Softball Piala Gubernur U-20 Sukses Dihelat

Softball Piala Gubernur U-20 Sukses Dihelat

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, secara resmi menutup kejuaraan Softball Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2022, di Lapang Lodaya, Kota Bandung, Minggu (19/6/2022). Pada kejuaraan yang diikuti sembilan grup putra dan delapan grup putri dari sembilan kabupaten/kota di Jabar ini, Kota Bandung berhasil menyandang gelar juara pertama, sekaligus memboyong Piala Bergilir Gubernur Jabar baik pada kategori putra maupun putri. Sementara posisi runner up kategori putra berhasil diraih Kota Cirebon, juara ketiga Kota Bogor, dan juara keempat grup Kabupaten Cirebon. Ada pun juara kedua pada kategori putri berhasil diraih grup Kabupaten Karawang. Juara ketiga Kota Bogor, dan juara keempat didapat oleh Kota Cirebon. Tak hanya itu, penghargaan pun diberikan secara individual kepada atlet sebagai pemain terbaik. Seperti misalnya ‘best pitcher’, ‘best hitter’, ‘best ladder’, dan pemain terbaik pada posisi dan juga peran lainnya. Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan menyebut kejuaraan piala Gubernur ini menjadi langkah awal menjaring bakat- bakat muda cabang olahraga softball. Maka dipilih atlet di usia 20, agar pada Pekan Olehraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Sumatra Utara dan Aceh mendatang, Jabar punya atlet- atlet muda yang segar. Maka dibidik atlet- atlet terbaik, dengan skil, dan performa terbaik. Menurut Setiawan, itulah modal Jabar untuk melenggang di hajat terbesar olahraga tingkat nasional. “Sengaja kita batasi usia untuk Gubernur Cup ini, di usia 20 karena kita akan mempersiapkan untuk PON 2024 di Sumatera dan Aceh. Kita untuk puncaknya memang di PON, sehingga telah kita pilih ‘all star’, dan para pemain ‘the best’, ini modal bagi Jawa Barat untuk memulai lebih cepat,” tutur Setiawan.

Tim Garuda Tangguh Juarai Liga Garuda Softball Putri U-19 Seri Kedua

Tim Garuda Tangguh Juarai Liga Garuda Softball Putri U-19 Seri Kedua

Tim Garuda Tangguh berhasil keluar sebagai juara pertama pada Liga Garuda Softball Putri U-19 seri Kedua. Pada laga pamungkas, Garuda Tangguh berhasil mengalahkan tim dari Garuda Kuat dengan skor 14-7 melalui pertandingan All Garuda Final. Amoreno, Ketua Umum Garuda mengatakan bahwa pada Liga Garuda Softball Putri U-19 seri Kedua ini, Garuda menurunkan tiga tim yakni Garuda Tangguh, Garuda Kuat dan Garuda Hebat, dan dua diantaranya bertanding pada laga final. “Sebagai ketua perkumpulan, saya merasa bangga atas hasil yang diraih oleh atlet Garuda pada kejuaraan ini, dan berharap mereka dapat terus konsisten berlatih agar skill dan mentalnya berkembang. Jangan berpuas diri karena kedepannya masih banyak kejuaraan yang akan dihadapi,” kata Amoreno. Pada pertandingan final yang berlangsung sekitar tiga jam (19/6), kedua tim menurunkan tim terbaiknya dan langsung melakukan penyerangan dengan agresif. Tim Garuda Tangguh pada inning pertama berhasil membukukan skor sembilan angka sedangkan Garuda Kuat baru berhasil mendapatkan skor pada inning kedua. Menariknya, kedua tim menurunkan Pitcher yang masih sangat muda, Sunshine Aqila Kamini (Garuda Kuat) dan Sheila Widya (Garuda Tangguh). Meski masih muda, kedua Pitcher tersebut menunjukan performa yang baik dan dinilai berpotensi menjadi pemain andalan di masa depan. Dikdik Fauzi Dermawan, Pelatih Kepala dari Direktorat Softball Garuda menjelaskan bahwa saat ini Garuda tengah fokus dalam membina atlet softball dari usia 12 tahun. “Pembinaan olahraga semenjak usia dini sangat penting bagi perolehan prestasi olahraga ke depannya. Garuda sangat menyadari hal tersebut, oleh karenanya Garuda sangat fokus dalam membina anak-anak bermain softball. Ditambah lagi, Softball Putri adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada beberapa multievent,” ujar Dikdik. Liga Garuda Softball Putri U-19 seri kedua yang berlangsung 16-19 Juni 2022 diikuti oleh lima tim dari Jakarta dan Tangerang yakni Rebels Jakarta dan Gemilang Tangerang serta tiga tim dari Garuda. Garuda Kuat berhasil menjadi peringkat kedua, Gemilang berada di peringkat tiga, Garuda Hebat berada di peringkat keempat dan Rebels berada di peringkat lima. Selain itu, untuk penghargaan individual diraih oleh Franchis dari Gemilang sebagai Best Hitter, Sunshine Aqila dari Garuda Kuat sebagai Best Pitcher dan Sheila Widya Rachmallia dari Garuda Tangguh didaulat sebagai Most Valuable Player. Sebagai tambahan informasi, Liga Garuda Softball Putri U-19 rencananya akan kembali diselenggarakan enam bulan kemudian. “Semoga pada seri ketiga, tim peserta dapat bertambah, karena ajang ini sangat baik untuk pembinaan atlet,” pungkas Amoreno.

Piala Kasad Liga Santri 2022, Cari Bibit Generasi Muda Berpotensi

Piala Kasad Liga Santri 2022, Cari Bibit Generasi Muda Berpotensi

Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, Dwijayanto Sarosa Putera, menghadiri pembukaan Piala Kasad Liga Santri 2022 di Stadion Merdeka, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (20/6). Dwijayanto mengapresiasi bergulirnya Liga Santri tahun ini yang diikuti pondok pesantren dari berbagai daerah. Ia berharap ajang tersebut bisa dijadikan wadah untuk mencari bibit atlet sepak bola. “Pesertanya banyak dan disambut dengan sangat antusias, baik dari santri maupun masyarakat. Ini merupakan langkah yang tepat dan bagus dalam rangka mencari bibit atlet sepak bola,” kata Dwijayanto. Menurutnya, terselenggaranya Liga Santri ini jadi ajang silaturahmi. Selain itu juga sekaligus meningkatkan kemampuan dalam bertanding sepak bola serta solidaritas antarsantri. “Tentu ini sangat diapresiasi pelaksanaan Liga Santri. Saya menyaksikan klub yang bertanding hari ini sangat luar biasa. Mereka memiliki potensi dan berharap kedepannya bisa meningkatkan kemampuan. Semoga bisa berkesempatan untuk memperkuat timnas,” ujar Dwijayanto. Lebih lanjut, Dwijayanto menerangkan, ajang Liga Santri ini juga membantu untuk memajukan olahraga sepak bola di Tanah Air. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Kemenpora mengapresiasi atas terselenggaranya Liga Santri tahun ini. Semoga kejuaraan ini bisa rutin terlaksana. Besar harapan agar Liga Santri tahun 2022 berlangsung dengan sukses, lancar, dan mengedepankan sportivitas,” jelasnya. Hadir dalam kesempatan ini, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Kemenpora Mahfudin Nigara, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan serta tamu undangan lainnya.

FIFA Lakukan Kunjungan di Indonesia Terkait Piala Dunia FIFA U-20 2023

FIFA Lakukan Kunjungan di Indonesia Terkait Piala Dunia FIFA U-20 2023

FIFA dan panitia penyelenggara lokal dari PSSI untuk gelaran Piala Dunia FIFA U-20 2023 melakukan kunjungan inspeksi di 6 stadion di Indonesia. Hal ini menandakan langkah penting yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan turnamen. Kunjungan inspeksi oleh delegasi FIFA ini sebagai penanda dimulainya persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 2023 di Indonesia, setelah sebelumnya pada 2021 tertunda akibat pandemi covid-19. Dalam kunjungan itu FIFA itu mereka melalukan inspeksi terhadap stadion, lapangan latihan dan hotel di enam kota di Indonesia sejak 8-17 Juni. Delegasi FIFA dan perwakilan PSSI juga bertemu dengan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jonni Madrizal. Roberto Grassi sebagai Direktur Kompetisi Usia Muda FIFA mengaku terkesan dengan sambutan PSSI dan pemerintah. “Kami sangat terkesan dengan persiapan yang telah dilakukan di Indonesia. Banyak perbaikan telah dilakukan. Kami menjalani kunjungan yang menyenangkan dan percaya diri dengan dukungan dari semua pemangku kepentingan yang sudah terlibat. Masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tapi semua ini cukup menjanjikan dengan melihat bagaimana segala sesuatunya terbentuk. Saya yakin bersama dengan panitia penyelenggara lokal, kami dapat menghasilkan turnamen yang sangat baik.” “Terima kasih untuk PSSI dan semua pihak otoritas terkait atas sambutan yang hangat dan keramahan yang kami terima selama berlangsungnya inspeksi.” ungkap Roberto Grassi. “Kurang dari setahun terhitung sejak hari ini, kompetisi FIFA untuk pertama kalinya akan dilakukan di Indonesia dan kami tentu sangat antusias. Piala Dunia FIFA U-20 menjadi kesempatan yang baik untuk Indonesia bisa menunjukkan kecintaannya terhadap sepakbola di mata dunia. Kunjungan yang dilakukan bersama FIFA sangat konstruktif, dan kami akan kembali melanjutkan persiapan terkait event ini agar supaya bisa berjalan sukses, dan tentu meninggalkan hal yang positif bagi kemajuan sepakbola di Indonesia,” tambah Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita. Dengan menampilkan 24 tim, Piala Dunia FIFA U-20 akan diselenggarakan di Indonesia tahun depan, di mana FIFA Council diharapkan bisa menentukan jadwal pasti turnamen ke depannya.

Tiga Pebasket Berbakat Indonesia Gabung Basketball Without Borders Di Canberra

Angelica Jenifer Candra, Deewell Windy Gosal, Vanissa Renata Siregar

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) kembali menyumbang atletnya untuk menimba ilmu di program bergengsi Basketball Without Borders yang ke-12 di Canberra, Australia pada 7-10 Agustus 2022. Kali ini ada tiga atlet. Mereka adalah Angelica Jenifer Candra, Deewell Windy Gosal dan Vanissa Renata Siregar. Dikatakan Wakil Ketua PP Perbasi Bidang Pembinaan dan Prestasi, George Fernando Dendeng, pemanggilan tiga atlet ini membanggakan. Ini karena mereka menjaga tradisi PP Perbasi dalam mengirimkan atlet di program yang diprakarsai NBA dan FIBA tersebut. Pada edisi 2019 lalu, tiga atlet muda Indonesia masuk program ini. Mereka adalah Hendrick Xavi Yonga, Amelia Ryan Ayu Ardhany, dan Jesslyn Angelique Aritonang. Sementara pada 2018, satu atlet masuk Basketball Without Borders yakni Sebastia Darryl. “Kami menyambut baik terpilihnya tiga putri dari Indonesia untuk bisa menunjukkan skill terbaik mereka di ajang bergengsi Basketball Without Borders ini. Sekaligus kami bersyukur bahwa pemanggilan ini menandakan bahwa pembinaan kita berjalan baik,” ungkap George. Geroge menaruh harapan tinggi terhadap ketiga atlet yang masuk program Basketball Without Borders (BWB) tahun ini. Mereka bisa menimba ilmu sebanyak mungkin. Ini agar pengalamannya ke depan berguna untuk Indonesia. “Harapannya mereka bisa memberikan penampilan terbaik di sana dan pulang bawa banyak pengalaman yang berguna untuk Indonesia kedepannya,” jelasnya. Melalui ajang ini, lanjut George, Angelica, Deewell, dan Vanissa bisa belajar dari peserta dari negara lain. Ini karena program ini diikuti atlet bertalenta dari Asia, Oceania, dan Pacific. Diharapkan, dari program ini bisa bertukar pikiran. “Basketball Without Borders ini berkumpulnya atlet dengan talenta terbaik di dunia untuk kemudian dilatih dan diberikan pengalaman oleh pelatih atau pemain NBA. Basketball without Borders ini juga telah melahirkan banyak bintang NBA. Melalui program ini juga para pemain bisa berteman dengan anak-anak bertalenta seluruh asia, oceania dan pacific yang kedepannya bisa saling bertukar ilmu,” jelasnya

Keren! Atlet Muda Indonesia Juara Dunia Angkat Besi di Meksiko

Keren! Atlet Muda Indonesia Juara Dunia Angkat Besi di Meksiko

Lifter muda Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana merebut medali emas pada ajang IWF Youth World Championship 2022 di Leon, Guonojuoto, Mexico, Selasa (14/6) dini hari WIB. Luluk menjadi juara dunia di di nomor 49 kilogram putri. Luluk berhasil merebut medali emas dengan total angkatan 170 kg melalui angkatan snatch 75 kg dan clean & jerk 95 kg. Luluk mengalahkan lifter Polandia nama Oliwia W. Drzazga dengan total angkatan 161 kg (snatch 70 kg, clean & jerk 85 kg). Medali perunggu menjadi milik wakil tuan rumah Gonzalez J. Lopez dengan total angkatan 153 kg (snatch 68 kg, clean & jerk 85 kg). Usai merebut medali emas, lifter kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 9 Agustus 2005, itu mengaku bangga mampu memberikan prestasi tertinggi dan bertekad tampil di Olimpiade. “Saya sangat bangga dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia pada ajang ini dan hasil ini menjadi tambahan motivasi bagi saya untuk tampil di Olimpiade ke depannya,” ucap Luluk dalam rilis resmi PABSI. Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PB PABSI, Hadi Wihardja yang menjadi tim leader mendampingi Luluk berlaga mengatakan pihaknya terus berupaya mempersiapkan pelapis untuk tim senior. “Kami dari PB. PABSI selalu menyiapkan pelapis-pelapis untuk regenerasi seniornya. Untuk ke depannya, kami mengharapkan perhatian dari semua pihak terhadap pembinaan usia dini agar pembinaan dapat terus berkesinambungan,” ucap Hadi. “Terima kasih PB PABSI serta Pengprov Pabsi Jatim kepada semua pihak yang selalu memberikan support untuk hasil juara dunia Luluk Diana,” ujar Hadi. Kejuaraan dunia angkat besi remaja tahun ini diikuti 205 lifter remaja (115 lifter putri dan 90 lifter putra) dari 39 negara.

Kembali Terjun, Ini Target Atlet Muda Loncat Indah di Kejuaraan Budapest Hungaria 2022

Kembali Terjun, Ini Target Atlet Muda Loncat Indah di Kejuaraan Budapest Hungaria 2022

Setelah vakum hampir dua tahun dari kompetisi di tingkat internasional karena pandemi Covid-19, atlet loncat indah Jawa Timur, Gladies Lariesa Garina Haga Kore (16), akhirnya bisa berlaga lagi. Kali ini, dia berkompetisi tingkat dunia pada FINA World Championships ke-19 di Kota Budapest, Hungaria, 26 Juni – 3 Juli 2022 mendatang. Atlet peraih tiga medali emas PON Papua 2021 itu berkesempatan mengukur kemampuan di tingkat yang lebih tinggi. Ajang ini sekaligus menjadi sarana mengasah mental tanding hingga lebih siap menghadapi Olimpiade 2024 mendatang. Pelatih Loncat Indah Jatim, Ronaldy Herbintoro, mengungkapkan saat persiapan kejuaraan di Surabaya dari sisi kesiapan, salah satu atlet binaan Dispora Jatim melalui program SPOP (Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar) ini memiliki materi loncatan yang bisa disejajarkan dengan atlet-atlet loncat indah dunia. “Hasil di PON Papua bisa jadi tolok ukur kemampuan teknik dan mental Gladies. Dengan pertimbangan itulah, kami selaku pelatih mendaftarkan Gladies pada kejuaraan dunia,” ungkap Ronaldy Herbintoro, Rabu (15/6/2022). Lebih lanjut, Ronaldy berharap, Gladies mendapatkan pengalaman berharga bisa berkompetisi dengam atlet-atlet loncat indah dunia, yang tentunya mereka sekelas atlet Olympic Games. “Dengan kesempatan ini, Gladies bisa belajar banyak dan mengukur sudah sejauh mana kamampuan teknik loncatan yang dimilikinya,” harapnya. Disisi lain dalam ajang event tersebut, Gladies bisa melampaui limit nilai untuk kualifikasi Olympic Games. “Capaian nilai ini bisa dijadikan acuan untuk mengembangkan kemampuan Gladies agar menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya. Bahkan kesempatan besar ini tak lepas dari peran serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui KONI Jatim, kemudian dukungan dari PB PRSI dan Pengprov PRSI Jatim. “Para pemangku kepentingan sangat support terhadap langkah-langkah kami untuk mewujudkan prestasi kelas dunia, khususnya di cabor loncat indah,” ucap Ronaldy.

Gilas Nepal, Indonesia Lolos Ke Piala Asia Setelah 16 Tahun

Gilas Nepal, Indonesia Lolos Ke Piala Asia Setelah 16 Tahun

Indonesia vs Nepal tersaji pada matchday ketiga Grup A Kualifikasi Piala Asia di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB. Tak tanggung-tanggung, tujuh gol disarangkan skuad Garuda ke gawang Nepal untuk mengunci tiket ke putaran final Piala Asia. Tim nasional Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia 2023 setelah memastikan diri dalam lima runner-up terbaik. Tambahan tiga poin ini membuat Tim Garuda mengoleksi enam poin dan duduk di urutan kedua klasemen Grup A, sementara itu, Nepal menjadi juru kunci dengan setelah tak mampu menghasilkan satu poin pun. Dalam klasemen runner-up terbaik, Fachruddin Aryanto cs menempati urutan kedua setelah unggul selisih gol dari Malaysia, Thailand dan Hong Kong — dan itu membuat Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia tahun depan setelah absen lebih dari 15 tahun. Sejak awal pertandingan, pasukan Tae-yong langsung mengambil inisiatif serangan dan langsung mengancam saat pertandingan belum genap satu menit melalui Saddil Ramdani setelah melakukan umpan kombinasi dengan Dimas Drajad, namun tendangannya mengarah ke pelukan penjaga gawang Nepal, Deep Karki. Umpan Asnawi berhasil ditanduk dengan sukses oleh Dimas Drajad.#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/8QP4DfxeMZ — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pada menit kelima, Indonesia berhasil membuka pesta gol mereka di laga ini lewat Dimas. Berawal dari umpan melengkung Asnawi Mangkualam dari sisi kanan, striker Persikabo 1973 itu mencetak gol melalui sundulannya. Setelah mencetak satu gol, Indonesia semakin bersemangat untuk menambah skor. Tetapi, alih-alih menambah gol, gawang skuad Garuda justru terancam pada menit ke-13. Prince George Karki memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Pratama Arhan dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Beruntung bola masih melambung di atas mistar. Pada menit ke-33, Nepal terpaksa bermain dengan sepuluh pemain setelah Suman Aryal mendapatkan kartu kuning kedua karena melakukan terjangan keras kepada Asnawi. Umpan cut-back dari Asnawi mampu dilesakkan dengan baik oleh Witan! ✊🏼🇮🇩 Sementara, Indonesia unggul di babak pertama.#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/CMng20foxf — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Unggul sepuluh pemain membuat Indonesia semakin mengurung pertahanan Nepal. Dan dua menit sebelum paruh pertama selesai, Witan Sulaeman menggandakan keunggulan tim Garuda setelah memanfaatkan umpan tarik dari Asnawi. Skor 2-0 menutup pertandingan babak pertama. Di paruh kedua, Indonesia masih menguasai jalannya pertandingan. Our capt, Fachruddin 🔥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/iUKQf5PPXm — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pada menit ke-53, Fachruddin mencetak gol ketiga untuk Indonesia. Berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Marselino Ferdinan, sapuan bek Nepal yang tidak sempurna malah mengarah ke tiang jauh, dan sang kapten dengan mudah menjebloskan bola ke gawang Deep Karki. Good finishing Saddil ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/8L2qGUz9v7 — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Satu menit kemudian, tim Garuda mencetak gol keempat mereka. Muhammad Rafli yang merebut bola mengirimkan umpan kepada Saddil, yang tanpa kontrol langsung melepaskan bola dengan kaki kirinya. Tendangan jarak jauh Elkan mampu menambah angka untuk Indonesia! ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/X3NPVq9tTF — PSSI (@PSSI) June 14, 2022 Pemain naturalisasi Elkan Baggott turut mencetak gol di laga ini. Tepatnya pada menit ke-79, bek Ipswich Town itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti menuju sisi kanan, Deep Karki tak mampu menjangkau bola, dan Indonesia sementara unggul 5-0 atas Nepal. Tak lama kemudian, Witan mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. Setelah kick-off dilakukan oleh Nepal, Ricky Kambuaya langsung merebut bola dan memberikan umpan terobos kepada Witan. Pemain FK Senica itu melewati satu bek Nepal sebelum mengecoh kiper Nepal Deep Karki. Tidak cukup sampai di situ. Di detik-detik akhir pertandingan, Marselino tak ingin ketinggalan untuk mencetak gol dalam pembantaian di laga ini. Gelandang muda Persebaya Surabaya tersebut melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti meneruskan umpan dari Rafli dan membuat tim Garuda unggul tujuh gol tanpa balas. Di sisa laga, tidak ada tambahan gol tercipta dan Indonesia menang dengan skor telak 7-0 atas Nepal.

30 Persen Atlet Indonesia Peraih Medali Emas SEA Games 2021 Vietnam Berusia Dibawah 23 Tahun

30 Persen Atlet Indonesia Peraih Medali Emas SEA Games 2021 Vietnam Berusia Dibawah 23 Tahun

Kontingen Indonesia berhasil memenuhi target untuk menempati posisi ketiga pada SEA Games 2021 Vietnam. Kontingen yang dipimpin Ferry Kono sebagai Chief de Mission (CdM) ini meraih total 69 medali emas, 91 perak, dan 81 perunggu pada SEA Games 2021 Vietnam. Tidak hanya itu, dari total 69 medali emas, ternyata 30 persen di antaranya diraih atlet yang berusia masih di bawah 23 tahun ke bawah. Ferry Kono pun bangga dengan torehan atlet Merah-Putih di Vietnam. “Dari 69 medali emas yang kita dapatkan, 21 di antaranya diraih oleh atlet muda atau 30 persen,” kata Ferry Kono. “Sementara gabungan atlet senior-junior memberikan 12 medali emas atau 17 persen. Sedangkan 36 medali emas lainnya atau 52 persen diberikan atlet senior,” lanjutnya. Lelaki yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini mengatakan dari sisi pembinaan, NOC Indonesia bersama pemerintah memang menginginkan induk organisasi cabang olahraga (PP/PB) memberikan kesempatan kepada atlet muda. Hal ini kemudian yang menjadi dasar mayoritas yang dikirim ke SEA Games didominasi atlet-atlet muda. “Atlet termuda yang mendapatkan medali emas itu perenang Flairene Candrea Wonomiharjo, 16 tahun, yang turun di nomor 100m gaya punggung putri,” kata Ferry. “Ada juga Masniari Wolf yang tampil 50m gaya punggung putri. Dia masih berusia 17 tahun. Sama seperti pemanah Arif Dwi Pangestu yang memberikan emas di nomor recurve perorangan putra,” lanjutnya. Di sisi lain, Ferry juga bangga dengan torehan atlet senior. Seperti misalnya Eko Yuli Irawan, lifter 33 tahun yang mampu membawa pulang medali emas di kelas 61kg putra. “Eko tak lagi muda, tetapi pengalaman membuat dia dapat menyumbang medali untuk Tim Indonesia. Kombinasi senior dan atlet muda ini juga kami harapkan bisa berjalan beriringan sehingga atlet muda termotivasi dengan baik dan atlet senior kita mampu membimbing atlet muda dengan pengalaman tersebut,” ujar Ferry. “Itu bisa menjadi modal yang baik bagi Indonesia di multi event olahraga ke depan, terutama dalam merealisasikan misi lima besar dunia melalui DBON,” tambahnya. PERAIH EMAS – ATLET MUDA Kickboxing – Low kick -52kg Putri – Amanda La Loupatty (22 Tahun) Gymnastic Artistic – All-Around Putri – Rifda Irfanaluthfi (23) Gymnastic Artistic – Floor Putri – Rifda Irfanaluthfi (23) Wushu – Taolu Taijiquan Putri – Alisha Mellynar (21) Wushu – Taolu Daoshu+Gunshu Putra – Seraf Naro Siregar (21) Wushu – Sanda 48kg putri – Juanita Malay (21) Aquatic Swimming – 50m gaya punggung putri – Masniari Wolf (17) Aquatic Swimming – 100m gaya punggung putri – Flairene Candrea Wonomiharjo (16) Esports – Free Fire Team – Victor Innosensius (21), Shahih Taskhir (22), Richard William Manurung (23), Nur Ivaldi Fajar (21), Ibnu Nasir Ramdani (21) Shooting – 10m Air Rifle Putri – Mubarokah Dewa Laila (23) Shooting – 10m Air Rifle Putra – Fathur Gustafian (23) Shooting – Mixed Team Air Rifle – Citra Dewi Resti (18), Fathur Gustafian (23) Archery – Recurve Perorangan Putra – Arif Pangestu Dwi (17) Archery – Recurve Perorangan Putri – Rezza Octavia (22) Taekwondo – Kyorugi 63kg putra – M Bassam Raihan (21) Chess – Team Rapid Putri – Medina Wards Aulia (23), Ummi Fisalbillah (22) Cycling – Road Individual Time Trial Putri – Ayustina Priatna Delia (21) Fin Swimming – 100m Bi Fins – Harvey Hubert Marcelo Hutasuhut (20) Badminton – Ganda Putra – Daniel Martin (21), Leo Rollycarnando (21) Weightlifting – 73kg Putra – Rahmat Erwin Abdullah (21) Boxing – 75kg – 81kg – Maikhel Roberrd Muskita (21)

Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Indonesia mendapat kesempatan dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah tiga turnamen sepak bola oleh AFF (Asean Football Federation). Turnamen tersebut yakni AFF U-16 Boys dan AFF U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s. Untuk itu, undian pembagian grup dilakukan di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/6). AFF U-16 Boys, akan berlangsung dari tanggal 31 Juli – 13 Agustus 2022 di Jakarta dan Bekasi. Sedangkan AFF U-19 Boys akan berlangsung dari tanggal 2 – 15 Juli 2022 di Bekasi dan Jakarta. Kemudian untuk AFF U-18 Women’s akan berlangsung dari tanggal 22 Juli – 4 Agustus 2022 di Palembang. Di AFF U-16, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura dan Filipina. Sedangkan di AFF U-19, Indonesia juga berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam dan juga Filipina. Sementara itu untuk kejuaraan AFF U-18 Women’s, Indonesia berada di Grup A bersama dengan Vietnam, Thailand, Kamboja dan Singapura. Indonesia terakhir menjadi juara gelaran AFF U-16 di tahun 2018, ketika itu era Ernando Ari Sutaryadi, dkk dimana Fakhri Husaini menjadi pelatihnya dan Ernando tampil heroik dan menjadi man of the match dengan menepis beberapa tendangan penalti Thailand. Malaysia menjadi juara di edisi terakhir gelaran ini tahun 2019. Setelah itu turnamen ini vakum karena pandemi covid-19. Di gelaran AFF U-19, Indonesia terakhir kali merasakan gelar juara di tahun 2013, dimana era Evan Dimas, dkk dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri yang memberikan gelar tersebut. Edisi terakhir gelaran ini tersaji di tahun 2019 dimana Vietnam keluar sebagai juaranya. Dua tahun belakangan turnamen ini juga terhenti akibat dari pandemi covid-19. Kemudian untuk gelaran AFF U-18 Women’s Indonesia belum pernah merasakan gelar juara. Thailand keluar sebagai juara pada edisi terakhir gelaran ini pada tahun 2018 dengan mengalahkan Australia. Berikut ini adalah pembagian grup AFF U-16, U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s: AFF U-16 Boys: A: Indonesia, Vietnam, Singapura, Filipina B: Thailand, Timor Leste, Laos, Brunei Darussalam C: Malaysia, Australia, Myanmar, Kamboja AFF U-19 2022 Boys: A: Indonesia, Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina B: Malaysia, Laos, Timor Leste, Kamboja, Singapura AFF U-18 Women’s: A: Vietnam, Thailand, Kamboja, Singapura, Indonesia B: Australia, Myanmar, Malaysia, Filipina

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia dinilai mampu memetik banyak pelajaran dari pergelaran Turnamen Toulon 2022 atau yang kini bernama resmi Maurice Revello Tournament. Dalam turnamen usia muda yang berlangsung di Perancis itu, tim U-19 Indonesia bersaing di Grup B bersama Venezuela, Ghana, dan Meksiko. Tim U-19 Indonesia mengakhiri perjuangan di fase grup Turnamen Toulon 2022 dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Skuad Garuda Muda memetik satu-satunya kemenangan kala bersua Ghana pada laga kedua fase grup, Kamis (2/6/2022). Kala itu, tim U-19 Indonesia mampu memenangi laga kontra Ghana dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak pemain muda Persija Jakarta, Raka Cahyana. Selain kemenangan tersebut, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan pada dua laga lainnya, yakni ketika bersua Venezuela (0-1) dan Meksiko (0-2). Hasil itu membuat tim U-19 Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B Turnamen Toulon 2022. Ronaldo Kwateh dkk menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin dari tiga laga. Mereka unggul atas Ghana yang terpuruk di dasar klasemen. Tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B sekaligus membuat tim U-19 Indonesia tak bisa melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Kendati demikian, mereka dinilai mampu memetik banyak pelajaran selama berjuang dalam Turnamen Toulon 2022. Pelatih yang dipercaya menukangi tim U-19 Indonesia pada Turnamen Toulon 2022, Dzenan Radoncic, menilai anak-anak asuhnya telah berkembang pesat berkat pelajaran tersebut. Menurut Dzenan Radoncic, hal ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Garuda Muda yang akan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U20 2023. “Sejauh ini, saya puas dengan penampilan pemain selama turnamen, dengan satu modal kemenangan atas Ghana, ini merupakan yang terbaik bagi para pemain,” kata Dzenan Radoncic, dikutip dari laman resmi PSSI. “Jadi, kami akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk Piala Dunia U-20 nanti. Sejauh ini, mereka bekerja dengan baik. Saya senang, mereka berkembang pesat, mereka belajar banyak tentang sepak bola dunia,” ujar Dzenan Radoncic.

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mendukung penuh tumbuhnya atlet olahraga sepak bola yang berkualitas di Kabupaten Jayapura. Namun tentunya butuh dukungan sarana prasarana agar harapan itu bisa terwujud. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap pengembangan sepak bola di Kabupaten Jayapura, sehingga menyerahkan pemanfaatan Stadion Barnabas Youwe (SBY) untuk pembinaan anak usia dini. “Stadion Barnabas Youwe ini didedikasikan untuk anak usia dini. Itu arahan langsung dari bapak bupati,” ujar Kepala Dinas Olahraga kabupaten Jayapura, Yaan Yoku kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/6). Oleh karena itu pihaknya sedang merancang jadwal untuk anak-anak usia dini, yang tergabung di beberapa SSB di Kabupaten Jayapura untuk bisa bertanding di stadion tersebut. “Pembinaan SSB tetap jalan di masing-masing klub. Kami hanya memfasilitasi untuk ada sparing antar SSB,” imbuhnya. Terkait rencana itu, pihaknya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah pelatih dan dipastikan dalam waktu dekat jadwal sparing itu sudah bisa dijalankan di stadion tersebut. Pihaknya memastikan pemanfaatan lapangan itu bagi anak-anak di SSB di Kabupaten Jayapura diberikan waktu dari Hari Senin sampai Jumat. Sementara untuk Hari Sabtu dan Minggu akan dipakai untuk umum, yang kemudian didorong adanya pemasukan PAD dari pemanfaatan stadion tersebut. Di Kabupaten Jayapura sendiri sejauh ini ada sekitar 13 SSB yang sudah ada komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura. Ini merupakan dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pengembangan talenta sepak bola muda Papua yang dibina mulai dari usia dini. Selama ini sejumlah SSB ini tetap menjalankan kegiatan berlatih dengan memanfaatkan dana atau dukungan seadanya. “Ada SSB yang mungkin dia mengalami kesulitan karena tidak ada lapangan latihan. 13 SSB yang ada ini berdasarkan data kami mereka bertahan dari semangat sendiri dan dukungan dari orang tua,” pungkasnya.

Jhezekel Jason Wakili Indonesia di Bangkok

Jhezekel Jason Wakili Indonesia di Bangkok

Prestasi membanggakan diukir petenis meja junior Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Jhezekel Jason Christian. Petenis 13 tahun itu jadi salah satu atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang Seatta Table Tennis Championships U-15 di Bangkok, Thailand, 17-22 Juni mendatang. Keberhasilan Jason itu didapat setelah dirinya lolos dalam seleksi nasional (Seleknas) kelompok umur 15 tahun di Kudus, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Atas prestasi itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ memberikan apresiasi berupa penghargaan dan uang saku kepada petenis muda asal Kota Jogja itu. Ketua Umum (Ketum) KONI DIJ, Djoko Pekik Irianto mengatakan, prestasi yang dicatatkan Jason di Seleknas sangat membanggakan. Dari banyak atlet muda yang ikut seleksi, wakil DIJ sukses menempati peringkat tiga bersama (empat besar). “Harapannya Jason bisa mengibarkan bendera Merah-Putih di Thailand. Bahkan kalau bisa, jangan hanya mengibarkan bendera, tapi memperdengarkan lagu Indonesia Raya di luar negeri. Artinya, bisa jadi juara, kalau bendera kan bisa peringkat dua atau tiga,” ujarnya di sela acara di ruang rapat KONI DIJ kemarin sore (3/6). Dalam kesempatan tersebut, Djoko mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada Pengda PTMSI DIJ. Menurutnya PTMSI DIJ sukses melakukan pembinaan kepada atlet-atletnya. Itu dibuktikan dengan keberhasilan Jason menembus Seleknas dan masuk tim Indonesia. Sementara itu, Ketum Pengda PTMSI DIJ Bagiya Rakhmadi menuturkan, keberhasilan Jason merupakan kebanggaan dan keberhasilan PTMSI DIJ dalam memenuhi janji ke Ketum PTMSI untuk melahirkan atlet berkualitas. Sebab, kali terakhir DIJ mewakilkan atlet ke nasional yakni pada 2009. “Dan, baru 2022 ini kami kembali mampu mengirimkan lagi,” terangnya. Sementara itu Jason yang didampingi kedua orang tuanya, Andy Kristiyanto dan Yessy Wijaya sangat bangga dan senang bisa mewakili Indonesia di ajang tersebut. Dia pun berjanji akan bekerja lebih keras dan siap memberikan yang terbaik untuk Merah-Putih. “Impian saya bisa masuk tim Indonesia sejak kelas 6 SD, tapi tertunda dan akhirnya masuk saat sudah kelas 1 SMP. Saya bertekad meraih hasil terbaik dan meraih medali emas,” tegas anak pertama dari tiga bersaudara itu.

Tim Astara U-12 Siap Berlaga di Korea Selatan

Tim Astara U-12 Siap Berlaga di Korea Selatan

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, melepas 13 atlet tim Akademi Sepakbola Nusantara (Astara) U-12 Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (1/6/2022). Tim tersebut siap berlaga mewakili Indonesia pada Son Heung Min International U-12 Friendship Soccer Competition di Gangwon Korea Selatan (Korsel), 7-12 Juni 2022. Kustini menyampaikan selamat kepada atlet muda yang akan berangkat mewakili Indonesia di Korea Selatan. Kustini sangat bangga mengingat pada usia dini, tim Astara U-12 ini mampu tampil di tingkat internasional. Kustini berharap tim Astara U-12 dapat tampil sebaik mungkin dan mengharumkan nama Indonesia serta Kabupaten Sleman. “Saya berharap tim Astara U-12 dapat tampil maksimal dan tetap junjung tinggi komitmen dan sportivitas ketika berlaga,” kata dia. Ketua Askab PSSI Kabupaten Sleman, Wahyudi Kurniawan, menjelaskan pihaknya telah melakukan seleksi dan diperoleh 13 pemain yang akan didampingi 3 ofisial tergabung dalam tim sepakbola Astara Sleman. Dari 13 atlet yang berangkat, 10 di antaranya berasal dari Sleman. “Kami memohon doa restu sekaligus berpamitan kepada Bupati Sleman untuk dapat berlaga di Korea Selatan dan membawa prestasi untuk Indonesia dan Sleman,” kata Wahyudi.

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga kedua Toulon Cup 2022. Garuda Nusantara menang 1-0 atas Ghana di Stade Jules-Ladoumegue, Vitrolles, Kamis (2/6). Pada babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Namun di babak kedua, Indonesia membuka keunggulan menjadi 1-0 pada menit ke-58 lewat gol Raka Cahyana. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Indonesia kmengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Toulon Cup 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana Tim U-19 Indonesia di ajang ini. Ia menyebut kemenangan sangat berharga untuk menambah kepercayaan diri pemain di laga selanjutnya. “Alhamdulillah hari ini anak-anak U-19 Indonesia mampu meraih kemenangan melawan Ghana. Tim lawan bukan tim yang sembarangan dan ini menjadi modal yang bagus untuk kami menghadapi laga selanjutnya melawan Meksiko,” kata Iriawan. “Kami berharap pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan selama di Prancis. Apalagi tim ini dipersiapan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah,” tambahnya. Seperti diketahui, pada turnamen ini, pelatih Bima Sakti menjadi nahkoda Garuda Nusantara. Hal ini karena pelatih Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day melawan Bangladesh dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Jadi tidak mungkin dalam waktu bersamaan dua tim ini dipegang Shin Tae-yong. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Meksiko di tempat yang sama sekaligus pertandingan ketiga pada Minggu (5/6). Bila kembali meraih kemenangan, Garuda Nusantara akan melenggang ke babak selanjutnya.

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Kabar gembira datang untuk bulu tangkis Indonesia. Atlet binaan akademi Marcus Gideon yakni Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Indonesia akan diwakili dua atlet dari nomor tunggal putra dan putri di Turkey Junior Championship 2022. Mereka adalah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri yang berasal dari Gideon Badminton Academy (IGBA). Kepastian itu didapat setelah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri menjadi juara pada The Second Pulau Intan Home Tournament Single Junior U-17 South Jakarta Region 2022. Turnamen bulu tangkis yang digelar pada 21 dan 22 Mei 2022 itu diikuti oleh atlet dan klub bulu tangkis yang ada di Jakarta Selatan. Turnamen tersebut dijadikan ajang seleksi untuk mengirimkan atlet yang akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Atlet yang meraih gelar juara akan dikirim untuk mewakili Indonesia pada turnamen bergengsi tersebut. Selain Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan, ada dua atlet lain Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) yang meraih prestasi. Mereka adalah Kevin F Santoso yang meraih peringkat tiga dari nomor tunggal putra dan Malyaraisa Andaradigdo yang meraih peringkat keempat dari nomor tunggal putri. Turkey Junior Championship 2022 akan digelar pada Oktober mendatang. Ajang ini diprediksi akan melahirkan bakat-bakat baru di dunia bulu tangkis. Sementara itu, untuk tahun ini kalender kejuaraan resmi sudah berlangsung dan berjalan sesuai agenda dari PBSI. Para atlet IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) akan mengikuti kejuaraan untuk meraih podium juara di tingkat Nasional. Namun, perjuangan para atlet IGBA tak akan mudah. Mereka akan bersaing dengan klub besar di seluruh Indonesia Akademi milik Marcus Gideon yaitu IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) mengalami perkembangan yang signifikan. Untuk menempa atletnya menjadi profesional dan berkualitas, IGBA mendatangkan pelatih elite. Legenda bulu tangkis Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet menjadi satu di antaranya. Pia mulai bertugas di IGBA sejak April 2022. Selain itu, ada pula nama beken bulu tangkis yang menjadi mentor di akademi tersebut. Sebut saja Irfan Fadhilah, Kurniahu Gideon, Muhammad Ali Mu’min, Gusti Ali, Muhammad Rizky, dan Ricky Pehong.

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja Indonesia dipastikan mengikuti South East Asian Junior Cadet Training Camp dan The 26th South East Asia Junior Cadet Championships (SEAJCTTC) 2022. Ajang bergengsi yang lebih besar dari Kejuaraan Tenis Meja pada Sea Games Vietnam 2022, akan berlangsung dari tanggal 14 – 22 Juni 2022 di Bangkok Thailand. Pada Sea Games di Vietnam 2022 kemarin, ajang laga ini hanya diikuti oleh 7 (tujuh) Negara. Kejuaraan SEAJCTTC 2022 ini lebih berkelas karena diikuti oleh Atlet dari 10 negara di Asean. Ketua Umum PP PTMSI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Oegroseno, S.H. mengatakan, ada sebanyak 8 (delapan) Atlet Tenis Meja Indonesia utusan PP PTMSI, terdiri dari 4 (empat) Atlet Tenis Meja Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Tenis Meja Indonesia, yang akan dikirim untuk berlaga dalam ajang Tenis Meja bergengsi The 26th SEAJCTTC di Bangkok Thailand. Sebanyak 8 Atlet Junior tersebut adalah para atlet yang sudah dipersiapkan untuk bertanding di Sea Games 31st Vietnam 2021 bulan Mei 2022 tapi tidak diberangkatkan oleh Menpora RI. “Meski tidak pernah mendapatkan dukungan dari pemerintah, delapan atlet itu tetap kita kirim mewakili Bangsa Indonesia dalam ajang bergengsi, yang lebih besar dari laga di Sea Games 2021 kemarin. Kita optimistis bisa berhasil Meraih Medali dalam ajang Tenis Meja berkelas ini,” ujar Oegroseno kepada wartawan, Selasa (31/5/2022). Mantan Wakapolri periode 2013 – 2014 ini menambahkan, para Atlet Tenis Meja Nasional itu akan diberangkatkan setelah sebelumnya PP PTMSI sukses melaksanakan seleksi nasional Atlet-Atlet Tenis Meja U-15 di PTM Sukun Kudus selama 2 hari, yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2022. “Ada 4 atlet Putra dan 4 atlet Putri Tenis Meja U-15 dari 34 provinsi telah lolos seleksi ketat secara nasional. Mereka yang akan diberangkatkan itu atas nama M. Alghifari (Riau), M. Naufal (Jawa Barat), Rasya M (Jawa Timur), Jason (DIY), Faiza Zahra (Jawa Tengah), Citra Rasmi (Bali), Janelle (DKI), Adisty F (Jawa Tengah),” jelasnya. Seperti diketahui, kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022 ini akan diikuti oleh para Atlet dari 10 Negara ASEAN karena Negara Timor Leste tidak memberangkatkan atletnya. Selain Atlet U-15, PP PTMSI juga mengirim 4 (empat) Atlet Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Junior untuk mengikuti Kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022. “Total Atlet Cadet dan Junior yang berangkat ke Bangkok Thailand adalah 16 atlet yang akan dipimpin langsung oleh seorang Manager dan 2 orang Pelatih. Seluruh anggaran untuk keberangkatan kalangan Atlet ini akan dibiayai secara Mandiri oleh PP PTMSI,” tegas Oegroseno. Selain Kejuaraan SEAJCTTC 2022, 4 Atlet Putra dan 4 Atlet Putri juga akan mengikuti Kejuaraan The 12th South East Asian Table Tennis Championships 2022 yang akan berlangsung dari tanggal 23 -28 Juni 2022 dalam rangka memperebutkan tiket kejuaraan dunia tenis meja (WTTC) di South Afrika 2023. “Kita optimis dapat lolos mengikuti kejuaraan tenis meja (WTTC) di South Africa,” pungkasnya.

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang muda asal Kabupaten Probolinggo, Almira Balqis Azizi Alfladea, meraih prestasi membanggakan dalam Piala Walikota Surabaya tahun 2022. Dalam kejuaraan yang dilaksanakan di kolam renang Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, Sabtu (28/5/2022) dan Minggu (28/5/2022), Almira mendapatkan 6 medali emas, dua perunggu dan satu perak. Karena raihan prestasi itu, perenang binaan Pengkab PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo tersebut meraih gelar perenang putri terbaik Kategori Usia (KU) III. Ketua Pengkab PRSI Probolinggo, A’at Kadono mengapresiasi raihan prestasi Almira. Menurutnya, hal ini dapat menjadi modal untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Jember pada Juni 2022 mendatang. Menurutnya, piala Walikota Surabaya ini merupakan sebuah TC (Training Center) atau pemusatan latihan dalam rangka persiapan atlit yang akan mengikuti Porprov 2022 di Jember. “Dengan ini semakin optimis untuk bisa mencuri medali,” paparnya, Selasa (31/5/2022). A’at menjelaskan, pada dasarnya ada dua atlet renang yang dikirim oleh Pengkab PRSI Probolinggo dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya tersebut. Satunya adalah Chalista, yang mampu meraih medali 1 perak dan 3 perunggu. “Harapannya menang saat ajang regional Jawa Timur,” kata A’at. Sementara, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Sugeng Nufindarko turut mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para atlet renang. Ia turut berharap atlet asal Kabupaten Probolinggo bisa meraih medali di Porprov nanti. “Semoga sukses lagi di kejuaraan lainnya,” harap Sugeng.

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

Majalah ternama dunia, Forbes kembali merilis daftar anak muda yang masuk ke kategori 30 under 30 Asia. Orang yang masuk ke dalam daftar ini merupakan anak-anak muda hebat yang mampu membuat terobosan meski usianya masih di bawah 30 tahun. Dalam daftar ini terdapat 30 nama anak muda yang memiliki kehebatan dalam dunia masing-masing. Dan yang lebih membanggakan ada beberapa nama orang Indonesia di dalamnya. Prilly Latuconsina dan Apriyani menjadi anak muda Indonesia yang kali ini masuk dalam daftar 30 Under 30 Asia. Mereka masuk ke dalam kategori Entertainment and Sports sesuai dengan pekerjaan masing-masing. Namun rupanya Apriyani bukan satu-satunya atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 under 30 Asia, lho. Selain Apriyani Rahayu, berikut sederet atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2022. Apriyani Rahayu Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 berkat pencapaiannya yang luar biasa. Seperti kita tahu, di usianya yang masih muda, Apriyani berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama partnernya, Greysia Polii. Loh Kean Yew Apriyani bukan satu-satunya pebulu tangkis yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Ada juga tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew. Keberhasilan Loh Kean Yew juara dunia pada 2021 lalu di sektor tunggal putra menjadi torehan yang disorot Forbes. An San Atlet selanjutnya yang juga masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia adalah atlet panahan asal Korea Selatan, An San. Seperti kita tahu, atlet panahan asal Korea Selatan berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 di usianua yang baru 21 tahun. Tak heran jika ia masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia ya. Kanoa Igarashi Dan yang terakhir ada peselancar asal Jepang, Kanoa Igarashi. Peselancar blasteran Jepang-Amerika memang mendapat perhatian masyarakat dunia saat ia berhasil meraih perak pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Apalagi saat meraihnya, usianya juga baru 24 tahun.

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia Pada Kompetisi Selancar Dunia Banyuwangi 2022

Kompetisi selancar Dunia atau World Surf League (WSL) 2022 Championship Tour (CT) mulai diselenggarakan dengan 36 peserta dari berbagai negara, Sabtu (28/5/2022). Kompetisi dibagi menjadi dua, yakni Roxy Pro G-Land untuk 12 peserta perempuan, dan Quiksilver Pro G-Land untuk 24 peselancar laki-laki. Dari semua peserta, Rio Waida (22), muncul sebagai satu-satunya atlet dari Indonesia yang berlaga di Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, itu. Sementara negara-negara lain dalam kompetisi yang sama diwakili beberapa atlet, seperti Australia dengan 5 orang, Brasil dengan 8 peselancar, dan Amerika Serikat sebanyak 5 atlet. INamun pun begitu, dalam pembukaan kompetisi, Rio menyampaikan, bersemangat untuk menjalani kompetisi dan berharap mendapatkan nilai terbaik. Semangat Waida tersebut nampaknya berbuah hasil, Rio berhasil mengalahkan peselancar peringkat satu dunia, Felipe Toledo di hari pertama ajang WSL, Sabtu (28/5/2022). Hasil ini membuat Rio melaju ke babak 16 besar. Menurut Rio di penampilan hari pertamanya tersebut tidak ada kendala yang berarti. “Tidak ada banyak kendala, yang penting percaya diri saja,” kata Rio usai pertandingan. Di WSL kali ini Rio diharapkan bisa menjadi juara. Berbekal juara di kejuaraan bergengsi Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens yang digelar di Manly Beach, Australia pada 17-24 Mei 2022 lalu, Rio optimistis bisa meraih juara di WSL tahun ini. “Saya senang berada di sini, dan saya datang ke sini untuk menang. “Saya akan berusaha keras untuk bisa menjadi juara di Indonesia,” kata Rio Waida. Pelatih Rio, Tipi Jabrik mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil yang ditorehkan Rio di hari pertama. Menurutnya performa Rio setelah kembali dari Olimpiade 2020 di Tokyo, kepercayaan dirinya telah berada di atas rata-rata. “Saya tidak terlalu terkejut Rio bisa mengalahkan peringkat satu dunia. Setelah kembali dari Olimpiade, kepercayaan diri Rio di atas rata-rata. Di pertandingan ini saya menilai performa Rio 80 persen,” kata Tipi. Pria yang juga Sekjen Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) itu mengatakan, Rio telah mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Namun Tipi mengingatkan agar Rio tetap fokus ke pertandingan selanjutnya. “Yang Rio butuhkan adalah fokus, karena 24 peselancar di WSL ini semua hebat-hebat,” katanya. Tipi yang juga mantan atlet selancar tersebut mengatakan, sangat sulit memprediksi hasil di selancar. Karena selain harus mengalahkan diri sendiri dan lawan, ada faktor lainnya yakni alam karena selancar arenanya adalah alam. “Memprediksi surfing susah sekali. Pertandingan di alam, sehingga peluangnya sama 50-50 (fifty-fifty),” tambah Tipi. Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fistiandani mengatakan, akan memanfaatkan even bergengsi Dunia ini untuk meningkatkan minat anak-anak muda Banyuwangi pada cabang olahraga selancar ombak. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bakal menggelar pelatihan selancar ombak untuk 50 pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA, selama satu hari, dengan instruktur peselancar profesional lokal. Mereka mendapatkan materi-materi tentang pengenalan alat (surfing board), teknik selancar ombak, hingga praktik langsung di laut dengan pendampingan instruktur. Dia berharap akan muncul minat dan bakat dari anak-anak tersebut, untuk mengikuti jejak Rio dengan serius berlatih dan mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi selancar ombak. “Ini menjadi momentum bagi Banyuwangi untuk kembali mencari bibit atlet selancar. Sudah selayaknya kita punya atlet selancar karena Banyuwangi punya garis pantai yang panjang. Area latihannya melimpah,” kata Ipuk.