Banyak Potensi Atlet Terpendam, GOR Sapudi Mulai Dibangun

Banyak Potensi Atlet Terpendam, GOR Sapudi Mulai Dibangun

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep mulai melirik potensi yang dimiliki kepulauan. Terbukti, saat ini gelanggang olah raga (GOR) mulai dibangun Pulau Sapudi. GOR yang berlokasi di Kecamatan Gayam tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan olah raga bagi masyarakat setempat, khususnya kalangan pemuda. Menurut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Subiyakto, pembangunan GOR Sapudi di Kecamatan Gayam ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi kepulauan dalam proses mencetak atlet berprestasi. “Saya bangga dengan peletakan batu pertama kemarin oleh Bapak Bupati, sehingga wujud dari kepedulian Pemerintah Daerah terhadap kepulauan di Sumenep 50 persen sudah terakomodir,” ujar Subiyakto seperti dilansir Matamaduranews.com. Subiyakto melanjutkan bahwa pihaknya juga akan membangun GOR di kecamatan-kecamatan lain di kepulauan termasuk merevitalisasi GOR di Kecamatan Arjasa yang kondisinya saat ini dinilai sudah tidak layak pakai. “Mudah-mudahan saya masih di sini tahun depan, saya akan anggarkan dan masukkan ke RAK untuk pembangunan GOR, baik itu rehab maupun GOR yang baru,” ujarnya. Lebih lanjut, Subiyakto menilai bahwa proyek ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan olah raga di Sumenep khususnya kepulauan. Selain itu, GOR di tiap kecamatan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi untuk olah raga saja, melainkan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kemasyarakatan lain. Subiyakto pun berkaca pada fakta bahwa kemajuan sebuah olahraga di suatu daerah tidak terlepas dari keberadaan sarana prasarana yang memadai. Sehingga dengan dibangunnya GOR di tiap kecamatan tersebut, diharapkan akan lebih banyak atlet asal Sumenep yang bisa mewakili daerah maupun negara pada even bergengsi. “Saya di sini untuk membenahi dan itu telah saya lakukan secara perlahan. Makanya membangun sarana olahraga itu menjadi prioritas. Karena maju tidaknya suatu kabupaten itu (salah satunya) dari olahraganya,” pungkas Subiyakto. Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah menyediakan dana pembangunan GOR sebesar Rp2,087 milliar di APBD Tahun 2020. Fasiltas GOR nantinya akan terdiri dari dua lapangan sarana olahraga bulutangkis dan aula serbaguna seperti panggung pentas seni dan budaya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Sumenep, Busyro Karim berharap pembangunan GOR benar-benar bermanfaat bagi masyarakat baik itu berolahraga untuk membuat tubuh sehat. Sekaligus sebagai sarana dalam rangka pembinaan prestasi bibit muda di Kecamatan Gayam. “Dengan fasilitas olahraga itu, lahir bibit atlet-atlet berprestasi Kecamatan Gayam, yang diperhitungkan di kancah regional, nasional bahkan internasional,” ujarnya. Busyro Karim pun menjelaskan masyarakat hendaknya ikut aktif memantau proses pembangunannya, sehingga pelaksanaannya sesuai harapan bahkan tidak ada masalah. “Bantu dalam pengawasan pelaksanaan pembangunannya agar sesuai dengan harapan kita bersama,” tuturnya. Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyediakan anggaran pembangunan GOR sebesar Rp2,087 milliar di APBD Tahun 2020. Fasiltas GOR nantinya akan terdiri dari dua lapangan sarana olahraga bulu tangkis dan aula serbaguna seperti panggung pentas seni dan budaya.

Pertina Banyuwangi Ditantang Bangkitkan Kembali Kejayaan

Pertina Banyuwangi Ditantang Bangkitkan Kembali Kejayaan

Persatuan Tinju Nasional Amatir (Pertina) Kabupaten Banyuwangi mendapat tantangan dari Pengprov. Pertina Jawa Timur untuk mengembalikan kejayaan Banyuwangi sebagai pencetak atlet tinju muda berpotensi yang tidak hanya mampu berprestasi di level nasional tapi juga tingkat internasional. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pada era 1970 dan 1980 an, Kab. Banyuwangi dikenal sebagai penyumbang atlet-atlet tinju yang tangguh dan disegani dalam percaturan cabang olahraga di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Namun, saat ini fakta tersebut harus berbanding terbalik. Minat para generasi muda untuk terjun ke dunia tinju amatir sedangan mengalami penurunan. Seperti yang dikemukakan oleh Ketua Harian Pengprov Pertina Jatim, Mikdon H Tanaen. “Belakangan prestasi tinju amatir mengalami penurunan merupakan tantangan bagi jajaran baru Pertina Banyuwangi yang baru terpilih. Dengan semangat baru diharapkan mampu menyusun program mampu mampu menarik minat generasi muda berlatih tinju dan menjaring petinju potensial usia dini agar berprestasi hebat,” ujar Mikdon H Tanaen seperti dilansir Jatimtimes.com. Berdasarkan catatan Pengprov Pertina Jatim, Kab. Banyuwangi bersama Kota Surabaya, Malang, Blitar, Jember, Probolinggo serta Lumajang dikenal memiliki program pembinaan yang bagus dalam cabor tinju dan menyumbang petinju berpotensi bagi Pengprov. Jatim. Harapannya, apabila satu wilayah mengalami peningkatan prestasi, maka hal tersebut akan menjadi stimulan bagi kabupaten/kota lain untuk mengikuti prestasi yang diraih. “Ini merupakan modal bagus bagi petinju Jatim untuk berprestasi di tingkat nasional bahkan di level internasional,” imbuh Mikdon H Tanaen. Pada kesempatan yang sama, Ketua Pertina Banyuwangi masa bakti 2020-2024, Joko Misbono mengungkapkan saat ini pihaknya fokus dalam melakukan konsolidasi organisasi dan penataan internal setelah terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pertina Banyuwangi di kantor KONI Banyuwangi beberapa waktu lalu. Salah satu program yang disiapkan adalah menggelar sparing bersama sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas petinju muda Banyuwangi. ”Program yang lain adalah menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab), mengikuti Kejurprov. Jatim dan tampil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang,” jelasnya. Saat ini ada tiga sasana tinju di Kab. Banyuwangi yang resmi tercatat menjadi anggota Pertina Banyuwangi yaitu; Mirah Boxing Champ, Sasana Minak Jinggo dan Sasana Laras Macan putih yang sampai saat ini aktif melakukan pembinaan bagi para petinju di wilayah Banyuwangi.

Gol Bunuh Diri Buat Garuda Muda Kalah Tipis dari Bosnia-Herzegovina

Gol Bunuh Diri Buat Garuda Muda Kalah Tipis dari Bosnia-Herzegovina

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali harus menelan pil pahit usai takluk dari Bosnia-Herzegovina U-19 dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang lawan hadir melalui kesalahan yang dilakukan oleh Komang Tri pada menit ke 19′. Bertanding di Igraliste NK Polet Stadium, Kroasia, Jumat (25/9) malam waktu Indonesia, Shin Tae-yong melakukan rotasi pemain seperti yang sudah ia janjikan sebelumnya. Beberapa nama yang sebelumnya jarang diturunkan seperti Erlangga Setyo, Andre Oktaviansyah, Mohammad Bahril Fajar, termasuk pemain blasteran Indonesia-Inggris, Jack Brown, mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi. Pada awal pertandingan, Timnas Indonesia tampil menyerang. Beberapa kali serangan mereka mampu merepotkan barisan pertahanan Bosnia-Herzegovina, termasuk peluang emas Andre Oktaviansyah pada menit ke 13′ yang masih melebar ke sisi kiri gawang lawan. Bosnia-Herzegovina tak tinggal diam, menusuk melalui sisi sayap, armada Slaven Musa bermain dengan umpan-umpan pendek yang dikombinasikan dengan umpan lambung. Terus menekan, Bosnia-Herzegovina akhirnya memecahkan kebuntuan. Berawal dari tendangan bebas yang dilakukan Ivan Basic, Komang Tri salah mengantisipasi bola yang justru membuat masuk ke gawang Erlangga Saputra. Timnas Indonesia U-19 tertinggal 0-1. Ivan Basic nampaknya menjadi momok bagi pertahanan Timnas Indonesia, pemain berusia 18 tahun itu nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke 34′ melalui tendangan jarak jauh. Beruntung bola masih meleset tipis di sisi kanan gawang Erlangga Saputra. Hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan, skor 0-1 untuk keunggulan Bosnia-Herzegovina tetap bertahan. Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong merubah strategi. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memasukkan beberapa pemain pengganti seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Brylian Aldama, Bagas Kaffa, Pratama, Irfan Jauhari, Saddam Gaffar dan Rizky Ridho. Pergantian tersebut membuat Timnas Indonesia memegang kendali pertandingan. Beberapa serangan mampu dilancarkan. Namun, pertahanan Bosnia-Herzegovina bermain begitu rapat. Tensi pertandingan pun meningkat di sisa waktu babak kedua. Pada menit ke 64′ Bosnia-Herzegovina terpaksa bermain dengan sepuluh pemain setelah Amar Drina diganjar kartu merah oleh wasit akibat menjatuhkan Irfan Jauhari dan langsung memberikan sikutan. Unggul jumlah pemain membuat Timnas Indonesia semakin gencar melakukan serangan. Beberapa peluang emas mampu hadir. Pada menit ke 72′ David Maulana nyaris membuat skor kembali imbang melalui eksekusi tendangan kaki kiri jarak jauhnya yang masih melebar dari gawang lawan. Peluang emas berikutnya hadir pada menit 78′ kali ini melalui aksi Witan Sulaiman yang sukses melewati hadangan dua pemain belakang Bosnia-Herzegovina, namun sayang tendangan kaki kanannya masih melambung di atas gawang. Skor 0-1 pun bertahan hingga peluit panjang babak kedua berbunyi. Ini adalah kekalahan ketiga Timnas U-19 Indonesia dari enam laga uji coba terakhir di Kroasia. Pada laga uji coba berikutnya, Garuda Muda akan menjajal kekuatan tim muda klub Dinamo Zagreb pada Senin (28/9). Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Erlangga Setyo; Bayu M Fiqri, Ahmad Rusadi, Komang Tri, M Yudha Febrian; Andi Irfan, Andre Oktaviansyah, David Maulana (c), Sandi Arta Samosir; Jack Brown, M Bahril Faresa | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Bosnia-Herzegovina U-19 (4-5-1): Nikola Cetkovic (c); Luka Jankovic, Patrik Bosnjak, Salih Husic, Amar Drina; Aid Tabakovic, Adi Alic, Faruk Durakovic, Ivan Basic, Niksa Silic; Alden Suvalija | Pelatih: Slaven Musa (BIH)

KONI Pandeglang Bakal Fokuskan Pembinaan Atlet Muda

KONI Pandeglang Bakal Fokuskan Pembinaan Atlet Muda

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang periode 2019-2023 kini telah resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo, Kamis (24/9/2020) di Aula Pendopo Bupati Pandeglang. Kegiatan pelantikan yang mengusung tema “Meningkatkan Prestasi Olah Raga” ini juga dihadiri oleh dua anggota DPR RI Dapil Pandeglang-Lebak, Dimyati Natakusumah dan Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Serta pengurus cabang olah raga, Koordinator KONI kecamatan dan ketua lembaga fungsional olah raga. Pada kesempatan ini, Ketua Umum KONI Kab. Pandeglang, Rizka Amalia Natakusumah menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa secara langsung dilantik karena sedang berada di Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikannya. Diwakili Ketua Harian Koni Kab. Pandeglang, Pery Hasanudin, Rizka menyampaikan permohonan maaf dan pesan-pesan kepada anggota lain. “Saya menyampaikan permohonan maaf bahwa saya tidak dapat hadir dalam acara pelantikan pengurus KONI Pandeglang Periode 2019-2023 di mana di dalamnya ada diri saya yang seharusnya dilantik,” kata Ketua Umum KONI Pandeglang Rizka Amalia Ramadhani Natakusumah, melalui sambutan yang dibacakan Ketua Harian KONI Pandeglang, Pery Hasanudin, dilansir dari Biem.co. “Saya mohon maaf yang sebesar besarnya kepada ibu ketua umum KONI Banten beserta jajaran serta pengrus KONI Pandeglang periode 2019-2023. Saat kondisi memungkinkan dan saya sudah berada ditanah air akan secepatnya melakukan koordinasi dan bersilaturahmi dengan seluruh stakeholder olah raga di Banten dan Pandeglang khususnya,” lanjutnya. Meski Rizka tidak hadir dalam pelantikan tersebut, ia menjelaskan bahwa para pengurus KONI Kab. Pandeglang telah berkomitmen kuat untuk memajukan prestasi olah raga di Pandeglang di antaranya pembinaan atlet muda yang nantinya akan mendongkrak pertasi olah raga di pandeglang baik secara individu maupun prestasi melalui kegiatan multi-event. “Ada beberapa atlet asli yang berasal dari Pandeglang yang sudah berhasil berprestasi di tingkat nasional, seperti atletik, selancar ombak yang belum lama ini juara di kejuaraan nasional di Bengkulu, atlet gantole dan lain-lain. Atlet milenial akan jadi fokus dalam pembinaan kami,” katanya. Lebih lanjut, Rizka menyatakan bahwa tantangan untuk mencapai prestasi di era milenial ini lebih berat. Oleh sebab itu, ia berharap mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak terutama KONI Banten dan pemerintah Kabupaten Pandeglang. Selain itu, KONI Kab. Pandeglang juga akan memfokuskan pembinaan pada olah raga prestasi yang dipertandingkan di setiap multi-event, seperti Porprov, PON, Sea Games, Asian Games, dan Olimpiade. “Kami akan berupaya dengan sember daya yang ada akan memprioritaskan atlet atlet lokal Pandeglang dalam mengikuti Porprov. Apalah artinya jika perolehan medali banyak tapi diraih dengan instan dengan mengandalkan atlet atlet dari luar,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, ‎Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo mengatakan, KONI merupakan organisasi pengabdian untuk dunia olah raga. Ia berharap KONI Kab. Pandeglang terus melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah agar mampu membentuk patriot-patriot olah raga dari wilayah Pandeglang. “Dari Pandeglang saat ini ada sekitar 16 patriot-patriot/atlet olah raga yang siap bertarung di PON. Saya mengapresiasi Pemkab. yang terus mendukung kegiatan KONI untuk bisa mewujudkan kemajuan olah raga. Kita harus bangga bendera merah putih akan berkibar saat kedatangan presiden dan bendera merah putih juga berkibar saat menyambut para atlet-atlet dan patriot-patriot olah raga bangsa,” ujar Rumiah Kartoredjo. Hal senada disampaikan oleh Bupati Pandeglang, Irna Naruliata. Ia berpesan kepada pengurus KONI Kab. Pandeglang untuk terus menjaga kedinamisan organisasi dan harus menjadi wadah bagi para atlet berprestasi dari setiap cabang olah raga. “Pandeglang memiliki potensi atlet yang banyak. Kami percaya kepengurusan KONI kali ini lebih solid dan kompak dalam membawa olah raga prestasi Pandeglang sejajar dengan kabupaten/kota lain di Banten. Pemkab Pandeglang juga akan terus menambah anggaran pembinaan untuk cabor,” singkatnya.

Piala Menpora eSports 2020 Jadi Batu Loncatan Awal Generasi Muda

Piala Menpora eSports 2020 Jadi Batu Loncatan Awal Generasi Muda

Piala Menpora eSports 2020 telah resmi digelar sejak Agustus lalu dan meraih antusiasme tinggi dari kalangan siswa SMP-SMA sederajat, hingga mahasiswa di berbagai universitas. Kejuaraan yang diikuti lebih dari 15 ribu anak muda di Indonesia akan memasuki babak grand final pada 3-4 Oktober mendatang. Melihat antusias yang tinggi, Staf Khusus Menpora Bidang Kreativitas dan Inovasi Milenial, Alia Noorayu Laksono mengatakan Kemenpora akan mendukung penuh ajang ini karena membuka wadah prestasi olahraga bagi generasi muda di tengah pandemi Covid-19. “Piala Menpora eSports 2020 dapat dijadikan titik awal bagi generasi muda yang ingin menjajaki karir sebagai atlet eSports profesional. Melalui kejuaraan bergengsi ini anak-anak muda dapat mengukur bakat dan kompetensi mereka di cabang olahraga baru ini,” kata Alia dilansir dari Antaranews.com, Rabu (23/9/2020). Diakui Alia, minat generasi muda terhadap eSports tergolong tinggi. Mencuplik data Indonesia eSports Premier League (IESPL), pada 2019 Indonesia telah menempati urutan 12 di pasar gaming dunia dengan total pemain game aktif mencapai sebesar 62,1 juta orang yang mayoritasnya adalah anak muda. “Potensi besar ini harus dirangkul dan difasilitasi oleh negara sehingga kelak dapat memberikan dampak yang positif bagi Indonesia. Sehingga, tidak hanya mencari bibit-bibit atlet baru, Piala Menpora eSports 2020 juga bertujuan untuk mendorong ekosistem eSports di Indonesia agar lebih berkembang dan bisa menggerakkan roda perekonomian, khususnya di bidang ekonomi kreatif,” jelasnya. Kementerian Pemuda dan Olahraga dan KONI secara resmi memutuskan eSports menjadi cabang olahraga prestasi di Indonesia pada Rapat Kerja Nasional KONI 2020 yang diadakan pada 25-27 Agustus 2020 lalu. Hal senada disampaikan Ketua Penyelenggara Piala Menpora eSports 2020, Giring Ganesha. Menurutnya, antusiasme tinggi generasi muda Indonesia pada eSports ini menumbuhkan optimisme bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk eSports. “Tingginya animo anak muda mengikuti kejuaraan ini menumbuhkan optimisme bahwa Indonesia memiliki potensi besar di cabang eSports. Dan saya yakin PME 2020 menjadi ajang talent scouting bagi klub-klub eSports di tanah air untuk merekrut bibit-bibit berbakat, sesuai dengan tujuan PME 2020 sebagai entry point bagi generasi muda yang ingin menekuni dunia eSports” ujar Giring. Sementara itu, delapan tim sisa akan saling adu di babak grand final Piala Menpora eSports 2020, yang akan digelar pada 3-4 Oktober nanti, langsung dari kanal Youtube resmi IESPL_ID. Menpora Zainudin Amali sudah menyiapkan hadiah fantastis untuk Piala Menpora eSports 2020, bahkan untuk kalangan pelajar, yakni mencapai angka Rp150 juta.

Bima Sakti Panggil 30 Pemain Untuk Mengikuti Pemusatan Latihan

Bima Sakti Panggil 30 Pemain Untuk Mengikuti Pemusatan Latihan

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16, Bima Sakti Tukiman, telah memanggil 30 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bulan September yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, mulai Senin (21/9/2020). TC Timnas U-16 Indonesia masih dalam rangka menjaga kekompakan untuk persiapan menuju Piala Asia U-16 2020. Meski Piala Asia U-16 2020 secara resmi telah ditunda pelaksanaannya hingga awal 2021 nanti, Timnas U-16 Indonesia tetap akan menjalani TC setiap bulannya Pada TC kali ini, Bima mengungkapkan, kalau komposisi pemainnya, tidak akan banyak berubah. Beberapa diantaranya merupakan pemain yang terpanggil dari TC sebelumnya. “Atas instruksi dan dukungan bapak Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) kami akan menjalani program pemusatan latihan lanjutan di bulan September ini. Seperti biasa kami terlebih dahulu menjalani berbagai swab test sebagai bagian dari protokol kesehatan yang disiapkan oleh PSSI untuk pemain dan ofisial,” ungkap Bima dilansir dari laman resmi PSSI. “Beberapa pemain masih dari TC sebelumnya, sekitar tiga hingga lima pemain baru akan saya lihat kemampuannya untuk di seleksi dan mencari posisi-posisi yang bisa dimanfaatkan oleh tim ini agar persiapan kami semakin lengkap dari komposisi pemain,” lanjutnya. Lebih lanjut, Bima berharap pada TC kali ini para pemain dapat lebih optimal dan semakin lebih baik lagi. “Harapan saya, semoga di pemusatan latihan bulan ini, kami bisa lebih optimal dan saya ingin meningkatkan intensitas latihan yang lebih tinggi lagi. Hal ini sebagai bekal persiapan kami untuk menghadapi Piala AFC U-16 mendatang,” ungkapnya. Pemusatan ini rencananya digelar selama tiga pekan kedepan. Sebelumnya, Marcell Januar Putra cs telah menggelar latihan pada 9 Agustus sampai 28 Agustus 2020. Sementara itu, pada Piala Asia U-16 mendatang, Indonesia merupakan satu-satunya wakil dari ASEAN danberada di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Cina. Empat tim semi final Piala AFC U-16 2020 akan lolos ke Piala Dunia U-17 2021 mendatang di Peru. 30 Pemain Pemusatan Latihan Timnas U-16 I Made Putra Kaicen – Bali United Raka Octa Bernanda – PSS Sleman Muhammad Raufa Aghastya – SSB POR Uni Bandung Mohamad Indra Pramana – Persija Jakarta Kadek Arel Priyatna – Bali United Mochammad Aditya Rangga Saputra – Persebaya Surabaya Marcell Januar Putra – Bali United Mikael Alfredo Tata – Waanal Bintuka FC Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera Ferre Murarri – Bhayangkara FC Aditya Daffa Al Haqi – Barito Putera Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta Mochammad Faizal Syaifullah – Persela Lamongan Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta Marselino Ferdinan – Persebaya Surabaya Diandra Diaz Dewari – Persib Bandung Ahmad Athallah Araihan – SKO Ragunan Vito Ramadyzky – Persikabo Muhammad Valeron – Persib Bandung Muhammad Tezar Briantama – SSB Asiop Jakarta Bani Satriani Nurdin – SSB POR Uni Bandung Rafli Ikram Selang – SSB Insan Cendikia Tiriec Adriano Manuri Jr – Wanaal Bintuka FC Wibi Alfrahmudi – SSB Gemars Felix M – Safin Patifa Sandy Kusuma Triandy – SSB New Star Salam Fahmi Alvin Styawan – PSS Sleman Iput Nur Hasan – PSS Sleman Farenno Lefrandy Jovan – Akademi SKS

Bek Fiorentina Ini Batal Bela Timnas Indonesia

Bek Fiorentina Ini Batal Bela Timnas Indonesia

Belakangan ini, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia kembali menggencarkan proses pewarganegaraan (naturalisasi) terutama bagi pemain muda di bawah 20 tahun untuk membela Timnas Indonesia. Hal tersebut senada diungkapkan oleh pelatih Shin Tae-yong yang ingin memberikan kesempatan untuk setiap pemain yang memiliki darah keturunan untuk membela Tim Nasional Sepak Bola Indonesia. Memprioritaskan pemain di bawah 20 bukan tanpa alasan, PSSI tengah mempersiapkan diri jelang Piala Dunia U-20, yang akan digelar Mei-Juni 2021 di Indonesia. Beberapa nama telah masuk radar PSSI. Salah satunya yaitu Kevin Diks Bakarbessy. Kevin Diks adalah pemain Belanda keturunan Indonesia (Maluku). Kevin memiliki darah Indonesia yang berasal dari kakek dan neneknya. “Mamaku berasal dari Indonesia. Nama belakangnya Bakarbessy. Opa dan oma saya dari Indonesia. Mereka pergi ke Belanda di usia lima atau enam tahun,” ucap Kevin seperti dilansir dari laman resmi PSSI. Sejatinya, Kevin telah masuk pantauan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun 2018 lalu untuk dinaturalisasi saat itu. Akan tetapi, segala perencanaan tersebut timbul tenggelam. Ia pun tak kunjung mendapatkan surat resmi pemanggilan dari PSSI. Padahal, Kevin mengaku menantikan pemanggilan tersebut. “Aku selalu mengatakan terbuka untuk gabung Timnas Indonesia,” ujar Kevin, seperti dikutip NYSN dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha. Ditengah ketidakpastiaan yang dialami oleh Kevin, PSSI akhirnya buka suara. Melalui Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, PSSI menjelaskan bahwa Kevin Diks tidak bisa membela Timnas Indonesia. “Usia yang tidak mungkin kita masukkan ke dalam skuad Timnas Indonesia di Piala Dunia 2021. Karena kita mencari pemain yang masih berumur 18 dan 19 tahun,” ujar Yunus Nusi. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Di bawah kepemimpinan Mochamad Iriawan, PSSI saat ini lebih mementingkan untuk menaturalisasi pemain muda (di bawah umur 20 tahun) agar bisa ditampilkan di Piala Dunia 2021 di Indonesia. Selain itu, Kevin ternyata pernah bermain untuk timnas Belanda saat berumur 21 tahun. Pasal 5 Ayat 2 Statuta FIFA menyebutkan, seorang pemain yang pernah membela sebuah negara pada kompetisi resmi FIFA tidak berhak untuk membela asosiasi lain pada pertandingan internasional. Lebih lanjut, dalam Statuta FIFA tentang status pemain yang berganti asosiasi disebutkan bahwa pemain hanya boleh sekali berganti kewarganegaraan sehingga dia diperkenankan membela negara lain dalam pertandingan internasional. Itu pun ada syarat yang harus dipenuhi. Pemain tersebut tidak pernah bermain di pertandingan resmi Level A bersama asosiasi sebelumnya, termasuk hanya sebagai pengganti. Apabila dia pernah bermain untuk negara lain, dia tidak berhak bermain lagi untuk asosiasi barunya. Kasus serupa juga pernah dialami oleh Ezra Walian yang tercatat pernah membela Timnas Belanda U-17 pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa U-17 2014. Ezra pernah tampil sebanyak dua kali bersama De Oranje. Masing-masing pada saat melawan San Marino pada 19 Oktober 2013 juga pada pertandingan versus Georgia tiga hari berselang. “Ini yang pernah dialami Ezra Walian sehingga gagal melakoni pertandingan-pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2020. Ezra tidak bisa memperkuat Indonesia karena dia pernah bermain di timnas Belanda di level yunior pada kompetisi resmi UEFA,” imbuh Yunus Nusi. Profil Kevin Diks: Nama lengkap: Kevin Diks Bakarbessy Tanggal Lahir: 6 Oktober 1996 Tempat Lahir: Apeldoorn, Belanda Tinggi Badan: 1,82 m Posisi Bermain: Bek Kanan Klub Saat Ini: Fiorentina Karier junior Musim Klub 2002–2004 VIOS Vaassen 2004–2005 AGOVV 2005–2014 Vitesse Karier senior Musim Klub 2014–2016 Vitesse 2016–Sekarang Fiorentina  

Drama Menit Akhir, Timnas U-19 Ditahan Imbang Qatar

Drama Menit Akhir, Timnas U-19 Ditahan Imbang Qatar

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 harus puas bermain imbang melawan Qatar pada laga uji coba, Minggu (20/9) malam WIB. Sempat unggul lebih dulu, Garuda Muda gagal menang akibat gol penalti di menit akhir. Laga ini merupakan uji coba kedua antar kedua tim, setelah sebelumnya Indonesia mampu unggul tipis 2-1 pada Kamis (17/9/2020) lalu. Bermain di Stadion Velika Gorica, Zagreb, Kroasia, Timnas U-19 Indonesia tampil percaya diri sejak mulai laga. Tampil dengan formasi andalan yakni 4-42, Shin Tae-yong kembali mengandalkan kecepatan Mochammad Supriadi di sisi kiri dan Witan Sulaeman di sisi kanan untuk menebar ancaman ke lini pertahanan Qatar. Peluang pertama Indonesia hadir pada menit ke 6′. Berawal dari serangan balik, Supriadi mengirimkan sebuah umpan ke Sadam Gaffar yang kemudian berhasil melepas sepakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, usahanya mampu diblok oleh bek lawan sehingga bola mudah saja diamankan kiper Qatar. Qatar sebenarnya juga sering memberi tekanan ke Indonesia, beberapa kali Lotfi Madjer terlihat merepotkan barisan pertahanan pemain belakang Indonesia yang dikomandoi oleh Rizky Ridho. Termasuk peluang emasnya pada menit ke 12′. Beruntung, Adi Satryo masih sigap menghalau peluang tersebut dengan kakinya. Meski kedua tim saling jual beli serangan pada pertandingan ini, namun hingga peluit panjang babak pertama ditiup tidak ada gol yang terjadi. Pada babak kedua, Shin Tae-yong memasukkan David Maulana untuk menggantikan Beckham Putra. Pergantian tersebut menghasilkan permainan yang lebih seimbang terutama di lini tengah Indonesia. Gol yang ditunggu pun hadir pada menit ke 63′. Berawal dari lemparan jauh Pratama Arhan, bola disambut oleh sundulan Saddam Gaffar yang mengarah ke tiang jauh Qatar sekaligus merubah skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Usai tertinggal, Qatar berusaha untuk keluar dari tekanan dan membangun serangan demi serangan untuk mengejar gol penyama kedudukan. Skuad asuhan Lucas Nardi tersebut melakukan tiga pergantian sekaligus pada 15 menit sisa laga. Ketiga pemain tersebut semuanya dari lini serang. Pergantian tersebut membuahkan hasil, Qatar mendapatkan hadiah penalti di menit ke 89′ setelah Mohammed Ali Surag dilanggar oleh Rizky Ridho. Ali Al-Tairi yang maju sebagai eksekutor dengan baik menjalankan tugasnya. Skor menjadi imbang 1-1 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Pada pertandingan uji coba berikutnya di Kroasia, timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada 25 September serta Dinamo Zagreb pada 28 September. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo; Bagas Kaffa, Rizky Ridho (C), Komang Teguh, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Beckham Putra, Brylian Aldama, Mochammad Supriadi; Saddam Gaffar, Braif Fatari | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Qatar U-19 (4-3-3): M Balideh; A Yousif, S Kadira, Faisal Mohammad Azadi, Hadi Ali Tabasideh; O Alhadrami, M H Al-Mehairi, M H Al Sulaiti; Diyah Haroon D Taha, J A Al Marri, Lotfi Madjer | Pelatih: Lucas Nardi (ARG) Possession: Indonesia 39% Qatar 61% Shots: Indonesia 8 Qatar 13 Shots on Target: Indonesia 3 Qatar 3 Corner: Indonesia 6 Qatar 8 Yellow Cards: Indonesia 4 Qatar 3 Red Cards: Indonesia 0 Qatar 0

Jelang Porda Jabar 2022, Cabor Softball Kab. Bogor Fokus Lakukan Sosialisasi dan Pembinaan

Jelang Porda Jabar 2022, Cabor Softball Kab. Bogor Fokus Lakukan Sosialisasi dan Pembinaan.

Jelang pelaksanaan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jabar tahun 2022 yang akan digelar di Tasikmalaya, Subang dan Bandung, Cabang Olahraga (Cabor) Softball Kabupaten Bogor mulai gencar melakukan sosialisasi dan pembinaan para atlet untuk mencapai target satu medali emas di Porda Jabar 2022 nanti. Hal tersebut diungkapkan Kabid Organisasi Perbasasi Kabupaten Bogor, Leli Rahman. Menurut pria yang akrab disapa Rahman itu, olah raga softball perlu dikenal lebih luas oleh masyarakat khususnya Kabupaten Bogor agar lebih mudah mendapatkan bibit atlet berkualitas. “Saat ini persiapan kami fokus pada pembinaan para atlet, juga rutin lakukan sosialisasi dengan menggandeng guru olahraga. Agar softball ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat Kabupaten Bogor, sehingga kita bisa dengan mudah medapatkan bibit calon atlet berkualitas,” jelas Rahman dikutip dari rilis Diskominfo Kabupaten Bogor. Rahman melanjutkan, faktor wilayah Kabupaten Bogor yang tergolong sangat luas ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mencari bibit calon atlet softball. Salah satu caranya yaitu strategi sosialisasi dengan melibatkan guru olah raga dari sekolah ditiap-tiap kecamatan untuk memperluas pembinaan. Namun, ditengah situasi pandemi seperti ini, seluruh kegiatan sosialisasi dilakukan melalui media daring. Sementara untuk pembinaan dan latihan tatap muka hanya dapat dilakukan satu minggu satu kali. Selebihnya dilakukan secara mandiri dengan didampingi oleh pelatih melalui daring. “Karena kini softball baru ada di dua kecamatan yakni di Kecamatan Cariu dan Gunungsindur. Meski dalam kondisi pandemi, kami tetap lakukan sosialisasi meskipun hanya melalui media daring,” ujar Rahman. Pihaknya berharap, melalui strategi itu, Cabor Softball Kabupaten Bogor mampu memenuhi target juara minimal satu mendali emas. Karena di Porda 2018 lalu, Cabor Softbal Kabupaten Bogor baru bisa meraih satu perunggu dan satu perak. “Untuk pembinaan kami fokus pada atlet yang sudah ada, dari 40 atlet hanya 15 atlet yang akan kami ikut sertakan di Porda Jabar 2022 mendatang. Latihan sementara ini kami lakukan di Gor Padjajaran, rencananya kami akan pinjam lapangan panahan Stadion Pakansari untuk latihan. Sudah ada komunikasi dengan KONI dan Dispora, agar kedepannya kita bisa rutin latihan disana,” jelas Rahman. Lebih lanjut, Rahman optimis bahwa cabang olahraga softball atlet Kabupaten Bogor dapat menghasilkan prestasi yang apik. “Kami optimis di Porda Jabar 2022 mendatang kami bisa meraih satu emas, tetap lakukan yang terbaik. Tingkatkan prestasi dan kualitas diri, kita pasti bisa mengharumkan Kabupaten Bogor. Terlebih atlet binaan kita murni dari Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Pengda PBSI Bangka Berencana Gelar Kejuaraan Bulu Tangkis Junior

PBSI Bangka Berencana Gelar Kejuaraan Bulu Tangkis Junior

Evaluasi Pengurus Daerah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengda PBSI) Kabupaten Bangka melihat potensi atlet bulu tangkis yang dimiliki Bangka masih belum maksimal. Atas dasar tersebut, Pengda PBSI berencana menggelar kejuaraan bulu tangkis untuk level junior yang diberi judul Kejuaran Bulu Tangkis Junior Bupati Cup 2020. Rencana kejuaraan ini telah masuk dalam tahap berikutnya setelah Pengda PBSI Bangka menggelar rapat rencana kegiatan pada Senin (14/9/2020) lalu. Kejuaran ini dijadwalkan akan berlangsung mulai 15-23 Oktober 2020 di Gedung Bulu Tangkis Orom Sungailiat Kabupaten Bangka. Selain menggelar kejuaraan bulu tangkis junior, pada rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengda PBSI, Bangka Deny Hasbi tersebut turut mengonfirmasi bahwa akan ada ajang khusus bagi para veteran. “Memang sejumlah even terpaksa tertunda akibat Covid-19 namun kebutuhan atlet bulu tangkis terutama tingkat junior maka akan kita gelar Kejuaraan Bulu Tangkis Bupati Cup 2020 di Orom Sungailiat,” kata Deny seperti dilansir dari Bangkapos.com. Denny menjelaskan jika turnamen ini merupakan hasil dari evaluasi para pengurus terhadap prestasi bulu tangkis Kabupaten Bangka. Sebab pada even Porprov 2018 Bangka Tengah tak satupun medali yang diraih. Selain itu, ia membuat target jangka panjang temasuk untuk even Porprov 2022 di Bangka Barat nanti, atlet bulu tangkis Kabupaten Bangka bisa meraih 1 medali emas. “Kabupaten Bangka adalah daerah yang selalu melahirkan atlet-atlet terbaik diberbagai cabang. Jangan ada lagi di even tingkat provinsi tanpa medali temasuk bulu tangkis. Makanya saya targetkan di Porprov 2022 di Bangka Barat meraih 1 medali emas,” kata Deny. Sementara itu, Julian selaku Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan Bulu Tangkis Bupati Cup 2020 mengatakan, jika atlet yang ingin mendaftarkan diri adalah atlet bulu tangkis khusus berdomisili di Kabupaten Bangka. Selanjutnya, usia atlet maksimal adalah 16 tahun atau kelahiran 2004 dan minimal 10 tahun atau kelahiran 2010. Sementara untuk veteran wanita minimal berusia 40 tahun dan putra minimal 45 tahun. Senada dengan Denny, Julian pun berharapa agar even ini mampu menghasilkan bibit-bibit atlet bulu tangkis yang potensial dapat mengharumkan Kabupaten Bangka baik tingkat provinsi maupun nasional. Hal tersebut juga berkaitan dengan situasi saat ini yang mana PBSI Bangka kekurangan atlet muda untuk persiapan Porprov 2020 di Bangka Barat. “Sejumlah atlit bulu tangkis potensial dipantau PBSI Bangka untuk ajang Porprov 2020 termasuk saat kejuaran Bulu Tangkis Bupati Cup 2020,” kata Julian.

Timnas U-19 Raih Kemenangan Perdana di Kroasia

Timnas U-19 Raih Kemenangan Perdana di Kroasia

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya mampu meraih kemenangan perdana mereka selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Kroasia. David Maulana cs berhasil mengalahkan Qatar dengan skor 2-1 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Kroasia, pada Kamis (17/9/2020) malam WIB. Indonesia tampil agresif dengan berani menguasai bola dan menekan pertahanan Qatar sejak menit pertama. Indonesia bahkan hampir unggul pada menit ke 3′ melalui dua peluang yaitu sundulan Irfan Jauhari yang memanfaatkan lemparan ke dalam Pratama Arhan, dan tendangan Witan Sulaeman yang mendapatkan bola liar. Namun, kedua peluang tadi masih dapat diantisipasi oleh lawan. Qatar pun bangkit setelah berada di bawah tekanan Indonesia. Melalui dua pemain sayap mereka yaitu Hadi Tabasideh dan Jassim Al-Mehairi, Qatar mulai coba untuk membangun serangan. Hasilnya, Qatar mampu mencuri gol pertama pada menit ke 12′ melalui Tembakan keras Jassim Al-Mehairi dari ujung kotak penalti Indonesia yang gagal diamankan oleh Adi Satryo. Usai tertinggal satu gol, Indonesia kian melancarkan serangan. Alhasil, pada menit ke 18′ Indonesia mendapatkan penalti karena pelanggaran yang terjadi pada Supriadi usai dilanggar oleh Naif Alhadhrami di sisi kiri pertahan Qatar. Brylian Aldama yang maju sebagai algojo mampu menuntaskan tugasnya sekaligus membuat skor kembali imbang 1-1. Kedua tim saling menyerang di sisa waktu babak pertama. Indonesia hampir balik unggul melalui peluang emas Irfan Jauhari pada menit 26’ hasil umpan terobosan dari Brylian Aldama. Namun, kiper Qatar mampu dengan sigap menghalau peluang tersebut. Hingga babak pertama selesai, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Memasuki babak kedua, tempo permainan Indonesia dan Qatar cenderung menurun. Shin Tae-yong akhirnya merubah formasi anak asuhnya dengan memasukan Beckham Putra Nugraha, Saddam Emiruddin Gaffar dan Moh Bahril Fajar. Pergantian pemain dan strategi tersebut membuahkan hasil. Berawal dari kesalahan pemain belakang Qatar, Beckham Putra kemudian mengirimkan umpan mendatar ke Supriadi yang tanpa kesulitan memasukkan bola ke dalam gawang lawan pada menit ke 84’. Garuda Muda berbalik unggul 2-1. Keunggulan tersebut tidak membuat Indonesia menggendorkan serangan. Mereka tetap gencar membangun serangan terhadap lini pertahanan Qatar. Akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Kemenangan ini tentu sangat berarti untuk mengangkat mentalitas dan kepercayaan diri para punggawa timnas U-19 Indonesia. Karena sebelumnya, Indonesia mendapatkan hasil kurang maksimal pada tiga laga perdana mereka yakni kalah dari Bulgaria dan Kroasia, lalu seri 3-3 ketika bertemu Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan kembali bertemu Qatar dalam laga uji coba kedua antara kedua tim di Kroasia. Laga tersebut akan berlangsung pada hari Minggu (20/9/2020). Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo; Bagas Kaffa, Rizki Ridho, Komang Teguh, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, David Maulana (C) (Beckham Putra Nugraha 69′), Brylian Aldama, Mochammad Supriadi; Irfan Jauhari (Moh. Bahril Fajar 79′), Braif Fatari (Saddam Emiruddin Gaffar 74′) | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Qatar U-19 (4-5-1): Yousef Abdullah Balideh; Abudurrahman Elsadig, Abdalla Yousif, Diyab Taha, Mostafa Kadira; Hadi Tabasideh (Jassim Al-Zarra 74′), Naif Alhadhrami (C) (Mostafa Abouelela 83′), Faisal Azadi (Osamah Al Altairi 61′), Ali Al-Marri (Talal Faraj 61′), Jassim Al-Mehairi; Mohamed Surag (Lotfi Madjer 46′) | Pelatih: Lucas Nardi (ARG)

Dibalik Sosok Dhea Natasya, Peraih Medali Emas SEA Games 2019

Sosok Dhea Natasya, Peraih Medali Emas SEA Games 2019

Bali merupakan surga bagi para peselancar sekaligus gudang pencetak atlet-atlet selancar berprestasi bagi Indonesia. Salah satunya yaitu Dhea Natasya yang merupakan salah satu atlet perselancar muda kebanggaan Indonesia. Berbagai prestasi baik dalam dan luar negeri sudah diraih diusianya yang baru menginjak 19 tahun. Peselancar kelahiran 08 November 2000 itu mengaku jika pada awalnya ia menekuni olahraga selancar hanya untuk sebatas hobi. Bahkan, ia sempat tidak mau untuk meneruskan olahraga selancar karena mengalami trauma pada saat mencoba papan selancar untuk pertama kali. Ingin kenal lebih dalam sosok Dhea? Berikut hasil wawancara NYSN Media dengan peselancar muda yang sudah segudang prestasi ini. Bagaimana awalnya kamu bisa kenal sama olahraga surfing? Saya belajar surfing dari umur 9 tahun dan diajarin sama ayah, tapi pertama coba surfing saya belum bisa berenang jadi waktu jatuh gitu saya panik dan sempat enggak mau surfing lagi. Terus saya lihat adik saya ikut kompetisi surfing dan jadi juara saya termotivasi untuk belajar surfing lagi dan ayah ajarin saya lagi. Pada usia berapa akhirnya kamu memutuskan ingin menjadi atlet surfing? Dan sejak kapan kamu mulai mengikuti perlombaan surfing? Sebenarnya pertama itu surfing cuman hobi aja, saya mulai ikut lomba itu dari umur 10 tahun Bagaimana kegiatan selama pandemi virus corona, khususnya jadwal latihan kamu? Kalau di Bali waktu itu sempat di-lockdown hampir 1 bulan jadi saya engga bisa surfing karena pantainya ditutup, tapi sejak new normal, pantainya sudah dibuka dan sudah ada pelatnas jadi team-nya setiap hari tetap latihan. Dalam seminggu berapa kali kamu berlatih surfing? (Saat ini) latihan setiap hari. Biasanya kalau surfing pagi dari jam 8-11 terus siang surfing lagi jam 3-6. Tapi, tergantung situasi ombak juga. Sehari-hari latihan bareng pelatih atau sama ayah? Kalau sekarang karena ada pelatnas jadi (latihan) surfing sama pelatih. Ada pola-pola tertentu yang harus dijalani setiap sesi latihan? Jadi habis surfing itu dikasih tau aja, sih, apa yang harus diperbaiki atau kita harus lebih fokus sama trik (tertentu) yang harus dilakuin. Adakah pengalaman dari kejuaraan surfing yang paling berkesan buat kamu? Yang paling berkesan itu Sea Games 2019.  Menurut kamu, suka duka menjadi atlet surfing itu apa? Sukanya bisa kenal banyak orang dan bisa keluar negeri. Kalau dukanya menurut saya karena di Indonesia masih belum banyak yang mengerti surfing, jadi saya sering diremehin gitu, kayak bilang: “Apa sih surfing itu cuman buat (kulit) kamu hitam aja,”. Kenginan atau target apa yang ingin kamu capai? Kalau keinginan saya yaitu bisa dapat emas lagi dan bisa membanggakan Indonesia pastinya. (Target terdekat) ada Asian Beach Game. Sebutkan atlet surfing idola kamu dan lokasi surfing favorit. Dua-duanya boleh dari dalam atau luar negeri. Kalau idola dari luar, saya suka Chloé Calmon. Lokasi surfing favorit di Pantai Halfway-Kuta, Bali. Apa harapan kamu sebagai atlet surfing? Harapan saya semoga lebih banyak orang yang kenal surfing dan perempuannya juga mau belajar surfing karena di Indonesia sedikit banget perempuan yang mau surfing padahal kita punya banyak pantai di Indonesia. Karir dan Prestasi Dhea Natasya: Posisi 2 – Surfer Girl Big Splash 2010 Posisi 2 – Surfer Girl Daddy and Daughter Competition 2010 MSC. posisi kedua, Under 14s Division, 31 Oktober 2010 MSC. posisi pertama, Under 10s Division, 22 Mai 2011 MSC. posisi kedua, Under 14sDivision, 31 Juli 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 21 Agustus 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 25 September 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 16 Oktober 2011 MSC. posisi pertama, Under 10sDivision, 13 Oktober 2011 Posisi 2 Women’s Division – Rip Curl Surf and Music Festival 2011 Posisi 1 – IPASC Open Division di Pulau Merah, Banyuwangi 2012 Posisi 3 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway, Kuta 2012 Posisi 4 Under 16s Division – ISC Rip Curl Grom Search di Padma Legian Posisi 2 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway Kuta 2012 Posisi 3 Open Division – Legian Beach Festival di Padma Legian 2012 Posisi 1 Under 14s Division – MSC Billabong di Halfway Kuta 2012 Posisi 4 – ISC Gromsearch Surf and Music Festival 2012 Posisi 2 Under 14s Division – MSC Billabong 2012 Posisi 2 Under 14 Girls Division – Rip Curl Grom Search III di Canggu 2013 Posisi 1 Under 14 Girls Division – Magicwave Billabong Comp 2013 Posisi 1 – Berawa Competition 2014 Posisi 4 – Rip Curl Music and Festival 2014 Posisi 4 – Halfway Kuta Board Rider 2014 Posisi 1 – Billabong Grommet Attack 2014 Posisi 3 – Rip Curl Grom Search 2015 Posisi 2 – Rip Curl Grom Search Padma 2015 Posisi 4 – Rip Curl Grom Search Krakal 2015 Posisi 1 – Volcom Competition di Lembeng 2015 Posisi 3 – Volcom Competition di Kuta 2015 Posisi 1 – Billabong Grom Attack 2015 Ranking 1 di Billabong Grommet Attack 2015 Posisi 1 – Pulau Merah Competition 2015 Rookie of The Year di Halfway Kuta Board Rider 2016 Posisi 1 – Halfway Competition Series 2016 Posisi 2 – Halfway Competition Series 2 2016 Posisi 1 – Billabong Grommet 2016 Posisi 1 – Volcom Tour 2016 Posisi 1 – Rip Curl Grom Search 2016 Posisi 1 – Rip Curl Grom Search National Final 2016 Ranking 1 Asian Surf Competition 2016 Posisi 1 – Rip Curl Gromsearch Lombok 2017 Posisi 1 – Billabong Grom Attack Series 1 2017 Posisi 2 – Billabong Grom Attack Series 2 2017 Posisi 1 – Billabong Grom Attack Series 3 2017 Posisi 2 – REnextop Asian Tour di Bali 2018 Posisi 2 – REnextop Asian Tour di Thailand 2018 Posisi 1 – REnextop Asian Surfing Tour di Malaysia 2018 Ranking 1 REnextop 2018 Best Female Surfer of The Year 2018 Posisi 2 Longboard Divison – REnextop Series 1 di Bali 2019 Posisi 1 Longboard Division – REnextop Series 2 di India 2019 Posisi 2 Shortboard Division – REnextop Series 3 di Malaysia 2019 Gold Medal Longboard Division di Sea Games 2019

Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Resmi Dilantik Jadi Pengurus PBVSI, Kapolda Jabar Target Lahirkan Atlet Handal

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi resmi dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat untuk masa bakti 2019 – 2023. Proses pelantikan berlangsung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020) dan dilaksanakan secara virtual oleh Imam Soedjarwo selaku ketua PBVSI. Rudy Sufahriadi mengatakan bahwa ia dan seluruh pengurus lain sudah siap untuk melahirkan calon-calon atlet voli berprestasi dari Jawa Barat. “Visi dan misi saya ingin mencari prestasi yang terbaik di Jabar. Membina yang baik ini kita tingkatkan dengan mencari atlet yang banyak, semoga prestasinya semakin baik,” ucap Rudy seperti dilansir dari DetikNews. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Rudy menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menyiapkan beberapa rencana, salah satunya yaitu menyelenggarakan beberapa kompetisi guna mematangkan bakat para atlet. “Jadi itu kompetisi anak-anak SMA kita buat. Sekarang ini masa pandemi, rencananya sudah disiapkan, cuman dalam situasi seperti ini kita mungkin belum bisa melaksanakan yang seperti itu karena akan memancing berkumpulnya orang,” tuturnya. Selain itu, pihaknya membuka peluang bagi siapapun terutama anak-anak muda yang siap untuk menjadi atlet bola voli. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita door to door kan sudah keliatan, nanti biar saya tugaskan para Kapolres mencari bibit di wilayahnya masing-masing, kita bawa ke sini atau kita lihat di sana nanti,” ujar Rudy.

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Baru Diresmikan, Akademi Bola Voli Buleleng Dibanjiri Pendaftar

Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Buleleng untuk masa bakti 2020-2024 telah resmi dilantik pada Minggu (13/9) pagi di Hotel Banyualit, Lovina. Pada pelantikan tersebut, turut diresmikan pula Akademi Bola Voli Buleleng (ABVB) yang merupakan salah satu program yang digadang-gadangkan. Program tersebut awalnya dicetuskan pada saat PBVSI Buleleng menggelar Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) di Aula Perumda Tirta Hita Buleleng pada bulan Agustus lalu. Program ini dilandasi oleh keinginan untuk mengoptimalkan pembinaan voli khususnya di wilayah Bali Utara. ABVB nantinya akan mewadahi pembinaan sekaligus mencetak atlet bola voli yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali, I Nyoman Sukanada berharap jika kepengurusan pengkab PBVSI Buleleng yang baru saja dilantik dapat meningkatkan prestasi untuk olahraga voli di kawasan Buleleng. “Buleleng belum pernah menduduki prestasi yang memuaskan di olahraga voli. Pengelolaan management yang harus diperbaiki. Mudah-mudahan pengurus baru bisa meningkatkan prestasi Buleleng dengan 80 klubnya agar di-manage dengan baik tanpa pilih kasih,” tegas Sukanada seperti dilansir dari Nusabali.com. Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum KONI Buleleng, I Nyoman Artha Widnyana. Diharapkan ABVB ini akan memberikan harapan baru bagi olahraga voli Buleleng. “Olahraga prestasi itu parameternya jelas yakni medali. Akademi ini memberikan harapan baru kita semua apalagi binpresnya melibatkan dosen FOK Undiksha yang memang kompeten,” kata dia. Sementara itu, Ketua Umum Pengkab PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa mengaku sudah memiliki rencana dan tahap-tahap apa saja yang akan ia dan pengurus lain lakukan pada awal masa jabatan. Diantaranya yaitu mulai melakukan pemetaan dan pendataan. Seperti yang diketahui, Buleleng memiliki demografi wilayah terluas di provinsi Bali sehingga menurut Mangku Mertayasa, hal tersebut merupakan bonus yang seharusnya bisa dijadikan modal utama melakukan pembinaan, pembibitan dan peningkatan kualitas atlet voli. Bak gayung bersambut, sejak ABVB membuka pendaftaran online 3 minggu lalu, sekitar 401 orang sudah mendaftar. “Setelah terpilih kami di pengurus adakan Rakertas untuk mengevaluasi manajemen sebelumnya dan mencarikan jawaban solusi sehingga muncul Akademi Bola Voli Buleleng ini. Ternyata setelah kami buka pendaftaran online 3 pekan pelamarnya sudah mencapai 401 orang, animo masyarakat sangat tinggi,” ujar Mangku Mertayasa. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa dari usia 13-20 tahun akan dibina di 4 titik pembinaan di Buleleng secara gratis. Mereka nantinya akan diklasifikasikan ke dalam kategori pemula, remaja, junior dan senior. Dijelaskan secara teknis oleh Direktur ABVB, Dr Syarif Hidayat, konsep yang diterapkan adalah pembinaan usia dini yang mengarah pada program jangka panjang. Hasil pembinaan atletnya di ABVB diharapkan dapat tembus sebagai atlet nasional. Selain fokus pada ABVB, Pengkap PBVSI Buleleng juga membidik untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan event nasional Proliga pada tahun 2023. Selain itu, beberapa event kejuaraan telah disiapkan dalam kalender program kerja. Mulai dari kejuaraan antar kampung, kejuaran tingkat kecamatan, kabupaten dan juga regional Bali.

Resmi, Ini Jadwal Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia di Kroasia

Resmi, Ini Jadwal Lanjutan TC Timnas U-19 Indonesia di Kroasia

Usai mengikuti tiga pertandingan International U-19 Friendly Tournament 2020, Tim Nasional Sepakbola U-19 Indonesia bersiap dengan empat pertandingan lanjutan dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) mereka di Kroasia. Pada tiga pertandingan terakhir, Timnas U-19 Indonesia mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Bagas Kaffa dan kawan-kawan harus menelan dua kali kekalahan dan satu kali imbang. Dua kekalahan tersebut masing-masing dari Timnas U-19 Bulgaria dengan skor 0-3 dan dari Timnas U-19 Kroasia dengan skor telak 1-7. Sementara untuk hasil imbang diperoleh usai menahan Timnas U-19 Arab Saudi dengan skor 3-3. Laga tersebut berlangsung sengit, karena Timnas U-19 Indonesia sempat tertinggal 1-3 pada babak pertama dan berhasil menyamakan kedudukan pada injury time babak kedua. Meski mendapatkan hasil yang kurang maksimal sejauh ini, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan melihat jika para Garuda Muda sudah menunjukkan perkembangan yang positif selama berada di Kroasia. “Tiga uji coba kemarin memang dari segi hasil kami tidak bisa menang, namun tim ini sedang berproses dan terus berkembang. Kami harap pemain terus berjuang keras dan bersemangat menjalani pemusatan latihan. PSSI akan terus mendukung penuh program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas U-19,” ujar Mochamad Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI. Lebih lanjut, Iriawan memastikan jika Timnas U-19 Indonesia akan menjalani serangkaian pertandingan uji coba lanjutan di Kroasia selama bulan September. “Selanjutnya kami telah siapkan pertandingann uji coba untuk timnas U-19 bulan September ini di TC Kroasia. Mereka akan dua kali melawan Qatar pada tanggal 17 serta 20, lalu Bosnia dan Herzegovina tanggal 25, dan terakhir Dinamo Zagreb tanggal 28,” ungkap Iriawan. Timnas U-19 Indonesia sedang dipersiapkan untuk menghadapi dua kompetisi internasional yang direncanakan berlangsung pada awal 2021 mendatang yakni Piala AFC U-19 yang digelar di Uzbekistan dan Piala Dunia U-20 yang mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

Timnas U-19 Tahan Imbang Arab Saudi pada Laga Pamungkas

Timnas U-19 Tahan Imbang Arab Saudi pada Laga Pamungkas

Drama 6 gol terjadi saat Tim Nasional Sepakbola U-19 Indonesia bertemu Arab Saudi pada laga pamungkas International U-19 Friendly Tournament 2020. Tertinggal 1-3 lebih dulu di babak pertama, Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan pada injury time. Bermain di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, pertandingan antara kedua tim berlangsung dengan tempo cepat. Baik Garuda Muda dan sang lawan bermain dengan tempo cukup tinggi. Timnas U-19 Indonesia hampir mencetak gol pertama melalui peluang Brylian Aldama. Namun sayang, sepakannya masih tipis melayang di atas gawang Arab Saudi. Pada menit ke 20′ Arab Saudi mendapatkan penalti pertama usai Komang Tri melakukan handball. Namun eksekusi lawan masih membentur tiang kiri gawang. Petaka kembali hadir 7 menit berselang, Komang Tri lagi-lagi melakukan handball yang berbuah penalti kedua bagi Arab Saudi. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, kali ini penalti bisa dieksekusi dengan sempurna oleh Ibrahim Alabsi. Skor 0-1 Arab Saudi memimpin. Arab Saudi kembali mendapat penalti pada menit ke 33′ usai pelanggaran yang dilakukan oleh Aldama di kotak terlarang. Khallel Althekralla yang maju sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya sekaligus membuat skor 0-2 untuk keunggulan Arab Saudi. Timnas Arab Saudi semakin menjauh pada menit 37′ setelah sontekan jarak dekat penyerang mereka, Essa Khaleel Al Thekralla, berhasil membobol gawang Adi Satryo. Skor pun berubah menjadi 0-3. Tertinggal tiga gol tidak membuat Timnas Indonesia U-19 mengendurkan serangan. Alhasil pada injury time babak pertama, mereka bisa membalas satu gol melalui Irfan Jauhari yang memanfaatkan bola liar hasil umpan silang Witan Sulaeman. Skor 1-3 pun menutup babak pertama. Memasuki babak kedua, permainan Timnas U-19 lebih agresif berkat pergantian taktik dan pemain yang dilakukan oleh Shin Tae-yong. Perubahan tersebut berbuah manis pada menit ke 52′. Berawal dari pergerakan Bagas Kaffa dari sayap kanan, ia kemudian berhasil mengirimkan umpan mendatar ke tengah kotak penalti yang disambut dengan baik oleh pemain pengganti Saddam Gaffar yang berdiri bebas dan menceploskan bola dengan mudah ke gawang yang sudah lepas dari pengawalan. 2-3 Indonesia memperkecil ketinggalan. Setelah gol tersebut, pertandingan menjadi lebih ketat dan berjalan cukup keras. Beberapa kali serangan dari Timnas U-19 Indonesia berhasil menciptakan kemelut di depan gawang namun masih belum bisa benar-benar mengancam gawang Arab Saudi. Sebaliknya, Arab Saudi nyaris mencetak gol keempat berkat tendangan dari dalam kotak penalti pada menit ke 87′. Beruntung, Adi Satryo masih dengan sigap menghalau peluang tersebut. Perjuangan tanpa lelah Garuda Muda akhirnya membuahkan hasil. Mendapat umpan dari sayap kanan, Braif Fatari mengontrol bola melewati satu bek lawan dan kiper sebelum menendang bola ke gawang kosong dari sudut sempit. Skor pun berubah menjadi 3-3 sekaligus menjadi hasil akhir pertandingan. Ini menjadi poin pertama timnas di International U-19 Friendly Tournament 2020. Pada dua laga sebelumnya Timnas U-19 Indonesia mendapat hasil kurang memuaskan yakni kalah 0-3 dari Timnas U-19 Bulgaria dan kalah 1-7 dari tuan rumah, Timnas U-19 Kroasia. Selepas International U-19 Friendly Tournament 2020, Garuda Muda direncanakan untuk menjalani laga uji coba melawan Qatar, Bosnia dan Herzegovina, dan klub Dinamo Zagreb. Selain itu, mereka juga direncanakan untuk melanjutkan training camp di Turki, Spanyol, dan Portugal. Mengingat Piala Asia U-19 mengalami pergeseran jadwal maka Timnas U-19 memiliki waktu cukup panjang untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 di Indonesia dan juga Piala Asia U-19 yang keduanya akan berlangsung pada awal tahun depan. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo; Pratama Arhan, Ahmad Rusadi, Komang Tri Arta, Mochamad Yudha Febrian; Witan Sulaeman, David Maulana (c), Brylian Aldama, Khairul Zakiri; Braif Fatari, Irfan Jauhari | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR) Susunan Pemain Arab Saudi U-19 (4-3-3):  Raed Hussain Ozaybi; Ali Fuad Hasan, Bandar Derwish Ahmed, Faisal Abdulrahman Alghamdi (c), Mohammed Khalil Marran; Khalil Ibrahim Alabsi, Ahmed Mazen Alghamdi, Nawaf Abdullah Almutairi; Essa Khaleel Althekralla, Saad Fahad Alnasser, Manaf Mohammed Abuyabs | Pelatih: Damien Hertog (NED) Klasemen Akhir International U-19 Friendly Tournament 2020 Tim Main Menang Selisih Gol Poin Kroasia U-19 3 3 14-6 9 Bulgaria U-19 3 2 8-5 6 Arab Saudi U-19 3 o 8-10 1 Indonesia U-19 3 o 4-13 1            

Fokus Mencari Bibit Unggul, Ini Program Yang Dicanangkan oleh Pelti Purbalingga

Fokus Mencari Bibit Unggul, Ini Program Yang Dicanangkan oleh Pelti Purbalingga

Sejak dilantik pada awal bulan lalu, Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Purbalingga untuk periode kepemimpinan tahun 2020-2024 memiliki tiga program utama yang akan mereka laksanakan selama periode masa jabatan tersebut. Ketiga program itu akan berfokus menjadikan Pelti menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit unggul. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pelti Kabupaten Purbalingga, Rofik Hananto. “Ketiga program yang akan kami laksanakan terdiri dari revitalisasi, regenerasi, dan reaktualisasi,” ujar Rofik dilansir dari Republika.co.id. Lebih lanjut, Rofik menyebutkan, dalam program reaktualisasi, Pelti Kabupaten Purbalingga akan lebih mengaktualisasikan olahraga tenis lapangan di tengah masyarakat. Terutama pada bibit-bibit atlit tenis muda di sekolah-sekolah. Menurutnya, tenis harus dikenal masyarakat luas, khususnya ke calon-calon pemain junior, yakni dengan ke sekolah-sekolah. “Insyaallah, program perdana yang akan kami lakukan adalah program ‘Pelti Goes to School’. Kami berharap pemerintah dan teman-teman anggota Pelti lainnya, bisa memberikan insentif kepada sekolah-sekolah yang mulai mengenalkan olahraga ini,” ujar Rofik. Kemudian untuk program regenerasi, ia dan pengurus lain akan berusaha agar Pelti Purbalingga bisa melahirkan banyak pemain junior. Sedangkan program revitalisasi, Pelti Purbalingga akan berupaya untuk membantu merevitalisasi lapangan yang biasa untuk latihan tenis ini. “Pelti menjadi wadah untuk mencari bibit unggul, sekaligus melakukan pembinaan yang terstruktur dan membantu atlet untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi,” katanya. “Selama ini sudah banyak lapangan sepak bola, voli dan badminton. Tapi masih sedikit lapangan tenis,” lanjut Rofik. Sementara itu, Ketua Pelti Jawa Tengah, Ahmadi, berharap Pengkab Pelti Purbalingga kelak bisa kembali selenggarakan turnamen nasional sebagaimana waktu-waktu sebelumnya. “Turnamen ini penting sebagai salah satu cara pembinaan, pembibitan dan seleksi,” kata Ahmadi. Hal senada turut disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. Ia beharap pengurus Pengkab Pelti Kabupaten Purbalingga yang baru mampu melahirkan bibit bibit unggul para atlet lapangan yang berprestasi yang membanggakan nama kabupaten Purbalingga. “Tidak hanya tataran regional, nasional akan tetapi juga sampai internasional,” ujar Dyah.

9 Karateka Muda Asal Riau Harumkan Indonesia

9 Karateka Muda Asal Riau Harumkan Indonesia

Pemerintah dan masyarakat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kep. Riau patut berbangga diri. Pasalnya, pasalnya sembilan orang karateka muda binaan Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Bintan yang tergabung dalam Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Tanjungpinang, berhasil memborong medali pada Kejuaraan Dunia Karate Russian Open Tahun 2020. Kesembilan karateka muda tersebut ialah Azkha Dafina Aurellia, M. Amri Alfajrihan, Septriadi Ramadhani, Dhea Ilfitria Maharani, Devana Syakbanil, Dzakiyah Nur Fadillah, Lyana Dhea, Rainhard Hillarius dan Jalu Armando Shevariano. Pada kejuaraan yang berlangsung secara virtual itu, mereka mampu meraih 1 medali emas, 4 medali perak dan 4 medali perunggu. Berkat raihan tersebut, Komandan Kodim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa selaku Pembina Forki Tanjungpinang yang didampingi Sekum Forki Tanjungpinang, Lina Marlina, serta sempai Rio menyerahkan secara langsung medali dan penghargaan kepada kesembilan karateka muda tersebut di Makodim 0315/Bintan, Jalan Ahmad Yani Km 5 Tanjungpinang, Rabu (02/9/2020) siang. “Hari ini kita semua berbangga hari karena atlet-atlet karate muda kita telah berhasil meraih juara pada ajang bergengsi yakni Karate Russian Open Tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual,” ucap Dandim dilansir dari laman Klikwarta.com. “Kami atas Keluarga Besar Kodim 0315/Bintan mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah mendapatkan Juara I, II dan III pada Karate Russian Open Tahun 2020,” pungkasnya. Lanjut Dandim, ia sangat bangga atas capaian ini dan berharap para atlet muda tersebut tidak cepat puas dan meraih lebih banyak prestasi lagi pada ajang berlevel internasional. “Saya selaku Pembina Forki Tanjungpinang sangat bangga kepada adik-adik semua. Saya berharap dengan ini adik-adik dapat lebih memacu prestasi lebih banyak lagi,” ungkapnya. Sementara itu, Lina Marlina selaku Sekum Forki Tanjungpinang mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0315/Bintan yang telah mendukung para atlit muda yang berprestasi tersebut salah satunya dengan mengizinkan untuk berlatih di Makodim 0315/Bintan. “Berkat bantuan dan dukungan Bapak Dandim, anak-anak dapat meraih prestasi ini karena anak-anak latihan di Kodim 0315/Bintan. Tentunya tak lepas juga dari dukungan dan doa seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang atas keberhasilan mengharumkan nama Kota Tanjungpinang dan Indonesia di Kancah Dunia Karate Internasional,” ujar Lina.

Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Resmi, AFC Tunda Pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan untuk menunda pelaksanaan Piala Asia U-16 dan U-19 2020. Keputusan tersebut hadir setelah Rapat Eksekutif AFC yang digelar secara virtual pada Kamis (10/9). Penyebab mundurnya jadwal dua kejuaraan tersebut tak lain karena belum berakhirnya pandemi virus corona yang melanda dunia saat ini. Komite Eksekutif AFC pun akhirnya memutuskan menggeser kedua kejuaraan junior itu ke awal tahun 2021. Awalnya, Piala Asia U-16 dijadwalkan berlangsung pada 25 November hingga 12 Desember 2020 di Bahrain. Sementara, Piala Asia U-19 seharusnya berlangsung mulai 14-31 Oktober di Uzbekistan. “Ini adalah masa-masa sulit bagi semua pihak yang berhubungan dengan sepakbola dan olahraga. Kami mengambil langkah-langkah ini untuk memastikan kesejahteraan finansial AFC dan anggota lainnya,” ucap Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa. “Saya yakin bahwa dengan persatuan dan solidaritas yang membuat AFC dikagumi di seluruh kalangan sepakbola, kami dapat mengatasi tantangan terbaru ini,” sambungnya. Dengan penundaan ini, jadwal timnas Indonesia U-16 dan U-19 bisa berubah. Mengingat Timnas U-16 harus menunda aksi mereka di Piala Asia U-16. Sementara Timnas Indonesia U-19 yang saat ini tengah training camp (TC) di Kroasia, harus menunda untuk bisa tampil di Piala Asia U-19 2020. Khusus untuk Timnas U-19, mereka sudah memiliki rencana cadangan apabila Piala Asia U-19 tahun ini batal digelar yakni dengan melanjutkan TC di Eropa. Turki, Spanyol, dan Portugal menjadi negara yang dipilih oleh Timnas U-19. David Maulana cs juga tengah dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021.

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Usai Juara, Petenis Muda Asal Kalsel Dipanggil PELTI

Lailatul Fajria merupakan petenis muda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Beberapa waktu lalu Ela (sapaan akrab Lailatul Fajria) berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Tenis Lapangan Antar Pelajar dan Umum katagori putri tingkat SMA yang digelar oleh Pelti Banjarmasin. Pada partai puncak, Ela berhasil mengalahkan Nailah dengan skor 7-4 di Lapangan Tenis Dharma Praja Minggu (6/9/2020) sore. Namun, kabar menggembirakan bagi petenis kidal tersebut tidak berhenti sampai disitu. Ela mendapatkan undangan langsung dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) guna mengikuti Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis Atlet Tenis Putra dan Putri KU 14 & KU 16. Sebagai catatan, tidak semua petenis muda mendapatkan kesempatan tersebut. Karena PELTI hanya melakukan pemanggilan kepada sejumlah atlet tenis muda putra maupun putri terbaik Setanah Air. Ibunda Ela, Yuliana mengatakan pemanggilan para atlet tenis junior tersebut tertuang dalam surat PP PELTI nomor 247/SJ/IX/2020 dan 247/SJ/IX 2020, tertanggal 1 September 2020. “Suratnya dikirim beberapa waktu lalu,” kata Yuliana seperti dilansir Banjarmasin Post. Invitasi Simulasi Pertandingan Tenis tersebut rencananya bakal dilaksanakan mulai tanggal 14 hingga 19 September 2020 untuk kelompok putra dan 21 sampai dengan 26 September untuk kelompok putri di Lapangan Tenis Outdoor Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.