27 Maret 2022. Ketua Panitia, Rahudman Harahap, menjelaskan turnamen ini bertujuan membina para generasi muda, khususnya yang hobi dan senang bermain sepakbola. Juga sekaligus menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Rahudman mengatakan turnamen disambut antusias pecinta sepakbola bukan hanya dari dalam tapi juga dair luar negeri. Terbukti event ini nantinya akan diikuti empat tim dari luar negeri, yakni asal Timor Leste, Malaysia, Singapura. “Tentu ini menjadi motivasi bagi kami agar event ini berjalan denan baik. Karena event ini bukan hanya berbicara tentang prestasi, tapi juga ingin mengangkat nama baik Kota Medan di tingkat internasional,” katanya dalam sesi temu pers, Jumat (28/1). Dirinya mengaku prihatin karena saat ini prestasi sepakbola baik di Sumut maupun Kota Medan kurang baik. “Sebagai tambahan untuk dicatat, tidak ada di sini unsur politik. Ini murni tujuan untuk membangun gairah persepakbolaan di Kota Medan,” tutupnya. Ketua BNN Provinsi Sumut, Brigjen Pol Drs Toga H Panjaitan, menyambut baik adanya Mini Soccer U-16 International Tournament. Dari event ini diharapkan dapat mencari bibit-bibit atlet sepakbola muda di Kota Medan. “Juga untuk menghidupkan kembali gairah persepakbolaan di Kota Medan. Melalui event ini semoga akan lahir banyak pesepakbola muda yang nantinya bisa berprestasi,” pintanya. “Terakhir, ini masalah narkoba, seperti diketahui bersama bahwa kalangan muda saat ini cukup dekat dengan narkoba. Untuk itu diharapkan dengan banyaknya aktivitas positif yang dijalani generasi muda, mereka akan lupa dengan barang haram itu,” katanya lagi.

Dapat “Golden Ticket”, Pebulutangkis Ini Masuk Pelatnas Tanpa Seleknas

Dapat "Golden Ticket", Pebulutangkis Ini Masuk Pelatnas Tanpa Seleknas

PBSI telah resmi mengeluarkan susunan pebulutangkis yang telah masuk dalam daftar atlet yang berada di naungan Pelatnas PBSI 2022. Susunan tersebut adalah hasil dari Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 di awal bulan Januari lalu, tercatat ada tujuh atlet asal PB Djarum yang sukses meraih gelar juara dan mendapat tiket masuk Pelatnas Cipayung tahun ini. Akan tetapi ada seorang pebulutangkis asal PB Djarum yang mendapatkan panggilan spesial untuk masuk Pelatnas tanpa melalui Seleknas, dia adalah Ruzana. Dengan masuknya Ruzana ke Pelatnas, menjadikan dirinya seorang pebulutangkis tunggal putri pertama asal Lubuk Linggau yang mampu menginjakkan sampai pada atlet Pelatnas. Pada bulan November 2021, di saat usianya masih 16 tahun, Ruzana mencetak prestasi sebagai juara, pada kejuaraan Yuzu Isotonic Akmil Open 2021. Ruzana menorehkan prestasi sebagai juara tunggal taruna putri. Di babak final, ia bisa mengalahkan unggulan kedua, Kyla Legiana Agatha. Tak hanya itu, Ruzana juga berani main rangkap di kelas dewasa putri. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Ia berhasil menembus babak semifinal. Dan pada kejuaraan khusus junior, tepatnya pada ajang Bangladesh Junior International Series 2021 bulan Desember lalu, Ruzana sukses memboyong gelar runner up. Di babak final, Ruzana hanya kalah dari pemain asal PB Djarum lainnya, Bilqis Prasista. Prestasinya yang cukup gemilang di usia muda mengingatkan kita kepada seorang legenda bulutangkis tunggal putri Indonesia Susi Susanti yang juga mampu membawa skuad Indonesia meraih gelar juara Piala Sudirman di ueianya yang terbilang belia. Secara spesial wanita kelahiran 22 Januari 2005 ini hadir dalam undangan Pelatnas PBSI pada 18-19 Januari lalu untuk melakukan serangkaian test bersama para juara Seleknas lainnya. “Iya, betul. Saya sudah memenuhi panggilan pelatnas untuk ikut test kesehatan,” kata Ruzana dikutip dari PB Djarum pada 28 Januari 2022. Ruzana bahkan tak menyangka dirinya akan dipanggil oleh PBSI guna mengisi Line Up Skuad di Pelatnas PBSI Cipayung. “Jujur nggak nyangka sih saya bisa masuk pelatnas tanpa harus ikut Seleknas. Padahal sebelumnya saya sudah melakukan persiapan yang cukup matang untuk Seleknas,” kata Ruzana. Meski pun begitu, nyatanya masuk dalam daftar atlet Pelatnas PBSI bukanlah target yang pokok yang ingin ia capai. Satu target utama yang ia miliki di tahun ini adalah bisa ikut turun dalam ajang World Junior Championships 2022. “Sebenarnya gak ada target mau masuk pelatnas atau gak tahun ini, gimana dikasihnya saja sama Allah, baiknya di mana. Karena target utama saya tahun ini tuh, ikut WJC di mana pun tempat saya berlatih,” ungkap Ruzana Yang lebih spesialnya Ruzana yang juga merupakan lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2015 menjadi atlet asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pertama kali yang menjadi atlet Pelatnas PBSI Cipayung. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Ruzana bertekad ingin membuat bangga kampung halamannya lewat bulutangkis. “Alhamdulillah, saya menjadi orang pertama yang masuk Pelatnas PBSI Cipayung dari Lubuk Linggau. Semoga selama saya bermukim di sini bisa membuat bangga kampung halaman lewat prestasi-prestasi yang saya torehkan di kancah internasional,” tutup Ruzana. Daftar Penghuni Pelatnas PBSI 2022 Tunggal Putra UTAMA Anthony Sinisuka Ginting Jonatan Christie Shesar Hiren Rhustavito Chico Aura Dwi Wardoyo Ihksan Leonardo Imanuel Rumbay Christian Adinata Yonathan Ramlie Syabda Perkasa Belawa Bobby Setiabudi PRATAMA Alvi Wijaya Chairullah Tegar Sulistio Yohanes Saut Marcellyno Alwi Farhan Alfito Pringgo Yudanto Bodhi Ratana Teja Gotama Muhammad Reza Al Fadjri Tunggal Putri UTAMA Gregoria Mariska Tunjung Putri Kusuma Wardani Stephanie Widjaja Saifi Rizka Nur Hidayah Asty Dwi Widyaningrum Nandini Putri Arumni Bilqis Prasista Siti Sarah Azzahra Komang Ayu Cahya Dewi Asiyah Sativa Fatetani PRATAMA Kyla Legiana Agatha Ester Nurumi Tri Wardoyo Tasya Farahnailah Ruzana Mutiara Ayu Puspitasari Ganda Putra UTAMA Marcus Fernaldi Gideon Kevin Sanjaya Sukomulyo Fajar Alfian Muhammad Rian Ardianto Bagas Maulana Muhammad Shohibul Fikri Pramudya Kusumawardana Yeremia Erich Yoche Yakob Rambitan Leo Rollycarnado Daniel Marthin Hendra Setiawan (Sparring) Mohammad Ahsan (Sparring) PRATAMA Teges Satriaji Cahyo Hutomo Christopher David Wijaya Rahmat Hidayat Muhammad Rayhan Nur Fadillah Gerardo Rizgullah Hafidz M.Gibran Arfiansyah Raymond Indra Daniel Edgar Marvino Ganda Putri UTAMA Greysia Polii Apriyani Rahayu Siti Fadia Silva Ramadhanti Ribka Sugiarto Nita Violina Marwah Putri Syaikah Ulima Hidayat Febriana Dwipuji Kusuma Amalia Cahaya Pratiwi Febby Valencia Dwijayanti Gani Lanny Tria Mayasari Melani Mamahit Tryola Nadia Jesita Putri Miantoro PRATAMA Kelly Larissa Savira Nurul Husnia Rachel Allesya Rose Meilysa Trias Puspitasari Nethania Irawan Febi Setianingrum Anisanaya Kamila Az Zahra Ditya Ramadhani Sofy Al Mushira Asharunnisa Ridya Aulia Fatasyah Ganda Campuran UTAMA Rinov Rivaldi Pitha Haningtyas Mentari Adnan Maulana Mychelle Crhystine Bandaso Zacharia Josiahno Sumanti Hediana Julimarbela Rehan Naufal Kusharjanto Lisa Ayu Kusumawati Amri Syahnawi Winny Oktavina Kandow Indah Cahya Sari Jamil PRATAMA Rafli Ramanda Aisyah Salsabila Putri Pranata Az Zahra Putri Dania Daftar Pelatih Atlet Utama Irwansyah (Tunggal Putra) Rionny Mainaky (Tunggal Putri) Herli Djaenudin (Tunggal Putri) Herry I.P (Ganda Putra) Aryono (Ganda Putra) Eng Hian (Ganda Putri) Prasetyo R.B (Ganda Putri) Nova Widianto (Ganda Campuran) Amon Sunaryo (Ganda Campuran)

PBESI Berencana Masukkan eSport Sebagai Ekstrakurikuler Sekolah

PBESI Berencana Masukkan E-Sport Sebagai Ekstrakurikuler Sekolah

Pengurus Besar eSports Indonesia (PBESI) berencana memasukkan E-Sport sebagai ekstrakurikuler ke dalam kurikulum pendidikan di jenjang SMP, SMA/SMK. Hal ini di utarakan Ketua ESI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, aga atlet muda eSports bisa membagi waktu dengan tetap fokus dan menomorsatukan pelajaran di sekolah. “eSports memiliki dua sisi mata uang, sisi negatif dan sisi positif,” ucap Bung Iqbal “Sisi negatif ketika kita tidak bisa membagi waktu dan terlalu mengisi eSports ini dengan penuh semangat. Tapi tidak melihat waktu, bahaya juga,” jelas Ketua ESI Lampung dalam Turnamen Hellau eSports Championship (HEC) Season 5 di Kafe Koma Space, Rajabasa, Jumat (28/1) Pada sisi positif, lanjut Iqbal, eSports menjadi salah satu cabang olahraga yang membuat atlet berprestasi dan bisa menghasilkan pendapatan. “Pemain game yang kreatif bisa menjadi Youtuber dengan membagikan teknik-teknik bermain game,” terangnya Menurut, Bung Iqbal Sport juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian di Kota Bandarlampung lewat turnamen yang digelar di kafe-kafe terutama untuk para pemain. “Ini bisa menjadi salah satu peluang untuk daya tarik UMKM dengan mengadakan turnamen eSports di kafe-kafe,” ujar dia. Dukungan yang diberikan oleh Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana membuat eSports berdampak positif. “Kejar prestasi dan jangan takut, wali kota kita hari ini adalah wali kota yang peduli terhadap anak-anak muda dengan kehadiran Bunda Eva di Turnamen HEC,” tutup dia. Wali kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengingatkan kepada atlet yang bertanding agar tetap melaksanakan protokol kesehatan, saat membuka turnamen HEC, dan juga ditegaskan kita tetap melakukan razia di kafe-kafe yang tidak menerapkan protokol kesehatan. “Selama ini Bunda memantau ke kafe-kafe banyak melakukan kegiatan game, mungkin saking asyiknya main game di tegur diam saja,” tuturnya Eva Dwiana yang juga Ketua Satgas Covid-19 kota Bandar Lampung memberikan himbauan agar anak-anak muda berlatih eSports di rumah saja. “Jangan di tempat-tempat umum, karena kita tidak ingin ada varian baru ini bisa menularkan kepada anak-anak,” tandasnya.

Sosok Ilham Nauval, Pebulutangkis Muda Potensial Incaran Klub-Klub Besar

Sosok Ilham Nauval, Pebulutangkis Muda Potensial Incaran Klub-Klub Besar

Turnamen Bulutangkis F1 Fadil Imran Cup 2022 di Sragen yang berakhir Sabtu (22/1/2022) siang, menerbitkan banyak bibit pebulutangkis potensial. Salah satunya, Ilham Nauval Ikhsanudin. Atlet yang bernaung di bawah PB RBT Humato Sragen itu sukses meraih satu gelar di ganda taruna putra dan satu Runner up di nomor tunggal remaja putra. Ilham lahir di Peleman, Gemolong, Sragen pada 16 September 2007. Putra ketiga pasangan Turmuji, guru MTSN 7 Sragen dan Itsna Mahsunah, guru SMAN 1 Sumberlawang itu mengaku mulai bermain tepok bulu sejak kelas 4 SD. Sering ikut dan melihat sang bapak bermain bulutangkis, membuatnya akhirnya tertarik untuk menjajal. Sampai akhirnya muncul passion dan memutuskan untuk berlatih. “Saya bermain sejak kelas 4 SD. Awalnya sering diajak bapak main bulutangkis akhirnya jadi tertarik,” paparnya. Siswa yang duduk di bangku kelas 3 SMP itu menuturkan sejak memutuskan terjun di bulutangkis, ia terus mengasah kemampuan dengan berlatih di klub RBT Humato yang dipimpin Lilik Dwi Laksono “Gogon”. Berkat tempaan mental, fisik dan teknik yang keras, juara demi juara akhirnya ia raih. Hebatnya hanya dalam 7 bulan terakhir, ia sukses menembus final di 20 turnamen yang ia ikuti. Dari jumlah itu, 16 kali di antaranya berhasil mengantarkan ke podium juara. Sementara sisanya runner up. “Dari 20 kali final itu, sebagian turnamen di luar Jawa. Ada di NTT, Bali, Jakarta, hingga Surabaya. Jadi selama 7 bulan bisa 16 kali juara. Tentu sebagai orangtua sangat senang dan terus mendorong agar giat berlatih sehingga bisa makin berprestasi,” ujar sang bapak, Turmuji. Turmuji menuturkan talenta besar Ilham juga banyak membuat klub-klub besar mulai melirik. Tercatat ada Klub Jaya Raya dan Exist Jakarta yang sejauh ini menyatakan tertarik untuk merekrut. Namun Ilham masih memilih mengasah kemampuan di PB RBT Humato Sragen. Turmuji menilai salah satu kelebihan putranya adalah memiliki semangat besar, pekerja keras dan pantang menyerah. “Iya memang sudah banyak diincar klub besar seperti Jaya Raya dan Exist. Tapi oleh pelatih di PB RBT Humato mengatakan biar matang dulu. Ini terus ditempa latihan rutin pagi siang malam. Ya harapannya mudah-mudahan bisa menjadi pemain nasional. Dia mainnya di tunggal dan ganda remaja,” tandas Turmuji. Di turnamen bulutangkis FI Fadil Imran Badminton Cup 1 Sragen tahun 2022 yang berakhir Sabtu (22/1/2022) kemarin, Ilham sukses menyumbang satu gelar juara di nomor ganda putra taruna. Berpasangan dengan Herdien Toriq Batota, Ilham memenangi final perang saudara sesama ganda RBT Humato, Rezza Surya Kurniawan/Wahyuda Dwi Nugroho Wicaksono. Selain gelar di ganda, Ilham juga menyabet podium kedua di nomor tunggal remaja putra. Ia harus takluk dari Dewangga Surya dari PB Benggol Boyolali di final.

Perbasi Buka Turnamen Basket 3×3 untuk Produksi Atlet Potensial bagi Timnas

Perbasi Buka Turnamen Basket 3x3 untuk Produksi Atlet Potensial bagi Timnas

Turnamen basket 3×3 akan digelar dalam waktu dekat oleh Perbasi dan Supersport Sensation (SSS) Internasional. Kompetisi ini diadakan untuk mendukung lahirnya bibit pebasket potensial. Kejuaraan itu akan digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 19-23 Februari 2022 mendatang. “Saat ini kami sedang membutuhkan pemain yang konsentrasi di 3×3. Ke depan, Perbasi akan bentuk tim 3×3 junior sampai usia 23,” kata Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih, dalam keterangan resmi induk basket nasional. Digelarnya turnamen basket 3×3 ini bertujuan agar Indonesia punya ketersediaan atlet basket potensial untuk ajang-ajang penting yang akan dihadapi. Salah satunya SEA Games Hanoi pada Mei mendatang yang diramaikan dengan cabang basket 3×3. Format basket 3×3 menjadi salah satu cabang olahraga yang baru diperkenalkan dalam beberapa tahun terakhir ini. Untuk itu, atlet-atlet Indonesia yang punya konsentrasi di cabang ini terhitung masih sangat sedikit jumlahnya. Dengan demikian, kejuaraan 3×3 bisa menjadi wadah untuk menyaring peminat-peminat baru yang bisa diproyeksikan untuk memperkuat tim nasional Indonesia pada ajang penting di masa mendatang. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Melalui 3×3 akan terlihat anak-anak muda yang cinta bola basket untuk 3×3,” ujar Danny. Demi mencapai jangkauan yang luas, turnamen basket 3×3 rencananya digelar secara serempak di empat provinsi. Selain di Jakarta, kompetisi ini akan diadakan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Saat ini Indonesia sudah mulai berbicara di pentas internasional lewat cabang basket 3×3. Di Asian Games 2018 lalu, tim nasional basket 3×3 putri Indonesia berhasil mencapai perempat final. Pencapaian yang lebih memuaskan terjadi pada ajang FIBA 3×3 U-18 di Cyberjaya, Malaysia. Ketika itu timnas basket putri Indonesia sukses merebut medali perunggu. Sementara itu, timnas basket 3×3 putra Indonesia berhasil meraih medali perak setahun setelahnya di ajang SEA Games 2019 Filipina. Capaian ini tentu memberikan angin segar untuk perkembangan olahraga basket 3×3 yang semakin hari digandrungi masyarakat.

Sebanyak 254 Atlet Pelajar Ikuti Turnamen Student Archery Fiesta 2022

Sebanyak 254 Atlet Pelajar Ikuti Turnamen Student Archery Fiesta 2022

Sebanyak 254 atlet pelajar bertanding di Student Archery Fiesta 2022 yang diadakan oleh Muslim Archery School (MAS), di GOR Panahan Universitas Islam Riau (UIR), Jumat (21/1/2022). Turnamen ini difokuskan untuk mencari bibit-bibit atlet muda yang dipersiapkan untuk masuk dalam Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP), Popnas dan juga PON 2024. Muslim, Owner MAS mengatakan, turnamen ini diharapkan dapat menciptakan atlet-atlet berprestasi dengan tujuan Olimpiade 2032 yang akan dilaksanakan di Indonesia. “Apalagi Cabor panahan masuk di dalam olimpiade,” ujar Muslim. Dikatakannya, katagori yang diperlombakan untuk SD, SMP dan SMA. Sementara nomor yang dipertimbangkan di antaranya standar bow, recuve, compound, barebow, crossbow dan juga family challenge. “Untuk family challenge ini pertama di Indonesia, terdiri dari tiga orang. Orang tua dua dan anak satu, atau anak dua orang tua satu,” katanya. Untuk jumlah sekolah yang mengikuti turnamen ini, ada 158 sekolah se-Riau dan untuk peserta katagori anak sekolah ada 173 atlet dan untuk kategori umum 81. Muslim menyebut, saat ini olahraga panahan tengah digandrungi oleh masyarakat Riau. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya club panahan yang muncul di Riau. “Antusias masyarakat Riau tinggi, tapi tidak ada wadahnya. Di bulan Juli nanti insyaAllah juga akan kita adakan turnamen lagi se-Riau,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau Bobby Rachmad sangat mengapresiasi dan mendukung kejuaraan ini. “Tentunya ini berkat kerja sama dan hubungan yang harmonis baik dengan pengprov, persani Riau dengan pengkot persani Pekanbaru, begitu juga dengan klub Muslim Archery School,” ujar Bobby, Jumat (21/1/2022). Dirinya berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan. Karena salah satu memunculkan bibit-bibit panahan itu adalah dengan menyelenggarakan kompetisi secara berkelanjutan. “Kita dari pemprov Riau melalui Dispora, kita mendukung baik dari sisi pelaksanaan maupun dari sisi teknis kegiatannya. Kita berharap ini bukan hanya di panahan saja, namun di cabor lainnya juga bisa meniru apa yang telah dilakukan hari ini,” sebutnya. Karena salah satu yang diharapkan adalah memunculkan bibit itu dari sekolah. Karena di sekolah itu ada juga guru olahraganya, sekolah juga ada tempat untuk mendidiknya. “Artinya bukan hanya akademisnya saja, tapi ada kegiatan ekstrakurikuler nya yang harus juga kita prioritaskan,” tutupnya.

Calon Rising Star Bulu Tangkis Indonesia di 2022

Calon Rising Star Bulu Tangkis Indonesia di 2022

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memanggil 71 atlet untuk mengikuti tes kesehatan yang akan dilaksanakan pada Rabu (19/1) dan Kamis (20/1). Dari nama-nama yang tertera, terdapat sejumlah pemain muda yang konsisten memberikan hasil ciamik pada turnamen yang diikuti. Beberapa nama mulai familiar di telinga badminton lovers menyusul penampilannya yang mencuri perhatian. Akan tetapi, beberapa wajah tampak masih baru, meski bakat mereka diyakini bakal mencuat. Lantas, siapa saja pebulu tangkis Indonesia yang berpotensi menjadi rising star pada tahun ini? Simak daftarnya berikut ini. Putri Kusuma Wardani Nama tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, memang sudah ramai diperbincangkan sejak 2019 ketika menjadi bagian dari skuad peraih Piala Suhandinata. Putri KW juga berhasil memberikan poin di partai final usai taklukan wakil China, Zhou Meng. Penampilan Putri KW pun semakin meningkat, terlebih pada 2020 manakala pemain 19 tahun ini ditunjuk untuk masuk ke skuad Badminton Asian Team Championship. Di situ, ia memberikan satu kemenangan usai taklukkan wakil Filipina, Sarah Joy Barredo. Penampilan gemilang Putri KW terus berlanjut. Pada 2021, ia berhasil meraih tiga gelar juara yaitu Spain Masters, Czech Open, dan Bangladesh IC. Selain meraih gelar Individu, Putri KW juga dipercaya untuk menjadi tunggal putri kedua untuk membela Tim Indonesia di ajang Piala Uber 2020 serta menjadi bagian dari skuad Piala Sudirman 2020. Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Tahun 2021 menjadi penampilan yang luar biasa dalam sejarah karier pasangan ganda putra muda Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob. Mengawali kesuksesan usai jalani debut di ajang super 1000, mereka harus terhenti di babak awal pada dua pertandingan seri Thailand oleh seniornya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Selanjutnya, di ajang Swiss Open, Pram/Yere kembali dihentikan unggulan di babak 16 besar. Akan tetapi, kejutan terjadi di Spain Masters manakala mereka berhasil menjadi juara dan diikuti gelar selanjutnya di Belgian International dan menjadi semifinalis German Open. Sementara, di ajang Indonesia Badminton Festival, secara mengejutkan Pram/Yere berhasil tampil apik, bahkan mengalahkan pemain unggulan di antaranya mantan juara All England 2016, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Meskipun tidak berhasil melangkah jauh, hasil yang di peroleh Pram/Yere tersebut berhasil membuatnya lolos ke ajang World Tour Final. Di turnamen itu, Pram/Yere mampu memberikan perlawanan ketat melawan ganda Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dan ganda putra Malaysia, Ong Yeo Sin/Teo Ee Yi, meski akhirnya kalah. Sementara, satu kemenangan diraih saat melawan Toma Junior Popov/Christo Popov asal Prancis sehingga membuat Pram/Yere finis di posisi ketiga grup. Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari Pemain yang diperkirakan akan bersinar di 2022 lainnya ialah pasangan ganda putri kelahiran 2004, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari. Mengawali debut sebagai partner sejak masih di klub PB Exist Jakarta, performa Rachel/Meilysa memang sudah terlihat gemilang sejak turun di Home Tournament PBSI 2020. Ketika itu, mereka berhasil memberikan perlawanan yang membuat para seniornya kewalahan. Pada 2021, Rachel/Meilysa berhasil meraih dua gelar junior secara beruntun di Denmark Junior dan Finnish Junior. Komang Ayu Cahya Dewi Nama Komang Ayu Dewi semakin mencuat usai mengalahkan pemain andalan Indonesia, Fitriani, di PBSI Home Tournament 2020. Sebelumnya, pada 2018, Komang dipercaya memperkuat klubnya PB Djarum di Kejuaraan Nasional Beregu saat usianya masih 16 tahun. Ia ikut andil membawa PB Djarum menembus semifinal. Pada 2021, Komang berhasil memberikan sejarah baru untuk dunia tepok bulu Bali ketika berhasil menjadi tunggal putri Bali pertama yang melangkah ke partai final Pekan Olahraga Nasional (PON). Meskipun di laga puncak Komang harus menerima kekalahan dari wakil Jawa Barat, penampilannya mendapatkan apresiasi. Usai PON, Komang mengikuti Bahrain International Challenge dengan melangkah ke babak semifinal. Sementara, di Bahrain International Series, ia menjadi runner-up.

Atlet Muda Kepulauan Riau Siap Boyong Emas di SEA Games 2021 Vietnam

Atlet Muda Kepulauan Riau Siap Boyong Emas di SEA Games 2021 Vietnam

Pebiliar muda andalan Kepulauan Riau, Andri, mengikuti tren positif para peserta yang telah lolos untuk mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) Biliar SEA Games 2021 yang akan bergulir di Mei mendatang. Atlet muda berusia 19 tahun tersebut, berhasil mengalahkan pesaing seniornya di kategori disiplin Pool Putra pada seleknas yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat PB POBSI, Wisma Indovision Jakarta Barat. Ini adalah kali kedua Andri lolos untuk mengikuti pelatnas SEA Games. Sebelumnya pada 2019 ia juga lolos dan berlaga pada Pesta Olahraga Asia Tenggara yang gelar di Filipina lalu. “Pastinya sangat senang, bisa bergabung ke tim pelatnas lagi, karna 2019 lalu saya juga ikut Pelatanas untuk SEA Games di Filipina,” ucap Andri, atlet peraih medali perak pada PON Papua 2021, Kamis (13/1/2022). Andri berambisi untuk mendapatkan medali emas dan memberikan yang terbaik pada tanah airnya Indonesia. “Target semua orang pasti mau emas, saya akan selalu usaha semaksimal mungkin dan kasih yang terbaik buat indonesia,” tambahnya. Lolosnya Andri sebagai atlet yang terbilang sangat muda, membuktikan bahwa pembinaan regenerasi atlet biliar di indonesia berjalan dengan baik, seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua II Binpres POBSI, Fadil Nasution pada pembukaan hari pertama Seleknas di Jakarta. “Dengan banyaknya daerah yg mengikuti Seleknas, menunjukkan bahwa pembinaan para atlet berjalan dengan cukup baik di hampir semua daerah,” kata Fadil.

Cetak Sejarah Bulutangkis Nepal, Prince Dahal Jadi Ranking 1 Dunia Junior

Cetak Sejarah Bulutangkis Nepal, Prince Dahal Jadi Ranking 1 Dunia Junior

Atlet tunggal putra, Prince Dahal, berhasil mencetak sejarah untuk negaranya sebagai pebulutangkis Nepal pertama yang menduduki ranking 1 dunia junior. Sebagai informasi, Prince Dahal merupakan atlet bulutangkis sektor tunggal putra kelahiran 19 Juni 2004 di Khalanga, Darchula, Nepal.  Dia memulai karier di dunia bulutangkis sejak berusia lima tahun. Berkat kegigihan dan ketekunannya berlatih, Prince Dahal berhasil menjadi atlet bulutangkis Nepal yang berhasil mengikuti sejumlah turnamen BWF Internasional. Tak tanggung-tanggung, Prince Dahal tak mau melewatkan kesempatan itu dengan hasil yang biasa-biasa saja. Meskipun bukan dari negara bulutangkis, Prince Dahal berhasil menyabet beragam gelar. Bermain di level junior bulutangkis, Prince Dahal berhasil menyabet medali emas di Kejuaraan Junior International Dubai, 2018.  Pada ajang South Asia U-21 Championship 2019, Prince Dahal juga menyabet medali perak. Berdasarkan rilis BWF pada Sabtu (01/01/22), Prince Dahal berhasil meraih 10.400 poin, menyalip dua rivalnya asal Malaysia yakni Justin Hoh di peringkat kedua, dan M. Fazriq Mohammad Razif di peringkat ketiga. Melansir laman Rising Nepal Daily, pencapaian yang ditorehkan Prince Dahal, menjadi prestasi internasional terpenting bagi Nepal dalam persaingan para atletnya di sektor olahraga bulutangkis. Tak hanya bagi Nepal, prestasi menduduki ranking satu dunia junior bulutangkis tunggal putra, juga menjadi mimpi yang menjadi kenyataan bagi seorang Prince Dahal. Dia pun bertekad untuk senantiasa bekerja keras dan mempertahankan prestasi yang diraih untuk mempersiapkan diri sebelum turun ke turnamen bulutangkis level senior. “Perhatian saya selanjutnya adalah mempertahankan gelar dan juga terus tampil baik bahkan di turnamen bulutangkis senior di masa depan,” kata Prince Dahal melansir laman Rising Nepal Daily. “Perhatian saya selanjutnya adalah mempertahankan gelar dan juga terus tampil baik bahkan di turnamen bulutangkis senior di masa depan,” kata Prince Dahal melansir laman Rising Nepal Daily. Prince Dahal juga berharap bahwa dia dan para atlet lain bisa kembali berpartisipasi mengikuti turnamen dan pelatihan meskipun ada pandemi virus Covid-19. Selama ini Prince Dahal dan para atlet Nepal lainnya cukup lama vakum dari pelatihan dan turnamen bulutangkis akibat merebaknya virus covid-19 di dunia.