Sambut Asian Games 2018, Siswa dan Guru Saint John’s Catholic School Ramaikan Pocari Sweat Run

Ramaikan Asian Games 2018, Event Pocari Sweat Run digelar di Saint John's Catholic School. (istimewa)

Jakarta- Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga se-Asia, pada Agustus-September 2018, Jakarta-Palembang. Guna menyambut gelaran itu, sejumlah siswa dan guru Saint John’s Catholic School turut berpartisipasi dalam event Pocari Sweat Run, Jumat (9/3), sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Asian Games 2018. “Kegiatan ini bertujuan untuk menggugah anak-anak SMA akan makna Asian Games 2018,” ujar Nadia Jastiffani Nurdin, Brand Communication Executive PT Amerta Indah Otsuka. Terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962, setelah 56 tahun berlalu, Indonesia akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent empat tahunan itu. Penyelenggaraan Asian Games 2018 digelar di dua kota yakni Jakarta dan Palembang. Pada event Pocari Sweat Run, sebanyak 30 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), terdiri dari 20 sekolah di Jakarta dan 10 sekolah di Palembang (Sumatera Selatan) turut memeriahkan event ini dengan cara berlari sejauh 18 kilometer 818 meter (18.818 K). Pada pelaksananan Pocari Sweat Run di Saint John’s Catholic School, turut dihadiri tiga orang pelari dari Tangerang Crazy Runner, yakni Wildan, Dennis dan Fery. Mereka turut memeriahkan acara dengan menemani para siswa dan guru Saint John’s Catholic School berlari dan bermain games. Dengan antusiasme yang tinggi dari para siswa diharapkan mereka bisa menjadi duta bangsa Indonesia dalam membagikan semangat Asian Games 2018, dimana pelaksanaannya memasuki edisi ke-18. (Adt)

Putri UIN SGD Kembali Gagal, Pasca Takluk Dari Dominasi STKIP Pasundan

STKIP Pasundan meraih poin perdananya usai menekuk perlawanan UIN SGD dengan skor 3-0. (LIMA)

Bandung- Tim putri STKIP Pasundan sukses di laga perdana dalam LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 dengan kemenangan meyakinkan. Kampus di Cimahi ini menang 3-0 atas lawannya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD), pada Jumat (9/3). STKIP membuka keunggulan dari nomor pertama, tripel. Di gim pertama, tripel STKIP Pasundan, Ega Velia Kristanti/Nazwa Aulia Agustin/Revina Nurhasanah mendapat perlawanan sengit dari trio UIN SGD, Fuzi Hastuti/Sarah Syahirah/Siti Rizki Utami. Perolehan kedua tripel hanya berjarak satu atau dua poin, hingga kedudukan 18-15 untuk tripel STKIP Pasundan. Namun, Ega/Nazwa/Revina tak tertahankan hingga menutup gim pertama dengan angka 21-16. Laju trio STKIP Pasundan ini tak tertahan di gim kedua dan menutup duel dengan skor 21-5. STKIP Pasundan unggul 2-0 setelah tunggalnya, Mayrina Lukmanda, menang telak atas tunggal UIN SGD, Rosita Noor Fadilah. Mayrina tak memberi kesempatan lawannya mencetak angka di gim pertama. Setelah keunggulan 21-0 di gim pertama, Mayrina sempat unggul 11-0. Rosita hanya bisa mencetak dua poin sampai akhir laga. Dominasi turut dicatat ganda STKIP Pasundan, Revina Nurhasanah/Sinta Arum Antasari, atas pasangan UIN Bandung, Nafilah Mayyasya/Sarah Syahirah. Revina/Sinta mencatat skor 11-0 saat turun minum gim pertama. Revina sempat mengalami cedera karena terpeleset kala unggul 19-3, tapi masih bisa menghasilkan keunggulan 21-3 di akhir gim pertama. Seperti tak pengaruh dari cedera Revina, pasangan STKIP Pasundan melanjutkan dominasi di gim kedua. Revina/Sinta yang tampil padu menutup kemenangan timnya dengan kedudukan 21-5. Kemenangan ini memberikan modal bagus bagi STKIP di kompetisi tahun ini. Esok hari, Sabtu (10/3), Mayrina cs. akan menghadapi juara bertahan, UPI. UIN SGD juga akan menghadapi salah satu tim kuat, Universitas Komputer Indonesia (Unikom). (Adt)

Hari Kedua LIMA Badminton Blibli WJC 2018, Tim Putri UPI Tak Terbendung

UNPAD (merah) harus bertekuk lutut 3-0 dari UPI dalam laga hari kedua LIMA Blibli WJC 2018. (LIMA)

Bandung- Keseruan laga LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018, berlanjut di hari kedua, Jumat (9/3). Pertandingan beregu putri membuka rangkaian laga yang digelar di GOR Lodaya Bandung ini. Pertandingan LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 tergelar di dua lapangan. Di lapangan 1, hari ini, tersaji laga antara beregu putri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melawan Universitas Padjadjaran (Unpad). Sementara itu, di lapangan 2, tim putri Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati harus berhadapan dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan (STKIP Pasundan). Poin pertama diraih UPI dari nomor tripel di partai pertama. Kesi Soraya, Mira Meliani dan Rahma Dewi yang mewakili UPI berhadapan dengan tripel Unpad, Qeqe Lestari, Qorima Diez dan Yushi Roshalia. Tripel UPI bermain dominan di kedua gim pada partai pertama. Selisih skor yang besar menunjukkan ketangguhan pukulan-pukulan tripel UPI. Gim pertama berakhir dengan kemenangan UPI 21-8. Alih-alih menyusul, tripel Unpad justru menambah besar selisih skornya di gim kedua. Gim kedua ini berakhir dengan skor 21-7 untuk UPI. Pada partai kedua yang mempertandingkan tunggal putri, laga harus berakhir di skor 7-1 untuk kemenangan UPI. Dina Mardiana (UPI) sempat memimpin 3-0 atas Muthiara Hasna (Unpad). Akhirnya, Muthiara mampu mencetak poin pertamanya dan mengubah kedudukan menjadi 3-1. Namun, pendaratan yang kurang sempurna dari Muthiara usai mencetak poin pertamanya itu mengharuskan Muthiara mendapatkan perawatan medis. Dengan langkah yang tertatih, Muthiara mencoba melanjutkan laganya di partai kedua ini. Namun, pada poin 1-7, Muthiara terpaksa mengundurkan diri dari lapangan. Partai kedua ini pun dimenangi UPI. Kekuatan UPI kembali terlihat dari pasangan Trya Nur/Verent Nanda. Pada partai kedua yang mempertandingkan nomor ganda, UPI mendominasi pukulan kencang ke arah Anisa Purnama/Bamega Anisa (Unpad). Di gim pertama, Trya Nur/Verent Nanda menang 21-10. Pada gim kedua, selisih tiga poin terjadi hingga istirahat turun minum, 11-7 untuk pasangan UPI. Hingga akhir laga, ganda Unpad hanya mampu menghasilkan satu poin tambahan. Gim kedua kembali dimenangi ganda UPI dengan skor akhir 21-8. “Alhamdulillah kami menang 3-0. Target kami sapu bersih di pertandingan hari ini. Dari segi kualitas, saya yakin tunggal putri kami unggul. Namun, karena tadi tunggal Unpad mengalami cedera, kami mendapat keuntungan juga. Ada kesempatn beristirahat lebih lama,” kata pelatih beregu putri UPI, Cecep Alawi. Laga pada Sabtu (10/3) menjadi partai sengit di lapangan 1 GOR Lodaya, Bandung. Dua tim kuat, UPI dan STKIP Pasundan akan saling berhadapan untuk memamerkan ketangguhannya. (Adt)

Buka Kemenangan Lewat Partai Tripel, Putri UPI Unggul 3-0 Atas UIN SGD

Diawali Nomor Triple, Universita Pendidikan Indonesia unggul atas UIN SGD. (LIMA)

Bandung- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) catat kemenangan pertama dalam laga LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 pada Kamis (8/3). UPI mengadaskan perlawanan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung dengan skor 3-0, di lapangan 2 GOR Lodaya Bandung. UPI mendapatkan poin pertamanya dari partai tripel. UPI menurunkan Dwi Erina, Kesi Soraya dan Mira Meliani sebagai wakil tripelnya. Sementara itu, Reni Putri, Rosita Noor dan Siti Rizki mewakili UIN SGD di partai pertama. Pertandingan partai pertama berakhir dengan kemenangan tripel UPI 21-4 dan 21-4. Pada partai kedua di nomor tunggal putri, UPI kembali dominan. Partai kedua nomor tunggal kembali dimenangi UPI yang menurunkan Dina Mardina. Dina tampil cemerlang melawan Rofi Farijah (UIN SGD) di dua gim partai kedua dengan skor 21-5 dan 21-8. Ini menjadi poin kedua untuk UPI. Di partai terakhir, UIN SGD masih belum mampu imbangi permainan UPI. Di nomor ganda putri ini, UPI, yang diwakili pasangan Triya Nur dan Verent Nanda berhasil sapu bersih di dua gim. Triya/Verent (UPI) mengalahkan Nafilah Mayyasya/Sarah Syahirah dengan skor 21-5 dan 21-7. “Para pemain bermain sesuai harapan saya. Kami dapat meraih poin penuh. Hasil pertandingan hari ini bisa menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Cecep Alawi, pelatih tim badminton putri UPI, pada Kamis (8/3). Pada Jumat (9/3), UPI akan berhadapan dengan Universitas Padjadjaran (Unpad). Sebelumnya, Unpad kalah dari Unikom 0-3. “Melawan Unpad besok, saya mempersiapkan anak-anak untuk tetap semangat. Meski tadi Unpad kalah melawan Unikom, tapi kami tetap harus berjuang dan tidak meremehkan lawan,” tambah Cecep. (Adt)

Hari Pertama LIMA Badminton Blibli WJC 2018, Tim Putra Widyatama Tampil Apik

Laga Nomor beregu Putra antara STIE Ekuita Melawan Univ Widyatama di LIMA Blibli WJC 2018. (LIMA)

Bandung- Sesi kedua LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 yang digelar di GORK Lodaya Bandung, pada Kamis (8/3), mempertandingkan duel Pul B. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas melawan Universitas Widyatama. Untuk kategori beregu putra mempertandingkan lima partai. Kelima partai tersebut yakni dua nomor tunggal, dua nomor ganda, dan satu nomor tripel. Dari lima partai, Widyatama berhasil memenangi empat partai atas Ekuitas. Pada partai pertama, duel berlangsung cukup berimbang. Namun, Tunggal Ekuitas, Airlangga Trisnoyuwono, berhasil menunjukkan kualitas bermainnya atas Dicky Yaniadi (Widyatama). Pada akhir partai, Airlangga menyumbang satu poin untuk Ekuitas usai laga dengan skor akhir 21-18 dan 21-19. Di partai kedua, Ekuitas menurunkan Muhammad Aldy dan Rizki Dwi di nomor ganda pertama. Pasangan Aldy/Rizki ini belum mampu menyumbang poin kedua untuk Ekuitas. Aldy/Rizki kalah dari ganda kedua Widyatama, Fauzi Ramadhan/Sugeng Adi. Pasangan ganda Widyatama menang atas ganda Ekuitas dengan skor akhir 21-9 dan 21-6. Sehingga, Widyatama berhasil imbangi perolehan poin Ekuitas menjadi 1-1. Poin kedua untuk Widyatama disumbangkan tripelnya, Muhammad Satria, Raka Ashari, dan Renaldy Fachrezzy saat berhadapan dengan tripel Ekuitas, Renaldi Setiawan, Rizki Setiawan dan Yura Teguh. Tripel Widyatama menekuk tripel Ekuitas dengan skor 21-15 di gim pertama. Pada gim kedua partai ketiga, kedua wakil tripel ini bermain sangat ketat. Laga di gim kedua berakhir dengan deuce dengan hasil 24-22 untuk kemenangan tripel Widyatama. Hasil di partai ketiga ini menambah perolehan poin Widyatama menjadi 2-1 atas Ekuitas. Partai keempat, yang mempertandingkan tunggal putra kedua, kembali didominasi permainan Widyatama. Tunggal putra yang diturunkan Widyatama, Sugeng Adi menguasai jalannya pertandingan dengan pukulan-pukulan tanggungnya ke arah Widi Widyan (Ekuitas). Di akhir laga, Sugeng memenangi partai keempat dengan skor 21-15 dan 21-12. Di partai pamungkas, kedua tim bermain cukup ketat. Ekuitas, yang menurunkan Airlangga dan Andy berhasil menangi gim pertama dengan skor 21-15. Namun, di gim kedua, ganda Widyatama membalas. Dicky Yaniadi dan Raka Ashari, pasangan ganda putra Widyatama unggul di gim kedua dengan skor 21-15. Kedua ganda ini pun bermain di babak rubber game. Pada babak rubber game, Dicky/Raka menunjukkan kekompakan permainannya. Pasangan ganda putra ini bermain dominan, sehingga akhirnya dapat menangi babak penentu ini dengan skor akhir 11-5. Poin akhir untuk pertandingan ini pun menjadi 4-1 untuk Widyatama. (Adt)

Strategi Efektif, Indra Jawara Karate Nomor Kata O2SN SMK Provinsi DKI Jakarta

Indra Lukman juara kata perorangan putra O2SN SMK DKI Jakarta. (Adt/NYSN)

Jakarta- Indra Lukman, wakil Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Shandy Putra, Jakarta Barat, berhasil menjadi jawara nomor kata perorangan putra di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK Provinsi DKI Jakarta. Event ini dihelat di SMKN 57 Jakarta Selatan, Kamis (8/3). Ia mengalahkan Muhammad Pajri, wakil SMK Jayawisata 2, Jakarta Timur, dengan skor telak 5-0. “Strateginya itu kalau lawan tampil bagus, maka saya main Kata yang lebih tinggi. Tapi,kalau lawan tampil jelek, saya main bawah dulu. Mungkin tadi strategi saya efektif Karena pas latihan saya lihat lawan itu bagus. Saya malah mikir bakal kalah,” ujar Indra usai pertandingan. Mewakili Provinsi DKI Jakarta di ajang O2SN Tingkat Nasional di Yogyakarta, September mendatang, Indra berharap bisa tampil lebih baik, dan meraih juara nasional. “Tahun lalu untuk tingkat nasional di Medan (Sumatera Utara) saya ikut. Tapi hasilnya mengecewakah. Mudah-mudahan dengan latihan terus dan persiapan yang matang, saya bisa memberikan yang terbaik untuk DKI Jakarta, dan juara,” cetusnya. Sementara, di nomor kata perorangan putri, Fahra Fadyla, wakil SMKN 21, Jakarta Pusat, sukses meraih juara usai mengalahkan wakil SMKN 7, Jakarta Timur, Roidatul Fauziah, dengan skor 5-0. “Dalam pertandingan tadi saya berusaha memberikan yang terbaik. Apapun hasilnya baik menang atau kalah saya sudah siap menerima. Yang penting sabar dan jangan goyang saat tampil. Dan, Alhamdulillah saya bisa menang,” cetus Fahra. (Adt) Hasil Pertandingan : Kata Putra : 1. Indra Lukman (SMK Telkom Shandy Putra) Jakarta Barat 2. Muhammad Pajri (SMK Jayawisata 2) Jakarta Timur 3. Erza Rifqi Apriansyah (SMK Budi Asih) Jakarta Selatan Kata Putri : 1. Fahra Fadyla (SMKN 21) Jakarta Pusat 2. Salma Hazizah M (SMKP Djadajat) Jakarta Utara 3. Roidatul Fauziah (SMKN 7) Jakarta Timur Kumite Putra : 1. Septian S (SMKN) Jakarta Pusat 2. M. Arsha (SMK Al Wasliyah) Jakarta Timur 3. Indra Lukman (SMK Telkom Shandy Putra) Jakarta Barat Kumite Putri : 1. Salma Hazizah (SMKP Djadajat) Jakarta Utara 2. Roidatul Fauziah (SMKN 7) Jakarta Timur 3. Intan Pitalokasari (SMK Islam ‘AA’) Jakarta Barat

Optimistis Kualitas Atlet, DKI Jakarta Bidik Juara O2SN Tingkat Nasional

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018. (net)

Jakarta- DKI Jakarta memasang target juara pada edisi ke-11 ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada September 2018. Uju Juhiwa, Ketua Pelaksana O2SN Tingkat Provinsi DKI Jakarta, mengatakan pada pelaksanaan O2SN tahun lalu di Kota Medan, Sumatera Utara, kontingen DKI hanya mampu berada di urutan lima besar. “Harapannya di Yogyakarta kami bisa juara satu. Untuk itu, setelah pelaksanaan O2SN ini, para juara akan kami kumpulkan untuk mengikuti training center (TC),” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 22 Jakarta Timur itu, Kamis (8/3). Ia menyebut untuk bisa mewujudkan target tersebut dibutuhkan dukungan semua pihak. Terlebih, lanjutnya, provinsi lain dipastikan juga telah mempersiapkan diri dengan baik guna meraih hasil maksimal. “Provinsi lain itu kalau bisa mengalahkan DKI Jakarta ada kebanggaan tersendiri. Namun kendala yang kami hadapi itu terkadang atlet DKI kurang termotivasi, lain halnya dengan atlet-atlet di daerah. Rasa kedaerahan mereka itu tinggi. Padahal, fasilitas yang dimiliki DKI sangat lengkap dibandingkan fasilitas yang ada di daerah. Tapi, sepertinya animo atlet DKI itu masih kurang,” tambahnya. Provinsi DKI telah menggelar O2SN yang mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni bulutangkis, renang, atletik, karate dan pencak silat, pada 7-8 Maret 2018. “Kegiatan ini dimulai dari tingkat Kecamatan, kemudian Kotamadya, lalu ke tingkat Provinsi. Dan, tiap-tiap Kotamadya itu mengirimkan wakilnya untuk berlaga di tingkat Provinsi. Pemenang di tingkat Provinsi inilah yang nantinya akan kami kirim ke tingkat nasional, baik putra maupun putri,” papar Uju. (Adt)

Duel Ketat, Reyvan Kampiun Renang O2SN SMK Provinsi DKI Jakarta

Cabang olahraga renang dalam event O2SN Tingkat Provinsi DKI Jakarta. (disdik DKI)

Jakarta- Persaingan ketat tersaji di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Provinsi DKI Jakarta, di Kolam Renang, Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (7/3). Reyvan Anwar, wakil SMKN 51 Jakarta Timur, berhasil meraih gelar juara putra usai menyingkirkan pesaingnya dati SMK Grafika Yayasan Lektur Jakarta Selatan, M. Rahul Amanda Syah. Zulkarnain, Guru Pendidikan Jasmani (Penjas) SMKN 51 Jakarta Timur, mengatakan persaingan anak didiknya di ajang O2SN kali ini ketat. Sebab, menurutnya, lawan yang dihadapi merupakan juara pada tahun lalu. “Sangat ketat, apalagi yang menjadi juara kedua merupakan juara bertahan tahun lalu. Dan, saya melihat hampir disemua nomor, Reyvan juara satu. Harapan saya, Reyvan bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya. “Dari limit yang dihasilkan selama latihan, ya sudah sesuai. Reyvan latihannya sangat ketat. Dengan waktu tersisa tiga bulan jelang O2SN Tingkat Nasional di Yogyakarta, kami akan terus poles kemampuannya,” tambahnya. Terpisah, Suyamti, Penanggung Jawab Renang Putri, mengungkapkan potensi yang diperlihatkan para siswa dalam ajang ini sangat luar biasa. Meski, sebenarnya di SMK tak boleh ada kegiatan renang, namun para siswa berhasil menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimiliki di ajang ini. “Jadi mereka yang masuk di ajang ini adalah anak-anak yang mandiri, yakni berasal dari klub renang di wilayah masing-masing. Dan potensi mereka itu luar biasa untuk mewakili DKI Jakarta ke tingkat nasional,” urai Suyamti, yang juga Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 51 Jakarta Timur. Sementara, Ramli, Penanggung Jawab Renang Pria, menjelaskan ajang ini bisa dijadikan sarana untuk para siswa meraih prestasi sebagai bekal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. “Jika berprestasi maka keuntungannya untuk siswa itu sendiri. Dengan bakat dan prestasi maka bisa lebih mudah masuk ke perguruan tinggi. Bisa gratis atau mendapat prioritas penerima beasiswa,” beber Kepala Sekolah di SMKN 54 Jakarta Pusat itu. (Adt) Daftar Pemenang Renang : Putra : 1. Reyvan Anwar (SMKN 51) Jakarta Timur 2. M. Rahul Amanda Syah (SMK Grafika Yayasan Lektur) Jakarta Selatan 3. Ikhsan Setiawan (SMKN 61) Kepulauan Seribu 4. Rizky Maulana (SMKN 3) Jakarta Pusat 5. M. Fauzan Putra (SMK Perguruan Cikini) Jakarta Utara 6. Rian Murti (SMK Telkom Shandy Putra) Jakarta Barat Putri : 1. Adela Sari (SMKN 60) Jakarta Barat 2. Idelia Regina Fortunata (SMK Pelayaran Jalasena) Jakarta Utara 3. Clara Jean Soewidja (SMK St Theresia) Jakarta Pusat 4. Marcela Yolanda (SMK Tarakanita) Jakarta Selatan 5. Jennifer (SMK Sahid) Jakarta Timur 6. Zahra Antikah Bilqis (SMK Kesehatan Global Cendekia) Jakarta Utara

Seleksi Timnas Putri Banyak Usia 19 Tahun, Legenda Indonesia Beri Catatan Khusus

Rahma Wulan (depan), salah satu striker dalam seleksi Timnas Putri Indonesia. (bola.com)

Jakarta- Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja, secara bertahap mulai menekankan tentang latihan organisasi permainan serta penguasaan bola yang diberikan pada peserta seleksi. “Ini masih tahap seleksi. Cuma pengenalan taktik dan formasi saja serta mengutamakan penguasaan bola. Postur pemain rata-rata kecil dan ini kelebihannya. Kita punya agility dan kecepatan,” ungkap Satia pada Rabu (8/3) di di kamp pelatihan National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jawa Barat. Namun, di awal pekan tahap seleksi Timnas Putri, masih terkendala adaptasi bermain dan status di klub yang tidak permanen, sehingga jarang latihan. Hal ini disampaikan Papat Yunisal, manajer Timnas Putri Indonesia. “Proses adaptasi antara satu pemain dengan yang lain, masih jadi prolem. Belum lagi status di klub yang tidak permanen, jadi menyesuaikan dulu dengan pola latihan Timnas”, ungkap Papat yang rutin mendampingi proses seleksi ini. Papat menambahkan dengan rataan usia pemain di angka 19 tahun, maka pengamalan berlatih dan bermain dalam tensi tinggi, tentu ini menjadi catatan. Mantan pelatih sepak bola putri Timnas Indonesia, Rully Nere yang hadir di sela-sela latihan pada Selasa (6/3) sore, amat mengkritisi soal ini. “Saran saya, materi timnas kali ini untuk pemain usia muda ya ditahan dulu. Kalau latihan atau seleksi, memang bagus untuk mental. Tapi untuk masuk timnas, terutama untuk event seperti Asian Games dan Piala AFF Wanita 2018, ya nanti dulu,” tegas pria asal Sentani, Papua ini. Ia mengkhawatirkan kondisi psikis pemain muda mudah down, jika bertemu dengan negara lain yang punya jam terbang dan prestasi mapan, seperti Australia, Jepang atau Korea Selatan. “Idealnya, komposisi pemain timnas senior itu usia yang 23 tahun ke atas, supaya mental bermain juga terjaga. Di level sepakbola putri, pengalaman itu salah satu bekal yang utama membangun tim,” tegasnya. (Dre)

LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 Mulai Terapkan Sistem Nilai Koefisien

LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 kin memakai sistem nilai koefisien bagi para pesertanya. (facebook.com)

Jakarta- Event LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 mulai bergulir pada Kamis (8/3). Sebelum bertanding di GOR Loday, Bandung, seluruh perwakilan tim mengikuti technical meeting (TM). TM dilakukan untuk melakukan persiapan sebelum memulai pertandinganada Rabu (7/3), bertempat di Hotel Malaka, Bandung, pada Rabu (7/3). Sembilan tim putra dan lima tim putri dari region Jawa Barat akan saling bersaing. Selain di nomor beregu, LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 juga mempertandingkan nomor perseorangan. David Leopold, Staf Kompetisi dan Pertandingan LIMA, membuka proses TM LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 ini. Ia menjelaskan seluruh aturan pertandingan LIMA Badminton 2018 kepada para perwakilan peserta. Pada musim keenam ini, LIMA memberlakukan sistem nilai koefisien untuk seluruh perguruan tinggi yang pernah, dan baru mengikuti LIMA Badminton. Nilai koefisien ini ditentukan dari intensitas keikutsertaan perguruan tinggi dalam kompetisi LIMA. Perolehan gelar dan penghargaan mempengaruhi nilai koefisien ini. Keuntungan nilai koefisien tinggi untuk conferencenya guna menentukan banyaknya tim yang akan dikirim melaju ke fase Nasional. Nilai koefisien ini digunakan untuk pembagian tim di tiap grupnya. Sehingga, perguruan tinggi yang memiliki nilai koefisien, tak perlu lagi melakukan undian untuk menentukan posisi grupnya. Di ajang LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 ini, enam perguruan tinggi nomor beregu putra sudah mengantungi nilai koefisien. Mereka yakni UPI, STKIP Pasundan, Unisba, Unikom, Widyatama dan Unpad. Untuk tim putra Unigal, STIE Ekuitas, dan UIN SGD, masih harus melakukan pengundian, karena ketiga tim tersebut belum memiliki nilai koefisien. Sistem kompetisi dalam LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 ini yaitu setengah kompetisi untuk kategori beregu, dan sistem gugur untuk kategori perseorangan. (Adt) Hasil Undian LIMA Badminton Blibli.com WJC 2018 untuk kategori beregu   Beregu Putra Pul A: UPI STKIP Pasundan Unisba Unigal Pul B: Unikom Utama Unpad STIE Ekuitas UIN SGD   Beregu Putri Pul X: UPI Unikom STKIP Pasundan Unpad UIN SGD

LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018 Besok Berputar di Bandung

LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018 siap berputar mulai 8 Maret. (facebook.com)

Jakarta- Rangkaian Liga Mahasiswa (LIMA) Badminton memasuki musim keenamnya pada 2018. LIMA Badminton region Jakarta Raya sukses digelar pada 25 Februari hingga Sabtu (3/6). Pekan ini, LIMA Badminton berputar di region Jawa Barat, dengan titel LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018. Event kompetisi badminton antarmahasiswa ini digelar mulai 8-14 Maret 2018 di GOR Lodaya, Bandung. Sembilan tim putra dan lima tim putri dari region Jawa Barat akan bertanding di LIMA Badmiton: Blibli.com WJC 2018 ini. Selain nomor beregu, LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 ini juga meampilkan nomor perseorangan. Tercatat 14 wakil tunggal putra dan 10 pasang ganda campuran akan saling bersaing. Pada season 5 (2017 lalu), STKIP Pasundan memenangi LIMA Badminton untuk kategori beregu putra, sedangkan UPI menjadi jawara kategori putri pada fase conference di region Jawa Barat. Ke-9 tim putra yang tampil yakni STKIP Pasundan, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Galuh (Unigal), STIE Ekuitas, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Widyatama (Utama), Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Universitas Parahyangan (Unpar), UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD), dan Universitas Islam Bandung (Unisba). Untuk beregu putri akan disajikan oleh tim dari STKIP Pasundan, Unpad, UPI, Unikom, dan UIN SGD. (Adt)

Asian Games 2018, Legenda Tinju Sebut Peluang Indonesia Berat

ilustrasi_tinju

Jakarta-Legenda tinju Indonesia Chris John, mengatakan peluang tim tinju Indonesia di pesta olahraga akbar empat tahunan negara-negara se-Asia, Agustus – Semptember mendatang, sangat berat. “Melihat peta kekuatan nggak bisa bohong. Petinju Indonesia memang masih berat buat bersaing dengan lawan dari negara lain,” ujar juara dunia kelas bulu pertama asal Indonesia itu, seperti dikutip detik, Senin (5/3). Terlebih, ia menyebut level persaiang bukan di tingkat Asia Tenggara, melainkan sudah dilingkup Asia. Mungkin, lanjut Chris, faktor tuan rumah bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi petinju Tanah Air. Menurutnya, solusi lain yang bisa dilakukan adalah dengan merekrut pelatih dari luar maupun melakukan training camp di luar negeri. “Sebagai tuan rumah pasti Indonesia memiliki nilai lebih yang bisa dimanfaatkan guna meraih hasil terbaik,” tukas petinju berjuluk ‘The Dragon’ saat masih aktif di atas ring. (adt)

Menpora Yakinkan Kebutuhan Atlet Asian Games 2018 Terpenuhi

Menpora Imam Nahrawi meninjau Pelatnas Asian Games cabang olahraga renang. (kemenpora)

Jakarta- Jelang Asian Games 2018, pemerintah memastikan fasilitas dan kebutuhan atlet terpenuhi, seperti asupan gizi, suplemen, fisioterapi, peralatan, termasuk uang saku atlet dan pelatih. “Bila ada hal-hal yang kurang, segera dilengkapi. Saat ini, semua dana dari pemerintah sudah langsung ke cabor (cabang olahraga), ketika MoU (Memorandum of Understanding) sudah dilaksanakan maka tidak ada lagi kata terlambat,” tegas Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Selasa (6/3). Utamanya, kepada para atlet renang dan polo air, pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu, meminta mereka untuk memanfaatkan kondisi kolam renang, terlebih venue akuatik dalam kondisi baru usai direnovasi. “Adaptasi dengan venue sangat penting, dan harus dimaksimalkan. Apalagi negara lain juga belum pernah menggunakan venue tersebut,” sambungnya. Imam menyebut negara-negara peserta lain belum mengetahui kondisi venue akuatik. Sementara atlet-atlet Pelatnas sudah memakai lebih awal, sehingga dapat beradaptasi. Seharusnya ini menjadi unggulan bagi atlet Indonesia,” tambahnya. Pria berusia 44 tahun itu mengingatkan para atlet dan semua pihak untuk tetap optimis. Karena, menurutnya, sebagai tuan rumah tentu memberikan keuntungan, sebab mereka dekat dengan orang tua dan suporter sehingga menjadi tambahan semangat untuk mereka. “Semua harus optimis. Kita tuan rumah. Nanti di tribun pasti penuh suporter kita, dtambah dekat dengan orang tua, dan kita semua terus mendoakan. Kalau ada hal-hal yang diperlukan demi prestasi segera sampaikan ke pemerintah,” tutup Imam. (Adt)

Pecahkan Rekor Dunia, ‘Laba-laba Grobogan’ Jadi Andalan Panjat Tebing Indonesia

Atlet-panjat-tebing-Indonesia-Aries-Susanti-Rahayu.-Tempo.co_

Jakarta- Lantaran keisengan menjajal olahraga panjat tebing, kini membuatnya menjadi atlet andalan Indonesia. Nama Aries Susanti Rahayu di atas permukaan dinding tak perlu diragukan lagi. Gadis asal Grobogan, Jawa Tengah, kini jadi salah satu andalan tim putri panjat tebing Indonesia. Aries yang duduk di peringkat 13 dunia di nomor speed, awalnya merupakan seorang atlet atletik. “Waktu SD, saya atlet atletik. Dikenalin panjat tebing sama guru waktu SMP, kok ternyata ini menantang. Terus dari kecil juga ya senang manjat-manjat pohon,” kisah bungsu dari tiga bersaudara ini. Keisengan mencoba panjat tebing pun ternyata berbuah manis bagi Aries. Ia dipanggil masuk Pelatnas panjat tebing usai menjuarai Kejurnas pada November 2017, karena pelatih Timnas panjat tebing nomor speed, Hendra Basir, tertarik dengan bakatnya. “Alhamdulillah masuk pelatnas setelah selesai Kejurnas. Saya dimasukkan karena promosi, April 2017 (awal pemusatan Timnas panjat tebing) belum masuk. Dari data prestasi, manajer Pelatnas melihat saya tidak masuk, tapi dari sisi kualitas, oleh pelatih (Hendra Basir) saya dipanggil ikut seleksi dan bisa mengimbangi,” kata Aries. Lajang 23 tahun itu pun menegaskan siap membawa Indonesia berbicara banyak di Asian Games 2018 nanti. Ia tak merasa terbebani dengan target dua emas yang dipatok pemerintah kepada Timnas panjat tebing. “Target dua emas Insya Allah bisa, dan saya yakin juga tim Indonesia bisa. Saya enggak beban, karena itu buat memacu diri sendiri untuk bisa membuktikan tim Indonesia bisa,” tegas mahasiswi Universitas Muhammadiyah Semarang jurusan Manajemen itu. Keoptimisan Aries pun dibarengi dengan hasil catatan waktu yang diraihnya saat mengikuti Pelatnas panjat tebing. Ia mencetak catatan waktu tercepat dengan 6.96 detik di nomor speed. Catatan itu pun rupanya telah memecahkan rekor dunia speed putri yang dipegang atlet Rusia dengan 7.38 detik. Sayang, rekor itu diukir dalam sesi latihan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing Indonesia untuk Asian Games 2018, sehingga catatan waktu itu belum resmi menjadi rekor dunia. Ia pun berharap targetnya pada 2018 dapat terpenuhi. “Selain ingin podium di Asian Games, semoga bisa pecahkan rekor di kejuaraan dunia dan jadi juara juga. Amin,” tutur Aries. (tha) Nama: Aries Susanti Rahayu Tempat lahir: Grobogan, Jawa Tengah Tanggal Lahir: 22 Maret 1995 Nomor pertandingan: Speed climbing perorangan putri, speed climbing relay putri Orang Tua: S. Sanjaya (Ayah) dan Maryati (Ibu) Sekolah : Universtas Muhamadiyah (Semarang), Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Prestasi internasional: Medali perak di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Xiamen – speed perorangan putri (2017) Medali perunggu di Kejuaraan Asia di Iran – speed perorangan putri (2017) Medali emas di Kejuaraan Asia di Iran – speed relay putri (2017)

Perebutan Puncak Klasemen di Pekan Ke-8 JSFL

Mentari Intercultural School Jakarta (hitam) tampil dalam ajang JSFL 2018. (net)

Jakarta- Pekan ke 8 dalam turnamen JSFL (Jakarta School Football League) kembali digelar. Seperti biasa, kejuaraan sepakbola ini digelar dari usia U-8 sampai U-19. Persaingan kelompok dibawah 8 tahun Divisi A, tim Al-Azhar Kembangan menduduki peringkat pertama dengan poin 21. Beralih ke posisi B, puncak klasemen ditempati oleh MISJ (Mentari Intercultural School Jakarta) A dengan poin 14. Sedangkan divisi C, JJC (the Jakarta Japanese Club) mengantongi poin 15 dan disusul oleh Insan Cendekia Madani dengan poin 13. Divisi D, AIS (Australian Independent School) dan GSPM (Global Sevilla Pulo Mas) bersaing ketat untuk menempati puncak klasemen. Aksi ketat juga terjadi di laga U-10. Masing-masing divisi A sampai E diduduki oleh BSJ (British School Jakarta) B, BSJ S, ACS Jakarta, NIS (Netherland Intercommunity School), dan Sekolah Victory Plus. Sedangkan di divisi F, Kinderfield dan BIntan Asia saling berebut posisi pertama dengan sama-sama mengantongi poin 15. Kategori usia dibawah 12 tahun, persaingan menarik terjadi di divisi D, karena tiga tim bersaing untuk menempati posisi puncak dengan sama-sama mengantongi poin 9. Perkembangan di U-14, puncak klasemen di divisi A dan B sama-sama mengantongi poin 15, berbeda dengan divisi C yang unggul satu poin, yakni 16 untuk JJC (the Jakarta Japanese Club). Sedangkan U-16, Madania menempati posisi pertama yang bersaing dengan Dragons. Madania memuncaki klasemen karena menang selisih gol sebanyak 9 gol. Peringkat ketiga diikuti oleh SIS (Singapore Intercultural School) United dengan poin 9 yang juga berpeluang karena hanya berselisih satu poin saja. Kelas U-19, SA Lavenue kokoh dipuncak dengan 12 poin, berbeda 3 poin atas rival dibawahnya. Partai di pekan ke-9 JSFL 2018 akan kembali digelar pada 10 Maret 2018 di Lapangan British School Jakarta. (Dre)

LIMA Badminton 2018 Usai, Kota Bandung Bersiap Gelar Cabor Renang

LIMA 2018 menambah cabang olahraga baru dan menggandeng sponsor GO-Jek. (Prast/NYSN.com)

Jakarta- Liga Mahasiswa (LIMA) di musim keenamnya akan kembali dihelat. Ajang multievent ini pun menambah cabang olahraga baru, sekaligus berpartner dengan GO-JEK sebagai sponsor terbaru. Pada konferensi pers pada Selasa (27/2), CEO Liga Mahasiswa (LIMA), Ryan Gozali, mengumumkan turnamen ini akan ketambahan bola voli sebagai cabang olahraga keenam. Cabang ini melengkapi lima olahraga yang ada di musim-musim sebelumnya, yakni renang, futsal, basket, dan sepak bola. Ada alasan khusus untuk penambahan cabang olahraga tersebut. “Dari data, voli termasuk salah satu olahraga yang populer dan banyak dimainkan di mana-mana,” kata Ryan. LIMA musim ini akan dibuka oleh cabang olahraga (cabor) bulutangkis. Jakarta menjadi tuan rumah pembuka LIMA Badminton pada 25 Februari – 3 Maret, di GOR Kecamatan Kampung Makassar, Jakarta Timur. Liga Badminton 2018 juga digelar di 5 kota lain, yakni Bandung, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Solo. Setelah badminton, LIMA memainkan cabor renang pada 13 Maret 2018 di Bandung. LIMA Basketball mulai diputar pada pekan terakhir Juni 2018, sebelum berlanjut ke Medan, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Cabor voli akan tampil pada Agustus 2018 di Jakarta. Untuk sepak bola dimulai di Malang, sementara futsal yang menjadi penutup akan digelar di Pontianak, Malang, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta. Ryan berharap jika ajang Liga Mahasiswa bisa menjadi ajang pemain muda berkualitas unjuk gigi untuk dilirik tim profesional. Dia menyebut bahwa LIMA akan bekerja sama dengan IBL untuk memberi kesempatan pebasket potensial berkarier secara profesional. “Musim berikutnya akan ada draf yang terdiri dari dua ronde. Pemain terbaik sudah akan dapat kontrak dan gaji,” kata Ryan. Hal tersebut disebabkan karena para pelatih tim atau pencari bakat kerap mendatangi langsung pertandingan atau memantau laga LIMA via live streaming. “Sering sekali pelatih tim datang untuk lihat talent, bahkan tim kampus datang ke SMA untuk merekrut timnya,” ujar dia. Karena itu, LIMA akan memberi daftar rekomendasi berdasarkan statistik pemain serta masukan dari para pelatih. Selain rencana-rencana di atas, LIMA juga mendapat sokongan dari sponsor baru dari penyedia aplikasi transportasi daring, GO-JEK. LIMA adalah kompetisi olahraga ketiga yang mendapat sponsor dari GO-JEK selain Liga 1 dan IBL. “GO-JEK punya komitmen dalam mengembangkan pemain muda di Indonesia melalui olahraga. Kami ingin terus berpartisipasi memunculkan bibit berprestasi. Semoga semakin banyak talenta olahraga yang membanggakan,” ujar Piotr Jakubowski, chief marketing officer GO-JEK. (adt)

Lawan Cedera, Alvindo Juara Tunggal Putra LIMA Badminton National 2018 Seri Jakarta

Ilham Sri Yulianto (merah) saat menghadapi Alvindo Saputra di babak final Badminton National LIMA 2018. (Prast/NYSN.com)

Jakarta- Pebulutangkis unggulan wakil Universitas Trisakti (USAKTI) Jakarta, Alvindo Saputra, berhasil meraih gelar juara pada ajang Liga Mahasiswa (LIMA) Badminton National 2018, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (3/3). Ia menaklukkan kompatriotnya, Ilham Sri Yulianto. Alvindo mengaku pada pertandingan kali ini dirinya bermain tanpa beban dan berusaha menikmati pertandingan. “Saya sudah sering bermain sama Ilham. Kebetulan Ilham itu yunior saya di klub. Jadi sudah tahu cara bermainnya bagaimana,” tutur Alvin, sapaannya, usai pertandingan. “Sebenarnya Ilham bermain sangat bagus, apalagi sudah bisa sampai ke final. Cuma dia memang lagi cedera, sehingga tidak bisa mengeluarkan kemampuannya secara maksimal,” sambung pria asal Jakarta ini. Sementara, Ilham mengatakan akibat cedera yang diderita membuat permainannya tidak berkembang. “Kendalanya memang cedera. Jadi mau dimaksimalin mainnya juga susah. Apalagi minggu depan ada Sirkuit Nasional (Sirnas), dan saya harus ikut, makannya harus jaga-jaga juga biar nggak tambah parah. Makannya saya pilih ngalah, lagipula sama-sama dari Trisakti, ya sudah nggak apa-apa,” bebernya. Pada gim pertama, Ilham sebetulnya bermain baik saat dirinya mampu memberikan perlawanan ketat, hingga skor imbang 5-5. Namun, Alvin berhasil menambah empat skor berturut-turut dari kompatriotnya itu hingga skor menjadi 9-5. Setelah paruh gim pertama, Ilham kesulitan untuk mengejar poin Alvindo. Juara bertahan itu akhirnya berhasil menyudahi perlawanan Ilham di gim pertama dengan skor 21-11. Dan, akibat cedera yang dialami Ilham, maka pertandingan gim kedua tidak dilanjutkan. Sementara, peringkat ketiga diraih wakil Universitas Pelita Harapan (UPH) Keinth Chia. Ia sukses menumbangkan rekannya Tommy Boentoro, dua gim langsung, dengan skor 21-13, 21-18. (adt) Berikut Hasil Pertandingan LIMA Badminton Nasional 2018: Tunggal Putra: 1. Alvindo Saputra (USAKTI) 2. Ilham Sri Yulianto (USAKTI) 3. Keinth Chia (UPH) Tunggal Putri: 1. Made Deya Surya Saraswati (BINUS) 2. Ni Made Pranita Sulistya Devi (BINUS) 3. Marsha Indah Salsabila (USAKTI) Ganda Campuran : 1. Ario B./Felicia P. (USAKTI) 2. Ardy N./Anisa N. A. (USAKTI) 3. Wahyu H./Rahmadhani H. P. (USAKTI) Beregu Putra: 1. Universitas Trisakti 2. Universitas Budi Luhur 3. Universitas Negeri Jakarta Beregu Putri: 1. Universitas Trisakti 2. Universitas Bina Nusantara 3. Universitas Pelita Harapan

Persiapan Matang, Gading Muda Incar Juara U-12 Turnamen Pengkot JakBar

Klub Gading Muda U-12 sedang berlatih jelang Turnamen Perbasi Pengkot Jakarta Barat. (Prast/NYSN.com)

Jakarta-Klub Basket Gading Muda memasang target juara pada Kejuaraan Basket U-12 Pengurus Kota (Pengkot) Perbasi, Jakarta Barat (Jakbar), di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 3 Maret – 11 April 2018. Christian, Manajer U-12, mengatakan guna menghadapi kejuaraan ini, anak didiknya melakukan persiapan sejak Agustus 2017. Ia mengaku persiapan tahun ini jauh lebih serius dibanding tahun lalu. “Kami ikuti beberapa kompetisi untuk mencari jam terbang. Jadi untuk kejuaraan kali ini sangat siap. Dan, harapannya jauh lebih baik dari tahun lalu. Tahun lalu U-12 itu peringkat ke-2 .Niatnya tahun ini finalis lagi,” ujar manajer yang akrab disapa Kentung itu, Jumat (2/3). Belajar dari tahun lalu, ia mengungkapkan tim-nya terkendala pada persiapan. Sebab, terjadi transisi di sektor kepelatihan. “Saat itu pelatih harus resign, sebab ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Lalu ada pelatih baru sehingga transisi waktunya sangat pendek untuk persiapan,” sambungnya. “Tahun ini, persiapan sudah dari Agustus tahun lalu, semoga jauh lebih baik dan ikatan dengan anak-anak sudah ada. Pelatih juga tahu kapasitas tim kami seperti apa,” tambah pria bertubuh gempal itu. Terkait, peta persaingan, ia menyatakan juara tahun lalu, tim Rockstar Gym Blitz masih menjadi ancaman serius bagi tim-nya. “Rockstar Gym Blitz tetap menjadi saingan untuk tim kami. Selain itu, ada Indonesia Falcons dan Cakra Sakti,” sambungnya. Dengan waktu yang tersisa sebelum menghadapi pertandingan, Kentung menjelaskan saat ini timnya lebih menekankan kepada suasana pertandingan. “Kalau ketemu penjagaan dengan preasure yang ketat, kami harus antispasi dengan kecepatan. Kalau lawan punya postur yang besar-besar, ya kami antipasi jangan sampai mereka main lambat,” tutupnya. (adt)

Jelang Asian Games 2018, Atlet Bridge Indonesia Try Out di Hongkong Hingga Bulgaria

Cabang olahraga (cabor) bridge akan berlatih di luar negeri jelang Asian Games 2018, yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Ada Empat negara yang akan jadi tujuan, dua diantaranya ada di benua Eropa. Negara yang akan disambangi adalah Monako, India, Bulgaria, dan Hong Kong. Di lansir dari Tempo.co, Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi), Ekawahyu Kasih, mengatakan, try out dimulai sejak Rabu, 14 Februari 2018 dengan mengikuti European Winter Games di Monako. “Sekaligus training camp hingga 28 Februari 2018,” kata Eka kepada Tempo. Jadwal yang telah di tetapkan, waktu untuk training camp,  para atlet berlatih mulai pukul 09.00 hingga 17.30 waktu setempat. Ada 32 atlet, empat pelatih lokal, satu pelatih asing, dan satu manajer, yaitu Ekawahyu akan ikut mendampingi atlet berlatih di luar negeri. “Total ada 38 orang,” ujar Eka. Setelah try out dan training camp di Monako, tim bridge Indonesia akan mengikuti Kejuaraan Asia Cup di India pada 4-10 Juni 2018. “Pada 8-15 Juni langsung try out untuk team men dan women di kejuaraan itu,” kata dia. Masih pada bulan Juni, tim bridge Merah Putih akan lanjut mengikuti training camp di Bulgaria pada 14 Juni- 1 Juli 2018. Di negara itu, para atlet akan mengikuti International Bridge Festival. Setelah itu, try out diteruskan ke Intercity Hong Kong, 17 – 21 Juli. Sejumlah latihan, try out, dan training campakan berhenti pada minggu tenang (rest period) pada 13- 19 Agustus 2018. Saat itu, tim bridge Indonesia bisa berkonsultasi dengan pelatih melalui surat elektronik. Jeda yang ada dari try out dan training camp dari satu negara ke negara lain akan diisi dengan dua kali pelatnas Bridge Base on Line pada 6-20 Maret 2018 dan 10-20 Mei 2018. Selain itu, pada 13-15 Juli 20118 akan berlangsung Try In International Kepri Governur Cup di Batam. Terkahir, jeda menjelang Asian Games 2018 akan diisi dengan pelatnas di Jakarta. “Pelatih Krisztov Martens yang akan mendampingi latihan di Wisma PKBI,” ujar Eka.

Point Guard Legendaris Indonesia, Mario Wuysang Putuskan Untuk Pensiun

Jakarta- Point guard legendaris Indonesia Mario Wuysang memutuskan pensiun dari timnas usai SEA Games 2017. Sehingga, Pelatih tim nasional bola basket putra Indonesia, Fictor Roring memastikan tidak akan memanggil Wuysang untuk skuad Asian Games 2018. Menurut lansiran dari Tempo.co, Fictor menghormati keputusan dan tidak memaksa Wuysang untuk mengikuti ajang Asian Games 2018 tersebut. Salah satu alasan lainnya usia pemain legendaris basket Indonesia tersebut sudah 38 tahun. Menurut Ito, sudah saatnya posisi Mario Wuysang sebagai point guard timnas digantikan oleh pemain 25 tahun, Andakara Prastawa Dhyaksa. Sebelumnya tahun 2015, Xaverius Prawiro pernah menolak panggilan timnas Indonesia, yang saat itu dilatih juga oleh Fictor Roring, untuk berlaga di SEA Games, Singapura. Tahun 2013 akhirnya dipanggil Fictor kembali untuk turnamen uji coba jelang Asian Games 2018. Posisi point guard timnas saat ini akhirnya jatuh pada Andakara Prastawa Dhyaksa yang  dibantu oleh guard veteran Xaverius Prawiro. Berdasarkan lansiran dari tempo.co, Andakara Prastawa menjadikan Wuysang sebagai motivasi, tidak ada beban dengan status pengganti point guard legendaris. “Mario Wuysang itu berperan vital di timnas dan menjadi panutan point guard muda di Indonesia. Kalau bisa saya ingin lebih dari dia,” kata Prastawa yang dikutip NYSN Media dari Tempo.co.   “Marilah kita kenang Mario sebagai legenda bola basket Indonesia,”  Fictor Roring. (Tempo.co)