Lifter Indonesia Incar Rekor di Kejuaraan Dunia Remaja 2020

Lifter Indonesia Incar Rekor di Kejuaraan Dunia Remaja 2020

Jelang IWF Youth Wolrd Cup atau Kejuaraan Dunia Remaja Angkat Besi 2020 yang akan berlangsung secara virtual di Peru, 11-18 November, lifter Muda Indonesia, Muhammad Faathir, berpeluang besar mempertajam rekor dunia remaja atas namanya yang diciptakan pada Kejuaraan Asia Remaja di Tashkent, Uzbekistan, Februari lalu. Faathir dan tiga lifter lainnya akan mewakili Indonesia untuk bersaing dan memperebutkan medali emas. Faathir akan tampil di kelas 61 kg pukul 15.00 waktu Peru atau pukul 01.30 WIB dini hari. Saat ditanya mengenai persiapan apa saja yang sudah dilakukan untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Remaja tahun ini, Faathir mengungkapkan, dirinya sudah siap. “Persiapan saya sudah oke semua tinggal nunggu tampilnya saja di hari-H,” kata Faathir, seperti dilansir detikSport, Selasa (10/11/2020). “Sejauh ini saya sudah adaptasi dengan latihan malam jadi tidak terlalu ada kendala. Tinggal tancap gas saja besok,” dia menambahkan. Menyoal persaingan, lifter atlet kelahiran Samarinda, 21 Mei 2003 ini, enggan memikirkannya. Ia memilih fokus untuk memecahkan rekor dunia remaja angkatan snatch. Syukur-syukur bisa sekaligus mempertajam rekor clean and jerk dan total angkatannya. Faathir saat ini masih memegang rekor rekor Asia dan dunia kategori remaja untuk angkatan clean and jerk 154 kg dan total angkatannya 273 kg. Prestasi itu ia peroleh saat tampil di Kejuaraan Asia Remaja & Junior yang berlangsung di Taskent, Uzbekistan, pada Februari 2020. Sedangkan untuk angkatan snacth, Faathir hanya memegang rekor Asia remaja dengan angkatan 119 kg saat bertanding di Asian Youth Championship pada Oktober 2019. Nah, untuk rekor dunia masih dipegang lifter Turki, Dogan Donen, dengan angkatan snatch terbaik 121 kg. “Makanya target saya mengamankan pecah rekor dulu dengan angkatan yang pulih. Harapannya clean and jerknya 162 kg dan snatchnya 122 kg,” ujarnya. “Untuk angkatan clean and and jerk sebenarnya 155 kg saja saya sudah mempertajam rekor remaja, tapi untuk rekor dunia juniornya kan 159 kg (Kim Chung guk, Korea Utara) makanya diusahakan memecahkan angkatan itu. Insya Allah bisa,” Faathir mengharapkan. Bersama Faathir, Rizky Juniansyah juga menjadi ujung tombak tim angkat besi Indonesia pada Kejuaraan Dunia Remaja Angkat Besi kali ini. Jika Faathir turun di kelas 61 kg, Rizky akan tampil di kelas 73 kg. Rizky juga merupakan pemegang dua rekor dunia remaja. Dua rekor yang dipecahkannya, yaitu snatch dari 138 kg menjadi 139 kg, serta total angkatan dari 306 kg menjadi 307 kg yang juga sama-sama diciptakan di Taskent, Uzbekistan. Sementara itu, tanpa mengecilkan keikutsertaan dua lifter putri yang baru bergabung di Pelatnas Kwini, Jakarta, yakni Najla Khoirunnisa (45 kg) dan Luluk Diana Triwijayana (49 kg), keduanya diharapkan mampu menembus peringkat lima besar dunia.

Atlet Putri Indonesia Sabet Medali Perak Kejuaraan Dunia Junior Sambo

Atlet Desiana Safitri menyabet medali perak di Kejuaraan Dunia Sambo Remaja & Junior 2020 yang berlangsung 4-9 November lalu di Novi Sad, Serbia. (Foto: istimewa)

Indonesia mengukir prestasi membanggakan dari cabang olahraga Sambo. Prestasi tersebut hadir melalui Desiana Safitri yang sukses menyabet medali perak di kelas 48 kg pada ajang Kejuaraan Dunia Junior Sambo yang berlangsung di Serbia, 4-9 November 2020 lalu. Hebatnya, Desiana hanya menjalani persiapan kurang dari 2 bulan. Bahkan pada kejuaraan yang mempertandingkan 40 kelas itu, Desiana mampu menunjukkan kualitasnya dan mengundang decak kagum para offisial Sambo dari negara lain. Selain dijalani dengan persiapannya yang terbilang mepet, lawan yang dihadapi juga cukup tangguh. Mengingat kejuaraan ini diikuti oleh 30 negara raksasa sambo di dunia. Dalam kejuaraan itu, Desiana diuntungkan dengan status bye dan langsung melaju ke semifinal menghadapi wakil dari Ukraina, Marta Chaplispka. Tanpa kesulitan, Pesambo asal Karawang tersebut melibasnya dengan skor 10-4. Sayangnya pada laga final, Desiana harus mengakui keunggulan lawan setelah ditumbangkan Pesambo asal Uzbekistan, Musharraf Ibodullaeva dengan skor 0-2. Namun, diakui Desiana hasil yang ia raih ini merupakan diluar target dirinya. “Sebelumnya gak yakin bisa meraih medali perak, karena banyak negara-negara yang lebih hebat, Jadi gak nyangkalah, karena target awal saya hanya pengalaman saja,” kata Desiana, dilansir Nusantaratv.com, Rabu (11/11/2020). Lebih lanjut, atlet kelahiran 18 Desember 2001 itu mengaku belum puas meski berhasil meraih medali. Dengan tegas ia mengatakan, bakal berlatih lebih keras lagi agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi. “Target saya ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. ini menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras lagi, karena inginnya mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di podium utama. Sambo Indonesia harus berjaya di kancah internasional,” lanjut atlet asal Karawang, Jawa Barat ini. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi), Krisna Bayu merasa bangga dengan prestasi yang dicapai atlet sambo asal Jawa Barat tersebut. Menurutnya, perjuangan Desiana dalam situasi pandemi ini patut diapresiasi. “Saya ucapkan terimakasih kepada Desiana yang telah meraih medali perak di ajang kejuaraan dunia dan kepada pengurus PP Persambi yang tetap konsisten memajukan olahraga Sambo,” ungkapnya. Krisna Bayu yang juga mantan atlet peraih lima medali emas di lima ajang Sea Games berbeda pun yakin jika semangat juang atlet dan pengurus PP Persambi tetap tinggi, maka olahraga yang ditekuni atlet MMA Khabib Normagomedov itu akan maju di Indonesia. Selanjutnya pada tahun 2021 sejumlah kejuaraan level internasional sudah menanti. Mulai dari Kejuaraan Asia di Bali hingga Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Thailand. Menghadapi hal tersebut, PP Persambi pun sudah menyiapkan atletnya dari sekarang untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan tersebut.

Inilah 21 Pemain yang Terpilih Masuk Tim Garuda Select Jilid Ketiga

Inilah 21 Pemain yang Terpilih Masuk Tim Garuda Select Jilid Ketiga

PSSI akhirnya resmi mengumumkan 21 nama pemain yang terpilih masuk ke tim Garuda Select jilid ketiga. Mereka terpilih usai melewati proses pencarian bakat dan rangkaian seleksi yang dimulai 29 Oktober 2020 dan selesai pada Selasa 3 November 2020 lalu. Para pemain ini nantinya akan mengikuti pemusatan latihan secara intensif yang rencananya akan berlangsung di Inggris hingga Mei 2021. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa PSSI bersyukur kembali melaksanakan program Garuda Select di tengah situasi pandemi Covid-19. “Alhamdulillah program seleksi Garuda Select jilid ketiga yang dilakukan PSSI bersama Mola TV berjalan lancar. PSSI terus berkomitmen untuk pengembangan sepak bola usia muda di Tanah Air. Selamat kepada 21 pemain yang terpilih berangkat ke Inggris. Yang belum terpilih kami harap tetap bersemangat, jangan menyerah, terus berlatih dan kerja keras,” ujar Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. “Selama proses seleksi, para pemain berjuang keras dan memperlihatkan kemampuan terbaik di hadapan pelatih. Tentu hal ini bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia. PSSI berharap pemain yang terpilih untuk berangkat ke Inggris nantinya bisa menimba ilmu sebanyak mungkin serta menjadi pemain masa depan timnas Indonesia nantinya,” lanjut pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut. Para pemain yang mengikuti seleksi Garuda Select berasal dari kompetisi yang dilakukan PSSI sebelum pandemi Covid-19. Kompetisi tersebut seperti Piala Soeratin U-15 dan rekomendasi klub-klub anggota Elite Pro Academy U-16. Selain itu ada dari hasil pantauan dari Dennis Wise serta tim pelatihnya. Sementara itu, Dennis Wise selaku Direktur Sepakbola Garuda Select telah melihat kemampuan semua peserta. Menurutnya, banyak yang harus dipertimbangkan untuk menentukan pemain yang akan masuk skuad di musim ketiga ini. “Tim pemandu bakat Garuda Select telah berkeliling ke berbagai daerah Indonesia untuk mencari bakat-bakat terbaik yang ada pada kompetisi Piala Soeratin dan kompetisi lain seperti Liga Topskor. Kami juga sudah melihat pemain-pemain yang dikirimkan oleh klub Elite Pro Academy Liga 1 U16. Indonesia memiliki banyak pemain potensial yang masih bisa dikembangkan. Tinggal bagaimana menuntun mereka ke arah yang tepat,” kata Wise dalam rilis Mola TV. “Kami sudah melakukan seleksi dan akhirnya terpilih 21 pemain terbaik yang akan diberangkatkan ke Eropa. Inilah pemain terbaik hasil seleksi yang sudah kami pilih berdasarkan pengamatan kami selama di Indonesia. Mereka adalah pemain-pemain terbaik yang akan melakukan serangkaian pelatihan intensif dan akan melawan tim-tim usia muda terbaik di Inggris dan Eropa,” sambungnya. Garuda Select merupakan program akselerasi pengembangan bakat-bakat muda terbaik Indonesia. Tujuan utama program Garuda Select bukan untuk membentuk sebuah tim, tapi untuk menanamkan profesionalisme sehingga mereka bisa berkembang dalam dunia sepak bola profesional baik di dalam maupun di luar negeri. Di setiap musim, Garuda Select memilih bakat-bakat terbaik Indonesia untuk ditempa secara intensif di Eropa. Mengejar segala ketinggalan mereka baik dari sisi mental, fisik, teknik, atau pun taktik. Kriteria pemilihan bakat dilakukan berdasarkan penilaian atas potensi mereka untuk berkembang di masa depan, bukan berdasarkan kemampuan yang mereka tunjukkan sekarang. Selamat kepada Garuda Muda yang terpilih! Berikut nama-nama pemain Garuda Select Jilid Ketiga: Wahyu Agung Drajat Mulyono – ex Persebaya U16 Hokky Caraka – PSS U16 Frezy Al-Hudaifi – Astam I Gusti Made Rendi Sanjaya Putra – Persebaya U16 Muhammad Faqih Maulana – Tajimalela Noval Junior Iskandar – FASS Junior Krisna Sulistia Budianto – SSB Djarum Kudus Adre Arido Geovani – Bina Taruna Ridwan Ansori – Persib U16 Dustin Pratama Bramantio – Persela U16 I Putu Dipa Yogi Arta- Bali United Ridho Syuhada Putra – PSIS U16 Daniel Naa – Bhayangkara U16 Kakang Rudianto – Garuda Select II Rafli Asrul – Garuda Select II Fernando Pamungkas – Garuda Select II Edgar Amping – Garuda Select II Ibnu Murarak – Kalimantan Timur I Gede Aditya Juli Antara – Persebaya U16 Muhammad Faiz Maulana – Bina Taruna Roki – Gabsis Sambas

Dukung Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, PSSI-Kemenpora Rancang Database Statistik Pemain Muda

Dukung Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, PSSI-Kemenpora Rancang Database Statistik Pemain Muda

PSSI selaku induk sepak bola tanah air dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepakat akan segera menyusun database yang berisi statistik para pemain muda sejak berada di tingkatan sekolah sepak bola (SSB) hingga nasional. Database itu nantinya akan digunakan untuk memantau pemain yang berpotensi sehingga bisa dilibatkan dalam berbagai program pengembangan bakat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam webinar yang berlangsung Rabu, 4 November 2020. “Database yang sedang kami benahi, dulu sudah ada tapi mungkin kelengkapan dan tempat penyimpanannya. Sekarang ada di deputi teknik (PSSI) sedang melakukan itu, sehingga kita bisa tahu sesuai data mulai dari Asprov pemain mana yang berpotensi,” ujar Iriawan. Iriawan mengatakan pencarian bakat melalui teknologi olahraga atau sport science harus mulai dilakukan demi memonitoring bakat-bakat yang ada di seluruh penjuru negeri. Nantinya dalam database tersebut segala statistik seperti jumlah menit bermain, gol, stamina, hingga statistik pemain lainnya bisa dilihat secara terbuka. Dengan begitu, tak sulit bagi PSSI untuk memberi kesempatan bergabung di program yang dimiliki. “Itu menjadi sorotan kita sehingga kita tinggal buka saja seperti di AFC atau FIFA. Kita bisa tahu pemain ini bermain berapa menit menggolkan berapa-berapa. Ini menjadi bahan kami untuk mencari pemain yang kita butuhkan,” pungkas Iriawan. Senada dengan Iriawan, Menpora Zainudin Amali menyebut database itu sesuai dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. Dalam Inpres itu pemerintah melalui Kemenpora mendesain pembinaan sepak bola secara terstruktur, sistematis, dan berkesinambungan. Namun kata dia, program ini harus terus berjalan meski terjadi perubahan rezim agar upaya yang dilakukan tak menjadi sia-sia. “Saya berharap nanti saatnya berganti pemerintahan, Menko ganti, Menpora ganti, pemerintahan berganti, program ini akan tetap berjalan,” kata dia. “Jangan lagi kita mengulangi apa yang terjadi pada masa lalu. Kalau itu terus terjadi, kita tidak akan mungkin dapat sistem pembinaan yang sistematis, berkesinambungan, berkelanjutan, dan berjangka panjang,” ujarnya menambahkan.

Percasi-KONI Sumsel Gelar turnamen Catur Kapolda Cup II Sumsel

Percasi-KONI Sumsel Gelar turnamen Catur Kapolda Cup II Sumsel

Dalam rangka menjaring pecatur muda potensial, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) dan KONI Sumatra Selatan (Sumsel) menggelar Turnamen Catur Kapolda CUP II di Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang, Jumat (6/11/2020). Lebih dari 300 peserta yang merupakan pelajar mengikuti turnamen yang merupakan turnamen kedua setelah digelar pada tahun 2018 ini. “Ada 359 peserta dari pelajar dan 190 lagi tingkat Master dan Veteran. Setelah pertandingan sampai besok (7/10/2020), nanti kita kumpulkan juara dan dibina untuk mengikuti seleksi nasional,” ujar perwakilan Percasi Sumsel, Cotri Juliana Jab, dilansir dari Sumsel.idntimes.com. Cotri menjelaskan, meski kategori lain seperti master dan veteran turut diikutsertakan, turnamen Kapolda Cup ini difokuskan untuk mencari atlet potensial dari pelajar. “Paling dominan Alhamdulillah memang dari pelajar tingkat SD, SMP dan SMA. Karena kita itu tujuannya menjaring atlet-atlet masa depan,” kata dia. Cotri berharap kompetisi yang dilaksanakan secara rutin oleh Percasi Sumsel, bisa menghasilkan pecatur berprestasi. Menurutnya, catur merupakan olahraga rakyat dan tidak mahal, serta membantu kecerdasan untuk mengasah otak dalam mengatur strategi. “Pertandingan ini diikuti peserta dari Empat Lawang, Lahat, Muara Enim lalu Muba. Semoga Percasi Sumsel mendapatkan pecatur yang berpotensi,” tambahnya. Sementara itu, wakil Ketua Umum KONI Sumsel, Suparman Roman melanjutkan, antusiasme para peserta tergolong tinggi. Hal tersebut tercermin dari jumlah peserta yang cukup banyak membuktikan kejuaraan terbuka tersebut cukup diminati. Sehingga menurutnya, langkah awal penjaringan dinilai berhasil. “Pertanda baik, ternyata catur diminati di Sumsel khususnya Palembang. Kita mencari atlet karena di awal targetnya adalah pembibitan,” ujar Suparman.

Profil Athar, Crosser Cilik Bernyali Besar

Profil Athar, Crosser Cilik Bernyali Besar

Motocross merupakan salah satu olahraga ekstrem yang hanya diminati kalangan tertentu. Olahraga ini sangat memicu adrenalin dengan tingkat resiko yang sangat tinggi. Tak heran jika motocross masih sangat jarang diminati kalangan usia dini. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Athar. Pemilik nama lengkap Muhammad Athar Al Ghifary ini merupakan seorang crosser muda asal Kabupaten Bandung Barat. Pada usianya yang baru menginjak 10 tahun, ia lihai menunggangi mini motocross dan berhasil meraih prestasi di berbagai kompetisi motocross nasional. Diakui Athar, kecintaannya terhadap dunia motocross sudah ada sejak ia kecil. Awalnya, ia dikenalkan oleh sang ayah Hilman Laksana yang kini menjadi menejer Athar. “Aku suka motor trail dari umur empat (4) tahun. Ayah juga pembalap, aku seneng aja sama motor trail terus aku mau belajar,” ujar Athar. Bakat serta keinginan Athar untuk menekuni dunia motocross nampaknya turun dari sang ayah yang juga merupakan crosser. Hilman menceritakan bahwa sang anak terkadang masih suka takut terlebih Athar pernah terjatuh dan mengalami cedera. Namun, Hilman tak henti memberikan nasihat dan bimbingan pada Athar. Ia selalu memberi nasihat bahwa memiliki rasa takut itu wajar. Namun, harus bisa mengalahkan rasa takut itu sendiri. “Takut sih ada tapi saya pesankan ke dia harus bisa mengalahkan rasa takut itu, sekarang saja masih ada itu pen di tanganya akibat jatuh dari balapan sebelumnya,” tutur Hilman. Meski masih di usia anak-anak ia pernah mengikuti beberapa kejuaraan bergengsi motocross hingga ke Jawa Tengah dan Bali. “Waktu di Bali itu Kejuaraan Nasional Motocross 2018, kebetulan dia juara nasionalnya di kelas 50cc,” ujar Hilman yang terus mendampingi Athar yang saat ini tergabung dalam Tim Karunia Mandiri Sport Qiblattour VMX KONI KKB ini. Menurutnya, prestasi membanggakan yang diraih Athar tak diperoleh secara instan. Juara nasional yang kini diembannya merupakan hasil kerja keras panjang pemiliki nomor 23 ini selama 5 tahun terakhir. “Dia dari umur 3 tahun sudah balap sepeda BMX di sepeda dia juga podium terus. Alhamdulillah dari sana ada sponsor yang menawarkan sepeda motor (minitrail) hingga sekarang dibarengi dengan latihan dan usaha keras,” jelasnya. Bakat kerja keras dan ketekunannya dalam berlatih, Athar pernah menyabet gelar juara daerah pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat tahun 2016 silam. Sepanjang tahun 2016, Athar berulang kali meraih gelar juara motocross junior yang diikutinya. Pada 2017, Athar berhasil meraih juara 3 nasional dan kerap meraih juara 1 pada beberapa Kejurda yang diikutinya. Athar seperti tak memiliki rasa takut jika sudah berada di lintasan garuk tanah. Tak jarang ia suka bertanding dengan anak-anak yang usianya lebih tua. “Jadi musuhnya Athar sekarang itu kakak kelasnya ada yang dari Bandung, Jawa Tengah, Jawa Timur, luar pulau ia berani melawan dari pebalap yang usianya diatasnya yang lebih berpengalaman,” ujar Hilman. Terakhir, Athar turun di ajang Jabar Open Motocross Grasstrack Championship 2020 Series Piala Menpora RI di Sirkuit Motocross Cambora, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (30/8). Lagi – lagi Ia mencuri perhatian, karena berhasil meraih prestasi di ajang olahraga ektrim ini. Pada ajang Jabar Open Motocross Grasstrack Championship 2020 Series Piala Menpora RI ia berhasil meraih juara di dua kelas yang diikutinya. Ia menjadi juara I di kelas Special Engine (SE) 65 cc Novice dan menjadi juara I di kelas SE 65 cc.

Pengkot PBSI Bandung Bangun Sekolah Bulu Tangkis Demi Tingkatkan Prestasi

Pengkot PBSI Bandung Bangun Sekolah Bulu Tangkis Demi Tingkatkan Prestasi

Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bandung akan membangun sebuah sekolah bulu tangkis di Kota Bandung dalam waktu dekat. Sekolah bulu tangkis yang nantinya akan diberi nama Bandung Badminton Academy itu akan dikelola langsung oleh PBSI Kota Bandung. Bandung Badminton Academy akan membuka kelas-kelas anak-anak usia dini mulai dari pemula, junior hingga senior. Sementara itu, latar belakang didirikannya Bandung Badminton Academy karena rasa keprihatinan Ketua Umum PBSI Kota Bandung, Nurfalah, atas prestasi bulu tangkis di Kota Bandung. “Semua tahu bahwa Kota Bandung adalah gudangnya atlet bulu tangkis. Sejak tahun 50-an, orang-orang Bandung sudah melanglang buana menjadi juara dunia seperti Tan Joe Hok, lalu ada Kang Iie Sumirat, sampai Taufik Hidayat, terinspiras kesana, saatnya kita memiliki Bandung Badminton Academy, kita galakan lagi prestasi bulu tangkis di Kota Bandung agar lahir-lahir atlet baru seperti tiga legenda bulutangkis itu,” papar Nurfalah, seperti dilansir dari maungbandung.pikiran-rakyat.com. Nurfalah menambahkan, olahraga bulu tangkis merupakan olahraga yang telah banyak memberi kontribusi dalam membawa harum bangsa Indonesia ke seluruh dunia. Melalui sekolah bulu tangkis yang akan didirikan ini, Kota Bandung harus kembali menjadi barometer lahirnya atlet-atlet bulu tangkis berprestasi untuk kepentingan bangsa. “Seniman Mang Koko saking bangganya pada waktu sampai menciptakan lagu badminton dengan Bahasa Sunda, bukan dengan bahasa nasional, itu artinya saat Mang Koko menciptakan lagu itu prestasi bulu tangkis Kota Bandung sedang menanjak karena pada saat itu manggung pebulutangkis–pebulutangkis Jawa Barat khususnya di Kota Bandung,” kata Nurfalah menambahkan. Oleh sebab itu ujar Nurfalah, bukan hal mustahil dengan didirikannya Bandung Badminton Academy, tidak hanya akan mencetak namun akan melahirkan sekaligus melanjutkan kejayaan Kota Bandung sebagai barometer bulu tangkis di Tanah Air. Nurfalah bersama dengan jajaran baru saja dilantik sebagai Pengcab PBSI Kota Bandung periode 2020-2024 pada Sabtu 7 November 2020 kemarin di GOR Bandung Juara Jalan Jakarta, Kota Bandung. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Harian Pengprov PBSI Jabar, Ugianto Hartono. Pada pelantikan tersebut, turut dihadiri oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Barat, Akhmad Wiyagus, yang memberikan sambutanya secara virtual. Selain itu, Wakil Walikotta Bandung, Yana Mulyana, Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi, Sekum Pengprov PBSI Jawa Barat, Lutfi Hamid serta para legenda bulu tangkis Kota Bandung, Nara Sudjana, Iie Sumirat dan Taufik Hidayat turut menyaksikan pelantikan acara tersebut.

Pembinaan Atlet Menjadi Target Utama Pengcab Muay Thai Kab Bogor

Pembinaan Atlet Menjadi Target Utama Pengurus Cabor Muaythai Kab Bogor

Setelah resmi dilantik kurang lebih satu bulan lalu, Haris Setiawan selaku Ketua Pengurus Cabang Olahraga Muay Thai Kabupaten Bogor, mulai membentuk tim sekaligus program kerja yang akan dijalankan lima tahun ke depan. Salah satu tujuannya yaitu membuat cabang olahraga muay thai lebih dikenal di masyarakat Kabupaten Bogor. “Dari pengenalan, kita bisa tahu mana yang bisa dijadikan bibit unggul dalam pencetakan atlet-atlet muda,” ujar Haris, seperti dilansir dari Radar Bogor. Haris menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan sejak dini bukan pada saat akan mengikuti kejuaraan saja. “Mulai dipikirkan agar kita tahu potensi diri, potensi asli putra daerah, caranya tidak lain adalah dengan pembinaan dari awal, tidak hanya untuk persiapan kejuaraan saja,” jelas Haris. Walaupun struktur organisasi cabor ini belum resmi terbentuk, Haris optimis akan membawa harum nama Kabupaten Bogor dalam prestasi cabang olahraga muay thai dan mampu menyumbang emas, piagam, piala dan penghargaan dari berbagai kejuaraan. Lebih lanjut Haris mengatakan, dalam program kerja yang akan timnya bentuk akan lebih masif dan menargetkan untuk mengajak semua kalangan lebih mengenal olahraga muay thai. Langkah ini akan ia mulai dari pendataan klub-klub atau unit latihan muay thai di Kabupaten Bogor. Selain itu, diakui Haris cabang olahraga muay thai di Kabupaten Bogor masih kalah dari cabor bela diri lainnya seperti taekwondo, pencak silat, karate, judo atau kempo. “Cabor Muaythai memang sudah masuk dalam Porda Jabar 2018 lalu, tapi saat ini tugas terberat kami adalah melakukan sosialisasi ke sejumlah klub yang ada di Kabupaten Bogor agar mereka bisa jadi bagian keanggotaan klub muay thai,” ujar Haris. “Lebih familiar di kalangan masyarakat Kabupaten Bogor merupakan prestasi tak ternilai, itu yang akan kita kejar,” lanjutnya. Berbicara target pada kejuaraan terdekat, Haris menargetkan 6 medali emas bagi cabor yang dipimpinnya untuk Porda Jabar 2022 mendatang. Hal ini bukan tanpa alasan, saat Porda Jabar 2018 lalu, cabor muay thai Kabupaten Bogorberhasil merebut 6 medali emas. Untuk itu, pada Porda tahun 2022 nanti, minimalnya cabor muay thai Kabupaten Bogor bisa meraih jumlah medali yang sama seperti Porda Jabar 2018. “Saya belum bisa mentargetkan jumlah medali yang lebih dari tahun lalu. Karena kami masih akan melakukan pendataan dulu atlet atlet yang akan jadi bagian tim muay thai Kabupaten Bogor untuk Porda Jabar 2022,” pungkas Haris.

Jelang SEA Games 2021, PB PODSI Gelar Seleksi Nasional

Jelang SEA Games 2021, PB PODSI Gelar Seleksi Nasional

Pengurus Besar (PB) Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) mulai melakukan persiapan guna mengikuti SEA Games 2021 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam. Salah satu agenda dari PB PODSI yakni menggelar seleksi nasional pada awal Desember mendatang. Seleksi nasional itu dimaksudkan untuk mencari sekaligus menyaring pedayung muda yang dimiliki Indonesia. Menurut pelatih nasional dayung, Muhammad Hadris, SEA Games Vietnam sendiri untuk cabang dayung akan mempertandingkan 16 nomor event khusus cabang rowing. Sedangkan atlet yang saat ini tersedia hanya sembilan, itu pun mereka akan difokuskan lebih dulu menuju Olimpiade Tokyo tahun depan. Oleh sebab itu, PB PODSI masih kekurangan atlet muda untuk melengkapi nomor yang akan dipertandingkan pada multiajang Asia Tenggara dua tahunan tersebut. “Kalau memungkinkan kita bisa ikut semua makanya kami gelar seleknas ini, mana tahu ada atlet berkualitas untuk komposisi SEA Games nanti,” kata Hadris, seperti dilansir dari detikSport, Senin (2/11/2020). Saat ini PB PODSI melalui wakil ketua umum, Budiman Setiawan, telah bersurat kepada tiap-tiap pengurus provinsi daerah untuk menyiapkan atletnya untuk mengikuti seleksi itu. “Atlet yang diincar sudah ada, artinya kami panggil ada yang eks Asian Games 2018, eks SEA Games, yang sekarang berlatih di daerahnya tentu mereka punya kemauan untuk bisa memperkuat timnas kembali,” ujar Hadris. “Kalau kita totalin mungkin lebih dari 20 atlet (yang kami siapkan untuk SEA Games) jika ingin ikut semua nomor. Jadi minimal satu atlet satu nomor, dan ada juga beregu,” lanjutnya. Adapun pelaksanaan seleknas rencananya berlangsung di Situ Cipule, Karawang. Tapi khusus untuk atlet proyeksi Olimpiade akan dites di Jatiluhur. “Kemungkinan besar atlet yang masuk skuad SEA Games ini ialah mereka yang sekarang ini sedang berlatih (untuk persiapan Olimpiade) karena mereka berlatih lebih awal ketimbang atlet lain. Makanya, seleknas ini buat tambahan tim yang sudah ada,” ujarnya. Prestasi Tim Rowing Indonesia Pada SEA Games 2019: Men Lightweight Double Sculls – Medali Emas Mahendra Yanto dan Ihram Lightweight Single Sculls – Medali Perunggu Kakan Kusmana Pairs – Medali Emas Denri Maulidzar al Ghiffari dan Ferdiansyah Women Lightweight Single Sculls – Medali Perunggu Mutiara Rahma Putri Pairs – Medali Emas Julianti dan Yayah Rokayah

Bersepeda Aman, Lakukan Persiapan Ini Agar Tidak Celaka

Bersepeda aman

Sobat muda NYSN yang sering bersepeda melewati jalan raya harus tau caranya bersepeda dengan aman. Ini dimaksudkan agar sobat muda NYSN tidak mencelakai diri sendiri dan orang lain. Karena sebagai pengguna jalan kita juga harus patuhi rambu dan aturan di jalan juga sobat muda. Yuk kita simak persiapan dan aturan apa saja yang bisa sobat muda NYSN lakukan sebelum dan saat bersepeda. Lakukan hal berikut sebelum sobat muda NYSN bersepeda: 1. Atur posisi sadel Atur posisi sadel atau tempat duduk sepeda sehingga tingginya sesuai dengan ukuran tubuh sobat muda NYSN. Tinggi ideal seat post atau setang sadel adalah tidak terlalu tinggi mau pun tidak terlalu rendah saat sobat muda NYSN mengayuh pedal. Posisikan lutut tidak terlalu lurus mau pun menekuk pada saat mengayuh. Ini dimaksudkan agar power yang keluar saat sobat muda NYSN mengayuh jadi lebih maksimal. 2. Periksa kompenen sepeda Pastikan rem, ban sepeda, pedal, setang, gir dan semua komponen sepeda berjalan dengan sempurna. Sobat muda NYSN bisa memberikan chain lube apabila rantai terlihat berkarat. Begitu juga dengan gir depan-belakang dan huh roda depan-belakang. Karat bisa merusak komponen sepeda sobat. 3. Periksalah ban dan tekanan ban Periksalah ban dan tekanan ban sepeda sobat muda NYSN sebelum bersepeda. Ban adalah komponen yang langsung terkena dengan permukaan jalan yang berbagai macam. Selain berfungsi sebagai penerus laju gerak dari rantai ban sepeda juga berfungsi sebagai peredam guncangan. Tekanan ban yang baik seharusnya tidak terlalu keras mau pun terlalu kempes. Apabila terlalu keras handling setang bisa terlalu liar seakan-akan ban memantul karena terkena objek yang ada di jalan . Selain itu bikin duduk tidak nyaman. Sedangkan apabila terlalu kempes setang menjadi susah untuk dikendalikan. Sobat muda NYSN akan merasakan mengayuh menjadi lebih berat. Setelah melakukan persiapan sebelum bersepeda Sobat muda NYSN bisa melakukan langkah-langkah berikut saat bersepeda: 1. Gunakan pakaian yang terang agar terlihat oleh pengemudi lain. Apabila sobat muda NYSN bersepeda di sore atau malam hari sebaiknya menggunakan bantuan lampu sepeda yang bisa dipasang di setang, helm, atau seat post agar terlihat oleh pengendara kendaraan lain. Lebih bagus lagi apabila sobat muda NYSN memasang lampu berwarna putih di depan dan berwarna merah dibagian belakang. 2. Pakai helm sepeda. Bagi sobat muda NYSN yang sering bersepeda di jalan umum maka penting untuk ikut mematuhi aturan rambu lalu lintas. Gunakan helm sepeda yang sesuai ukuran kepala sobat. Posisikan helm agar menutupi kening dan tidak kendor sehingga turun-naik ke depan dan ke belakang. Atur tali helm agar berada dibagian depan dan telinga membentuk huruf “V”. Sobat muda NYSN bisa memposisikan buckle atau kuncian helm agar berada dibawah dagu. Tidak perlu terlalu ketat tapi masih ada jarak sekitar satu jari. Setelah itu apabila ukuran dan posisi helm sudah benar dan terkunci pastikan helm tidak bergerak terlalu banyak ke segala arah dengan cara menggoyang-goyangkan kepala sobat muda NYSN. 3. Usahakan buat sobat muda NYSN yang akan bersepeda melewati jalan raya untuk selalu berada di jalur paling kiri atau berada pada lajur khusus sepeda apabila ada. Bersepedalah dengan kecepatan sedang agar bisa mengantisipasi pesepeda lain dan juga kendaraan lain yang menggunakan jalan yang sama. Waspada apabila di depan ada tikungan bisa jadi ada kendaraan yang keluar dari jalan itu. Selain itu penting untuk mengetahui blind spot atau titik buta dimana kendaraan lain tidak bisa melihat kita. 4. Jangan lawan arah. Kalau perlu apabila sobat muda NYSN ingin menyebrang turunlah dari sepeda. Patuhi rambu lalu lintas di sepanjang perjalanan bersepeda. Jangan menggunakan telpon genggam atau mendengarkan musik yang bisa mengalihkan fokus sobat muda NYSN dari jalanan. Ingatlah untuk berkonsentrasi pada jalan. Selain tips diatas sobat muda NYSN yang bersepeda pada saat adaptasi kebiasaan baru juga sebaiknya mengikuti anjuran untuk tetap menggunakan masker, sarung tangan, baju atau jersey lengan panjang, kacamata, bandana untuk menutupi rambut, membawa hand sanitizer, serta handuk kecil. Apabila sobat muda NYSN bersepeda bersama teman-teman lebih baik membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 2-4 orang. Setiap orang dalam kelompok tetap menjaga jarak minimal empat meter.

Jaring Atlet Muda Berbakat, Calon Bupati Nabire Gelar Turnamen eSports

Jaring Atlet Muda Berbakat, Calon Bupati Nabire Gelar Turnamen eSports

Meski tergolong baru, minat generasi muda Indonseia terhadap eSports tergolong tinggi. Di sisi lain eSports bisa menjadi alternatif mengisi kekosongan agenda olahraga karena pandemi ini. Hal ini yang coba dirangkul oleh calon Bupati Nabire, Yufinia Mote. Ia berinisiatif untuk mengadakan turnamen eSports bertajuk PUBG Mobile YUDA League. Tujuannya yakni memberi wadah anak muda untuk berkreasi, mengembangkan diri dan potensinya di tengah pandemi Covid-19 terutama untuk bidang eSports. Lebih lanjut, Yufinia Mote menjelaskan bahwa ada 650 peserta yang terbagi dalam 130 tim pada ajang PUBG Mobile YUDA League kali ini. Dia berharap, kegiatan yang dibuatnya bisa memberikan manfaat yang besar di tengah pandemi ini. “eSports ialah cabang olahraga digital baru yang dilombakan saat masa pandemi, kami bekerja sama dengan Kemenpora RI yang menghandle cabor ini. Nabire juga sebagai bagian Republik Indonesia diharapkan turut mengambil bagian, membesarkan olahraga digital ini,” tuturnya, dilansir dari JPNN.com. Ia pun berharap nantinya akan lahir atlet-atlet eSports dari Nabire yang bisa terus bersaing sampai dengan level nasional dan internasional. Sementara itu, untuk total hadiah yang diperebutkan oleh peserta nilainya mencapai lebih dari Rp 24 juta. Sedikit flash back, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan KONI secara resmi telah memutuskan eSports sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia pada Rapat Kerja Nasional KONI 2020 yang diadakan pada 25-27 Agustus 2020 lalu. Bahkan, sudah ada turnamen resmi yang digelar yaitu Piala Menpora eSports 2020 yang baru saja selesai pada awal bulan Oktober lalu.

PSSI Kembali Gelar Program Garuda Select

PSSI Kembali Gelar Garuda Select

Program pengembangan pemain muda Garuda Select akhirnya kembali dilakukan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Saat ini proses seleksi untuk Garuda Select sudah berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, sejak Selasa (27/10/2020) dan rencananya diakhiri pada Rabu (4/11/2020). Garuda Select merupakan program pengembangan pemain usia muda kerja sama PSSI dengan Mola TV. Ini merupakan edisi ketiga Garuda Select yang sebelumnya sudah dilakukan sejak awal tahun 2019. Proses seleksi ini dihadiri Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri dan ditangani langsung oleh Dennis Wise selaku Direktur Sepak bola Garuda Select beserta tim pelatihnya dari Inggris. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan bahwa PSSI bersyukur dapat melaksanakan program Garuda Select di tengah situasi pandemi Covid-19. Pada seleksi kali ini, PSSI menyeleksi sebanyak 130 pemain untuk program ini. “Para pemain ini berasal dari kompetisi yang dilakukan PSSI sebelum pandemi Covid-19. Kompetisi tersebut seperti Piala Soeratin U-15 dan rekomendasi klub-klub anggota Elite Pro Academy U-16. Selain itu ada hasil pantauan (scouting) dari Dennis Wise dan tim pelatihnya,” kata Indra Sjafri, dilansir dari laman resmi PSSI. “Proses seleksi, setiap hari ada pengurangan pemain. Pemain yang hari ini dinyatakan lulus seleksi, akan terus ikut program seleksi di hari berikutnya, sementara yang tidak lolos akan dipulangkan. Pada hari terakhir akan didapatkan para pemain yang memenuhi standar untuk melanjutkan program utama Garuda Select yang rencananya akan diberangkatkan ke Inggris,” tambahnya. PSSI berharap program Garuda Select akan memberikan banyak manfaat bagi pemain muda untuk belajar dan mendapatkan pelatihan intensif secara profesional. Program ini juga merupakan solusi dan sebagai muara dari kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 serta Piala Soeratin. Sementara itu, Direktur Sepak bola Garuda Select, Dennis Wise mengatakan di tengah situasi pandemi Covid-19, ia optimistis bersama PSSI dapat menggelar seleksi dan program Garuda Select edisi ketiga ini dengan baik. “Kami mencari pemain-pemain muda dari seluruh Indonesia yang sumbernya dari kompetisi usia muda PSSI dan pantauan kami. Mereka kami seleksi untuk kami bawa ke Inggris mereka harus menampilkan kemampuan terbaiknya di sini,” kata Dennis. “Kami mencari pemain-pemain dengan standar kemampuan tinggi seperti David Maulana, Brylian Aldama, Braif Fatari dan alumni Garuda Select lainnya. Semakin banyak pemain-pemain Indonesia yang bisa merasakan atmosfer berlatih dan bertanding di Eropa, tentu akan semakin baik. Kami berharap sepak bola di sini semakin meningkat dan tumbuh pemain-pemain muda berbakat untuk tim nasional Indonesia,” ujarnya.

Sempat Tak Punya Papan Skate, Skater Muda Ini Bisa Juara dan Kini Punya Sponsor

Sempat Tak Punya Papan Skate, Skater Muda Ini Bisa Juara dan Kini Punya Sponsor

Sebuah kisah insipiratif sekaligus menyentuh datang dari Kota Malang. Kisah ini milik Muhammad Maulana Malik Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan panggilan Joko. Ia merupakan skater yang masih belia. Usianya baru menginjak 10 tahun. Beberapa waktu belakangan ini, video Joko saat beraksi di atas papan skate tengah viral. Kemahirannya bermain skateboard menjadi perbincangan dan dikagumi banyak warganet. Padahal, ada kisah menyentuh dibalik itu. Joko yang saat ini merupakan siswa kelas 4 di SDN Merjosari 1 Kota Malang, menceritakan awal mula ia tertarik pada olahraga skateboard. Ia mengaku tertarik dengan skateboard karena sering melihat orang bermain skateboard, sehingga muncul keinginan untuk ikut bermain. Namun, keinginan terpendam Joko untuk bermain skateboard awalnya seperti hanya impian belaka karena ia tidak bisa memiliki papan skate. Terlebih, berdasarkan informasi yang didapat, Joko adalah anak yatim yang tinggal hanya dengan neneknya. Perjuangan untuk bisa bermain Skateboard pun terus dilakukan Joko dengan mendatangi Skate Park di Taman Singha Merjosari di mana di situ adalah tempat latihan Bolang SK8 School. Akhirnya, pelatih skate yang melihat bocah setiap hari melihat pemainnya berlatih merasa iba kepada bocah berusia 10 tahun ini dan meminjami Jojo papan skate. Ia pun menunjukkan kesungguhannya untuk bermain skateboard. “Awalnya lihat-lihat saja di sini, lalu dipinjami (papan skate) sama pelatih dan akhirnya bisa sampai sekarang,” kata Joko, dilansir dari jatimtimes.com. Ditanya tentang kenapa tertarik dengan olahraga skateboard, Joko mengaku bahwa ia merasa dengan olahraga bisa banyak teman sehingga ia bisa bermain dengan hal yang positif. Selain itu, ia ingin berprestasi di bidang olahraga untuk membanggakan keluarganya. “Tertarik dengan skateboard ini, ya, karena bisa punya banyak teman. Dan saya bisa berprestasi,” ucapnya. Dari segi prestasi, Joko yang baru bergabung latihan dengan Bolang SK8 School kurang lebih 2 hingga 3 bulan lalu ini sudah mengikuti berbagai kejuaraan yang antara lain di Solo, Bali, hingga Jakarta, bahkan di Bekasi Joko pernah menyabet juara 1 kejuaraan Skateboard Wali Kota Cup U-15. Disinggung masalah sekolah, Joko mengaku bahwa ia tidak melupakan sekolahnya meski terus fokus berlatih skateboard. “Ya sekolah biasa saja, kalau mau ujian belajar dulu, sementara latihannya di skip dulu, fokus ujian. Kalau sudah selesai baru bisa latihan rutin lagi,” ungkapnya. Berkat prestasi yang telah diraihnya, Joko kini sudah memiliki sponsor mulai dari papan skate hingga baju untuk digunakan saat mengikuti kejuaraan. Selain itu, sang nenek pun sangat mendukung apa yang dilakukan. “Mendukung sekali kalau keluarga, sama nenek itu, Alhamdulillah mendukung. Buktinya sekarang Alhamdulillah sudah punya papan skate sendiri dari sponsor. Jadi kalau rusak itu ya dikirim lagi,” ujarnya.

Latihan di Rumah Selama Pandemi, Stay Home Stay Fit

Latihan di rumah. Sumber: Pexels

Wabah virus corona tentunya membuat ruang gerak Sobat muda NYSN menjadi lebih terbatas. Kalau biasanya pergi ke sekolah untuk belajar sekarang harus dilakukan secara online di rumah. Yang biasanya melakukan kegiatan olahraga bersama-sama sekarang harus dilakukan lewat intruksi video. Meskipun ruang gerak sobat muda NYSN jadi terbatas karena pembatasan sosial bukan berarti sobat muda NYSN bisa bermalas-malasan lho! Sobat muda NYSN harus tetap latian di rumah untuk menjaga kebugaran tubuh. Melakukan olahaga ringan dapat mengobati rasa depresi, stres, kecemasan, sekaligus juga membantu pada kondisi tekanan darah tinggi dan diabetes. Dengan melakukan olahraga dan latihan rutin sobat muda NYSN bisa menjaga mood untuk tetap semangat pada masa pandemi seperti ini. Ada beberapa ide latihan yang bisa sobat muda NYSN lakukan di rumah selama masa pandemi. Misalnya: 1. Yoga Selain dikenal sebagai olahraga meditasi yoga juga dipercaya dapat membakar kalori hingga dianggap baik untuk mencegah penyakit jantung, nyeri sendi, dan melawan stres. Dengan melakukan yoga sobat muda NYSN dapat merasakan tubuh menjadi lebih segar dan mengurangi rasa gelisah dan memperbaiki mood. Beberapa manfaat lainnya yang sobat muda NYSN dapat dari yoga adalah: • Mengurangi kecemasan. • Meredakan emosi. • Membantu mengatasi gangguan tidur. • Memperbaiki postur dan kekuatan tubuh • Membantu menurunkan berat badan • Untuk sobat muda NYSN yang punya sakit punggung yoga bisa membantu mengurangi rasa sakitnya. • Membakar lemak tubuh. Ini cocok untuk sobat muda NYSN yang ingin menurunkan berat badannya. 2. Treadmill Sobat muda NYSN yang mempunyai alat latih treadmill bisa menggunakannya untuk mendapatkan berbagai manfaat. Diantara manfaat berlatih dengan treadmill adalah: • Menurunkan berat badan. • Mengurangi nyeri sendi. • Beberapa model treadmill memiliki monitor untuk merekam jarak tempuh, detak jantung, serta pembakaran kalori. Hal ini bisa membantu sobat muda NYSN untuk memonitor kesehatan dan juga fokus pada goal yang sobat muda sudah tentukan. • Meningkatkan kepadatan tulang. • Meningkatkan daya tahan tubuh • Hemat waktu dan aman. Tentunya sobat muda NYSN tidak perlu jauh-jauh ke gym atau jogging keluar rumah terutama pada masa pandemi virus corona ini. • Membuat lutut sehat dan kuat. 3. Sit up/Push up Olahraga sit up dan push up tidak memerlukan banyak alat dan murah. Malahan sobat muda NYSN bisa melakukannya tanpa alat dan uang sama sekali. Meskipun begitu melakukan latihan sit up atau push up punya banyak manfaat. Buat sobat muda NYSN yang menginginkan otot perut rata boleh melakukan latihan sit up atau push di rumah. Berikut manfaat yang sobat muda NYSN dapat apabila sering melakukan situ up dan push up: • Selain otot perut sit up juga mengencangkan otot dada, panggul, pinggang bagian bawah, dan leher. • Memperbaiki postur tubuh. Dengan melakukan sobat muda juga NYSN juga memperkecil risiko cedera pada otot dan sendi. • Membakar kalori. • Baik untuk otot jantung. Apabila sobat muda NYSN melakukan gerakan push up dan sit up sebelum tidur maka dapat meningkatkan proses pemompaan darah oleh jantung. • Meningkatkan metabolisme. Gerakan sit up atau push up menghancurkan lemak dan racun yang ada dalam tubuh dengan cepat. • Memperbaiki keseimbangan tubuh. • Melancarkan peredaran darah. 4. Lompat tali atau skipping Bermain lompat tali atau skipping adalah kegiatan yang bisa sobat muda NYSN lakukan dirumah. Tidak memerlukan banyak biaya skipping bisa dijadikan alternatif agar tubuh tetap aktif selama masa stay at home. Berikut manfaat skipping buat sobat muda NYSN: • Menurunkan berat badan dengan membakar kalori sellama melakukan skipping. Kalori yang dikeluarkan ketika melakukan lompat tali selama 15 menit bisa mencapai 500 kalori. • Meningkatkan koordinasi tubuh. Meskipun terlihat sederhana lompat tali mengharuskan seluruh tubuh untuk bekerja secara sinkron. • Memperkuat otot, ligamen, dan tendon yang ada pada kaki sobat muda NYSN. • Melakukan skipping secara teratur bisa meningkatkan kesehatan jantung sobat muda NYSN.

Makanan Sebelum dan Sesudah Bersepeda, Penting Biar Gak Kehabisan Tenaga

Makanan Sebelum dan Sesudah Bersepeda. Penting Biar Gak Kehabisan Tenaga. Sumber: pexels

Sobat muda NYSN pasti pernah merasakan lapar pada saat selesai bersepeda. Jelas saja karena bersepeda selama satu jam bisa membakar 588 kalori buat sobat muda NYSN yang mengayuh rata-rata 21 km/jam. Meskipun begitu ada baiknya sebelum dan sesudah bersepeda kita tidak mengkonsumi makanan sembarangan. Kita simak yuk sobat muda NYSN makan apa saja yang akan membantu kita memberikan energi saat sebelum bersepeda dan mengembalikan tenaga kita setelah selesai bersepeda. Pada saat bersepeda tubuh membakar glikogen sebagai sumber energi. Glikogen adalah simpanan karbohidrat di dalam hati dan otot yang harus dipulihkan kembali setelah bersepeda. Makanan-makanan yang mengandung karbohidrat akan mengembalikan glikogen di dalam tubuh. Sedangkan makanan yang mengandung protein akan membantu memperbaiki dan membentuk otot. Untuk menghindari dehidrasi dan menjaga keseimbangan elektrolit tubuh kita perlu makanan-minuman yang mengandung mineral. Berikut persiapan dan makanan yang bisa sobat muda NYSN makan sebelum bersepeda: 1. Sehari sebelum bersepeda ada baiknya sobat muda NYSN berhati-hati dengan jenis asupan dan waktu makan. Jangan makan besar lewat sore hari. Kalau sobat muda NYSN masih makan di malam hari, apalagi makanan pedas, bisa-bisa sakit perut di pagi hari. 2. Makanlah 2-3 jam sebelum bersepeda dengan karbohidrat sederhana seperti: • bubur • roti gandum • kurma • pisang atau alpukat • telur 3. Buat sobat muda NYSN yang terbiasa boleh minum kopi untuk membantu penyerapan karbohidrat. Tetapi bagi yang tidak terbiasa sebaiknya berhati-hati agar tidak sakit perut. Sobat mudan NYSN juga bisa meminum teh hijau sebagai alternatif kopi. 4. 15 menit sebelum bersepeda memakan sedikit karbohidrat dari energy bar dan pastikan sobat muda NYSN minum yang cukup. Makin tinggi intensitas sobat muda NYSN bersepeda maka makin cepat pula pembakaran karbohidrat dalam tubuh. Setelah kekurangan cairan dan melepas banyak energi tiba saatnya mengganti itu semua dengan asupan yang baik setelah 20-30 menit bersepeda. Berikut makanan yang baik dikonsumsi setelah bersepeda oleh sobat muda NYSN: 1. Telur rebus dan kentang panggang Telur mengandung asam amino yang mudah dicerna sehingga dapat memberikan protein yang diperlukan oleh tubuh. Kandungan karbohidrat yang ada pada kentang penting dalam proses mengganti glikogen yang terbuang saat sobat muda NYSN bersepeda. dalam tubuh 30 hingga 60 menit setelah bersepeda. Kandungan kalium yang ada pada kentang akan membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit di dalam tubuh yang keluar melalui keringat pada saat bersepeda. Kentang juga membantu meningkatkan kadar insulin yang berperan dalam pengembalian karbohidrat ke otot. 2. Ayam panggang dan nasi putih Daging ayam panggang, terutama bagian dada, merupakan sumber protein yang tinggi. Apabila sobat muda NYSN ingin mendapat sumber protein untuk otot maka daging ayam panggang bisa dijadikan pilihan. Selain itu kandungan karbohidrat pada nasi putih yang terdapat dalam nasi putih lebih mudah dipecah oleh tubuh dibandingkan karbohidrat kompleks. Hal ini menyebabkan kandungan gula darah dalam tubuh cepat meningkat. Nasi putih juga mengandung asam amino yang berperan dalam pembentukan otot. Kombinasi kedua makanan ini akan menyediakan protein dan karbohidrat untuk pemulihan tubuh setelah bersepeda. 3. Kacang-kacangan Kandungan asam lemak tak jenuh dalam kacang bermanfaat dalam membantu meminimalisir kolesterol buruk di dalam tubuh. Sobat muda NYSN yang suka makan cemilan dapat memakan kacang almond yang kaya akan kalsium atau kacang mede yang kaya akan kandungan besi dan kandungan lemak yang rendah . Sobat muda NYSN dapat memadukan kacang-kacangan ini dengan buah-buahan kering. 4. Susu cokelat Sobat muda NYSN bisa minum susu cokelat setelah bersepeda. Dalam satu gelas susu cokelat rendah lemak, terkandung rasio karbohidrat dan protein 4:1. Gula yang terdapat di dalam susu cokelat juga termasuk ke golongan karbohidrat sederhana yang mudah dipecah oleh sistem pencernaan. Selain kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi susu punya kandungan air yang cukup untuk rehidrasi tubuh setelah bersepeda. 5. Smoothies Sobat muda NYSN bisa membuat sendiri smoothies untuk mengganti cairan tubuh yang hilang setelah bersepeda. Sobat muda NYSN bisa menggunakan buah-buahan segar berjenis berry, madu, air kelapa atau susu rendah lemak, serta tambahan protein seperti kacang atau whey protein powder. Buah-buahan segar dan madu akan memberikan karbohidrat sebagai suplai energi setelah bersepeda, sementara air kelapa mengandung zat elektrolit yang bermanfaat dalam menyeimbangkan kadar ion dalam tubuh.

Jaring Talenta Bulu Tangkis, Bupati Bangka Cup Digelar

Patuhi Protokol Kesehatan, Bupati Bangka Cup Digelar Tanpa Penonton

Kejuaraan bulu tangkis Bupati Bangka Cup 2020 akan dimulai besok, Selasa (27/10/2020) di Stadion Orom Sungailiat. Sebanyak 115 atlet dari berbagai wilayah Kabupaten Bangka memastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Meski digelar ditengah pandemi, Bupati Bangka Cup akan digelar tanpa penonton demi mematuhi protokol kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia, Julian Saputra, Senin (26/10/2020) petang. “Kita gelar tanpa penonton di Lapangan Bulutangkis Orom yang mendaftar hingga penutupan sebanyak 115 atlet,” kata Julian Saputra, dilansir dari Bangkapos.com. 115 Pebulutangkis yang ambil bagian terbagi dalam 5 nomor. Untuk nomor tunggal putra kelahiran 2010 diikuti sebanyak 21 atlet, sementara untuk tunggal putri kelahiran tahun 2010 diikuti 11 atlet. Selanjutnya tunggal putra kelahiran 2008 diikuti 21 atlet, tunggal putri kelahiran 2004 diikuti 15 atlet, tunggal putra kelahiran 2004 diikuti 21 atlet. Kemudian ganda putra veteran diikuti 18 atlet dan ganda putra umum 8 atlet. Menurut Julian Saputra pihaknya telah berkeliling kecamatan kecamatan di Kabupaten Bangka mempromosikan kejuaraan termasuk memasang spanduk ditempat tempat strategis dan membagikan brosur. “Sudah kita informasikan sejak satu bulan ini intensif,” kata Julian Saputra. Diharapkan dari kejuaraan yang digelar setiap tahun ini akan muncul atlet atlet bulutangkis potensial. Dimana akan ditindaklanjuti dengan pembinaan oleh PBSI Bangka bekerjasama dengan klub bulutangkis tempat atlet bernaung. “Terus terang pebulutangkis usia muda di Kabupaten Bangka angkanya terus menurun tentunya lewat ajang ini kita bisa menjaring atlet potensial untuk dapat mengharumkan nama Kabupaten Bangka,” kata Julian.

Pelatnas Renang Olimpiade di Stadion GBK Akuatik Dimulai Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Fadlan, Doni, Farrel, Wisnu, Siman, Albert, Glen. Sumber: Pelatnas Akuatik

Jakarta, Tim renang nasional Indonesia menggelar pemusatan latihan untuk proyeksi Olimpiade 2021 Tokyo di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 26 Oktober 2020. Pelatnas di tengah pandemi ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Dimulai dengan memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk kolam renang, cek suhu tubuh, alas kaki dilepas, pembatasan lintasan sampai dengan protokol ketat di kamar bilas. “Senang ya sudah bisa mulai berlatih di Kolam Renang GBK. Tentu semuanya harus patuh dengan protokol kesehatan mulai dari penginapan, perjalanan, kolam renang dan tiba lagi di penginapan,” papar Manajer Pelatnas Olimpiade Renang, Wisnu Wardhana, Senin 26 Oktober 2020. Team Manajer Pelatnas, Coach Wisnu Wardhana mengatakan, pelatnas Renang yang diikuti enam perenang terbaik Indonesia ini sudah dimulai sejak sepekan lalu, Senin 19 Oktober 2020. Saat ini latihan masih fokus pada pemulihan dan persiapan loading endurance atau daya tahan setelah selama pandemi dan PSBB perenang hanya berlatih secara terbatas. “Untuk pelatnas Olimpiade ini kami mulai kurang lebih seminggu. Ini minggu kedua kami latihan di GBK. Untuk satu-dua bulan pertama, kami masih latihan fisik yaitu untuk memantapkan sekaligus untuk adaptasi mereka,” papar Wisnu. Latihan Pelatnas Olimpiade 2021 diikuti enam perenang yakni I Gede Siman Sudartawa, Glen Victor Susanto, Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, Triady Fauzi Sidiq dan Azzahra Permatahani yang dipimpin Tim manajer Wisnu Wardhana serta duo Pelatih Albert Sutanto dan Doni B.Utomo. Dua perenang Triady dan Azzahra belum bisa berlatih penuh, diharapkan segera bergabung serta berlatih bersama tim pelatnas. “Saat pandemi Covid 19 kemarin kita kesulitan berlatih baik di gym maupun di kolam renang. Dan harus diakui kita yang di pelatnas sangat kurang berlatih, dan saat ini saya juga meninggalkan Bandung menuju Jakarta yang fasilitas kolam serta protokol kesehatan cukup baik. Semoga ini bisa meingkatkan lagi kemampuan, karena memulainya juga dari nol lagi,” tambah Glen Victor. “Saat pandemi kemarin kita latihan terbatas seperti lewat zoom karena kolamnya tutup. Dan saat dibuka hanya bisa sehari sekali. Jadi latihan kita melalui zoom. Saat ini dengan bisa berlatih bersama tim pelatnas semoga bisa bertambah untuk meningkatkan kemampuan,” sambung Fadlan Prawira. Dengan target lolos kualifikasi limit A Olimpiade 2021, rencananya pada awal tahun 2021, para atlet bakal menjalani try out menuju Australia.

Timnas U-16 Kembali Raih Hasil Kurang Maksimal

Timnas U-16 Kembali Raih Hasil Kurang Maksimal

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 kembali harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab (UEA) pada laga uji coba di Dubai, Sabtu (24/10/2020) waktu setempat. Kali ini, pasukan Bima Sakti itu babak belur dihajar UEA dengan skor 0-4. Hasil itu tentu saja lebih buruk dibandingkan pada pertemuan pertama melawan UAE, Rabu (21/10/2020) lalu. Kala itu, Timnas Indonesia U-16 kalah tipis 2-3. Pada laga kali ini, pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, melakukan tiga perubahan susunan pemain dibandingkan pertandingan sebelumnya. Posisi penjaga gawang beralih ke Raka Okta. Kemudian Vito Ramadziky dan Ferre Murari dipercaya tampil sebagai starter. Perubahan susunan pemain justru membuat Timnas Indonesia U-16 tak mampu berbuat banyak pada babak pertama. Timnas U-16 kebobolan di menit ke-16 dan 26 di babak pertama melalui aksi Ahmed Moammed dan Abdulaziz Ali sehingga membuat UEA unggul 2-0 di paruh laga. Memasuki babak kedua, pelatih Bima Sakti melakukan rotasi pemain. Namun masih belum bisa membendung permainan menyerang yang diterapkan oleh lawan sehingga babak kedua timnas U-16 kembali kebobolan. Dua gol tuan rumah dicetak oleh Sultan Adel pada menit-75′ dan Ali Mohammed pada menit 79′. Timnas U-16 pun takluk 4-0. Meski kalah di pertandingan kedua, Bima Sakti melihat adanya progres performa bagi para pemain, terlebih ini menjadi laga internasional perdana timnas pada tahun 2020. “Secara performa anak-anak lumayan, dalam arti mereka bermain dengan cara yang kami inginkan.  Namun tim banyak melakukan kesalahan di pertandingan, ditambah kecerdikan tim lawan pada laga tadi dengan memanfaatkan free kick sehingga menyulitkan tim kami. Hal ini menjadi poin evaluasi yang harus diperbaiki,” ujar Bima Sakti seperti dilansir laman resmi PSSI. “Ini menjadi laga pertama bagi tim bertanding dengan tim luar. Bukan berarti mencari alasan dengan hasil hari ini. Uji coba internasional ini pada kesimpulannya bagus untuk kami, artinya kami punya kesempatan untuk bertanding melawan tim Arab, bagaimana kami menjadi tahu bahwa mereka suka memancing emosi pemain” tutup Bima. Setelah melakoni dua uji coba di UEA, timnas U-16 akan kembali ke Indonesia pada Minggu (25/10) pagi waktu setempat. Rencananya para pemain dan ofisial akan diliburkan terlebih dahulu sebelum melakukan persiapan lain jelang turnamen Piala Asia U-16 2020 yang akan digelar pada tahun depan. Susunan Pemain Indonesia U-16 (4-3-3): Raka Okta; Vito Ramadziky, Ferre Murari, Marcell Januar Putra, Alexandro Felix Kamuru; Muhammad Rafly, Resa Aditya, Marselino Ferdinan; Diandra Diaz, Raka Cahyana, Athallah Araihan | Pelatih: Bima Sakti Tukiman (IDN)

Cari Bibit Atlet, PTMSI Kutai Kartanegara Gelar Kejurkab 2020

Cari Bibit Atlet, PTMSI Kutai Kartanegara Gelar Kejurkab 2020

Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kutai Kartanegara, menggelar turnamen Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tenis Meja 2020. Kegiatan ini digelar di Gedung Tenis Meja Kompleks Olahraga Stadion Rondong Demang. Kejurkab kali ini secara resmi turut dihadiri dan dibuk oleh Perwakilan Plt Bupati Kukar, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Sumber Daya, Wisaksono, dengan dihadiri Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (Koni) Kukar, Rahman, Jumat (23/10/2020). Ketua Umum Pengcab PTMSI Kukar, H Awang Sakti, mengatakan Kejurkab ini merupakan salah satu upaya pembinaan yang secara konsisten dilakukan oleh PTMSI. “Meskipun pandemi Covid-19, pembinaan harus tetap jalan. Sebelum Kejurkab ini upaya pembinaan dengan memberikan latihan secara terukur terus kami lakukan meskipun memang untuk intensitasnya sedikit berjarak untuk waktu latihannya, karena sedang Covid,” kata Awang Sakti dilansir dari korankaltim.com. Pada Kejurkab kali ini, akan dipertandingkan empat kategori dan diikuti oleh sekitar 62 peserta. Awang pun berharap, meski masih dalam situasi pandemi, seluruh atlet yang mengikuti Kejurkab tetap semangat untuk berlatih karena para juara nantinya akan dipersiapkan untuk memenuhi target Porprov 2020 di Berau. “Pada Kejurkab ini kami mempertandingkan untuk empat kategori, kelas pemula, kelas kadet, kelas junior dan kelas senior. Diikuti 62 orang atlet terdiri dari sembilan kecamatan. Dengan sistem setengah kompetisi pada babak penyisihan dan sistem gugur pada babak selanjutnya,” ungkapnya. Sementara itu Ketua Koni Kukar, Rahman, menyampaikan cabor tenis meja menjadi salah satu cabor andalan di Kukar. Gedung tenis meja yang dimiliki PTMSI Kukar sebagai bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten kepada olahraga tenis meja. “Tadi disebutkan gedung yang kita miliki ini adalah salah satu yang ‘wah’ dan hanya bisa dihitung hitungan jari yang ada di seluruh Indonesia. Artinya ketika sarana prasarana ini sudah memadai ya target emas pada Porprov 2022 di Berau nanti wajib tercapai,” ujarnya. Rahman berharap kepada PTMSI Kukar agar bisa melakukan pembinaan di 18 Kecamatan se-Kukar. Jadi masih ada Sembilan kecamatan lagi yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) PTMSI Kukar dalam mencari dan mencetak bibit atlet yang ada di Kecamatan. “Ini sembilan kecamatan yang turut serta, jadi masih ada Sembilan kecamatan lagi yang masih menjadi PR PTMSI. Harapannya atlet tenis meja ini jangan hanya dari Kecamatan Tenggarong saja, tapi harus ada juga dari kecamatan lainnya,” harap Maman.